Gacor Quant
Sesi 1 berlangsung (09:00-12:00 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Kota Satu Properti Tbk.

SATU · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Sell

206 rupiah per lembar · -1,91% · -

Net broker seluruhnya - rupiah. Kapitalisasi 288,8 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Jual seluruh posisi SATU.JK. Pangkas alokasi portofolio jadi 0%. Eksekusi likuidasi rentang Rp208 - Rp210, manfaatkan pantulan batas Rp216 bila likuiditas ada.
Aliran dana
AZ beli 418,2 jt · BR jual 606,3 jt
Posisi harga
-12,6% terhadap SMA50, asing -10,8% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
207
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
239,9 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
660
kali transaksi
Volume
1,2 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

7 broker terbesar dari 7, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
AZ SUCOR SEKURITAS 418,2 jt 2,0 jt 527,2 jt 109,0 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 253,8 jt 1,2 jt 253,8 jt -
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 3,0 jt 13,9 rb 4,6 jt 1,6 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA -3,1 jt -14,7 rb - 3,1 jt
CC MANDIRI SEKURITAS -13,2 jt -63,0 rb - 13,2 jt
AK UBS SEKURITAS INDONESIA -52,2 jt -247,0 rb - 52,2 jt
BR TRUST SEKURITAS -606,3 jt -2,8 jt 4,4 jt 610,7 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
AZ 214 527,2 jt BR 214 610,7 jt
CP 214 253,8 jt AZ 214 109,0 jt
XL 212 4,6 jt AK 211 52,2 jt
BR 209 4,4 jt CC 210 13,2 jt
- - XC 214 3,1 jt
- - XL 210 1,6 jt
- - - -
- - - -

Direksi membeli di harga ini

8 dari 307 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-07-14 STEFANI FARIDA - Buy +1,100,000 0
2026-07-13 STEFANI FARIDA - Buy +980,000 0
2026-07-10 STEFANI FARIDA - Buy +1,050,000 0
2026-07-09 STEFANI FARIDA - Buy +900,000 0
2026-07-08 STEFANI FARIDA - Buy +1,020,000 0
2026-07-07 STEFANI FARIDA - Buy +1,100,000 0

Keputusan akhir

150 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Jual seluruh posisi SATU.JK. Pangkas alokasi portofolio jadi 0%. Eksekusi likuidasi rentang Rp208 - Rp210, manfaatkan pantulan batas Rp216 bila likuiditas ada. Pasang stop loss ketat Rp203,0 hindari longsor ke Rp195. Parkir dana di pasar uang aman. Horizon 1-2 minggu.

Investment Thesis: Krisis likuiditas fatal. Kas Rp3,44 miliar tidak cukup bayar utang bank pendek Rp19,60 miliar. Quick ratio 0,11x sinyal gagal bayar riil. Persediaan Rp100,28 miliar tanah macet. DER 3,37x rusak struktur modal. Utang afiliasi Rp60,57 miliar gerus kedaulatan kas. Distribusi broker BR masif Rp606,32 juta jebol support Rp220. Akumulasi Stefani Farida 14,8 juta lembar gagal tahan pasar. Teknikal konfirmasi turun: marubozu bearish tutup Rp210, tembus Lower Bollinger Rp209,15, MACD histogram -2,25. Transaksi harian tipis Rp239,90 juta picu risiko slippage besar jika tahan posisi. Evaluasi ulang hanya jika restrukturisasi utang bank tuntas dan terbentuk base valid di atas Rp220.

Price Target: 195.0

Time Horizon: 1-2 minggu

Rencana trader

67 kata

Action: Sell

Reasoning: Fundamental SATU.JK rapuh. Kas Rp3,44 miliar tidak cukup bayar utang bank Rp19,60 miliar dengan quick ratio 0,11x. Distribusi masif broker BR Rp606,32 juta tekan harga tembus support Rp220 hingga tutup Rp210. Struktur teknikal downtrend kuat di bawah EMA 10 dan SMA 200 dengan risiko lanjut jatuh ke Rp195.

Entry Price: not provided

Stop Loss: 203.0

Position Sizing: 0% dari portofolio

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

161 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Debat sorot laba operasional lawan krisis likuiditas SATU.JK. Banteng pegang laba Q2 2026 Rp1,69 miliar, CFO positif Rp1,84 miliar, akumulasi Stefani Farida. Beruang bawa bukti fatal. Kas sisa Rp3,44 miliar tidak mampu tutup utang bank jangka pendek Rp19,60 miliar. Quick ratio 0,11x sinyal risiko gagal bayar riil. Persediaan Rp100,28 miliar aset tanah lambat cair. DER 3,37x rusak struktur modal. Aliran dana timpang: broker BR buang masif Rp606,32 juta, serap AZ dan CP jebol di Rp214. Teknikal konfirmasi kejatuhan: marubozu bearish Open sama dengan High Rp216, harga Rp210 band-walking Lower Bollinger, MACD histogram -2,25 akselerasi turun. Argumen beruang menang telak. Kas tipis dan tekanan distribusi kunci keputusan.

Strategic Actions: Likuidasi seluruh sisa posisi SATU.JK. Pangkas alokasi jadi 0% alokasi standar portofolio. Larang posisi beli spekulatif area Rp206 - Rp210. Eksekusi stop loss langsung jika pegang barang di bawah Rp208 demi hindari drawdown ke Rp195 - Rp200. Tahan modal tunai. Tunggu restrukturisasi utang bank Rp19,60 miliar tuntas sebelum evaluasi ulang.

Analisa teknikal dan aliran dana

901 kata

Ringkasan Pasar & Data Terverifikasi (SATU.JK - 2026-10-27)

Data terverifikasi:

  • Open: Rp216
  • High: Rp216
  • Low: Rp208
  • Close: Rp210 (-Rp6 / -2,78%)
  • Volume: 3.695.500 lembar
  • Nilai Transaksi: Rp789.908.200
  • Frekuensi: 1.462 kali
  • Foreign Net: -247.000 lembar (net sell)

Harga tembus turun tajam dari konsolidasi 220-222. Candlestick bearish tanpa sumbu atas (Open = High). Tekanan jual dominan dari pembukaan sampai penutupan.


Pemilihan 8 Indikator & Analisis Teknis

  1. close_10_ema (Rp222,82):
    • Fungsi: Pantau momentum jangka pendek.
    • Kondisi: Harga Rp210 jauh di bawah EMA 10. Gap melebar. Tren turun jangka pendek sangat kuat.
  2. close_50_sma (Rp240,32):
    • Fungsi: Pantau tren jangka menengah.
    • Kondisi: Kemiringan garis menurun tajam dari area 258 (September). Konfirmasi downtrend struktural menengah.
  3. close_200_sma (Rp257,68):
    • Fungsi: Benchmark tren makro jangka panjang.
    • Kondisi: Harga di bawah SMA 200 sejak akhir Juli 2026. Status death cross jangka panjang aktif.
  4. macd (-7,60 | Signal: -5,34 | Hist: -2,25):
    • Fungsi: Momentum relatif & pergeseran tren.
    • Kondisi: MACD line di bawah garis sinyal, histogram negatif melebar (-2,25). Momentum penurunan berakselerasi pasca breakdown 16 Oktober 2026.
  5. rsi (22,45):
    • Fungsi: Deteksi kondisi overbought/oversold.
    • Kondisi: RSI masuk area extreme oversold (< 30). Catatan: pada downtrend kuat, oversold bukan jaminan reversal instan; sering kali harga terus tergerus.
  6. boll (Mid: Rp233,10 | Upper: Rp257,05 | Lower: Rp209,15):
    • Fungsi: Deteksi volatilitas dan rentang deviasi harga.
    • Kondisi: Harga (Rp210) menempel tepat di atas Lower Band (Rp209,15). Band melebar ke bawah. Menandakan fase band walking (penurunan agresif).
  7. atr (Rp8,50):
    • Fungsi: Ukur volatilitas absolut untuk batas risiko stop loss.
    • Kondisi: ATR naik dari level tenang Rp5,2 (awal Oktober) ke Rp8,50 pasca breakdown harga. Risiko pergerakan harian tinggi (4,05% dari harga).
  8. vwma (Rp232,55):
    • Fungsi: Arah tren terbobot volume transaksi.
    • Kondisi: VWMA meluncur turun dari Rp241 ke Rp232,55. Harga Rp210 jauh di bawah harga rata-rata volume pembeli 20 hari terakhir. Penjual pegang kontrol penuh.

Catatan Diskrepansi: Data vendor IDX Edge PRO klaim RSI(14) 16, Lower BB 210, ATR 10. Snapshot terverifikasi nyatakan RSI 22,45, Lower BB 209,15, ATR 8,50. Nilai terverifikasi jadi acuan tunggal.


Analisis Bandarmologi & Aliran Dana

  • Top Net Buyers:
    • AZ (Sucor Sekuritas): beli bersih Rp418.167.200 (1.956.400 lembar, avg Rp214)
    • CP (KB Valbury Sekuritas): beli bersih Rp253.765.200 (1.187.200 lembar, avg Rp214)
    • XL (Stockbit Sekuritas): beli bersih Rp2.962.000 (13.900 lembar, avg Rp212)
  • Top Net Sellers:
    • BR (Trust Sekuritas): jual bersih -Rp606.322.800 (-2.832.800 lembar, avg Rp214)
    • AK (UBS Sekuritas Indonesia - Broker Asing): jual bersih -Rp52.195.800 (-247.000 lembar, avg Rp211)
    • CC (Mandiri Sekuritas): jual bersih -Rp13.230.000 (-63.000 lembar, avg Rp210)
    • XC (Ajaib Sekuritas Asia): jual bersih -Rp3.145.800 (-14.700 lembar, avg Rp214)

Pola bandarmologi:

  • Distribusi masif broker BR (-Rp606,3 juta) dan broker asing AK (-Rp52,2 juta).
  • Volume jual AK (247.000 lembar) identik total Foreign Net Sell (-247.000 lembar). Asing buang barang keluar tanpa perlawanan.
  • Pembeli (AZ & CP) serap di level Rp214, tetapi gagal tahan harga; harga jatuh tutup di Rp210 (buyer posisi floating loss). Akumulasi semu tertindih aliran distribusi masif.

Analisis Vendor vs Fakta Pasar

  • Vendor Edge PRO beri skor 35/75 (Waspada / Hindari).
  • Historical personality vendor tunjukkan pola "Gabungan Broker + Volume" miliki win rate buruk: 35,4% dengan rata-rata hasil negatif (-0,44%).
  • Kesimpulan selaras: tren teknikal dan distribusi broker tidak mendukung posisi beli.

Rekomendasi & Level Kunci

  • Posisi tren: Strong Downtrend di semua kerangka waktu (10 EMA, 50 SMA, 200 SMA).
  • Level Support: S1 Rp208 (Low hari ini), S2 Rp203 (Batas psikologis / ATR projected).
  • Level Resistensi: R1 Rp216 (High hari ini / EMA resistance cepat), R2 Rp222 (Bekas support horizontal).
  • Strategi: Hindari spekulasi beli pisau jatuh (falling knife). Posisi eksisting wajib proteksi ketat / cut loss.

Ringkasan Data Teknis & Aliran Broker

Parameter Nilai / Status Keterangan Pasar
Harga Terakhir Rp210 (-2,78%) Tembus area konsolidasi Rp220
Rentang Harian (H-L) Rp216 - Rp208 Open sama dengan High, tekanan jual penuh
Volume Transaksi 3.695.500 lembar Volume melonjak di atas rata-rata
Trend Jangka Pendek (10 EMA) Rp222,82 Bearish agresif
Trend Menengah (50 SMA) Rp240,32 Downtrend konsisten
Trend Makro (200 SMA) Rp257,68 Long-term Bearish
MACD (12, 26, 9) Line: -7,60 | Hist: -2,25 Momentum turun menguat
RSI (14) 22,45 Extreme Oversold (belum konfirmasi reversal)
Bollinger Bands (20, 2) Mid: 233,10 | Lower: 209,15 Harga menekan Lower Band (riding down)
ATR (14) Rp8,50 Volatilitas harian tinggi
VWMA (20) Rp232,55 Distribusi volume di atas harga pasar
Foreign Flow -247.000 lembar Net outflow dipimpin broker AK (UBS)
Broker Netflow Utama BR buang -Rp606,3 juta Tekanan jual satu broker melampaui serapan

Rating: Strong Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Action: AVOID (Do Not Buy) / SELL (Cut Loss for existing holders)
  • Entry Area: None (Wait for base formation above Rp222 with confirmed volume dry-up)
  • Defense Stop Loss: Rp203 (Exit all positions if price breaches support)
  • Target Profit (Technical Rebound): Rp222 (EMA10 test / previous breakdown shelf)
  • Risk/Reward Ratio: Unfavorable for new long positions (High downside momentum risk)

Analisa fundamental

756 kata

Identitas: SATU.JK (PT Kota Satu Properti Tbk). Tanggal analisis: 2026-10-27.

Profil Pasar: Harga pasar: Rp 206. Kapitalisasi pasar: Rp 288,75 miliar. Total saham: 1.375.000.000 lembar. Likuiditas tipis. Rasio turnover 0,002688. Nilai transaksi harian Rp 239,90 juta. Risiko likuiditas tinggi.

Kinerja Laba Rugi (Income Statement): Pendapatan Q2 2026: Rp 10,67 miliar. Naik dari Rp 7,21 miliar (Q1 2026). Naik 39,40% YoY vs Q2 2025 (Rp 7,65 miliar). Laba bruto Q2 2026: Rp 5,27 miliar. Marjin kotor 49,37%. Beban operasional Q2 2026: Beban umum administrasi Rp 2,87 miliar. Beban penjualan Rp 168,66 juta. Beban bunga Q2 2026: Rp 601,81 juta. Gerus profitabilitas operasional. Laba bersih Q2 2026: Rp 1,69 miliar (induk: Rp 1,66 miliar). EPS: Rp 1. Pembalikan kinerja dari rugi Q1 2026 (-Rp 928,48 juta) dan Q4 2025 (-Rp 1,56 miliar). Historis 2023 sampai 2025 rugi kronis. Pemulihan laba baru satu kuartal. Keberlanjutan laba belum teruji.

Posisi Neraca & Solvabilitas (Balance Sheet): Total aset Q2 2026: Rp 202,76 miliar. Turun dari Rp 207,88 miliar (Q1 2026). Kas dan setara kas: Rp 3,44 miliar. Hanya 1,70% total aset. Buffer kas minim. Aset lancar: Rp 112,10 miliar. Didominasi persediaan real estat lancar Rp 100,28 miliar (89,46% aset lancar). Aset tertahan di tanah dan unit belum terjual. Total liabilitas: Rp 156,40 miliar. Liabilitas jangka pendek: Rp 102,89 miliar. Utang bank jangka pendek: Rp 19,60 miliar. Utang usaha pihak berelasi: Rp 60,57 miliar. Porsi 38,73% total liabilitas. Risiko ketergantungan afiliasi tinggi. Liabilitas jangka panjang: Utang bank jangka panjang Rp 52,05 miliar. Total utang bank berbunga Rp 71,65 miliar. Total ekuitas: Rp 46,36 miliar (induk: Rp 44,71 miliar). Defisit saldo laba: -Rp 74,30 miliar. Kikis modal disetor Rp 131,25 miliar. Rasio solvabilitas buruk: DER (Debt to Equity): 3,37x (337,33%). Leverage sangat tinggi. Current Ratio: 1,09x. Quick Ratio: 0,11x. Aset sangat tidak likuid. Kas dan piutang gagal tutup utang lancar tanpa jual persediaan properti. Cash Ratio utang bank pendek: 0,18x.

Arus Kas (Cash Flow): Arus kas operasi Q2 2026: Positif Rp 1,84 miliar. Penerimaan pelanggan Rp 4,84 miliar. Tiga kuartal berturut-turut arus kas operasi positif (Q4 2025: Rp 2,90 miliar, Q1 2026: Rp 1,99 miliar). Arus kas investasi Q2 2026: -Rp 80,14 juta. Capex ditekan minimal. Arus kas pendanaan Q2 2026: -Rp 2,21 miliar. Bayar pinjaman bank Rp 767,42 juta dan pinjaman lain Rp 3,85 miliar. Perubahan kas bersih Q2 2026: Turun Rp 449,54 juta. Saldo kas susut dari Rp 4,89 miliar (akhir 2025) ke Rp 3,44 miliar.

Aktivitas Orang Dalam (Insider): Stefani Farida beli akumulasi agresif. Kepemilikan naik bertahap dari 126,79 juta lembar (April 2026) jadi 141,61 juta lembar (Juli 2026). Total akumulasi melampaui 14,8 juta lembar. Sinyal insider percaya proses restrukturisasi dan prospek internal.

Musiman: Data histori musiman bulanan SATU.JK di IDX nihil.

Wawasan Pedagang & Risiko: Laba Q2 2026 positif. Katalis jangka pendek ada. Beban utang bank Rp 71,65 miliar dan utang afiliasi Rp 60,57 miliar bebani solvabilitas. Kas tipis Rp 3,44 miliar hadapi utang bank jatuh tempo pendek Rp 19,60 miliar. Quick ratio 0,11x sinyal bahaya likuiditas. Saham sangat tidak likuid. Eksekusi posisi besar berisiko tinggi. Trader tunggu kelanjutan konsistensi laba Q3 2026 dan penurunan leverage sebelum masuk agresif.

Indikator Finansial Nilai (Q2 2026 / Terkini) Keterangan & Implikasi
Harga Saham Rp 206 Valuasi pasar SATU.JK per 2026-10-27
Kapitalisasi Pasar Rp 288,75 miliar Saham lapis bawah, turnover harian Rp 239,90 juta
Pendapatan Q2 2026 Rp 10,67 miliar Tumbuh 39,40% YoY vs Q2 2025 (Rp 7,65 miliar)
Laba Bersih Q2 2026 Rp 1,69 miliar Balik arah dari rugi kronis 2023-2025
Kas & Setara Kas Rp 3,44 miliar Sangat tipis, hanya 1,70% dari total aset
Persediaan Properti Rp 124,72 miliar Rp 100,28 miliar lancar, modal kerja terjepit
Total Utang Bank Rp 71,65 miliar Rp 19,60 miliar pendek, Rp 52,05 miliar panjang
Utang Pihak Berelasi Rp 60,57 miliar Kuasai 38,73% total liabilitas, risiko afiliasi tinggi
Total Ekuitas Rp 46,36 miliar Tertekan defisit saldo laba (-Rp 74,30 miliar)
Debt to Equity Ratio (DER) 3,37x Leverage finansial sangat tinggi
Quick Ratio 0,11x Rentan likuiditas, aset likuid minim
Arus Kas Operasi Positif Rp 1,84 miliar Arus kas operasional membaik 3 kuartal terakhir
Aksi Insider (Stefani Farida) Beli konsisten Akumulasi naik ke 141,61 juta lembar (Juli 2026)

Rating: HOLD FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

241 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian Sumber Data

  • Yahoo Finance (Berita Institusi): Status DATA_UNAVAILABLE. Nol artikel terkait SATU.JK dalam rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Sinyal institusional nihil.
  • StockTwits (Sentimen Ritel): Status HTTPError. Nol pesan didapat. Rasio bullish/bearish tidak ada. Aktivitas pedagang ritel nihil.
  • Reddit (Komunitas r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Pencarian historis tidak tersedia untuk rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Nol kiriman didapat. Sinyal diskusi komunitas nihil.

2. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber

Semua saluran data nol serentak. Tidak ada polarisasi ritel versus institusi. Tidak ada divergensi pandangan. Konsensus tunggal: blackout informasi total pada periode amatan.

3. Tema Narasi Dominan

Tidak ada tema terdeteksi. Ketiadaan data hilangkan jejak narasi PT Kota Satu Properti Tbk di seluruh kanal publik terpantau.

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Tidak teridentifikasi. Data historis nihil sinyal rilis kinerja keuangan, aksi korporasi, atau ekspansi proyek properti.
  • Risiko: Risiko visibilitas ekstrem. Saham minim liputan publik miliki potensi likuiditas tipis dan volatilitas liar tanpa peringatan. Waspadai risiko transaksi informasi asimetris. Pedagang perlu cek keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (IDX) langsung.

5. Ringkasan Sinyal Sentimen

Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Berita Institusi Neutral Yahoo Finance Status DATA_UNAVAILABLE, 0 artikel terindeks
Percakapan Ritel Neutral StockTwits Eror HTTPError, 0 pesan didapat
Diskusi Komunitas Neutral Reddit Pencarian tanggal lampau tidak tersedia, 0 kiriman

Analisa berita

254 kata

Berita SATU.JK nihil. Vendor data tidak catat publikasi berita sepekan terakhir. Katalis korporasi absen.

Sentimen makro global fokus adopsi kecerdasan buatan, infrastruktur edge, laporan keuangan emiten teknologi Amerika Serikat (IBM, MSFT, CSCO). Data acuan suku bunga Fed dan inflasi FRED tidak tersedia. Pasar prediksi historis Polymarket tidak tersedia untuk tanggal analisis.

Kondisi pasar domestik IDX sesi 1 tanggal 2026-10-27 variatif cenderung tertekan. BBCA pimpin transaksi nilai 1,42 triliun rupiah naik +3,57%. Mayoritas saham pilar bobot indeks koreksi: BMRI -2,33%, BBRI -1,73%, TLKM -4,21%, BUMI -6,25%. Spekulasi retail fokus saham kapitalisasi mikro (MKNT +162,5%, KOPI +26,84%).

Radar screener IDX catat PIPA dan BLES pada area konflik distribusi. IMPC catat akumulasi senyap. SATU.JK tidak masuk daftar volume konsisten maupun akumulasi broker. Risiko likuiditas tinggi tanpa sentimen penggerak.

Parameter Status / Data Implikasi Pasar / Saham
Berita SATU.JK Nihil (Data tidak tersedia) Tidak ada katalis penggerak harga
Narasi Global Ekspansi komputasi edge dan AI Pengaruh netral untuk sektor properti lokal
Indikator FRED Akses API tidak tersedia Arah suku bunga acuan belum terkonfirmasi
Pasar Prediksi Ditahan untuk data historis Ekspektasi makro berbasis kontrak ditiadakan
Breadth Domestik Saham perbankan terbagi, saham pilar indeks turun Tekanan jual tekan indeks saham lapis menengah-bawah
Screener IDX SATU.JK absen; sinyal ada pada PIPA, BLES, IMPC Modal pasar beralih ke emiten aktif lain

Rating: NEUTRAL FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD