Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Itama Ranoraya Tbk.

IRRA · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

356 rupiah per lembar · +2,89% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 155,3 jt rupiah. Kapitalisasi 569,6 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Kurangi eksposur IRRA.JK ke ~50% alokasi, jual di area 350–360,50 (bukan 354 buta di tengah rebound). Sisa posisi pakai stop order struktural di bawah zona 324–336, bukan stop mental 331.
Aliran dana
IU beli 45,0 jt · KK jual 648,6 rb
Keyakinan
B62 · paling kuat Volatilitas, paling lemah Likuiditas
Posisi harga
-2,7% terhadap SMA50, asing -0,3% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan B62

Skor 61.6 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 22/25

net 155,3 jt dari bruto 204,5 jt, 10/12 broker net beli

Konfirmasi tren 7/15

-2,7% vs SMA50, return 20 sesi +1,7%

Likuiditas 0/15

rata-rata 355,5 jt rupiah per hari

Volatilitas 15/15

ATR 5.0% pas untuk stop 1,5 ATR

VWAP
343
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
188,1 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
147
kali transaksi
Volume
548,4 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
IU INDO CAPITAL SEKURITAS 45,0 jt 134,9 rb 57,2 jt 12,1 jt
PC FAC SEKURITAS INDONESIA 34,5 jt 99,7 rb 34,5 jt -
BR TRUST SEKURITAS 32,0 jt 93,8 rb 32,0 jt -
AR BINAARTHA SEKURITAS 29,9 jt 84,4 rb 31,3 jt 1,4 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 7,4 jt 21,1 rb 10,4 jt 3,0 jt
FZ WATERFRONT SEKURITAS INDONESIA 3,6 jt 10,1 rb 10,4 jt 6,8 jt
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 1,6 jt 4,6 rb 1,6 jt -
PD INDO PREMIER SEKURITAS 1,4 jt 4,0 rb 1,4 jt -
NI BNI SEKURITAS 877,6 rb 2,6 rb 1,0 jt 142,4 rb
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 33,8 rb 100 33,8 rb -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
IU 337 57,2 jt XL 334 30,3 jt
PC 346 34,5 jt EP 343 28,6 jt
BR 341 32,0 jt CC 346 27,1 jt
AR 354 31,3 jt EL 352 20,4 jt
AZ 346 10,4 jt YP 342 14,2 jt
FZ 344 10,4 jt YJ 341 13,6 jt
YP 339 2,0 jt IU 349 12,1 jt
HD 338 1,9 jt HD 341 8,5 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 49 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2025-05-16 ITAMA RANORAYA - Buy +92,182,600 0
2025-05-16 ITAMA RANORAYA - Sell -92,182,600 0
2025-01-30 GLOBAL DINAMIKA KENCANA - Buy +505,633,800 0
2025-01-30 GLOBAL DINAMIKA KENCANA - Sell -505,633,800 0
2023-12-20 GLOBAL DINAMIKA KENCANA - Buy +350,000 782
2023-12-20 GLOBAL DINAMIKA KENCANA - Buy +350,000 0

Keputusan akhir

621 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Kurangi eksposur IRRA.JK ke ~50% alokasi, jual di area 350–360,50 (bukan 354 buta di tengah rebound). Sisa posisi pakai stop order struktural di bawah zona 324–336, bukan stop mental 331. Jangan tambah sampai tiga syarat Bull terpenuhi bersamaan plus laporan neraca/arus kas IDX keluar.

Investment Thesis

Kasus Underweight menang, tapi tidak sekuat agresif Bear klaimkan. Tiga alasan mengapa arah turun eksposur benar:

  1. Kontradiksi Bull tak terbantahkan. Bull tetapkan syarat konfirmasi sendiri — close > 365,76, MACD cross, volume > 1 juta. Realisasi: close 356, MACD -5,57 < signal -4,54 (failed cross kedua, puncak +1,68 tgl 15 lalu negatif 19), volume rebound hanya 548.400 lembar. Lalu Bull minta entry 350–356. Itu melanggar syarat sendiri. Tak ada kubu yang membantah poin ini.

  2. Kualitas laba lemah, leverage nyata. Laba operasi Rp 26,39 M vs beban bunga Rp 16,97 M = coverage 1,55x. Beban lain Rp 11,55 M (44% laba operasi) tak terjelaskan. Neraca dan arus kas tidak tersedia. Ketiga kubu sepakat ini bendera merah — beda hanya soal implikasi ukuran.

  3. Rebound tanpa volume di struktur bearish. Harga di bawah 50SMA (365,76) dan 200SMA (385,56); VWMA turun 366,05 ke 352,46. Pola pump-fade berulang (spike 53,4 jt / 31,8 jt / 4,28 jt lembar, semua fade). Volume tipis = bukti ketiadaan konfirmasi.

Mengapa bukan Sell penuh — poin Bear yang saya tolak:

  • Downside ada bantalan: Bollinger lower 331,02, zona low 324–336, akumulasi lokal 337–354 (IU 337, PC 346, BR 341, AR 354).
  • Fundamental masih laba positif (1H 2026 Rp 15,95 M, gross margin 21,45%, pajak 24,16%), coverage masih di atas 1.
  • Bandarmologi absolut kecil (puluhan juta) = noise, netral, bukan distribusi institusional besar. Aggressive sendiri menyebutnya noise lalu memakainya membangun tesis jual — inkonsisten.

Koreksi mekanik yang saya terima dari Konservatif dan Netral:

  • Stop 331 = 1,4 ATR (ATR 16,49, naik dari 12,30), duduk di dalam noise harian; intradaily low hari ini 332, low 20 Okt 324. Stop 331 realistis terisi 325–328 dengan slippage 2–4% di saham turnover 0,03%. Kerugian riil dari 354 bisa ~8%, bukan 6,5%.
  • Entry 354 berada di tengah rebound 342–356 dan di bawah Boll mid 360,50 — menjual ke pembeli terakhir di kaki rebound tipis.
  • Karena itu: jual di area resistance 350–360,50 secara bertahap (tranche), bukan satu kali di 354.
  • Klaim Konservatif "pasar sudah tahu Fed hawkish, harga sudah mencerminkan" juga spekulatif — saya tidak memakainya sebagai alasan menahan.
  • Argumen Konservatif "batasi 1–2% NAV jadi tak perlu potong" salah kategori: ukuran kecil membatasi kerugian absolut, tapi tidak menghapus biaya informasi dari memegang risiko kredit tak terukur. Varians tinggi menurunkan ukuran optimal, terlepas dari arah.

Tindakan:

  1. Kurangi ke ~50% alokasi target. Eksekusi bertahap di 350–360,50.
  2. Stop order struktural di bawah zona 324–336 untuk sisa (bukan stop mental 331). Catat: ATR 16,49 (~4,6%), gap-down bisa melewati stop.
  3. Jangan tambah sampai close > 365,76 + MACD cross balik di atas signal + volume > 1 juta lembar, ketiganya bersamaan.
  4. Maksimum 1–2% NAV per transaksi; likuiditas tipis (548.400 lbr, value Rp 188 jt).
  5. Target naik kembali ke alokasi penuh bila syarat teknikal terpenuhi: 385,56 (200SMA).

Yang mengubah rating:

  • Upgrade ke Hold/Overweight: laporan resmi IDX dengan neraca dan arus kas (jelaskan beban lain Rp 11,55 M, jatuh tempo utang, covenant), coverage bunga > 2x, arah BI rate membaik.
  • Downgrade ke Sell penuh: close di bawah 324–331 dengan volume, atau laporan resmi menunjukkan covenant ketat / masalah jatuh tempo utang.

Batasan data: neraca, arus kas, dan data YoY tidak tersedia di materi ini. P/E 18x tidak punya pembanding sektor — argumen valuasi dua arah tidak bisa dipakai. Rekomendasi valid hanya atas bukti yang diberikan; verifikasi laporan resmi IDX sebelum transaksi apa pun.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

391 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan Underweight = Sell, dipotong sebagian. Alasan teknikal cocok harga: close 356 di bawah 50SMA 365,76 dan 200SMA 385,56, MACD -5,57 < signal -4,54 (failed cross kedua, puncak +1,68 tgl 15 lalu balik negatif 19), VWMA turun 366,05 ke 352,46. Rebound 342 ke 356 hanya 548.400 lembar — bukan konfirmasi. Pola pump-fade berulang (spike 2026-05-08 53,4 jt, 2026-09-07 31,8 jt, 2026-10-07 4,28 jt) semua fade. Level dari tool: resistance 360,50 (Boll mid), lalu 365,76, lalu 385,56. Support 331,02 (Boll lower), zona 324-336. ATR 16,49 (~4,6% harga), volatilitas naik dari 12,30 — size harus kecil.

Sisi fundamental sesuai plan: coverage bunga 1,55x (laba operasi 26,39 M vs bunga 16,97 M), beban lain 11,55 M tak terjelaskan (44% laba operasi). Neraca/arus kas tidak tersedia — saya tidak bisa verifikasi jatuh tempo utang atau covenant. Itu batas bukti, bukan konfirmasi aman.

Kenapa bukan Sell penuh: downside ada bantalan teknikal — Boll lower 331,02 dan zona low 324-336, ditambah akumulasi lokal 337-354 (IU avg 337, PC 346, BR 341, AR 354). Fundamental masih laba. Bandarmologi absolut kecil (puluhan juta) = noise, netral, bukan distribusi institusional besar. Jadi kurangi eksposur, bukan keluar total.

Kenapa bukan Hold: kontradiksi Bull — syarat konfirmasi Bull sendiri (close > 365,76 + MACD cross + volume > 1 jt) tak satu pun terpenuhi, tapi Bull minta entry 350-356. Itu beli sebelum sinyal sendiri. Struktur bearish menengah-panjang belum berubah.

Overreach yang saya tolak: label "demand inelastis tak terbukti" netral dua arah, bukan poin bearish. Foreign net +600 lbr hari ini = tidak bermakna.

Katalis upgrade ke Hold/Overweight: laporan resmi IDX dengan neraca + arus kas (jelaskan beban lain 11,55 M), coverage bunga > 2x, arah BI rate. Tanpa itu, tidak ada upgrade.

Batasan: neraca, arus kas, data YoY tidak ada di materi. Rekomendasi valid hanya atas bukti ini; verifikasi laporan IDX sebelum transaksi. Entry 354 = di tengah rebound 342-356, di bawah Boll mid 360,50 — pakai sebagai likuiditas keluar, bukan entry beli.

Entry Price: 354.0

Stop Loss: 331.0

Position Sizing: Kurangi ke ~50% alokasi target. Jual separuh posisi di area 350-356. Sisa posisi stop keras 331 (Bollinger lower), pakai stop order bukan stop mental. Jangan tambah sampai close > 365,76 + MACD cross balik + volume > 1 jt lbr bersamaan. Likuiditas tipis (548.400 lbr, value Rp188 jt) — maksimum 1-2% NAV per transaksi.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

546 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bull kalah pada tiga titik yang saling mengunci.

  1. Kontradiksi internal Bull paling telak. Bull tetapkan syarat konfirmasi sendiri: close > 365,76, MACD cross, volume > 1 juta. Ketiganya belum terpenuhi (close 356; MACD -5,57 < signal -4,54; volume 548.400). Lalu Bull tetap minta entry 350–356. Itu bukan disiplin dekat support, itu membeli sebelum sinyal yang Bull sendiri anggap wajib. Argumen ini runtuh sendiri tanpa bantuan Bear.

  2. Kualitas laba lemah dan risiko leverage nyata. Laba operasi Rp 26,39 miliar vs beban bunga Rp 16,97 miliar = coverage 1,55x, batas minimum. Ditambah beban lain Rp 11,55 miliar (44% laba operasi) yang tidak dijelaskan. Bull menyebut leverage sebagai "opsi upside"; itu terbalik — upside hanya muncul bila bunga turun, dan itu skenario minoritas (Fed 97% tidak pangkas). Bull juga tidak menyentuh pos beban lain sama sekali. Neraca tidak tersedia: ketiadaan data bukan bearish, tapi juga melarang klaim "opsi upside". Bull melanggar aturannya sendiri di sini.

  3. Rebound tanpa volume di downtrend. Harga di bawah 50SMA (365,76) dan 200SMA (385,56); VWMA turun dari 366,05 ke 352,46; MACD failed cross kedua; rebound 342→356 hanya 548.400 lembar. Pola pump-fade sebelumnya dipicu spike volume 4–53 juta lembar. Tanpa volume, ini dead-cat bounce, bukan dasar.

Yang tidak saya terima dari Bear: (a) klaim "demand inelastis tak terbukti" memotong dua arah — Bull juga tak punya data pertumbuhan, jadi poin ini netral, bukan poin Bear; (b) bandarmologi Rp 142 juta memang noise, tapi itu juga berarti tidak ada distribusi institusional besar — sinyal netral, bukan bearish; (c) harga 356 versus Bollinger lower 331 dan zona akumulasi lokal 337–354 memberi bantalan downside yang Bear remehkan.

Kesimpulan: kasus Bull gagal pada buktinya sendiri, sedangkan Bear menang pada kualitas laba, leverage, dan konfirmasi teknikal. Tapi Bear juga overreach menyebut "Sell" — downside punya bantalan teknikal dan fundamental masih laba, jadi bukan exit penuh. Posisi terukur: kurangi eksposur, bukan keluar total.

Strategic Actions:

Ukuran terhadap alokasi standar (basis 100% dari posisi IRRA.JK yang dialokasikan di portofolio):

  1. Kurangi ke ~50% dari alokasi target. Jual separuh posisi saat ini di area 350–356, memanfaatkan rebound tipis ini sebagai likuiditas keluar, bukan entry.
  2. Stop keras di 331 (Bollinger lower) untuk sisa posisi. Jika tembus, keluar penuh — jangan tahan. Catat: ATR 16,49 (~4,6%) dan turnover 0,03% berarti gap-down bisa melewati stop; gunakan stop order, bukan stop mental.
  3. Jangan tambah posisi sampai tiga syarat terpenuhi bersamaan: close > 365,76 (50SMA), MACD cross balik di atas signal, dan volume > 1 juta lembar. Ini kriteria Bull sendiri — saya hanya menegakkannya.
  4. Katalis yang harus dipantau sebelum menaikkan rating ke Hold/Overweight: (a) laporan keuangan resmi IDX dengan neraca dan arus kas — jatuh tempo utang, covenant, dan pos "beban lainnya Rp 11,55 miliar" wajib terjelaskan; (b) arah BI rate; (c) apakah coverage bunga membaik di atas 2x. Tanpa (a), tidak ada upgrade.
  5. Jika harga bertahan di atas 331 dan volume konfirmasi muncul, naikkan kembali ke alokasi penuh secara bertahap dengan target 385,56 (200SMA). Ukuran posisi tetap kecil karena likuiditas tipis; maksimum 1–2% NAV per transaksi agar tidak menggerakkan harga.
  6. Batasan data: neraca, arus kas, dan data historis YoY tidak tersedia di materi ini. Rekomendasi ini valid hanya atas bukti yang diberikan; verifikasi laporan resmi IDX sebelum transaksi apa pun.

Rating: Underweight FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

867 kata

Analisis Teknis IRRA.JK — 2026-10-28

Snapshot (sumber terverifikasi)

Close 356. Open 346. High 358. Low 332. Vol 548.400 lbr. Value Rp188,06 jt. Foreign net +600 lbr. Freq 147.

Pilihan indikator (8)

  1. close_10_ema — momentum jangka pendek, 351,28.
  2. close_50_sma — tren menengah, 365,76.
  3. close_200_sma — tren panjang / benchmark, 385,56.
  4. macd — momentum, -5,57.
  5. macds — konfirmasi crossover, -4,54.
  6. rsi — 48,37, cek overbought/oversold.
  7. boll + boll_lb — basis 360,50 / lower 331,02 (upper 389,98 dicatat kontainer).
  8. atr — 16,49, sizing & stop.
  9. vwma — 352,46, konfirmasi volume.

Tren

  • Harga 356 di bawah 10EMA (351,28)? Tidak — di atas tipis. Di bawah 50SMA (365,76) ~9,8 poin. Di bawah 200SMA (385,56) ~29,6 poin. Struktur bearish menengah-panjang, rebound jangka pendek.
  • MACD -5,57 < signal -4,54, histogram -1,04. MACD pernah positif 2026-10-08..15 (puncak +1,68 tgl 15). Gagal sustain, jatuh balik negatif 2026-10-19 (-2,02) lalu terus turun sampai 2026-10-27 (-6,39). Baru flat 2026-10-28 (-5,57). Itu failed bullish cross, bukan reversal terkonfirmasi.
  • RSI 48,37, netral. Turun ke 30,85 tgl 2026-10-19 (hampir oversold), rebound ke 48,37. Bukan divergensi kuat — rebound dari low saja.
  • Bollinger: close 356 di antara mid 360,50 dan lower 331,02. Band lebar ~59 (upper-lower 389,98-331,02). Harga masih di separuh bawah band.
  • ATR 16,49, naik dari 12,30 (2026-10-15). Volatilitas naik. 1 ATR ≈ 4,6% harga.
  • VWMA 352,46 < close 356. Volume-weighted avg sedikit di bawah harga — beli akhir hari berbobot volume. Tapi VWMA turun dari 366,05 (2026-10-21) ke 352,46, artinya tekanan jual volume besar masih dominan.

Level (dari tool, bukan asumsi)

  • Low terakhir 2026-10-19: 336. Intradaily low 2026-10-20: 324. Low 2026-10-28: 332.
  • Resistance: Boll mid 360,50 lalu 50SMA 365,76 lalu 200SMA 385,56.
  • Support: Boll lower 331,02; zona 324-336 (low 16-20 Okt).
  • Volume spike 2026-10-07 4,28 jt lbr, harga 380 → gagal hold. Volume spike 2026-09-07 31,8 jt lbr, harga high 450 close 416 → distribusi besar. Volume 2026-05-08 53,4 jt lbr close 510 → pump lalu jatuh ke 410 tgl 2026-05-12. Pola pump-fade berulang, bukan akumulasi stabil.

Bandarmologi (IDX)

Net buyer teratas: IU Indo Capital Rp45,04 jt (avg 337), PC FAC Rp34,48 jt (346), BR Trust Rp31,96 jt (341), AR Binaartha Rp29,94 jt (avg 354). Net seller: XL Stockbit -Rp29,93 jt (334), EP MNC -Rp28,62 jt (343), CC Mandiri -Rp26,91 jt (346), EL Evergreen -Rp20,42 jt (352), YJ Lotus -Rp12,29 jt, YP Mirae -Rp12,24 jt, CP KB Valbury -Rp6,80 jt, HD KGI -Rp6,62 jt.

Pola: lokal institusi kecil (IU/PC/BR/AR) akumulasi di 337-354, retail platform (XL Stockbit) + broker ritel (EP, YJ, YP, HD, XC Ajaib) distribusi. Tidak ada foreign broker tipe J.P. Morgan/UBS/Macquarie/CGS/CLSA di daftar net buyer. Jadi bukan setup "asing akumulasi, retail jual" — ini sekadar rotasi lokal-retail ke broker kecil. Nilai absolut kecil (puluhan juta rupiah), bukan akumulasi bandar berskala. Bobot sinyal rendah.

Catatan: foreign net harian sangat tipis (ratusan ribu sampai +955 rb lbr 2026-05-12, -916.800 lbr 2026-05-08, -889.800 lbr 2026-09-07). Flow asing tidak dominan, kecuali di hari spike.

Aksi

  • Bias: netral-bearish. Harga di bawah 50/200SMA, MACD negatif. Rebound hari ini belum konfirmasi.
  • Beli breakout hanya bila close > 365,76 (50SMA) + MACD cross balik di atas signal + volume > ~1,5x rata (di atas 1 jt lbr). Target 385,56 (200SMA).
  • Stop untuk posisi saat ini: 331 (Boll lower), atau 2×ATR ≈ 33 poin dari entry. ATR 16,49 berarti risk per lot besar relatif harga.
  • Hindari beli di atas 356 tanpa volume. Spike 2026-05-08, 2026-09-07, 2026-10-07 semua menghasilkan fade — pola sama.
  • Position sizing kecilkan karena ATR/price ~4,6% dan volume tipis (rata harian < 1 jt lbr; hari ini 548 rb).

Tabel ringkas

Kategori Indikator/Sinyal Nilai 2026-10-28 Interpretasi
Harga Close 356 Rebound +14 dari close 342 (2026-10-26)
MA pendek close_10_ema 351,28 Harga di atas, momentum tipis naik
MA menengah close_50_sma 365,76 Harga di bawah — resistensi
MA panjang close_200_sma 385,56 Harga jauh di bawah — tren besar turun
MACD macd / macds -5,57 / -4,54 Bearish, hist -1,04, failed cross 10-19
RSI rsi 48,37 Netral; low 30,85 (2026-10-19)
Bollinger boll / lb / ub 360,50 / 331,02 / 389,98 Close di separuh bawah band
Volatilitas atr 16,49 Naik dari 12,30 (10-15); ~4,6% harga
Volume vwma 352,46 Dekat harga; tren turun dari 366,05 (10-21)
Support zona low 324-336 Low 2026-10-16/19/20; Boll lb 331,02
Resistance 50SMA / 200SMA 365,76 / 385,56 Butuh close >365,76 untuk long
Bandarmologi buyer IU 45,04 jt, PC 34,48 jt, BR 31,96 jt, AR 29,94 jt Lokal kecil akumulasi 337-354
Bandarmologi seller XL -29,93 jt, EP -28,62 jt, CC -26,91 jt, EL -20,42 jt Retail platform + broker ritel jual
Anomali volume spike 2026-05-08, 2026-09-07, 2026-10-07 Semua fade pasca-spike, bukan akumulasi

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa fundamental

1168 kata

IRRA.JK — PT Itama Ranoraya Tbk. Laporan Fundamental

1. Identitas & Profil

Item Nilai
Ticker IRRA.JK
Nama PT Itama Ranoraya Tbk.
Sektor Healthcare / Medical Distribution
Bursa IDX (JKT)
Saham beredar 1,600,000,000 lembar
Harga close 356 (28 Okt 2026)
Perubahan +10 (+2,89%)
Market cap Rp 569,6 miliar
Total nilai transaksi Rp 188,1 juta
Lot 5.484
Frekuensi 147
Turnover ratio 0,000343 (~0,03%)

Likuiditas sangat tipis. Nilai transaksi harian Rp 188 juta pada 1,6 miliar lembar saham. Risiko slippage tinggi.

2. Laba Rugi Terakhir (Q2 2026, semester I)

Sumber: IDX Edge PRO, satuan rupiah sesuai laporan.

Pos Nilai (Rp)
Penjualan & pendapatan usaha 295.101.003.117
Beban pokok penjualan (231.787.872.136)
Laba bruto 63.313.130.981
Beban penjualan (9.007.035.008)
Beban umum & administrasi (27.914.999.018)
Beban bunga & keuangan (16.970.873.606)
Pendapatan lainnya 67.791.417
Beban lainnya (11.549.468.369)
Laba sebelum pajak 21.037.483.135
Pajak penghasilan (5.083.208.185)
Laba bersih 15.954.274.950
Other comprehensive income (1.829.880)
Laba komprehensif 15.952.445.070
Laba diatribusikan ke induk 15.954.274.950

Margin Q2 2026

  • Gross margin: 21,45% (63,31 / 295,10)
  • Operating margin (setelah beban penjualan & G&A): 8,93%
  • Net margin: 5,41%
  • Beban bunga / laba operasi: ~62% dari laba operasi. Leverage menekan bottom line berat.
  • Tax rate efektif: 24,16%

Catatan

Label "Q2 2026" pada tool = kumulatif 1H 2026 (window 6 bulan), bukan kuartal tunggal. Numerik identik dengan "Latest income statement" di fundamentals. EPS 1H 2026 ≈ Rp 9,97/saham (15,95 miliar / 1,6 miliar lembar). Annualized P/E ≈ 356 / (9,97 × 2) ≈ 17,9x.

3. Neraca

Tidak tersedia. get_balance_sheet dan get_cashflow return hanya index file (Q1 2024–Q4 2025), tanpa baris data. Tidak ada aset, liabilitas, ekuitas, utang, atau kas yang bisa dikuantifikasi. get_income_statement juga return index saja tanpa angka historis.

Konsekuensi: trend revenue/laba YoY, struktur utang, dan posisi kas tidak dapat diverifikasi dari tool. Jangan asumsikan perbaikan atau penurunan tanpa data. Gap ini besar untuk penilaian kredit dan likuiditas.

4. Riwayat Transaksi Insider

15 dari 49 record terlihat. Semua transaksi ≥ 2023. Tidak ada transaksi dalam 12 bulan terakhir (terakhir 16 Mei 2025).

Tanggal Aksi Pemegang Perubahan Harga
2025-05-16 BUY Itama Ranoraya 0 → 92.182.600 0
2025-05-16 SELL Itama Ranoraya 92.182.600 → 0 0
2025-01-30 BUY Global Dinamika Kencana 750.000.000 → 1.255.633.800 0
2025-01-30 SELL Global Dinamika Kencana 1.255.633.800 → 750.000.000 0
2023-12-20 BUY Global Dinamika Kencana +350.000 782
2023-12-19 BUY Global Dinamika Kencana +350.000 685
2023-12-06 BUY Global Dinamika Kencana +350.000 620
2023-11-14 BUY Global Dinamika Kencana +40.000.000 0
2023-11-13 SELL Neumedik Jaya 84.000.000 → 44.000.000 480
2023-10-10 BUY Itama Ranoraya +45.000 0
2023-10-06 BUY Itama Ranoraya +500.000 0
2023-10-04 BUY Itama Ranoraya +1.890.000 0

Interpretasi

  • Pasangan BUY+SELL same-day dengan volume identik di 2025-05-16 dan 2025-01-30 = kemungkinan besar transfer kepemilikan antar-rekening / corporate action, bukan akumulasi pasar. Harga 0 menandakan bukan transaksi bursa. Bukan sinyal bullish.
  • Global Dinamika Kencana = pemegang saham pengendali. Posisi berakhir 750.000.000 lembar (46,9% dari 1,6 miliar).
  • Satu-satunya jual pasar nyata: Neumedik Jaya, 40 juta lembar @ 480 (Nov 2023), swap ke Global Dinamika Kencana.
  • Tidak ada insider buying pasar sejak Okt–Des 2023. Tidak ada sinyal insider baru 2026.

5. Seasonality

Tool return kosong. Tidak ada data pola musiman bulanan. Tidak bisa dipakai untuk timing.

6. Penilaian

Positif

  • Laba bersih 1H 2026 positif Rp 15,95 miliar, net margin 5,41%.
  • Gross margin 21,45% wajar untuk distributor alat kesehatan.
  • Pajak efektif normal 24,16%, tidak ada indikasi manajemen laba pajak.
  • Harga +2,89% dengan VWAP 342,93 — close di atas VWAP, momentum intraday positif.

Negatif

  • Beban bunga Rp 16,97 miliar ≈ setara 62% dari laba operasi (Rp 26,39 miliar). Struktur modal berat utang. Tanpa neraca, utang tak bisa diukur.
  • Beban lainnya Rp 11,55 miliar menggerus laba operasi secara signifikan — setara 44% laba operasi. Sumber tidak terjelaskan di data.
  • Likuiditas ekstrem rendah: turnover 0,03%, nilai harian Rp 188 juta. Susah masuk/keluar ukuran besar.
  • Tanpa data neraca & arus kas. Tidak bisa cek free cash flow, debt maturity, atau working capital.
  • Tidak ada insider buying pasar sejak 2023. Tidak ada katalis insider.
  • Kuotasi data ijo stale: index arsip terakhir diambil Sep–Okt 2026, tapi isi file kosong.

Verdict trader Fundamental 1H 2026 positif secara laba, tapi leverage dan beban non-operasional menekan kualitas. Saham tipis, data kunci (neraca, cash flow, history) hilang. P/E ~18x annualized bukan murah untuk distributor dengan risiko likuiditas ini.

Aksi yang disarankan: cari laporan keuangan resmi IDX (laporan 1H 2026) untuk neraca dan arus kas sebelum ambil posisi. Jangan entry berdasarkan data ini saja.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Ringkasan Tabel

Kategori Temuan Dampak
Harga 356, +10 (+2,89%), VWAP 342,93 Bullish intraday
Market cap Rp 569,6 miliar Small cap
Likuiditas Nilai Rp 188,1 juta, 147 freq, turnover 0,03% Sangat tipis — risiko slippage
Penjualan 1H 2026 Rp 295,10 miliar Skala menengah
Laba bruto Rp 63,31 miliar (21,45%) Margin sehat
Laba operasi Rp 26,39 miliar (8,93%) Cukup
Beban bunga Rp 16,97 miliar (~62% laba operasi) Leverage berat — red flag
Beban lainnya Rp 11,55 miliar Kualitas laba tertekan
Laba bersih 1H 2026 Rp 15,95 miliar (5,41%) Positif
EPS 1H 2026 ~Rp 9,97 —
P/E annualized ~17,9x Tidak murah
Pajak efektif 24,16% Normal
Neraca Tidak tersedia Blocker analisis
Arus kas Tidak tersedia Blocker analisis
History laba rugi (Q1 2024–Q4 2025) Index ada, isi kosong Tidak bisa trend YoY
Insider Tanpa transaksi pasar sejak Des 2023; 2025 = transfer same-day Tidak ada sinyal
Pemegang pengendali Global Dinamika Kencana 750 juta (46,9%) Terkonsentrasi
Seasonality Tidak ada data Tidak terpakai
Rating Hold Tunggu neraca & cash flow

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

454 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan

Tiga sumber diminta. Ketiganya kosong. Tidak ada bukti sentimen apa pun untuk IRRA.JK (PT Itama Ranoraya Tbk, Healthcare / Medical Distribution, BEI) pada periode 2026-10-21 s/d 2026-10-28.

Sumber per sumber

1. News (Yahoo Finance, 7 hari)

  • Status: DATA_UNAVAILABLE. Tidak ada vendor terkonfigurasi yang bisa menyajikan get_news; Yahoo Finance tidak punya artikel bertag IRRA.JK.
  • Arti: nol headline institusional. Ini bukan sinyal bearish — murni kegagalan data. Tidak ada estimasi, tidak ada substitusi.
  • Konsekuensi: tidak ada event (laba, aksi korporasi, kontrak distribusi alat kesehatan) yang bisa dianalisis sebagai katalis.

2. StockTwits

  • Status: <stocktwits unavailable: HTTPError>. Nol pesan, nol tag Bullish/Bearish.
  • Rasio bullish/bearish: tidak bisa dihitung. Ukuran sampel: 0.
  • Konsekuensi: sinyal retail leading — biasanya input tercepat — hilang total. Tidak ada dasar untuk menilai over-extension maupun ketidakpastian 50/50.

3. Reddit

  • Status: tidak ada query diskusi untuk IRRA.JK. Nol post.
  • Konsekuensi: tidak ada bahan naratif komunitas. Tidak bisa dinilai substansi body post.

Divergensi

Tidak ada divergensi yang bisa diukur. Divergensi butuh minimal dua sumber aktif. Di sini nol versus nol. Mencari mismatch news vs retail akan jadi fabrikasi.

Tema dominan

Tidak ada tema. Tidak ada narasi berulang lintas sumber karena tidak ada teks sama sekali.

Katalis dan risiko

  • Katalis: tidak teridentifikasi dari data.
  • Risiko: tidak teridentifikasi dari data.
  • Catatan struktural (bukan dari data): IRRA.JK saham distribusi alat kesehatan di BEI dengan likuiditas relatif tipis. Ketiadaan cakupan media maupun diskusi sosial adalah kondisi umum untuk emiten sekelas ini, jadi angka nol di sini bukan bukti bahwa pasar tidak punya opini — hanya bukti bahwa kanal yang dipantau tidak menangkapnya.

Tabel sinyal sentimen

Arah Sumber Bukti pendukung Bobot
Tidak diketahui News (Yahoo Finance) DATA_UNAVAILABLE; nol artikel bertag IRRA.JK 0
Tidak diketahui StockTwits HTTPError; nol pesan, rasio tidak terhitung 0
Tidak diketahui Reddit Tidak ada query; nol post 0
Tidak diketahui Agregat Semua kanal kosong; skor dipatok netral 5 secara default 0

Batas keandalan

  • Confidence: low. Bukan karena data campuran, tapi karena tidak ada data.
  • Skor 5 = titik tengah paksa, bukan hasil pembacaan. Jangan diperlakukan sebagai sinyal netral yang terkonfirmasi.
  • Rekomendasi: bobot laporan ini nol terhadap keputusan. Fundamental (laporan keuangan, margin distribusi, piutang) dan teknikal (volume, level likuiditas) harus jadi dasar utama untuk IRRA.JK sampai minimal satu kanal mengembalikan data aktual.
  • Langkah berikut: coba ulang StockTwits dan news feed; pertimbangkan sumber lokal Indonesia (keterbukaan informasi BEI, media keuangan domestik) karena cakupan berbahasa Inggris untuk ticker ini tipis.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

572 kata

Laporan Riset Berita & Makro — IRRA.JK (PT Itama Ranoraya Tbk)

Periode: 21–28 Okt 2026 · Bursa: IDX (JKT) · Sektor: Healthcare / Medical Distribution

1. Berita spesifik emiten IRRA.JK

UNAVAILABLE. get_news tidak mengembalikan artikel untuk IRRA.JK (vendor Yahoo Finance kosong untuk ticker ini). Tidak ada estimasi/fabrikasi. Implikasi: tidak ada katalis idiosinkratik terverifikasi dalam 7 hari. Trader harus andalkan filing IDX/IDXnet, laporan kuartalan, dan berita lokal (Bisnis.com, Kontan, CNBC Indonesia) yang tidak tercakup tool.

Catatan struktural: IRRA.JK = distributor alat kesehatan kecil-mid cap, likuiditas tipis, sangat sensitif terhadap (a) belanja kesehatan pemerintah/BPJS, (b) kurs USD/IDR (impor alat), (c) suku bunga (working capital distributor bergantung utang bank).

2. Makro AS (data FRED)

UNAVAILABLE. FRED_API_KEY tidak diset — CPI, core PCE, unemployment, fed funds, 10Y Treasury semua gagal diambil. Tidak ada angka makro AS yang dikutip.

3. Sinyal suku bunga (prediction market)

  • "No Fed rate cuts in 2026" = 97% ($9.2M volume; 1w −0.3pp). Pasar memperkirakan Fed selesai memangkas tahun ini.
  • "1 cut" hanya 1% (+0.4pp seminggu). "2 cut" 0.15%.
  • Baca: ekspektasi hawkish/bertahan. Suku bunga tinggi = biaya modal naik, USD kuat, tekanan ke distributor impor kecil seperti IRRA.JK.

4. Risiko resesi

  • Resesi AS akhir 2026: 8% ($2.4M volume). Rendah — basis "risk-on" sebagian.
  • UK 5%, Japan 8% (+4.5pp/minggu, volume tipis → sinyal lemah).

5. Berita global 7 hari

Feed didominasi IBM/AI/quantum/cloud dan kripto (sengketa tokenisasi saham OKX-ICE: Oracle, Intel, IBM, JPMorgan menolak). Nol relevansi langsung ke distributor alat kesehatan Indonesia. Satu artikel pinggir: pasar AI-driven drug safety/pharmacovigilance tumbuh 20.2% CAGR — konteks jangka panjang untuk digitalisasi farmasi, bukan katalis IRRA.

6. Kondisi bursa IDX

  • Market tutup saat snapshot; buka berikutnya Kamis 09:00 WIB.
  • Breadth: 0 gainers, 0 losers (status closed, bukan sinyal).
  • Screener: hanya 3 nama muncul (PIPA, LUCY, NATO) — semua lolos filter volume, bukan healthcare. IRRA.JK tidak masuk bucket mana pun. Cakupan sinyal tipis; jangan overinterpretasi.

7. Kesimpulan & aksi

  • Tidak ada dasar berita/makro untuk menaikkan ekspektasi IRRA.JK minggu ini.
  • Lingkungan: Fed tidak akan memangkas (97%), USD cenderung kuat → margin distributor impor tertekan; namun risiko resesi AS rendah (8%) = permintaan global oke.
  • Katalis yang harus dipantau (di luar jangkauan tool): rilis kinerja kuartalan IRRA, kebijakan anggaran kesehatan/BPJS, gerak USD/IDR, BI rate.
  • Likuiditas tipis + market tutup = risiko slippage tinggi; hindari entry besar tanpa konfirmasi volume.

Rating: HOLD (data katalis tidak tersedia, bias hati-hati)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Item Sumber Nilai/Temuan Implikasi IRRA.JK
Berita emiten IRRA.JK get_news UNAVAILABLE Tidak ada katalis idiosinkratik terverifikasi
Makro AS (CPI/PCE/UNRATE/FFR/10Y) FRED UNAVAILABLE (no API key) Tidak ada dasar makro kuantitatif
Fed cut 2026 Polymarket 97% "no cuts" Biaya modal tinggi, USD kuat → negatif
1 cut 2026 Polymarket 1% (+0.4pp/wk) Dovish harapan tipis
Resesi AS 2026 Polymarket 8% Risiko makro rendah
Resesi Japan 2026 Polymarket 8% (+4.5pp/wk, volume tipis) Sinyal lemah, abaikan
Berita global 7h get_global_news 90% IBM/AI/kripto Relevansi nol ke sektor
Screener IDX get_idx_screener PIPA, LUCY, NATO IRRA tidak muncul; coverage tipis
Breadth IDX get_market_breadth 0/0, market closed Tidak informatif
Rekomendasi — HOLD Tunggu katalis terverifikasi