Gacor Quant
Market tutup IDX Edge PRO Tentang Gacor

Transcoal Pacific Tbk.

TCPI · analisa Jumat, 30 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

1.720 rupiah per lembar · -6,78% · -

Net broker seluruhnya 2,9 M rupiah. Kapitalisasi 8,9 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Kurangi eksposur TCPI.JK ke 50% posisi saat ini atau 0,5% alokasi standar, pilih yang lebih kecil. Bukan Sell penuh, bukan Hold.
Aliran dana
TS beli 1,8 M
Keyakinan
C55 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Volatilitas
Posisi harga
-0,9% terhadap SMA50, asing -13,9% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C55

Skor 54.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 20/25

net 2,9 M dari bruto 10,5 M, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 11/15

-0,9% vs SMA50, return 20 sesi +30,4%

Likuiditas 6/15

rata-rata 11,6 M rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 11.7% lebar, stop jadi mahal

VWAP
1.777
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
7,3 M
rupiah, sesi -
Frekuensi
3.054
kali transaksi
Volume
4,1 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-30. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
TS DWIDANA SAKTI SEKURITAS 1,8 M 1,0 jt 1,8 M -
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 429,1 jt 238,4 rb 2,2 M 1,8 M
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 263,8 jt 146,0 rb 928,8 jt 665,0 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 131,5 jt 73,4 rb 831,5 jt 700,0 jt
YB YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS 107,1 jt 61,5 rb 173,4 jt 66,3 jt
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 29,8 jt 16,8 rb 88,8 jt 59,0 jt
SQ BCA SEKURITAS 28,7 jt 16,4 rb 61,7 jt 32,9 jt
HP HENAN PUTIHRAI SEKURITAS 22,8 jt 12,7 rb 24,6 jt 1,8 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 22,5 jt 11,8 rb 341,2 jt 318,7 jt
PC FAC SEKURITAS INDONESIA 19,0 jt 11,0 rb 91,1 jt 72,1 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 1.777 2,2 M BK 1.777 1,8 M
TS 1.781 1,8 M XL 1.771 1,8 M
YP 1.776 928,8 jt AK 1.786 1,2 M
CC 1.782 831,5 jt CC 1.780 700,0 jt
AK 1.777 721,9 jt YP 1.764 665,0 jt
CP 1.789 341,2 jt ZP 1.798 530,0 jt
BK 1.767 290,9 jt CP 1.781 318,7 jt
MG 1.781 284,7 jt MG 1.772 288,0 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 13 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-12 CGS INTERNATIONAL SEKURITAS IN - Buy +42 -
2026-10-08 CGS INTERNATIONAL SEKURITAS IN - Cross +45,000,000 9,900
2026-10-08 CGS INTERNATIONAL SEKURITAS IN - Buy +45,000,000 0
2026-10-05 CGS INTERNATIONAL SEKURITAS IN - Buy +25,000,000 0
2026-09-22 CGS INTERNATIONAL SEKURITAS IN - Buy +19,999,700 0
2026-09-17 CGS INTERNATIONAL SEKURITAS IN - Cross +15,000,000 1,705

Keputusan akhir

636 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Kurangi eksposur TCPI.JK ke 50% posisi saat ini atau 0,5% alokasi standar, pilih yang lebih kecil. Bukan Sell penuh, bukan Hold. Alasan: bobot bukti condong bear jelas, tapi harga 1.780 berada di dasar 52-minggu dengan turnover ~0,10% (value harian ~Rp7,26 M) — exit total satu blok akan merealisasikan kerugian di harga terburuk. Eksekusi: 2–3 tranche limit order di sisi offer, hari berbeda, tiap tranche dibatasi ~1/5 volume harian tipikal. Jangan tambah di 1.720–1.780. Jangan short — likuiditas tidak memungkinkan dan risiko squeeze tinggi. Kalau pemanggil belum punya posisi: tidak ada aksi beli, tunggu syarat di bawah. Exit paksa pada close harian <1.660 dengan volume di atas rata-rata 20 hari. Batas waktu 10 sesi: jika tidak satu pun syarat balik terpenuhi, turunkan eksposur satu tingkat lagi.

Investment Thesis:

  1. Arah dibuktikan, keyakinan dibatasi kadar. Ketiga analis setuju arah bear, tapi Agresif melebihkan keyakinan dan Konservatif melebihkan penundaan. Netral menang pada metode: tren + distribusi + beban bunga sudah cukup; arah FX tidak boleh dipakai sebagai bukti bearish karena FRED kosong. Ini melucuti sebagian argumen jual Agresif tanpa membatalkan arahnya.

  2. Distribusi asing ke ritel adalah bukti terkuat dan tidak terbantah. Foreign net 30 Okt -1,49 juta saham = 29,5% volume; net broker -2,62 M (BK -1,50 M, ZP -530 jt, AK -479 jt, BB -115 jt) lawan ritel +2,67 M (TS/XL/YP) di level 1.754–1.798. Harga 1.780 vs 200 SMA 7.525, -83% dari puncak. Tidak ada pembalikan struktur.

  3. Resistance 1.845 baru gagal 29 Okt, setelah dua spike gagal sebelumnya (9–13 Okt, 22–29 Okt). MACD line -36,01 di bawah nol; histogram mengecil 75,07 → 70,52 sambil harga naik = divergensi. Verdict vendor 25/75 AVOID, pola "asing jual kuat" WR 35,2% / PF 0,61.

  4. Kualitas laba lemah. Laba kurs Rp9,67 M = 14,2% PBT non-recurring; beban bunga Rp25,6 M = 47,7% laba operasi; P/E anualisasi ~80x untuk marine shipping. Interest coverage 3,2x dihitung sebelum capex dan pajak.

  5. Akumulasi CGS tidak memberi izin Hold. Netral benar: perkecil taruhan mengubah magnitudo, bukan tanda sinyal. Akumulasi 6,9% belum terverifikasi (berhenti di +42 lembar 12 Okt), jadi tidak boleh diperlakukan sebagai penyeimbang bullish diam-diam.

  6. Kenapa tidak Sell penuh. Slippage di turnover 0,10%; stop 1.660 hanya ~1,2× ATR (ATR 11,3%, ~200,88) = undian satu candle, bukan pelindung. Pakai close harian + volume, plus batas kerugian rupiah absolut dieksekusi manual.

  7. Kenapa bukan Hold. Tidak ada katalis positif yang terdeteksi, dan "tunggu konfirmasi" tanpa kalender = hold permanen. Batas 10 sesi menutup celah itu.

  8. Trigger peringatan dini: pakai area close 1.735–1.720 (close 23 Okt, low 30 Okt), bukan 1.705 — level cross 17 Sep statusnya diragukan (cross 9.900 indikasi data cacat).

Syarat balik ke Hold/Overweight (semua harus terpenuhi): akumulasi CGS lanjut setelah 12 Okt dengan transaksi terlihat; foreign net positif ≥2 hari berturut tanpa net jual asing >Rp1 M; close harian >1.845 dengan volume di atas rata-rata ditahan ≥2 sesi; neraca, jadwal jatuh tempo, covenant, dan cash flow operasi terverifikasi; angka H2/Q3 aktual atau kontrak angkutan baru.

Naik ke Sell penuh jika: close <1.660 dengan volume tinggi, ATAU data utang/covenant mengonfirmasi risiko gagal bayar, ATAU laba kurs berbalik jadi rugi signifikan, ATAU berita HBA/volume ekspor yang langsung memotong pendapatan angkut.

Yang mengubah tesis ke arah bullish: dua syarat pasar (akumulasi CGS terlihat + foreign net positif ≥2 hari + close >1.845 bertahan 2 sesi) plus verifikasi keuangan. Teknikal bisa berubah dalam satu sesi; neraca tidak — karena itu bukti akumulasi dan laporan keuangan diprioritaskan di atas sinyal teknikal.

Keterbatasan data (eksplisit): neraca, kas, DER, covenant, jadwal jatuh tempo, cash flow operasi, HBA/Newcastle, volume ekspor batubara RI, dan tarif angkut tidak tersedia dalam putaran debat ini. Semua keputusan di atas dibuat tanpa data tersebut. Batas ukuran posisi maksimum 0,5% alokasi standar sampai data tersedia. Posisi pemanggil tidak diketahui; terapkan persentase pengurangan ke buku sendiri.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

424 kata

Action: Sell

Reasoning: Rencana riset bilang Underweight = Sell, sized kecil. Ikuti. Bobot bukti condong bear jelas.

Alasan terhadap struktur harga:

  • Trend primer turun. Close 1.780 vs 200 SMA 7.525. -83% dari puncak Jan 10.400. Tidak ada pembalikan struktur.
  • Resistance 1.845 baru gagal 29 Okt. Dua spike sebelumnya (9-13 Okt, 22-29 Okt) juga gagal lanjut. Upside 2.010/2.084 butuh tembus level yang baru menolak harga dua kali.
  • MACD line -36,01 masih bawah nol. Hist mengecil 75,07 ke 70,52 sambil harga naik = divergensi, bukan akumulasi. Bull trap internal.
  • Arus asing-ke-ritel nyata: BK -1,50 M, ZP -530 jt, AK -479 jt, BB -115 jt (net -2,62 M) lawan TS/XL/YP ritel +2,67 M di 1.754-1.798. Foreign net 30 Okt -1,49 jt = 29,5% volume. Tidak ada akumulasi asing di harga murah.
  • Verdict vendor 25/75 AVOID. Pola "asing jual kuat" WR 35,2% PF 0,61.
  • Laba kurs Rp9,67 M = 14,2% PBT non-recurring. Interest coverage 3,2x sebelum capex/pajak, industri kapital-intensif biaya dana USD.

Kenapa bukan Sell penuh / total exit satu blok: harga di dasar 52-minggu, turnover ~0,10%, value harian ~Rp7,26 M. Slippage besar. Market order mewujudkan kerugian di harga terburuk. Maka pengurangan bertahap, bukan blok tunggal.

Kenapa stop bukan 1.660 sebagai pelindung intraday: 1.660 hanya ~1,2x ATR (ATR 200,88 = 11,3%). Itu undian satu candle. Pakai close harian di bawah 1.660 plus volume di atas rata-rata 20 hari sebagai pemicu exit paksa. Batas kerugian rupiah absolut pada sisa posisi lewat order manual.

Syarat balik ke Hold/Overweight (semua): akumulasi CGS lanjut setelah 12 Okt dengan transaksi terlihat; foreign net positif minimal 2 hari berturut tanpa net jual asing >Rp1 M; close harian >1.845 volume di atas rata-rata ditahan 2 sesi; neraca/ jatuh tempo utang/ covenant/ cash flow operasi terverifikasi; angka H2 atau kontrak angkutan baru.

Naik ke Sell penuh jika: close <1.660 volume tinggi, ATAU data utang/covenant konfirmasi risiko gagal bayar, ATAU laba kurs balik jadi rugi kurs signifikan, ATAU berita HBA/ekspor yang langsung turunkan pendapatan angkut.

Keterbatasan data eksplisit: neraca, kas, DER, covenant, jadwal jatuh tempo, cash flow, HBA/Newcastle, volume ekspor batubara RI, tarif angkut — semuanya tidak tersedia. Batasi ukuran posisi maksimum 0,5% sampai data tersedia. Posisi pemanggil tidak diketahui; terapkan persentase pengurangan ke buku sendiri.

Entry Price: 1780.0

Stop Loss: 1660.0

Position Sizing: Kurangi ke 50% posisi saat ini atau 0,5% alokasi standar, pilih yang lebih kecil. Keluar 2-3 tranche limit order di sisi offer, hari berbeda. Exit paksa jika close harian < 1.660 volume di atas rata-rata 20 hari. Jangan tambah di 1.720-1.780. Jangan short.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

1094 kata

Recommendation: Underweight

Rationale: Bear menang pada poin-poin yang bisa diuji, bull menang pada beberapa poin pembingkaian.

Yang memutuskan:

  1. Kartu utama bull gugur sebagian. Klaim akumulasi 6,9% oleh CGS adalah satu-satunya pilar tesis bull, dan bear merusaknya secara struktural: posisi lompat 0 → 191 juta → 254 juta dalam satu hari (17 Sep) lebih konsisten dengan transfer blok antar-rekening daripada akumulasi organik; harga cross 9.900 mengindikasikan data yang cacat; dan rekaman berhenti di +42 lembar pada 12 Okt — 18 hari tanpa konfirmasi. Bull sendiri meminta "konfirmasi lanjutan setelah 12 Okt" sebagai syarat, dan konfirmasi itu tidak ada. Symmetry penting: bull memakai data insider yang ia akui cacat sebagai fondasi bukti terkuatnya. Itu melemahkan bobot kartu tersebut secara material, meski tidak membuktikan transfer blok.

  2. Arah arus tidak bisa dibatalkan bull. BK -1,50 M, ZP -530 jt, AK -479 jt, BB -115 jt (net -2,62 M) lawan TS/XL/YP (+2,67 M) pada 30 Okt, dengan XL = Stockbit (platform ritel). Ini asing institusional ke ritel lokal, tepat di level 1.754–1.798. Bull membela CGS, padahal CGS tidak ada di papan net broker hari itu — bull menjawab broker yang salah. Poin bull soal "persentase tidak punya daya statistik di saham tipis" juga terbalik: di saham tipis, satu blok asing besar justru penentu harga, bukan noise.

  3. Risk-reward bull secara mekanis pincang. Stop 1.660 = sekitar 1,2× ATR harian (ATR 11,3%). Stop itu bukan stop, itu undian satu candle. Bull mengakui dua spike sebelumnya (9–13 Okt, 22–29 Okt) gagal lanjut; 1.845 baru saja gagal di 29 Okt. Upside 2.010/2.084 mensyaratkan menembus level yang baru saja menolak harga dua kali. Bull menghitung downside/upside tanpa probabilitas; bear benar bahwa probabilitasnya condong ke bawah.

  4. Kualitas laba lebih lemah dari yang bull gambarkan. Laba kurs Rp9,67 M = 14,2% PBT, diakui bull sendiri non-recurring, tapi tetap dipakai dalam angka "laba neto Rp57 M". Interest coverage 3,2x hanya sebelum capex dan pajak, di industri kapital-intensif dengan biaya dana USD tinggi. Bull tidak menyediakan estimasi H2 pengganti; ia hanya menolak P/E 80x tanpa angka alternatif. Penolakan tanpa pengganti bukan analisis.

  5. Verdict teknikal dan statistik historis vendor berdiri tanpa bantahan efektif. Score 25/75, AVOID, stop 1.670, pola "asing jual kuat" berlabel jebakan historis WR 35,2% / PF 0,61. Bull hanya membantah MACD histogram positif, tanpa menjawab bahwa histogram mengecil 75,07 → 70,52 sambil harga naik (divergensi), atau bahwa MACD line masih di bawah nol.

  6. Bantahan bull soal makro tidak menyambung ke pendapatan TCPI. Data resesi AS 7% dan Fed no-cut 97% tidak mengukur HBA/Newcastle, volume ekspor RI, atau tarif angkut — dan prompt eksplisit menyatakan data batubara/China/India tidak tersedia. Bull menyimpulkan arah kargo dari variabel yang tidak mengukur kargo. Suku bunga tinggi justru merugikan TCPI (biaya utang valas, capex kapal, tekanan rupiah) — bull membungkus kerugian ini sebagai keuntungan.

  7. Bull benar pada beberapa hal, dan itu mencegah saya ke Sell penuh. (a) Harga sudah -83% dan tren primer turun sudah dihargai sebagian; (b) harga 1.780 di atas 10 EMA 1.694,75, VWMA 1.682,73, dan Bollinger mid 1.594, dengan RSI 51,8 netral — rebound jangka pendek tidak mustahil; (c) perusahaan memang profitabel (gross margin 25,5%, operating margin 15,2%); (d) pertanyaan bull "jual di mana" punya bobot psikologis nyata di 1.780. Kombinasi ini membuat Sell penuh terlalu agresif: menjual di dasar 52-minggu, di saham turnover 0,10%, dengan slippage besar, berisiko mewujudkan kerugian yang bear sendiri katakan belum pasti.

  8. Data yang hilang harus dinyatakan, bukan diasumsikan. Neraca, kas, DER, covenant, jadwal jatuh tempo, dan cash flow tidak tersedia. Bull memakai ketiadaan data sebagai izin mengasumsikan aman; itu keliru. Tapi bear juga tidak bisa membuktikan bahaya utang dari data yang sama-sama tidak ada. Ketiadaan data berarti ukuran posisi harus kecil dan penambahan harus menunggu verifikasi — bukan dasar untuk Sell dengan keyakinan penuh.

Kesimpulan: bear menang pada kualitas bukti (data insider cacat dan berhenti, arus asing-ke-ritel, stop yang tidak berfungsi, laba non-recurring, verdict vendor dengan statistik historis negatif). Tapi kemenangannya adalah kemenangan "jangan tambah dan jangan pertahankan penuh", bukan "keluar seluruhnya di dasar". Bobot bukti condong ke bear secara cukup jelas untuk mengurangi eksposur, tidak cukup jelas untuk keluar total di harga ini.

Strategic Actions: Ukuran terhadap alokasi standar (anggap 100% = alokasi normal untuk satu nama small-cap Indonesia berisiko tinggi).

  1. Kurangi eksposur ke 0,5% dari alokasi standar, atau 50% dari posisi saat ini — pilih yang lebih kecil. Jika posisi sekarang 2% portofolio, potong ke 1%. Jika posisi sekarang 1%, potong ke 0,5%. Jangan menambah di 1.720–1.780 sesuai rencana bull; rencana entry bertahap bull dibatalkan sampai ada verifikasi.

  2. Jangan pakai stop 1.660 sebagai pelindung. Bear benar: itu 1,2× ATR, satu candle. Jika tetap memegang sisa posisi, gunakan salah satu dari dua disiplin, bukan stop harga tunggal:

    • Stop harian berbasis close (bukan intraday), atau
    • Batas kerugian rupiah absolut pada sisa posisi, dieksekusi lewat order manual karena slippage tinggi di turnover 0,10%. Exit paksa jika close harian di bawah 1.660 dengan volume di atas rata-rata 20 hari.
  3. Exit bertahap, bukan satu blok. Dengan value harian sekitar Rp7,26 M dan turnover ~0,10%, jual dalam 2–3 tranche pada hari berbeda, pakai limit order di sisi offer. Jangan market order. Jika posisi terlalu besar untuk keluar tanpa menggerakkan harga, itu sendiri alasan untuk mulai mengurangi sekarang, bukan nanti.

  4. Syarat untuk kembali ke Hold atau Overweight — semua harus terpenuhi:

    • Akumulasi CGS berlanjut setelah 12 Okt dengan transaksi terlihat, bukan sinyal +42 lembar.
    • Foreign net positif minimal 2 hari berturut-turut, dan tidak ada lagi net jual institusional asing >Rp1 M.
    • Close harian di atas 1.845 dengan volume di atas rata-rata, ditahan minimal 2 sesi (bukan spike yang gagal seperti 29 Okt).
    • Neraca, jadwal jatuh tempo utang, covenant, dan cash flow operasi diverifikasi — bukan diasumsikan.
    • Angka H2 atau Q3 aktual, atau minimal kontrak angkutan baru, untuk menggantikan P/E 80x yang bull tolak tanpa pengganti.
  5. Syarat untuk Sell penuh (naik ke Sell): close di bawah 1.660 dengan volume tinggi, ATAU muncul data utang/covenant yang mengonfirmasi risiko gagal bayar, ATAU laba kurs berbalik menjadi rugi kurs signifikan pada laporan berikutnya, ATAU berita HBA/volume ekspor yang secara langsung menurunkan pendapatan angkut.

  6. Jangan short. Tidak ada bukti likuiditas pinjaman; turnover 0,10% membuat short tidak dapat dieksekusi dan risiko squeeze tinggi. Underweight dicapai lewat pengurangan kepemilikan, bukan posisi short.

  7. Catat keterbatasan data secara eksplisit di catatan posisi: neraca, kas, DER, covenant, jadwal jatuh tempo, cash flow, HBA/Newcastle, volume ekspor batubara RI, dan tarif angkut semuanya tidak tersedia dalam putaran debat ini. Setiap keputusan di atas dibuat tanpa data tersebut, dan itu membatasi ukuran posisi maksimum pada 0,5% sampai data tersedia.

Analisa teknikal dan aliran dana

952 kata

TCPI.JK — Analisis Teknikal & Bandarmologi (30 Okt 2026)

Identitas & Konteks

PT Transcoal Pacific Tbk (Industrials / Marine Shipping, IDX). Ticker TCPI.JK.

Gambaran Besar: Bukan Koreksi, Ini Collapse

  • Puncak Jan 2026: close 10.400 (20 Jan) — verified history.
  • Close 2026-10-30: 1.780. Turun ~83% dari puncak.
  • 200 SMA: 7.525 hanya di 30 Okt → berarti 200 SMA jatuh ~280 poin/hari. Saham jauh di bawah 200 SMA. Struktur trend: primary downtrend, sangat kuat.
  • Sepanjang jalur turun ada dua spike: Okt 09→13 close 1.625→2.010 (volume 7,1jt→16,6jt), dan Okt 22→29 close 1.450→1.845. Keduanya gagal lanjut.

Teknikal Terverifikasi (snapshot 2026-10-30)

Indikator Nilai Bacaan
Close 1.780 -65 dari 1.845 (-3,5%)
O/H/L/V 1.790 / 1.825 / 1.720 / 5.054.100 Range 105 (5,7%)
close_10_ema 1.694,75 Harga di atas
close_50_sma 1.796,20 Harga tepat di garis
close_200_sma 7.525,12 Harga jauh di bawah
RSI(14) 51,80 Netral, buyung? bukan
MACD -36,01 MASIH negatif
MACD signal -106,53 MACD > signal
MACD hist +70,52 Positif, tapi mengecil dari 75,07 (29 Okt)
Boll mid / UB / LB 1.594 / 2.084,82 / 1.103,18 Harga di atas mid, bawah UB
ATR(14) 200,88 = 11,3% close. Volatilitas sangat tinggi
VWMA 1.682,73 Harga di atas VWMA

Catatan penting: MACD line negatif dengan hist positif = contoh klasik bull trap internal. Momentum jangka pendek naik, tapi level absolut masih bawah nol.

Composite Rebound: Apa Betul?

  • 10 EMA naik 1.409 (8 Okt) → 1.694,75 (30 Okt). Bullish.
  • VWMA naik 1.462 (9 Okt) → 1.682,73. Volume ikut support — bukan rally tipis.
  • Boll mid naik 1.523 (9 Okt) → 1.594. Pita masih lebar (UB-LB = 981 poin = 55% harga). Belum squeeze.
  • Hist macd 134,9 (14 Okt) → turun ke 34,8 (22 Okt) → pulih 70,5. Osilasi, bukan akumulasi stabil.
  • 20 Okt candle: open 1.385, low 1.295, close 1.295 — turun di hari bearish, lalu dipulihkan. Banyak wick panjang = distribusi intraday.

Bandarmologi (IDX, terverifikasi)

Net broker harian (rupiah):

  • TS (Dwidana Sakti) beli +1,85 M @ avg 1.781. Broker ritel lokal.
  • XL (Stockbit) +429 jt @1.777.
  • YP (Mirae) +264 jt @1.776.
  • CC (Mandiri) +132 jt.
  • BK (J.P. Morgan) jual -1,50 M @1.777.
  • ZP (Maybank) -530 jt @1.798.
  • AK (UBS) -479 jt @1.786.
  • BB (Verdhana) -115 jt.
  • NI (BNI) -79 jt.

Pola: lokal ritel akumulasi, asing distribusi. BK+ZP+AK+BB = -2,62 M lawan TS+XL+YP+CC = +2,67 M. Nyaris zero-sum di harga ~1.780. Ini pola distribusi ke ritel, bukan akumulasi asing.

Lihat pasangan harga: BK beli 291 jt @1.767 juga (mungkin buyback intraday), tapi net tetap -1,50 M. CC beli 832 jt @1.782, jual 700 jt @1.780 → net kecil. Semua transaksi di kisaran 1.754–1.798. Tidak ada akumulasi di harga murah (1.200-an).

Foreign flow (shares, dari data harian):

  • Okt: jual besar berulang. 14 Okt -3,94 jt, 20 Okt -1,82 jt, 29 Okt -2,24 jt, 30 Okt -1,49 jt.
  • Net asing 30 Okt = -1,49 jt = 29,5% volume. Berat.
  • Pengecualian: 9 Okt +1,19 jt (spike hari naik 1.300→1.625), 8 Okt +547 rb. Beli singkat lalu jual lagi.

Vendor verdict (cross-check, bukan klaim saya): score 25/75, "NETRAL", rekomendasi AVOID, stop loss Rp1.670. Pola historis "asing jual kuat" labled jebakan historis — WR 35,2%, PF 0,61. Catatan: kolom SMA20 vendor (1.594) sebenarnya Boll mid; SMA5 vendor 1.780.

Level

  • Resistensi: 1.845 (close 29 Okt), 1.880–1.900 (R2 vendor / zona puncak spike), 2.010–2.084 (close 13 Okt & Boll UB). Lebih jauh 2.176 (high 26 Okt? — tidak, 1.770; pakai 2.010 verified).
  • Support: 1.735–1.720 (close 23 Okt & low 30 Okt), 1.670 (S2 vendor / stop), 1.550–1.500 (area Sep–Okt), 1.250–1.210 (7 Okt), 1.103 (Boll LB).
  • ATR 200,88: stop harus ≥ 1,5×ATR dari entry, atau ukuran posisi ≤ 1–2% risiko.

Risiko Skenario

  1. Rebound lanjut butuh close >1.845 + MACD line tembus 0 + hist stabil >70. Belum ada.
  2. Retest low: gagal tembus 1.845, kembali ke 1.670 → 1.550. Probabilitas lebih tinggi karena asing masih jual.
  3. ATR 11% + net asing negatif harian = slippage besar. Jangan average down.

Rekomendasi

Trend turun primer, asing distribusi ke ritel, momentum cuma rebound teknis. Tidak ada alasan akumulasi asing. Trader defensive: tunggu konfirmasi close >1.845 dengan foreign net positif 2–3 hari berturut dan BK/ZP/AK net buy. Tanpa itu, hindari.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Ringkasan Tabel

Kategori Sinyal Bukti (verified) Bias
Trend panjang turun close 1.780 vs 200 SMA 7.525 Bearish
Trend menengah di garis close 1.780 vs 50 SMA 1.796 Netral
Trend pendek naik close >10 EMA 1.694,75 Bullish
Momentum lemah RSI 51,8; MACD -36,01 (negatif) Netral-bearish
MACD hist memudar 70,52 vs 75,07 (29 Okt) Bearish-mild
Volatilitas ekstrem ATR 200,88 (11,3%) Risiko tinggi
Volume support rebound close >VWMA 1.682,73 Bullish
Bollinger di atas mid 1.780 vs mid 1.594; UB 2.084,82 Bullish-mild
Foreign distribusi net -1.490.200 shr (29,5% vol) Bearish
Broker ritel lawan asing TS +1,85 M vs BK -1,50 M Bearish
Level resistensi dekat 1.845 / 1.880 Tunggu breakout
Aksi hindari skenario coret: 1.670 → 1.550 Sell

Analisa fundamental

867 kata

Laporan Fundamental TCPI.JK — PT Transcoal Pacific Tbk

Periode data: 30 Oktober 2026. Sumber: IDX Edge PRO.

1. Identitas & Profil

  • Nama: PT Transcoal Pacific Tbk. Ticker: TCPI.JK. Bursa: JKT (IDX).
  • Sektor: Industrials / Marine Shipping. Angkutan batubara & logistik laut.
  • Saham beredar: 5.000.000.000 lembar. Kapitalisasi pasar: Rp8,9 triliun (harga acuan 1.780).
  • Turnover ratio: 0,001011 — sangat tipis. Likuiditas rendah.

2. Data Harga Terakhir

  • Last price: 1.720. Perubahan -125 (-6,78%).
  • VWAP: 1.777,19. Frekuensi: 3.054. Volume: 40.830 lot. Nilai: Rp7,26 miliar.
  • Status: market tutup. Close di bawah VWAP — tekanan jual intraday.

3. Laba Rugi Q2 2026 (kumulatif semester I, satuan Rupiah)

Pos Nilai
Penjualan 536.440.000.000
Beban pokok penjualan -399.693.000.000
Laba bruto 136.747.000.000
Beban umum & administrasi -55.290.000.000
Pendapatan keuangan 233.000.000
Beban bunga & keuangan -25.637.000.000
Laba selisih kurs 9.667.000.000
Beban lainnya (neto) +2.440.000.000
Laba sebelum pajak 68.160.000.000
Beban pajak -10.781.000.000
Laba neto 57.379.000.000
— atribusi induk 53.913.000.000
— kepentingan non-pengendali 3.466.000.000

Rasio kunci (H1 2026):

  • Gross margin: 136.747 / 536.440 = 25,5%.
  • Operating margin: (136.747 - 55.290) / 536.440 = 15,2%.
  • Net margin: 57.379 / 536.440 = 10,7%.
  • Beban bunga: 25,6 miliar — setara 47,7% laba operasi bersih (81,5 miliar). Beban utang berat.
  • Laba kurs 9,7 miliar = 14,2% laba sebelum pajak. Kualitas laba bergantung volatilitas FX. Non-recurring.
  • EPS indikatif H1: 53,913 miliar / 5 miliar lembar = Rp10,78. Anualisasi ~Rp21,6 → P/E ~80x. Valuasi mahal untuk shipping.
  • Efektif pajak: 15,8% — wajar.

4. Neraca, Arus Kas, Riwayat Tahunan

  • Tool get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement (annual 2022–2025) kembalikan hanya daftar file, tanpa isi. Data mentah tidak dapat dibaca. Analisis neraca & FCF tidak bisa diverifikasi dari sumber ini.
  • Dampak: rasio DER, current ratio, kas, arus kas operasi, capex armada tidak diketahui. Trader harus buka laporan keuangan IDX langsung.

5. Aksi Insider / Pemegang Saham (13 rekaman)

Akumulasi besar oleh CGS International Sekuritas Indonesia (rekening lokal, bukan direksi — pola bandar/pemegang besar):

  • 2026-09-17: BUY +191.165.804 (dari 0). Lalu +63.200.000 jadi 254.365.804.
  • 2026-09-17: CROSS 15.000.000 @ 1.705.
  • 2026-09-22: BUY +19.999.700.
  • 2026-10-05: BUY +25.000.000.
  • 2026-10-08: BUY +45.000.000. CROSS 45.000.000 @ 9.900.
  • 2026-10-12: BUY +42.

Total akumulasi ~344,4 juta lembar dalam ~4 minggu (~6,9% saham beredar). Sinyal kuat: pembeli besar aktif di pasar saat harga ~1.700–1.800. Catatan data: harga cross 9.900 tidak konsisten dengan 1.705 — kemungkinan artefak split/adjustment atau salah input. Verifikasi manual. Rekaman lama: 2020 — Ni Kadek Dewi Susanti (~260 juta), Karya Permata Insani (1,25 miliar), UBS Switzerland (268 juta).

6. Seasonality

  • Tidak ada data seasonality (0 baris). Tidak bisa diklaim pola bulanan.

7. Interpretasi & Sinyal Trading

Bullish:

  • Akumulasi 6,9% saham oleh satu sekuritas dalam sebulan — conviction tinggi.
  • Gross margin 25,5%, operasi masih profitabel.
  • Laba atribusi induk Rp53,9 miliar H1.

Bearish:

  • Harga -6,78% hari terakhir, close 1.720 di bawah VWAP 1.777.
  • Valuasi mahal: P/E anualisasi ~80x vs sektor marine shipping.
  • Beban bunga 47,7% laba operasi — sensitif kenaikan suku bunga.
  • 14,2% PBT dari laba kurs — laba tidak berulang, bisa balik jadi rugi kurs.
  • Likuiditas rendah (turnover 0,10%) — slippage besar, sulit keluar posisi.
  • Tanpa neraca/cash flow — risiko utang tak terukur.

Aksi konkret:

  • Pantau 1.705 sebagai support (level cross 17 Sep). Break di bawah 1.705 = sinyal keluar.
  • Konfirmasi akumulasi lanjutan dari CGS tanggal setelah 12 Okt.
  • Wajib ambil laporan keuangan IDX (BI/CF) sebelum posisi besar. Data utang kunci final.
  • Ukuran posisi kecil — likuiditas tipis.

Kategori Temuan Bukti Arah
Profil Marine shipping batubara, IDX Industrials/Marine Shipping Netral
Kap. pasar Rp8,9 T, 5 M lembar Harga 1.780 Netral
Harga 1.720, -6,78%, < VWAP 1.777 Last quote Bearish
Likuiditas Turnover 0,00101 IDX data Bearish
Pendapatan H1 2026 Rp536,44 M Lap. keuangan Netral
Gross margin 25,5% 136,7/536,4 M Bullish
Operating margin 15,2% (136,7-55,3)/536,4 Netral
Net margin 10,7% 57,38/536,44 Netral
Laba atribusi induk Rp53,91 M H1 2026 Bullish
Beban bunga Rp25,64 M = 47,7% laba operasi Beban keuangan Bearish
Laba kurs Rp9,67 M = 14,2% PBT Non-recurring Bearish
P/E anualisasi ~80x EPS ~Rp21,6 Bearish (mahal)
Pajak efektif 15,8% 10,78/68,16 Netral
Neraca/Arus kas Tidak tersedia dari tool Hanya daftar file Risiko
Insider/akumulasi +344,4 jt lembar (~6,9%) sejak 17 Sep CGS Intl Sekuritas Bullish
Support 1.705 Cross 17 Sep Kunci
Seasonality Tidak ada data 0 baris Netral

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

449 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment TCPI.JK — 2026-10-23 s/d 2026-10-30

Semua sumber data kosong. Tidak ada sinyal apa pun dari tiga kanal.

Sumber 1 — Berita (Yahoo Finance, 7 hari)

Status: DATA_UNAVAILABLE. Vendor tidak mengembalikan artikel bertag TCPI.JK. Ini soal ketersediaan feed, bukan soal emiten. Tidak ada estimasi, tidak ada angka karangan. Konsekuensi: tidak ada framing institusional untuk periode ini.

Sumber 2 — StockTwits

Status: unavailable (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada rasio Bullish/Bearish, tidak ada tag user. Rasio retail tidak bisa dihitung. Sample size = 0, jadi rasio 70/30 atau 90/10 yang disebut best practice tidak berlaku di sini.

Sumber 3 — Reddit

Status: no Reddit discussion queried untuk TCPI.JK. Feed kosong tanpa vote/comment count karena memang tidak ada kueri. Tidak ada diskusi komunitas yang bisa dinilai substansinya.

Divergensi antar-sumber

Tidak ada. Ketiga sumber silence bersamaan, jadi tidak ada mismatch news vs retail untuk dibaca. Silence serentak juga tidak membuktikan netralitas pasar — hanya bukti cakupan data nol.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol tema berulang. Nol katalis teridentifikasi dari data (earnings, kontrak angkutan batubara, perubahan tarif, pengumuman korporasi — semua tidak tersedia).

Katalis dan risiko

Tidak terdeteksi dari sumber mana pun. Konteks sektor (Industrials / Marine Shipping, PT Transcoal Pacific Tbk, Bursa Efek Indonesia) tidak punya item berita pendukung di jendela ini. Trader harus cari katalis di luar cakupan laporan ini.

Tabel sinyal kunci

Sinyal Arah Sumber Bukti pendukung
Berita institusional Tidak tersedia Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag TCPI.JK
Sentimen retail StockTwits Tidak tersedia StockTwits HTTPError — nol pesan, rasio tidak bisa dihitung
Diskusi komunitas Tidak tersedia Reddit Tidak ada kueri, tidak ada post
Divergensi antar-sumber Tidak dapat dinilai — Semua sumber kosong
Tema naratif Tidak ada — Nol tema berulang
Katalis / risiko Tidak ada — Tidak terdeteksi

Batasan data — eksplisit

  • Cakupan 0 dari 3 sumber. Laporan ini tidak mengandung informasi sentimen.
  • Skor 5,0 = titik netral mekanis karena tidak ada input, bukan hasil pembacaan sentimen.
  • Band Neutral dipilih karena semua sumber benar-benar diam, sesuai aturan Mixed vs Neutral.
  • Sample size nol. Confidence low. Jangan menaikkan bobot laporan ini ke atas analisis fundamental atau teknikal.

Implikasi trading

Sentimen tidak memberi edge untuk TCPI.JK di jendela 2026-10-23 s/d 2026-10-30. Keputusan harus bersandar pada fundamental (pendapatan angkutan, harga batubara, utilisasi armada) dan teknikal harga. Ulangi tarik data saat feed berita, StockTwits, dan Reddit kembali tersedia.

Rating: Neutral

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

784 kata

Laporan Riset Berita — TCPI.JK (PT Transcoal Pacific Tbk)

1. Berita emiten — TIDAK TERSEDIA

get_news untuk TCPI.JK gagal: vendor tidak punya artikel bertag TCPI.JK. Ini keterbatasan data, bukan sinyal negatif. Tidak ada estimasi. Jangan ambil posisi baru hanya berdasarkan laporan ini.

2. Makro global — data FRED TIDAK TERSEDIA

get_macro_indicators (cpi, core_pce, unemployment, fed_funds_rate, 10y_treasury, yield_curve) gagal: FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka makro AS yang bisa dikutip. Jangan pakai angka apapun soal inflasi/tenor dari laporan ini.

3. Proksi makro dari pasar prediksi (Polymarket, live)

  • "No Fed rate cuts in 2026" = Yes 97% (volume $9.3M, +0.7pp 1 minggu). Pasar harga siklus pemotongan suku bunga sudah habis tahun ini. Implikasi: biaya dana USD tetap tinggi sampai akhir 2026.
  • 1 cut = 1%, 2 cuts = 0.45%, semua skenario >2 cuts ≈ 0.05%. Konsisten: pasar tidak lihat pelonggaran agresif.
  • Resesi AS akhir 2026 = 7% (volume $2.4M, -0.5pp 1 minggu). Risiko resesi rendah di harga pasar — mendukung asumsi volume kargo batubara tetap, bukan kolaps.
  • UK resesi 5%, Jepang 8% — volume tipis, bobot rendah.

Implikasi untuk TCPI.JK (pelayaran tongkang batubara, pendapatan IDR, sebagian biaya/bahan bakar & utang terkait USD): suku bunga tinggi lebih lama = tekanan på biaya utang dan belanja modal kapal; rupiah kemungkinan tertekan, tapi pendapatan eksportir batubara dalam USD jadi penyangga parsial.

4. Sentimen pasar IDX — 29 Okt 2026

get_market_breadth (by change, market closed, next open 09:00 WIB):

  • 862 saham bergerak.
  • Top gainer: ALKA +25.0%, POLI +24.8%, KONI +24.8%, BBCA +24.5% ke 6.150 (value Rp1.20T — arus dana besar ke bank besar), SSIA +23.9%, ANTM +19.1% ke 3.180 (value Rp180.5M), NATO +17.1%, CARE +14.3%.
  • Top loser: LUCY -10.0%, MEJA -9.9%, EURO -9.8%, PPGL -9.8%, LMAX -9.6%, CASH -9.5%, UDNG -9.4%, MSIE -9.4%.
  • Pola: rotasi kuat ke bank besar + komoditas logam (ANTM), sedangkan saham kecil likuiditas rendah jatuh. TCPI.JK tidak muncul di mover list = tidak ada aliran dana signifikan, likuiditas relatif tipis.

5. Screener IDX

get_idx_screener kembalikan 0 baris (v5.2, 29 Okt 2026, data fresh). Tidak ada hasil filter. Tidak dipakai untuk sinyal.

6. Berita global seminggu (23–30 Okt 2026) — relevansi ke TCPI.JK rendah

Feed didominasi teknologi AS (IBM, Oracle, Palantir, Accenture) + logam:

  • Oracle lonjak pada guidance fiskal 2030 $225B (28 Okt) — sentimen risk-on sektor tech, bukan sektor pelayaran.
  • Emas turun di bawah $4.000 akibat kekhawatiran inflasi dan suku bunga (beberapa artikel 30 Okt). Selaras dengan pasar obligasi/prediksi: inflasi masih lengket, Fed tidak potong. Ini konfirmasi kualitatif, bukan angka.
  • Largo (vanadium) Q3 2026 — tidak relevan langsung.
  • Tidak ada berita batubara, Newcastle/HBA, tarif bunker, atau permintaan China/India dalam feed ini. Celah data penting.

7. Yang masih dibutuhkan sebelum eksekusi

  1. HBA/Newcastle index + volume ekspor batubara Indonesia (TCPI muat batubara domestik→transshipment).
  2. Kontrak/tender baru, utilisasi armada, biaya bunker, struktur utang valas TCPI.
  3. Laporan keuangan terakhir (margin, D/E) — tidak tersedia via tool.
  4. Rupiah/IDR dan BI rate — tidak tersedia; FRED kunci tidak ada.

8. Kesimpulan trading

Data spesifik emiten nol, makro AS nol. Yang bisa dipegang: suku bunga tinggi bertahan (97%), resesi rendah (7%), sentiment IDX risk-on di bank besar & ANTM sementara small cap jatuh, TCPI tidak dapat arus dana. Sinyal lemah ke arah netral. Tunggu berita emiten/harga batubara sebelum ambil posisi.

Rating: HOLD (data-driven conviction rendah; kurang bukti untuk BUY/SELL)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Tabel Ringkasan

Item Status/Data Sumber Implikasi TCPI.JK
Berita TCPI.JK Tidak tersedia get_news (vendor kosong) Tidak ada katalis terverifikasi; jangan trade berbasis berita
Makro FRED (CPI, PCE, U, FFR, 10Y, curve) Tidak tersedia (FRED_API_KEY kosong) get_macro_indicators Jangan kutip angka inflasi/tenor
Fed cut 2026 No-cut Yes 97% (vol $9.3M, +0.7pp) Polymarket Biaya dana tinggi bertahan; tekanan utang/modal kapal
1 cut 2026 / 2 cuts 2026 1% / 0.45% Polymarket Pelonggaran agresif tidak dihargai
Resesi AS akhir 2026 7% (vol $2.4M, -0.5pp) Polymarket Volume kargo batubara kemungkinan stabil
IDX breadth 29 Okt 862 saham; BBCA +24.5% (Rp1.2T), ANTM +19.1%, 10 loser -8.7% s/d -10% get_market_breadth Rotasi ke bank/komoditas; TCPI tanpa aliran dana
Screener IDX 0 baris (data fresh) get_idx_screener Tidak ada sinyal
Emas < $4.000, tekanan inflasi/bunga Global news 30 Okt Konfirmasi inflasi lengket, selaras no-cut
Berita batubara/bunker/China Kosong di feed Global news 7 hari Celah data utama; perlu cek terpisah
Keputusan Hold, conviction rendah Sintesis Tunggu berita emiten + harga batubara