MYOH · analisa Kamis, 29 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Sell
Net broker seluruhnya - rupiah. Kapitalisasi 2,0 T.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Skor 47.5 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.
2 dari 3 lapis sepakat
net 0 dari bruto 1,9 M, 6/9 broker net beli
-13,1% vs SMA50, return 20 sesi -9,1%
rata-rata 93,9 jt rupiah per hari
ATR 4.8% pas untuk stop 1,5 ATR
9 broker terbesar dari 9, 2020-01-02 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| CC | MANDIRI SEKURITAS | 19,9 jt | 22,0 rb | 20,2 jt | 270,0 rb |
| XL | STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL | 3,8 jt | 4,2 rb | 4,1 jt | 270,5 rb |
| DH | SINARMAS SEKURITAS | 537,0 rb | 600 | 537,0 rb | - |
| PD | INDO PREMIER SEKURITAS | 453,5 rb | 500 | 633,5 rb | 180,0 rb |
| YP | MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA | 370,5 rb | 400 | 1,4 jt | 987,0 rb |
| KK | PHILLIP SEKURITAS INDONESIA | 270,0 rb | 300 | 270,0 rb | - |
| LG | TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. | -90,0 rb | -100 | - | 90,0 rb |
| CP | KB VALBURY SEKURITAS | -905,0 rb | -1,0 rb | 905,0 jt | 905,9 jt |
| SQ | BCA SEKURITAS | -24,3 jt | -26,9 rb | - | 24,3 jt |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| CP | 905 | 905,0 jt | CP | 905 | 905,9 jt |
| CC | 905 | 20,2 jt | SQ | 905 | 24,3 jt |
| XL | 904 | 4,1 jt | YP | 897 | 987,0 rb |
| YP | 905 | 1,4 jt | XL | 902 | 270,5 rb |
| PD | 905 | 633,5 rb | CC | 900 | 270,0 rb |
| DH | 895 | 537,0 rb | PD | 900 | 180,0 rb |
| KK | 900 | 270,0 rb | LG | 900 | 90,0 rb |
| - | - | - | - |
5 dari 5 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2024-02-10 | SAMINDO RESOURCES | - | Buy | +148,098,400 | 281 |
| 2023-11-30 | SAMINDO RESOURCES | - | Buy | +1,117,548,000 | 275 |
| 2020-04-20 | LOW TUCK KWONG | - | Buy | +312,776,250 | 0 |
| 2020-02-25 | SAMTAN | - | Buy | 0 | 0 |
| 2020-02-25 | LOW TUCK KWONG | - | Buy | +312,776,250 | 0 |
Rating: Sell
Executive Summary: Kurangi posisi MYOH.JK menuju 40% dari alokasi target, bukan ke nol dan bukan tahan penuh. Jual bertahap dengan limit di 900 atau sedikit di atasnya, maksimum 10% alokasi per sesi, 2-3 sesi, karena nilai transaksi harian hanya ~Rp126 juta. Setelah 40% tercapai, berhenti di situ. Pasang stop struktural: close di bawah 851,68 = keluar sisa posisi tanpa menunggu. Jangan averaging down di level mana pun. Jangan tambah sampai keempat syarat reversal terpenuhi sekaligus, dengan filter tambahan volume harus disertai kenaikan harga. Rating Sell di sini berarti "jangan menambah dan kurangi eksposur", bukan "kosongkan buku" — mengosongkan total di pasar yang harga terakhirnya dibentuk satu crossing block @905 adalah eksekusi buruk, bukan pengurangan risiko.
Investment Thesis:
Tiga analis semua keluar dengan Sell. Jadi perdebatannya bukan arah, tapi besaran dan mekanisme eksekusi. Di situ saya menilai argumennya satu per satu.
Yang tidak bisa dibantah siapa pun: struktur harga rusak.
Kualitas laba: Aggressive dan Conservative sepakat, dan itu mematikan tesis valuasi.
PER 6,5x adalah ekstrapolasi satu kuartal (Q2 2026) tanpa Q1, tanpa arus kas, tanpa laporan tahunan. Berbasis laba komprehensif annualized, PER ~24,7x — OCI -Rp56,6 M hampir menyamai laba bersih Rp76,7 M. Rugi kurs Rp46,1 M memakan 42% laba pra-kurs (~Rp137,7 M). Ini bukan murah, ini value trap yang menyamar. Saya terima koreksi ini sepenuhnya; argumen valuasi tidak lagi jadi penopang tahan.
Likuiditas: bingkai kedua kubu salah, Neutral memenangkan poin ini.
Conservative menolak reduksi lebih dalam atas dasar slippage, padahal trader justru menyarankan limit di 900, 10% per sesi, 2-3 sesi — rencana yang dirancang menghindari slippage. Itu serangan ke target yang salah. Tapi Conservative juga benar: jangan memperlebar stop ke 840-845 (saran Aggressive) tanpa memotong posisi lebih kecil. Menggeser stop ke bawah sambil mempertahankan ukuran menambah risiko absolut dalam rupiah. Ini aturan keselamatan, dan saya pegang.
Opsionalitas: Neutral benar bahwa membuang seluruh posisi itu mahal.
Aggressive mengakui Sell cuma lindung nilai, upside nol, dan high-reward baru terbuka setelah empat konfirmasi. Kalau begitu, membuang 100% berarti membayar dua kali spread dan slippage untuk keluar lalu masuk lagi di pasar tipis. Sisa 40% adalah opsi yang tidak bisa dibeli kembali murah.
Sisa upside masih riil tapi tidak cukup untuk menahan lebih dari 40%.
Pendapatan keuangan Rp18,0 M melebihi beban bunga Rp6,6 M, tidak ada risiko gagal bayar terkonfirmasi, insider nol penjualan, pengendali 57,4%. Tapi transaksi insider terakhir 2024-02-10 (2,5 tahun) — itu kelemahan data, bukan konfirmasi bullish. Floating profit insider 220-260% justru berarti ruang keluar besar bila likuiditas membaik; posisi kecil tidak terlindungi oleh itu.
Keputusan besaran: 40%, bukan 0%, bukan 100%.
Bobot bukti condong jelas ke bear pada momentum, kualitas laba, dan kelengkapan data. Tapi bear tidak menang penuh: neraca positif dan valuasi murah memberi nilai sisa nyata, dan likuiditas tipis membuat penjualan paksa mahal. Sell karena itu berarti kurangi ke 40%, stop ketat, larangan averaging down. Bukan Hold (bukan kasus seimbang), bukan pengosongan total (bukan kasus bear penuh).
Operasional, supaya tidak ambigu:
Belum dapat dinilai, dan harus ditutup sebelum menaikkan keyakinan ke arah mana pun: arus kas operasi, laporan Q1 2026 dan tahunan, komposisi OCI (selisih penjabaran vs revaluasi), eksposur valas dan ada-tidaknya lindung nilai. Tidak ada data ini di debat. Tanpa itu, bobot tidak boleh melebihi 40%. Juga belum terverifikasi: harga batu bara Newcastle dan volume produksi klien — bear benar bahwa downtrend 24% dari 200 SMA bisa berarti pasar sudah mendahului informasi yang belum masuk laporan kuartalan. Satu headline negatif terkonfirmasi mengubah ini menjadi Sell penuh.
Yang mengubah pandangan:
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Action: Sell
Reasoning: Rencana bilang Underweight = kurangi ke 40%, bukan keluar total. Tapi technical report verdict Sell, dan struktur harga dukung: close 900 di bawah semua MA (10EMA 922.42, 20SMA 952.75, 50SMA 1,035.9, 200SMA 1,186.35), di bawah VWMA 911.60. MACD -35.25 masih negatif, histogram cuma -0.26 recovery. Bounce 860→940 gagal tembus 1,000 lalu lower high. Volume 20x (Rp932 jt) harga turun 0.55% = crossing block CP @905 net-zero, bukan akumulasi. Net seller SQ BCA -Rp24.34 jt lawan net buyer CC Mandiri +Rp19.91 jt — penjual lebih besar. Foreign net +22K lembar tidak material, nol broker asing di top flow. Argumen bull valuasi (PER ~6.5x, net cash) berdiri di satu titik data Q2 2026 tanpa Q1, tanpa arus kas, tanpa tahunan — ekstrapolasi. OCI -Rp56.6 M potong ekuitas = eksposur valas struktural. Likuiditas tipis (~Rp126 jt/hari) = risiko eksekusi, bukan alasan beli sebelum konfirmasi. Reversal belum terkonfirmasi: butuh close >925 dua sesi, lalu >952.75, plus MACD hist >0, plus volume >Rp200 jt naik. Belum ada satu pun. Downside: break 851.68/860 buka panic lanjut, target tidak terukur.
Entry Price: Tidak berlaku untuk Sell. Untuk sisa posisi, jual bertahap limit di 900 atau sedikit di atas — jangan market order, jangan turunkan limit untuk mengejar. Maksimum 10% alokasi per sesi, 2-3 sesi, karena nilai transaksi harian ~Rp126 juta.
Stop Loss: 855 (di bawah support 860/851.68). Untuk sisa posisi yang masih dipegang. 851.68 hanya 1×ATR (43.43) dari 900 — satu sesi volatil bisa tembus. Close di bawah 851.68 = keluar sisa tanpa tunggu.
Position Sizing: Kurangi ke 40% dari alokasi target MYOH.JK (ukuran penuh = 100%, misal 2% portofolio). Jangan averaging down di level apa pun — batas absolut. Naikkan kembali ke 100% hanya jika keempat syarat terpenuhi sekaligus: close >925 dua sesi, close >952.75, MACD hist >0 dan MACD line reclaim nol, volume >Rp200 jt dengan harga naik. Stop entry baru minimal 1×ATR = 43 poin di bawah entry. Blind spot wajib ditutup sebelum naikkan keyakinan: arus kas operasi, laporan Q1 2026 dan tahunan, komposisi OCI, eksposur valas dan lindung nilai.
Rating: Sell
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Underweight
Rationale: Bull menang di narasi valuasi (PER ~6,5x, net cash positif, gross margin 24,2%), tapi seluruh klaim valuasinya berdiri di satu titik data: Q2 2026, tanpa Q1, tanpa laporan tahunan, tanpa arus kas, tanpa tren tahunan. Itu ekstrapolasi, bukan valuasi. Bear berhasil mendemonstrasikan tiga hal yang lebih kuat.
Pertama, kualitas laba. Laba bersih Rp76,7 M sudah dipotong rugi kurs Rp46,1 M; laba pra-kurs ~Rp137,7 M (gross profit dikurangi G&A). Artinya 42% laba pra-kurs habis oleh pos non-operasional. Ditambah OCI -Rp56,6 M yang hampir menyamai laba bersih dan memotong ekuitas, ini menunjukkan eksposur valas struktural, bukan sekali lewat. Bull menyebut OCI "non-kas" — benar, tapi OCI tetap memotong book value, dan argumen itu tidak menjawab pertanyaan apakah laba bisa berulang.
Kedua, likuiditas. Turnover 0,0467%, nilai transaksi harian ~Rp126 juta = 0,006% kapitalisasi. Bull menyebut ini "kompensasi diskon"; itu salah kerangka. Likuiditas tipis adalah risiko eksekusi yang tidak bisa di-diversifikasi, dan itu bukan alasan menolak valuasi, tapi juga bukan alasan membeli sebelum konfirmasi. Harga 900 di pasar seperti ini lebih tepat dibaca sebagai harga terakhir yang ada pembelinya, bukan harga wajar.
Ketiga, bukti harian. Di kategori yang punya data nyata dan berulang — harga -24% dari 200 SMA, MACD line -35,25 di bawah nol, bounce 860 ke 940 gagal di 1.000 lalu membentuk lower high, volume 20x dengan harga turun 0,55%, net seller SQ -Rp24,34 jt melebihi net buyer CC +Rp19,91 jt, nol broker asing di top flow — bear konsisten dan bull hanya bisa reinterpretasi. Argumen bull soal "akumulasi pelan-pelan" tidak cocok dengan fakta volume 20x tanpa kenaikan harga; akumulasi bertahap tetap menghasilkan harga naik tipis.
Namun bear juga tidak menang penuh, dan karena itu Sell terlalu jauh. Neraca memang positif: pendapatan keuangan Rp18,0 M melebihi beban bunga Rp6,6 M, tidak ada tekanan likuiditas atau risiko gagal bayar terkonfirmasi. Tidak ada satu pun headline negatif. Insider nol penjualan, meski transaksi terakhir 2024-02-10 (2,5 tahun) — jadi itu kelemahan data, bukan konfirmasi bullish, tapi juga bukan sinyal bearish. Dan arah harga 6-12 bulan tidak bisa ditentukan oleh MA lagging semata.
Jadi: bull kalah karena bukti valuasinya tunggal dan rapuh; bear menang pada momentum dan kualitas data, tapi sisa upside dari valuasi murah dan neraca bersih masih riil, dan likuiditas membuat penjualan paksa mahal. Ini bukan kasus seimbang (maka bukan Hold) dan bukan kasus bear penuh (maka bukan Sell). Bobot bukti condong ke bear, jadi kurangi eksposur tanpa keluar total.
Strategic Actions: Basis: alokasi standar untuk MYOH.JK, ukuran penuh = 100% dari alokasi yang direncanakan untuk nama ini (misalnya 2% dari portofolio).
Ringkasan perintah: kurangi ke 40%, stop 855, jangan average down, hanya masuk penuh setelah empat konfirmasi.
Data terverifikasi: IDX Edge PRO (daily bar). Snapshot = sumber kebenaran untuk OHLCV/indikator.
| MA | Nilai | Harga vs MA |
|---|---|---|
| 10 EMA | 922.42 | di bawah |
| 20 SMA (boll mid) | 952.75 | di bawah |
| 50 SMA | 1,035.9 | jauh di bawah |
| 200 SMA | 1,186.35 | sangat jauh di bawah |
| VWMA | 911.60 | di bawah |
Stack lengkap bearish: 10EMA < 20SMA < 50SMA < 200SMA < harga terbalik. Harga < VWMA 911.6 = pembeli berbobot volume rugi. Harga juga < harga rata-rata volume 20h.
Tidak ada golden cross. Death cross (50 < 200) sudah terjadi lama. 50 SMA turun konsisten, belum flatten.
Flag: snapshot dan vendor menyebut Frequency 24. Discrepancy: transaction count 24 vs 43K lembar/transaksi tidak konsisten dengan order retail normal. Perlakukan frekuensi sebagai tidak dapat diandalkan. Pakai nilai rupiah (Rp932 jt) sebagai anchor.
Top net buyers:
Top net sellers:
Pola: tidak ada foreign broker (JPM/UBS/Maybank/Macquarie/CGS/CLSA) di top flow. Yang dominan = Mandiri (CC) beli vs BCA (SQ) jual. Itu dua broker lokal institusi saling tukar. Net flow keseluruhan tipis (~Rp24 jt = satu block kecil). Tidak terbaca sebagai akumulasi besar.
Accumulation by price level: hampir semua transaksi di 905 (CC beli 20.18 jt vs SQ jual 24.34 jt), sisanya 895–900. Tidak ada buyer agresif di atas 905.
Vendor 5-hari: CC beli 3/5, NI beli 4/5, YP beli 4/5. Buyer konsisten tapi nominal kecil. get_accumulation_history kosong — tidak ada bukti akumulasi multi-hari yang terukur.
Vendor verdict: Score 55/75 WATCH, "AKUMULASI (KONFIRMASI)" entry 895–890 SL 890. Masalah dengan rekomendasi vendor:
Skenario bearish (bobot lebih besar, sesuai data):
Skenario reversal (belum terkonfirmasi): Butuh semua ini sekaligus:
Baru setelah itu entry layak, dengan stop ≥ 1×ATR = 43 poin di bawah entry.
Entry sekarang = premature. Setup oversold + MACD hist mendekati nol itu nyata, tapi tanpa reclaim 925 dan 953 itu cuma dead-cat bob kecil.
(Dipilih: close_10_ema, close_50_sma, close_200_sma, macd, macds, macdh, rsi, boll_lb, atr, vwma — kombinasi komplementer, tanpa duplikasi.)
Rating: Sell
Alasan ringkas: downtrend struktur utuh (harga < 10EMA, 20SMA, 50SMA, VWMA), MACD masih negatif, bounce 860→940 gagal di 1000, dan volume 20x hari ini = crossing block CP @905 net-zero, bukan akumulasi. Mandiri (CC) beli hanya Rp20 jt lawan BCA (SQ) jual Rp24 jt. Asing net beli 22K lembar = tidak material. Tidak ada broker asing di flow = tidak ada konfirmasi akumulasi asing.
Action: Jangan beli di 900. Tunggu reclaim 925 + 953 dengan volume sehat. Kalau sudah pegang: pertahankan stop < 855, jangan averaging down. Re-evaluasi jika break 860 — target downside tidak terukur, risk-off.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
| Kategori | Metrik | Nilai / Sinyal | Baca |
|---|---|---|---|
| Harga | Close 2026-10-29 | 900 (tur -0.55%) | O 905, H 905, L 895 — range 10 poin |
| Struktur | Puncak 12 bln | 1630 (2025-10-31) | Turun ~45%, downtrend utuh |
| MA | 10 EMA | 922.42 | Harga di bawah → bearish |
| MA | 50 SMA | 1,035.9 | Harga ~13% di bawah |
| MA | 200 SMA | 1,186.35 | Harga ~24% di bawah |
| MA | VWMA | 911.60 | Harga di bawah → buyer rugi |
| Bollinger | Mid / Upper / Lower | 952.75 / 1,053.82 / 851.68 | Lower 851.68 = kalau break = panic lanjut |
| Momentum | MACD / Signal / Hist | -35.25 / -34.99 / -0.26 | Hit mendekati 0, tapi masih di bawah nol |
| Momentum | RSI(14) | 35.74 | Rebound dari 21.44 (10-19) gagal di 41.98 (10-26) |
| Volatilitas | ATR(14) | 43.43 (~4.8%) | Stop < 1×ATR = noise |
| Volume | 2026-10-29 | 1,029,900 lbr / Rp932 jt / 24 trx | ~20x avg; 43K lbr/trx = block crossing |
| Asing | ForeignNet 10-29 | +22,300 lbr (2.2%) | Net beli kecil; tidak material |
| Bandarmologi | Net buyer teratas | CC Mandiri +Rp19.91 jt | Buyer lokal, nominal kecil |
| Bandarmologi | Net seller teratas | SQ BCA -Rp24.34 jt | Seller lebih besar dari buyer |
| Bandarmologi | Broker asing | Tidak muncul | Tidak ada confluent akumulasi asing |
| Level | Resistensi | 925 (10-23 H) / 952.75 (boll mid) | Reclaim 925 = syarat minimal |
| Level | Support | 895 / 860 (10-19 L) / 851.68 (BBL) | Break 851.68 = risk-off |
| Aksi | Entry saat ini | Tidak ada | Premature |
| Aksi | Stop (holding) | < 855 | Risiko di bawah support |
| Aksi | Trigger entry | Close > 925, lalu > 953 + vol > Rp200 jt naik | Butuh 4 konfirmasi |
| Cross-check | Vendor | Score 55/75 WATCH, "Bullish" MACD | Disc: MACD negatif ≠ bullish; SL 890 terlalu ketat vs ATR 43 |
| Keputusan | Rating | Sell | Downtrend + volume crossing, bukan akumulasi |
Hanya detail Q2 2026 tersedia. Statement tahunan/kuartalan lain cuma header, tanpa angka. Laporkan itu apa adanya.
| Pos | Nilai | % Penjualan |
|---|---|---|
| Penjualan | 770.287.259.588 | 100,0% |
| Beban pokok | -583.673.860.700 | -75,8% |
| Laba bruto | 186.613.398.888 | 24,2% |
| Beban umum & administrasi | -48.937.315.819 | -6,4% |
| Pendapatan keuangan | 18.036.571.714 | 2,3% |
| Beban bunga & keuangan | -6.553.557.759 | -0,9% |
| Selisih kurs | -46.099.107.187 | -6,0% |
| Keuntungan lain | 5.724.726.665 | 0,7% |
| Laba sebelum pajak | 108.784.716.502 | 14,1% |
| Pajak | -32.051.381.320 | -4,2% |
| Laba bersih | 76.733.335.182 | 10,0% |
| — atribusi induk | 76.099.066.218 | |
| — non-pengendali | 634.268.964 |
Catatan:
| Pos | Nilai |
|---|---|
| Laba bersih | 76.733.335.182 |
| OCI setelah pajak | -56.617.382.941 |
| Laba komprehensif | 20.115.952.241 |
| — komprehensif atribusi induk | 22.873.722.767 |
| — komprehensif non-pengendali | -2.757.770.526 |
Baca: OCI minus Rp56,6 miliar hampir menyamai laba bersih. Ini pola klasik revaluasi aset tetap/selisih penjabaran valuta asing dari entitas asing. Artinya:
get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement (annual & quarterly) mengembalikan hanya header periode (FY2022–FY2025, Q1 2024–Q4 2025), tanpa angka. Data tidak dapat dipakai.| Tanggal | Aksi | Pihak | Jumlah | Harga |
|---|---|---|---|---|
| 2024-02-10 | BUY | Samindo Resources | +148.098.400 | 281 |
| 2023-11-30 | BUY | Samindo Resources | +1.117.548.000 | 275 |
| 2020-04-20 | BUY | Low Tuck Kwong | +312.776.250 | — |
| 2020-02-25 | BUY | Samtan | 0 (tetap) | — |
Positif:
Negatif:
Aksi:
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Metrik | Nilai | Baca |
|---|---|---|---|
| Identitas | Nama | PT Samindo Resources Tbk | Kode MYOH |
| Pasar | Harga close acuan | 900 | Market cap Rp1,986 T |
| Pasar | Last / VWAP | 995 / 1.051,72 | +10,55%, di bawah VWAP |
| Likuiditas | Nilai transaksi | Rp126,4 juta (1.202 lot) | Sangat tipis |
| Likuiditas | Turnover ratio | 0,0467% | Slippage tinggi |
| Laba Rugi | Penjualan Q2 2026 | 770,3 M | — |
| Laba Rugi | Laba bruto | 186,6 M | Margin 24,2% |
| Laba Rugi | Laba bersih | 76,7 M | Margin 10,0% |
| Laba Rugi | Rugi kurs | -46,1 M | 42% laba pra-kurs |
| Laba Rugi | OCI | -56,6 M | Laba komprehensif cuma 20,1 M |
| Valuasi | PER (laba bersih annualized) | ~6,5x | Murah, tapi menipu |
| Valuasi | PER (laba komprehensif annualized) | ~24,7x | Realitas lebih mahal |
| Neraca | Net cash | Positif (pend. keuangan > bunga) | Kuat |
| Neraca | Book value / DER | Tidak tersedia | Blind spot |
| Arus Kas | OCF / capex | Tidak tersedia | Blind spot |
| Insider | Transaksi terbaru | BUY 2024-02-10 @281 | Tidak ada aktivitas baru |
| Insider | Aksi jual | Nol | Tidak ada tekanan jual |
| Seasonality | — | Kosong | Tidak ada sinyal |
| Sinyal | Harga vs insiders | 995 vs 275–281 | Insider floating +220–260% |
| Risiko | Utama | Likuiditas + OCI + data hilang | — |
| Rating | — | Hold | Beli hanya di pullback ≤900 |
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Tidak ada data sentimen untuk MYOH.JK (PT Samindo Resources Tbk) pada periode 2026-10-22 sampai 2026-10-29. Ketiga sumber gagal atau kosong. Tidak ada dasar untuk menilai arah sentimen. Skor 5 = netral murni karena senyap, bukan karena bukti seimbang.
Berita (Yahoo Finance, 7 hari): TIDAK TERSEDIA. Placeholder: "DATA_UNAVAILABLE: no configured vendor could serve get_news right now (Yahoo Finance has no news articles tagged MYOH.JK)". Artinya tidak ada artikel bertag MYOH.JK, bukan sinyal negatif. Tidak ada framing institusional sama sekali. Tidak diestimasi, tidak difabrikasi.
StockTwits: TIDAK TERSEDIA. Error HTTP (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio yang bisa dihitung. Sinyal retail nol.
Reddit: TIDAK DIQUERY. Placeholder: "no Reddit discussion queried for MYOH.JK". Tidak ada diskusi komunitas, tanpa vote/komentar.
Tidak bisa dinilai. Tidak ada dua sumber yang berisi data, jadi tidak ada perbandingan berita vs retail, tidak ada cross-check.
Tidak ada. Nol headline, nol post social. Tidak ada katalis (laba, dividen, kontrak tambang, produksi batubara) maupun risiko (harga batubara, regulasi minerba, royalti) yang muncul dari data yang disediakan.
| Arah | Sumber | Bukti pendukung |
|---|---|---|
| Tidak ada sinyal | Berita Yahoo Finance | DATA_UNAVAILABLE, tidak ada artikel bertag MYOH.JK |
| Tidak ada sinyal | StockTwits | HTTPError, nol pesan |
| Tidak ada sinyal | Tidak ada query/discussion | |
| Tidak ada sinyal | Agregat | 0 dari 3 sumber berisi data |
Alihkan bobot ke fundamental (arus kas, panduan produksi, kontrak jasa tambang) dan teknikal harga/volume. Cari katalis langsung dari keterbukaan informasi IDX dan laporan emiten. Ulangi cek sentimen saat cakupan vendor tersedia.
Rating: Neutral
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Per 2026-10-29 | Cakupan: 22–29 Okt 2026
MYOH.JK. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi.FRED_API_KEY tidak diset. Semua angka CPI/PCE/unemployment/Fed funds/10Y di bawah = tidak ada, bukan nol.Rating: Hold (keyakinan rendah — data perusahaan & makro tidak tersedia)
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Item | Isi / Status | Dampak ke MYOH.JK | Keyakinan |
|---|---|---|---|---|
| Data | Berita MYOH.JK (22–29 Okt) | TIDAK TERSEDIA (tidak ada tag) | Tidak ada katalis diketahui | — |
| Data | Makro FRED (CPI, PCE, unemp, Fed) | TIDAK TERSEDIA (API key hilang) | Tidak bisa diukur | — |
| Data | Prediction markets | DITAHAN (tanpa vintage) | Tidak dipakai | — |
| Data | IDX screener / breadth | 0 baris; pasar belum buka (Jumat 09:00 WIB) | Tidak ada sinyal lokal | — |
| Makro AS | Fed | Tahan suku bunga (dari berita perak 29 Okt) | Netral–negatif komoditas | Sedang |
| Komoditas | Logam dasar | Turun (TSX), pasokan ketat (Capstone) | Tidak langsung; suplai tidak jadi masalah | Sedang |
| Komoditas | Perak/gold | Stabil pasca-Fed | Tidak relevan | Rendah |
| Sektor | Berita tech/IT | Dominasi IBM/Oracle/Accenture | Tidak relevan | Tinggi |
| Risiko | Likuiditas MYOH | Kap kecil, spread lebar | Slippage, posisi kecil | Sedang |
| Aksi | Proposal | HOLD, tambah data dulu | — | Rendah |