Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Raharja Energi Cepu Tbk.

RATU · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

2.230 rupiah per lembar · -3,88% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 7,0 M rupiah. Kapitalisasi 6,1 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Kurangi eksposur RATU.JK bertahap, jangan exit panik dan jangan tambah. Ketiga analis risiko konvergen ke arah Sell; tidak ada suara Hold.
Aliran dana
CC beli 4,3 M
Keyakinan
C48 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-43,0% terhadap SMA50, asing 2,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C48

Skor 47.5 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 21/25

net 7,0 M dari bruto 14,9 M, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-43,0% vs SMA50, return 20 sesi -45,3%

Likuiditas 8/15

rata-rata 21,1 M rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 11.7% lebar, stop jadi mahal

VWAP
2.204
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
20,8 M
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
4.364
kali transaksi
Volume
9,4 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2025-01-08 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 4,3 M 2,0 jt 6,0 M 1,7 M
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 1,2 M 530,1 rb 2,0 M 832,4 jt
BK J.P. MORGAN SEKURITAS INDONESIA 362,7 jt 165,2 rb 493,2 jt 130,5 jt
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 328,2 jt 148,0 rb 570,3 jt 242,0 jt
PD INDO PREMIER SEKURITAS 283,3 jt 129,4 rb 512,6 jt 229,2 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 229,2 jt 104,4 rb 387,4 jt 158,2 jt
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 129,6 jt 60,3 rb 355,8 jt 226,2 jt
DX BAHANA SEKURITAS 76,1 jt 35,0 rb 87,4 jt 11,2 jt
AG KIWOOM SEKURITAS INDONESIA 33,3 jt 15,4 rb 33,3 jt -
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 21,2 jt 9,4 rb 321,2 jt 300,1 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
CC 2.200 6,0 M XL 2.209 3,2 M
XL 2.212 3,1 M XC 2.186 2,9 M
AK 2.220 2,5 M AK 2.219 2,8 M
YP 2.192 2,0 M CC 2.223 1,7 M
YB 2.196 842,8 jt CP 2.167 1,5 M
XC 2.200 733,1 jt YB 2.202 1,5 M
ZP 2.240 591,3 jt NI 2.202 1,3 M
MG 2.205 570,3 jt YP 2.203 832,4 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 21 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-07-16 ADRIAN HARTADI DIREKTUR Buy +42,100 5,100
2026-04-27 RUKUN RAHARJA - Sell -2,500,000 0
2025-11-17 RUKUN RAHARJA - Sell -6,650,000 0
2025-11-10 RUKUN RAHARJA - Sell -16,666,700 0
2025-08-15 RUKUN RAHARJA - Sell -10,000,000 0
2025-08-14 RUKUN RAHARJA - Sell -10,000,000 6,000

Keputusan akhir

616 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Kurangi eksposur RATU.JK bertahap, jangan exit panik dan jangan tambah. Ketiga analis risiko konvergen ke arah Sell; tidak ada suara Hold. Saya turunkan intensitas dari Sell penuh ke Underweight karena dua alasan yang lolos uji silang: (1) stop 2.160 di plan trader memang cacat matematis — jarak 70 poin lawan ATR 228,53 — jadi tidak boleh dijadikan dasar full exit, hanya referensi tesis; (2) likuiditas turnover 0,35%, val harian Rp9,58–20,80 M, gap risk terbukti (12 Okt 4.040→3.580 satu sesi) membuat jual blok di RSI 18,83 = bayar slippage di titik harga terburuk. Arah tetap bear; eksekusi harus lambat dan berukuran.

Langkah:

  1. Nyatakan posisi RATU.JK sebagai % portfolio dulu. Tanpa itu semua angka sizing kosong (poin Konservatif, didukung Neutral — saya adopsi).
  2. Kurangi ke ≤50% alokasi normal. Jual porsi yang bisa keluar dalam satu hari pada volume tipikal, limit order, tanpa menunggu bounce.
  3. Sisa posisi dikurangi di hari val >Rp15 M, batas waktu eksplisit. Kalau bounce bervolume ke 2.320–2.490 datang, pakai sebagai likuiditas keluar — bukan alasan menahan.
  4. Jangan tambah sampai gap fundamental ditutup, terlepas dari trigger teknikal apa pun.

Investment Thesis:

Arah bear menang telak, dan menang di titik paling menentukan: normalisasi laba. Bull/Plan mengklaim PER ~16× murah; buang dua arah item non-operasional (kurs +Rp37,76 M, ekuitas asosiasi +Rp68,39 M), laba inti annualized ≈ Rp50/lembar, PER inti ≈45×. Argumen Agresif benar di sini: PER 16× adalah angka yang laporan fundamental sendiri sebut sensitif normalisasi. Net finance −Rp22,57 M membuktikan utang berbunga nyata sementara neraca tidak terbaca.

Konfirmasi teknikal tidak terbantah: close 2.230, 59% di bawah SMA200 5.445,95, 43% di bawah SMA50 3.913,20, 17% di bawah EMA10 2.694,68. Tujuh sesi turun beruntun tanpa satu bounce berhasil. MACD histogram melebar negatif (−94,60; macd −501,77 vs signal −407,17). VWMA 2.796,88 di atas close = pembeli volume-weighted masih rugi, belum capitulasi. Pengendali Rukun Raharja net sell konsisten. Tidak ada pilar struktural untuk hold.

Kenapa bukan Sell penuh — tiga keberatan yang saya terima:

  • Stop cacat. Konservatif dan Neutral sama-sama benar: 70 poin vs ATR 228,53 = pasti kena noise; limit tidak terisi saat gap. Stop berbasis level 2.160 bukan perlindungan. Ukuran risiko harus dari sizing posisi dan jarak dalam satuan ATR.
  • Kontradiksi rencana bounce. Jual tranche 1 di 2.230 lalu tahan sisa berharap 2.320–2.490 = menanggung risiko gap terbesar sambil berharap sesuatu yang tujuh sesi ini tidak datang. Harus dibatasi jadwal, bukan dihapus — bounce bervolume tetap dipakai sebagai exit liquidity.
  • Konservatif salah soal kecepatan. Usulannya jual 1–2 tranche sekarang di order book tipis justru memperbesar slippage; Neutral benar, sesuaikan ukuran dengan kapasitas likuiditas, bukan jadwal dengan keinginan keluar.

Kenapa bukan Hold: ketiga analis menolak Hold; tidak ada bukti penyeimbang. Valuasi inti ~45×, 30% laba non-operasional, 24,9% PBT non-kas, downtrend tiga time frame, distribusi miliaran lembar, neraca tak terbaca — bukan kompensasi layak.

Yang mengubah tesis:

  • Naik ke Hold jika ≥3 dari 4: neraca lengkap (utang berbunga, D/E, nilai asosiasi), get_accumulation_history CC Mandiri berlanjut >1 hari, bukti dividen asosiasi masuk kas, penjualan Rukun Raharja berhenti.
  • Turun ke Sell penuh jika close harian <2.160 dengan volume, atau bounce bervolume gagal di 2.694,68.
  • Trigger tambah (belum aktif): close >2.694,68 + MACD histogram naik 3 sesi + volume >10 jt lembar — dan hanya posisi percobaan kecil (⅓ normal), bukan posisi penuh, selama gap fundamental terbuka.

Keterbatasan data yang saya akui eksplisit: get_accumulation_history kosong, get_order_flow_detail 2026-10-28 kosong (0 tick), get_market_breadth kosong, balance sheet dan cashflow tidak tersedia, harga minyak tidak tersedia, holdings caller tidak diketahui. Tidak ada bukti aliran intraday. Angka PER inti ~45× adalah estimasi dari data parsial, bukan hasil audit — traktir sebagai indikasi arah, bukan presisi. Tandai posisi RATU.JK spekulatif, berisiko tinggi.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

329 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan Underweight = kurangi eksposur, bukan hold. Arah eksekusi = Sell. Bukti berat ke bear: harga 2.230, 59% di bawah close_200_sma 5.445,95, 43% di bawah close_50_sma 3.913,20, 17% di bawah close_10_ema 2.694,68. Tujuh sesi close turun beruntun tanpa satu bounce berhasil. MACD histogram masih melebar negatif (macd -501,77 vs macds -407,17, macdh -94,60) = momentum turun belum mentok. VWMA 2.796,88 di atas close = pembeli volume-weighted masih rugi, belum capitulasi. Valuasi inti ~45x setelah normalisasi dua arah, laba 30% non-operasional, 24,9% PBT non-kas, net finance -Rp22,57 M bukti utang berbunga nyata. Pengendali distribusi miliaran lembar.

Kenapa jual bertahap, bukan blok: RSI 18,83 oversold ekstrem, support 2.160 belum ditembus, likuiditas tipis (val harian Rp9,58-20,80 M, turnover 0,35%), gap risk terbukti (12 Okt 4.040→3.580 satu sesi). Exit paksa satu blok = slippage mahal. Pakai limit order, 2-3 tranche, hanya di hari volume tebal (val >Rp15 M). Kalau muncul pola O=H=L=C, tunda eksekusi.

Pita akumulasi 2.160-2.260 dengan CC Mandiri beli Rp6,03 M @ avg 2.200 jadi satu-satunya penopang — tapi report sendiri bilang CC beli volume, bukan sponsor harga; close tetap turun 7 sesi. Penopang itu tidak mengubah arah.

Entry Price: 2.230 (close 2026-10-28, acuan eksekusi tranche 1; tranche lanjutan di setiap bounce ke 2.320-2.490 selama MACD histogram tidak menipis)

Stop Loss: 2.160 (low 2026-10-28, batas bawah pita akumulasi). Close harian di bawah 2.160 dengan volume = keluar sisa posisi, bear thesis terkonfirmasi. Pakai limit, bukan stop market — gap risk nyata. Stop mental 2.100.

Position Sizing: Potong ke ≤50% alokasi normal. Kalau alokasi standar posisi spekulatif 0,5-1,0% portfolio, target akhir 0,25-0,5%. Jual 2-3 tranche. Batas likuiditas: posisi harus bisa keluar ≤3 hari tanpa menggerakkan harga >3% — val harian Rp9,58-20,80 M membatasi ini keras. Jangan tambah sebelum trigger: close >2.694,68 DAN macdh naik 3 sesi berturut DAN volume >10 jt lembar. Belum aktif.

Catatan keterbatasan data: get_accumulation_history kosong, get_order_flow_detail 2026-10-28 kosong (0 tick), get_market_breadth kosong. Tidak ada bukti aliran intraday. Neraca lengkap tidak tersedia — risiko tak terkuantifikasi.

Rencana investasi

755 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bear menang angka, dan menang di titik yang paling menentukan: normalisasi laba.

Bull klaim "PER ~16×, murah". Bear bedah: setelah net finance −Rp22,57 M dan beban lain −Rp20,84 M, laba inti bersih ≈ Rp68–74 M H1, annualized ≈ Rp50/lembar, PER inti ≈ 45×. Ini serangan telak. Bull mengakui sendiri beban lain Rp20,84 M "sifatnya belum jelas" — lalu minta investor hitung dengan angka headline yang menyertakan kurs +Rp37,76 M dan ekuitas asosiasi Rp68,39 M. Itu normalisasi satu arah. Bear benar: kalau buang item sekali lewat, buang dua arah. Hasilnya RATU tidak murah, bukan di sisi murah.

Argumen bull yang gugur:

  • "Kurs natural hedge" — mekanismenya salah. Gain kurs tercatat di pos non-operasional, artinya revaluasi neraca, bukan konversi revenue. Bull jawab dengan label mantap tanpa bukti. Rp37,76 M = 18% laba bersih. Volatilitas, bukan perlindungan.
  • "Laba asosiasi = aset produktif" — 24,9% PBT non-kas, kata kunci bull sendiri "kalau" bayar dividen. Tidak ada angka nilai asosiasi. Klaim tanpa bukti.
  • "Direktur beli 5.100" — bull lewati bahwa report sebut mungkin rights/wajib, dan direktur tidak beli lagi di 2.230. Rukun Raharja jual konsisten puluhan juta sampai 145 jt lembar, sisa 1,87 miliar lembar. "Supply habis = upside" bull tidak punya tanggal. Itu fiksi.
  • "Balance sheet gap netral" — ini yang paling lemah. Net finance −Rp22,57 M membuktikan utang berbunga nyata. Bull minta investor beli buta soal neraca. Bear benar menolak.

Teknikal: bull pilih RSI 18,8 dan pita 2.160–2.260, tapi buang 59% di bawah SMA200, 7 sesi turun beruntun tanpa satu bounce berhasil, MACD histogram melebar negatif (−501,77 vs −407,17), VWMA 2.796,88 di atas close (pembeli volume-weighted masih rugi, belum capitulasi), dan sesi O=H=L=C 2.760 = order book tipis, bukan "swing sehat". Bull salah baca CC Mandiri: report sendiri bilang "CC beli volume, bukan sponsor harga — close tetap turun 7 sesi". Pembeli terbesar kalah. Bull juga cherry-pick asing: +1,19 jt lembar satu sesi vs net jual −8,29 jt lembar 31 Agu, 7× lebih besar.

Kenapa tidak Sell penuh: bear sendiri pasang trigger beli (close >2.694,68 + macdh naik + vol >10 jt). Artinya bear akui ada level di mana tesis berbalik — jadi bukan aset rusak permanen. Fundamental inti masih positif: laba usaha Rp143,15 M, margin kotor 66,1%. Aset E&P nyata. Harga sudah 59% di bawah SMA200 — sebagian besar downside momentum mungkin sudah terbayar. Menjual agresif di RSI 18,8 dengan support 2.160 belum ditembus berarti mengeksekusi jual di ekstrem, likuiditas 0,35%, gap risk terbukti (12 Okt: 4.040→3.580 satu sesi). Slippage keluar paksa bisa lebih mahal dari risiko lanjut turun.

Kenapa tidak Hold: bukti tidak seimbang. Valuasi inti (~45×) dengan laba 30% non-operasional dan 24,9% PBT non-kas bukan kompensasi layak untuk downtrend tiga time frame + pengendali yang mendistribusi miliaran lembar + neraca tak terbaca. Berat ke bear, tapi tidak cukup untuk exit panik di harga ini. Underweight — kurangi eksposur bertahap, jangan tangkap pisau.

Strategic Actions:

  1. Kurangi eksposur bertahap, jangan jual blok. Target: potong posisi ke ≤50% dari alokasi normal (alokasi standar posisi spekulatif kecil = 0,5–1,0% portfolio; ini berarti 0,25–0,5%). Jual dalam 2–3 tranche di hari volume lebih tebal (val >Rp15 M), hindari eksekusi saat order book tipis — cek pola O=H=L=C hari itu, kalau muncul, tunda.

  2. Pertahankan sisa posisi hanya dengan batas risiko keras. Stop struktural di bawah 2.160 (low pita akumulasi). Jika close harian <2.160 dengan volume, keluar sisa posisi — support sudah ditembus, bear thesis terkonfirmasi. Pakai order limit, bukan stop market, mengingat gap risk.

  3. Jangan tambah sebelum trigger terverifikasi. Level re-entry / re-rating: close >2.694,68 + MACD histogram menipis/naik + volume >10 jt lembar. Ini trigger yang bear sendiri akui. Bull minta beli 21% sebelum trigger — tolak. Sampai trigger tercapai, tidak ada penambahan.

  4. Syarat untuk menaikkan rating ke Hold/Overweight — minta data yang belum ada:

    • Neraca lengkap (utang berbunga, D/E, nilai asosiasi di neraca).
    • Bukti get_accumulation_history CC Mandiri berlanjut (bukan satu hari).
    • Bukti dividen asosiasi masuk kas.
    • Berhentinya penjualan Rukun Raharja. Tanpa empat ini, tesis bull tetap asumsi. Jika tiga dari empat terpenuhi, naikkan ke Hold.
  5. Ukuran posisi dan likuiditas. Turnover 0,35%, val harian Rp9,58–20,80 M. Batasi posisi maksimum agar bisa keluar dalam ≤3 hari tanpa menggerakkan harga >3%. Sizing kecil, bukan nol (bull benar soal flow dua arah) — tapi prioritas adalah mengurangi, bukan menambah.

  6. Dokumentasikan gap data. Balance sheet tak terbaca adalah risiko besar yang belum terkuantifikasi. Tandai posisi RATU.JK sebagai spekulatif, berisiko tinggi, dan jangan pernah biarkan melebihi alokasi yang sudah ditetapkan meski harga bounce.

Rating: Underweight

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

1478 kata

RATU.JK — Analisis Teknis & Bandarmologi (2026-10-28)

PT Raharja Energi Cepu Tbk (Energy / Oil & Gas E&P, IDX). Close 2.230 — low sesi 2.160. Runtuh.

Struktur tren

Bars verified 2026-10-28: O 2.350 / H 2.360 / L 2.160 / C 2.230 / Vol 9.435.100 / Val Rp20,80 M / Freq 4.364 / Foreign net +1.189.500 lembar.

Turun beruntun 7 sesi terakhir, tiap sesi close lebih rendah:

Tanggal Close
10-20 2.670
10-21 2.490
10-22 2.520
10-23 2.660
10-26 2.490
10-27 2.320
10-28 2.230

Puncak April 7.075 (2026-04-14 close), sekarang 2.230. Belum satu kali counter rally >1 sesi berhasil.

Patah support kunci. 2026-10-12: close 4.040 → L 3.580, close 3.580. Gap-down besar. 2026-10-16: O 2.960 → L 2.960 → C 2.960, close total di low. 2026-10-19: O=H=L=C 2.760 — satu harga saja, likuiditas hilang, cermin order book kosong atau suspension-type session. Lanjut 2.670 → 2.490 → 2.520 → 2.660 → 2.490 → 2.320 → 2.230.

Level mental: 2026-10-22 low 2.340, 2026-10-28 low 2.160. Tidak ada support terverifikasi di bawah 2.160. Bollinger lower band verifikasi 1.842,67 jadi area statistik terakhir, bukan support historis.

Indikator (verified snapshot, 2026-10-28)

Indikator Nilai Baca
close_10_ema 2.694,68 harga 17% di bawah; short trend keras turun
close_50_sma 3.913,20 harga 43% di bawah
close_200_sma 5.445,95 harga 59% di bawah; death cross lama jalan
rsi 18,83 oversold ekstrem, dibawah 30
boll 3.314 mid band jauh di atas
boll_ub 4.785,33 —
boll_lb 1.842,67 harga menyentuh pita, tapi belum break
macd -501,77 negatif dalam
macds -407,17 MACD di bawah signal
macdh -94,60 histogram makin negatif = tekanan turun menguat
atr 228,53 volatilitas harian ~10% harga
vwma 2.796,88 harga di bawah VWMA; volume tidak mendukung harga

Baca indikator:

  • RSI 18,83 oversold, tapi oversold di downtrend tak beri beli. Histogram MACD masih melebar negatif (macd -501,77 vs signal -407,17) = momentum turun belum mentok.
  • ATR 228,53 = swing normal ~±230 poin. Stop harus lebar; posisi harus kecil.
  • VWMA 2.796,88 di atas close 2.230 = pembeli volume-weighted masih rugi. Beda VWMA vs close_10_ema (2.694,68) cuma ~100 poin = penurunan didorong volume sedang, bukan capitulasi volume raksasa. Tidak ada spike volume pembalikan.
  • Bollinger: mid 3.314, lower 1.842,67. Harga 2.230 di sepertiga bawah pita. Jarak mid ke close jauh. Walk-down band.
  • close_200_sma 5.445,95 vs close_50_sma 3.913,20 = death cross struktural, trend jangka panjang sudah rusak sejak jauh sebelum jatuh #2.

Volume & likuiditas

2026-09-08: vol 26.470.200, val Rp124,96 M — puncak aktivitas terakhir. 2026-08-31: vol 23.188.900, foreign net -8.287.300 lembar (net sell asing terbesar dalam data). Sejak itu volume turun deras: 2026-10-02 vol 2.359.900 (val Rp9,58 M), 2026-10-19 vol 2.824.700 (val Rp7,80 M). Likuiditas tipis = gerak harga liar dua arah. 2026-10-20 rebound volume 19.202.000 lalu dijual lagi. Tiap bounce pakai volume, tiap bounce gagal.

Bandarmologi (IDX, source IDX Edge PRO, coverage 2025-01-08..2026-10-28)

Pola: asing + sekuritas ritel lokal (mandiri/tier-1 lokal) net buy, broker lokal menengah + ritel digital net sell. Bukan pola asing kabur.

Top net buy (rupiah):

  • CC Mandiri Sekuritas +Rp4.308.504.000 (+1.966.000 lembar) — dominan
  • YP Mirae Asset +Rp1.157.759.000 (+530.100)
  • BK J.P. Morgan Sekuritas +Rp362.692.000 (+165.200) — asing, kecil
  • MG Semesta Indovest +Rp328.215.000 (+148.000)
  • PD Indo Premier +Rp283.339.000 (+129.400)
  • KK Phillip +Rp229.159.000, HD KGI +Rp129.584.000, DX Bahana +Rp76.148.000, AG Kiwoom +Rp33.271.000, OD BRI Danareksa +Rp21.174.000

Top net sell:

  • XC Ajaib Sekuritas Asia -Rp2.159.555.000 (-990.300) — ritel digital
  • CP KB Valbury -Rp1.216.633.000 (-563.400)
  • NI BNI Sekuritas -Rp1.009.747.000 (-458.500)
  • YB Yakin Bertumbuh -Rp701.120.000, TP OCBC -Rp481.950.000, YJ Lotus -Rp368.939.000, AZ Sucor -Rp306.337.000, AK UBS Sekuritas Indonesia -Rp289.408.000 (-130.900), XL Stockbit -Rp114.720.000, EP MNC -Rp78.496.000

Asing: BK J.P. Morgan beli kecil (+Rp362 jt), AK UBS jual (-Rp289 jt). Net asing nyaris imbang, tidak ada akumulasi asing material.

Lokasi akumulasi (buy_broker @ avg price):

  • CC @ 2.200 beli Rp6.029.387.000 — CC juga jual @ 2.223 Rp1.720.883.000, net jelas beli di 2.200
  • XL @ 2.212 beli Rp3.114.911.000 — tapi XL net seller penuh, ini churn/switch
  • AK @ 2.220 beli Rp2.503.280.000 vs AK @ 2.219 jual Rp2.792.688.000 — net jual tipis, churn
  • YP @ 2.192 beli Rp1.990.200.000 (jual YP @ 2.203 Rp832.441.000) — beli dekat 2.192
  • YB @ 2.196 beli Rp842.783.000 (YB juga jual @ 2.202 Rp1.543.903.000) — churn, net jual
  • XC @ 2.200 beli Rp733.107.000 vs XC @ 2.186 jual Rp2.892.662.000 — net jual keras
  • ZP @ 2.240, MG @ 2.205, PD @ 2.199, BK @ 2.221, KK @ 2.207, HD @ 2.193, BQ @ 2.174

Penjual: CP @ 2.167 (Rp1.544.303.000), NI @ 2.202 (Rp1.348.754.000), TP @ 2.259, AZ @ 2.198, YJ @ 2.166, SQ @ 2.210.

Kesimpulan bandarmologi: pita akumulasi terverifikasi 2.160–2.260. Close 2.230 tepat di tengah pita itu, low 2.160 di batas bawah. Mandiri (CC) beli Rp6,03 M di rata-rata 2.200 = satu-satunya pembeli besar di level ini. Ajaib (-Rp2,16 M) dan KB Valbury (-Rp1,22 M) distribusi. Pola: ritel digital + broker lokal menengah jual ke tier-1 lokal + Mirae. Bukan pola "asing akum + retail jual".

Penting: CC beli val Rp6,03 M tapi total val harian hari ini cuma Rp20,80 M. Kalau CC terus beli, harga bisa ditahan 2.200, tapi CC beli volume, bukan sponsor harga — close tetap turun 7 sesi.

Catatan: get_accumulation_history kosong (no historical rows) — tidak bisa konfirmasi CC masih akum atau berhenti. get_order_flow_detail 2026-10-28 kosong (0 tick). get_market_breadth kosong, pasar tutup. Tidak ada data untuk klaim sesi-beliau.

Skenario

1. Bottoming di pita akumulasi 2.160–2.260 (probabilitas rendah-sedang). Syarat: close > 2.350 (high 2026-10-28) dengan volume >10 juta dan MACD histogram menipis. Konfirmasi: close di atas close_10_ema 2.694,68. Belum ada.

2. Lanjut turun (probabilitas sedang-tinggi). Break close < 2.160 = pita akumulasi gagal. Target statistik Bollinger lower 1.842,67. Pembeli CC @ 2.200 jadi floating loss, distribusi akselerasi. ATR 228,53 per hari = 2 sesi cukup untuk capai 1.800.

3. Capitulasi spike-below 2.000 lalu V-rebound. Belum ada bukti volume capitulasi. Vol 2026-10-28 9,44 jt masih di bawah vol 2026-10-20 19,20 jt. Jangan asumsi.

Aturan aksi

  • Jangan beli. RSI 18,83 bukan sinyal beli di bawah close_50_sma 3.913,20 dan close_200_sma 5.445,95 dengan MACD histogram melebar negatif.
  • Hindari mean-reversion ke Bollinger mid 3.314. Harga turun 7 sesi berturut, tiap bounce gagal.
  • Hold existing: tidak ada level structural untuk hold. Trader trapped: exit di bounce ke 2.500–2.660 sepanjang MACD histogram tidak ekspansi.
  • Trigger watchlist beli (belum aktif): close > 2.694,68 (close_10_ema) DAN macdh naik 3 sesi berturut DAN volume >10 jt. Ukuran posisi: 1/3 normal setelah ATR 228,53 stabil.
  • Trigger exit struktural: close < 2.160 (low 2026-10-28). Stop mental 2.100.
  • Bandarmologi watch: CC Mandiri berhenti net buy = pita 2.200 hilang tiang. Pantau get_broker_summary ulang hari berikutnya.

Ringkasan

Kategori Bukti Baca
Close 2026-10-28 2.230 (O 2.350, H 2.360, L 2.160) 7 sesi turun beruntun (2.670→2.230)
Tren pendek close_10_ema 2.694,68 harga 17% di bawah
Tren menengah close_50_sma 3.913,20 harga 43% di bawah
Tren panjang close_200_sma 5.445,95 death cross; harga 59% di bawah
Momentum rsi 18,83; macd -501,77; macds -407,17; macdh -94,60 oversold tapi momentum turun masih melebar
Volatilitas atr 228,53 (~10% harga) stop lebar, posisi kecil
Bollinger mid 3.314; lb 1.842,67 walk-down, belum capitulasi
VWMA 2.796,88 volume tidak dukung harga
Gap & kering 10-12 gap down 4.040→3.580; 10-19 O=H=L=C 2.760; val harian 9,58–20,80 M likuiditas tipis, harga liar
Bandarmo beli CC Mandiri +Rp4,31 M (+1,97 jt lbr); YP +Rp1,16 M; BK J.P.Morgan +Rp363 jt; MG +Rp328 jt; PD +Rp283 jt tier-1 lokal + Mirae + asing kecil
Bandarmo jual XC Ajaib -Rp2,16 M; CP KB Valbury -Rp1,22 M; NI BNI -Rp1,01 M; YB -Rp701 jt; AK UBS -Rp289 jt ritel digital + lokal menengah distribusi
Pita akumulasi kira-kira 2.160–2.260 (CC @2.200, YP @2.192, BK @2.221, PD @2.199) harga 2.230 di tengah; 2.160 garis pertahanan
Foreign +1.189.500 lbr 2026-10-28; -8.287.300 lbr 2026-08-31 asing net buy kecil, bukan akumulasi material
Trigger beli close >2.694,68 + macdh naik + vol >10 jt belum aktif
Trigger exit close <2.160 stop 2.100
Keterbatasan accumulation_history kosong; order_flow 0 tick; breadth kosong tidak klaim aliran intraday

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

1039 kata

Laporan Fundamental RATU.JK — PT Raharja Energi Cepu Tbk

Batasan data

Tool balance sheet / cashflow / income statement balik hanya daftar periode, isi angka ora kelihatan. Angka statement cuma dari get_fundamentals (Q2 2026, periode kumulatif). Sebut ini di riset — jangan klaim angka FY2022–FY2025 tanpa isi.

Identitas & profil

  • Nama: PT Raharja Energi Cepu Tbk, kode RATU, bursa IDX (JKT).
  • Sektor: Energi / Oil & Gas E&P.
  • Saham beredar: 2.715.053.800 lembar.
  • Market cap: Rp6,055 triliun @ harga Rp2.230.
  • Harga terakhir 2026-10-28: Rp2.230, turun -90 (-3,88%). VWAP 2.204,37. Nilai transaksi Rp20,8 miliar, 94.351 lot, 4.364 freq.
  • Turnover ratio 0,0035 — likuiditas tipis. Slippage besar buat posisi gede.
  • Market state: closed (belum buka).

Laba rugi Q2 2026 (kumulatif, rupiah)

Item Nilai
Penjualan 261.872.339.743
Beban pokok -88.881.708.664
Laba bruto 172.990.631.079 (margin 66,1%)
Beban umum & adm -29.845.508.560
Pendapatan keuangan 6.673.337.867
Beban bunga & keuangan -29.244.263.251
Selisih kurs +37.762.809.028
Bagian laba asosiasi (ekuitas) +68.389.286.756
Beban lain -20.844.316.248
Laba sebelum pajak 275.110.010.567
Pajak -70.108.324.615
Laba bersih 205.001.685.952
— atribusi induk 187.813.795.323
— kepentingan nonpengendali 17.187.890.629

Baca angka — titik kritis

  1. Margin bruto 66,1% sehat. Biaya produksi rendah, tanda lapangan mapan.
  2. Kualitas laba lemah. Laba usaha murni = 172,99 − 29,85 = Rp143,15 miliar. Laba bersih 205,0 miliar, jadi 30% laba datang dari non-operasional: kurs (+37,76) dan ekuitas asosiasi (+68,39). Dua-duanya tidak berulang / tidak kas tebal.
  3. Bagian laba asosiasi 68,39 miliar — 24,9% dari PBT. Ini laba terafiliasi, bukan operasi langsung RATU. Konsolidasi pakai ekuitas = laba tidak masuk kas operasi. Kas cuma lewat dividen afiliasi.
  4. Beban bunga 29,24 miliar; pendapatan keuangan cuma 6,67 miliar. Net finance cost -22,57 miliar. Utang berbunga nyata. Leverage perlu dicek begitu statement terbaca.
  5. Beban lain 20,84 miliar + lainnya -0,77 miliar. Perlu klarifikasi sifat (mungkin write-off / eksplorasi).
  6. Selisih kurs +37,76 miliar — besar relatif. Bisa fluktuasi tajam balik ke arah negatif kalau rupiah/dolar bergerak lain. Eksposur valas tinggi, khas E&P (jual minyak dolar).
  7. Pajak efektif 25,5% — normal.

Estimasi cepat (hanya dari data ini)

  • Laba induk H1 2026: Rp187,81 miliar (akumulasi satu periode).
  • EPS indikatif H1 = 187,81 miliar / 2,715 miliar lembar ≈ Rp69,2/lembar.
  • PER indikatif annualized kasar (2×EPS): 2.230 / 138,4 ≈ 16,1×. Murah/mahal tergantung normalisasi laba — kalau kurs & ekuitas dibuang, laba induk inti lebih rendah, PER efektif lebih tinggi.
  • P/B tidak bisa dihitung. Balance sheet tidak terbaca. Ini gap analisis utama.

Insider transactions

  • 2026-07-16 BUY Adrian Hartadi (Direktur): 3.600 → 45.700 @ 5.100. Naik +42.100 lembar. Bullish sinyal kecil, tapi harga beli 5.100, sekarang 2.230 → beli di harga ~2,3× harga kini. Posisi dia rugi besar sekarang; beli mungkin karena rights/wajib. Bukan konfirmasi valuasi.
  • 2026-04-27 SELL Rukun Raharja: -2,5 juta lembar. Pemegang besar terus jual.
  • Pola Rukun Raharja: jual 2025-08 (-10 juta), 2025-08 (-10 juta), 2025-11 (-16,7 juta), 2025-11 (-6,65 juta), 2025-03 (-145 juta, dua kali). Net seller konsisten, ~1,87 miliar lembar sisa. Tekanan suplai struktural.
  • Bacaan: insider direktur beli kecil, pemegang besar jual terus. Divergen. Berat ke negatif.

Teknis/valuasi konteks

  • Harga turun 3,88% hari ini, masih di bawah harga beli direktur (5.100) dan di bawah level 2025 (direktur beli 4.290–4.710).
  • Tren harga turun ~50% sejak awal 2025 (5.100 → 2.230). Perlu verifikasi; dari harga insider bisa disimpulkan turun kuat.
  • Seasonality: kosong, tidak ada edge musiman.

Gaps wajib ditutup sebelum sizing

  1. Baca isi balance sheet (utang, kas, ekuitas) — tool gagal render.
  2. Baca cashflow operasi H1 2026 — cek apakah laba jadi kas.
  3. Rincian laba asosiasi: siapa afiliasi, dividen masuk kas atau tidak.
  4. Rincian beban lain 20,84 miliar.
  5. Harga minyak & produksi harian — driver utama E&P, tidak ada di data.

Skenario

  • Bull: margin bruto 66% + laba asosiasi + kurs bawa PER ~16×, murah relatif E&P Indonesia kalau angka berkelanjutan. Insider beli = sinyal kepercayaan.
  • Bear: 30% laba non-operasional, net debt keuangan negatif, pemegang besar keluar terus, likuiditas tipis. Rugi kurs bisa balik arah Q3.

Kesimpulan trading

Fundamental murni campuran: top-line sehat, bottom-line "dibantu" item non-operasional. Profitabilitas inti lebih rendah dari headline. Insider signal bercabang, pemegang besar net seller. Likuiditas tipis → posisi kecil, stop disiplin. Valuasi belum bisa dipastikan karena balance sheet & cashflow tidak terbaca — jangan ambil posisi besar sebelum cek 5 gap di atas.

Rating: hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Kategori Fakta Baca
Ticker / bursa RATU.JK / IDX E&P minyak & gas
Harga (28-10-2026) Rp2.230, -3,88% Tren turun dari 2025
Market cap Rp6,06 T Mid-cap
Saham beredar 2,715 M lembar —
Turnover 0,35% Likuiditas tipis
Penjualan H1 2026 Rp261,9 M Top-line ada
Margin bruto 66,1% Sehat
Laba usaha murni Rp143,2 M Di bawah laba bersih
Laba asosiasi (ekuitas) Rp68,4 M (24,9% PBT) Non-kas, kualitas laba lemah
Selisih kurs +Rp37,8 M Volatil, bisa balik negatif
Net finance cost -Rp22,6 M Utang berbunga nyata
Beban lain -Rp20,8 M Perlu klarifikasi
Laba bersih H1 2026 Rp205,0 M Atribusi induk 187,8 M
EPS indikatif H1 ~Rp69/lbr Annualized ~138
PER indikatif kasar ~16× Sensitif normalisasi
P/B n/a Balance sheet tak terbaca
Insider direktur BUY 42.100 lbr @5.100 (16-07-2026) Beli di atas harga kini, sinyal lemah
Pemegang besar Rukun Raharja net SELL (2025–2026) Tekanan suplai
Seasonality Tidak ada data Tak ada edge
Gap data Balance sheet, cashflow, detail asosiasi, harga minyak Wajib ditutup pre-sizing
Proposal HOLD, posisi kecil Tunggu verifikasi neraca + kas

Analisa sentimen

317 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment Report — RATU.JK (PT Raharja Energi Cepu Tbk), 2026-10-21 → 2026-10-28

Status data per sumber

Sumber Status Isi
Yahoo Finance news UNAVAILABLE "no configured vendor could serve get_news"; tidak ada artikel bertag RATU.JK
StockTwits UNAVAILABLE HTTPError; nol pesan terambil
Reddit TIDAK ADA Tidak ada query diskusi untuk RATU.JK

Apa yang bisa dan tidak bisa disimpulkan

  • Nol headline, nol pesan StockTwits, nol post Reddit. Tidak ada bukti sentimen arah mana pun.
  • Tidak ada rasio Bullish/Bearish, tidak ada divergence antar-sumber, tidak ada tema naratif dominan, tidak ada katalis atau risiko teridentifikasi dari data.
  • Tidak ada angka diestimasi atau direkonstruksi. Semua nilai kosong diperlakukan kosong.

Interpretasi

Data absen bukan sinyal bearish. Kemungkinan besar cermin likuiditas/coverage rendah pada ticker kecil di Bursa Efek Indonesia, bukan penolakan pasar. Bobot sinyal = nol, bukan negatif.

Tabel sinyal kunci

Arah Sumber Bukti
Tidak diketahui News (Yahoo) Vendor gagal; tidak ada artikel
Tidak diketahui StockTwits HTTPError; tidak ada pesan
Tidak diketahui Reddit Tidak ada query

Katalis / risiko

  • Tidak ada yang terdeteksi dari data tersedia. Laporan keuangan kuartalan, harga minyak, dan pengumuman produksi/operasi Cepu adalah kandidat katalis wajar untuk skema E&P, tapi ini dugaan struktural — bukan bukti dari data dengan tanggal dalam periode.

Saran untuk trader

  • Jangan taruh bobot pada bidang sentimen ini. Nol data = nol sinyal.
  • Ambil keputusan dari fundamental (produksi, cadangan, harga minyak, laporan keuangan), teknis, dan likuiditas ticker.
  • Jika butuh read sentimen sebenarnya, perlu retry StockTwits/Yahoo dan pencarian Reddit manual untuk RATU.JK.

Rating: Neutral (sentiment data unavailable; no directional signal) FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD (tidak ada sinyal sentimen; jangan ubah posisi berdasarkan laporan ini)

Analisa berita

652 kata

Laporan Riset Berita & Makro — RATU.JK (PT Raharja Energi Cepu Tbk)

Periode: 21–28 Okt 2026 | Sektor: Energi / E&P Minyak & Gas | Bursa: IDX (JKT)

1. Berita spesifik RATU.JK

DATA_UNAVAILABLE. Vendor tidak memberi artikel tertaut RATU.JK (Yahoo Finance kosong). Ini bukan sinyal negatif soal emiten — hanya tidak ada liputan. Jangan simpulkan apa pun dari ketiadaan berita.

2. Berita global (7 hari)

Hasil pencarian didominasi tech (IBM, Oracle, Intel, Cisco, AI/quantum, tokenisasi saham OKX-ICE). Satu item sektor energi: S&P/TSX naik tipis dengan sektor energi & teknologi memimpin → sentimen energi Kanada positif marginal. Tidak ada headline minyak, OPEC, atau geopolitik Timur Tengah dalam feed minggu ini. Konsekuensi: driver harga RATU.JK minggu ini lebih dari arus IDX, komoditas, dan rupiah daripada narasi global.

3. Makro

  • FRED tidak tersedia (FRED_API_KEY tidak di-set). CPI, fed funds, UST 10Y, unemployment: DATA_UNAVAILABLE. Tidak ada angka dipalsukan.
  • Pengganti dari prediction market (proxy harga ekspektasi):
    • "No Fed rate cuts in 2026": 96% ($9.2 juta volume). Pasar menolak skenario pelonggaran. Implikasi: cost of funding tinggi bertahan, window guidance rate Indonesia (BI) terbatas, diskon valuasi E&P tetap ketat.
    • "Fed cut by Dec 2026": 3% (+0.1pp mingguan). Hampir nol.
    • "US recession by end 2026": 8%. Risiko resesi rendah → permintaan minyak tidak tertekan jalur makro.
  • Tidak ada market "oil price" di Polymarket. Probabilitas harga minyak berbasis pasar tidak tersedia.

4. Konteks IDX

  • Market tutup, buka Kamis 09:00 WIB. Movers kosong (belum ada transaksi).
  • Screener IDX v5.2 (stok segar, umur ~24 jam): hanya PIPA, LUCY, NATO muncul. RATU.JK tidak masuk bucket mana pun. Tidak ada sinyal broker/volume/asing/teknikal aktif untuk RATU.JK dari screener. Artinya: tidak ada aliran masuk terdeteksi, juga tidak ada flag risiko pantulan.

5. Pembacaan trading

  • Tidak ada katalis idiosinkratik. RATU.JK akan diperdagangkan oleh beta sektor E&P + likuiditas, bukan berita.
  • Fed 96% tanpa cut = aset siklikal & levered tinggi, termasuk E&P kecil, tetap kena diskon. Ini headwind struktural, bukan event mingguan.
  • Recession 8% = basis permintaan minyak stabil. Netral-ke-positif untuk volume penjualan.
  • Absen dari screener + tidak ada berita = tesis harus dibangun dari laporan keuangan (produksi, lifting cost, realisasi harga ICP) dan cadangan, bukan dari arus mingguan.
  • Risiko utama: kelangkaan informasi itu sendiri. Tanpa liputan dan tanpa sinyal teknikal, likuiditas tipis → slippage besar, gap risk tinggi.

6. Langkah berikut

  • Cek rilis produksi/cadangan dan realisasi harga RATU.JK langsung dari keterbukaan IDX (IDXnet/XL).
  • Monitor harga Brent/Dubai dan ICP Indonesia — proxy minyak tidak tersedia di tools, ambil manual.
  • Pantau BI rate dan rupiah (USD/IDR) karena pendapatan USD vs biaya IDR.
  • Masukkan RATU.JK ke watchlist screener; masuk bucket (mis. SINYAL TELAT/RISIKO PANTULAN) baru jadi trigger.
Kategori Temuan Data Implikasi untuk RATU.JK
Berita emiten DATA_UNAVAILABLE Vendor kosong Netral; tanpa katalis
Berita global Dominasi tech; 1 item energi (TSX) 21–28 Okt 2026 Sentimen energi sedikit positif, lemah
Katalis minyak/OPEC Tidak ada di feed — Driver = harga spot, bukan berita
Fed cuts 2026 Tidak ada cut 96% ($9.2jt) Headwind cost of funding
Fed cut Des 2026 Tidak terjadi 3% Hampir nol
Resesi AS 2026 Rendah 8% ($2.4jt) Permintaan minyak aman
CPI / fed funds / UST10Y / unemployment DATA_UNAVAILABLE FRED key absen Gap riset; isi manual
IDX market Tutup, buka Kam 09:00 WIB status closed Tidak ada eksekusi sekarang
Screener IDX RATU.JK tidak muncul PIPA, LUCY, NATO saja Tidak ada sinyal flow
Likuiditas/slippage Risiko tinggi Tanpa liputan, tipis Ketatkan sizing, hindari market order

Rating: Hold — tanpa katalis terverifikasi, tesis bergantung data fundamental yang belum tersedia.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD