WOMF · analisa Rabu, 28 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Underweight
Net broker seluruhnya 155,0 jt rupiah. Kapitalisasi 960,9 M.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Skor 53.2 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.
2 dari 3 lapis sepakat
net 155,0 jt dari bruto 461,0 jt, 2/12 broker net beli
+0,4% vs SMA50, return 20 sesi +2,2%
rata-rata 49,1 jt rupiah per hari
ATR 5.5% pas untuk stop 1,5 ATR
10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| CC | MANDIRI SEKURITAS | 166,3 jt | 600,8 rb | 300,7 jt | 134,4 jt |
| QA | TUNTUN SEKURITAS INDONESIA | 56,0 rb | 200 | 56,0 rb | - |
| LG | TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. | -28,6 rb | -100 | - | 28,6 rb |
| AT | PHINTRACO SEKURITAS | -108,0 rb | -400 | - | 108,0 rb |
| RO | PLUANG MAJU SEKURITAS | -523,8 rb | -1,9 rb | - | 523,8 rb |
| NI | BNI SEKURITAS | -728,2 rb | -2,6 rb | - | 728,2 rb |
| AG | KIWOOM SEKURITAS INDONESIA | -1,1 jt | -3,7 rb | - | 1,1 jt |
| DH | SINARMAS SEKURITAS | -1,2 jt | -4,2 rb | - | 1,2 jt |
| AK | UBS SEKURITAS INDONESIA | -1,6 jt | -5,9 rb | - | 1,6 jt |
| BQ | KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON | -1,8 jt | -6,4 rb | 700,0 rb | 2,5 jt |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| CC | 274 | 300,7 jt | CC | 272 | 134,4 jt |
| XL | 285 | 21,0 jt | PD | 276 | 87,0 jt |
| YB | 276 | 6,6 jt | XL | 280 | 44,6 jt |
| YP | 282 | 5,6 jt | XC | 279 | 19,2 jt |
| MG | 284 | 2,5 jt | YP | 277 | 14,7 jt |
| OD | 278 | 2,3 jt | OD | 274 | 11,0 jt |
| XC | 281 | 2,0 jt | YB | 278 | 8,5 jt |
| PD | 286 | 1,4 jt | MG | 285 | 6,8 jt |
3 dari 3 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2022-04-20 | BANK MAYBANK INDONESIA | - | Buy | +2,349,646,729 | 0 |
| 2020-02-25 | WAHANA MAKMUR SEJATI | - | Buy | 0 | 0 |
| 2020-02-18 | WAHANA MAKMUR SEJATI | - | Buy | +37,283,400 | 0 |
Rating: Underweight
Executive Summary: Kurangi eksposur WOMF.JK bertahap, jangan tambah, jangan short. Ketiga analis (agresif, konservatif, netral) sepakat arah Sell; yang diperdebatkan hanya ukuran sisa posisi dan titik eksekusi. Saya pilih Underweight — bukan Sell penuh — karena likuiditas 0,036% turnover dan free float 7,5% membuat exit borongan menekan harga sendiri, sementara laba masih positif dan struktur higher low 236 → 262 → 276 nyata. Sizing: trim ke 0,20–0,25 unit (1 unit = 100% alokasi target WOMF.JK), eksekusi bertahap pakai limit order di zona 274–282, bukan menunggu 286.
Investment Thesis:
Kualitas laba adalah titik bunuh bull. P/E 3,45x dibangun di atas pendapatan lainnya Rp54,48 miliar (54,7% total pendapatan) plus recovery hapusbukukan Rp28,70 miliar (41% laba bersih). Buang dua pos itu, laba inti negatif. Tidak ada analis yang membantah aritmetika ini. Netral benar bahwa status non-recurring belum terbukti — recovery bisa jadi bagian rutin bisnis multiguna — tapi itu justru memperkuat kesimpulan hati-hati: valuasi tidak bisa dipakai sampai kuartal berikutnya mengonfirmasi. Ini alasan utama Underweight, bukan Sell penuh: ada ketidakpastian dua arah.
Neraca tidak tersedia di materi. NPF, coverage, gearing, CAR kosong. Penyisihan Rp94,14 miliar/kuartal hampir setara beban bunga Rp89,13 miliar — sinyal kualitas aset tertekan yang tak bisa diverifikasi. Konservatif benar bahwa memegang posisi penuh pada entitas yang risiko kreditnya tak terukur adalah ekspektasi negatif. Tapi netral juga benar bahwa ketiadaan data bukan bukti keburukan; itu alasan mengecilkan size, bukan alasan nol hari ini.
Klaim akumulasi CC gugur, dan itu satu-satunya pilar bullish. Gross buy Rp300,7M + gross sell Rp134,4M = Rp435M melebihi nilai transaksi harian Rp342,9M — mustahil sebagai akumulasi satu hari, itu agregat periode. Vendor sendiri catat CC jual 3 dari 5 hari, buy avg 274 / sell avg 272 = trading, bukan akumulasi. Konservatif benar bahwa tanpa pembeli material, tidak ada lantai permintaan di bawah. Ini argumen untuk kurangi lebih cepat dan jangan tunggu 286.
Struktur teknikal belum berbalik. Close 276 < 200SMA 286,78 yang turun konsisten (295,59 → 286,78). High 290 gagal tembus meski volume 10x — penyerap di resistance, bukan minat. MACD −2,79 di bawah nol, preseden cross gagal 3 minggu lalu relevan. Asing net jual −94.600 lembar di hari +5,34% = distribusi ke rally. Netral benar soal likuiditas eksekusi: rencana jual di 286 justru menaruh order di tempat suplai terpadat. Zona 274–282 lebih realistis.
Risk/reward negatif pada posisi penuh. Entry 276, stop 248 = −10,1%; target 293 = +6,2%. Rasio ~1:0,6. Itu argumen kurangi, dan sekaligus argumen kenapa stop 248 saja tidak cukup — konservatif benar bahwa di saham tipis stop 248 bisa di-gap lewati. Karena itu trimming sekarang lebih penting daripada mengandalkan stop.
Titik di mana konservatif kalah tipis. Dia menuntut target nol sebelum ada bukti laporan keuangan akan datang, dan mengusulkan exit penuh di 276–280. Netral benar: itu memindahkan lebih banyak volume ke pasar yang lebih kosong, tanpa lapisan kedua. Saya tidak menolak premisnya, saya menolak kecepatannya.
Apa yang mengubah rating:
Catatan kejujuran data: sentimen nol sampel dengan confidence rendah — diperlakukan sebagai artefak, bukan sinyal, konsisten dengan cara memperlakukan artefak akumulasi CC. Neraca, NPF, coverage, gearing, CAR, dan status recurring/non-recurring dari pendapatan lainnya serta recovery tidak tersedia di materi ini; kesimpulan di atas tidak mengisi gap itu dengan asumsi.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT
Action: Sell
Reasoning: Rencana riset Underweight = Sell, sized kecil. Setuju. Bear menang di tiga titik keras, bukan opini:
Risk/reward negatif: entry 276, stop 248 = −10,1%; target 293 = +6,2%. Rasio ~1:0,6. Tak layak tahan penuh.
Catatan tanding: higher low 236 → 262 → 276 nyata, RSI 53,71 pulih dari 25,40, CC beli avg 274. Tapi CC gross buy Rp300,7M + gross sell Rp134,4M = Rp435M > nilai transaksi harian Rp342,9M → angka agregat, bukan akumulasi hari ini. Vendor sendiri catat CC jual 3/5 hari. Klaim akumulasi gugur.
Bukan Sell penuh agresif — likuiditas 0,036% dan free float 7,5% bikin keluar borongan tekan harga sendiri. Trim bertahap.
Level konfirmasi gugur: close <262 → kurangi lebih. 248 pecah → keluar semua.
Data hilang: neraca, NPF, coverage, gearing, CAR. Tak diisi asumsi.
Entry Price: tidak ada entry baru. Exit/trim di area 276–286 (absolute level: mulai 276, lanjut 286). Larangan beli sampai close >290 dengan volume >500.000 lembar dua sesi berturut, atau dua close >286,78 + MACD >0.
Stop Loss: 248 (absolute). Close di bawah 248 = keluar penuh. Trim tambahan jika close <262.
Position Sizing: kurangi ke 0,25–0,30 unit dari posisi penuh (1 unit = 100% alokasi target WOMF.JK). Tahap: 0,15 unit jika close <262. Exit penuh di bawah 248. Jangan tambah eksposur di 276.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Underweight
Rationale:
Bull kalah pada poin yang paling menentukan: kualitas laba dan neraca. Saya timbang, bukan sekadar hitung siapa bicara terakhir.
P/E 3,45x tidak valid sebagai dasar valuasi. Bull sendiri mengakui asumsi annualization "lemah". Laba Q2 WOMF.JK bersandar pada pendapatan lainnya Rp54,48 miliar (54,7% total pendapatan) dan recovery aset hapusbukukan Rp28,70 miliar (41% laba bersih). Kurangi dua pos non-recurring itu, laba jadi negatif. Bull tidak membantah aritmetika ini — dia hanya bilang "masih wajar kalau turun". Itu bukan jawaban. Value trap, bukan value.
Klaim "downside dibatasi support 262/248" tidak punya dasar. Neraca tidak tersedia di data: NPF, coverage, gearing, CAR tak terhitung. Bull mengisi gap ini dengan asumsi. Menilai risiko multifinance tanpa ekuitas dan utang adalah tebakan, bukan analisis. Penyisihan Rp94,14 miliar/kuartal — hampir setara beban bunga Rp89,13 miliar — adalah sinyal kualitas aset tertekan yang bull tidak sangkal.
Klaim akumulasi bandar runtuh oleh angka bull sendiri. CC gross buy Rp300,7M + gross sell Rp134,4M = Rp435M, melebihi total nilai transaksi harian Rp342,9M. Angka itu agregat periode, bukan aktivitas hari ini. "CC serap 48% hari ini" adalah salah tafsir. Vendor mencatat CC jual 3 dari 5 hari, buy avg 274 / sell avg 272 — trading, bukan akumulasi.
Struktur teknikal belum berbalik. Close 276 < 200SMA 286,78 yang turun konsisten (295,59 → 286,78). High 290 gagal ditembus dengan volume 10x = penyerap di resistance. MACD masih negatif (−2,79) — cross di bawah zero line, dan preseden gagal 3 minggu lalu persis relevan. Bull mengakui belum breakout; itu bukan detail kecil, itu inti tesisnya.
Asing net jual −94.600 lembar di hari +5,34% dengan volume 10x. Bull menyebutnya kecil dan tak bermakna. Justru sebaliknya: satu-satunya pembaca institusional yang terlihat di data memakai rally sebagai likuiditas keluar, tepat di resistance.
Likuiditas 0,036% dan free float 7,5% adalah risiko, bukan keunggulan. Argumen bull "susah keluar berarti harga tidak mudah ditekan" adalah logika terbalik. Di pasar tipis, gap down saat bid kosong adalah risiko nyata; slippage masuk dan keluar dua-duanya buruk.
Risk/reward bull negatif secara matematis. Entry 276, SL 248 = −10%; target 293 = +6%. Rasio ~1:0,6. Skenario +45-70% butuh tiga syarat (reclaim 200SMA, laba konsisten, CoF turun) — nol terpenuhi hari ini. Skenario ekor bukan tesis.
Yang bull menangkan: (a) kepemilikan Maybank 67,5% memang membantu akses pendanaan; (b) personality WR n=14 memang tidak layak jadi tesis — dan bear tidak memakainya, jadi poin ini tidak mengubah apa pun; (c) higher low 236 → 262 → 276 memang ada. Tapi tiga poin ini tidak menutup lubang pada laba, neraca, dan konfirmasi teknikal.
Kesimpulan: bear menang pada kualitas laba, ketiadaan neraca, dan integritas data akumulasi. Kemenangan itu cukup jelas untuk bertindak, tapi tidak cukup untuk Sell — masih ada laba positif, induk bank besar, dan momentum oversold jangka pendek yang nyata. Karena itu Underweight, bukan Sell: kurangi eksposur, jangan tambah, jangan short.
Catatan kejujuran data: neraca (NPF, coverage, gearing, CAR) tidak tersedia di materi ini. Saya tidak mengisi gap itu dengan asumsi — justru ketiadaannya yang memperkuat sikap hati-hati. Bull dan bear sama-sama mengakui gap ini.
Strategic Actions:
Sized terhadap alokasi standar (anggap 1 unit = 100% alokasi target untuk WOMF.JK):
Kurangi posisi ke 0,25–0,30 unit (dari posisi penuh atau 0,5 unit). Trimming dilakukan bertahap di area 276–286, bukan satu blok — likuiditas 0,036% berarti jual besar sekaligus akan menekan harga sendiri.
Jangan tambah eksposur di 276. Larangan entry baru sampai salah satu terpenuhi:
Trim lebih lanjut ke 0,15 unit jika close <262. Ini level yang disepakati kedua sisi sebagai support kunci.
Hard stop di bawah 248 untuk sisa posisi. Jika 248 pecah, keluar penuh — argumen "downside dibatasi" gugur bersama level itu.
Syarat re-entry (jika trader ingin kembali penuh): minimal dua dari tiga terpenuhi — (a) reclaim 200SMA dengan volume, (b) laporan kuartal berikutnya menunjukkan laba tanpa dominasi pos non-recurring, (c) neraca tersedia dan NPF/coverage/gearing dalam batas wajar. Tanpa (b) dan (c), P/E tidak bisa dipakai sebagai dasar beli.
Jangan gunakan P/E 3,45x sebagai acuan valuasi di model internal mana pun. Pakai laba inti (setelah mengeluarkan recovery Rp28,7M dan pendapatan lainnya Rp54,5M) sebagai basis, dan tandai hasilnya sebagai estimasi berkualitas rendah sampai laporan kuartal berikutnya tersedia.
Monitoring wajib: data neraca dari laporan publik IDX, arah 200SMA, dan pola broker CC — verifikasi apakah gross turnover memang agregat atau harian. Jika bandar terbukti net buyer berkelanjutan dengan nilai harian terverifikasi, tesis bear pada poin 3 melemah dan rating bisa dinaikkan ke Hold.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT
Snapshot terverifikasi 2026-10-28: O 262 / H 290 / L 262 / C 276 (+5.34% dari 262), Vol 1,245,400 (12,454 lot), Nilai Rp342,907,200, 285 transaksi. Range hari Rp28 (10.7%). Volume ≈10x rata-rata 20d (125K) — spike. Net asing −94,600 lembar (~7.6% volume).
Setup = bounce teknis di dalam downtrend panjang (harga < 200SMA), didukung satu bandar lokal (CC) di level 274-276, dilawan asing + beberapa broker retail. Volume 10x tanpa menembus 290 = ada penyerapan tapi belum ada kemenangan bullish. MACD cross di bawah nol + RSI baru 53 = momentum masih setengah jalan. ATR naik = risiko whipsaw tinggi. Personality historis negatif.
Artinya: belum buy conviction. Butuh konfirmasi. Kalau 290 ditembus dengan volume lanjut ATAU close di atas 286.78 (200SMA) 2 hari berturut, barulah struktur berubah.
Rating: Hold (WATCH, no new entry until breakout >290 or reclaim of 200SMA at 286.78)
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Indikator/Nilai (28 Okt 2026) | Baca | Aksi/Harga kunci |
|---|---|---|---|
| Harga | Close 276 (O262 H290 L262) | +5.34% dari 262, range 10.7% | Resistance 290 / 293 |
| Volume | 1,245,400 (≈10x avg 20d) | Spike tanpa tembus 290 = penyerapan, belum breakout | Konfirmasi butuh vol >500K saat close >290 |
| Trend pendek | close_10_ema 265.72 | Close di atas EMA10, rebound valid jangka pendek | Hold jika >265 |
| Trend menengah | close_50_sma 275 | Close 276 = di atas 50SMA tipis (+1) | Pivot, rawan whipsaw |
| Trend panjang | close_200_sma 286.78 (turun dari 295.59 pada 17 Sep) | Harga < 200SMA = downtrend struktural | Reclaim 286.78 = syarat reversal |
| Momentum RSI | RSI 53.71 (dari 25.40 pada 19 Okt) | Pulih dari oversold, belum overbought | Ruang naik ada, tapi netral |
| Momentum MACD | MACD −2.79, signal −3.29, hist +0.51 | Cross bullish di bawah zero line = sinyal lemah | Hist <0 = batalkan |
| Volatilitas | ATR 14.57 (5.3% harga), naik dari 11.65 (15 Okt) | Volatilitas mengembang | SL 2ATR ≈ 29 poin |
| Bollinger | Mid 268.8 / UB 293.13 / LB 244.47 | Close di atas mid, band lebar 49 poin | BB lower 244.47 = support ekstrem |
| Support | 262 (3 close berturut) / 248-244 / 236-228 | 262 = garis pertahanan pertama | SL keras <248 |
| Bandarmologi buyer | CC (Mandiri) +Rp166.27M (+600,800 lbr), buy avg 274 | Satu bandar lokal akumulasi di 274 | Net flow tidak konfirmasi asing |
| Bandarmologi seller | PD −Rp85.60M (−310,500), XL −Rp23.62M, XC −Rp17.26M | Broker lokal + retail platform distribusi | Tidak ada asing besar di sisi beli |
| Asing | Net −94,600 lbr (28 Okt), jual 2/5 hari | Suplai asing lawan rally | Jangan tambah sampai asing net beli |
| Vendor verdict | Score 55/75 WATCH; personality WR 21.4%, PF 0.35, sampel 14 | Historis pola ini sering gagal | Treat as warning, bukan aturan |
| Rasional akhir | Bounce oversold dalam downtrend + volume tanpa breakout + asing jual | Setup campuran, konviksi rendah | Belum entry; trigger >290 atau reclaim 286.78 |
Tool get_balance_sheet, get_income_statement, get_cashflow hanya balikkan header periode (FY2022–FY2025, Q1 2024–Q2 2026), isi baris tidak tersedia. Neraca, arus kas, laba-rugi historis tidak terverifikasi. Hanya Q2 2026 laba-rugi dan profil dari get_fundamentals yang lengkap. Rasio di bawah dihitung dari data itu saja.
Pendapatan:
Beban:
Hasil:
| Item | Nilai / Status |
|---|---|
| Ticker | WOMF.JK |
| Nama | PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk |
| Sektor | Financial Services / Credit Services (multifinance) |
| Harga (28-10-2026) | Rp276 (+5,34%) |
| Market cap | Rp960,9 miliar |
| Saham beredar | 3.481.481.480 |
| Turnover ratio | 0,000358 (sangat rendah) |
| Pemegang saham utama | Maybank Indonesia 67,5%; Wahana Makmur Sejati 25,0% |
| Insider transaksi terakhir | 20-04-2022 BUY (tidak ada aktivitas baru) |
| Pendapatan Q2 2026 | Rp99,57 miliar |
| Beban Q2 2026 | Rp478,10 miliar |
| Laba bersih Q2 2026 | Rp69,61 miliar |
| Net margin Q2 2026 | 69,9% (bias pos non-recurring) |
| EPS Q2 2026 | Rp20,0 |
| P/E annualized | ~3,45x |
| Recovery aset hapusbukuan | Rp28,70 miliar (41% laba bersih) |
| Pendapatan lainnya | Rp54,48 miliar (54,7% pendapatan) |
| Penyisihan kerugian | Rp94,14 miliar/kuartal |
| Neraca / arus kas | Tidak tersedia (data kosong) |
| NPF / gearing / CAR | Tidak dapat dihitung |
| Seasonality | Tidak ada data |
| Risiko utama | Kualitas laba, biaya kredit tinggi, likuiditas tipis, data neraca hilang |
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Ketiga sumber sentiment kosong. Tidak ada dasar untuk mengestimasi arah sentiment. Skor 5 = titik netral murni, bukan hasil pembacaan sinyal.
Status: tidak tersedia. Vendor tidak menyajikan artikel bertag WOMF.JK. Tidak ada framing institusional untuk dibaca. Ini bukan sinyal bearish — hanya ketiadaan cakupan.
Status: tidak tersedia (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio retail. Rasio leading signal tidak bisa dihitung. Confidence rendah sebagian besar karena ini.
Status: tidak ada query untuk WOMF.JK. Tidak ada diskusi yang ditarik; bukan berarti nol diskusi. Tidak bisa dinilai substansi post karena tidak ada body excerpt.
Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber aktif. Semua nol.
Tidak ada. Tidak ada satu pun headline, post, atau pesan yang bisa dikelompokkan jadi tema.
Tidak teridentifikasi dari data. Tidak ada berita earnings, aksi korporasi, perubahan kebijakan, atau headline kompetitif yang masuk feed. Trader perlu cek langsung: jadwal rilis laporan keuangan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, pengumuman IDX (keterbukaan informasi), tren suku bunga BI, dan kualitas aset pembiayaan multifinance. Faktor-faktor itu di luar cakupan data ini — jangan dijangkau dari laporan ini.
| Arah | Sumber | Bukti pendukung |
|---|---|---|
| Tidak tersedia | News (Yahoo Finance) | DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel WOMF.JK |
| Tidak tersedia | StockTwits | HTTPError — nol pesan, nol rasio bull/bear |
| Tidak tersedia | Tidak ada query untuk WOMF.JK | |
| Netral | Agregat | Nol sinyal aktif; skor 5 = titik tengah, bukan penilaian |
Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Tanggal analisis: 2026-10-28
DATA_UNAVAILABLE. get_news gagal: tidak ada vendor terkonfigurasi (Yahoo Finance tidak punya artikel bertag WOMF.JK). Dicoba dua rentang: 2026-10-21→2026-10-28 dan 2026-10-14→2026-10-28. Nol artikel. Ini soal ketersediaan data vendor, bukan sinyal negatif/positif untuk emiten. Jangan estimasi atau karang isi.
Konsekuensi: tidak ada katalis spesifik emiten (laba, dividend, rights issue, perubahan pembiayaan multiguna) yang bisa diverifikasi minggu ini. Riset tambahan manual butuh sumber IDX/lokal (disclosure IDX, IDNFinancials, Kontan, Bisnis).
Feed global yang tersedia sangat condong ke tech/AS. Yang relevan:
Kesimpulan: tidak ada berita global minggu ini yang secara langsung menggeser tesis WOMF.JK.
DATA_UNAVAILABLE — semua. fed_funds_rate, 10y_treasury, cpi, unemployment gagal: FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka. Tidak fabrikasi. Untuk analisis proper, set API key FRED.
get_market_breadth: market JKT closed, "Market belum buka", next open Kamis 09:00 WIB. Zero gainers/losers. Tidak ada data breadth intraday. Tidak bisa baca risk-on/off lokal dari snapshot ini.
FRED_API_KEY, cari sumber berita lokal IDX, dan ambil snapshot breadth saat market buka (Kamis 09:00 WIB).Rating: HOLD (informational bias — no verified catalyst; data coverage insufficient for upgrade) FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Item | Status/Data | Dampak ke WOMF.JK | Sinyal |
|---|---|---|---|---|
| Berita emiten | get_news WOMF.JK (7d & 14d) |
DATA_UNAVAILABLE (0 artikel) | Tidak diketahui | Netral / no info |
| Berita global | IBM, tokenisasi saham, earnings AS | Tersedia | Tidak langsung | Netral |
| Makro AS | CPI, unemployment, Fed rate, 10Y | DATA_UNAVAILABLE (no FRED key) | Tidak terukur | Netral |
| Fed 2026 | "No cuts" 97% ($9.2M vol) | Live | CoF tinggi, NIM tertekan | Negatif ringan |
| Resesi AS | "Recession 2026" 8% ($2.4M vol) | Live | Risiko kredit global rendah | Netral |
| MSCI Indonesia | Frontier downgrade Nov 30: 12% (−7.5pp/wk) | Live, volume kecil | Outflow, rupiah lemah, CoF naik | Risiko ekor |
| Politik ID | Prabowo stay: 95% | Live | Stabilitas OK | Netral-positif |
| BI rate | — | No market | Tidak terukur | Unknown |
| Breadth JKT | Market closed, next open Kamis 09:00 WIB | Tidak ada data | — | Unknown |
| Aksi | Tunggu data; monitor MSCI | — | — | HOLD |