Gacor Quant
Istirahat (12:00-13:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Wijaya Karya Beton Tbk.

WTON · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Sell

63 rupiah per lembar · -3,08% · -

Net broker seluruhnya 111,7 jt rupiah. Kapitalisasi 566,5 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Jual tuntas WTON.JK. Antre jual pasif harga 65 sampai 66 hindari slippage likuiditas kering. Stop loss ketat level 63. Target pelemahan 59.
Aliran dana
CC beli 49,2 jt
Posisi harga
-12,7% terhadap SMA50, asing 4,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
64
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
47,0 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
117
kali transaksi
Volume
732,5 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 49,2 jt 747,0 rb 68,8 jt 19,6 jt
AG KIWOOM SEKURITAS INDONESIA 15,7 jt 245,1 rb 15,7 jt -
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 12,3 jt 185,8 rb 24,0 jt 11,7 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 12,1 jt 181,2 rb 12,8 jt 650,0 rb
SQ BCA SEKURITAS 7,5 jt 114,5 rb 9,0 jt 1,5 jt
AT PHINTRACO SEKURITAS 3,7 jt 57,6 rb 3,7 jt -
EP MNC SEKURITAS 2,8 jt 42,5 rb 2,8 jt -
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 2,6 jt 39,3 rb 2,6 jt -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 2,6 jt 38,9 rb 2,6 jt 13,4 rb
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 1,3 jt 18,7 rb 2,9 jt 1,6 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
CC 66 68,8 jt YU 64 83,3 jt
YP 65 32,0 jt YP 66 31,6 jt
XL 66 24,0 jt PD 66 20,5 jt
AG 64 15,7 jt CC 66 19,6 jt
KK 67 12,8 jt AI 68 13,6 jt
SQ 65 9,0 jt XL 65 11,7 jt
PD 65 8,4 jt FS 65 3,2 jt
AT 65 3,7 jt NI 68 3,1 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 194 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2023-12-27 KUNTJARA DIREKTUR Cross -4,160,000 108
2023-05-11 KARYA MITRA SATYA - Sell -40,000 0
2023-05-10 KARYA MITRA SATYA - Sell -135,000 0
2023-05-09 KARYA MITRA SATYA - Sell -457,000 0
2023-05-08 KARYA MITRA SATYA - Sell -23,200 0
2023-05-04 KARYA MITRA SATYA - Sell -166,900 0

Keputusan akhir

168 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Jual tuntas WTON.JK. Antre jual pasif harga 65 sampai 66 hindari slippage likuiditas kering. Stop loss ketat level 63. Target pelemahan 59. Porsi alokasi 0%, amankan modal ke kas. Horizon 1-4 minggu.

Investment Thesis: Fundamental hancur. Margin laba bersih sekarat 0,40%. Beban pokok 93,69%. Kas Rp343,96 miliar kalah telak lawan utang usaha Rp1,46 triliun. Piutang pihak relasi macet Rp454,62 miliar beku arus kas. Total aset susut dari Rp8,04 triliun ke Rp6,31 triliun. Diskon PBV 0,15x jebakan nilai.

Teknikal rusak total. Harga 65 bawah EMA 10 (66,89), VWMA (67,02), SMA 50 (74,44), SMA 200 (83,04). Indikator MACD negatif -2,32. Distribusi institusi jelas: broker YU lepas Rp83,31 juta, ritel tampung rugi. Likuiditas transaksi kering Rp195,44 juta picu risiko slippage tinggi. Ruang jatuh Lower Bollinger Band 59,79 terbuka lebar. Argumen netral soal kas tutup utang bank batal akibat beban utang usaha masif.

Syarat ubah tesis: volume harian konsisten tembus 50.000 lot dan harga tembus kembali atas SMA 50 di 74,44.

Price Target: 59.0

Time Horizon: 1-4 minggu

Rencana trader

49 kata

Action: Sell

Reasoning: Tren turun struktural konfirmasi harga di bawah EMA 10, SMA 50, dan SMA 200. Distribusi broker institusi YU dominan ditampung ritel. Likuiditas transaksi kering dan beban utang tekan fundamental.

Entry Price: 65.0

Stop Loss: 63.0

Position Sizing: 0% portofolio (likuidasi seluruh posisi)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

168 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Argumen Bull PBV 0,15x terbukti jebakan nilai. Total aset susut konsisten dari Rp8,04 triliun ke Rp6,31 triliun. Klaim solvabilitas aman terbantahkan: kas Rp343,96 miliar kalah telak lawan utang usaha Rp1,46 triliun. Piutang macet pihak relasi Rp454,62 miliar kunci likuiditas. Margin laba bersih cuma 0,40% (Rp3,24 miliar dari pendapatan Rp805,79 miliar). Beban pokok 93,69% bikin laba rapuh. Teknikal hancur: harga 65 bawah EMA 10, VWMA, SMA 50, SMA 200. MACD negatif -2,32. RSI 42 buka ruang jatuh lanjut. Broker institusi YU lepas barang Rp83,31 juta, ritel tampung. Transaksi harian Rp195,44 juta sangat kering, risiko likuiditas fatal. Katalis Q4 spekulasi kosong. Sisi Bear bawa bukti tak terbantahkan.

Strategic Actions: Alokasi standar: 0% (hindari paparan aset). Exit/jual semua sisa posisi long WTON.JK segera. Jangan beli di penurunan (buy on weakness). Pasang stop loss ketat di bawah level 64. Target pelemahan arah Lower Bollinger Band 59 - 61. Tahan modal di kas sampai volume harian tembus 50.000 lot dan harga tembus kembali atas SMA 50 (74,44).

Analisa teknikal dan aliran dana

719 kata

Data terverifikasi pasar per 2026-10-27 untuk WTON.JK:

1. Snapshot Pasar & Aksi Harga (Sumber: Verified Market Snapshot)

  • Open: 68 | High: 69 | Low: 64 | Close: 65 (−3 poin / −4,41%)
  • Volume: 2.988.300 lembar
  • Nilai transaksi: Rp195.442.200
  • Frekuensi: 295 kali transaksi
  • Foreign Net: +383.600 lembar (+Rp25 juta ekuivalen)
  • Rentang harian: 5 poin (7,69% dari harga penutupan). Tekanan jual intraday dorong harga tutup dekat Low (65 vs Low 64).

2. Pemilihan 8 Indikator Teknikal Kunci

Dipilih 8 indikator saling melengkapi tanpa redundansi:

  1. close_10_ema (Nilai: 66,89): Evaluasi arah momentum pendek. Harga 65 ada di bawah EMA 10. Konfirmasi tren jangka pendek turun.
  2. close_50_sma (Nilai: 74,44): Resistensi dinamis jangka menengah. Harga jauh di bawah garis 50 SMA. Struktur tren turun menengah solid.
  3. close_200_sma (Nilai: 83,04): Tolok ukur tren makro jangka panjang. Kemiringan garis menurun, konfirmasi WTON.JK berada dalam fase downtrend struktural.
  4. rsi (Nilai: 42,01): Pengukur kecepatan perubahan harga. Posisi < 50 tanpa divergensi positif. Belum sentuh oversold (< 30), ruang penurunan lanjutan masih terbuka.
  5. macd (MACD line: −2,32 | Signal: −2,43 | Histogram: +0,11): Evaluasi momentum konvergensi/divergensi. Garis berada jauh di wilayah negatif; pantulan histogram tipis gagal dorong harga tembus nol.
  6. boll (Middle: 68,30 | Upper: 76,81 | Lower: 59,79): Basis volatilitas 20-hari. Harga tutup 65 jebol ke paruh bawah pita Bollinger, target teknikal terdekat menuju Lower Band (59,79).
  7. atr (Nilai: 4,70): Volatilitas absolut 14-hari. Nilai 4,70 mewakili 7,23% dari harga saham. Volatilitas tinggi relatif terhadap harga nominal, risiko fluktuasi besar.
  8. vwma (Nilai: 67,02): Rata-rata tertimbang volume. Harga 65 ada di bawah VWMA (67,02), bukti transaksi berbobot volume besar terjadi di atas harga sekarang (distribusi).

3. Bandarmologi & Arus Broker

  • Broker Summary (2026-10-27):
    • Net Seller Utama: YU (CGS International Sekuritas) lepas bersih −Rp83.316.800 (−1.295.000 lembar, rerata jual 64). Diikuti AI (Kay Hian) −Rp13.597.400 (−200.000 lembar) dan PD (Indo Premier) −Rp12.084.100 (−180.900 lembar).
    • Net Buyer Utama: CC (Mandiri Sekuritas) beli bersih +Rp49.184.400 (+747.000 lembar, rerata beli 66). AG (Kiwoom) +Rp15.701.800 (+245.100 lembar), XL (Stockbit) +Rp12.274.300 (+185.800 lembar).
    • Pola aliran: Broker institusi asing/regional (YU, AI) lakukan distribusi dominan. Ditampung oleh broker ritel/domestik (CC, XL, AG). Struktur distribusi klasik.
    • Akumulasi historis / Tick Running Trade: Data tren akumulasi lampau dan order flow running trade kosong/tidak tercatat di server.

4. Perbandingan dengan Vendor Verdict

  • Pandangan Vendor: Sinyal "WASPADA" (Skor 35/75), Rekomendasi "HINDARI". Support 63 & 61. Resistensi 68 & 71.
  • Catatan Historis Khusus: Sinyal beli berbasis pantulan RSI pada instrumen ini memiliki rekam jejak buruk (win rate hanya 27,5% dengan risiko rugi 53,3%). Sesuai dengan pembacaan teknikal mandiri: RSI 42 bukan sinyal pantulan valid.

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Posisi: Hindari beli (No Buy) / Jual jika memiliki posisi.
  • Alasan: Struktur downtrend menyeluruh (Close 65 < EMA10 66,89 < VWMA 67,02 < SMA50 74,44 < SMA200 83,04). Distribusi institusional masif oleh broker YU. Likuiditas pasar tipis (Rp195 juta).
  • Area Cut Loss / Exit: 63 - 64 (jika tembus support intraday).
  • Target Turun: 59 - 61 (area Bollinger Lower Band & Support S2).
Parameter Nilai / Kondisi Keterangan
Ticker WTON.JK PT Wijaya Karya Beton Tbk
Harga Penutupan (2026-10-27) Rp65 Turun 4,41% (Rentang 64 - 69)
Volume / Nilai Transaksi 2,98M lembar / Rp195,44M Transaksi sepi, likuiditas rendah
Tren Jangka Pendek (EMA 10) 66,89 Bearish (Harga < EMA 10)
Tren Jangka Menengah (SMA 50) 74,44 Bearish kuat
Tren Jangka Panjang (SMA 200) 83,04 Downtrend makro
Momentum (RSI 14) 42,01 Cenderung melemah, ruang turun terbuka
MACD / Histogram −2,32 / +0,11 Tertekan di zona negatif
Bollinger Bands (Mid / LB) 68,30 / 59,79 Harga di paruh bawah, target LB 59,79
Volatilitas (ATR 14) 4,70 (7,23%) Volatilitas lebar dibanding harga nominal
Volume Weighted (VWMA) 67,02 Harga di bawah VWMA (tekanan jual dominan)
Broker Net Flow Distribusi YU jual Rp83,3M, ritel (CC, XL) tampung
Support / Resistensi S: 61 - 63 / R: 68 - 71 Titik acuan manajemen risiko

Analisa fundamental

919 kata

Profil Emiten & Gambaran Umum

  • Emiten: PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON.JK).
  • Bisnis: Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Produsen beton pracetak (precast) terbesar Indonesia.
  • Harga Terakhir (2026-10-27): Rp 63,0 per lembar (-3,08% intraday).
  • Kapitalisasi Pasar: Rp 566,51 Miliar (8,72 Miliar lembar saham beredar).
  • Likuiditas: Sangat rendah. Turnover ratio 0,000343; volume sesi 7.325 lot (Rp 46,99 Juta).

Kinerja Laba Rugi (Kuartal II 2026)

  • Pendapatan Usaha: Rp 805,79 Miliar. Naik 19,02% QoQ dari Q1 2026 (Rp 677,04 Miliar). Tumbuh 15,49% YoY dari Q2 2025 (Rp 697,70 Miliar). Namun skala turun tajam dibanding 2023–2024 (rata-rata >Rp 1,1 Triliun per kuartal).
  • Beban Pokok Pendapatan: Rp 754,95 Miliar (93,69% total omzet).
  • Laba Bruto: Rp 50,84 Miliar. Margin kotor tipis: 6,31%.
  • Beban Operasional: Beban umum & administrasi Rp 36,73 Miliar, beban penjualan Rp 505 Juta.
  • Biaya Keuangan: Beban bunga bersih Rp 5,77 Miliar. Beban pajak final konstruksi Rp 9,12 Miliar gerus margin.
  • Laba Bersih Entitas Induk: Rp 3,24 Miliar. Naik dari Rp 1,50 Miliar pada Q1 2026 dan Rp 2,76 Miliar pada Q2 2025.
  • Laba Bersih Konsolidasian: Rp 798,64 Juta (tertekan rugi kepentingan non-pengendali Rp 2,45 Miliar).
  • Laba per Saham (EPS): Rp 0 per saham (Q2 2026 LTM EPS ~Rp 4 per saham berkat Q4 2025).

Neraca & Posisi Keuangan

  • Kas & Setara Kas: Rp 343,96 Miliar. Naik dari Q1 2026 (Rp 251,92 Miliar).
  • Modal Kerja:
    • Piutang usaha total: Rp 821,65 Miliar (pihak berelasi Rp 454,62 Miliar, pihak ketiga Rp 367,03 Miliar).
    • Persediaan: Rp 824,86 Miliar.
    • Uang muka & pajak dibayar dimuka: >Rp 600 Miliar.
  • Aset Tetap: Rp 2.894,48 Miliar. Properti investasi: Rp 126,89 Miliar.
  • Total Aset: Rp 6.317,08 Miliar. Tren kontraksi aset berlanjut (Q3 2023: Rp 8.042 Miliar; Q4 2024: Rp 7.195 Miliar). Emiten lakukan perampingan aset.
  • Liabilitas Berbunga (Bank):
    • Utang bank jangka pendek / jatuh tempo 1 tahun: Rp 65,17 Miliar.
    • Utang bank jangka panjang: Rp 101,73 Miliar.
    • Total utang bank: Rp 166,90 Miliar.
  • Solvabilitas: Kas (Rp 343,96 Miliar) lampaui total utang bank berbunga. Posisi net cash terhadap utang finansial. Liabilitas didominasi utang usaha pemasok (Rp 1.466,37 Miliar).
  • Ekuitas Induk: Rp 3.628,50 Miliar. Nilai buku per saham (BVPS): Rp 416,33.
  • Valuasi PBV: 0,15x (diskon 85% terhadap nilai buku).

Arus Kas

  • Arus Kas Operasi (CFO): Positif Rp 122,24 Miliar pada Q2 2026. Membaik dari defisit Q1 2026 (negatif Rp 125,48 Miliar). Penerimaan pelanggan capai Rp 1,01 Triliun.
  • Arus Kas Investasi (CFI): Defisit minimal Rp 1,84 Miliar. Belanja modal ketat, ekspansi aset mandek.
  • Arus Kas Pendanaan (CFF): Negatif Rp 29,20 Miliar. Pembayaran pokok pinjaman bank Rp 17,88 Miliar, beban bunga Rp 7,31 Miliar, dividen Rp 4,01 Miliar.
  • Kenaikan Kas Bersih: Positif Rp 91,19 Miliar selama kuartal berjalan.

Data Transaksi Orang Dalam & Musiman

  • Insider Trading: Nihil aktivitas sepanjang 2024–2026. Transaksi terakhir tercatat Desember 2023.
  • Musiman: Data historis musiman IDX Edge PRO kosong.

Wawasan Tindakan & Risiko Trader

  1. Kelebihan Fundamental:
    • Beban utang bank rendah (Rp 166,9 Miliar vs kas Rp 343,9 Miliar). Kebangkrutan akibat pinjaman bank risiko rendah.
    • Valuasi PBV 0,15x tawarkan margin of safety aset tinggi.
    • Arus kas operasional kuartal dua kembali positif.
  2. Kelemahan & Risiko:
    • Margin laba bersih tipis (<0,5%). Ketergantungan kontrak BUMN infrastruktur tekan arus kas piutang (piutang berelasi Rp 454,62 Miliar).
    • Likuiditas saham kering (turnover ratio 0,00034). Masuk/keluar posisi besar memicu slippage parah.
    • Penjualan menyusut dibanding era pra-2025.
  3. Strategi Trader:
    • Hindari eksekusi ukuran lot besar secara agresif pada harga pasar.
    • Pantau potensi swing trading di rentang Rp 60–75 berbasis siklus pencairan anggaran proyek akhir tahun (Q4 biasanya kuartal pendapatan tertinggi WTON).

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Wait for volume expansion above 50,000 lots daily before taking position. Deep discount valuation exists, but operational margin compression and thin liquidity limit near-term upside catalyst.


Tabel Ringkasan Fundamental WTON.JK

Metrik / Indikator Nilai Terkini (Q2 2026 / 2026-10-27) Catatan & Konteks Historis
Harga Saham Rp 63,0 Level dasar multi-tahun, dekat batas psikologis Rp 50
Kapitalisasi Pasar Rp 566,51 Miliar Kategori emiten berkapitalisasi kecil (small cap)
Pendapatan Usaha (Q2 2026) Rp 805,79 Miliar Naik +19,02% QoQ, naik +15,49% YoY
Laba Bruto (Q2 2026) Rp 50,84 Miliar Gross Margin tipis: 6,31%
Laba Bersih Induk (Q2 2026) Rp 3,24 Miliar Net Margin: 0,40%
Laba Bersih Induk (Q1 2026) Rp 1,50 Miliar Pemulihan bertahap dari kuartal satu
Kas & Setara Kas Rp 343,96 Miliar Likuiditas kas memadai
Utang Bank Berbunga Rp 166,90 Miliar Net cash terhadap utang bank Rp 177,06 Miliar
Utang Usaha Rp 1.466,37 Miliar Beban utang dagang pemasok dominan
Total Ekuitas Induk Rp 3.628,50 Miliar Relatif stabil
Book Value per Share (BVPS) Rp 416,33 Nilai aset riil per lembar saham
Price to Book Value (PBV) 0,15x Diskon 85% terhadap nilai buku
Arus Kas Operasi (CFO Q2 2026) +Rp 122,24 Miliar Rebound positif setelah defisit Q1 2026
Belanja Modal (Capex Q2 2026) Rp 1,84 Miliar Pengeluaran modal ditekan minimal
Aktivitas Insider (2024–2026) Nihil Tidak ada sinyal akumulasi/distribusi orang dalam

Analisa sentimen

218 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian Sumber Data

  • Berita Yahoo Finance: Data kosong. Vendor tidak sediakan berita WTON.JK periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Total artikel: 0. Sinyal institusional: nihil.
  • StockTwits: Data gagal ambil. Muncul HTTPError. Total pesan: 0. Rasio sentimen Bullish/Bearish: nihil. Postingan spesifik: nihil.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Tarik data gagal (fetch failed). Total postingan: 0. Bukti diskusi komunitas: nihil.

2. Divergensi dan Penyelarasan Antar-Sumber

Data semua kanal hening. Tidak ada titik temu atau benturan antar-sumber. Semua sumber tumpul tanpa sinyal terukur.

3. Tema Narasi Dominan

Tema narasi nihil. WTON.JK tidak terpantau dalam aliran data sentimen ritel maupun media institusional yang ditarik.

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Tidak terdeteksi dari data sentimen.
  • Risiko: Ketiadaan transparansi sentimen (information blackout). WTON.JK rentan gerak tanpa konfirmasi sentimen publik; trader wajib bertumpu penuh pada fundamental dan teknikal murni.

5. Ringkasan Sinyal Sentimen

Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Liputan Media Institusional Netral Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE; 0 artikel WTON.JK
Aliran Media Ritel Cepat Netral StockTwits HTTPError; 0 pesan cashtag
Diskusi Komunitas Ritel Netral Reddit Fetch failed; 0 data r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing

Analisa berita

237 kata

Berita spesifik WTON.JK periode 20-27 Oktober 2026 kosong. Tidak ada rilis data perusahaan di feed berita pasar.

Kondisi makro global dominan rotasi sektor AI dan komputasi awan. Data makro FRED dan pasar prediksi Polymarket tidak tersedia. Minat pasar global tidak dorong sektor material konstruksi lokal.

Pasar domestik IDX sesi 1 catat pelemahan mayoritas saham kapitalisasi besar (BMRI -2,33%, BBRI -1,73%, TLKM -4,21%). Likuiditas terpusat pada sektor perbankan dan tambang. WTON.JK absen dari daftar IDX screener (akumulasi maupun momentum). Sektor beton pracetak sepi katalis proyek baru.

Sentimen induk BUMN konstruksi masih jadi beban valuasi anak usaha. Minim volume beli institusi. Tekanan pasar luas perbesar risiko transaksi jangka pendek. Tindakan: pantau support kunci, tunggu volume masuk valid.

Rating: Neutral

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Parameter Observasi Dampak / Arahan
Berita WTON.JK Data tidak tersedia (20-27 Okt 2026) Katalis fundamental baru nihil; pasar abaikan saham
IDX Screener WTON.JK absen; sinyal ada di PIPA, BLES, IMPC Tidak ada aliran dana bandar atau breakout teknikal terdeteksi
Market Breadth IDX Sesi 1 terbuka; big cap tertekan (BMRI, BBRI, TLKM drop) Sentimen indeks melemah; saham konstruksi tertahan
Fokus Global Belanja teknologi/AI dominan Tidak ada sentimen penggerak ke industri pracetak lokal
Aksi Trading Posisi wait-and-see; hindari spekulasi beli Tunggu kembalinya likuiditas dan kejelasan kontrak proyek