Gacor Quant
Istirahat (12:00-13:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Kawasan Industri Jababeka Tbk.

KIJA · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Sell

113 rupiah per lembar · -6,62% · -

Net broker seluruhnya 7,7 M rupiah. Kapitalisasi 2,5 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. KIJA.JK jual habis harga 121 atau pantulan 121-123. Alokasi portofolio pangkas jadi 0%. Stop loss pasang level 114, antisipasi jatuh batas 108 dan 100.
Aliran dana
YU beli 7,1 M
Posisi harga
-29,1% terhadap SMA50, asing -4,2% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
116
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
9,1 M
rupiah, sesi -
Frekuensi
3.454
kali transaksi
Volume
78,4 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
YU CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI 7,1 M 58,6 jt 7,1 M -
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 341,7 jt 2,8 jt 366,7 jt 24,9 jt
BK J.P. MORGAN SEKURITAS INDONESIA 91,9 jt 740,8 rb 243,3 jt 151,3 jt
YJ LOTUS ANDALAN SEKURITAS 71,5 jt 605,5 rb 96,4 jt 24,9 jt
QA TUNTUN SEKURITAS INDONESIA 26,0 jt 212,8 rb 28,1 jt 2,1 jt
DH SINARMAS SEKURITAS 23,8 jt 194,3 rb 42,4 jt 18,6 jt
RO PLUANG MAJU SEKURITAS 7,2 jt 59,1 rb 8,0 jt 752,4 rb
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 3,1 jt 25,4 rb 4,7 jt 1,5 jt
GR PANIN SEKURITAS TBK. 2,8 jt 21,7 rb 6,9 jt 4,1 jt
PC FAC SEKURITAS INDONESIA 1,2 jt 10,0 rb 1,2 jt -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
YU 121 7,1 M AK 122 4,2 M
XL 122 1,6 M XL 121 2,7 M
AK 121 1,2 M XC 122 1,5 M
XC 122 974,1 jt CC 122 959,1 jt
CC 121 718,1 jt BB 121 688,8 jt
ZP 121 582,9 jt YP 122 681,5 jt
MG 124 366,7 jt ZP 122 614,5 jt
HD 122 341,2 jt OD 119 542,7 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 26 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-04-08 ISLAMIC DEVELOPMENT BANK - Buy +2,400,359,372 0
2022-10-05 ISLAMIC DEVELOPMENT BANK - Sell -12,700,000 0
2022-09-28 ISLAMIC DEVELOPMENT BANK - Sell -9,650,000 0
2021-11-19 ISLAMIC DEVELOPMENT BANK - Sell -3,000,000 0
2020-10-07 ISLAMIC DEVELOPMENT BANK - Sell -448,100 0
2020-10-05 ISLAMIC DEVELOPMENT BANK - Sell -2,570,000 0

Keputusan akhir

226 kata

Rating: Sell

Executive Summary: KIJA.JK jual habis harga 121 atau pantulan 121-123. Alokasi portofolio pangkas jadi 0%. Stop loss pasang level 114, antisipasi jatuh batas 108 dan 100. Horizon waktu 1-3 bulan, parkir kas instrumen pasar uang.

Investment Thesis: Fundamental rusak parah. Total liabilitas Rp7,15 triliun dan utang bank jangka panjang Rp4,61 triliun tindas kas Rp3,21 triliun. Persediaan tanah Rp7,14 triliun aset beku. Arus kas operasi Q2 2026 defisit Rp115,29 miliar. Pendapatan drop 13,3% YoY jadi Rp1,24 triliun. Rugi kurs valas Rp225,02 miliar tambah beban bunga kuras modal, cetak rugi bersih Rp235,66 miliar dan EPS -Rp11. PBV 0,39x jebakan ilusi.

Aliran dana keluar masif. Asing lepas bersih 28,31 juta lembar, broker AK buang 24,40 juta lembar (Rp2,98 miliar). Pola distribusi asing catat win rate 33,0% dan cut loss 53,2%. Serapan broker tunggal YU Rp7,10 miliar (58,62 juta lembar) umpan likuiditas; data historis akumulasi broker tunggal KIJA.JK catat win rate 37,7% dan cut loss 48,7%.

Teknikal tren turun mutlak. Harga 121 tenggelam bawah EMA10 (129,17), SMA50 (170,66), SMA200 (175,00). MACD -12,97 dan histogram -1,21 konfirmasi dominasi jual pekat. RSI 33,75 tanpa bullish divergence. ATR 10,86 bawa volatilitas 8,9%. Jurang jatuh uji Bollinger Band bawah 108,47 dan support psikologis 100 terbuka lebar.

Ubah tesis bila harga tembus atas EMA10 (129,17) dengan volume beli asing masif dan arus kas operasional balik surplus.

Price Target: 100.0

Time Horizon: 1-3 bulan

Rencana trader

60 kata

Action: Sell

Reasoning: Tren turun mutlak bawah EMA10 (129,17), SMA50 (170,66), dan SMA200 (175,00). Asing buang bersih 28,31 juta lembar dan beban liabilitas Rp7,15 triliun tindas kas. Jual posisi di harga 121 atau buang total jika tembus 114. Target penurunan uji 108 lalu 100.

Entry Price: not provided

Stop Loss: 114.0

Position Sizing: 0% alokasi portofolio

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

183 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Kas KIJA.JK Rp3,21 triliun kalah lawan utang bank Rp4,81 triliun dan total liabilitas Rp7,15 triliun. Kas milik kreditur. Valuasi murah ilusi jebakan nilai.

Arus kas operasi bocor defisit Rp115,29 miliar. Beban bunga kuras Rp173,59 miliar pasca-refinansiasi bank. Pendapatan drop 13,3% YoY jadi Rp1,24 triliun. Rugi kurs Rp225,02 miliar bukti lindung nilai gagal.

Serapan broker YU Rp7,10 miliar umpan bahaya. Rekam jejak akumulasi broker tunggal di KIJA.JK punya rasio cut loss 48,7%, win rate cuma 37,7%. Asing buang bersih 28,31 juta lembar.

Teknikal tren turun mutlak. Harga 121 tenggelam bawah EMA10 (129,17), SMA50 (170,66), SMA200 (175,00). MACD (-12,97) tebal negatif. Volatilitas ATR 10,86 tinggi. Ruang jatuh uji 108 dan 100 terbuka lebar.

Strategic Actions: Posisi: Nol. Potong eksposur jadi 0% dari alokasi standar portofolio.

Eksekusi trader:

  1. Portofolio ada barang: Jual semua posisi saat pantulan harga dekati EMA10 rentang 121 - 125.
  2. Stop loss darurat: Buang total jika tembus bawah 114. Jangan tunggu level 107.
  3. Target penurunan: Pantau level 108 (Lower Bollinger Band) dan 100 (support psikologis).
  4. Dilarang beli averaging down. Alihkan modal keluar instrumen.

Analisa teknikal dan aliran dana

682 kata

Data pasar terverifikasi per 2026-10-27 (sumber: snapshot resmi IDX Edge PRO).

1. Data Pasar Terverifikasi (2026-10-27)

  • OHLCV: Buka 122 | Tertinggi 126 | Terendah 118 | Tutup 121 (-0,82%).
  • Volume: 119.206.500 lembar.
  • Nilai transaksi: Rp14.487.305.600 (Rp14,49 miliar).
  • Frekuensi: 4.514 kali.
  • Net foreign: Jual bersih -28.308.800 lembar. Asing buang barang.
  • Catatan diskrepansi: Vendor verdict catat RSI 27. Snapshot terverifikasi catat RSI 33,75. Pakai angka snapshot 33,75 sebagai acuan mutlak.

2. Pilihan 8 Indikator Teknikal & Analisis

Pemilihan 8 indikator saling melengkapi tanpa redundansi:

  1. close_10_ema (129,17): Pantau tren mikro cepat. Harga 121 jauh bawah EMA10. Momentum turun jangka pendek dominan.
  2. close_50_sma (170,66): Tolok ukur tren menengah. Lereng melandai turun dari puncak September (171,02 ke 170,66). Resistensi dinamis jauh di atas.
  3. close_200_sma (175,00): Tolok ukur tren struktural primer. Harga anjlok dalam bawah MA200. Konfirmasi tren makro downtrend mutlak.
  4. macd (-12,97): Lacak momentum selisih rata-rata bergerak. Nilai negatif ekstrem. Sinyal tekanan jual masif belum reda.
  5. macdh (-1,21): Ukur akselerasi momentum. Histogram bertahan negatif sejak September. Tekanan jual masih kuasai pergerakan.
  6. rsi (33,75): Deteksi kondisi jenuh jual (oversold). Posisi mendekati area 30. Belum bentuk divergensi bullish. Pantulan teknikal masih rentan gagal.
  7. boll (Pita Tengah: 141,15 | Atas: 173,83 | Bawah: 108,47): Ukur sebaran deviasi harga. Harga 121 bergerak di dasar pita bawah. Jalur penurunan terbuka uji batas bawah 108,47.
  8. atr (10,86): Ukur volatilitas riil. Nilai 10,86 setara ~8,9% dari harga saham. Fluktuasi tinggi, risiko jebol stop loss besar.

3. Analisis Bandarmologi & Arus Broker

  • Pembeli Terbesar: YU (CGS International) borong sendirian Rp7,10 miliar (58,62 juta lembar) harga rata-rata 121. MG beli Rp341,7 juta (rata-rata 124). BK beli Rp91,9 juta (rata-rata 122).
  • Penjual Terbesar: AK (UBS Sekuritas) buang masif -Rp2,98 miliar (-24,40 juta lembar) rata-rata 122. Ritel dan sekuritas domestik distribusi ramai-ramai: XL -Rp1,10 miliar (rata-rata 121), BB -Rp688,8 juta, OD -Rp493,0 juta, XC -Rp483,6 juta, YP -Rp379,9 juta.
  • Pola Distribusi: Satu broker asing/institusi (YU) tampung guyuran asing lain (AK) plus ritel panik. Total aliran asing negatif -28,31 juta lembar.
  • Konfirmasi Historis Vendor: Pola akumulasi broker tunggal di KIJA punya win rate buruk (37,7%, kena cut loss 48,7%). Pola asing jual kuat hasilkan win rate rendah (33,0%, kena cut loss 53,2%). Akumulasi YU berpotensi jebakan likuiditas (liquidity trap).

4. Evaluasi Pasar Luas & Risiko

  • Status IHSG sesi 1 aktif. Pasar terbelah.
  • KIJA tidak masuk jajaran top gainers. Likuiditas transaksi KIJA tertekan dibanding rata-rata 20 hari sebelumnya.
  • Dukungan (support) terdekat ada di 118 (titik terendah 2026-10-27) dan 114–115 (titik terendah 2026-10-19). Tahanan (resistance) di 125–129 (area EMA10).

Rating: AVOID


FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Action: DO NOT BUY / AVOID (SELL ON REBOUND BAGI PEMEGANG LAMA)
  • Entry Range: N/A (Tunggu struktur pembalikan arah terkonfirmasi)
  • Target Price: N/A (Target turun uji 114, lalu 108,47 Lower Bollinger Band)
  • Stop Loss / Exit Level: 114 (Level potong rugi ketat jika sudah punya posisi)
  • Alasan: Tren turun curam di bawah EMA10, SMA50, SMA200. Asing jual bersih deras (-28,31 juta lembar). Akumulasi sepihak YU rentan jebakan.

Ringkasan Kondisi Saham KIJA.JK

Komponen Status / Nilai Implikasi Pasar
Harga Terakhir Rp121 (-0,82%) Tertekan dekat level terendah harian
Tren Tren Pendek (EMA10) 129,17 Bearish kuat, resistensi dinamis terdekat
Tren Menengah (SMA50) 170,66 Tren turun dominan
Tren Panjang (SMA200) 175,00 Fase bear market struktural
Momentum (MACD / Hist) -12,97 / -1,21 Momentum jual belum mereda
Indeks Kekuatan Relatif (RSI) 33,75 Mendekati jenuh jual, tanpa divergensi beli
Volatilitas (ATR / Bollinger) 10,86 / Band Bawah 108,47 Risiko ayunan ~9%, potensi uji batas 108
Aliran Asing (Foreign Flow) -28.308.800 lembar Distribusi asing masif
Bandarmologi Utama Akumulasi tunggal YU (Rp7,10B) Ditentang distribusi AK (-Rp2,98B) & ritel
Rekomendasi / Batas Risiko AVOID / Cut Loss < Rp114 Hindari tangkap pisau jatuh

Analisa fundamental

680 kata

Profil & Valuasi KIJA.JK (2026-10-27)

  • Identitas: PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA.JK). Sektor properti dan kawasan industri.
  • Harga Terakhir: Rp 113 (-6,62% harian). VWAP: Rp 116,49.
  • Kapitalisasi Pasar: Rp 2,52 triliun (20,82 miliar lembar saham).
  • Nilai Buku (BVPS): Rp 290,7 per saham (Ekuitas induk: Rp 6,05 triliun).
  • Rasio PBV: 0,39x. Diskon aset besar.

Kinerja Keuangan Q2 2026

  • Pendapatan Usaha: Rp 1,24 triliun. Turun 13,3% YoY (Q2 2025: Rp 1,44 triliun).
  • Laba Bruto: Rp 408,23 miliar. Margin laba kotor 32,8%.
  • Beban Operasional: Penjualan Rp 24,68 miliar, Umum & Administrasi Rp 134,35 miliar. Laba usaha operasional tetap positif (~Rp 249,2 miliar).
  • Beban Keuangan & Rugi Kurs:
    • Rugi selisih kurs mata uang asing: Rp 225,02 miliar (penekan utama).
    • Beban bunga dan keuangan: Rp 89,60 miliar.
  • Laba/Rugi Bersih: Rugi bersih atribusi induk Rp 235,66 miliar (Q2 2025: laba Rp 267,41 miliar).
  • EPS Q2 2026: -Rp 11 per saham (6M 2026 akumulasi rugi: -Rp 8 per saham).

Neraca & Likuiditas (Per Juni 2026)

  • Total Aset: Rp 14,91 triliun.
    • Kas & setara kas: Rp 3,21 triliun.
    • Persediaan (land bank & tanah pengembangan): Rp 7,14 triliun (lancar Rp 6,78 T + tidak lancar Rp 359 M).
  • Total Liabilitas: Rp 7,15 triliun.
    • Refinansiasi utang tuntas di Q2 2026. Obligasi dilunasi tuntas (pembayaran obligasi Rp 3,38 triliun).
    • Utang bank jangka panjang melonjak jadi Rp 4,61 triliun (tarik pinjaman baru Rp 3,58 triliun).
    • Utang jangka pendek jatuh tempo: Utang bank Rp 200,61 miliar.
  • Ekuitas Total: Rp 7,77 triliun (bagian induk Rp 6,05 triliun). Debt-to-Equity (utang finansial / ekuitas induk): ~0,80x.

Arus Kas (Q2 2026)

  • Arus Kas Operasi (CFO): -Rp 115,29 miliar. Balik negatif akibat pembayaran bunga pinjaman Rp 173,59 miliar dan pajak Rp 94,55 miliar.
  • Arus Kas Investasi (CFI): -Rp 165,30 miliar. Alokasi untuk belanja modal aset tetap (Rp 62,72 miliar) dan tanah pengembangan (Rp 95,01 miliar).
  • Arus Kas Pendanaan (CFF): -Rp 358,84 miliar. Refinansiasi utang obligasi ke bank dan pembayaran dividen Rp 302,04 miliar.
  • Posisi Kas Akhir: Turun dari Rp 3,62 triliun (akhir 2025) ke Rp 3,21 triliun. Penyangga likuiditas masih kuat.

Aktivitas Insider & Musiman

  • Insider: Transaksi Islamic Development Bank tercatat April 2026 (pembaruan kepemilikan 2,40 miliar saham). Tidak ada transaksi orang dalam dalam 7 hari terakhir.
  • Musiman: Data musiman historis IDX nihil.

Pandangan Trader & Tindakan

  • Katalis Negatif: Volatilitas kurs USD/IDR hancurkan laba bersih. Arus kas operasi merah di Q2 2026.
  • Katalis Positif: Overhang jatuh tempo obligasi lenyap berkat konversi pinjaman bank. Valuasi aset tanah sangat murah (PBV 0,39x).
  • Tindakan: Jauhi pembelian agresif saat tren turun dan sentimen laba buruk. Tunggu harga uji area dasar Rp 100 - Rp 105.

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Wait and see. Jangan kejar harga jatuh. Pasang pantauan support Rp 100 - Rp 105. Pertimbangkan akumulasi bertahap hanya jika kurs rupiah stabil dan muncul pembalikan arah volume di atas Rp 116.


Ringkasan Poin Kunci KIJA.JK

Metrik / Indikator Nilai / Kondisi Keterangan / Analisis
Harga Saham Rp 113,00 (-6,62%) Tekanan jual kuat pasca rilis laporan
PBV / BVPS 0,39x / Rp 290,70 Diskon aset land bank sangat dalam
Pendapatan Q2 2026 Rp 1.244,30 miliar Turun 13,3% YoY
Laba Bersih Induk Q2 2026 -Rp 235,66 miliar Tertekan rugi kurs Rp 225,02 miliar
Kas & Setara Kas Rp 3.205,19 miliar Cadangan kas tebal meski CFF/CFO negatif
Struktur Utang Rp 4,81 triliun total pinjaman bank Obligasi beres direfinansiasi ke bank
Arus Kas Operasi (CFO) -Rp 115,29 miliar Defisit tertekan beban bunga & pajak
Aktivitas Insider Nihil (7 hari terakhir) Tidak ada akumulasi manajemen saat ini
Target Support / Resistance Rp 100 - Rp 105 / Rp 121 - Rp 126 Rentang risiko jangka pendek

Analisa sentimen

241 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian Per Sumber Data

  • Berita Yahoo Finance: Data tidak tersedia (DATA_UNAVAILABLE). Total 0 artikel terkait KIJA.JK periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Sinyal institusional nihil.
  • StockTwits: Data gagal diakses (HTTPError). Total 0 pesan. Rasio bullish/bearish 0/0. Sinyal ritel cepat tidak ada.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Mesin pencari Reddit tidak layani rentang tanggal 2026-10-20 sampai 2026-10-27. Total 0 pos. Sinyal komunitas tidak ada.

2. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber

  • Tiga sumber data sama-sama hening.
  • Tidak ada divergensi antara institusi dan ritel.
  • Tidak ada keselarasan sinyal. Arah pasar tidak terpetakan.

3. Tema Narasi Dominan

  • Tidak ada narasi muncul.
  • Nol sebutan nama PT Kawasan Industri Jababeka Tbk atau tiket KIJA.JK di seluruh feed.

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Nihil data. Tidak ada catatan dividen, ekspansi kawasan industri, atau rilis laporan keuangan.
  • Risiko Terdeteksi: Ketiadaan visibilitas data sentimen (data blind spot). Platform luar negeri/agregator ritel global tidak memantau emiten lokal IDX ini secara aktif. Trader hadapi risiko likuiditas dan kurangnya sinyal sentimen real-time.

5. Ringkasan Sinyal Sentimen

Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Berita Institusional Netral Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, 0 artikel terindeks
Sentimen Ritel Netral StockTwits HTTPError, 0 pesan, rasio 0/0
Diskusi Komunitas Netral Reddit Data riwayat tanggal target tidak tersedia, 0 pos

Analisa berita

275 kata

Berita spesifik KIJA.JK nihil. Platform data nihil artikel periode 20-27 Oktober 2026. Katalis fundamental prapenjualan lahan atau aksi korporasi absen. Pantau keterbukaan informasi resmi.

Data makro obligasi US 10Y tidak tersedia. Akses FRED API key tidak aktif. Data prediction market Polymarket suku bunga Fed ditahan untuk tanggal 2026-10-27 guna cegah bias informasi mundur. Arah suku bunga global nir-konfirmasi data aktual.

Berita global fokus adopsi AI korporasi, komputasi edge, sengketa bursa efek tokenisasi. Pengaruh langsung ke sektor properti industri Indonesia nihil.

Pasar domestik IDX sesi 1 catat tekanan jual tinggi. Saham kapitalisasi besar rontok: BMRI turun 2.33%, TLKM turun 4.21%, BBRI turun 1.73%, BUMI turun 6.25%, TPIA turun 5.89%. Hanya BBCA naik 3.57% topang transaksi. Gainers didominasi saham likuiditas mikro: MKNT, KOPI, XCIS.

Screener teknikal IDX PRO per 27 Oktober 2026 jaring PIPA, BLES, IMPC. KIJA.JK absen dari daftar akumulasi broker dan momentum volume. Arus dana beli belum masuk.

Sentimen pasar defensif batasi pergerakan KIJA.JK. Hindari posisi spekulatif sebelum volume transaksi pulih.

Rating: NEUTRAL

Parameter Temuan Data (27 Oktober 2026) Implikasi KIJA.JK
Berita KIJA.JK Data artikel 7 hari terakhir nihil Katalis mandiri absen
Makro Global & Fed Data US 10Y unavailable, market odds Fed withheld Kepastian arah bunga global nihil
Berita Global Fokus AI korporasi dan regulasi crypto/token Dampak sektor kawasan industri nol
Breadth IDX Sesi 1 aksi jual saham big caps (BMRI, TLKM, BBRI) Tekanan pasar hambat kenaikan harga
IDX Screener V5.2 PIPA, BLES, IMPC masuk radar; KIJA.JK absen Minat akumulasi broker belum aktif