Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Millennium Pharmacon International Tbk.

SDPC · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

199 rupiah per lembar · -1,49% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya - rupiah. Kapitalisasi 253,5 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Kurangi eksposur SDPC.JK bertahap, jangan tambah, jangan lempar pasar. Ketiga analis risiko konvergen pada substansi sama meski beda label — semuanya mengusulkan SELL dengan ukuran 0,5–1% portofolio, eksekusi bertahap 202–210, stop struktural 187,41.
Aliran dana
XA beli 25,1 jt · CP jual 44,7 jt
Keyakinan
C45 · paling kuat Volatilitas, paling lemah Likuiditas
Posisi harga
+1,8% terhadap SMA50, asing 1,2% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C45

Skor 45.1 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 6/30

1 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 15/25

net 0 dari bruto 348,4 jt, 8/11 broker net beli

Konfirmasi tren 10/15

+1,8% vs SMA50, return 20 sesi +3,6%

Likuiditas 0/15

rata-rata 174,0 jt rupiah per hari

Volatilitas 15/15

ATR 6.1% lebar, stop jadi mahal

VWAP
200
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
174,2 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
60
kali transaksi
Volume
872,1 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 11, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA 25,1 jt 126,8 rb 149,8 jt 124,7 jt
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 11,8 jt 59,1 rb 13,0 jt 1,2 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 5,5 jt 28,0 rb 5,5 jt -
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 3,9 jt 20,0 rb 3,9 jt -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 321,3 rb 1,6 rb 342,1 rb 20,8 rb
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 157,0 rb 800 535,7 rb 378,7 rb
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 40,4 rb 200 40,4 rb -
YB YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS 800 - 40,8 rb 40,0 rb
PD INDO PREMIER SEKURITAS -19,7 rb -100 - 19,7 rb
NI BNI SEKURITAS -2,2 jt -10,4 rb 985,0 rb 3,2 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XA 200 149,8 jt XA 200 124,7 jt
XL 199 13,0 jt CP 198 44,7 jt
CC 198 5,5 jt NI 206 3,2 jt
OD 197 3,9 jt XL 201 1,2 jt
NI 197 985,0 rb YP 199 378,7 rb
YP 198 535,7 rb YB 200 40,0 rb
XC 201 342,1 rb XC 208 20,8 rb
YB 204 40,8 rb PD 197 19,7 rb

Direksi membeli di harga ini

8 dari 17 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2023-06-12 PHARMANIAGA - Buy +935,541,534 0
2023-04-17 DANPAC PHARMA - Sell -8,440,000 0
2023-03-24 DANPAC PHARMA - Sell -16,900,000 0
2023-03-06 DANPAC PHARMA - Sell -2,586,300 0
2023-03-03 DANPAC PHARMA - Sell -3,200,000 0
2023-03-02 DANPAC PHARMA - Sell -2,080,000 0

Keputusan akhir

429 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Kurangi eksposur SDPC.JK bertahap, jangan tambah, jangan lempar pasar. Ketiga analis risiko konvergen pada substansi sama meski beda label — semuanya mengusulkan SELL dengan ukuran 0,5–1% portofolio, eksekusi bertahap 202–210, stop struktural 187,41. Arah Underweight dieksekusi sebagai pengurangan terukur, bukan penjualan panik di 199. Alokasi normal 2–3% turun ke 0,5–1%. Jual maksimal 100.000 lembar per sesi selama harga ≥199, plus limit bertahap 202/206/210. Potong setengah sisa pada close <195,48; keluar penuh close <187,41. Batalkan semua rencana penambahan sampai close ≥206 dengan volume ≥1,28 juta lembar.

Investment Thesis: (1) R:R di 199 tidak membayar: stop 187,41 = risiko 11,59 poin (5,8%) vs upside UB 205,69 = 6,7 poin (3,4%) → 0,58:1; skenario breakout 206 pun 0,43:1. Angka ini tidak dibantah siapa pun dan menutup jalur Buy/Overweight. (2) Bandarmologi netral murni: CP net jual −Rp44,7 jt vs beli gabungan +Rp45,9 jt = transfer ~1:1; XA churn Rp149,8 M beli / Rp124,7 M jual @200; foreign +27.600 = 3,2% volume. Nol sinyal akumulasi → tidak ada alasan menahan posisi penuh. (3) Momentum melemah tanpa konfirmasi: MACDH turun 0,87→0,61 tiga sesi, close 199 dari 202, high 210 ditolak, volume 1,0x (872.100 vs 851.000). (4) Fundamental tipis tapi tidak bisa dijadikan bukti arah: net margin 0,85%, beban bunga neto 115% laba sebelum pajak, tax 36,97%, PER 13,4x — tanpa neraca/arus kas ini bukti laba tipis, bukan bukti utang rapuh. Aggressive melampaui data; Conservative sebaliknya memperlakukan elastisitas bunga sebagai opsi padahal 97% market memperdagangkan tidak ada pemotongan Fed 2026. (5) Biaya eksekusi mengatur kecepatan: turnover 0,000685, nilai transaksi harian Rp174,2 jt; order 200.000 lembar ≈23% nilai harian → turunkan ke 100.000 lembar/sesi. (6) Koreksi angka: stop 187,41 dari 199 = 1,06 ATR, bukan 0,53 ATR — stop tunggal tidak bisa dipegang pasif, maka lapisan 195,48 wajib. (7) Yang menahan dari Sell penuh: 10EMA 198,95 > 50SMA 195,48 > 200SMA 188,36 naik monoton, golden cross utuh, close di atas VWMA 195,29, higher low 178→192→199. Struktur belum rusak → pengurangan bertahap, bukan exit pasar.

Level yang mengubah tesis: naik ke Overweight hanya jika close ≥206 dengan volume ≥1,28 juta lembar (kembali 2–3%, stop 189); entry kecil di pullback 188–192 volume kering RSI >45 layak dipertimbangkan; exit penuh close <187,41. DATA HILANG: neraca, arus kas, laba-rugi, berita emiten, berita sektor, sentimen = TIDAK TERSEDIA. Setiap proyeksi leverage bunga dan normalisasi pajak berjalan di atas ruang kosong; ambil laporan Q3 2026 dari IDX sebelum mengubah ukuran posisi. Ini membatasi keyakinan dua arah dan alasan tambahan menolak Buy/Overweight.

Price Target: 205.69

Time Horizon: 1–3 bulan (eksekusi bertahap; keputusan ukuran berikutnya setelah laporan Q3 2026 dari IDX)

Rencana trader

278 kata

Action: Sell

Reasoning: Rencana riset = Underweight (bias turun), bukan Hold netral. R:R di 199 jelek: stop struktural di bawah 187,41 = risiko ~11,6 poin (5,8%), upside ke UB 205,69 hanya ~6,7 poin (3,4%) → R:R 0,58:1. Bahkan skenario breakout 206 pun reward ke 214 (~8 poin) vs risiko 18,6 poin = 0,43:1. Tidak ada sisi beli yang dibayar.

Struktur harga: close 199 turun dari 202, high 210 ditolak, tidak ada close di atas boll_ub 205,69. MACD hist turun 3 sesi (0,87 → 0,61). Pola high-spike-gagal berulang (2026-07-29, 2026-08-24, 2026-10-28) tanpa konfirmasi volume: 872.100 vs rata-rata 20d 851.000 = 1,0x. Kompresi tanpa volume = kelelahan, bukan akumulasi.

Bandarmologi netral, bukan bullish: CP net jual −Rp44,7 jt vs beli gabungan +Rp45,9 jt = transfer ~1:1 di harga sama. XA beli Rp149,8 M dan jual Rp124,7 M @ 200 = churn. Foreign +27.600 = 3,2% volume. Nol sinyal akumulasi bersih.

Yang menahan saya dari Sell penuh agresif: 10EMA 198,95 > 50SMA 195,48 > 200SMA 188,36, semua naik monoton, close 199 di atas VWMA 195,29, dan belum ada close di bawah 50SMA atau breakdown 187,41. Jadi: kurangi posisi ke kekuatan, bukan lempar pasar. Jual bertahap zona 202–210.

Data hilang eksplisit: neraca, arus kas, laba-rugi, berita emiten/sektor, sentimen = TIDAK TERSEDIA. Proyeksi leverage bunga dan normalisasi pajak tidak bisa divalidasi — jangan dipakai dasar posisi. Keyakinan dibatasi oleh ini.

Entry Price: 204.0

Stop Loss: 187.41

Position Sizing: Turunkan ke 0,5–1% portofolio (dari posisi normal 2–3%). Jual bertahap di zona 202–210 tanpa volume ≥1,28 juta lembar; pertahankan sisa kecil selama close > 195,48, keluar penuh pada close < 187,41. Maksimal 200.000 lembar per order — turnover 0,068%/hari, slippage besar.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

691 kata

Recommendation: Hold

Rationale:

Kedua sisi sepakat HOLD, tapi bobot argumen tidak seimbang. Bear menang di hampir semua titik inkremental, dan kemenangan itu menggeser bias ke bawah — bukan sampai Sell, karena bear tidak pernah membuktikan breakdown.

Yang memutuskan:

  1. R:R entry sekarang jelek — angka bull sendiri kalah. Bull kasih jalur pullback 188–192 dan breakout ≥206. Artinya di 199 bull juga tidak mau beli. Bear mengkuantifikasi: ATR 10,93 (5,5%/hari), stop 189 = 5% risiko, upside ke UB 205,69 = 3,3%. R:R 0,66:1. Bahkan skenario breakout bull = risiko 8,3% vs reward ~3,9%. Ini argumen teknis paling keras dan tidak dibantah bull.

  2. "Ekor atas menyempit" = cherry-pick. Tabel 3 sampel bull dibongkar bear: push 8 Sep ke 208 gagal jadi 183 dalam 20 hari; push 22 Okt ke 204 gagal jadi 199 dalam 4 sesi. Ekor −11 hari ini terjadi tanpa konfirmasi volume (872K vs 851K). Kompresi tanpa volume = kelelahan. Poin bull gugur.

  3. Bandarmologi netral, bukan akumulasi. CP net jual −Rp44,7 jt vs beli gabungan +Rp45,9 jt = transfer ~1:1 di harga sama. XA beli Rp149,8 M dan jual Rp124,7 M @ 200 = churn, bukan akumulasi. Foreign +27.600 = 3,2% volume, bull sendiri akui kecil. Sinyal bullish bersih: nol. Poin bull gugur.

  4. "Opsi gratis penurunan bunga" = fabrikasi. Neraca, arus kas, laporan laba-rugi semuanya kosong. Tidak diketahui utang, jatuh tempo, floating/fixed. Asumsi "115% → 60% pretax" tanpa data = skenario karangan. Ditambah Fed hold di 97% dan laporan makro menyebut spread kredit distributor melebar → biaya utang cenderung naik. Bull salah di arah dan salah di basis data.

  5. Tax normalization + PER ~9x = spekulasi bertumpuk spekulasi. Tax 37% bisa permanen atau koreksi berulang (red flag governance). PER 13,4x untuk net margin 0,85% dan interest coverage <1x = premium tak layak, bukan value.

  6. Likuiditas: framing bull lemah. Turnover 0,068%/hari, ~1.460 hari bursa untuk full float turnover. "Langit-langit tinggi" butuh pembeli di harga tinggi; 0 katalis emiten, 0 berita sektor, sentimen kosong, screener 0 gainer/0 loser. Upside butuh katalis yang tidak ada; downside tidak butuh apa pun.

Yang menyelamatkan bull dari Sell murni: (a) struktur MA masih naik penuh (10EMA 198,95 > 50SMA 195,48 > 200SMA 188,36, keduanya monoton naik); (b) 50>200 golden cross utuh; (c) close 199 di atas VWMA 195,29; (d) belum ada close di bawah 50SMA atau breakdown 180. Bear menyebut level 180 "retest ketiga biasanya jebol" — itu probabilitas, bukan observasi. Belum terjadi.

Kesimpulan: tesis beli bull gugur; tesis jual bear belum terkonfirmasi harga. Bias ke arah trim/keluar saat kekuatan, bukan tambah posisi. Hold dengan kecenderungan Underweight.

Catatan eksplisit atas data yang hilang: laporan keuangan (neraca, arus kas, laba-rugi), berita emiten, berita sektor, dan sentimen semuanya TIDAK TERSEDIA/kosong. Setiap proyeksi laba — dari sisi bull maupun bear — berjalan di atas ruang kosong. Ini membatasi keyakinan ke dua arah dan alasan tambahan menolak Buy/Overweight.

Strategic Actions (diukur terhadap alokasi standar 100% portofolio, posisi normal 2–3%):

  1. Jangan tambah di 199. Middle band, R:R < 0,7. Batalkan kedua trigger bull (pullback 188–192, breakout ≥206) sebagai alasan penambahan posisi sampai kondisi berubah.
  2. Pangkas ke batas bawah alokasi. Jika saat ini memegang posisi normal 2–3%, turunkan ke 0,5–1%. Ini merefleksikan bias Underweight tanpa keluar total saat struktur MA masih utuh.
  3. Jual ke kekuatan. Setiap push ke zona 204–210 tanpa volume ≥1,5x rata-rata 20d (≈1,28 juta lembar) = kesempatan mengurangi sisa posisi. Ini posisi bear yang saya adopsi.
  4. Stop keras di bawah 187,41 (boll_lb). Close di bawah level itu = retest ketiga gagal; keluar sisa posisi. Jangan pasang stop di 189 — ATR 10,93 (5,5%) membuat stop itu kena noise harian tanpa breakdown struktural.
  5. Invalidasi bias bearish: close ≥206 dengan volume ≥1,28 juta lembar mengubah struktur → naikkan kembali ke alokasi normal 2–3%, stop 189. Ini satu-satunya jalur menuju Overweight, dan belum terpenuhi.
  6. Ukuran order: jangan pernah >200K lembar per order. Turnover 0,068%/hari memperbesar slippage keluar; bila perlu exit, pecah jadi beberapa tiket kecil.
  7. Antisipasi datanya: tidak ada neraca/arus kas. Jangan mengeksekusi berdasarkan proyeksi leverage bunga atau normalisasi pajak sampai get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement tersedia. Sebelum itu, thesis fundamental adalah selipan opsional, bukan dasar posisi.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa teknikal dan aliran dana

1733 kata

SDPC.JK — Laporan Analisis Teknikal & Flow, 2026-10-28

Identitas: PT Millennium Pharmacon International Tbk — Healthcare / Medical Distribution — IDX. Data: IDX Edge PRO, bar harian.


1. Snapshot Terverifikasi (sumber kebenaran)

Field Nilai
Open / High / Low / Close 202 / 210 / 197 / 199
Volume 872.100 lembar
Value Rp174.205.700
Freq 60 transaksi
Foreign net (saham) +27.600
close_10_ema 198,95
close_50_sma 195,48
close_200_sma 188,36
rsi 53,32
boll / boll_ub / boll_lb 196,55 / 205,69 / 187,41
macd / macds / macdh 1,94 / 1,33 / 0,61
atr 10,93

Catatan: high harian 210 tidak ditembus close (reject ke 199). Range hari ~13 poin = ~1,2 x ATR.


2. Indikator Dipilih + Alasan

Pasar SDPC = sideways lebar 180–214, volatilitas naik (ATR 8,4 pada 2026-10-05 → 10,93 pada 2026-10-28), volume episodic. Set indikator dipilih untuk tangkap: struktur MA (arah), momentum (kekuatan), volatilitas (level & stop), volume-price (validasi).

  1. close_50_sma — tren medium. 195,48. Rata-rata naik konsisten dari 179,76 (2026-08-03) → 195,48. Tren medium jelas naik.
  2. close_200_sma — benchmark jangka panjang. 188,36, naik tiap sesi dari 173,35 (2026-08-04). Golden-cross structure terjaga (50 > 200).
  3. close_10_ema — momentum cepat. 198,95, menyalip harga (199). Kecepatan momentum melandai, bukan patah.
  4. macd + macds + macdh — crossover momentum. MACD 1,94 > signal 1,33, hist +0,61 tapi turun dari 0,87 (2026-10-27). Crossover bullish 2026-10-21 (hist −0,40 → +0,09). Momentum positif, mulai lemas.
  5. rsi — 53,32 netral. Bukan overbought, bukan oversold. Ruang naik ada.
  6. boll / boll_ub / boll_lb — mid 196,55, UB 205,69, LB 187,41. Close 199 di atas mid, belum juuh dari UB. Band melebar (lebar 18,3 vs 14,5 pada 2026-10-19) = volatilitas ekspansi.
  7. atr — 10,93 (~5,5% harga). Dipakai untuk sizing & stop.
  8. vwma — 195,29. Close 199 di atas VWMA = pembeli volume-weighted masih di atas air; konfirmasi volume tidak melawan harga.

Dibuang: stochrsi (redundan dgn RSI), SMA5/20 vendor (SMA20 vendor 197 ≠ boll 196,55 — dua definisi beda, pakai boll 196,55 sebagai acuan konsisten).


3. Pengamatan Tren

Tren struktural: naik, tapi bertahap dan tipis.

  • Close 2026-07-28 = 182 → close 2026-10-28 = 199. Naik +17 poin dalam 3 bulan, bukan spike.
  • Rangkaian higher-low di SMA: 50SMA naik monoton 2026-08-03 s/d 2026-10-28; 200SMA naik monoton 2026-08-04 s/d 2026-10-28. Bukan kebetulan noise.
  • Close konsisten di atas 50SMA dan 200SMA sepanjang Oktober.

Momentum: putaran ke-3 dalam 2 bulan.

  • Puncak momentum 2026-09-10 (MACD 4,27, RSI 73,63 pada 2026-09-08).
  • Koreksi ke 2026-09-28: close 183 (low hari 180), RSI 36,10, MACD −0,39.
  • Recovery ke 2026-10-08: MACD 0,84.
  • Dip ke 2026-10-19: close 187, RSI 41,56, MACD −0,18 (low intraday 180 pada 2026-10-19, ambil dari data harian: low 180).
  • Rebound ke 2026-10-22: close 204, RSI 60,02.
  • Sekarang: 199, RSI 53,32, MACD 1,94, hist menurun dari 0,87 → 0,61.

Artinya: pola retest 187–189 dua kali (2026-09-28 dan 2026-10-19) bukan breakdown. Level 180–187 = zona demand berulang yang bertahan. Tapi tiap push ke atas gagal close > 210: 2026-08-24 high 226 (gagal close, close 192), 2026-09-08 high 214 (close 208), 2026-10-16 high 199 setelah low 165, 2026-10-22 close 204, 2026-10-23 high 214 (close 202), 2026-10-28 high 210 (close 199).

Volatilitas: membesar dan berpola event. ATR naik dari 8,4 → 10,93. Lonjakan volume besar & range lebar terjadi berulang:

  • 2026-07-29: high 228, close 178, vol 6,75 juta (nilai Rp1,35 M) — spike gagal.
  • 2026-08-24: high 226, close 192, vol 4,71 juta (Rp954 M) — spike gagal.
  • 2026-09-08: high 214, close 208, vol 2,08 juta — spike parsial berhasil.
  • 2026-10-16: low 165, close 193, vol 2,46 juta — shakeout, close recovery.
  • 2026-10-22: high 210, close 204, vol 1,46 juta — push berhasil.

Stok ini punya pola "high spike lalu close rendah" berulang (2026-07-29, 2026-08-24, 2026-10-28). Trader breakout harus skeptis terhadap ekor atas tanpa follow-through close.

Volume: tipis, episodic. Vendor: rata-rata 20d 851K, rasio hari ini 1,0x. Volume 200–300K hari normal = likuiditas rendah (nilai harian sering < Rp50 M). Spread & slippage besar. Position sizing wajib kecil.


4. Bandarmologi (IDX — relevan)

Bukan pola foreign-akumulasi. Data broker summary:

Net buyers:

Broker Nama Net value Net vol
XA NH Korindo Sekuritas +Rp25.111.500 +126.800
XL Stockbit Sekuritas Digital +Rp11.758.300 +59.100
CC Mandiri Sekuritas +Rp5.543.600 +28.000
OD BRI Danareksa Sekuritas +Rp3.940.000 +20.000
XC Ajaib Sekuritas +Rp321.300 +1.600

Net sellers:

Broker Nama Net value Net vol
CP KB Valbury Sekuritas −Rp44.672.700 −226.000
NI BNI Sekuritas −Rp2.180.500 −10.400
PD Indo Premier −Rp19.700 −100

Akumulasi per level harga:

  • XA beli Rp149,8 M @ avg 200; jual Rp124,7 M @ 200 → net beli XA terkonsentrasi di 200.
  • XL beli Rp13,0 M @ avg 199; CP jual Rp44,7 M @ avg 198.
  • CC beli Rp5,5 M @ 198; NI jual @ 206.
  • OD beli Rp3,9 M @ 197.

Pola: lokal akumulasi (XA, XL, CC, OD) vs lokal distribusi (CP, NI). Tidak ada broker asing besar (JPM, UBS, Maybank, Macquarie, CGS, CLSA) di daftar top buyer/seller. XA = kelas menengah domestik, XL = retail (Stockbit). Jadi ini retail/lokal vs lokal, bukan foreign accumulation.

Foreign net saham (dari data harga): +27.600 pada 2026-10-28; +17.300 pada 2026-10-26; +7.900 pada 2026-10-27; +141.400 pada 2026-10-19; −122.900 pada 2026-10-16. Foreign flow kecil terhadap volume (3,2% dari volume). Net positif 3 sesi terakhir, tapi nilainya kecil dan sempat net jual besar (2026-10-16 −122.900, 2026-09-08 −39.200, 2026-08-24 −72.200). Bukan akumulasi asing. Jangan baca foreign buy kecil sebagai konfirmasi besar.

Konfirmasi level: XA beli @ 200 sejalan dengan area harga sekarang. CP jual @ 198 = penawaran di bawah, bukan di atas. Ini sedikit positif — distributor utama jual di harga lebih rendah dari current close.

Caveat: get_accumulation_history tidak mengembalikan baris, jadi tren multi-hari akumulasi XA tidak bisa diverifikasi. Data broker hanya snapshot. Jangan klaim konsistensi akumulasi.


5. Cross-check Vendor

Vendor verdict: AVOID — PERSONALITY TRAP, score 45/75. Klaim: "harga di atas MA20 — jebakan historis", WR event 22,1%, rata-rata event −2,25%, stop 189, TP 20,8%.

Selisih:

  • Vendor SMA20 = 197 sedangkan boll (SMA20 basis) = 196,55. Beda ~0,45 poin, kemungkinan definisi/rounding. Tidak material untuk keputusan, tapi laporkan.
  • Vendor RSI 53, SMA5 202 — konsisten.
  • Level vendor S1 194 / S2 189 / R1 207 / R2 215 — sejalan dengan observasi saya (demand 187–194, supply 205–214).

Vendor memakai basis historis sejak Jan 2020 dengan WR rendah. Saya tidak bisa validasi klaim WR 22,1% secara independen — tidak ada tool output yang mendukung angka itu. Anggap sebagai sinyal ekstra hati-hati, bukan fakta terverifikasi.


6. Peluang & Risiko

Bull case:

  • Struktur MA bullish penuh (10EMA 198,95 > 50SMA 195,48 > 200SMA 188,36), ketiganya naik.
  • Level 180–187 bertahan dua kali.
  • MACD positif di atas signal.
  • Broker lokal XA beli @ 200.
  • Close 199 di atas VWMA 195,29 — volume-price sejalan.

Bear case:

  • MACD hist turun 3 sesi (0,87 → 0,61), momentum melandai.
  • Close 199 turun dari 202, ditolak di 210.
  • Belum ada close di atas UB 205,69.
  • Likuiditas tipis; satu transaksi besar bisa gerakkan 5–10%.
  • Vendor historical personality risk.
  • Distributor CP jual −Rp44,7 M, terbesar di antara semua broker.
  • Riwayat: 3 kali high-spike-gagal (2026-07-29, 2026-08-24, 2026-10-28).

Net: setup akumulasi sideways dengan tren medium naik. Bukan breakout. Bukan tren kuat. Trade hanya pada level, bukan mengejar harga.


7. Rencana Aksi

  1. Belum punya posisi: jangan beli di 199 (middle band). Tunggu (a) close >= 206 (atas UB 205,69) dengan volume >= 1,5x rata-rata 20d (~1,28 juta) untuk breakout valid, atau (b) pullback ke 188–192 dengan volume kering & RSI > 45, untuk entry low-risk.
  2. Sudah punya posisi: hold selama close > 195,48 (50SMA). Stop awal 189 (1,0 x ATR di bawah 199 ≈ 188; vendor juga 189).
  3. Stop trading: close < 187,41 (boll_lb) = struktur medium rusak, boll upper tidak jadi, keluar.
  4. Position size: ATR 10,93 = 5,5% harga. Risiko per trade maks 0,5–1% portofolio; likuiditas Rp50–174 M/hari berarti order > 200K lembar akan bergerak melawan harga.
  5. Invalidasi bias naik: MACD gagal pertahankan > signal selama 2 sesi berturut-turut sambil close < 195 = momentum terurai, downgrade.

8. Tabel Ringkasan

Kategori Temuan Level / Nilai Aksi
Harga terverifikasi Close turun dari 202; high 210 reject C 199 / H 210 / L 197 Netral, bukan breakout
Tren medium 50SMA naik monoton 195,48 Bullish selama close > 195,48
Tren panjang 200SMA naik tiap sesi 188,36 Bullish struktural
Momentum cepat 10EMA ≈ harga 198,95 Titik keputusan
MACD Positif tapi hist turun 3 sesi MACD 1,94 / Sig 1,33 / Hist 0,61 Pantau pelemahan
RSI Netral 53,32 Ruang dua arah
Bollinger Close di atas mid, bawah UB 196,55 / 205,69 / 187,41 Tunggu 206 atau 188–192
Volatilitas ATR membesar 10,93 (~5,5%) Stop 1 ATR
VWMA Close > VWMA 195,29 Konfirmasi lemah=positif
Volume Tipis 872K vs 20d 851K (1,0x) Low liquidity, sizing kecil
Foreign flow Kecil, inkonsisten +27.600 (3,2% vol) Bukan konfirmasi besar
Broker buyer XA, XL, CC, OD +25,1 / +11,8 / +5,5 / +3,9 juta IDR Lokal akumulasi
Broker seller CP, NI −44,7 / −2,2 juta IDR Lokal distribusi
Pola bandarmologi Lokal vs lokal, tanpa asing besar Level 197–200 Netral-positif
Vendor cross-check Score 45/75, AVOID Stop 189, S1 194 Ekstra hati-hati
Discrepancy Vendor SMA20 197 vs boll 196,55 Beda ~0,45 Tidak material

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa fundamental

753 kata

SDPC.JK — Laporan Fundamental

Identitas

  • Nama: PT Millennium Pharmacon International Tbk
  • Sektor: Healthcare / Distribusi Farmasi (medical distribution)
  • Bursa: IDX (JKT)
  • Saham beredar: 1.274 m
  • Market cap: Rp253,5 m (Rp199/saham)
  • Turnover ratio: 0,000685 (tipis; likuiditas rendah)

Harga terakhir (28 Okt 2026)

  • Close: 199 (-3, -1,49%)
  • VWAP: 199,75
  • Nilai transaksi: Rp174,2 jt; 8.721 lot; 60 frekuensi. Volume kecil = slippage risk tinggi.

Q2 2026 (periode Jan–Jun 2026, YTD kumulatif)

Pos Rp
Penjualan 1.113.228.405.320
Beban pokok -1.017.806.650.688
Laba bruto 95.421.754.632
Beban penjualan -17.191.941.277
Beban umum & adm -45.903.177.104
Pendapatan keuangan 15.183.356.553
Beban bunga & keuangan -32.445.494.446
Pendapatan lainnya 3.773.588.528
Beban lainnya -3.834.673.747
Laba sebelum pajak 15.003.413.139
Beban pajak -5.546.357.144
Laba bersih 9.457.055.995

Turunan:

  • Gross margin 8,57%
  • OpEx (penjualan + G&A) Rp63,1 m = 5,67% penjualan
  • Laba operasi ≈ Rp32,3 m (2,91% margin)
  • Net margin 0,85%
  • Beban bunga > pendapatan keuangan; net biaya keuangan Rp17,26 m = 115% laba sebelum pajak. Bunga geser hampir semua laba operasi.
  • Effective tax rate 36,97% (di atas 22% normal) — drag laba.
  • Non-controlling interest: -Rp585.914

Q2 2025 ada di dataset (retrieved 2026-09-27) tapi angka tidak ter-parse oleh tool. YoY growth tidak bisa dihitung dari data tersedia.

Neraca / Arus Kas

  • Query get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement annual (FY2022–FY2025) dan quarterly (Q3 2023–Q2 2026) hanya balas indeks file tanpa isi field. Nilai total aset, utang, ekuitas, piutang, persediaan, serta OCF tidak tersedia.
  • Secara turunan: distribusi farmasi = working capital heavy. Penjualan H1 Rp1,11 T terhadap ekuitas kecil → rasio perputaran aset tinggi, margin tipis. Beban bunga Rp32 m (semester) mengisyaratkan utang bank/leasing signifikan relatif laba.
  • Tanpa angka neraca, net debt/EBITDA, DER, dan interest coverage tidak bisa dihitung. Wajib tarik laporan keuangan IDX langsung sebelum eksekusi.

Insider

  • PHARMANIAGA: BUY 935,54 jt saham, 12 Jun 2023, foreign, 0 → 935,54 jt. Ini ~73,4% dari 1,274 m saham beredar. Artinya controlling shareholder adalah Pharmaniaga Bhd (Malaysia, anak usaha Boustead).
  • DANPAC PHARMA (local): jual bertahap 2021–2023, 173,74 jt → 123,84 jt. Terakhir jual 17 Apr 2023.
  • Tidak ada transaksi insider sejak Apr 2023. Tidak ada sinyal buyer baru.

Seasonality

  • Tidak ada data. Tidak bisa jadi dasar posisi.

Read trader

  1. Free float sangat kecil (~26% non-Pharmaniaga, sisa juga sebagian di Danpac). Volume harian tipis. Masuk/keluar besar = harga lompat.
  2. Margin tipis + bunga tinggi = laba sangat sensitif ke suku bunga dan working capital. BI rate turun = upside laba tidak proporsional.
  3. Gross margin 8,57% tipis; kenaikan harga obat generik/BPJS reimbursement cut = laba langsung tergerus.
  4. Net margin 0,85% → PER di 199/…: EPS annualized ≈ (9,46 m × 2) / 1.274 m ≈ Rp14,85 → PER ≈ 13,4x. Untuk distributor margin 0,85% + bunga tinggi, PER ini tidak murah dibanding pemain sejenis (KAEF, SIDO beda model, PRDA).
  5. Support katalis: rilis Q3 2026 (biasanya Okt–Nov). Belum ada di dataset. Cek tanggal rilis.
  6. Risiko: data neraca/kas tidak bisa diverifikasi lewat tool. Jangan ambil posisi besar atas dasar laporan ini saja.
Item Nilai / Temuan Implikasi
Ticker SDPC.JK (IDX) Healthcare / Medical Distribution
Harga / Mkt cap Rp199 / Rp253,5 m -1,49% hari ini
Likuiditas Turnover 0,000685; Rp174 jt/hari Slippage tinggi, entry/exit sulit
Penjualan H1 2026 Rp1.113,2 m Distribusi volume besar
Laba bruto Rp95,4 m (8,57%) Margin tipis
Laba operasi (est.) Rp32,3 m (2,91%) —
Beban bunga neto Rp17,26 m 115% laba sebelum pajak
Laba bersih H1 2026 Rp9,46 m (0,85%) Pergantian rate = lever besar
Tax rate efektif 36,97% Drag laba
EPS annualized (est.) Rp14,85 PER ≈ 13,4x
Neraca & kas Tidak tersedia (tool balas kosong) Risiko utama, verifikasi manual
Kepemilikan Pharmaniaga 935,54 jt (73,4%), buy Jun 2023 Free float kecil
Insider Tidak ada transaksi sejak Apr 2023 Netral
Seasonality Tidak ada data Netral
Katalis Rilis Q3 2026 Cek jadwal IDX

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

321 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

SDPC.JK — Laporan Sentimen (2026-10-21 s/d 2026-10-28)

Kesimpulan: tidak ada data. Semua sumber kosong. Skor 5 = netral paksa, bukan hasil analisis.

Sumber 1 — Berita (Yahoo Finance, 7 hari)

Data tidak tersedia. Placeholder: DATA_UNAVAILABLE — tidak ada vendor terkonfigurasi yang bisa melayani get_news; Yahoo Finance tidak punya artikel bertag SDPC.JK. Ini tidak mengindikasikan apa pun soal emiten. Tidak ada nilai diestimasi atau dikarang.

Sumber 2 — StockTwits

Gagal fetch: <stocktwits unavailable: HTTPError>. Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio. Nol sampel — sinyal ritel tidak terbaca.

Sumber 3 — Reddit

Tidak ada kueri diskusi untuk SDPC.JK. Nol post. Tidak ada engagement untuk dinilai.

Divergensi antar-sumber

Tidak bisa dinilai. Tidak ada dua sumber yang bisa dibandingkan karena ketiganya kosong. Tidak ada mismatch retail vs institusi, tidak ada tema naratif berulang, tidak ada katalis atau risiko yang muncul dari sumber mana pun.

Tabel sinyal

Sinyal Arah Sumber Bukti
Berita institusional Tidak tersedia Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag SDPC.JK
Sentimen ritel Tidak tersedia StockTwits HTTPError, nol pesan
Diskusi komunitas Tidak tersedia Reddit Tidak ada kueri, nol post
Katalis / risiko Tidak teridentifikasi — Tidak ada sumber

Batasan data

Tiga dari tiga sumber kosong. Keyakinan low. Skor 5 di sini berarti "tidak ada informasi", bukan "konsensus netral" — ada bedanya. Jangan baca sebagai sinyal arah.

Catatan: overall_band memakai Neutral karena semua sumber benar-benar senyap, sesuai definisi. Mixed tidak dipakai — Mixed butuh sumber yang saling bertentangan, di sini tidak ada sumber sama sekali.

Langkah berikut

  • Jangan buat keputusan posisi untuk SDPC.JK berdasarkan laporan ini.
  • Andalkan fundamental dan teknikal saja.
  • Opsional: cari sumber lain (IDX disclosure, laporan emiten, media lokal) bila ingin sinyal sentimen nyata.

Analisa berita

719 kata

Laporan Riset Berita & Makro — SDPC.JK

Periode: 21–28 Okt 2026 | PT Millennium Pharmacon International Tbk (Healthcare / Medical Distribution, BEI)

1. Berita emiten — TIDAK TERSEDIA

get_news gagal dua kali (21–28 Okt dan 14–28 Okt): vendor Yahoo Finance tidak punya artikel bertag SDPC.JK. Ini bukan sinyal negatif soal emiten. Artinya: tidak ada katalis berita terverifikasi minggu ini. Jangan isi gap dengan asumsi.

Konsekuensi trading: SDPC.JK kecil, likuiditas tipis, tanpa liputan analis. Harga digerakkan aliran order lokal, bukan berita. Wajib cek sendiri laporan kuartalan dan keterbukaan BEI (IDXnet) sebelum ambil posisi.

2. Kondisi pasar IDX

Screener IDX (snapshot 28 Okt, umur data 86.399 detik): hanya 3 nama lolos filter, dan ketiga bukan sektor kesehatan — PIPA (bucket risiko pantulan), LUCY, NATO (sinyal telat). Ini sinyal pasar sempit/kurang agresif, bukan pasar rotasi lebar.

Market breadth: 0 gainer, 0 loser, status: closed, buka berikutnya Kamis 09:00 WIB. Data tidak informatif — pasar belum buka saat snapshot. Tidak bisa dipakai untuk konfirmasi arah.

3. Makro AS — data harga TIDAK TERSEDIA

FRED gagal semua (FRED_API_KEY tidak diset). CPI, core PCE, unemployment, fed funds, 10Y — semua kosong. Tidak ada angka makro AS yang bisa dikutip. Ini memotong dasar analisis suku bunga global.

4. Suku bunga & resesi — dari prediction market

  • Tidak ada pemotongan Fed di 2026: Yes 97% (volume $9,2 juta, 1 minggu −0,4pp). Pasar sangat yakin: siklus pemotongan sudah berhenti.
  • Pemotongan 1x: 1%. 2x: 0,15%. Ekor kanan tebal menipis. Distribusi terkonsentrasi di "nol".
  • Resesi AS akhir 2026: 8% (volume $2,4 juta). Rendah. Basis makro masih ekspansi.

Implikasi: biaya modal global bertahan tinggi. Rupiah dan obligasi Indonesia kemungkinan tertekan, spread kredit distributor kecil melebar. Perusahaan distribusi farmasi berutang modal kerja (persediaan + piutang RS/apotek) sensitif ke bunga dan ke rupiah — ini risiko struktural SDPC.JK.

5. Risiko Indonesia spesifik

  • MSCI turunkan Indonesia ke Frontier Market sebelum 30 Nov 2026: 13% (1 minggu −6,5pp, volume kecil $1.386). Probabilitas turun, tapi volume tipis — anggap sinyal lemah, bukan acuan kuat. Kalau terjadi, arus keluar dana asing dari IDX termasuk small cap seperti SDPC.JK.
  • Prabowo berhenti jadi Presiden sebelum 31 Des 2026: 6%. Stabilisitas politik tidak diperdagangkan sebagai risiko besar.
  • Normalisasi Israel–Indonesia sebelum 31 Des 2026: 3% (1 minggu −0,9pp).

6. Berita global — tidak relevan

30 judul global yang tersedia mayoritas IBM, Oracle, Intel, tokenisasi saham, AI enterprise. Nol kaitan dengan distribusi farmasi Indonesia. Tidak ada berita harga obat, BPJS, atau regulasi farmasi yang bisa dikutip.

7. Kesimpulan trading

  • Tidak ada katalis emiten. Tidak ada katalis sektor. Tidak ada data harga makro.
  • Satu-satunya pijakan keras: pasar memperdagangkan "tidak ada pemotongan Fed 2026" di 97%, resesi 8%. Lingkungan bunga tinggi, rupiah tertekan — buruk untuk emiten distributor berleverage modal kerja.
  • Likuiditas SDPC.JK jadi batas utama. Posisi besar tidak bisa masuk/keluar tanpa slippage.
  • Langkah: tunggu laporan keuangan kuartalan + keterbukaan BEI sebelum sinyal. Pantau kurs USD/IDR dan yield SBN sebagai proksi risiko bunga lokal, karena FRED mati. Tindakan: Hold, bukan beli.
Kategori Temuan Angka / Status Dampak ke SDPC.JK
Berita emiten Yahoo Finance tidak punya artikel bertag SDPC.JK TIDAK TERSEDIA Netral — tanpa katalis, tanpa sinyal
Berita sektor farmasi ID Tidak ada di feed global TIDAK TERSEDIA Netral
Pasar IDX Screener: 3 nama lolos, non-kesehatan PIPA, LUCY, NATO Pasar sempit, rotasi lemah
Breadth IDX Pasar tutup saat snapshot, buka Kamis 09:00 WIB 0 gainer / 0 loser Tidak informatif
CPI / PCE / unemployment / 10Y (FRED) Tidak bisa diambil TIDAK TERSEDIA Basis makro AS kosong
Fed cut 2026 "Tidak ada pemotongan" Yes 97% (−0,4pp/mgg) Bunga tinggi → beban modal kerja naik
Resesi AS 2026 Probabilitas rendah Yes 8% Netral-positif untuk volume penjualan
MSCI ID → Frontier Risiko berkurang Yes 13% (−6,5pp, volume tipis) Risiko outflow IDX turun
Stabilitas politik ID Presiden berhenti sebelum 31 Des 2026: 6% Rendah Netral
Rekomendasi Tanpa katalis, likuiditas tipis, bunga tinggi Hold Tunggu laporan kuartalan + keterbukaan BEI

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD