Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Indo American Seafoods Tbk.

ISEA · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

67 rupiah per lembar · +0,00% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 19,5 jt rupiah. Kapitalisasi 93,1 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Kurangi eksposur ISEA.JK ke 0,25–0,35% NAV dari level normal 1%. Eksekusi bertahap, limit order saja, maksimum 10–15% ADV per hari (ADV ≈ Rp34 juta).
Aliran dana
EP beli 14,9 jt
Keyakinan
C50 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-16,5% terhadap SMA50, asing -2,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C50

Skor 50.1 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 23/25

net 19,5 jt dari bruto 24,6 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-16,5% vs SMA50, return 20 sesi -13,0%

Likuiditas 0/15

rata-rata 140,0 jt rupiah per hari

Volatilitas 9/15

ATR 7.7% lebar, stop jadi mahal

VWAP
66
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
34,2 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
121
kali transaksi
Volume
516,3 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2024-07-08 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
EP MNC SEKURITAS 14,9 jt 225,0 rb 14,9 jt -
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 1,3 jt 20,0 rb 1,3 jt -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 804,4 rb 11,8 rb 1,9 jt 1,1 jt
YJ LOTUS ANDALAN SEKURITAS 670,0 rb 10,0 rb 670,0 rb -
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 670,0 rb 10,0 rb 2,0 jt 1,3 jt
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 643,4 rb 9,7 rb 735,8 rb 92,4 rb
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 341,7 rb 5,1 rb 341,7 rb -
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 58,8 rb 900 99,0 rb 40,2 rb
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 52,0 rb 800 105,6 rb 53,6 rb
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 20,1 rb 300 20,1 rb -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
EP 66 14,9 jt XL 66 23,6 jt
XL 66 10,7 jt PD 67 5,7 jt
KK 66 2,0 jt KK 66 1,3 jt
XC 67 1,9 jt CC 66 1,1 jt
PD 67 1,4 jt XC 66 1,1 jt
MG 66 1,3 jt CP 66 990,0 rb
YP 66 735,8 rb ZP 66 231,0 rb
YJ 67 670,0 rb YP 66 92,4 rb

Keputusan akhir

591 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Kurangi eksposur ISEA.JK ke 0,25–0,35% NAV dari level normal 1%. Eksekusi bertahap, limit order saja, maksimum 10–15% ADV per hari (ADV ≈ Rp34 juta). Stop hard di close <62, bukan intraday. Tidak ada penambahan sampai keempat trigger terpenuhi sekaligus: close >72, volume >3,4 juta lembar, RSI >50, MACD cross ke atas signal. Jangan likuidasi paksa di 67 — support ganda 62 dekat dan likuiditas tipis membuat slippage mahal. Rating dasar tetap Underweight, bukan Sell, karena bull case tidak nol dan tidak ada katalis bearish baru.

Investment Thesis:

Arah keluar sudah bulat di ketiga analis — Agresif, Konservatif, Netral semua memberi Sell. Perbedaan mereka hanya soal tempo dan framing, dan di situlah bobot diputuskan. Tiga alasan menang:

  1. Tren dan momentum terverifikasi turun, tanpa satu sinyal reversal. Close 67 < 10EMA 69,91 < VWMA 71,01 < 50SMA 80,26 < 200SMA 83,78. Death cross melebar. Lower high 90 → 81 → 72 → 67 utuh. MACD −3,69 vs signal −3,40, histogram −0,29, pola penyempitan gagal dua kali. RSI turun 42,79 → 36,05. Volume 516.300 (~0,3x rata-rata); rebound 21–23 Okt terjadi di volume menurun (1,1jt → 1,2jt → 650rb → 516rb) = absorpsi pasif, bukan akumulasi.

  2. Flow bukan akumulasi institusi. EP MNC +225.000 @66 berhadapan dengan XL Stockbit −196.100 @66 = matching order di bid. Asing +800 lembar = nol secara ekonomi. Tidak ada bukti buyer besar berulang.

  3. Fundamental rapuh dan tidak bisa diverifikasi. HPP 100,4% penjualan (jual di bawah biaya), margin 1,55%, laba Rp2,90 miliar ditopang FX +Rp2,60 miliar yang bersifat akuntansi (arus kas operasi tidak tersedia), beban bunga Rp4,59 miliar = 1,6x laba bersih. Neraca, DER, arus kas tidak tersedia; laporan tidak rekonsiliasi (beban penjualan dan laba sebelum pajak). Gap ini alasan sizing kecil, bukan nol.

Kenapa Underweight, bukan Sell penuh: Konservatif dan Netral benar bahwa likuiditas adalah risiko nyata. Posisi 1% NAV pada NAV Rp10 miliar = Rp100 juta yang harus keluar di ceruk Rp34 juta/hari — satu hari penuh volume. Di 67, dekat support ganda 62 (BB lower 62,1 + low historis 62), risiko jual-buruk setara risiko tahan. Saran Agresif "percepat trimming" ditolak: mempercepat di volume 0,3x hanya mempercepat slippage, bukan keluar.

Kenapa sisa posisi tidak diperlakukan sebagai "asuransi" (koreksi Netral): Netral benar bahwa gap up tidak bisa diasuransikan di bid tipis, dan benar bahwa memakai rebound gagal 21–23 Okt sebagai bukti potensi adalah bias. Tapi target nol bertahap secara mekanis mengabaikan bahwa bull case tidak nol: laba bersih masih positif, support 62 terdefinisi, dan bear sendiri mengakui kerusakan permanen tidak terverifikasi. Karena itu sisa kecil dipertahankan sebagai eksposur terukur dengan stop jelas — bukan sebagai opsi gratis, bukan sebagai keyakinan rebound.

Yang membatalkan tesis (naik ke Hold/Overweight): Dua dari tiga terpenuhi saat laporan Q3 2026: (a) HPP turun di bawah 100% penjualan, (b) arus kas operasi positif dan rekonsiliasi dengan laba bersih, (c) beban bunga turun relatif ke laba. Trigger teknikal tetap: close >72, volume >3,4 juta, RSI >50, MACD cross naik, semua sekaligus.

Yang menurunkan ke Sell: close <62 (support ganda gagal = tesis struktural bull mati) atau nol dari tiga perbaikan fundamental di Q3 2026.

Redeploy: dana hasil trim ke instrumen likuid, bukan rotasi ke micro cap IDX lain. PIPA/LUCY/NATO dari screener bukan riset — perlakukan sama seperti ISEA: cek likuiditas, gross loss, apakah muncul karena volume atau trap. Kas dulu, alokasi setelah verifikasi.

Level review mingguan: 62 (invalidasi), 67 (harga kini), 72 (trigger), 73,4 (BB mid / resistance dekat), 80,26 (50SMA lagging — bukan target). Tanggal data: 2026-10-28, tidak ada snapshot lebih baru dalam materi ini.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

268 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan tulis Underweight = Sell, jadi tindakan exit bertahap. Setuju plan.

Alasan:

  1. Struktur turun utuh. Close 67 < 10EMA 69,91 < VWMA 71,01 < 50SMA 80,26 < 200SMA 83,78. Death cross melebar. Lower high 90→81→72→67.
  2. R/R jelek. Stop 62 hanya 1 ATR (5,17) dari 67 = kena noise. Upside realistis BB mid 73,4 = +9,5%. R/R ~1:1,26. Tidak bayar risiko.
  3. Momentum belum balik. MACD −3,69 < signal −3,40; hist −0,29, pola penyempitan gagal 2x. RSI 36,05 turun dari 42,79. Tidak ada divergence terverifikasi.
  4. Volume mati 516.300 (~0,3x). Rebound 21-23 Okt di volume menurun = absorpsi pasif.
  5. Flow bukan akumulasi. EP MNC +225.000 @66 vs XL Stockbit −196.100 @66 = matching order. Asing +800 lembar = nol.
  6. Fundamental rapuh: HPP 100,4% penjualan, margin 1,55%, beban bunga 1,6x laba, laba ditopang FX akuntansi.

Kenapa tidak jual semua di 67: support ganda 62 (BB lower 62,1 + low historis 62) dekat, likuiditas tipis bikin slippage mahal, exit paksa di zona support = risiko jual-buruk setara tahan. Jadi trim, bukan likuidasi.

Trigger beli ulang butuh semua sekaligus: close >72, volume >3,4 juta lembar, RSI >50, MACD cross naik. Belum satu pun terpenuhi.

Stop hard close <62. Pakai close, bukan intraday.

Gap data: neraca, DER, arus kas tidak tersedia. Laporan tidak rekonsiliasi. Alasan tambahan sizing kecil.

Tanggal data 2026-10-28 — tidak ada snapshot lebih baru dalam materi ini.

Entry Price: 67.0

Stop Loss: 62.0

Position Sizing: Kurangi ke 0,25-0,35% NAV (dari 1% normal). Eksekusi bertahap, limit order saja, maks 10-15% ADV (Rp34 juta/hari) per hari. Tidak ada exit penuh sekaligus.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

770 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bear menang tipis, bukan telak. Bull jujur mengakui posisinya lemah, dan beberapa poin bull gugur diuji data.

Yang memutuskan:

  1. Asimetri negatif, bukan positif. Bull klaim R/R 1:2,6 dari 67 stop 62. Hitungan bear benar: ATR 5,17 = 7,7% harga, jadi stop 62 hanya 1 ATR dari 67 — stop itu kena noise, bukan invalidasi. Upside realistis ke BB mid 73,4 = +9,5%, bukan +20% ke 50SMA yang lagging dan kemungkinan turun lagi. R/R riil ≈ 1:1,26. Itu tidak membenarkan entry.

  2. "Opsi gratis" itu tidak gratis. HPP 100,4% penjualan = jual di bawah biaya. Bull bilang "cuma butuh 1 poin margin" — tapi tidak ada satu datapun yang menunjukkan margin sedang membaik. Itu asumsi, bukan bukti. Dan valuasi 0,25x sales di micro cap dengan turnover 0,04% adalah diskon likuiditas, bukan diskon sementara.

  3. Laba Rp2,90 miliar rapuh. Margin 1,55%, penopang FX +Rp2,60 miliar (akuntansi, bukan arus kas operasi — arus kas tidak tersedia), dan beban bunga Rp4,59 miliar = 1,6x laba bersih. Satu kenaikan bunga membalik ke rugi. Bull sebut FX "struktural"; tidak terverifikasi, hanya satu kuartal.

  4. Sinyal teknis bull gagal. MACD histogram menyempit tapi pola gagal 2x (10-15→16, 10-26→27), belum cross ke atas signal. RSI berbalik turun 42,79→36,05 — arah terakhir turun, bukan naik. Rebound 21-23 Okt terjadi di volume menurun (1,1jt→1,2jt→650rb→516rb) = absorpsi pasif, bukan akumulasi. MA: harga < 10EMA, < VWMA (71,01 turun = supply overhead nyata), death cross melebar, lower high 90→81→72→67 utuh.

  5. "Akumulasi EP MNC 225.000 di 66" bukan akumulasi. XL Stockbit jual −196.100 di avg 66 — matching order di bid, bukan penyerapan sepihak. Total net buy teratas Rp18,4 juta di hari flow Rp34 juta = kebisingan. Asing net +800 lembar = nol secara ekonomi. Vendor catat AK jual 5/5 hari, MG 4/5, YP 4/5 — sisi jual aktif.

  6. Symmetry of uncertainty cuts both ways. Bull benar bear tidak boleh klaim "rusak permanen" dari data tak lengkap. Tapi bull juga tidak boleh klaim "laba struktural" dari data yang sama. Yang terverifikasi tetap bearish: gross loss Rp816,9 juta, HPP 100,4%, beban bunga 1,6x laba, margin 1,55%, laporan tidak rekonsiliasi (beban penjualan vs laba sebelum pajak). Default dalam ketidakpastian: harga sudah memilih arah, dan arahnya turun.

  7. Sentimen 5,0/10 dikeluarkan dari perdebatan. Bear benar — itu ketiadaan data, bukan netral-positif. Tidak dipakai kedua sisi.

Kenapa Underweight, bukan Sell: bull case tidak nol. Laba bersih positif, support ganda 62 (Bollinger lower 62,1 + low historis 62) terdefinisi, downside teknikal terukur, dan bear sendiri mengakui tidak bisa memverifikasi kerusakan permanen. Tidak ada bukti katalis bearish baru — hanya kelanjutan downtrend yang sudah terjadi. Full exit di 67, dekat support ganda, setelah jatuh dari 90, berarti menjual di zona di mana risiko jual-buruk setara risiko tahan. Likuiditas Rp34 juta/hari juga membuat exit penuh mahal (slippage besar). Jadi: kurangi eksposur, jangan likuidasi paksa.

Strategic Actions:

Ukuran terhadap alokasi standar (asumsi 1 posisi = 1% NAV):

  1. Potong ke 0,25–0,35% NAV dari level normal 1%. Jangan exit penuh sekaligus — likuiditas Rp34 juta/hari memaksa eksekusi bertahap (maks 10–15% ADV per hari, limit order saja, tidak ada market order).

  2. Stop hard di close <62 (bukan intraday). Di bawah 62 = support ganda gagal, tesis struktural bull mati. Exit penuh sisa posisi. Jangan pakai stop 62 sebagai target hold — itu level invalidasi, bukan level entry.

  3. Tidak ada penambahan sampai trigger terpenuhi semua: close >72, volume >2x rata-rata (>3,4 juta lembar), RSI >50, MACD cross ke atas signal. Bull sendiri menetapkan syarat ini; bear setuju itu syarat yang benar. Sampai keempatnya terpenuhi bersamaan, posisi tetap di batas bawah.

  4. Re-evaluasi wajib saat laporan Q3 2026 keluar. Cek tiga hal spesifik: (a) HPP turun di bawah 100% penjualan? (b) arus kas operasi positif dan rekonsiliasi dengan laba bersih? (c) beban bunga turun relatif ke laba? Dua dari tiga "ya" = naikkan ke Hold/Overweight. Nol dari tiga = Sell.

  5. Jangan tambah di 66 hanya karena "murah". EP MNC di 66 adalah matching order, bukan konfirmasi akumulasi institusi. Butuh bukti buyer besar berulang di beberapa hari dengan net buy >Rp100 juta kumulatif baru dianggap sinyal.

  6. Catat gap data: neraca, DER, arus kas tidak tersedia di materi ini. Laporan keuangan tidak rekonsiliasi (beban penjualan, laba sebelum pajak). Ini risiko kualitas pelaporan yang tidak bisa dikuantifikasi — satu alasan lagi sizing kecil, bukan nol.

  7. Alokasikan dana hasil trim ke instrumen likuid, jangan rotasi ke micro cap IDX lain dengan masalah likuiditas sama.

  8. Review mingguan terhadap 5 level: 62 (invalidasi), 67 (harga kini), 72 (trigger), 73,4 (BB mid / resistance dekat), 80,26 (50SMA, resistance lagging — jangan dipakai sebagai target).

Rating: Underweight FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

1159 kata

ISEA.JK — PT Indo American Seafoods Tbk (IDX, Consumer Defensive / Packaged Foods)

Ringkas

Downtrend utuh. Harga 67, di bawah semua MA. Momentum negatif tapi melemah. Volatilitas tinggi relatif harga. Volume mati. Aliran broker lokal, bukan asing. Pola historis saham ini: trap. Bias: hindari/aborsi entry.

Data terverifikasi (2026-10-28)

  • OHLC: O 67 / H 67 / L 66 / C 67; Vol 516.300; Nilai Rp34.207.500; Freq 121; Net foreign +800 lembar.
  • close_10_ema 69,91 · close_50_sma 80,26 · close_200_sma 83,78.
  • RSI 36,05 · MACD −3,69 · Signal −3,40 · Hist −0,29 · ATR 5,17.
  • Boll: mid 73,4 · upper 84,7 · lower 62,1.
  • VWMA 71,01.

Catatan diskrepansi: vendor verdict tulis RSI(14) 33, SMA50 Rp80, SMA5 Rp69, ATR 7,68% dari harga. Snapshot bilang RSI 36,05. Pakai snapshot sebagai acuan; RSI vendor beda periode/smoothing, bukan angka yang dipakai di sini. ATR 5,17/67 = 7,7%, konsisten dengan vendor.

Tren

Turun sejak Mei. Puncak 94 (2026-04-15) lalu 92-95 (Mei). Patah di 2026-05-20-22: 78 → 68 → 68, low 59. Bottom 57 (2026-06-05). Rebound spiky Juli-Agustus ke 80-86, blowoff volume raksasa 2026-07-08 (76,5 jt lembar), 2026-07-14 (113,6 jt), 2026-08-12 (164,6 jt), 2026-08-31 (122,5 jt), tetapi close tak pernah tembus 90. Distribusi di resistance 86-95.

Sejak 2026-09-25 breakdown: 86 → 77 (-10,5% satu hari). Lalu 2026-10-16 gap turun 77 → 66 (-14,3%, close low). 2026-10-19 low 62. Rebound 71-72 (2026-10-21-23), gagal, turun lagi 70 → 67 → 67.

Struktur lower high-lower low: 90 (Sep) → 81 (Okt) → 72 → 67.

MA

  • Harga 67 vs 10EMA 69,91: di bawah. Kemiringan 10EMA turun 88,39 (Sep 17) → 69,91 (Okt 28).
  • 50SMA 80,26 turun dari 83,84 (2026-09-24). Harga 16,5% di bawahnya.
  • 200SMA 83,78 turun dari 87,15 (2026-09-17). 50SMA < 200SMA — death-cross terjaga, jarak makin lebar. Tidak ada reklaim sedang terjadi.
  • VWMA 71,01 juga turun; harga di bawah VWMA berarti volume terberat terjadi di level lebih tinggi = supply overhead nyata.

MACD

  • MACD −3,69 di bawah signal −3,40. Histogram −0,29, sudah menyempit dari −1,53 (2026-10-20).
  • Artinya tekanan turun mereda, tapi belum cross. MACD negatif sejak 2026-09-28.
  • Waspada: hist sempat menyempit ke −0,22 (2026-10-15) lalu melebar −0,86 (2026-10-16). Pola serupa 2026-10-26 (−0,24) → 2026-10-27 (−0,30). Penyempitan yang gagal = pola bearish lanjutan, bukan reversal.

RSI

36,05. Bukan oversold kaku. Ekstrem tercatat 20,00 (2026-10-19) dan 23,21 (2026-10-16). Rebound dari 20 ke 36 tapi kembali turun dari 42,79 (2026-10-23) → 36,05. Tidak ada bullish divergence yang terverifikasi dari data ini.

Bollinger + ATR

  • Close 67 di antara mid 73,4 dan lower 62,1 — zona bawah band, bukan ekstrem.
  • Band lebar: 62,1–84,7 (22,6 poin = 34% harga). Volatilitas tinggi.
  • ATR 5,17 = 7,7% harga. Stop 1 ATR = ~62; stop 1,5 ATR = ~59,25.
  • Implikasi sizing: dengan risiko 1% akun dan stop 2 ATR (~10,3 poin), posisi harus kecil kalau tetap main.

Volume

516.300 lembar, ~0,3x rata-rata 20 hari (vendor: 2 jt). Nilai Rp34 juta. Pasar tidak berminat. Rebound 2026-10-21-23 terjadi di volume 1,1 jt / 1,2 jt / 650 rb — lemah, tidak ada konfirmasi akumulasi.

Bandarmologi ISEA (broker)

Sumber: IDX Edge PRO, coverage 2024-07-08..2026-10-28, agregat.

Net buyers:

  • EP MNC Sekuritas +Rp14.852.500 (225.000 lbr), avg beli 66
  • MG Semesta Indovest +Rp1.320.000 (20.000 lbr)
  • XC Ajaib +Rp804.400 · YJ Lotus Andalan +Rp670.000 · KK Phillip +Rp670.000 · YP Mirae Asset +Rp643.400 · OD BRI Danareksa +Rp341.700

Net sellers:

  • XL Stockbit −Rp12.934.000 (196.100 lbr), avg jual 66
  • PD Indo Premier −Rp4.208.700 · CC Mandiri −Rp1.102.200 · CP KB Valbury −Rp990.000 · ZP Maybank −Rp231.000

Pola: ritel/online dominan jual (XL Stockbit, PD, CC), satu broker lokal kecil menyerap (EP MNC, MG). Bukan pola akumulasi asing. Tidak ada J.P. Morgan, UBS, CGS, CLSA, Macquarie, Maybank yang beli — ZP Maybank justru net jual. Magnitudo kecil: total net buy teratas Rp18,4 juta vs kapitalisasi flow harian Rp34 juta. Bandarmologi ini tidak memberi konfirmasi akumulasi substansial; lebih mirip pasangan matching order di level 66-67.

Catatan vendor: 5 hari terakhir AK jual 5/5, MG jual 4/5, YP jual 4/5, OD beli 5/5, NI beli 3/5. Konfirmasi sisi jual masih hidup.

Penilaian vendor (cross-check)

Score 35/75 — WASPADA. Tiga pola historis: harga di atas MA20 (WR 34,5%), RSI tinggi (WR 31,8%), harga di atas MA5 (WR 28,3%), semua "trap". Vendor: AVOID — PERSONALITY TRAP, SL Rp66. Vendor sendiri tidak sebut kondisi sekarang persis salah satu trap karena harga sudah di bawah MA5/MA20; tapi catatan "jangan kejar harga" berlaku.

Level

  • Resistance: 69,9 (10EMA) → 71,0 (VWMA) → 72 (high 2026-10-23) → 73,4 (BB mid) → 77 (gap 2026-10-16) → 80,26 (50SMA).
  • Support: 66 (low 2026-10-28, juga level broker EP) → 65 (low 2026-10-20) → 62 (low 2026-10-19, BB lower 62,1) → 57 (low 2026-06-05).

Rencana

  1. Belum punya: jangan beli. Tidak ada bukti reversal (harga < 10EMA, MACD < signal, volume 0,3x, foreign ~nol, broker ritel jual).
  2. Skenario long spekulatif (hanya untuk trader agresif): butuh close > 72 dengan volume > 2x rata-rata, RSI > 50, dan MACD cross ke atas signal. Invalidasi di bawah 65.
  3. Sudah punya: kurangi. Stop tegas close < 65; kalau tahan, stop ketat 66 sesuai proporsi ATR.
  4. Ukuran posisi: ATR 7,7% harga = risiko besar; separuh size normal.
  5. Pantau: EP MNC apakah lanjut net buy di atas 200 rb lbr; apakah XL Stockbit berhenti net jual.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Aspek Data terverifikasi Baca Aksi
Close 67 (O 67 H 67 L 66) Di bawah semua MA Netral-bearish
10EMA 69,91, turun Short trend turun Tunggu reklaim 69,91
50SMA 80,26, turun Harga −16,5% vs 50SMA Bearish
200SMA 83,78, turun 50<200, death cross aktif Bearish
VWMA 71,01, turun Volume berat di atas harga Supply overhead
MACD/Hist −3,69 / −0,29 Negatif, hist menyempit Belum cross
RSI 36,05 Bukan oversold kaku, tak ada divergence Lemah
Boll 73,4 / 62,1 / 84,7 Zona bawah band, band lebar Volatil
ATR 5,17 (7,7%) Stop & size harus konservatif Risiko tinggi
Volume 516.300, ~0,3x Rebound tanpa konfirmasi Bearish
Foreign +800 lbr Praktis flat Tidak ada bantuan
Broker EP +Rp14,9 jt vs XL −Rp12,9 jt Lokal kecil beli, ritel online jual Bukan akumulasi asing
Vendor Score 35/75, AVOID Cross-check bearish Selaras
Support 66 / 65 / 62 / 57 Invalidasi < 65 Stop
Resistance 69,9 / 72 / 73,4 / 77 Butuh close >72 + volume Trigger long
Rating Sell Downtrend + flow lemah Kurangi / hindari

Analisa fundamental

993 kata

ISEA.JK — Laporan Fundamental (data per 2026-10-28)

1. Identitas & Profil

  • Nama: PT Indo American Seafoods Tbk. (kode IDX: ISEA)
  • Sektor: Consumer Defensive / Packaged Foods. Industri: pengolahan hasil laut (seafood) berorientasi ekspor.
  • Listing: Bursa Efek Indonesia (JKT). Saham beredar: 1.390.013.370 lembar.
  • Kapitalisasi pasar: Rp93,13 miliar (Rp 67/saham).
  • Likuiditas: sangat tipis. Volume 121 kali transaksi, 5.163 lot, nilai transaksi Rp34,2 juta per hari. Turnover ratio 0,000371 (≈0,04%).
  • VWAP harian 66,26. Harga tutup 67, flat (0,0%).

2. Laporan Laba Rugi (Q2 2026, periode akumulatif)

Unit: rupiah.

  • Penjualan: 186.573.850.374
  • Beban pokok penjualan: -187.390.757.257
  • Laba bruto: -816.906.883 (negatif)
  • Beban penjualan: 14.724.410.615 (tanda positif pada data — lihat catatan)
  • Beban umum & administrasi: -7.353.686.051
  • Beban bunga & keuangan: -4.591.061.150
  • Laba selisih kurs: +2.597.592.047
  • Pendapatan lain: -1.018.794.791
  • Beban lain: -119.089
  • Laba sebelum pajak: 3.541.434.698
  • Pajak: -642.310.900
  • Laba bersih: 2.899.123.798 (seluruhnya atrisi ke entitas induk, tidak ada kepentingan nonpengendali)
  • Laba komprehensif = laba bersih (tidak ada OCI).

Catatan penting: angka laba sebelum pajak tidak konsisten dengan penjumlahan komponennya. Penjualan dikurangi HPP saja sudah negatif 816,9 juta; dengan beban penjualan 14,7 miliar tanda positif, hasil jumlah ±5,5 miliar — bukan 3,54 miliar. Kemungkinan baris beban_penjualan salah tanda (seharusnya negatif). Jangan pakai baris itu tanpa verifikasi laporan asli. Margin bruto tetap negatif apa pun tandanya.

3. Neraca & Arus Kas

Tool get_balance_sheet, get_cashflow, dan get_income_statement (tahunan) hanya mengembalikan indeks heading periode (Q1 2025, Q1 2026, Q2 2024–Q2 2026, Q4 2024, Q4 2025, FY 2024, FY 2025) tanpa angka baris. Tidak ada nilai neraca (kas, utang, ekuitas), tidak ada nilai arus kas operasi/investasi/pendanaan, tidak ada datapoint tahunan FY 2024/FY 2025 yang bisa dibaca. Konsekuensinya: rasio leverage (DER), likuiditas (current ratio), book value, dan kualitas laba (kas vs akrual) tidak bisa dihitung. Ini gap besar — trader harus tarik laporan keuangan IDX langsung (laporan Q2 2026 dipublikasi sekitar 2026-10-05 11:16).

4. Historis Kinerja

Tren revenue/laba historis tidak bisa diverifikasi karena baris numerik tidak tersedia. Satu-satunya jangkar: FY 2024 dan FY 2025 ada di arsip (retrieved 2026-08-02), tapi nilainya kosong. Tidak ada datapoint musiman (get_seasonality kosong) — tidak bisa uji pola bulanan.

5. Insider & Aksi Korporasi

  • Tidak ada transaksi insider dilaporkan.
  • Tidak ada info dividen, right issue, atau aksi korporasi lain di data.
  • Free float tidak diungkap; turnover sangat rendah mengisyaratkan konsentrasi kepemilikan tinggi dan saham tidak likuid.

6. Analisis & Insight untuk Trader

Bull case

  • Laba bersih positif Rp2,9 juta miliar [sic: Rp2,899 miliar] meski gross margin negatif — ditopang selisih kurs +2,6 miliar dan pendapatan/pajak. Artinya laba sangat bergantung pada faktor non-operasional (FX), bukan inti bisnis.
  • Market cap kecil (Rp93 miliar) = potensi re-rating tajam bila margin operasional membaik.

Bear case

  • Gross loss: HPP 100,4% dari penjualan. Inti bisnis jual rugi. Ini red flag paling berat.
  • Beban bunga 4,59 miliar ≈ 1,6x laba bersih → utang berbunga signifikan, biaya keuangan menekan. (Besar utang tidak terverifikasi.)
  • Laba bersih 1,55% dari revenue — tipis; satu guncangan FX atau kenaikan bunga bisa balik ke rugi.
  • Likuiditas nyaris nol: Rp34 juta/hari. Posisi besar tidak bisa keluar tanpa slippage ekstrem. Risiko eksekusi >> risiko fundamental.
  • Data keuangan tidak konsisten (tanda beban penjualan, laba sebelum pajak) → kualitas pelaporan dipertanyakan.

Aksi disarankan

  1. Jangan masuk posisi besar. Likuiditas membatasi.
  2. Verifikasi laporan Q2 2026 asli di IDX (idx.co.id → Financial Statements) untuk: angka beban penjualan, neraca utang bank, arus kas operasi. Data tool tidak cukup untuk ambil keputusan.
  3. Tunggu rilis Q3 2026 (biasanya akhir Oktober–November 2026, belum ada di data) sebagai konfirmasi apakah gross loss persisten.
  4. Trader hanya layak spekulasi sangat kecil dengan stop ketat, dan hanya jika gross margin membaik menjadi positif.

Rating: Hold (spekulatif; hindari posisi besar sampai laporan Q3 2026 dan neraca terverifikasi)

7. Tabel Ringkas

Kategori Item Nilai / Status Interpretasi
Identitas Ticker ISEA.JK PT Indo American Seafoods Tbk.
Identitas Sektor Consumer Defensive / Packaged Foods Eksportir seafood
Pasar Harga Rp67 Flat 0,0%
Pasar Market cap Rp93,13 miliar Micro cap
Pasar Saham beredar 1.390.013.370 —
Likuiditas Volume harian 121 transaksi / 5.163 lot / Rp34,2 juta Sangat tidak likuid
Likuiditas Turnover ratio 0,000371 ≈0,04% — risiko slippage tinggi
Laba rugi Q2 2026 Penjualan Rp186,57 miliar Acuan skala bisnis
Laba rugi Q2 2026 HPP -Rp187,39 miliar 100,4% penjualan
Laba rugi Q2 2026 Laba bruto -Rp816,9 juta Gross loss
Laba rugi Q2 2026 Beban penjualan Rp14,72 miliar (tanda diragukan) Perlu verifikasi
Laba rugi Q2 2026 Beban umum & adm -Rp7,35 miliar —
Laba rugi Q2 2026 Beban bunga -Rp4,59 miliar 1,6x laba bersih
Laba rugi Q2 2026 Selisih kurs +Rp2,60 miliar Penopang laba, non-operasional
Laba rugi Q2 2026 Laba sebelum pajak Rp3,54 miliar Tidak rekonsiliasi dengan komponen
Laba rugi Q2 2026 Laba bersih Rp2,90 miliar Margin 1,55%
Laba rugi Q2 2026 Laba komprehensif Rp2,90 miliar Tidak ada OCI
Neraca Data Tidak tersedia (tool hanya indeks) DER, current ratio, book value tidak bisa dihitung
Arus kas Data Tidak tersedia Kualitas laba tidak teruji
Historis FY2024–FY2025 Heading ada, nilai kosong Tren tidak terverifikasi
Musiman Seasonality Tidak ada data —
Insider Transaksi Tidak ada Netral
Rating Kesimpulan Hold (spekulatif) Tunggu Q3 2026 + neraca

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

362 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment ISEA.JK — 2026-10-21 s/d 2026-10-28

Semua sumber data kosong. Tidak ada satu pun sinyal sentimen terbaca. Skor 5 = netral murni karena ketiadaan data, bukan karena keseimbangan bull/bear.

Sumber per sumber

1. Berita (Yahoo Finance, 7 hari terakhir) Data UNAVAILABLE. Tidak ada artikel berita bertag ISEA.JK dari vendor terkonfigurasi. Ini keterbatasan cakupan vendor, bukan indikasi tidak ada kabar perusahaan. Tidak ada nilai yang diestimasi atau dikarang.

2. StockTwits (retail, cashtag) Unavailable — request gagal (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio bull/bear. Rasio retail tidak bisa dibaca; jangan disimpulkan apa pun soal posisi retail.

3. Reddit (7 hari terakhir) Tidak ada kueri Reddit untuk ISEA.JK. Nol post. Subreddit IDX/ritel saham Indonesia tidak tersurvei.

Divergensi lintas sumber

Tidak bisa dinilai. Ketiganya nol. Tidak ada perbandingan framing institusional vs retail vs komunitas.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Tidak ada tema, katalis, atau risiko yang muncul dari data mana pun. Jangan bawa asumsi luar (earnings, produk, kompetitor) — tidak didukung bukti di prompt ini.

Katalis dan risiko

Tidak teridentifikasi dari sumber mana pun.

Tabel sinyal sentimen

Sinyal Arah Sumber Bukti pendukung
Berita institusional Tidak diketahui Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag ISEA.JK
Sentimen retail (tag bull/bear) Tidak diketahui StockTwits Unavailable (HTTPError) — 0 pesan
Diskusi komunitas Tidak diketahui Reddit 0 post — tidak ada kueri
Divergensi lintas sumber Tidak dapat dinilai — Ketiga sumber kosong

Catatan keandalan

Confidence = low. Nol observasi dari tiga sumber. Band Neutral di sini berarti "tidak ada sinyal", bukan "sentimen seimbang". Jangan pakai skor ini sebagai input bobot; perlakukan sebagai ketiadaan sinyal.

ISEA.JK: PT Indo American Seafoods Tbk, Consumer Defensive / Packaged Foods, bursa JKT. Likuiditas tipis pada emiten small cap IDX umumnya membuat cakupan berita dan media sosial minim — konsisten dengan hasil kosong, tapi bukan bukti.

Langkah berikutnya: pakai analisis fundamental/teknis untuk ISEA.JK, atau ambil ulang data setelah vendor berita dan StockTwits pulih, lalu bandingkan.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

531 kata

Laporan Riset Berita & Makro — ISEA.JK (PT Indo American Seafoods Tbk)

1. Berita emiten: DATA UNAVAILABLE

  • get_news(2026-10-21 → 2026-10-28) gagal: tidak ada vendor bisa layani. Yahoo Finance tak punya artikel bertag ISEA.JK. Ini bukan sinyal negatif soal emiten — murni keterbatasan sumber. Tidak ada angka diestimasi.
  • Implikasi trading: tidak ada katalis idiosinkratik terverifikasi minggu ini. Posisi harus digerakkan makro sektor + likuiditas, bukan rumor.

2. Makro global: FRED juga kosong

  • get_macro_indicators (cpi, fed_funds_rate) gagal: FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada nilai CPI, PCE, unemployment, yield curve. Jangan pakai angka karangan.

3. Data yang tersedia: pasar prediksi (Polymarket, likuid)

  • Tidak ada pemotongan Fed di 2026: Yes 96% (volume $9,2 jt; 1 pekan -0,4pp). Hanya 1 cut: 2% (+0,5pp). Artinya pasar menilai suku bunga AS tetap tinggi/ketat sisa 2026.
  • Resesi AS akhir 2026: Yes 8% (volume $2,4 jt). Resesi Jepang 8% (+4,5pp pekan ini), UK 5%. Baseline: soft landing, bukan resesi.
  • Implikasi untuk ISEA.JK: dolar kuat + Fed tidak turun = tekanan nilai tukar IDR + biaya impor (ikan mentah, kemasan, cold chain). Emiten packaged foods berbasis ekspor/komoditas akuakultur sensitif ke IDR dan biaya energi. Tapi tanpa data FRED/r尔piah, arah ini asumsi, bukan bukti.

4. Sektor: tidak ada berita Consumer Defensive / akuakultur

  • Feed global 7 hari didominasi IBM, chip earnings, tokenisasi saham (OKX-ICE), miner emas. Sinyal: selera risiko masih ke tech/AI, bukan defensive. Rotasi ke sektor makananan kemasan belum terlihat di berita.

5. Pasar IDX

  • get_market_breadth: pasar tutup, "Market belum buka", buka berikutnya Kamis 09:00 WIB. Movers kosong — breadth tak terukur.
  • Screener IDX v5.2 (fresh, 28 Okt 2026) hanya 3 nama aktif: PIPA (risiko pantulan, WR 66,7%, potensi +17%, DD -5%), LUCY (sinyal telat, WR 66,7%, potensi +28%, DD -4%), NATO (sinyal telat, WR 62,5%, potensi +6%, DD -3%). ISEA.JK tidak muncul di screener = tidak ada sinyal volume/broker/asing aktif. Likuiditas kemungkinan tipis.

6. Kesimpulan trading

  • Tidak ada bukti fundamental baru untuk ISEA.JK. Tidak ada sinyal teknikal screener. Tidak ada breadth.
  • Satu-satunya evidence mengarah ke makro ketat (Fed tahan 96%) yang negatif-mild untuk biaya input IDR, tapi emiten defensive relatif tahan.
  • Risiko utama: likuiditas rendah + asimetri informasi. Jangan tambah posisi tanpa konfirmasi volume saat pasar buka Kamis.
Kategori Item Data/Nilai Arah ke ISEA.JK
Berita emiten get_news ISEA.JK 21–28 Okt DATA UNAVAILABLE Netral (bukan sinyal)
Makro FRED CPI, fed_funds_rate DATA UNAVAILABLE (no API key) Netral (tak terverifikasi)
Pasar prediksi Tidak ada cut Fed 2026 Yes 96% ($9,2 jt) Negatif-mild (IDR/input cost)
Pasar prediksi Resesi AS akhir 2026 Yes 8% ($2,4 jt) Netral-positif (defensive)
Sektor Berita Consumer Defensive/akuakultur Tidak ada Netral
IDX breadth get_market_breadth Pasar tutup, buka Kamis 09:00 WIB Netral (tak terukur)
IDX screener ISEA.JK di screener v5.2 Tidak muncul Negatif (likuiditas tipis/no sinyal)
Screener lain PIPA / LUCY / NATO WR 62,5–66,7%, potensi +6% s/d +28% Alternatif, bukan ISEA

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD