MPXL · analisa Selasa, 27 Oktober 2026
model analisa cb-flash
Underweight
Net broker seluruhnya 2,7 M rupiah. Kapitalisasi 564,0 M.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
10 broker terbesar dari 12, 2023-05-09 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| DU | KAF SEKURITAS INDONESIA | 684,2 jt | 2,4 jt | 684,2 jt | - |
| AO | ERDIKHA ELIT SEKURITAS | 575,8 jt | 1,9 jt | 661,6 jt | 85,7 jt |
| AT | PHINTRACO SEKURITAS | 452,4 jt | 1,6 jt | 466,9 jt | 14,5 jt |
| AK | UBS SEKURITAS INDONESIA | 397,8 jt | 1,4 jt | 507,4 jt | 109,6 jt |
| YP | MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA | 306,8 jt | 1,1 jt | 380,5 jt | 73,6 jt |
| QA | TUNTUN SEKURITAS INDONESIA | 143,4 jt | 472,7 rb | 237,3 jt | 94,0 jt |
| YB | YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS | 29,4 jt | 104,4 rb | 45,5 jt | 16,1 jt |
| HD | KGI SEKURITAS INDONESIA | 23,5 jt | 75,9 rb | 128,7 jt | 105,2 jt |
| AG | KIWOOM SEKURITAS INDONESIA | 14,9 jt | 50,0 rb | 14,9 jt | - |
| ZP | MAYBANK SEKURITAS INDONESIA | 9,4 jt | 32,5 rb | 9,4 jt | - |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| DU | 285 | 684,2 jt | XL | 288 | 912,6 jt |
| AO | 296 | 661,6 jt | PC | 288 | 892,6 jt |
| CC | 291 | 606,6 jt | BR | 299 | 791,0 jt |
| IC | 283 | 585,9 jt | CC | 286 | 693,5 jt |
| AK | 292 | 507,4 jt | IC | 286 | 687,2 jt |
| AT | 287 | 466,9 jt | SH | 298 | 391,1 jt |
| XL | 293 | 427,1 jt | CP | 282 | 358,8 jt |
| YP | 286 | 380,5 jt | IH | 288 | 121,4 jt |
8 dari 61 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025-07-30 | BOLDE INDONESIA | - | Buy | +177,800 | 112 |
| 2025-07-28 | BOLDE INDONESIA | - | Buy | +370,200 | 111 |
| 2025-07-23 | BOLDE INDONESIA | - | Buy | +156,100 | 110 |
| 2025-07-22 | BOLDE INDONESIA | - | Buy | +700,000 | 108 |
| 2025-03-18 | BUDI CHANDRA | KOMISARIS | Buy | +200,000 | 94 |
| 2024-12-18 | WIJAYA CANDERA | - | Buy | +3,453,500 | 114 |
Rating: Underweight
Executive Summary: Kurangi eksposur MPXL.JK ke ±50% dari alokasi normal, dieksekusi bertahap dengan limit order di zona Rp282–Rp292 (bukan satu tembakan ke bid di Rp282), dan jangan menambah di level ini. Siksa posisi sisa diperlakukan sebagai posisi terbuka berisiko penuh dengan Rp265 sebagai pemicu review, bukan jaminan eksekusi. Saya tidak mengikuti label "Sell" penuh karena likuiditas tipis (Rp335 juta–Rp5,75 miliar/hari), ATR 9,1%, dan risiko gap membuat likuidasi besar justru menjadi penekan harga yang merugikan pemegang itu sendiri; namun saya juga menolak Hold karena momentum jangka pendek sudah rusak terkonfirmasi dan valuasi belum punya dukungan data. Rating akhir: Underweight, dijalankan sebagai pengurangan eksposur bertahap, bukan likuidasi dan bukan penahanan penuh.
Investment Thesis: Bukti yang menentukan: (1) Momentum jangka pendek MPXL.JK rusak terkonfirmasi — penutupan Rp282 di bawah EMA10 Rp303,27 dan mid Bollinger Rp292,70, histogram MACD membalik dari +10,39 ke −4,57, RSI turun dari 81,88 ke 52,14 (belum oversold, jadi tidak ada bantalan pantulan), penutupan di low empat sesi (low Rp280). Ketiga analis menerima fakta ini; tidak ada perdebatan. (2) Dukungan bullish bersifat lagging: 50 SMA Rp223,18 dan 200 SMA Rp177,77 adalah cermin reli parabola +118% dalam ~20 sesi, bukan lantai; jarak +26,4% di atas 50 SMA dikutip laporan teknikal sendiri sebagai ruang jatuh. Konservatif benar bahwa saya tidak boleh memakai MA yang sama dua arah, tetapi arahnya tetap: tidak ada penyangga terverifikasi di dekat harga. (3) Bandarmologi adalah churn, bukan akumulasi bersih: sisi beli ±Rp2,64 miliar vs jual ±Rp2,58 miliar; Trust keluar Rp791 juta di Rp299, FAC Rp646,5 juta di Rp288, UBS sendiri menjual Rp109 juta di Rp284, sementara pembeli besar (AK Rp292, AO Rp296) kini rugi kertas. Net foreign positif dua hari (1,66 juta dan 0,98 juta lembar) tidak membatalkan net jual asing 15 Oktober di Rp310. (4) Aritmatika risiko: reward ke Rp322 (+14,2%) harus menembus VWMA Rp310,88; skenario paling mungkin konsolidasi melebar 40–45%, skenario turun ke 50 SMA (−21%) 20–25%; dengan ATR Rp25,71 (9,1%) stop Rp265 maupun Rp256 tidak dapat diandalkan, sehingga satu-satunya pengaman nyata adalah ukuran posisi. (5) Valuasi dan kualitas laba belum terverifikasi: P/E 48x standalone / 96x kumulatif, beban bunga Rp2,31 miliar menyerap sebagian besar laba operasi, tarif pajak efektif 7,75% bergantung kompensasi kerugian fiskal; arus kas, rincian utang/jatuh tempo, dan status angka Q2 2026 standalone vs kumulatif tidak tersedia. Insider tidak menambah sejak Juli 2025 di harga Rp282 meski akumulasi Rp94–Rp114 nyata. (6) Sentimen/berita/makro kosong (0 dari 3 sumber, FRED mati, pasar prediksi ditahan, berita emiten nihil) → peristiwa bisa datang dua arah dan pemegang penuh terkena paling keras.
Mengapa bukan Sell penuh: bear tidak membuktikan tren menengah-panjang rusak, harga masih +72% di atas level 22 September, margin bruto 22,8% dan laba bersih positif, dan tiga laporan riset independen menyimpulkan Hold. Argumen konservatif yang paling kuat dan tidak terbantahkan oleh kubu agresif adalah biaya eksekusi: menjual sebagian besar posisi sekaligus di pasar tipis dengan ATR 9% berarti merealisasikan slippage dan menjadi penekan harga pada titik di mana rencana justru ingin membeli kembali di Rp256–Rp265. Kritik konservatif/netral bahwa stop Rp265 "tidak berfungsi" salah alamat bila diterapkan pada agresif, karena agresif sendiri mengakui itu — dan justru karena stop tidak berfungsi, pengurangan eksposur harus dilakukan, bukan ditunda. Sebaliknya kritik netral paling tajam menghantam konservatif: HOLD tanpa angka rupiah dan tanpa batas kerugian adalah abstain dari manajemen risiko, dan bagi pemegang berbiaya di atas Rp300 konsolidasi di Rp256–Rp322 adalah kerugian berjalan, bukan netralitas. Jadi beban bukti ada pada pengurangan; yang diperdebatkan hanya metode eksekusi — dan di situlah Underweight bertahap menang atas Sell sekali tembak maupun Hold pasif.
Apa yang mengubah tesis: (a) naik ke Overweight/Buy hanya jika close harian mereklaim Rp303 dengan volume minimal 1,5–2x rata-rata 20 hari DAN histogram MACD kembali positif; (b) alternatif pullback Rp265–Rp276 dengan volume setidaknya setara 25 juta lembar disertai arus asing neto tetap positif; (c) tesis fundamental hanya boleh diperbarui setelah arus kas operasi, rincian neraca/utang berbunga dan jatuh tempo, serta kejelasan status Q2 2026 (standalone vs kumulatif) tersedia. Turun ke Sell penuh jika harga close di bawah Rp256 dengan volume distribusi tinggi tanpa pemulihan, atau jika muncul data yang mengonfirmasi kualitas laba rapuh (kompensasi pajak habis, arus kas operasi negatif).
Price Target: 256.0
Time Horizon: 1-3 bulan (jangka pendek-menengah, sampai konfirmasi Rp303 atau Rp256)
Action: Sell
Reasoning: Rencana riset berlabel Underweight dan instruksi format saya menyatakan bahwa Underweight dipetakan ke Sell — bukan Hold — dan besarnya mengikuti kekuatan argumen. Di sini kekuatan argumennya jelas: bobot bukti teknikal dan aritmatika risiko berpihak pada pengurangan eksposur, bukan pada mempertahankan posisi penuh.
Struktur harga MPXL.JK pada penutupan 27 Oktober 2026 di Rp282 sudah merusak momentum jangka pendek secara terkonfirmasi: harga di bawah EMA10 (Rp303,27) dan di bawah Mid Bollinger (Rp292,70), histogram MACD membalik dari +10,39 menjadi −4,57, RSI turun dari 81,88 ke 52,14 (belum oversold, jadi belum ada bantalan pantulan), dan penutupan terjadi di low empat sesi (low Rp280). Dukungan bullish (50 SMA Rp223,18; 200 SMA Rp177,77) bersifat lagging — ia mencerminkan reli parabola +118% yang sudah terjadi, sementara jarak +26,4% di atas 50 SMA justru adalah ruang jatuh, bukan lantai, sebagaimana diakui laporan teknikal sendiri.
Aliran dana juga tidak memberi izin untuk menahan penuh. Sisi beli (DU +Rp684,2 jt, AO +Rp575,8 jt, AT +Rp452,4 jt, AK +Rp397,8 jt, YP +Rp306,8 jt, dan seterusnya) hampir imbang dengan sisi jual (BR −Rp791,0 jt @Rp299, PC −Rp646,5 jt @Rp288, XL −Rp485,5 jt, dan seterusnya) — sekitar Rp2,64 miliar versus Rp2,58 miliar. Penjual profesional keluar di area supply Rp288–Rp299, sementara pembeli besar rata-rata membeli di Rp292–Rp296, artinya mereka kini dalam posisi rugi kertas. Net foreign positif dua hari (+1.658.000 dan +978.400 lembar) terlalu kecil untuk membatalkan net jual asing pada 15 Oktober di Rp310.
Aritmatika risk/reward tidak mendukung mempertahankan eksposur di Rp282: harga berada di tengah antara support Rp256 dan resistensi Rp303, reward ke Rp322 (+14,2%) harus menembus zona supply VWMA Rp310,88, sedangkan skenario paling mungkin menurut laporan (konsolidasi melebar Rp256–Rp322) berprobabilitas 40–45% dan skenario penurunan ke 50 SMA (~−21%) masih 20–25%. Dengan ATR Rp25,71 (≈9,1%) dan likuiditas hanya sekitar Rp5,75 miliar/hari (Rp335 juta nilai transaksi rata-rata menurut rencana), risiko gap melebihi stop adalah nyata. Ini bukan titik entry, dan bukan level yang layak dipertahankan pada bobot penuh.
Saya tidak melangkah ke likuidasi total secara buta karena tren menengah-panjang belum rusak dan harga masih sekitar +72% di atas Rp164; namun karena instruksi menuntut satu aksi tunggal dan Underweight = Sell, aksi yang benar di sini adalah mengurangi eksposur secara material — Sell sebagian besar posisi, bukan menambah dan bukan menahan penuh.
Entry Price: Rp282 (level penutupan 27 Okt 2026 sebagai acuan eksekusi pengurangan; untuk posisi jual/beli baru, ini bukan harga beli — jangan membuka posisi beli di sini. Reposisi beli hanya valid bila harga mereklaim Rp303 dengan volume >20 juta lembar dan histogram MACD kembali positif, atau di area Rp256–Rp265 dengan volume capitulasi >40 juta lembar.)
Stop Loss: Rp265 untuk sisa posisi yang dipertahankan (di bawah level ini posisi menjadi nol dan tidak dibuka ulang tanpa kriteria reposisi di atas). Jangan gunakan Rp256 sebagai stop — terlalu dekat dengan noise ATR 9% dan rawan gap.
Position Sizing: Kurangi ke ±50% dari alokasi normal MPXL.JK. Pemegang dengan biaya Rp160–Rp220: realisasikan 30–40% posisi di Rp282–Rp290. Pemegang dengan biaya di atas Rp300: kurangi 50–60% di Rp282–Rp290 tanpa averaging down. Batas kerugian maksimum per posisi 1,5% dari total portofolio, dan ukuran posisi tidak melebihi 0,5–0,75× ukuran normal mengingat ATR 9,1% dan risiko gap pada likuiditas tipis. Catatan: saya tidak mengetahui portofolio pemanggil; terapkan angka ini secara proporsional terhadap alokasi normal Anda sendiri. Data arus kas, neraca, jatuh tempo utang, dan status angka Q2 2026 (standalone vs kumulatif) tidak tersedia dalam materi ini sehingga kualitas laba MPXL.JK belum terverifikasi — jangan naikkan eksposur melebihi Underweight sampai data itu ada.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Underweight
Rationale: Kedua sisi sepakat pada satu titik faktual yang tidak bisa saya abaikan: momentum jangka pendek MPXL.JK sudah rusak terkonfirmasi. Harga Rp282 berada di bawah EMA10 (Rp303) dan di bawah Mid Bollinger (Rp292,70), histogram MACD jatuh dari +10,39 ke −4,57, dan harga ditutup di low empat sesi. Bull benar bahwa 50 SMA (Rp223) dan 200 SMA (Rp177) masih naik, tetapi rata-rata itu lagging—ia merefleksikan reli +118% yang sudah terjadi, bukan prospek. Terlebih, jarak +26,4% di atas 50 SMA adalah ruang jatuh, bukan lantai; laporan teknikal sendiri menyebutnya demikian.
Saya tidak menerima pembalikan bandarmologi versi bull. Angka yang diajukan bull, ketika dijumlahkan, menunjukkan sisi beli ±Rp2,64 miliar versus sisi jual ±Rp2,58 miliar—praktis imbang. Klaim "net buy jauh melebihi" tidak benar. Lebih penting: penjual profesional (BR di Rp299, PC di Rp288) keluar di harga tinggi, sementara pembeli (AK di Rp292, AO di Rp296) adalah pemegang yang secara kertas sedang rugi. Bull memilih satu interpretasi optimistis, bear memilih yang skeptis, dan data memang tidak membedakan keduanya—itulah mengapa bobotnya harus turun, bukan naik. Net foreign positif dua hari (1,66 juta dan 0,98 juta lembar) juga kecil dibanding distribusi dan tidak membatalkan net jual asing pada 15 Okt di Rp310 dan 9 Okt dekat puncak.
Fundamental: saya memberi kredit pada margin bruto 22,8% dan laba bersih positif meski menanggung beban bunga Rp2,31 miliar. Namun bear menang pada dua hal. Pertama, P/E mahal di kedua interpretasi (48x standalone, 96x kumulatif); bull benar bahwa 96x adalah asumsi termahal, tetapi bahkan 48x berada jauh di atas rata-rata sektor logistik. Kedua, arus kas dan neraca tidak tersedia—blind spot yang bull sama sekali tidak tangani. Laba tanpa konfirmasi arus kas tidak cukup untuk memicu pembelian. Pajak efektif 7,75% yang bergantung pada kompensasi kerugian fiskal juga membuat kualitas laba rapuh: bila kompensasi habis, laba bisa turun tanpa perubahan operasional.
Katalis makro: bull membangun argumen terkuatnya ("leverage sebagai opsi call suku bunga") di atas data yang secara eksplisit tidak tersedia. Itu spekulasi, bukan bukti, dan saya tidak bisa menimbangnya sebagai katalis. Insider: akumulasi Rp94–Rp114 memang nyata, tetapi diamnya sejak Juli 2025 selama 15 bulan di harga Rp282 adalah fakta yang lebih relevan untuk keputusan hari ini—tidak ada konfirmasi valuasi di level ini, dan pemegang dengan keuntungan 2,5x adalah sumber supply yang mengintai.
Yang menentukan arah akhirnya adalah aritmatika risk/reward. Entry Rp282 dengan stop Rp256 berjarak tepat 1×ATR (Rp25,71); satu candle normal saja sudah menyentuh stop, dan gap di saham bernilai transaksi Rp335 juta/hari berisiko membuat kerugian melebihi rencana. Reward ke Rp322 (+14,2%) harus menembus zona supply VWMA Rp310,88, sedangkan skenario paling mungkin menurut laporan teknikal adalah konsolidasi melebar (40–45%). Strategi bull untuk menambah posisi jika harga jatuh ke Rp256–Rp223 adalah averaging down pada saham ber-ATR 9% dengan kualitas laba yang belum terverifikasi—itu memperbesar eksposur pada tesis yang belum terbukti, bukan disiplin.
Namun saya juga tidak sepenuhnya mengikuti bear menuju Sell. Tiga laporan riset independen menyimpulkan Hold, tren menengah-panjang belum rusak, margin bruto sehat, dan harga masih +72% di atas level 22 September. Bear benar bahwa ini bukan titik beli, tetapi tidak cukup bukti untuk menyatakan exit total, terutama bagi pemegang yang biayanya jauh di bawah Rp282. Eksposur layak dikurangi, bukan dilikuidasi.
Kesimpulan: momentum dan aritmatika risiko memberi bear keunggulan tipis-tapi-nyata, sementara kasus bull bersandar pada rata-rata lagging, arus dana yang sebenarnya imbang, dan katalis tanpa data. Ukuran keunggulan itu mendukung pengurangan eksposur—bukan posisi beli, dan belum sampai keluar total.
Strategic Actions:
Tanggal analisis: 27 Oktober 2026 | Bursa: IDX | Sumber data OHLCV & indikator: IDX Edge PRO (snapshot terverifikasi)
MPXL.JK baru saja menyelesaikan fase ekspansi yang sangat agresif (dari area Rp164 pada 22 Sep 2026 ke puncak intraday Rp358 pada 21 Okt 2026), dan kini memasuki fase koreksi/distribusi awal. Penutupan terakhir 27 Okt 2026 tercatat Rp282 (−6,00% dari Rp300), turun ke posisi terendah 4 sesi, dengan struktur jangka pendek yang mulai rusak (harga di bawah EMA10 dan di bawah Mid Bollinger).
Yang membuat gambarannya tidak hitam-putih:
Kesimpulan: ini adalah setup "pullback di tengah uptrend kuat, dengan akumulasi bandar yang tetap berjalan" — tetapi dengan risiko volatilitas ekstrem (ATR Rp25,71 ≈ 9,1% dari harga) dan jejak volume distribusi di area Rp322–348. Sikap yang direkomendasikan adalah HOLD parsial / kurangi eksposur dan tunggu konfirmasi, bukan mengejar atau menambah di level saat ini.
Mengacu pada snapshot terverifikasi, rangkaian tanggal-harga yang relevan:
| Fase | Periode | Harga | Catatan |
|---|---|---|---|
| Akumulasi senyap / sideways | Mar–Sep 2026 | ±Rp140–Rp170 | Volume tipis (ratusan ribu–1 juta lembar), ATR ≈ Rp7 |
| Breakout pertama | 23 Sep 2026 | Rp164 → Rp220 | Lonjakan volume 73,48 juta lembar, nilai Rp15,39 miliar |
| Konsolidasi naik | 24 Sep–6 Okt 2026 | Rp199–Rp262 | Higher lows (Rp199 → Rp238 → Rp258) |
| Breakout kedua | 7 Okt 2026 | Rp262 → Rp316 | Volume 97,46 juta lembar (tertinggi sepanjang data), nilai Rp28,97 miliar |
| Gap up & puncak | 20 Okt 2026 | Rp288 → Rp348 (high Rp354) | Volume 84,6 juta lembar; gap dari Rp288 |
| Retracement | 21–27 Okt 2026 | Rp332 → Rp322 → Rp300 → Rp282 | 4 sesi turun berturut-turut, volume mengecil |
Perjalanan dari Rp164 (22 Sep) ke Rp358 (high 21 Okt) setara +118% secara nominal dalam sekitar 20 hari bursa — ini gerakan parabola, bukan tren normal. Harga saat ini Rp282 masih sekitar 21% di bawah high 21 Okt, tetapi masih sekitar 72% di atas harga 22 Sep.
Catatan data: bar 8 Okt 2026 tercatat flat (O=H=L=C=316, volume 0) — kemungkinan hari libur/tanpa transaksi yang diisi secara artifisial. Saya tidak menggunakan bar tersebut sebagai bukti breakout maupun konfirmasi apa pun.
Konteks pasar: trending naik yang sedang overextended + volatilitas tinggi + volume tidak merata (spike-driven). Indikator yang dipilih:
macdh (−4,57) menunjukkan momentum puncak sudah lewat; crossover MACD di bawah signal adalah peringatan yang belum dikonfirmasi bila garis MACD masih di atas nol.Alasan tidak memakai 200 SMA sebagai pemicu trade: terlalu lambat dan sudah sangat jauh (Rp177,77) untuk aksi jangka pendek.
Tafsiran: bullish menyeluruh hanya jika harga kembali menutup di atas EMA10 (Rp303). Selama di bawah, bias intraday/short-term bearish.
| Tanggal | MACD | Histogram | Tafsir |
|---|---|---|---|
| 8 Okt | 32,71 | +10,39 (puncak) | Momentum maksimal |
| 20 Okt | 33,07 | +2,50 | Harga cetak high, momentum tidak konfirmasi (divergence momentum) |
| 23 Okt | 32,36 | +0,59 | Histogram menyusut ke nol |
| 26 Okt | 29,57 | −1,76 | Crossover negatif (histogram < 0) |
| 27 Okt | 25,62 | −4,57 | Momentum bearish terkonfirmasi |
Poin penting yang sering terlewat: pada 20 Okt harga membuat high baru Rp348 (+3,3% vs 21 Okt close), tetapi histogram MACD justru jauh lebih kecil (+2,50) dibanding 8 Okt (+10,39). Itu adalah divergensi momentum negatif klasik — harga naik, tenaga mengendur. Pasar mengonfirmasinya dengan 4 sesi merah beruntun.
MACD line (25,62) masih di atas nol, artinya ini belum "death cross bearish penuh" — baru fase cooling off dari tren naik.
Data broker summary tersedia untuk MPXL.JK (listing IDX). Berikut pola yang terbaca:
| Broker | Nama | Net Value (Rp) | Net Vol (lembar) |
|---|---|---|---|
| DU | KAF Sekuritas | +684.200.000 | +2.400.000 |
| AO | Erdikha Elit Sekuritas | +575.836.200 | +1.935.900 |
| AT | Phintraco Sekuritas | +452.405.000 | +1.574.900 |
| AK | UBS Sekuritas Indonesia | +397.770.000 | +1.353.400 |
| YP | Mirae Asset Sekuritas | +306.838.200 | +1.075.300 |
| QA | Tuntun Sekuritas | +143.380.200 | +472.700 |
| YB | Yakin Bertumbuh | +29.390.600 | +104.400 |
| HD | KGI Sekuritas | +23.451.600 | +75.900 |
| AG | Kiwoom Sekuritas | +14.900.000 | +50.000 |
| ZP | Maybank Sekuritas | +9.385.000 | +32.500 |
| Broker | Nama | Net Value (Rp) | Net Vol (lembar) |
|---|---|---|---|
| BR | Trust Sekuritas | −791.048.400 | −2.647.600 |
| PC | FAC Sekuritas | −646.499.200 | −2.246.400 |
| XL | Stockbit Sekuritas Digital (retail) | −485.547.400 | −1.711.400 |
| SH | Artha Sekuritas | −130.658.800 | −410.600 |
| CP | KB Valbury Sekuritas | −129.967.600 | −464.000 |
| IC | Integrity Capital | −101.328.000 | −333.200 |
| XA | NH Korindo | −90.980.000 | −310.000 |
| CC | Mandiri Sekuritas | −86.893.800 | −344.100 |
| IH | Indo Harvest | −66.132.400 | −225.000 |
| AZ | Sucor Sekuritas | −51.364.200 | −181.100 |
Ini pola "asing/institusional mengakumulasi, retail & broker ritel mendistribusikan" — tetapi TIDAK dengan kualitas yang sempurna.
Yang mendukung akumulasi:
Yang menganulir sebagian kesimpulan bullish:
Penilaian bandarmologi: pola asimetris — foreign/institutional accumulation (AK, YP, AT, ZP) vs retail distribution (XL, SH, CP, CC), dengan pembeli utama (DU, AO) adalah bandar domestik yang rata-rata harga belinya di atas harga sekarang. Ini mendukung tesis "sedang terjadi akumulasi/refill pasca-breakout", tetapi belum cukup untuk menyimpulkan squeeze lanjutan karena penjual BR/PC masih tampak sisa stock besar.
Catatan: get_accumulation_history mengembalikan data kosong, jadi saya tidak bisa mengklaim bahwa pembeli yang sama terus menambah sepanjang beberapa hari tanpa bukti — kecuali indikasi "AK beli 4/5" dari vendor, yang saya sebutkan sebagai klaim vendor, bukan verifikasi independen.
| Level | Harga | Dasar |
|---|---|---|
| Resistensi R2 | Rp353–358 | Boll_ub Rp353,10; High intraday 21 Okt Rp358 |
| Resistensi R1 | Rp322 | Close 22–23 Okt Rp322 (konsolidasi bawah) |
| EMA10 / trigger bullish | Rp303 | close_10_ema Rp303,27 |
| Pivot / Mid BB | Rp292–293 | Boll middle Rp292,70; close 27 Okt sebelumnya Rp300 |
| Harga saat ini | Rp282 | Close 27 Okt, low sesi Rp280 |
| Support S1 | Rp273–276 | Pivot S1 vendor; low 12 Okt Rp276 |
| Support S2 (-1 ATR) | Rp256–265 | 282 − 25,71 = Rp256,3; stop vendor Rp265 |
| Support struktural | Rp223 | 50 SMA |
| Support jangka panjang | Rp178 | 200 SMA |
Skenario A — Retest & lanjut (probabilitas menengah, ~35–40%). Harga bertahan di atas Rp273–276 (low 12 Okt) dan kembali menutup di atas EMA10 (Rp303) dengan volume >20 juta lembar. Konfirmasi tambahan: histogram MACD kembali positif. Target: Rp322 → Rp353. Invalidasi: close harian < Rp256.
Skenario B — Konsolidasi melebar (probabilitas tertinggi, ~40–45%). Harga bergerak bolak-balik di rentang Rp256–Rp322 menyerap supply dari BR/PC. Ini lingkungan "tunggu di pinggir" — tidak ada edge untuk dipaksa trade. Strategi: beli hanya di dekat batas bawah rentang dengan lot kecil, stop Rp248.
Skenario C — Retracement lebih dalam ke 50 SMA (probabilitas ~20–25%). Jika support Rp256 jebol dengan volume meningkat (>30 juta lembar), target jatuh alami Rp223 (50 SMA). Jarak −21% dari harga sekarang. Stop mutlak.
get_accumulation_history dan get_order_flow_detail (tick 27 Okt) kosong — sehingga validasi intraday "siapa membeli di Rp280" tidak dapat dilakukan. Klaim level akumulasi di atas bersumber dari tabel buy/sell per harga pada broker summary dan berlabel rata-rata (buy_avg), bukan rata-rata tertimbang terverifikasi per transaksi.| Kategori | Temuan | Bukti (Angka/Sumber) | Implikasi Trading |
|---|---|---|---|
| Harga terakhir | Rp282, −6,00% dari Rp300 | Snapshot 27 Okt: O300, H304, L280, C282 | Tekanan jual 4 hari beruntun, low baru 4 sesi |
| Struktur tren pendek | Bearish | C Rp282 < EMA10 Rp303,27 | Jangan beli sebelum reclaim Rp303 |
| Struktur tren menengah | Bullish | C Rp282 > SMA50 Rp223,18 (+26,4%) | Uptrend belum rusak, tapi jarak support lebar |
| Struktur tren panjang | Bullish kuat | C Rp282 > SMA200 Rp177,77 (+58,6%) | Bias strategis masih positif |
| Momentum (MACD) | Melemah / crossover negatif | MACD 25,62 < Signal 30,19; Histogram −4,57 (dari +10,39 pada 8 Okt) | Divergensi momentum saat harga cetak high 20 Okt |
| Momentum (RSI) | Netral | RSI 52,14 (dari 81,88 pada 7 Okt) | Belum oversold; jangan buru-buru "pantulan" |
| Volatilitas (ATR) | Sangat tinggi | Rp25,71 ≈ 9,1% harga | Size 0,5–0,75× normal; stop ≥1×ATR |
| Bollinger | Di bawah Middle, band melebar | Mid Rp292,70; UB Rp353,10 | Ekspansi volatilitas, hindari leverage |
| Volume | Decline on lower volume | 19,87 juta (27 Okt) vs 84,6 juta (20 Okt) | Koreksi "sehat", tapi belum ada capitulasi beli |
| VWMA | Harga di bawah VWMA | VWMA Rp310,88 vs C Rp282 (−9,3%) | Banyak posisi rugi; supply di Rp300–Rp322 |
| Foreign flow | Net beli 2 hari terakhir | +1.658.000 (27 Okt); +978.400 (26 Okt) | Divergensi bullish kecil vs harga turun |
| Broker net buy | Asing/Institusi akumulasi | AK/UBS +Rp397,77 jt @Rp292; YP/Mirae +Rp306,84 jt @Rp286; AT +Rp452,41 jt; ZP/Maybank +Rp9,39 jt | Mendukung tesis akumulasi pasca-breakout |
| Broker net sell | Retail & broker ritel distribusi | BR/Trust −Rp791,05 jt @Rp299; PC/FAC −Rp646,50 jt @Rp288; XL/Stockbit −Rp485,55 jt | Supply nyata di area Rp288–Rp299 |
| Pola bandarmologi | Asing akumulasi vs retail keluar, dengan penjual BR/PC agresif di harga tinggi | Total net buy top 10 ≈ Rp1,94 T… (lihat tabel 5.1) | Campuran — bullish tapi belum bersih |
| Pembeli utama (DU/AO) | Rata-rata beli di atas harga sekarang | DU +Rp684,2 jt @Rp285; AO +Rp575,8 jt @Rp296 | Bisa jadi support/squeeze, bisa juga "parking" |
| Resistensi | Rp303 / Rp322 / Rp353–358 | EMA10; close 22–23 Okt; Boll_ub & high 21 Okt | Titik ambil untung / konfirmasi breakout |
| Support | Rp273–276 / Rp256–265 / Rp223 | Low 12 Okt; −1ATR & stop vendor; SMA50 | Basis stop dan entry pullback |
| Level invalidasi tesis bullish | Close < Rp256 | −1×ATR dari Rp282 | Eskalasi ke skenario C (target Rp223) |
| Bias rekomendasi | Netral-Bearish jangka pendek, Bullish menengah | Semua indikator di atas | Kurangi eksposur, tunggu konfirmasi Rp303 |
| Katalis yang tidak diketahui | Volume spike 23 Sep (73,5 juta) & 7 Okt (97,5 juta) | Nilai Rp15,4 miliar & Rp29,0 miliar | Perlu verifikasi berita/korporasi sebelum hold jangka panjang |
Rating: Hold (with partial reduction bias / neutral-short-term)
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Ringkasnya: MPXL.JK sedang dalam fase koreksi dari reli parabola +118% (Rp164 → Rp358). Tren menengah masih naik dan bandarmologi menunjukkan akumulasi asing/institusional (UBS, Mirae, Phintraco, Maybank) versus distribusi ritel, tetapi momentum telah retak (MACD histogram negatif, RSI turun ke netral, harga di bawah EMA10) dan volatilitas sangat tinggi (ATR 9%). Tahan atau kurangi eksposur; disiplin stop di Rp265 (±1×ATR); tambah posisi hanya setelah reclaim EMA10 Rp303 dengan volume, atau di dekat support Rp256–Rp265 dengan lot kecil.
MPXL.JK adalah emiten logistik kecil (small-cap) di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar hanya Rp564 miliar. Harga saham saat ini Rp282, sudah naik sangat tajam dibandingkan level transaksi insider di kisaran Rp94–Rp114 sepanjang 2024–pertengahan 2025 (kenaikan >2,5x). Secara fundamental, kinerja kuartal terbaru (Q2 2026) menunjukkan profitabilitas yang tipis namun positif, dengan beban bunga yang hampir menghabiskan laba operasi — sebuah karakteristik risiko yang khas pada emiten logistik berleverage tinggi.
Tiga temuan paling penting untuk trader:
Catatan keterbatasan data: Pemanggilan get_income_statement, get_balance_sheet, dan get_cashflow (kuartalan maupun tahunan) hanya mengembalikan daftar nama file (Q1 2023–Q2 2026; FY2022–FY2025) tanpa isi angka. Satu-satunya data laporan keuangan terperinci yang tersedia adalah ringkasan Laporan Laba Rugi Q2 2026 dari get_fundamentals. Neraca, arus kas, dan rasio historis lengkap tidak dapat diverifikasi dari tool ini, sehingga analisis leverage/utang bersifat inferensial dari data laba rugi.
| Item | Keterangan |
|---|---|
| Nama | PT MPX Logistics International Tbk |
| Ticker / Bursa | MPXL.JK (IDX) |
| Sektor | Logistik / Jasa Transportasi |
| Saham tercatat | 2.000.014.587 lembar |
| Harga terakhir | Rp282 |
| Perubahan harian | 0,0% |
| VWAP | Rp278,42 |
| Kapitalisasi pasar | Rp564,0 miliar |
| Nilai transaksi sesi | Rp335,5 juta (12.050 lot) |
| Turnover ratio | 0,99% |
Implikasi likuiditas: Nilai transaksi harian hanya Rp335 juta dengan turnover ratio di bawah 1%. Ini adalah saham sangat tidak likuid, dengan risiko slippage tinggi dan manipulasi harga yang lebih mudah terjadi. Untuk trader institusional, likuiditas ini menjadi kendala nyata untuk masuk/keluar posisi besar.
Catatan interpretasi: Angka yang dilaporkan tool tampak sebagai angka periode Q2 2026 tersendiri (three-month), bukan kumulatif semester. Perhatian: pendapatan Q2 2026 = Rp37,50 miliar, yang jika disetahunkan (~Rp150 miliar) setara ~43% dari kapitalisasi pasar — rasio P/S ~2,3x. Jika angka tersebut kumulatif H1, maka P/S tahunan ~1,2x. Konfirmasi dari laporan resmi diperlukan.
| Pos | Nilai (Rp) | % Pendapatan |
|---|---|---|
| Pendapatan usaha | 37.502.903.865 | 100,0% |
| Beban pokok pendapatan | (28.965.903.270) | 77,2% |
| Laba bruto | 8.537.000.595 | 22,8% |
| Beban umum & administrasi | (3.368.917.305) | 9,0% |
| Pendapatan keuangan | 5.901.782 | 0,02% |
| Beban bunga & keuangan | (2.306.073.371) | 6,1% |
| Pendapatan lainnya | 309.063.732 | 0,8% |
| Laba sebelum pajak | 3.176.975.433 | 8,5% |
| Beban pajak | (246.312.282) | 0,7% |
| Laba bersih | 2.930.663.151 | 7,8% |
| Laba komprehensif | 2.935.169.013 | 7,8% |
| Instrumen | Status | Keterangan |
|---|---|---|
get_balance_sheet (Q, FY) |
Tidak tersedia | Hanya daftar file (Q1 2023–Q2 2026; FY2022–FY2025), isi angka tidak dikembalikan |
get_cashflow (Q, FY) |
Tidak tersedia | Idem |
get_income_statement (Q, FY) |
Tidak tersedia secara historis | Hanya ringkasan Q2 2026 via get_fundamentals |
Inferensi leverage dari beban bunga: Beban bunga kuartalan Rp2,31 miliar (≈Rp9,2 miliar annualized). Jika asumsi suku bunga efektif 9–11% p.a. (rata-rata kredit korporasi Indonesia), estimasi utang berbunga ≈ Rp84–102 miliar. Dengan total ekuitas yang tidak diketahui persis, rasio Debt/Equity berpotensi 0,5x–1,5x — perlu konfirmasi neraca resmi. Ini bukan neraca "bersih" dan menjadi risiko struktural.
Tidak ada data arus kas — trader tidak dapat menilai kualitas laba (apakah laba didukung kas operasi atau hanya akrual/piutang). Ini adalah blind spot kritis, khususnya untuk emiten logistik yang rentan terhadap piutang macet dan capex armada.
Data menunjukkan 61 record; 15 terbaru semuanya BUY:
| Tanggal | Nama | Jabatan | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|
| 2025-07-30 | BOLDE INDONESIA | Pemegang saham | +177.800 → 206,2 jt | Rp112 |
| 2025-07-28 | BOLDE INDONESIA | Pemegang saham | +370.200 → 206,02 jt | Rp111 |
| 2025-07-23 | BOLDE INDONESIA | Pemegang saham | +156.100 | Rp110 |
| 2025-07-22 | BOLDE INDONESIA | Pemegang saham | +700.000 | Rp108 |
| 2025-03-18 | BUDI CHANDRA | KOMISARIS | +200.000 → 1,2 jt | Rp94 |
| 2024-12-18 | WIJAYA CANDERA | Pemegang saham | +5.713.000 (2 txn) | Rp113–114 |
| 2024-12-10 | WIJAYA CANDERA | Pemegang saham | +13,4 jt (7 txn) | Rp106–109 |
| 2024-12-10 | BOLDE INDONESIA | Pemegang saham | +397.800 (2 txn) | Rp106–108 |
get_seasonality tidak mengembalikan data (tidak ada baris). Tidak mungkin melakukan analisis pola musiman historis untuk MPXL.JK. Untuk emiten logistik, pola musiman biasanya terkait kuartal 4 (peak season pengiriman menjelang akhir tahun) dan Hari Raya Lebaran, tetapi tidak dapat diverifikasi untuk emiten ini.
| Metrik | Estimasi / Status | Interpretasi |
|---|---|---|
| Market cap | Rp564,0 miliar | Small-cap; rentan volatilitas |
| P/S (annualized, asumsi Q2 standalone ×4) | ~2,3x | Menengah–tinggi untuk logistik |
| P/S (asumsi Q2 = kumulatif H1 ×2) | ~1,2x | Wajar |
| P/E (annualized, standalone) | ~48x | Mahal |
| P/E (annualized, H1) | ~96x | Sangat mahal |
| Marjin bruto | 22,8% | Baik |
| Marjin bersih | 7,8% | Tipis |
| Beban bunga / laba bruto | 27% | Tinggi — risiko utama |
| Likuiditas harian | Rp335 juta | Sangat rendah |
| Insider terbaru | BUY @ Rp108–112 (Jul 2025) | Sinyal positif pada harga rendah |
MPXL.JK adalah emiten logistik kecil dengan profitabilitas positif, marjin bruto yang sehat, tetapi dibebani beban bunga tinggi dan likuiditas saham yang sangat tipis. Harga Rp282 sudah mencerminkan kenaikan besar dari level akumulasi insider (Rp94–Rp114), sementara tidak ada insider buying baru sejak Juli 2025 dan tidak ada data arus kas untuk memvalidasi kualitas laba.
Penilaian P/E estimasi 48x–96x (tergantung interpretasi angka Q2) menempatkan saham ini pada valuasi mahal hingga sangat mahal relatif terhadap sektor logistik. Data neraca dan arus kas yang tidak dapat diverifikasi memperbesar uncertainty.
Sikap yang disarankan: Hold/Netral dengan bias hati-hati untuk pemegang yang sudah berada di level rendah; hindari membeli di level Rp282 tanpa konfirmasi laporan keuangan lengkap (neraca, arus kas, dan semester penuh). Trader jangka pendek disarankan memantau pengumuman laporan keuangan Q3 2026 dan tren BI rate sebagai katalis utama.
| Kategori | Data / Temuan | Implikasi untuk Trader | Sentimen |
|---|---|---|---|
| Identitas | PT MPX Logistics International Tbk (MPXL.JK, IDX) | Emiten logistik small-cap | Netral |
| Harga & Kap. Pasar | Rp282; Kap. pasar Rp564,0 M | Sudah naik tajam | Netral |
| Likuiditas | Nilai transaksi Rp335,5 jt (12.050 lot); turnover 0,99% | Sangat tidak likuid; risiko slippage | Negatif |
| Pendapatan (Q2 2026) | Rp37,50 M | Skala kecil; P/S 1,2x–2,3x | Netral |
| Laba Bruto | Rp8,54 M (marjin 22,8%) | Kontrol biaya baik | Positif |
| Beban Bunga | Rp2,31 M (27% laba bruto; 73% laba operasi) | Leverage tinggi; sensitif suku bunga | Negatif |
| Laba Bersih | Rp2,93 M (marjin 7,8%) | Positif namun tipis | Netral |
| Pajak Efektif | 7,75% | Mungkin tidak berkelanjutan | Waspada |
| EPS (estimasi) | ±Rp1,47/lembar (kuartal) | P/E 48x–96x (estimasi) | Negatif (mahal) |
| Neraca | Tidak tersedia (tool gagal) | Leverage tidak terverifikasi | Waspada |
| Arus Kas | Tidak tersedia (tool gagal) | Kualitas laba tidak terverifikasi | Waspada |
| Insider | BUY @ Rp106–114 (Des 2024–Jul 2025); Komisaris beli @ Rp94 | Keyakinan internal pada harga rendah | Positif (histor. ) |
| Insider Terbaru | Tidak ada aktivitas sejak Jul 2025 | Tidak ada konfirmasi di harga Rp282 | Netral |
| Seasonality | Tidak ada data | Tidak dapat dianalisis | N/A |
| Risiko Utama | Leverage, likuiditas, kualitas laba, valuasi | Perlu kehati-hatian | Negatif |
| Katalis | Laporan Q3 2026; tren BI rate; ekspansi logistik | Pemicu re-rating / de-rating | Netral |
Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Tidak ada satu pun dari tiga sumber data yang berhasil mengembalikan konten untuk MPXL.JK (PT MPX Logistics International Tbk). Ini bukan sinyal bearish maupun bullish — ini murni kegagalan pengambilan data. Karena itu band ditetapkan Neutral (5.0) dengan keyakinan low, dan skor tidak boleh ditafsirkan sebagai penilaian terhadap prospek emiten.
1. Berita (Yahoo Finance, 7 hari terakhir) — TIDAK TERSEDIA
Vendor mengembalikan DATA_UNAVAILABLE: tidak ada artikel berita yang diberi tag MPXL.JK. Kemungkinan besar ini mencerminkan cakupan media yang tipis untuk emiten small-cap di papan pengembangan, bukan ketiadaan peristiwa korporasi. Tidak ada rilis laba, aksi korporasi, ekspansi armada/gudang, maupun headline makro yang bisa dipakai sebagai kerangka institusional. Saya tidak mengestimasi atau mengarang isi berita.
2. StockTwits — TIDAK TERSEDIA Permintaan gagal (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, dan karenanya rasio bull/bear tidak dapat dihitung. Tidak ada sampel sama sekali, sehingga aturan ambang batas (misal ≥90/10 sebagai risiko over-extension) tidak berlaku.
3. Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing) — TIDAK TERSEDIA Pengambilan gagal (fetch failed) di ketiga subreddit. Penting dicatat: kegagalan ini bukan bukti tidak adanya diskusi. Tidak ada isi posting, tidak ada eksposur naratif; saya juga tidak menyimpulkan tingkat engagement karena feed tidak membawa vote/komentar.
Tidak dapat dinilai. Divergensi hanya bermakna bila minimal dua sumber menghasilkan sinyal; di sini nol dari tiga sumber menghasilkan data.
Tidak ada. Tidak ada satu pun topik yang berulang karena tidak ada teks yang berhasil ditarik.
Tidak teridentifikasi dari data ini. Untuk emiten logistik seperti MPXL.JK, katalis yang biasanya relevan — volume pengiriman, tarif angkut, harga bahan bakar, permintaan e-commerce, hasil kuartalan, dan aksi korporasi — tidak terverifikasi dalam periode ini. Kekosongan informasi itu sendiri adalah risiko: likuiditas dan cakupan analis yang rendah dapat memperbesar pergerakan harga pada volume tipis. Ini adalah pertimbangan struktural, bukan temuan dari data.
| Arah | Sumber | Bukti Pendukung |
|---|---|---|
| Tidak diketahui | Yahoo Finance (berita) | DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag MPXL.JK |
| Tidak diketahui | StockTwits | HTTPError — 0 pesan, rasio bull/bear tidak dapat dihitung |
| Tidak diketahui | Reddit (WSB, stocks, investing) | fetch failed — konten tidak terambil, bukan bukti tidak ada diskusi |
Rating: Neutral
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Tanggal analisis: 27 Oktober 2026 | Instrumen: MPXL.JK (PT MPX Logistics International Tbk)
| Sumber Data | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| Berita spesifik MPXL.JK (get_news, 20–27 Okt 2026) | ❌ TIDAK TERSEDIA | Vendor berita tidak memiliki artikel yang ditandai dengan ticker MPXL.JK. Ini bukan sinyal negatif/netral terhadap emiten, hanya keterbatasan data. Tidak ada angka yang diestimasi. |
| Berita global/makro (get_global_news, 7 hari) | ✅ Tersedia | Namun komposisinya sangat didominasi berita teknologi AS (IBM, Oracle, Intel, dll.) — relevansi rendah untuk emiten logistik domestik Indonesia. |
| Indikator makro (FRED: CPI, core PCE, unemployment, Fed Funds, 10Y, yield curve) | ❌ TIDAK TERSEDIA | Kunci API FRED tidak dikonfigurasi. Tidak ada nilai makro yang bisa dikutip. |
| Pasar prediksi (probabilitas pemotongan Fed, resesi 2026) | ❌ TIDAK TERSEDIA | Odds ditahan untuk vintage 2026-10-27 (hanya menyediakan odds live, tanpa data historis). |
| Breadth/movers IDX (live) | ✅ Tersedia | Sesi 1 berlangsung (09:00–12:00 WIB), 801 saham tercatat bergerak. |
| Screener IDX | ✅ Tersedia | Snapshot "SCREENER V5.2" Selasa, 27 Okt 2026. |
Implikasi: Laporan ini tidak dapat dibangun atas dasar berita fundamental MPXL.JK atau data makro terverifikasi. Analisis harus diturunkan dari proksi pasar (breadth IDX hari ini, karakteristik mikrokapitalisasi) dan logika sektoral (logistik/transportasi), dengan tingkat keyakinan yang lebih rendah dari biasanya.
Selama 20–27 Okt 2026, arus berita global didominasi:
Kaitan ke MPXL.JK: Nyaris tidak ada. MPXL.JK adalah emiten logistik domestik Indonesia; eksposurnya lebih ditentukan oleh volume barang, harga BBM, nilai tukar IDR, suku bunga BI, dan permintaan e-commerce/manufaktur domestik — tidak satupun dari variabel tersebut dapat diverifikasi dengan data hari ini.
Karena data FRED dan pasar prediksi kosong, trader wajib memverifikasi sendiri secara mandiri sebelum mengambil posisi:
Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Temuan Utama | Data/Angka | Dampak ke MPXL.JK | Keyakinan |
|---|---|---|---|---|
| Berita emiten | Tidak ada artikel ter-tag MPXL.JK sepekan terakhir | DATA_UNAVAILABLE | Netral (bukan sinyal) | — |
| Berita global | Dominasi laba Q3 AS & tema AI; Nasdaq melemah, Dow/small caps naik | IBM, Tesla, Meta, Lam, WDC | Sangat rendah / tidak langsung | Tinggi (sumber) |
| Makro FRED | CPI, core PCE, unemployment, Fed Funds, 10Y, yield curve tidak tersedia | DATA_UNAVAILABLE | Tidak dapat dinilai | — |
| Pasar prediksi | Odds Fed cut / resesi 2026 ditahan untuk vintage ini | DATA_UNAVAILABLE | Tidak dapat dinilai | — |
| Breadth IDX (live) | 801 saham bergerak; pemenang = mikrokap likuiditas tipis | BPII +23,5% (nilai ~Rp48 jt); XCIS 5 transaksi | Risiko volatilitas & likuiditas untuk MPXL.JK | Tinggi |
| Sektor transportasi | Proksi sektor melemah | TAXI −8,3% | Negatif jangka pendek (proksi longgar) | Rendah–Sedang |
| Aset spekulatif global | Risk appetite melemah | HBAR −17%, XLM −14% (2 pekan) | Tidak langsung | Sedang |
| Katalis yang ditunggu | Laporan keuangan, keterbukaan informasi, volume abnormal | — | Potensi re-rating | — |
| Sikap | Jangan tambah posisi, tunggu konfirmasi fundamental | — | Hold | Sedang |
Catatan kepatuhan: seluruh nilai yang tidak dapat diambil dari sumber ditandai eksplisit sebagai tidak tersedia; tidak ada estimasi atau angka yang direkayasa.