Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.

PJHB · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

126 rupiah per lembar · +0,00% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 77,0 jt rupiah. Kapitalisasi 242,1 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Keluar dari PJHB.JK. Target eksposur 0% portofolio; bila masih ada posisi, likuidasi penuh atau sisakan residual ≤0,3% portofolio.
Aliran dana
CC beli 33,6 jt · TF jual 800
Keyakinan
C55 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-23,0% terhadap SMA50, asing 7,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C55

Skor 55.4 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 18/25

net 77,0 jt dari bruto 215,4 jt, 10/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-23,0% vs SMA50, return 20 sesi -16,0%

Likuiditas 0/15

rata-rata 200,8 jt rupiah per hari

Volatilitas 7/15

ATR 8.2% lebar, stop jadi mahal

VWAP
122
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
182,8 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
389
kali transaksi
Volume
1,5 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2025-11-06 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 33,6 jt 278,5 rb 47,1 jt 13,5 jt
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 14,4 jt 116,8 rb 69,5 jt 55,1 jt
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 10,0 jt 81,8 rb 10,0 jt -
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 8,7 jt 72,0 rb 8,7 jt -
SQ BCA SEKURITAS 6,6 jt 54,3 rb 6,7 jt 36,6 rb
EP MNC SEKURITAS 3,3 jt 27,0 rb 3,6 jt 378,0 rb
AI KAY HIAN SEKURITAS 252,0 rb 2,0 rb 252,0 rb -
YJ LOTUS ANDALAN SEKURITAS 123,5 rb 1,0 rb 123,5 rb -
AT PHINTRACO SEKURITAS 35,7 rb 300 73,5 rb 37,8 rb
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 12,2 rb 100 12,2 rb -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 122 69,5 jt XL 122 55,1 jt
CC 122 47,1 jt YP 120 40,3 jt
YP 121 18,4 jt XC 121 38,4 jt
OD 122 10,0 jt CC 127 13,5 jt
KK 121 9,3 jt KK 125 12,7 jt
TP 121 8,7 jt PD 124 7,3 jt
SQ 122 6,7 jt NI 121 5,1 jt
XC 122 3,8 jt DH 122 4,0 jt

Direksi membeli di harga ini

4 dari 4 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2025-11-18 JHON VETER FIRDAUS REAGEN - Buy +3,500,000 0
2025-11-14 JHON VETER FIRDAUS REAGEN - Buy +3,500,000 860
2025-11-10 JOHN VETER FIRDAUS REAGEN - Buy +9,500,000 1,000
2025-11-10 JHON VETER FIRDAUS REAGEN - Buy +96,015,200 0

Keputusan akhir

677 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Keluar dari PJHB.JK. Target eksposur 0% portofolio; bila masih ada posisi, likuidasi penuh atau sisakan residual ≤0,3% portofolio. Tidak ada entry baru di 120–126. Eksekusi pakai limit order, pecah ke 1–2 sesi bila posisi kecil relatif terhadap likuiditas harian (value 10-09 hanya Rp65,9 jt, turnover 0,078%/hari), bertahap beberapa sesi bila posisi besar. Jangan pasang stop di 113 sebagai alasan bertahan, dan jangan averaging down di 100–113.

Investment Thesis:

Ketiga analis risiko, Research Manager, dan trader konvergen ke Sell. Perbedaan mereka soal retorika dan mekanika eksekusi, bukan arah. Konflik itu tidak menciptakan keseimbangan; ia hanya mempertajam cara keluar.

Bukti yang memutuskan:

  1. Payoff terbalik, dihitung dengan angka kubu bull sendiri. Upside base case 132,5–136 = +5–8%. Downside break 113 ke 100 = −20,6% dari 126 (koreksi konservatif atas angka −21% agresif; arahnya sama). MACD −10,658 < signal −9,950 < nol, RSI 32,60 dan tidak pernah >50 sejak 22 September. Ekspektasi negatif murni.

  2. Laba operasi negatif, bukan opsi perbaikan. Laba bruto Rp5,60 M vs beban penjualan Rp5,71 M; hasil operasi −Rp3,50 M. Laba bersih Rp4,16 M bergantung pada pendapatan lainnya Rp1,38 M yang sifatnya tidak terverifikasi. Konservatif menambah: tarif pajak efektif 5,2% dan laba atribusi non-pengendali negatif. P/E indikatif 14,3x dan P/S 3,5x dibangun di atas laba yang belum diverifikasi.

  3. Bandarmologi = distribusi, bukan akumulasi. XC Ajaib net jual 34,56 jt (net seller terbesar), YP Mirae −21,97 jt, XL Stockbit churn (beli 69,5 jt / jual 55,13 jt di harga 122), CC Mandiri muncul di dua sisi (jual 13,48 jt @127). Nol broker asing di top buyer maupun top seller.

  4. Tidak ada mekanisme proteksi yang berfungsi. ATR 9,33 = 7,4%/hari; jarak 126→113 hanya ~1,4 ATR, di dalam noise normal. Sesi 19 Okt High=Low=117 freq 229 kemungkinan ARB/penghentian — support "teruji" dibangun di atas sesi yang tidak berfungsi sebagai pasar. Low 109 pada 20 Okt sudah menembus 113 intraday. Argumen konservatif paling kuat di sini: keluar bukan karena harga pasti jatuh, tapi karena gap-down tanpa lawan transaksi tidak bisa di-stop.

  5. Tren turun di semua horizon. Close 126 di bawah 10 EMA 132,48 / 50 SMA 163,62 / 200 SMA 208,66 / VWMA 134,02. Death cross sudah lewat. Dua rebound gagal (19,54 → 15,60).

Yang saya tolak dari masing-masing:

  • Agresif: framing "keluar cepat = keunggulan kompetitif" dan "tindakan agresif proaktif" — itu retorika yang mendorong market order di instrumen bergap lebar. Kontradiksi internalnya (keluar penuh sekarang vs bertahap beberapa sesi) dijawab netral: keunggulan sebenarnya adalah slippage minimum, bukan kecepatan. Saya juga tidak memakai MSCI→Frontier (12%, volume prediktif $1,4 rb) sebagai alasan utama; terlalu tipis.
  • Konservatif: benar soal disiplin eksekusi dan soal stop yang tidak berfungsi. Tapi argumen "kontribusi risiko 2 bp dari posisi 0,3%" membuktikan volatilitas tinggi, bukan bahwa nama ini harus nol. Kesimpulan nol tetap saya ambil — bukan dari volatilitas, melainkan dari kualitas laba tak terverifikasi plus ketiadaan margin keselamatan di 126.
  • Netral: kontribusi terbaiknya adalah prioritas syarat — syarat fundamental mengalahkan syarat teknikal, karena pembalikan harga tanpa laporan keuangan adalah sinyal lemah. Ini yang saya adopsi ke dalam trigger tinjau ulang. Netral juga benar bahwa panduan eksekusi harus menyesuaikan ukuran posisi relatif terhadap likuiditas harian, karena portfolio context tidak diberikan.

Apa yang mengubah pandangan ini (keempatnya harus terpenuhi sebelum ada kasus beli): (a) laporan keuangan lengkap — neraca dan arus kas; (b) rincian sifat pendapatan lainnya Rp1,38 M — berulang atau tidak; (c) konfirmasi status sesi 19 Okt (ARB atau bukan); (d) close >132,48 dua sesi berturut-turut dengan volume >MA20.

Jika (d) terpenuhi lebih dulu tanpa (a)–(c), itu bukan sinyal beli — itu momentum palsu sampai terbukti sebaliknya.

Keterbatasan data: neraca, arus kas, rincian pendapatan lainnya, dan status sesi 19 Okt tidak tersedia dalam materi ini. Sentimen tidak dipakai sebagai penopang arah (feed gagal 3 dari 5 jalur, skor 5 dari nol sampel = ketiadaan data, bukan sinyal). Rekomendasi ini dibuat tanpa data tersebut; ketiadaannya memperkuat, bukan melemahkan, alasan tidak memegang posisi. Karena holdings dan kas pemanggil tidak diketahui, ukuran di atas dinyatakan sebagai target eksposur dan aturan eksekusi, bukan sebagai jumlah lembar.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana trader

390 kata

Action: Sell

Reasoning: Downtrend primer utuh di semua horizon. Close 126 di bawah 10 EMA 132,48 (−4,9%), 50 SMA 163,62 (−23%), 200 SMA 208,66 (−40%), VWMA 134,02. Susunan MA full bearish, death cross sudah lewat. MACD −10,658 < signal −9,950 < nol. RSI 32,60, tidak pernah >50 sejak 2026-09-22, dua undershoot <20 dalam 4 minggu (15,60 pada 10-19). Histogram menyempit (−0,71) = tekanan turun habis steam, bukan reversal. Tiga syarat bull belum terpenuhi satu pun: close >132,48 dua sesi, hist >+0,7, volume >MA20.

Payoff terbalik. Support 117/113,14; break 113 target 100 = −21% dari 126. Upside base case ke 132,5–136 = +5–8%. Ekspektasi negatif pakai angka bull sendiri.

Kualitas laba rapuh: laba bruto Rp5,60 M vs beban penjualan Rp5,71 M, hasil operasi −Rp3,50 M; laba bersih Rp4,16 M bergantung pendapatan lain Rp1,38 M yang tidak terverifikasi. Penurunan 69% YTD tanpa headline = pasar jual karena fundamental, bukan sentimen.

Bandarmologi distribusi, bukan akumulasi. XC Ajaib −34,56 jt net seller terbesar; YP Mirae −21,97 jt; CC Mandiri ada dua sisi (jual 13,48 jt @127); XL Stockbit churn (beli 69,5 jt @122 / jual 55,13 jt @122). Nol broker asing di top buyer maupun top seller. ForeignNet 0 di banyak sesi = tidak informatif.

Stop di 113 tidak melindungi: ATR 9,33 = 7,4%/hari, jarak 126→113 hanya ~1,4 ATR, di dalam noise normal. Likuiditas tipis (value 10-09 cuma Rp65,9 jt, turnover 0,078%/hari) → gap turun tanpa kesempatan keluar. Sesi 10-19 High=Low=117 freq 229 kemungkinan ARB; support "teruji" dibangun di atas sesi yang tidak berfungsi sebagai pasar. Low 109 pada 10-20 sudah tembus 113 intraday.

Batasan: neraca, arus kas, rincian pendapatan lain, status ARB 19 Okt tidak tersedia. Ketiadaan data memperkuat, bukan melemahkan, alasan tidak memegang posisi. Kejar keluar, jangan tebak dasar.

Entry Price: not provided

Stop Loss: not provided

Position Sizing: Target eksposur 0% portofolio. Jika ada posisi: keluar penuh, atau sisa residual ≤0,3% portofolio. Ukuran acuan nama mikro = 2–3% portofolio per posisi; posisi ini di bawah itu, jadi tanpa posisi baru. Tanpa harga entry karena tidak ada beli. Eksekusi bertahap beberapa sesi, limit order saja, hindari market order (gap dua arah). Jangan averaging down di 100–113. Tinjau ulang hanya jika: (a) neraca + arus kas lengkap, (b) rincian sifat pendapatan lain Rp1,38 M, (c) konfirmasi status sesi 19 Okt, (d) close >132,48 dua sesi berturut-turut dengan volume >MA20.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

748 kata

Recommendation: Sell

Rationale:

Bull menyerahkan sendiri angka yang membunuh kasusnya. Dari tulisannya: downside break 113 → 100 ≈ −21%, upside base case +5–7%. Probabilitas "bottoming 60%" tidak punya dasar data apa pun — tidak ada satu metrik di laporan yang menghasilkannya. Bear tidak perlu membuktikan 113 pasti jebol; cukup menunjukkan ekspektasi negatif. Hitungan bear — 0,6×(+6%) + 0,4×(−21%) = −4,8% — memakai angka bull sendiri, dan itu yang memutuskan debat.

Tiga argumen bear yang tidak terbantah:

  1. Laba operasi negatif adalah kondisi bisnis, bukan "opsi perbaikan". Laba bruto Rp5,60 M vs beban penjualan Rp5,71 M — beban penjualan sendirian sudah melebihi seluruh laba bruto. Hasil operasi −Rp3,50 M. Laba bersih Rp4,16 M hidup dari pendapatan lainnya Rp1,38 M yang kualitasnya tidak terverifikasi. Bull memakai P/E 14,3x dari laba yang belum dia verifikasi, lalu menyebut valuasi "tidak ekstrem" — itu double-counting ketidaktahuan, dan bull menolak membahas isi pendapatan lainnya.

  2. Klaim akumulasi "uang pintar" dibongkar datanya sendiri. Bull mengutip CC Mandiri +33,6 jt. Data penuh: XL Stockbit churn (+14,36 jt net dari beli 69,5 jt / jual 55,13 jt), YP Mirae net jual, XC Ajaib −34,56 jt (net seller terbesar), CC ada di dua sisi (jual 13,48 jt @127). Tidak ada broker asing di top buyer maupun top seller. Ini distribusi ritel dengan crossing, bukan akumulasi.

  3. "Support 117 teruji" dibangun di atas sesi yang tidak berfungsi sebagai pasar. 2026-10-19: High = Low = 117, freq 229 — satu harga sepanjang sesi, kemungkinan ARB/penghentian. Dan 20 Okt Low 109 sudah menembus 113 intraday. Bull memakai sesi berhenti dagang sebagai bukti harga menolak turun.

Ditambah: empat rata-rata di atas harga (10 EMA 132,48 / 50 SMA 163,62 / 200 SMA 208,66 / VWMA 134,02), MACD line −10,658 di bawah signal dan di bawah nol, RSI tidak pernah >50 sejak 22 September, dua rebound gagal (19,54 → 15,60). Histogram menyempit yang diangkat bull adalah konsolidasi di dasar — bukan reversal.

Soal stop bull <113: dengan ATR 7,4%/hari, jarak entry 126 ke stop 113 hanya ~1,4 ATR. Stop berada di dalam noise normal; peluang kena stop sebelum reversal terkonfirmasi tinggi. Ini bukan disiplin, ini biaya ekspektasi.

Satu koreksi ke bear, jujur: argumen "bear tidak punya stop" dari bull keliru — Sell berarti tidak ada posisi, risiko nol. Dan sebagian data (neraca, arus kas, rincian pendapatan lainnya, status ARB 19 Okt) memang tidak tersedia. Tapi ketiadaan data tidak menyelamatkan bull, karena klaim positif butuh bukti positif, dan bull yang mengklaim valuasi menarik memikul beban itu. Penurunan 69% tanpa headline menunjukkan pasar menjual karena alasan fundamental — kualitas laba, likuiditas (turnover 0,078%/hari), tata kelola (Q4 2025 di-restate dua kali, NCI −Rp79,7 M) — bukan karena sentimen yang bisa dibalik berita.

Bear menang bukan karena chart bearish (kedua pihak setuju itu), tapi karena bull gagal mengisi celah antara "harga sudah turun banyak" dan "harga layak dibeli". Menjadi murah secara relatif ≠ punya edge positif. Dengan payoff terbalik, kualitas laba tak terverifikasi, dan likuiditas yang membuat gap turun tak bisa di-stop, sisi jual lebih kuat.

Strategic Actions:

Ukuran terhadap alokasi standar (asumsi 1 posisi = 2–3% portofolio untuk nama mikro seperti ini):

  1. Tidak membuka posisi baru di PJHB.JK. Tidak ada entry di 120–126. Batalkan rencana akumulasi bull.
  2. Jika ada posisi existing: keluarkan seluruhnya, atau paling sedikit kurangi ke sisa residual ≤0,3% portofolio. Prioritaskan eksekusi bertahap karena likuiditas tipis — jangan lempar satu order besar; pecah ke beberapa sesi, pakai limit order, hindari market order (gap risk dua arah).
  3. Jangan pasang stop di dekat 113 sebagai alasan bertahan. Itu di dalam noise dan tidak melindungi dari gap. Kalau tetap memegang eksposur residual, sadari risiko gap turun −21% dalam satu buka tanpa kesempatan keluar.
  4. Trigger untuk meninjau ulang (bukan untuk masuk sekarang): (a) laporan keuangan lengkap — neraca dan arus kas; (b) rincian pendapatan lainnya Rp1,38 M, berulang atau tidak; (c) konfirmasi status sesi 19 Okt (ARB atau bukan); (d) close >132,48 dua sesi berturut-turut dengan volume >MA20. Empat syarat ini harus terpenuhi sebelum ada kasus beli.
  5. Jika 113 jebol dengan volume: tidak ada aksi tambahan — posisi sudah nol. Jangan "averaging down" di 100–113; itu memperbesar kerugian pada aset yang kualitas labanya belum bisa diverifikasi.
  6. Alokasikan modal ke tempat lain sampai empat syarat di poin 4 terpenuhi. Ada kasus keluar dan tunggu, bukan kasus menebak dasar.

Catatan keterbatasan: data neraca, arus kas, rincian pendapatan lainnya, dan status sesi 19 Okt tidak tersedia dalam materi ini. Rekomendasi ini dibuat tanpa data tersebut, dan ketiadaannya memperkuat, bukan melemahkan, alasan untuk tidak memegang posisi.

Analisa teknikal dan aliran dana

1249 kata

Analisis PJHB.JK — 2026-10-28

Identitas: PT Pelayaran Jaya Hidup Baru TBK — Industrials / Marine Shipping — IDX.

1. Konteks harga (verified snapshot, 2026-10-28)

  • Close 126, Open 127, High 127, Low 120, Volume 1.498.500, Value Rp182.797.500, Freq 389, ForeignNet 0.
  • Puncak tahun: 464 (intraday 2026-01-06), close tertinggi 410 (2026-01-06), lalu 386 (01-05).
  • Close 2026-10-15 = 147; 2026-10-16 = 125 (Low 125, High 133); 2026-10-19 = 117 dengan High=Low=117, vol 702.900, freq 229 → sesi hampir satu harga (ARB-like).
  • Close 2026-10-20 = 129 dengan Low 109, High 141, freq 853 → volatilitas ekstrem.
  • Dari close 2026-01-06 (410) ke 126 = penurunan ±69% sepanjang tahun.

2. Tren — semua horizon turun

MA Nilai Jarak ke close 126
close_10_ema 132,48 harga −4,9% di bawah
close_50_sma 163,62 −23%
close_200_sma 208,66 −40%
  • Susunan MA lengkap bearish: 10 EMA < 50 SMA < 200 SMA. Tidak ada golden cross; sebaliknya 50 SMA sudah menembus turun 200 SMA.
  • 200 SMA turun cepat: 282,17 (2026-09-11) → 208,655 (2026-10-28) ≈ −26% dalam 7 minggu. Ini bukan lag normal — harga lama yang tinggi keluar dari jendela 200 hari.
  • 50 SMA baru turun landai sampai 2026-10-09 (173,22), lalu jatuh 173,22 → 163,62 dalam 13 sesi. Konfirmasi distribusi baru-baru ini.
  • 10 EMA 132,48 > close 126. Belum ada reclaim momentum harian.

3. Momentum — MACD bearish, tapi melemah tidak memperburuk

  • MACD −10,658; signal −9,950; histogram −0,71.
  • MACD line turun dari +0,889 (2026-09-17) ke puncak negatif −11,214 (2026-10-21), lalu datar −10,80/−11,17/−10,62/−10,54/−10,67.
  • Histogram: −0,71 adalah yang paling sempit sejak drift turun mulai 2026-10-15 (−0,70 → melebar ke −1,06 → −1,64 → −1,77 → −1,43 → … → −0,71). Artinya tekanan turun sedang kehabisan steam, bukan berbalik.
  • MACD masih di bawah nol dan di bawah signal → bias tetap turun sampai crossover histogram positif bertahan beberapa sesi.

4. RSI — rebound dari ekstrem

  • RSI 32,60. Riwayat: 19,54 (2026-09-30) → 41,53 (2026-10-06) → jatuh ke 15,60 (2026-10-19) → 30,18 (10-20) → 38,23 (10-23) → 32,60 (10-28).
  • Dua kali undershoot <20 dalam 4 minggu (09-30 dan 10-19). RSI di zona 30–35 = permintaan lemah, bukan oversold murni.
  • RSI di bawah 50 sejak 2026-09-22; belum pernah menembus 50 sejak itu.

5. Volatilitas — Bollinger lebar, harga di bawah basis

Nilai
boll (mid 20 SMA) 142,70
boll_ub 172,26
boll_lb 113,14
  • Close 126 berada di bawah mid (142,70) dan di atas lower band (113,14).
  • Lower band jatuh tajam 142,03 (10-15) → 113,14 (10-28): band berekspansi turun = volatilitas tinggi + downtrend.
  • ATR 9,33 (≈7,4% dari close 126). Naik dari 7,29 (10-15) ke 10,01 (10-20). Size posisi harus kecil; stop harus ≥1,5–2×ATR.
  • Band lebar → harga bisa bergerak lebar tanpa breakout makna. Pemantulan dari 117 (10-19) ke 136 (10-23) masih di dalam band.

6. Volume / VWMA — distribusi terkonfirmasi

  • VWMA 134,02; close 126 di bawah VWMA → penjualan berbobot volume lebih berat dari pembelian; rata-rata partisipan rugi.
  • VWMA turun konsisten 163,27 (10-08) → 134,02 (10-28).
  • Sesi volume besar: 2026-08-24 (58,32 jt lembar, value Rp11,8 M, high 220 close 192), 2026-07-09 (24,40 jt), 2026-04-16 (116,56 jt, close 276). Semua lonjakan volume sustain tidak berlanjut — pola distribusi puncak.
  • Volume terbaru tipis: 2026-10-09 hanya 412.000 lembar, value Rp65,9 jt. Likuiditas menyusut = slippage naik, exit susah.

7. Bandarmologi (broker summary, IDX)

Periode cakupan: 2025-11-06 .. 2026-10-28.

Net buyers (rupiah):

  • CC Mandiri Sekuritas +33.610.300 (278.500 lbr)
  • XL Stockbit +14.364.500 (116.800 lbr)
  • OD BRI Danareksa +9.983.500 (81.800 lbr)
  • TP OCBC +8.730.000 (72.000 lbr)
  • SQ BCA Sekuritas +6.632.000 (54.300 lbr)
  • EP MNC +3.272.000 (27.000 lbr)

Net sellers (rupiah):

  • XC Ajaib Asia −34.557.300 (285.600 lbr)
  • YP Mirae Asset −21.968.900 (184.000 lbr)
  • PD Indo Premier −6.917.100 (55.800 lbr)
  • NI BNI Sekuritas −4.985.100 (41.200 lbr)
  • KK Phillip −3.412.200 (24.700 lbr)
  • YU CGS International −2.683.400 (22.200 lbr)

Level akumulasi: mayoritas transaksi di avg 120–122. Pembelian besar: XL 69,50 jt @122, CC 47,09 jt @122, YP 18,37 jt @121, OD 9,98 jt @122, KK 9,28 jt @121, TP 8,73 jt @121. Penjualan: XL 55,13 jt @122, YP 40,34 jt @120, XC 38,40 jt @121, CC 13,48 jt @127, KK 12,69 jt @125, PD 7,29 jt @124.

Pola: lokal/broker ritel vs ritel, bukan asing akumulasi. Tidak ada J.P. Morgan, UBS, Maybank, Macquarie, CLSA di daftar top buyer maupun top seller. CC Mandiri (badan usaha) +34,56 jt vs XC Ajaib + YP Mirae −56,53 jt gabungan → ritel online (Ajaib, Stockbit, Mirae) net jual sementara broker institusi lokal (Mandiri, BRI Danareksa, OCBC, BCA) net beli tipis. Catatan: kedua broker yang sama ada di dua sisi (XL beli @122 69,50 jt dan jual @122 55,13 jt; YP beli 18,37 jt dan jual 40,34 jt) → tipe crossing/churn, bukan akumulasi bersih murni. Net value absolut kecil relatif kapitalisasi; volume Rp69,50 jt hanya beberapa sesi normal.

8. Sinyal tak konsisten — flag

  • ForeignNet 0 di banyak sesi (2026-07-20, 07-21, 07-27, 08-05–08-10, 08-12–08-14, 09-02–09-04, 10-07, 10-09, 10-19, 10-27, 10-28). Data asing tidak informatif; jangan pakai sebagai konfirmasi.
  • Volume 2026-10-19 dengan High=Low=117 dan freq 229: satu harga penuh sesi. Bisa indikasi auto rejection bawah (ARB) atau penghentian sementara. Tidak dijelaskan di data — perlu konfirmasi berita/pengumuman emiten.

9. Skenario & level operasional

Support: 117 (close terendah 2026-10-19), 120 (Low 2026-10-28), 113,14 (boll_lb). Break dan tutup <113 → target psikologis 100.

Resistance: 130–132 (close 2026-10-26 dan 10 EMA 132,48), 134–136 (VWMA 134,02; high 2026-10-23 = 136), 142,70 (boll mid), 147 (close 2026-10-15).

Bearish (base case): harga < 10 EMA, < 50 SMA, < 200 SMA, MACD < 0, RSI < 50 → downtrend primer utuh. Tidak ada sinyal beli.

Bullish hanya jika: (a) close > 132,48 (10 EMA) dua sesi, (b) MACD histogram positif > +0,7, (c) volume > rata-rata 20 hari — tiga syarat sekaligus. Belum terjadi.

Risk: ATR 9,33 = 7,4% per hari. Stop pakai 1,5–2×ATR (≈14–19 poin). Likuiditas tipis (value 2026-10-09 hanya Rp65,9 jt) → hindari pasar, pakai limit order.

Ringkasan

Aspek Angka / Bukti Bacaan
Close 2026-10-28 126 (H 127 / L 120) verified snapshot
Tren pendek 10 EMA 132,48 > close bearish
Tren menengah 50 SMA 163,62 (−23% dari close) bearish, jatuh 173,22→163,62 sejak 10-09
Tren panjang 200 SMA 208,66 (−40%) bearish, turun 26% sejak 09-11
MACD −10,658 / signal −9,950 / hist −0,71 bearish, tekanan menyempit
RSI 32,60 (low 15,60 pada 10-19) lemah, bukan oversold murni
Bollinger mid 142,70 / UB 172,26 / LB 113,14 close di bawah mid, band melebar turun
ATR 9,33 (7,4% dari close) risiko per-hari besar
VWMA 134,02 > close distribusi berbobot volume
Volume 1,50 jt lbr / Rp182,8 jt; 10-09 hanya Rp65,9 jt likuiditas tipis
Bandarmologi CC +33,61 jt, XC −34,56 jt, YP −21,97 jt ritel/distribusi, tanpa broker asing
Level kunci Support 117 / 113,14; Resistance 132,5 / 142,7 breakout >132,5 belum terkonfirmasi
Aksi No entry; tunggu 3 syarat reversal hindari avg down

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

984 kata

Laporan Fundamental PJHB.JK — PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk

1. Profil

  • Ticker: PJHB.JK. Bursa: IDX (JKT). Sektor: Industrials / Marine Shipping.
  • Saham beredar: 1.921.255.508 lembar. Market cap: Rp242,08 miliar.
  • Harga 28-10-2026: Rp126. Perubahan 0,0%. VWAP Rp121,99. Nilai transaksi Rp182,80 juta (14.985 lot, 389 frekuensi). Turnover ratio 0,00078 — sangat tipis.
  • Bidang: pelayaran domestik. Skala emiten kecil (micro cap).

2. Laba-Rugi Q2 2026 (unit: rupiah, sesuai laporan)

Pos Nilai
Pendapatan usaha 17.193.125.000
Beban pokok -11.593.315.338
Laba bruto 5.599.809.662 (GPM ~32,6%)
Beban penjualan -5.712.556.633 (33,2% pendapatan)
Beban umum & administrasi -3.388.984.778 (19,7% pendapatan)
Pendapatan lainnya 1.381.022.040
Beban lainnya -266.367.852
Laba sebelum pajak 4.390.891.995
Pajak -229.800.000 (tarif efektif 5,2% — rendah, perlu cek)
Laba periode 4.161.091.995
Atribusi induk 4.240.760.539
Atribusi non-pengendali -79.668.544

Catatan penting: laba bruto 5,60 miliar lebih kecil dari total beban operasional (penjualan 5,71 + G&A 3,39 = 9,10 miliar). Laba positif hanya karena pendapatan lainnya 1,38 miliar — tidak jelas berulang atau tidak. Koreksi: GPM dikurangi beban op = -3,50 miliar; sebelum pendapatan lain, hasil operasi rugi.

EPS kasar Q2: 4,2408 M / 1,9213 M lembar = ~Rp2,21. Jika disetahunkan ~Rp8,8. P/E indikatif ~14,3x di harga 126. P/S indikatif ~3,5x (annualisasi pendapatan ~68,8 M).

3. Perbandingan kuartalan

  • Tersedia: Q1 2026, Q2 2026, Q4 2025. Data hanya judul, angka detail tidak terekspos dari tool. Tren kuartalan tidak bisa diverifikasi dari sumber ini.
  • Implikasi trading: verifikasi manual Q1 2026 vs Q2 2026 untuk lihat apakah pendapatan 17,19 M adalah satu kuartal penuh atau akumulasi (kemungkinan akumulasi H1 2026 — jika akumulasi, pendapatan kuartalan riil hanya ~Rp8,6 M, dan GPM ~32,6% jadi laba bruto ~5,6 M per semester).

4. Neraca & Arus Kas

  • Neraca: hanya FY 2025 tersedia (judul saja). Total aset, kas, utang, ekuitas tidak terekspos. Tidak bisa menilai solvabilitas maupun likuiditas. Ini celah besar.
  • Arus kas: Q1 2026, Q2 2026 (judul saja). Operasi/ investasi/ pendanaan tidak terekspos. Tidak bisa konfirmasi kualitas laba (apakah laba 4,16 M didukung kas).
  • Jumlah match neraca/CF menunjukkan adanya revisi/restatement Q4 2025 (dua tanggal rebuild: 27-09-2026, 05-10-2026). Waspadai data.

5. Insider & Aksi Korporasi

  • 4 transaksi, semua BUY, semua oleh JHON (John) VETER FIRDAUS REAGEN, Nov 2025:
    • 10-11-2025: 0 → 96.015.200 (+96.015.200) @ 0
    • 10-11-2025: 86.515.200 → 96.015.200 (+9.500.000) @ 1.000
    • 14-11-2025: 96.015.200 → 99.515.200 (+3.500.000) @ 860
    • 18-11-2025: 96.015.200 → 99.515.200 (+3.500.000) @ 0
  • Anomali: entri pertama menaikkan dari 0 ke 96.015.200 @ harga 0 — bukan beli pasar, kemungkinan pencatatan kepemilikan awal / penyesuaian data, bukan akumulasi. Dua entri @0 dan duplikasi posisi 96.015.200 bertentangan.
  • Harga beli 860–1.000, harga kini 126. Posisi insider down ~85–87%. Sinyal insider beli lama (11 bulan), tidak ada transaksi dalam 12 bulan terakhir. Tidak actionable.
  • Tidak ada data aksi korporasi (rights issue, stock split, dividen) dari tool. Harga 126 vs harga beli insider 860–1.000 mengindikasikan penurunan tajam atau ada split/rights — wajib dicek.

6. Musiman

  • Tool seasonality kosong (riwayat terbatas, listing baru). Tidak ada edge musiman.

7. Insight untuk Trading

  1. Likuiditas nyaris nol (turnover 0,078% satu hari). Posisi besar tidak bisa masuk/keluar tanpa slippage besar. Hindari ukuran posisi besar.
  2. Kualitas laba lemah: laba operasi negatif tanpa pendapatan lain. Cek bahwa pendapatan lainnya berulang (mis. klaim asuransi, penjualan aset) sebelum asumsikan earnings stabil.
  3. Tarif pajak efektif 5,2% — luar biasa rendah untuk pelayaran (normal 22%). Bisa indikasi koreksi fiskal/fasilitas; tanyakan kualitas laba bersih.
  4. Laba atribusi non-pengendali negatif — ada entitas anak rugi. Cek struktur grup.
  5. Neraca dan arus kas tidak transparan di feed. Ini risiko informasi. Minta laporan keuangan lengkap sebelum ambil posisi.
  6. Insider beli lama tanpa konfirmasi harga. Tidak sinyal bullish sekarang.
  7. Data Q4 2025 di-restate dua kali — risiko angka fundamental berubah.

8. Rekomendasi

Fundamental: skala kecil, profitabilitas rapuh, likuiditas sangat rendah, transparansi terbatas. Tidak ada katalis fundamental terlihat. Sinyal insider tidak segar. Risiko tinggi.

Rating: Hold (avoid new positions; existing holders: hold only small size, no add)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Ringkasan Tabel

Kategori Data Membaca
Ticker / Bursa PJHB.JK / IDX Industrials – Marine Shipping
Harga (28-10-2026) Rp126, 0,0% VWAP 121,99
Market cap Rp242,08 M Micro cap
Saham beredar 1.921.255.508 —
Turnover ratio 0,00078 Sangat tidak likuid
Nilai transaksi harian Rp182,80 juta 389 frekuensi
Pendapatan Q2 2026 Rp17,193 M Basis mungkin H1
Laba bruto Rp5,600 M (GPM 32,6%) Di bawah beban op 9,10 M
Beban penjualan Rp5,713 M (33,2%) Beban penjualan sangat besar
Beban G&A Rp3,389 M (19,7%) Berat
Pendapatan lainnya Rp1,381 M Penopang laba
Laba sebelum pajak Rp4,391 M —
Tarif pajak efektif 5,2% Tidak normal, cek kualitas
Laba bersih Rp4,161 M Atribusi induk 4,241 M, NCI -79,7 M
EPS kasar Q2 ~Rp2,21 P/E indikatif ~14,3x (annualisasi)
Aset / utang / ekuitas Tidak tersedia Gap informasi
Arus kas Tidak tersedia Kualitas laba tak terkonfirmasi
Insider 4 BUY Nov 2025 @860–1.000, ada entri @0 85%+ di bawah harga kini, tidak segar
Anomali data Q4 2025 di-restate 2x Risiko revisi angka
Seasonality Kosong Tidak ada edge
Katalis terlihat Tidak ada Risiko tinggi
Rating Hold Avoid new entry

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

316 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan

Tidak ada sinyal sentimen yang bisa dibaca untuk PJHB.JK pada periode 2026-10-21 s/d 2026-10-28. Ketiga sumber data kosong atau error. Skor 5 dipakai karena kesenyapan total, bukan karena keseimbangan opini bullish/bearish.

Rincian per sumber

News (Yahoo Finance, 7 hari) — DATA_UNAVAILABLE. Tidak ada artikel tagged PJHB.JK. Ini keterbatasan vendor/feed, bukan sinyal negatif terhadap emiten. Tidak ada estimasi dilakukan.

StockTwits — Unavailable (HTTPError). Nol pesan, nol tag Bullish/Bearish. Rasio retail tidak bisa dihitung. Tidak ada sampel, jadi tidak ada dasar untuk menyimpulkan over-extension maupun ketidakpastian.

Reddit — Tidak ada query diskusi untuk PJHB.JK. Senyap, bukan hasil "netral".

Divergensi lintas sumber

Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber aktif.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Tidak ada tema yang berulang karena tidak ada konten.

Katalis dan risiko

Tidak teridentifikasi dari data yang tersedia. Tidak ada berita earnings, aksi korporasi, kontrak, atau headline makro yang tercatat. Jangan mengarang katalis.

Tabel sinyal sentimen

Sinyal Arah Sumber Bukti pendukung
Headline institusional Tidak tersedia Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, tidak ada artikel tagged PJHB.JK
Rasio retail Bullish/Bearish Tidak tersedia StockTwits HTTPError, nol pesan diterima
Diskusi komunitas Tidak tersedia Reddit Tidak ada query diskusi
Divergensi news vs retail Tidak bisa dihitung — Butuh minimal dua sumber

Catatan keterbatasan

Confidence low. Ini bukan bias condong ke salah satu arah. Alasan: nol sampel di semua jalur, dua error keras vendor, satu jalur tidak di-query. Sebelum menaruh bobot apa pun pada sentimen PJHB.JK, perlu fetch ulang StockTwits dan news feed, plus cek keterbukaan informasi di situs IDX untuk katalis event-driven (laporan keuangan kuartalan, pengumuman kontrak pelayaran, perubahan armada). Sampai itu ada, sentimen tidak memberi sinyal; putuskan berdasarkan fundamental dan teknikal saja.

Rating: Neutral

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

686 kata

Laporan Riset Berita: PJHB.JK (PT Pelayaran Jaya Hidup Baru TBK)

1. Berita Emiten: TIDAK TERSEDIA

get_news gagal. Yahoo Finance tidak punya artikel bertag PJHB.JK untuk 21–28 Okt 2026, cek ulang 1–28 Okt juga kosong. Ini bukan sinyal negatif soal emiten — murni keterbatasan vendor. Tidak ada estimasi pengganti.

Implikasi praktis: tidak ada katalis idiosyncratic terdokumentasi minggu ini. Harga PJHB.JK bergerak murni ikut arus pasar lokal + sektor pelayaran, bukan berita perusahaan.

2. Makro Global: Sumber Rusak

get_macro_indicators (cpi, fed_funds_rate, 10y_treasury) gagal — FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka CPI, PCE, unemployment, kurva yield. Jangan isi angka karangan.

3. Makro Global: Berita Tidak Relevan

Feed get_global_news 21–28 Okt 2026 isinya hampir seluruhnya IBM (earnings, quantum, HashiCorp Vault, sengketa tokenisasi saham OKX-ICE, PT Evercore $250 vs $275). Tidak ada berita pelayaran, logistik, batubara, nikel, freight rate, rupiah, atau Indonesia. Sinyal informatif ~nol untuk PJHB.JK.

Satu nada pasar yang bisa dibaca tipis: IBM "Down 13%", Cisco "Up 47%", rotasi besar di US tech. Tidak transferable ke sektor pelayaran domestik.

4. Probabilitas Pasar Prediktif

Market Probabilitas Volume Perubahan 1 pekan
Tidak ada pemotongan Fed 2026 96% $9,2 jt -0,4pp
1x pemotongan Fed 2026 2% $3,6 jt +0,5pp
Resesi AS akhir 2026 8% $2,4 jt —
Resesi Jepang 2026 8% $4,3 rb +4,5pp
Resesi UK 2026 5% $15,9 rb +0,5pp
MSCI turunkan Indonesia ke Frontier (≤30 Nov) 12% $1,4 rb -7,5pp
Prabowo berhenti jadi Presiden ≤31 Des 2026 6% $71,7 rb -0,1pp

Bacaan:

  • Fed hawkish terkunci. Siklus suku bunga tinggi berlanjut → biaya kredit USD mahal, tekanan kurs, arus modal keluar dari EM. Buruk untuk emiten SMID Indonesia berutang USD.
  • Risiko resesi global rendah (8%). Volume kargo tidak dalam ancaman resesi. Netral-positif untuk shipping volume.
  • MSCI downgrade Indonesia 12% dan turun 7,5pp dalam sepekan → risiko struktural outflow JCI melemah. Ini tail risk terbesar untuk PJHB.JK: saham mikro di papan EM paling kena pertama kalau reklasifikasi terjadi.
  • Likuiditas PJHB.JK nyaris pasti tipis (emiten pelayaran mikro). Market breadth lokal kosong (pasar tutup, "next open Kamis 09:00 WIB") — tidak ada konfirmasi arah dari dalam negeri.

5. Sintesis untuk Trading

Asimetri data: berita emiten nol, makro resmi nol, berita global tidak relevan. Yang tersisa hanya probabilitas pasar. Tiga hal actionable:

  1. Tail risk MSCI — 12%, turun 7,5pp. Kalau naik lagi >20% mendekati 30 Nov, kurangi posisi. Kalau terus turun, risiko outflow JCI mereda.
  2. Fed hold 96% — jangan trading PJHB.JK dengan tesis "rate cut dongkrak EM". Tesis itu mati.
  3. Tidak ada katalis sub-sektor — freight rate, harga batubara/nikel, biaya bunker, rupiah tidak tercover tool. Cek manual sebelum entry.

Risiko utama rekomendasi: laporan ini dibangun tanpa data emiten sama sekali. Confidence rendah. Gap data harus ditutup sebelum ambil ukuran posisi penuh.

Tabel Ringkasan

Kategori Temuan Bukti / Status Dampak ke PJHB.JK
Berita emiten Tidak ada get_news DATA_UNAVAILABLE (Yahoo tidak tag PJHB.JK) Netral; harga ikut pasar, bukan berita
Makro FRED Tidak ada FRED_API_KEY tidak diset (cpi, fed_funds_rate, 10y) Tidak bisa nilai sensitivitas suku bunga/kurs
Berita global 7 hari Dominasi IBM/tech US 40 item, nol topik shipping/logistik Indonesia Netral; sinyal ~nol
Fed 2026 Hold 96% Polymarket, $9,2 jt Negatif untuk tesis EM rally
Resesi AS 2026 8% Polymarket, $2,4 jt Positif-netral untuk volume kargo
MSCI Indonesia → Frontier 12%, turun 7,5pp/pekan Polymarket, $1,4 rb (volume tipis) Tail risk outflow; pantau 30 Nov
Risiko domestik Indonesia Rendah Prabowo keluar 6% Netral
Likuiditas pasar lokal Tidak diketahui get_market_breadth kosong, pasar tutup Cek slippage manual
Confidence laporan Rendah 3 dari 5 sumber data gagal Jangan posisi penuh

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD