Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

OBM Drilchem Tbk.

OBMD · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

163 rupiah per lembar · +3,16% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 36,4 jt rupiah. Kapitalisasi 131,4 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Underweight pada OBMD.JK, ukuran pangkas bertahap ke ~1/3 alokasi normal, bukan exit penuh. Jual dalam 2–3 limit order di zona 163–165, tiap order ≤10% volume harian (≈33.600 lembar pada volume 336.200).
Aliran dana
NI beli 20,0 jt · AG jual 726,6 rb
Keyakinan
C46 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-12,4% terhadap SMA50, asing 1,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C46

Skor 45.9 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 19/25

net 36,4 jt dari bruto 56,2 jt, 8/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-12,4% vs SMA50, return 20 sesi -13,8%

Likuiditas 0/15

rata-rata 113,8 jt rupiah per hari

Volatilitas 9/15

ATR 7.6% lebar, stop jadi mahal

VWAP
159
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
53,6 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
115
kali transaksi
Volume
336,2 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2021-12-08 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
NI BNI SEKURITAS 20,0 jt 121,5 rb 20,0 jt -
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 16,9 jt 106,8 rb 16,9 jt -
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 141,3 rb 900 141,3 rb -
YU CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI 95,4 rb 600 95,4 rb -
SQ BCA SEKURITAS 30,9 rb 200 30,9 rb -
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 30,8 rb 200 30,8 rb -
DH SINARMAS SEKURITAS 15,8 rb 100 15,8 rb -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 13,2 rb 2,1 rb 7,9 jt 7,9 jt
AZ SUCOR SEKURITAS -300 - 16,3 rb 16,6 rb
DR RHB SEKURITAS INDONESIA -15,4 rb -100 - 15,4 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
NI 164 20,0 jt YP 161 15,8 jt
KK 158 16,9 jt XL 159 11,8 jt
XC 154 7,9 jt OD 156 10,1 jt
XL 156 3,1 jt XC 160 7,9 jt
YP 155 2,2 jt CC 160 2,7 jt
CC 160 1,8 jt AG 159 2,0 jt
AG 155 1,2 jt HD 159 1,9 jt
OD 154 154,3 rb PD 165 1,3 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 168 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-09-30 SURYAPRANA NUTRISINDO - Buy +67,053,900 0
2026-09-25 HENDRA - Buy +76,485,300 0
2026-09-22 SURYAPRANA NUTRISINDO - Buy +66,578,900 0
2026-09-17 HENDRA - Buy +76,235,300 0
2026-09-14 SURYAPRANA NUTRISINDO - Buy +66,208,900 0
2026-09-09 HENDRA - Buy +75,945,300 0

Keputusan akhir

715 kata

Rating: Underweight

Executive Summary

Underweight pada OBMD.JK, ukuran pangkas bertahap ke ~1/3 alokasi normal, bukan exit penuh. Jual dalam 2–3 limit order di zona 163–165, tiap order ≤10% volume harian (≈33.600 lembar pada volume 336.200). Perlakukan setiap kenaikan ke 167–170 sebagai kesempatan jual tambahan, bukan alasan menahan. Stop keras: keluar penuh pada close <153. Jangan entry baru di 154–163. Naikkan bobot hanya jika close >173,65 dan volume ≥700K dan MACD hist positif 3 bar berturut, dan itu pun setelah laporan Q2 asli IDX (item beban lain Rp7,23 miliar, rekonsiliasi laba sebelum pajak) diperiksa.

Investment Thesis

Bear menang secara terukur, tapi tidak cukup untuk Sell penuh. Empat hal memutuskan:

  1. Trigger bull gagal di semua titik. Close 163 di bawah 10 EMA 166,93, VWMA 164,37, SMA50 186,06, SMA200 217,43, semua MA turun. Lower high 10 titik (224→170). RSI 38,91, rebound 41,3 gagal tembus 50. MACD -7,19 vs signal -6,40, hist -0,79 masih negatif; perbaikan hist (-3,01→-0,79) terjadi karena MACD turun lebih lambat dari signal, bukan karena pembalikan. MACD masih lower low -7,23. Agresif menyebut ini "3 dari 4 langkah" — Netral benar bahwa itu hanya satu langkah (hist naik), dua lainnya (divergensi, kompresi) sample dua bar di volume 0,5x. Beli di 154–163 adalah beli sebelum konfirmasi tesis bull sendiri.

  2. R:R bull bengkak, dan hitungan Agresif 2,3:1 gugur. Reward 163→186 = 14%, tapi stop 153 hanya <1 ATR (ATR 12,40). Netral benar: stop riil 1,5 ATR ≈ 144–145 mengubah R:R jadi ~0,7:1. Agresif menang debat dengan menghapus ATR dan mengganti stop struktur yang belum diuji. Itu bukan analisis.

  3. Insider: sinyal lembut, bukan keras. Delta nyata 3,6 juta lembar = 0,45% saham beredar, bukan 17,8% (blok 143,5 juta lembar sudah ada sebelumnya). Field 0 → N dengan harga @0 berulang = snapshot kumulatif republish. Fakta paling menohok, dari Konservatif dan tidak dibantah: harga turun dari 250 ke 163 selama periode akumulasi yang sama. Itu tidak cocok dengan "insider tahu sesuatu". Tapi Konservatif juga melangkah terlalu jauh — "insider memberi exit likuiditas ke retail" adalah asumsi niat. Data netral: tidak ada jual, tapi bukan transaksi baru terverifikasi. Itu mencegah Sell penuh, tidak cukup untuk Hold.

  4. Valuasi tidak bisa dihitung, dan itu risiko bukan diskon. P&L error, laba bruto > penjualan, opex 137% pendapatan, laba operasi negatif. P/E ~28x untuk perusahaan dengan laba operasi negatif bukan murah. Neraca, arus kas, P&L tervalidasi tidak ada di paket. Vendor score 25/75, AVOID; pola "top broker akumulasi pekat" WR 23,8%, avg -1,92%, PF 0,48. Flow net total ±Rp80 juta recehan, foreign net -11.800 lembar, tidak ada broker asing di sisi beli. Volume 0,5x di bawah support = vakum likuiditas, bukan absorption.

Ke mana Netral salah. Netral menyimpulkan Hold dari "tiga dari empat input tidak mendukung SELL". Itu menghitung suara, bukan bobot. Fundamental = Hold karena tidak ada data untuk dinilai; makro = Hold dengan neraca kosong, rig count kosong, harga minyak kosong; sentimen = netral paksa karena nol berita. Tiga "Hold" itu bukan bukti netral — itu bukti buta. Ketidaktahuan pada nama dengan opex 137% pendapatan dan pelaporan error justru alasan memangkas, bukan mempertahankan. Arah trader benar.

Ke mana Konservatif berlebihan. Klaim "di bawah 153 tidak ada bid, gap ke 148" tidak didukung data order book. ATR 12,40 = 7,6% harga sudah sama dengan gap yang dia bayangkan. Downside riil lebih dari 6% tapi tidak ada dasar mengklaim >10%. Dan argumen "prinsipal terjaga" tidak berlaku universal karena holdings pemanggil tidak diketahui. Karena itu Sell penuh tidak berkonviksi tinggi.

Yang membuat Underweight, bukan Hold. Insider beli tanpa satu pun jual (mekanis, weekly) dan downtrend pelan tanpa capitulation belum mengonfirmasi kelanjutan jatuh. Kombinasi itu mencegah Sell penuh. Tapi trigger gagal, valuasi buta, sinyal historis rugi, dan likuiditas Rp53,6 juta sehari cukup untuk pangkas, bukan pertahankan.

Yang mengubah call ini. Ke Overweight: close >173,65 + volume ≥700K + MACD hist positif 3 bar + Q2 IDX bersih. Ke Sell penuh: close <153. Ke Hold naik bobot kecil: laporan Q2 tervalidasi dengan valuasi sehat — tanpa itu, tidak ada dasar menambah.

Batasan. Tidak ada holdings/cash pemanggil — sizing diekspresikan sebagai fraksi alokasi normal, bukan jumlah absolut. Neraca, arus kas, P&L tervalidasi, rig count, harga minyak, dan data order book tick tidak tersedia di paket. Keputusan ini dibangun dari teknikal, flow, insider, dan sentimen saja. Itu sendiri alasan utama bobot dikurangi.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

412 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan bilang Underweight. Underweight = Sell, sized kecil. Alasan ukur menang lawan argumen filosofis bull.

Struktur harga: close 163 di bawah 10 EMA 166,93, VWMA 164,37, SMA50 186,06, SMA200 217,43. Semua MA turun. Lower high 10 titik berurutan (224 pada 17 Sep sampai 170 pada 27 Okt). Death-cross regime, bukan noise.

Momentum: MACD -7,19 vs signal -6,40, hist -0,79. Hist membaik (-3,01 ke -0,79) tapi MACD masih lower low -7,23. Hist positif = syarat awal, belum sinyal. RSI 38,91, rebound 41,3 gagal tembus 50. Divergensi bullish lemah, sample 2 bar.

Trigger entry bull sendiri belum terpenuhi: close >173,65 + volume ≥700K + hist positif 3 bar. Close 163 jauh di bawah. Beli di 154-163 = beli sebelum konfirmasi tesis sendiri. Tolak.

R:R bengkak. Stop 153 dari 163 cuma 10 poin, kurang dari 1 ATR (12,40). Kena noise. Stop riil 1,5 ATR sekitar 144, R:R jadi 1,2:1, bukan >2:1.

Likuiditas: volume 336K vs avg 712K (0,5x), value Rp53,6 jt. Order besar = slippage nyata. Vakum likuiditas di bawah support, bukan absorption.

Flow: net total ±Rp80 jt, recehan. Broker asing absen sisi beli. Foreign net -11.800 lembar. NI beli avg 164 chasing di atas YP jual avg 161. Skala terlalu kecil untuk diklaim akumulasi bandar.

Insider: beli tanpa jual, tapi delta cuma 0,45% saham beredar dua bulan, dan field 0 → N dengan harga @0 berulang = snapshot kumulatif republish, bukan 168 transaksi baru. Pertahanan nilai blok, bukan katalis upside. Sinyal keras turun jadi lembut, cukup untuk cegah Sell penuh, tidak cukup untuk Hold.

Vendor: score 25/75, AVOID. Pola top-broker-akumulasi-pekat WR 23,8%, avg -1,92%, PF 0,48. Historis rugi.

Valuasi: P/L error, laba bruto > penjualan, opex 137% pendapatan. Bukan bisa dinilai, tapi tidak bisa nilai = risiko, bukan murah. Neraca, arus kas, P&L tervalidasi tidak ada di paket -- itu sendiri alasan pangkas bobot.

Batasan: tidak ada data holdings/cash pemanggil. Sizing pakai fraksi alokasi normal, bukan jumlah absolut. Volume tipis 28 Okt, market label "belum buka" -- konsumsi hati-hati. Bandarmologi tool history kosong, tidak bisa konfirmasi multi-hari. Tidak ada rig count atau harga minyak untuk uji tesis makro bull.

Entry Price: 163.0

Stop Loss: 153.0

Position Sizing: Pangkas ke ~1/3 alokasi normal. Bukan keluar penuh sekaligus. Jual bertahap pakai limit order, tiap order ≤10% volume harian (≤33.600 lembar pada volume 336.200). Jangan entry baru di 154-163. Keluar penuh kalau close <153. Naik bobot hanya jika close >173,65 + volume ≥700K + MACD hist positif 3 bar berturut.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

711 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bull menyerang paket data yang kosong, tapi berakhir menyimpulkan beli dari paket kosong yang sama. Itu kelemahan fatal. Bear tidak menang karena punya data lebih lengkap — bear menang karena menolak mengisi celah dengan asumsi, dan karena menang di tiga adu angka konkret:

  1. Insider accumulation di-shrink dengan benar. Delta nyata 0,45% saham beredar dalam dua bulan, bukan 17,8%. Bull mencampur stok lama (kepemilikan gabungan 17,8%) dengan aliran baru (3,6 juta saham). 3,6 juta / 60 hari ≈ 60.000 saham/hari ≈ 18% volume harian, bukan "mayoritas order flow". Field 0 → N dan harga @0 berulang memang indikasi snapshot kumulatif di-republish, bukan 168 transaksi baru. Kesimpulan: insider menambah, tapi skala kecil dan bisa dibaca sebagai pertahanan nilai blok, bukan sinyal katalis upside. Sinyal "keras" yang bull banggakan melemah jadi sinyal lembut.

  2. Valuasi tidak ada di kedua sisi. Bull benar bahwa P/E 28x tidak valid kalau P&L error. Tapi bull lalu bilang "harga belum dinilai benar oleh pasar" — itu lompatan dari "tidak tahu" ke "murah". Bear benar: tidak bisa nilai = risiko, bukan peluang. Dan P&L error dengan laba bruto > penjualan, opex 137% pendapatan itu red flag kualitas pelaporan, bukan netral.

  3. Trigger bull sendiri belum terpenuhi. Bull minta close >173,65 + volume ≥700K + MACD hist positif 3 bar, lalu menyarankan beli di 154–163. Itu beli sebelum konfirmasi tesisnya sendiri. Harga close 163 di bawah 10 EMA (166,93), di bawah VWMA 164,37, di bawah semua MA. Lower highs 10 titik berurutan (224→170). RSI 38,91 gagal tembus 50. MACD hist membaik karena MACD turun lebih lambat dari signal — kelambatan, bukan pembalikan. R:R bull juga bengkak: stop 153 dari entry 163 hanya <1 ATR (ATR 12,40), pasti kena noise; R:R riil dengan stop 1,5 ATR ≈ 1,2:1, bukan >2:1.

  4. Sinyal historis vendor melawan bull. Verdict AVOID, score 25/75. Pola "top broker akumulasi pekat" yang jadi tulang punggung tesis bull punya WR 23,8%, avg event −1,92%, PF 0,48 — historisnya rugi. Bull tidak membantah angka ini.

  5. Flow netral-negatif. Net flow total ±Rp80 juta, ukuran recehan. Broker asing tidak ada di sisi beli; foreign net −11.800 lembar. "Retail jual, institusi masuk" tidak didukung skala. Volume 0,5x di bawah support = vakum likuiditas, bukan absorption yang mengangkat.

Yang bull menangkan: makro "no resesi = rig spend lanjut" lebih masuk akal daripada bear menempelkan biaya modal tinggi ke emiten operasional. Tapi itu koreksi kecil, bukan pembalik arah — dan bull sendiri tidak punya data rig count untuk membuktikannya.

Net: bull punya argumen filosofis (jangan jual dari ketiadaan), bear punya argumen terukur (skala kecil, trigger gagal, valuasi tak ada, sinyal historis rugi, likuiditas tipis). Bear lebih kuat secara terukur, tapi tidak cukup kuat untuk Sell penuh — insider memang beli tanpa henti, dan downtrend pelan tanpa capitulation belum mengonfirmasi kelanjutan jatuh. Jadi kurangi eksposur, jangan short, jangan tambah. Perbedaan bull-bear soal Sell vs Underweight ada di sini: data terlalu tipis untuk Sell berkonviksi tinggi, tapi cukup untuk memangkas.

Strategic Actions (terhadap alokasi standar):

  1. Kurangi eksposur ke ~1/3 alokasi normal untuk OBMD.JK. Bukan keluar penuh — posisi insider 17,8% dan akumulasi tanpa jual mencegah Sell penuh.
  2. Jangan entry baru di 154–163. Bull menyarankan akumulasi bertahap; tolak. Trigger belum valid.
  3. Untuk posisi yang ada: pasang stop close <153 (sama dengan zona invalidasi bull). Itu menerima ATR tinggi, tapi konsisten dengan zona support yang disepakati kedua sisi.
  4. Syarat re-entry / naik ke Overweight: close >173,65 dan volume ≥700K dan MACD hist positif 3 bar berturut. Ini trigger bull sendiri — pakai, karena itu titik di mana bull dan bear sama-sama setuju arah baru terkonfirmasi.
  5. Batasan likuiditas keras: volume harian Rp53,6 juta. Setiap order ≤10% volume harian, limit order saja. Slippage nyata di saham mikro ini.
  6. Monitor katalis yang hilang: neraca, arus kas, rekonsiliasi P&L (laba bruto > penjualan, opex 137%), dan rig count / harga minyak. Selama ini kosong, tidak ada dasar menaikkan bobot.
  7. Jika close <153: keluar penuh. Zona support gagal, tesis bull dan bear sama-sama runtuh ke sisi bawah.

Catatan keterbatasan: neraca, arus kas, dan P&L tervalidasi tidak tersedia di paket data. Keputusan ini dibuat dari data teknikal, flow, insider, dan sentimen saja — tidak ada valuasi fundamental yang bisa dihitung. Itu sendiri alasan utama bobot dikurangi.

Rating: Underweight FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

1124 kata

OBMD.JK — PT OBM Drilchem Tbk — Analisis 28 Okt 2026

Snapshot (source of truth)

Close 163, Open 159, High 168, Low 154, Volume 336.200, Value Rp53,6 jt, Freq 115, ForeignNet −11.800 lembar. Range hari 14 poin.

1. Tren: turun struktural, bukan noise

  • Close 163 < SMA50 186,06 < SMA200 217,43. Ketiganya menurun. Death-cross regime.
  • 10 EMA 166,93 > close 163 → harga di bawah semua MA. Short-term juga bearish.
  • VWMA 164,37 ≈ close 163, di bawah semua MA berbasis volume → uang berbobot volume tidak masuk di harga ini; volume terkonsentrasi di level jauh di atas (VWMA 1 Okt 209,69).
  • Puncak struktural: High 250 pada 2026-09-16 (volume 16,55 jt, Value Rp3,76 M). Spike itu gagal lanjut; close balik ke 210 lalu erosi.
  • Rangkaian lower high pasca-16 Sep: 224 (17 Sep) → 210 (18 Sep) → 208 (21 Sep) → 206 (22 Sep) → 204 (24 Sep) → 196 (30 Sep) → 189 (2 Okt) → 182 (14 Okt) → 174 (20 Okt) → 170 (27 Okt). Pola turun bersih.

2. Momentum: bearish baru, belum kehabisan

  • MACD −7,19, signal −6,40, hist −0,79. MACD turun dari +3,15 (17 Sep) ke −7,19. Cross bearish terjadi 1 Okt (MACD −0,57).
  • Hist membaik: −3,01 (19 Okt) → −0,79 (28 Okt). Divergensi positif kecil. Tapi MACD masih buat lower low (−7,23 pada 27 Okt). Hist positif = syarat awal, belum sinyal.
  • RSI 38,91. Sempat 27,17 (16 Okt dan 19 Okt) — oversold dalam. Rebound ke 41,3 (20–22 Okt) gagal tembus 50, lalu turun lagi.
  • RSI 38,91 pada harga 163 lebih tinggi dari 27,17 pada harga 156 → bullish divergence halus. Lemah: sample 2 bar, harga baru 2 sesi.

3. Volatilitas & level

  • ATR 12,40 (7,6% harga). Stop harus ≥ 1 ATR; fix Rpxx kecil = kena noise.
  • Bollinger: mid 173,65, UB 193,98, LB 153,32. Close 163 di bawah mid, di atas LB.
  • Low 154 (28 Okt) menempel LB 153,32 dan Pivot S1 155 (vendor) → zona 153–155 krusial. Breach close < 153 buka jalan ke S2 148.
  • Resistance: 167–170 (10 EMA 166,93; cluster close 167–170 20–26 Okt), lalu 173,65 (BB mid) + 174 (SMA20 vendor), lalu 186 (SMA50).
  • Volume kontraksi: 336K vs rata2 20d 712K (0,5x per vendor). Rupiah value Rp53,6 jt — sangat tipis untuk liquiditas IDX. Ketipisan volume = turun pelan, bukan kapitulasi. Artinya bottom belum ketemu lewat capitulation.

4. Bandarmologi (Bursa Efek Indonesia)

Net flow 28 Okt kecil, Rp±20 jt sisi beli:

  • Net buyers: NI (BNI Sekuritas) +Rp19,96 jt (121.500 lbr, avg 164); KK (Phillip) +Rp16,88 jt (106.800 lbr, avg 158); BQ, YU (CGS), SQ (BCA), MG, DH, XC — sub-Rp200K, noise.
  • Net sellers: YP (Mirae) −Rp13,65 jt (84.400 lbr, avg 161); OD (BRI Danareksa) −Rp9,90 jt (63.500 lbr, avg 156); XL (Stockbit) −Rp8,73 jt (54.300 lbr, avg 159); HD (KGI), PD (Indo Premier), CC (Mandiri), AG (Kiwoom).
  • Sisi penjual domestik: YP, OD, XL, PD, CC, AG = brokerage lokal/retail. YP jual avg 161 → NI beli 164 = NI ambil di harga lebih tinggi (chase). KK beli 158 vs XL jual 159 = beda tipis.
  • Pola: lokal/retail plus Stockbit retail menjual; BNI + Phillip menyerap. Tidak ada broker asing (J.P. Morgan, UBS, Maybank, Macquarie, CGS, CLSA) di sisi beli signifikan — CGS hanya +Rp95K. Jadi pattern = domestic institution/state bank absorbing, retail distributing — bukan asing akumulasi.
  • Nilai transaksi terlalu kecil (±Rp80 jt total netflow) untuk disimpulkan sebagai akumulasi bandar besar. Bisa juga market-making/order matching.
  • Foreign net: −11.800 lbr (3,5% volume). Kemarin +2.500, 16 Okt +50.000, 19 Okt +50.000. Campur, tapi tidak ada arus asing beli berkelanjutan.
  • Accumulation history tool: no rows. Tidak bisa konfirmasi konsistensi multi-hari.

5. Cross-check vendor

Vendor: score 25/75 netral, verdict AVOID (personality trap). Sinyal "top broker akumulasi pekat" riwayat WR 23,8%, avg event −1,92%, sample 42, PF 0,48. Ini selaras struktur bearish di atas: broker-heavy-buy di nama illikuid sering jebakan. Catat satu konflik angka: vendor RSI 35 vs verified snapshot 38,91 — pakai 38,91. Vendor SMA20 174 vs BB mid 173,65 — beda metodologi, keduanya valid sebagai zona. Market breadth / order-flow tick kosong; market label "belum buka" pada data 28 Okt → konsumsi dengan hati-hati.

6. Aksi trading

  • Belum punya: tidak masuk. Tidak ada trigger valid. Syarat entry: close > 173,65 (BB mid + SMA20 zona) dengan volume > rata2 20d (≥700K), plus MACD hist positif bertahan 3 bar. Selama close < 167, harga cuma pantul di dalam downtrend.
  • Sudah punya: kurangi/batasi risiko. Stop close < 153 (LB + Pivot S1). Stop ketat = 163 − 1,5 ATR ≈ 144–145, tapi itu membatalkan tesis oversold; lebih realisits pakai 153 sebagai garis.
  • Setup rebound spekulatif kecil: buy 154–156 hanya jika ada candle volume tinggi (≥1,5x avg) ber-close > 165, TP1 170–174, TP2 186. Risk 6–7 poin, reward 7–11. R:R tipis; skip kalau volume tetap < 500K.
  • Short-side eksposur: hanya untuk yang bisa intraday; resist 167–170 sebagai area fade, stop > 174.
  • Ukuran posisi: volume tipis + Rp53 jt/hari → slippage besar. Maksimal porsi kecil, hindari order market besar.

Ringkas: downtrend aktif, oversold dengan divergence lemah, absorption domestik lokal skala kecil dibanding distribusi retail. Belum ada konfirmasi bottom.

Aspek Bukti Baca
Price Close 163 vs SMA50 186,06 / SMA200 217,43 Bearish struktural
Short trend 10 EMA 166,93 > close 163 Bearish pendek
MACD −7,19 / signal −6,40 / hist −0,79 Bearish, cross 1 Okt
Hist −3,01 (19 Okt) → −0,79 (28 Okt) Divergensi positif awal
RSI 38,91; trough 27,17 (16+19 Okt) Oversold, rebound gagal 50
Bollinger Mid 173,65 / LB 153,32, UB 193,98 Close di bawah mid, di atas LB
ATR 12,40 (7,6%) Volatilitas tinggi, stop lebar
VWMA 164,37 Beli berbobot volume tipis
Volume 336K vs avg 712K (0,5x) Kontraksi, bukan capitulation
Foreign −11.800 lbr (3,5% vol) Net jual marginal
Broker buy NI +Rp19,96 jt @164, KK +Rp16,88 jt @158 Domestic absorb, skala kecil
Broker sell YP −Rp13,65 jt @161, OD −Rp9,90 jt @156, XL −Rp8,73 jt @159 Retail/lokal distribusi
Pola bandar Lokal serap, retail jual, asing absen Bukan asing akumulasi
Vendor Score 25/75, AVOID, PF 0,48 Cross-check setuju
Entry trigger Close >173,65 + vol >700K + hist + 3 bar Belum terpenuhi
Stop Close <153 Invalidasi

Rating: Hold (kurangi posisi, hindari entry baru)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

1532 kata

Laporan Fundamental OBMD.JK — PT OBM Drilchem Tbk

Data: 2026-10-28. Sektor: Basic Materials / Specialty Chemicals. Bursa: JKT (IDX).

1. Profil & Pasar

  • Nama: PT OBM Drilchem Tbk. Kode: OBMD.
  • Sektor: Specialty Chemicals (kimia khusus — historically drilling fluid / mud chemicals untuk sektor migas, sesuai nama "Drilchem").
  • Harga close: 163 (+5, +3,16%). VWAP 159,41.
  • Saham beredar: 805.992.931. Market cap: Rp131,38 miliar.
  • Likuiditas: frekuensi 115, volume 3.362 lot, nilai transaksi Rp53,6 juta dalam sehari. Turnover ratio 0,000417 (~0,04%).
  • Kesimpulan: kapitalisasi mikro, likuiditas sangat tipis. Slippage besar. Posisi trader harus kecil; exit bisa susah.

2. Laporan Laba Rugi — Q2 2026

Angka as filed (rupiah):

Item Nilai
Penjualan & pendapatan usaha 16.804.637.700
Beban pokok penjualan 721.868.473
Laba bruto 17.526.506.173
Beban penjualan -3.162.514.852
Beban umum & administrasi -19.832.699.304
Beban bunga & keuangan 156.821.682
Beban lainnya 7.232.869.499
Laba sebelum pajak 1.920.983.198
Pajak -743.497.408
Laba bersih 1.177.485.790

Catatan penting — data inkonsisten:

  1. Laba bruto > penjualan. Laba bruto 17,53 M vs penjualan 16,80 M. Beban pokok positif 721,9 jt, bukan negatif. Aritmetika tidak konsisten (16,80 M − 0,72 M = 16,08 M, bukan 17,53 M). Kemungkinan error tanda di data feed, atau ada item pendapatan lain. Jangan pakai margin bruto dari sini.
  2. Sign error pada beban bunga dan beban lainnya — keduanya tercatat positif padahal beban. Rekonstruksi: 17,53 − 3,16 − 19,83 − 0,16 − 7,23 = −12,85 M, tidak cocok dengan laba sebelum pajak 1,92 M. Artinya ada item positif tidak terlihat (kemungkinan pendapatan lain-lain, kurs, atau reklasifikasi). P&L kuartalan ini tidak reliable tanpa laporan asli.
  3. Opex > penjualan. Beban G&A 19,83 M (118% dari penjualan) + beban penjualan 3,16 M (19%). Rasio opex/penjualan ~137%. Struktur biaya jauh melebihi skala pendapatan.
  4. Laba bersih 1,18 M = 7,0% dari penjualan, tapi hasil dari lonjakan item non-operasional, bukan operasi inti.
  5. Net margin laba bersih vs market cap: EPS kuartalan ~Rp1,46. Annualized ~Rp5,85 → P/E ~28x. Mahal untuk kapitalisasi mikro.

3. Neraca, Arus Kas, Riwayat Tahunan

Tool get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement (quarterly dan annual) hanya mengembalikan daftar perioda (Q1 2024–Q2 2026; FY 2022–FY 2025) tanpa isi angka. Tidak ada data numerik neraca, arus kas, atau riwayat tahunan yang bisa dipakai. Data terakhir diambil 2026-10-05, kira-kira tiga minggu sebelum tanggal ini — relatif baru, tapi isi kosong.

Yang bisa disimpulkan dari penamaan perioda: Q3 2025 ada, Q1 2026 ada, Q2 2024 ada di daftar tapi Q3 2024 lalu lompat ke Q3 2025 — ada gap Q4 2025 di sisi kuartalan meski FY 2025 tersedia.

Blind spot: tanpa neraca tidak bisa nilai kas, utang, ekuitas, atau book value. Tanpa arus kas tidak bisa cek apakah laba bersih 1,18 M nyata atau akuntansi. Ini batasan besar — fundamental valuation tidak lengkap.

4. Transaksi Insider — Sinyal Paling Kuat

15 transaksi teratas, semua BUY, semua lokal, semua tanggal Juli–September 2026. 168 record total.

Tanggal Nama Aksi Kepemilikan Harga
2026-09-30 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 67.053.900 @0
2026-09-25 HENDRA BUY 0 → 76.485.300 @0
2026-09-22 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 66.578.900 @0
2026-09-17 HENDRA BUY 0 → 76.235.300 @0
2026-09-14 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 66.208.900 @0
2026-09-09 HENDRA BUY 0 → 75.945.300 @0
2026-09-04 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 65.868.900 @0
2026-09-01 HENDRA BUY 0 → 75.575.300 @0
2026-08-27 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 66.278.900 @0
2026-08-21 HENDRA BUY 0 → 75.305.300 @0
2026-08-18 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 65.138.900 @0
2026-08-12 HENDRA BUY 0 → 75.035.300 @0
2026-08-07 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 65.458.900 @0
2026-08-04 HENDRA BUY 0 → 74.485.300 @0
2026-07-30 SURYAPRANA NUTRISINDO BUY 0 → 65.458.900 @0

Pola yang perlu trader perhatikan:

  1. Dua pembeli bergiliran, ritme ~1 minggu sekali, bergantian HENDRA dan SURYAPRANA NUTRISINDO. Pola ini terlalu teratur — ciri program akumulasi terjadwal, bukan discretionary buying.
  2. "0 → N" berulang tiap record. Field kepemilikan awal selalu 0, harga selalu @0. Ini kemungkinan besar bukan perubahan kepemilikan riil, tapi snapshot posisi kumulatif yang di-republish. Jadi jangan baca sebagai "beli dari nol".
  3. Delta posisi sebenarnya kecil. HENDRA: 74.485.300 (4 Agu) → 76.485.300 (25 Sep) = +2.000.000 saham dalam ~7 minggu. SURYAPRANA: 65.458.900 (30 Jul) → 67.053.900 (30 Sep) = +1.595.000. Total ~3,6 juta saham ≈ 0,45% saham beredar. Akumulasi nyata, tapi bukan perubahan kontrol signifikan.
  4. Kombinasi kepemilikan dua pihak: ~143,5 juta saham = 17,8% saham beredar. Ini blok besar.
  5. Efek likuiditas: 3,6 juta saham akumulasi vs volume harian 336.200 saham (3.362 lot). Insider menyerap ~10 hari volume pasar sepanjang 2 bulan. Ini menjelaskan harga naik +3,16% hari ini di volume tipis.

Artinya: sinyal insider positif tapi overrated. Ritme mekanis, magnitudo kecil relatif, harga @0 tidak terverifikasi. Bukti konviksi, bukan bukti katalis.

5. Seasonality

Tidak ada baris data seasonality untuk OBMD. Tidak bisa dipakai timing bulanan. Riwayat harga terlalu pendek/tipis untuk model musiman.

6. Diagnosis Fundamental

Positif:

  • Laba bersih positif dua sisi: Q2 2026 untung, FY 2025 ada.
  • Insider akumulasi berkelanjutan 3 bulan tanpa satu pun jual.
  • Harga di 163 dengan market cap Rp131 M — base kecil, mudah bergerak.

Negatif:

  • Kualitas laba buruk: laba operasi negatif. Laba bersih datang dari item yang tidak teridentifikasi.
  • Opex 137% pendapatan. Bisnis belum mencapai skala efisien.
  • Laporan kuartalan penuh error tanda dan aritmetika. Kualitas pelaporan rendah — red flag tata kelola.
  • Neraca dan arus kas tidak tersedia — tidak bisa verifikasi kas atau utang.
  • Likuiditas hampir nol: Rp53,6 juta/hari. Trader kecil pun bisa menggerakkan harga.
  • Valuation: P/E annualized ~28x untuk perusahaan dengan laba operasi negatif. Tidak murah.

Kesimpulan: cerita di OBMD adalah akumulasi insider di saham mikro-kapitalisasi yang tidak likuid, bukan perbaikan fundamental terverifikasi. Laba bersih Q2 2026 tidak bisa dipercaya sampai laporan asli diperiksa.

7. Aksi untuk Trader

  1. Jangan masuk ukuran penuh. Likuiditas Rp53,6 juta/hari. Batasi posisi ≤1–2 hari volume.
  2. Cek laporan Q2 2026 asli di IDX (idx.co.id → laporan keuangan) sebelum ambil keputusan. Fokus: item "beban lainnya" 7,23 M dan sumber laba sebelum pajak 1,92 M.
  3. Pantau insider mingguan. Selama HENDRA/SURYAPRANA lanjut naik, bias hold. Perlahan berhenti = sinyal akumulasi selesai.
  4. Level risiko: secara teknikal harga naik tapi tanpa verifikasi nilai buku, tidak ada floor fundamental. Gunakan stop ketat atau tidak masuk sama sekali.
  5. Bukan kandidat value. Laba operasi negatif + P/E 28x = tidak ada margin keamanan.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Aspek Data Penilaian
Ticker OBMD.JK, PT OBM Drilchem Tbk Specialty Chemicals, IDX
Harga 163 (+3,16%), VWAP 159,41 Naik di volume tipis
Market cap Rp131,38 M Mikro kapitalisasi
Saham beredar 805.992.931 —
Likuiditas Rp53,6 jt/hari, 3.362 lot, 115 freq Sangat tipis, risiko slippage tinggi
Penjualan Q2 2026 Rp16,80 M —
Laba bruto Q2 2026 Rp17,53 M > penjualan — data error
Beban G&A Q2 2026 -Rp19,83 M 118% penjualan — struktur biaya berat
Opex/penjualan ~137% Negatif
Laba sebelum pajak Q2 2026 Rp1,92 M Tidak rekonsiliasi dengan komponen
Laba bersih Q2 2026 Rp1,18 M 7,0% penjualan
Beban lainnya Rp7,23 M (tercatat positif) Sign error, perlu verifikasi
EPS kuartalan / annualized ~Rp1,46 / ~Rp5,85 —
P/E annualized ~28x Mahal untuk laba operasi negatif
Neraca Tidak tersedia (tool kosong) Blind spot besar
Arus kas Tidak tersedia (tool kosong) Tidak bisa verifikasi kualitas laba
Riwayat tahunan FY 2022–FY 2025 ada label, isi kosong Tidak bisa analisis tren
Insider (15 teratas) 100% BUY, Jul–Sep 2026, 168 record total Positif, tapi mekanis
Delta insider nyata HENDRA +2,0 M; SURYAPRANA +1,6 M ~0,45% saham beredar
Kepemilikan gabungan insider ~143,5 M saham (17,8%) Blok besar
Pola insider Mingguan, bergantian, @0, "0 → N" Snapshot kumulatif, bukan transaksi baru tiap record
Seasonality Tidak ada data Tidak bisa dipakai
Red flag Error tanda & aritmetika P&L Kualitas pelaporan rendah
Tesis Akumulasi insider di saham tidak likuid, bukan perbaikan fundamental Spekulatif
Aksi Posisi kecil, cek laporan asli, stop ketat —
Rating Hold HOLD

Analisa sentimen

311 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment OBMD.JK — 2026-10-21 s/d 2026-10-28

Tiga sumber diminta. Ketiganya kosong. Tidak ada data untuk dianalisis.

Sumber per sumber

Berita (Yahoo Finance, 7 hari) DATA_UNAVAILABLE. Tidak ada vendor terkonfigurasi bisa melayani get_news. Yahoo Finance tidak punya artikel bertag OBMD.JK. Ini bukan sinyal apa pun soal emiten — murni celah data. Tidak ada estimasi, tidak ada angka karangan.

StockTwits Unavailable (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada rasio Bullish/Bearish, tidak ada tag pengguna. Nol sampel. Rasio tidak bisa dihitung.

Reddit Tidak ada query diskusi untuk OBMD.JK. Semua subreddit senyap soal ticker ini. Tidak ada vote/komentar untuk dibaca, juga tidak ada isi post.

Divergensi lintas sumber

Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber aktif. Nol aktif.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Tidak ada katalis, tidak ada risiko, tidak ada tema berulang yang teridentifikasi dari data. Event vs opini tidak bisa dipisah karena tidak ada keduanya.

Peringatan likuiditas informasi

OBMD.JK (PT OBM Drilchem Tbk, Basic Materials / Specialty Chemicals, bursa JKT) adalah nama kecil. Ketiadaan liputan berita, obrolan retail, dan diskusi komunitas konsisten dengan profil emiten lapis kecil di IDX — tetapi ini inferensi struktural, bukan temuan data. Tidak boleh dibaca sebagai sentimen negatif.

Tabel sinyal

Arah Sumber Bukti
Tidak tersedia Berita Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE; tidak ada artikel bertag OBMD.JK
Tidak tersedia StockTwits HTTPError; 0 pesan
Tidak tersedia Reddit Tidak ada query; 0 post
Netral (by default) Agregat Semua sumber senyap

Kesimpulan

Skor 5 bukan hasil pembacaan sentimen. Skor 5 adalah posisi netral paksa saat tidak ada bukti. Jangan bobot sebagai sinyal beli atau jual. Butuh fundamental dan teknikal sebagai basis utama. Jika ada sumber alternatif (berita lokal IDX, IDX disclosure, forum lokal), itu jalur untuk mengisi celah ini.

Analisa berita

610 kata

Laporan Riset Berita & Makro — OBMD.JK (PT OBM Drilchem Tbk)

1. Berita emiten: TIDAK TERSEDIA

get_news gagal — Yahoo Finance tidak punya artikel bertag OBMD.JK. Ini soal vendor data, BUKAN sinyal negatif soal perusahaan. Jangan baca sebagai "sepi berita = kabar baik/buruk".

2. Makro: TIDAK TERSEDIA

get_macro_indicators gagal — FRED_API_KEY tidak diset. CPI, PCE, unemployment, fed funds, 10Y, yield curve semua kosong. Tidak ada angka makro resmi yang bisa dikutip. Jangan isi dari memori.

3. Sinyal pasar berjangka (Polymarket, live)

Pasar Probabilitas Volume Perubahan 1 minggu
Tidak ada pemotongan Fed di 2026 96% $9,2 jt -0,4 pp
Tepat 1 pemotongan Fed 2026 2% $3,6 jt +0,5 pp
2 pemotongan Fed 2026 0,15% $3,5 jt -0,2 pp
Resesi AS akhir 2026 8% $2,4 jt —
Resesi Jepang 2026 8% kecil +4,5 pp
Resesi UK 2026 5% sangat kecil +0,5 pp

Baca: pasar mem-price suku bunga tinggi bertahan sepanjang 2026. Resesi AS rendah (8%). Artinya lingkungan biaya modal tetap mahal, likuiditas tidak longgar.

4. Konteks global 7 hari (21–28 Okt 2026)

  • Aliran berita didominasi tech/AI: IBM, Microsoft, Cisco, Oracle, AMD, D-Wave. Tidak ada sektor kimia khusus atau energi drilling di feed.
  • Tidak ada berita harga minyak, OPEC, atau aktivitas rig global yang muncul — padahal ini pendorong utama permintaan bahan kimia pengeboran (specialty chemicals untuk drilling).
  • Pasar IDX belum buka saat ini; pembukaan berikutnya Kamis 09:00 WIB. Data breadth kosong (gainers/losers = 0).

5. Screener IDX (28 Okt 2026)

Hanya 3 nama keluar, tidak terkait OBMD.JK:

  • PIPA — bucket RISIKO PANTULAN, WR 66,7%, potensi 17,0%, drawdown -5,0%
  • LUCY — SINYAL TELAT, WR 66,7%, potensi 28,0%, drawdown -4,0%
  • NATO — SINYAL TELAT, WR 62,5%, potensi 6,0%, drawdown -3,0%

Tidak ada OBMD.JK di screener → tidak ada sinyal teknikal/broker/asing terdeteksi hari ini.

6. Implikasi trading OBMD.JK

  • Mikro saham, likuiditas tipis. Tidak diliput Yahoo news, tidak masuk screener. Spread lebar, slippage tinggi. Posisi kecil, pakai limit order.
  • Driver sektor tidak terkonfirmasi. Pendapatan OBM Drilchem terkait belanja pengeboran (mining, oil & gas, geothermal). Tidak ada data rig count / harga komoditas minggu ini → arah permintaan tidak terverifikasi.
  • Biaya modal tidak menurun. 96% pasar price no-cut 2026. Ini negatif untuk emiten kecil dengan leverage/working capital tinggi dan untuk valuasi growth.
  • Risiko utama = informasi, bukan makro. Ketiadaan berita berarti tidak ada katalis terukur. Jangan ambil posisi besar tanpa sumber lokal (IDX disclosure, laporan keuangan kuartalan, berita Bisnis.com/Kontan).
  • Aksi: netral/tunggu. Cek pengumuman IDX dan laporan Q3 sebelum menambah eksposur. Verifikasi katalis secara independen karena feed berita emiten kosong.

7. Ringkasan

Item Status Dampak ke OBMD.JK
Berita emiten (7d) TIDAK TERSEDIA (vendor) Netral informasi — no katalis terukur
Data makro FRED TIDAK TERSEDIA (no API key) Analisis makro tidak bisa di-ground
Fed cuts 2026 96% tidak ada cut Negatif — biaya modal tinggi bertahan
Resesi AS 2026 8% Rendah — risiko siklus kecil
Berita global 7d Dominasi tech/AI, tanpa komoditas/drilling Tidak relevan langsung
Breadth IDX Pasar tutup, data kosong Tidak ada sinyal
Screener IDX OBMD tidak muncul Tidak ada sinyal teknikal
Likuiditas Tipis (tidak diliput vendor) Risiko slippage tinggi

Rating: Hold (no measurable catalyst; data gap tinggi — tunggu konfirmasi IDX/kuartalan)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD