KOKA · analisa Rabu, 28 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Sell
Net broker seluruhnya 1,4 M rupiah. Kapitalisasi 394,9 M.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Skor 50.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.
rating, rencana riset, dan trader sepakat
net 1,4 M dari bruto 21,7 M, 12/12 broker net beli
-13,8% vs SMA50, return 20 sesi -2,8%
rata-rata 1,6 M rupiah per hari
ATR 11.1% lebar, stop jadi mahal
10 broker terbesar dari 12, 2023-10-11 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| XL | STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL | 772,1 jt | 5,5 jt | 9,4 M | 8,6 M |
| MG | SEMESTA INDOVEST SEKURITAS | 296,5 jt | 2,0 jt | 395,5 jt | 99,0 jt |
| XC | AJAIB SEKURITAS ASIA | 129,5 jt | 907,6 rb | 713,1 jt | 583,7 jt |
| PD | INDO PREMIER SEKURITAS | 50,7 jt | 375,8 rb | 346,1 jt | 295,4 jt |
| YB | YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS | 45,9 jt | 328,7 rb | 190,1 jt | 144,2 jt |
| KK | PHILLIP SEKURITAS INDONESIA | 43,6 jt | 331,6 rb | 283,4 jt | 239,8 jt |
| OD | BRI DANAREKSA SEKURITAS | 24,7 jt | 162,0 rb | 167,5 jt | 142,8 jt |
| HP | HENAN PUTIHRAI SEKURITAS | 9,8 jt | 72,3 rb | 19,5 jt | 9,7 jt |
| IF | SAMUEL SEKURITAS INDONESIA | 7,1 jt | 50,5 rb | 21,8 jt | 14,7 jt |
| AG | KIWOOM SEKURITAS INDONESIA | 6,1 jt | 44,7 rb | 8,4 jt | 2,2 jt |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| XL | 137 | 9,4 M | XL | 137 | 8,6 M |
| CC | 137 | 2,5 M | CC | 138 | 3,0 M |
| YP | 138 | 2,2 M | YP | 138 | 2,2 M |
| BQ | 137 | 751,3 jt | BQ | 137 | 771,3 jt |
| XC | 137 | 713,1 jt | XC | 136 | 583,7 jt |
| MG | 144 | 395,5 jt | CP | 138 | 414,4 jt |
| PD | 136 | 346,1 jt | PD | 136 | 295,4 jt |
| CP | 138 | 292,5 jt | EP | 135 | 286,3 jt |
8 dari 58 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2026-07-20 | LING SUN | - | Sell | -160,097,900 | 25 |
| 2026-07-20 | LIQUN INVESTMENTS INDONESIA | - | Buy | +160,097,900 | 0 |
| 2026-07-15 | LIQUN INVESTMENTS INDONESIA | - | Buy | +533,775,210 | 0 |
| 2026-07-15 | KREATIF KONSTRUKSI INDONESIA | - | Sell | -379,177,370 | 0 |
| 2026-07-15 | JINFENG GAO | - | Sell | -154,597,840 | 25 |
| 2026-06-23 | KREATIF KONSTRUKSI INDONESIA | - | Buy | +708,180,000 | 0 |
Rating: Sell
Executive Summary: Sell KOKA.JK. Ketiga analis risiko (Aggressive, Conservative, Neutral) kompak SELL, dan tidak ada satu pun bukti dalam data yang menopang tesis beli. Ini bukan Hold — Hold di sini berarti menahan eksposur penuh pada instrumen ber-ATR ~11,3% tanpa edge, sambil membayar volatilitas dan overhang secara gratis. Tidak ada entry baru di level mana pun.
Eksekusi bagi pemegang posisi:
Investment Thesis:
Kasus Sell menang telak, bukan karena suara mayoritas, tapi karena satu sisi bertumpu pada fakta tercatat dan sisi lain pada asumsi yang tidak ada di data.
Struktur harga belum berbalik (fakta, tidak dibantah). Close 138 di bawah SMA50 160,16 dan SMA200 184,32; death-cross sejak 16 Oktober. MACD garis masih -12,76 — histogram +1,83 hanya pelemahan tekanan jual, bukan reversal. RSI 50,59 netral = tanpa edge. Rebound +22% dalam sehari di dalam downtrend menengah belum mematahkan apa pun. Aggressive dan Neutral sepakat di sini.
Distribusi, bukan akumulasi (fakta). Volume 135 juta vs rata-rata ~5 juta (27x), close 138 jauh dari high 151, 16.677 transaksi = tiket rata-rata ~Rp1,1 juta. Net foreign -6,29 juta lembar (-4,7% volume). XL beli Rp9,40 M dan jual Rp8,63 M di harga sama (137) = churn. Bank-broker CC, SQ, CP, NI jual. Ritel jadi pembeli terakhir saat institusi keluar. Menahan posisi di sini = menyediakan likuiditas bagi yang keluar.
Overhang @25 (fakta transaksi). LIQUN 24,25% dan KREATIF 11,50%, gabungan 35,75%, masuk via transaksi privat di 25 saat pasar 138 — 5,5x di bawah pasar. LING SUN 160 juta, JINFENG GAO 154,6 juta, PEI YAXING @70 keluar penuh. Berita emiten nol artikel: tidak ada kontrak, disclosure ekspansi, atau katalis apa pun. Stop bekerja pada harga; overhang bekerja pada penawaran — tidak ada level teknikal yang menahan.
Ekonomi unit negatif (fakta). Q2 2026 rugi bersih Rp1,48 M, net margin -3,44%. Laba bruto Rp4,17 M positif, tapi beban penjualan 10,70% revenue (Rp4,6 M) melampaui seluruh laba bruto; gross margin 9,69%. Klaim musiman bull gugur: laporan fundamental menyatakan seasonality no data dan revenue historis tidak tersedia, jadi koreksi P/S 1,8-1,9x adalah angka karangan. Angka P/S 2,29x pun saya pakai dengan hati-hati (Neutral benar: revenue dikali empat tidak otomatis valid untuk konstruksi lumpy) — tapi tidak perlu angka itu untuk menolak beli saat margin di bawah biaya modal dan laba bersih negatif.
R:R negatif bahkan di skenario bull. Entry 151, target 166,85 = ~15,85 poin upside lawan stop 130 = ~21 poin risiko, R:R ~0,76:1. Ekspektasi matematis negatif. Bull sendiri menaruh case di atas 151 dengan volume >20 juta — artinya pada 138 tesisnya tidak berlaku.
Bukti pendukung lemah tapi searah, tanpa counter-evidence. KOKA.JK absen dari semua bucket screener IDX V5.2; vendor skor 45/75 WATCH, label pola "JEBAKAN HISTORIS", win rate 35-38%, exit rata-rata D+1,5. Tidak saya jadikan penentu, tapi tidak ada satu pun bukti yang melawannya.
Yang membedakan dan saya adopsi dari debat:
Keterbatasan data yang harus disebut eksplisit: balance sheet (kas, utang, DER, piutang/retensi), laporan Q3 2026, dan revenue historis KOKA.JK tidak tersedia. Saya tidak bisa menilai kesehatan kas — tidak bisa mengklaim kas sehat maupun rapuh. Ketiadaan data memotong dua arah, tapi beban pembuktian ada pada tesis beli, dan tidak ada dasar untuk menganggap sisi kas aman. Untuk kontraktor bermodal kerja berat, risiko yang tak terhitung itu sendiri adalah alasan menolak eksposur penuh.
Apa yang mengubah rekomendasi ini (naik ke Hold, lalu Overweight) — semua harus terpenuhi:
Sampai minimal dua butir terpenuhi (wajib termasuk balance sheet), KOKA.JK bukan kandidat beli. Hanya dipantau.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Action: Sell
Reasoning: Rencana riset = Sell. Setuju, tapi alasan terkuat bukan yang paling ramai dibicarakan.
Tiga alasan utama:
Struktur harga belum berbalik. Close 138 masih di bawah SMA50 160,16 dan SMA200 184,32; death-cross sejak 16 Okt. Rebound +22% satu hari di dalam downtrend menengah belum patah. MACD garis masih -12,76 — histogram +1,83 hanya pelemahan bearish, bukan reversal. RSI 50,59 netral = tanpa edge. Harga di atas VWMA 130,26 hanya tipis.
Sinyal distribusi, bukan akumulasi. Volume 135 juta vs rata-rata ~5 juta (27x), close 138 jauh dari high 151 (range intraday 31,9%), 16.677 transaksi = rata-rata tiket kecil ~Rp1,1 juta. Net foreign -6,29 juta lembar (-4,7% volume). XL beli Rp9,40 M dan jual Rp8,63 M di harga sama (137) = churn. CC, SQ, CP, NI jual. Ritel jadi pembeli terakhir saat institusi dan bank-broker keluar.
R:R buruk bahkan pada skenario bull. Entry 151, target 166,85 = ~15,85 poin upside lawan stop 130 = ~21 poin risiko. R:R ~0,76:1, ekspektasi negatif secara matematis. Klaim musiman gugur — laporan fundamental sebut seasonality no data, revenue historis tidak tersedia. P/S 2,29x dengan net margin -3,44% dan rugi Rp1,48 M tidak punya earnings penopang. Overhang transaksi @25 (LING SUN 160 juta, JINFENG GAO 154,6 juta, PEI YAXING @70) adalah fakta tercatat, 5,5x di bawah pasar, tanpa katalis berita apa pun.
Konfirmasi negatif tambahan: vendor 45/75 WATCH, label pola "JEBAKAN HISTORIS", win rate 35-38%, exit rata-rata D+1,5. Bukti lemah sendiri-sendiri, tapi searah dan tanpa counter-evidence.
Kontra terhadap Hold di laporan teknis: "tunggu konfirmasi 151 atau 130" = menunda keputusan tanpa sisi positif. Menahan posisi penuh di instrumen ber-ATR 11,3% dengan flow neto negatif bukan netral — itu eksposur risiko tanpa edge. Rebound +22% adalah likuiditas keluar, bukan lantai.
Batasan yang harus disebut eksplisit: balance sheet (kas, utang, DER, piutang), laporan Q3 2026, dan revenue historis KOKA.JK tidak tersedia di data. Saya tidak bisa menilai kesehatan kas. Ketiadaan data memotong dua arah, tapi beban pembuktian ada di tesis beli, dan tidak ada dasar untuk menganggap sisi kas aman. Klaim apa pun soal kas buruk atau aman di luar data saya tolak.
Jangan short: ketersediaan saham pinjaman tidak diketahui, float terkonsentrasi di LIQUN (24,25%) dan KREATIF (11,50%) = risiko squeeze tidak terukur. Sikap: avoid.
Naik ke Hold/Overweight hanya jika: balance sheet tersedia, Q3 2026 margin kotor dua digit dan laba bersih positif, konfirmasi tidak ada blok sale LIQUN/KREATIF atau transaksi baru di 25, minimal satu katalis nyata (kontrak/disclosure), dan close di atas SMA50 160 dengan volume.
Entry Price: 138.0
Stop Loss: 130.0
Position Sizing: Kurangi 50-60% posisi lama sekarang di area 138 (jual bid). Sisa 40-50% limit bertingkat di 145 dan 150; keluar penuh jika 151 tersentuh. Batas waktu 2 sesi; jika tidak tereksekusi dan close < 130, keluar pasar. Stop keras 130 sebagai stop pasar, bukan stop order pasif (gap risk ATR 11,3%). Tidak ada entry baru. Jika trader tetap ambil momentum play: maks 0,5% portofolio, hanya setelah close > 151 dengan volume > 20 juta. Alokasi normal KOKA.JK maks 2-3% portofolio karena float tipis. Jangan short.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Sell
Rationale: Bear memenangkan hampir setiap pertukaran, dan menang bukan karena gaya bicara tapi karena bull sendiri beberapa kali harus mengarang data untuk bertahan.
Tiga titik penentu:
Klaim musiman gugur total. Bull membangun argumen P/S ("pakai revenue Q3-Q4 puncak, jadi 1,8-1,9x") di atas pola musiman konstruksi yang tidak ada di data. Laporan fundamental menyatakan seasonality no data dan revenue historis KOKA.JK tidak tersedia. Jadi koreksi valuation bull terhadap P/S 2,29x adalah angka karangan. Yang tersisa hanyalah fakta keras: P/S 2,29x pada emiten dengan net margin -3,44% dan rugi Rp1,48 M. Bahkan angka 1,8x yang bull tawarkan tetap mahal untuk perusahaan yang tidak menghasilkan laba, di sektor yang umumnya di bawah 1x. Tidak ada earnings untuk menopang harga 138; PER negatif bukan "argumen kosong" seperti kata bull, justru itu inti masalahnya.
Bull membatalkan tesisnya sendiri di level entry. Bull menyebut "case bull adalah 151" dan menaruh penambahan hanya di atas 151 dengan volume >20 juta. Artinya dengan seluruh argumennya, bull mengakui 138 belum layak beli. HOLD agresif berubah menjadi "pertahankan posisi tanpa alasan membeli" — itu bukan posisi, itu penundaan keputusan. Perhitungan R:R bull juga tidak konsisten: upside 30+ poin dihitung dari 138, sementara entry-nya di 151. Di 151, target 166,85 hanya memberi ~15,85 poin upside melawan stop 130 (~21 poin risiko), R:R ~0,76:1. Bahkan skenario terbaik bull tidak layak secara risk-reward.
Overhang @25 adalah fakta transaksi, bukan spekulasi. Dalam empat minggu, tiga pemegang asing keluar penuh: LING SUN 160 juta @25, JINFENG GAO 154,6 juta @25, dan PEI YAXING 2025 @70. Harga transaksi terakhir yang tercatat adalah 25, atau sekitar 5,5x di bawah pasar 138. Bull menyebut ini "pengendali baru butuh cerita dan ekspansi", tapi berita emiten nol artikel — tidak ada kontrak, tidak ada disclosure ekspansi, tidak ada katalis. Narasi pengendali baru tidak punya satu pun bukti pendukung. Dan argumen bull bahwa float kecil "membuat harga lompat tajam" berlaku dua arah: float tipis dengan ATR ~11,3% berarti exit blok bisa menekan harga tanpa pasar mampu menyerapnya.
Argumen lain mengikuti arah yang sama. Bull membaca RSI 50,59 sebagai "ruang naik penuh"; RSI netral berarti tidak ada edge, bukan sinyal bullish. Bull membaca MACD histogram positif sebagai pembalikan; MACD garis masih -12,76, jadi itu pelemahan momentum bearish, bukan reversal. Harga 138 berada di bawah SMA50 160,16 dan SMA200 184,32 dengan death-cross sejak 16 Oktober — rebound satu hari di dalam downtrend menengah-panjang. Bull membaca close 138 versus high 151 sebagai "churn ritel, likuiditas membangun"; volume 27x rata-rata dengan close jauh dari high dan tiket rata-rata Rp1,1 juta adalah pola pemindahan barang dari pemegang murah ke pembeli mahal. Data flow juga melawan bull: XL beli Rp9,40 M dan jual Rp8,63 M di harga yang sama (137) — churn, bukan akumulasi; foreign net -6,29 juta lembar; bank-broker CC, SQ, CP, dan NI jual. Bull menyebut flow ritel "relevan untuk saham sekecil ini" — itu benar, tapi relevansinya adalah ritel menjadi pembeli terakhir saat pihak lain keluar.
Bukti pendukung tambahan yang tidak dibantah bull: KOKA.JK tidak muncul di satu pun bucket screener IDX V5.2, dan vendor memberi skor 45/75 WATCH dengan label pola hari ini "JEBAKAN HISTORIS", win rate 35-38%, rata-rata exit D+1,5. Ini bukti lemah secara mandiri (satu hari, satu pola), jadi tidak saya jadikan penentu — tapi konsisten dengan arah bear dan tidak ada satu pun counter-evidence.
Satu-satunya argumen bull yang valid adalah bahwa laba bruto Q2 positif (Rp4,17 M). Itu fakta, dan memang bukan mesin yang mati. Tapi beban penjualan 10,70% dari revenue (Rp4,6 M) lebih besar dari seluruh laba bruto, dan margin kotor 9,69% berada di bawah biaya modal dalam rezim 97% no-cut. Permintaan yang tidak runtuh (92% no-recession) menjawab pertanyaan volume, sementara masalah KOKA.JK adalah margin dan kas — dan balance sheet (kas, utang, DER, receivable) tidak tersedia di data, jadi tidak ada dasar untuk menyimpulkan sisi kas aman.
Yang hilang dan harus disebut eksplisit: balance sheet tidak tersedia, laporan Q3 2026 belum ada, dan tidak ada data revenue historis KOKA.JK. Ketiadaan data ini memotong dua arah, tapi bull yang memikul beban pembuktian untuk tesis beli, dan bull mengisi kekosongan itu dengan asumsi. Bear tidak perlu membuktikan kas buruk; cukup menunjukkan tidak ada dasar untuk menganggapnya baik. Karena itu bobot bukti jatuh ke bear.
Kesimpulan: ini bukan Hold. Bukti tidak seimbang — satu sisi bertumpu pada asumsi yang tidak ada di data dan pada level entry yang membatalkan tesisnya sendiri, sisi lain bertumpu pada margin negatif yang terdokumentasi, harga transaksi @25 yang tercatat, flow neto negatif, dan tren turun yang belum patah. Bear menang telak, jadi rekomendasi penuh: Sell.
Strategic Actions: Ukuran terhadap alokasi standar (anggap 1 unit posisi = 100% dari alokasi normal untuk satu nama small-cap spekulatif; untuk KOKA.JK, karena float tipis dan ATR ~11,3%, alokasi normal maksimum sebaiknya 2-3% dari total portofolio, bukan 5%).
Tidak ada entry baru di 138. Batalkan semua order beli. Tidak ada penambahan di level mana pun tanpa memenuhi syarat poin 4.
Posisi lama — keluar bertahap, jangan tunggu 130:
Stop keras untuk sisa posisi di 130 (BB mid + VWMA), tapi perlakukan sebagai stop pasar, bukan stop order pasif. Risiko gap di saham dengan ATR 11,3% berarti harga eksekusi bisa jauh di bawah 130; karena itu kurangi posisi lebih dulu di 138, jangan mengandalkan stop untuk melindungi posisi penuh.
Jika trader tetap ingin momentum play, perlakukan sebagai posisi trading terpisah, bukan investasi:
Jangan short. Tidak ada bukti tersedia soal ketersediaan saham pinjaman, dan float 36% terkonsentrasi di LIQUN (24,25%) dan KREATIF (11,50%) membuat biaya pinjam dan risiko squeeze tidak terukur. Sikap untuk KOKA.JK adalah menghindari (avoid), bukan memposisikan short.
Pemicu untuk meninjau ulang rekomendasi ini (naik ke Hold, lalu Overweight) — semua harus terpenuhi:
Untuk posisi baru di masa depan, tunggu sampai poin 6 terpenuhi minimal dua butir (wajib termasuk balance sheet). Sampai saat itu, KOKA.JK tidak layak masuk watchlist beli; cukup dipantau.
Identitas: PT Koka Indonesia Tbk, Industrials / Engineering & Construction, IDX.
| Field | Value |
|---|---|
| Open / High / Low / Close | 115 / 151 / 115 / 138 |
| Volume | 135.004.000 lembar |
| Nilai transaksi | Rp18,54 M |
| Freq | 16.677 |
| Net foreign | −6.292.500 lembar |
| close_10_ema | 121,82 |
| close_50_sma | 160,16 |
| close_200_sma | 184,32 |
| RSI(14) | 50,59 |
| Boll mid / UB / LB | 130,40 / 166,85 / 93,95 |
| MACD / Signal / Hist | −12,76 / −14,59 / +1,83 |
| ATR(14) | 15,56 |
| VWMA | 130,26 |
Catatan konflik kecil: vendor verdict tulis RSI 47 dan SMA5 = 120; engine terverifikasi tulis RSI 50,59. Pakai angka terverifikasi. Arah sama (netral).
Range 10 bulan: puncak close 244 (20 Jul), lalu turun berjenjang. Close 30 Sep 142, 16 Okt 110, 19 Okt 103 (turnover cuma Rp30 juta, 77 transaksi — praktis sepi), lalu rebound: 20 Okt 105, 22 Okt 113, 23 Okt 122, 27 Okt 113, 28 Okt 138 (+22,12% vs 113).
Harga 138 masih di bawah semua MA menengah-panjang: 50 SMA 160,16, 200 SMA 184,32, VWMA 130,26 (harga di atas VWMA tipis). EMA10 121,82 sudah dilampaui. Artinya: rebound pendek valid, tren turun menengah belum patah.
Sisi negatif hari ini: close 138 jauh dari high 151. Range intraday 115–151 (31,9% dari close). Volume 135 juta lembar vs rata-rata ~5 juta — 27x normal, turnover Rp18,54 M tapi 16.677 transaksi = banyak tiket kecil, ciri distribusi ke ritel saat hausse.
Bandarmologi: $Nilai netflow broker 28 Okt* positif untuk XL +Rp772 M (Stockbit, broker ritel), MG +Rp297 M (Semesta Indovest), XC +Rp129 M (Ajaib). Negatif: CC −Rp515 M (Mandiri), SQ −Rp127 M (BCA), CP −Rp122 M (KB Valbury), NI (BNI) jual 5/5 hari terakhir.
Pola bandar = lokal ritel beli, institusi/sekuritas bank-broker jual. Bukan pola foreign-akumulasi. Tidak ada nama asing besar (JPM, UBS, Maybank, Macquarie, CGS, CLSA) di daftar net buyer. Harga akumulasi ritel terpusat di 136–138; seller ritel besar XL juga jual di 137 (Rp8,63 M) dengan beli Rp9,40 M di harga sama — XL net beli kecil, sebagian besar churn.
Net foreign −6,29 juta lembar = −4,7% dari volume. Foreign jual saat harga naik 22%. Tanda negatif.
| Indikator | Nilai | Baca |
|---|---|---|
| close_50_sma | 160,16 | Tren menengah turun; 160 = resistance dinamis |
| close_200_sma | 184,32 | Tren jangka panjang turun; jauh. Death-cross setup: 50<200 sejak 16 Okt terlihat dari posisi keduanya |
| close_10_ema | 121,82 | Momentum pendek baru balik naik; harga 138 di atasnya |
| macd / macds | −12,76 / −14,59 | Masih negatif, tapi MACD di atas signal |
| macdh | +1,83 | Histogram flip positif — momentum bearish melemah, bukan bullish kuat |
| rsi | 50,59 | Netral; belum overbought meski +22% sehari. Ruang naik masih ada secara statistik |
| boll (mid) / boll_lb | 130,40 / 93,95 | Close 138 baru lepas dari bawah band; mid 130 = pivot |
| atr | 15,56 (11,3% harga) | Volatilitas ekstrem; stop harus lebar atau size kecil |
| vwma | 130,26 | Harga di atas VWMA tipis; volume-weighted cost 30 hari masih di atas rebound |
Alasan pilih: 50/200 SMA untuk kerangka tren, 10 EMA + MACD/hist untuk timing momentum, RSI sebagai filter netral, Bollinger untuk posisi relatif dalam band pasca-breakdown, ATR untuk stop/sizing, VWMA untuk validasi volume. Tidak pakai stochRsi (redundan dengan RSI).
Vendor verdict (cross-check, bukan sumber kebenaran): score 45/75 WATCH; pola historis "harga di atas MA20", "broker akumulasi pekat", "harga di atas MA5" semua label JEBAKAN HISTORIS, win rate 35–38%, event avg negatif, rata-rata exit D+1,5. Artinya: pola mirip hari ini historis sering gagal setelah 1–2 hari. Jangan legacy-trail; treat masing-masing level sendiri.
Bottom line: rebound spektakuler tapi sumbernya ritel + volume churn + foreign dan bank-broker jual. Bukan akumulasi institusi. Tunggu konfirmasi 151 close atau 130 hold.
| Kategori | Data | Bacaan | Aksi |
|---|---|---|---|
| Close | 138 (+25 dari 113) | Rebound 1 hari | Belum konfirmasi |
| Trend menengah | 50 SMA 160,16; 200 SMA 184,32; harga di bawah | Downtrend utuh | Tidak ada buy trend-follow |
| Momentum | MACD −12,76 / −14,59; hist +1,83 | Bearish melemah | Watch |
| RSI | 50,59 | Netral | Tidak overbought, tidak oversold |
| Bollinger | mid 130,40; UB 166,85; LB 93,95 | Harga di atas mid band | 130 = pivot gagal/valid |
| VWMA | 130,26 | Cost volume 30 hari | Harga di atas tipis |
| ATR | 15,56 (11,3%) | Volatilitas ekstrem | Size kecil; stop >1 ATR |
| Volume | 135 juta vs ~5 juta avg (27x) | Surge tapi 16.677 tiket | Cek follow-through 2–3 hari |
| Foreign | −6,29 juta lembar (−4,7% vol) | Distribusi asing | Negatif |
| Broker | XL +772 M, MG +297 M vs CC −515 M, SQ −127 M, CP −122 M, NI jual 5/5 | Ritel akumulasi, bank-broker jual | Bukan setup bandar kuat |
| Level buy-trigger | close > 151, vol >20 juta | Breakout terkonfirmasi | Buy kecil, stop 130 |
| Level jual | close < 130 | Rebound gagal | Exit |
| Vendor | 45/75 WATCH, pola JEBAKAN HISTORIS | Cross-check negatif | Confirm dulu |
Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Catatan data: statement detail (BS/CF/IS multi-kuartal) tidak return angka — tool hanya return daftar periode (Q1 2024–Q2 2026). Data turunan lain tidak tersedia. Analisis di bawah pakai data yang ada + hitungan turunan. Nominal rupiah.
| Pos | Rp | % revenue |
|---|---|---|
| Penjualan | 43.037.648.407 | 100,00% |
| Beban pokok | -38.869.053.890 | 90,31% |
| Laba bruto | 4.168.594.517 | 9,69% |
| Beban penjualan | -4.605.297.382 | 10,70% |
| Pendapatan lain | 7.180.068 | 0,02% |
| Beban lain | -747.317.213 | 1,74% |
| Laba sebelum pajak | -1.176.840.010 | -2,73% |
| Pajak | -305.579.128 | 0,71% |
| Laba bersih | -1.482.419.138 | -3,44% |
Baca:
Jejak 3 bulan terakhir:
Interpretasi:
Rating: Sell (momentum trade only, not fundamental)
| Kategori | Data / Fakta | Nilai | Implikasi |
|---|---|---|---|
| Harga | Close 28-10-2026 | Rp138 (+22,12%) | Lonjakan tanpa dukungan earnings |
| Market cap | 2,861 M lembar × 138 | Rp394,86 miliar | Small cap |
| Revenue Q2 2026 | Penjualan | Rp43,04 miliar | Basis kuartalan |
| Gross margin | Laba bruto / revenue | 9,69% | Tipis untuk konstruksi |
| Beban penjualan | / revenue | 10,70% | > gross margin, rugi operasi |
| Laba bersih Q2 2026 | Setelah pajak | -Rp1,48 miliar | Rugi; PER N/A |
| Net margin | -3,44% | Negatif | |
| P/S (annualized) | 394,86 / 172,15 | 2,29x | Mahal vs sektor |
| PB | Balance sheet tidak tersedia | n/a | Risiko blind spot |
| P/E | Rugi | n/a | — |
| Liqun Investments | Beli 693.873.110 lbr | 24,25% saham | Kepemilikan baru, @25 transaksi |
| Kreatif Konstruksi | Net 329.002.630 lbr | 11,50% | @25 transaksi |
| Insider exit | Ling Sun, Jinfeng Gao, Pei Yaxing | Keluar penuh | Investor asing semua keluar |
| Seasonality | No data | n/a | Tidak bisa dipakai |
| Historis IS/BS/CF | Tool return periode saja, tanpa angka | n/a | Blocker utama |
| Volume hari ini | 135,0 juta lembar | 4,72% float | Risiko distribusi |
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Tiga sumber data semuanya kosong. Tidak ada bukti sentimen sama sekali. Skor 5 = titik netral murni, bukan hasil pembacaan sinyal.
DATA_UNAVAILABLE. Vendor tidak menyajikan artikel bertag KOKA.JK. Ini bukan pernyataan apa pun soal emiten; hanya data kosong. Tidak ada framing institusional, tidak ada katalis event (earnings, kontrak baru, rights issue, aksi korporasi) yang bisa dibaca.
Unavailable (HTTPError). Nol pesan, nol tag Bullish/Bearish. Rasio reta tidak bisa dihitung, ukuran sampel nol. Tidak ada sinyal leading retail.
Tidak ada query diskusi untuk KOKA.JK. Nol post. Tidak ada subreddit yang bisa dinilai karakter maupun substansinya.
Tidak bisa dinilai. Ketiga sumber tidak mengembalikan data. Tidak ada perbandingan opini vs event, tidak ada narasi dominan yang berulang.
Tidak teridentifikasi dari data. Tidak ada headline, tidak ada diskusi, tidak ada klaim komunitas. Tidak ada klaim soal likuiditas, free float, atau coverage analis juga — karena tidak ada sumber.
| Sinyal | Arah | Sumber | Bukti pendukung |
|---|---|---|---|
| Framing berita institusional | Tidak tersedia | Yahoo Finance / get_news | DATA_UNAVAILABLE; nol artikel bertag KOKA.JK |
| Rasio Bullish/Bearish retail | Tidak tersedia | StockTwits | HTTPError; nol pesan |
| Diskusi komunitas | Tidak tersedia | Tidak ada query; nol post | |
| Divergensi lintas sumber | Tidak dapat dinilai | Semua | Ketiga sumber kosong |
| Narasi dominan | Tidak ada | Semua | Tidak ada tema berulang |
| Katalis / risiko | Tidak teridentifikasi | Semua | Nol event, nol klaim |
Keyakinan rendah. Nol observasi di seluruh sumber. Satu-satunya alasan skor bukan ekstrem adalah tidak adanya bukti ke arah mana pun, bukan bukti netralitas. Jangan tafsirkan skor 5 sebagai dukungan tesis bullish maupun bearish untuk KOKA.JK.
Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
FRED_API_KEY tidak diset. CPI, fed funds, unemployment, 10Y, yield curve semua gagal. Tidak ada angka karangan.Ambil dari prediction market (live, tervolume besar):
Baca: suku bunga tinggi + tak ada resesi = kondisi "no landing" / growth sticky. Untuk emiten konstruksi kecil seperti KOKA.JK, ini penting: suku bunga tinggi = bunga utang mahal + belanja infrastruktur bisa tertekan biaya pembiayaan; namun permintaan konstruksi cenderung tidak runtuh jika ekonomi tak resesi.
Feed global didominasi IBM (AI agent security, quantum, okupansi token saham OKX-ICE, outlook AI spend) + sektor chip/tech. Semua ini tidak terkait langsung PT Koka Indonesia (kontraktor konstruksi/engineering). Tidak ada berita tentang:
Kesimpulan: feed berita global tidak memberi edge langsung untuk KOKA.JK. Tidak ada narasi sektoral yang bisa dipakai.
Screener V5.2 (fresh, 24 jam) hanya kembalikan 3 nama — KOKA.JK tidak muncul di bucket mana pun:
Artinya: KOKA.JK tak lolos filter kuantitatif hari ini — tak ada sinyal momentum, volume, atau broker accumulation yang terdeteksi. Screener sangat tipis (3 hasil) = kondisi breadth sempit / selektif.
Basis informasi tipis: nol berita emiten, nol makro FRED, screener negatif, pasar tutup. Tidak cukup bukti untuk rekomendasi beli. Bias defensif.
Rating: HOLD (defensif, keyakinan rendah — data emiten tidak tersedia)
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Item | Status/Nilai | Sumber | Dampak ke KOKA.JK |
|---|---|---|---|
| Berita KOKA.JK | Tidak tersedia (0 artikel) | get_news | Netral/unknown; tak ada katalis |
| Makro FRED (CPI, FFR, unemployment, 10Y, curve) | Tidak tersedia (FRED_API_KEY absen) | get_macro_indicators | Tidak bisa dikuantifikasi |
| Fed cut 2026 | 97% TIDAK ada cut (vol $9,2M) | Polymarket | Headwind: biaya modal tinggi |
| Resesi AS 2026 | 8% | Polymarket | Risiko rendah; permintaan tak runtuh |
| Resesi UK/Jepang 2026 | 5% / 8% (Jepang +4,5pp 1mgg) | Polymarket | Minor, tidak langsung |
| Berita global | Dominan IBM/tech/chip | get_global_news | Tidak relevan ke konstruksi RI |
| IDX screener | 3 nama (PIPA, LUCY, NATO); KOKA absen | get_idx_screener | Tak ada sinyal kuantitatif |
| Breadth/movers IDX | Pasar tutup, buka Kam 09:00 WIB | get_market_breadth | Tunggu buka untuk eksekusi |
| Rating | HOLD (low conviction) | Sintesis | Defensif |