TAMA · analisa Kamis, 29 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Sell
Net broker seluruhnya 97,5 jt rupiah. Kapitalisasi 142,8 M.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Skor 54.1 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.
rating, rencana riset, dan trader sepakat
net 97,5 jt dari bruto 525,6 jt, 7/12 broker net beli
-37,6% vs SMA50, return 20 sesi -33,9%
rata-rata 201,2 jt rupiah per hari
ATR 7.5% lebar, stop jadi mahal
10 broker terbesar dari 12, 2020-02-10 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| XL | STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL | 26,6 jt | 223,8 rb | 153,5 jt | 126,8 jt |
| YP | MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA | 23,4 jt | 182,2 rb | 78,4 jt | 55,0 jt |
| YU | CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI | 20,2 jt | 170,0 rb | 20,2 jt | - |
| ZP | MAYBANK SEKURITAS INDONESIA | 17,9 jt | 150,0 rb | 17,9 jt | - |
| DU | KAF SEKURITAS INDONESIA | 7,6 jt | 63,9 rb | 7,6 jt | - |
| XA | NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA | 7,2 jt | 60,1 rb | 7,2 jt | - |
| OD | BRI DANAREKSA SEKURITAS | 3,1 jt | 25,0 rb | 3,1 jt | - |
| CP | KB VALBURY SEKURITAS | -58,0 rb | -500 | - | 58,0 rb |
| BQ | KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON | -74,0 rb | 1,0 rb | 23,7 jt | 23,8 jt |
| SQ | BCA SEKURITAS | -214,2 rb | -1,8 rb | - | 214,2 rb |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| XL | 119 | 153,5 jt | XL | 120 | 126,8 jt |
| YP | 121 | 78,4 jt | YP | 118 | 55,0 jt |
| BQ | 118 | 23,7 jt | CC | 124 | 38,0 jt |
| YU | 119 | 20,2 jt | PD | 119 | 31,1 jt |
| ZP | 119 | 17,9 jt | BQ | 119 | 23,8 jt |
| DU | 119 | 7,6 jt | DR | 116 | 17,4 jt |
| XA | 119 | 7,2 jt | MG | 126 | 12,7 jt |
| OD | 126 | 3,1 jt | AZ | 120 | 6,0 jt |
8 dari 78 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2026-09-10 | VERAH WAHYUDI S. WONG | - | Buy | +5,756,300 | 0 |
| 2026-09-08 | VERAH WAHYUDI S WONG | - | Buy | +5,756,300 | 190 |
| 2026-09-08 | VERAH WAHYUDI S. WONG | - | Sell | -3,118,600 | 0 |
| 2026-09-07 | VERAH WAHYUDI S. WONG | - | Buy | +5,500,000 | 0 |
| 2026-09-04 | VERAH WAHYUDI S WONG | - | Sell | -3,118,600 | 206 |
| 2026-09-04 | VERAH WAHYUDI S. WONG | - | Buy | +506,700 | 0 |
Rating: Sell
Executive Summary: SELL TAMA.JK. Ketiga analis risiko konvergen Sell; sengketa bukan arah, tapi kecepatan dan cara keluar. Saya ambil Sell dengan eksekusi versi netral: mulai keluar sekarang, tranche kecil, ukuran dari gap risk bukan dari jarak stop, tenggat keras 10 sesi (sisa dijual apa pun harganya), tanpa target harga yang diharapkan. Kalau pemanggil belum punya posisi TAMA.JK: jangan buka. Angka posisi aktual tidak ada di prompt — ukur eksposur sendiri dulu sebagai % NAV sebelum bertindak.
Investment Thesis: Yang memutuskan arah, dalam urutan bobot:
Aritmatika fundamental menutup tesis bull. G&A Rp1.456 juta vs laba bruto Rp650,6 juta; beban bunga Rp2.202 juta. Bunga nol pun rugi −806 juta/kuartal; rugi bersih −3.049 juta. Artinya masalahnya bukan cuma struktur modal — skala bisnis tidak menutup biaya tetap. Konservatif dan netral sama-sama menerima poin ini; agresif justru memakainya sebagai amunisi. Tidak ada bantahan dari sisi bull.
Teknikal konfirmasi penuh, tanpa satu pun trigger beli. Close 119 di bawah 10 EMA 143,99, 50 SMA 190,64, 200 SMA 154,62, dan VWMA 142,45 sekaligus. MACD −17,93, histogram −4,13 melebar negatif. RSI 25,33 tanpa divergensi. Oversold di trend turun kuat = mekanisme, bukan support.
Rasio reward-risiko 4:1 dari agresif gugur. Netral benar: kalau agresif sendiri bilang tidak ada trigger beli terpenuhi, maka 25 poin ke 143,99 bukan reward, itu angka dekorasi. Reward realistis dari keluar = berhenti kehilangan.
Stop 113 salah tempat. Hanya 0,2 poin di bawah boll_lb 113,21 — level yang semua orang lihat. Bar 27–28 Oktober bergerak 11–13 poin, range harian tercatat 13–19. Gap akan melewatinya. Karena itu ukuran posisi dihitung dari gap risk, bukan jarak stop; risiko per posisi TAMA.JK jauh di bawah 1% modal (konservatif benar, agresif terlalu longgar).
Volume menyusut = demand mati, bukan capitulation. 2,62 juta vs 59 juta pada 26-08 (dan volume 59 juta itu terjadi saat harga jauh lebih tinggi — jejak distribusi, bukan jendela jual). Bandarmologi mikro: net buyer teratas ≈ Rp106 juta vs transaksi sehari Rp313 juta = sepertiga hari. Net foreign negatif dua hari penurunan terbesar (−329.800 29-10; −4.667.600 20-10). Insiders net jual 3,76 juta saham Agustus–September di 190–224.
Makro memperkuat bukan melemahkan: 97% no cut sepanjang 2026, higher-for-longer. Developer properti Indonesia paling sensitif suku bunga; beban utang tidak akan membaik dan neraca tidak tersedia untuk menilai refinancing.
Yang saya tolak dari masing-masing: dari agresif — rencana "jual ke kekuatan 142–144" adalah harapan pada bid yang datanya bilang tidak ada (demand mati), dan framing "ketidakpastian aset bagi pembeli murah" salah; ketidakpastian adalah liabilitas. Dari konservatif — menolak risiko gap probabilistik lalu menerima slippage eksekusi yang deterministik di pasar 0,218% turnover itu tidak konsisten; dump di 119 ke bid kosong merusak harga sendiri. Dari netral — benar soal diagnosis, tapi "manfaatkan bid kalau kebetulan naik" harus tetap tanpa syarat menunggu.
Eksekusi: 3–4 tranche, limit order di dalam spread, mulai sekarang tanpa menunggu harga naik. Order besar akan menghancurkan harga sendiri (turnover 0,218%, order flow 0 tick pada 29-10, ~96 transaksi/hari). Tenggat keras 10 sesi; kalau habis dan masih ada sisa, jual apa pun harganya — durasi risiko yang mahal, bukan harga. Hard exit jika close <113 dengan volume.
Re-entry (syarat masuk baru, bukan izin hold) — semua harus terpenuhi: close >143,99 dengan volume ekspansi; RSI >40 dan MACDH mengecil dua sesi; turnover >1%; laporan keuangan baru dengan beban bunga dan G&A turun nyata; plus syarat konservatif yang saya dukung penuh — neraca dan arus kas lengkap.
Yang akan mengubah call: neraca/arus kas/jadwal jatuh tempo utang yang menunjukkan lantai nilai terverifikasi plus bukti beban bunga turun — itu mengubah dari Sell ke minimal Hold. Tidak ada satu pun item itu di prompt ini, jadi rekomendasi ini berdiri di atas P&L Q1 2026 dan data harga/teknikal saja. Ditandai sebagai analisis buta: presales, neraca, arus kas, dan jatuh tempo utang TAMA.JK tidak tersedia.
Price Target: 113.0
Time Horizon: Exit penuh dalam 10 sesi perdagangan; re-entry hanya setelah semua syarat verifikasi terpenuhi
Action: Sell
Reasoning: Rencana riset = Sell. Teknikal konfirmasi penuh: close 119 di bawah 10 EMA 143.99, 50 SMA 190.64, 200 SMA 154.62, dan VWMA 142.45 sekaligus. MACD −17.93, histogram −4.13 melebar negatif. RSI 25.33 oversold tanpa divergensi; oversold di trend turun kuat = mekanisme, bukan support. Aritmatika fundamental memutus: G&A 1.456 jt vs laba bruto 650.6 jt — bunga nol pun masih rugi −806 jt/kuartal. Tesis bull "masalah struktur modal" gugur di laporan yang sama. Downside ke boll_lb 113.21 cuma 5.8 poin (~0.6 ATR); stop 113 di bawah itu = satu bar. Volume menyusut (2.62 jt vs 59 jt pada 26-08) = demand mati, bukan capitulation. Bandarmologi mikro (~Rp106 jt vs Rp313 jt transaksi sehari), net foreign negatif dua hari penurunan terbesar. Tanpa neraca/arus kas/jatuh tempo utang, tidak ada floor terverifikasi. Tidak ada satu pun trigger beli terpenuhi. Jual, tapi bertahap — turnover 0.218%, order flow 0 tick pada 29-10, dump akan hancurkan harga sendiri. Angka posisi aktual tidak diberikan prompt; trader ukur eksposur sendiri.
Entry Price: 119.0
Stop Loss: 113.0
Position Sizing: Target eksposur ≤0.5% NAV dalam 5 sesi, nol dalam 10 sesi; pecah exit jadi 3–4 tranche. Prioritas jual saat bid naik ke 10 EMA 143.99 / VWMA 142.45 (jendela likuiditas, bukan sinyal hold). Risiko per transaksi maks 1% modal. Re-entry hanya jika SEMUA terpenuhi: close >143.99 + volume ekspansi, RSI >40 + MACDH mengecil dua sesi, laporan keuangan baru dengan beban bunga/G&A turun nyata, turnover >1%.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Sell
Rationale: Bear menang bukan karena lebih dulu atau lebih akhir bicara, tapi karena bull sendiri mengakui datanya mayoritas melawan dia — lalu tetap keluar BUY. Poin yang memutuskan:
Bull salah hitung soal restrukturisasi bunga. Bull klaim "kalau bunga turun, P&L berbalik". Bear cek angka: G&A 1.456 juta vs laba bruto 650,6 juta. Bahkan bunga = nol, perusahaan masih rugi −806 juta/kuartal. Argumen "masalah struktur modal, bukan produk" gugur di sini. Ini poin paling menentukan: tesis inti bull tidak lolos aritmatika dari laporan yang sama.
Klaim support 113 paling rapuh. Close 119, low 116, ATR 9,90 (dan riset catat ATR understates gerak 13–19 poin). Jarak ke boll_lb 113,21 = 2,8 poin = setengah bar perdagangan. "Downside terbatas" tidak terverifikasi.
Bull membalik tanda data. Volume menyusut dibaca "seller habis". Bear benar: markdown pada declining volume = demand mati, bukan capitulation. Order flow 29-10 = 0 tick. Bandarmologi net buyer ≈ Rp106 juta vs transaksi satu hari Rp313 juta = sepertiga hari, mikro. Net foreign CSV negatif (−329.800 29-10; −4.667.600 20-10 di hari 152→137). Bull pilih sumber yang menguntungkan, abaikan yang tidak.
"Tanpa cakupan = mispricing window" adalah fallacy judi. Bull sendiri akui tool neraca/arus kas kosong. P/S ~24x. Tanpa data inti, default risiko bukan beli — hindari sampai terverifikasi. Ini standar, bukan fallacy bear.
Konvergensi: bull sendiri minta konfirmasi (close >143,99, RSI >40, MACDH mengecil). Harga 119 = 23% di bawah 10 EMA, 50 SMA, 200 SMA, dan VWMA sekaligus. Tidak satu pun pemicu beli terpenuhi. Kalau bull pun menunggu konfirmasi, tidak ada kasus untuk memegang posisi sekarang.
Yang saya tidak terima dari bear: angka "G&A + bunga = 5,6x laba bruto" overstated (bunga = 3,39x laba bruto, G&A = 2,24x; total 3.658 juta = 5,6x laba bruto neto — saya pakai 5,6x total, bukan 5,6x per komponen). Juga klaim "downside tidak terbatas" retoris — downside terbatas ke nol, tapi tanpa floor fundamental terverifikasi, praktis tidak terukur. Keduanya tidak mengubah arah, hanya besarkan keyakinan dari "Sell mutlak" ke "Sell dengan exit plan".
Skala kemenangan: bear menang jelas di aritmatika dan metodologi, menang tipis di teknikal. Cukup untuk Sell, tapi karena likuiditas 0,218% dan data neraca kosong, eksekusi harus bertahap, bukan panic-dump.
Keterbatasan yang saya akui: tidak ada neraca, arus kas, presales, atau jadwal jatuh tempo utang untuk TAMA.JK dalam prompt ini. Rekomendasi ini berdiri di atas P&L Q1 2026 dan data harga/teknikal saja.
Strategic Actions: Terhadap alokasi standar (asumsi 100% NAV sebagai basis; anga TAMA.JK saat ini tidak diketahui dari prompt — trader harus ukur dulu):
Ukur eksposur dulu. Cek posisi TAMA.JK aktual sebagai % NAV sebelum bertindak. Jika nol, jangan buka posisi baru. Jika ada, lanjut ke langkah 2.
Jika posisi ada — kurangi bertahap, jangan dump. Turnover 0,218% dan order flow 0 tick berarti order besar akan menghancurkan harga sendiri. Pecah exit jadi 3–4 tranche. Target: ≤0,5% NAV dalam 5 sesi, nol dalam 10 sesi, kecuali kondisi verifikasi di langkah 5 terpenuhi.
Prioritas jual saat ada bid. Manfaatkan bounce ke 10 EMA 143,99 atau VWMA 142,45 sebagai jendela likuiditas untuk exit, bukan sebagai sinyal hold. Jangan pasang stop di 113 — likuiditas terlalu tipis, stop bisa terisi jauh di bawah level.
Hard stop untuk sisa posisi: close <113. Jika boll_lb 113,21 ditembus dengan volume, exit sisa tanpa menunggu.
Syarat re-entry (bukan syarat hold). Hanya pertimbangkan posisi baru jika SEMUA terpenuhi:
Jangan pakai argumen bull sebagai alasan hold. "114 zona support" dan "mispricing window" sudah dibantah di atas. Jika posisi masih ada setelah langkah 2 dan tidak ada bid, tetap keluar — exit risk di saham dengan float tipis lebih mahal daripada realisasi kerugian kecil hari ini.
Tandai sebagai analisis buta. Neraca, arus kas, jatuh tempo utang, dan presales TAMA.JK tidak tersedia. Sebelum ada data itu, TAMA.JK tidak layak masuk portfolio dengan ukuran apa pun di atas 0,5% NAV — bahkan jika sinyal teknikal berbalik.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Data acuan: snapshot terverifikasi 2026-10-29. Indikator dipilih: close_200_sma, close_50_sma, close_10_ema, macdh, rsi, boll_lb, atr, vwma.
Broker summary (IDX, per 29-10-2026):
Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
| Aspek | Bukti (tool) | Bacaan |
|---|---|---|
| Harga | Close 119 (29-10), Low 116 | −36% dari 186 (15-10); −59% dari High 290 (20-08) |
| close_10_ema | 143.99 | Harga 17% di bawah; momentum patah |
| close_50_sma | 190.64 | Harga 38% di bawah; trend medium bearish |
| close_200_sma | 154.62 | Harga di bawah 200 SMA; level strategis hilang |
| MACD | −17.93 / signal −13.80 / hist −4.13 | Momentum negatif, melebar — tak ada divergensi bullish |
| RSI | 25.33 | Oversold, bukan sinyal beli dalam trend turun |
| Bollinger | mid 167.10 / lb 113.21 / ub 220.99 | Harga dekat lower band; close <113.21 = walking down |
| ATR | 9.90 | 2×ATR (~20 poin) untuk stop; position size kecil |
| VWMA | 142.45 | Harga 16% di bawah; distribusi berbobot volume |
| Bandarmologi | CGS +20.2 jt, Maybank +17.9 jt beli @119; Mandiri −36.4 jt, Indo Premier −31.1 jt jual; XL churn @119–120 | Asing lokal-affiliated akumulasi kecil vs distribusi lokal; skala terlalu kecil |
| Net foreign | −329,800 (29-10), −4,667,600 (20-10) | Arus asing bersih negatif; bertentangan dengan broker summary — tidak konklusif |
| Volume | 2,617,600 (29-10) vs 59,046,900 (26-08) | Penurunan pada volume mengecil, belum capitulation |
| Level bawah | 116 / 113.21 / 113 | Zona invalidasi dan acuan lanjutan |
| Trigger beli | Close >143.99 + volume, atau RSI >40 + MACDH mengecil | Butuh konfirmasi, jangan pre-empt |
Laporan Fundamental TAMA.JK — PT Lancartama Sejati Tbk (IDX, Real Estate – Development)
Profil dan data pasar
Laba rugi Q1 2026 (kuartal tunggal, disajikan as-filed)
Diagnosa
Insider transactions (pemegang saham, Verah Wahyudi S. Wong)
Seasonality
Kesimpulan untuk trader
Rating: Sell
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
| Metrik | Nilai | Catatan |
|---|---|---|
| Harga (29 Okt 2026) | 119 IDR | -5,56% harian, VWAP 119,67 |
| Kapitalisasi pasar | ~142,8 M rupiah | 1,2 M saham |
| Turnover | 0,218% | Likuiditas tipis |
| Penjualan Q1 2026 | 1.465,5 juta | Kuartal tunggal |
| Laba bruto Q1 2026 | 650,6 juta | Margin ~44,4% |
| Beban G&A Q1 2026 | 1.456,0 juta | ~99% penjualan |
| Beban bunga Q1 2026 | 2.202,2 juta | 1,5x laba bruto |
| Laba bersih Q1 2026 | -3.049,1 juta | Rugi |
| P/S annualized (est.) | ~24x | Mahal vs skala |
| Insider (Verah W. S. Wong) | Net -3,76 jt saham Agu–Sep | Beli @190–224, jual 2 arah |
| Neraca / Arus kas / Histori | Tidak tersedia | Tool balik file kosong |
| Seasonality | Tidak ada data | — |
| Rating | Sell | Rugi, bunga berat, likuiditas tipis |
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Tidak ada satu pun sumber sentimen yang mengembalikan data untuk TAMA.JK (PT Lancartama Sejati Tbk, Real Estate - Development, Bursa Efek Indonesia) pada periode 2026-10-22 s.d. 2026-10-29.
News (Yahoo Finance) — TIDAK TERSEDIA Vendor tidak punya artikel bertanda TAMA.JK. Ini kegagalan data, bukan sinyal bearish. Nol headline = nol bukti arah. Tidak diestimasi, tidak difabrikasi.
StockTwits — TIDAK TERSEDIA Request gagal (HTTPError). Nol pesan, nol tag Bullish/Bearish, nol rasio. Tidak bisa baca sentimen retail. Sampel nol.
Reddit — TIDAK DIKUERI Tidak ada query Reddit untuk TAMA.JK. Tidak ada diskusi komunitas. Jangan dibaca sebagai "sunyi = netral"; ini hanya tidak ada input.
Tidak bisa dinilai. Butuh minimal dua sumber aktif untuk baca divergensi. Semua diam.
Tidak ada. Tidak ada tema berulang yang terdeteksi karena tidak ada teks.
Tidak ada teridentifikasi. Tidak ada headline, tidak ada post yang menyebut laporan keuangan, proyek properti, RUPS, aksi korporasi, atau kebijakan sektor properti Indonesia.
| Arah | Sumber | Bukti |
|---|---|---|
| Tidak tersedia | News (Yahoo Finance) | 0 artikel; vendor tidak melayani TAMA.JK |
| Tidak tersedia | StockTwits | HTTPError; 0 pesan; rasio bull/bear tidak ada |
| Tidak tersedia | Tanpa query; 0 post | |
| Netral (teknis) | Agregat | Tidak ada data, bukan hasil pembobotan |
Sentimen pasar tidak bisa diukur untuk TAMA.JK pada periode ini. Rekomendasi: jangan layani sinyal sentimen sama sekali untuk ticker ini; bergantung sepenuhnya pada fundamental dan teknikal. Jika sentimen wajib jadi input, coba sumber alternatif (berita lokal Indonesia, IDX disclosure, forum lokal) sebelum ambil posisi.
Rating: Neutral (data unavailable) FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
DATA UNAVAILABLE. Vendor tidak punya artikel bertanda TAMA.JK. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi. Ketiadaan berita = ketiadaan katalis, bukan sinyal negatif tersendiri — tapi juga tidak ada alasan fundamental untuk masuk.
Berita emiten: tidak ada. Macro FRED: tidak ada. Kesimpulan bertumpu pada prediction market + snapshot IDX — cakupan sempit. Konfirmasi dengan laporan keuangan IDX dan order book sebelum eksekusi.
| Kategori | Temuan | Implikasi TAMA.JK | Arah |
|---|---|---|---|
| Berita emiten | Data unavailable | Tidak ada katalis idiosinkratik | Netral-negatif |
| Fed cut 2026 | 97% no cut (+0.3pp) | Diskonto properti tetap tinggi | Negatif |
| Resesi AS 2026 | 7% (-0.5pp) | Tail risk rendah, tapi tanpa pelonggaran | Netral |
| MSCI IDX frontier | 12% (volume tipis) | Tail risk aliran keluar | Negatif (kecil) |
| Politik RI | Prabowo lengser 5% (-0.9pp) | Risiko politik turun | Netral-positif |
| Screener IDX | TAMA.JK absen | Tanpa akumulasi broker/volume | Negatif |
| Breadth IDX | Gainer microcap frek 1–60 | Pasar rapuh, likuiditas tipis | Negatif |
| FRED macro | Unavailable | Tidak dikonfirmasi | Ambigu |
| Likuiditas saham | Estimasi tipis, tidak dikonfirmasi | Exit risk tinggi | Negatif |
| Kesimpulan | Hindari / keluar posisi | SELL |