Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Nusantara Almazia Tbk.

NZIA · analisa Kamis, 29 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

100 rupiah per lembar · -4,76% · 2026-10-29

Net broker seluruhnya 98,0 jt rupiah. Kapitalisasi 219,8 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Keluar dari NZIA.JK. Jual bertahap, jangan satu blok, mulai sekarang di ~100 — bukan menunggu 107. Ketiga analis setuju arah: Sell, bukan Hold.
Aliran dana
XC beli 84,4 jt
Keyakinan
C53 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-34,1% terhadap SMA50, asing -5,4% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C53

Skor 52.8 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 23/25

net 98,0 jt dari bruto 139,5 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-34,1% vs SMA50, return 20 sesi -31,5%

Likuiditas 0/15

rata-rata 370,1 jt rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 11.2% lebar, stop jadi mahal

VWAP
103
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
165,9 jt
rupiah, sesi 2026-10-29
Frekuensi
260
kali transaksi
Volume
1,6 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 84,4 jt 802,2 rb 89,5 jt 5,1 jt
GR PANIN SEKURITAS TBK. 3,2 jt 31,2 rb 3,2 jt -
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 2,8 jt 27,3 rb 10,7 jt 8,0 jt
AK UBS SEKURITAS INDONESIA 2,1 jt 21,7 rb 4,9 jt 2,9 jt
SQ BCA SEKURITAS 1,5 jt 15,7 rb 1,5 jt -
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 1,3 jt 12,7 rb 2,5 jt 1,2 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 1,0 jt 10,3 rb 2,3 jt 1,3 jt
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 636,0 rb 6,0 rb 636,0 rb -
AI KAY HIAN SEKURITAS 517,0 rb 5,0 rb 517,0 rb -
PD INDO PREMIER SEKURITAS 344,4 rb 2,9 rb 1,2 jt 855,5 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XC 105 89,5 jt CC 105 89,5 jt
XL 101 39,5 jt XL 101 43,7 jt
YP 102 10,7 jt YP 102 8,0 jt
CC 103 6,4 jt DR 102 5,3 jt
AK 101 4,9 jt XC 102 5,1 jt
GR 102 3,2 jt BQ 100 3,1 jt
KK 100 2,5 jt AK 105 2,9 jt
CP 102 2,3 jt NI 106 1,5 jt

Keputusan akhir

808 kata

Rating: Sell

Executive Summary

Keluar dari NZIA.JK. Jual bertahap, jangan satu blok, mulai sekarang di ~100 — bukan menunggu 107.

Ketiga analis setuju arah: Sell, bukan Hold. Konflik hanya soal ukuran tranche dan kecepatan, bukan arah. Arah menang telak karena tiga hal terverifikasi angka dan sepakat di ketiga kubu: bearish stack penuh (close 100 vs EMA10 112,02, SMA50 151,8, SMA200 166,83), harga 13,5% di bawah VWMA 115,62, dan nol syarat re-entry terpenuhi.

Eksekusi — saya ambil posisi Netral, bukan mulia Aggressive maupun Konservatif:

  • Tranche 8–12% volume harian (~130.000–190.000 lembar dari 1.605.500 lembar). Aggressive 20–25% (~320.000–400.000 lembar) = seperempat pasar dalam satu order di order book 260 transaksi; itu menjadi pasar, bukan memanfaatkan pasar. Konservatif 10–15% benar arahnya tapi tidak menghitung bahwa itu berarti 4–6 hari bursa menanggung gap downside yang dia sendiri akui bisa datang 1–2 hari (ATR 11,82).
  • Limit sell di bid saja. Tidak pernah stop order pasar.
  • Kalau 98 tembus dengan volume: percepat lewat frekuensi tranche dan turunkan limit menuju bid, jangan lewat menaikkan ukuran tranche.
  • Jeda hanya kalau reclaim 107 terkonfirmasi volume di atas rata-rata 20 hari — dan itu jeda, bukan pembatalan. Tembok sesungguhnya tetap 112 (EMA10) lalu VWMA 115,62.
  • Alokasi modal baru: 0% untuk NZIA.JK. Dana hasil jual parkir di kas.
  • Neraca dan arus kas operasi tidak tersedia dalam materi ini — blocker data, bukan alasan Hold.

Investment Thesis

Yang memutuskan, berbasis bukti angka yang tidak dibantah siapa pun:

  1. Konsistensi arah tesis bear. Plan bear, teknikal, dan bandarmologi sepakat: close 100 di bawah ketiga moving average, harga 13,5% di bawah VWMA 115,62 = distribusi bukan akumulasi, MACD −14,47 cetak low baru dengan hist menyempit (−1,63) sementara harga lower low 107 → 100 = konsolidasi sebelum leg turun, bukan reversal. RSI 26,8 oversold kedua tanpa divergensi valid. Tidak ada satu pun poin ini yang dibantah Aggressive, Konservatif, atau Netral.

  2. Flow nol uang baru. XC +Rp84,37 jt lawan CC −Rp83,09 jt di harga 105 = transfer papan satu lawan satu. Foreign net jual −783.400 lembar = 48,8% volume. Pembeli tidak hadir; yang hadir adalah pemindahan kepemilikan.

  3. Laba atribusi induk negatif adalah fakta, bukan label. Pemegang NZIA.JK dapat −Rp579,6 jt, bukan +Rp940 jt yang ditopang non-pengendali Rp1,52 M. Beban bunga Rp907,9 jt vs laba operasi ~Rp2,19 M = ~41% — bukan "2/3" seperti klaim Aggressive. Konservatif benar bahwa 0,26% market cap itu kecil, tapi Konservatif juga benar bahwa leverage tidak bisa diukur karena neraca tidak tersedia. Dua-duanya mengarah ke satu tindakan yang sama: jangan menambah eksposur, dan jangan pertahankan eksposur penuh.

  4. Asimetri diterima ketiga kubu. Downside ke 93 lalu 86,19 (Bollinger lower) bisa tercapai 1–2 hari dengan ATR 11,82. Upside butuh tiga rintangan berlapis: 107, 112, lalu VWMA 115,62. Bahkan Netral menyebut 107 hanya membenarkan jeda. Ini bukan payoff yang layak dibayar dengan menahan posisi.

  5. Likuiditas adalah alasan tambahan untuk keluar, bukan alasan menunggu. Turnover 0,000731, volume Rp165,9 jt, 260 transaksi. Menahan posisi berarti nanti keluar di bid yang lebih tipis. Window keluar sekarang adalah aset — Aggressive benar di poin ini, dan Konservatif maupun Netral tidak membantah bahwa bid di bawah 98 kosong.

Di mana masing-masing lemah, dan tidak saya pakai:

  • Aggressive salah hitung beban bunga (41%, bukan 2/3), salah menyebut menjual 20–25% volume harian sebagai "tanpa menggeser harga", dan melangkah dari "laba induk negatif satu kuartal" ke "berdarah tiap kuartal" melampaui data yang ada. Arahnya benar; ukuran dan sebagian retorikanya tidak.
  • Konservatif benar soal risiko eksekusi dan benar menolak asumsi "ada peluang bagus menunggu" — rotasi ke SMCB (+158% frekuensi satu), XCIS, YPAS, ALKA adalah pindah ke saham lebih tipis dari NZIA.JK sendiri, dan itu risiko naik bukan turun. Tapi syaratnya "nol untuk seluruh small-cap IDX sampai Q3 keluar dan MSCI 12% lewat" tidak punya tanggal dan praktis tidak bisa diperiksa — itu versi rapi dari kelumpuhan yang dia tuduhkan ke Hold.
  • Netral paling berguna di eksekusi: angka tranche 8–12%, percepat lewat frekuensi bukan ukuran, dan pembedaan tegas antara jeda dan pembatalan. Kelemahannya hanya satu: dia secara implisit menerima bahwa menunggu 4–6 hari bisa diterima, padahal dia sendiri menyebut gap downside 1–2 hari. Saya perbaiki dengan mempercepat frekuensi kalau 98 tembus, bukan dengan memperbesar tranche.
  • Sentimen 5/10 tidak saya pakai. Kosong dari 3 sumber = default kosong, bukan sinyal. Tidak ada kubu yang memakainya untuk bearish, dan saya juga tidak. Poin ini netral murni.

Yang mengubah tesis — dan harus terpenuhi bersamaan, bukan sebagian:

  1. Reclaim 107 dengan volume di atas rata-rata 20 hari, lalu konfirmasi 112; DAN
  2. Minimal 2 dari 3 syarat bottom formation (hist MACD naik 3+ hari, higher low harga, RSI >35); DAN
  3. Laporan Q3 2026 terbit dengan laba atribusi induk berbalik positif, disertai arus kas operasi dan neraca yang terbaca.

Sebelum tiga itu terpenuhi bersamaan: tidak ada pembelian, tidak ada penambahan, tidak ada sisa "opsi kecil". Sisa maksimum 0%.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana trader

249 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan bear + technical sepakat, tidak ada konflik arah. NZIA.JK: close 100, di bawah EMA10 112.02, SMA50 151.8, SMA200 166.83 — bearish stack penuh. Harga 13.5% di bawah VWMA 115.62 = distribusi, bukan akumulasi. MACD −14.47 masik cetak low baru; hist menyempit (−1.63) tanpa konfirmasi harga (lower low 107 → 100) = bukan reversal. RSI 26.8 oversold kedua setelah bounce gagal, tanpa divergensi valid. Volume tipis 1,605,500 lembar / Rp165,9 jt / 260 transaksi = bid hilang, bukan panic bottom. Foreign net −783.400 lembar (48.8% volume). Flow broker XC +Rp84,37 jt vs CC −Rp83,09 jt di harga 105 = transfer papan satu lawan satu, nol uang baru. Tidak ada satu pun syarat re-entry terpenuhi: reclaim 107 volume belum, bottom formation tidak valid, Q3 belum ada. Neraca dan arus kas tidak tersedia — blocker data, alasan untuk tidak memiliki. Rating Sell, bukan Hold: tidak ada bukti reversal terverifikasi, tidak ada likuiditas wajar untuk exit, tidak ada katalis.

Entry Price: 100.0

Stop Loss: 107.0

Position Sizing: Keluar 100% slot posisi. Jual bertahap 3–5 tranche via limit sell di bid, maks ~20–25% volume harian per tranche (~320.000–400.000 lembar) agar tidak menggeser harga. Exit mulai sekarang di ~100, bukan tunggu 107. Jika 98 tembus dengan volume sebelum posisi habis, percepat sisa exit ke 93 lalu 86,19. Jangan pakai stop order pasar: ATR 11,82 (11,8% harga) bisa gap lewati level. 107 ditandai sebagai batas invalidasi tesis bear / syarat reclaim, bukan stop posisi. Alokasi modal baru: 0%.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

719 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang pada poin-poin yang bisa diverifikasi angka; bull menang pada poin yang berbasis interpretasi. Selisihnya decisive, bukan tipis.

Yang memutuskan:

  1. Atribusi laba induk negatif itu fakta, bukan "soal alokasi". Pemegang NZIA.JK adalah pemilik induk. Mereka dapat −Rp579,6 jt, bukan +Rp940 jt. Bull tidak membantah angka ini; bull hanya mengganti labelnya. Argumen "nilai ekonomi tidak hilang" adalah spekulasi tentang neraca yang tidak tersedia. Netral terhadap bear? Tidak — ini beban bukti yang gagal dipenuhi bull.

  2. Beban bunga Rp907,9 jt vs laba operasi ~Rp2,19 M = ~41%. Bull klaim "2/3", bear hitung ulang dan benar. Fed cut 97% tidak datang tahun ini → biaya ini persisten, tidak memudar. Margin 8,4% jadi ~5% setelah bunga. Itu bukan "sehat dalam fase pengakuan revenue"; itu struktur biaya yang menekan.

  3. Bull memakai argumen yang saling bertentangan pada flow. XC dipakai sebagai bukti "retail menyerap", lalu ditarik ke "noise" saat diserang. Bear konsisten: XC beli Rp89,49 jt di 105 vs CC jual Rp89,50 jt di 105 = transfer papan satu lawan satu, nol uang baru, nol harga naik. Konsistensi ini memenangkan bear di poin tersebut.

  4. Bull dan bear sepakat bottom formation belum valid (1 dari 3 syarat). Bull mengakui butuh konfirmasi, lalu tetap menyarankan entry sekarang. Itu kontradiksi internal. MACD line masih cetak low baru (−14,47); hist menyempit sambil harga lower low 107 → 100 adalah konsolidasi sebelum leg turun, bacaan standar di trend turun kuat.

  5. Rasio risiko/reward bull runtuh setelah biaya eksekusi. ATR 11,82 = ~11,8% harga per hari terhadap stop 14% → stop 86 bisa terlewati dalam satu sesi. Turnover 0,000731, volume Rp165,9 jt, 260 transaksi. Upside 16–28% itu pemulihan ke VWMA/SMA20, bukan upside baru. Setelah slippage dan gap, expected value negatif. Ini bukan asimetri.

  6. Makro: bull membaca arah, bear membaca level. MSCI→Frontier masih 12% dan dampaknya paling berat ke mikro-cap. Risiko menurun ≠ risiko hilang, dan tidak ada katalis positif yang menyala. Resesi/politik netral-positif tidak memicu bounce.

Hal yang tidak saya pakai untuk memutuskan: sentimen 5/10 (kosong = netral murni, bull benar di sini; bear juga tidak memakainya sebagai bearish). Jadi poin ini tidak menggeser keputusan ke arah mana pun.

Yang membuat ini Sell, bukan Underweight: tidak ada satu pun bukti reversal terverifikasi, tidak ada laporan keuangan lengkap (neraca dan arus kas tidak tersedia), tidak ada likuiditas untuk keluar dengan wajar, dan tidak ada katalis terjadwal selain Q3 yang isinya belum diketahui. Delapan "tapi" yang dirangkai bull tidak setara dengan satu data.

Strategic Actions:

Sized terhadap alokasi standar (anggaplah satu posisi standar = 100% dari slot mikro-cap trader, bukan dari total portofolio).

  1. Keluar dari posisi yang ada. Jual bertahap, jangan satu blok. Volume harian hanya ~1,6 juta lembar / Rp165,9 jt — jual dalam 3–5 tranche pada harga bid, maksimal ~20–25% volume harian per tranche agar tidak menggeser harga. Mulai dari level sekarang (~100), bukan menunggu 107.

  2. Jangan pasang stop di 98 dan berharap terisi. Di ATR ~11,8% per hari, stop itu bisa terlewati satu gap. Gunakan limit sell di bid, bukan stop order pasar. Kalau 98 tembus dengan volume sebelum seluruh posisi keluar, percepat sisa exit ke 93 dan 86,19 — jangan tahan berharap bounce.

  3. Ukuran maksimum yang boleh tersisa: 0%. Tidak ada sisa "sisa kecil untuk opsi". Bull case butuh katalis (Q3) dan neraca terbaca; keduanya belum ada. Opsi hanya layak dibeli kalau harganya jelas, dan di sini harganya tertutup slippage.

  4. Syarat re-entry — tulis dan patuhi, jangan improvisasi:

    • Reclaim 107 dengan volume di atas rata-rata 20 hari, lalu konfirmasi 112; DAN
    • Minimal 2 dari 3 syarat bottom formation terpenuhi (hist MACD naik 3+ hari, higher low harga, RSI >35); DAN
    • Laporan Q3 2026 terbit dan laba atribusi induk berbalik positif.

    Selama tiga syarat itu belum terpenuhi bersamaan, tidak ada pembelian.

  5. Jangan alokasikan modal baru ke NZIA.JK sekarang. Kalau trader punya slot spekulatif kecil, prioritaskan instrumen dengan likuiditas dan katalis terverifikasi. Toko ini sedang tutup.

  6. Catat blocker data secara eksplisit: neraca dan arus kas operasi tidak tersedia dalam materi ini. Untuk developer properti, laba akuntansi tanpa arus kas operasi adalah tanda bahaya klasik — pengakuan revenue properti bisa positif di laba, negatif di kas. Tanpa dokumen itu, tidak ada dasar untuk menilai PBV atau kualitas laba. Ini bukan alasan untuk Hold; ini alasan untuk tidak memiliki.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa teknikal dan aliran dana

1065 kata

Analisis NZIA.JK — 2026-10-29

Ringkasan

Close 100 (verified snapshot), −5 dari 105 hari sebelumnya. Low hari 98. Trend turun kuat. Bukan setup beli.

Data verified vs vendor — beda angka, flag

Item Verified snapshot Vendor verdict Status
RSI(14) 26.8 11 Konflik — pakai 26.8
Volume 1,605,500 lembar "2M (16.055 lot)" Konflik — pakai 1,605,500
SMA20 / boll mid 127.6 128 Sesuai
MACD / signal −14.47 / −12.84 −14 / −13 Sesuai
ATR 11.82 ~11 Sesuai

RSI vendor 11 tidak mungkin konsisten dengan close 100 dan penurunan terakhir yang kecil-kecil. Pakai 26.8.

Trend — semua timeframe merah

  • Close 100 vs close_10_ema 112.02: harga 10.7% di bawah EMA10.
  • vs close_50_sma 151.8: 34.1% di bawah.
  • vs close_200_sma 166.83: 40.0% di bawah. SMA200 sudah mulai menurun pelan (167.33 pada 2026-10-15 → 166.83). Golden cross tidak ada; struktur death cross mature.
  • SMA50 turun tiap hari sejak 2026-10-09 (158.0 → 151.8). SMA50 < SMA200. Bearish stack penuh.

Momentum

  • MACD −14.47, signal −12.84, hist −1.63. MACD jatuh dari +9.7 (2026-09-18) ke negatif 2026-09-28 dan terus melebar. MACD hist sempat membaik (−5.80 pada 2026-09-29 → −1.29 pada 2026-10-09), lalu melebar lagi sampai −4.58 (2026-10-21), dan kini menyempit tipis ke −1.63 (2026-10-23 sampai 2026-10-29). Penyempitan hist = momentum jual melambat, bukan reversal. MACD line masih bikin low baru tiap hari.
  • RSI 26.8, oversold. Turun dari 51.0 (2026-09-21) ke 25.8 (2026-10-21), bounce ke 32.5 (2026-10-23), lalu turun lagi ke 26.8. Oversold kedua setelah bounce gagal = lemah, bukan divergensi bullish. RSI di trend turun sering tinggal <30 lama.

Volatilitas / Bollinger

  • Bollinger: mid 127.6, upper 169.01, lower 86.19. Harga 100 di bawah mid, masih di atas lower band. Band melebar turun cepat (lower dari 141 pada 2026-09-25 → 86.19).
  • ATR 11.82 (11.8% dari harga). ATR turun dari 20.8 (2026-09-18): range harian menyusut, bukan melebar. Volatilitas mengecil saat harga turun = turun "rapi" tanpa panik volume besar. Ini pola distribusi pelan, lebih sulit ditangkap bounce.
  • Stop berbasis ATR: 1.5×ATR ≈ 17.7 poin dari entry.

Volume / VWMA — bukti distribusi

  • VWMA 115.62 vs close 100. Harga 13.5% di bawah VWMA = volume terbesar terjadi di harga jauh lebih tinggi. Pembeli akhir September (avg 186–206 periode 2026-09-24 s/d 2026-10-02) masih underwater besar.
  • Volume hari ini 1,605,500 dengan turnover Rp165,900,500, 260 transaksi — tipis. Penurunan terjadi di volume rendah, artinya sisi bid hilang, bukan panic selling. Ini sering lanjutkan tren.
  • Volume meledak di hari-hari distribusi: 2026-09-16 (175.3 jt lembar, close 181 dari open 220), 2026-09-08 (290.3 jt lembar, high 270 → close 198). Dua climax volume di puncak = smart money keluar.

Bandarmologi (IDX)

  • Net buyers: XC AJAIB SEKURITAS ASIA +Rp84.37 jt (802,200 lembar) — dominan tunggal. Lain kecil: GR Panin +Rp3.17 jt, YP Mirae +Rp2.78 jt, AK UBS +Rp2.08 jt, SQ BCA +Rp1.54 jt.
  • Net sellers: CC Mandiri Sekuritas −Rp83.09 jt (791,300 lembar), DR RHB −Rp5.28 jt, XL Stockbit −Rp4.25 jt, BQ Korea Investment −Rp2.07 jt, NI BNI −Rp1.47 jt, OD BRI Danareksa −Rp1.15 jt.
  • Hampir semua flow adalah pair XC vs CC di harga 105: XC beli Rp89.49 jt vs CC jual Rp89.50 jt. Itu transfer posisi papan, bukan akumulasi institusi. Sisa fill XC: XL 101 (Rp39.46 jt), YP 102, AK 101.
  • Pola: foreign tidak akumulasi. UBS (AK) hanya +Rp2.08 jt bersih — tidak signifikan, dan vendor tag "AK jual 3/5 hari". Net foreign shares hari ini −783,400 (48.8% dari volume). Foreign jual, broker lokal CC juga jual. Tidak ada pola "asing beli, retail jual" atau sebaliknya yang bersih. Dominan = ticket satu lawan satu.
  • Harga akumulasi terkonsentrasi 98–107, belum di bawah 98. Artinya jika tembus 98 dengan volume, tidak ada buffer broker di bawah.

Level (dari data, bukan asumsi bounce)

  • Support: 98 (low hari ini), lalu ~93–96. Bollinger lower 86.19 sebagai zona ekstrem.
  • Resistance: 107 (high hari ini), 112 (EMA10), 115.6 (VWMA), 127.6 (boll mid / SMA20).
  • Vendor SL Rp93 konsisten dengan S2.

Skenario

  1. Bearish lanjut (basis kasus). Close <98 volume naik → target 93 lalu 86 (bb lower). ATR 11.8 berarti satu sampai dua hari cukup.
  2. Bounce teknis. Butuh close >107 + volume > rata-rata, lalu >112 (EMA10). Rintangan nyata di 115.6 (VWMA) — di situ pembeli akhir September ambil nafas jual.
  3. Bottom formation. Butuh: MACD hist naik 3+ hari berturut sambil harga bikin higher low, dan RSI >35. Saat ini hist naik 5 hari (2026-10-22 s/d 2026-10-29) tapi harga bikin lower low (107 → 100). Tidak valid sampai harga konfirmasi.

Kesimpulan

Downtrend multi-timeframe (harga < EMA10 < SMA50 < SMA200). Momentum negatif melebar, RSI oversold tanpa divergensi, volume tipis turun, VWMA jauh di atas harga, foreign net jual, flow broker dominan transfer CC→XC di 105 bukan akumulasi. Tidak ada alasan beli. Tunggu reclaim 107–112 dengan volume sebelum bicara entry.

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Aspek Data (verified 2026-10-29) Baca
Close 100 (−5) Low 98, bearish
EMA10 112.02 Harga −10.7%
SMA50 151.8 Harga −34.1%, turun harian
SMA200 166.83 Harga −40.0%, mulai turun
MACD / Signal / Hist −14.47 / −12.84 / −1.63 Hist menyempit, tren tetap turun
RSI 26.8 (vendor 11 — konflik) Oversold, tanpa divergensi valid
Bollinger lower / mid 86.19 / 127.6 Belum di lower band
ATR 11.82 Volatilitas turun
VWMA 115.62 Harga −13.5%, distribusi
Volume 1,605,500 / Rp165.9 jt / 260 trx Sepi, bid hilang
Foreign net −783,400 lembar (48.8% vol) Asing jual
Broker net beli XC +Rp84.37 jt Transfer vs CC, bukan akumulasi
Broker net jual CC −Rp83.09 jt Pair XC/CC di 105
Broker asing AK UBS +Rp2.08 jt Tidak signifikan
Support 98 / 93–96 / 86.19 Tembus 98 = lanjut turun
Resistance 107 / 112 / 115.6 / 127.6 Reclaim 107–112 baru boleh dipantau
Vendor score 25/75, AVOID Cross-check sepakat

Analisa fundamental

719 kata

get_fundamentals hanya kembalikan laporan Q2 2026; get_income_statement, get_balance_sheet, get_cashflow, dan get_seasonality tidak mengembalikan angka (hanya metadata nama file). Neraca, arus kas, dan tren tahunan tidak tersedia.

Analisis Fundamental NZIA.JK — PT Nusantara Almazia Tbk

Identitas & profil

  • Kode: NZIA | Bursa: IDX (JKT) | Sektor: Real Estate — Real Estate Development
  • Saham beredar: 2.197.540.705 lembar
  • Harga 29-10-2026: Rp100 | perubahan -4,76% (-5)
  • Market cap: Rp219,75 miliar (~Rp0,22 triliun) — kategori small-cap / mikro
  • VWAP Rp103,33, frekuensi 260 kali, 16.055 lot, nilai transaksi Rp165,9 juta
  • Turnover ratio 0,000731 → likuiditas sangat tipis. Posisi besar susah masuk/keluar tanpa geser harga.

Laba rugi Q2 2026 (Rp, sesuai laporan)

Pos Nilai
Penjualan & pendapatan usaha 26.132.900.000
Beban pokok penjualan (16.116.312.379)
Laba bruto 10.016.587.621
Margin bruto 38,3%
Beban penjualan (3.291.968.794)
Beban umum & administrasi (4.538.113.558)
Pendapatan keuangan 4.331.279
Beban bunga & keuangan (907.916.346)
Laba sebelum pajak 1.282.920.202
Pajak (342.856.760)
Laba bersih 940.063.442
— atribusi induk (579.609.473) — rugi
— atribusi non-pengendali 1.519.672.915

Poin kritis

  1. Laba grup positif tapi pemegang saham induk rugi. Laba Rp940 juta hampir seluruhnya dari kepentingan non-pengendali (Rp1,52 miliar). Entitas induk rugi Rp580 juta. EPS induk negatif.
  2. Margin operasi tipis. Laba operasi implisit = laba bruto − beban penjualan − G&A ≈ Rp2,19 miliar vs penjualan Rp26,1 miliar → margin operasi ~8,4%. Beban SGA = 30% penjualan, makan sebagian besar gross profit.
  3. Beban bunga Rp908 juta ≈ 2/3 laba operasi. Sensitif ke suku bunga / leverage. Leverage bisa naik.
  4. Pendapatan keuangan cuma Rp4,3 juta → kas perusahaan sangat kecil, padahal market cap Rp220 miliar. Aset berbasis proyek/persediaan properti, bukan kas.
  5. Pengakuan pendapatan properti cepat berubah kuartal ke kuartal → volatilitas tinggi; satu data Q2 saja bukan dasar tren.

Keterbatasan data

  • Neraca tidak tersedia → DER, PBV, nilai buku, likuiditas (current ratio) tidak bisa dihitung.
  • Arus kas tidak tersedia → kualitas laba, arus kas operasi vs laba, capex tidak bisa dicek. Ini risk besar untuk developer properti (laba akuntansi ≠ kas).
  • Historis tahunan (FY2022–FY2025) dan kuartalan lain eksis sebagai file tapi isi tidak terbaca tool.
  • Seasonality: kosong.
  • Insider transaction: tidak ada laporan (netral, bukan negatif — pelaporan IDX Edge terbatas).

Implikasi trading

  • Harga Rp100, dekat batas bawah fraksi harga IDX. Downside absolut kecil, tapi likuiditas ekstrem → spread lebar, slippage besar.
  • Tanpa neraca & arus kas, valuasi PBV/DER tidak bisa dihitung. Jangan masuk posisi besar tanpa laporan keuangan penuh.
  • Sinya campur-negatif: gross margin sehat (38%), tapi laba induk rugi, bunga berat, SGA tinggi.
  • Cek laporan Q3 2026 (biasanya rilis akhir Oktober/awal November) — perlu konfirmasi: apakah rugi induk berlanjut, dan arus kas operasi positif.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Kategori Metrik Nilai Interpretasi
Harga Close 29-10-2026 Rp100 (-4,76%) Tren turun harian
Kapitalisasi Market cap Rp219,75 miliar Mikro-cap
Likuiditas Turnover ratio 0,000731 Sangat tipis — risiko slippage
Penjualan Q2 2026 Rp26,13 miliar —
Gross margin Q2 2026 38,3% Sehat untuk properti
Margin operasi Q2 2026 (est.) ~8,4% SGA 30% penjualan, tipis
Beban bunga Q2 2026 Rp907,9 juta ~2/3 laba operasi, berat
Laba bersih grup Q2 2026 Rp940,1 juta Positif
Laba induk Q2 2026 -Rp579,6 juta Rugi — EPS induk negatif
Laba non-pengendali Q2 2026 Rp1.519,7 juta Menopang laba grup
Neraca DER / PBV / current ratio Tidak tersedia Blocker analisis
Arus kas CFO / FCF Tidak tersedia Blocker kualitas laba
Insider Transaksi Tidak ada laporan Netral
Seasonality Data Kosong Tidak ada edge statistik
Katalis Laporan Q3 2026 Rilis mendatang Konfirmasi tren laba induk & kas
Rating — Hold Tunggu data neraca/arus kas

Analisa sentimen

289 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Tidak ada data. Semua sumber kosong. Skor 5 = netral karena tidak ada sinyal, bukan karena sinyal seimbang.

Rincian per sumber

News (Yahoo Finance), 2026-10-22 s/d 2026-10-29 UNAVAILABLE. Vendor tidak mengembalikan artikel bertag NZIA.JK. Ini bukan sinyal bearish — murni tidak ada cakupan berita terdeteksi. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi.

StockTwits UNAVAILABLE. Request gagal (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada rasio Bullish/Bearish. Rasio retail tidak bisa dihitung. Sampel = 0.

Reddit Tidak ada query dijalankan untuk NZIA.JK. Nol post.

Divergensi antar sumber

Tidak bisa dinilai. Butuh minimal dua sumber aktif. Ketiganya kosong.

Tema narasi dominan

Tidak ada. Nol tema teridentifikasi.

Katalis & risiko

Tidak ada katalis maupun risiko yang muncul dari sumber mana pun dalam periode ini. Catatan umum untuk NZIA.JK (PT Nusantara Almazia Tbk, sektor Real Estate – Development, Bursa Efek Indonesia): saham lapis kecil di BEI sering minim cakupan media sosial dan berita, jadi kekosongan ini lumrah dan tidak informatif. Ini bukan temuan analitis, hanya konteks struktural.

Tabel sinyal sentimen

Arah Sumber Bukti
Tidak tersedia Yahoo Finance news DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag NZIA.JK
Tidak tersedia StockTwits HTTPError — nol pesan
Tidak tersedia Reddit Tidak ada query — nol post

Batasan data

Kualitas data: terburuk. 0 dari 3 sumber menghasilkan data. Confidence = low. Sentimen tidak bisa disimpulkan. Jangan tafsirkan skor 5 sebagai konsensus pasar — itu default karena kosong.

Tindakan: andalkan fundamental dan teknikal untuk NZIA.JK. Butuh sumber alternatif (IDX disclosure, laporan keuangan, berita lokal) sebelum baca sentimen bisa dianggap valid. Ulang cek sumber bila sudah ada data.

Rating: Neutral

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

610 kata

Laporan Riset Berita & Makro — NZIA.JK (PT Nusantara Almazia Tbk)

Periode: 22–29 Okt 2026. Sumber: get_news, get_global_news, get_macro_indicators, get_prediction_markets, get_idx_screener, get_market_breadth.

1. Berita emiten — DATA TIDAK TERSEDIA

get_news(NZIA.JK) gagal. Vendor Yahoo Finance tidak punya artikel bertag NZIA.JK. Bukan sinyal negatif atau positif. Cuma tidak ada cakupan.

Implikasi praktis: NZIA.JK tidak masuk radar media keuangan. Likuiditas kecil, cakupan analis nol. Risiko gap harga tinggi. Size posisi wajib kecil.

2. Makro AS — indikator FRED gagal

fed_funds_rate, cpi, 10y_treasury semua error: FRED_API_KEY environment variable is not set. Tidak ada angka resmi. Tidak ada estimasi. Angka apa pun soal CPI/Fed/UST harus dicek ulang di sumber lain sebelum dipakai.

3. Probabilitas pasar (Polymarket)

  • Tidak ada pemotongan Fed di 2026: 97% ($9.27M volume, +0.3pp minggu ini). Ini pasar paling tebal. Sikap pasar: suku bunga tetap tinggi sepanjang tahun.
  • Semua pasar "N kali pemotongan 2026" ≤1%.
  • Resesi AS akhir 2026: 7% (-0.5pp). Resesi UK 5%, Jepang 8%. Pasar tidak harga resesi.
  • MSCI turunkan Indonesia ke Frontier by 30 Nov: 12% (-5.5pp minggu ini). Risiko turun, tapi 12% bukan nol. Ini risiko indeks besar untuk semua saham IDX, termasuk NZIA.JK kecil.
  • Prabowo berhenti jadi Presiden sebelum 31 Des 2026: 5% (-0.9pp). Risiko politik rendah, membaik.
  • Gempa 6.0+ Indonesia bulan ini: 13% (-26.5pp, sudah sebagian besar bulan lewat).

4. Kondisi IDX

  • Market tutup, buka besok 09:00 WIB.
  • Breadth 867 saham. Gainers dipimpin small-cap spekulatif: SMCB +158% (freq 1 — tidak likuid), XCIS +28%, YPAS +25%, ALKA +25%, TMAS +15%, KJEN +12.5%. Losers: RAFI -72%, SMMA -38%, IDEA -10%, MEJA -10%.
  • Pola: uang lari ke small-cap tipis dengan frekuensi rendah. Rotasi spekulatif, bukan rotasi kualitas. Properti/real estate tidak muncul di movers.
  • Screener IDX: hanya 3 kandidat (PIPA, LUCY, NATO). NZIA tidak muncul.

5. Relevansi sektor properti

Suku bunga AS tetap tinggi (97% tanpa cut) = biaya modal global mahal = tekanan pada yield-hungry asset termasuk properti Indonesia. Rupiah berisiko lemah = sentimen negatif developer properti. Tidak ada berita global/domestik spesifik sektor properti minggu ini untuk dikonfirmasi.

Tiga risiko utama NZIA.JK:

  1. Likuiditas — tidak ada cakupan berita, frekuensi dagang kecil.
  2. Risiko MSCI frontier (12%) — aliran dana keluar IDX, small-cap kena paling parah.
  3. Suku bunga tinggi persisten — sektor properti sensitif.

Penyeimbang: tidak ada resesi (7%), risiko politik turun (-0.9pp), spekulasi small-cap IDX masih hidup.

6. Kesimpulan

Tidak ada data untuk mendukung tesis bullish atau bearish spesifik NZIA.JK. Bukti yang ada (makro ketat, risiko indeks, ketiadaan cakupan) miring ke hati-hati. Jangan buka posisi besar tanpa riset fundamental sendiri (laporan keuangan, AR, proyek).

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Tabel Ringkasan

Item Nilai / Temuan Arah Aksi
Berita NZIA.JK DATA_UNAVAILABLE (tidak ada artikel bertag) Netral Jangan simpulkan dari ketiadaan berita
FRED (CPI/PCE/Fed/10Y) DATA_UNAVAILABLE (FRED_API_KEY tidak diset) — Cek ulang angka manual
Fed cut 2026 97% tidak ada potongan ($9.27M vol) Bearish properti Diskon biaya modal tinggi
Resesi AS 2026 7% (-0.5pp) Netral/positif Tidak hambat
MSCI IDX ke Frontier 12% (-5.5pp) Risiko Batasi eksposur small-cap IDX
Politik ID (Prabowo keluar 2026) 5% (-0.9pp) Positif —
IDX breadth 867 saham, rotasi small-cap spekulatif Netral Bukan rotasi kualitas
Screener kandidat PIPA, LUCY, NATO — NZIA tidak masuk Netral Tidak ada sinyal teknikal
Likuiditas NZIA Rendah, cakupan analis nol Bearish Size posisi kecil, stop ketat

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD