Gacor Quant
Market tutup IDX Edge PRO Tentang Gacor

Temas Tbk.

TMAS · analisa Kamis, 29 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Hold

127 rupiah per lembar · +15,45% · -

Net broker seluruhnya 349,3 jt rupiah. Kapitalisasi 7,2 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Hold. Hold TMAS.JK. Jangan beli di 127. Pertahankan eksposur yang sudah ada di basis 106–111 tanpa menambah. Satu-satunya titik di mana netral mengalahkan konservatif dan agresif sekaligus: ukuran posisi, bukan arah trigger.
Aliran dana
XA beli 186,3 jt
Keyakinan
B73 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Likuiditas
Posisi harga
-3,5% terhadap SMA50, asing -10,2% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan B73

Skor 72.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 21/25

net 349,3 jt dari bruto 814,6 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 8/15

-3,5% vs SMA50, return 20 sesi +5,0%

Likuiditas 0/15

rata-rata 1,5 M rupiah per hari

Volatilitas 14/15

ATR 6.3% lebar, stop jadi mahal

VWAP
126
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
16,0 M
rupiah, sesi -
Frekuensi
10.370
kali transaksi
Volume
126,9 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA 186,3 jt 1,7 jt 186,6 jt 345,6 rb
GR PANIN SEKURITAS TBK. 40,2 jt 372,1 rb 65,8 jt 25,6 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 35,3 jt 332,7 rb 36,0 jt 664,0 rb
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 34,9 jt 319,0 rb 36,0 jt 1,1 jt
DX BAHANA SEKURITAS 11,6 jt 106,0 rb 11,7 jt 111,0 rb
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 10,4 jt 95,2 rb 18,2 jt 7,8 jt
JB JB 9,9 jt 90,0 rb 9,9 jt -
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 8,0 jt 75,0 rb 8,0 jt -
SQ BCA SEKURITAS 4,6 jt 44,0 rb 9,0 jt 4,4 jt
EP MNC SEKURITAS 3,6 jt 33,7 rb 3,6 jt -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XA 111 186,6 jt YP 111 171,0 jt
XL 108 99,9 jt XL 108 97,6 jt
CC 108 97,2 jt CC 109 95,0 jt
GR 109 65,8 jt PD 107 90,6 jt
YP 108 36,6 jt XC 108 66,9 jt
TP 109 36,0 jt ID 109 64,2 jt
KK 106 36,0 jt SF 108 32,4 jt
XC 109 31,9 jt GR 110 25,6 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 16 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2025-09-08 TEMAS LESTARI - Buy +4,000,000 0
2025-09-03 TEMAS LESTARI - Buy +4,000,000 134
2025-09-02 TEMAS LESTARI - Buy +86,900 132
2024-02-29 TEMAS LESTARI - Buy +40,213,389,400 0
2024-02-29 TEMAS LESTARI - Sell -623,133,800 0
2024-02-29 TEMAS LESTARI - Sell -39,590,255,600 0

Keputusan akhir

966 kata

Rating: Hold

Executive Summary

Hold TMAS.JK. Jangan beli di 127. Pertahankan eksposur yang sudah ada di basis 106–111 tanpa menambah. Satu-satunya titik di mana netral mengalahkan konservatif dan agresif sekaligus: ukuran posisi, bukan arah trigger.

Alasannya bukan kompromi tiga arah. Dua fakta mengunci keputusan ini:

  1. R/R negatif pada 127 tidak dibantah siapa pun dengan angka. Stop valid 107, risiko 17%; upside 144–146 hanya 13–15% dan masih harus tembus gate 134,36. Agresif tidak membantah ini — dia hanya bilang trader tidak wajib entry di 127. Itu benar, tapi juga berarti tidak ada aksi beli hari ini.
  2. Data konfirmasi kosong di hari spike. Order flow 0 tick, bandarmologi berhenti 28 Okt, Q3 belum rilis, FRED kosong, berita DATA_UNAVAILABLE. Klaim "XA/GR/KK/TP menyerap" dan klaim "murni distribusi" sama-sama tidak falsifiable.

Konflik antar-analis bukan alasan Hold. Yang jadi alasan: pada harga sekarang, tidak ada sisi yang menang secara bukti.

Aksi:

  • Belum punya posisi: nol beli. Pasang alert di 134,36 dan di 110–117.
  • Punya dari 106–111: tahan, jangan tambah. Cap TMAS maksimum 50% slot single-name (turnover 0,0022, slippage exit nyata). Tanpa margin.
  • Stop: harian close di bawah 107 untuk posisi lama. Stop ini tidak boleh dipakai apa adanya untuk entry baru di atas 134,36.

Investment Thesis

Yang menentukan: konservatif dan netral menang di titik yang sama, dari arah berbeda.

Konservatif benar pada tiga hal yang tidak dibantah agresif secara angka:

  • Close 127 di bawah SMA50 131,56 dan SMA200 130,12. MACD line -4,38, signal -5,15. Struktur: puncak 149 (9 Sep) → 118 → gagal 131 → 107 (16 Okt, low 104). Itu bukan tren sehat yang istirahat.
  • High 136 gagal ditahan, close 127 — pembeli 136 kalah. Close di atas VWAP 125,86 cuma 0,9%, terlalu tipis untuk disebut akumulasi intraday.
  • Koreksi aritmatika konservatif atas rencana trader adalah temuan terkuat debat ini: beli di 134,36 dengan stop 107 = jarak 27 poin (~20%) dengan ATR 7,66 (~6%/hari). Upside ke 144–146 cuma 7–9% dari 134,36. Itu bukan buffer, itu stop yang kena dalam dua sesi normal tanpa tesis salah.

Agresif benar pada dua hal:

  • Trader tidak memaksa entry di 127, jadi R/R negatif di 127 bukan cacat rencana — tapi konsekuensinya tetap: tidak ada beli hari ini.
  • SMA50/SMA200 punya predictive value rendah di pasar arus turnover 0,0022. Netral mengonfirmasi ini.

Di mana konservatif kalah: trigger empat syarat konjungtif (dua sesi close >134,36 + volume tetap + foreign net beli dua hari + Q3 keluar) bukan filter, itu parit. Hampir mustahil koinsiden; memastikan tidak pernah masuk sampai harga jauh di atas gate. Netral benar menyebutnya paralysis berlabel prinsip. Menunggu juga punya biaya — upside leg pertama — dan konservatif tidak menyebut harganya.

Di mana agresif kalah:

  • "Smart money menyerap" disajikan sebagai fakta, padahal order flow 0 tick dan bandarmologi berhenti 28 Okt. Tidak mencakup spike 29 Okt sama sekali.
  • Inkonsistensi yang ditangkap netral: memakai "2% dari volume" untuk mengecilkan foreign net jual -2.485.300 lembar, lalu memakai posisi profit XA 15% sebagai "bahan bakar". Posisi profit = stok lama, bukan aliran beli baru. Belum ada satu tick pun bukti mereka beli lagi.
  • Tidak ada broker asing besar (JPM, UBS, CLSA, CGS) di top buyer. Tesis "asing akan balik beli" tanpa penopang.
  • WR 33,3% / PF 0,81 dari 21 sampel memang lemah, tapi agresif membuangnya tanpa menyediakan base rate pengganti. Netral benar: menolak base rate lemah mewajibkan menyediakan yang lebih kuat, dan tidak ada di sesi ini.

Keputusan operasional (mengikuti netral, dikoreksi konservatif):

  1. Pisahkan stop tesis dari stop posisi baru. Stop 107 valid untuk posisi lama. Entry baru di atas 134,36 pakai stop struktural dekat (di bawah level retest breakout, 1,5–2 ATR dari entry baru); ukuran dihitung dari jarak itu, bukan dari selisih ke 107. Ini menjawab kritik konservatif tanpa menyerah ke parit empat syarat.
  2. Konfirmasi bertingkat, bukan konjungtif total. Close >134,36 + volume >1,5x avg20 = 15% slot (bukan 25%). Foreign net beli hari kedua atau Q3 bagus mengangkat sisanya ke 25%. Pakai limit order, hindari market order.
  3. Retest 110–117 dengan volume kontraksi <50% volume spike = justru zona ukuran lebih besar (20% slot), karena jarak ke invalidasi 107 hanya 3–6%. Konservatif mengecilkan ke 10–15% di sini — itu terbalik.
  4. Jual sepertiga di 134–136 untuk basis rendah: kondisional, bukan otomatis. Jual hanya jika close gagal tembus 134,36 dengan volume, atau close balik di bawah 130,12 setelah menyentuh zona itu. Tembus dengan volume + foreign beli = tahan penuh.
  5. Risiko pajak nyata, bukan catatan kaki. Normalisasi ETR 7,7%→22% memotong ~15% laba bersih, menaikkan P/E ~18% tanpa harga bergerak. Bruto 24,8% dan interest cover 12x sehat, tapi itu tidak menghapus risiko multiple.
  6. Data kosong = alasan posisi kecil, bukan alasan berani atau lumpuh. Ini satu-satunya fungsi sahnya. Jangan pakai skor sentimen 5/10 (nol sampel) sebagai argumen ke arah mana pun. Polymarket (97% nol pemotongan Fed, resesi 6%) juga bukan amunisi dua arah — pengaruh riil tapi kecil dan lambat untuk saham lapis dua IDX turnover 0,0022.

Yang mengubah rating:

  • → Overweight jika: close >134,36 dengan volume konfirmasi bertingkat + foreign net balik beli + Q3 2026 tidak menunjukkan penurunan margin. Di titik itu tesis distribusi patah dan tesis akumulasi XA terkonfirmasi sekaligus.
  • → Underweight jika: close <107 dengan volume, atau Q3 menunjukkan ETR normalisasi tanpa pertumbuhan laba operasi. Untuk yang masuk dari 140 ke atas, bounce 127 ini exit liquidity — pakai.

Keterbatasan eksplisit: Q3 2026 belum rilis; neraca dan arus kas operasi tidak tersedia di sesi ini; order flow hari spike 29 Okt, data broker setelah 28 Okt, dan accumulation history kosong; FRED (CPI, PCE, unemployment, 10Y) tidak tersedia; berita DATA_UNAVAILABLE, nol artikel; harga bunker dan charter/freight rate — driver utama COGS 75% — tidak ada datanya. Jika data itu masuk dan mengonfirmasi salah satu sisi, rating ini harus direvisi, bukan dipertahankan.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Rencana trader

192 kata

Action: Hold

Reasoning: Close 127 di bawah SMA50 131,56 dan SMA200 130,12; MACD -4,38 masih negatif; close cuma 0,9% di atas VWAP 125,86 dan High 136 gagal ditahan. Volume 20x avg + foreign net jual -2,485,300 lembar + vendor WR 33,3% pola vol>8x = sinyal distribusi, bukan akumulasi. Basis akumulasi bandar XA/GR/KK/TP di 106-111, jadi 127 = chase 15% di atas basis mereka. Risk/reward negatif: stop valid 106 = risiko 17% dari 127, upside ke 144-146 cuma 13-15% dan harus tembus gate 134,36 dulu. Beli hanya kalau close >134,36 dengan volume konfirmasi + foreign net beli, atau retest 110-117 volume menyusut. Jual paksa kalau close <107. Data bolong: order flow 0 tick, broker hanya s/d 28 Okt, Q3 belum rilis, FRED kosong.

Entry Price: not provided

Stop Loss: 107.0

Position Sizing: Belum punya posisi: nol beli sekarang. Breakout close >134,36 + volume >1,5x avg20 + foreign net beli = buka 25% slot single-name (limit order). Retest 110-117 volume kontraksi = 20% slot. Sudah punya dari 106-111: tahan, jangan tambah, jual 1/3 di 134-136 tanpa konfirmasi volume. Cap TMAS maksimum 50% slot single-name, tanpa margin, stop harian close <107.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Rencana investasi

854 kata

Recommendation: Hold

Rationale

Bull dan Bear sama-sama landing di Hold, tapi lewat jalur berbeda — dan itu justru inti keputusannya. Saya timbang mana yang lebih kuat secara bukti, bukan siapa yang bicara terakhir.

Yang dimenangkan bull:

  • Fundamental Q2 2026 terverifikasi: revenue Rp1.542,98 M, net margin 18,9%, interest cover ~12x. Bear tidak membantah angka ini, hanya membantah generalisasinya. Poin bull sah.
  • Insider accumulation Temas Lestari di 132–134 fakta tercatat. Bear benar soal timing (13 bulan lalu), tapi fakta bahwa pemegang saham utama tidak menjual sejak Feb 2024 tetap relevan — tidak ada sinyal distribusi dari dalam.
  • Koreksi data vendor (RSI 49→55,48; MACD) valid. Bull benar bahwa presisi vendor cacat.

Yang dimenangkan bear — dan ini yang menentukan:

  • Momentum belum terkonfirmasi. Bull menyebut "sudah berbalik"; laporan teknikal sendiri menyebut "awal perbaikan momentum, belum konfirmasi". MACD line masih -4,38, signal -5,15. Harga di bawah SMA50 (131,56) dan SMA200 (130,12). Bull tidak membantah ini — dia hanya bilang MA lagging. Itu argumen, bukan bukti.
  • Klaim "smart money menyerap" tidak terverifikasi. Ini titik terlemah bull. Data broker berhenti 28 Okt, order flow 0 tick, accumulation history kosong — semuanya tidak mencakup hari spike 29 Okt. Bull menyajikan inferensi sebagai fakta. Bear benar mengangkat ini.
  • Risk/reward negatif pada entry 127. ATR 7,66 (~6% harian). Stop valid di 104–106 = risiko 17% dari entry. Upside ke 144–146 = 13–15%, dan itu pun harus tembus 134,36 dulu. Win rate historis pola volume >8x = 33,3%, PF 0,81. Matematika ini tidak dibantah bull secara angka.
  • High 136 gagal ditahan, close 127. Close di atas VWAP 125,86 hanya 0,9% — terlalu tipis untuk disebut akumulasi intraday yang meyakinkan.
  • Risiko pajak nyata. Normalisasi ETR 7,7%→22% memotong ~15,5% laba bersih dan menaikkan P/E ~18% tanpa harga bergerak. Bull menyebut ini "kualitas laba", tapi di rezim higher-for-longer itu risiko multiple, bukan catatan kaki.

Yang tidak bisa diputuskan dengan data yang ada (dan harus dinyatakan eksplisit):

  • Q3 2026 belum rilis; neraca dan cashflow historis tidak tersedia di sesi ini.
  • Order flow hari spike, data broker 29 Okt, accumulation history: kosong.
  • FRED (CPI, PCE, unemployment, 10Y) tidak tersedia.
  • Berita: DATA_UNAVAILABLE, nol artikel. Klaim bull soal "katalis bocor" dan klaim bear soal "murni spekulasi" sama-sama tidak falsifiable. Saya tidak memberi bobot ke keduanya.

Kesimpulan weighing: Bull menang di fundamental dan insider. Bear menang di konfirmasi teknikal, verifikasi aliran dana, dan matematika risk/reward pada harga sekarang. Karena harga saat ini (127) adalah variabel keputusan, dan pada harga itu risk/reward negatif dengan probabilitas historis 33%, sisi bear lebih menentukan untuk aksi hari ini — tanpa membatalkan tesis struktural bull. Bukti tidak cukup berat ke satu arah untuk Buy atau Sell. Hold, dengan bias konstruktif bersyarat.

Ini bukan Hold karena "ragu". Ini Hold karena kedua sisi sepakat pada hal yang sama: 127 bukan harga beli, dan belum ada alasan jual paksa bagi pemegang yang masuk di 106–111.

Strategic Actions

Sized terhadap alokasi standar posisi (asumsikan target maksimum 1 posisi = 100% dari slot single-name; TMAS sebagai mid-cap likuiditas tipis, turnover 0,0022):

  1. Belum punya posisi → jangan entry di 127. Tidak ada aksi beli sekarang. Trigger beli terdefinisi, pilih salah satu:

    • Konfirmasi breakout: close harian >134,36 dengan volume >1,5x rata-rata 20 hari DAN foreign net beli positif. Jika terpenuhi, buka posisi awal 25% dari slot (bukan penuh — likuiditas tipis, gunakan limit order, hindari market order).
    • Retest support: harga masuk 110–117 dengan volume mengecil (kontraksi <50% volume spike) dan tidak close di bawah 107. Buka 20% dari slot.
  2. Sudah punya posisi dari basis 106–111 → tahan, jangan tambah. Lock sebagian: jual 1/3 posisi di zona 134–136 jika tercapai tanpa volume konfirmasi (High 136 sudah terbukti jadi supply). Sisakan 2/3 untuk skenario breakout.

  3. Stop loss wajib, bukan opsional. Dengan ATR 7,66, stop di dalam 2 ATR akan kena noise. Tempatkan stop harian close (bukan intraday) di bawah 107 — level yang sama dengan basis bandar. Estimasi risiko dari entry 127: ~17%. Jika stop ini tidak bisa ditoleransi ukuran posisi, perkecil ukuran posisi sampai bisa, jangan rapatkan stop.

  4. Ukuran posisi: batasi TMAS maksimum 50% dari slot single-name standar (likuiditas tipis = slippage exit nyata; turnover 0,0022). Jangan pakai margin.

  5. Cek wajib sebelum menaikkan eksposur:

    • Rilis Q3 2026 — konfirmasi apakah margin 18,9% bertahan, dan apakah ETR rendah berlanjut.
    • Data broker 29 Okt dan setelahnya — verifikasi apakah XA/GR/KK/TP net beli atau net jual di hari spike. Ini yang menentukan siapa benar soal "smart money".
    • Neraca dan arus kas operasi — belum tersedia di sesi ini.
    • Harga bunker dan charter/freight rate — driver utama COGS 75%, tidak ada datanya sekarang.
  6. Eskalasi ke Overweight hanya jika: close >134,36 dengan volume konfirmasi + foreign net positif + Q3 tidak menunjukkan penurunan margin. Turun ke Underweight jika: close <107 dengan volume, atau Q3 menunjukkan ETR normalisasi tanpa pertumbuhan laba operasi.

Catatan keterbatasan: seluruh rekomendasi ini dibangun dari data yang bolong — order flow hari spike, data broker 29 Okt, Q3, dan FRED semuanya tidak tersedia. Jika data itu masuk dan mengonfirmasi salah satu sisi, rating ini harus direvisi, bukan dipertahankan.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa teknikal dan aliran dana

1251 kata

TMAS.JK — Analisis Teknikal 29 Okt 2026

Snapshot harga (verified)

  • Close 127, prev 110. Open 120, High 136, Low 116. Range 116–136.
  • Volume 125.717.300 lembar, nilai Rp15,82B, freq 10.305.
  • Volume ~20,5x rata-rata 20d (6M lembar) → surge ekstrem.
  • Foreign net jual -2.485.300 lembar (2,0% volume).
  • VWAP hari ini 125,86 (vendor) → close 127 sedikit di atas VWAP; close di bawah High 136. Faille: buyer agresif ambil 136 tapi gagal tahan.

Indikator terpilih (8)

  1. close_10_ema 116,59 — close 127 jauh di atas. Momentum jangka pendek balik naik 1 hari. Sebelumnya turun dari 149 (9 Sep) ke 107 (16 Okt).
  2. close_50_sma 131,56 — close 127 masih di bawah. Tren menengah masih turun, MA50 di atas MA200.
  3. close_200_sma 130,12 — close di bawah. MA200 pipih; golden/death cross belum konklusif. 127 < 130 < 132 → price di bawah dua MTF utama.
  4. macd -4,38 vs macds -5,15, macdh +0,77 — MACD masih negatif, histogram baru positif. Awal perbaikan momentum, belum konfirmasi. Faille: vendor tulis MACD −5/signal −5; snapshot verified −4,38/−5,15 dipakai.
  5. rsi 55,48 — netral, naik dari zona dekat lelah jual. Bukan overbought. Vendor tulis RSI 49 → discrepancy, pakai 55,48 verified.
  6. boll 119,40 / boll_ub 134,36 / boll_lb 104,44 — close 127 di atas mid, belum sentuh upper 134,36. High 136 hari ini tembus upper band intraday lalu close balik. Band lebar (30 poin) = volatilitas tinggi.
  7. atr 7,66 — ~6,0% harga. Stop harus > 2 ATR agar tidak kena noise.
  8. vwma 120,70 — close 127 > VWMA, tapi VWMA 30d turun dari 146 (18 Sep) ke 113,95 (28 Okt) baru naik. Volume-weighted price masih jauh di atas spot sampai spike hari ini → banyak long lama masih floating loss.

Tidak dipakai: dup. (stochrsi), atau kurang komplementer.

Struktur harga

  • Puncak 152 (4 Sep, high) / close 149 (9 Sep). Distribusi lalu: close turun ke 118 (29 Sep) — drop 31 dari 149.
  • Pantulan 29 Sep → 131 (6 Okt). Gagal. Break ke 107 (16 Okt, low 104) — close terendah periode ini.
  • Bounce 107 → 115 (23 Okt), slippage ke 110 (27–28 Okt).
  • 29 Okt: gap-open 120, spike 136, close 127. Reversal candle volume ekstrem tapi close di tengah range.
  • Level: R1 134–137 (upper band + high 5 Sep era 138–144 zona supply), Pivot 126, S1 117, S2 106. Verified basis: boll_ub 134,36, close 200SMA 130,12, low 16 Okt 104, close 28 Okt 110.

Bandarmologi (Data sampai 2026-10-28, belum termasuk spike 29 Okt)

  • Net buyer: XA NH Korindo +Rp186,3M (1.678.800 lembar) — dominan. Lanjut GR Panin +40,2M, KK Phillip +35,3M, TP OCBC +34,9M, DX Bahana +11,6M, DR RHB +10,4M, JB +9,9M, MG +8,0M, SQ BCA +4,6M.
  • Net seller: YP Mirae -Rp134,4M, PD Indo Premier -Rp68,2M, ID Anugerah -Rp64,2M, XC Ajaib -Rp35,0M, SF Surya Fajar -Rp32,4M, OD BRI Danareksa -Rp17,2M.
  • Pola: lokal/institusi domestik (XA, GR, KK, TP) akumulasi vs retail-heavy (XC Ajaib, PD, SF, YP) distribusi. Tidak ada broker asing besar (JPM, UBS, CLSA, CGS) di top buyer/seller → bandarmologi netral terhadap tesis foreign flow. Foreign flow dari data harian justru net jual.
  • Harga akumulasi XA: avg 111, Rp186,6M. GR avg 109. TP avg 109. KK avg 106. → smart money beli di 106–111, bukan di 127. Close 127 = 15%+ di atas basis akumulasi mereka.
  • Catatan: YP muncul di kedua sisi (beli 111 Rp36,6M, jual 111 Rp171,0M) → net jual. XL-CC juga netral (dua sisi) = churning.
  • get_accumulation_history kosong → tidak bisa konfirmasi apakah XA konsisten beli multi-hari. Akumulasi history tidak tersedia.

Order flow

get_order_flow_detail hari ini kosong (0 tick). Tidak ada bukti tick-level buyer/seller aggressor. Statistik freq 10.305 (3.333 di 23 Okt, 2.084 di 19 Okt) = partisipasi ritel naik, ciri distribusi ke retail di hari volume ekstrem.

Market breadth

TMAS +15,45% (127 dari 110), peringkat 6 gainer hari ini. VWAP 125,86 vs close 127. Kontekstual: bukan outlier sektor, bagian dari daftar gainer harian; 867 saham aktif.

Vendor verdict (cross-check)

  • Score 40/75, "WASPADA".
  • Pola historis vendor: "volume ekstrem >8x" → WR 33,3%, sample 21, PF 0,81, DD -7%, D3 -1,15%. Ini jebakan historis menurut vendor. "Harga di atas MA5" juga "jebakan historis" (WR 39,4%).
  • Vendor "HINDARI / cut loss", SL 106.
  • Discrepancy vendor vs verified: RSI 49 vs 55,48; MACD −5/−5 vs −4,38/−5,15; SMA20 119 vs boll 119,40 (konsisten arah); SMA5 115 vs close_10_ema 116,59 (beda periode, bukan konflik). Sizes: vendor volume 126M konsisten.

Skenario

Bull: close >134,36 (upper band) dengan volume tetap >20M lembar dan foreign net positif → konfirmasi reversal, target 144–146 (close 4–9 Sep, R2 vendor 146). Akumulasi XA/GR/TP di 106–111 ter-validasi, mereka profit → potensi leg baru.

Bear: gap-down di bawah 117 (S1) → volume spike jadi exhaustion/dumping. Confluence: close < 110 (close 28 Okt) → target 104,44 (boll_lb) → 106 (S2). Vendor history nilai >8x volume avg = jebakan, ini yang paling harus direspect.

Base: konsolidasi 119–131 di antara mid BB dan SMA200. MACD negatif + close di bawah SMA50 & SMA200 → tidak ada trend edge. Tunggu.

Aksi

  • Belum punya: jangan chase 127. Harga di atas basis akumulasi bandar (106–111), volume spike = risiko distribusi. Tunggu close >134,36 dengan volume + foreign beli, atau retest 110–117 dengan volume menyusut.
  • Sudah punya (entry rendah ~106–111): hold, trailing stop 2 ATR = ~15 poin, atau dari low 116 hari ini minus ATR 7,66 → ~108.
  • Sudah punya (entry >140, dari 4–9 Sep): bounce 127 = exit liquidity, bukan konfirmasi reversal. Close di bawah 117 = keluar.
  • Stop absolut: 104–106 (boll_lb 104,44, S2 vendor 106).
  • Risiko: ATR 6% harian, band 30 poin. Posisi kecil, jangan full size di satu hari.

Tabel ringkas

Kategori Bukti (verified) Baca
Harga Close 127, O 120, H 136, L 116 Reversal 1 hari, close mid-range
Volume 125,7M / Rp15,82B / 10.305 freq ~20x avg, surge ekstrem
Foreign -2.485.300 lembar (2% vol) Net jual, tidak konfirmasi
EMA10 116,59 Close 127 di atas
SMA50 131,56 Close di bawah — trend netral-lemah
SMA200 130,12 Close di bawah — bias masih bearish
RSI 55,48 Netral (vendor tulis 49 = beda)
MACD/Signal/Hist -4,38 / -5,15 / +0,77 Momentum pulih awal, belum konfirmasi
Boll MID/UB/LB 119,40 / 134,36 / 104,44 Close di atas mid, UB 134,36 jadi gate
ATR 7,66 (~6%) SL harus >2 ATR
VWMA 120,70 Close di atas, tapi basis 30d masih tinggi 146 (18 Sep)
Broker net buy XA +186,3M (avg 111), GR +40,2M (109), KK +35,3M (106), TP +34,9M (109) Domestik akumulasi di 106–111
Broker net sell YP -134,4M, PD -68,2M, ID -64,2M, XC -35,0M, SF -32,4M Retail-heavy distribusi
Broker asing besar Tidak muncul di top tier Bandarmologi tidak mendukung tesis foreign beli
Market breadth +15,45%, #6 gainer Bukan outlier sektor
Vendor score 40/75 "WASPADA"; pola vol>8x WR 33,3% PF 0,81 Jebakan historis menurut vendor
Data gap Order flow 0 tick, accumulation history kosong, broker hanya s/d 28 Okt Konfirmasi intraday tidak tersedia

Rating: Hold (avoid new entry until close >134.36 confirmed; reduce if close <110)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa fundamental

756 kata

Laporan Fundamental TMAS.JK — PT Temas Tbk.

Profil

  • Sektor: Industrials / Marine Shipping (pelayaran domestik, armada tanker & container).
  • Listing: IDX. Saham beredar 57,051,500,000.
  • Harga 127.0. Naik +17 (+15.45%) hari terakhir. VWAP 125.81.
  • Market cap: Rp7.245 T.
  • Turnover ratio 0.0022 — sangat tipis. Likuiditas lemah relatif kapitalisasi.
  • Volume 1,268,569 lot, nilai transaksi Rp15.96 M, 10,370 transaksi.

Kinerja Q2 2026 (data utama tersedia)

Satuan rupiah sesuai laporan.

Item Nilai Margin
Pendapatan 1,542.978 M —
Beban pokok -1,159.736 M 75.2% COGS
Laba bruto 383.242 M 24.8%
Beban penjualan -52.849 M 3.4%
Pendapatan keuangan 1.767 M 0.1%
Beban bunga/keuangan -25.981 M 1.7%
Laba/(rugi) kurs -0.457 M kecil, netral
Pendapatan lainnya 9.728 M 0.6%
Laba sebelum pajak 315.810 M 20.5%
Pajak -24.207 M ETR hanya 7.7%
Laba bersih 291.603 M 18.9% net
Atribusi induk 284.809 M —
NCI 6.794 M —
Laba komprehensif 304.754 M +13.151 M OCI

Poin:

  • ETR 7.7% sangat rendah. Ada fasilitas pajak/penghasilan tidak kena pajak. Bila normalisasi ke ~22%, laba bersih turun ~44 M (~15% dari net). Trader patuhi kualitas laba.
  • Beban bunga relatif ringan vs laba operasi (net interest cover ~12x). Risiko leverage rendah dari sisi P&L.
  • OCI positif +13.151 M. Kemungkinan revaluasi aset atau selisih translasi.

Catatan data

  • Laporan income/balance/cashflow per periode (Q1 2024–Q2 2026, FY 2022–FY 2025) hanya mengembalikan indeks file, bukan baris angka. Detail historis total dan neraca/cashflow tidak dapat diverifikasi dalam sesi ini.
  • Seasonality: tidak ada baris dikembalikan. Tidak bisa klaim pola bulanan.
  • Q3 2026 belum rilis per 2026-10-29. Data terakhir = Q2 2026.

Insider

  • 2025-09-08: TEMAS LESTARI BUY +4,000,000 (harga tercatat 0).
  • 2025-09-03: BUY +4,000,000 @134.
  • 2025-09-02: BUY +86,900 @132.
  • Tren: pemegang saham utama akumulasi bertahap sepanjang 2023–2025. Tidak ada penjualan sejak 2024-02.
  • 2024-02-29 ada jual 0.6 M lembar + 39.59 M (kemungkinan restrukturisasi/rekening efek, bukan jual pasar biasa). Hati-hati baca mentah.
  • Signal: insider buying bersih, kecil ukurannya tapi arah konsisten positif.

Interpretasi untuk trader

  • Harga 127 vs pembelian insider 132–134 (Sep 2025) → harga kini di bawah basis beli insider. Margin of safety tipis, tapi bukan diskon besar.
  • Lonjakan +15.45% dalam satu sesi dengan turnover rendah = volatil, mudah digerakkan arus kecil. Risiko slippage keluar tinggi.
  • Margin bruto 24.8%, net 18.9% = sehat untuk pelayaran. Biaya pokok 75% berarti sensitif terhadap harga bunker & charter.
  • ETR rendah = risiko reversal pajak jika insentif berakhir. Cek laporan keuangan penuh sebelum masuk besar.
  • Tidak ada katalis data baru minggu ini. Q3 2026 belum keluar. Tunggu rilis Q3 untuk konfirmasi tren.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Kategori Metrik Nilai Baca
Harga Close 127.0 +17 (+15.45%)
Harga VWAP 125.81 close di atas VWAP
Likuiditas Turnover ratio 0.0022 sangat tipis
Likuiditas Nilai transaksi Rp15.96 M kecil
Kapitalisasi Market cap Rp7.245 T mid-cap
Saham Shares out 57.05 B dari stock split 2023
Q2'26 Pendapatan Rp1,542.98 M —
Q2'26 Laba bruto Rp383.24 M margin 24.8%
Q2'26 Laba usaha (implisit) ~Rp314.6 M ~20.4%
Q2'26 Laba sebelum pajak Rp315.81 M 20.5%
Q2'26 Pajak Rp24.21 M ETR 7.7% (rendah)
Q2'26 Laba bersih Rp291.60 M net 18.9%
Q2'26 Atribusi induk Rp284.81 M —
Q2'26 Beban bunga Rp25.98 M cover ~12x
Q2'26 Kurs -Rp0.46 M netral
Q2'26 OCI +Rp13.15 M positif
Insider Sep 2025 BUY +8.09 M lembar @132–134 akumulasi
Insider Sejak 2024-02 tanpa jual pasar bias bullish
Data Q3 2026 belum rilis tunggu
Data Neraca/CF historis tidak tersedia sesi ini gap
Rekomendasi — Hold tunggu Q3, likuiditas tipis

Analisa sentimen

299 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Laporan Sentimen TMAS.JK — 2026-10-22 s/d 2026-10-29

Status data per sumber

1. News (Yahoo Finance, 7 hari terakhir) — UNAVAILABLE DATA_UNAVAILABLE: tidak ada vendor yang mengirim get_news; Yahoo Finance tidak punya artikel bertag TMAS.JK. Bukan sinyal bearish — murni tidak ada data. Tidak ada estimasi atau fabrikasi.

2. StockTwits — UNAVAILABLE HTTPError. Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio. Rasio sentimen retail tidak bisa dihitung.

3. Reddit — tidak ada query Tidak ada diskusi Reddit yang diminta untuk TMAS.JK. Tidak ada subreddit relevan (mis. r/Indonesia, r/investasi) yang tercakup.

Divergensi antar-sumber

Tidak bisa dinilai. Butuh minimal dua sumber aktif untuk membandingkan framing institusional vs retail. Di sini nol sumber aktif.

Tema narasi dominan

Tidak ada. Tidak ada headline, tidak ada post, tidak ada cashtag message. Tidak ada katalis (earning, rilis operasional, kontrak, kebijakan tarif/pelayaran) maupun risiko (harga bunker, tarif freight, kompetisi logistik) yang muncul dari data.

Tabel sinyal sentimen

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak diketahui News (Yahoo Finance) DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel
Tidak diketahui StockTwits HTTPError — 0 pesan, 0 tag
Tidak diketahui Reddit Tidak ada query dijalankan
Netral Agregat Tidak ada sinyal sama sekali; skor 5 = titik tengah, bukan kesimpulan

Batasan

Confidence low. Nol observasi. Skor 5 dan band Neutral bukan penilaian bahwa pasar netral terhadap TMAS.JK — hanya cermin ketiadaan data. Jangan diperlakukan sebagai input bobot penuh terhadap fundamental atau teknikal.

Langkah berikut

Retry vendor news dan StockTwits; tambah query Reddit lokal (r/investasi) untuk TMAS.JK. Sampai ada minimal ~15–20 pesan StockTwits atau ~5 headline, laporan ini tidak informatif.

Rating: Neutral (data-kosong, bukan hasil analisis) FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

719 kata

Laporan Riset Berita — TMAS.JK (PT Temas Tbk)

1. Berita spesifik emiten (TMAS.JK)

Data tidak tersedia. get_news gagal — Yahoo Finance tak punya artikel bertag TMAS.JK. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi. Katalis spesifik emiten minggu ini tidak bisa diverifikasi dari sumber berita.

2. Aktivitas harga & likuiditas (bukti terkuat minggu ini)

get_market_breadth (sesi 28 Okt 2026, market tutup):

  • TMAS last 127, +17, +15,45% — top gainer #6 IDX
  • Frekuensi 10.300, volume 1.257.029 lot, nilai Rp15,82 miliar
  • VWAP 125,86 → harga tutup di atas VWAP, akumulasi intraday kuat
  • Konteks peer kenaikan: KJEN +12,5% (freq 13.989), YPAS +24,85%, ALKA +24,85% → rotasi ke saham lapis kedua/ych kecil, bukan sektor pelayaran saja

Bacaan: kenaikan TMAS disertai volume raksasa relatif ke likuiditas normalnya. Ini gerakan modal, bukan noise. Tapi movers list menunjukkan pola spekulatif (SMCB +158% dengan freq 1) — selektif.

3. Makro — ketersediaan data

Indikator Status Dampak ke narasi
CPI, core_pce, unemp, fed_funds, 10y_treasury DATA_UNAVAILABLE (FRED_API_KEY tidak di-set) Tidak ada angka makro AS. Tidak dikarang.

Pesan ke trader: bagian ini bolong. Jangan ambil kesimpulan suku bunga dari laporan ini.

4. Implied probabilities (Polymarket, live)

Pasar Prob Yes Volume Δ 1 minggu
Nol pemotongan Fed 2026 97% $9,2 jt +0,2 pp
1 pemotongan Fed 2026 0,75% $3,6 jt −0,4 pp
Resesi AS akhir 2026 6% $2,4 jt −2,0 pp
Resesi Jepang 2026 8% tipis —
Resesi UK 2026 5% tipis +0,5 pp

Bacaan: pasar menetapkan rezim suku bunga tinggi bertahan, tanpa pemotongan 2026, sementara risiko resesi turun tajam. = "higher-for-longer + soft landing"-ish.

Implikasi TMAS: PT Temas pemain logistik domestik, modal-intensive, biaya BBM/leasing kapal sensitif ke kurs dan suku bunga rupiah. Rezim global tanpa pemotongan → ruang penurunan BI Rate terbatas → biaya ekuitas & ekspansi armada tetap mahal → P/E dan EV/EBITDA terkompresi. Ini searah dengan kenaikan harga, bukan menentang, hanya kalau yield obligasi/rupiah stabil. Tidak ada data IDR atau BI rate dari tool — cek mandiri.

5. Berita global (sinyal makro, bukan langsung TMAS)

  • Oracle guidance FY2030 $225 mrd & chip earnings kuat → selera risiko global naik, tidak risiko-off
  • Nasdaq volatility mereda pasca earnings → pasar bergerak dengan volatilitas rendah, bagus untuk sekunder
  • Tidak ada item shipping/freight/Indonesia/batubara/CPO yang tertangkap feed — konfirmasi blank spot. Demand kargo domestik (batubara, CPO, sembako) adalah driver utama TMAS; tidak ada sinyalnya minggu ini.
  • Emas/mining mendominasi feed komoditas → komoditas logam panas, tapi bukan volume kargo curah yang ditangkap kapal TMAS.

6. Sintesis & rencana aksi

Kenaikan +15,45% dengan Rp15,8 mrd nilai adalah satu-satunya bukti keras, dan itu pasca-fakta (28 Okt, sudah terjadi). Tak ada berita yang menjelaskan. Dua skenario:

  1. Flow-driven/spekulatif — sering di IDX lapis dua. Butuh konfirmasi gap lanjutan + volume >1x hari sebelumnya.
  2. Ada katalis belum tercatat — pengumuman resmi (RUPS, kontrak, kinerja Q3). Cek IDX Keterbukaan Informasi langsung.

Aksi:

  • Trader: jangan chase di 127 tanpa konfirmasi. Slot beli hanya bila hold >125,86 (VWAP) dengan volume; stop di bawah 110 (+17 = gap hari ini).
  • Tidak ada alasan fundamentalisasi posisi sebelum laporan emiten terkonfirmasi.
  • Rekalkulasi ulang setelah FRED_API_KEY tersedia dan berita emiten bisa ditarik.

Tabel Ringkas

Aspek Temuan Bukti Sinyal
Berita TMAS Tidak tersedia get_news DATA_UNAVAILABLE Netral/unknown
Harga TMAS 127, +15,45% movers 28-Okt Bullish momentum
Volume TMAS Rp15,82 mrd, VWAP 125,86 movers Close > VWAP = akumulasi
Sektor pelayaran/komoditas ID Tak ada di feed global news 7 hari Unknown
Fed 2026 0 pemotongan 97% Polymarket $9,2 jt Higher-for-longer
Resesi AS 2026 6% (−2 pp wk) Polymarket $2,4 jt Risk-on ringan
Makro FRED (CPI/PCE/UNRATE/10Y) Tidak tersedia API key absen Unknown
Bias IDX minggu ini Spekulatif kecil/sekunder SMCB +158% freq 1 Hati-hati chase
Rating Spekulatif, belum fundamental — —

Rating: Hold (speculative momentum, no verifiable catalyst)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD