Gacor Quant
Istirahat (12:00-13:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Media Nusantara Citra Tbk.

MNCN · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Sell

84 rupiah per lembar · +0,00% · -

Net broker seluruhnya 2,4 M rupiah. Kapitalisasi 1,3 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Jual total MNCN.JK. Pangkas alokasi ke 0%. Eksekusi jual 50% posisi harga pasar 84, sisa 50% pasang jual 85-86. Stop loss mutlak level 82.
Aliran dana
DH beli 507,9 jt
Posisi harga
-46,3% terhadap SMA50, asing 7,6% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
83
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
2,9 M
rupiah, sesi -
Frekuensi
1.557
kali transaksi
Volume
34,8 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
DH SINARMAS SEKURITAS 507,9 jt 6,0 jt 510,1 jt 2,1 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 492,5 jt 5,8 jt 961,1 jt 468,6 jt
BK J.P. MORGAN SEKURITAS INDONESIA 488,3 jt 5,8 jt 488,3 jt -
SQ BCA SEKURITAS 203,6 jt 2,4 jt 220,5 jt 17,0 jt
YB YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS 150,3 jt 1,8 jt 150,3 jt 8,4 rb
EP MNC SEKURITAS 148,5 jt 1,7 jt 152,5 jt 4,0 jt
AK UBS SEKURITAS INDONESIA 127,8 jt 1,5 jt 568,2 jt 440,3 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 109,3 jt 1,3 jt 409,5 jt 300,2 jt
NI BNI SEKURITAS 76,1 jt 923,1 rb 145,9 jt 69,8 jt
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 38,7 jt 457,8 rb 132,4 jt 93,8 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
CC 85 961,1 jt ZP 84 824,4 jt
AK 84 568,2 jt YP 84 732,5 jt
DH 85 510,1 jt YU 85 694,4 jt
BK 84 488,3 jt CC 84 468,6 jt
YP 84 444,7 jt AK 84 440,3 jt
KK 83 409,5 jt MG 85 431,8 jt
AG 83 278,7 jt XL 84 385,3 jt
SQ 84 220,5 jt BB 84 315,3 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 412 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-26 GLOBAL MEDIACOM - Sell -65,000,000 -
2026-10-26 GLOBAL MEDIACOM - Sell -30,337,100 -
2026-10-23 GLOBAL MEDIACOM - Sell -37,647,100 -
2026-10-23 GLOBAL MEDIACOM - Sell -117,647,100 -
2026-10-23 GLOBAL MEDIACOM - Sell -60,000,000 -
2026-10-22 GLOBAL MEDIACOM - Sell -192,900,000 -

Keputusan akhir

153 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Jual total MNCN.JK. Pangkas alokasi ke 0%. Eksekusi jual 50% posisi harga pasar 84, sisa 50% pasang jual 85-86. Stop loss mutlak level 82. Target penurunan uji 75. Alihkan dana ke pasar uang dan kas.

Investment Thesis: Konsensus bulat Sell. Pengendali Global Mediacom buang >900 juta saham Oktober 2026. Asing ZP dan YU buang Rp 1,23 miliar. PBV 0,057x jebakan nilai. Laba Q2 2026 anjlok 74,6% y-o-y jadi Rp 48,66 miliar. Arus kas bersih defisit Rp 241,51 miliar. Saldo kas Rp 812,68 miliar tekor lawan utang bank jatuh tempo setahun Rp 917,5 miliar. Teknikal rusak parah. Harga 84 amblas bawah EMA 10 (94,86), SMA 50 (156,40), SMA 200 (210,94). RSI 23,31 dan MACD -20,11 konfirmasi bear kuat. Support 82 jebol langsung seret harga ke bollinger bawah 75,53. Tesis batal jika pengendali setop jual, utang bank selesai, harga tembus EMA 10 volume tebal.

Price Target: 75.0

Time Horizon: 1-4 minggu

Rencana trader

65 kata

Action: Sell

Reasoning: Tren turun tajam bawah EMA 10 (94.86) dan SMA 50 (156.40). Pengendali lepas >640 juta saham dan distribusi asing ZP serta YU capai Rp1.23 miliar. Arus kas Q2 negatif Rp241.51 miliar dengan utang jatuh tempo lampaui kas. Keluar saat pantulan uji 86 dan cut loss jika tembus 82.

Entry Price: 86.0

Stop Loss: 82.0

Position Sizing: 0% portofolio

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

145 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Bull agungkan PBV 0,057x dan aset Rp 25,25 triliun. Aset ilusi kertas. Pengendali Global Mediacom lepas brutal >640 juta saham Oktober 2026. Kepemilikan susut dari 5,80 miliar ke 4,88 miliar lembar. Fundamental rusak parah. Laba Q2 anjlok 87,6% QoQ jadi Rp 48,66 miliar. Beban program telan 66% omzet. Kas Rp 812,68 miliar tekor lawan utang bank jatuh tempo Rp 917,5 miliar. Arus kas bersih Q2 minus Rp 241,51 miliar. Klaim asing bull patah. Broker ZP dan YU buang Rp 1,23 miliar, libas serapan BK Rp 488,3 juta. Teknikal hancur bawah EMA 10 (94,86) dan SMA 50 (156,40). RSI 23,31 bukti buangan kuat, bukan titik balik.

Strategic Actions: Alokasi 0%. Keluar total atau hindari beli MNCN.JK. Jual saat pantulan harga uji resisten 86-88. Stop loss mutlak jika jebol support 82. Antisipasi target kejatuhan uji 75. Jangan tampung pisau jatuh pengendali.

Analisa teknikal dan aliran dana

564 kata

Pemilihan Indikator Teknis

  1. close_10_ema (94.86): Ukur momentum jangka pendek. Deteksi pembalikan cepat.
  2. close_50_sma (156.40): Tolok ukur tren jangka menengah. Filter tren utama.
  3. close_200_sma (210.94): Konfirmasi tren jangka panjang. Filter bias pasar.
  4. macd (-20.11): Ukur pergeseran momentum tren makro.
  5. macdh (0.04): Deteksi dini konvergensi momentum sebelum persilangan garis sinyal.
  6. rsi (23.31): Identifikasi area jenuh jual ekstrem.
  7. boll (107.70): Garis tengah 20 SMA. Basis deviasi harga ekstrem.
  8. atr (8.62): Ukur rentang volatilitas riil. Tentukan batas risiko stop loss.

Data Pasar Terverifikasi (2026-10-27)

  • Open: 85
  • High: 86
  • Low: 82
  • Close: 84
  • Volume: 65.570.200 saham
  • Nilai Transaksi: Rp5.519.374.400
  • Frekuensi: 1.284 kali
  • Net Foreign: +2.406.500 saham
  • Indikator Snapshot:
    • close_10_ema: 94.86
    • close_50_sma: 156.40
    • close_200_sma: 210.94
    • rsi: 23.31
    • boll: 107.70 (Upper: 139.87, Lower: 75.53)
    • macd: -20.11 | macds: -20.15 | macdh: 0.04
    • atr: 8.62

Analisis Tren & Momentum MNCN.JK

Struktur harga tren turun tajam. Harga 84 bertengger jauh bawah close_200_sma (210.94), close_50_sma (156.40), close_10_ema (94.86). Tekanan jual jangka panjang dominan total.

Indikator rsi catat angka 23.31. Posisi oversold dalam. Pantulan teknikal sering gagal lanjut dorongan naik. Indikator macd sentuh -20.11 bawah nol. Indikator macdh catat nilai positif tipis 0.04. Tekanan turun melambat sesaat. Sinyal pembalikan arah belum terkonfirmasi valid.

Garis boll_lb berada level 75.53. Penurunan belum tembus batas bawah pita volatilitas. Nilai atr 8.62 cerminkan volatilitas 10.2% dari harga saham. Fluktuasi tinggi, risiko rugi besar.


Analisis Bandarmologi (Broker Summary)

Akumulasi broker campur aduk. Tekanan jual institusi asing lebih besar dari serapan.

  • Top Pembeli: DH (Rp507,9M / 5,98M saham), CC (Rp492,5M / 5,82M saham), BK (Rp488,3M / 5,78M saham).
  • Top Penjual: ZP (Maybank, -Rp667,8M / -7,95M saham), YU (CGS, -Rp566,8M / -6,70M saham), BB (-Rp315,3M / -3,75M saham), MG (-Rp291,9M / -3,42M saham), YP (-Rp287,8M / -3,48M saham).

Broker asing pecah kubu. BK akumulasi Rp488M dan AK akumulasi Rp127,8M. Penjualan asing ZP dan YU buang barang Rp1,23B gabungan. Ritel domestik (YP, XL, XC) lepas posisi. Akumulasi terjadi area Rp83 hingga Rp85. Konsentrasi distribusi ZP dan YU kendalikan arah harga. Tekanan buang masih berat.

Perbandingan vendor: Sistem otomatis beri skor 35/75 status waspada dan saran hindari. Konfirmasi analisis teknis mandiri sejalan. Beli asing historis pada MNCN catat tingkat kemenangan rendah 39.4%.


Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Posisi jual atau hindari beli. Tren turun belum henti. Pantulan rsi jenuh jual sering tipuan likuiditas. Tunggu harga tembus stabil atas 95 konfirmasi pembalikan. Pemegang posisi jual saat pantulan dekati 86-88. Pasang cut loss ketat bawah 82 antisipasi jebol ke 80 dan 75.

Parameter Data / Level Evaluasi
Harga Penutupan Rp84 (-2.33%) Tren turun curam
Tren Rata-rata (EMA10 / SMA50 / SMA200) 94.86 / 156.40 / 210.94 Bearish penuh, harga bawah semua moving average
Momentum (RSI / MACD / MACDH) 23.31 / -20.11 / +0.04 Oversold ekstrem, momentum pelemahan reda tipis
Volatilitas (Bollinger / ATR) Mid 107.70, Lower 75.53 / ATR 8.62 Volatilitas tinggi (>10%), risiko gerak liar
Bandarmologi (Top Flow) Buyer: DH, CC, BK / Seller: ZP, YU, BB Distribusi asing bersih dominan (-Rp1.23B dari ZP+YU)
Level Kunci Support: 82 & 80 / Resisten: 86 & 95 Break 82 Picu Longsor ke 75

Analisa fundamental

650 kata

Identitas instrumen: MNCN.JK (PT Media Nusantara Citra Tbk). Tanggal analisis: 2026-10-27.

Ringkasan Profil & Valuasi Pasar

  • Harga penutupan: Rp 84,0.
  • Saham beredar: 15.049.787.710 lembar.
  • Kapitalisasi pasar: Rp 1,26 triliun.
  • Nilai buku ekuitas induk: Rp 22,25 triliun (BVPS ~Rp 1.478 per saham).
  • PBV: ~0,057x (ekstrem rendah, indikasi kuat perangkap nilai / value trap).

Kinerja Laba Rugi (Income Statement)

  • Pendapatan Q2 2026: Rp 1,64 triliun. Turun q-o-q dari Q1 2026 (Rp 1,88 triliun), turun y-o-y dari Q2 2025 (Rp 1,75 triliun) dan Q2 2024 (Rp 2,02 triliun). Tren pendapatan jangka menengah menurun akibat disrupsi belanja iklan TV FTA.
  • Beban program dan siaran Q2 2026: Rp 1,08 triliun (66,0% dari pendapatan). Beban tetap tinggi gerus laba kotor.
  • Laba sebelum pajak Q2 2026: Rp 70,41 miliar.
  • Laba bersih diatribusikan ke entitas induk Q2 2026: Rp 48,66 miliar. Anjlok 87,6% dibanding Q1 2026 (Rp 391,13 miliar), anjlok 74,6% y-o-y dibanding Q2 2025 (Rp 191,63 miliar).
  • EPS Q2 2026: Rp 4 per lembar.

Neraca & Solvabilitas (Balance Sheet)

  • Total aset: Rp 25,25 triliun.
  • Kas dan setara kas Q2 2026: Rp 812,68 miliar. Tren kas menyusut dari Rp 1,08 triliun (Q4 2025) dan Rp 1,36 triliun (Q4 2024).
  • Piutang usaha: Rp 4,05 triliun (pihak ketiga Rp 3,88 triliun).
  • Persediaan lancar (konten siaran): Rp 3,79 triliun. Aset didominasi piutang lama dan persediaan program rentan penurunan nilai.
  • Total liabilitas: Rp 1,78 triliun.
  • Utang bank berbunga jangka pendek: Rp 694,89 miliar + jatuh tempo 1 tahun Rp 222,65 miliar. Utang bank jangka panjang: Rp 280,48 miliar. Total utang bank ~Rp 1,20 triliun.
  • Derajat solvabilitas aman di atas kertas (DER ~0,08x), namun likuiditas riil kas ketat dibanding utang jatuh tempo.

Arus Kas (Cash Flow)

  • Arus kas operasi (CFO) Q2 2026: Rp 62,74 miliar. Turun tajam dari Q1 2026 (Rp 312,17 miliar).
  • Belanja modal & aset takberwujud: -Rp 198,30 miliar.
  • Arus kas investasi (CFI) Q2 2026: -Rp 195,83 miliar.
  • Arus kas pendanaan (CFF) Q2 2026: -Rp 108,43 miliar (pelunasan pokok pinjaman bank).
  • Perubahan bersih kas Q2 2026: -Rp 241,51 miliar. Arus kas bebas (free cash flow) negatif pada kuartal berjalan.

Transaksi Orang Dalam (Insider Trading) - Bahaya Utama

  • Pemegang saham pengendali (PT Global Mediacom Tbk) buang saham masif di pasar reguler sepanjang Oktober 2026:
    • 2026-10-26: Jual 65.000.000 dan 30.337.100 lembar.
    • 2026-10-23: Jual 37.647.100, 117.647.100, dan 60.000.000 lembar.
    • 2026-10-22: Jual 192.900.000 dan 10.000.000 lembar.
    • 2026-10-19: Jual 135.000.000 lembar.
  • Saldo kepemilikan Global Mediacom terpangkas dari ~5,80 miliar lembar (akhir September 2026) menjadi 4,88 miliar lembar (26 Oktober 2026). Total pelepasan ratusan juta lembar menekan harga pasar langsung.

Kesimpulan & Wawasan Aksi Trader

  • Valuasi murah ilusi. PBV 0,057x tidak mampu angkat harga karena pengendali aktif distribusi pasokan besar.
  • Fundamental laba operasional memburuk; margin menyempit; arus kas tertekan belanja konten.
  • Aksi trader: Hindari posisi beli (avoid long). Manfaatkan pantulan teknikal untuk kurangi posisi / sell on strength. Pantau level penopang psikologis Rp 80.
Indikator Finansial Nilai Q2 2026 Catatan Fundamental
Pendapatan Usaha Rp 1,64 triliun Turun q-o-q (-13,1%) dan y-o-y (-6,5%)
Laba Bersih Induk Rp 48,66 miliar Terpangkas 74,6% y-o-y
Margin Laba Bersih 2,97% Tertekan beban program siaran
Kas & Setara Kas Rp 812,68 miliar Turun Rp 241,51 miliar q-o-q
Total Liabilitas Rp 1,78 triliun Utang bank jatuh tempo 1 thn Rp 917,5 miliar
Ekuitas Induk Rp 22,25 triliun BVPS Rp 1.478, PBV 0,057x
Arus Kas Operasi Rp 62,74 miliar Melambat signifikan dibanding Q1 2026
Aksi Orang Dalam Distribusi agresif Induk (Global Mediacom) lepas >900 juta saham per Okt 2026

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa sentimen

257 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian Sumber Data

  • Yahoo Finance News: Data tidak tersedia (DATA_UNAVAILABLE). Vendor tidak punya artikel berlabel MNCN.JK rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Hitungan artikel: 0. Rasio: N/A. Sinyal institusi kosong.
  • StockTwits: Eror sistem (HTTPError). Panggilan feed cashtag gagal. Hitungan pesan: 0. Rasio Bullish/Bearish: N/A. Sinyal ritel cepat kosong.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Mesin pencari tidak layani arsip periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27 (hanya postingan teranyar). Hitungan post: 0. Sinyal komunitas nihil.

2. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber

Ketiga sumber gagal suplai data. Tidak ada keselarasan. Tidak ada divergensi antara sentimen institusi dan ritel. Posisi arah nol.

3. Tema Narasi Dominan

Nihil narasi. Platform feed global tidak rekam diskursus publik untuk MNCN.JK pada rentang waktu ini.

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Tidak terdeteksi dari data input. Rilis kinerja, dividen, aksi korporasi tidak tercatat.
  • Risiko Informasi: Ketiadaan liputan sentimen pada instrumen bursa domestik Indonesia (IDX) di platform barat (StockTwits/Reddit). Risiko blind spot tinggi bila hanya pakai sumber global. Wajib cek data primer IDX atau forum lokal.

5. Tabel Ringkasan Sinyal Sentimen

Sumber Sinyal Sentimen Arah Bukti Pendukung
Yahoo Finance Berita Institusional Netral / Nihil Data kosong. 0 artikel terindeks untuk MNCN.JK
StockTwits Sentimen Ritel Cashtag Netral / Nihil HTTPError. 0 pesan diperoleh
Reddit Diskusi Komunitas Netral / Nihil Arsip rentang tanggal tidak didukung. 0 postingan

Analisa berita

317 kata

Kondisi pasar dan instrumen per 2026-10-27:

Berita emiten MNCN.JK: data tidak tersedia di vendor. Tidak ada sentimen berita korporasi langsung tercatat sepekan terakhir.

Berita global makro: fokus sektor teknologi global dominan AI, infrastruktur edge, laporan laba korporasi AS (IBM, Xylem). Sentimen makro minim katalis sektor media domestik Indonesia.

Pasar modal domestik IDX:

  • IHSG Sesi 1 transaksi mixed cenderung tertekan. Big cap perbankan dan telko turun (BMRI -2.33%, BBRI -1.73%, TLKM -4.21%), hanya BBCA naik (+3.57%).
  • Saham komoditas dan konglomerasi drop tajam (BUMI -6.25%, DEWA -6.62%, TPIA -5.89%).
  • Screener IDX Edge PRO: MNCN.JK nihil sinyal. Screener hanya deteksi PIPA, BLES (konflik distribusi) dan IMPC (akumulasi senyap).
  • Breadth market: likuiditas terkonsentrasi di big caps perbankan dan energi. MNCN.JK absen dari jajaran top value, gainers, maupun losers. Minat beli pasar pada saham media lapis dua masih sangat rendah.

Indikator makro FRED dan pasar prediksi Polymarket: data historis tidak tersedia pada sistem per 2026-10-27.

Saran eksekusi: hindari entry agresif pada MNCN.JK. Likuiditas pasar tipis di luar saham penggerak indeks utama, sentimen media tradisional sepi pemicu. Wait and see konfirmasi volume beli dan laporan kinerja kuartalan.

Aspek Temuan Kunci Dampak bagi MNCN.JK
Berita Spesifik Emiten Data nihil di Yahoo Finance sepekan terakhir Minim katalis jangka pendek
Arus Modal IDX Terpusat di BBCA, BMRI, BUMI, TLKM; market mayoritas melemah Likuiditas lari dari sektor media
Status Screener IDX MNCN.JK tidak masuk daftar akumulasi atau momentum Tidak ada sinyal teknikal valid
Berita Global & Makro Sentimen global didominasi lapkeu tech dan AI Pengaruh netral ke media lokal
Aksi Pasar Tekanan jual di saham non-BBCA meluas Risiko pelemahan lanjutan

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: No trade action recommended. Keep cash or wait for confirmed accumulation volume and breakout signal on MNCN.JK.