Gacor Quant
Istirahat (12:00-13:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Ricky Putra Globalindo Tbk

RICY · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Sell

57 rupiah per lembar · -1,73% · -

Net broker seluruhnya 17,2 jt rupiah. Kapitalisasi 37,2 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Alokasi portofolio 0%. Posisi aktif jual bertahap rentang 58-61 pakai limit order. Likuiditas tipis IDR 91.3 juta, hindari buang pasar langsung cegah slippage parah.
Aliran dana
YP beli 10,1 jt · XC jual 49,2 rb
Posisi harga
-19,9% terhadap SMA50, asing 0,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
55
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
32,0 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
52
kali transaksi
Volume
577,5 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 10,1 jt 180,3 rb 25,2 jt 15,1 jt
PD INDO PREMIER SEKURITAS 3,7 jt 64,6 rb 5,1 jt 1,3 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 2,8 jt 38,5 rb 9,7 jt 6,9 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 310,1 rb 8,6 rb 3,8 jt 3,5 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 238,0 rb 4,0 rb 238,0 rb -
DH SINARMAS SEKURITAS 67,6 rb 1,2 rb 118,0 rb 50,4 rb
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 34,4 rb 600 34,4 rb -
TF LABA SEKURITAS INDONESIA 23,2 rb 400 23,2 rb -
AG KIWOOM SEKURITAS INDONESIA -400 - 6,1 rb 6,5 rb
RO PLUANG MAJU SEKURITAS -12,2 rb -200 - 12,2 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 62 45,7 jt XL 60 59,0 jt
YP 60 25,2 jt YP 64 15,1 jt
CC 64 9,7 jt CC 61 6,9 jt
PD 59 5,1 jt CP 64 3,5 jt
CP 60 3,8 jt NI 63 2,1 jt
XC 58 989,7 rb BQ 60 1,9 jt
BQ 64 357,6 rb PD 61 1,3 jt
AZ 60 238,0 rb XC 66 1,0 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 36 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2023-08-30 WINSTON KARIM - Sell -1,520,000 0
2023-08-29 WINSTON KARIM - Buy +2,189,000 0
2023-08-29 WINSTON KARIM - Buy +30,602,900 0
2023-08-29 WINSTON KARIM - Buy +1,106,900 0
2023-08-23 WINSTON KARIM - Buy +1,547,500 0
2023-08-22 WINSTON KARIM - Sell -800,000 0

Keputusan akhir

190 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Alokasi portofolio 0%. Posisi aktif jual bertahap rentang 58-61 pakai limit order. Likuiditas tipis IDR 91.3 juta, hindari buang pasar langsung cegah slippage parah. Jebol support 54 lepas sisa segera, target turun 51. Tutup di atas 65 batalkan tesis jual.

Investment Thesis: Fundamental bangkrut. Utang bank IDR 1.28 triliun timpang lawan kas IDR 21.66 miliar. DER tembus 6.70x. Rugi 1H 2026 IDR -40.31 miliar, saldo rugi akumulasi IDR -812.08 miliar. Ekuitas IDR 229.48 miliar topangan semu cadangan revaluasi IDR 727.50 miliar; ekuitas riil defisit IDR -500 miliar. Kas operasi positif cuma dari tagih piutang modal kerja, capex sisa IDR 248 juta matikan daya saing.

Teknikal rusak parah. Tren bearish dominan. Harga 58 di bawah EMA 10 (61.49), SMA 50 (72.40), SMA 200 (83.68). Candlestick tolak kenaikan dari 67 ke 58. MACD -3.75 dan histogram -0.24 melebar ke bawah. Pantulan RSI 35.99 jebakan, historis gagal 87% dan picu stop loss 69.6%. Broker XL buang bersih IDR 13.34 juta ke ritel YP, asing nol. Risiko suspensi papan pemantauan khusus nyata.

Batal pandangan jual jika harga tembus dan tutup di atas 65.

Price Target: 51.0

Time Horizon: 1-3 bulan

Rencana trader

73 kata

Action: Sell

Reasoning: Tren bearish kuat. Harga 58 di bawah EMA 10 (61.49), SMA 50 (72.40), dan SMA 200 (83.68). Upaya naik tertahan di 67 lalu tutup 58, MACD negatif -3.75 perlemah momentum. Fundamental insolven dengan rugi 1H 2026 IDR -40.31 miliar dan utang bank IDR 1.28 triliun. Hindari masuk atau jual habis menuju support 54 dan 51.

Entry Price: 58.0

Stop Loss: 65.0

Position Sizing: 0% alokasi portofolio

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

213 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang mutlak. Tesis Bull diskon aset gugur total.

Ekuitas IDR 229.48 miliar semu, ditopang cadangan revaluasi IDR 727.50 miliar. Tanpa revaluasi, ekuitas defisit IDR -500 miliar. Saldo rugi IDR -812.08 miliar bukti modal tergerus permanen.

Insolvensi ancam nyata. Utang bank IDR 1.28 triliun, DER 6.70x. Kas cuma IDR 21.66 miliar, gagal tutup utang jatuh tempo IDR 79.94 miliar. Kas operasi positif murni dari tagih piutang modal kerja, bukan profit riil. Capex ditekan sisa IDR 248 juta, daya saing mesin habis.

Operasional rapuh. Pendapatan Q2 2026 rontok ke IDR 87.39 miliar. Laba bruto IDR 18.99 miliar ludes ditelan beban operasi IDR 35.34 miliar. Rugi bersih 1H 2026 tembus IDR -40.31 miliar.

Teknikal rusak parah. Harga 58 di bawah EMA 10 (61.49), SMA 50 (72.40), SMA 200 (83.68). Historis pantulan RSI emiten ini gagal 87%. Candlestick tolak kenaikan dari High 67 ke Close 58. Transaksi harian sangat sepi IDR 91.3 juta. Risiko delisting dan likuidasi dominan.

Strategic Actions: Sell total atau hindari masuk posisi RICY.JK. Sizing alokasi 0% dari standar portofolio.

Langkah eksekusi trader:

  1. Posisi aktif: jual keluar pada area 58 - 61.
  2. Jangan beli spekulatif. Target penurunan uji support 54 lalu 51.
  3. Batalkan tesis jual jika harga tembus dan tutup di atas 65 (Middle Bollinger Band break).

Analisa teknikal dan aliran dana

669 kata

Data pasar terverifikasi RICY.JK per 2026-10-27. Sumber kebenaran mutlak IDX Edge PRO.

Data Pasar Terverifikasi (2026-10-27)

  • Open: 61 | High: 67 | Low: 57 | Close: 58
  • Perubahan: -3 (-4.92%)
  • Volume: 1.492.100 lembar
  • Nilai Transaksi: Rp 91.313.400
  • Frekuensi: 408 kali
  • Net Foreign: 0 lembar

Pemilihan 8 Indikator Komplementer

  1. close_10_ema (61.49): Pantau tren mikro. Harga 58 di bawah EMA 10. Sinyal tekanan jual pendek dominan.
  2. close_50_sma (72.40): Tolok ukur tren menengah. Harga jauh di bawah rata-rata 50 hari. Downtrend valid.
  3. close_200_sma (83.68): Benchmark tren jangka panjang. Posisi harga jauh di bawah SMA 200. Struktur makro bearish.
  4. rsi (35.99): Ukur momentum jenuh jual. Nilai mendekati zona oversold, belum ada divergensi beli.
  5. boll (64.45): Titik tengah pita Bollinger 20 hari. Harga bergerak di paruh bawah pita (UB: 74.64, LB: 54.26).
  6. macd (-3.75): Evaluasi momentum perbedaan tren. Nilai negatif dalam, momentum turun kokoh.
  7. macdh (-0.24): Histogram momentum selisih MACD dan sinyal (-3.51). Batang negatif melebar kembali. Tekanan jual menguat.
  8. atr (6.02): Hitung rentang volatilitas riil. Volatilitas harian tinggi, setara 10.38% dari harga saham.

Analisis Aksi Harga & Teknikal

Harga tembus ke bawah 60. Candlestick cetak ekor atas panjang (High 67, Low 57, Close 58). Upaya rebound sesi berjalan kena pukul jual. Struktur tren bearish bertingkat: Harga (58) < EMA 10 (61.49) < SMA 50 (72.40) < SMA 200 (83.68).

Support terdekat: Lower Bollinger Band 54.26 dan swing low 54 (19 Okt 2026). Support krusial berikut 51 (20 Okt 2026). Resistance terdekat: Pivot/EMA 10 di area 61 - 64 (Middle Bollinger Band).

Analisis Bandarmologi & Arus Dana

Partisipasi asing nihil (Net foreign 0). Transaksi sepenuhnya antar broker ritel lokal dengan nilai kecil (omzet total harian hanya Rp 91.3 juta).

  • Net Buyer Utama:
    • YP (Mirae Asset): net buy Rp 10.083.700 (180.300 lembar, beli rata-rata 60)
    • PD (Indo Premier): net buy Rp 3.742.700 (64.600 lembar, beli rata-rata 59)
    • CC (Mandiri Sekuritas): net buy Rp 2.833.600 (38.500 lembar, beli rata-rata 64)
  • Net Seller Utama:
    • XL (Stockbit): net sell -Rp 13.342.500 (-234.900 lembar, jual rata-rata 60)
    • NI (BNI Sekuritas): net sell -Rp 2.055.600 (-32.600 lembar, jual rata-rata 63)
    • BQ (Korea Investment): net sell -Rp 1.500.600 (-25.400 lembar, jual rata-rata 60)

Distribusi bersih didorong buangan broker ritel XL. Akumulasi tandingan oleh YP lemah, nilai transaksi tidak signifikan secara institusional. Tidak ada jejak akumulasi broker asing (JP Morgan, UBS, CLSA nihil).

Verifikasi Vendor Verdict

Sistem vendor IDX Edge PRO pasang skor rendah 30/75 status WASPADA. Catatan historis: Pola pantulan RSI pada instrumen ini memiliki rekam jejak gagal tinggi (win rate event hanya 13%, stop loss trigger 69.6%). Sinyal teknikal independen sepakat dengan pandangan vendor: jebakan oversold.

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Aksi: Hindari masuk (Avoid / No Buy). Pemilik saham kurangi posisi / sell on weakness.
  • Area Buang / Exit: 58 - 61
  • Target Penurunan: 54 lalu 51
  • Stop Cut / Batalkan pandangan bearish jika tembus balik: > 65 (Middle Band)
Parameter Nilai / Kondisi Keterangan
Harga Terakhir (Close) 58 Turun 4.92% (rentang harian 57 - 67)
EMA 10 / SMA 50 / SMA 200 61.49 / 72.40 / 83.68 Struktur bearish penuh (downtrend)
RSI (14) 35.99 Lemah, potensi false bounce tinggi
Bollinger Bands LB 54.26 / Mid 64.45 / UB 74.64 Harga menekan sisi bawah pita
MACD / MACDH -3.75 / -0.24 Momentum negatif mengembang
ATR (14) 6.02 Volatilitas tinggi (~10.4% harga saham)
Broker Top Seller XL (-Rp 13.34 juta) Penjual terbesar hari ini
Broker Top Buyer YP (+Rp 10.08 juta) Penampung ritel, akumulasi lemah
Foreign Flow 0 Asing absen total
Support Kritis 54 dan 51 Target uji penurunan terdekat
Resistance Kritis 61 dan 64 Area pasokan jual dinamis

Analisa fundamental

922 kata

Profil dan Ringkasan Pasar RICY.JK
Emiten: PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY.JK). Sektor tekstil dan garmen (produk pakaian dalam, rajut).
Harga pasar (2026-10-27): IDR 57.0. Kapitalisasi pasar: IDR 37.22 miliar. Saham beredar: 641.72 juta lembar. Nilai transaksi harian kecil, likuiditas rendah.


Kinerja Laba Rugi (Income Statement)

  • Kuartal 2 2026: Penjualan IDR 87.39 miliar. Turun dibanding Q1 2026 (IDR 115.93 miliar) dan Q2 2025 (IDR 117.32 miliar). Tren penjualan merosot tajam dari level 2024 (>IDR 200 miliar per kuartal).
  • Beban pokok penjualan Q2 2026: IDR 68.40 miliar. Laba bruto: IDR 18.99 miliar (marjin laba kotor 21.73%).
  • Beban operasional tinggi: Beban penjualan IDR 26.71 miliar melebihi laba bruto. Beban umum dan administrasi IDR 8.63 miliar. Rugi operasional struktural.
  • Beban bunga dan keuangan: IDR 2.40 miliar (Q2 2026), IDR 3.74 miliar (Q1 2026).
  • Rugi bersih Q2 2026: IDR -22.60 miliar (rugi entitas induk: IDR -21.22 miliar). EPS: IDR -33.
  • Rugi bersih 1H 2026 kumulatif: IDR -40.31 miliar.
  • Historis: Rugi masif berulang. Tahun 2025 rugi bersih Q1 (IDR -68.34 miliar), Q2 (IDR -42.64 miliar), Q3 (IDR -33.75 miliar), Q4 (IDR -221.70 miliar). Emiten gagal hasilkan laba konsisten akibat tekanan industri tekstil lokal.

Neraca dan Posisi Keuangan (Balance Sheet)

  • Kas dan setara kas Q2 2026: IDR 21.66 miliar. Kas sangat kecil dibanding skala liabilitas.
  • Total aset lancar: IDR 888.01 miliar. Didominasi persediaan IDR 587.83 miliar dan total piutang IDR 235.22 miliar. Risiko penurunan nilai persediaan tinggi.
  • Total aset: IDR 1.77 triliun. Aset tetap IDR 856.75 miliar (terdongkrak revaluasi aset di akhir 2025).
  • Beban utang ekstrem:
    • Liabilitas jangka pendek: IDR 270.04 miliar (utang bank jangka pendek IDR 61.40 miliar, utang bank jatuh tempo 1 tahun IDR 18.54 miliar, utang usaha IDR 88.19 miliar, utang pajak IDR 23.95 miliar).
    • Liabilitas jangka panjang: IDR 1.27 triliun (utang bank jangka panjang IDR 1.20 triliun).
    • Total liabilitas: IDR 1.54 triliun.
    • Total utang berbunga (bank debt): IDR 1.28 triliun.
  • Ekuitas: IDR 229.48 miliar.
    • Akumulasi rugi (defisit saldo laba): IDR -812.08 miliar.
    • Ekuitas positif murni karena cadangan revaluasi IDR 727.50 miliar. Tanpa revaluasi, ekuitas defisit sekitar IDR -500 miliar.
    • Debt to Equity Ratio (DER): 6.70x. Utang bank terhadap ekuitas: 5.58x. Struktur permodalan sangat rapuh.

Arus Kas (Cash Flow)

  • Arus kas operasi Q2 2026: Positif IDR 35.73 miliar (Q1 2026: IDR 12.53 miliar). Positif murni dari perputaran modal kerja (penagihan piutang dan penurunan belanja barang), bukan hasil keuntungan operasional riil.
  • Arus kas investasi Q2 2026: IDR +0.20 miliar (capex minimal IDR -248 juta). Emiten pangkas pengeluaran modal ke titik terendah.
  • Arus kas pendanaan Q2 2026: Negatif IDR -36.74 miliar. Kas dipakai bayar pokok pinjaman bank IDR 42.34 miliar dan beban bunga IDR 2.40 miliar.
  • Likuiditas ketat: Arus kas tersedot untuk servis utang perbankan.

Aktivitas Orang Dalam dan Musiman

  • Transaksi insider: Catatan terakhir Agustus 2023 (transaksi Winston Karim). Periode 2024–2026 nihil transaksi orang dalam. Tidak ada indikasi akumulasi manajemen.
  • Pola musiman: Data historis musiman IDX tidak menunjukkan edge arah yang dapat diandalkan.

Wawasan Trader

  • Kualitas fundamental sangat buruk. Tekanan penurunan penjualan berkelanjutan, defisit saldo laba membengkak (-IDR 812 miliar), beban utang bank IDR 1.28 triliun.
  • Valuasi pasar IDR 37 miliar mencerminkan risiko insolvensi tinggi. Saham mendekati batas likuiditas nominal terendah pasar reguler.
  • Hindari posisi beli jangka menengah-panjang. Hanya cocok untuk spekulasi jangka sangat pendek jika volume anomali muncul. Pantau risiko restrukturisasi utang bank.

Metrik Finansial Nilai Q2 2026 / Status Nilai Q1 2026 / Q2 2025 Catatan Fundamental
Harga Saham IDR 57.0 - Saham likuiditas tipis, kapitalisasi IDR 37.22 miliar
Pendapatan Usaha IDR 87.39 miliar IDR 115.93 miliar / IDR 117.32 miliar Kontraksi pendapatan berlanjut
Laba Bruto IDR 18.99 miliar IDR 16.59 miliar / IDR -5.43 miliar Marjin kotor 21.73%
Rugi Bersih Periode Berjalan IDR -22.60 miliar IDR -17.71 miliar / IDR -42.64 miliar Beban penjualan & umum lebihi laba kotor
EPS Dasar IDR -33 IDR -28 / IDR -62 Tekanan rugi per lembar saham konsisten
Kas & Setara Kas IDR 21.66 miliar IDR 22.38 miliar / IDR 22.20 miliar Buffer kas sangat terbatas
Total Persediaan IDR 587.83 miliar IDR 588.11 miliar / IDR 671.86 miliar Risiko write-down persediaan lambat bergerak
Total Utang Bank IDR 1.28 triliun IDR 1.31 triliun / IDR 1.32 triliun Jangka pendek + panjang; beban servis utang masif
Total Ekuitas IDR 229.48 miliar IDR 252.09 miliar / IDR -197.60 miliar Disangga cadangan revaluasi IDR 727.5 miliar
Akumulasi Saldo Rugi IDR -812.08 miliar IDR -790.86 miliar / IDR -517.26 miliar Defisit riil gerus modal
Debt to Equity Ratio (DER) 6.70x 6.18x / Negatif Leverage tinggi, risiko solvabilitas parah
Arus Kas Operasi IDR +35.73 miliar IDR +12.53 miliar / IDR +16.45 miliar Positif ditopang penagihan piutang modal kerja
Insider Buying (12 bln) Nihil Nihil Tidak ada insider accumulation

Rating: Strong Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Jual atau hindari RICY.JK. Kondisi operasional merugi persisten, pendapatan turun, defisit saldo laba menembus IDR -812 miliar, dan total utang bank mencapai IDR 1.28 triliun berbanding ekuitas tipis non-revaluasi. Risiko restrukturisasi dan penurunan modal sangat besar.

Analisa sentimen

243 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

  1. Rincian Sumber Data:
  • Yahoo Finance: Data tidak tersedia (DATA_UNAVAILABLE). 0 artikel berita RICY.JK periode 2026-10-20 sampai 2026-10-27. Liputan institusional nihil.
  • StockTwits: Data gagal muat (HTTPError). 0 pesan cashtag RICY.JK. Rasio bullish/bearish tidak ada. Sampel obrolan ritel nol.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Pencarian riwayat tidak tersedia untuk periode target. 0 postingan tercatat. Diskusi ritel komunitas tidak terdeteksi.
  1. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber: Semua kanal hening total. Tidak ada konflik arah antar-sumber. Ketiadaan data selaras di berita institusi, umpan cepat mikro ritel, dan forum panjang ritel.

  2. Tema Narasi Dominan: Nol tema narasi pasar. RICY.JK tidak masuk radar diskusi platform global. Ketiadaan atensi publik mendominasi instrumen.

  3. Katalis dan Risiko:

  • Katalis: Tidak terdeteksi dari data sentimen. Aksi korporasi, kinerja laba, atau pemicu volume nihil dari sumber ini.
  • Risiko: Blind spot sentimen penuh. Ketiadaan data publik tingkatkan ketergantungan analisis pada laporan fundamental lokal dan data teknikal orderbook IDX semata. Risiko likuiditas tipis khas saham tekstil domestik tanpa pelindung peringatan berita publik.
  1. Tabel Ringkasan Sinyal Sentimen: | Sinyal Sentimen | Arah | Sumber | Bukti Pendukung | | :--- | :--- | :--- | :--- | | Berita Institusional | Neutral | Yahoo Finance | DATA_UNAVAILABLE, 0 artikel terlacak | | Sentimen Ritel Cepat | Neutral | StockTwits | HTTPError, 0 pesan, rasio tidak ada | | Forum Komunitas Ritel | Neutral | Reddit | Pencarian historis tidak tersedia, 0 thread |

Analisa berita

318 kata

Analisis berita dan makro RICY.JK (PT Ricky Putra Globalindo Tbk) per 27 Oktober 2026:

Berita Emiten (RICY.JK):

  • Berita spesifik periode 20-27 Oktober 2026 tidak tersedia. Katalis korporasi baru nihil.
  • Tidak ada rilis kinerja atau aksi korporasi penggerak harga jangka pendek.

Kondisi Makro & Sentimen Global:

  • Berita global didominasi belanja korporasi sektor teknologi (AI farmasi, infrastruktur edge, laporan keuangan IBM/Cisco). Dampak transmisi ke manufaktur garmen domestik netral.
  • Seri data Fed Funds Rate dan US 10Y via FRED tidak tersedia. Data taruhan pasar Polymarket untuk 27 Oktober 2026 ditahan.

Dinamika Bursa Domestik (IDX):

  • Sesi 1 perdagangan IDX aktif. Saham pergerakan ekstrem didominasi lapis tiga: MKNT (+162,5%), KOPI (+26,84%), PBID (+17,14%).
  • Saham sektor tekstil terafiliasi INDR naik +11,19% ke level Rp2.880, transaksi sangat tipis (173 lot). Tidak ada indikasi rebound serentak sektor tekstil nasional.
  • Screener IDX V5.2 (27 Oktober 2026): RICY.JK tidak masuk radar akumulasi broker maupun volume lonjakan. Radar hanya mencatat PIPA, BLES, IMPC.

Wawasan Aksi:

  • RICY.JK kekurangan katalis fundamental dan likuiditas pasar.
  • Volume transaksi stagnan. Risiko terjebak likuiditas tinggi. Hindari spekulasi beli sebelum volume dan akumulasi broker terkonfirmasi.
Parameter / Indikator Data / Status Implikasi Pasar untuk RICY.JK
Berita RICY.JK Data tidak tersedia (20-27 Okt 2026) Katalis penggerak harga nihil
Sentimen Global Fokus AI & infrastruktur komputasi Pengaruh langsung ke tekstil nol
Data Makro (FRED / Polymarket) Data tidak tersedia / ditahan Arah likuiditas global belum terkonfirmasi
Sektor Tekstil IDX INDR naik +11,19% (volume tipis) Pergerakan sektoral sporadis, bukan reli luas
IDX Screener Signal RICY.JK absen (terpilih: PIPA, BLES, IMPC) Tidak ada sinyal akumulasi broker
Status Perdagangan Sesi 1 IDX berjalan Disiplin tunggu likuiditas masuk

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: AVOID / WAIT AND SEE