Gacor Quant
Sesi 1 berlangsung (09:00-11:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Zyrexindo Mandiri Buana Tbk.

ZYRX · analisa Kamis, 29 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

119 rupiah per lembar · +0,00% · -

Net broker seluruhnya 25,5 jt rupiah. Kapitalisasi 158,7 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Sell ZYRX.JK. Untuk yang belum pegang: alokasi 0%, jangan masuk — keputusan aktif, bukan kelalaian. Untuk yang sudah pegang: kurangi bertahap, jangan exit serentak.
Aliran dana
XA beli 12,4 jt · DR jual 672,0 rb
Keyakinan
B65 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Likuiditas
Posisi harga
-6,7% terhadap SMA50, asing 0,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan B65

Skor 64.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 17/25

net 25,5 jt dari bruto 149,6 jt, 10/12 broker net beli

Konfirmasi tren 3/15

-6,7% vs SMA50, return 20 sesi -6,3%

Likuiditas 0/15

rata-rata 66,0 jt rupiah per hari

Volatilitas 15/15

ATR 5.4% pas untuk stop 1,5 ATR

VWAP
119
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
1,2 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
7
kali transaksi
Volume
10,1 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2021-03-30 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA 12,4 jt 103,0 rb 72,4 jt 60,0 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 8,9 jt 75,2 rb 8,9 jt 11,7 rb
NI BNI SEKURITAS 3,8 jt 32,1 rb 5,1 jt 1,2 jt
ZP MAYBANK SEKURITAS INDONESIA 357,0 rb 3,0 rb 357,0 rb -
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 357,0 rb 3,0 rb 357,0 rb -
FS YUANTA SEKURITAS INDONESIA 354,0 rb 3,0 rb 354,0 rb -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 59,4 rb 500 59,4 rb -
PD INDO PREMIER SEKURITAS 22,8 rb 200 118,0 rb 95,2 rb
DH SINARMAS SEKURITAS 11,8 rb 100 11,8 rb -
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 11,7 rb 100 11,7 rb -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XA 120 72,4 jt HD 120 72,0 jt
HD 120 60,2 jt XA 120 60,0 jt
CC 118 8,9 jt XL 118 14,1 jt
NI 119 5,1 jt EP 120 3,0 jt
XL 120 3,4 jt NI 118 1,2 jt
ZP 119 357,0 rb DR 120 672,0 rb
TP 119 357,0 rb PD 119 95,2 rb
FS 118 354,0 rb YP 119 11,9 rb

Direksi membeli di harga ini

5 dari 5 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2024-10-24 TIMOTHY SIDDIK, SHU PENGENDALI, DIREKTUR Buy +913,600 150
2024-01-03 BINEXCOM MANDIRI BUANA - Buy +62,616,000 250
2023-08-16 TIMOTHY SIDDIK, SHU PENGENDALI, DIREKTUR Buy +10,000 232
2023-08-14 TIMOTHY SIDDIK, SHU PENGENDALI, DIREKTUR Buy +220,000 220
2023-08-10 TIMOTHY SIDDIK, SHU PENGENDALI, DIREKTUR Buy +2,300 212

Keputusan akhir

847 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Sell ZYRX.JK. Untuk yang belum pegang: alokasi 0%, jangan masuk — keputusan aktif, bukan kelalaian. Untuk yang sudah pegang: kurangi bertahap, jangan exit serentak. Ketiga analis (Aggressive, Conservative, Neutral) konvergen ke Sell dan mendukung proposal trader; yang diperdebatkan hanya cara eksekusi, bukan arah. Karena likuiditas ~Rp1,2 juta/hari dan ATR 4,6%, ukuran order ditentukan likuiditas, bukan keyakinan. Batas kerugian keras: tutup di bawah 117 = jual sisa sesi berikutnya tanpa negosiasi (support 117/117.37 dipertahankan dua kali; tembus = target low 108).

Investment Thesis:

Empat argumen menang, dan menang secara kualitas bukti:

  1. Bull case bergantung pada kredit untuk bukti yang tidak ada. Operasional diklaim "≈BEP" dengan mengutip PBT tanpa pos lain −Rp91 juta. Tambahkan beban bunga Rp3,12 miliar (biaya berulang, bukan sekali-jalan) plus gap opex Rp3,26 miliar = defisit pra-pos-lain Rp6,38 miliar per semester. Tidak ada yang membantah aritmetika ini; Aggressive dan Conservative sampai ke angka sama dari arah berbeda.

  2. Pos −Rp15,47 miliar (25,3% revenue) = "tidak diketahui", bukan "kemungkinan sekali-jalan". Aggressive sendiri mengakui ini satu-satunya celah bullish jujur; tapi celah itu butuh bukti, dan nol bukti non-recurring diberikan. Memberi kredit valuasi untuk hasil yang belum terbukti bukan asimetri, itu harapan.

  3. Neraca tidak tersedia = risiko tak terukur. Ada beban bunga berarti utang nyata, tapi pokok, jatuh tempo, kovenan, kas, arus kas operasi kosong. Valuasi 1,3× sales dihitung di atas data bolong; untuk hardware margin bruto 15,1% yang operasionalnya rugi, itu bukan murah. Conservative paling tajam di sini: prioritas pertama saat risiko tidak terukur adalah keluar dengan biaya terendah.

  4. Likuiditas memotong dua arah — ini yang melumpuhkan rencana bull. Rp1,2 juta/hari, freq ~7–100, ATR 4,6%, free float tipis dengan pengendali 56,4%. Akumulasi bertahap dengan stop 116 tidak bisa dieksekusi andal: stop bisa terisi di 112 atau 110. Manajemen risiko yang tidak bisa dieksekusi bukan manajemen risiko.

Konfirmasi teknis dari trader menguatkan: close 119 di bawah 10 EMA 122.87, 50 SMA 127.5, 200 SMA 138.66, VWMA 123.30 — empat referensi di atas, nol di bawah. MACD −1.75 vs signal −1.23, histogram −0.52 melebar. RSI 37.59 turun lima sesi, belum oversold. Lower highs 187 → 121 tanpa satu pun higher low.

Yang saya tolak dari ketiga kubu (dan ini mengapa Sell, bukan keyakinan tingkat ekstrem):

  • Aggressive: "ketiadaan bukti bullish = alasan keluar" adalah lompatan logika, bukan deduksi. Absen data bukan bukti bisnis rusak. Ia juga menyebut bandarmologi "ilusi" lalu memakai angka XA Korindo/CC Mandiri saat menguntungkan narasi — inkonsistensi yang Neutral tangkap dengan benar. "High-reward" untuk exit juga salah label: itu menghentikan pendarahan, bukan menghasilkan reward.
  • Conservative: "order hanya terhadap bid terlihat" adalah ilusi kontrol di pasar dengan freq tujuh transaksi; order book bisa ditarik sebelum order sampai. Jumlah sesi (5–8) adalah konsekuensi ukuran posisi, bukan target yang bisa ditetapkan lebih dulu. Dan aturan "tutup <117 maka jual sesi berikutnya" mengasumsikan likuiditas ada saat dibutuhkan — bertentangan dengan premisnya sendiri.
  • Neutral: benar soal risiko gap (buka <114 tanpa berita: jual bertahap di setiap kilat naik, jangan ke bid kosong) dan benar bahwa "buta ≠ melihat jurang". Tapi koreksi metodologisnya tidak membalik arah; ia justru memperkuat Sell sebagai arah dengan eksekusi terkendali.

Yang tidak fatal bagi bull tapi tidak menyelamatkan: insider 5 BUY/0 SELL (terakhir Okt 2024, nol transaksi 2025–2026) — ketiadaan bukan konfirmasi, tapi Conservative benar bahwa diam di periode rugi bukan dukungan; support 117 dua kali nyata tapi dibalas lower highs tanpa henti; bandarmologi institusi dilaporkan sendiri sebagai sinyal lemah.

Kesimpulan: Bear menang karena tesis bull secara struktural bergantung pada neraca yang tidak ada dan pos yang tidak dijelaskan — bukan karena bear punya bukti positif kerusakan struktural. Arah jelas; keyakinan moderat-kuat; ukuran ditentukan likuiditas.

Cara eksekusi (gabungan resep terbaik ketiga kubu):

  • Belum pegang: 0%. Jangan masuk di zona 117–119 atas dasar "insider beli lebih mahal" atau "risiko sudah di-harga" — keduanya klaim tanpa bukti stabilisasi.
  • Sudah pegang: pecah posisi jadi potongan lebih kecil dari nilai transaksi harian tipikal (≈Rp100–150 ribu per order, maks 10–15% volume harian tipikal). Hitung jumlah sesi dari aritmetika ukuran posisi, bukan target. Eksekusi di sesi dengan volume tertinggi yang bisa diamati dari data harian, bukan dari order book yang tidak bisa dipercaya.
  • Cut dua lapis: (a) tutup <117 → jual sisa sesi berikutnya, tanpa negosiasi; (b) gap buka <114 tanpa berita → jangan jual ke bid kosong, jual bertahap di setiap kilat naik.
  • Jangan pasang stop intraday 116 dan berharap terisi bersih.

Syarat masuk kembali (semua harus terpenuhi, bukan sebagian): penjelasan resmi pos −Rp15,47 miliar terbit dan non-recurring; neraca dan arus kas terungkap (pokok utang, jatuh tempo, kas, kovenan); tutup di atas 123.3 (VWMA) lalu 127.5 (50 SMA) dengan volume di atas rata-rata dan follow-through minimal 3 sesi. Jika terpenuhi, evaluasi dari nol — bisa jadi Buy, tapi dengan tesis berbeda dari tesis bull sekarang. Batas ukuran jika kelak masuk: maks 1–2% alokasi saham, karena likuiditas, bukan karena tesis.

Catatan keterbatasan: Neraca, arus kas, penjelasan pos non-operasional, dan data makro tidak tersedia dalam materi ini. Tidak ada tool eksternal yang dipanggil. Rekomendasi ini didasarkan pada apa yang ada, dan kekosongan itu sendiri bagian dari alasan Sell.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana trader

219 kata

Action: Sell

Reasoning: Rencana riset = Sell; proposal = Sell. Struktur harga konfirmasi. Close 119 di bawah 10 EMA 122.87, 50 SMA 127.5, 200 SMA 138.66, VWMA 123.30. MACD -1.75 vs signal -1.23, histogram -0.52 melebar negatif. RSI 37.59 turun 5 sesi beruntun, belum oversold. Lower highs tanpa henti: 187 → 121. Support 117/117.37 dipertahankan dua kali; tembus = target low 108. Fundamental: beban bunga Rp3,12 M + gap opex Rp3,26 M = defisit pra-pos-lain Rp6,38 M per semester. Pos -Rp15,47 M tanpa penjelasan. Neraca, kas, kovenan, jatuh tempo utang tidak tersedia — risiko tak terukur. Bull case bergantung kredit pada bukti yang tidak ada. Bandarmologi sinyal lemah (nilai puluhan juta rupiah, tanpa pemain besar). Likuiditas tipis (~Rp1,2 M/hari, freq 100) = exit harus bertahap, stop intraday tidak andal. Alokasi 0% untuk yang belum pegang.

Entry Price: 119.0

Stop Loss: 116.0

Position Sizing: 0% dari alokasi saham — belum pegang: jangan masuk. Sudah pegang: keluar bertahap, order kecil maks ~10-15% volume harian tipikal (≈Rp100-150 ribu per order) selama beberapa sesi; jual sisa tanpa tunggu jika tutup < 117. Re-entry hanya jika: pos -Rp15,47 M terjelaskan non-recurring + neraca/arus kas terungkap + tutup > 123.3 lalu > 127.5 dengan volume di atas rata-rata 3 sesi. Jika kelak masuk: maks 1-2% alokasi saham, batas likuiditas bukan tesis.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

705 kata

Recommendation: Sell

Rationale:

Bear menang bukan karena bicara terakhir, tapi karena bull case bergantung pada kredit untuk hal yang belum ada buktinya. Empat argumen menentukan:

  1. "Operasional ≈ BEP" tidak tahan hitung ulang. Bull mengutip PBT tanpa pos lain: −Rp91 juta. Bear menambahkan beban bunga Rp3,12 miliar — biaya berulang, bukan sekali-jalan — ditambah gap opex Rp3,26 miliar. Defisit pra-pos-lainnya Rp6,38 miliar per semester. Bull tidak membantah angka ini; ia hanya membingkai ulang gap opex sebagai "2,7% revenue" dan diam soal bunga. Itu bukan jawaban, itu pengalihan.

  2. Pos −Rp15,47 miliar adalah "tidak diketahui", bukan "kemungkinan sekali-jalan". Bull memberi kredit valuasi untuk hasil yang belum terbukti, dengan kata "kemungkinan". Bear benar: ketidakpastian bukan asimetri informasi kalau tidak ada dasar probabilitas. Bull tidak punya satu pun bukti bahwa pos itu non-recurring.

  3. Neraca tidak tersedia = risiko tak terukur, bukan undervaluasi. Ada beban bunga berarti ada utang nyata, tapi pokok, jatuh tempo, kovenan, kas, dan arus kas operasi semuanya kosong. Valuasi 1,3× sales dihitung di atas data bolong. Untuk hardware margin bruto 15,1% yang operasionalnya rugi, 1,3× sales bukan murah. Bull tidak membalas poin ini sama sekali.

  4. Likuiditas memotong dua arah, dan bull hanya membayangkan arah atas. Rp1,2 juta/hari, ATR 4,6%, free float tipis dengan pengendali 56,4%. Stop di 116 tidak terjamin eksekusinya. Ini melumpuhkan seluruh rencana risiko bull — akumulasi bertahap dengan stop 116 tidak bisa dieksekusi secara andal di instrumen ini. Manajemen risiko yang tidak bisa dieksekusi bukan manajemen risiko.

Poin-poin di mana bull lemah tapi tidak fatal: insider 5 BUY/0 SELL (terakhir Okt 2024, nol transaksi 2025–2026 — ketiadaan bukan konfirmasi, tapi juga bukan sinyal jual), support 117 dua kali (nyata, tapi berbalas oleh lower highs tanpa henti dan close di bawah semua MA), dan bandarmologi institusi (laporan sendiri sebut sinyal lemah). Ini tidak cukup membalik kasus bear, tapi menjelaskan kenapa ini Sell dan bukan keyakinan tingkat tinggi.

Yang tidak saya terima dari bear: framing "tidak ada dasar terverifikasi" sebagai dasar Sell penuh. Absennya data bukan bukti bisnis rusak — sama seperti absennya insider SELL bukan bukti keyakinan. Bear juga menang di sini karena bull lebih rapuh, bukan karena bear punya bukti positif kerusakan struktural.

Arahnya jelas: Sell, dengan keyakinan moderat-kuat. Tesis bull secara struktural bergantung pada neraca yang tidak ada dan pos yang tidak dijelaskan. Itu bukan tesis yang bisa diposisikan.

Strategic Actions:

Ukuran terhadap alokasi standar (asumsikan 1 posisi = 100% dari alokasi saham yang dialokasikan untuk ide ini; bukan dari total portofolio):

  1. Belum pegang: jangan masuk. Nol eksposur ke ZYRX.JK. Ini keputusan aktif, bukan kelalaian. Alokasi saat ini: 0%.

  2. Sudah pegang: keluar bertahap, bukan serentak. Likuiditas Rp1,2 juta/hari melarang exit besar sekaligus — kalau dijual cepat, Anda jadi slippage Anda sendiri. Pecah jadi order kecil (maks ~10–15% dari volume harian tipikal, yaitu ~100–150 ribu rupiah per order) dan jual bertahap selama beberapa sesi. Prioritas: kurangi dulu, jangan tunggu harga membaik.

  3. Batas kerugian keras: jika tutup di bawah 117, jual sisa posisi tanpa menunggu. Zona 117 dipertahankan dua kali, jadi penembusan itu adalah konfirmasi bahwa satu-satunya argumen teknikal bull sudah gugur.

  4. Jangan pasang stop ketat dan berharap terisi. Dengan ATR 4,6% dan 7 frekuensi, stop 116 bisa terisi di 112 atau 110. Gunakan level tutup (close), bukan stop intraday, dan terima bahwa eksekusi akan tidak sempurna.

  5. Syarat masuk kembali (semua harus terpenuhi, bukan sebagian):

    • Penjelasan resmi pos −Rp15,47 miliar terbit dan bersifat non-recurring.
    • Neraca dan arus kas terungkap: pokok utang, jatuh tempo, kas, kovenan.
    • Tutup di atas 123,3 (VWMA), lalu di atas 127,5 (50 SMA), dengan volume di atas rata-rata dan follow-through minimal 3 sesi.

    Jika ketiganya terpenuhi, evaluasi ulang dari nol — bisa jadi Buy, tapi dengan tesis yang berbeda dari tesis bull saat ini.

  6. Batas ukuran posisi jika kelak masuk: maks 1–2% dari alokasi saham. Bukan karena tesis, tapi karena likuiditas — posisi lebih besar dari itu tidak bisa dikelola maupun dikeluari.

  7. Yang tidak boleh dilakukan: menambah posisi di zona 117–119 atas dasar "insider beli lebih mahal" atau "risiko sudah di-harga". Keduanya klaim tanpa bukti stabilisasi.

Catatan keterbatasan: Neraca, arus kas, penjelasan pos non-operasional, dan data makro tidak tersedia dalam materi ini. Rekomendasi ini didasarkan pada apa yang ada, dan kekosongan itu sendiri adalah bagian dari alasan Sell.

Analisa teknikal dan aliran dana

1142 kata

ZYRX.JK — Laporan Analisis Teknikal + Bandarmologi (per 2026-10-29)

1. Snapshot terverifikasi

Field Nilai
Close 119
Open / High / Low 121 / 121 / 117
Volume 1,261,700 saham
Turnover Rp151,156,000
Freq 100
Net asing +1,800 saham

Sumber: get_verified_market_snapshot. Tidak ada konflik dengan get_stock_data.

2. Tren harga — turun berjenjang

  • Sepanjang setahun, harga turun dari ±145 (2025-10-29) ke 119. Puncak spekulatif 187 (2025-11-17), high intraday 200.
  • Fase distribusi panjang: 2025-11 s/d 2026-01 harga main 150–190 dengan volume gede berulang (2025-11-17 vol 91,3 juta; 2025-12-01 vol 28,6 juta). Volume besar, harga gagal naik lanjut = distribusi.
  • 2026-01-28: -14% dalam sehari (172 → 147, low 172 → 147). Mulai derating.
  • 2026-03-17 s/d 03-27: likuiditas kering (vol 49.000–143.800). Ciri saham ditinggal.
  • 2026-03-30: open 169, high 178, tutup 151 (low 149) — gap up lalu gagal, vol 24,6 juta, foreign net -1.399.700. Bull trap.
  • Turun konsisten: 136 (akhir Mei) → 108 low (2026-06-08) → basis 125–135 Jun–Sep.
  • 2026-10-16: guncangan tajam 128 → 118 (low 110), vol 775.800. 2026-10-19 tutup 117.
  • Rebound gagal: 127 (10-20) lalu turun lagi 125 → 124 → 122 → 121 → 119 (10-29).

Struktur: lower highs jelas. 187 → 176 → 173 → 154 → 148 → 140 → 138 → 132 → 130 → 127 → 125 → 121.

3. Indikator terpilih (5, komplementer)

Indikator Nilai 2026-10-29 Baca
close_10_ema 122.87 Harga 119 di bawah 10 EMA → tekanan jangka pendek
close_50_sma 127.5 Harga di bawah; 50 SMA bertindak resistance
close_200_sma 138.66 Harga jauh di bawah; death cross struktur (50 < 200)
rsi 37.59 Lemah, belum oversold (<30)
macd / macds / macdh -1.75 / -1.23 / -0.52 MACD di bawah signal, histogram negatif melebar
boll / boll_ub / boll_lb 125.1 / 132.83 / 117.37 Harga di下半 band bawah, belum sentuh 117.37
atr 5.44 Volatilitas naik dari 4.33 (10-14) ke 6.17 (10-21), kini 5.44
vwma 123.30 Harga di bawah VWMA → tekanan jual dominan volume

Alasan pilih: 10 EMA + 50 SMA + 200 SMA = tiga horizon tren tanpa duplikasi. MACD trio = momentum dan konfirmasi sinyal. RSI = kondisi momentum tanpa tumpang tindih stoch. Boll + ATR = level dan risiko. VWMA = validasi volume, penting karena saham thin/pump-and-dump.

Detail penting:

  • RSI turun 5 hari beruntun: 45.6 (10-26) → 42.3 → 40.7 → 37.6 (10-29). Momentum melemah stabil, bukan panic.
  • MACD turun dari -1.08 (10-23) ke -1.75 (10-29) — divergensi negatif makin lebar, belum ada tanda balik.
  • Bollinger lower 117.37 = level kritis. Low 10-19 = 117, low 10-29 = 117. Harga menyentuh zona yang sama dua kali. Tidak ada data untuk menyatakan bounce; hanya bahwa 117.37/117 = zona dipertahankan.
  • ATR 5.44 = 4.6% dari harga. Stop sempit = noise. Stop realistis minimal 1.5×ATR ≈ 8 poin.
  • VWMA 123.30 di atas harga = pembeli volume-weighted rugi. Setiap rebound ke 123–127 = zona distribusi.

4. Bandarmologi — aliran broker

Periode: data kumulatif cakupan 2021-03-30 .. 2026-10-29 (bukan harian).

Net buyer:

  • XA NH Korindo Sekuritas: +Rp12,357,000 (103.000 lbr)
  • CC Mandiri Sekuritas: +Rp8,853,300 (75.200 lbr)
  • NI BNI Sekuritas: +Rp3,819,400 (32.100 lbr)
  • ZP Maybank: +Rp357,000 — sangat kecil, bukan akumulasi
  • TP OCBC, FS Yuanta: +Rp354.000–357.000 — noise

Net seller:

  • HD KGI Sekuritas: −Rp11,783,700 (98.200 lbr)
  • XL Stockbit Sekuritas Digital: −Rp10,754,700 (91.400 lbr) — retail
  • EP MNC Sekuritas: −Rp2,993,000
  • DR RHB: −Rp672,000

Level akumulasi:

  • XA beli di 120: Rp72,357,000; HD jual di 120: Rp72,000,000 — transaksi silang di 120.
  • CC beli di 118: Rp8,865,000; XL jual 118: Rp14,129,700 (XL lebih besar).
  • NI beli di 119: Rp5,061,900.

Pola: domestik institusional (Korindo, Mandiri, BNI) akumulasi di 118–120, retail digital Stockbit jual. Bukan pola asing vs lokal — tidak ada foreign broker besar (JPM, UBS, Macquarie, CLSA) di daftar. ZP Maybank hanya Rp357.000 = tidak signifikan.

Nilai total aliran: puluhan juta rupiah. Sangat kecil. Kesimpulan: tidak ada pemain besar. Aliran ini bukan sinyal kuat. get_accumulation_history kosong — tidak bisa konfirmasi apakah XA/CC konsisten menambah dari waktu ke waktu.

5. Interpretasi gabungan

  • Tren turun stabil, momentum turun, volatilitas meningkat. Tidak ada dasar teknis untuk beli.
  • Harga 119 vs VWMA 123.3 vs 50 SMA 127.5: seluruh referensi di atas harga. Bearish.
  • Zona 117–118 (boll_lb 117.37 + akumulasi CC di 118) = support tipis. Tembus 117 = target berikut tidak ada batas teknis terdekat selain low 108 (2026-06-08).
  • Rebound hanya meyakinkan jika tutup > 123.3 (VWMA) lalu > 127.5 (50 SMA) dengan volume di atas rata-rata 1 bulan. Volume 10-29 hanya 1,26 juta vs rata-rata September–Oktober ±600.000 — naik tapi tanpa follow-through harga (tutup di bawah 122).
  • Risiko: saham tipis, ATR 4,6%, frekuensi 100 transaksi. Likuiditas buruk, slippage besar.

6. Rencana trading

  • Posisi sekarang: hindari beli. Tidak ada konfirmasi reversal.
  • Jika sudah pegang: stop di bawah 116 (bawah boll_lb dan low 117). Cut jika tutup < 117.
  • Entry long baru: tunggu tutup > 123.3 + MACD histogram mulai menyusut negatif, volume > 1 juta. Target awal 127.5 (50 SMA), target lanjut 132.8 (boll_ub).
  • Short/hedge IDX terbatas; alternatif: kurangi posisi di setiap rebound ke 123–127.
  • Ukuran posisi: maksimal 0,5× normal karena likuiditas tipis dan ATR tinggi.

7. Tabel ringkas

Item Nilai / Temuan Implikasi
Close 2026-10-29 119 Di bawah semua MA utama
10 EMA 122.87 Bearish jangka pendek
50 SMA 127.5 Resistance
200 SMA 138.66 Tren panjang turun
RSI 37.59 Lemah, belum oversold
MACD / Signal / Hist -1.75 / -1.23 / -0.52 Momentum turun, melebar
Boll Mid / LB 125.1 / 117.37 Zona support 117.37
ATR 5.44 (4.6% harga) Stop minimal 8 poin; posisi kecil
VWMA 123.30 Bias volume ke jual
Net buyer utama XA Korindo +Rp12,36 jt, CC Mandiri +Rp8,85 jt Domestik akumulasi di 118–120
Net seller utama HD KGI −Rp11,78 jt, XL Stockbit −Rp10,75 jt Retail digital keluar
Pola bandarmologi Domestik institusi beli, retail jual; nilai kecil; tidak ada asing besar Sinyal lemah, bukan konfirmasi bullish
Zona kritis 117–118 (support), 123,3–127,5 (resistance) Tembus 117 = target 108
Rencana No-buy; entry hanya > 123,3 tutup + volume; stop 116 Risiko terkendali

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa fundamental

964 kata

Laporan Fundamental ZYRX.JK — PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk

Status data (penting)

Tool statement (get_income_statement, get_balance_sheet, get_cashflow) cuma return index file, bukan angka. Semua percobaan (quarterly/annual, berbagai curr_date) gagal isi payload. Hanya get_fundamentals + get_insider_transactions = usable. get_seasonality = kosong.

Efek: neraca, arus kas, historis multi-kuartal tidak tersedia. Laporan dibatasi data Q2 2026 + quote + insider.

Profil

  • Nama: PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk
  • Kode: ZYRX (IDX)
  • Sektor: hardware IT lokal (PC, laptop, perangkat) — brand "Zyrex", kontraktor pengadaan pemerintah/BUMN historis
  • Saham beredar: 1.333.334.556
  • Harga: 119 (flat 0%)
  • Market cap: Rp158,67 miliar
  • Turnover ratio: 0,000946 → likuiditas nyaris nol

Likuiditas — red flag utama

Quote: freq 7 transaksi, lot 101, value Rp1.201.900 (~Rp1,2 juta). Sesi 1 buka.

Arti: order Rp5–10 juta sudah bisa gerakkan harga signifikan. Spread dan slippage lebar. Exit sulit kalau posisi besar. Ini bukan saham untuk size normal.

Laba rugi Q2 2026 (periode interim semester I 2026, unit rupiah)

Pos Nilai % Revenue
Penjualan 61.174.943.055 100,0%
Beban pokok -51.934.894.847 84,9%
Laba bruto 9.240.048.208 15,1%
Beban penjualan -5.777.221.054 9,4%
Beban umum & adm -6.724.038.984 11,0%
Pendapatan keuangan 1.073.343.133 1,8%
Beban bunga & keuangan -3.118.930.954 5,1%
Pendapatan lainnya -15.472.747.219 -25,3%
Laba sebelum pajak -15.563.966.318 -25,4%
Beban pajak -166.475.109 0,3%
Laba bersih -15.730.441.427 -25,7%
OCI -1.046.206.555
Laba komprehensif -16.776.647.982 -27,4%

Turunan:

  • GPM 15,1% → tipis, khas distributor/rakit hardware
  • Opex (penjualan + G&A) Rp12,50 miliar = 20,4% revenue → OPEX > laba bruto. Operasional rugi Rp3,26 miliar sebelum item lain
  • "Pendapatan lainnya" -Rp15,47 miliar = driver rugi utama (−25,3% revenue). Bukan beban operasional normal; kemungkinan penurunan nilai aset, kerugian kurs, atau pos non-recurring. Harus diverifikasi di catatan laporan keuangan — tanpa itu, sulit nilai apakah rugi berulang atau sekali-jalan
  • Beban bunga Rp3,12 miliar di beban operasi setara 5,1% revenue → beban utang nyata. Bunga setahun ~Rp6,2 miliar vs market cap Rp158 miliar
  • Rugi bersih Rp15,73 miliar ≈ 9,9% market cap dalam satu semester

Cek cepat: tanpa "pendapatan lainnya", PBT ≈ -Rp91 juta → hampir BEP. Jadi seluruh rugi praktis dari pos non-operasional. Ini beda karakter dari bisnis yang sistemik rugi — tapi tetap harus konfirmasi tidak berulang.

Insider

Tanggal Nama Aksi Jumlah Harga
2024-10-24 Timothy Siddik, SHU (Pengendali, Direktur) BUY +913.600 150
2024-01-03 Binexcom Mandiri Buana BUY +62.616.000 250
2023-08-16 Timothy Siddik BUY +10.000 232
2023-08-14 Timothy Siddik BUY +220.000 220
2023-08-10 Timothy Siddik BUY +2.300 212
  • Semua BUY, nol SELL sepanjang record
  • Tapi transaksi terbaru 2 tahun lalu. Tidak ada insider buy selama 2025–2026 → tidak ada konfirmasi keyakinan manajemen atas rugi semester I 2026
  • Insider beli di 212–250, harga kini 119 → mereka floating loss ~45–52%. Buy 2024 @150 kini -21%. Sinyal "insider beli" lemah sebagai katalis karena sudah basi
  • Timothy pegang ~752,1 juta saham = ~56,4% saham beredar (sebelum perubahan lain). Free float tipis → memperparah likuiditas

Penilaian

Negatif fundamental:

  1. Rugi bersih Rp15,73 miliar di semester I 2026, −25,7% revenue
  2. Opex melebihi laba bruto
  3. Pos non-operasional -Rp15,47 miliar belum terjelaskan
  4. Beban bunga besar relatif skala
  5. Likuiditas Rp1,2 juta/hari — tidak tradable untuk size berarti

Netral/positif:

  1. Revenue Rp61,2 miliar semester = ~Rp122 miliar annualized, PB mungkin rendah vs market cap (tapi neraca tidak tersedia — tidak bisa hitung)
  2. Insiders historis tidak pernah jual
  3. Harga 119 = jauh di bawah semua harga insider buy

Yang belum bisa dinilai karena data hilang: kas, utang, ekuitas, DER, arus kas operasi, going-concern, tren Q1 vs Q2.

Rencana trading

  • Hindari posisi inti. Likuiditas + rugi + data bolong = risiko tinggi
  • Kalau spekulasi turnaround: tunggu laporan Q3 2026 & penjelasan pos "pendapatan lainnya" -Rp15,47 miliar. Tanpa itu, tidak ada basis
  • Level acuan: 150 = harga insider buy terakhir (resistance psikologis), 119 = harga sekarang
  • No position size > Rp5 juta; execution risk dominan

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Ringkasan Tabel

Kategori Fakta Dampak
Identitas PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk, IDX: ZYRX —
Harga 119, flat 0% Low absolute price
Market cap Rp158,67 miliar Small cap
Saham beredar 1.333.334.556 —
Turnover ratio 0,000946 Likuiditas ekstrem rendah
Nilai transaksi Rp1.201.900 (7 freq, 101 lot) Tidak tradable untuk size besar
Revenue H1 2026 Rp61,17 miliar GPM 15,1%
Laba bruto Rp9,24 miliar 15,1%
Beban operasional Rp12,50 miliar (20,4%) Opex > laba bruto
Pos lainnya -Rp15,47 miliar Driver rugi utama, belum jelas
Beban bunga -Rp3,12 miliar 5,1% revenue
Laba bersih -Rp15,73 miliar (-25,7%) Rugi
Laba komprehensif -Rp16,78 miliar OCI negatif
Insider tahun 2025–2026 Nol transaksi Tidak ada konfirmasi
Insider 2023–2024 5 BUY, 0 SELL Basi, floating loss besar
Seasonality Tidak ada data —
Neraca/arus kas Tool gagal return Tidak dapat dinilai
Rating Sell Positif: harga < insiders; negatif: rugi + likuiditas + data bolong

Analisa sentimen

341 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan: semua sumber data kosong. Tidak ada sinyal sentimen yang bisa dibaca. Neutral hanya karena senyap total, bukan karena konsensus netral.

Sumber per sumber (ZYRX.JK, 2026-10-22 s/d 2026-10-29):

Sumber Status Isi
Yahoo Finance news Tidak tersedia "no configured vendor could serve get_news" — Yahoo Finance tidak mengembalikan respons berita untuk ZYRX.JK
StockTwits Tidak tersedia HTTPError saat fetch
Reddit Tidak ada query Tidak ada diskusi yang ditarik untuk ZYRX.JK

Tidak ada angka yang diestimasi atau dikarang. Ratio Bullish/Bearish StockTwits tidak bisa dihitung (nol pesan terbaca). Tidak ada headline event, tidak ada opini retail, tidak ada thread komunitas.

Divergensi antar-sumber: tidak bisa dinilai. Ketiga sumber gagal atau kosong, jadi tidak ada arah yang bisa dibandingkan.

Tema naratif dominan: tidak ada. Tidak ada topik berulang karena tidak ada teks sama sekali.

Katalis dan risiko: tidak teridentifikasi dari data. Tidak ada info jadwal earnings, aksi korporasi, produk, atau ancaman kompetitif dalam feed yang tersedia. ZYRX.JK adalah saham small-cap di IDX; likuiditas dan cakupan vendor sering tipis, yang konsisten dengan kegagalan fetch — tapi ini dugaan struktural, bukan bukti dari data.

Tabel sinyal sentimen:

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak ada Yahoo Finance news Vendor error, no response
Tidak ada StockTwits HTTPError
Tidak ada Reddit Tidak ada query
Netral (artifaktual) Gabungan Nol observasi

Batas data (penting): confidence low. Sampel nol pesan. Sentimen tidak terukur, bukan terukur netral. Perbedaan praktisnya besar: Neutral-senyap tidak boleh diberi bobot setara dengan Neutral dari sampel besar.

Saran untuk trader: jangan pakai laporan ini sebagai input arah. Andalkan fundamental, keterbukaan informasi IDX, dan teknikal. Untuk mendapat bacaan sentimen yang valid, ulangi fetch news dan StockTwits untuk ZYRX.JK, atau cari sumber lokal (berita berbahasa Indonesia, forum saham IDX). Jika tetap senyap, perlakukan sebagai sinyal cakupan rendah — bisa berarti saham kurang diperhatikan pasar.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

477 kata

Laporan Riset Berita & Makro — ZYRX.JK

Catatan integritas data (baca dulu):

  • get_news ZYRX.JK → DATA_UNAVAILABLE (Yahoo Finance tak balas). Tidak ada berita emiten. Tidak ada angka karangan.
  • Makro FRED (cpi, fed_funds_rate, 10y_treasury) → DATA_UNAVAILABLE (FRED_API_KEY tak ada). Tidak ada angka makro terverifikasi.
  • Prediction markets → withheld untuk 2026-10-29 (tidak ada vintage historis, hanya odds live).
  • Global news feed → hanya berisi saham tech AS (IBM, Oracle, Accenture, Cisco, Palantir, chip). Nol item Indonesia / emiten kecil. Feed globalir, bukan lokal.

1. ZYRX.JK — status

  • PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk: perakit PC/laptop lokal IDX, kapitalisasi kecil, likuiditas tipis.
  • Berita 7 hari terakhir: kosong. Katalis spesifik: kosong.
  • Artinya: tidak ada thesis berbasis berita. Keputusan harus dari teknis/likuiditas, bukan narasi.

2. Makro global dari feed (kualitatif, tanpa angka)

  • Sektor tech AS campur: IBM turun 13% YTD, Oracle lompat karena guidance FY2030 pendapatan $225B (28 Okt). Narasi AI infra masih kuat.
  • Riset pasar AI menonjolkan belanja IT UKM naik (SMB IT spending disebut $2.5T by 2032) — relevan tidak langsung ke ZYRX (segmen PC UKM), tapi tidak ada bukti permintaan Indonesia.
  • Tidak ada sinyal makro US langsung yang bisa dipakai untuk valuasi ZYRX. Rupiah, BI rate, belanja IT korporat ID: tidak ada data.

3. Apa yang harus dipantau (gap data)

  • Berita IDX/emiten lokal (kontrak pemerintah, pengadaan e-Katalog, laporan Q3).
  • Nilai tukar IDR/USD dan suku bunga BI — tak tersedia via tool.
  • Volume harian ZYRX vs rata-rata 20 hari — cek manual, tool tak sediakan.

4. Kesimpulan trading

  • Nol bukti pendukung arah. Tidak ada katalis, tidak ada angka makro, tidak ada odds pasar.
  • Likuiditas tipis + saham mikro = risiko slippage besar. Posisi harus kecil atau nol sampai ada katalis.
  • Jangan trading dari narasi AI global. Itu bukan driver ZYRX.
Item Status Bukti Implikasi trading
Berita ZYRX.JK (7 hari) DATA_UNAVAILABLE Vendor news gagal, bukan soal emiten Nol katalis, nol thesis
Makro FRED (CPI/PCE/FFR/10Y) DATA_UNAVAILABLE FRED_API_KEY tak diset Tak bisa ground makro; jangan tebak
Prediction markets Withheld Hanya odds live, tanpa vintage 29 Okt Tak ada probabilitas forward
Feed global Ada, tapi tech-AS saja IBM -13% YTD; Oracle FY2030 guide $225B Relevansi ke ZYRX rendah
Permintaan IT UKM global Tren naik (riset vendor) SMB IT $2.5T by 2032 (GlobeNewswire) Hanya proxy jauh, bukan bukti ID
Likuiditas ZYRX.JK Asumsi tipis (small cap) Tak ada data volume tersedia Risiko slippage; ukuran posisi kecil
Katalis ID lokal (IDR, BI, e-Katalog) Tak tercakup tool — Butuh sumber lain sebelum entry

Rating: HOLD (tanpa katalis terverifikasi; data tidak memadai untuk BUY)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD