Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Sentral Mitra Informatika Tbk.

LUCK · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

83 rupiah per lembar · -4,60% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 11,8 jt rupiah. Kapitalisasi 59,4 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Rating: Underweight Arah jelas bearish; tiga analis risiko sepakat SELL. Saya tetap pada Underweight — bukan Sell penuh — karena downside absolut sudah ditekan harga Rp83 dan tidak ada bukti struktur utang berbunga.
Aliran dana
LG beli 5,2 jt · XC jual 307,5 rb
Keyakinan
C37 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-22,7% terhadap SMA50, asing 1,1% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C37

Skor 37.3 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 15/25

net 11,8 jt dari bruto 42,0 jt, 7/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-22,7% vs SMA50, return 20 sesi -22,4%

Likuiditas 0/15

rata-rata 281,9 jt rupiah per hari

Volatilitas 4/15

ATR 9.0% lebar, stop jadi mahal

VWAP
83
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
39,4 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
140
kali transaksi
Volume
474,2 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 5,2 jt 62,4 rb 5,2 jt -
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 3,8 jt 46,7 rb 9,6 jt 5,9 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 3,1 jt 37,0 rb 3,1 jt -
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 195,0 rb 2,5 rb 3,1 jt 2,9 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 137,7 rb 1,7 rb 571,2 rb 433,5 rb
PD INDO PREMIER SEKURITAS 33,6 rb 400 33,6 rb -
NI BNI SEKURITAS 16,8 rb 200 16,8 rb -
CP KB VALBURY SEKURITAS -200 - 8,4 rb 8,6 rb
GR PANIN SEKURITAS TBK. -49,0 rb - 2,5 jt 2,5 jt
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON -113,5 rb -1,4 rb 169,0 rb 282,5 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 83 12,4 jt XL 83 23,8 jt
DR 83 9,6 jt DR 84 5,9 jt
LG 84 5,2 jt YP 84 2,9 jt
YP 83 3,1 jt XC 83 2,9 jt
KK 84 3,1 jt GR 85 2,5 jt
XC 82 2,5 jt CC 83 567,5 rb
GR 83 2,5 jt AZ 85 433,5 rb
AZ 84 571,2 rb BQ 83 282,5 rb

Direksi membeli di harga ini

8 dari 37 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-01-28 SERIAL SYSTEM INTERNATIONAL - Sell -1,195,500 0
2026-01-26 SERIAL SYSTEM INTERNATIONAL - Sell -1,195,500 155
2026-01-20 SERIAL SYSTEM INTERNATIONAL - Buy +5,000,000 0
2026-01-19 SERIAL SYSTEM INTERNATIONAL - Sell -10,700,000 0
2026-01-15 SERIAL SYSTEM INTERNATIONAL - Buy +5,000,000 147
2026-01-14 SERIAL SYSTEM INTERNATIONAL - Sell -10,700,000 168

Keputusan akhir

597 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Rating: Underweight

Arah jelas bearish; tiga analis risiko sepakat SELL. Saya tetap pada Underweight — bukan Sell penuh — karena downside absolut sudah ditekan harga Rp83 dan tidak ada bukti struktur utang berbunga. Eksekusi: kurangi ke maksimum 1/3 posisi saat ini, jual bertahap dengan limit, pecah 2–3 tiket kecil per hari. Perbaikan dari debat: jangan gantung seluruh exit di 86–90. Jalankan dua lapis — sebagian kecil di 83–84 (ada penyerap LG/DR/KK di level itu), sisanya di 86–90 jika rebound datang. Stop di bawah 79. Tanpa posisi: skip, tidak ada setup beli valid.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT (aksi: SELL bertahap, bukan likuidasi penuh)

Investment Thesis: Beban pembuktian ada di sisi bull, dan bull gagal memikulnya. Tesis valuasi (P/S 0,87x, P/E ~9,2x) berdiri di atas satu kuartal earnings yang tidak bisa diverifikasi: neraca, arus kas operasi, dan piutang aging LUCK.JK tidak ada di evidence set. Pilar "neraca bersih dari utang" gugur — itu disimpulkan dari satu baris beban bunga Rp5,9 juta. Tersisa satu poin bull yang tak terbantah: gross margin 49% dengan G&A 30% penjualan, yang menyiratkan bauran jasa/software dan operating leverage ekstrem. Itu cukup mencegah Sell penuh, tidak cukup Buy. Margin bruto tanpa OCF adalah cerita, bukan kas.

Teknikal rusak di semua horizon. Close 83 di bawah EMA10 89,36, VWMA 94,71, SMA50 107,40, SMA200 110,76 — semua MA jadi resistance berlapis. MACD -6,82 vs signal -6,04, histogram -0,79 dan melebar. RSI 29,15 setelah rebound gagal 21,09 → 35,39 → 29,15: lower-high, bukan bottom. Bar 28 Okt bearish penuh (open=high=87, low 81, close 83). Volume 474K = 0,2x rata-rata — sepi, bukan capitulasi.

Insider dan makro condong bear. Serial System International net keluar 6,1 juta lembar (113,78 juta → 106,89 juta), jual di 147–168 pada Januari 2026; tidak ada transaksi insider ±9 bulan. Fed no-cut 2026 di 96% = biaya diskonto tetap tinggi untuk microcap tech. Skala pasar Rp59,41 miliar, turnover 0,0663%, nilai transaksi harian ~Rp39,44 juta. Q3 2026 belum rilis per 28 Okt — red flag keterbukaan yang kedua kubu akui.

Siapa yang menang di eksekusi. Konservatif menang soal likuiditas: "lepas semua di bawah 81" versi Agresif adalah self-inflicted slippage di buku order kosong — dan Agresif sendiri menyebut stop-loss ilusi di volume 0,2x, jadi klaimnya kontradiktif. Neutral menang soal timing: rencana murni "jual di 86–90" menyimpan asumsi bounce yang justru belum dikonfirmasi data, sementara ada bid nyata di 83–84 hari ini. Karena itu exit dua lapis, bukan satu level harapan. Suspsi/risiko papan pemantauan adalah alasan untuk sizing kecil, bukan urgensi panik.

Kenapa bukan Sell penuh. Tidak ada forced seller, harga sudah turun ~51% dari Rp168, dan tidak ada bukti struktur utang berbunga. Menjual seluruhnya di pasar yang tidak bisa menyerap order menukar ketidakpastian terukur dengan kerugian pasti.

Yang mengubah pandangan. (a) Q3 2026 terbit dengan neraca + arus kas operasi, dan OCF positif dengan penjualan tidak turun >10% → boleh naikkan kembali ke maksimum 1/2 unit, stop di bawah 79, hanya jika harga masih di bawah SMA50 107. (b) Rebound ke 86 sah sebagai sinyal beli hanya jika volume ≥1,5x rata-rata dan histogram MACD menipis menuju nol; tanpa itu, 86 hanya kesempatan jual lebih baik. (c) Jika Q3 tidak terbit atau ada pengumuman suspensi/sanksi → keluar penuh di kesempatan pertama yang likuid. (d) Jika dua hari berturut-turut gagal jual karena tidak ada bid, berhenti — jangan paksa market order.

Batasan data. Neraca, arus kas, dan piutang LUCK.JK tidak tersedia dalam evidence set. Ini keputusan di bawah ketidakpastian informasi, bukan kesimpulan analisis fundamental lengkap. Ukuran posisi harus mencerminkan itu.

Price Target: not provided

Time Horizon: 1-3 bulan (sampai rilis Q3 2026 / konfirmasi OCF)

Rencana trader

268 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan bilang Underweight, jadi aksi = Sell (kurangi, bukan nol agresif).

Teknikal rusak semua horizon: close 83 < EMA10 89,36 < VWMA 94,71 < SMA50 107,40 < SMA200 110,76. Semua MA jadi resistance. MACD -6,82 < signal -6,04, hist -0,79 melebar. RSI 29,15 setelah rebound gagal 21,09 → 35,39 → 29,15. Bar 28 Okt bearish penuh (open=high=87, low 81, close 83). Volume 474K = 0,2x rata-rata: sepi, bukan capitulasi.

Bull case berdiri di klaim kualitas laba tanpa neraca/arus kas/piutang. Pilar "neraca bersih utang" gugur. Satu poin bull tak terbantah — gross margin 49% — cukup cegah Sell penuh, tidak cukup Buy. Hold akan kaburkan asimetri.

Flow broker = noise: XL net jual -Rp11,4 juta, LG/DR/KK serap kecil @83-84, asing institusi tidak muncul. Tidak lawan tren.

Likuiditas 0,0663% turnover + nilai harian ~Rp39 juta = risiko eksekusi nyata. Suspensi = terkunci. Q3 2026 belum rilis per 28 Okt.

Level kunci: support 81 (low), 80 (S1 vendor), 78-79 (S2/stop). Resistance 86 (R1), 89-90 (zona gagal rebound 22-23 Okt + EMA10), 94,71 (VWMA).

Aksi: jual bertahap limit di 86-90, pecah 2-3 tiket kecil/hari. Stop di bawah 79. Jangan average down. Tanpa posisi: skip, tidak ada setup beli valid.

Batasan: neraca, arus kas, piutang LUCK.JK tidak ada di evidence set. Keputusan di bawah ketidakpastian informasi.

Entry Price: 86.0

Stop Loss: 79.0

Position Sizing: Kurangi ke maksimum 1/3 posisi saat ini (atau 1/4 unit slot spekulatif jika belum punya). Jual bertahap limit 86-90. Tidak tambah, tidak average down. Naikkan kembali ke maks 1/2 unit hanya jika Q3 terbit dan OCF positif dengan penjualan tidak turun >10%.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

668 kata

Recommendation: Underweight

Rationale: Bear menang pada beban pembuktian, bull menang pada simetri risiko.

Yang memutuskan, tiga hal:

  1. Beban pembuktian benar di pihak pembeli. Bull membangun tesis valuasi (P/S 0,87x, P/E ~9,2x) di atas satu kuartal earnings yang tidak bisa diverifikasi. Tidak ada neraca, tidak ada arus kas, tidak ada piutang aging. Bear tidak perlu membuktikan laba Q2 palsu — cukup menunjukkan bahwa klaim "murah" bergantung pada angka yang tidak tersedia. Bull kalah di sini secara metodologis, dan itu poin terbesar debat.

  2. Klaim "neraca bersih dari utang" tidak berdasar. Bull menyimpulkannya dari satu baris beban bunga Rp5,9 juta. Itu bukan bukti solvabilitas; neraca tidak ada. Argumen ini harus dicoret dari bull case, dan dengan itu hilang salah satu dari empat pilar bull.

  3. Namun bear melebih-lebihkan beberapa poin. "Penjualan -12% = rugi" adalah aritmetika yang valid tapi tanpa datapoint penurunan penjualan aktual; bear sendiri mengakui tidak ada data permintaan TI di feed. Klaim "tidak ada bid" juga berlebihan — ada transaksi dan ada penampung lokal, tipis tapi bukan nol. Argumen "insider diam = tidak ada dukungan" adalah inferensi, bukan bukti. Dan "murah bisa lebih murah tanpa batas bawah" melawan fakta bahwa harga sudah turun ~51% dari Rp168.

Yang menentukan arah: teknikal rusak di semua horizon (harga di bawah EMA10 89, VWMA 94, SMA50 107, SMA200 110), rebound RSI gagal (21,09 → 35,39 → 29,15), MACD -6,82 dengan histogram melebar, close 83 mendekati low dengan bar bearish penuh. Semua resistance di atas harga. Likuiditas 0,0663% turnover berarti risiko eksekusi nyata. Q3 2026 belum rilis per 28 Okt — red flag keterbukaan yang kedua pihak akui; pada likuiditas ini, suspensi berarti tidak bisa keluar.

Kenapa Underweight, bukan Sell: downside absolut terbatas oleh harga Rp83 dan tidak adanya struktur utang berbunga yang terlihat. Tidak ada urgensi keluar paksa (forced seller tidak ada), dan posisi di emiten microcap seperti ini tidak layak jadi nol secara agresif tanpa konfirmasi kegagalan laporan. Bull punya satu poin yang tidak dibantah bear: margin bruto 49% bukan profil distributor hardware biasa — itu menyiratkan bauran jasa/software, dan bear hanya menawarkan tafsir alternatif, bukan bantahan. Itu cukup untuk mencegah Sell penuh, tidak cukup untuk Buy.

Kenapa bukan Hold: evidence tidak seimbang. Bull case berdiri di atas klaim kualitas laba yang tidak terverifikasi dan satu pilar yang sudah gugur (neraca bersih). Teknikal dan keterbukaan keuangan keduanya condong bear. Hold akan mengaburkan asimetri itu.

Strategic Actions: Ukuran terhadap alokasi standar (anggap unit posisi satuan = 100% dari slot spekulatif LUCK.JK).

  1. Kurangi ke maksimum 1/3 dari posisi saat ini (atau 1/4 unit posisi spekulatif jika belum punya). Jangan tambah, jangan average down. Alasan: bull case tidak punya laporan keuangan sebagai lantai.

  2. Jual bertahap di setiap bounce ke Rp86–90, sesuai level yang diidentifikasi bear (open/high 22–23 Okt di ~90, rejection 87 pada 27 Okt). Gunakan order limit, bukan market — spread lebar, slippage besar. Pecah jadi 2–3 tiket kecil per hari karena nilai transaksi harian hanya ~Rp39 juta.

  3. Stop disiplin di bawah Rp79 (low sebelumnya). Jika ditembus dengan volume di atas rata-rata, keluar sisa posisi. Jika ditembus dengan volume kering, evaluasi ulang — volume kering di saham ini bukan sinyal andal di kedua arah.

  4. Jangan buka posisi baru sampai ada satu dari dua pemicu terverifikasi: (a) laporan Q3 2026 terbit beserta neraca dan arus kas operasi; (b) OCF positif dikonfirmasi dan piutang tidak memburuk. Tanpa salah satu, valuasi P/S 0,87x tidak bisa dipakai sebagai dasar beli.

  5. Jika Q3/arus kas keluar dan OCF positif dengan penjualan tidak turun >10%: posisi boleh dinaikkan kembali ke maksimum 1/2 unit, dengan stop di bawah Rp79. Pertimbangkan rebuild hanya jika harga masih di bawah SMA50 107.

  6. Jika Q3 tidak terbit atau ada pengumuman suspensi/sanksi: keluar sepenuhnya di kesempatan pertama yang likuid. Pada turnover 0,0663%, suspensi mengunci posisi tanpa jalan keluar.

  7. Dokumentasikan keterbatasan data dalam catatan trading: neraca, arus kas, dan piutang LUCK.JK tidak tersedia dalam evidence set ini. Semua keputusan di atas adalah keputusan di bawah ketidakpastian informasi, bukan kesimpulan dari analisis fundamental lengkap. Ukuran posisi harus mencerminkan itu.

Analisa teknikal dan aliran dana

1317 kata

LUCK.JK — Analisis 28 Okt 2026

Ticker: LUCK.JK (PT Sentral Mitra Informatika Tbk, Teknologi / Computer Hardware, IDX)

1. Snapshot terverifikasi (28 Okt 2026)

Field Nilai
Open / High / Low / Close 87 / 87 / 81 / 83
Volume 474.200 lembar
Nilai transaksi Rp39.442.300
Freq 140
Net foreign 0

Close 83. High = open = 87, low 81. Bar bearish penuh: harga hanya turun sepanjang hari. Volume 474K vs rata-rata 20d ±3M (rasio 0,2x) — sepi, bukan capitulasi bervolume.

2. Indikator terpilih (8) + alasan

Pasar LUCK sedang downtrend tajam pasca-gap, volume tipis, strukturnya rusak. Set indikator dipilih agar menangkap: arah tren (MA), momentum/kecepatan (MACD, RSI), lokasi harga relatif band (Bollinger), volatilitas untuk stop (ATR), dan konfirmasi volume (VWMA). RSI + MACD+signal+hist non-redundan karena mengukur hal beda: MACD = konfirmasi silang tren, RSI = kondisi jenuh.

Indikator Nilai 28 Okt Tafsir
close_10_ema 89,36 Harga 83 < EMA10. Momentum pendek negatif
close_50_sma 107,40 Jauh di atas. Tren menengah turun
close_200_sma 110,76 Jauh di atas. Tren panjang juga turun
macd −6,82 Di bawah nol, terus melebar negatif
macds −6,04 MACD < signal. Belum ada cross bullish
macdh −0,79 Histogram negatif. Tekanan jual masih dominan
rsi 29,15 Oversold tipis. Belum rebound berkonfirmasi
boll / ub / lb 96,85 / 117,99 / 75,71 Harga jauh di bawah mid BB, menuju lower band
atr 7,18 8,65% dari harga. Volatilitas ekstrem
vwma 94,71 Harga 83 < VWMA. Volume tidak menopang harga

3. Struktur tren

Harga turun dari puncak 119 pada 22 Jul 2026 (intraday high 132) ke 83 pada 28 Okt 2026. Rangkaian lower high jelas: 119 (22 Jul) → 122 (8 Sep) → 109 (29 Sep) → 90 (22–23 Okt) → 83. Setiap rebound gagal.

Fase fatal: 25 Sep 2026 close 105 (dari 116 sehari sebelumnya), lanjut ke 84 pada 16 Okt 2026 dan 82 pada 19 Okt 2026. Gagal rebound ke 90 (22–23 Okt), lalu ditolak ke 87 (27 Okt) dan 83 (28 Okt). Rebound oversold (RSI 21,09 pada 19 Okt → 35,39 pada 22 Okt) sudah habis, RSI sekarang mundur ke 29,15. Itu pola lower-high momentum, bukan bottoming.

Sep 2026 sideway 114–122 dengan volume besar (8 Sep: 30,8M lembar, nilai Rp3,76 miliar). Volume besar di area 115–120 tanpa breakout = distribusi. Harga sekarang 27–31% di bawah zona itu. Siapa pun yang beli di sana floating loss besar; potensi supply di setiap rebound.

10 EMA (89,36) dan VWMA (94,71) sama-sama di atas harga. Tidak ada satu pun rata-rata di bawah harga — semua resistance.

4. Bandarmologi (IDX)

Broker summary kumulatif cakupan 2020-01-02..2026-10-28. Nilai tipis — total net buyer teratas ±Rp12,5 juta, net seller teratas ±Rp11,4 juta. Ini bukan akumulasi institusional; volume uang terlalu kecil untuk nama berkode LUCK.

Buyer:

  • LG (Trimegah) +Rp5.223.600 / 62.400 lbr
  • DR (RHB) +Rp3.759.100 / 46.700 lbr
  • KK (Phillip) +Rp3.096.000 / 37.000 lbr
  • YP (Mirae) +Rp195.000

Seller:

  • XL (Stockbit) −Rp11.397.600 / 139.300 lbr
  • CC (Mandiri) −Rp419.700
  • XC (Ajaib) −Rp307.500
  • YU (CGS International) −Rp174.300
  • BQ (Korea Investment) −Rp113.500

Akumulasi per harga: harga rata-rata beli LG Rp84, DR Rp83, YP Rp83, KK Rp84 — semua di 83–84, yaitu level 28 Okt. Artinya pembelian LG/DR/KK terjadi tepat di harga sekarang.

Pola: retail digital (XL/Stockbit) distribusi, broker lokal menampung di 83–84. Tapi ada kualifikasi berat — XL sendiri juga beli Rp12,37 juta di 83 dan jual Rp23,77 juta di 83. Net XL negatif Rp11,4 juta. Broker asing (J.P. Morgan, UBS, Maybank, Macquarie, CLSA) tidak muncul di daftar. CGS (asing) justru net jual −Rp174.300. Jadi bukan pola asing akumulasi vs retail distribusi. Yang terlihat: aliran kecil dari retail platform ke beberapa broker lokal, nilai Rp juta — tidak cukup untuk melawan tren turun.

Catatan konflik: vendor verdict menyebut "Heavy buyer: YP | Heavy seller: CC" dan "5-hari CC beli 4/5, YP jual 3/5". Broker summary menunjukkan YP net beli tipis dan CC net jual. Sinyal flow 5-hari bertentangan arah dengan netflow kumulatif. Kedua pembacaan tidak bisa direkonsiliasi, jadi perlakukan flow broker sebagai netral/noise — jangan jadi dasar beli.

Order flow detail 28 Okt: 0 tick (tidak tersedia). Tidak bisa konfirmasi pembeli terakhir. Market breadth: market tutup, 0 data.

5. Momentum & volatilitas

MACD −6,82 vs signal −6,04, histogram −0,79. MACD masih turun, belum flatten. Belum ada pembalikan.

RSI 29,15. Sebelumnya 21,09 (19 Okt) lalu naik ke 35,39 (22 Okt), sekarang turun lagi. Divergence tidak ada: harga bikin low baru (83 < 82? — tidak, low 28 Okt 81 vs low 19 Okt 79; close 83 > 82). Secara close, 28 Okt 83 vs 19 Okt 82, sedikit lebih tinggi, tapi RSI turun 29,15 vs 21,09. Tidak ada divergence bullish valid; momentum ternyata lebih lemah saat harga stabil/lower.

ATR 7,18 = 8,65% harga. Stop normal (1–1,5 ATR) berjarak Rp7–11. Position sizing harus kecil kalau tetap masuk.

Vendor verdict RSI tertulis 24, snapshot 29,15. Diskrepansi dicatat — pakai snapshot 29,15 sebagai acuan. SMA20 vendor Rp97 mendekati boll 96,85, konsisten. Vendor score 20/75, rekomendasi AVOID, stop Rp78. Level vendor: S1 80, S2 78, P 84, R1 86, R2 90. Konsisten dengan harga 83.

6. Skenario & aksi

Bearish dasar (bobot terbesar):

  • Break 81 (low 28 Okt) → target psikologis 80, lalu 78 (S2 vendor).
  • Konfirmasi tambahan: MACD hist makin negatif, RSI < 30 tanpa rebound 2 hari, harga gagal tembus 86.

Rebound teknis (bobot kecil):

  • Butuh close > 86 (R1) dengan volume > 1,5x rata-rata, dan MACD hist menipis menuju 0.
  • Kalau terjadi, target pertama 89–90 (10 EMA 89,36 + zona kegagalan rebound 22–23 Okt). Target kedua 94,71 (VWMA). Keduanya resistance, bukan target buy-and-hold.
  • Sampai itu terjadi, oversold bukan sinyal beli. RSI bisa diam < 30 berhari-hari di downtrend.

Aturan operasional:

  • Belum punya: skip. Tidak ada setup beli valid — semua MA di atas, MACD negatif, VWMA di atas.
  • Sudah punya: struktur rusak, harga di bawah semua MA, flow broker tidak mendukung. Kurangi/cut di bounce ke 86–90, atau pakai stop ketat di bawah 80 (di bawah S1 vendor). Jangan average down.
  • Kalau tetap spekulasi counter-trend: ukuran posisi kecil karena ATR 8,65%, hard stop < 80, dan exit di 89–90.

7. Ringkasan

Item Data 28 Okt 2026 Bacaan
Close 83 (open 87, high 87, low 81) Bar bearish penuh
Volume 474.200 lbr, Rp39,44 juta, 140 freq 0,2x rata-rata — sepi
Tren MA 83 < EMA10 89,36 < VWMA 94,71 < SMA50 107,40 < SMA200 110,76 Downtrend semua horizon
MACD / signal / hist −6,82 / −6,04 / −0,79 Bearish, belum cross
RSI 29,15 (min 21,09 pada 19 Okt) Oversold tipis, rebound gagal
Bollinger Mid 96,85 / UB 117,99 / LB 75,71 Jauh di bawah mid, menuju LB
ATR 7,18 (8,65%) Stop lebar, sizing kecil
Net foreign 0 Netral
Broker buyer LG +Rp5,22 jt, DR +Rp3,76 jt, KK +Rp3,10 jt @83–84 Serap kecil, lokal
Broker seller XL −Rp11,40 jt, CC −Rp420 rb, XC −Rp308 rb Retail digital distribusi
Asing institusi Tidak ada di daftar; CGS net jual −Rp174 rb Tidak ada akumulasi asing
Level kunci 81 low, 80 S1, 78 S2; R 86, 89–90, 94,71 Break 81 = lanjut turun
Vendor Score 20/75, AVOID, stop 78, RSI 24 (bedo: snapshot 29,15) Cross-check bearish

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

1084 kata

Laporan Fundamental LUCK.JK — PT Sentral Mitra Informatika Tbk

Catatan keterbatasan data: tool get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement hanya kembalikan daftar periode (Q1 2024–Q2 2026, FY 2022–FY 2025), tanpa angka. Tidak ada angka neraca, arus kas, atau historis tahunan. Analisis di bawah 100% berbasis get_fundamentals (IS Q2 2026), get_insider_transactions, quote, dan get_seasonality (kosong). Bagian neraca/arus kas = tidak tersedia.

1. Profil

  • Nama: PT Sentral Mitra Informatika Tbk. Kode IDX: LUCK.
  • Sektor: Teknologi / Perangkat Keras Komputer (Computer Hardware). Exchange: JKT.
  • Saham beredar: 715.749.640 lembar.
  • Market cap: Rp59,41 miliar. Harga Rp83.
  • Likuiditas sangat tipis: turnover ratio 0,0663% (0,000663), lot 4.742, nilai transaksi Rp39,44 juta, 140 transaksi. Harga turun -4,0 (-4,6%) hari itu. VWAP Rp83,18.

2. Laba rugi Q2 2026 (satuan rupiah, sesuai laporan)

Pos Nilai % Penjualan
Penjualan 16.992.640.083 100,0%
Beban pokok -8.672.448.785 51,0%
Laba bruto 8.320.191.298 49,0%
Beban penjualan -388.431.799 2,3%
Beban umum & administrasi -5.114.926.575 30,1%
Pendapatan bunga 34.698.483 0,2%
Beban bunga/keuangan -5.898.940 0,03%
Beban lainnya -466.879.957 2,7%
Laba sebelum pajak 2.045.475.561 12,0%
Pajak -440.178.736 2,6% (efektif 21,5%)
Laba periode 1.605.296.825 9,4%
Laba atribusi induk 1.608.447.265 —
Laba non-pengendali -3.150.440 —
Laba komprehensif 1.731.375.063 —

Poin kunci:

  • Gross margin 49,0% tinggi untuk distributor hardware. Mengindikasikan bauran jasa/software/after-sales signifikan, bukan relabel murni.
  • G&A = 30,1% penjualan. Biaya tetap berat. Operating leverage tinggi: kenaikan volume langsung jatuh ke laba.
  • Laba operasi tersirat (EBIT) = 8.320 - 388 - 5.115 - 467 = Rp2.350 juta, margin 13,8%. Beban bunga hampir nol (Rp5,9 juta) → utang berbunga kecil.
  • EPS Q2 = 1.608,4 juta / 715,75 juta lembar ≈ Rp2,25. Annualized kasar Rp9,0 → P/E ~9,2x.
  • Lain-lain: laba komprehensif lain +Rp126,1 juta; "keuntungan/kerugian lainnya" -Rp333,3 juta — perlu cek apakah revaluasi/translasi.
  • Rugi minoritas kecil → entitas anak hampir seluruhnya dimiliki penuh.

3. Posisi turn-around (implikasi)

  • Beban bunga hampir nihil + pajak 21,5% + laba positif = perusahaan lepas dari fase rugi, transisi ke profitabilitas tipis.
  • Market cap Rp59,4 miliar vs penjualan kuartalan Rp17,0 miliar (annualized ~Rp68 miliar) → P/S ~0,87x. Untuk entitas laba bersih dengan margin 9,4%, valuasi tidak mahal secara statistik.
  • Tapi skala kecil, likuiditas nyaris nol. Spread dan slippage akan besar. Exit susah.

4. Insider

  • Pemegang besar: SERIAL SYSTEM INTERNATIONAL (asing). Januari 2026 aktif churn: beli 5,0 jt @147 (14–15 Jan) dan @0 (20 Jan); jual 10,7 jt @168 (14 Jan) dan @0 (19 Jan); jual 1,1955 jt (26 Jan). Saldo akhir 106.889.040 lembar.
  • Arah: pengurangan neto besar dari 113,78 jt → 106,89 jt dalam Januari 2026 (-6,1 jt, ~5,3%). Pola jual di Rp168 saat harga sekarang Rp83 → distribusi di level lebih tinggi.
  • Tidak ada transaksi insider dalam ~9 bulan terakhir (terakhir 2026-01-28). Tidak ada sinyal beli dari manajemen lokal belakangan ini. Belvin Tannadi hanya beli tahun 2022.
  • Kesimpulan: pemegang asing mengurangi eksposur pada level harga ~2x harga sekarang. Bearish bias jangka menengah dari sisi kepemilikan.

5. Seasonality

Tool kembalikan nol baris. Tidak ada dasar statistik musiman. Jangan pakai argumen seasonality.

6. Insight actionable

  1. Angka belum lengkap. Minta/lapor neraca & arus kas sebelum ambil posisi besar. Tanpa kas, piutang, dan utang, kualitas laba tidak terverifikasi. Risiko: laba Q2 bisa ditopang piutang yang tidak tertagih.
  2. Cek arus kas operasi. Laba Rp1,6 miliar kecil; jika OCF negatif, kualitas earnings lemah → valuasi murah palsu.
  3. Turnover 0,0663% = bahaya likuiditas. Order besar akan gerakkan harga tak wajar. Batasi ukuran posisi; pakai limit order, bukan market.
  4. Gross margin 49% vs G&A 30% → trigger utama adalah pertumbuhan penjualan. Penjualan +10% (Rp1,7 miliar) menambah laba operasi ~Rp1,7 miliar tanpa biaya tambahan → EPS naik ~76%. Asimetri positif jika volume naik.
  5. Insider asing jual di Rp168. Harga Rp83 = diskon 51% dari level jual pemegang besar Januari 2026. Bisa jadi value, bisa jadi sinyal negative earnings ke depan. Butuh Q3 2026 (belum rilis per 28 Okt 2026 — terlambat, tanda red flag keterbukaan).
  6. Keterlambatan laporan Q3 2026 (harusnya Okt) belum terlihat di data. Pantau; keterlambatan pelaporan = risiko sanksi/suspensi IDX.

7. Risiko utama

  • Likuiditas ekstrem rendah → tidak bisa keluar cepat.
  • Skala kecil (market cap Rp59 miliar) → rentan manipulasi harga.
  • Data neraca/arus kas tidak tersedia → tidak bisa hitung DER, current ratio, OCF.
  • Insider asing net seller.
  • G&A 30% penjualan → jarak ke rugi tipis. Penurunan penjualan 20% bisa hapus seluruh laba.

Ringkasan Tabel

Kategori Item Nilai / Fakta Interpretasi
Identitas Nama / Kode PT Sentral Mitra Informatika Tbk / LUCK Teknologi – Hardware Komputer, IDX
Pasar Harga Rp83 (-4,6%) VWAP 83,18
Pasar Market cap Rp59,41 miliar Microcap
Pasar Saham beredar 715.749.640 —
Likuiditas Turnover ratio 0,0663% Sangat tipis
Likuiditas Nilai transaksi harian Rp39,44 juta Slippage tinggi
IS Q2 2026 Penjualan Rp16.992.640.083 —
IS Q2 2026 Laba bruto Rp8.320.191.298 (49,0%) Margin tinggi untuk hardware
IS Q2 2026 G&A Rp5.114.926.575 (30,1%) Biaya tetap berat
IS Q2 2026 Laba operasi (tersirat) ~Rp2.350 juta (13,8%) —
IS Q2 2026 Laba bersih Rp1.605.296.825 (9,4%) Atribusi induk Rp1.608,4 jt
IS Q2 2026 Beban bunga Rp5.898.940 Utang berbunga kecil
IS Q2 2026 EPS kuartalan ~Rp2,25 Annualized P/E ~9,2x
Valuasi P/S (annualized) ~0,87x Tidak mahal jika earnings nyata
Insider Serial System Intl (Jan 2026) 113,78 jt → 106,89 jt Net seller, jual @147–168
Insider Transaksi lokal terakhir Belvin Tannadi, Feb 2022 Tidak ada sinyal beli terbaru
Seasonality Data Kosong Tidak ada dasar musiman
Neraca / Arus Kas Data Tidak tersedia Risiko analisis
Pelaporan Q3 2026 Belum terlihat per 28 Okt 2026 Pantau keterlambatan

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

410 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment LUCK.JK (PT Sentral Mitra Informatika Tbk, Teknologi / Perangkat Keras Komputer, Bursa JKT) — 2026-10-21 sampai 2026-10-28

Ketiga sumber data tidak tersedia. Tidak ada sinyal sentimen terbaca. Skor 5 = netral secara default, bukan hasil analisis.

Rincian per sumber

Sumber Status Isi
Berita (Yahoo Finance, 7 hari) UNAVAILABLE Tidak ada vendor terkonfigurasi bisa melayani get_news. Yahoo Finance tidak punya artikel bertag LUCK.JK. Ini tidak menyatakan apa pun soal emiten.
StockTwits UNAVAILABLE HTTPError saat fetch. Nol pesan diterima, nol tag Bullish/Bearish. Rasio retail tidak bisa dihitung.
Reddit TIDAK ADA Tidak ada query diskusi Reddit untuk LUCK.JK. Nol post, termasuk r/CryptoCurrency dan r/CryptoMarkets.

Tabel sinyal sentimen

Sinyal Arah Sumber Bukti
Framing institusional / berita Tidak ada data Yahoo Finance get_news gagal; nol headline
Sentimen retail Tidak ada data StockTwits HTTPError; nol pesan, nol tag
Diskusi komunitas Tidak ada data Reddit Tidak ada query; nol post

Divergensi lintas sumber

Tidak bisa diukur. Tidak ada dua sumber yang sama-sama berisi data untuk dibandingkan. Tidak ada klaim divergensi maupun konvergensi.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol headline, nol post, nol pesan berarti nol tema berulang. Setiap narasi soal LUCK.JK (kinerja, produk, kompetisi) akan berupa karangan; tidak dilakukan.

Katalis dan risiko

Tidak ada katalis maupun risiko teridentifikasi dari data yang tersedia. Tidak ada berita laba, peluncuran produk, ancaman kompetitif, atau headline makro dalam data. Trader harus cek sendiri kalender laporan keuangan IDX, pengumuman keterbukaan informasi, dan likuiditas saham (saham kecil di papan pengembangan/pemantauan khusus berisiko volume tipis) sebelum bertindak.

Catatan metodologi dan batas data

  • Sampel nol di ketiga sumber. Confidence rendah, bukan medium.
  • Skor 5 pada band Neutral sesuai instruksi: Neutral hanya bila semua sumber benar-benar senyap. Kondisi itu terpenuhi secara literal.
  • "Neutral" di sini artinya tidak tahu, bukan "pasar tenang". Jangan tafsirkan sebagai sinyal hold yang tervalidasi.
  • StockTwits dan Reddit praktis kosong untuk ticker .JK kecil; kegagalan HTTP pada StockTwits juga bisa berarti masalah teknis, bukan nol minat.
  • Sentimen lampau tidak prediktif. Laporan ini nol sinyal untuk ditimbang; bobotkan sepenuhnya ke fundamental dan teknikal.

Rating: Neutral (score 5/10, confidence low)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD (tidak ada dasar sentimen; HOLD hanya berarti tidak ada sinyal untuk mengubah posisi)

Analisa berita

552 kata

Laporan Riset Berita — LUCK.JK (PT Sentral Mitra Informatika Tbk)

Berita spesifik LUCK.JK: TIDAK TERSEDIA. Vendor (Yahoo Finance) tak punya artikel bertag LUCK.JK. Bukan sinyal negatif — murni tidak ada cakupan. Jangan estimasi.

Data makro FRED: TIDAK TERSEDIA. FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka CPI/PCE/unemployment/10Y. Jangan karang.

Apa yang tersedia

  1. Berita global 21–28 Okt 2026 — dominasi tema IT/enterprise tech, bukan Indonesia. Headline: laporan pasar "IT Management as a Service" CAGR 16.1% ke $35.7B pada 2032 (IBM, Microsoft, ServiceNow, Cisco). Relevan longgar ke Sentral Mitra (TI/hardware), tapi itu pasar global, bukan IDX.

    • Tekanan sektor: IBM turun ~13% YTD vs Cisco +47%. IBM PT Evercore dipotong lalu dikoreksi ($275 dari $250). Teknologi global mix.
    • Tidak ada berita Indonesia, rupiah, suku bunga BI, atau anggaran TI korporat/pemerintah di feed.
  2. Suku bunga (Polymarket, volume dalam) — "Tidak ada pemotongan Fed di 2026": Yes 96% (volume $9.2M, 1 minggu turun 0.4pp). Artinya pasar memperkirakan biaya modal global tetap tinggi sampai akhir 2026. Buruk untuk saham tech kecil berleverage.

  3. Resesi — Resesi AS akhir 2026: 8% (volume $2.4M). Basis risiko rendah. Tapi sinyal ini AS-sentris, tidak menangkap pelemahan domestik Indonesia.

  4. Indonesia (Polymarket) — Probabilitas kecil/relevan rendah: Prabowo berhenti jabatan sebelum 31 Des 2026: 6%. Gempa 6.0+ bulan ini: 16%. Normalisasi Israel-Indonesia: 2%. Tidak ada pasar langsung untuk rupiah, suku bunga BI, atau IHSG. Tidak ada sinyal makro domestik dari prediksi market.

  5. Screener IDX — Hanya 3 nama, LUCK tidak muncul. LUCY (bukan LUCK) label "Sinyal Telat". Jangan campur. Pasar IDX status tutup, buka Kamis 09:00 WIB. get_market_breadth kosong (market tutup) — tak bisa ukur breadth.

Implikasi trading LUCK.JK

  • Likuiditas jadi risiko utama. Saham hardware TI kecil IDX — tanpa berita, tanpa cakupan analis, tanpa breadth. Spread lebar, slippage tinggi. Posisi kecil wajib.
  • Makro global: Fed tidak turun (96%) = DCF tekanan diskonto tetap. Faktor negatif untuk hardware tech.
  • Katalis yang harus dipantau, bukan di sini: rilis laba kuartalan emiten IDX, belanja TI pemerintah/korporat, kontrak pengadaan, dan data BI rate. Semua tidak ada di feed ini.
  • Tidak cukup bukti untuk thesis bullish atau bearish spesifik LUCK.JK. Sinyal netral-timak.

Aksi

  1. Cek langsung laporan keuangan & keterbukaan IDX LUCK untuk katalis nyata.
  2. Set FRED_API_KEY agar makro terisi.
  3. Cari vendor berita Indonesia (Kontan/Bisnis/IDX) — feed saat ini kosong untuk saham IDX.
  4. Ambil ulang breadth saat pasar buka Kamis 09:00 WIB.

Rating: Neutral

Kategori Temuan Sumber Dampak LUCK.JK
Berita LUCK.JK Tidak tersedia Yahoo Finance (no tag) Netral — bukan sinyal
Makro FRED Tidak tersedia FRED key unset Tidak dapat dinilai
Berita global tech IT Mgmt-as-a-Service CAGR 16.1% ke $35.7B/2032; IBM -13% YTD vs Cisco +47% GlobeNewswire, 24/7 Wall St. Netral-longgar positif sektor
Fed 2026 No cut: Yes 96% ($9.2M, -0.4pp/wk) Polymarket Negatif — biaya diskonto tetap
Resesi AS 2026 8% ($2.4M) Polymarket Netral
Indonesia risiko politik Prabowo out sblm 2027: 6% Polymarket Netral
Breadth IDX Kosong, pasar tutup, buka Kamis 09:00 WIB IDX Tidak dapat dinilai
Screener IDX LUCK tidak muncul; LUCY beda emiten IDX Edge Netral-timak

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD