Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Tira Austenite Tbk

TIRA · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

278 rupiah per lembar · -4,14% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya - rupiah. Kapitalisasi 163,5 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Underweight TIRA.JK — potong eksposur ke ~sepertiga sampai setengah ukuran normal, jangan tambah, jangan rata-rata turun di 278.
Aliran dana
XA beli 164,7 jt · YJ jual 164,4 jt
Keyakinan
C31 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-22,2% terhadap SMA50, asing 0,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C31

Skor 30.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 12/25

net 0 dari bruto 335,5 jt, 5/11 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-22,2% vs SMA50, return 20 sesi -21,5%

Likuiditas 0/15

rata-rata 155,2 jt rupiah per hari

Volatilitas 1/15

ATR 9.8% lebar, stop jadi mahal

VWAP
286
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
167,8 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
34
kali transaksi
Volume
586,7 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 11, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA 164,7 jt 575,7 rb 164,7 jt -
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 805,0 rb 2,9 rb 834,0 rb 29,0 rb
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 752,0 rb 2,6 rb 1,8 jt 1,0 jt
TF LABA SEKURITAS INDONESIA 226,8 rb 800 226,8 rb -
CP KB VALBURY SEKURITAS 142,0 rb 500 142,0 rb -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA -2,6 rb - 85,6 rb 88,2 rb
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA -29,8 rb -100 - 29,8 rb
CC MANDIRI SEKURITAS -112,2 rb -400 27,8 rb 140,0 rb
AT PHINTRACO SEKURITAS -289,2 rb -1,0 rb 28,8 rb 318,0 rb
PD INDO PREMIER SEKURITAS -1,7 jt -6,0 rb - 1,7 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XA 286 164,7 jt YJ 286 164,4 jt
XL 286 1,8 jt PD 283 1,7 jt
OD 278 834,0 rb XL 284 1,0 jt
TF 284 226,8 rb AT 289 318,0 rb
CP 284 142,0 rb CC 280 140,0 rb
XC 285 85,6 rb XC 294 88,2 rb
AT 288 28,8 rb KK 298 29,8 rb
CC 278 27,8 rb OD 290 29,0 rb

Direksi membeli di harga ini

8 dari 64 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-06-18 WIDJAJATUNGGAL SEJAHTERA - Buy +23,000,000 0
2026-06-17 PRAYOGA PUTERA UTAMA - Transfer -1,090,400 0
2026-06-17 PRAYOGA PUTERA UTAMA - Transfer +1,090,400 0
2026-06-02 PRAYOGA PUTERA UTAMA - Sell -576,800 0
2026-05-29 PRAYOGA PUTERA UTAMA - Sell -32,300 0
2026-05-22 PRAYOGA PUTERA UTAMA - Sell -61,900 0

Keputusan akhir

786 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Underweight TIRA.JK — potong eksposur ke ~sepertiga sampai setengah ukuran normal, jangan tambah, jangan rata-rata turun di 278. Ketiga risk analyst kompak berakhir Sell, dan tidak satu pun berhasil membela HOLD. Perbedaan mereka bukan arah, tapi derajat: agresif mau keluar penuh, konservatif pertahankan 50%, netral minta ~sepertiga. Netral paling tepat menimbang bukti, jadi saya ambil target sisa ~sepertiga dengan opsi eksekusi bertahap. Saya turunkan dari Underweight standar hanya karena neraca, arus kas, dan Q3 2026 kosong total — bukan karena ada argumen bullish yang bertahan. Tetap Underweight (trim, jangan tambah), bukan Sell penuh, karena vonis nol belum punya dasar data.

Investment Thesis:

  1. Aritmetika rugi operasi tak terbantah. Laba bruto Rp26,23 M vs opex Rp65,84 M (beban penjualan Rp45,2 M + G&A Rp20,6 M) = rugi operasi −Rp39,6 M. Ketiga analyst menerima angka ini. Agresif menambah detail mematikan: laba bersih hanya dekat nol karena kredit pajak +Rp66,7 juta — akuntansi, bukan operasi. Konservatif pun memakai ini sebagai "alasan utama mengecilkan eksposur". Ini bukti paling kuat dan tidak dibantah siapa pun.

  2. Peringatan klasifikasi beban 66% memotong dua arah — dan itu melemahkan bull, bukan memperkuatnya. Konservatif benar: "penyebabnya belum terverifikasi, itu alasan memperkecil taruhan, bukan memvonis mati". Netral benar: angka itu kumulatif semester, bukan kuartal. Kesimpulannya bukan Hold — kesimpulannya tidak ada dasar untuk menaikkan rating, dan ada dasar kuat untuk menurunkan. Ketidakpastian soal penyebab rugi tidak membatalkan fakta rugi.

  3. Insider buying bukan sinyal nilai. Fakta keras: Widjajatunggal naik ke 48% dengan modal nyata, harga tetap jatuh 700 → 278. Netral memberi koreksi paling jujur: harga eksekusi insider tercatat nol, jadi premi/diskon tak diketahui; tafsir "keyakinan nilai" (konservatif) dan "serap jualan Prayoga" (agresif) sama-sama cocok dengan data. Simetris, jadi tidak bisa dipakai sebagai penopang. Konservatif juga benar bahwa di pasar Rp167 juta/hari, penjualan bertahap Prayoga saja cukup menekan harga — tapi itu justru menjelaskan kenapa harga turun, bukan kenapa harus dipegang.

  4. Tren dan momentum: nol konfirmasi pembalikan. Close 278 vs SMA200 735,5 (62% di bawah), SMA50 357,12 di atas, EMA10 285,84 di atas. VWMA 291,63 > close dan turun mulus 405,87 → 291,63. RSI 32,46 mundur dari 36,37, belum lewat 40. MACD cross di −24,09 dengan dua garis jauh di bawah nol = sinyal paling rawan gagal di downtrend. Resistance berlapis 285,84 / 291,63 / 295,20 / 296 belum satu pun tembus. Tidak ada analyst yang membantah ini.

  5. Kenapa ~sepertiga, bukan nol atau setengah. Ini pertimbangan yang memutuskan derajat, bukan arah.

    • Agresif (keluar penuh) inkonsisten dengan datanya sendiri: dia mengakui exit maksimal sepertiga volume harian, lalu mendesak eksekusi serentak di pasar turnover 0,1%/hari. Netral dan konservatif benar menyebut ini kontradiksi — keluar total di 278 berarti kita sendiri jadi tekanan jual dan menanggung slippage terburuk.
    • Konservatif (tahan 50%) benar soal tidak panik, tapi salah menganggap menahan setengah itu gratis. Netral tepat: sambil menunggu empat syarat re-entry terpenuhi bersamaan (close >296, volume >900 ribu, MACD di atas signal, RSI >45), 50% eksposur tetap terekspos tail MSCI 13% dan biaya dana tinggi yang tidak turun. Risiko makro berlaku bagi yang pegang, bukan hanya yang jual.
    • Netral menang di sini karena satu-satunya yang konsisten menerapkan simetri: nol membuang opsi masuk murah kalau beban penjualan ternyata salah klasifikasi; setengah menahan eksposur besar tanpa data neraca; sepertiga menyimpan opsi cukup tanpa kerugian tak terukur kalau 254 jebol.
  6. Kontrol risiko = ukuran posisi, bukan stop. Pasar tipis Rp167 juta/hari, ATR ~9,4%/hari. Stop 254 (Boll lower 254,17) adalah batas risiko indikatif, bisa slip; penembusan membuka 242. Karena itu ukuran posisi yang jadi kontrol utama, dan itu argumen untuk bertahap maksimal ~1/3 nilai transaksi harian (~Rp50 juta/hari). Netral juga benar: semua angka ini fraksi dari posisi TIRA.JK yang sudah ada, bukan dari portofolio total — posisi dan kas pemanggil tidak diketahui.

Cara bertindak: potong bertahap ke ~sepertiga ukuran normal (bisa sampai setengah kalau eksekusi dinilai terlalu lambat terhadap liquidity constraint). Jangan tambah, jangan rata-rata turun. Stop 254 untuk sisa posisi; jebol = keluar semua sisa, antisipasi 242. Jika posisi pemanggil lebih besar dari beberapa hari nilai transaksi, jadwal keluar lebih panjang.

Yang mengubah rating:

  • Turun ke Sell penuh: Q3 2026 mengonfirmasi rugi operasi berlanjut, ATAU 254 jebol, ATAU neraca/arus kas menunjukkan utang jatuh tempo yang menekan.
  • Naik ke Hold: Q3 2026 menunjukkan perbaikan operasi + reklasifikasi beban penjualan terverifikasi + neraca/arus kas jelas.
  • Naik ke Overweight: hanya setelah close >296 dengan volume >900 ribu lembar (reclaim VWMA 291,63 dan Boll mid 295,20), dan itu pun ukuran masuk kecil karena volatilitas masih 9,4%/hari.

Data hilang yang harus diverifikasi sebelum menaikkan rating: neraca, arus kas, utang jatuh tempo, harga baja HRC, belanja pemerintah, volume industri — semuanya kosong dalam materi ini. Jangan ambil keputusan tambahan atas dasar asumsi.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

305 kata

Action: Sell

Reasoning: Research plan = Underweight. Underweight = Sell per aturan. Bukti cocok:

  • Tren struktural rusak. Close 278 vs SMA200 735,5 = 62% di bawah. SMA50 357,12 di atas. EMA10 285,84 di atas. Downtrend semua horizon.
  • Momentum cuma pantulan. MACD −24,09 di atas signal −27,50, hist +3,40. Tapi dua garis jauh di bawah nol. Cross negatif di downtrend sering gagal. RSI 32,46 mundur dari 36,37 — belum lewat 40.
  • Nol konfirmasi volume. VWMA 291,63 > close 278. VWMA turun mulus 405,87 → 291,63. Tanpa reclaim VWMA, sinyal MACD kosong.
  • Bandarmologi nol informasi. XA +575.700 vs YJ −575.000 @ Rp286 = crossing 98% volume. Bukan akumulasi. Net foreign 0. Tak ada broker asing di top list.
  • Fundamental: laba bruto Rp26,23 M vs opex Rp65,84 M = rugi operasi −Rp39,6 M. Bull case gagal di aritmetika inti. Insider buying 23 juta saham Jun tak gerakkan harga (700 → 278) = serap jualan, bukan sinyal nilai.
  • Resistance berlapis 285,84 / 291,63 / 295,20 / 296 sebelum 336,23. Reward 1,6:1 cuma di atas kertas kalau 296 tembus — dan belum tembus.

Alasan tidak keluar total: neraca, arus kas, Q3 2026 kosong. Tidak ada data untuk vonis nol. Trim, jangan tambah.

Entry Price: 278 (level close 28 Okt — acuan eksekusi jual untuk posisi lama; bukan level beli)

Stop Loss: 254 (Boll lower 254,17). Penembusan = breakdown, buka jalan ke 242. Catatan: pasar tipis Rp167 juta/hari, stop bisa slip — kontrol risiko utama = ukuran posisi, bukan stop.

Position Sizing: Potong ke ~50% ukuran normal. Jangan tambah, jangan rata-rata turun di 278. Eksekusi bertahap maks ~1/3 volume harian (~Rp50 juta/hari). Masuk ulang hanya jika close >296 dengan volume >900 ribu lembar.

Catatan data hilang: neraca, arus kas, utang jatuh tempo, harga baja HRC, belanja pemerintah, volume industri — semua kosong. Jangan tambah asumsi.

Rencana investasi

508 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bear menang pada tiga titik yang menentukan.

  1. Aritmetika rugi operasi. Bull jual "-Rp53,57 juta, ambang breakeven" — tapi itu angka setelah kredit pajak +Rp66,7 juta. Laba bruto Rp26,23 M vs opex Rp65,84 M = rugi operasi -Rp39,6 M. Bear benar: menutup itu butuh beban penjualan turun ~60% atau penjualan naik ~150%. Itu restrukturisasi, bukan "realokasi kecil". Klaim "jarak keuntungan pendek" gugur.

  2. Dilema klasifikasi beban 66% — bull tak bisa pegang dua sisi. Bull pakai anomali klasifikasi sebagai alasan optimis sekaligus mempertahankan gross margin 38,4% sebagai sehat. Bear benar: kalau 66% salah klasifikasi (ongkos angkut masuk COGS), gross margin jatuh jauh di bawah 38,4% dan tesis margin sehat mati. Kalau 38,4% benar, maka 66% itu biaya nyata dan operasi memang rugi. Kontradiksi internal ini mematikan Pilar 1 sepenuhnya.

  3. Insider buying dibantah harganya sendiri. Widjajatunggal beli 23 juta saham Jun, harga tetap 700 → 278 (-67% setelah beli). Di likuiditas Rp167 juta/hari, beli 23 juta tanpa gerakkan harga saat harga jatuh = serap jualan/kewajiban struktur kepemilikan, bukan sinyal nilai. Bull juga keliru soal Prayoga: transaksi 17 Jun adalah TRANSFER netral (posisi tak berubah), dan data berhenti Jun karena arsip tool berhenti — "jenuh" disimpulkan dari ketiadaan data, bukan bukti.

Poin teknis bull juga lemah: MACD cross di -24,09 adalah sinyal paling gagal di downtrend; close 278 masih di bawah VWMA 291,63 dan Boll mid 295,20 — nol konfirmasi. Rasio 1,6:1 bull menipu: 4 resistance berlapis (285,8/291,6/295,2/296) sebelum 336, dengan stop 242 hanya 1,4× ATR di saham ATR 9,4%/hari.

Soal "mayoritas HOLD": bear benar ini argumen jumlah, bukan kualitas. Dua HOLD abstain karena data kosong (sentimen, makro), satu HOLD fundamental eksplisit bilang "tunggu Q3, jangan posisi besar". Itu tidak mendukung beli. Satu-satunya laporan dengan dataset terverifikasi penuh (OHLC, volume, MA, broker flow) = SELL.

Alasan tidak Sell penuh: neraca dan arus kas kosong, Q3 belum terbit, dan bear sendiri tidak punya data makro permintaan domestik — jadi kasus bear kuat tapi belum cukup untuk vonis keluar total. Namun bull case sudah gagal pada aritmetika inti, sehingga Underweight (trim, jangan tambah) adalah bobot yang tepat.

Strategic Actions:

Terhadap alokasi standar untuk TIRA.JK:

  1. Posisi sudah ada: potong ke ~50% dari ukuran normal. Jangan tambah, jangan rata-rata turun. Eksekusi bertahap (maks ~1/3 volume harian, ~Rp50 juta/hari dari likuiditas Rp167 juta/hari) karena exit besar tak tersedia.
  2. Jangan masuk baru di 278. Syarat masuk ulang: close >296 dengan volume >900 ribu (konfirmasi reclaim VWMA 291,63 dan Boll mid 295,20).
  3. Stop: perhatikan bear benar — stop 242 bisa slip di pasar setipis ini. Perlakukan sebagai batas risiko indikatif, bukan jaminan. Ukuran posisi, bukan stop, yang jadi kontrol risiko utama.
  4. Katalis Q3 2026: perlakukan simetris. Konfirmasi rugi operasi berlanjut = turunkan ke nol. Perbaikan operasi + reklasifikasi beban terverifikasi + neraca/arus kas jelas = evaluasi ulang ke Hold.
  5. Tidak ada data: neraca, arus kas, utang jatuh tempo, harga baja HRC, belanja pemerintah, volume industri — semuanya kosong dalam materi ini. Jangan ambil keputusan tambahan atas dasar asumsi; verifikasi sebelum menaikkan rating.

Rating: Underweight FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

1577 kata

TIRA.JK — Analisis Teknikal & Bandarmologi, 28 Okt 2026

Data terverifikasi. Close 278. Open 290. High 298. Low 276. Volume 586.700 lembar. Nilai Rp167.772.000. Freq 34. Net foreign 0. Sumber: snapshot terverifikasi (IDX Edge PRO).


1. Tren Utama: Downtrend Struktural, Bukan Koreksi

Tren panjang rusak total

  • close_200_sma = 735,5. Harga 278 = 38% dari SMA200. Jarak ~62% di bawah.
  • close_50_sma = 357,12. Harga di bawah SMA50 juga.
  • close_10_ema = 285,84. Harga di bawah EMA10.

Tiga MA bertumpuk ke bawah: EMA10 (285,8) < SMA20/Boll mid (295,2) < SMA50 (357,1) < SMA200 (735,5). Susunan ini = downtrend penuh, semua horizon negatif. Tidak ada satu pun MA yang jadi tumpuan.

Tangga turun dari data

  • 28 Apr: close 850.
  • 25 Jun: puncak lokal, close 720; intraday high 840.
  • 26 Jun: tolak balik, close 700.
  • 30 Jun: close 600.
  • 6 Agu: close 452, volume 7,93 juta lembar, nilai Rp3,41 M — volume terbesar di seluruh sampel (volume spike + breakdown).
  • 5 Okt: close 302.
  • 16 Okt: close 262 — penurunan tajam −40 dari 302 (15 Okt).
  • 20 Okt: close 276 setelah low 242.
  • 27 Okt: close 290, high 304.
  • 28 Okt: close 278, gagal tahan 290.

Pola: lower highs konsisten (720 → 452 → 302 → 304 → 298), lower lows konsisten (580 Mei → 468 Jun → 242 Okt). Tidak ada tanda reversal struktural.

Volatilitas

ATR = 26,11. Setara ~9,4% dari harga close 278. Volatilitas harian ekstrem untuk saham ini. Range harian berturut-turut lebar (28 Okt: 276–298 = 22 poin, 7,6%). ATR menurun dari 31,27 (16 Okt) ke 26,11 (28 Okt) = kompresi volatilitas ringan, tapi absolut masih tinggi.


2. Momentum: Divergensi MACD, tapi Lemah

RSI

  • 1 Okt: RSI 10,85 — oversold ekstrem.
  • 6 Okt: 11,15.
  • 16 Okt: 16,39.
  • 27 Okt: 36,37.
  • 28 Okt: 32,46.

RSI naik dari lantai 10 ke 36 lalu mundur lagi ke 32. Pemulihan momentum, tapi belum melewati 40. RSI stuck di zona lemah. Bukan rebound tervalidasi; hanya pantulan dari kondisi ekstrem.

MACD

  • macd = −24,09. macds = −27,50. macdh = +3,40.
  • Histogram negatif berlanjut dari 29 Sep (−0,10) ke titik terburuk 6 Okt (−6,24), lalu menyusut.
  • Histogram balik positif 22 Okt (+0,24), naik ke 28 Okt (+3,40).
  • MACD (−24,09) di atas signal (−27,50).

Baca: perbaikan momentum jangka pendek nyata — MACD cross bullish sudah terjadi 22 Okt. Tapi kedua garis masih jauh di bawah nol. Ini perbaikan dalam struktur bearish, bukan tren bullish baru. Cross MACD di teritori negatif sering berakhir gagal di saham downtrend.

Konfirmasi VWMA

VWMA = 291,63. Harga 278 di bawah VWMA. VWMA turun stabil dari 405,87 (17 Sep) ke 291,63 (28 Okt). VWMA mengukur rata-rata tertimbang volume — masih menurun mulus, tidak ada tanda pembalikan berbasis volume. Ini filter penting: tanpa harga mengatasinya, sinyal MACD belum punya backing volume.


3. Bollinger: Kompresi di zona bawah

  • Boll middle (SMA20) = 295,20.
  • Upper = 336,23.
  • Lower = 254,17.
  • Close 278 = di bawah mid, di atas lower.

Harga berayun antara lower (254) dan mid (295) selama 3 minggu. Low 16 Okt 262 dan low 20 Okt 242 sempat menembus lower, tapi close kembali naik di atasnya — bukan bounce konfirmasi, hanya whipsaw. Lebar band = 336,23 − 254,17 = 82,06 (~30% dari harga). Band lebar = volatilitas masih tinggi, bukan squeeze siap breakout.

Level kunci: reclaim mid Boll 295,20 = syarat pertama perbaikan struktur. Selama di bawah, bias tetap jual.


4. Bandarmologi IDX: Transfer blok, Bukan Akumulasi

Ini bagian paling penting dan paling mudah disalahbaca.

Angka

  • Pembeli bersih teratas: XA (NH Korindo) +Rp164.653.400 / +575.700 lembar.
  • Penjual bersih teratas: YJ (Lotus Andalan) −Rp164.450.000 / −575.000 lembar.
  • OD (BRI Danareksa) +Rp805.000 / +2.900 lembar.
  • XL (Stockbit) +Rp752.000 / +2.600 lembar.
  • PD (Indo Premier) −Rp1.695.400 / −6.000 lembar.

Interpretasi

XA beli 575.700 lembar, YJ jual 575.000 lembar, di harga rata-rata sama persis: Rp286. Selisih nilai hanya ~Rp203.400. Ini bukan akumulasi — ini crossing/transfer blok antar dua pihak. Satu broker pindah posisi ke broker lain. Volume total 586.700 lembar, jadi crossing ini ~98% dari volume harian.

Konsekuensi: net flow broker hari ini tidak memberi informasi arah. Tidak ada penyerapan nyata; hanya rotasi kepemilikan.

Broker asing

Tidak ada broker asing (J.P. Morgan, UBS, Maybank, Macquarie, CGS, CLSA, dll.) di daftar net buyer maupun net seller. Net foreign = 0. Pola "asing akumulasi vs retail jual" tidak terlihat. Pola "asing jual vs retail beli" juga tidak terlihat. Netral.

Aktivitas lokal kecil

Sisa flow kecil: OD +805 rb, XL +752 rb, TF +226 rb, CP +142 rb beli; PD −1,70 jt, AT −289 rb, CC −112 rb jual. Semua di bawah Rp2 juta. Tidak material terhadap harga.

Vendor verdict menyebut "Heavy broker akumulasi" — itu menyesatkan. XA/YJ crossing di 286 bukan akumulasi. Anggap sinyal itu nol.

Catatan: get_accumulation_history kosong — tidak ada data historis akumulasi untuk validasi apakah XA/YJ pola berulang.


5. Sinyal vs. Data: Flag Ketidaksesuaian

  1. Interpretasi crossing. Vendor menandai "Heavy broker akumulasi". Data broker menunjukkan crossing 98% volume di harga identik. Abaikan label itu.
  2. RSI vendor 36 vs. snapshot 32,46. Selisih kecil, kemungkinan perbedaan periode warm-up. Pakai 32,46 (snapshot terverifikasi).
  3. "Trend: Bullish" dari vendor untuk MACD. Secara teknis histogram positif, tapi MACD masih negatif (−24,09). Jangan anggap tren bullish; label "perbaikan momentum" lebih akurat.
  4. Crossing melawan data OHL. Close 278, tapi crossing di 286. Berarti blok dieksekusi di atas close, lalu harga melemah. Ini negatif tipis — pembeli blok tidak menyerap tekanan.

6. Skenario Trading

Base case: lanjut lemah dalam range 254–296

  • Resistance berlapis: EMA10 285,84; VWMA 291,63; R1 vendor 292; Boll mid 295,20.
  • Support: low 28 Okt 276; R2/previous swing low 262; Boll lower 254,17; low absolut sampel 242 (20 Okt).
  • Tanpa breakout di atas 296 dengan volume >1,5× rata-rata, tidak ada kasus beli.

Bull case (pemulihan)

Syarat berlapis, semua harus terpenuhi:

  1. Close harian ≥ 296 (di atas Boll mid + VWMA).
  2. Volume ≥ 900 rb lembar (≈1,7× volume 28 Okt).
  3. MACD tetap di atas signal, histogram lanjut positif.
  4. RSI ≥ 45.

Jika semua terpenuhi, target berikutnya: Boll upper 336,23. Risiko reward atas target itu masih sedang karena SMA50 357 jauh di atas.

Bear case (breakdown)

  • Close < 262 (R2 vendor) = gugurkan pemulihan.
  • Close < 254 (Boll lower) = buka jalan ke 242 dan di bawahnya.

Struktur risiko

ATR 26,11. Stop harus min 1–1,5× ATR di bawah entry untuk hindari noise. Dengan harga 278, stop ketat di 242 terlalu jauh (−13%); stop 262 = −5,8% hanya 0,6× ATR — terlalu rawan disapu. Untuk posisi baru, ukuran posisi kecil (≤¼ normal) karena volatilitas ATR/harga ~9,4%.


7. Indikator Dipilih dan Alasan

Indikator Nilai 28 Okt Fungsi Alasan dipilih
close_10_ema 285,84 Momentum cepat Harga di bawahnya = tekanan jual jangka pendek
close_50_sma 357,12 Tren menengah Konfirmasi downtrend menengah; resistance jauh
close_200_sma 735,50 Tren panjang Kerusakan struktural — harga 62% di bawah
macd / macds / macdh −24,09 / −27,50 / +3,40 Momentum Cross bullish 22 Okt, tapi masih negatif
rsi 32,46 Kondisi ekstrem Pulih dari 10,85 (1 Okt) ke 36 (27 Okt), mundur lagi
boll / boll_ub / boll_lb 295,20 / 336,23 / 254,17 Rentang & mean reversion Mid = level kunci; band lebar = volatilitas tinggi
atr 26,11 Risiko Sizing & stop; 9,4% dari harga
vwma 291,63 Konfirmasi volume Filter: tanpa reclaim VWMA, sinyal MACD lemah

Dihilangkan: stochRSI (redundan dengan RSI), close_5_sma (noise tinggi), volume mentah (dipakai lewat VWMA & crossing analisis).


8. Ringkasan Keputusan

TIRA.JK = downtrend struktural dengan perbaikan momentum jinak di zona oversold. MACD cross bullish + RSI pulih = sinyal awal, bukan sinyal beli. Harga masih di bawah semua MA, VWMA, dan Boll mid. Bandarmologi hari ini = crossing blok XA/YJ @ Rp286 (98% volume), nol informasi arah; tidak ada aktivitas asing.

Posisi belum punya: hindari, tunggu reclaim 296 dengan volume. Posisi sudah punya: disiplin stop, jangan tambah di 278.

Kategori Bukti Bacaan
Tren panjang SMA200 735,5; SMA50 357,1; close 278 Downtrend penuh, struktural
Momentum pendek MACD −24,09 > Signal −27,50; hist +3,40 Perbaikan, cross bullish 22 Okt
RSI 32,46 (27 Okt 36,37; 1 Okt 10,85) Pulih dari ekstrem, masih lemah
Volatilitas ATR 26,11 (9,4%); BB 254–336 Tinggi, band lebar, bukan squeeze
Volume VWMA 291,63 > close 278 Tren volume turun, belum konfirmasi
Bandarmologi XA +575.700 @286 vs YJ −575.000 @286 Crossing/transfer blok, bukan akumulasi
Asing Net foreign 0; tak ada broker asing di top list Netral, tanpa petunjuk
Resistance 285,84 / 291,63 / 295,20 / 296 Jenuh; reclaim 296 + volume = syarat beli
Support 276 / 262 / 254,17 / 242 262 = level gugur; 254 = breakdown
Stop 262 (gugur), 242 (breakdown) 0,6× / 1,4× ATR — sizing ketat

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

1333 kata

Laporan Fundamental TIRA.JK — PT Tira Austenite Tbk

1. Profil & Identitas

  • Nama: PT Tira Austenite Tbk (ticker TIRA.JK, bursa IDX/JKT)
  • Sektor: Industrials / Industrial Distribution
  • Sektor usaha: distributor produk baja/besi, alat teknik, gas industri (relevan untuk karakter margin tipis, modal kerja berat)
  • Saham beredar: 588.000.000 lembar
  • Kapitalisasi pasar: Rp163,464 miliar @ harga Rp278

2. Harga & Likuiditas (per 2026-10-28)

  • Last: Rp278, turun -12 (-4,14%)
  • VWAP harian: Rp285,96 (harga tutup di bawah VWAP = tekanan jual intraday)
  • Frekuensi: 34 transaksi; volume 5.867 lot; nilai transaksi Rp167,77 juta
  • Turnover ratio: 0,000998 (~0,0998% saham beredar/hari)

Implikasi: likuiditas sangat tipis. Nilai transaksi harian < Rp200 juta. Posisi trader besar sulit keluar/masuk tanpa slippage. Spread dan gap harga berisiko.

3. Laba Rugi Q2 2026 (satuan rupiah, sesuai laporan)

Pos Nilai
Penjualan 68.305.434.970
Beban pokok penjualan -42.071.960.648
Laba bruto 26.233.474.322
Beban penjualan -45.217.122.569
Beban umum & administrasi -20.623.541.276
Beban bunga & keuangan -1.540.642.002
Laba/(rugi) kurs +76.106.737
Beban lainnya -295.277.587
Laba sebelum pajak -120.264.100
Pajak +66.694.738
Laba bersih -53.569.362

Rasio turunan Q2 2026

  • Gross margin: 26.233.474.322 / 68.305.434.970 = 38,4%
  • Beban penjualan / penjualan: 45.217.122.569 / 68.305.434.970 = 66,2% ← anomali besar
  • Beban G&A / penjualan: 20.623.541.276 / 68.305.434.970 = 30,2%
  • Total opex (penjualan + G&A) / penjualan: 96,4%
  • Operating margin: (26.233.474.322 − 45.217.122.569 − 20.623.541.276) / 68.305.434.970 = -58,0%
  • Net margin: -0,08%

Kunci masalah: kombinasi beban penjualan (66% penjualan) + G&A (30%) menghapus seluruh laba bruto. Gross margin 38,4% sehat untuk distributor, tapi struktur biaya operasional tidak tertutup. Beban penjualan > beban pokok relatif besar — cek apakah ada klasifikasi ulang atau biaya distribusi/logistik berat.

Catatan interpretasi: data tampak kumulatif periode (semester I 2026), bukan kuartal tunggal. Rasio tetap valid sebagai rasio periode. Angka pajak positif (+66,7 juta) saat laba sebelum pajak negatif — indikasi kredit pajak atau koreksi fiskal; tidak menutup rugi penuh.

4. Neraca & Arus Kas

  • Tool get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement (annual & quarterly) semuanya hanya mengembalikan daftar judul periode (Q1 2024–Q2 2026; FY 2022–FY 2025) tanpa nilai numerik. Tidak ada baris data yang bisa dipakai.
  • Konsekuensi: rasio leverage, likuiditas, modal kerja, dan arus kas operasi tidak bisa dihitung dari tool ini. Jangan ambil keputusan berbasis neraca tanpa verifikasi ke laporan keuangan IDX resmi.
  • Data periode tersedia sampai Q2 2026 (retrieved 2026-10-05). Q3 2026 belum terbit — gap informasi ~1 bulan sejak rilis Q2.

5. Riwayat Fundamental

  • Rentang periode yang ada di arsip: Q1 2024 → Q2 2026 (kuartalan), FY 2022 → FY 2025 (tahunan).
  • Nilai historis tidak dapat diambil (tool mengembalikan nama file saja). Tren pendapatan/laba multi-tahun tidak terverifikasi dari sumber ini.

6. Transaksi Insider (15 dari 64 catatan)

Tanggal Jenis Pemegang Perubahan Posisi
2026-06-18 BUY WIDJAJATUNGGAL SEJAHTERA +23.000.000 259.426.340 → 282.426.340
2026-06-17 TRANSFER PRAYOGA PUTERA UTAMA -1.090.400 44.092.800 → 43.002.400
2026-06-17 TRANSFER PRAYOGA PUTERA UTAMA +1.090.400 43.002.400 → 44.092.800
2026-06-02 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -576.800 43.579.200 → 43.002.400
2026-05-29 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -32.300 43.611.500 → 43.579.200
2026-05-22 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -61.900 43.673.400 → 43.611.500
2026-05-21 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -750.000 44.423.400 → 43.673.400
2026-05-19 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -77.200 44.500.600 → 44.423.400
2026-05-18 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -490.000 44.990.600 → 44.500.600
2026-05-13 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -718.500 45.709.100 → 44.990.600
2026-05-12 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -116.000 45.825.100 → 45.709.100
2026-05-11 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -561.000 46.386.100 → 45.825.100
2026-05-08 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -623.300 47.009.400 → 46.386.100
2026-04-29 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -575.000 48.991.700 → 48.416.700
2026-04-27 SELL PRAYOGA PUTERA UTAMA -30.600 49.481.000 → 49.450.400

Analisis insider

  • Prayoga Putera Utama: jual terus-menerus. Posisi turun dari 49.481.000 (27 Apr) ke 43.002.400 (17 Jun) = -6.478.600 saham, -13,1%, dalam 16+ transaksi sell berurutan. Pola distribusi bertahap (drip selling), bukan blok tunggal.
  • Widjajatunggal Sejahtera: beli +23.000.000 saham pada 18 Jun 2026, hingga 282.426.340 = 48,0% saham beredar (dari 44,1% sebelumnya). Pembeli pengendali menambah kepemilikan.
  • Sinyal campuran: pemegang pengendali menyerap saham (bullish struktural), sementara pemegang lain distribusi (bearish jangka pendek). Pembelian pengendali bisa jadi penyerapan atas penjualan pihak lain — dua-duanya cocok dengan volume thin.
  • Harga transaksi tercatat @ 0 → harga eksekusi tidak tersedia, tidak bisa hitung premi/diskon.

7. Musiman

  • get_seasonality mengembalikan nol baris. Tidak ada data musiman untuk TIRA.JK. Jangan asumsikan pola bulanan.

8. Penilaian

Positif:

  • Gross margin 38,4% — daya tawar harga produk wajar untuk distributor.
  • Pengendali menambah 23 juta saham (48% kepemilikan), komitmen modal nyata.
  • Rugi Q2 2026 kecil (-53,6 juta) relatif skala penjualan 68,3 miliar — mendekati breakeven, bukan krisis.

Negatif:

  • Struktur opex hancur: beban penjualan 66% + G&A 30% penjualan vs laba bruto 38%. Operating margin -58%.
  • Insider lain distribusi -13% posisi dalam ~7 minggu.
  • Likuiditas sangat tipis (Rp167 juta/hari) — risiko eksekusi tinggi.
  • Neraca & arus kas tidak terverifikasi; tidak bisa nilai solvabilitas.
  • Q3 2026 belum terbit; Q2 2026 terakhir per 2026-10-05.
  • Harga -4,14% dan tutup di bawah VWAP Rp285,96.

Aksi trader:

  1. Jangan posisi besar — turnover 0,1%/hari membatasi exit.
  2. Tunggu Q3 2026 sebelum entry — butuh konfirmasi apakah rugi Q2 struktural atau sekali.
  3. Cek beban penjualan: 45,2 miliar vs gross profit 26,2 miliar. Sumber utama rugi. Kalau ini klasifikasi ulang (mis. ongkos angkut masuk), laba operasi bisa berbalik.
  4. Pantau lanjutan transaksi Prayoga — sell berlanjut = tekanan jual; berhenti = bottom.
  5. Ambil laporan keuangan IDX untuk data neraca/kas — tool ini tidak menyediakan.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Tabel Ringkasan

Kategori Metrik Nilai Tafsir
Identitas Ticker TIRA.JK (IDX) PT Tira Austenite Tbk
Identitas Sektor Industrials / Industrial Distribution Baja & alat teknik
Pasar Kapitalisasi Rp163,46 miliar Micro cap
Pasar Saham beredar 588.000.000 —
Pasar Harga 2026-10-28 Rp278 (-4,14%) Di bawah VWAP 285,96
Likuiditas Nilai transaksi harian Rp167,77 juta Sangat tipis
Likuiditas Turnover ratio 0,000998 ~0,1%/hari
Laba Rugi Penjualan Q2 2026 Rp68,31 miliar Kumulatif semester
Laba Rugi Laba bruto Rp26,23 miliar GM 38,4%
Laba Rugi Beban penjualan Rp45,22 miliar 66,2% penjualan
Laba Rugi Beban G&A Rp20,62 miliar 30,2% penjualan
Laba Rugi Beban bunga Rp1,54 miliar Beban utang ada
Laba Rugi Operating margin -58,0% Opex > laba bruto
Laba Rugi Laba bersih -Rp53,57 juta Net margin -0,08%
Neraca Data leverage/likuiditas TIDAK TERSEDIA Tool kosong
Arus Kas CFO / FCF TIDAK TERSEDIA Tool kosong
Historis Periode arsip Q1 2024–Q2 2026; FY22–FY25 Nilai tidak terisi
Insider Widjajatunggal BUY 2026-06-18 +23.000.000 → 48,0% Bullish
Insider Prayoga SELL Apr–Jun 2026 -6.478.600 (-13,1%) Bearish
Musiman Data Kosong Tidak ada pola
Tinjauan Rating Hold Tunggu Q3 2026 + neraca

Analisa sentimen

414 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Rentang: 2026-10-21 s/d 2026-10-28. Instrumen: TIRA.JK (PT Tira Austenite Tbk, Industrials / Industrial Distribution, BEI).

Status Data per Sumber

1. News (Yahoo Finance, 7 hari) — TIDAK TERSEDIA. Placeholder: DATA_UNAVAILABLE: no configured vendor could serve get_news right now. Yahoo Finance tak punya artikel bertag TIRA.JK. Ini soal cakupan vendor, bukan sinyal negatif soal emiten. Tanpa berita, tidak ada framing institusional untuk dibandingkan. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi.

2. StockTwits — TIDAK TERSEDIA. Placeholder: <stocktwits unavailable: HTTPError>. Nol pesan, nol tag Bullish/Bearish. Rasio sentimen retail tak bisa dihitung. Sampel nol = tak ada dasar statistik.

3. Reddit (7 hari) — TIDAK DIKUERI. Placeholder: <no Reddit discussion queried for TIRA.JK>. Nol thread, nol body post untuk dibaca. Tak ada diskusi komunitas yang bisa dinilai, dan tak ada engagement yang bisa disimpulkan.

Divergensi Antar-Sumber

Tak ada divergensi yang bisa diukur. Ketiga sumber kosong, jadi tak ada sumber yang bisa dibandingkan satu sama lain. Tidak ada konflik sinyal institusional vs retail.

Tema Narasi Dominan

Tidak ada. Nol headline, nol post StockTwits, nol thread Reddit. Tidak ada tema yang berulang di sumber mana pun. Tidak ada cerita dominan yang menarik sentimen saat ini.

Katalis dan Risiko

  • Katalis: tidak teridentifikasi dari data. Tak ada berita laba, aksi korporasi, dividen, produk, atau kontrak yang muncul di sumber mana pun.
  • Risiko: tidak teridentifikasi dari data. Tak ada berita kompetitif, regulasi, atau makro yang muncul.
  • Catatan likuiditas informasi: absennya cakupan di Yahoo Finance, StockTwits, dan Reddit menandakan jejak digital kosong. Saham small-cap distribusi industri di BEI sering begini. Jadi sinyal sentimen publik memang tidak ada, bukan sekadar terlewat.

Tabel Sinyal Sentimen Kunci

Arah Sumber Bukti Pendukung
Tidak ada sinyal News (Yahoo Finance) DATA_UNAVAILABLE — nol artikel bertag TIRA.JK
Tidak ada sinyal StockTwits HTTPError — nol pesan, rasio bullish/bearish tak terhitung
Tidak ada sinyal Reddit Tidak ada kueri — nol thread, nol body post

Putusan

Ketiga sumber benar-benar senyap. overall_band = Neutral karena semua sumber hening, bukan karena bearish dan bullish saling meniadakan. overall_score = 5 (titik tengah murni), bukan penilaian fundamental. confidence = low: nol sampel di semua kanal, jadi tak ada dasar untuk klaim arah. Sentimen masa lalu juga tidak prediktif. Laporkan ini sebagai "tidak ada data", jangan dibaca sebagai sinyal bullish atau bearish. Trader wajib menimbang fundamental dan teknikal secara mandiri.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

672 kata

Laporan Riset Berita & Makro — TIRA.JK (PT Tira Austenite Tbk)

Periode: 21–28 Okt 2026 | Sektor: Industrials / Industrial Distribution | Bursa: JKT

Status Data

  • Berita spesifik TIRA.JK: DATA_UNAVAILABLE. Vendor tidak punya artikel berlabel TIRA.JK. Bukan sinyal negatif/positif — murni tidak ada cakupan.
  • Makro FRED (fed_funds_rate, 10y_treasury, cpi): DATA_UNAVAILABLE. FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka makro resmi di laporan ini. Jangan fabrikasi.
  • Berita global: tersedia, tapi hasil dominan sektor teknologi AS (IBM, Oracle, Intel, Cisco) — nyaris tidak relevan langsung ke distributor industri kecil Indonesia.
  • Market breadth: sesi tutup ("Market belum buka", buka Kamis 09:00 WIB). Breadth kosong.

Temuan Makro Kontekstual

Suku bunga — pesan pasar tegas. Polymarket "no Fed rate cuts happen in 2026": Yes 96% (volume $9,2 jt, Δ1 pekan -0,9pp). Hanya 2% harga 1 kali cut. Artinya pasar priced-in kebijakan ketat sepanjang sisa 2026. Implikasi TIRA.JK: biaya utang modal kerja distributor tidak turun, beban bunga tetap, ruang ekspansi via leverage terbatas. Distributor industri umumnya padat modal kerja (inventori + piutang), jadi sensitif ke cost of capital.

Resesi AS 2026: Yes hanya 8% ($2,4 jt volume). Skenario soft-landing dominan. Efek ke permintaan baja/logam industri global moderat-negatif ke netral, bukan krisis.

Risiko domestik Indonesia:

  • MSCI downgrade Indonesia ke Frontier Market sebelum 30 Nov: Yes 13% ($1.386 volume — tipis, reliabilitas rendah). Membaik -6,5pp dalam sepekan. Risiko likuiditas pasar IDX rendah tapi ekor risiko nyata; TIRA.JK small cap → risiko outflow asing tidak proporsional, spread lebar.
  • Prabowo tetap presiden s.d. 31 Des 2026: 94% (No 6%). Stabilitas politik tinggi. Reda.

Berita global dominan: sengketa tokenisasi saham (OKX-ICE) antara JPMorgan/AMD/Coca-Cola/IBM/Oracle/Intel. Tidak ada transmisi ke TIRA.JK. Abaikan.

Konsekuensi untuk TIRA.JK

  1. Tidak ada katalis idiosinkratik pekan ini. Tidak ada berita = tidak ada driver. Pergerakan harga akan ikut IDX / sentimen sektor, bukan fundamental baru.
  2. Leverage makro marjinal negatif. No-cut Fed 2026 = biaya dana tinggi persisten. Distributor industrial Indonesia yang distribusikan produk baja/teknikal (Tira Austenite: produk baja, peralatan industri) juga terekspos harga baja impor & kurs IDR — tapi data kurs & harga baja tidak tersedia di tool. Jangan karang.
  3. Risiko tail MSCI 13%. Jika terjadi Nov, small cap IDX paling terpukul. Untuk posisi TIRA.JK, ukuran posisi harus kecil dan stop ketat.
  4. Likuiditas adalah risiko utama, bukan fundamental. Small cap JKT likuiditas tipis. Slippage bisa melebihi alpha apa pun.

Keterbatasan & Langkah Berikut

  • Tidak ada harga, volume, atau rasio valuation TIRA.JK dari tool. Analisis beli/jual murni dari konteks makro — lemah dasar.
  • Butuh: laporan keuangan kuartalan terakhir, harga close harian, volume rata-rata 20 hari, rilis MSCI Nov, rilis BI rate & inflasi Indonesia (BPS), harga baja HRC & kurs USD/IDR berjalan.
  • Tanpa itu, sinyal dominan adalah netral dengan bias hati-hati.
Kategori Data/Sinyal Nilai Arah untuk TIRA.JK
Berita perusahaan get_news TIRA.JK DATA_UNAVAILABLE Netral — tidak ada info, tidak ada katalis
Makro FRED fed_funds_rate / 10y / cpi DATA_UNAVAILABLE (no API key) Tidak bisa dinilai
Fed 2026 Polymarket "no rate cuts" Yes 96% ($9,2 jt) Negatif — biaya dana tinggi persisten
Resesi AS 2026 Polymarket Yes 8% ($2,4 jt) Netral-positif — tak ada resesi tajam
MSCI ID downgrade Polymarket (≤30 Nov) Yes 13% (-6,5pp 1 pkn) Risiko tail — kecilkan posisi, stop ketat
Politik RI Prabowo batal s.d. 2026 No 94% Netral — stabilitas oke
Berita global IBM/Oracle/Intel tokenisasi, IT services Tidak relevan Abaikan
Breadth IDX Market tutup Kosong Tunggu sesi Kamis 09:00 WIB
Likuiditas small cap JKT Kualitatif Risiko tinggi Batasi ukuran posisi

Kesimpulan: Tidak ada alasan kuat beli atau jual TIRA.JK dari data yang ada. Data kunci hilang. Sinyal makro condong sedikit negatif (no Fed cut 96%, tail MSCI 13%) tapi terlalu tipis untuk aksi tanpa fundamental perusahaan.

Rating: HOLD FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD