Gacor Quant
Istirahat (12:00-13:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Sidomulyo Selaras Tbk.

SDMU · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Sell

55 rupiah per lembar · -6,78% · -

Net broker seluruhnya 172,5 jt rupiah. Kapitalisasi 132,8 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Likuidasi habis SDMU.JK area 59-61. Alokasi portofolio potong jadi 0%. Pasang stop loss tutup harian atas 64. Target 50, hindari modal beku di gocap.
Aliran dana
CC beli 73,8 jt
Posisi harga
-23,7% terhadap SMA50, asing -0,1% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
56
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
383,7 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
429
kali transaksi
Volume
6,8 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 73,8 jt 1,2 jt 83,3 jt 9,5 jt
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 52,6 jt 865,4 rb 237,8 jt 185,2 jt
GR PANIN SEKURITAS TBK. 16,8 jt 275,0 rb 16,8 jt -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 7,6 jt 135,4 rb 16,3 jt 8,7 jt
YB YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS 4,5 jt 92,5 rb 53,3 jt 48,8 jt
AT PHINTRACO SEKURITAS 3,5 jt 60,0 rb 3,5 jt -
SQ BCA SEKURITAS 3,2 jt 52,5 rb 3,2 jt 32,0 rb
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 2,7 jt 43,8 rb 3,1 jt 390,6 rb
NI BNI SEKURITAS 2,5 jt 41,1 rb 2,5 jt -
PD INDO PREMIER SEKURITAS 2,5 jt 35,5 rb 41,1 jt 38,6 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 61 237,8 jt XL 61 185,2 jt
CC 61 83,3 jt AK 62 96,2 jt
YB 60 53,3 jt YP 60 85,3 jt
PD 60 41,1 jt YB 61 48,8 jt
YP 61 27,8 jt PD 60 38,6 jt
BQ 63 20,6 jt BQ 59 19,9 jt
GR 61 16,8 jt CC 62 9,5 jt
XC 59 16,3 jt OD 59 9,2 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 27 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-01-15 TJOE MIEN SASMINTO - Sell -18,000,000 0
2026-01-06 ASABRI - Private_Placement 0 0
2026-01-06 TJOE MIEN SASMINTO - Buy +1,115,466,100 0
2025-12-03 HANDRIYANTO DIREKTUR Sell -110,000 105
2025-12-02 HANDRIYANTO DIREKTUR Sell -250,000 122
2025-07-02 TJOE MIEN SASMINTO - Buy +150,000 0

Keputusan akhir

134 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Likuidasi habis SDMU.JK area 59-61. Alokasi portofolio potong jadi 0%. Pasang stop loss tutup harian atas 64. Target 50, hindari modal beku di gocap.

Investment Thesis: Fundamental sekarat. Kas sisa Rp710,11 juta lawan utang bank Rp20,32 miliar. Rasio kas hancur 0,023x, modal kerja tekor Rp4,03 miliar. Beban umum telan 98,1% laba kotor. Defisit saldo rugi bengkak minus Rp107,26 miliar. Orang dalam Tjoe Mien Sasminto buang 18 juta saham.

Teknikal hancur. Harga 59 tutup low harian, tembus bawah EMA 10 (61,31) dan SMA 50 (77,28). Asing AK distribusi 1,55 juta lembar ke ritel. RSI 40,16 tolak kenaikan. Rekam jejak catat gagal pantulan 86,4%. Risiko modal mati di level 50 sangat nyata.

Batal jika: harga tembus 68 didukung volume akumulasi institusi tembus 50 juta lembar.

Price Target: 50.0

Time Horizon: 1-4 minggu

Rencana trader

70 kata

Action: Sell

Reasoning: SDMU.JK downtrend parah, harga 59 jebol bawah EMA 10 (61,31) dan SMA 50 (77,28). Distribusi asing AK buang barang ke ritel, pantulan teknikal gagal dan RSI 40,16 tolak kenaikan. Fundamental rapuh dengan kas Rp710,11 juta lawan utang bank Rp20,32 miliar. Jual posisi di 59, pasang stop loss 64 hindari risiko modal macet di 50.

Entry Price: 59.0

Stop Loss: 64.0

Position Sizing: 0%

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

178 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Fundamental SDMU.JK rapuh. Beban umum telan 98,1% laba kotor. Kas sisa Rp710,11 juta lawan utang bank jangka pendek Rp20,32 miliar. Rasio lancar 0,87x dan rasio kas 0,023x tandai krisis likuiditas parah. Belanja modal mati Rp16,59 juta ancam kelayakan armada B3. Konversi utang picu aksi buang orang dalam. Tjoe Mien Sasminto lepas 18 juta saham. Asing AK distribusi barang ke ritel. Teknikal downtrend mutlak. Harga Rp59 tutup di dasar harian, bawah EMA 10 (61,31), SMA 50 (77,28), SMA 200 (87,05). Win rate pantulan cuma 13,6%, tingkat cut loss 86,4%. Risiko amblas ke level 50 gocap kunci modal permanen. Klaim Bull soal CFO positif kalah telak oleh defisit saldo rugi Rp107,26 miliar dan arus kas keluar pembiayaan Rp2,13 miliar.

Strategic Actions: Jual seluruh posisi SDMU.JK. Manfaatkan pantulan lemah area 59 - 61 untuk buang barang. Alokasi 0% portofolio modal aktif. Jangan tangkap pisau jatuh. Stop loss jika tutup harian tembus atas 64. Awasi level 50 hindari risiko likuiditas macet total. Invalidation condition: harga tembus 68 dengan volume akumulasi institusi lebih dari 50 juta lembar.

Analisa teknikal dan aliran dana

810 kata

Snapshot Pasar Terverifikasi (27 Oktober 2026)

Data harga harian SDMU.JK:

  • Open: 63
  • High: 65
  • Low: 59
  • Close: 59
  • Perubahan: -4 (-6,35%)
  • Volume: 8.583.600 lembar
  • Turnover: Rp522.406.700
  • Frekuensi: 506 transaksi
  • Net Foreign: -1.557.800 lembar

Pemilihan 8 Indikator Teknikal

  1. close_10_ema (61,31): Lacak momentum super pendek, resisten dinamis terdekat pasca pantulan.
  2. close_50_sma (77,28): Tolok ukur tren jangka menengah, konfirmasi bias bearish.
  3. close_200_sma (87,05): Tolok ukur tren struktural panjang.
  4. macd (-4,80, Signal -5,47, Hist 0,68): Deteksi konvergensi momentum dasar di zona negatif.
  5. rsi (40,16): Deteksi kekuatan momentum relatif, saring sinyal jebakan oversold.
  6. boll (63,20, Upper 73,37, Lower 53,03): Pantau deviasi harga dan batas volatilitas 20 hari.
  7. atr (6,58): Hitung volatilitas riil per hari untuk penentuan batas risiko ketat.
  8. vwma (64,76): Validasi rata-rata harga tertimbang volume, uji kekuatan suplai bandar.

Analisis Tren & Struktur Harga

  • Tren struktural runtuh. SDMU.JK anjlok dari puncak 93 (17 September 2026) via distribusi masif 981M lembar pada 24 September 2026 (turun ke 76).
  • Harga sentuh titik nadir 50 pada 20 Oktober 2026. Muncul pantulan teknikal cepat ke 68 pada 23 Oktober 2026.
  • Pantulan gagal bertahan (dead cat bounce). Sesi 26 Oktober 2026 tutup 63, sesi 27 Oktober 2026 anjlok ke 59 (tepat di low harian).
  • Posisi harga Rp59 berada jauh di bawah moving average:
    • Di bawah close_10_ema (61,31)
    • Di bawah boll middle band (63,20)
    • Di bawah vwma (64,76)
    • Di bawah close_50_sma (77,28)
    • Di bawah close_200_sma (87,05)
  • Support terdekat: level psikologis 55 dan level terendah sebelumnya 50.
  • Resisten terdekat: 61 (close_10_ema), 63 (boll), 65-68 (puncak swing kemarin).

Momentum & Volatilitas

  • macd di level -4,80, di atas Signal -5,47. Histogram positif tipis (+0,68). Menunjukkan pelemahan tekanan jual sesaat, namun garis tetap di teritori negatif dalam. Bukan sinyal beli kuat.
  • rsi turun ke 40,16 dari 48,82 (23 Oktober 2026). Momentum beli mati sebelum sentuh level netral 50. Bearish rejection jelas.
  • atr berada di 6,58 (11,15% dari harga saat ini Rp59). Volatilitas harian liar, risiko per lembar tinggi.
  • Bollinger Bands melebar (boll_ub 73,37, boll_lb 53,03). Harga bergerak menekan kembali ke arah pita bawah.

Bandarmologi & Aliran Dana

  • Broker asing distribusi kuat. AK (UBS Sekuritas Indonesia) jual bersih Rp96,15 juta (-1.557.800 lembar), harga rata-rata jual Rp62.
  • YP (Mirae Asset) jual bersih Rp57,59 juta (-979.900 lembar) di rata-rata Rp60.
  • Pembeli didominasi broker ritel domestik:
    • CC (Mandiri Sekuritas): beli bersih Rp73,79 juta (+1.220.400 lembar) di rata-rata Rp61.
    • XL (Stockbit Sekuritas): beli bersih Rp52,60 juta (+865.400 lembar) di rata-rata Rp61.
    • GR (Panin Sekuritas): beli bersih Rp16,78 juta (+275.000 lembar) di rata-rata Rp61.
    • XC (Ajaib Sekuritas): beli bersih Rp7,59 juta (+135.400 lembar) di rata-rata Rp59.
  • Pola distribusi: Asing/institusi buang muatan di area 60-62, ditampung ritel domestik. Likuiditas rapuh.

Verifikasi Vendor & Analisis Komparatif

  • Vendor IDX Edge PRO tetapkan skor 15/75 (NETRAL / AVOID).
  • Peringatan vendor: Pola RSI pantulan SDMU punya rekam jejak jebakan (historical trap), win rate hanya 13,6%, cut loss rate 86,4%.
  • Analisis independen sejalan: Rebound ke 68 terbukti pola distribusi kilat. Volume susut jadi 8,58 juta lembar (jauh di bawah rata-rata 20 hari 26 juta lembar).

Ringkasan Parameter Kunci

Parameter Nilai / Kondisi Keterangan
Harga Terakhir Rp59 (-6,35%) Tutup di level terendah harian
10 EMA / 50 SMA / 200 SMA 61,31 / 77,28 / 87,05 Downtrend struktural penuh
Bollinger Bands (UB / Mid / LB) 73,37 / 63,20 / 53,03 Harga di bawah middle band
VWMA 64,76 Suplai kuat di atas harga
MACD / Signal / Hist -4,80 / -5,47 / +0,68 Momentum negatif, false bull crossover
RSI (14) 40,16 Gagal tembus 50, kembali melemah
ATR (14) 6,58 Risiko volatilitas tinggi (11,15%)
Foreign Flow -1.557.800 lembar Outflow dominan
Broker Distribusi Utama AK (UBS) -Rp96,15 juta Tekanan institusi asing
Broker Akumulasi Utama CC (+Rp73,8M), XL (+Rp52,6M) Ditampung ritel
Support Kritis Rp55 / Rp50 Target uji penurunan
Resisten Terdekat Rp61 / Rp63 / Rp68 Area pasokan berat

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Action: SELL / AVOID
  • Entry Price / Exit Area: 59 - 61 (jual saat rebound lemah jika masih punya barang; jangan masuk baru)
  • Target Price: 50 (uji swing low Oktober)
  • Stop Loss: 64 (tutup harian di atas Bollinger Mid)
  • Risk-Reward Ratio: 1 : 1,8
  • Position Sizing: 0% (tidak disarankan alokasi modal baru)
  • Invalidation Condition: Penutupan harian kembali di atas level 68 dengan akumulasi volume institusi masif (>50 juta lembar).

Analisa fundamental

789 kata

Identitas emiten: SDMU.JK (PT Sidomulyo Selaras Tbk). Harga pasar: 55 IDR (-6,78%). VWAP: 56,11 IDR. Kapitalisasi pasar: 132,79 miliar IDR. Jumlah saham: 2,25 miliar lembar. Sektor bisnis: Transportasi darat dan logistik bahan kimia cair berbahaya (B3).

Dokumen Keuangan & Kinerja Laba Rugi

  • Kinerja laba rugi merugi beruntun. Q2 2026 catat rugi bersih 459,99 juta IDR. Laba rugi diatribusikan ke induk -434,97 juta IDR.
  • Pendapatan usaha Q2 2026 capai 21,19 miliar IDR. Naik dari Q1 2026 (18,24 miliar IDR). Beban pokok 13,60 miliar IDR. Laba bruto 7,58 miliar IDR (margin kotor 35,79%).
  • Beban umum dan administrasi bengkak ke 7,44 miliar IDR. Angka ini telan 98,1% laba kotor.
  • Beban bunga dan keuangan kikis 831,90 juta IDR per kuartal. Sisa operasional tekor.
  • Kinerja 1H 2026 akumulasi rugi bersih 1,18 miliar IDR (Q1 rugi 717,88 juta IDR). Tren rugi lanjut dari FY2025 (Q1 2025 rugi 4,16 miliar IDR, Q3 rugi 2,43 miliar IDR, Q4 rugi 2,65 miliar IDR).

Neraca & Kondisi Finansial

  • Likuiditas sangat ketat. Kas dan setara kas Q2 2026 cuma 710,11 juta IDR. Cadangan kas minim hadapi beban operasional.
  • Aset lancar 26,73 miliar IDR kalah besar dari liabilitas jangka pendek 30,76 miliar IDR. Modal kerja bersih defisit 4,03 miliar IDR.
  • Current ratio 0,87x (< 1,0x). Cash ratio krisis di level 0,023x.
  • Utang bank jangka pendek tekan likuiditas sebesar 20,32 miliar IDR. Bagian lancar utang jangka panjang capai 2,62 miliar IDR.
  • Total aset 130,19 miliar IDR. Didominasi aset tetap 98,06 miliar IDR (armada truk tangki/depot).
  • Total liabilitas 53,30 miliar IDR. Total ekuitas 76,89 miliar IDR.
  • Defisit saldo laba (akumulasi kerugian) tembus -107,26 miliar IDR. Menggerogoti modal disetor.

Riwayat Arus Kas & Capex

  • Arus kas operasi (CFO) Q2 2026 positif 2,52 miliar IDR (Q1 2026: 1,94 miliar IDR). Penerimaan pelanggan 18,55 miliar IDR mampu tutup beban kas pemasok dan gaji.
  • Arus kas pendanaan (CFF) kuras kas keluar -2,13 miliar IDR. Seluruh kas operasi lari bayar cicilan pokok bank (-1,06 miliar IDR) dan pembiayaan konsumen (-1,51 miliar IDR).
  • Belanja modal (capex) mati suri. Q2 2026 capex hanya 16,59 juta IDR. Perseroan jual aset tetap 139,91 juta IDR untuk tutup kas. Armada tua minim peremajaan, risiko operasional naik.

Riwayat Restrukturisasi & Transaksi Orang Dalam

  • Januari 2026: Restrukturisasi utang besar via penerbitan saham baru (private placement / debt-to-equity swap). Modal saham melonjak dari 113,52 miliar IDR jadi 169,30 miliar IDR. Liabilitas pinjaman lainnya yang sempat tembus 62,42 miliar IDR di FY2025 berhasil dipangkas keluar neraca.
  • Tjoe Mien Sasminto terima 1,115 miliar lembar saham baru pada 2026-01-06, lalu jual 18 juta lembar pada 2026-01-15.
  • Direktur Handriyanto kurangi kepemilikan. Jual 110.000 lembar @105 IDR (2025-12-03) dan 250.000 lembar @122 IDR (2025-12-02). Sinyal ambil untung dari manajemen sebelum koreksi harga.
  • Musiman IDX: Tidak ada data pola musiman historis yang signifikan.

Wawasan Tindakan untuk Trader

  • Saham jatuh ke 55 IDR. Sangat dekat batas harga terendah reguler 50 IDR. Turnover rasio rendah (0,0038). Risiko likuiditas macet sangat tinggi.
  • Beban operasional dan bunga masih picu rugi bersih konsisten. Pemulihan laba belum terbukti meski utang dipangkas ekuitas.
  • Tindakan: Hindari pembelian posisi simpan (swing/investasi). Hindari akumulasi bawah karena risiko tertahan di gocap (50 IDR).

Rating: Bearish

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: AVOID

Metrik / Aspek Nilai Terkini (Q2 2026) Analisis / Implikasi Finansial
Harga / Valuasi 55 IDR (-6,78%) Mendekati batas bawah 50 IDR; risiko likuiditas macet tinggi
Kapitalisasi Pasar 132,79 miliar IDR Saham lapis tiga; kapitalisasi kecil; perputaran saham rendah (0,38%)
Pendapatan Usaha 21,19 miliar IDR Naik kuartalan dari 18,24 miliar IDR di Q1 2026
Laba Kotor 7,58 miliar IDR Margin bruto 35,79%; diserap habis beban umum (7,44 miliar IDR)
Laba Bersih -459,99 juta IDR Masih merugi; akumulasi rugi 1H 2026 capai -1,18 miliar IDR
Kas & Setara Kas 710,11 juta IDR Penyangga likuiditas krisis; rentan gagal bayar beban berjalan
Current Ratio 0,87x Aset lancar 26,73 miliar IDR < liabilitas lancar 30,76 miliar IDR
Total Utang Berbunga ~32,04 miliar IDR Beban bunga kuartalan 831,90 juta IDR bebani profitabilitas
Ekuitas & Saldo Rugi 76,89 miliar IDR Saldo rugi menumpuk -107,26 miliar IDR; gerus struktur modal
Arus Kas Operasi (CFO) +2,52 miliar IDR Positif tipis; habis bayar kewajiban pendanaan (-2,13 miliar IDR)
Belanja Modal (Capex) 16,59 juta IDR Sangat rendah; menghambat modernisasi armada operasional
Aksi Orang Dalam Konversi & Jual parsial Pemegang utama dapat saham konversi utang; direksi jualan akhir 2025

Analisa sentimen

230 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

  1. Rincian per Sumber Data:
  • Yahoo Finance: Data tidak ada. Sistem get_news nihil artikel untuk SDMU.JK rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Jumlah artikel: 0. Sinyal institusi: nol.
  • StockTwits: Galat HTTP. Permintaan API gagal total. Jumlah pesan: 0. Rasio bullish/bearish: tidak ada. Sinyal ritel: nol.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Mesin cari tidak layani arsip tanggal 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Jumlah pos: 0. Diskusi komunitas: nol.
  1. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber: Divergensi nihil. Seluruh kanal data senyap serempak. Gesekan ritel versus institusi tidak ada. Data kosong merata di semua lini.

  2. Tema Narasi Dominan: Narasi pasar nihil. Volume percakapan nol. Minat publik beku. Tidak ada topik dominan mengenai SDMU.JK.

  3. Katalis dan Risiko:

  • Katalis: Nihil terdeteksi. Berita rilis laba, aksi korporasi, atau ekspansi logistik tidak ada bukti teks.
  • Risiko: Kebutaan informasi sentimen. Investor hadapi ketidakpastian tinggi tanpa sinyal opini publik. Likuiditas pasar berisiko rendah. Ambil keputusan murni lewat data teknikal dan laporan keuangan resmi.
  1. Ringkasan Sinyal Sentimen:
Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Berita Institusional Neutral Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, 0 artikel ditemukan
Sentimen Ritel Cepat Neutral StockTwits HTTPError, 0 pesan tersedia
Forum Komunitas Neutral Reddit Rentang tanggal tidak tersedia, 0 pos

Analisa berita

348 kata

Analisis Berita & Sentimen Pasar: SDMU.JK (27 Oktober 2026)

1. Berita Emiten SDMU.JK

  • Data berita spesifik SDMU.JK nihil. Sumber data tidak temukan publikasi periode 20-27 Oktober 2026.
  • Katalis korporasi tidak ada. Emiten logistik bahan kimia/B3 sepi eksposur media.
  • Transaksi harian tidak muncul pada radar movers volume maupun nilai.

2. Sentimen Global & Makroekonomi

  • Berita global dominan sektor teknologi dan infrastruktur AI (Microsoft, IBM, Oracle, Cisco). Korelasi langsung terhadap transportasi kimia domestik minim.
  • Data makroekonomi FRED tidak tersedia. Pasar prediksi forward-looking Polymarket tertahan per vintage 2026-10-27.
  • Sentimen biaya bahan bakar dan logistik industri netral tanpa dorongan tren komoditas baru.

3. Kondisi Pasar IDX (Market Breadth)

  • Sesi 1 bursa domestik condong tertekan. Big cap dan komoditas koreksi: BUMI turun 6,25%, BMRI turun 2,33%, TLKM turun 4,21%, BBRI turun 1,73%.
  • Saham penahan indeks hanya BBCA (+3,57%, nilai Rp1,42 triliun).
  • Rotasi spekulatif lari ke saham mikro berisiko tinggi (MKNT naik 162,5%, KOPI naik 26,84%).
  • Screener IDX Edge PRO tidak deteksi sinyal akumulasi untuk SDMU.JK. Saham tersaring hanya PIPA, BLES, IMPC.

4. Wawasan Trading & Risiko

  • Likuiditas SDMU.JK tipis. Risiko eksekusi tinggi bagi modal menengah ke atas.
  • Katalis pendorong harga absen. Momentum pasar tidak berpihak pada saham transportasi kimia lapis tiga.
  • Strategi: tahan modal. Hindari spekulasi tanpa konfirmasi lonjakan volume.

Rangkuman Inti

Parameter Status / Data Implikasi Pasar untuk SDMU.JK
Berita Spesifik SDMU.JK Data tidak tersedia (Nihil) Nol katalis korporasi, minat pasar rendah
Sentimen Global Fokus AI & Infrastruktur TI Dampak nol terhadap sektor transportasi bahan kimia
Kondisi IDX Breadth Tekanan pada komoditas & perbankan; spekulasi saham mikro Risiko pasar naik, arus dana hindari saham non-likuid
Sinyal Screener IDX Tidak masuk shortlist (PIPA, BLES, IMPC aktif) Tidak ada jejak akumulasi bandar/teknikal
Likuiditas Saham Sangat rendah / di luar top movers Risiko slippage tinggi, eksekusi sulit

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD