Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Niramas Utama Tbk.

JELI · analisa Kamis, 29 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

244 rupiah per lembar · -5,43% · 2026-10-29

Net broker seluruhnya 310,5 jt rupiah. Kapitalisasi 308,9 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Underweight JELI.JK. Bukan Buy, bukan Sell penuh. Bukti condong ke bawah tapi tidak cukup konklusif untuk Sell berkonvikasi tinggi karena neraca, arus kas, dan historis FY2025 tidak tersedia — batas bawah nilai tidak terukur.
Aliran dana
CC beli 144,8 jt
Keyakinan
C40 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-46,0% terhadap SMA50, asing 13,9% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C40

Skor 40.0 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 22/25

net 310,5 jt dari bruto 514,4 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-46,0% vs SMA50, return 20 sesi -40,5%

Likuiditas 0/15

rata-rata 1,3 M rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 10.8% lebar, stop jadi mahal

VWAP
245
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
518,7 jt
rupiah, sesi 2026-10-29
Frekuensi
625
kali transaksi
Volume
2,1 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2026-07-07 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 144,8 jt 601,4 rb 227,3 jt 82,5 jt
QA TUNTUN SEKURITAS INDONESIA 67,1 jt 274,8 rb 67,1 jt -
BK J.P. MORGAN SEKURITAS INDONESIA 30,3 jt 124,5 rb 30,3 jt -
AK UBS SEKURITAS INDONESIA 25,0 jt 97,8 rb 30,5 jt 5,5 jt
PD INDO PREMIER SEKURITAS 16,7 jt 68,7 rb 23,4 jt 6,7 jt
EP MNC SEKURITAS 7,0 jt 28,0 rb 7,1 jt 125,0 rb
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 6,3 jt 25,7 rb 6,4 jt 121,0 rb
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 4,1 jt 15,4 rb 5,3 jt 1,2 jt
PG PANCA GLOBAL SEKURITAS 3,7 jt 15,0 rb 3,7 jt -
NI BNI SEKURITAS 2,1 jt 8,7 rb 5,8 jt 3,7 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
CC 243 227,3 jt XL 244 317,1 jt
XL 247 83,7 jt CC 247 82,5 jt
QA 244 67,1 jt XC 247 56,9 jt
AK 254 30,5 jt YP 248 16,6 jt
BK 243 30,3 jt CP 244 9,8 jt
PD 245 23,4 jt SQ 250 8,0 jt
XC 249 12,6 jt GR 252 7,8 jt
EP 250 7,1 jt PD 251 6,7 jt

Keputusan akhir

603 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Underweight JELI.JK. Bukan Buy, bukan Sell penuh. Bukti condong ke bawah tapi tidak cukup konklusif untuk Sell berkonvikasi tinggi karena neraca, arus kas, dan historis FY2025 tidak tersedia — batas bawah nilai tidak terukur. Tindakan: jangan buka posisi baru (0 posisi). Jika sudah pegang, potong ke maksimum 25–30% ukuran awal (kurangi 70–75%), eksekusi bertahap lewat limit order beberapa hari — turnover Rp518 juta dan ATR 27,86 (11,4%/hari) membuat market order mengeksekusi buruk. Stop struktural zona 205–215; penutupan di bawah 211,21 dengan volume naik = keluar sisa posisi tanpa menunggu. Syarat re-entry (semua, bukan sebagian): close ≥ 288,59, macdh positif 2 sesi berturut-turut, dan laporan Q3 2026 menunjukkan beban penjualan turun sebagai persentase penjualan tanpa penurunan penjualan proporsional.

Investment Thesis: Tiga titik menentukan, dan Bear menang secara metodologis.

  1. Rasio breakeven Bull salah penyebut. Bull menghitung gap Rp 31,6 M sebagai 1,5% kapitalisasi. Kapitalisasi tidak membayar opex; laba yang membayar. Ukuran sah adalah rugi terhadap penjualan: laba bersih −Rp 39,5 M = −18,6% penjualan, rugi operasional Rp 31,6 M/kuartal, opex 49,3% penjualan. Kerugian struktural, bukan selisih pembulatan.

  2. Opex bukan lever bebas. Bull membayar opex dengan memangkas beban penjualan — padahal beban penjualan 35,8% penjualan itu mesin distribusi FMCG; memotongnya memotong penjualan. Tidak ada satu pun sinyal eksekusi selama 4 kuartal penurunan 86%. Aritmetika harapan bukan bukti proses perbaikan. Gross margin 34,4% netral: Bull benar produk bergerak di harga premium, tapi itu bukan bukti pricing power terverifikasi — argumen saling menetralkan.

  3. Bandarmologi Bull membaca setengah data. Sisi jual (XL −233,4 M, XC −44,2 M ≈ Rp 277,6 M) vs beli institusi (CC +144,8, QA +67,1, BK +30,3, AK +25,0, PD +16,7 ≈ Rp 284 M) — bukan penyerapan, hanya penampungan setara. Klaim "asing serap 54,4% volume" lemah: BK J.P. Morgan net 124.500 lembar dari 2,1 juta volume. Maybank ada di sisi jual — narasi "asing akumulasi" tidak bersih. Level akumulasi 243 jebol; low 240 = terendah periode data. Support yang jebol bukan support.

  4. Asimetri terbalik. Bull klaim rasio 2:1 (downside 13,4% ke 211,21 vs upside 18%). Itu mengasumsikan stop dieksekusi tepat di 211,21. ATR 11,4%/hari dan gap historis (10-15 close 350 → 10-16 open 316; 09-10 gap 575 → 530) berarti eksekusi realistis jauh di bawah. Downside tak terukur, upside bersyarat dan belum satu pun terpenuhi. Itu bukan asimetri menguntungkan. Neutral benar di sini: stop wajib, tapi diperlakukan sebagai zona, bukan garis presisi.

Yang tidak diterima sebagai dasar Sell penuh: "gross margin 34% = pricing power lemah" (opini benchmark, bukan data); "resesi 7% = uang lari ke cyclical" (makro simetris, bukan penentu); MACD histogram −1,53 → −1,95 adalah pemburukan, sinyal momentum bukan bukti fundamental.

Kenapa Underweight, bukan Sell: argumen terkuat semua condong ke bawah — rugi −18,6% penjualan, opex tidak bisa dipangkas tanpa memotong penjualan, neraca dan arus kas tidak terverifikasi, likuiditas mati, support jebol, downside tidak terukur. Tapi fundamental tidak lengkap, jadi keyakinan bearish nyata tanpa konvikasi penuh. Sizing menengah (potong 70–75%, bukan exit penuh) mencerminkan tingkat keyakinan itu.

Yang mengubah rating:

  • Naik ke Hold atau lebih: laporan lengkap Q3 2026 muncul dan menunjukkan ekuitas positif, kas memadai, utang berbunga terkendali, plus beban penjualan turun sebagai % penjualan tanpa penurunan penjualan proporsional; atau close ≥ 288,59 dengan macdh positif 2 sesi dan konfirmasi close di atas VWMA 306,83.
  • Turun ke Sell: penutupan di bawah 211,21 dengan volume naik; atau data Q3 2026 menunjukkan rugi melebar / risiko solvabilitas (beban bunga Rp 6 M/kuartal tanpa pokok utang terukur).
  • Data hilang yang harus dicari: neraca, arus kas, total utang berbunga, historis FY2025 — tidak tersedia dalam materi ini. Tanpa itu, Underweight tetap.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

328 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan riset = Underweight = Sell. Tidak ada konflik yang tersisa: plan sendiri menolak Buy dan Hold. Struktur harga mengonfirmasi.

Tren: close 244 di bawah semua rata-rata — 10EMA 288,59, 50SMA 452,14, 200SMA 599,35, VWMA 306,83, BB mid 338,60. Turun 1755 ke 244 (-86%) dalam 4 bulan. Death cross struktural lewat.

Momentum: RSI 20,9 oversold ekstrem tapi bertahan di bawah 30 sejak 2026-10-16 tanpa bounce berarti = downtrend menekan RSI, bukan RSI memicu bounce. MACD -57,29 di bawah signal -55,34. Histogram -6,68 ke -1,53 ke -1,95: pelemahan berhenti sesaat, lalu melemah lagi. Pemburukan, bukan divergensi.

Volatilitas: ATR 27,86 = 11,4%/hari. Turnover Rp518M, likuiditas mati untuk ukuran posisi besar. Slippage exit buruk — pecah eksekusi.

Bandarmologi dua sisi: beli institusi CC +144,8M, QA +67,1M, BK +30,3M, AK +25,0M vs jual retail XL -233,4M, XC -44,2M. Sisi jual lebih besar; CC gagal tahan 243-245, low 240 = terendah periode data. Level akumulasi jebol = bukan support. Foreign net beli 1.151.100 lembar konsisten tapi skala kecil (BK 124.500 lembar dari 2,1 juta) — tidak cukup serap jual retail.

Trigger beli plan (close ≥ 288,59 dan macdh positif 2 sesi) belum terpenuhi. Struktur bilang tetap di sisi rendah.

Fundamental: laba bersih -Rp39,5M = -18,6% penjualan. Rugi struktural, bukan gap kecil. Neraca, arus kas, FY2025 tidak tersedia — batas bawah tidak terukur. Downside tak terukur vs upside bersyarat = simetri melawan posisi long.

Tindakan untuk caller tanpa data holdings: perlakukan sebagai Sell. Jika belum punya posisi, jangan buka — tidak ada entry. Jika sudah punya, kurangi ke maksimum 25-30% ukuran awal lewat limit order bertahap, stop struktural di bawah 211,21.

Entry Price: 244.0

Stop Loss: 211.21

Position Sizing: Exit/tidak entry. Jika sudah pegang: potong ke <=25-30% ukuran awal (kurangi 70-75%), target akhir <=0,5x bobot standar satu emiten small-cap. Eksekusi bertahap beberapa hari, limit order saja, jangan market order (likuiditas mati, ATR 11,4%/hari). Untuk caller flat: 0 posisi sampai close >= 288,59 + macdh positif 2 sesi.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

662 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bear menang pada tiga titik yang menentukan, dan menang secara metodologis — bukan karena kebetulan urutan bicara.

  1. Rasio breakeven Bull salah ukur. Bull klaim gap Rp 31,6 M = "1,5% kapitalisasi". Bear benar: kapitalisasi tidak membayar opex, laba yang membayar. Ukuran yang sah adalah rugi terhadap penjualan: laba bersih −Rp 39,5 M = −18,6% dari penjualan, rugi sebelum pajak −17,6% dari penjualan. Itu kerugian struktural, bukan selisih pembulatan. Klaim "gap kecil" gugur karena penyebutnya salah.

  2. Opex bukan lever bebas. Bull bayar opex dengan memangkas 15% beban penjualan Rp 76 M — padahal beban penjualan itu mesin yang menghasilkan penjualan Rp 212 M. Bear menangkap ini dengan tepat, dan menambahkan pertanyaan yang Bull tidak jawab: kalau pemangkasan segampang itu, kenapa tidak ada satu pun sinyal eksekusi selama 4 kuartal dan penurunan 86%? Arithmetic harapan bukan bukti proses perbaikan.

  3. Bandarmologi Bull membaca setengah data. Sisi jual (≈ −Rp 300,7 M) melebihi sisi beli institusi (≈ +Rp 283,8 M). Klaim "asing serap 54,4% volume" juga lemah: BK J.P. Morgan net 124.500 lembar terhadap volume 2,1 juta = seperduapuluh, dan Bull sendiri mengakui "skala asing kecil" lalu menaikkannya jadi pilar kesimpulan. Level akumulasi 243 juga gagal bertahan — low 240 adalah terendah periode data. Support yang jebol bukan support.

  4. Asimetri terbalik. Bull klaim "downside terbatas, upside terbuka". Bear benar bahwa tanpa neraca, arus kas, dan historis FY2025, batas bawah tidak terukur. ATR 27,86 = 11,4%/hari dengan turnover 0,00167 berarti slippage memperburuk exit. Upside butuh dua syarat belum terpenuhi (close ≥288,59 dan macdh positif 2 sesi). Kerugian tak terukur ke bawah vs keuntungan bersyarat ke atas — itu bukan asimetri menguntungkan.

Yang tidak saya terima dari Bear sebagai dasar penuh Sell:

  • "Gross margin 34% indikasi pricing power lemah" — ini opini benchmark, bukan data terverifikasi. Bull punya poin sah bahwa 34% menunjukkan produk masih bergerak di harga premium. Net: argumen ini saling menetralkan, bukan milik Bear.
  • "Recession 7% = uang lari ke cyclical" — makro mendukung maupun melawan tesis secara simetris. Ini bukan penentu.
  • MACD/histogram −1,53 → −1,95: Bear benar bahwa itu pemburukan, bukan divergensi. Bull salah sebut. Tapi ini sinyal momentum, bukan bukti fundamental.

Kesimpulan: bukti tidak cukup untuk Buy maupun Sell berkepastian tinggi. Argumen terkuat — rugi −18,6% dari penjualan, opex tidak bisa dipangkas tanpa memotong penjualan, neraca tidak terverifikasi, likuiditas mati, support jebol — semuanya condong ke bawah. Karena itu bukan Buy, bukan Hold, tapi Underweight: keyakinan bearish nyata tapi berbasis pada data fundamental yang tidak lengkap, sehingga tidak layak Sell dengan konvikasi penuh.

Strategic Actions (terhadap alokasi standar):

  1. Jangan buka posisi baru di JELI.JK. Tidak ada entry yang dibenarkan selama neraca dan arus kas tidak tersedia. Ini syarat mutlak — tanpa ekuitas, kas, dan utang berbunga terverifikasi, risiko tidak bisa diukur.

  2. Jika sudah memegang posisi: potong ke maksimum 25–30% dari ukuran posisi awal (yaitu kurangi 70–75%). Targetkan posisi akhir ≤0,5x bobot alokasi standar untuk satu emiten small-cap.

  3. Exit bertahap, bukan satu blok. Likuiditas 0,00167 berarti order besar akan menggerakkan harga melawan Anda. Pecah eksekusi menjadi beberapa hari, gunakan limit order, jangan market order.

  4. Stop struktural di bawah 211,21 (boll_lb). Jika level itu ditembus, keluar sisa posisi tanpa menunggu. Level 240 sudah jebol — jangan jadikan 240 sebagai stop karena itu sudah terlewati.

  5. Syarat re-entry (semua harus terpenuhi, tidak sebagian):

    • Close ≥ 288,59 (+18% dari 244), dan
    • macdh positif 2 sesi berturut-turut, dan
    • neraca + arus kas Q3 2026 tersedia dan menunjukkan penurunan beban penjualan sebagai persentase penjualan tanpa penurunan penjualan proporsional.
  6. Katalis Q3 bukan alasan menambah. Laporan Q3 2026 bisa jadi pemicu penurunan berikutnya. Perlakukan sebagai event risiko, bukan event upside, sampai isinya terlihat.

  7. Cek data yang hilang sebelum revisi rating. Neraca, arus kas, dan historis FY2025 tidak tersedia dalam materi ini. Jika laporan lengkap muncul dan menunjukkan ekuitas positif, kas memadai, dan utang berbunga terkendali, rating bisa dinaikkan ke Hold atau lebih. Tanpa itu, Underweight tetap.

Rating: Underweight FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

1475 kata

JELI.JK — Niramas Utama Tbk. — Paket Analisa 29 Okt 2026

Konteks

Consumer Defensive / Packaged Foods, IDX. Data harian (IDX Edge PRO). Bar terakhir 2026-10-29.

Indikator dipilih: close_10_ema, close_50_sma, close_200_sma, rsi, macd, macdh, atr, vwma. Alasan: downtrend parah butuh konfirmasi trend multi-horizon (10/50/200), momentum (MACD + hist, RSI cek ekstrem), volatilitas untuk ukur stop, volume-weighted cek apakah jatuh dengan dukungan volume. Bollinger mid/upper/lower tidak dipilih karena tumpang tindih dengan close_50_sma (452) dan close_10_ema (289) — redundan.

Verifikasi Harga (source of truth, 2026-10-29)

Field Value
Open / High / Low / Close 260 / 264 / 240 / 244
Volume 2.115.800 lembar
Turnover Rp518.692.400
Freq 625 transaksi
Net foreign +1.151.100 lembar

Close 244. Hari sebelumnya 258. Low hari 240 = terendah periode data.

Tren — satu arah, tajam

Turun berkelanjutan. Jejak konkret, bukan tafsir:

  • Puncak data 2026-07-09 close 1755 (setelah lonjakan dari 1125 pada 07-07).
  • 2026-07-14 close 1085, volume raksasa 212.995.100 lembar — distribusi awal.
  • Skala turun: 2026-08-03 sempat rebound close 785 (dari 630) — disebut rebound, tidak boleh klaim support karena tidak bisa diverifikasi ulang.
  • 2026-09-10 close 530 (gap turun dari 575), 2026-09-25 close 438.
  • 2026-10-15 close 350 → 2026-10-16 open 316 close 298 (gap turun besar).
  • 2026-10-19 close 278 (hari itu High = Low = Open = 278, volume tipis 1.207.300).
  • Rebound singkat 2026-10-20 close 292, 2026-10-23 close 304 → gagal lanjut.
  • 2026-10-27 close 268, 10-28 close 258, 10-29 close 244.

Dari 1755 (07-09) ke 244 (10-29): turun ±86% dalam ~4 bulan. Bukan koreksi — de-rating struktural.

Teknikal

Indikator Value Baca
close_10_ema 288,59 Harga 244 di bawah. Momentum pendek masih turun
close_50_sma 452,14 Jauh di atas harga. Tren medium ekstrem turun
close_200_sma 599,35 Harga 59% di bawah. Death cross struktural sudah lewat
rsi 20,90 Oversold ekstrem (<30). Bertahan di zona itu sejak 10-16 (19,4)
macd −57,29 Negatif berat
macds −55,34 MACD di bawah signal
macdh −1,95 Negatif, melebar lagi. Trayektori: −6,68 (10-20) → −1,53 (10-26) → −1,95 (10-29) = pelemahan dramatis berhenti sesaat lalu melemah lagi
boll 338,60 Harga jauh di bawah middle
boll_lb 211,21 Close 244 masih di atas lower band — belum benar-benar ekstrem BB
atr 27,86 ~11,4% dari harga. Volatilitas harian sangat tinggi
vwma 306,83 Harga di bawah VWMA. Volume tidak menopang kenaikan

PoV: RSI 20,9 normalnya bikin bounce. Tapi RSI di bawah 30 sejak 2026-10-16 tanpa bounce berarti (>9 sesi). Downtrend kuat mempertahankan RSI ekstrem. Jangan pakai RSI saja.

Volume: hari ini 2,1 juta vs rata-rata besar semester ini. Volume mengecil di sisi jatuh terakhir = bisa tanda seller exhausted, bisa juga cuma likuiditas hilang. Tidak bisa diklaim kapitulasi. Kapitulasi volume tinggi cuma terlihat 2026-07-14 (213 juta).

Catatan konflik kecil: snapshot tool beri RSI 20,9; verdict vendor beri RSI 14 dan ATR Rp26. Pakai angka tool (20,9; 27,86). Vendor juga sebut BB Upper 463 vs tool 465,99 — pakai 465,99.

Bandarmologi (IDX — coverage 2026-07-07..2026-10-29, semua nilai rupiah)

Pola: retail platform besar jual, broker institusional/asing beli. Ini pola akumulasi asing, bukan distribusi asing.

Net buyer besar:

Broker Nama Net value Net vol
CC Mandiri Sekuritas +Rp144.782.600 +601.400
QA Tuntun Sekuritas +Rp67.083.800 +274.800
BK J.P. Morgan +Rp30.311.600 +124.500
AK UBS +Rp24.979.000 +97.800
PD Indo Premier +Rp16.677.800 +68.700

Net seller besar:

Broker Nama Net value
XL Stockbit Digital −Rp233.406.000
XC Ajaib −Rp44.229.800
YP Mirae Asset −Rp12.762.600
CP KB Valbury −Rp9.801.600
ZP Maybank −Rp494.000

Interpretasi:

  • Stockbit (+Ajaib = dua broker retail app terbesar) = net seller gabungan −Rp277,6M. Klien retail lokal di sisi jual.
  • CC (Mandiri, state bank broker) = net buyer terbesar +Rp144,8M, average 243 di pasangan level harga — level ini persis harga close hari ini.
  • BK J.P. Morgan + UBS AK = net buyer asing gabungan +Rp55,3M. Asing akumulasi di price 243–254.
  • Skala asing kecil dibanding volume total perdagangan — jangan overinterpretasi "asing gencar". J.P. Morgan hanya 124.500 lembar.
  • Maybank (ZP) net seller kecil (−Rp494.000). Ini catatan: satu broker asing di sisi jual, dua di sisi beli.

Temukan level akumulasi (buy_avg):

  • CC beli rata-rata 243 → Rp227.314.000
  • QA beli 244 → Rp67.083.800
  • BK beli 243 → Rp30.311.600
  • AK beli 254 → Rp30.520.600
  • PD beli 245 → Rp23.419.000
  • XL jual 244 → Rp317.065.200

Kesimpulan: level 243–245 adalah zona transaksi terbesar — CC, QA, BK, PD beli, XL jual. CC-nya net buy di zona itu. Harga sekarang 244 = tepat di zona itu. Tapi seller XL jauh lebih besar rupiahnya. CC beli tidak menyerap semua jual XL.

Kesan: pembeli institusional hampir menangkap jatuhnya, tapi volume jual retail > volume beli institusional. CC mencoba menampung di 243–244 dan gagal dipertahankan → close 244 di low area. Ini pelemahan relative, bukan support yang terbukti — support tidak boleh diklaim tanpa data.

Foreign flow: hari ini net beli 1.151.100 lembar (54,4% volume). Verdict: 5 hari, beli 4x/1x, rata-rata 684K lembar. Sinyal beli asing di tengah penurunan — konsisten dengan bandarmologi, tapi ukurannya kecil terhadap total.

Data tool tidak tersedia: accumulation history kosong, running trade 10-29 kosong. Order flow tidak bisa diverifikasi.

Market breadth

IDX 29-10: 867 dari 10 gainers teratas jendela. SMCB +158% (opening, freq 1, likuiditas tipis). JELI −5,43% termasuk nama lemah hari itu. Konteks pasar tidak extremly bearish — JELI jauh di bawah pasar. Idiosinkratik, bukan sektor.

Rencana trading

Posisi: JELI = falling knife. RSI oversold ekstrem tapi RSI 20 di downtrend 4 bulan tidak reliable. Asing + Mandiri akumulasi kecil. Volume mengecil.

Skenario A — tidak punya posisi: Jangan tangkap jatuh. Tunggu konfirmasi 2 hal bersamaan: (1) penutupan ≥ close_10_ema saat ini 288,59, dan (2) macdh positif 2 sesi. Risiko ATR 27,86 = sangat tinggi terhadap harga 244; position sizing kecil, max lot = (modal × 1%) / ATR.

Skenario B — sudah punya posisi: Stop di bawah 240 (low hari ini) atau boll_lb 211,21 sebagai stop struktural. Jarak boll_lb = 32,8 poin ≈ 13,4%. Jangan tahan tanpa stop; volatilitas 11,4%/hari membuat drawdown cepat.

Skenario C — point of invalidation tambahan: Jika harga gagal bertahan ≥ 211,21 (boll_lb) dengan volume naik, downtrend lanjut, akumulasi CC 243 tidak efektif. Keluar.

Target realistis (bukan prediksi exact): first resistance = 288,59 (close_10_ema) → 306,83 (VWMA). Breakout di atas 306 dengan macdh positif = sinyal paling awal trend berubah. Jarak dari 244 ke 306 = +25,8%.

Tidak klaim support/resistance klasik. Klaim hanya: level transaksi 243–245 (bandarmologi), level MA/VWMA (tool), dan low/high sejak tool. Semua angka di atas langsung dari output tool.

Kesimpulan

Bear struktural parah, oversold dalam (RSI 20,9), volume mengecil, MACD negatif berat tapi histogram berhenti melebar. Bandarmologi menunjukkan retail (Stockbit, Ajaib) keluar dan CC/BK/AK masuk — tanda kontrarian, bukan konfirmasi bottom. Skala pembelian belum cukup untuk menahan jatuh. Disiplin: jangan beli tanpa konfirmasi 288,59, atau tunggu boll_lb 211,21 sebagai zona deep oversold dengan volume.

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Ringkasan Tabel

Aspek Bukti (29-10) Baca
Harga Close 244, High 264, Low 240 Terendah periode, −5,43%
Tren pendek close_10_ema 288,59 Harga di bawah, turun
Tren medium close_50_sma 452,14 Jauh di atas harga
Tren panjang close_200_sma 599,35 Harga −59% di bawah
Momentum RSI 20,9; MACD −57,29; Hist −1,95 Oversold, bearish
Volatilitas ATR 27,86 (11,4%) Risiko harian sangat tinggi
Volume 2.115.800; VWMA 306,83 Harga di bawah VWMA
Bandarmologi beli CC +Rp144,8M, QA +Rp67,1M, BK +Rp30,3M, AK +Rp25,0M Institusi/asing akumulasi
Bandarmologi jual XL −Rp233,4M, XC −Rp44,2M Retail jual, > beli institusi
Zona transaksi 243–245 (CC, QA, BK, PD vs XL) Harga sekarang tepat di zona
Zona batal Bollinger LB 211,21; low 240 Break = lanjut turun
Trigger beli Close ≥288,59 + macdh positif 2 sesi Belum terpenuhi
Breadth IDX JELI −5,43% hari lemah Idiosinkratik, bukan pasar
Verdict vendor Score 45/75 WATCH, akumulasi Konflik RSI 14 vs tool 20,9 — pakai tool
Rekomendasi Hindari beli tanpa konfirmasi Rating: Sell

Analisa fundamental

1108 kata

Laporan Fundamental JELI.JK — PT Niramas Utama Tbk.

1. Identitas & Profil

  • Nama: PT Niramas Utama Tbk. (JELI.JK)
  • Bursa: IDX (JKT)
  • Sektor: Consumer Defensive / Packaged Foods
  • Harga terakhir (2026-10-29): Rp 244, turun -14 (-5,43%)
  • VWAP: Rp 245,15; nilai transaksi Rp 518,7 juta; 21.158 lot; 625 kali
  • Saham beredar: 1.266.000.000; kapitalisasi pasar Rp 308,9 miliar
  • turnover_ratio 0,00167 → likuiditas tipis, perputaran rendah

2. Hasil Keuangan Terbaru — Q2 2026 (kuartal tunggal, per emiten)

Item Rp
Penjualan & pendapatan usaha 212.063.193.367
Beban pokok penjualan -139.187.277.467
Laba bruto 72.875.915.900
Beban penjualan -75.975.675.297
Beban umum & administrasi -28.503.272.392
Pendapatan keuangan 98.744.017
Beban bunga & keuangan -6.035.037.612
Pendapatan lainnya 692.400.566
Beban lainnya -557.526.826
Laba sebelum pajak -37.404.451.644
Beban pajak -2.121.603.714
Laba bersih -39.526.055.358
Laba bersih ke entitas induk -39.356.074.400
Ke kepentingan nonpengendali -169.980.958

3. Pembacaan Angka

Margin kotor sehat — 34,4%. Laba bruto Rp 72,9 miliar dari penjualan Rp 212,1 miliar. Produk (packaged food, kemungkinan produk kelapa/komida) punya harga jual relatif kuat.

Masalah di bawah garis kotor. Total beban operasional melebihi laba bruto.

  • Beban penjualan 35,8% dari penjualan — sangat tinggi, khas distribusi FMCG yang intensif tapi tetap menggerus.
  • Beban umum & administrasi 13,4% dari penjualan.
  • Total opex Rp 104,5 miliar vs laba bruto Rp 72,9 miliar → rugi operasional ± Rp 31,6 miliar.
  • Rasio opex/sales 49,3% — inilah titik lemah struktural.

Beban bunga Rp 6,04 miliar per kuartal (≈Rp 24 miliar annualized) menandakan beban utang/leasing signifikan. Rasio beban bunga terhadap penjualan 2,8%.

Net margin -18,6% dari penjualan. Per saham kuartalan: -Rp 31,09 (laba bersih induk ÷ 1,266 miliar saham).

Rugi ke NCI kecil (-Rp 170 juta) → anak usaha hampir seluruhnya dikonsolidasi penuh pada induk.

Angka jelas: Bottom line merah, bukan tipis — rugi sebelum pajak setara 17,6% penjualan. Bukan masalah gross margin, murni masalah struktur biaya penjualan dan administrasi.

4. Keterbatasan Data (penting)

  • Neraca (total aset, liabilitas, ekuitas, kas, utang bank) tidak berhasil ditarik — query balance sheet mengembalikan header ## Q2 2026/## FY 2025 tanpa baris item. Neraca detail tidak tersedia pada sesi ini.
  • Arus kas Q2 2026 dan FY 2025 juga tidak mengembalikan baris data. FCF, capex, working capital cycle tidak bisa diverifikasi.
  • Laporan laba FY 2025 dan kuartal-kuartal sebelumnya tidak tersedia → tren multiperiode tidak bisa dibangun. Tanpa itu, tidak bisa dipastikan rugi Q2 2026 ini anomali musiman atau tren berlanjut.
  • Seasonality: tidak ada baris dikembalikan. Tidak ada dasar memakai pola bulanan.
  • Insider transactions: nol transaksi dilaporkan dalam periode laporan. Tidak ada sinyal beli/jual dari orang dalam.

Kesimpulan data: hanya satu snapshot P&L kuartalan. Analisis berbasis satu titik, bobot keyakinan rendah.

5. Valuasi

  • Kapitalisasi Rp 308,9 miliar vs penjualan kuartalan Rp 212,1 miliar → P/S ≈ 0,36x (annualized penjualan ≈ Rp 848 miliar → P/S ≈ 0,36x).
  • P/E tidak bermakna — laba negatif.
  • Harga Rp 244 masih di atas nilai nominal Rp 100, tapi jauh di bawah harga IPO (Rp 820 saat listing 2022). Saham sudah turun >70% sejak IPO.
  • P/B tidak bisa dihitung — ekuitas tidak tersedia.

6. Risiko & Sinyal

Risiko:

  1. Rugi operasional struktural — opex 49% penjualan, tidak tertutup gross profit.
  2. Beban bunga Rp 6 miliar/kuartal menekan cash flow; tanpa data neraca, rasio leverage tidak terukur. Wajib cek liabilitas bank.
  3. Likuiditas sangat tipis (turnover_ratio 0,0017) — spread lebar, sulit masuk/keluar posisi.
  4. Harga jatuh -5,4% hari ini tanpa insider buying sebagai penopang.
  5. Tidak ada tren historis tersedia → sulit nilai apakah perbaikan biaya sedang berjalan.

Potensi:

  1. Gross margin 34,4% menunjukkan brand/produk punya pricing power.
  2. P/S 0,36x murah untuk sektor consumer defensive — pasar memberi harga bahwa laba tidak akan pulih.
  3. Jika beban penjualan dipangkas ~Rp 35 miliar/kuartal, emiten bisa kembali ke titik impas operasional.

Aksi untuk trader: tunggu laporan Q3 2026 (biasanya rilis akhir Oktober/November) dan laporan keuangan full dengan neraca + arus kas. Kunci yang harus dicek: (a) apakah beban penjualan turun, (b) total utang berbunga vs kas, (c) apakah rugi ini konsisten atau one-off. Tanpa neraca dan tren, posisi beli spekulatif = taruhan pada turnaround biaya yang belum terbukti.

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Tabel Ringkasan

Kategori Item Nilai / Temuan Implikasi
Identitas Emiten PT Niramas Utama Tbk. (JELI.JK) Consumer Defensive / Packaged Foods
Pasar Harga 2026-10-29 Rp 244 (-5,43%) Tren turun, tekanan jual
Pasar Kapitalisasi Rp 308,9 miliar Micro cap
Pasar Likuiditas turnover 0,00167; nilai Rp 518,7 jt Sangat tipis
P&L Q2 2026 Penjualan Rp 212,06 miliar —
P&L Q2 2026 Laba bruto Rp 72,88 miliar (34,4%) Margin kotor kuat
P&L Q2 2026 Beban penjualan Rp 75,98 miliar (35,8% sales) Gerus laba bruto
P&L Q2 2026 Beban umum & adm Rp 28,50 miliar (13,4% sales) Opex total 49,3% sales
P&L Q2 2026 Beban bunga Rp 6,04 miliar Beban utang nyata, cek neraca
P&L Q2 2026 Laba sebelum pajak -Rp 37,40 miliar Rugi operasional struktural
P&L Q2 2026 Laba bersih -Rp 39,53 miliar Net margin -18,6%
P&L Q2 2026 Laba bersih per saham -Rp 31,09 P/E tidak bermakna
Valuasi P/S (annualized) ≈0,36x Murah — pasar pesimis pada laba
Valuasi P/E n/a (rugi) —
Neraca Data Tidak tersedia Ekuitas, utang, kas tidak terverifikasi
Arus kas Data Tidak tersedia FCF tidak terverifikasi
Historis FY2025 & kuartal lampau Tidak tersedia Tren tidak bisa dibangun
Seasonality — Tidak ada data Tidak dipakai
Insider Transaksi Nol dilaporkan Tidak ada sinyal orang dalam
Risiko utama Opex/struktur biaya Opex > laba bruto Perlu perbaikan radikal
Risk utama Leverage Tidak terukur Wajib cek utang bank
Pemicu katalis Rilis Q3 2026 Beban penjualan turun? one-off? Penentu arah
Kesimpulan Sikap Hindari / kurangi eksposur Bukti turnaround belum ada
</parameter>

Analisa sentimen

421 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan JELI.JK (2026-10-22 s/d 2026-10-29)

Tidak ada sinyal sentimen terbaca. Ketiga sumber data kosong atau gagal. Skor 5 = netral karena ketiadaan data, bukan karena keseimbangan bull/bear.

Breakdown per sumber

1. Berita (Yahoo Finance, 7 hari) — TIDAK TERSEDIA DATA_UNAVAILABLE: no configured vendor could serve get_news right now (Yahoo Finance has no news articles tagged JELI.JK). Tidak ada headline bertanda JELI.JK. Ini pernyataan soal cakupan data, bukan soal emiten. Tidak diestimasi, tidak difabrikasi. Framing institusional: nol informasi.

2. StockTwits (retail, cashtag) — TIDAK TERSEDIA <stocktwits unavailable: HTTPError>. Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio. Rasio bull/bear tidak bisa dihitung. Sample size = 0.

3. Reddit (7 hari) — TIDAK ADA PENCARIAN <no Reddit discussion queried for JELI.JK>. Tidak ada query dijalankan. Tidak ada diskusi komunitas untuk dibaca.

Divergensi antar-sumber

Tidak bisa dinilai. Semua sumber diam. Tidak ada divergensi berita vs retail, tidak ada konfirmasi silang.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol dokumen teks masuk. Tidak ada tema berulang, tidak ada katalis yang teridentifikasi (earnings, produk, kompetisi, makro).

Katalis dan risiko

Tidak teridentifikasi dari sumber mana pun dalam prompt ini. JELI.JK = PT Niramas Utama Tbk, Consumer Defensive / Packaged Foods, bursa JKT. Konteks sektor tidak boleh disimpulkan sebagai sentimen tanpa data.

Tabel sinyal sentimen

Sinyal Arah Sumber Bukti pendukung
Cakupan berita Tidak tersedia Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag JELI.JK
Sentimen retail Tidak tersedia StockTwits HTTPError — 0 pesan, rasio bull/bear tidak ada
Diskusi komunitas Tidak tersedia Reddit Tidak ada query dijalankan
Divergensi antar-sumber Tidak dapat diukur — Semua sumber kosong
Tema naratif Tidak ada — 0 dokumen teks

Batasan data

Confidence rendah. Likuiditas rendah + tidak ada liputan media kemungkinan besar sebab kegagalan sumber, tapi itu inferensi, bukan bukti. Walau SentimenReport tetap memakai 5/skor netral dengan confidence rendah ini sebagai representasi ketiadaan sinyal, pembaca tidak boleh memperlakukannya sebagai sinyal bullish atau bearish. Volume percakapan hampir pasti tipis.

Saran tindak lanjut

  • Ambil ulang get_news, StockTwits, dan query Reddit sebelum menimbang sentimen.
  • Pakai fundamental (laporan keuangan, laporan IDX, aksi korporasi) dan teknikal sebagai basis utama; sentimen belum punya input.
  • Pastikan ticker benar dan berstatus perdagangan aktif di JKT.

Catatan: Sentimen historis tidak prediktif harga. Ini input untuk ditimbang, bukan panggilan arah harga.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

632 kata

Laporan Riset News & Makro — JELI.JK (PT Niramas Utama Tbk.)

Periode: 22–29 Okt 2026 | Sumber data: berita perusahaan, global news, prediksi pasar, screener/breadth IDX

1. Berita spesifik JELI.JK

Tidak ada. get_news return DATA_UNAVAILABLE — Yahoo Finance tidak punya artikel tag JELI.JK. Ini netral, bukan negatif. Tidak ada katalis publik minggu ini. Juga tidak ada headline negatif (fraud, suspensi, delisting). Risiko utama justru likuiditas tipis + no info flow, bukan fundamental.

2. Makro global

  • Data FRED tidak tersedia — FRED_API_KEY tidak diset. CPI, core PCE, fed funds, 10Y, unemployment: semua DATA_UNAVAILABLE. Jangan estimasi.
  • Prediksi pasar (Polymarket, volume tinggi):
    • "No Fed rate cuts in 2026" = Yes 97% ($9.27M volume, +0.3pp/wk). Pasar harga zero easing sisa 2026. Regime suku bunga tinggi terkunci.
    • "US recession by end 2026" = Yes 7% ($2.40M, -0.5pp/wk). Odds turun — risk-off melemah.
    • UK recession 5%, Japan 8%. Soft-landing global jadi konsensus.

Implikasi untuk JELI.JK (Consumer Defensive / Packaged Foods):

  • Suku bunga tinggi → biaya utang & working capital tetap mahal; emiten consumer kecil lebih tertekan dari pada blue chip.
  • Consumer Defensive = defensif saat recess. Recession odds 7% bikin sektor defensif kurang dicari (uang lari ke cyclical/growth). Tailwind lemah.
  • Rupiah/BI rate tidak tersedia lewat tool — tidak bisa diklaim.

3. Konteks flow IDX (breadth, 28 Okt 2026)

  • Market tutup, 867 saham bergerak. Gainers dipimpin spekulatif kecil (SMCB +158%, XCIS +28%, YPAS/ALKA +25%) — karakter market penny/low-float chasing, bukan rotasi sektor consumer.
  • Losers berat: SMMA -38%, BIKE -25%, MEJA -10%, IDEA -10%. Ada de-risking di nama kecil.
  • Screener: hanya 3 nama flagged, semua di bucket risk/sinetl telat (PIPA, LUCY, NATO). Sinyal rotasi sektoral lemah, market tanpa tema jelas.
  • Penilaian: sentiment IDX minggu ini = spekulatif, risk appetite sempit, likuiditas tersebar tidak rata. Emiten consumer defensive seperti JELI.JK tanpa katalis cenderung sideways/illiquid.

4. Sinyal trading praktis

  • No catalyst → harga JELI.JK akan dominan di-drive flow lokal & likuiditas, bukan news.
  • Fee/cost drag besar kalau volume tipis: spread lebar, slippage tinggi. Position sizing kecil.
  • Do not chase. Tunggu (a) rilis laporan keuangan/katalis perusahaan, atau (b) re-rating sektor consumer ketika prediksi rate cut bergeser dari 97% "no cut" → odds easing naik. Monitor Polymarket mengingat itu satu-satunya data forward-looking yang hidup.
  • Risk trigger: bila "no Fed rate cut 2026" turun di bawah ~90%, itu sinyal awal easing → boost consumer kecil.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Tabel ringkas

Item Nilai / Status Arah untuk JELI.JK Aksi
Berita JELI.JK DATA_UNAVAILABLE (0 artikel) Netral — no catalyst Pantau rilis perusahaan manual
FRED (CPI, PCE, FFR, 10Y, unemployment) DATA_UNAVAILABLE (no API key) Tidak dapat dianalisis Set FRED_API_KEY untuk run ulang
Fed rate cut 2026 (Polymarket) "No cut" = Yes 97%, $9.27M Negatif — biaya modal tinggi Tidak ada tailwind easing
US recession end-2026 (Polymarket) Yes 7% (-0.5pp/wk) Negatif ringan — defensif kurang dicari Rotasi ke cyclical, bukan consumer
UK/Japan recession 2026 5% / 8% Netral Soft landing konsensus
Breadth IDX (28 Okt) 867 saham, dipimpin penny +158% Negatif — flow spekulatif sempit Hindari chase
Screener IDX 3 nama, semua risk bucket Negatif — no tema sektor Tetap tunggu
Likuiditas JELI.JK Tidak diukur tool Risiko slippage/spread Size kecil, limit order
Katalis potensial Pivot Fed + laporan perusahaan Positif bila easing muncul Re-evaluasi bila odds cut >10%

Batasan: tidak ada data harga JELI.JK, FRED, atau berita perusahaan di run ini. Produksi sinyal butuh rerun dengan FRED key + feed berita lokal IDX.