Gacor Quant
Sesi 1 berlangsung (09:00-12:00 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Sarimelati Kencana Tbk.

PZZA · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa cb-flash

Sell

165 rupiah per lembar · +1,85% · -

Net broker seluruhnya 136,4 jt rupiah. Kapitalisasi 489,5 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Rating: Sell. Alokasi portofolio 0%. Hindari beli baru. Pemegang saham jual bertahap pada rentang 162-168 redam slippage likuiditas rendah.
Aliran dana
OD beli 108,0 jt · CP jual 906,0 rb
Posisi harga
-11,1% terhadap SMA50, asing 27,9% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
164
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
19,1 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
92
kali transaksi
Volume
116,4 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 108,0 jt 666,4 rb 110,0 jt 2,0 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 26,9 jt 163,5 rb 29,7 jt 2,8 jt
AT PHINTRACO SEKURITAS 1,3 jt 8,0 rb 1,3 jt -
AZ SUCOR SEKURITAS 738,1 rb 4,6 rb 821,1 rb 83,0 rb
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 555,6 rb 3,5 rb 2,0 jt 1,4 jt
CD MEGA CAPITAL SEKURITAS 403,5 rb 2,5 rb 403,5 rb -
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 157,0 rb 1,0 rb 1,5 jt 1,4 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 65,8 rb 400 65,8 rb -
DH SINARMAS SEKURITAS 100 - 16,9 rb 16,8 rb
HD KGI SEKURITAS INDONESIA -287,6 rb -1,7 rb 2,2 jt 2,5 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
OD 162 110,0 jt XL 164 101,6 jt
XL 166 49,4 jt KK 163 52,8 jt
CC 165 29,7 jt YP 165 25,1 jt
YP 169 7,7 jt SA 162 8,7 jt
KK 164 6,6 jt PD 163 7,6 jt
HD 165 2,2 jt NI 168 5,5 jt
KI 165 2,0 jt CC 168 2,8 jt
BQ 163 1,5 jt HD 166 2,5 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 47 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2025-05-08 AGUS NOORSANTO DIREKTUR Buy +370,000 158
2025-04-11 AGUS NOORSANTO DIREKTUR Buy +2,580,000 111
2025-03-06 AGUS NOORSANTO DIREKTUR Buy +1,450,000 135
2025-02-13 PEMBERTON ASIAN OPPORTUNITIES - Buy +5,700,900 0
2025-02-11 PEMBERTON ASIAN OPPORTUNITIES - Buy +1,146,500 0
2025-02-10 PEMBERTON ASIAN OPPORTUNITIES - Buy +1,048,700 0

Keputusan akhir

165 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Rating: Sell. Alokasi portofolio 0%. Hindari beli baru. Pemegang saham jual bertahap pada rentang 162-168 redam slippage likuiditas rendah. Stop loss ketat 177. Target penurunan 151 tembus ke 140. Horison 1-3 bulan.

Investment Thesis: Tren teknikal rusak. Harga tolak level 180, cetak ekor atas panjang ke 162. Posisi bawah close_10_ema (167,72), close_50_sma (182,30), close_200_sma (195,32). Indikator macd -6,12 bawah garis sinyal -4,15, macdh -1,97 konfirmasi percepatan jual. RSI 36,64 belum jenuh jual. Fundamental rapuh. Kas Rp52,02 miliar gagal tutup utang bank jatuh tempo Rp137,45 miliar. Current ratio 0,75x sinyal bahaya solvabilitas. Beban penjualan telan 64,6% pendapatan. Margin laba bersih sisa 0,32% (Rp2,39 miliar). PBV 0,48x jebakan nilai akibat aset susut dari Rp2,35 triliun jadi Rp1,88 triliun. Likuiditas pasar kering, rasio turnover 0,000434 dan transaksi harian cuma Rp214,62 juta. Akumulasi broker OD Rp108 juta tidak mampu balik arah tren. Tesis gugur jika harga tembus MA50 di atas 182 dengan volume besar dan restrukturisasi utang tuntas.

Price Target: 151.0

Time Horizon: 1-3 bulan

Rencana trader

62 kata

Action: Sell

Reasoning: Tren harga downtrend kuat bawah seluruh moving average dengan tekanan jual tolak penguatan dari 180 ke 162. Fundamental rapuh akibat utang jatuh tempo Rp137,45 miliar lampaui kas Rp52,02 miliar dan beban jual gerus laba. Momentum MACD -6,12 konfirmasi risiko penurunan lanjut tembus support 151.

Entry Price: 162.0

Stop Loss: 177.0

Position Sizing: 0% alokasi portofolio

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

231 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Argumen Bull soal diskon aset dan pemulihan operasi gugur. PBV 0,48x jebakan nilai. Total aset susut dari Rp 2,35 triliun jadi Rp 1,88 triliun. Gerai tutup permanen. Pendapatan Q2 2026 Rp 749,56 miliar turun 10,4% YoY. Beban jual telan 64,6% pendapatan. Laba bersih Q2 sisa Rp 2,39 miliar, NPM riil 0,32%, EPS Rp 1. Kenaikan biaya sedikit buat rugi operasional.

Risiko utang nyata. Utang bank jatuh tempo 1 tahun Rp 137,45 miliar. Kas sisa Rp 52,02 miliar. Arus kas bebas defisit: CFO Rp 79,92 miliar habis diserap capex Rp 53,12 miliar dan beban keuangan Rp 29,85 miliar.

Likuiditas saham kering. Turnover ratio 0,000434. Transaksi harian cuma Rp 214 juta. Akumulasi broker OD Rp 108 juta nilai receh. Saham kuburan sulit keluar tanpa bikin harga longsor.

Teknikal konfirmasi downtrend. Candle bentuk upper shadow panjang dari 180 ke 162. Harga bawah close_10_ema (167,72), close_50_sma (182,30), close_200_sma (195,32). macd -6,12 bawah garis sinyal -4,15, macdh -1,97 melebar turun. Sektor restoran tertekan. Bear bawa fakta neraca dan tren harga lebih solid.

Strategic Actions: Pangkas alokasi PZZA.JK jadi 0% dari alokasi portofolio standar. Hindari beli.

Langkah eksekusi trader:

  1. Aksi: Sell on Strength / Avoid.
  2. Jual di rentang 162 - 168 manfaatkan kenaikan sesaat.
  3. Target penurunan 1: 151 (area boll_lb).
  4. Target penurunan 2: 140 (support breakdown lanjutan).
  5. Stop loss: 177 (di atas middle band boll 176,05).

Analisa teknikal dan aliran dana

614 kata

Pemilihan 8 Indikator Teknikal

  1. close_10_ema (167.72): Pantau momentum jangka pendek, resistensi dinamis terdekat.
  2. close_50_sma (182.30): Ukur tren jangka menengah, konfirmasi bias bearish.
  3. close_200_sma (195.32): Tolok ukur tren jangka panjang.
  4. rsi (36.64): Deteksi momentum jenuh jual. Snapshot terverifikasi catat 36.64; vendor catat 25 (diskrepansi data vendor diabaikan).
  5. macd (-6.12): Pantau akselerasi momentum dan divergensi tren.
  6. boll (176.05): Basis moving average 20 hari, batas regresi dinamis.
  7. boll_lb (151.59): Parameter batas bawah volatilitas, area estimasi support ekstrem.
  8. atr (13.28): Ukur volatilitas aktual, basis kalkulasi jarak stop loss.

Kondisi Pasar & Aksi Harga PZZA.JK

  • Harga tutup 2026-10-27 di 162. Turun dari open 162, high 180, low 158.
  • Candle cetak upper shadow panjang (180 ke 162). Tekanan jual hajar penguatan intraday.
  • Struktur harga downtrend kuat pasca anjlok tajam 2026-10-16 dari 190 ke 165.
  • Posisi harga di bawah seluruh garis rata-rata: close_10_ema (167.72), close_50_sma (182.30), close_200_sma (195.32).
  • macd -6.12 di bawah sinyal macds -4.15, histogram macdh -1.97. Momentum bearish dominan.
  • rsi 36.64 mendekati batas oversold 30, belum cetak divergensi bullish terkonfirmasi.
  • Support horizontal terdekat 158 (low 2026-10-27 & low 2026-10-22). Support volatilitas boll_lb di 151.59.
  • Resistensi terdekat 167.72 (close_10_ema), resistensi menengah 176.05 (boll).

Bandarmologi & Arus Dana

  • Investor asing net buy 496.300 lembar (total turnover Rp214,62 juta).
  • Broker domestik institusi akumulasi: OD (BRI Danareksa) net buy Rp108,01 juta (666.400 lembar) di avg 162; CC (Mandiri Sekuritas) net buy Rp26,89 juta (163.500 lembar) di avg 165.
  • Broker ritel distribusi: XL (Stockbit) net sell -Rp52,20 juta (-324.300 lembar) di avg 164; KK (Phillip) net sell -Rp46,21 juta (-283.600 lembar) di avg 163; YP (Mirae) net sell -Rp17,40 juta (-106.500 lembar).
  • Distribusi ritel diserap akumulasi terbatas institusi lokal dan asing pada level 162.

Evaluasi & Strategi

  • Tren makro bearish. Ekor atas candle 2026-10-27 tunjukkan suplai besar di rentang 170-180.
  • Akumulasi broker OD tahan penurunan di 162, tapi momentum teknikal belum balik arah.
  • Posisi terbaik: tunggu retracement ke level support bawah atau buy on weakness bertahap.

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Tindakan: Buy on Weakness (Spekulatif Jangka Pendek)
  • Area Beli: 154 - 158 (area support kuat & dekat boll_lb 151.59)
  • Target Harga 1 (Konservatif): 168 (area close_10_ema)
  • Target Harga 2 (Agresif): 176 (area boll middle band)
  • Stop Loss: 148 (di bawah boll_lb 151.59, antisipasi risiko drawdown lanjutan)

Ringkasan Parameter Kunci

Parameter Nilai / Kondisi Keterangan
Ticker PZZA.JK PT Sarimelati Kencana Tbk
Tanggal Analisis 2026-10-27 Penutupan sesi
Harga Terakhir 162 Open: 162, High: 180, Low: 158
Volume / Nilai Transaksi 1.310.000 lembar Rp214.621.400
close_10_ema 167.72 Resistensi dinamis terdekat
close_50_sma 182.30 Tren jangka menengah bearish
close_200_sma 195.32 Tren utama bearish
rsi 36.64 Area jenuh jual (verified snapshot)
macd / macds / macdh -6.12 / -4.15 / -1.97 Sinyal pelemahan berlanjut
boll / boll_lb 176.05 / 151.59 Target rebound / Support volatilitas
atr 13.28 Volatilitas harian
Arus Asing +496.300 lembar Net akumulasi
Top Broker Buyer OD (+Rp108,01M), CC (+Rp26,89M) Akumulasi institusi domestik
Top Broker Seller XL (-Rp52,20M), KK (-Rp46,21M) Distribusi ritel domestik
Rentang Entri 154 - 158 Buy on weakness
Target Ambil Untung 168 / 176 TP1 / TP2
Batas Stop Loss 148 Proteksi modal (< boll_lb)

Analisa fundamental

810 kata

Profil dan kondisi fundamental PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA.JK) per 27 Oktober 2026.

Profil Emiten & Ringkasan Pasar

  • Entitas: PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA.JK). Pemegang lisensi Pizza Hut Indonesia.
  • Harga pasar: Rp 165 / lembar (+1,85% intraday, penutupan lalu Rp 162).
  • Kapitalisasi pasar: Rp 489,54 miliar.
  • Saham beredar: 3,02 miliar lembar.
  • Rasio perputaran (turnover ratio): 0,000434. Likuiditas perdagangan saham sangat tipis.

Kinerja Laba Rugi (Income Statement)

  • Kinerja Q2 2026:
    • Pendapatan: Rp 749,56 miliar (naik dari Q1 2026 Rp 726,87 miliar; turun YoY dari Q2 2025 Rp 836,45 miliar).
    • Beban Pokok Penjualan (COGS): Rp 217,10 miliar. Gross profit margin stabil tinggi di 71,0%.
    • Beban Penjualan: Rp 484,52 miliar (64,6% terhadap omzet, beban sewa gerai dan gaji staf gerai dominan).
    • Beban Umum & Administrasi: Rp 50,05 miliar.
    • Beban Bunga & Keuangan: Rp 6,79 miliar (turun dari Q2 2025 Rp 9,80 miliar, efek pelunasan utang).
    • Laba Bersih Q2 2026: Rp 2,39 miliar (atribusi entitas induk Rp 2,52 miliar).
    • EPS Q2 2026: Rp 1 per lembar.
  • Tren Historis:
    • Balik arah dari rugi parah 2024 (Q1 2024 rugi Rp 58,67 miliar akibat gelombang boikot).
    • Cetak laba bersih konsisten sepanjang H2 2025 hingga H1 2026.
    • H1 2026 total laba bersih entitas induk: Rp 8,41 miliar (Q1: Rp 5,89 miliar + Q2: Rp 2,52 miliar).

Neraca & Solvabilitas (Balance Sheet)

  • Aset Lancar: Rp 361,43 miliar (Kas & Setara Kas: Rp 52,02 miliar, Persediaan: Rp 227,02 miliar).
  • Aset Tidak Lancar: Rp 1,52 triliun (Aset Tetap gerai/mesin: Rp 887,28 miliar). Total Aset: Rp 1,88 triliun (merosot dari Rp 2,35 triliun di Q4 2023 akibat rasionalisasi gerai).
  • Liabilitas Jangka Pendek: Rp 484,00 miliar (Utang bank jangka pendek Rp 66,62 miliar + utang bank jatuh tempo 1 tahun Rp 70,83 miliar + utang usaha Rp 69,35 miliar + beban akrual Rp 100,65 miliar).
  • Liabilitas Jangka Panjang: Rp 347,55 miliar (Utang bank jangka panjang Rp 110,00 miliar, liabilitas imbalan kerja Rp 197,95 miliar).
  • Total Liabilitas: Rp 832,55 miliar.
  • Total Ekuitas: Rp 1,05 triliun (Entitas induk Rp 1,04 triliun).
  • Metrik Keuangan Kunci:
    • Current Ratio: 0,75x (Aset lancar Rp 361,43 miliar / Liabilitas lancar Rp 484,00 miliar). Modal kerja negatif, likuiditas jangka pendek ketat.
    • Total Bank Debt: Rp 247,45 miliar (turun drastis dari level >Rp 600 miliar di 2023-2024). Deleveraging agresif.
    • Net Debt: Rp 195,43 miliar (Utang bank Rp 247,45 miliar dikurang Kas Rp 52,02 miliar).
    • Debt to Equity Ratio (Utang Bank/Ekuitas): 0,24x. Struktur modal sehat jangka panjang.
    • Book Value per Share (BVPS): Rp 343,2. Saham diperdagangkan pada PBV ~0,48x.

Arus Kas (Cash Flow)

  • Arus Kas Operasi (CFO): Q2 2026 positif Rp 79,92 miliar (Q1 2026 positif Rp 78,01 miliar). Penerimaan pelanggan stabil di Rp 751,01 miliar. Operasional tunai solid biayai modal kerja.
  • Arus Kas Investasi (CFI): Q2 2026 minus Rp 53,12 miliar (Capex aset tetap Rp 18,00 miliar, aset non-keuangan Rp 18,94 miliar, perolehan anak usaha Rp 5,50 miliar).
  • Arus Kas Pendanaan (CFF): Q2 2026 minus Rp 29,85 miliar. Pembayaran pinjaman bank bersih dan dividen Rp 5,00 miliar.
  • Saldo kas akhir Q2 2026 bertahan stabil di Rp 52,02 miliar.

Transaksi Orang Dalam (Insider Transactions)

  • Direktur Agus Noorsanto rajin akumulasi saham pasar reguler pada 2025 (beli bertahap di rentang harga Rp 111 - Rp 158).
  • Pemberton Asian Opportunities Fund akumulasi puluhan juta saham di rentang harga Rp 160.
  • Sinyal kepercayaan kuat manajemen internal pada turnaround bisnis.

Katalis & Risiko Trader

  1. Positif: Pemulihan operasional pasca sentimen boikot 2024 nyata. Deleveraging utang bank berhasil pangkas beban bunga dari ~Rp 15 miliar/kuartal jadi Rp 6,8 miliar/kuartal. Valuasi aset murah (PBV 0,48x).
  2. Negatif / Risiko: Likuiditas saham minim (turnover 0,000434). Margin laba bersih tipis (<1%) akibat beban operasional gerai tetap tinggi. Rasio lancar <1,0x butuh manajemen arus kas cermat.

Rating: NEUTRAL

Indikator Fundamental Nilai / Kondisi Implikasi untuk Trader
Harga Saham Rp 165 Area konsolidasi bawah pasca pemulihan dari level Rp 111
Kapitalisasi Pasar Rp 489,54 miliar Kategori small-cap, rentan pergerakan harga tajam
PBV / BVPS 0,48x / Rp 343,2 Diskon valuasi >50% terhadap aset bersih (margin of safety tinggi)
Laba Bersih H1 2026 Rp 8,41 miliar Turnaround sukses dari rugi besar FY2024, margin tipis
Arus Kas Operasi (Q2 2026) +Rp 79,92 miliar Operasional kas kuat sokong pembayaran utang
Total Utang Bank Rp 247,45 miliar Berkurang signifikan, beban bunga terpangkas 50%
Current Ratio 0,75x Likuiditas jangka pendek ketat, pantau jatuh tempo utang
Aksi Insider Akumulasi beli Direksi & Fund Sinyal bottoming harga saham terkonfirmasi pihak internal

Analisa sentimen

281 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian Sumber Data

  • Yahoo Finance News: Data tidak tersedia (DATA_UNAVAILABLE). Nol artikel berita berlabel PZZA.JK dalam rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Sinyal institusional nihil.
  • StockTwits: Akses gagal (HTTPError). Nol pesan terambil. Rasio Bullish/Bearish tidak dapat dihitung (N/A). Sinyal ritel cepat absen.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Mesin pencari tidak melayani arsip historis periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27 (Reddit search unavailable). Nol pos teridentifikasi. Sinyal diskusi komunitas nihil.

2. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber

Ketiga sumber data sinkron dalam ketiadaan sinyal. Tidak ada divergensi arah (bullish vs bearish). Seluruh kanal menunjukkan kekosongan informasi total pada feed yang dipantau.

3. Tema Narasi Utama

Tema narasi publik tidak terbentuk. Instrumen PZZA.JK (PT Sarimelati Kencana Tbk) tidak memicu perbincangan pada platform finansial global maupun forum ritel utama selama periode observasi.

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Tidak terdeteksi katalis sentimen positif maupun negatif dari data teks.
  • Risiko Pasar & Informasi:
    • Information Vacuum: Ketiadaan arus informasi publik meningkatkan ketidakpastian pergerakan harga berbasis sentimen.
    • Likuiditas Ritel: Minimnya atensi ritel global/lokal di forum publik mengindikasikan pergerakan saham didorong arus domestik non-sosial atau transaksi kepemilikan lokal. Pedagang wajib mengandalkan data fundamental laporan keuangan dan teknikal order flow bursa domestik (IDX).

5. Ringkasan Sinyal Sentimen

Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Berita Institusional Netral Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, 0 artikel terkait PZZA.JK
Sentimen Ritel Cepat Netral StockTwits HTTPError, 0 pesan, rasio sentimen tidak tersedia
Diskusi Komunitas Ritel Netral Reddit Rentang tanggal historis tidak terlayani, 0 pos

Analisa berita

328 kata

Laporan Intelijen Berita dan Makroekonomi: PZZA.JK (PT Sarimelati Kencana Tbk)
Tanggal: 2026-10-27

Kondisi Berita Emiten
Berita spesifik PZZA.JK periode 20-27 Oktober 2026 nihil. Vendor data berita tidak miliki catatan artikel. Sentimen spesifik perusahaan belum muncul di publik. Pantau keterbukaan informasi IDX terkait laporan keuangan kuartal berjalan.

Sentimen Global dan Pasar Luar
Berita global didominasi sektor teknologi enterprise dan kecerdasan buatan (Microsoft, IBM, Oracle). Kinerja laba kuartal tiga global variatif. Hubungan sentimen teknologi global ke bisnis restoran cepat saji Indonesia nihil. Data indikator makro FRED dan data prediksi Polymarket tidak tersedia pada sistem per 2026-10-27.

Kondisi Pasar Domestik IDX
Perdagangan IDX Sesi 1 tanggal 27 Oktober 2026 tunjukkan tekanan jual saham likuid. BMRI turun 1.56%, BBRI turun 1.38%, TLKM turun 3.74%. Penahan kejatuhan indeks hanya BBCA naik 3.06% dan ANTM naik 1.80%.
Sektor makanan dan restoran alami sentimen negatif. Saham emiten restoran BOGA masuk daftar top losers pasar, turun 6.92%. Tekanan biaya dan pelemahan daya beli beban sektor kuliner.

Posisi Screener IDX PZZA.JK
PZZA.JK tidak tercantum pada IDX screener Edge PRO 27 Oktober 2026. Saham tersaring hanya PIPA, BLES, IMPC. PZZA.JK tidak tunjukkan anomali volume dan tidak miliki sinyal akumulasi broker.

Wawasan Trading
Likuiditas PZZA.JK tipis. Katalis pertumbuhan jangka pendek minim. Sentimen sektor restoran melemah seiring kejatuhan saham sejenis. Hindari entri beli spekulatif tanpa lonjakan volume terkonfirmasi.

Kategori Temuan Kunci (27 Oktober 2026) Dampak terhadap PZZA.JK
Berita Korporasi Nihil liputan media sepekan terakhir Tidak ada katalis penggerak harga
Pasar Global Dominasi teknologi dan kecerdasan buatan Relevansi ke sektor restoran domestik nol
Pasar Domestik IDX IHSG variatif, saham perbankan dan komoditas mayoritas koreksi Sentimen pasar umum defensif
Sektor Restoran Saham BOGA anjlok 6.92% (top loser) Sentimen industri kuliner lesu
Screener Broker PZZA.JK absen dari radar akumulasi teknikal IDX Minat beli institusi belum terlihat

Rating: NEUTRAL
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD