Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Indomobil Multi Jasa Tbk.

IMJS · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

151 rupiah per lembar · +0,67% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 595,1 jt rupiah. Kapitalisasi 1,6 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Kurangi eksposur IMJS.JK ke 20–30% dari slot normal, jual bertahap di kekuatan, bukan panic dump di 151. Ketiga analis risiko setuju arah (Sell), dan Research Manager sudah menetapkan Underweight.
Aliran dana
YP beli 553,9 jt · GR jual 616,4 rb
Keyakinan
C49 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-11,4% terhadap SMA50, asing 2,5% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C49

Skor 49.4 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 20/25

net 595,1 jt dari bruto 615,4 jt, 6/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-11,4% vs SMA50, return 20 sesi -10,7%

Likuiditas 0/15

rata-rata 300,2 jt rupiah per hari

Volatilitas 12/15

ATR 6.9% lebar, stop jadi mahal

VWAP
150
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
623,0 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
135
kali transaksi
Volume
4,1 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 553,9 jt 3,7 jt 557,8 jt 3,9 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 32,6 jt 220,0 rb 35,5 jt 2,9 jt
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA 10,0 jt 68,9 rb 10,0 jt -
AZ SUCOR SEKURITAS 295,0 rb 2,0 rb 295,0 rb -
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 45,9 rb 300 45,9 rb -
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 16,1 rb 100 382,4 rb 366,3 rb
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA -14,7 rb -100 - 14,7 rb
EP MNC SEKURITAS -73,5 rb -500 - 73,5 rb
PD INDO PREMIER SEKURITAS -161,7 rb -1,0 rb 665,8 rb 827,5 rb
DR RHB SEKURITAS INDONESIA -450,0 rb -3,0 rb - 450,0 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
YP 150 557,8 jt SQ 150 516,7 jt
CP 148 35,5 jt XL 148 59,6 jt
XL 150 12,5 jt KK 150 24,5 jt
XA 145 10,0 jt AK 147 4,0 jt
SQ 145 4,4 jt YP 150 3,9 jt
PD 148 665,8 rb XC 145 3,7 jt
XC 146 437,5 rb CP 145 2,9 jt
NI 151 422,8 rb NI 150 2,8 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 48 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-09-01 INDOMOBIL SUKSES - Transfer -135,611,370 0
2026-09-01 INDOMOBIL SUKSES - Transfer +9,852,854,758 0
2026-09-01 INDOMOBIL SUKSES - Transfer -9,717,243,388 0
2026-07-29 INDOMOBIL SUKSES - Buy +125,362,318 0
2026-07-27 INDOMOBIL SUKSES - Buy +9,717,243,388 0
2026-07-27 INDOMOBIL SUKSES - Buy +135,611,370 0

Keputusan akhir

782 kata

Rating: Underweight

Executive Summary

Kurangi eksposur IMJS.JK ke 20–30% dari slot normal, jual bertahap di kekuatan, bukan panic dump di 151. Ketiga analis risiko setuju arah (Sell), dan Research Manager sudah menetapkan Underweight. Perbedaan di antara mereka hanya soal derajat — berapa sisa yang ditahan, seberapa cepat fallback — bukan soal strategi. Saya ambil Underweight, bukan Sell penuh, karena argumen bear terkuat sebagian bersandar pada data yang tidak ada (neraca, arus kas, covenant), dan itu alasan berhati-hati, bukan bukti keruntuhan.

Aksi yang bisa diterapkan ke posisi Anda sendiri:

  1. Turunkan ke 20–30% slot. Rentang ini di antara usul Agresif (25–35%) dan Konservatif (0–15%), dan sejalan dengan zona Neutral (20–25%). Jual 3–5 eksekusi, tiap order ≤3–5% volume harian rata-rata (value harian hanya ~Rp623 juta, turnover 0,0382%).
  2. Jual di kekuatan 152–155. Trader pakai limit 155; Konservatif dan Neutral benar bahwa high hari itu cuma 154 dan VWAP 150,12 — jangan pasang satu harga mati di atas seluruh rentang transaksi. Fallback dipercepat ke 3–5 sesi (bukan 10), karena ATR 6,5% membuat 10 sesi cukup untuk satu gap.
  3. Sisa posisi: stop close-based <145. Turunkan sisa ke 10–15% slot bila close <145, keluar total bila close <132,71 atau jika MSCI Indonesia pindah ke Frontier. Tambah klausa likuiditas dari Konservatif: jika spread pembukaan melebar di luar toleransi, keluar di bid apa pun tanpa menunggu close — riwayat gap-down -14% (15→16 Okt, close 166 buka 142) membuktikan stop intraday tidak andal.
  4. Jangan tambah kecuali close >157,35 dan >VWMA 152,38 dengan volume >10 juta, ideal tembus 50SMA 170,46. Rebound 23 Okt volume 1,2 juta = tidak valid.
  5. Tanpa averaging down di bawah 132,71.

Investment Thesis

Yang memutuskan adalah empat hal.

Satu, koreksi aritmatika bull tidak terbantah. Beban bunga Rp222,86 M terhadap laba operasi Rp252,5 M = 88%, bukan 185%. Angka 185% hanya benar terhadap laba sebelum pajak (222,86 / 120,10). Implikasinya lebih tajam: laba operasi inti tidak menutup bunga tanpa pendapatan lainnya Rp85,2 M + bagian laba asosiasi Rp9,3 M. Tidak ada balasan atas poin ini.

Dua, skala risiko melampaui keyakinan arah. Turnover 0,0382% terendah di peer, value Rp623 juta/hari, ATR 9,79 (6,5% harga), dan tail gap -14% yang sudah terjadi bulan ini. Konservatif benar bahwa masalah utamanya bukan arah tapi kemampuan keluar — dan Neutral benar bahwa itu tidak otomatis berarti likuidasi penuh. Yang mengikat keduanya: batas kerugian absolut. Neutral benar bahwa angka sisa 25–35% vs 0–15% adalah selera tanpa penyebut; yang bisa dipakai siapa pun adalah kerugian satu gap harus tertahan tanpa mengubah rencana portofolio. Karena itu saya pakai rentang, bukan angka tunggal, dan saya minta nilai posisi absolut dijaga kecil (≤0,3% portofolio; Konservatif minta <0,15% selama proses exit — saya condong ke angka Konservatif untuk sisa).

Tiga, sinyal pro-bull lemah saat diuji. YP Mirae net +553,9 juta di avg 150, tapi YP juga jual 3,858 juta lembar @150 di sesi sama; SQ BCA, Stockbit, Phillip jual; get_accumulation_history kosong. Neutral benar membobot ini sedang — 150 ada penyerap, bukan lantai. Insider beli Juli 2026 dan rights issue Des 2025 = konsolidasi kendali yang mendilusi minoritas, bukan conviction valuasi. MSCI 12% adalah tanggal yang perlu dicatat (Neutral benar bahwa menolak probabilitas 3% Fed tapi memakai 12% MSCI sebagai pemicu tunggal itu inkonsisten), bukan alarm untuk likuidasi total.

Empat, kualitas laba lemah. OCI +Rp195,3 M = 3,8x laba bersih, bukan kas. ETR 41,9% vs normal 22%. Laba non-pengendali -Rp26,6 M = ada anak/JV rugi. Net margin 4,2%.

Yang menghalangi Sell penuh, dan alasan tidak Hold: struktur menurun terkonfirmasi (close 151 < VWMA 152,38 < Boll middle 157,35 < 50SMA 170,46 < 200SMA 177,72), death-cross aktif, RSI 42,91 netral-lemah bukan oversold — tidak ada satu pun sinyal leading positif. Tapi beberapa argumen bear bersifat ketiadaan bukti; Agresif melakukan double-counting saat menyebut "ketiadaan neraca adalah bear signal" — Konservatif dan Neutral benar menolak itu. Valuasi ~8,5x dengan margin bruto 38,8% dan laba positif bukan profil perusahaan gagal. Cukup untuk Underweight, tidak cukup untuk Sell penuh.

Yang mengubah tesis:

  • Naik ke Hold/Overweight: (a) laporan keuangan dengan neraca, arus kas operasi, jadwal jatuh tempo utang, DER, dan covenant tersedia — verifikasi beban bunga; (b) close >157,35 dan >VWMA 152,38 dengan volume >10 juta → naikkan ke Hold; tembus 50SMA 170,46 → pertimbangkan Overweight; (c) MSCI Indonesia resmi aman pasca 30 Nov → faktor tail risk berkurang.
  • Turun ke Sell: close <132,71 (keluar sisa total), atau spread memburuk / MSCI Frontier terjadi sebelum 30 Nov.

Data yang tidak tersedia dan harus diminta sebelum keputusan besar: neraca lengkap, arus kas operasi, jadwal jatuh tempo utang, rasio DER, covenant pinjaman. FRED gagal diambil (CPI, 10Y tidak ada), berita emiten nol, StockTwits error, breadth pasar tutup. Ketiga analis tidak punya ini. Tanpa itu, semua klaim leverage bersifat indikatif.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

235 kata

Action: Sell

Reasoning: Research plan Underweight = Sell, sized tipis. Struktur turun terkonfirmasi: close 151 < VWMA 152.38 < Boll middle 157.35 < 50SMA 170.46 < 200SMA 177.72. Death-cross aktif. RSI 42.91 netral-lemah, bukan oversold — tak ada bounce setup. Volume rebound 23 Okt cuma 1.2 juta = trap. YP Mirae akumulasi satu sesi saja, get_accumulation_history kosong, dan YP juga jual 3.858 juta lembar sesi sama = dua arah, bukan conviction. Bull entry >157 bukan di 151 — level bull sendiri lemah. Downside ke boll_lb 132.71 (-12%) plus tail gap terbukti (gap-down -14% 16 Okt). Likuiditas jelek: value Rp623 juta/hari, turnover 0.0382%, ATR 6.5%. Jual bertahap di kekuatan, bukan panic dump di 151 setelah -65%. Sisa posisi stop close-based. Data neraca/arus kas/covenant tidak tersedia — cukup Underweight, tak cukup bukti keruntuhan penuh.

Entry Price: tak berlaku — ini exit, bukan entry. Limit jual 155 (menjelang Boll middle 157.35). Kalau 10 sesi tak tersentuh, lanjut trim limit 150.

Stop Loss: tak berlaku untuk exit bertahap. Untuk sisa posisi 25–35%: keluar total jika close <145. Stop intraday tak andal — ATR 9.79 dan riwayat gap-down -14% menembus stop 2×ATR.

Position Sizing: Posisi normal = 100% slot IMJS.JK. Kurangi ke 25–35% slot. Pecah 3–5 eksekusi, tiap order ≤5% volume harian rata-rata. Nilai posisi absolut ≤0.3% total portofolio. Jangan tambah kecuali close >157.35 dan >VWMA 152.38 dengan volume >10 juta. Close <132.71 = keluar sisa total, tanpa averaging down.

Rencana investasi

631 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bear menang tipis, bukan telak. Yang memutuskan:

  1. Koreksi aritmatika bull gagal dibantah. Bull klaim beban bunga 185% laba operasi. Bear hitung ulang: 222,86 / 252,5 = 88%. Angka 185% benar hanya terhadap laba sebelum pajak (222,86 / 120,10). Implikasinya lebih tajam dari klaim awal bull: laba operasi inti tidak menutup bunga tanpa pendapatan lainnya Rp85,2 M + bagian laba asosiasi Rp9,3 M. Bull tidak membalas poin ini.

  2. Bull tidak menjawab pertanyaan penentu. Bull menutup dengan tantangan ke bear; bear balas dengan pertanyaan konkret — angka mana yang bikin yakin margin 4,2% membaik kalau Fed cut Des 2026 cuma 3% dan neraca tak terlihat. Debat berhenti di situ. Beban pembuktian tidak tuntas di sisi bull.

  3. Risk-reward bull runtuh oleh level entry-nya sendiri. Bull menetapkan entry valid >157 dengan volume >10 juta — bukan di 151. Dari 157 ke Boll upper 181,99 = +14–16%, harus lewati VWMA 152,38, Boll middle 157,35, 50SMA 170,46. Sementara downside ke 132,71 = -12% plus tail gap yang riwayatnya terbukti (gap-down -14% semalam, 16 Okt). Stop <141 tidak melindungi dari gap. Expected value negatif.

  4. Sinyal pro-bull lemah saat diuji. Insider beli = konsolidasi kendali (rights issue Des 2025 mendilusi minoritas), bukan conviction valuasi. YP Mirae net +553,9 juta tapi juga jual 3,858 juta lembar @150 di sesi sama — aktivitas dua arah, satu sesi, get_accumulation_history kosong. MSCI 12% masih tail risk nyata, dan IMJS paling rentan (turnover 0,0382% terendah).

  5. Kualitas laba lemah. OCI +Rp195,3 M = 3,8x laba bersih, bukan kas. ETR 41,9% vs normal 22%. Laba non-pengendali -Rp26,6 M = ada anak/JV rugi. Laba induk lebih besar dari laba grup.

Yang menghalangi Sell penuh, dan alasan tidak Hold: struktur masih menurun terkonfirmasi (close 151 < VWMA 152,38 < 50SMA 170,46 < 200SMA 177,72), tidak ada satu pun sinyal leading positif. Tapi beberapa argumen bear bersifat ketiadaan bukti (neraca tidak tersedia, arus kas tidak terverifikasi) — itu alasan hati-hati, bukan bukti keruntuhan. Valuasi ~8,5x dengan margin bruto 38,8% dan laba positif bukan profil perusahaan gagal. Jadi: kurangi eksposur, jangan panik keluar di 151 setelah -65%. Underweight — trims, bukan exit paksa.

Strategic Actions:

Sizing terhadap alokasi standar (posisi target normal = 100% dari slot IMJS.JK):

  1. Kurangi ke 25–35% dari slot. Jual bertahap, jangan satu blok. Turnover 0,0382%, value Rp623 juta/hari — order besar akan menghancurkan harga sendiri. Pecah jadi 3–5 eksekusi, batasi tiap order ≤5% dari volume harian rata-rata.

  2. Prioritas jual di kekuatan, bukan di kelemahan. Pasang limit jual di 155–157 (menjelang Boll middle 157,35). Kalau tidak tersentuh dalam 10 sesi, lanjutkan trimming di pasar dengan limit 150.

  3. Jangan tambah posisi kecuali konfirmasi penuh. Syarat naik kembali ke Hold/Overweight: close >157,35 dan > VWMA 152,38, volume >10 juta, ideal tembus 50SMA 170,46. Rebound 23 Okt volume 1,2 juta = tidak valid, abaikan.

  4. Sisa posisi 25–35%: stop keras di close <145. Di bawah itu, keluar sisa. Jangan andalkan stop 2×ATR (19,6 poin) — ATR 6,5% dan riwayat gap-down -14% membuat stop intraday tidak efektif. Pakai aturan close-based, cek pagi.

  5. Batasi ukuran absolut posisi. Bahkan setelah trim, jaga nilai posisi ≤0,3% dari total portofolio. Likuiditas tidak mendukung posisi lebih besar tanpa slippage 3–5% keluar-masuk.

  6. Pemicu review ulang: (a) laporan keuangan dengan neraca & arus kas tersedia — verifikasi jatuh tempo utang dan covenant; (b) close >157,35 volume >10 juta → naikkan ke Hold; (c) MSCI Indonesia resmi aman pasca 30 Nov → faktor tail risk berkurang, pertimbangkan Overweight; (d) close <132,71 → sisa posisi keluar total, tidak ada averaging down.

Data yang tidak tersedia dan harus diminta sebelum keputusan besar: neraca lengkap, arus kas operasi, jadwal jatuh tempo utang, rasio DER, covenant pinjaman. Baik bull maupun bear tidak punya ini. Tanpa itu, semua klaim leverage bersifat indikatif — cukup untuk Underweight, tidak cukup untuk Sell penuh.

Analisa teknikal dan aliran dana

713 kata

IMJS.JK — PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IDX) — Analisis 2026-10-28

Close 151 (O148 H154 L145). Volume 4,149,800. Value Rp622,970,900. Freq 135. Foreign net -26,800 lembar (kecil).

Pilihan indikator (7)

close_10_ema, close_50_sma, close_200_sma, rsi, boll+boll_lb/boll_ub, atr, vwma. Alasan: saham pucuk-lalu-crash, sekarang sideways tipis volume. Butuh trend ladder (10/50/200), momentum (RSI), volatilitas (ATR + Bollinger), konfirmasi volume (VWMA). MACD dihindari karena |macd - macds| kecil (-6.76 vs -6.60, hist -0.16) = sinyal lemah/noise di range sempit.

Tren

Struktur menurun. Close 151 < 50SMA 170.46 < 200SMA 177.72. 50SMA di bawah 200SMA = death-cross aktif. 10EMA 151.14 ~ sama dengan close = harga cuma bertahan di EMA cepat, belum ada dorongan naik.

Volatilitas riwayat besar. Puncak close 437.4 (2025-12-08), lalu distribusi tajam: 294 (2025-12-19), 208 (2026-01-28), 160 (2026-03-09), 168 (2026-05-19), 120 (2026-06-08). Lalu base sempit 130-158 Jun-Jul, rally ke 198 (2026-09-03, volume 108.37 juta), gagal, turun lagi.

Gap-down 16 Okt. 2026-10-15 close 166 → 2026-10-16 open 142, close 142 (volume 7.58 juta, jauh di atas rata-rata Oktober ~1-2 juta). Lanjut 134 (10-19) dan low 125 (10-20). Sejak itu rebound ke 154 (10-23), lalu close 151 (10-28). Tidak ada info katalis; murni dari data harga.

Bollinger. Middle 157.35, upper 181.99, lower 132.71. Close 151 = di bawah middle, di antara lower dan middle. Band melebar karena crash. Rebound 141→154 (10-20 s/d 10-23) berhenti di bawah middle — belum reclaim.

RSI 42.91. Netral-lemah. Tidak oversold, tidak ada divergensi yang bisa diklaim dari output tool.

VWMA 152.38 > close 151. Harga masih di bawah rata-rata tertimbang volume → volume lebih banyak di harga lebih tinggi (distribusi), bukan akumulasi. VWMA turun mulus 195.3 (09-17) → 152.4 (10-28).

ATR 9.79 = 6.5% dari close. Volatilitas tinggi untuk saham Rp151. Stop harus lebar.

Bandarmologi

  • Net buyer teratas: YP MIRAE ASSET 553,949,900 (3.68 juta lembar). Buy avg 150. Ini satu-satunya akumulasi bernilai nyata.
  • Net seller teratas: SQ BCA SEKURITAS -512,272,400 (3.40 juta lembar), jual avg 150. XL STOCKBIT -47,199,100 avg 148. KK PHILLIP -24,495,000 avg 150.
  • Asing: AK UBS -3,962,700 jual, volumenya kecil. Tidak ada J.P. Morgan, Maybank, Macquarie, CGS, CLSA di daftar.
  • Pola: institusi lokal (Mirae) menyerap jualan ritel/platform lokal (BCA, Stockbit) di zona 150. Bukan pola asing akumulasi–ritel distribusi. Konflik: YP juga tercatat jual 3,858,000 di avg 150 (net +553.9 juta tetap positif).
  • get_accumulation_history kosong → tidak ada bukti YP konsisten tambah dari hari ke hari. Satu sesi saja, jangan dianggap tren.

Aksi

  • Bias tetap turun sampai close > Boll middle 157.35 dan > VWMA 152.38, idealnya close > 50SMA 170.46.
  • Entry spekulatif hanya jika close > 157 dengan volume > 10 juta (bandingkan: 10-23 volume hanya 1.2 juta saat close 154 = volume tipis, rawan trap).
  • Invalidasi rebound jika close < 145 (low 10-28) lalu < 132.71 (boll_lb).
  • Stop 2×ATR ~19.6 poin di bawah entry, atau fixed di bawah 141 (low 10-20).
  • Ukuran posisi kecil. Likuiditas rendah (value Rp623 juta/hari), ATR 6.5%, riwayat gap-down besar.
  • Trader tanpa posisi: tunggu. Tidak ada setup momentum, tidak ada konfirmasi volume.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Aspek Data Baca
Close 28 Okt 151 (H154 L145) Rebound melemah
10EMA 151.14 Bertahan pass DMA cepat
50SMA 170.46 Harga jauh di bawah
200SMA 177.72 Death cross aktif
RSI 42.91 Netral-lemah, bukan oversold
Boll middle/UB/LB 157.35 / 181.99 / 132.71 Di bawah middle
VWMA 152.38 Close < VWMA = distribusi
ATR 9.79 (6.5% harga) Volatilitas tinggi
Foreign net 28 Okt -26,800 lembar Nol-ish
Net buyer YP Mirae +553.9 juta @150 Akumulasi lokal
Net seller SQ BCA -512.3 juta @150 Distribusi ritel/platform
Pola Lokal beli vs lokal jual Bukan pola asing akumulasi
Volume rebound 10-23 1.20 juta Tipis, rawan trap
Level kunci atas 152.4 / 157.35 / 170.46 Butuh close di atas
Level kunci bawah 145 / 141 / 132.71 Invalidasi bertahap
Rekomendasi Tunggu konfirmasi >157 + volume Hold/sell, bukan coyol beli

Analisa fundamental

941 kata

Laporan Fundamental IMJS.JK — PT Indomobil Multi Jasa Tbk

Catatan metodologi penting: Data laporan keuangan lengkap (neraca, arus kas, laba rugi historis) tidak dapat diambil. Tool get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement mengembalikan error/indeks file terpotong — tidak ada angka yang bisa diekstrak. Hanya get_fundamentals yang memberi data usable (snapshot Q2 2026 + quote). Semua analisis di bawah dibatasi data tersebut. Jangan anggap laporan ini lengkap.

1. Profil & Identitas

  • Nama: PT Indomobil Multi Jasa Tbk
  • Ticker: IMJS.JK (IDX, suffix .JK)
  • Sektor: Industrials / Conglomerates
  • Saham beredar: 10.849.262.500 lembar
  • Market cap: Rp 1.638.238.637.500 (~Rp 1,64 T)
  • Harga: Rp 151 (28-10-2026), +1 (+0,67%)
  • VWAP: 150,12 | Frekuensi: 135 | Lot: 41.498 | Nilai: Rp 622.970.900
  • Turnover ratio: 0,000382 — sangat tipis, likuiditas lemah

2. Q2 2026 (periode dilaporkan, kemungkinan kumulatif 1H 2026)

Pos Nilai (Rp)
Penjualan 1.668.718.000.000
Beban pokok (1.021.893.000.000)
Laba bruto 646.825.000.000 → margin 38,8%
Beban penjualan (49.679.000.000)
Beban umum & adm (344.602.000.000)
Pendapatan keuangan 11.990.000.000
Beban bunga & keuangan (222.860.000.000)
Bagian laba asosiasi (ekuitas) 9.344.000.000
Pendapatan lainnya 85.213.000.000
Beban lainnya (16.129.000.000)
Laba sebelum pajak 120.102.000.000
Beban pajak (50.272.000.000) → ETR 41,9%
Laba bersih 69.830.000.000
Attribusi induk 96.421.000.000
Attribusi non-pengendali (26.591.000.000)
Laba komprehensif 265.120.000.000
OCI 195.290.000.000

Poin kritis:

  • Beban bunga Rp 222,86 M ≈ 185% laba operasi sebelum bunga. Sengaja: model bisnis sewa/pembiayaan aset berat utang. NIM tipis.
  • Margin bruto 38,8% sehat, tapi beban usaha (24,7% dari penjualan) + bunga habiskan hampir semua.
  • Net margin hanya 4,2% (laba induk 5,8%).
  • OCI +Rp 195,3 M (base: revaluasi aset/translasi) — laba komprehensif 3,8x laba bersih. Bukan kas.
  • Non-pengendali negatif (Rp -26,6 M) — anak usaha joint venture rugi. Laba induk > laba total.
  • EPS indikatif 1H: Rp 96,4 M / 10,849 M lembar ≈ Rp 8,9/lembar. P/E annualized kasar ≈ 8,5x di harga 151. P/B tidak bisa dihitung — neraca tidak tersedia.

3. Risiko Struktural

  1. Leverage: beban bunga setinggi itu mengindikasikan utang besar. Neraca tidak tersedia — tidak bisa verifikasi DER, utang jatuh tempo, covenant. Trader harus cek laporan resmi.
  2. Cycle-sensitive: revaluasi aset / kurs (OCI besar) = sensitif kurs USD/IDR. Rupiah lemah = OCI naik tapi bunga utang valas juga naik.
  3. Likuiditas: volume harian ~Rp 623 juta, turnover 0,038% — posisi jual besar susah keluar. Slippage tinggi.
  4. Pajak efektif 41,9% — ada beban pajak non-deductible atau koreksi fiskal besar. Residual income turun.

4. Insider Transactions

  • 2026-07-27 & 07-29: INDOMOBIL SUKSES BUY bertahap, total +~9,98 M lembar (grand total naik ke 9.978.217.076).
  • 2026-09-01: TRANSFER internal — bukan jual/beli pasar. Pola 3 langkah (keluar 9,72 M, masuk 9,85 M, lalu -135,6 M). Likely restrukturisasi kepemilikan antar-entitas grup, bukan insiders selling bearish signal.
  • 2025-12: RIGHT_ISSUE + BUY bertahap — Indomobil Sukses naik dari ~7,96 M ke 9,98 M lembar via rights issue. Dilusi bagi pemegang saham minoritas yang tidak ikut.
  • 2023-05: lonjakan besar +7,75 M lembar — restructuring lama.
  • Pembacaan: pemegang saham pengendali terus menambah/pertahankan >90% kepemilikan. Free float tipis = sumber utama likuiditas rendah.

5. Seasonality

Tidak ada data seasonality. Tidak bisa analisis pola bulanan.

6. Kesimpulan & Aksi

  • Fundamental: netral-cenderung lemah. Margin kotor baik, tapi struktur bunga memakan laba; net margin 4,2%; laba non-pengendali rugi; laba komprehensif berkualitas rendah (OCI, bukan kas).
  • Tidak ada katalis fundamental baru minggu ini. Harga +0,67% pada volume tipis — bukan sinyal.
  • Keputusan bisa dibuat hanya dengan verifikasi neraca & arus kas dari laporan resmi IDX (laporan keuangan 1H 2026). Tanpa itu, jangan posisi besar.
  • Untuk trader: likuiditas buruk, spread lebar, hindari entry agresif. Untuk investor: tunggu konfirmasi arus kas operasi & jadwal jatuh tempo utang.
Kategori Metrik / Fakta Nilai Interpretasi
Identitas Ticker IMJS.JK IDX, Industrials/Conglomerates
Harga Last Rp 151 (+0,67%) VWAP 150,12, volume tipis
Kapitalisasi Market cap Rp 1,64 T 10.849 M lembar
Likuiditas Turnover 0,0382% Sangat rendah, slippage tinggi
Revenue Q2 2026 Rp 1.668,7 M —
Margin bruto Q2 2026 38,8% Sehat
Beban bunga Q2 2026 Rp 222,9 M 185% laba operasi — risiko leverage
Laba bersih Q2 2026 Rp 69,8 M Net margin 4,2%
Laba induk Q2 2026 Rp 96,4 M EPS 1H ≈ Rp 8,9
Non-pengendali Q2 2026 -Rp 26,6 M JV/anak usaha rugi
OCI Q2 2026 +Rp 195,3 M Laba komprehensif 3,8x net — kualitas laba rendah
Pajak efektif Q2 2026 41,9% Tinggi
P/E Annualized kasar ~8,5x Murah tapi tanpa data neraca
Neraca / Arus kas Ketersediaan Tidak tersedia Tool gagal — verifikasi manual
Insider Indomobil Sukses 2026-07 Beli +9,98 M lembar Pengendali menambah
Insider 2026-09-01 Transfer internal Bukan jual pasar — netral
Dilusi Rights issue Des 2025 Pengendali naik ke 9,98 M lembar Minoritas terdilusi
Seasonality Data Tidak ada Tidak bisa analisis pola

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

409 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan: semua sumber data kosong

Tiga sumber sentimen tidak berisi data apa pun untuk IMJS.JK (PT Indomobil Multi Jasa Tbk, Industrials / Conglomerates, bursa JKT) pada periode 2026-10-21 s/d 2026-10-28.

1. News (Yahoo Finance, 7 hari terakhir) DATA_UNAVAILABLE — tidak ada vendor yang bisa menyajikan get_news; Yahoo Finance tidak punya artikel bertag IMJS.JK. Ini bukan sinyal bearish. Ini murni ketiadaan data, bukan penilaian terhadap emiten. Tidak ada estimasi atau nilai rekaan yang dipakai.

2. StockTwits <stocktwits unavailable: HTTPError> — tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio. Tidak bisa menghitung base rate. Tidak ada satu pun posting retail untuk dibaca.

3. Reddit Tidak ada kueri diskusi Reddit untuk IMJS.JK. Tidak ada subreddit yang diamati, jadi tidak bisa dikatakan "subreddit X sepi" — memang tidak ada feed yang diambil.

Divergensi antar-sumber

Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber aktif. Nol sumber aktif.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Tidak ada kata kunci berulang, tidak ada katalis, tidak ada risiko yang teridentifikasi dari ketiga feed.

Katalis dan risiko

Tidak teridentifikasi dari data. Trader harus mencari sendiri: jadwal rilis laporan keuangan, pengumuman dividen, perkembangan bisnis pembiayaan/otomotif grup Indomobil, dan sentimen makro Indonesia. Semua itu di luar cakupan evidence yang tersedia di prompt ini.

Tabel sinyal

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak tersedia Yahoo Finance news DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag IMJS.JK
Tidak tersedia StockTwits HTTPError — nol pesan, nol tag sentimen
Tidak tersedia Reddit Tidak ada kueri diskusi dijalankan
Tidak ada divergensi Lintas sumber Butuh >=2 sumber aktif; tersedia 0
Tidak ada tema Lintas sumber Nol teks untuk dianalisis

Batasan data (eksplisit)

  • Ukuran sampel: 0 untuk semua sumber.
  • Tidak ada sinyal leading (retail) maupun institutional framing (news).
  • Skor 5 = posisi netral murni karena ketiadaan input, bukan hasil pembobotan. Jangan dibaca sebagai "pasar setuju".
  • Confidence low karena tidak ada satu pun observasi.

Implikasi untuk trader

Sentimen tidak memberi informasi apa pun tentang IMJS.JK minggu ini. Bobotkan sepenuhnya pada fundamental dan teknikal. Jangan ambil posisi berdasarkan laporan ini. Jika butuh sentimen, perlu sumber alternatif (IDX disclosure, media lokal berbahasa Indonesia, laporan sekuritas) yang tidak tersedia di sini.

Catatan: sentimen historis tidak prediktif; laporan ini hanya input yang perlu ditimbang, bukan panggilan harga.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

601 kata

Laporan Riset Berita & Makro — IMJS.JK

Periode: 21–28 Okt 2026 | Ticker: IMJS.JK (PT Indomobil Multi Jasa Tbk, Industrials/Conglomerates, JKT)

1. Berita spesifik IMJS.JK — TIDAK TERSEDIA

Vendor berita tidak menyajikan artikel untuk IMJS.JK. Tidak ada estimasi/tebakan. Trader harus andalkan analisis makro + sektor di bawah.

2. Makro AS (data langsung: GAGAL)

get_macro_indicators gagal — FRED_API_KEY belum diset. Tidak ada angka CPI, fed funds, 10Y, unemployment. Angka makro harus diambil manual sebelum eksekusi.

3. Sinyal suku bunga (prediction market)

  • Pemotongan Fed Des 2026: 3% (vol $428k) — pasar hampir yakin TIDAK ada potong tahun ini.
  • Pemotongan Okt 2026: 0,05% — tidak relevan.
  • Pemotongan Jan 2027: 10% (naik +5,2pp minggu ini).
  • Pemotongan Jul 2027: 46% (turun -6,0pp).

Implikasi: regulasi ketat lebih lama. Risiko kreditur leveraged naik. IMJS punya bisnis multi-finance (Indomobil Finance) + sewa/transportasi — sensitif suku bunga tinggi & cost of funds. Tekanan margin bunga bersih.

4. Risiko resesi AS

  • Resesi AS akhir 2026: 8% (vol $2,4 jt — pasar dalam). Rendah.
  • UK 5%, Jepang 8% (+4,5pp minggu ini).

Implikasi: skenario dasar global = soft landing. Risiko utama IMJS bukan makro global, tapi domestik.

5. Berita Indonesia (dari prediction market)

  • MSCI turunkan Indonesia ke Frontier Market sebelum 30 Nov 2026: 12% (turun -7,5pp minggu ini). Ini faktor likuiditas terbesar untuk saham small/mid cap JKT. Jika terjadi → outflow pasif, spread lebar, valuasi tertekan. Probabilitas turun = sinyal positif jangka pendek.
  • Prabowo berhenti jadi Presiden s.d. akhir 2026: 6% (stabil), s.d. Jun 2027: 10%. Risiko politik rendah.
  • Normalsasi Indonesia–Israel s.d. akhir 2026: 2%.

6. Berita global dominan — dinilai TIDAK relevan

Feed global didominasi IBM (paket AI, quantum, tokenisasi saham OKX-ICE). Semua ini IBM (US), bukan IMJS — jangan tertukar. Tidak ada artikel sektor otomotif Indonesia, rupiah, atau kredit konsumen JKT dalam feed. Feed berita vendor = tidak berguna untuk IMJS.

7. Pasar JKT

get_market_breadth → pasar tutup, "Market belum buka", buka berikutnya Kamis 09:00 WIB. Gainers/losers kosong. Tidak ada data breadth.

8. Kesimpulan trading

  • Basis bukti tipis. Berita emissor = nol. Makro FRED = nol.
  • Sinyal yang bisa dipakai: Fed tidak potong 2026 (3%) → suku bunga tinggi bertahan → beban bunga IMJS tinggi. MSCI downgrade 12% → risiko likuiditas, tapi tren turun seminggu ini = positif.
  • Arah netral/hati-hati. Butuh: berita emissor IMJS (laporan keuangan, rights issue, dividen, utang), data FRED, dan breadth JKT saat buka Kamis sebelum masuk posisi.
  • Jangan ambil posisi besar berdasarkan laporan ini saja — cakupan data terlalu rendah.
Item Data Arah untuk IMJS.JK Keyakinan
Berita IMJS.JK Tidak tersedia (vendor kosong) Netral — no catalyst known N/A
Makro FRED (CPI, FFR, 10Y) Gagal (FRED_API_KEY absen) Tidak diketahui N/A
Fed potong Des 2026 3% Yes Negatif — cost of funds tinggi Tinggi
Fed potong Jul 2027 46% (-6,0pp) Negatif — ekspektasi longgar menjauh Sedang
Resesi AS 2026 8% Netral-positif (soft landing) Tinggi
MSCI Indonesia → Frontier (30 Nov) 12% (-7,5pp) Risiko likuiditas; tren membaik Sedang
Risiko politik RI (Prabowo) 6% s.d. akhir 2026 Netral Tinggi
Feed berita global Dominasi IBM (US) Tidak relevan — waspada salah ticker Tinggi
Breadth JKT Pasar tutup, buka Kamis 09:00 WIB Tidak ada sinyal N/A

Rating: Hold (netral, keyakinan rendah; tunggu data emissor + FRED)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD