Gacor Quant
Market tutup (weekend) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Puri Global Sukses Tbk.

PURI · analisa Jumat, 30 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Hold

109 rupiah per lembar · -5,22% · 2026-10-30

Net broker seluruhnya 64,9 jt rupiah. Kapitalisasi 109,0 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Hold. PURI.JK tetap Hold. Bear menang tipis pada disiplin pembuktian, konservatif menang pada aritmetika risiko dari harga sekarang, netral menang pada koreksi detail trigger.
Aliran dana
AZ beli 21,3 jt · KK jual 1,8 jt
Keyakinan
C50 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-23,7% terhadap SMA50, asing -1,1% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C50

Skor 49.5 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 18/25

net 64,9 jt dari bruto 139,9 jt, 8/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-23,7% vs SMA50, return 20 sesi -22,1%

Likuiditas 0/15

rata-rata 156,9 jt rupiah per hari

Volatilitas 2/15

ATR 9.5% lebar, stop jadi mahal

VWAP
108
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
129,6 jt
rupiah, sesi 2026-10-30
Frekuensi
216
kali transaksi
Volume
1,2 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-09-08 sampai 2026-10-30. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
AZ SUCOR SEKURITAS 21,3 jt 198,0 rb 21,3 jt -
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 18,3 jt 171,3 rb 31,8 jt 13,5 jt
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 13,0 jt 120,0 rb 13,0 jt -
GR PANIN SEKURITAS TBK. 6,4 jt 57,2 rb 23,3 jt 16,9 jt
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 5,5 jt 51,6 rb 5,5 jt -
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 3,1 jt 28,7 rb 3,1 jt -
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 329,6 rb 3,1 rb 707,6 rb 378,0 rb
SQ BCA SEKURITAS 10,9 rb 100 10,9 rb -
CC MANDIRI SEKURITAS -196,7 rb -1,8 rb 2,6 jt 2,8 jt
HD KGI SEKURITAS INDONESIA -491,3 rb -4,4 rb 983,2 rb 1,5 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
DR 108 31,8 jt XL 108 47,9 jt
XL 108 24,5 jt GR 110 16,9 jt
GR 110 23,3 jt PD 108 16,7 jt
AZ 107 21,3 jt DR 110 13,5 jt
MG 108 13,0 jt LG 107 12,9 jt
KI 107 5,5 jt NI 107 10,1 jt
OD 107 3,1 jt XC 107 4,4 jt
CC 109 2,6 jt CC 109 2,8 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 76 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2024-11-29 HELLI SAPUTRA PENGENDALI, DIREKTUR Buy +3,200 202
2024-11-29 HELLI SAPUTRA PENGENDALI, DIREKTUR Buy +1,000 202
2024-11-29 HELLI SAPUTRA PENGENDALI, DIREKTUR Buy +12,000 202
2024-11-29 HELLI SAPUTRA PENGENDALI, DIREKTUR Buy +100 202
2024-11-29 HELLI SAPUTRA PENGENDALI, DIREKTUR Buy +100 202
2024-11-29 HELLI SAPUTRA PENGENDALI, DIREKTUR Buy +100 202

Keputusan akhir

1285 kata

Rating: Hold

Executive Summary: PURI.JK tetap Hold. Bear menang tipis pada disiplin pembuktian, konservatif menang pada aritmetika risiko dari harga sekarang, netral menang pada koreksi detail trigger. Tidak ada kubu yang menang telak karena bukti fundamental memang kosong (neraca, arus kas, jadwal jatuh tempo, Q3 2026, makro Indonesia, breadth semuanya unavailable). Hold di sini berarti tiga instruksi terpisah, bukan satu sikap pasif:

  1. Sudah punya posisi — tahan, jangan average down, stop close <102 (bukan intraday). Ini titik paling tak terbantah di seluruh debat; ketiga analis sepakat.
  2. Belum punya posisi — alokasi baru 0% di 109 maupun di harga sekarang. Jangan entry sebelum trigger sah.
  3. Trigger yang sah (versi yang saya adopsi, bukan versi trader mentah):
    • Reversal bervolume di 102–107 dengan RSI <30 (bukan 31) → ukuran maksimum 1/10 alokasi standar.
    • Close ≥119, bukan 115, tahan 2 hari (di atas 10EMA 119.1 dan VWMA 118.54) → ukuran maksimum 1/10.
    • Q3 2026 + neraca + arus kas terbit dengan kas positif dan utang terkelola → ukuran boleh naik ke 1/4–1/3 alokasi standar.

Investment Thesis:

1. Bull kalah pada beban pembuktian, bukan pada cerita — dan itu menentukan arah "jangan tambah". Tiga pilar tesis bull runtuh saat diuji, dan yang paling menentukan adalah aritmetika ATR yang bull sendiri tidak bantah:

  • "Beban bunga 4,6% = utang aman" — inferensi dari satu angka kuartalan tanpa neraca, tanpa arus kas, tanpa jadwal jatuh tempo. Netral benar bahwa angka ini bukan profil perusahaan dicekik bunga; tapi itu juga bukan bukti aman. Status: tidak diketahui. Beban pembuktian ada di pihak yang merekomendasikan beli, dan bull gagal memikulnya.
  • "Insider beli 202 tanpa jual" — fakta keras: beli Nov 2024, harga kini 109, turun 46%, nol pembelian baru dalam 15 rekaman teratas. Netral paling jujur di sini: 15 dari 76 rekaman bukan sampel yang cukup untuk klaim arah apa pun. Data insider tidak memberi bukti beli maupun jual — dibuang dari tesis, tidak dipakai kedua arah. Argumen agresif "diam = non-sell signal terkuat" dan argumen konservatif "diam = mereka belum lihat dasar" sama-sama over-read.
  • "Akumulasi lokal di 107–108" — konservatif benar pada skala: AZ +Rp21 juta, DR +Rp18 juta, MG +Rp13 juta, total ~Rp67 juta = 0,06% market cap Rp109 miliar. Ini derau, bukan sinyal. Dan agresif mengabaikan sisi jual: XL Stockbit −Rp23 juta, PD −Rp15 juta, LG −Rp12 juta. Net flow papan hampir nol. Klaim "asing keluar di low" (19 Okt, −304.400 lembar) juga 0,03% saham beredar — sama recehnya, jadi tidak boleh dipakai sebagai bukti distribusi institusional. Arah zona 107–110 searah, tapi itu koinsiden lemah, bukan konfirmasi.

2. Sisi teknis: konfluensi bearish penuh, dan "capitulation tail" itu hipotesis tanpa konfirmasi. Close 109 di bawah 10EMA 119.1, 50SMA 142.78, 200SMA 162.49, VWMA 118.54, Boll mid 127.25. Lower high 167→145→128, lower low 107. Nol filter tren netral. Bull menang tipis pada osilator (RSI 31.31, MACD hist −0.85 mendekati datar), tapi kalah telak pada filter tren — dan konservatif serta netral sama-sama benar bahwa itu bukan reversal: MACD masih −8.31 di bawah signal −7.46, RSI belum <30, dan bukti absorpsi butuh volume ekspansi dengan close tinggi. Yang ada: 19 Okt 7,91 juta lembar di 107 dengan close di low — itu penjual, bukan pembeli. "Ekor capitulation" bisa jadi cuma lantai pertama.

3. Aritmetika R:R memutuskan skala, bukan arah. Ini titik di mana ketiga analis berbeda dan harus dipisah per titik masuk — kesalahan kategori kalau dicampur:

  • Dari 109 sekarang: konservatif menang. Slippage yang trader sendiri sebut (exit efektif 114–116) mengubah hitungan agresif: upside +5 sampai +7, downside ke 102 = −7. R:R 0,7–1,0:1, bukan 1,5–2:1. Tambah gap risk (likuiditas Rp129,6 juta/hari, trader sendiri akui "gap lewat 102 mungkin"), downside riil bisa −10% ke bawah. Ekspektasi negatif. Ini alasan utama menolak Buy di 109.
  • Dari zona 102–107 dengan konfirmasi reversal: netral menang. Entry 105, stop close <102 = −3, exit efektif 114–116 = +9 sampai +11. R:R 3:1–3,7:1 bahkan setelah gap risk. Konservatif keliru memakai R:R dari 109 untuk membatalkan trigger di 105 — trader tidak pernah menyuruh entry di 109.

Karena itu ukuran berbeda per trigger, bukan satu angka untuk semua. Agresif (1/6 untuk semua) dan konservatif (nol untuk semua kecuali laporan kuartalan) sama-sama malas pada dimensi ini.

4. Koreksi netral atas trigger trader saya adopsi — ini bagian yang trader sendiri salah. Trigger (a) close ≥115 hanya 0,65 ATR di atas 109. Dengan ATR 8,4%, close 115 bisa terjadi murni noise harian; "tahan dua hari" tidak menyelesaikannya, hanya membuat telat beli di 117 setelah berita apa pun. Level benar adalah ≥119, di atas 10EMA 119.1 dan VWMA 118.54 — resistance nyata yang trader sendiri sebut. Ini koreksi valid dan saya masukkan.

5. Fundamental: kosong ≠ netral, dan kosong juga ≠ jual. Q2 2026: rugi bersih −Rp247 juta. OPEX Rp5,38 miliar vs laba bruto Rp5,94 miliar menyisakan +Rp0,55 miliar, lalu habis oleh bunga Rp657 juta dan beban lain Rp712 juta. Konteks yang harus disebut jujur: induk masih laba +Rp200 juta (ditopang bagian laba asosiasi), NCI rugi −Rp447 juta, margin bruto 41,7% nyata. Operasi belum self-financing, tapi bukan perusahaan yang harus dijual panik di 109. Tidak ada fraud, tidak ada downgrade, tidak ada skandal.

Penekanan konservatif bahwa "rate tinggi membunuh PURI lebih cepat" adalah asumsi, bukan data — netral benar di sini. Beban bunga 4,6% pendapatan menunjukkan PURI tidak sedang diperas bunga saat ini. Penggerus hasil nyata adalah G&A Rp3,67 miliar dan rugi NCI Rp447 juta. Namun kesimpulan konservatif tetap valid secara arah: tanpa neraca dan jadwal jatuh tempo, risiko refinancing sepanjang 2026 tidak bisa diukur, dan itu alasan membatasi eksposur, bukan alasan nol permanen.

6. Syarat konservatif "neraca Q3 wajib keluar sebelum trigger teknis apa pun" saya tolak. Itu larangan beli permanen yang dibungkus bahasa risiko — jadwal rilis Q3 tidak ada di data, bisa berbulan-bulan, sementara bounce 105 ke 116 bisa lewat. Sebaliknya, veto agresif atas kekhawatiran konservatif juga tidak sah: gap risk dan ATR 8,4% itu nyata. Jalan tengah bukan kompromi malas — ini eksposur berbeda per kualitas informasi: trigger teknis tanpa fundamental = 1/10, trigger fundamental = 1/4–1/3.

Mengapa Hold, bukan Sell atau Overweight. Sell butuh bukti bahaya; tidak ada. Tidak ada fraud, tidak ada downgrade, induk masih laba, margin bruto sehat — dan klaim bear "rebound gagal di 128 = bull trap" adalah interpretasi, bukan bukti. Exit di 109 mengunci kerugian pada instrumen yang belum terbukti rusak. Buy/Overweight butuh neraca dan arus kas untuk membenarkan stop 0,8 ATR; tidak ada. Stop close <102 hanya 0,8 ATR dari 109 dengan ATR 9,21 — bisa tersentuh dalam satu hari volatilitas normal. R:R 1,3:1 dengan win rate realistis di bawah 40% = ekspektasi negatif. Bull tidak membantah aritmetika ini. Yang tersisa adalah posisi menahan dengan aturan eksposur terukur. Itu Hold.

What would change this call:

  • Naik ke Overweight/Buy jika: Q3 2026 + neraca + arus kas terbit dengan kas positif dan utang terkelola (trigger fundamental — satu-satunya tempat risiko bisa diukur); atau close ≥119 tahan 2 hari dengan volume; atau reversal bervolume di 102–107 dengan RSI <30, keduanya hanya untuk ukuran kecil 1/10. Pembelian insider baru di 109 akan jadi sinyal bull paling kuat yang saat ini belum ada — nol aktivitas sejak Nov 2024.
  • Turun ke Underweight/Sell jika: close <102 terkonfirmasi (stop aktif, eksekusi tanpa pengecualian "tunggu sehari lagi"); atau Q3/neraca terbit dan menunjukkan kas negatif atau jatuh tempo utang tak terbiayai; atau net foreign keluar berlanjut beberapa hari dengan magnitudo jauh di atas 0,03% saham beredar; atau muncul bukti fraud/downgrade.
  • Catatan keterbatasan: neraca, arus kas, jadwal jatuh tempo utang, saldo persediaan properti, data makro Indonesia, breadth pasar, dan jadwal rilis Q3 semuanya tidak tersedia dalam prompt ini. Keputusan ini dibuat tanpa data tersebut; jika tersedia dan bertentangan, evaluasi ulang. Tidak ada tool eksternal yang dipanggil.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Rencana trader

299 kata

Action: Hold

Reasoning: Plan Hold benar. Bear menang disiplin bukti, tapi cuma cukup "jangan tambah", bukan "keluar".

Struktur harga PURI.JK bearish penuh: close 109 di bawah 10EMA 119.1, 50SMA 142.78, 200SMA 162.49, VWMA 118.54, Boll mid 127.25. Death-cross bias. Lower high 167→145→128, lower low 107. Nol filter tren netral.

Kontra-argumen tipis: RSI 31.31 dekat oversold, MACD hist −0.85 hampir flat = jual kehabisan tenaga. Setup bounce teknis, bukan reversal.

Aritmetika ATR kunci: ATR 9.21 = 8.4% harga. Stop close <102 cuma 0.8 ATR dari 109. Kena dalam satu hari volatilitas normal. R:R 1.3:1, win rate <40% = ekspektasi negatif. Bull tak bantah ini. Ini alasan utama tolak Buy.

Sisi fundamental: neraca, arus kas, jadwal jatuh tempo, Q3 2026, makro, breadth = semua unavailable. Kosong ≠ netral. Kosong = tak ada dasar taruhan baru. Insider beli Nov 2024 di harga jauh lebih tinggi, turun 46%, nol beli baru = rekor buruk. Akumulasi broker 107–108 nilai Rp21 jt pada mcap Rp109 M = 0.02%, tak signifikan. Net foreign 19 Okt −304.400 lembar di low.

Tak ada fraud, tak ada downgrade, induk laba +Rp200 jt, margin bruto 41.7% nyata. Bukan alasan jual panik di 109.

Hold. Sizing baru = 0 sampai trigger. Tidak ada posisi dipaksa.

Entry Price: not provided

Stop Loss: 102.0

Position Sizing: Alokasi baru 0% (ukuran standar 0). Belum punya posisi: jangan entry di 109. Trigger entry: (a) close >=115 tahan 2 hari, atau (b) reversal candle bervolume di 102-107 dengan RSI <30, atau (c) Q3 2026 + neraca + arus kas terbit. Sudah punya: pertahankan, jangan average down, stop close <102 (pakai close, bukan intraday, ATR 8.4% bikin noise). Spekulasi paksa: maksimum 1/6 alokasi standar, exit 118-119, exit efektif ~114-116 setelah slippage. Likuiditas Rp129.6 jt/hari, gap lewat 102 mungkin, satu-satunya mitigasi = posisi kecil.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Rencana investasi

677 kata

Recommendation: Hold

Rationale:

Bull kalah pada beban pembuktian, bukan pada cerita. Tiga pilar tesisnya runtuh saat diuji:

  1. "Beban bunga 4,6% = utang aman" — inferensi dari satu angka kuartalan tanpa neraca, tanpa arus kas, tanpa jadwal jatuh tempo. Bull tidak bisa membuktikan aman; bear tidak bisa membuktikan bahaya. Status: tidak diketahui. Tapi beban pembuktian ada di pihak yang merekomendasikan beli. Bull gagal memikulnya.

  2. "Insider beli 202 tanpa jual" — fakta keras: beli Nov 2024, harga kini 109, turun 46%, nol pembelian baru sejak itu. Bear benar: ini rekor buruk, bukan endorsement. "Nol jual" pada posisi pengendali adalah absen sinyal, bukan sinyal positif. Bull tidak membantah ini, hanya menyebutnya "diskon".

  3. "Akumulasi lokal di 107–108" — nilainya Rp21 juta pada mcap Rp109 M = 0,02%. Laporan sendiri melarang over-weight. Sementara net foreign 19 Okt −304.400 lembar tepat di low, dan net flow 30 Okt condong jual (XL −23,44 jt > AZ +21,28 jt). Bull membangun narasi "tangan kuat" dari data yang ukurannya tidak signifikan dan arah nettonya berlawanan.

Sisi teknis: bull menang tipis pada pembacaan osilator (RSI 31, MACD hist −0.85 memang zona kehabisan tenaga potensial), tapi kalah telak pada filter tren — semua MA + VWMA + Bollinger mid di atas harga, konfluensi bearish penuh, nol filter tren mendukung. Lebih penting: bear benar bahwa stop close <102 hanya 0,8 ATR dari 109, sementara ATR 8,4%. Stop itu bisa tersentuh dalam satu hari volatilitas normal. R:R 1,3:1 dengan win rate realistis di bawah 40% = ekspektasi negatif. Bull tidak membantah aritmetika ATR ini.

Kesalahan logika bull yang paling menentukan: menyamakan "data kosong" dengan "netral". Bear benar — kosong berarti tidak ada dasar untuk memasang taruhan baru, dan itu bukan bearish maupun bullish, melainkan alasan menahan. Neraca tidak ada, arus kas tidak ada, Q3 belum keluar, katalis emiten nol, makro Indonesia unavailable, breadth kosong. Laporan fundamental sendiri menyimpulkan tesis belum lengkap.

Tapi bear juga tidak menang penuh. Klaim "asing keluar di low" adalah satu hari data; klaim "rebound gagal di 128 = bull trap" adalah interpretasi, bukan bukti; dan kesimpulan Hold-nya konsisten dengan bukti, bukan dengan keyakinan bearish. Tidak ada bukti fraud, tidak ada downgrade, tidak ada skandal, induk masih laba positif +Rp200 juta, margin bruto 41,7% nyata. Ini bukan perusahaan yang harus dijual panik di 109.

Jadi: bull gagal memenangkan rekomendasi beli karena semua pilar datanya gagal atau berumur dua tahun. Bear menang pada disiplin pembuktian, tapi kemenangannya hanya cukup untuk "jangan tambah", bukan "keluar". Skor: bear menang tipis. Hold, bukan Sell.

Strategic Actions:

  1. Belum punya posisi — jangan entry sekarang. Ukuran standar = 0. Alokasi 0% sampai salah satu pemicu terpenuhi:

    • Close ≥115–116 tahan 2 hari berturut-turut, atau
    • Reversal candle bervolume di 102–107 dengan RSI <30 (bukan 31), atau
    • Laporan Q3 2026 + neraca + arus kas terbit dan menunjukkan kas positif serta utang terkelola.
  2. Sudah punya posisi — pertahankan, jangan tambah. Stop close <102 (bawah Bollinger lower 101,88). Sadari stop ini hanya ~0,8 ATR — gunakan close, bukan intraday, untuk hindari noise. Jangan average down.

  3. Jika memaksa spekulasi (tidak direkomendasikan): maksimum 1/6 alokasi standar, bukan 1/3 seperti usul bull. Alasan: ATR 8,4% + turnover 0,12% + nol katalis = risiko ekstrem. Perlakukan sebagai taruhan, bukan investasi.

  4. Exit plan jika spekulasi diambil: jual 118–119 (VWMA/10EMA) sebagai exit, bukan target hold. Jangan tunggu 128. Slippage di likuiditas 0,12%/hari akan memakan sebagian gain — hitung exit efektif ~114–116 setelah slippage.

  5. Risiko gap: dengan likuiditas Rp129,6 juta/hari, gap down melewati 102 mungkin. Tidak ada hedge yang tersedia untuk mikro kap ini — mitigasi satu-satunya adalah ukuran posisi kecil.

  6. Katalis yang harus dipantau: rilis Q3 2026 (neraca, arus kas, marketing sales), BI rate, dan aktivitas insider baru. Pembelian insider baru di 109 akan menjadi sinyal bull paling kuat yang belum ada — saat ini nol aktivitas sejak Nov 2024.

Catatan keterbatasan: Neraca, arus kas, jadwal jatuh tempo utang, saldo persediaan properti, data makro Indonesia, dan breadth pasar semuanya unavailable dalam prompt ini. Rekomendasi ini dibuat tanpa data tersebut; jika tersedia dan bertentangan, evaluasi ulang.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa teknikal dan aliran dana

1137 kata

PURI.JK — Laporan Analisis 30 Okt 2026

Sumber angka: verified snapshot (IDX Edge PRO, daily). Snapshot = acuan. Vendor verdict minor beda di ATR (vendor "Rp10 / 9.50%", verified ATR 9.21) — pakai verified 9.21.

1. Harga & struktur tren

  • Close 30 Okt 2026: Rp109 (−Rp6 dari Rp115, 29 Okt). Range hari itu 107–115.
  • Ambruk tajam: 15 Okt close 135 → 16 Okt 115 (−20) → 19 Okt 107 (low 107, volume 7.91 jt lembar). Gap down 16 Okt (open 127 = high 127, low 115) = distribusi bertekanan.
  • Rebound 20–23 Okt: 114 → 124 → 128. Gagal lanjut. 26–30 Okt melemah lagi: 124, 119, 117, 115, 109.
  • Puncak swing sebelumnya: 10 Sep close 162 (intraday high 190, volume 75.09 jt lembar — volume terbesar semesta data = distribusi puncak), 14 Sep close 167.
  • Struktur: lower highs sejak Sep (167 → 145 → 128) + lower lows (107). Downtrend aktif.

2. Indikator (verified, 30 Okt)

Indikator Nilai Baca
close_10_ema 119.1 Harga 109 di bawah → tekanan jangka pendek
close_50_sma 142.78 Harga jauh di bawah → tren menengah turun
close_200_sma 162.49 Harga di bawah → struktur panjang turun; death-cross bias (50 < 200)
rsi 31.31 Nyaris oversold, belum <30
macd −8.31 Negatif
macds −7.46 MACD di bawah signal
macdh −0.85 Negatif, tapi tipis → momentum turun melambat, belum balik
atr 9.21 ~8.4% harga → volatilitas tinggi, sizing wajib kecil
boll (20) 127.25 Harga di bawah mid
boll_ub 152.62 —
boll_lb 101.88 Harga 109 masih di atas lower band
vwma (30 Okt) 118.54 Harga di bawah VWMA → volume lebih terkonsentrasi di harga tinggi (distribusi)

Semua 4 moving average cek + boll mid + VWMA di atas harga = konfluensi bearish penuh. Tidak ada indikator trend yang netral.

3. Volume & aliran asing

  • Volume 30 Okt: 1.196 jt lembar, nilai Rp129.6 jt, 216 transaksi. Vendor bilang ratio 0.9x rata2 20d → volume sepi saat turun.
  • Volume ekspansi besar terjadi di titik turun: 16 Okt 3.10 jt, 19 Okt 7.91 jt (vall Rp914.8 jt) — yaitu di hari harga −20 dan gap 107. Volume tinggi pada penurunan = seller agresif, bukan capitulation beli.
  • Net foreign 30 Okt: −4.400 lembar (kecil, 0.4% volume). 19 Okt: −304.400 lembar (jual asing besar di low). Sekitar 25 Sep: +483.800 lembar (beli asing di 156). Jadi asing bersih jual di dua episode penurunan, tidak ada akumulasi asing persisten.

4. Bandarmologi (IDX, berlaku)

Periode cakupan 30 Okt:

  • Beli bersih: AZ Sucor +Rp21,28 jt (198rb), DR RHB +Rp18,29 jt (171,3rb), MG Semesta Indovest +Rp12,96 jt (120rb), GR Panin +Rp6,43 jt, KI Ciptadana +Rp5,52 jt, OD BRI Danareksa +Rp3,07 jt.
  • Jual bersih: XL Stockbit −Rp23,44 jt (216,1rb), PD Indo Premier −Rp15,43 jt, LG Trimegah −Rp12,41 jt, NI BNI Sekuritas −Rp9,77 jt, XC Ajaib −Rp3,82 jt, KK Phillip −Rp1,79 jt.
  • Level akumulasi: mayoritas di Rp107–108 (DR 108 Rp31,8 jt; AZ 107 Rp21,3 jt; MG 108 Rp12,96 jt; GR 110 Rp23,3 jt). Penjualan pekat di Rp107–110: XL 108 Rp47,9 jt, GR 110 Rp16,9 jt, PD 108 Rp16,7 jt.
  • Pola: domestik institusi/lokal (AZ, DR, MG, GR, KI, OD) akumulasi di 107–110, retail digital (XL Stockbit, XC Ajaib) + PD/LG distribusi. Tidak ada broker asing (J.P. Morgan, UBS, Maybank, Macquarie, CGS, CLSA) di daftar top buyer maupun top seller → tidak ada sinyal akumulasi asing.
  • Nilai flow kecil absolut (puluhan juta rupiah/hari) — sinyal lemah, mudah diubah flow kecil. Jangan over-weight.

Ketidaksesuaian dicatat: vendor verdict menyebut "Heavy seller: NI" dan "5-hari NI beli 4/5", sedangkan ringkasan broker 30 Okt menempatkan NI sebagai net seller −Rp9,77 jt. Arah harian vs jendela 5 hari bisa beda; keduanya tidak bertentangan total, tapi ketidakpastian arah NI tinggi.

5. Interpretasi & skenario

  • Bearish dominan. Semua trend filter di atas harga, RSI 31 belum ekstrem, MACD negatif. Vendor score 35/75 = WASPADA.
  • Satu kontra-argumen: MACD histogram cuma −0.85 (hampir flat) = momentum jual kehabisan tenaga; RSI dekat 30; akumulasi lokal di 107–108. Ini setup bounce teknis, bukan reversal tren.
  • Risiko jatuh ke bawah: boll_lb 101.88. Close di bawah 107 (low 19 Okt) buka ruang ke 102–103.
  • Batas atas bounce realistis: close_10_ema 119.1 dan VWMA 118.5 = resistance pertama. Bounce gagal di bawah 119 = lanjut turun.

6. Aksi

  • Belum punya: jangan tangkap jatuh di 109. Tunggu close harian ≥ 115–116 (di atas low 15 Okt 132? tidak — pakai level nyata: reclaim 115 high 30 Okt + tahan 2 hari) atau tekan ke 102–107 dengan candle reversal bervolume dan RSI < 30.
  • Punya: stop close < 102 (bawah boll_lb). ATR 9.21 = stop nominal 102 berarti toleransi ~0.8 ATR dari 109 — sesuaikan: stop intraday 102, atau close-based.
  • Target bounce: 118–119 (VWMA/10EMA). Target turun kalau 107 pecah: 102.
  • Sizing: ATR 8.4% harga → posisi maksimal 1/3 ukuran normal per unit risiko.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Aspek Data 30 Okt 2026 Baca Implikasi
Close Rp109 (prev 115) Turun, lower high/low Bearish
10 EMA / 50 SMA / 200 SMA 119.1 / 142.78 / 162.49 Semua di atas harga Tren turun semua horizon
VWMA 118.54 Di atas harga Distribusi, bukan akumulasi
RSI 31.31 Nyaris oversold Bounce teknis mungkin, tren belum balik
MACD / Signal / Hist −8.31 / −7.46 / −0.85 Negatif, hist tipis Momentum turun melambat
Bollinger 152.62 / 127.25 / 101.88 Harga di bawah mid Batas bawah 102
ATR 9.21 (~8.4%) Volatilitas tinggi Sizing kecil, stop longgar
Volume 30 Okt 1.196 jt (0.9x) Sepi Tidak konfirmasi bottom
Net foreign −4.400 lembar; 19 Okt −304.400 Jual di penurunan Tidak ada support asing
Broker beli AZ +21,3 jt, DR +18,3 jt, MG +13,0 jt (107–108) Akumulasi lokal/institusi Sinyal lemah positif
Broker jual XL −23,4 jt, PD −15,4 jt, LG −12,4 jt Retail digital + lokal jual Tekanan jual
Pola bandarmologi Lokal institusi akumulasi, retail digital distribusi Bukan pola asing-akumulasi Netral-lemah, flow kecil
Entry ideal Tunggu reclaim ≥115 atau reversal di 102–107 Belum ada konfirmasi Jangan tangkap jatuh
Stop / Target Stop close <102; target 118–119 — R:R dari 107 ≈ 2:1

Analisa fundamental

683 kata

PURI.JK — PT Puri Global Sukses Tbk — Laporan Fundamental

Profil

  • Sektor: Real Estat / Pengembangan Properti (Real Estate - Development). Bursa: JKT (IDX).
  • Saham beredar: 1.000.000.000 lembar. Market cap @ close 109 = Rp109,0 miliar.
  • Harga 30-10-2026: 109 (-6, -5,22%). VWAP 108,32. 216 freq, 11.963 lot, nilai Rp129,6 juta. Turnover ratio 0,0012 = sangat tipis.
  • Catatan: toko data identitas menyebut "PURI"; sumber nilai fundamental pakai kode IDX "PURI". Konsisten.

Q2 2026 (periode dilaporkan)

  • Pendapatan: Rp14,241.469.052
  • Beban pokok: Rp-8.306.094.192 -> Laba bruto Rp5.935.374.860 (margin bruto ~41,7%)
  • Beban penjualan: -1.711.296.074
  • Beban umum & adm: -3.670.217.354
  • Beban bunga & keuangan: -657.568.384
  • Bagian laba asosiasi (ekuitas): +274.848.596
  • Pendapatan lain: +293.632.019; Beban lain: -712.031.454
  • Laba sebelum pajak = laba/rugi bersih: -247.257.791 (rugi)
  • Atribusi: induk +200.423.783 (laba); non-pengendali -447.681.574 (rugi).
  • Komprehensif sama dengan laba (tidak ada OCI).

Baca: laba bruto positif 41,7% tapi beban operasional (penjualan + G&A = 5.381.513.428) habiskan laba bruto. OPEX > laba bruto 5,94 miliar? Hampir: 5,94 vs 5,38, sisa tipis +0,55 miliar; lalu bunga, beban lain, dan rugi NCI balik jadi rugi bersih. Operasi belum self-financing.

Unit economics

  • Laba bruto per pendapatan: 41,7%
  • OPEX/penjualan: 37,8%
  • Beban keuangan/penjualan: 4,6%
  • Rugi bersih margin: -1,7%
  • EPS tidak tersedia di tool; hitung kasar induk: 200.423.783 / 1.000.000.000 = ~Rp0,20 per saham (periode Q2). PE tak bermakna.
  • P/B tak bisa hitung: neraca kosong.

Riwayat

  • Tool neraca, laba-rugi, arus kas hanya balikin indeks berkas (Q1 2024 - Q2 2026), bukan angka. Riwayat multi-kuartal tidak terisi. Tidak ada angka YoY.
  • Q2 2026 cuma sinyal: pendapatan ada, tapi bersih rugi. Satu titik data.

Insider

  • 15 rekaman teratas semua HELLI SAPUTRA (Pengendali, Direktur), semua BUY, 29-11-2024 @ 202. Total ~+16.900 lembar, posisi 9.149.500 -> 9.166.900. 76 rekaman total; tool tampil 15 teratas saja, terbaru 2024-11-29.
  • Baca: beli di 202, sekarang 109 = harga ~46% di bawah harga beli pengendali. Insider beli 2024, tidak ada aktivitas baru di tampilan (bisa jadi ada di 61 rekaman lain, tapi tak terbaca). Tidak ada jual = tidak ada sinyal negatif insider.

Seasonality

  • Tool kosong. Tidak ada pola bulanan. Abaikan.

Risiko / catatan untuk trader

  1. Likuiditas ekstrem rendah. Nilai transaksi Rp129,6 juta/hari, turnover 0,12%. Slippage besar, keluar susah.
  2. Rugi bersih Q2 2026. Margin bruto oke, tapi OPEX dan rugi NCI gerus hasil.
  3. Laporan multi-kuartal tidak tersedia -> tidak bisa nilai tren. Fundamental belum tervalidasi penuh.
  4. Market cap Rp109 miliar = mikro kap. Real estat mikro di IDX rawan.
  5. Harga 109 vs insider 202 (Nov 2024) = diskon ~46% ke basis pengendali.

Aksi

  • Jangan pakai ukuran posisi besar: likuiditas kunci.
  • Tunggu laporan Q3 2026 (belum ada) + neraca & arus kas untuk cek kas, utang, dan proyek. Tanpa itu, tesis belum lengkap.
  • Fundamental belum cukup kuat untuk beli. Harga murah bukan alasan.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Ringkasan kunci

Item Nilai / Status Catatan
Ticker PURI.JK IDX
Sektor Real Estate - Development Properti
Close 30-10-2026 109 -5,22%
Saham beredar 1.000.000.000 —
Market cap Rp109,0 miliar Mikro kap
Turnover ratio 0,0012 Sangat tipis
Pendapatan Q2 2026 Rp14,24 miliar —
Laba bruto Q2 2026 Rp5,94 miliar Margin ~41,7%
OPEX Q2 2026 Rp5,38 miliar 37,8% penjualan
Laba bersih Q2 2026 -Rp247,26 juta Rugi
Laba induk Q2 2026 +Rp200,42 juta —
Rugi NCI Q2 2026 -Rp447,68 juta Gerus hasil
Insider terakhir BUY 29-11-2024 @202 Helli Saputra, ~+16.900 lbr
Harga vs insider 109 vs 202 Diskon ~46%
Seasonality Kosong Tak ada data
Riwayat LK Indeks saja Angka tak terisi
Rekomendasi HOLD Tunggu Q3 + neraca/arus kas

Analisa sentimen

392 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment 2026-10-23 s/d 2026-10-30 — PURI.JK (PT Puri Global Sukses Tbk)

Status data: ketiga sumber kosong. Tidak ada sinyal. Tidak ada estimasi.

Sumber per sumber

1. News (Yahoo Finance, 7 hari) — TIDAK TERSEDIA. Placeholder literal: DATA_UNAVAILABLE: no configured vendor could serve get_news right now (Yahoo Finance has no news articles tagged PURI.JK). Nol artikel. Tidak ada framing institusional sama sekali. Ini bukan pernyataan buruk soal emiten — murni kegagalan cakupan vendor. Tidak bisa dipakai untuk divergensi news vs retail.

2. StockTwits — TIDAK TERSEDIA. Placeholder: <stocktwits unavailable: HTTPError>. Nol pesan. Rasio Bullish/Bearish tidak bisa dihitung; sample size = 0. Tidak ada tag user, tidak ada body pesan, tidak ada sinyal retail leading. Tidak ada dasar untuk membaca over-extension atau uncertainty.

3. Reddit — TIDAK ADA KUERI. Placeholder: <no Reddit discussion queried for PURI.JK>. Nol post. Tidak ada diskusi komunitas, tidak ada vote/comment (memang tidak dikirim), tidak ada substansi body untuk dinilai.

Divergensi

Tidak bisa dievaluasi. Divergensi butuh minimal dua sumber yang terisi.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol headline, nol post sosial, nol thread. Tidak ada klaster topik berulang.

Katalis dan risiko

Tidak teridentifikasi dari sumber mana pun. Tidak ada earnings, aksi korporasi, kontrak, ekspansi proyek properti, atau macro headline yang muncul. Ketiadaan ini murni karena data kosong, bukan karena tidak ada peristiwa. Jangan baca sebagai "quiet, aman".

Tabel ringkas sinyal sentimen

Arah Sumber Bukti pendukung Bobot
Tidak tersedia Yahoo Finance news no news articles tagged PURI.JK nol
Tidak tersedia StockTwits HTTPError, 0 pesan nol
Tidak ada Reddit no Reddit discussion queried nol

Catatan kualitas

  • Band Neutral dipilih karena semua sumber sunyi (kondisi definisi Neutral), bukan karena seimbang bullish/bearish.
  • Confidence low: 0/3 sumber menghasilkan data. Sample size total = 0. Tidak ada robust read sama sekali.
  • Skor 5 = titik tengah netral, bukan rata-rata dari sesuatu.

Implikasi praktis

Sinyal sentimen untuk PURI.JK tidak usable periode ini. Trader harus bergantung penuh pada fundamental (real estate development; laporan keuangan, penjualan marketing, kas) dan teknikal (harga/volume). Ulangi fetch news, StockTwits, dan Reddit sebelum ambil keputusan berbasis sentimen. Past sentiment juga bukan prediktor; di sini bahkan tidak ada past sentiment.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

595 kata

Laporan Riset Berita & Makro — PURI.JK (PT Puri Global Sukses Tbk)

1. Berita emiten: tidak tersedia

get_news PURI.JK gagal. Vendor Yahoo Finance tidak punya artikel bertag PURI.JK. Data dilaporkan unavailable — tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi. Tidak ada katalis spesifik emiten minggu ini dari sumber tersedia.

2. Makro global: kualitas data rendah

get_macro_indicators semua gagal (FRED_API_KEY tidak diset). CPI, core PCE, unemployment, fed funds rate, yield — semua unavailable. Jangan ganti dengan tebakan.

3. Sinyal pasar terkuat: Fed = zero cut 2026

Polymarket, volume $9,32 juta:

  • Tidak ada rate cut 2026: Yes 97% (1 minggu +0,3pp)
  • 1 cut: 0,8% | 2 cut: 0,45% | 3+ cut: ~0,05%
  • Recession AS akhir 2026: 6% (turun 1,0pp seminggu)

Implikasi: suku bunga AS tetap tinggi sepanjang 2026. Ini membatasi ruang BI rate turun agresif. Sektor properti IDX — yang bergantung pada KPR dan biaya utang — dapat tekanan. Recession risk rendah = demand dasar masih ada, tapi cost of capital mahal.

4. Global news feed: tidak relevan

Feed 40 artikel didominasi IBM, Accenture, Palantir, quantum, commodity. Tidak ada berita Indonesia, tidak ada berita properti Asia, tidak ada berita suku bunga emerging market. Rasio sinyal/informasi mendekati nol untuk PURI.JK.

Satu sinyal lemah: "Silver Slumps as Rate Fears and Demand Concerns Mount" — konfirmasi tema rate fear, sejalan probabilitas 97% no-cut.

5. Konteks IDX

  • Pasar tutup weekend. Buka Senin 09:00 WIB.
  • Market breadth: 0 gainer, 0 loser, count 0 — data kosong karena pasar tutup. Tidak ada info.
  • Screener IDX hanya BEKS, MGLV, WBSA, MARK. PURI tidak muncul di bucket sinyal apa pun. Tidak ada akumulasi broker/asing terdeteksi.

6. Kesimpulan trading

Tiga pilar data analisis — berita emiten, makro, breadth — semuanya kosong. Yang tersisa hanya sinyal rate pasar global. Artinya:

  • Tidak ada dasar fundamental untuk entry.
  • Tidak ada dasar fundamental untuk exit.
  • Bias sektor negatif dari 97% no-cut pricing.
  • Likuiditas PURI biasanya tipis; tanpa flow terdeteksi, spread dan slippage jadi risiko utama.

Rekomendasi: tahan, jangan tambah posisi. Tunggu sampai pasar buka Senin dan minimal satu pilar data pulih (berita emiten ATAU breadth ATAU screener flow). Kalau harus entry tanpa data, ukuran posisi kecil — bukan karena tesis, tapi karena ketiadaan informasi.

Rating: Hold (sinyal underdetermined — data esensial unavailable)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Kategori Item Data/Temuan Dampak untuk PURI.JK
Berita emiten get_news PURI.JK DATA_UNAVAILABLE, tidak ada artikel bertag PURI.JK Netral/nihil — tidak ada katalis
Makro AS CPI, core PCE, unemployment, fed funds DATA_UNAVAILABLE (FRED_API_KEY kosong) Tidak bisa dinilai — jangan fabrikasi
Makro AS Rate cut 2026 (Polymarket) No cut: 97% ($9,32jt vol, +0,3pp/mgg) Negatif — cost of capital tetap tinggi
Makro AS Resesi AS akhir 2026 Yes 6% (−1,0pp/mgg) Netral-positif — demand dasar aman
Global news Feed 40 artikel Dominan IBM/tech/quantum, nol berita Indonesia/properti Netral — sinyal ~0
Sektor Rate fear "Silver Slumps as Rate Fears..." Negatif lemah — konfirmasi tema
IDX harga Market breadth Count 0, pasar tutup weekend, buka Senin 09:00 WIB Tidak dapat dinilai
IDX flow Screener (BEKS, MGLV, WBSA, MARK) PURI tidak muncul di bucket apa pun Tidak ada akumulasi broker/asing
Likuiditas Profil PURI Biasanya tipis, tanpa flow terdeteksi Risiko spread/slippage tinggi
Aksi Posisi Tahan, jangan tambah FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD