Gacor Quant
Market tutup IDX Edge PRO Tentang Gacor

Perdana Bangun Pusaka Tbk

KONI · analisa Jumat, 30 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

1.940 rupiah per lembar · +24,75% · -

Net broker seluruhnya 95,1 jt rupiah. Kapitalisasi 605,3 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. SELL KONI.JK. Ketiga analis risiko konvergen ke arah jual; yang diperdebatkan hanya cara eksekusi. Putuskan: arah jual tegas, eksekusi mengikuti kedalaman bid, bukan target level yang diandaikan datang.
Aliran dana
XL beli 45,0 jt
Keyakinan
C54 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Likuiditas
Posisi harga
+0,2% terhadap SMA50, asing -0,9% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C54

Skor 54.5 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 18/25

net 95,1 jt dari bruto 1,2 M, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 6/15

+0,2% vs SMA50, return 20 sesi -3,0%

Likuiditas 0/15

rata-rata 152,2 jt rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 11.5% lebar, stop jadi mahal

VWAP
1.853
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
833,8 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
842
kali transaksi
Volume
450,0 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-07 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 45,0 jt 20,6 rb 469,2 jt 424,2 jt
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 11,1 jt 6,2 rb 17,0 jt 6,0 jt
PD INDO PREMIER SEKURITAS 8,8 jt 5,0 rb 16,1 jt 7,3 jt
HP HENAN PUTIHRAI SEKURITAS 8,4 jt 4,8 rb 11,7 jt 3,3 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 7,6 jt 5,8 rb 84,2 jt 76,6 jt
RO PLUANG MAJU SEKURITAS 5,5 jt 3,2 rb 5,7 jt 172,0 rb
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 4,9 jt 2,7 rb 10,1 jt 5,3 jt
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA 2,2 jt 1,2 rb 4,6 jt 2,4 jt
YU CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI 1,1 jt - 11,1 jt 10,0 jt
DH SINARMAS SEKURITAS 334,5 rb -100 20,6 jt 20,2 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 1.767 469,2 jt XL 1.732 424,2 jt
CC 1.761 123,6 jt CC 1.756 161,2 jt
XC 1.701 100,2 jt XC 1.755 102,3 jt
CP 1.784 84,2 jt CP 1.850 76,6 jt
YP 1.669 40,4 jt NI 1.786 44,1 jt
NI 1.664 24,5 jt YP 1.778 42,9 jt
DH 1.699 20,6 jt DH 1.658 20,2 jt
MG 1.773 17,0 jt AZ 1.763 19,2 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 21 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2021-12-02 EVELYN - Private_Placement +3,000,000 0
2021-12-02 SYLVIA LUKMAN - Private_Placement +3,000,000 0
2021-12-02 SUSANTO KOLIM - Private_Placement +3,000,000 0
2021-12-02 SUGIANTO KOLIM - Private_Placement +3,000,000 0
2021-12-02 L.ROSWITA KOMISARIS Buy +7,349,000 0
2021-12-02 LUKMAN KOLIM - Buy +22,904,000 0

Keputusan akhir

656 kata

Rating: Sell

Executive Summary: SELL KONI.JK. Ketiga analis risiko konvergen ke arah jual; yang diperdebatkan hanya cara eksekusi. Putuskan: arah jual tegas, eksekusi mengikuti kedalaman bid, bukan target level yang diandaikan datang. Jual minimum 50% posisi segera di bid yang ada (limit order, ukuran per potongan dibatasi kedalaman order book di 1.940/1.900/1.850), sisa dijual di setiap pantulan ke 1.990–2.067 dengan limit. Jangan pasang stop sebagai pengganti keluar — di ATR ~192,58 (≈10% harga) dan turnover 0,14%, stop dieksekusi di gap, bukan di level. Jika close di bawah 1.727 (VWMA), sisa posisi keluar di bid berikutnya tanpa menunggu kekuatan. Tidak ada penambahan, tidak ada entry baru. Batas nama ini 1–2% portofolio, dan di dalam batas itu ukuran diskalakan ke atas volatilitas (ATR 10%), bukan ke bawah.

Investment Thesis: 1) Risiko eksekusi nyata dan tidak dibantah siapa pun. Volume sesi 4.497 lot (Rp 833 juta/hari), turnover 0,0014%, ATR 192,58 ≈ 10% harga, harga bergerak 24,76% dalam satu sesi. Agresif benar: stop di 1.727 (1 ATR) bukan proteksi, melainkan janji eksekusi di harga gap. Konservatif setuju penuh. Ini poin konsensus, bukan konflik.

  1. Flow sesi terakhir terukur condong ke distribusi. Mandiri -37,55 jt, BNI -19,66 jt, Sucor -18,92 jt net jual; pembeli retail digital XL +44,95 jt, Pluang +5,49 jt; CGS asing net volume 0 lembar. Close 1.940 berada 10–15% di atas basis akumulasi broker 1.660–1.790. Pembeli terakhir membayar premium kepada pihak yang membangun posisi lebih murah dan sedang keluar.

  2. Struktur tren besar belum patah. Harga 11% di bawah SMA200 2.175,38 yang melandai turun; SMA50 turun konsisten 2.357,8 → 1.936,8; reclaim SMA50 hanya +3,2 poin dalam satu sesi. MACD -94,52 masih negatif — crossover di zona negatif adalah mean reversion, bukan reversal. Rebound +44% dalam enam sesi tanpa satu pun retest.

  3. Syarat konfirmasi rencana belum terpenuhi. Bull case mensyaratkan dua sesi close >2.067 (>2.097 untuk re-entry) dengan volume >400K — belum pernah terjadi dalam data. Harga 1.940, 6–8% di bawahnya. Menahan posisi penuh di zona no-man's land = mempertaruhkan downside 11–20% untuk upside 6–8% yang bersyarat.

  4. Kelemahan tesis yang saya tolak untuk dijadikan dasar. Ketiadaan insider buy sejak Des 2021 dan ketiadaan berita 7d/30d adalah kondisi struktural small-cap tanpa liputan, bukan sinyal timing — argumen Agresif di titik ini melampaui data. Data broker hanya sampai 29 Okt; order flow sesi spike 30 Okt tidak diketahui, jadi klaim siapa pun soal siapa membeli di 1.940 adalah ekstrapolasi. Valuasi tidak dapat dipakai: laporan mengakui 12 kuartal historis tak terbaca dan konvensi pelaporan (kuartalan vs H1) ambigu; P/E indikatif 34–69x untuk net margin 4,9% hanya indikasi, bukan penentu.

  5. Re-entry: dua jalur valid, keduanya butuh konfirmasi flow yang sekarang tidak ada. Jalur A (lebih disukai): harga kembali ke basis broker 1.660–1.790 dengan asing net buy volume nyata. Jalur B: dua sesi close >2.097 dengan volume >400K plus asing net buy nyata — masuk dengan posisi lebih kecil karena premi ~8% plus slippage. Menerima 2.097 sebagai satu-satunya jalan (Agresif) atau menolaknya mutlak (Konservatif) keduanya terlalu kaku; pembelian ulang 8% lebih mahal untuk profil flow yang lebih baik adalah premi menengah, bukan gratis dan bukan tabu.

  6. Mengapa bukan Hold. Hold dinilai atas dasar kesetaraan bukti, dan bukti tidak setara: flow terukur net jual institusi lokal + basis broker 10–15% di bawah harga + downtrend SMA200/SMA50 + MACD negatif melawan satu sesi momentum tanpa konfirmasi volume. Harga tidak bisa dibela oleh valuasi karena datanya tidak terbaca. Hold di sini = mempertahankan risiko eksekusi tanpa dasar.

Yang mengubah keputusan: (a) dua sesi close >2.097 dengan volume >400K dan asing net buy volume nyata; (b) harga turun ke 1.660–1.790 dengan asing net buy nyata (jalur akumulasi murah); (c) katalis terverifikasi. Sebelum salah satu terpenuhi, tidak ada posisi baru. Catatan keterbatasan: order book intraday, order flow sesi 30 Okt, dan data fundamental terverifikasi tidak tersedia dalam materi ini — rencana eksekusi harus disesuaikan dengan kedalaman bid aktual saat order dikirim.

Price Target: not provided

Time Horizon: Eksekusi 1–2 sesi; re-entry hanya setelah konfirmasi flow

Rencana trader

349 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan bilang Sell. Data harga dukung. Eksekusi bertentangan arah.

  • Close 1.940 = +44% dari low 1.345 (22 Okt), +24,76% satu sesi. Belum ada retest. Beli di sini = beli di high sesi spike, 10–15% di atas basis broker 1.660–1.790.
  • Tren besar masih turun: harga 11% di bawah SMA200 2.175,38 (melandai turun). SMA50 1.936,8 turun konsisten 2.357,8 -> 1.936,8. Reclaim SMA50 cuma +3,2 poin, satu sesi. Belum valid.
  • MACD -94,52 masih negatif. Crossover 27 Okt di zona negatif = mean reversion, bukan reversal.
  • Flow buruk: Mandiri -37,55 jt, BNI -19,66 jt, Sucor -18,92 jt net jual. Pembeli retail digital XL/Pluang. CGS asing net volume 0. Distribusi institusi lokal ke retail.
  • Likuiditas tipis, ATR 192,58 (~10%). Stop tidak akan kena di level — kena di gap. Proteksi realistis = limit order keluar, bukan stop.
  • Syarat konfirmasi plan (close >2.067 / >2.097, volume >400K, 2 sesi) belum terpenuhi. 1.940 jauh di bawah. Belum boleh tahan apalagi tambah.

Jual bertahap di 1.940 dengan limit, pecah 3–4 potong, hindari slippage. Kalau order book terlalu tipis: jual minimal 50% di setiap kekuatan ke 1.990–2.067. Jangan pasang stop sebagai pengganti keluar.

Entry Price: Tidak berlaku (aksi jual, bukan buka posisi). Level keluar: 1.940 limit; sisa di 1.990–2.067.

Stop Loss: Tidak berlaku untuk posisi jual. Untuk caller yang tetap pegang, batas invalidasi rebound = close di bawah 1.727 (VWMA), lalu 1.678 (mid BB). Catatan: di pasar ini stop bisa dieksekusi di harga gap, bukan di level — pakai limit order keluar.

Position Sizing: Target keluar 100% unit posisi KONI.JK. Jual bertahap 40%/30%/20%/10% dalam 1–2 sesi untuk hindari slippage order book tipis. Batas maksimum nama ini 1–2% portofolio. Re-entry hanya jika tiga kondisi bersamaan: (a) 2 sesi close >2.097 volume >400K, (b) asing net buy volume nyata, (c) katalis terverifikasi.

Catatan ketidakpastian: Data fundamental tidak cukup nilai valuasi (konvensi kuartalan vs H1 ambigu, historis 12 kuartal tak terbaca). Keputusan dari likuiditas, flow, tren — bukan valuasi. Data broker sesi 30 Okt belum tersedia; order flow sesi spike kosong. Konfirmasi flow untuk sesi terbesar belum ada.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

708 kata

Recommendation: Sell

Rationale:

Bear menang pada poin paling menentukan: eksekusi, bukan tesis. Bull membangun seluruh argumen pada asumsi bisa masuk-keluar. Bear membongkar asumsi itu dengan data yang Bull tidak bantah.

Argumen yang memutuskan:

  1. Stop Bull adalah ilusi. Turnover 0,0014% (4.500 lot, Rp 833 juta/hari), ATR 192,58 = 10% harga, harga bergerak 24,4% dalam satu sesi. Stop di 1.727 = 1 ATR. Di pasar seperti ini stop dieksekusi di harga gap, bukan di level. Bull tidak menjawab ini — hanya menyebut "risiko 11% terkendali". Itu klaim tanpa mekanisme.

  2. Asimetri terbalik. Bull klaim risk 11% vs upside +8%. Bear benar: downside gap tak terukur dan tak bisa dipilih harganya; upside +8% butuh 2 sesi close >400K volume — kondisi yang belum pernah terjadi dalam data. Downside tak terbatas relatif, upside bersyarat. Bukan asimetri menguntungkan.

  3. Bandarmologi mematahkan klaim "overhang mengecil". Basis akumulasi broker 1.660–1.790. Close 1.940. Retail beli 10–15% di atas basis semua pihak yang membangun posisi, sementara institusi lokal (Mandiri, BNI, Sucor) net jual dan asing net volume 0 lembar. Itu distribusi terstruktur ke retail, bukan penyerapan supply terbatas. Bull tidak membantah angka basis broker.

  4. Standar ganda P/S. Bull menolak P/E karena konvensi laporan ambigu, lalu memakai konvensi sama untuk klaim P/S 0,4x. Kalau data tak pasti, keduanya tak pasti. P/E 34–69x untuk net margin 4,9% mahal di kedua ujung.

  5. Tren besar belum patah. Harga -11% di bawah SMA200 yang turun (2.275→2.175); SMA50 turun konsisten (2.357→1.936). Reclaim SMA50 = +3,2 poin, satu sesi. MACD masih -94,52 — crossover di zona negatif adalah mean reversion, bukan reversal.

  6. Kualitas data sesi dipertanyakan. BBCA +24,49% dengan VWAP Rp4.961,57 jauh di bawah close — anomali. Bull memakai "rotasi sektor" sebagai bukti padahal sesi itu sendiri mencurigakan.

  7. Bull melanggar syaratnya sendiri. Bull definisikan konfirmasi di close >2.067 dengan volume >400K selama 2 sesi. Harga 1.940. Syarat belum terpenuhi, tapi Bull sudah merekomendasikan tahan/beli kecil. Itu spekulasi sebelum bukti, yang ia kecam sebagai "panik" saat Bear menolak.

  8. Tidak ada katalis, tidak ada insider, tidak ada flow asing. Berita kosong 7d & 30d, insider nihil sejak Des 2021, asing net 0. Tidak satu pun konfirmasi independen.

Yang tidak bisa dinilai: laporan fundamental sendiri mengakui historis 12 kuartal tak terbaca dan konvensi pelaporan (kuartalan vs H1) tidak jelas. Kedua pihak memakai ketidakpastian ini secara selektif. Karena itu, tesis fundamental tidak bisa dipakai sebagai dasar beli — dan tidak bisa dipakai sebagai dasar tahan saat risiko eksekusi begitu besar.

Kondisi: bull case valid secara arah (perusahaan tidak rusak), tapi harga sudah lari 44% dalam satu sesi tanpa katalis yang terverifikasi, di dalam downtrend, dengan likuiditas yang membuat exit menjadi tebakan. Bobot bukti jatuh ke Bear secara tegas, bukan tipis. Hold di sini berarti mempertahankan risiko tanpa dasar.

Strategic Actions:

Sized terhadap alokasi standar (asumsi 100% unit posisi untuk nama small-cap likuiditas rendah — batasi maksimum 1–2% portofolio):

  1. Kurangi/keluar sekarang. Jual bertahap di 1.940 dengan limit order, bukan market. Pecah jadi 3–4 potong (misal 40%/30%/20%/10%) untuk hindari slippage di order book tipis. Target eksekusi dalam 1–2 sesi.

  2. Jangan pasang stop sebagai pengganti keluar. Stop di pasar ini tidak akan terpenuhi di level — Bear benar. Keluar dengan limit order adalah satu-satunya proteksi yang realistis.

  3. Jika tidak bisa keluar penuh di 1.940 (volume terlalu tipis): jual minimum 50% di sesi berikutnya pada setiap kekuatan ke 1.990–2.067 (R1). Jadikan setiap kenaikan sebagai peluang keluar, bukan peluang tahan.

  4. Batalkan rencana entry di atas 2.067. Syarat Bull (2 sesi close >2.067 dengan volume >400K) belum terpenuhi. Bahkan jika terpenuhi, risiko gap di pasar ini tidak layak untuk nama dengan net margin 4,9%, tanpa katalis, tanpa flow asing.

  5. Re-entry hanya jika tiga kondisi terpenuhi bersamaan: (a) 2 sesi close consecutively di atas 2.097 dengan volume >400K, (b) asing net buy positif dengan volume nyata (bukan nol lembar), (c) berita/katalis terverifikasi. Sebelum itu, tidak ada posisi.

  6. Pantau pembalikan Bear: jika hilang likuiditas, atau harga close di bawah 1.727 (VWMA) — konfirmasi downtrend lanjut, tidak ada alasan masuk kembali.

  7. Catatan ketidakpastian: data fundamental tidak cukup untuk menilai valuasi secara pasti (konvensi pelaporan ambigu, historis tak terbaca). Keputusan ini dibuat dari bukti likuiditas, flow, dan tren — bukan dari valuasi. Jika data historis laba terverifikasi tersedia nanti, tesis perlu dinilai ulang dari nol.

Analisa teknikal dan aliran dana

1304 kata

KONI.JK — PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (Consumer Cyclical / Specialty Retail, IDX)

1. Kondisi harga terverifikasi (source of truth)

  • Close 2026-10-30: 1.940; Open 1.640, High 1.940, Low 1.560. Range 380 (24,4%). Volume 449.700 lembar; nilai Rp833.316.500; 840 transaksi; net foreign +8.700 lembar.
  • Lonjakan hari itu: close 29 Okt 1.555 -> 30 Okt 1.940 (+24,76%, sesuai vendor verdict). Bukan gap up — open dibuka 1.640, lalu dijual ke 1.560, lalu ditutup di high.
  • 5 sesi terakhir (26–30 Okt): 1.710, 1.595, 1.485, 1.555, 1.940. High 26 Okt 2.100 gagal ditahan (close 1.710), lalu diikuti penurunan ke 1.485 (28 Okt).
  • Turnover 30 Okt Rp833M vs rata2 20 hari 61K lembar (rasio 7,4x per vendor verdict). Volume big, tapi sebagian besar 29–30 Okt = tipe transaksi intraday/rotasi ulang, bukan akumulasi tenang.
  • Jangan klaim bounce di support: tidak ada bukti retest level tertentu.

2. Tren multi-timeframe (harga vs MA)

  • close_10_ema = 1.640,99 — harga di atas short MA (satu-satunya bullish stack).
  • close_50_sma = 1.936,8 — harga baru reclaim tipis (+3,2 poin di atas SMA50). SMA50 turun konsisten: 2.357,8 (21 Sep) -> 1.936,8 (30 Okt). Tidak ada golden cross; SMA50 sudah jauh di bawah SMA200 sejak lama (death cross structure).
  • close_200_sma = 2.175,38 dan melandai turun dari 2.275 (21 Sep). Harga masih 11% di bawah SMA200 -> tren besar masih turun. Reclaim SMA50 = satu sesi, belum konfirmasi.
  • Puncak struktural 2026: close 3.500 (17 Jun), range High 3.500. Harga sekarang 1.940 = sekitar 45% di bawah puncak Juni. Rendah lokal 29 Sep 1.940 close -> 22 Okt close 1.345 (low lokal terendah tercatat di periode ini). Dari 1.345 ke 1.940 = +44% rebound 6 sesi, sebagian besar di sesi 30 Okt.

3. Momentum (MACD + RSI)

  • macd = -94,52, macds = -131,84, macdh = +37,32.
  • macdh turun dalam ke -50,46 (21 Okt) lalu berbalik: -48,55 (22 Okt), -22,16 (23), -1,21 (26), +5,98 (27), +4,47 (28), +9,06 (29), +37,32 (30). Bullish crossover MACD-signal terjadi 27 Okt — sebelum spike 30 Okt. Histogram melebar cepat = momentum naik kuat tapi belum tervalidasi volume berkelanjutan.
  • RSI(14) = 57,69. Basis: 16,44 (21–22 Okt, oversold ekstrem), lalu 44,38 (23), 46,12 (26), 40,85 (27), 36,55 (28), 40,82 (29), 57,69 (30). Naik 41 poin dalam 6 sesi. Belum overbought, tapi kenaikan RSI sebesar ini dalam satu sesi = risk of exhaustion, bukan tren mapan.

4. Volatilitas (ATR + Bollinger)

  • ATR = 192,58 (≈10% dari harga close). Naik dari 111,5 (12 Okt) -> 192,6 (30 Okt). Volatilitas ekspansif; ukuran posisi harus dikecilkan.
  • Bollinger: mid 1.678,25, UB 2.097,43, LB 1.259,07. Band lebar tidak normal (spread ~420 poin = 25% harga) — pasar sedang melebar pasca crash 16–22 Okt.
  • Harga 1.940 di atas mid BB (1.678) dan di bawah UB (2.097) -> momentum positif tapi masih di dalam band, belum breakout band.
  • Vendor menghitung ATR 222 dan BB upper 2.087; snapshot resmi 192,58 dan 2.097,43. Pakai angka snapshot. RSI vendor 52 vs snapshot 57,69 — discrepancy kecil, flag saja, angka snapshot dipakai.

5. Volume / VWMA

  • VWMA = 1.727,70. Harga close 1.940 di atas VWMA = buyer volume-weighted menang tipis di sesi ini.
  • VWMA sempat jatuh ke 1.694,74 (29 Okt) dari 2.150 (21 Sep) = tekanan jual berat 5 minggu, baru berbalik 30 Okt.
  • Harga di atas VWMA = konfirmasi arah, tapi satu sesi volume tinggi di titik terendah struktural adalah pola lebih mirip distribusi/rebound rapuh daripada akumulasi bertahap. Hati-hati.

6. Bandarmologi (IDX)

Ringkasan broker (coverage s/d 2026-10-29; data sesi 30 Okt belum tersedia):

  • Net buyer: XL/Stockbit +Rp44,95 jt (20.600 lbr) — retail ritel digital; MG/Semesta +Rp11,06 jt; PD/Indo Premier +Rp8,76 jt; HP/Henan +Rp8,40 jt; CP/KB Valbury +Rp7,59 jt; RO/Pluang +Rp5,49 jt; OD/BRI Danareksa +Rp4,86 jt; XA/NH Korindo +Rp2,16 jt; YU/CGS International +Rp1,08 jt (net vol 0).
  • Net seller: CC/Mandiri -Rp37,55 jt (-21.600 lbr), NI/BNI -Rp19,66 jt (-10.000), AZ/Sucor -Rp18,92 jt (-10.700), SQ/BCA -Rp7,73 jt, QA/Tuntun -Rp3,13 jt, YP/Mirae -Rp2,47 jt, XC/Ajaib -Rp2,11 jt, YB/Yakin -Rp1,25 jt, DR/RHB -Rp0,84 jt, LG/Trimegah -Rp0,74 jt.
  • Pola: broker lokal institusi/BUMN (Mandiri, BNI, BCA, Sucor) net jual, pembeli didominasi retail digital (Stockbit, Pluang) + satu-satunya foreign broker bermakna, CGS, hanya +Rp1,08 jt. Ini bukan pola foreign accumulation sambil retail distribusi. Ini kebalikannya: retail menyerap barang dari institusi lokal. Bearish secara kualitas flow.
  • Level akumulasi (avg buy/sell per broker): XL beli rata2 1.767, jual rata2 1.732 (turnover churn, net tipis). CP beli 1.784, jual 1.850 (sebenarnya distribusi). XC/Ajaib beli 1.701, jual 1.755. YP yakin beli 1.669, jual 1.778 — juga jual lebih tinggi. Pembelian nyata terpusat di zona 1.660–1.790, bukan di 1.940.
  • Kesimpulan: harga close 1.940 > zona akumulasi broker (1.700–1.790). Pembeli 30 Okt membayar ~10–15% di atas basis broker. Tidak ada bukti akumulasi terkonsentrasi di harga sekarang.
  • Catatan: get_accumulation_history kosong; order flow 30 Okt kosong. Tidak ada data broker untuk sesi kenaikan terbesar — konfirmasi flow belum ada.

7. Sintesis & skenario

Pola dominan: rebound tajam pasca-crash dari oversold ekstrem, di dalam tren turun besar (harga < SMA200, SMA50 < SMA200, SMA50 turun). Bullish harian: harga > EMA10, > SMA50, > VWMA, > mid BB; MACD crossover 27 Okt; RSI 57 dari 16. Bearish menengah: SMA50/200 turun, flow broker lokal institusional jual, harga jauh di atas zona akumulasi broker, volume spike terkonsentrasi 1–2 sesi.

  • Perlu konfirmasi: close > 2.067 (R1 vendor) atau > UB 2.097 dengan volume > 400K selama 2+ sesi = reclaim tren valid.
  • Gagal tahan: close < 1.727 (VWMA) = rebound gagal; close < 1.678 (mid BB) = kembali ke tren turun.
  • ATR 192,58: stop sebanding 1 ATR = ~1.750; agresif 1,5–2 ATR = 1.650–1.555.
  • Ukuran posisi: kecil. Volume tidak likuid (0 sesi di periode ini), risiko slippage.

Rating: Hold (speculative rebound only; belum konfirmasi reclaim tren)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Aspek Data (2026-10-30) Bacaan Aksi
Close / OHLC 1.940 / 1.640-1.940-1.560 +24,76% dari 1.555 Sesi tunggal, tunggu lanjutan
Volume 449.700 lbr, Rp833 jt, 7,4x rata2 Surge, tapi churn/freq 840 Butuh 2+ sesi volume tinggi
EMA10 1.640,99 Harga di atas Bullish jangka pendek
SMA50 1.936,80 (turun) Reclaim tipis 1 sesi Belum valid
SMA200 2.175,38 (turun) Harga -11% Tren besar masih turun
MACD / signal / hist -94,52 / -131,84 / +37,32 Crossover 27 Okt, hist melebar Momentum naik, perlu volume
RSI 57,69 (dari 16,44 pada 22 Okt) Netral, naik cepat Risiko exhaustion
ATR 192,58 (~10%) Volatilitas tinggi Perkecil posisi
Bollinger mid 1.678 / UB 2.097 / LB 1.259 Di atas mid, dalam band Breakout butuh >2.097
VWMA 1.727,70 Harga di atas, VWMA baru berbalik Reclaim rapuh
Broker net beli XL +44,95 jt, MG +11,06 jt, PD +8,76 jt Retail digital + broker kecil Bukan akumulasi institusional
Broker net jual CC -37,55 jt, NI -19,66 jt, AZ -18,92 jt Institusi lokal distribusi Bearish kualitas flow
Foreign broker CGS +1,08 jt (net vol 0) Tidak ada akumulasi asing Tidak ada konfirmasi bandarmologi
Zona akumulasi broker 1.660–1.790 avg Harga 1.940 ~10-15% di atas basis Risiko pembeli terlambat
Level risiko SL 1.727 (VWMA) / 1.678 (mid BB) ATR besar Stop disiplin
Level konfirmasi >2.067 (R1) / >2.097 (UB) Butuh close 2 sesi + volume Baru boleh add

Discrepancy dicatat: vendor ATR 222 vs snapshot 192,58; vendor RSI 52 vs snapshot 57,69; vendor BB upper 2.087 vs snapshot 2.097,43. Analisis pakai angka snapshot.

Analisa fundamental

914 kata

Laporan Fundamental KONI.JK — PT Perdana Bangun Pusaka Tbk

1. Profil Perusahaan

  • Nama: PT Perdana Bangun Pusaka Tbk
  • Kode: KONI | Bursa: IDX (JKT)
  • Sektor: Consumer Cyclical / Specialty Retail
  • Saham beredar: 312.000.000 lembar (fixed, kecil)
  • Market cap: Rp 605,28 miliar
  • Harga terakhir: Rp 1.940 (naik Rp 385 / +24,75% dari close sebelumnya; VWAP Rp 1.853)
  • Nilai transaksi sesi: hanya Rp 833,8 juta, 842 frekuensi, 4.500 lot
  • Turnover ratio: 0,0014 (sangat tipis — likuiditas nyaris nol)
  • Status pasar: closed

2. Income Statement Q2 2026 (periode terbaru)

Angka (Rp), as filed:

Pos Nilai
Penjualan & pendapatan usaha 90.048.711.786
Beban pokok penjualan -71.868.717.540
Laba bruto 18.179.994.246
Beban penjualan -11.983.601.095
Beban umum & administrasi -483.991.030
Pendapatan keuangan 450.753.163
Beban bunga & keuangan -43.514.205
Pendapatan lainnya 54.852.281
Laba sebelum pajak 5.894.457.316
Beban pajak -1.500.009.732
Laba bersih 4.394.447.584
Laba komprehensif 4.394.447.584

Rasio turunan (basis Q2 2026):

  • Gross margin: 20,19%
  • Operating margin (setelah beban usaha): (18,180 − 11,984 − 484) / 90,049 = 6,34%
  • Net margin: 4,88%
  • Beban penjualan = 13,3% dari penjualan — tinggi, khas ritel
  • Beban SGA lain kecil, beban bunga minimal (Rp 43,5 jt) → levered ringan
  • Laba sebelum pajak & laba bersih identik (tidak ada item non-operasional besar)

Catatan: laporan ditampilkan sebagai satu kuartal (Q2 2026) tanpa kolom pembanding di output tool. Verifikasi YoY/QoQ perlu dari filing langsung.

3. Trend & Riwayat (apa yang bisa dikonfirmasi)

  • Tersedia 12 kuartal: Q3 2023 – Q2 2026. Tool mengembalikan index filename, bukan isi angka — data time-series tidak terbaca dari return ini.
  • Tersedia 4 laporan tahunan: FY 2022, FY 2023, FY 2024, FY 2025. Isi angka juga tidak terbaca (hanya header file).
  • Retrivied balance sheet/cashflow terakhir: 2026-09-27; Q2 2026 diambil 2026-10-05.
  • Seasonality: tidak ada data (tool kosong). Tidak ada bukti pola musiman.

Konsekuensi: analisis trend laba/ekuitas/arus kas tidak bisa dibuktikan dari data yang diterima. Jangan buat asumsi historis tanpa cek laporan keuangan IDX directly.

4. Insider Transactions

  • Tidak ada transaksi insider baru. Terakhir: 2 Des 2021 (private placement + buy).
  • 2021-12-02: LUKMAN KOLIM +22.904.000 saham; L.ROSWITA (Komisaris) +7.349.000; SUGIANTO/SUSANTO KOLIM, EVELYN, SYLVIA LUKMAN masing-masing +3.000.000. Semua @ 0 (gratis, private placement).
  • 2020: right issue + private placement, INDOLIFE PENSIONTAMA保有 12.460.000 saham.
  • Interpretasi: kepemilikan tightly held keluarga Kolim + institusi pensiun. Tidak ada sinyal insiders 5 tahun terakhir → insider signal = netral/negatif (tidak ada konfirmasi manajemen atas harga).

5. Valuation Snapshot

  • EPS belum bisa dihitung penuh tanpa laba tahunan. Bila Q2 2026 laba Rp 4,39 miliar dianggap kuartalan dan diannualisasi kasar: Rp ~17,6 miliar / 312 juta saham = EPS ~Rp 56 → P/E indikatif ~34x.
  • Bila laba Q2 2026 adalah kumulatif H1 2026 (Rp 4,39 miliar H1), annualisasi ~Rp 8,8 miliar → EPS ~Rp 28 → P/E ~69x.
  • Margin of uncertainty besar karena konvensi laporan tidak jelas. Terlalu mahal di kedua skenario untuk ritel gross margin 20%.
  • Market cap Rp 605 miliar vs penjualan kuartalan Rp 90 miliar → P/S ~1,7x kuartalan (~0,4x annualized). Tidak ekstrem, tapi P/E tinggi → pasar bayar premium atas laba tipis.

6. Risiko

  1. Likuiditas ekstrem rendah — turnover 0,14%, hanya 4.500 lot/hari. Sulit masuk/keluar posisi besar tanpa slippage.
  2. Harga naik +24,75% dalam satu sesi tanpa katalis fundamental terkonfirmasi → potensi pump/illiquid squeeze.
  3. Margin bersih 4,9% tipis; rentan kenaikan HPP atau beban penjualan.
  4. Data historical tidak tersedia dari tool → tidak ada bukti laba konsisten.
  5. Insider activity nihil 5 tahun → tidak ada sinyal konfidensi internal.
  6. Base saham hanya 312 juta lembar, free float kecil → volatilitas ekstrem dan risiko pengendalian keluarga.

7. Insight Aksi

  • Fundamental operatif: solid tapi tipis (net margin <5%). Bukan bisnis premium. P/E ~34–69x terlalu mahal untuk profil ini.
  • Lonjakan harga +24,75% tidak didukung insider buy, tidak didukung katalis laporan baru (Q2 2026 sudah terbit 5 Okt, sudah lama) → reaksi pasar bukan dari fundamental.
  • Hindari entry karena illiquid dan harga sudah melonjak. Bila sudah pegang, pertimbangkan take profit di kekuatan.
  • Syarat masuk ulang: likuiditas membaik, margin naik, dan verifikasi angka annual FY 2025 langsung dari laporan IDX.
Item Detail
Ticker KONI.JK
Perusahaan PT Perdana Bangun Pusaka Tbk
Sektor Consumer Cyclical / Specialty Retail
Harga Rp 1.940 (+24,75%)
Market cap Rp 605,28 miliar
Saham beredar 312 juta
Turnover ratio 0,0014 (sangat rendah)
Penjualan Q2 2026 Rp 90,05 miliar
Laba bruto Q2 2026 Rp 18,18 miliar (20,2%)
Laba bersih Q2 2026 Rp 4,39 miliar (4,9%)
Beban penjualan Rp 11,98 miliar (13,3% penjualan)
Beban bunga Rp 43,5 juta (ringan)
Insiders terbaru Des 2021 (nihil sejak)
Historical data 12 kuartal + 4 tahun tersedia (isi tidak terbaca)
Seasonality Tidak ada data
Harga vs fundamental Tidak match — lonjakan tanpa katalis
Risiko utama Likuiditas, margin tipis, konsentrasi kepemilikan
Aksi Hindari entry, ambil profit bila ada

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa sentimen

283 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan

Tidak ada data sentimen yang bisa dipakai untuk KONI.JK (PT Perdana Bangun Pusaka Tbk, Consumer Cyclical / Specialty Retail, BEI). Ketiga sumber kosong atau gagal. Skor 5 = netral karena benar-benar senyap, bukan karena sinyal campuran.

Per Sumber

Berita (Yahoo Finance, 7 hari) DATA_UNAVAILABLE. Vendor tidak menyajikan artikel bertag KONI.JK. Tidak ada framing institusional. Tidak diestimasi, tidak difabrikasi.

StockTwits Unavailable (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada rasio Bullish/Bearish, tidak ada tag user. Sinyal ritel cepat: nol.

Reddit Tidak ada query untuk KONI.JK. Tidak ada diskusi, tidak ada subreddit relevan. Diam.

Divergensi

Tidak bisa dinilai. Tidak ada sumber yang menghasilkan data.

Tema Naratif Dominan

Tidak ada. Tidak ada headline, tidak ada post, tidak ada komentar. Tidak ada tema, katalis, atau risiko yang teridentifikasi dari sumber mana pun.

Katalis & Risiko

  • Katalis: tidak teridentifikasi dari data.
  • Risiko: tidak teridentifikasi dari data.
  • Catatan struktural: ticker small cap IDX ini tipis liputan media dan social. Ketiadaan percakapan umum, bukan kejadian khusus minggu ini. Jangan baca senyap sebagai bearish.

Tabel Sinyal

Arah Sumber Bukti
Tidak tersedia Berita Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, tidak ada artikel bertag KONI.JK
Tidak tersedia StockTwits HTTPError, nol pesan
Tidak tersedia Reddit Tidak ada query, nol post

Batas Data & Keyakinan

Semua sumber gagal/kosong. Confidence: low. Laporan ini tidak memberi sinyal arah. Trader harus bertumpu pada fundamental (laporan keuangan, likuiditas, free float) dan teknikal harga-volume. Jika perlu sentimen, ambil ulang data StockTwits dan Reddit secara manual, atau perluas ke sumber lokal (IDX, media bisnis Indonesia).

Rating: Neutral

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

801 kata

Laporan Riset Berita — KONI.JK (PT Perdana Bangun Pusaka Tbk)

1. Status data (jujur dulu)

  • get_news untuk KONI.JK: DATA UNAVAILABLE. Yahoo tak punya artikel tag KONI.JK. Coba jendela 7 hari dan 30 hari — kosong. Tidak ada berita spesifik emiten. Tidak mengarang.
  • get_macro_indicators (CPI, core_pce, fed_funds_rate, 10y_treasury, unemployment): DATA UNAVAILABLE. FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka makro AS terverifikasi.
  • get_idx_screener: kosong (0 baris) per 29 Okt 2026.
  • get_market_breadth: ada data. Market tutup.

2. Yang terverifikasi hari ini (sumber: market breadth IDX)

KONI muncul di daftar top gainer peringkat 3:

  • Harga terakhir: Rp1.940, naik +385 (+24,75%)
  • VWAP: Rp1.853,05 → harga tutup di atas VWAP (permintaan kuat di akhir sesi)
  • Frekuensi: 840 | Volume: 4.497 lot | Nilai: ~Rp833,3 juta

Bacaan: kenaikan besar tapi likuiditas tipis. Nilai transaksi <Rp1 miliar, lot kecil. Ini ciri pergerakan spekulatif/sentimen, bukan aliran institusi. Rentan reversal.

Konteks sektor pergerakan hari itu:

  • Konsumen siklikal/retail: SSIA +23,91% (Rp1.425). Sinyal rotasi ke nama konsumen kecil/berlikuiditas rendah.
  • Bank besar ikut liar: BBCA +24,49% (Rp6.150), VWAP Rp4.961,57 — lonjakan indeks-berat dengan VWAP jauh di bawah close. Aneh untuk BBCA; indikasi sesi volatif/event-driven (kemungkinan aksi korporasi atau kondisi data feed). Waspada kualitas data.
  • Komoditas: ANTM +19,1%, tapi emas turun di bawah US$4.000 (InvestorsHub, Investing.com) — dinamika lokal terpisah dari emas global.
  • Losers kecil: LUCY -10%, MEJA -9,9%, EURO -9,84% — dana berputar ke gainer likuid, bukan keluar.

3. Makro global minggu ini (sumber: global news 23–30 Okt 2026)

  • Emas < US$4.000 karena kekhawatiran inflasi dan suku bunga (Investing.com, InvestorsHub). Tema: suku bunga tetap tinggi.
  • Prediction market: 97% peluang TIDAK ada pemotongan Fed di 2026 (Polymarket, volume $9,3 juta, +0,7pp 1 minggu). Pasar pricing "higher for longer" — konsisten dengan penurunan emas.
  • Resesi AS akhir 2026: 7% (turun 0,5pp). Risk-off rendah, tetapi tidak ada dukungan pelonggaran.
  • Implikasi untuk IDX: suku bunga global tinggi → tekanan aliran dana asing ke EM, rupiah rentan, sektor siklikal domestik bergantung konsumsi dalam negeri dan suku bunga BI.

4. Risiko spesifik Indonesia

  • MSCI downgrade Indonesia ke Frontier: 12% sebelum 30 Nov 2026 (Polymarket, volume tipis $1.386 — sinyal lemah, jangan over-weight).
  • Prabowo berhenti sebagai Presiden sebelum 31 Des 2026: 5%. Risiko politik rendah tapi ada.
  • Normalisasi Indonesia–Israel: 2% (turun 1,4pp) → sedikit positif sentimen.
  • Kalau MSCI downgrade terjadi: likuiditas saham kecil seperti KONI makin tipis, exit sulit.

5. Bacaan trading KONI.JK

  • Momentum jangka sangat pendek positif (close > VWAP, top gainer). Tapi volume tipis = mudah dibalik.
  • Tidak ada katalis fundamental terverifikasi. Tidak ada berita emiten. Naik karena sentimen papan/rotasi, bukan laba.
  • Tidak ada data valuasi, laba, atau aksi korporasi yang bisa diverifikasi dari tool → tidak bisa nilai murah/mahal.
  • Makro suku bunga tinggi = tailwind lemah untuk konsumen siklikal domestik.
  • Setup: hanya untuk trader intraday dengan stop ketat. Bagi posisi swing, risiko gap-down tinggi pasca lonjakan +24,75% dengan lot 4.497.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Alasan rating: lonjakan 24,75% tanpa katalis berita, likuiditas sangat tipis, tutup di atas VWAP tapi tidak didukung volume institusi, makro suku bunga tinggi, dan risiko likuiditas tambahan dari potensi downgrade MSCI. Tidak ada dasar fundamental terverifikasi untuk mempertahankan posisi.

6. Tabel ringkasan

Item Nilai / Status Sumber Sinyal
Berita KONI.JK Unavailable get_news (7d & 30d) Netral (no catalyst)
Harga KONI Rp1.940 (+24,75%) IDX market breadth Bullish jangka sangat pendek
VWAP KONI Rp1.853,05 (close > VWAP) IDX market breadth Bullish lemah
Nilai transaksi KONI ~Rp833,3 juta, 4.497 lot IDX market breadth Likuiditas tipis (risiko)
Frekuensi KONI 840 IDX market breadth Tipis (risiko)
SSIA (konsumen siklikal) Rp1.425 (+23,91%) IDX market breadth Rotasi sektor
BBCA Rp6.150 (+24,49%), VWAP Rp4.961,57 IDX market breadth Volatilitas abnormal (waspada data)
ANTM Rp3.180 (+19,1%) IDX market breadth Risk-on komoditas lokal
Emas global < US$4.000 Investing.com, InvestorsHub Suku bunga tinggi
Fed cut 2026 97% TIDAK ada cut Polymarket ($9,3M) Headwind EM/konsumen
Resesi AS 2026 7% (-0,5pp) Polymarket ($2,4M) Netral
MSCI downgrade ID 12% sebelum 30 Nov Polymarket ($1.386, tipis) Risiko likuiditas kecil
Prabowo out 2026 5% Polymarket Risiko politik rendah
CPI/core PCE/Fed/10Y/Unemp Unavailable FRED key missing Tidak terverifikasi
IDX screener 0 baris IDX Edge PRO 29 Okt Tidak ada sinyal

Langkah berikut: pasang FRED_API_KEY untuk data makro, dan cek keterbukaan informasi/rilis laba KONI.JK di IDX langsung (tool berita tidak menyediakan).