Gacor Quant
Sesi 1 berlangsung (09:00-12:00 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Green Power Group Tbk.

LABA · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa cb-flash

Sell

98 rupiah per lembar · +0,00% · -

Net broker seluruhnya 246,8 jt rupiah. Kapitalisasi 108,1 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Jual habis LABA.JK. Pangkas alokasi portofolio jadi 0%. Eksekusi jual bertahap rentang 98 sampai 101 cegah slippage likuiditas tipis.
Aliran dana
BQ beli 158,4 jt
Posisi harga
-12,6% terhadap SMA50, asing -1,6% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
99
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
200,6 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
229
kali transaksi
Volume
2,0 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2021-06-10 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 158,4 jt 1,6 jt 172,9 jt 14,5 jt
MU MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS TBK 49,6 jt 496,2 rb 50,0 jt 372,4 rb
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 20,1 jt 193,5 rb 35,0 jt 15,0 jt
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 8,1 jt 79,8 rb 10,2 jt 2,1 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 6,4 jt 57,6 rb 20,8 jt 14,4 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 2,0 jt 19,9 rb 4,5 jt 2,5 jt
DH SINARMAS SEKURITAS 1,0 jt 10,0 rb 1,2 jt 118,8 rb
EP MNC SEKURITAS 661,9 rb 10,1 rb 25,3 jt 24,6 jt
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 222,9 rb 2,3 rb 308,0 rb 85,1 rb
QA TUNTUN SEKURITAS INDONESIA 140,0 rb - 3,0 jt 2,9 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 105 496,6 jt XL 103 497,9 jt
BQ 99 172,9 jt XC 101 162,3 jt
XC 104 130,9 jt CC 102 107,7 jt
YP 104 78,8 jt YP 104 98,3 jt
CC 104 67,3 jt PD 105 90,2 jt
PD 102 61,5 jt NI 105 79,3 jt
MU 100 50,0 jt AK 105 67,0 jt
YB 104 42,2 jt YB 106 43,2 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 163 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-01-06 NEV STORED ENERGY - Sell -166,800 0
2026-01-05 NEV STORED ENERGY - Sell -166,800 0
2026-01-05 NEV STORED ENERGY - Sell -2,140,832 0
2026-01-02 NEV STORED ENERGY - Sell -2,705,300 0
2026-01-02 NEV STORED ENERGY - Sell -2,142,500 0
2025-12-01 LONGPING INVESTASI INDONESIA - Sell -16,440,000 0

Keputusan akhir

181 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Jual habis LABA.JK. Pangkas alokasi portofolio jadi 0%. Eksekusi jual bertahap rentang 98 sampai 101 cegah slippage likuiditas tipis. Cut loss mutlak jika harga tembus bawah 96. Target penurunan 90 sampai 89. Parkir dana di instrumen pasar uang.

Investment Thesis: Fundamental rusak total. Kas sisa Rp975,63 juta lawan utang lancar Rp26,09 miliar. Rasio kas hancur 0,037x. Risiko gagal bayar tinggi. CFO defisit Rp54,72 miliar karena beban umum bakar kas Rp33,42 miliar. Laba komprehensif Rp51,56 miliar manipulasi polesan revaluasi non-kas Rp47,81 miliar. Laba riil nihil. Pengendali kabur. Insider Longping dan NEV Stored Energy lego belasan juta lembar. Asing AK buang 408.900 lembar bersama NI, CC, XC. Akumulasi BQ Rp158,4 juta tidak sebanding. Struktur teknikal tren turun kuat. Harga 98 terkunci di bawah EMA 10 (101,02), SMA 50 (112,12), SMA 200 (115,17). Penolakan keras level 110 cetak ekor atas panjang. MACD -4,06 negatif. RSI 40,19 belum jenuh jual, beri ruang jatuh ke batas bawah Bollinger 90,45. Skenario batal jika harga tembus kuat di atas 106 dan arus kas operasional berbalik positif mandiri.

Price Target: 89.0

Time Horizon: 1-3 bulan

Rencana trader

85 kata

Action: Sell

Reasoning: LABA.JK struktur tren turun kuat di bawah EMA 10 (101,02), SMA 50 (112,12), SMA 200 (115,17) dengan penolakan keras di 110. Fundamental kritis akibat manipulasi revaluasi laba, CFO defisit Rp54,72 miliar, serta kas sisa Rp975,63 juta lawan utang lancar Rp26,09 miliar. Broker asing AK dan insider distribusi aktif tanpa tandingan akumulasi memadai. Jual habis posisi di 98 atau cut loss langsung jika jebol 96 menuju target 90-89.

Entry Price: 98.0

Stop Loss: 96.0

Position Sizing: 0% alokasi portofolio

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

224 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Argumen Bull runtuh total. Laba Q3 2025 Rp3,76 miliar manipulasi akuntansi. Kas masuk pelanggan cuma Rp4,37 miliar dari omzet Rp15,30 miliar. Laba komprehensif Rp51,56 miliar berisi revaluasi non-kas Rp47,81 miliar. Laba riil nihil. CFO defisit Rp54,72 miliar bukan modal kerja produktif; beban umum dan administrasi bakar kas Rp33,42 miliar. Kas sekarat sisa Rp975,63 juta. Utang lancar Rp26,09 miliar. Rasio kas hancur 0,037x. Model bisnis zombie topang utang pemegang saham Rp16,39 miliar. Risiko gagal bayar tinggi atau rights issue dilutif masif. Insider Longping dan NEV Stored Energy lepas saham agresif di Rp176-Rp183. Asing AK dan broker NI distribusi aktif. Akumulasi BQ Rp158,4 juta tidak seimbang. Teknikal hancur. Candlestick tolak level 110 cetak long upper shadow. Harga Rp98 terkunci di bawah EMA 10 (101,02), SMA 50 (112,12), SMA 200 (115,17). MACD -4,06 sinyal tren turun kuat. Support 96 rapuh.

Strategic Actions: Posisi: Keluar penuh / Jual / Hindari LABA.JK. Ukuran: 0% dari alokasi portofolio standar. Pangkas habis eksposur.

Langkah eksekusi:

  1. Jual bertahap pada rentang Rp98 - Rp102 saat harga tes EMA 10.
  2. Cut loss langsung jika harga tembus bawah Rp96.
  3. Target penurunan 1: Rp90 (Lower Bollinger Band).
  4. Target penurunan 2: Rp89 (Breakdown support struktural).
  5. Batalkan rencana keluar jika harga tembus dan bertahan di atas Rp106 (Middle Bollinger Band). Tahan modal sampai kas operasional mandiri terbukti.

Analisa teknikal dan aliran dana

569 kata

Aset: LABA.JK (PT Green Power Group Tbk). Tanggal analisis: 2026-10-27.

Snapshot Pasar Terverifikasi (Source of Truth)

  • Open: 101 | High: 110 | Low: 97 | Close: 98
  • Perubahan: -1 (-1,01%)
  • Volume: 12.793.600 lembar
  • Nilai transaksi: Rp1.321.666.700
  • Frekuensi: 1.784 kali
  • Net foreign: -483.300 lembar (distribusi asing)

8 Indikator Terpilih & Nilai Terverifikasi

  1. close_10_ema (101,02): Filter momentum jangka pendek. Harga 98 di bawah EMA 10. Sinyal bearish.
  2. close_50_sma (112,12): Tren jangka menengah. Posisi harga jauh di bawah garis. Tren turun dominan.
  3. close_200_sma (115,17): Tren jangka panjang. Posisi harga di bawah SMA 200. Struktur macro downtrend.
  4. macd (-4,06): Momentum tren. Garis negatif tajam. Momentum jual berkuasa.
  5. macdh (-0,87): Histogram MACD negatif. Tekanan jual masih berlangsung walau penyempitan tipis.
  6. rsi (40,19): Pengukur osilasi momentum. RSI netral-bawah, belum jenuh jual ekstrem. (Discrepancy: Vendor catat RSI 28, snapshot verifikasi konfirmasi 40,19).
  7. boll (105,70; Upper: 120,95; Lower: 90,45): Middle Bollinger Band. Harga 98 berada di paruh bawah pita bollinger, tekanan turun kuat.
  8. atr (8,41): Ukuran volatilitas harian. Fluktuasi rata-rata 8,58% dari harga pasar. Risiko ayunan tinggi.

Bandarmologi & Arus Broker

  • Broker pembeli utama: BQ (+Rp158,4 juta, 1,6 juta lembar), MU (+Rp49,6 juta), OD (+Rp20,1 juta).
  • Broker penjual utama: NI (-Rp59,4 juta), AK / UBS Sekuritas (-Rp43,8 juta, -408,9 ribu lembar), CC (-Rp40,4 juta), XC (-Rp31,4 juta), PD (-Rp28,8 juta).
  • Broker asing AK (UBS) buang barang bersama sekuritas ritel/institusi lokal (NI, CC, XC, PD). Akumulasi hanya dari BQ dan MU, tidak mampu imbangi tekanan jual masif.
  • Titik distribusi terkonsentrasi di rentang harga 101–105. Bouncing intraday ke 110 langsung dihantam aksi jual hingga tutup dekat level terendah harian (98).

Analisis Tren & Risiko

  • Struktur harga downtrend jelas. Harga gagal tembus batas atas 110. Ekor atas panjang (upper shadow) tanda rejection keras di resisten.
  • Asing keluar terus menerus. Historical win rate vendor saat pola asing jual: 35,7% (jebakan historis).
  • Support terdekat: 96–97 (low harian & konsolidasi 16–21 Okt 2026), lalu lower band 90,45. Resisten dinamis: 101 (EMA 10) dan 105,7 (Mid Bollinger).

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Posisi: Menghindari pembelian / lepas posisi (Avoid / Cut Loss bagi yang memegang).
  • Alasan: Struktur downtrend di bawah seluruh moving average (EMA 10, SMA 50, SMA 200). Broker asing AK distribusi. RSI 40,19 belum konfirmasi bottoming.
  • Area jual / exit: Rp98 - Rp102
  • Stop Loss / Invalidation jika hold spekulatif: Rp89 (jebol Lower Band)
  • Target penurunan (Downside support): Rp90 - Rp89
Komponen Analisis Metrik / Level Terverifikasi Interpretasi
Harga Terakhir Rp98 (-1,01%) Bearish candle, long upper shadow
Volume / Turn Over 12,79M lbr / Rp1,32 Miliar Volume normal, tekanan jual dominan
EMA 10 / SMA 50 / SMA 200 101,02 / 112,12 / 115,17 Bearish alignment (Harga < EMA 10 < SMA 50 < SMA 200)
MACD / Histogram -4,06 / -0,87 Sinyal momentum negatif kuat
RSI (14) 40,19 Zona bearish, belum oversold
Bollinger Bands Lower 90,45 | Mid 105,70 | Upper 120,95 Berjalan di paruh bawah pita volatilitas
Volatilitas (ATR 14) Rp8,41 (8,58%) Risiko tinggi pergerakan harian
Broker Summary Buyer: BQ (Rp158M) | Seller: NI, AK (UBS), CC Distribusi asing & lokal, akumulasi rapuh

Analisa fundamental

827 kata

Profil dan fundamental PT Green Power Group Tbk (LABA.JK) per 27 Oktober 2026:

Profil Perusahaan & Data Pasar

  • Nama: PT Green Power Group Tbk (LABA.JK).
  • Harga saham: Rp 98,0. VWAP: Rp 99,15.
  • Saham beredar: 1.103.402.553 lembar.
  • Kapitalisasi pasar: Rp 108,13 miliar.
  • Turnover ratio: 0,0116 (likuiditas perdagangan tergolong tipis).

Kinerja Laba Rugi (Income Statement)

  • Penjualan Q3 2025: Rp 15,30 miliar. Naik dari Q2 2025 (Rp 7,25 miliar) dan Q1 2025 (Rp 8,49 miliar).
  • Beban pokok pendapatan Q3 2025: Rp 7,03 miliar. Margin laba kotor tebal: Rp 8,27 miliar (54,05%).
  • Beban umum dan administrasi: Rp 4,16 miliar. Beban penjualan: Rp 283,94 juta.
  • Laba bersih Q3 2025: Rp 3,76 miliar. Laba entitas induk: Rp 1,83 miliar. Balik untung dibanding tahun 2024 yang merugi (Q4 2024: -Rp 2,79 miliar; Q3 2024: -Rp 3,27 miliar).
  • Laba komprehensif Q3 2025 melonjak ke Rp 51,56 miliar akibat penyesuaian pos pendapatan komprehensif lainnya Rp 47,81 miliar (keuntungan non-operasional/revaluasi).
  • Kualitas laba bersih rendah. Mayoritas keuntungan tercatat di pos komprehensif, bukan laba operasional murni.

Neraca & Posisi Keuangan (Balance Sheet)

  • Total aset Q3 2025: Rp 157,49 miliar. Naik tajam dari Q4 2024 (Rp 93,02 miliar).
  • Kas dan setara kas: Rp 975,63 juta. Mengalami penurunan ekstrem dari Q1 2025 (Rp 46,22 miliar) dan Q2 2025 (Rp 2,42 miliar). Cadangan kas kritis.
  • Piutang usaha: Rp 18,76 miliar. Persediaan: Rp 16,11 miliar. Uang muka lancar: Rp 12,73 miliar.
  • Aset tidak lancar: Rp 98,73 miliar didominasi investasi metode ekuitas Rp 57,14 miliar dan aset tetap Rp 31,99 miliar.
  • Liabilitas jangka pendek: Rp 26,09 miliar. Liabilitas jangka panjang: Rp 13,81 miliar. Total liabilitas: Rp 39,89 miliar.
  • Total ekuitas: Rp 117,60 miliar. Rasio DER: 0,34x (leverage tercatat rendah).
  • Current ratio: 2,25x. Namun Cash ratio sangat rendah: 0,037x (3,74%). Risiko ketidakmampuan bayar utang jangka pendek tinggi jika piutang dan persediaan macet.

Arus Kas (Cash Flow)

  • Arus kas operasi (CFO) Q3 2025: Defisit masif -Rp 54,72 miliar. Beban operasional umum & admin sedot kas Rp 33,42 miliar; pemasok sedot Rp 18,19 miliar; penerimaan pelanggan cuma Rp 4,37 miliar.
  • Arus kas investasi (CFI) Q3 2025: Defisit -Rp 13,89 miliar (akibat pemberian piutang pihak berelasi dan belanja lain).
  • Arus kas pendanaan (CFF) Q3 2025: Surplus +Rp 67,16 miliar. Penopang utama: utang pemegang saham Rp 16,39 miliar, utang pihak berelasi Rp 5,00 miliar, pendanaan lain Rp 46,57 miliar.
  • Model bisnis bakar kas parah. Operasi tidak hasilkan kas mandiri. Perusahaan bertahan hidup murni lewat utang pemodal/afiliasi.

Transaksi Orang Dalam (Insider Transactions)

  • Longping Investasi Indonesia lakukan aksi jual agresif pada November - Desember 2025 (belasan juta lembar saham dilepas di harga Rp 176 - Rp 183).
  • NEV Stored Energy lanjut jual saham pada Januari 2026 (jutaan lembar dilepas).
  • Pemegang saham besar konsisten distribusi saham ke pasar. Tekanan jual institusi/pemodal lama masih membayangi.

Wawasan & Tindakan Trader

  1. Kualitas laba semu. Laba bersih akuntansi positif tidak mencerminkan likuiditas riil.
  2. Kas tiris di bawah Rp 1 miliar. Ancaman penerbitan utang baru, right issue dilutif, atau gagal bayar operasional jangka pendek sangat nyata.
  3. Arus kas operasional negatif Rp 54,72 miliar jadi sinyal bahaya struktural (red flag).
  4. Penjualan agresif oleh insider beri sinyal negatif jangka menengah. Hindari posisi beli hold jangka panjang (swing/investasi).
  5. Posisi trading: Prioritaskan strategi defensif atau jual saat harga memantul teknikal (sell on rally).
Parameter Fundamental Nilai / Kondisi Catatan & Analisis
Harga Saham & Kapitalisasi Rp 98,0 / Rp 108,13 Miliar Saham kapitalisasi kecil, likuiditas rendah
Pendapatan Q3 2025 Rp 15,30 Miliar Tumbuh positif dibanding kuartal sebelumnya
Laba Bersih Q3 2025 Rp 3,76 Miliar Untung di buku, tapi laba induk cuma Rp 1,83 M
Laba Komprehensif Q3 2025 Rp 51,56 Miliar Didorong pos revaluasi ekuitas Rp 47,81 M
Kas & Setara Kas Rp 975,63 Juta Kritis, turun 97,9% dari Q1 2025 (Rp 46,22 M)
Total Liabilitas / Ekuitas Rp 39,89 M / Rp 117,60 M DER 0,34x (sehat di atas kertas)
Current Ratio / Cash Ratio 2,25x / 0,037x Aset lancar didominasi piutang & persediaan illiquid
Arus Kas Operasi (CFO) -Rp 54,72 Miliar Cash burn ekstrem, operasional boros kas
Ketergantungan Pendanaan Utang pemegang saham Rp 16,39 M Kelangsungan hidup bergantung suntikan afiliasi
Aktivitas Insider Penjualan masif (Net Sell) Longping & NEV Stored Energy lepas saham aktif

Rating: BEARISH

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Sell on rally atau hindari akumulasi saham LABA.JK. Arus kas operasional defisit ekstrem (-Rp 54,72 miliar) dan sisa kas di bawah Rp 1 miliar memicu risiko likuiditas tinggi serta risiko dilusi pendanaan. Pemegang saham pengendali/afiliasi konsisten melepas kepemilikan saham. Tetapkan batas keluar ketat di level Rp 102 jika memegang posisi pantulan jangka pendek.

Analisa sentimen

257 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Rincian Sumber Data

  1. Berita Yahoo Finance:
  • Status: DATA_UNAVAILABLE.
  • Jumlah artikel: 0.
  • Bukti: Vendor tidak punya artikel bertag LABA.JK rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Sinyal institusional nihil.
  1. StockTwits:
  • Status: Gagal ambil (HTTPError).
  • Jumlah pesan: 0.
  • Rasio Bullish/Bearish: Nihil. Sinyal sentimen ritel cepat tidak ada.
  1. Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing):
  • Status: Pencarian arsip tidak layani rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27.
  • Jumlah posting: 0.
  • Pembahasan komunitas: Nihil.

Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber

  • Divergensi: Tidak ada. Semua kanal nihil input.
  • Keselarasan: Tiga sumber serempak tanpa data. Keheningan informasi total lintas platform.

Tema Narasi Dominan

  • Narasi: Nihil. Tidak ada percakapan terdeteksi seputar LABA.JK (PT Green Power Group Tbk). Pasar tidak diskusikan instrumen di kanal yang dipantau.

Katalis dan Risiko

  • Katalis: Tidak terdeteksi dari data sentimen. Tiada info laba, kontrak, maupun aksi korporasi.
  • Risiko: Blind spot analitis tinggi. Ketiadaan data sentimen buat pedagang rentan pergerakan tak terduga. Likuiditas rendah dan risiko volatilitas tanpa konfirmasi publik. Perlu verifikasi keterbukaan informasi BEI dan teknikal murni.

Ringkasan Sinyal Sentimen

Sinyal Arah Sumber Bukti Pendukung
Berita Institusional Neutral Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE. 0 artikel LABA.JK periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27.
Obrolan Ritel Cepat Neutral StockTwits HTTPError. Data tidak dapat diakses, 0 pesan.
Diskusi Komunitas Neutral Reddit Pencarian tidak layani rentang tanggal target, 0 posting.

Analisa berita

287 kata

Sentimen berita dan makroekonomi untuk LABA.JK per 27 Oktober 2026:

Berita Terkait Emiten (LABA.JK / PT Green Power Group Tbk): Data berita spesifik emiten kosong. Penyedia berita tidak miliki artikel bertanda LABA.JK. Tidak ada sentimen korporasi langsung terdeteksi.

Kondisi Global dan Makroekonomi: Tren pasar global fokus pada belanja infrastruktur teknologi, AI, integrasi data (pasar AI farmasi, infrastruktur edge 5G/IoT). Data makro resmi FRED tidak tersedia karena kendala akses API. Pasar prediksi Polymarket ditahan untuk tanggal historis.

Kondisi Pasar Domestik (IDX): Sesi 1 bursa aktif. Transaksi nilai tertinggi didominasi perbankan dan komoditas besar: BBCA naik 3,06% (nilai Rp747,1 miliar), BMRI turun 1,56%, TLKM turun 3,74%, BBRI turun 1,38%. Saham energi/sumber daya bergerak bervariasi (BUMI turun 2,35%, ANTM naik 1,80%).

Screening dan Posisi Emiten: LABA.JK absen dari radar IDX Screener V5.2. Tidak ada indikasi akumulasi senyap atau konflik distribusi masuk sistem. Tidak masuk daftar top gainers, losers, maupun penggerak likuiditas utama sesi 1. Minat pasar minim.

Kategori Temuan Kunci Dampak bagi LABA.JK
Berita Emiten Data berita spesifik tidak ditemukan Netral/Nihil katalis jangka pendek
Sentimen Global Fokus sektor AI dan infrastruktur komputasi edge Netral, korelasi langsung rendah
Arus Pasar IDX Likuiditas tersedot saham big cap (BBCA, BMRI, TLKM) Likuiditas saham lapis bawah melemah
IDX Screener LABA.JK tidak terdeteksi akumulasi broker Tidak ada sinyal beli teknikal-broker
Breadth Pasar Volatilitas tinggi pada saham kecil spekulatif non-LABA Risiko likuiditas tinggi jika masuk tanpa volume

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Aksi: Tahan / Pantau (Hold/Wait). Alasan: Nihil katalis fundamental baru, tidak ada sinyal akumulasi di screener, likuiditas pasar tertuju pada saham perbankan utama.