Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Indo Straits Tbk.

PTIS · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

188 rupiah per lembar · -5,53% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 49,6 jt rupiah. Kapitalisasi 103,4 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. SELL PTIS.JK. Ketiga analis risiko konvergen ke arah sama dengan alasan berbeda; tidak ada dissent yang perlu ditimbang ulang, hanya perbedaan tempo eksekusi.
Aliran dana
CC beli 26,1 jt
Keyakinan
C48 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-18,7% terhadap SMA50, asing 0,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C48

Skor 47.8 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 18/25

net 49,6 jt dari bruto 1,1 M, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-18,7% vs SMA50, return 20 sesi -13,0%

Likuiditas 0/15

rata-rata 183,3 jt rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 11.6% lebar, stop jadi mahal

VWAP
221
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
680,6 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
1.317
kali transaksi
Volume
3,1 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 26,1 jt 129,4 rb 73,7 jt 47,6 jt
PD INDO PREMIER SEKURITAS 15,4 jt 111,7 rb 73,6 jt 58,2 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 5,3 jt 31,6 rb 13,4 jt 8,1 jt
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 1,6 jt -63,2 rb 397,4 jt 395,8 jt
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 354,6 rb 1,8 rb 354,6 rb -
NI BNI SEKURITAS 202,9 rb 1,3 rb 3,5 jt 3,3 jt
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 184,0 rb - 3,7 jt 3,6 jt
IF SAMUEL SEKURITAS INDONESIA 162,0 rb - 1,0 jt 846,0 rb
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 139,2 rb - 1,5 jt 1,4 jt
RO PLUANG MAJU SEKURITAS 72,0 rb 300 72,0 rb -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 227 397,4 jt XL 218 395,8 jt
CC 212 73,7 jt PD 230 58,2 jt
PD 202 73,6 jt CC 219 47,6 jt
YP 232 35,9 jt YP 236 38,3 jt
XC 221 25,6 jt XC 222 32,2 jt
BQ 215 17,2 jt CP 206 28,3 jt
KK 196 13,4 jt BQ 216 18,0 jt
CP 198 9,1 jt GR 235 10,2 jt

Keputusan akhir

554 kata

Rating: Sell

Executive Summary

SELL PTIS.JK. Ketiga analis risiko konvergen ke arah sama dengan alasan berbeda; tidak ada dissent yang perlu ditimbang ulang, hanya perbedaan tempo eksekusi. Ini bukan Sell penuh seperti prediksi kebangkrutan — ini Sell karena profil risiko-imbalan buruk dan informasi terlalu tipis untuk dibayar modal penuh.

Tindakan:

  • Pemegang PTIS.JK: kurangi ke ≤0,5% NAV (dari normal 1,0% per mikro-cap). Limit order saja, jangan market order. Maks 20% volume harian (~160K lembar) per sesi. Sekitar 3–7 sesi — kompromi antara agresif (cepat, takut pintu tutup) dan konservatif (5–10 sesi, terlalu longgar). Netral benar: limit pasif menggantung di atas mid saat downtrend = antrean tanpa lawan. Tempel limit sell ke sisi bid.
  • Non-pemegang: tidak masuk di 188, tidak di 196–212. Trigger masuk tunggal: close >232 dengan volume >1,5x rata-rata 20 hari (~1,19 juta lembar), bertahan 2 sesi.
  • Batas rugi total nama: 0,5% NAV, bukan per posisi. Stop akhir 165. Exit penuh jika close <187.

Batasan eksplisit: neraca, arus kas, dan feed komoditas (Newcastle, HBA, bunker Singapura, freight rate) tidak tersedia. Keyakinan sedang, bukan tinggi.

Investment Thesis

Yang memutuskan adalah kualitas bukti, bukan retorika. Terverifikasi negatif atau tak terjelaskan: close 188 di bawah 10 EMA 192,13, VWMA 194,64, 50 SMA 231,34, 200 SMA 280,26; bar O226/H248/L187/C188 = close 1 poin di atas low dengan volume 3,9x dan close merah = distribusi; MACD -12,41 di bawah nol dengan histogram +2,59 terlalu tipis untuk disebut divergensi; RSI 40,55 belum oversold, ruang ke 30; net margin 0,163%; kerugian lainnya -Rp5,11 miliar menghapus seluruh laba operasi ±Rp4,6 miliar tanpa penjelasan; laba induk -Rp41,88 juta. Satu-satunya angka terverifikasi positif adalah gross margin 11,17%, dan itu tidak berarti tanpa net margin — bull tidak membantah net margin maupun pos kerugian lainnya.

Bandarmologi mematahkan narasi akumulasi: net top-10 broker ~Rp60 juta melawan nilai bar Rp680 juta. CC beli avg 212 (Rp73,7 jt) tapi jual avg 219 (Rp47,6 jt); GR jual 235; YU jual 240 — broker pintar keluar di atas. Volume spike dari churn retail XL Stockbit (beli 227, jual 218). Foreign net +400 lembar = nol. Tidak ada penopang di bawah.

Titik di mana agresif dan konservatif sama-sama lemah: agresif menyebut exit sebagai risiko likuiditas lalu mendorong keluar cepat — kontradiktif, karena slippage fungsi laju terhadap likuiditas, bukan waktu. Konservatif benar soal limit pasif dan larangan market order, tapi keliru menganggap bertahap otomatis aman; limit di atas pasar saat downtrend tidak terisi, dan exposure terus berjalan. Netral merangkum dengan tepat: ini keputusan ukuran terhadap ketidakpastian, bukan ramalan arah. Karena itu arah Sell dipertahankan tapi tempo eksekusi diambil dari netral, bukan dari agresif.

Mengapa bukan Hold: konflik bukan alasan Hold, dan di sini konfliknya tidak seimbang. Skor sentimen 5,0 adalah hasil kanal kosong (Yahoo tanpa artikel PTIS.JK, StockTwits HTTPError, Reddit nol query), bukan hasil ukur. Diam sambil memegang nama ber-ATR ~12% dengan neraca tak terbaca bukan netral, itu risiko tak terhitung.

Yang mengubah tesis:

  1. Laporan keuangan berikutnya — jika "kerugian lainnya" -Rp5,11 miliar berulang, naikkan ke Sell penuh. Jika non-recurring dan terjelaskan, tesis melemah ke Hold.
  2. Neraca dan arus kas — net cash dengan kas cukup menaikkan rating ke Hold; utang berbunga besar atau ekuitas negatif menaikkan keyakinan Sell.
  3. Feed komoditas — sampai Newcastle/HBA/bunker/freight terbaca, jangan asumsikan demand kargo.
  4. Eskalasi ke 0% NAV: close <168 (lower low, struktur bull batal total).

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana trader

192 kata

Action: Sell

Reasoning: Downtrend struktural terkonfirmasi: close 188 di bawah 10 EMA 192.13, VWMA 194.64, 50 SMA 231.34, 200 SMA 280.26. Bar 2026-10-28 (O226 H248 L187 C188) = spike-fade, close 1 poin di atas low, volume 3,9x rata2 20d dengan close merah = distribusi. RSI 40.55 belum oversold (ruang ke 30), MACD -12.41 di bawah nol, histogram +2.59 terlalu tipis untuk disebut divergensi. Bandarmologi lemah: net top-10 broker ~Rp60 jt vs nilai bar Rp680 jt; volume spike dari churn retail XL Stockbit (beli @227 jual @218); foreign net +400 lembar = nol. Tidak ada trigger bull (close >232 + volume >1,19 jt lembar, 2 sesi). Tesis bull bersandar pada gross margin 11,17% saja; net margin 0,163% dan "kerugian lainnya" -Rp5,11 miliar tidak terjelaskan. Batasan: neraca, arus kas, feed komoditas tidak tersedia — keyakinan sedang. Sell karena risiko-imbalan buruk dan informasi tipis, bukan prediksi default.

Entry Price: 188.0

Stop Loss: 165.0

Position Sizing: Kurangi ke ≤0,5% NAV (dari normal 1,0% NAV per mikro-cap). Jual separuh posisi dalam 5–10 sesi, maks 20% volume harian (~160K lembar) per limit order. Exit penuh jika close <187. Batas rugi total nama 0,5% NAV.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

988 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Debat ini dimenangkan sisi bear, tapi dengan margin sedang bukan telak. Poin yang memutuskan:

  1. Bull kalah di pos yang dia bangun sendiri. Bull mengakui downtrend struktural (close 188 di bawah 10 EMA 192,13, VWMA 194,64, 50 SMA 231,34, 200 SMA 280,26), mengakui volume distribusi 3,9x dengan close merah, mengakui likuiditas tipis. Tiga sinyal terkuat melawan dia, dan dia tidak melawannya. Sisa kasusnya dibangun di atas gross margin 11,17% — level paling dangkal — sementara net margin 0,163% tidak dia bantah.

  2. Argumen "kerugian lainnya -Rp5,11 miliar = 114% laba operasi" tidak terjawab. Bull tidak menyanggah angka itu; dia hanya menyebut laba induk -Rp42 juta sebagai "pembulatan 0,05% pendapatan". Itu mengecilkan gejalanya, bukan menjelaskan sebabnya. Kerugian -Rp5,11 miliar menghapus seluruh laba operasi ±Rp4,6 miliar, sumbernya tidak dijelaskan laporan. Bull tidak punya penjelasan alternatif.

  3. Asimetri bukti memihak bear. Bull menuduh bear memakai "ketiadaan data sebagai bukti kelemahan", tapi bull sendiri memakai "kalau benar PTIS bersih utang" — kalimat bersyarat — sebagai dasar klaim "kebal rate tinggi". Neraca dan arus kas kosong. Klaim kekuatan dari data yang tidak ada sama tidak sahnya dengan klaim kelemahan dari data yang tidak ada. Bull memilih tafsir menguntungkan tanpa bukti; bear memilih tafsir konservatif. Dalam kondisi informasi minimal, tafsir konservatif yang benar untuk sizing.

  4. Data bandarmologi mematahkan narasi akumulasi bull. Bull membaca broker beli avg 196–212 sebagai "holding loss, alasan bertahan". Catatan menunjukkan CC beli avg 212 (Rp73,7 jt) TAPI jual avg 219 (Rp47,6 jt); GR jual 235; YU jual 240. Broker pintar keluar di atas. Net top-10 broker hanya Rp60 juta melawan nilai bar Rp680 juta — 90% flow bukan dari mereka, sumbernya XL Stockbit churn beli @227 jual @218 (retail). Tidak ada akumulasi institusional.

  5. Sinyal teknikal bull tipis dan tidak terverifikasi. Higher low 187 vs 168 valid secara angka, tapi bar Open 226/High 248/Low 187/Close 188 = close 1 poin di atas low. MACD histogram +2,59 dengan MACD -12,41 dan signal -15,00 keduanya jauh di bawah nol bukan divergensi (butuh dua lembah harga dan dua lembah MACD). RSI 40,55 di bawah 50 = zona bearish, belum oversold = ruang turun ke 30 tanpa harus memantul. Tidak satu pun sinyal bull lolos uji konfirmasi.

  6. Makro netral sampai negatif untuk PTIS.JK, bukan bull. Resesi AS 8% tidak terhubung ke pendapatan kapal batubara Indonesia — feed driver PTIS (Newcastle, HBA, bunker Singapura, freight rate) tidak tertangkap. Rotasi small cap value tidak mengalir ke mikro-cap IDX: turnover 0,56%, tidak lolos screener IDX 28 Okt. Odds cut +0,5pp terhadap basis 96% tanpa cut = noise, bukan perubahan kondisi.

Di mana bull benar dan itu memotong bobot bear: bear mengklaim bull "menjual di 188", padahal rekomendasi eksplisitnya adalah hold dengan SL 147–165 untuk pemegang dan jangan beli untuk non-pemegang. Itu menyerang posisi yang tidak dibuat. Jadi bear tidak menang lewat argumen "jual di harga terendah" — dia menang lewat kualitas bukti di empat titik di atas.

Alasan tidak Hold: konflik bukan alasan Hold, dan di sini konfliknya tidak seimbang. Satu-satunya angka terverifikasi positif yang bull punya adalah gross margin 11,17%, dan itu tidak berarti tanpa net margin. Semua angka terverifikasi lain negatif atau tidak terjelaskan. Informasi terlalu tipis untuk beli, tapi cukup tebal untuk tidak menambah eksposur.

Alasan tidak Sell penuh: data neraca dan arus kas tidak tersedia, jadi tidak ada bukti krisis solvabilitas atau default. Tidak ada katalis negatif spesifik yang terverifikasi (tidak ada berita, tidak ada pengumuman). Ini Sell karena profil risiko-imbalan buruk dan informasi terlalu rendah, bukan karena prediksi kebangkrutan.

Batasan yang harus disampaikan ke trader: keputusan ini dibuat dengan neraca, arus kas, dan feed berita driver komoditas tidak tersedia. Keyakinan sedang, bukan tinggi.

Strategic Actions: Sizing terhadap alokasi standar (anggap alokasi normal satu nama mikro-cap = 1,0% NAV; PTIS.JK di bawah standar karena likuiditas).

  1. PEMEGANG SAAT INI — kurangi ke 0,5% NAV atau kurang.

    • Jual bertahap dengan limit order, jangan market. Nilai transaksi harian hanya Rp680 juta; market order akan slippage parah.
    • Target: kurangi separuh posisi dalam 5–10 sesi, maksimum 20% volume harian per order.
    • Jangan tambah di 188–196. Zona itu bukan akumulasi; itu zona informasi rendah.
    • SL disiplin 147–165 tetap berlaku untuk sisa posisi. Kalau close di bawah 187 (low hari ini), keluar seluruhnya tanpa menunggu 165 — higher low bull batal secara teknikal di titik itu.
  2. NON-PEMEGANG — tidak masuk.

    • Jangan beli di 188. Jangan beli di 196–212 (zona broker). Jangan beli tanpa konfirmasi.
    • Satu-satunya syarat masuk: close >232 dengan volume >1,5x rata-rata 20 hari (794K x 1,5 = ~1,19 juta lembar), bertahan 2 sesi berturut-turut. Level ini disepakati kedua pihak, jadi tidak ada ambiguitas.
    • Kalau trigger tercapai, ukuran awal maksimum 0,5% NAV, dinaikkan ke 1,0% hanya setelah 2 minggu bertahan di atas 232.
  3. MONITORING — tiga item yang mengubah tesis:

    • Laporan keuangan berikutnya: apakah pos "kerugian lainnya" -Rp5,11 miliar berulang? Kalau berulang, naikkan keyakinan Sell penuh. Kalau penjelasan muncul dan pos itu non-recurring, tesis melemah.
    • Neraca dan arus kas: kalau terbit dan menunjukkan net cash dengan kas cukup, argumen bull soal "kebal rate" jadi valid dan rating naik ke Hold. Kalau menunjukkan utang berbunga besar atau ekuitas negatif, tetap Sell, keyakinan naik.
    • Feed komoditas: Newcastle, HBA, bunker Singapura, freight rate. Tidak satu pun tertangkap sekarang. Sampai ada, jangan asumsikan demand kargo.
  4. MANAJEMEN RISIKO — wajib karena likuiditas:

    • Batas kerugian maksimum nama ini: 0,5% NAV total, bukan per posisi.
    • Gunakan limit order di semua eksekusi. Cek spread sebelum order; kalau spread >5% dari harga, tunda eksekusi ke sesi likuiditas lebih baik.
    • Jangan pegang posisi ini sebagai posisi inti. Perlakuan sebagai trading position dengan horizon pendek, bukan investasi jangka panjang, sampai neraca dan arus kas terbaca.
  5. ESCALATION — kapan naik ke Sell penuh (0% NAV):

    • Close di bawah 168 (low 16 Okt) mengonfirmasi lower low, struktur bull batal total.
    • Kerugian lainnya berulang di kuartal berikutnya.
    • Neraca menunjukkan ekuitas negatif atau utang jatuh tempo melebihi kas.

Analisa teknikal dan aliran dana

1401 kata

PTIS.JK — Analisis Teknis + Bandarmologi (28 Okt 2026)

1. Ringkasan Struktur

Downtrend panjang, belum balik. Close 2026-10-28 = 188. Di bawah SEMUA MA:

  • 10 EMA 192.13
  • 50 SMA 231.34
  • 200 SMA 280.26
  • VWMA 194.64

Susunan MA = bearish stack penuh. Jarak close ke 200 SMA ~33%. Harga sekarang ~33–54% di bawah puncak Apr–Mei 2026 (310–312). Catatan: puncak tertinggi periode ini 2026-03-17 close 324, high 350 2026-03-16.

2. Bar 2026-10-28 — Waduh

OHLCV terverifikasi: Open 226, High 248, Low 187, Close 188. Volume 3.084.500 lot (3.084.500 lembar), nilai Rp680,6 jt, 1.317 transaksi.

Pola = gap-up buka 226 → gagal → tutup 188 di dekat low. Range 61 poin = 30,7% dari harga. Body bearish besar. Ini spike-and-fade klasik: pembeli pagi dipaksa keluar.

Konteks volume: rata-rata 20 hari ~794K lembar (vendor). Hari ini 3,9x. Volume surge disertai harga tutup merah = distribusi, bukan akumulasi.

Bandingkan bar sejenis: 2026-09-25 volume 6,25 jt lembar close 258 (naik tipis dari 264 turun); 2026-10-01 volume 3,39 jt close 188 dari 216. Pola besar-volume-tanpa-follow-through berulang.

3. Indikator Terpilih (8) + Alasan

  1. close_200_sma (280.26) — benchmark tren. Konfirmasi downtrend struktural, bukan noise.
  2. close_50_sma (231.34) — zona resistance menengah. Harga harus lewati ini dulu sebelum bicara balik.
  3. close_10_ema (192.13) — momentum pendek. Close 188 di bawahnya = tekanan jual masih jalan.
  4. macd (-12.41) / macds (-15.00) / macdh (+2.59) — momentum. MACD masih negatif tapi di atas signal; histogram positif tipis = perbaikan lemah, belum reversal.
  5. rsi (40.55) — 40-an bawah, bearish tapi belum oversold. Ruang turun masih ada.
  6. boll (194.25) / boll_ub (222.01) / boll_lb (166.49) — close 188 di bawah mid band. Mid = resistensi dinamis langsung.
  7. atr (22.53) — 11,99% dari close 188. Volatilitas tinggi; sizing dan SL wajib lebar.
  8. vwma (194.64) — harga di bawah VWMA = pembeli rata-rata masih rugi; distribusi didukung volume.

Bollinger: close 188 vs lower 166.49 masih ada gap. Bukan bounce band.

4. Level Kunci

Level Nilai Sumber
Close 188 snapshot
10 EMA 192.13 snapshot
Boll mid / vwma 194.25 / 194.64 snapshot
Pivot vendor 208 vendor
R1 / Boll UB 228 / 222.01 vendor / snapshot
50 SMA 231.34 snapshot
R2 vendor 269 vendor
200 SMA 280.26 snapshot
S1 vendor 167 vendor
Boll LB 166.49 snapshot
S2 vendor 147 vendor

Resistensi padat 192–232. Tembus 232 dengan volume = sinyal pertama perbaikan. Gagal = lanjut uji 188/167.

5. Bandarmologi (IDX)

Pola: lokal institusional kecil net beli, broker retail/asing net jual. Skala uang kecil — Rp26 jt vs Rp19 jt.

Net beli teratas:

  • CC Mandiri Sekuritas +Rp26,08 jt (129.400 lembar) — heavy buyer
  • PD Indo Premier +Rp15,42 jt (111.700 lembar)
  • KK Phillip +Rp5,33 jt (31.600 lembar)

Net jual teratas:

  • CP KB Valbury −Rp19,25 jt (−91.500 lembar)
  • GR Panin −Rp10,23 jt (−43.500 lembar)
  • XC Ajaib −Rp6,54 jt (−28.500 lembar)
  • OD BRI Danareksa −Rp5,15 jt

Broker asing yang muncul hanya YU CGS International −Rp1,19 jt (y=0 volume tercatat, artinya nilai kecil/neto nol). Tidak ada akumulasi asing bermakna. Foreign net 2026-10-28 cuma +400 lembar = nol secara praktis.

Lokasi akumulasi (buy/sell pairs):

  • CC beli avg 212, Rp73,7 jt → tapi CC jual avg 219, Rp47,6 jt. CC neto beli, tapi juga jual di atas. Mixed.
  • PD beli avg 202, Rp73,6 jt.
  • KK beli avg 196, Rp13,4 jt.
  • XL Stockbit gross Rp397 jt beli @227 vs Rp395,8 jt jual @218 = churn, bukan posisi. Ini aktivitas retail besar di dalam bar harian 226→188.
  • GR jual avg 235, YU jual avg 240 = jual di atas, pintar.
  • CP beli avg 198 Rp9,1 jt tapi jual avg 206 Rp28,3 jt = neto keluar.

Kesimpulan: tidak ada bandar besar masuk. Nilai transaksi broker ~Rp60 jt total, sementara nilai bar harian Rp680 jt —mayoritas flow bukan via top-10 broker. Aktivitas intraday XL Stockbit (gross Rp793 jt) adalah sumber volume spike, bukan akumulasi.

6. Konflik Data — Wajib Di-flag

  • RSI: snapshot verified 40.55; vendor 38. → pakai 40.55.
  • SMA50 vendor 231 vs snapshot 231.34: konsisten.
  • SMA5 vendor 195 vs 10 EMA 192.13: beda definisi, wajar.
  • SMA20 vendor 194 = Boll mid 194.25: konsisten.
  • MACD vendor −12 / signal −15 / hist +2: konsisten dengan snapshot.
  • Vendor bilang "Trend: Bullish" dengan MACD negatif — label vendor menyesatkan; MACD masih di bawah nol.
  • Vendor "Heavy broker akumulasi" — benar secara nominal (+Rp26 jt CC) tapi skala tidak material dan CC juga jual di 219.
  • Vendor personality sample: "volume ideal 2–5x" WR 30%, PF 0.64, sample 10 → kondisi yang persis sama historisnya kalah 70%. Sample kecil, tapi arah sama dengan bar hari ini.

7. Skenario

Bearish (bobot lebih besar):

  • Close 188 < 10 EMA < mid BB < vwma < 50 SMA. Semua tolak.
  • RSI 40 belum oversold, masih bisa turun ke 30 tanpa reversal.
  • MACD masih negatif. Histogram +2.59 tipis, gampang balik negatif.
  • Volume surge + close merah = distribusi.
  • Target: S1 167 / Boll LB 166.49, lalu 147.

Bullish minor:

  • MACD histogram positif = divergensi momentum lemah.
  • Akumulasi CC/PD di 202–212 — kalau valid, itu pertahanan di 200–212.
  • Low 187 hari ini masih ≥ low 168 (2026-10-16). Higher low menyimpang ke atas, tapi belum validasi karena close di low.

Aturan tukar pandangan:

  • Bull case aktif kalau close > 232 (50 SMA / R1) dengan volume > 1,5x rata-rata, bertahan 2 hari.
  • Bear case lanjut kalau close < 187 (low hari ini) = konfirmasi gagal breakout.

8. Aksi

Skenario Aksi
Belum punya Tunggu. Jangan beli di tengah spike-fade. Entry hanya setelah close >232 + konfirmasi hari ke-2.
Sudah punya Hold dengan SL 147 (vendor S2) atau lebih konservatif 165 (di bawah Boll LB 166.49). Jangan add.
Risk ATR 22.53 = 12% harga. SL 5% = kena noise. Ukuran posisi kecilkan sesuai ATR.

Berat komite: setup bearish, kualitas sinyal rendah, bandarmologi tidak mendukung. Bukan tempat entry.

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Tabel Ringkas

Kategori Metrik Nilai Baca
Harga Close 2026-10-28 188 −5,53% dari 199
Harga High / Low hari 248 / 187 Range 30,7%
Volume Volume 3.084.500 3,9x rata2 20d
Volume Nilai Rp680,6 jt 1.317 transaksi
Trend 200 SMA 280,26 Jauh di atas, downtrend
Trend 50 SMA 231,34 Resistensi utama
Trend 10 EMA 192,13 Close di bawah
Trend VWMA 194,64 Distribusi terkonfirmasi
Momentum RSI(14) 40,55 Bearish, belum oversold
Momentum MACD / Signal / Hist −12,41 / −15,00 / +2,59 Perbaikan tipis
Volatilitas Boll mid / UB / LB 194,25 / 222,01 / 166,49 Close di bawah mid
Volatilitas ATR(14) 22,53 12% harga, risiko tinggi
Level Support 187 / 167 / 147 Low, S1, S2
Level Resistensi 192–194 / 222–232 / 269–280 EMA+vwma, R1+50SMA, R2+200SMA
Bandar Net beli CC +Rp26,08 jt, PD +Rp15,42 jt, KK +Rp5,33 jt Lokal, skala kecil
Bandar Net jual CP −Rp19,25 jt, GR −Rp10,23 jt, XC −Rp6,54 jt Retail/asing
Bandar Akumulasi CC @212, PD @202, KK @196 Zona 196–212
Asing Foreign net 10-28 +400 lembar Nol praktis
Konflik RSI vendor vs snapshot 38 vs 40,55 Pakai snapshot
Konflik Vendor "Trend Bullish" MACD negatif Label menyesatkan
Trigger Bull Close >232, vol >1,5x, 2 hari Entry
Trigger Bear Close <187 Lanjut turun
SL Vendor / rekomendasi 147 / 165 Di bawah S2 / Boll LB

Analisa fundamental

994 kata

Laporan Fundamental PTIS.JK — PT Indo Straits Tbk Data per 2026-10-28. Sumber: IDX Edge PRO. Ticker resmi: PTIS.JK (JKT), sektor Industrials / Marine Shipping.


1. Profil & Identitas

Item Nilai
Nama PT Indo Straits Tbk
Kode PTIS (IDX)
Sektor Industrials / Marine Shipping
Saham tercatat 550.165.300 lembar
Harga tutup 188 rupiah
Perubahan harian -11 (-5,53%)
VWAP 220,65 rupiah
Kapitalisasi pasar Rp103,43 miliar
Nilai transaksi hari Rp680,6 juta
Frekuensi 1.317
Lot 30.845
Turnover ratio 0,56%
Status pasar closed

Catatan: harga 188 jauh di bawah VWAP 220,65. Jual tekan intraday kuat. Likuiditas tipis — nilai transaksi Rp680 juta, turnover 0,56%. Slippage tinggi.


2. Laba Rugi Q2 2026 (dalam rupiah, sesuai laporan)

Pos Nilai
Penjualan/pendapatan usaha 84.942.335.653
Beban pokok penjualan -75.450.836.034
Laba bruto 9.491.499.619
Beban umum & administrasi -4.726.141.455
Beban bunga & keuangan -85.038.149
Keuntungan/kerugian lainnya -5.107.873.428
Laba sebelum pajak 138.126.583
Laba dari operasi dilanjutkan 138.126.583
Laba bersih 138.126.583
Laba komprehensif 138.126.583
Beban lainnya 565.679.996

Atribusi laba:

Penerima Laba (rugi)
Entitas induk -41.883.660
Kepentingan non-pengendali 180.010.243
Total 138.126.583

Analisis angka:

  • Margin bruto = 9.491.499.619 / 84.942.335.653 = 11,17%. Tipis untuk marine shipping.
  • Margin operasi (setelah G&A) = (9.491.499.619 - 4.726.141.455) / 84.942.335.653 = 5,61%.
  • Margin bersih = 138.126.583 / 84.942.335.653 = 0,163%. Hampir nol.
  • Kerugian lainnya -5.107.873.428 menghapus hampir semua laba operasi. Laba operasi ±4,6 miliar, setelah kerugian lain tinggal 138 juta. Ini pemicu utama laba tipis.
  • Beban bunga kecil (85 juta). Beban utang bukan masalah utama.
  • Laba bersih milik induk negatif (-41,88 juta). Semua laba diserap kepentingan non-pengendali. Pemegang saham PTIS.JK sendiri rugi.
  • EPS Q2 konsolidasi = 138.126.583 / 550.165.300 = Rp0,25/lembar. EPS induk negatif ±Rp0,076/lembar.
  • PER berbasis EPS periode ini = 188 / 0,25 = ±752x. Tidak bermakna secara fundamental. PER berbasis induk = negatif.

3. Laporan Keuangan Lain (balance sheet, cashflow, income tahunan/kuartalan)

Tool get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement tidak mengembalikan isi angka. Hasil hanya daftar periode yang ada di arsip, tanpa nilai:

  • Q1 2024, Q2 2024, Q3 2024, Q4 2024
  • Q1 2025, Q2 2025, Q3 2025, Q4 2025
  • Q1 2026, Q2 2026

Semua periode diambil 2026-09-27, kecuali Q2 2026 diambil 2026-10-05. Tidak ada angka neraca (aset, liabilitas, ekuitas), tidak ada arus kas operasi/investasi/pendanaan, tidak ada riwayat laba tahunan.

Konsekuensi untuk trader:

  • Rasio solvabilitas (DER, current ratio, interest coverage) tidak bisa dihitung. Ketidakpastian tinggi.
  • Arus kas operasi tidak terverifikasi. Laba akuntansi Rp138 juta tanpa konfirmasi kas = kualitas laba dipertanyakan.
  • Tidak bisa cek tren pendapatan YoY/QoQ. Data Q2 2025 tidak tersedia sebagai pembanding.
  • Tidak ada data ekuitas → PBV tidak bisa dihitung.

4. Insider & Seasonality

  • Insider transactions: NIHIL. Tidak ada transaksi dilaporkan. Tidak ada sinyal keyakinan manajemen.
  • Seasonality: NIHIL. Tidak ada baris data. Tidak bisa hitung win rate atau rata-rata return bulanan. Tidak ada pola musiman terverifikasi.

5. Sintesis Fundamental

Positif:

  • Pendapatan Q2 2026 besar, Rp84,9 miliar. Skala usaha nyata.
  • Laba bruto positif Rp9,5 miliar. Bisnis bisa menghasilkan margin kotor.
  • Beban bunga ringan. Tidak ada stres utang terlihat dari laba rugi.

Negatif:

  • Laba bersih nyaris nol (0,16% margin). Kerugian lainnya -5,11 miliar menggerus laba operasi.
  • Laba milik induk negatif. Pemegang PTIS.JK tidak untung dari operasi periode ini.
  • Margin bruto 11,17% rapuh. Kenaikan biaya bahan bakar/charter langsung hilang laba.
  • Harga jatuh 5,53% ke 188, jauh di bawah VWAP 220,65. Tekanan jual.
  • Likuiditas sangat tipis. Keluar posisi sulit tanpa slippage.
  • Data neraca dan arus kas tidak tersedia. Risiko informasi tinggi.
  • Tidak ada insider buying. Tidak ada dukungan manajemen terlihat.

Aksi trader:

  • Fundamental lemah. Cari konfirmasi neraca/arus kas sebelum masuk.
  • Tidak beli hanya karena "murah" absolut (188 rupiah). PER bermakna negatif.
  • Jika sudah pegang, ukuran posisi kecil. Likuiditas tidak mendukung posisi besar.
  • Tonton laporan Q3 2026. Butuh: laba induk positif, arus kas operasi positif, kerugian lainnya hilang.

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL


Tabel Ringkas

Kategori Data/Temuan Dampak Aksi
Identitas PT Indo Straits Tbk, PTIS.JK, Marine Shipping — Pantau
Harga 188 rupiah, -5,53%, VWAP 220,65 Bearish intraday Hindari beli
Market cap Rp103,43 miliar Small cap Posisi kecil
Likuiditas Turnover 0,56%, nilai Rp680,6 juta Tipis Slippage tinggi
Pendapatan Q2 2026 Rp84,94 miliar Skala ada —
Laba bruto Rp9,49 miliar, margin 11,17% Tipis Cek biaya
Laba operasi ±Rp4,77 miliar, margin 5,61% Lemah —
Kerugian lainnya -Rp5,11 miliar Penghapus laba Pemicu utama
Laba bersih Rp138 juta, margin 0,16% Nyaris nol Tidak menarik
Laba entitas induk -Rp41,88 juta Rugi bagi pemegang saham Sell
Laba non-pengendali Rp180,01 juta Laba ke minoritas —
Beban bunga Rp85 juta Ringan Bukan risiko utama
EPS Q2 2026 ±Rp0,25 (konsolidasi), negatif (induk) PER tidak bermakna Abaikan valuasi
Neraca Tidak tersedia Risiko info tinggi Tunggu data
Arus kas Tidak tersedia Kualitas laba diragukan Tunggu data
Insider Nihil Tidak ada sinyal Netral-negatif
Seasonality Nihil Tidak ada pola Abaikan
Rating Sell Fundamental lemah Kurangi/hindari

Analisa sentimen

306 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan PTIS.JK (PT Indo Straits Tbk, Industrials / Marine Shipping, BEI) — 2026-10-21 s/d 2026-10-28

Tidak ada satu pun sumber sentimen yang mengembalikan data. Semua kanal gagal. Skor 5 dipakai karena silent, bukan karena bukti seimbang. Bukan sinyal bullish maupun bearish.

Per sumber

News (Yahoo Finance) — DATA_UNAVAILABLE. Vendor tak bisa layani get_news; Yahoo Finance tak punya artikel bertag PTIS.JK. Tidak ada framing institusional. Nol estimasi dibuat.

StockTwits — HTTPError. Tidak ada pesan, tidak ada rasio Bullish/Bearish, tidak ada tag user. Sinyal retail leading hilang total. Tak bisa baca over-extension atau uncertainty.

Reddit — Tidak ada query diskusi untuk PTIS.JK. Tidak ada subreddit relevan. Tidak ada body post untuk dinilai substansinya.

Divergensi

Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber hidup; keduanya mati.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Tidak satu tema berulang karena tidak ada teks.

Katalis & risiko

Tidak teridentifikasi dari data ini. Tidak ada berita laba, kontrak, ekspansi armada, atau tekanan biaya yang muncul. Jangan dikarang.

Tabel sinyal

Sinyal Arah Sumber Bukti
News framing Tidak tersedia Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, nol artikel bertag PTIS.JK
Retail stance Tidak tersedia StockTwits HTTPError, nol pesan
Community discussion Tidak tersedia Reddit Nol query, nol post
Cross-source divergence Tidak bisa dinilai — Semua sumber silent

Batas data — wajib dibaca

  • Nol observasi. Confidence low, bukan medium.
  • Silent ≠ netral secara pasar. Ini lubang data, bukan bukti pasar tenang.
  • PTIS.JK ticker tipis; kemungkinan besar memang jarang dibahas di kanal tersebut, tapi ini inferensi, bukan hasil pengukuran.
  • Untuk ambil posisi, pakai fundamental + teknikal + keterbukaan info BEI sendiri, bukan laporan ini.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

673 kata

Laporan Riset Berita — PTIS.JK (PT Indo Straits Tbk) — 2026-10-28

1. Berita spesifik PTIS.JK

DATA UNAVAILABLE. Vendor Yahoo Finance tak punya artikel ditandai PTIS.JK. Ini bukan sinyal negatif/positif soal emiten — cuma keterbatasan data. Tidak ada estimasi dibuat.

Implikasi trading: nol katalis katanya minggu ini. Nama mikro-cap, likuiditas tipis, tanpa liputan = harga digerakkan order book lokal, bukan flow institusi. Risiko slippage tinggi.

2. Makro global

News feed lebar pun sempit — dominasi IBM/teknologi AS. Tidak ada materi langsung soal maritim, bunker fuel, batubara Indonesia, atau freight rates. Klasifikasi PTIS.JK = Industrials / Marine Shipping, pendapatan terkait jasa laut untuk batubara/kargo curah. Artinya berita driver utama (harga batubara Newcastle, HBA bulanan, harga bunker Singapura, demand China/India) tidak tertangkap feed ini.

Satu sinyal makro benang merah: Dow naik mingguan, small caps naik, Nasdaq turun karena beban biaya earnings megacap ("Dow and Small Caps Climb Weekly While Nasdaq Slips on Megacap Earnings Charges"). Rotasi menjauh dari megacap tech = lingkungan relatif lebih ramah untuk small cap value, tapi manfaat ke PTIS hanya kalau likuiditas IDX ikut.

FRED macro (CPI, PCE, unemployment, Fed funds, yield curve) DATA UNAVAILABLE — FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka dikarang. Kuantifikasi makro harus sumber lain.

3. Prediction markets (live)

Pasar Probabilitas Volume Perubahan 1 minggu
Tidak ada pemangkasan Fed sepanjang 2026 96% $9,20 jt -0,5pp
Tepat 1 pemangkasan 2026 2% $3,63 jt +0,5pp
Resesi AS akhir 2026 8% $2,38 jt —
Resesi Jepang 2026 8% $4,3 rb +4,5pp

Baca: pasar taruh 96% tidak ada cut sampai akhir 2026 = stance ketat bertahan. 1 minggu terakhir odds cut naik tipis +0,5pp, marginal. Resesi AS cuma 8% — base case soft landing, bukan crash. Untuk PTIS: rate tinggi-tekan USD/IDR dan biaya bunga kapal; tapi resesi rendah = volume kargo global tetap jalan.

Pasar spesifik PTIS / batubara / shipping Indonesia: tidak ada.

4. Konteks IDX

Screener V5.2 (Rabu 28 Okt 2026): pasar tutup, buka Kamis 09:00 WIB. Hanya 3 nama muncul:

  • PIPA — risiko pantulan, WR 66,7, potensi 17,0
  • LUCY — sinyal telat, WR 66,7, potensi 28,0
  • NATO — sinyal telat, WR 62,5, potensi 6,0

PTIS tidak muncul. Tidak lolos filter momentum/volume. Sinyal partisipasi = nol.

5. Insight actionable

  1. Tunggu katalis darurat. Tanpa berita dan tanpa sinyal screener, tracking error nol — tidak ada dasar masuk baru.
  2. Kalau sudah pegang posisi: ukuran posisi kecil (mikro-cap, likuiditas tipis), pakai limit order, hindari market order.
  3. Monitor tiga variabel pengganti karena data PTIS kosong: harga batubara Newcastle/HBA, harga bunker Singapura, kurs USD/IDR.
  4. Rate tinggi bertahan (96%) = negatif untuk biaya permodalan capex kapal; positif tipis kalau PTIS bersih utang.
  5. Resesi rendah (8%) = eksposur demand kargo relatif aman tahun ini.
  6. Cek laporan keuangan kuartal berikut sendiri — feed berita tidak akan beri warning awal.

Rating: Hold / No new position — katalis nol, data berita tidak tersedia, PTIS tidak lolos screener IDX.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Item Temuan Bukti Aksi PTIS.JK
Berita emiten Tidak tersedia Vendor Yahoo tidak tag PTIS.JK Nol katalis — jangan tambah posisi baru
Berita sektor Tidak tertangkap feed Feed dominan IBM/tech AS Track batubara, bunker, USD/IDR manual
FRED makro Tidak tersedia FRED_API_KEY tidak diset Butuh sumber data alternatif
Fed 2026 96% tidak ada cut Polymarket, $9,2 jt volume, -0,5pp/wk Negatif biaya bunga, netral operasional
Resesi AS 2026 8% Polymarket, $2,38 jt volume Demand kargo relatif aman
Screener IDX PTIS tidak muncul Screener V5.2, 28 Okt 2026 Tidak ada momentum/volume — standby
Pasar IDX Tutup, buka Kamis 09:00 WIB Endpoint movers Eksekusi paling cepat Kamis
Likuiditas Mikro-cap, tipis Profil emiten Limit order, posisi kecil