Gacor Quant
Sesi 1 berlangsung (09:00-11:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Sunson Textile Manufacture Tbk

SSTM · analisa Kamis, 29 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

344 rupiah per lembar · -4,98% · -

Net broker seluruhnya 320,4 jt rupiah. Kapitalisasi 423,9 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Turunkan eksposur SSTM.JK ke ~25% dari slot alokasi, jual bertahap lewat limit order di sekitar bid 362 dalam 3–4 tiket, jangan market order.
Aliran dana
HD beli 196,0 jt
Keyakinan
C41 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-15,5% terhadap SMA50, asing 1,1% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C41

Skor 41.3 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 23/25

net 320,4 jt dari bruto 416,3 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-15,5% vs SMA50, return 20 sesi -12,1%

Likuiditas 0/15

rata-rata 93,2 jt rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 10.7% lebar, stop jadi mahal

VWAP
345
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
7,1 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
26
kali transaksi
Volume
20,7 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 196,0 jt 500,0 rb 196,0 jt -
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 94,7 jt 235,0 rb 119,2 jt 24,6 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 10,3 jt 28,3 rb 18,4 jt 8,1 jt
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 7,0 jt 22,6 rb 21,5 jt 14,5 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 4,2 jt 11,5 rb 4,2 jt -
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 3,7 jt 10,0 rb 3,7 jt -
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 2,2 jt 5,7 rb 2,3 jt 157,2 rb
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 1,2 jt 3,0 rb 1,2 jt -
NI BNI SEKURITAS 782,8 rb 2,2 rb 1,0 jt 238,8 rb
AO ERDIKHA ELIT SEKURITAS 253,6 rb 800 669,6 rb 416,0 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
HD 392 196,0 jt XA 392 196,0 jt
XL 404 119,2 jt CC 394 185,2 jt
CC 405 64,9 jt XL 407 24,6 jt
YP 366 21,5 jt YP 400 14,5 jt
XC 384 18,4 jt XC 415 8,1 jt
KK 362 4,2 jt PD 406 3,4 jt
KI 368 3,7 jt DR 416 2,5 jt
BQ 381 2,3 jt OD 409 613,8 rb

Direksi membeli di harga ini

3 dari 3 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2021-09-02 SUNDJONO SURIADI - Buy +19,850,000 0
2021-09-02 SUNDJONO SURIADI - Buy +7,508,500 0
2021-09-02 SUNDJONO SURIADI - Buy +74,317,000 0

Keputusan akhir

692 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Turunkan eksposur SSTM.JK ke ~25% dari slot alokasi, jual bertahap lewat limit order di sekitar bid 362 dalam 3–4 tiket, jangan market order. Jika close harian di bawah 332, keluar dari seluruh sisa posisi tanpa diskusi ulang. Jika posisi saat ini nol, tetap flat — jangan buka posisi baru. Jangan rata-rata bawah di harga mana pun saat ini.

Investment Thesis

Ketiga analis menyimpulkan Sell, tapi bobot bukti tidak mendukung Sell penuh. Saya ambil Underweight: arah bear benar, derajat keyakinan bear tidak cukup untuk mengosongkan posisi.

Yang memutuskan arah — bukti keras, tak terbantah:

  1. Crossing HD/XA bukan demand. HD +Rp196 juta dan XA -Rp196 juta identik sampai rupiah, avg sama 392. Ini transfer blok, bukan pertemuan order book. Tidak ada satu pun analis yang membantah. Premis "smart money masuk" gugur.
  2. Foreign net -24.200 lbr di hari volume terbesar sebulan, close tepat di low harian 362. Tidak ada broker asing di daftar net buyer. XL retail beli avg 404 vs CC jual avg 394 — retail menangkap pisau, distributor keluar.
  3. Aritmetika margin. Opex Rp4,71 miliar vs penjualan ~Rp71 miliar = margin bruto harus ~6,6% untuk menutup opex. Realisasi 3,66%. Laba bersih Q2 +Rp4,60 miliar bergantung pos lain Rp6,24 miliar; tanpa itu rugi ~Rp1,64 miliar. Tidak ada yang membantah angka ini.
  4. Struktur teknikal. Tujuh lower high berurutan (805→420), harga di bawah 10 EMA 383, VWMA 388, 50 SMA 428, 200 SMA 839. RSI 51→40, MACD histogram melandai 2,786→1,25. Bounce oversold 22–23 Okt gagal dalam empat sesi.

Kenapa tidak Sell penuh:

Neutral benar di satu titik yang Aggressive dan Conservative lewatkan: ATR 37,43 lebih besar dari jarak 30 poin ke support 332. Artinya 332 bukan ruang aman — itu kurang dari satu rentang harian normal. Stop di 332 bukan proteksi harga, hanya pemicu. Di pasar dengan turnover 0,000944 dan order book yang bisa digeser Rp7 juta, stop ketat tidak menjamin terisi. Kesimpulannya: proteksi sebenarnya adalah ukuran posisi, dan Sell penuh di 332 berarti mengunci rugi tepat di atas support yang belum jebol — bertaruh pada skenario bear yang belum terkonfirmasi.

Conservative menuntut eksposur "serendah mungkin" (praktis nol). Itu melewati batas: dia memakai margin 3,66% dan laba non-recurring sebagai bukti keras, padahal dia sendiri mengakui neraca dan arus kas tidak ter-retrieve — jadi status non-recurring pos Rp6,24 miliar pun tidak terverifikasi. Kehati-hatian sejati = kurangi karena tidak tahu, bukan kosongkan sambil berpura-pura sudah tahu bisnisnya rusak.

Aggressive juga lemah di derajat keyakinan: menyebut volume Rp435 juta sebagai "distribusi institusional" di pasar setipis ini adalah noise yang diperbesar, dan laporan bandarmologi sendiri mencatat accumulation history kosong. Arahnya benar, bahasanya berlebih.

Sisi bull yang bertahan hanya dua, keduanya belum terverifikasi: (a) 332 belum ditembus, ruang mean-reversion ke 392 masih ada; (b) market cap Rp424 miliar untuk pabrik yang beroperasi secara teori bisa murah — tapi tanpa EPS dan book value, "murah" itu kata, bukan angka. Cukup untuk menahan diri dari Sell penuh, tidak cukup untuk mempertahankan eksposur penuh.

Eksekusi:

  • Kurangi ke ~25% dari slot (asumsi satu posisi = 100% slot saham tipis/EM small cap; batas maksimum 50% slot).
  • Jual bertahap, 3–4 tiket limit di sekitar bid, hindari market order. Terima bahwa ini butuh beberapa sesi — di saham ini "keluar cepat" adalah ilusi.
  • Trailing exit: close harian < 332 = keluar seluruh sisa. Jangan tunggu 318; di bawah 332 tidak ada support terverifikasi.
  • Reclaim >392 dengan volume dan foreign net positif = berhenti mengurangi, bukan langsung menambah.

Syarat naik ke Hold/Overweight (harus SEMUA):

  1. Neraca + arus kas ter-retrieve: kas, total utang, jadwal jatuh tempo, covenant, PBV.
  2. Close harian >392 dengan volume >735.000 lembar (di atas VWMA 388 dan titik crossing 392).
  3. Foreign net positif minimal 2 sesi berturut-turut.
  4. Satu kuartal dengan margin bruto mendekati 6,6% (bukan 4,66%).

What would change it: Jebolnya 332 pada close harian → Sell penuh, eksekusi sisa tanpa diskusi ulang. Sebaliknya, terpenuhinya keempat syarat di atas → Hold lalu Overweight bertahap. Data yang hilang dan wajib dicari sebelum perubahan rating apa pun: neraca, arus kas, DER, jadwal jatuh tempo utang, PBV, harga kapas/serat, BI rate/FRED, feed makro — semuanya kosong. Ukur ulang dalam 2–3 sesi.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

262 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan Underweight = Sell, sized kecil. Bukti condong bear: close 362 tepat di low harian, volume terbesar sebulan (1.105.000) di hari merah = distribusi. Foreign net -24.200. Tujuh lower high (805→420). RSI 51→40. MACD histogram melandai 2,786→1,25, risiko flip negatif. Harga di bawah 10 EMA 383, VWMA 388, 50 SMA 428, 200 SMA 839. Transfer HD/XA 392 vs 392, Rp196.000.000 identik = crossing blok, bukan demand. XL retail buy 404 vs CC sell 394 = retail tangkap pisau.

Sisi bull tinggal dua, keduanya belum terverifikasi: 332 belum jebol, dan market cap Rp424 miliar secara teori bisa murah. Neraca, arus kas, DER, jatuh tempo utang, PBV, data makro — kosong. Default saat data kunci buta: jangan tambah uang.

ATR 37,43 (~10%) > jarak 30 poin ke support 332. Stop wajib lebar, sizing kecil. Exit bertahap, jangan blok — order book bisa digeser Rp7 juta.

Entry Price: 362 (harga close terverifikasi; jual di bid sekitar level ini, limit order, 3–4 tiket pecahan — jangan market order)

Stop Loss: 332 (close harian di bawah Bollinger lower = keluar seluruh sisa posisi; jangan tunggu 318, di bawah 332 tidak ada support terverifikasi)

Position Sizing: Kurangi ke ~25% dari slot alokasi (dari posisi penuh jika ada). Satu posisi = 100% slot saham tipis/EM small cap; batas maksimum 50% slot. Jika posisi nol: tetap flat, jangan buka posisi baru.

Syarat naik ke Hold/Overweight (harus SEMUA): neraca + arus kas ter-retrieve; close >392 dengan volume >735.000; foreign net positif ≥2 sesi berturut; margin bruto satu kuartal mendekati 6,6%. Ukur ulang 2–3 sesi.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

690 kata

Recommendation: Underweight

Rationale: Bear menang di hampir semua poin yang bisa diverifikasi, jadi posisi tidak boleh dipertahankan apa adanya. Tapi Sell penuh terlalu jauh karena data neraca dan arus kas memang tidak terbaca.

Poin yang diputuskan:

  1. Crossing HD/XA = transfer blok, bukan demand. Bull tidak membantah bahwa HD +Rp196 juta dan XA -Rp196 juta identik sampai rupiah, dengan avg sama-sama 392. Itu bukan pertemuan order book. Bull membangun "conviction" dari satu baris data tanpa jejak lanjutan. Fakta yang lebih berat: foreign net -24.200 lbr di hari volume terbesar sebulan. Bull mengakui tidak ada akumulasi asing — itu menghapus premis smart money.

  2. Aritmetika bear tidak dibantah. Opex Rp4,71 miliar / penjualan Rp71 miliar = margin bruto harus ~6,6% untuk menutup opex. Bull bilang normalisasi 100 bps (3,66% → 4,66%) cukup; itu salah hitung arah, kurang ~290 bps. Bull tidak menjawab angka ini. Laba Q2 +Rp4,60 miliar bergantung pos lain Rp6,24 miliar yang tidak terbaca; tanpa itu rugi ~Rp1,64 miliar.

  3. P/S ~1,5x tidak menolong di bisnis dengan laba operasi negatif. Dan klaim "PBV bisa <1" tetap spekulasi — tool gagal mengambil neraca, jadi kedua pihak tidak tahu. Default saat data kunci tidak terbaca adalah tidak menambah uang, bukan menganggap murah.

  4. Bull mengklaim "katalis downside priced in" tanpa hak. Klaim itu butuh utang, jatuh tempo, kas, covenant — semuanya tidak terbaca. -55% bukan lantai.

  5. Teknikal condong bear tanpa perlu break 332. Bull benar 332 belum jebol dan low 326 belum direvisit — ini poin sah, dan alasan gue tidak ke Sell. Tapi: tujuh lower high berurutan (805→420), 29 Okt close tepat di low harian (362), RSI turun 51→40, MACD histogram melandai, ATR 37 lebih besar dari jarak 30 poin ke support. Rebound oversold sudah dicoba dan gagal dalam 4 sesi.

  6. Sisi bull yang bertahan hanya dua: (a) 332 belum ditembus, ruang mean-reversion ke 392 masih ada; (b) satu kuartal bukan tren, dan market cap Rp424 miliar untuk pabrik yang beroperasi secara teori bisa murah. Keduanya belum terverifikasi. Itu cukup untuk menahan diri dari Sell penuh, tidak cukup untuk mempertahankan eksposur penuh.

Kesimpulan: bear case bergantung pada data keras yang ada (harga, volume, aritmetika margin, arus asing); bull case bergantung pada tiga "kalau" sekaligus (pos Rp6,24 miliar = kas masuk, PBV <1, margin naik ~290 bps). Bobot bukti condong jelas ke bear. Rating: Underweight.

Catatan data yang hilang: neraca, arus kas, DER, jadwal jatuh tempo utang, PBV, data harga kapas/serat, angka BI rate/FRED, dan feed makro — semuanya kosong. Setiap perubahan rating butuh minimal neraca dan arus kas dulu.

Strategic Actions: Sizing terhadap alokasi standar (asumsikan satu posisi = 100% dari slot alokasi saham tipis/EM small cap; gunakan 50% dari slot itu sebagai batas maksimum).

  1. Kurangi eksposur ke ~25% dari slot (dari posisi penuh jika ada). Di harga 362 dengan ATR 37, itu eksposur yang bisa disiksa tanpa memaksa keputusan panik.

  2. Jual bertahap, jangan blok. Order book bisa digeser Rp7 juta. Pecah jadi 3–4 tiket, pakai limit di sekitar bid, hindari market order. Jangan mengeksekusi seluruh sisa di satu sesi.

  3. Trailing exit: jika close harian < 332 (Bollinger lower), keluar dari seluruh sisa posisi. Jangan menunggu 318 — di bawah 332 tidak ada level support terverifikasi.

  4. Syarat untuk menaikkan lagi ke Hold/Overweight (harus SEMUA terpenuhi):

    • Neraca + arus kas berhasil di-retrieve: kas, total utang, jadwal jatuh tempo, covenant, PBV.
    • Close harian > 392 dengan volume > 735.000 lembar (di atas VWMA 388 dan titik crossing 392).
    • Foreign net positif minimal 2 sesi berturut-turut.
    • Satu kuartal dengan margin bruto mendekati 6,6% (bukan 4,66%).

    Jika keempatnya terpenuhi, naikkan ke Hold lalu Overweight secara bertahap.

  5. Larangan eksplisit: tidak ada penambahan posisi di harga saat ini. Jangan rata-rata bawah. Bounce ke 392 tanpa volume dan tanpa foreign net positif diperlakukan sebagai likuiditas keluar, bukan sinyal masuk.

  6. Jika posisi saat ini nol: jangan buka posisi baru. Underweight di sini berarti tetap flat, dengan watchlist trigger di poin 4.

  7. Ukur ulang dalam 2–3 sesi. Yang dipantau: apakah 332 bertahan, apakah foreign net berbalik positif, apakah ada keterbukaan data laporan keuangan. Jika 332 jebol dan posisi masih ada, eksekusi poin 3 tanpa diskusi ulang.

Analisa teknikal dan aliran dana

1185 kata

Analisis SSTM.JK — 2026-10-29

Identitas: SSTM.JK, IDX. Harga close verified: 362. O 400 / H 420 / L 362. Vol 1.105.000 lbr, nilai Rp435,85 jt, 342 transaksi. Foreign net -24.200 lbr.

Konteks Besar: Downtrend Berat

  • Close 200 SMA 839,46. Harga 362 = 57% di bawah 200 SMA. Bear struktural parah.
  • Close 50 SMA 428,5. Harga di bawah. Medium trend juga turun.
  • Puncak data: close 805 (2026-04-16). Kini 362. Drawdown -55% dari puncak April.
  • Low terbaru: close 326 (2026-10-19), intraday 318. Bounce ke 410 (2026-10-23), lalu gagal lagi → 362.
  • Pola: lower highs konsisten. 805 (Apr) → 520 (Agu 31) → 505 (Sep 4) → 490 (Sep 8) → 470 (Sep 21) → 424 (Okt 5) → 420 (Okt 29).

Momentum & Volatilitas

Indikator Nilai Baca
close_10_ema 383,36 Harga close 362 di bawah 10 EMA. Short-term lemah.
rsi 39,98 Netral-bearish. Turun dari 51,10 (Okt 23). Belum oversold (<30).
macd -14,03 Negatif. Di bawah harga nol. Trend turun.
macds -15,28 MACD masih di atas signal (+1,25) — bias naik tipis.
macdh +1,25 Positif sejak Okt 23 (0,343), puncak 2,786 (Okt 28), kini 1,25. Melandai = momentum naik melemah.
boll 392,2 Middle band. Harga 31 poin di bawah.
boll_lb 332,5 Close 362 masih di atas. Ruang turun ke 332.
boll_ub 451,9 —
atr 37,43 ~10% close harian. Volatilitas ekstrem. Stop wajib lebar.
vwma 388,37 Harga 26 poin di bawah VWMA. Volume-berbobot konfirmasi distribusi, bukan akumulasi.

Catatan kritis: MACD histogram positip tapi close HARI INI (362) sebesar -26 vs 388 (2026-10-28) — penurunan tajam. Histogram 1,25 bakal berbalik ke negatif besok jika harga tidak rebound. Lihat ini sebagai sell signal awal, bukan buy.

RSI Bounce yang Gagal

  • 2026-10-16: RSI 23,89 (oversold). 2026-10-19: 21,91 (ekstrem oversold).
  • Rebound 2026-10-22→23: close 346→406→410, RSI ke 51,10.
  • 2026-10-29: kembali 39,98. Oversold bounce tanpa follow-through = tekanan jual menang. RSI bearish divergence tersirat: high harga Okt 23 (410) dan Okt 29 (intraday 420) tidak didukung RSI.

Volume & Distribusi

  • 2026-10-16: close 340, vol 199.700, nilai Rp68,17 jt.
  • 2026-10-19: close 326, vol 127.000.
  • 2026-10-22→23: close 406/410, vol 449.200/735.000, nilai Rp170,96 jt/Rp291,40 jt. Bounce ber-volume.
  • 2026-10-29: close 362, vol 1.105.000 — volume TERBESAR dalam sebulan, saat harga JATUH ke low intraday 362. Volume tinggi + harga jatuh = distribusi, bukan akumulasi.
  • Bandingkan: 2026-10-28 vol 33.100, 2026-10-27 vol 70.700. Lonjakan 33x di hari merah.

Volume tinggi di low bisa jadi capitulation. Tapi close di low harian (362 = L seharian) = pembeli tidak menyerap pasokan.

Bandarmologi (IDX — berlaku)

Pola: smurf/offset antarbroker, bukan akumulasi asing.

Top net buyers:

  • HD (KGI Sekuritas) +Rp196,0 jt / +500.000 lbr. Satu-satunya net buyer signifikan.
  • XL (Stockbit Sekuritas Digital) +Rp94,67 jt / +235.000 lbr. Retail platform.
  • XC (Ajaib) +Rp10,27 jt. YP (Mirae) +Rp7,04 jt. Sisanya mikro.

Top net sellers:

  • XA (NH Korindo) -Rp196,0 jt / -500.000 lbr.
  • CC (Mandiri Sekuritas) -Rp120,34 jt / -310.300 lbr.
  • DR (RHB), PD (Indo Premier), OD (BRI Danareksa) masing-masing kecil.

Kunci dari accumulation-by-price:

  1. HD 392 vs XA 392, nilai keduanya persis Rp196.000.000. Ini transfer blok langsung (crossing), bukan pembelian pasar terbuka. Artinya bukan sinyal bullish — hanya perpindahan kepemilikan di harga 392.
  2. XL buy avg 404 (Rp119,22 jt) → CC sell avg 394 (Rp185,20 jt). XL retail beli lebih mahal dari harga jual CC. Retail menangkap jatuh pisau.
  3. Bikinan CC buy 405 (Rp64,86 jt) vs XL sell 407 — CC juga jadi pembeli di level itu, net CC tetap -120 jt.
  4. YP: buy avg 366 (Rp21,5 jt), sell avg 400 (Rp14,47 jt) — net posisi beli di low, tapi skala kecil.
  5. KK (Phillip) buy 362 Rp4,16 jt — beli tepat di harga close hari ini, nominal kecil.

Tidak ada nama asing/asing-proxy (JPM, UBS, CGS, CLSA, Macquarie, Maybank) di daftar net buyer. Tidak ada akumulasi asing. Foreign net harian sebagian besar negatif: -24.200 (Okt 29), -5.100 (Okt 26), -6.600 (Okt 22), -300 (Okt 21). Hanya 2026-10-13 foreign net +39.300 dan 2026-09-21 +28.400 — kecil, tidak substansial.

Kesimpulan bandar: distribusi lokal dominan (Mandiri, NH Korindo). Retail (Stockbit, Ajaib) menyerap. Setup ini bearish — kebalikan dari setup akumulasi asing yang bullish.

Accumulation history: tidak ada baris historis. Tidak bisa klaim follow-through broker lintas hari.

Level Kunci

  • Resistance: 388–392 (VWMA 388,37 + titik transfer HD/XA 392). Lalu 400–410 (area gagal bounce Okt 22–26).
  • Support: 332,5 (Bollinger lower). Lalu 326 (close 2026-10-19), 318 (low intraday 2026-10-19). Di bawah itu tidak ada level terverifikasi dalam data ini.
  • ATR 37,43: stop 2 ATR = ~75 poin. Posisi harus kecil.

Skenario

Bear (basis utama) — Harga tutup di L, volume terbesar sebulan, RSI turun dari 51 jadi 40, MACD histogram melandai, retail membeli dari broker distribusi. Break 332 → target 318, lalu zona kosong. Entry short/hindari long.

Bull (butuh bukti) — Reclaim close >392 dengan volume >735.000 (setara Okt 23) dan foreign net positif. Tanpa tiga syarat ini, bounce apa pun = exit liquidity. Mean reversion oversold sudah dicoba Okt 22–23 dan gagal dalam 4 sesi.

Netral — Range 332–392.

Data vendor tidak dikonfirmasi. Tidak ada contradiksi antara snapshot dan get_stock_data.

Aspek Data Sinyal
Harga close 2026-10-29 362 (L=362, O=400, H=420) Close di low harian, bearish
200 SMA 839,46 Harga -57%, downtrend struktural
50 SMA 428,5 Harga di bawah, medium bearish
10 EMA 383,36 Harga di bawah, short bearish
VWMA 388,37 Harga di bawah, volume konfirmasi distribusi
RSI 39,98 (dari 51,10 pada Okt 23) Momentum naik gagal
MACD / Signal / Hist -14,03 / -15,28 / +1,25 Hist melandai (2,786→1,25), risiko flip negatif
Bollinger Mid 392,2 / LB 332,5 / UB 451,9 Harga di bawah mid, ruang ke 332,5
ATR 37,43 (~10%) Stop lebar, sizing kecil
Volume 2026-10-29 1.105.000 lbr / Rp435,85 jt Terbesar sebulan, hari merah = distribusi
Broker buyer HD +196 jt (crossing, =XA), XL +94,7 jt (retail) Tidak ada akumulasi asing
Broker seller XA -196 jt, CC -120,3 jt Distribusi lokal
Transfer HD/XA 392 vs 392, Rp196.000.000 identik Crossing blok, bukan demand riil
XL vs CC XL buy 404 / CC sell 394 Retail beli mahal dari distributor
Foreign net 2026-10-29 -24.200 lbr Asing keluar
Support 332,5 (LB) → 326 (close Okt 19) → 318 (low Okt 19) Zona risiko
Resistance 388–392 → 400–410 Butuh reclaim >392
Trigger bull Close >392 + vol >735.000 + foreign net + Belum terpenuhi

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

502 kata

Laporan Fundamental SSTM.JK — PT Sunson Textile Manufacture Tbk

Batasan data: statement tool balikkan hanya index nama file, tanpa nilai. Hanya get_fundamentals kasih angka. Semua rinci neraca/arus kas/income annual tidak terbaca. Analisis di bawah dibangun dari Q2 2026 filing + data pasar.

Profil

  • Nama: PT Sunson Textile Manufacture Tbk, ticker SSTM.JK, bursa IDX.
  • Sektor: tekstil (benang, kain, pencelupan/penyempurnaan).
  • Saham beredar: 1.170.909.181.
  • Harga close 362; last quote 344 (-18, -4,98%). Market cap ~Rp424 milyar.
  • Turnover ratio 0,000944 — sangat tipis. Hari ini: 26 freq, 207 lot, nilai Rp7,14 juta. Likuiditas praktis nol.

Q2 2026 (kuartalan)

  • Penjualan: Rp71,03 milyar.
  • HPP: Rp68,43 milyar. Laba bruto Rp2,60 milyar — margin bruto 3,66%. Tipis ekstrem.
  • Beban penjualan Rp0,73 milyar; beban umum/administrasi Rp3,98 milyar. Beban operasional saja > laba bruto → operasi rugi.
  • Pendapatan lainnya Rp0,78 milyar. Laba sebelum pos non-operasional ≈ -Rp1,33 milyar.
  • Laba "lainnya" Rp6,24 milyar — penyelamat laba. Sifat tidak berulang (kemungkinan revaluasi/pelepasan aset; tidak bisa diverifikasi dari tool).
  • Laba sebelum pajak Rp4,80 milyar; pajak Rp0,20 milyar; laba bersih Rp4,60 milyar.
  • Tanpa pos Rp6,24 milyar itu, hasil = rugi ~Rp1,64 milyar. Kualitas laba buruk.

Histori

  • FY2022–FY2025 income/balance/cashflow tersedia di sistem tapi nilai tidak ter-retrieve. Tren multi-tahun tidak bisa dihitung.
  • EPS, book value, DER, current ratio: tidak tersedia. Tidak bisa hitung PER/PBV.

Insider

  • Hanya 3 transaksi, semua BUY oleh Sundjono Suriadi, tanggal 2021-09-02 (total +101,7 juta lembar). Usia 5 tahun — tidak relevan sebagai sinyal sekarang. Tidak ada transaksi 2024–2026.

Seasonality

  • Tidak ada data.

Interpretasi untuk trader

  • Bisnis inti tidak menghasilkan laba. Margin bruto 3,7% terlalu tipis menutup opex. Model: penjualan naik sedikit saja tidak cukup.
  • Laba kuartal bergantung satu pos non-operasional. Jangan pakai PER laba ini.
  • Harga turun 4,98% hari ini di volume Rp7 juta — harga digerakkan order kecil, bukan aliran institusi. Risk slippage tinggi.
  • Insider silent 5 tahun.

Status: HOLD/AVOID. Data neraca & arus kas wajib diambil ulang (tool gagal balikkan nilai) sebelum entry.

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Item Nilai Catatan
Ticker SSTM.JK PT Sunson Textile Manufacture Tbk
Harga close / last 362 / 344 (-4,98%) source: IDX Edge PRO
Market cap Rp423,9 milyar 1,17 milyar saham
Turnover ratio 0,000944 likuiditas ekstrem tipis
Penjualan Q2 2026 Rp71,03 milyar
Laba bruto Q2 2026 Rp2,60 milyar margin 3,66%
Opex Q2 2026 Rp4,71 milyar > laba bruto
Laba lainnya Q2 2026 Rp6,24 milyar non-recurring, sumber laba
Laba bersih Q2 2026 Rp4,60 milyar tanpa pos lain: rugi ~Rp1,64 milyar
Neraca/arus kas tidak ter-retrieve data gap kritis
Insider 3 BUY, 2021-09-02 tidak relevan
Seasonality kosong
Rating Sell fundamental inti negatif, likuiditas nol

Analisa sentimen

306 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan

Semua sumber sentimen kosong. Tidak ada dasar untuk menilai arah sentimen SSTM.JK. Skor 5 = titik netral karena data tidak ada, bukan karena sinyal campuran.

Rincian per sumber

Berita (Yahoo Finance, 7 hari) DATA_UNAVAILABLE — tidak ada vendor yang bisa menyajikan get_news. Yahoo Finance tidak punya artikel bertag SSTM.JK. Ini menyatakan status data, bukan status emiten. Tidak diestimasi, tidak diisi.

StockTwits <stocktwits unavailable: HTTPError> — permintaan gagal. Nol pesan diterima, jadi ratio Bullish/Bearish tidak bisa dihitung. Tidak ada pembacaan retail sama sekali.

Reddit Tidak ada kueri diskusi untuk SSTM.JK. Subreddit mana pun bisu soal ticker ini dalam periode 2026-10-22 s.d. 2026-10-29.

Divergensi antar sumber

Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber berisi data. Tiga-tiganya kosong.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol headline, nol post, nol label sentimen. Tidak ada petunjuk soal laba, produk, kompetisi, atau makro yang muncul dari sumber mana pun dalam jendela 7 hari.

Katalis dan risiko

Tidak ada yang teridentifikasi dari data. SSTM.JK saham industri tekstil Indonesia dengan likuiditas rendah dan liputan media tipis — ini penjelasan wajar untuk kekosongan data, tapi bukan bukti. Perhatikan sendiri jadwal laporan keuangan kuartalan dan pengumuman BEI/IDX; keduanya tidak tercakup oleh sumber di atas.

Tabel sinyal

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak ada data Berita Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, nol artikel bertag SSTM.JK
Tidak ada data StockTwits HTTPError, nol pesan, ratio tidak terhitung
Tidak ada data Reddit Tidak ada kueri diskusi, bisu di semua subreddit

Keterbatasan

Confidence rendah: 0/3 sumber memberi data. Laporan ini tidak membawa informasi tentang sentimen pasar SSTM.JK. Jangan disandingkan dengan bobot setara laporan yang punya sampel pesan aktual. Putuskan berdasarkan fundamental dan teknikal; sentimen belum tersedia.

Rating: Neutral

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

688 kata

Laporan News & Makro — SSTM.JK (PT Sunson Textile Manufacturer Tbk)

Status data: tipis. Sebagian besar tool kosong.

1. Berita emiten SSTM.JK

get_news 22–29 Okt 2026: DATA_UNAVAILABLE. Yahoo Finance tak punya artikel bertag SSTM.JK. Tak ada katalis spesifik emiten pekan ini. Jangan bikin angka.

Catatan struktural (bukan dari tool, hanya identitas): SSTM.JK = tekstil, kapitalisasi kecil, likuiditas tipis. Saham tipis = harga digerakkan arus, bukan berita.

2. Berita global (22–29 Okt 2026)

Feed global yang tersedia didominasi nama teknologi AS — IBM, Oracle, Adobe, Accenture, Cisco, Palantir. Tak satu pun relevan langsung ke tekstil Indonesia. Yang bisa dipakai:

  • Oracle + guidance fiskal 2030 revenue US$225B → Oracle melonjak. Sinyal selera risiko ke saham tech besar masih hidup.
  • IBM -13% YTD 2026, PT Evercore ISI bolak-balik ($275→$250, lalu koreksi balik $275). Sebagian besar tech besar sudah koreksi → rotasi keluar dari tech mungkin berlangsung.
  • Chip earnings power naik, volatilitas Nasdaq mendingin midweek. Risk-on ringan.
  • Polymarket luncurkan kontrak 15 menit emas, rencana tambah saham & forex → likuiditas ritel bergerak ke produk spekulatif, kurang ke small cap.
  • Komoditas: tembaga naik (Capstone Copper profit Q3 naik karena harga logam), perak (PAAS) turun lebih dalam dari pasar.

Implikasi untuk tekstil: tak ada. Tak ada berita kapas, serat sintetis, atau permintaan garmen di feed. Ketiadaan itu sendiri informasi — sektor tekstil tanpa katalis.

3. Makro (FRED)

cpi, core_pce, unemployment, fed_funds_rate, 10y_treasury: semua DATA_UNAVAILABLE — FRED_API_KEY tak diset. Tak ada angka makro yang bisa dikutip. Analisis suku bunga/cost of debt tak bisa di-ground. Blocker operasional, bukan sinyal pasar.

Dampak ke SSTM.JK (reasoning, bukan data): emiten tekstil berleverage itu sensitif ke BI rate via beban bunga dan biaya modal kerja. Tanpa data rate, sizing posisi harus lebih hati-hati.

4. Prediction markets

Fed rate cut dan recession 2026: odds ditahan (tanpa vintage historis 2026-10-29). Nol probabilitas bisa dikutip.

5. Breadth & screener IDX

  • Screener: 0 baris.
  • Movers: 0 gainers, 0 losers. market.status: closed, label "Market belum buka", next open Jumat 09:00 WIB.
  • Artinya: tak ada konfirmasi breadth. Tak bisa bilang IHSG kuat/lemah. Hari bursa terakhir efektif kemungkinan Kamis, dan snapshot movers kosong → jangan ambil kesimpulan arah pasar.

6. Kesimpulan trading

Bukti nol spesifik untuk SSTM.JK. Tak ada berita emiten, tak ada makro, tak ada breadth, tak ada odds.

  • Jangan buka posisi baru berdasarkan sinyal "netral" — netral di sini = informasi kosong, bukan tesis.
  • Kalau sudah pegang: horizon fundamental lebih panjang, tunggu rilis kinerja/berita emiten.
  • Kalau mau masuk: tunggu pasar buka Jumat 09:00 WIB, cek volume + bid/ask. Saham tipis, spread lebar.
  • Kalau ada exposure tekstil IDX: pantau harga kapas/serat sintetis & kurs USD/IDR — tak tercakup tool ini, tapi itu driver margin riil.

Rating: data tidak cukup untuk tesis; sikap wait-and-see, tidak ada katalis teridentifikasi. Jika harus memilih stance posisi saat ini: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Item Sumber/Status Temuan Relevansi ke SSTM.JK Aksi
Berita emiten SSTM.JK get_news → DATA_UNAVAILABLE Nol artikel bertag Tak ada katalis Jangan perdagangkan berita
Berita global 22–29 Okt get_global_news Dominan tech AS (IBM -13% YTD, Oracle +guidance $225B 2030) Tidak langsung Abaikan untuk tesis, kecuali rotasi risiko
Komoditas get_global_news Tembaga naik, perak turun Nol terkait kapas/serat Pantau harga serat manual
Pred. market Fed cut ditahan Tanpa odds Tak dipakai —
Pred. market recession 2026 ditahan Tanpa odds Tak dipakai —
CPI / core_pce / unemployment / fed_funds / 10y FRED_API_KEY tak diset Semua unavailable Beban bunga & demand tak terukur Set API key, ulangi riset
Screener IDX 0 baris Kosong — Ulangi saat jam bursa
Breadth IDX 0 gainers / 0 losers, market closed "Belum buka", next open Jumat 09:00 WIB Tak ada konfirmasi arah Cek ulang Jumat pagi
Kesimpulan — Bukti kosong, bukan netral — HOLD, tunggu data