NZIA · analisa Kamis, 29 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Sell
Net broker seluruhnya 98,0 jt rupiah. Kapitalisasi 219,8 M.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Skor 52.8 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.
rating, rencana riset, dan trader sepakat
net 98,0 jt dari bruto 139,5 jt, 12/12 broker net beli
-34,1% vs SMA50, return 20 sesi -31,5%
rata-rata 370,1 jt rupiah per hari
ATR 11.2% lebar, stop jadi mahal
10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| XC | AJAIB SEKURITAS ASIA | 84,4 jt | 802,2 rb | 89,5 jt | 5,1 jt |
| GR | PANIN SEKURITAS TBK. | 3,2 jt | 31,2 rb | 3,2 jt | - |
| YP | MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA | 2,8 jt | 27,3 rb | 10,7 jt | 8,0 jt |
| AK | UBS SEKURITAS INDONESIA | 2,1 jt | 21,7 rb | 4,9 jt | 2,9 jt |
| SQ | BCA SEKURITAS | 1,5 jt | 15,7 rb | 1,5 jt | - |
| KK | PHILLIP SEKURITAS INDONESIA | 1,3 jt | 12,7 rb | 2,5 jt | 1,2 jt |
| CP | KB VALBURY SEKURITAS | 1,0 jt | 10,3 rb | 2,3 jt | 1,3 jt |
| MG | SEMESTA INDOVEST SEKURITAS | 636,0 rb | 6,0 rb | 636,0 rb | - |
| AI | KAY HIAN SEKURITAS | 517,0 rb | 5,0 rb | 517,0 rb | - |
| PD | INDO PREMIER SEKURITAS | 344,4 rb | 2,9 rb | 1,2 jt | 855,5 rb |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| XC | 105 | 89,5 jt | CC | 105 | 89,5 jt |
| XL | 101 | 39,5 jt | XL | 101 | 43,7 jt |
| YP | 102 | 10,7 jt | YP | 102 | 8,0 jt |
| CC | 103 | 6,4 jt | DR | 102 | 5,3 jt |
| AK | 101 | 4,9 jt | XC | 102 | 5,1 jt |
| GR | 102 | 3,2 jt | BQ | 100 | 3,1 jt |
| KK | 100 | 2,5 jt | AK | 105 | 2,9 jt |
| CP | 102 | 2,3 jt | NI | 106 | 1,5 jt |
Rating: Sell
Executive Summary
Keluar dari NZIA.JK. Jual bertahap, jangan satu blok, mulai sekarang di ~100 — bukan menunggu 107.
Ketiga analis setuju arah: Sell, bukan Hold. Konflik hanya soal ukuran tranche dan kecepatan, bukan arah. Arah menang telak karena tiga hal terverifikasi angka dan sepakat di ketiga kubu: bearish stack penuh (close 100 vs EMA10 112,02, SMA50 151,8, SMA200 166,83), harga 13,5% di bawah VWMA 115,62, dan nol syarat re-entry terpenuhi.
Eksekusi — saya ambil posisi Netral, bukan mulia Aggressive maupun Konservatif:
Investment Thesis
Yang memutuskan, berbasis bukti angka yang tidak dibantah siapa pun:
Konsistensi arah tesis bear. Plan bear, teknikal, dan bandarmologi sepakat: close 100 di bawah ketiga moving average, harga 13,5% di bawah VWMA 115,62 = distribusi bukan akumulasi, MACD −14,47 cetak low baru dengan hist menyempit (−1,63) sementara harga lower low 107 → 100 = konsolidasi sebelum leg turun, bukan reversal. RSI 26,8 oversold kedua tanpa divergensi valid. Tidak ada satu pun poin ini yang dibantah Aggressive, Konservatif, atau Netral.
Flow nol uang baru. XC +Rp84,37 jt lawan CC −Rp83,09 jt di harga 105 = transfer papan satu lawan satu. Foreign net jual −783.400 lembar = 48,8% volume. Pembeli tidak hadir; yang hadir adalah pemindahan kepemilikan.
Laba atribusi induk negatif adalah fakta, bukan label. Pemegang NZIA.JK dapat −Rp579,6 jt, bukan +Rp940 jt yang ditopang non-pengendali Rp1,52 M. Beban bunga Rp907,9 jt vs laba operasi ~Rp2,19 M = ~41% — bukan "2/3" seperti klaim Aggressive. Konservatif benar bahwa 0,26% market cap itu kecil, tapi Konservatif juga benar bahwa leverage tidak bisa diukur karena neraca tidak tersedia. Dua-duanya mengarah ke satu tindakan yang sama: jangan menambah eksposur, dan jangan pertahankan eksposur penuh.
Asimetri diterima ketiga kubu. Downside ke 93 lalu 86,19 (Bollinger lower) bisa tercapai 1–2 hari dengan ATR 11,82. Upside butuh tiga rintangan berlapis: 107, 112, lalu VWMA 115,62. Bahkan Netral menyebut 107 hanya membenarkan jeda. Ini bukan payoff yang layak dibayar dengan menahan posisi.
Likuiditas adalah alasan tambahan untuk keluar, bukan alasan menunggu. Turnover 0,000731, volume Rp165,9 jt, 260 transaksi. Menahan posisi berarti nanti keluar di bid yang lebih tipis. Window keluar sekarang adalah aset — Aggressive benar di poin ini, dan Konservatif maupun Netral tidak membantah bahwa bid di bawah 98 kosong.
Di mana masing-masing lemah, dan tidak saya pakai:
Yang mengubah tesis — dan harus terpenuhi bersamaan, bukan sebagian:
Sebelum tiga itu terpenuhi bersamaan: tidak ada pembelian, tidak ada penambahan, tidak ada sisa "opsi kecil". Sisa maksimum 0%.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Action: Sell
Reasoning: Plan bear + technical sepakat, tidak ada konflik arah. NZIA.JK: close 100, di bawah EMA10 112.02, SMA50 151.8, SMA200 166.83 — bearish stack penuh. Harga 13.5% di bawah VWMA 115.62 = distribusi, bukan akumulasi. MACD −14.47 masik cetak low baru; hist menyempit (−1.63) tanpa konfirmasi harga (lower low 107 → 100) = bukan reversal. RSI 26.8 oversold kedua setelah bounce gagal, tanpa divergensi valid. Volume tipis 1,605,500 lembar / Rp165,9 jt / 260 transaksi = bid hilang, bukan panic bottom. Foreign net −783.400 lembar (48.8% volume). Flow broker XC +Rp84,37 jt vs CC −Rp83,09 jt di harga 105 = transfer papan satu lawan satu, nol uang baru. Tidak ada satu pun syarat re-entry terpenuhi: reclaim 107 volume belum, bottom formation tidak valid, Q3 belum ada. Neraca dan arus kas tidak tersedia — blocker data, alasan untuk tidak memiliki. Rating Sell, bukan Hold: tidak ada bukti reversal terverifikasi, tidak ada likuiditas wajar untuk exit, tidak ada katalis.
Entry Price: 100.0
Stop Loss: 107.0
Position Sizing: Keluar 100% slot posisi. Jual bertahap 3–5 tranche via limit sell di bid, maks ~20–25% volume harian per tranche (~320.000–400.000 lembar) agar tidak menggeser harga. Exit mulai sekarang di ~100, bukan tunggu 107. Jika 98 tembus dengan volume sebelum posisi habis, percepat sisa exit ke 93 lalu 86,19. Jangan pakai stop order pasar: ATR 11,82 (11,8% harga) bisa gap lewati level. 107 ditandai sebagai batas invalidasi tesis bear / syarat reclaim, bukan stop posisi. Alokasi modal baru: 0%.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Sell
Rationale: Bear menang pada poin-poin yang bisa diverifikasi angka; bull menang pada poin yang berbasis interpretasi. Selisihnya decisive, bukan tipis.
Yang memutuskan:
Atribusi laba induk negatif itu fakta, bukan "soal alokasi". Pemegang NZIA.JK adalah pemilik induk. Mereka dapat −Rp579,6 jt, bukan +Rp940 jt. Bull tidak membantah angka ini; bull hanya mengganti labelnya. Argumen "nilai ekonomi tidak hilang" adalah spekulasi tentang neraca yang tidak tersedia. Netral terhadap bear? Tidak — ini beban bukti yang gagal dipenuhi bull.
Beban bunga Rp907,9 jt vs laba operasi ~Rp2,19 M = ~41%. Bull klaim "2/3", bear hitung ulang dan benar. Fed cut 97% tidak datang tahun ini → biaya ini persisten, tidak memudar. Margin 8,4% jadi ~5% setelah bunga. Itu bukan "sehat dalam fase pengakuan revenue"; itu struktur biaya yang menekan.
Bull memakai argumen yang saling bertentangan pada flow. XC dipakai sebagai bukti "retail menyerap", lalu ditarik ke "noise" saat diserang. Bear konsisten: XC beli Rp89,49 jt di 105 vs CC jual Rp89,50 jt di 105 = transfer papan satu lawan satu, nol uang baru, nol harga naik. Konsistensi ini memenangkan bear di poin tersebut.
Bull dan bear sepakat bottom formation belum valid (1 dari 3 syarat). Bull mengakui butuh konfirmasi, lalu tetap menyarankan entry sekarang. Itu kontradiksi internal. MACD line masih cetak low baru (−14,47); hist menyempit sambil harga lower low 107 → 100 adalah konsolidasi sebelum leg turun, bacaan standar di trend turun kuat.
Rasio risiko/reward bull runtuh setelah biaya eksekusi. ATR 11,82 = ~11,8% harga per hari terhadap stop 14% → stop 86 bisa terlewati dalam satu sesi. Turnover 0,000731, volume Rp165,9 jt, 260 transaksi. Upside 16–28% itu pemulihan ke VWMA/SMA20, bukan upside baru. Setelah slippage dan gap, expected value negatif. Ini bukan asimetri.
Makro: bull membaca arah, bear membaca level. MSCI→Frontier masih 12% dan dampaknya paling berat ke mikro-cap. Risiko menurun ≠ risiko hilang, dan tidak ada katalis positif yang menyala. Resesi/politik netral-positif tidak memicu bounce.
Hal yang tidak saya pakai untuk memutuskan: sentimen 5/10 (kosong = netral murni, bull benar di sini; bear juga tidak memakainya sebagai bearish). Jadi poin ini tidak menggeser keputusan ke arah mana pun.
Yang membuat ini Sell, bukan Underweight: tidak ada satu pun bukti reversal terverifikasi, tidak ada laporan keuangan lengkap (neraca dan arus kas tidak tersedia), tidak ada likuiditas untuk keluar dengan wajar, dan tidak ada katalis terjadwal selain Q3 yang isinya belum diketahui. Delapan "tapi" yang dirangkai bull tidak setara dengan satu data.
Strategic Actions:
Sized terhadap alokasi standar (anggaplah satu posisi standar = 100% dari slot mikro-cap trader, bukan dari total portofolio).
Keluar dari posisi yang ada. Jual bertahap, jangan satu blok. Volume harian hanya ~1,6 juta lembar / Rp165,9 jt — jual dalam 3–5 tranche pada harga bid, maksimal ~20–25% volume harian per tranche agar tidak menggeser harga. Mulai dari level sekarang (~100), bukan menunggu 107.
Jangan pasang stop di 98 dan berharap terisi. Di ATR ~11,8% per hari, stop itu bisa terlewati satu gap. Gunakan limit sell di bid, bukan stop order pasar. Kalau 98 tembus dengan volume sebelum seluruh posisi keluar, percepat sisa exit ke 93 dan 86,19 — jangan tahan berharap bounce.
Ukuran maksimum yang boleh tersisa: 0%. Tidak ada sisa "sisa kecil untuk opsi". Bull case butuh katalis (Q3) dan neraca terbaca; keduanya belum ada. Opsi hanya layak dibeli kalau harganya jelas, dan di sini harganya tertutup slippage.
Syarat re-entry — tulis dan patuhi, jangan improvisasi:
Selama tiga syarat itu belum terpenuhi bersamaan, tidak ada pembelian.
Jangan alokasikan modal baru ke NZIA.JK sekarang. Kalau trader punya slot spekulatif kecil, prioritaskan instrumen dengan likuiditas dan katalis terverifikasi. Toko ini sedang tutup.
Catat blocker data secara eksplisit: neraca dan arus kas operasi tidak tersedia dalam materi ini. Untuk developer properti, laba akuntansi tanpa arus kas operasi adalah tanda bahaya klasik — pengakuan revenue properti bisa positif di laba, negatif di kas. Tanpa dokumen itu, tidak ada dasar untuk menilai PBV atau kualitas laba. Ini bukan alasan untuk Hold; ini alasan untuk tidak memiliki.
Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Close 100 (verified snapshot), −5 dari 105 hari sebelumnya. Low hari 98. Trend turun kuat. Bukan setup beli.
| Item | Verified snapshot | Vendor verdict | Status |
|---|---|---|---|
| RSI(14) | 26.8 | 11 | Konflik — pakai 26.8 |
| Volume | 1,605,500 lembar | "2M (16.055 lot)" | Konflik — pakai 1,605,500 |
| SMA20 / boll mid | 127.6 | 128 | Sesuai |
| MACD / signal | −14.47 / −12.84 | −14 / −13 | Sesuai |
| ATR | 11.82 | ~11 | Sesuai |
RSI vendor 11 tidak mungkin konsisten dengan close 100 dan penurunan terakhir yang kecil-kecil. Pakai 26.8.
Downtrend multi-timeframe (harga < EMA10 < SMA50 < SMA200). Momentum negatif melebar, RSI oversold tanpa divergensi, volume tipis turun, VWMA jauh di atas harga, foreign net jual, flow broker dominan transfer CC→XC di 105 bukan akumulasi. Tidak ada alasan beli. Tunggu reclaim 107–112 dengan volume sebelum bicara entry.
Rating: Sell
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
| Aspek | Data (verified 2026-10-29) | Baca |
|---|---|---|
| Close | 100 (−5) | Low 98, bearish |
| EMA10 | 112.02 | Harga −10.7% |
| SMA50 | 151.8 | Harga −34.1%, turun harian |
| SMA200 | 166.83 | Harga −40.0%, mulai turun |
| MACD / Signal / Hist | −14.47 / −12.84 / −1.63 | Hist menyempit, tren tetap turun |
| RSI | 26.8 (vendor 11 — konflik) | Oversold, tanpa divergensi valid |
| Bollinger lower / mid | 86.19 / 127.6 | Belum di lower band |
| ATR | 11.82 | Volatilitas turun |
| VWMA | 115.62 | Harga −13.5%, distribusi |
| Volume | 1,605,500 / Rp165.9 jt / 260 trx | Sepi, bid hilang |
| Foreign net | −783,400 lembar (48.8% vol) | Asing jual |
| Broker net beli | XC +Rp84.37 jt | Transfer vs CC, bukan akumulasi |
| Broker net jual | CC −Rp83.09 jt | Pair XC/CC di 105 |
| Broker asing | AK UBS +Rp2.08 jt | Tidak signifikan |
| Support | 98 / 93–96 / 86.19 | Tembus 98 = lanjut turun |
| Resistance | 107 / 112 / 115.6 / 127.6 | Reclaim 107–112 baru boleh dipantau |
| Vendor score | 25/75, AVOID | Cross-check sepakat |
get_fundamentals hanya kembalikan laporan Q2 2026; get_income_statement, get_balance_sheet, get_cashflow, dan get_seasonality tidak mengembalikan angka (hanya metadata nama file). Neraca, arus kas, dan tren tahunan tidak tersedia.
Identitas & profil
Laba rugi Q2 2026 (Rp, sesuai laporan)
| Pos | Nilai |
|---|---|
| Penjualan & pendapatan usaha | 26.132.900.000 |
| Beban pokok penjualan | (16.116.312.379) |
| Laba bruto | 10.016.587.621 |
| Margin bruto | 38,3% |
| Beban penjualan | (3.291.968.794) |
| Beban umum & administrasi | (4.538.113.558) |
| Pendapatan keuangan | 4.331.279 |
| Beban bunga & keuangan | (907.916.346) |
| Laba sebelum pajak | 1.282.920.202 |
| Pajak | (342.856.760) |
| Laba bersih | 940.063.442 |
| — atribusi induk | (579.609.473) — rugi |
| — atribusi non-pengendali | 1.519.672.915 |
Poin kritis
Keterbatasan data
Implikasi trading
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Metrik | Nilai | Interpretasi |
|---|---|---|---|
| Harga | Close 29-10-2026 | Rp100 (-4,76%) | Tren turun harian |
| Kapitalisasi | Market cap | Rp219,75 miliar | Mikro-cap |
| Likuiditas | Turnover ratio | 0,000731 | Sangat tipis — risiko slippage |
| Penjualan | Q2 2026 | Rp26,13 miliar | — |
| Gross margin | Q2 2026 | 38,3% | Sehat untuk properti |
| Margin operasi | Q2 2026 (est.) | ~8,4% | SGA 30% penjualan, tipis |
| Beban bunga | Q2 2026 | Rp907,9 juta | ~2/3 laba operasi, berat |
| Laba bersih grup | Q2 2026 | Rp940,1 juta | Positif |
| Laba induk | Q2 2026 | -Rp579,6 juta | Rugi — EPS induk negatif |
| Laba non-pengendali | Q2 2026 | Rp1.519,7 juta | Menopang laba grup |
| Neraca | DER / PBV / current ratio | Tidak tersedia | Blocker analisis |
| Arus kas | CFO / FCF | Tidak tersedia | Blocker kualitas laba |
| Insider | Transaksi | Tidak ada laporan | Netral |
| Seasonality | Data | Kosong | Tidak ada edge statistik |
| Katalis | Laporan Q3 2026 | Rilis mendatang | Konfirmasi tren laba induk & kas |
| Rating | — | Hold | Tunggu data neraca/arus kas |
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Tidak ada data. Semua sumber kosong. Skor 5 = netral karena tidak ada sinyal, bukan karena sinyal seimbang.
News (Yahoo Finance), 2026-10-22 s/d 2026-10-29
UNAVAILABLE. Vendor tidak mengembalikan artikel bertag NZIA.JK. Ini bukan sinyal bearish — murni tidak ada cakupan berita terdeteksi. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi.
StockTwits
UNAVAILABLE. Request gagal (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada rasio Bullish/Bearish. Rasio retail tidak bisa dihitung. Sampel = 0.
Reddit
Tidak ada query dijalankan untuk NZIA.JK. Nol post.
Tidak bisa dinilai. Butuh minimal dua sumber aktif. Ketiganya kosong.
Tidak ada. Nol tema teridentifikasi.
Tidak ada katalis maupun risiko yang muncul dari sumber mana pun dalam periode ini. Catatan umum untuk NZIA.JK (PT Nusantara Almazia Tbk, sektor Real Estate – Development, Bursa Efek Indonesia): saham lapis kecil di BEI sering minim cakupan media sosial dan berita, jadi kekosongan ini lumrah dan tidak informatif. Ini bukan temuan analitis, hanya konteks struktural.
| Arah | Sumber | Bukti |
|---|---|---|
| Tidak tersedia | Yahoo Finance news | DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag NZIA.JK |
| Tidak tersedia | StockTwits | HTTPError — nol pesan |
| Tidak tersedia | Tidak ada query — nol post |
Kualitas data: terburuk. 0 dari 3 sumber menghasilkan data. Confidence = low. Sentimen tidak bisa disimpulkan. Jangan tafsirkan skor 5 sebagai konsensus pasar — itu default karena kosong.
Tindakan: andalkan fundamental dan teknikal untuk NZIA.JK. Butuh sumber alternatif (IDX disclosure, laporan keuangan, berita lokal) sebelum baca sentimen bisa dianggap valid. Ulang cek sumber bila sudah ada data.
Rating: Neutral
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Periode: 22–29 Okt 2026. Sumber: get_news, get_global_news, get_macro_indicators, get_prediction_markets, get_idx_screener, get_market_breadth.
get_news(NZIA.JK) gagal. Vendor Yahoo Finance tidak punya artikel bertag NZIA.JK. Bukan sinyal negatif atau positif. Cuma tidak ada cakupan.
Implikasi praktis: NZIA.JK tidak masuk radar media keuangan. Likuiditas kecil, cakupan analis nol. Risiko gap harga tinggi. Size posisi wajib kecil.
fed_funds_rate, cpi, 10y_treasury semua error: FRED_API_KEY environment variable is not set. Tidak ada angka resmi. Tidak ada estimasi. Angka apa pun soal CPI/Fed/UST harus dicek ulang di sumber lain sebelum dipakai.
Suku bunga AS tetap tinggi (97% tanpa cut) = biaya modal global mahal = tekanan pada yield-hungry asset termasuk properti Indonesia. Rupiah berisiko lemah = sentimen negatif developer properti. Tidak ada berita global/domestik spesifik sektor properti minggu ini untuk dikonfirmasi.
Tiga risiko utama NZIA.JK:
Penyeimbang: tidak ada resesi (7%), risiko politik turun (-0.9pp), spekulasi small-cap IDX masih hidup.
Tidak ada data untuk mendukung tesis bullish atau bearish spesifik NZIA.JK. Bukti yang ada (makro ketat, risiko indeks, ketiadaan cakupan) miring ke hati-hati. Jangan buka posisi besar tanpa riset fundamental sendiri (laporan keuangan, AR, proyek).
Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Item | Nilai / Temuan | Arah | Aksi |
|---|---|---|---|
| Berita NZIA.JK | DATA_UNAVAILABLE (tidak ada artikel bertag) | Netral | Jangan simpulkan dari ketiadaan berita |
| FRED (CPI/PCE/Fed/10Y) | DATA_UNAVAILABLE (FRED_API_KEY tidak diset) | — | Cek ulang angka manual |
| Fed cut 2026 | 97% tidak ada potongan ($9.27M vol) | Bearish properti | Diskon biaya modal tinggi |
| Resesi AS 2026 | 7% (-0.5pp) | Netral/positif | Tidak hambat |
| MSCI IDX ke Frontier | 12% (-5.5pp) | Risiko | Batasi eksposur small-cap IDX |
| Politik ID (Prabowo keluar 2026) | 5% (-0.9pp) | Positif | — |
| IDX breadth | 867 saham, rotasi small-cap spekulatif | Netral | Bukan rotasi kualitas |
| Screener kandidat | PIPA, LUCY, NATO — NZIA tidak masuk | Netral | Tidak ada sinyal teknikal |
| Likuiditas NZIA | Rendah, cakupan analis nol | Bearish | Size posisi kecil, stop ketat |
Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD