INCI · analisa Selasa, 27 Oktober 2026
model analisa cb-flash
Overweight
Net broker seluruhnya 259,2 jt rupiah. Kapitalisasi 186,9 M.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| GR | PANIN SEKURITAS TBK. | 225,3 jt | 250,3 rb | 334,8 jt | 109,5 jt |
| ZP | MAYBANK SEKURITAS INDONESIA | 29,0 jt | 33,2 rb | 29,0 jt | - |
| CP | KB VALBURY SEKURITAS | 6,3 jt | 10,0 rb | 33,7 jt | 27,4 jt |
| OD | BRI DANAREKSA SEKURITAS | 1,4 jt | 1,5 rb | 19,0 jt | 17,6 jt |
| DR | RHB SEKURITAS INDONESIA | 180,0 rb | - | 1,9 jt | 1,7 jt |
| RO | PLUANG MAJU SEKURITAS | 173,0 rb | 200 | 173,0 rb | - |
| LG | TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. | -5,0 rb | - | 895,0 rb | 900,0 rb |
| AZ | SUCOR SEKURITAS | -18,0 rb | - | 344,0 rb | 362,0 rb |
| SQ | BCA SEKURITAS | -297,0 rb | -300 | 608,0 rb | 905,0 rb |
| XA | NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA | -635,0 rb | -800 | 859,0 rb | 1,5 jt |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| GR | 882 | 334,8 jt | XL | 871 | 162,2 jt |
| XL | 881 | 79,7 jt | GR | 848 | 109,5 jt |
| CC | 849 | 57,1 jt | AT | 876 | 81,2 jt |
| CP | 835 | 33,7 jt | CC | 873 | 71,2 jt |
| ZP | 873 | 29,0 jt | BQ | 883 | 35,4 jt |
| BQ | 851 | 27,6 jt | XC | 878 | 35,0 jt |
| YP | 846 | 25,8 jt | YP | 879 | 31,0 jt |
| OD | 880 | 19,0 jt | CP | 902 | 27,4 jt |
8 dari 18 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2024-08-07 | ROBERT TANMIZI | - | Buy | +1,900 | 0 |
| 2024-08-06 | ROBERT TANMIZI | - | Buy | +9,200 | 0 |
| 2024-08-05 | ROBERT TANMIZI | - | Buy | +13,700 | 0 |
| 2024-08-02 | ROBERT TANMIZI | - | Buy | +500 | 0 |
| 2024-08-01 | ROBERT TANMIZI | - | Buy | +300 | 0 |
| 2024-07-31 | ROBERT TANMIZI | - | Buy | +88,800 | 0 |
Rating: Overweight
Executive Summary:
Keputusan akhir untuk INCI.JK adalah Overweight, bukan Buy agresif. Tesis bull soal valuasi, neraca, dan lonjakan laba cukup kuat untuk menambah eksposur, tetapi risiko likuiditas, konversi kas kuartalan yang belum terkonfirmasi, dan sinyal teknikal jangka pendek membatasi ukuran serta kecepatan eksekusi. Karena posisi dan kas pemanggil tidak diketahui, jangan mengasumsikan buku flat: terapkan arahan ini pada eksposur INCI.JK yang sudah ada maupun yang akan dibuka.
Untuk yang belum memiliki posisi INCI.JK: mulai hanya dengan tranche kecil 2–3% portofolio di area Rp860–890 mendekati VWMA Rp879,71, memakai limit order, bukan market order. Tambahan 2–3% hanya jika pullback bertahan di Rp860–846 dengan volume mendukung, atau jika harga close di atas Rp950 dengan konfirmasi volume. Total eksposur INCI.JK sebaiknya dibatasi 5–10% portofolio, bukan 25–30%. Batasi order harian 5–10 lot atau maksimal 10–15% dari volume rata-rata harian, mana yang lebih kecil. Risiko total per ide dibatasi 0,5–1% portofolio. Realisasikan sebagian di Rp950; target Rp1.040 hanya dipakai jika konfirmasi teknikal muncul, bukan untuk membenarkan sizing awal.
Untuk yang sudah memegang INCI.JK: jangan averaging down di bawah Rp820. Gunakan penutupan harian di bawah Rp820 sebagai peringatan risiko dan invalidation struktural, dengan hard stop di sekitar Rp800. Kurangi eksposur jika close <820 disertai likuiditas memburuk. Jangan chase di atas Rp900–910.
Investment Thesis:
Kubu bull menang pada inti valuasi dan kualitas neraca INCI.JK. NCAV INCI.JK masih di atas market cap, utang berbunga hanya Rp1,88 miliar, DER <0,01x, current ratio 4,25x, dan valuasi P/E TTM 4,13x serta PBV 0,37x memberi bantalan absolut. Laba H1 2026 Rp27,79 miliar sudah melampaui laba setahun FY2025 Rp25,95 miliar; laba Q2 2026 Rp20,57 miliar naik 653,7% YoY, margin bruto naik ke 22,26% dari 19,61%, dan CFO tahunan historis positif. Ini alasan utama INCI.JK layak berstatus Overweight, bukan Hold atau Sell.
Namun, kubu konservatif dan netral benar bahwa klaim “kas Rp201,21 miliar melampaui market cap” tidak boleh diperlakukan sebagai kas bebas. Angka itu adalah kas plus aset keuangan lancar bruto; setelah total liabilitas Rp99,98 miliar, kelebihan likuiditas bersihnya sekitar Rp101,23 miliar. NCAV INCI.JK memang di atas market cap, tetapi di dalamnya ada piutang Rp109,24 miliar dan persediaan Rp62,10 miliar yang tidak setara kas dan bisa terdiskon atau lambat cair. Pemegang minoritas juga tidak bisa memaksa likuidasi. Ini peluang deep value, bukan arbitrase tanpa risiko.
Momentum laba INCI.JK juga kuat tetapi belum sepenuhnya terkonfirmasi oleh kas. CFO Q2 2026 hanya Rp7,07 miliar dibanding laba bersih Q2 Rp20,57 miliar. Konversi kas kuartalan yang lemah ini, ditambah risiko siklus bahan baku dan margin, membuat saya tidak menaikkan rating ke Buy penuh. Sinyal teknikal INCI.JK mendukung tren naik karena harga Rp900 di atas EMA 10 Rp825,52, SMA 50 Rp793,40, SMA 200 Rp722,50, dan VWMA Rp879,71. Tetapi MACD line 4,71 masih di bawah signal 5,36 dengan histogram -0,65, RSI 57,91 netral, dan candle high Rp940/low Rp830/close Rp900 menunjukkan volatilitas intraday lebar. Stop Rp820 hanya sekitar 0,74 ATR terhadap ATR Rp80,34, sehingga rawan noise; R:R ke TP1 Rp950 hanya sekitar 1,2:1, bukan 1:2 kecuali memakai TP2 Rp1.040 yang belum terkonfirmasi.
Bandarmologi GR dan ZP yang net buy di rata-rata Rp882 dan Rp873 memberi konfirmasi minat, tetapi nilainya kecil, hanya snapshot satu hari, dan foreign net tercatat 0 lembar. Klaim insider Robert Tanmizi juga perlu dikoreksi: pembelian aktif terakhir yang disebut adalah Juli–Agustus 2024, bukan bukti akumulasi baru 2026. Likuiditas INCI.JK sangat tipis, dengan omzet harian sekitar Rp28,90 juta, sehingga order 30–50 lot per hari terlalu berisiko; batas 5–10 lot atau 10–15% volume rata-rata harian lebih sesuai.
Dengan demikian, bukti yang lebih kuat mendukung Overweight pada INCI.JK dengan akumulasi kecil bertahap dan pagar risiko ketat. Tesis ini berubah menjadi Buy jika konversi CFO membaik, MACD golden cross terkonfirmasi dengan volume, dan akumulasi broker berlanjut multi-hari. Tesis ini turun ke Hold atau Underweight jika INCI.JK close harian di bawah Rp820, apalagi di bawah Rp800; jika kualitas piutang/persediaan memburuk; jika CFO tidak mengonfirmasi laba; atau jika margin dan siklus bahan baku berbalik negatif.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: OVERWEIGHT INCI.JK; ACCUMULATE GRADUALLY IN SMALL TRANCHES ON PULLBACK, MAX 5-10% PORTFOLIO EXPOSURE, DAILY ORDER CAP 5-10 LOTS (OR 10-15% OF AVERAGE DAILY VOLUME, WHICHEVER LOWER); PARTIAL TAKE PROFIT AT 950; INVALIDATE ON DAILY CLOSE BELOW 820, HARD STOP NEAR 800.
Action: Buy
Reasoning: Valuasi INCI.JK net-net riil, kas likuid Rp201,21 miliar lampaui market cap Rp186,89 miliar didukung lonjakan laba H1 2026. Struktur teknikal tren naik utuh, harga konsisten di atas EMA 10 (825,52), SMA 50 (793,40), dan SMA 200 (722,50). Akumulasi broker institusi GR dan ZP serap aksi jual ritel di area support VWMA.
Entry Price: 879.71
Stop Loss: 820.0
Position Sizing: Maksimal 25-30% alokasi portofolio standar. Akumulasi bertahap 30-50 lot per hari.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: BUY
Recommendation: Overweight
Rationale: Bull menang telak sisi valuasi dan neraca. INCI.JK status net-net riil. Kas likuid Rp201,21 miliar lampaui market cap Rp186,89 miliar. BVPS Rp2.415,26, PBV 0,37x, P/E TTM 4,13x. Kinerja operasional melonjak: laba H1 2026 Rp27,79 miliar lampaui laba setahun FY2025 Rp25,95 miliar. Utang berbunga cuma Rp1,88 miliar, DER <0,01x. CFO positif konsisten tiap tahun. Direksi Robert Tanmizi terus beli saham pasar reguler, bantah tuduhan jebakan pengendali.
Bear tepat sorot likuiditas kering (omzet Rp28,90 juta per hari) dan potensi siklus bahan baku. Namun klaim Bear soal tren teknikal patah tidak valid: harga bertahan di atas EMA 10 (825,52), SMA 50 (793,40), SMA 200 (722,50). Kas bersih tebal beri margin pengaman absolut. Risiko likuiditas selesai lewat kontrol ukuran posisi. Sisi bull bawa keputusan rekomendasi.
Strategic Actions: Alokasi modal: batasi ukuran posisi maksimal 25% hingga 30% dari alokasi portofolio standar karena omzet harian rendah.
Langkah eksekusi trader:
INCI.JK (PT Intanwijaya Internasional Tbk)Dipilih 8 indikator komplementer non-redundan:
close_10_ema: Tren jangka pendek cepat. Deteksi reaksi rebound kilat dari dasar.close_50_sma: Tren jangka menengah. Konfirmasi kelanjutan fase bullish struktural.close_200_sma: Tren jangka panjang. Filter arah makro tren utama.macd: Momentum selisih tren EMA. Deteksi potensi pembalikan momentum pasca koreksi.rsi: Ukur saturasi beli/jual tanpa tumpang tindih sinyal osilator lain.boll: Dynamic mean-reversion level (SMA 20) ukur deviasi harga.atr: Volatilitas aktual. Tentukan batas stop loss dan trailing jarak realistis.vwma: Rata-rata bobot volume. Validasi validitas harga versus partisipasi likuiditas.Sumber valid: get_verified_market_snapshot.
Nilai Indikator Terverifikasi:
close_10_ema: 825,52close_50_sma: 793,40close_200_sma: 722,50rsi: 57,91boll (Mid): 846,00boll_ub: 1.047,17boll_lb: 644,83macd: 4,71macds: 5,36macdh: -0,65atr: 80,34vwma: 879,71Catatan Diskrepansi: Tool vendor mencatat RSI 40 dan ATR 98. Snapshot pasar terverifikasi menyatakan RSI 57,91 dan ATR 80,34. Angka snapshot verified dipakai mutlak.
close_10_ema (825,52), close_50_sma (793,40), dan close_200_sma (722,50). Susunan moving average bullish utuh.boll mid-band (846,00) dan vwma (879,71). Volume dukung posisi harga saat ini.Pola akumulasi terdeteksi jelas:
INCI.JK likuiditas moderat (turnover Rp676,35 juta), tidak masuk jajaran top mover harian board reguler.close_10_ema 825,52; jarak ~1x ATR dari titik masuk).INCI.JK| Parameter | Data / Level | Implikasi Teknis |
|---|---|---|
| Harga Terakhir | Rp900 | Di atas SMA 50 & 200, struktur tren naik |
| Support Kritis | Rp846 / Rp825 | Mid Bollinger Band & EMA 10 |
| Resisten Kritis | Rp950 / Rp1.047 | High intraday & Upper Bollinger Band |
| RSI (14) | 57,91 | Momentum netral menuju bullish, belum jenuh beli |
| MACD Line / Signal | 4,71 / 5,36 (Hist -0,65) | Fase konsolidasi akhir sebelum potensi golden cross |
| ATR (14) | 80,34 | Volatilitas moderat, dasar pasang stop loss |
| VWMA | 879,71 | Support likuiditas dinamis harian |
| Flow Bandar | GR & ZP serap barang ritel | Akumulasi institusional valid |
Rating: BUY ON WEAKNESS
FINAL TRANSACTION PROPOSAL:
Beli bertahap INCI.JK pada rentang 860–890 saat pullback mendekati level VWMA (879,71). Tetapkan target profit pertama pada 950 dan target profit kedua pada 1.040. Pasang stop loss ketat pada penutupan harian di bawah 820 guna membatasi risiko jika support dinamis EMA 10 (825,52) tertembus turun. Rasio risk-to-reward terukur minimal 1:2.
PT Intanwijaya Internasional Tbk (INCI.JK). Sektor kimia dasar. Bisnis utama lem industri, resin sintetis (urea-formaldehyde, phenol-formaldehyde) untuk industri kayu lapis.
Kinerja operasional pulih tajam hingga Q2 2026. Laba bersih melonjak didorong ekspansi margin kotor dan pos pendapatan lainnya.
Pertumbuhan Penjualan Kuartalan:
Laba Bersih & Efisiensi Operasional:
Tren Historis Tahunan:
Neraca benteng kokoh (fortress balance sheet). Karakteristik net-net stock klasik.
Kas Melampaui Market Cap:
Aset & Modal Kerja:
Bebas Utang Finansial Signifikan:
Ekuitas & Solvabilitas:
Arus Kas Operasi (CFO):
Dividen:
| Parameter Keuangan | Nilai / Angka | Keterangan & Implikasi |
|---|---|---|
| Harga Saham | Rp 900,00 | Posisi per 27 Oktober 2026 |
| Kapitalisasi Pasar | Rp 186,89 miliar | Golongan micro-cap IDX |
| Kas + Aset Keuangan Lancar | Rp 201,21 miliar | > Market Cap (Net-Net Cash Company) |
| Total Ekuitas Induk | Rp 501,54 miliar | Fondasi neraca tebal tanpa utang bank |
| BVPS / Nilai Buku | Rp 2.415,26 | Diskon harga terhadap aset 62,7% |
| PBV Ratio | 0,37x | Diskon masif deep value |
| Laba Bersih Q2 2026 | Rp 20,57 miliar | Melonjak +653,7% YoY |
| Laba Bersih TTM | Rp 45,18 miliar | EPS TTM Rp 218,00 |
| P/E Ratio (TTM) | 4,13x | Valuasi laba sangat murah |
| Total Utang Berbunga | Rp 1,88 miliar | Utang finansial dapat diabaikan |
| Current Ratio | 4,25x | Likuiditas jangka pendek sangat aman |
| Dividen Yield (Est) | 3,8% - 4,2% | Rutin bayar kas dividen per tahun |
| Aktivitas Insider | Akumulasi beli | Direksi/keluarga pengendali terus serap |
| Likuiditas Pasar | Rp 28,9 juta / hari | Risiko eksekusi tinggi bagi portofolio besar |
Rating: BUY
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Beli bertahap INCI.JK untuk strategi deep value investing jangka menengah hingga panjang. Rasio harga terhadap kas dan nilai buku berada pada diskon ekstrem (kas cair Rp 201,21 miliar melampaui kapitalisasi pasar Rp 186,89 miliar; PBV 0,37x; PER TTM 4,13x) dengan neraca nyaris tanpa utang berbunga serta dividen rutin. Wajib batasi ukuran lot (eksekusi fraksional bertahap di rentang Rp 880 - Rp 910) akibat likuiditas harian tipis guna cegah lonjakan slippage. Target harga fundamental konservatif Rp 1.450 (mengacu PBV 0,60x dan P/E 6,6x), batas cut loss toleransi Rp 800 jika terjadi penurunan struktural margin bahan baku.
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
DATA_UNAVAILABLE. Tidak ada artikel berita terindeks untuk INCI.JK periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Total artikel: 0. Bukti sentimen institusional: nihil.HTTPError. Penarikan data gagal. Total pesan: 0. Rasio Bullish/Bearish: tidak tersedia. Pos penting: nihil.Ketiga sumber selaras dalam ketiadaan data. Tidak ada divergensi arah sentimen. Tidak ada friksi antara ritel dan institusi. Nol volume data gagalkan deteksi sinyal arah pasar.
Tema narasi tidak terbentuk. INCI.JK (PT Intanwijaya Internasional Tbk) tidak masuk radar percakapan platform global maupun ritel terpantau selama periode analisis.
| Sinyal Sentimen | Arah | Sumber | Bukti Pendukung |
|---|---|---|---|
| Liputan Media Institusional | Neutral | Yahoo Finance | Status DATA_UNAVAILABLE, volume artikel 0 |
| Momentum Sentimen Ritel | Neutral | StockTwits | HTTPError, volume pesan 0 |
| Diskusi Komunitas Ritel | Neutral | Data historis tidak tersedia, volume pos 0 |
Kondisi pasar dan instrumen INCI.JK per 27 Oktober 2026:
INCI.JK nihil.INCI.JK absen dari radar broker akumulasi maupun daftar transaksi teratas. Minat pasar minim, likuiditas rendah.| Aspek | Temuan Kunci | Dampak bagi INCI.JK |
|---|---|---|
| Berita Emiten | Nol publikasi (20–27 Okt 2026) | Katalis fundamental nihil |
| Konteks Global | Berita dominan sektor AI & tech | Sentimen industri kimia netral |
| Data Makro / Prediksi | Data FRED & Polymarket tidak tersedia | Komparasi suku bunga global tertahan |
| Pasar Domestik (IDX) | Spekulasi dominan small-cap; INCI absen di screener | Minat institusi rendah, volume sepi |
| Aksi Trading | Belum ada pemicu teknikal atau arus dana | Risiko likuiditas tinggi |
Rating: NEUTRAL
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD