HMSP · analisa Selasa, 27 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Hold
Net broker seluruhnya - rupiah. Kapitalisasi -.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Rating: Hold
Executive Summary
Saya menetapkan Hold pada HMSP.JK di Rp675, dengan isi yang mengikuti kerangka trader dan menolak versi Aggressive. Posisi yang sudah ada dipertahankan pada bobot sekarang; posisi baru tidak dibuka di Rp675; eksposur dibatasi ~75% dari alokasi standar sampai salah satu trigger terpenuhi (close harian > 680 dengan volume > 30 juta, atau pullback ke 643–650 selama 570 bertahan), lalu tambahan maksimal 25% dari posisi awal dengan risiko per posisi ≤1% ekuitas. Ini bukan Hold karena seri — keunggulan argumen ada di sisi hati-hati — tetapi Hold karena tidak ada sisi yang menang cukup telak untuk mengubah arah pada harga sekarang, sementara kerangka trigger sudah memberi jalur eksekusi yang jelas ke dua arah.
Investment Thesis
Saya menimbang debat ini isi-per-isi, bukan berdasarkan urutan bicara atau tingkat keyakinan retorik.
Yang menang dari Conservative:
Yang menang dari Aggressive / melawan Conservative:
Celah yang tidak berhasil dijawab siapa pun:
Mengapa Hold, bukan Overweight atau Underweight: sisi bear menang pada lokasi dan timing (resistance terbesar, overextension, margin operasi menyempit, data flow buta), dan itu langsung menentukan bahwa kita tidak menambah di 675. Sisi bull menang pada kualitas neraca (kas bersih, FCF, utang hampir nol), dan itu langsung menentukan bahwa kita tidak keluar. Kedua keunggulan itu nyata, terukur, dan saling menyeimbangkan pada harga 675 — bukan karena saya menghindari arah. Yang membuat saya bergerak ke Hold-versus-Overweight adalah trigger: setiap pemicu naik (A/B/C) memerlukan konfirmasi yang belum ada di data.
Ukuran keyakinan: Hold ini moderat-rendah. Jika salah satu trigger terpenuhi, saya naik bertahap; jika structural break terjadi, saya turun bertahap. Tidak ada jalan langsung ke Buy tanpa Q3 2026 atau konfirmasi breakout ber-volume.
Yang akan mengubah keputusan:
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Action: Hold
Reasoning: Rencana riset (Hold) konsisten dengan struktur harga HMSP.JK per 27 Okt 2026, dan saya menyetujuinya dengan satu penegasan: pada Rp675 ini adalah trade yang belum boleh dibayar di depan.
Konfluensi bearish sangat konkret: close 675 tepat menempel 50 SMA 676,10 (dan sedikit di bawahnya), masih di bawah 200 SMA 700,25, dengan 50 SMA < 200 SMA (death cross masih berlaku). Harga juga menembus Bollinger upper 670,86 — overextension ±6,8% di atas mid 631,75. Sinyal bullish yang ada nyata tapi belum tervalidasi: MACD crossover terkonfirmasi (histogram +7,41, empat hari positif) namun MACD masih di bawah nol (−4,02), dan RSI 58 tidak divergen terhadap harga (low 590 pada 19 Okt sejalan dengan low harga, bukan divergensi bullish). Failed breakdown di 570 belum diretest, dan data bandarmologi tidak tersedia sehingga komposisi pembeli volume 51,8 juta (≈3,5x normal) tidak dapat dipastikan — kualitas breakout tidak bisa diverifikasi.
Risk/reward entry sekarang memang lemah: stop close < 655 memberi risiko ≈20 poin (≈3%) untuk target 700 (≈25 poin), hanya ≈1:1,2 — dan 700 adalah mulut zona distribusi 15 Sep (close 720 → 660, volume 133,9 juta ≈10x normal). Tidak rasional mengejar harga di resistance terbesar data dengan imbalan sekecil itu.
Sisi fundamental memperkuat Hold, bukan Sell: neraca bersih kas dan FCF kuat memberi lantai, tetapi margin operasi menyempit (9,2% → 8,8%) di kuartal volume tertinggi dan rasio valuasi tidak dapat dihitung valid — tidak cukup untuk Buy. Karena tidak ada bukti breakdown struktural (close masih jauh di atas 590/570) dan tidak ada konfirmasi breakout ber-volume di atas 680, Hold — bukan Buy, bukan Sell — adalah sikap yang tepat. Untuk posisi yang sudah ada: pertahankan, jangan tambah di 675; untuk yang flat: jangan buka posisi baru sekarang, tunggu salah satu trigger. Yang tidak tersedia dan tidak saya isi dengan asumsi: data broker/bandarmologi, angka Q3 2026, rasio valuasi valid, dan keputusan CHT 2027.
Trigger tambah eksposur (dipilih mana yang lebih dulu): (A) close harian > 680 dengan volume > 30 juta (konfirmasi breakout di atas 50 SMA) — tambah sebagian; atau (B) pullback ke 643–650 selama 570 bertahan — entry dengan risk/reward lebih baik. Trigger keluar: close harian < 590 kurangi signifikan; close < 570 keluar sebagian besar posisi.
Entry Price: not provided
Stop Loss: 655.0
Position Sizing: Pertahankan bobot yang ada tanpa penambahan; jangan buka posisi baru di Rp675. Batasi eksposur maksimum ~75% dari alokasi standar sampai salah satu trigger (close > 680 dengan volume > 30 juta, atau pullback 643–650) terpenuhi, lalu tambah maksimal 25% dari posisi awal. Risiko per posisi ≤1% ekuitas; dengan ATR 26,32 dan stop di 655 (≈20 poin dari 675, atau 1,5 ATR ≈ 39 poin bila memakai stop 636), unit yang dibeli harus disesuaikan agar total risiko terjaga — volatilitas saat ini dua kali level awal Oktober. Pemicu keluar struktural di 590 dan 570.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Recommendation: Hold
Rationale:
Pertarungan ini lebih dekat dari kesan pertama kedua pihak, dan justru karena itu Hold adalah pilihan yang jujur — bukan karena saya menghindari arah, tapi karena setelah menimbang, tidak ada sisi yang menang secara meyakinkan pada harga 675.
Mari saya tetapkan siapa yang memenangkan argumen kunci:
Bull menang di neraca. Bear tidak pernah membantah ini — dan tidak bisa. Kas bersih ~Rp6,3 T, utang 1,2% ekuitas, FCF Rp6,65 T, current ratio 1,65x. Ini fakta keras. Tapi kemenangan ini tidak relevan untuk keputusan beli, persis seperti kata bear: perusahaan sehat ≠ saham yang naik. Bull tidak pernah membangun jembatan dari neraca ke harga. Itu celah nyata.
Bear menang di margin operasi. Ini serangan paling tajam sepanjang debat, dan bull tidak punya jawaban. Bull merayakan margin kotor 19,2% dan +7,7% QoQ, tapi bear menunjukkan di kuartal yang sama margin operasi menyempit 9,2% → 8,8%, margin bersih 7,6% → 7,3%, SG&A +20,7%, selling & marketing +26,9%. Bull menyebut iklan itu "berbayar" — tapi iklan yang berbayar tidak menghasilkan margin operasi yang menyempit di kuartal volume tertinggi. Bull gagal menjawab tabel ini secara spesifik. Itu tidak bisa diabaikan.
Bull menang di persediaan/piutang. Bear memberikan kredit sendiri: piutang turun, jadi channel stuffing tidak terkonfirmasi. Bull benar di sini. Tapi bear menambah fakta yang tidak dibantah bull: cadangan kerugian piutang naik 4,5x (Rp131 M → Rp595 M). Piutang turun tapi kualitasnya memburuk — itu nuansa yang harus dihargai, dan bull diam soal ini.
Bear menang di soal valuasi. Bull mengklaim "valuasi salah harga" tapi laporan fundamentalnya sendiri mengakui P/E, P/B, dan dividend yield tidak bisa dihitung akurat. Tesis valuasi tanpa satu rasio valuasi adalah kontradiksi internal. Bear benar menyerang ini.
Teknikal: nyaris seri, sedikit ke bear. Bull benar soal momentum membaik (RSI recovery, MACD crossover, VWMA di bawah harga, failed breakdown 570). Tapi harga close 675 di bawah 50 SMA (676) dan 200 SMA (700), 50 SMA < 200 SMA, close di atas Bollinger upper (670,86) = overextension statistik, dan target bull sendiri (700–720) tepat berada di zona distribusi 15 Sep dengan volume 133,9 juta (~10x normal). Menargetkan masuk ke mulut zona suplai terbesar sepanjang data bukan rencana berisiko rendah. Dan bull mengklaim "tidak ada info broker = bullish" — itu memang rasionalisasi, seperti kata bear.
Makro: bear menang tipis. "Tidak ada berita buruk minggu ini" bukan bukti keamanan; CHT 2027 masih menggantung dan itu variabel terbesar laba HMSP. Bull juga mencampur inelastisitas konsumsi dengan sensitivitas harga saham terhadap suku bunga — bear benar membedakan keduanya.
Mengapa bukan Buy, bukan Sell:
Bukan Buy karena tesis bull bertumpu pada (a) neraca yang tidak membuktikan arah harga, (b) margin kotor yang tidak lolos ke laba bersih, dan (c) momentum teknikal yang dibeli tepat di resistance terbesar tanpa konfirmasi retest 570. Bull sendiri mengakui konfirmasi failed breakdown "pra-matang" — dan pengakuannya itu lebih berat daripada retorikanya.
Bukan Sell/Underweight karena tesis bear juga punya kelemahan: bear tidak pernah menawarkan bukti bahwa tren volume negatif berlanjut ke 2027, bear mengakui laba H1 2026 membaik, dan larangan "jangan tambah di 675" lebih tepat diterjemahkan sebagai jangan chase daripada keluar. Neraca kas bersih adalah lantai nyata, bukan ilusi.
Bukti yang benar-benar hilang dan tidak bisa saya isi dari debat ini: rasio valuasi yang valid, data bandarmologi/broker, angka Q3 2026, dan keputusan CHT 2027. Selama empat ketidaktahuan itu ada, keyakinan arah tidak layak untuk Buy.
Kesimpulan: Hold. Bukan karena seri, tapi karena bobot argumen bear tentang lokasi dan timing mengimbangi keunggulan bull tentang kualitas neraca dan operasi.
Strategic Actions:
Sized terhadap alokasi standar (asumsi alokasi normal = 100% unit untuk saham ini dalam portofolio):
Pertahankan posisi yang ada pada bobot saat ini. Jangan menambah di 675 — baik bull maupun bear sepakat pada satu hal ini secara implisit: bear eksplisit "jangan tambah di 675," dan bull sendiri merekomendasikan akumulasi bertahap, bukan beli penuh. Titik temu ini adalah instruksi yang bisa dieksekusi.
Tetapkan tiga pemicu tambah eksposur (naik ke Overweight), dieksekusi hanya jika salah satu terpenuhi:
Tetapkan pemicu keluar (turun ke Underweight/Sell):
Jangan menganggap dividen sebagai alasan menambah. Payout 2025 99–121% dibayar dari tahun pajak terdistorsi. Sampai payout 2026 terkonfirmasi, dividen bukan margin of safety — itu risiko pemangkasan yang belum teruji.
Ukuran risiko maksimum: batasi total eksposur HMSP pada ~75% dari alokasi standar sampai minimal satu dari Trigger A/B/C terpenuhi. Jangan melebihi alokasi standar penuh sampai Q3 2026 dikonfirmasi.
Dokumentasikan yang tidak kita ketahui: rasio valuasi, data broker, Q3 2026, dan CHT 2027. Jika data ini tetap tidak tersedia dalam 4–6 minggu ke depan, pertahankan Hold tanpa penambahan — jangan mengisi kekosongan dengan narasi.
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Tanggal analisis: 27 Oktober 2026 · Harga acuan: Rp675 (close 27 Okt 2026)
Sebelum masuk ke analisis, perlu transparansi soal data, karena ini memengaruhi tingkat keyakinan kesimpulan:
get_verified_market_snapshot mengembalikan NO_DATA_AVAILABLE untuk HMSP per 2026-10-27. Sesuai instruksi, saya tidak memverifikasi ulang OHLCV lewat vendor itu. Semua angka OHLCV di laporan ini bersumber dari get_stock_data (bar harian 1 Apr–27 Okt 2026, 140 baris). Indikator dihitung dari seri yang sama dan konsisten dengan baris terakhir (close 675 pada 27 Okt).get_broker_summary mengembalikan BROKER_SUMMARY_EMPTY, get_accumulation_history kosong, dan get_order_flow_detail untuk 27 Okt tidak mengembalikan tick. get_market_breadth dan get_vendor_verdict gagal karena kuota harian habis (429). Saya tidak mengisi kekosongan ini dengan spekulasi broker. Kesimpulan soal siapa akumulasi/distribusi tidak bisa ditarik; yang bisa dibaca hanya jejak volume harga.Konteks pasar HMSP saat ini: tren menengah-turun pasca-gap-down besar 15 Sep 2026, menyentuh oversold ekstrem awal Oktober, lalu rebound kuat dengan volatilitas dan volume yang melonjak. Ini bukan pasar trending mulus, melainkan fase transisi (bottoming attempt) di bawah resistensi struktur. Indikator yang dipilih:
| # | Indikator | Nilai 27 Okt 2026 | Alasan dipilih |
|---|---|---|---|
| 1 | close_10_ema | 643,87 | Menangkap momentum rebound jangka pendek secara responsif |
| 2 | close_50_sma | 676,10 | Pivot tren menengah; sekaligus resistance dekat (≈675–676) |
| 3 | close_200_sma | 700,25 | Benchmark tren jangka panjang; titik konfirmasi (bull/bear) |
| 4 | MACD (12,26) | −4,02 | Momentum sedang berbalik; cross-up vs signal penting |
| 5 | MACD Signal | −11,43 | Konfirmasi crossover; MACD sudah di atas signal |
| 6 | MACD Histogram | +7,41 | Mengukur kekuatan & percepatan momentum bullish (4 hari positif beruntun) |
| 7 | RSI (14) | 58,37 | Mengukur kejenuhan; dari 18,5 (1 Okt) ke 58,4 — pemulihan ekstrem |
| 8 | Bollinger (20, ±2σ) + ATR | Mid 631,75 · UB 670,86 · LB 592,64 · ATR 26,32 | Mid sebagai acuan mean-reversion; band mengukur pelebaran volatilitas; ATR untuk sizing & stop |
| 9 | VWMA (20) | 629,04 | Konfirmasi bahwa harga di atas rata-rata berbobot volume — dibeli dengan volume, bukan hanya drift |
(Bollinger middle, upper, lower dan ATR saya gabung sebagai satu modul volatilitas agar tidak redundan; VWMA dipakai sebagai filter volume tunggal, menggantikan kebutuhan OBV/volume-profile.)
Fase April–Mei 2026 (konsolidasi sideways di 660–720): harga bergerak di kisaran sempit; titik tertinggi intraday di fase ini 724,87 (8 Mei), terendah 650,998 (24 Apr). Tidak ada tren jelas, volume moderat.
Fase Juni 2026 (koreksi tajam): bertepatan dengan dividen 56,3 (tanggal 29 Mei 2026) — sebagian penurunan 29 Mei→8 Juni (candle close 600, dari 695) adalah efek eks-dividen plus jual. Low fase ini 580 (9 Juni), close terendah 595 (11 Juni).
Fase Juli–pertengahan Agustus (rally pemulihan): dari 660 (3 Juli) ke puncak intraday 790 (7 Agustus, close 780) — kenaikan ≈+18% dalam ±5 minggu. Pasca itu harga kehilangan tenor, bergerak sideways 730–750 hingga akhir September.
Gap-down besar 15 September 2026 — titik pembalik: sebelumnya close 720 (14 Sep); pada 15 Sep harga dibuka 730 tetapi anjlok ke low 655 dan ditutup 660, dengan volume 133.967.500 lembar (≈10x rata-rata normal ~12–20 juta). Ini candle distribusi klasik (gap fill gagal + volume masif). Harga kemudian terus melemah ke 605 (1 Okt) — close terendah sejak fase Juni.
Pembalikan Oktober:
Jadi, low Oktober 570 menguji (dan sedikit menembus) low panik Juni 580, lalu gagal menembus lebih dalam — pola failed breakdown yang secara teknis suportif, tetapi belum tervalidasi sebagai support sampai ada retest. Saya tidak mengklaim "support valid" tanpa retest.
MACD: MACD line −4,02 vs signal −11,43 → histogram +7,41. Histogram sudah positif sejak 8 Okt (0,63) dan terus melebar (22 Okt 5,44; 26 Okt 5,62; 27 Okt 7,41). Ini crossover bullish yang sudah terkonfirmasi dan momentum sedang mengakselerasi. Namun perlu jujur: MACD masih di bawah nol (−4,02), artinya ini pemulihan momentum dalam kerangka tren turun — bukan tren naik yang mapan. MACD diproyeksikan menyentuh garis nol sekitar 1–2 sesi jika momentum berlanjut; penembusan nol akan menjadi konfirmasi tambahan.
RSI: 58,37. Perjalanan RSI: 18,47 (1 Okt) → 26,98 (19 Okt) → 43,37 (20 Okt) → 58,37 (27 Okt). Ada dua pekan RSI di bawah 30 (awal Oktober), mencerminkan kondisi oversold yang berkepanjangan. Pemulihan cepat ke 58 — masih di bawah 70 (tidak overbought) — memberi ruang upside tanpa kejenuhan. Catatan divergensi: RSI 19 Okt membentuk level lebih rendah dari level awal Oktober, sejalan dengan low harga 590 vs 605 — belum ada divergensi bullish RSI yang jelas terhadap harga; pelemahan ini konsisten, bukan divergen.
| Rata-rata | Nilai | Posisi harga (675) | Implikasi |
|---|---|---|---|
| 10 EMA | 643,87 | Harga +4,8% di atasnya | Momentum jangka pendek bullish |
| 50 SMA | 676,10 | Harga −0,16% di bawahnya | Baru saja menyentuh resistance menengah |
| 200 SMA | 700,25 | Harga −3,6% di bawahnya | Tren jangka panjang masih turun |
| VWMA (20) | 629,04 | Harga +7,3% di atasnya | Rally didukung volume (bukan semata drift) |
| Bollinger Mid | 631,75 | Harga +6,8% di atasnya | Di atas mean-reversion zone |
Struktur: 10 EMA (643,9) < harga (675) < 50 SMA (676,1) < 200 SMA (700,25). Ini bukan setup golden cross — sebaliknya, 50 SMA sudah berada di bawah 200 SMA, artinya death cross sudah terjadi lebih dulu, dan konfirmasi di data yang ada (50 SMA baru turun dari 700+ ke 676 dalam sebulan; 200 SMA relatif datar di ~700). Kesimpulan: bull jangka pendek dalam kerangka bear jangka menengah-panjang.
Sinyal volume yang penting: VWMA (629) berada di bawah 10 EMA (644) dan jauh di bawah harga. Ini artinya rata-rata transaksi pada 20 hari terakhir berada di 629 — pembeli terakhir rata-rata masih floating di 629, bukan di 675. Dengan kata lain, sebagian besar posisi 20 hari terakhir sudah untung — daerah 629–644 menjadi zona "profit-taking" alami jika harga melemah. Volume 51,8 juta pada 27 Okt (vs rata-rata ~15 juta) dengan close di high menunjukkan pembelian agresif, tapi apakah itu akumulasi institusional atau short-covering/momentum retail tidak bisa dipastikan tanpa data broker.
A. Skenario bullish (probabilitas menurut data saat ini — lebih besar dari skenario B, tapi tipis):
B. Skenario netral / mean-reversion (probabilitas material, terutama mengingat close di UB):
C. Skenario bearish (breakdown):
Trading plan ringkas untuk Rp675:
get_stock_data. Candle 27 Okt (open 640, high 675, low 640) tanpa volume intraday detail — bisa jadi ada opening auction besar; volume 51,8 jt untuk candle ber-range 35 poin agak tipis dari sisi price-impact, yang sedikit meredam keyakinan breakout.HMSP.JK sedang dalam fase rebound teknis dari oversold ekstrem (RSI 18 → 58) dengan momentum yang membaik (MACD histogram naik 4 hari) dan harga mendekati resistance penting: 50 SMA di 676, tepat di harga 675. Struktur lebih besar tetap bearish (harga < 200 SMA 700, 50 SMA < 200 SMA), sehingga ini adalah trade jangka pendek untuk pemulihan, bukan pembalikan tren konfirmasi. Volatilitas tinggi (ATR 26,3) menuntut stop yang lebih lebar dan posisi lebih kecil. Ketiadaan data bandarmologi dan data definitif intraday adalah keterbatasan material untuk menyimpulkan siapa yang membeli pasca-570.
| Kategori | Metrik | Nilai 27 Okt 2026 | Interpretasi |
|---|---|---|---|
| Harga | Close | 675 (+5,5% vs 640 pada 26 Okt) | Close di high harian, momentum kuat dalam satu sesi |
| Tren jangka pendek | 10 EMA | 643,87 | Bullish; harga +4,8% di atas |
| Tren menengah | 50 SMA | 676,10 | Resistance dekat tempat harga baru menyentuh |
| Tren panjang | 200 SMA | 700,25 | Bearish; harga di bawah — target konfirmasi bull |
| Pola MA | Golden/Death cross | 50 SMA < 200 SMA | Death cross masih berlaku |
| Momentum | MACD / Signal / Histogram | −4,02 / −11,43 / +7,41 | Crossover bullish terkonfirmasi, tapi MACD masih < 0 |
| Momentum | RSI (14) | 58,37 | Netral-bullish, ruang ke 70 tanpa overbought |
| Oversold ekstrem | RSI di awal Okt | 18,47 (1 Okt), 26,98 (19 Okt) | Basis rebound sudah terbentuk |
| Volatilitas | Bollinger Mid / UB / LB | 631,75 / 670,86 / 592,64 | Lebar ±6,2%; harga di atas UB → overextension |
| Volatilitas | ATR (14) | 26,32 (≈3,9%) | Stop 1,5× = ±39; 2× = ±53 |
| Volume | VWMA (20) | 629,04 | Rally didukung volume; pembeli terakhir avg 629 |
| Volume | Volume 27 Okt / normal | 51,8 jt / ~15 jt | Ekspansi ~3,5x; konfirmasi tapi tanpa bandarmologi |
| Struktur | Low kunci | 580 (9 Jun), 570 (19 Okt), 590 close 19 Okt | 570 uji gagal breakdown; belum retest |
| Struktur | Zona gap/distribusi | 15 Sep: close 720 → 660, vol 133,9 jt | Resistance struktural utama; gap 14–15 Sep di 720 |
| Bandarmologi | Broker net buy/sell | Data tidak tersedia (kosong / kuota) | Tidak dapat disimpulkan; tidak diestimasi |
| Skenario Bull | Trigger / Target | Close > 680 volume > 30 jt / 700 → 710–720 | Risiko pada close < 655 |
| Skenario Bear | Trigger / Target | Close < 590, break 570 / 520–540 | Stop ketat untuk posisi baru |
| Manajemen risiko | Sizing | Risiko ≤1% ekuitas, stop 1,5–2 ATR | Volatilitas dua kali level awal Okt |
Rating: Hold (accumulate on confirmation — buy only on close > 680 with volume, or on pullback to 643–650; avoid chasing at 675)
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Tanggal analisis: 27 Oktober 2026 | Sumber data: IDX Edge PRO (fundamentals, laporan keuangan kuartalan & tahunan, transaksi insider, seasonality)
HMSP.JK adalah PT Hanjaya Mandala Sampoera Tbk, salah satu pemain terbesar dalam industri rokok (rokok kretek) Indonesia, dengan klasifikasi sektor Consumer Defensive / Tobacco. Karakteristik fundamental yang terlihat jelas dari data:
Catatan metode: alat tidak mengembalikan baris kapitalisasi pasar. Trailing 12 bulan (TTM) EPS dihitung dari data kuartalan tersedia = Rp18 (Q1'26) + Rp2.098/bln... koreksi: laba Q1'26 Rp2.056 M + Q2'26 Rp2.138 M + Q4'25 Rp2.098 M (kuartal tahun 2025 lain tidak tersedia penuh, lihat §2). Kami menggunakan pendekatan TTM berdasarkan laporan tahunan 2025 + pertumbuhan YoY kuartalan.
Data kuartalan yang tersedia tidak lengkap dan tidak konsisten — ini penting sebelum menarik kesimpulan:
| Kuartal | Pendapatan (Rp triliun) | Laba Bersih (Rp triliun) | Margin Bersih |
|---|---|---|---|
| Q1 2025 | 28,79 | 1,918 | 6,7% |
| Q2 2025 | 24,38 (dilaporkan 26,38?) | 0,210 | 0,8% (anomali) |
| Q4 2025 (kolom 2025-12-31) | 28,43 | 2,098 | 7,4% |
| Q1 2026 | 27,20 | 2,056 | 7,6% |
| Q2 2026 | 29,29 | 2,138 | 7,3% |
Implikasi trading: jangan menafsirkan lonjakan laba Q2 2026 secara mentah; bandingkan dengan Q1 2026 dan Q4 2025 yang lebih "bersih".
| Pos (Rp triliun) | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 | Δ 2025 vs 2024 |
|---|---|---|---|---|---|
| Pendapatan | 111,21 | 115,98 | 117,88 | 112,17 | -4,8% |
| Laba Kotor | 17,16 | 19,33 | 18,53 | 20,62 | +11,3% |
| Margin Kotor | 15,4% | 16,7% | 15,7% | 18,4% | +2,7 pp |
| Beban Usaha (SG&A) | 9,41 | 10,37 | 10,84 | 11,04 | +1,9% |
| Laba Operasi | 7,75 | 8,96 | 7,70 | 9,28 | +20,6% |
| Margin Operasi | 7,0% | 7,7% | 6,5% | 8,3% | +1,8 pp |
| EBITDA | 8,30 | 10,34 | 9,01 | 9,75 | +8,2% |
| Pendapatan Bunga (neto) | 0,41 | 0,70 | 0,68 | 0,31 | -54,8% |
| Laba Sebelum Pajak | 8,27 | 10,31 | 8,69 | 9,43 | +8,5% |
| Beban Pajak | 1,95 | 2,21 | 2,04 | 2,82 | +38,1% |
| Laba Bersih | 6,32 | 8,10 | 6,65 | 6,61 | -0,5% |
| EPS (Rp) | 54 | 70 | 57 | 57 | flat |
| Tarif Pajak Efektif | 23,6% | 21,5% | 23,5% | 29,9% | +6,4 pp |
Temuan kunci 2025:
| Pos (Rp triliun) | Q1 2026 | Q2 2026 | Q2 vs Q1 |
|---|---|---|---|
| Pendapatan | 27,20 | 29,29 | +7,7% (musiman) |
| Laba Kotor | 5,00 | 5,61 | +12,2% |
| Margin Kotor | 18,4% | 19,2% | +0,8 pp |
| Beban SG&A | 2,51 | 3,03 | +20,7% |
| Laba Operasi | 2,49 | 2,58 | +3,7% |
| Margin Operasi | 9,2% | 8,8% | -0,4 pp |
| Pendapatan Bunga Neto | 0,082 | 0,110 | +34,6% |
| Laba Bersih | 2,056 | 2,138 | +4,0% |
| Margin Bersih | 7,6% | 7,3% | -0,2 pp |
| EPS (Rp) | 18 | 18 (≈18,4) | flat |
Observasi: H1 2026 laba bersih Rp4,19 triliun — bila dianualisasi sederhana ≈ Rp8,4 T, jauh di atas Rp6,6 T pada 2025. Namun hati-hati: H1 biasanya bukan setengah tahun terkuat relatif, dan laba Q2 2025 yang anomali membuat H1 2025 hanya Rp2,13 T. Perbandingan paling adil: H1 2026 (4,19 T) vs Q1 2025 + Q4 2025 (4,02 T) → pertumbuhan ~+4%.
Red flag operasional: Beban SG&A Q2 2026 naik +20,7% QoQ (selling & marketing +26,9%) melampaui pertumbuhan pendapatan +7,7% → beban promosi kembali meningkat. Margin operasi justru menyempit dari 9,2% ke 8,8%. Ini perlu dipantau di Q3 2026.
| Pos (Rp triliun) | 31 Mar 25 | 30 Jun 25 | 31 Des 25 | 31 Mar 26 | 30 Jun 26 |
|---|---|---|---|---|---|
| Total Aset | 52,18 | 44,80 | 51,56 | 51,91 | 49,90 |
| Kas & Setara | 5,57 | 3,29 | 4,77 | 9,00 | 6,61 |
| Piutang Usaha (neto) | 5,71 | 3,95 | 3,05 | 4,47 | 3,35 |
| Persediaan | 17,76 | 16,39 | 16,86 | 17,67 | 18,50 |
| Aset Lancar | 36,58 | 30,09 | 36,36 | 36,91 | 35,10 |
| Total Utang | 21,89 | 20,81 | 23,21 | 21,48 | 23,86 |
| Utang Pajak | 12,04 | 11,15 | 13,61 | 11,66 | 13,59 |
| Utang Usaha (total) | 18,22 | 17,15 | 19,12 | 17,44 | 20,04 |
| Utang Jangka Pendek (sewa) | 0,163 | 0,162 | 0,149 | 0,150 | 0,134 |
| Ekuitas | 30,29 | 23,98 | 28,35 | 30,43 | 26,04 |
| Modal Kerja | 17,02 | 11,92 | 15,73 | 18,05 | 13,87 |
| Current Ratio | 1,87x | 1,66x | 1,76x | 1,96x | 1,65x |
| Total Utang / Ekuitas | 0,72x | 0,87x | 0,82x | 0,71x | 0,92x |
| Cash / Total Utang | 25,4% | 7,9% | 13,9% | 41,9% | 27,7% |
Interpretasi:
| Pos (Rp triliun) | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|---|
| Arus Kas Operasi (langsung) | 7,36 | 6,28 | 5,16 | 7,41 |
| Belanja Modal (Capex) | -2,18 | -1,70 | -1,83 | -0,76 |
| Free Cash Flow | 5,18 | 4,58 | 3,34 | 6,65 |
| Arus Kas Investasi | -14,27 | -0,33 | 2,78 | +1,76 |
| Dividen Dibayar | -7,36 | -6,36 | -8,06 | -6,53 |
| Payout dari laba bersih | 116% | 79% | 121% | 99% |
| Arus Kas Pembiayaan | -7,64 | -6,54 | -8,27 | -6,76 |
| Perubahan Kas | -14,56 | -0,59 | -0,33 | +2,41 |
Temuan:
| Pos (Rp triliun) | Q1 2025 | Q2 2025 | Q4 2025 | Q1 2026 | Q2 2026 |
|---|---|---|---|---|---|
| Arus Kas Operasi | -3,10 | 4,17 | 2,92 | 0,50 | 4,26 |
| Capex | -0,27 | -0,26 | -0,12 | -0,16 | -0,09 |
| FCF | -3,37 | 3,90 | 2,80 | 0,34 | 4,17 |
| Dividen | 0 | 0 | -0,06 | 0 | 0 (tidak tercatat) |
| Arus Kas Pembiayaan | -0,08 | -6,58 | -0,10 | -0,10 | -6,59 |
| Kas Akhir | 5,58 | 3,29 | 4,77 | 9,00 | 6,61 |
Temuan kuartalan:
Dengan TTM EPS menggunakan 2025 (Rp57) + perbaikan H1 2026 terhadap H1 2025:
| Kategori | Temuan | Bukti Angka | Arah Dampak |
|---|---|---|---|
| Profil | Tembakau kretek, IDX; utang hampir nol | Utang Rp318 M vs ekuitas Rp26,0 T (1,2%) | Positif |
| Pendapatan | Menurun 2025, namun pulih Q2 2026 | 2025: 112,17 T (-4,8% YoY); Q2'26: 29,29 T (+7,7% QoQ) | Netral |
| Margin kotor | Ekspansi kuat | 2024: 15,7% → 2025: 18,4% → Q2'26: 19,2% | Positif |
| Laba operasi | Naik signifikan 2025 | 2024: Rp7,70 T → 2025: Rp9,28 T (+20,6%) | Positif |
| Laba bersih | Stagnan 2025, melonjak Q2'26 (base effect) | 2025: Rp6,61 T (-0,5%); Q2'26: Rp2,14 T (+917% YoY) | Netral (butuh konfirmasi) |
| Beban pajak | Tarif efektif melonjak | 2024: 23,5% → 2025: 29,9%; beban +38% | Negatif (red flag) |
| Pendapatan bunga | Turun separuh | 2024: Rp0,72 T → 2025: Rp0,34 T (-54,8%) | Negatif |
| Beban SG&A | Naik cepat di Q2'26 | Q2'26: Rp3,03 T (+20,7% QoQ); S&M +26,9% | Negatif (pantau) |
| CFO | Kuat, kualitas laba baik | 2025: Rp7,41 T vs laba Rp6,61 T (1,12x) | Positif |
| Capex | Turun drastis | 2025: Rp755 M (-58%); FCF Rp6,65 T | Positif |
| FCF | Tertinggi sejak 2022 | 2025: Rp6,65 T; Q2'26: Rp4,17 T | Positif |
| Neraca | Sangat likuid, kas besar | Kas Rp6,61 T; current ratio 1,65x | Positif |
| Persediaan | Barang jadi naik 21% QoQ | Rp7,13 T → Rp8,65 T | Negatif (red flag) |
| Utang usaha | Naik 15% QoQ | Rp17,44 T → Rp20,04 T | Netral (bantu OCF) |
| Ekuitas | Turun Rp4,4 T Q2'26 | Dividen ~Rp4,4 T (estimasi) | Netral |
| Dividen | Payout ~99–121% | 2025: Rp6,53 T; 2024: Rp8,06 T | Positif untuk income, risiko sustainability |
| EPS | Flat 2025, membaik 2026 | 2025: Rp57; Q1'26: Rp18/Q2'26: Rp18 | Positif |
| Insider | Tidak ada laporan | — | Netral |
| Seasonality | Q1 kas lemah, Q2 & Q4 kuat | OCF Q1'25 negatif; Q2'26 FCF Rp4,17 T | Informatif |
| Valuasi | Tidak dapat dihitung tanpa harga | BVPS ≈ Rp224/saham; EPS TTM ≈ Rp74 | Butuh harga |
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Kesimpulan singkat: Ketiga sumber data tidak memberikan sinyal sentimen yang dapat dipakai. Tidak ada bukti bullish maupun bearish; skor 5 (netral) murni karena ketiadaan data, bukan karena keseimbangan opini. Keyakinan rendah dan laporan ini tidak boleh dipakai sebagai dasar keputusan trading tanpa verifikasi tambahan.
1. Berita institusional (Yahoo Finance, 7 hari terakhir)
DATA_UNAVAILABLE. Tidak ada vendor terkonfigurasi yang dapat menyajikan get_news; Yahoo Finance tidak memiliki artikel yang ditandai untuk HMSP.JK. Ini adalah keterbatasan data, bukan pernyataan negatif tentang emiten. Tidak ada framing institusional, headline katalis, maupun risiko regulasi/cukai yang bisa diekstraksi. Nilai ini tidak diestimasi atau direkayasa.
2. StockTwits (sinyal retail) Sumber tidak tersedia (HTTPError). Tidak ada pesan, sehingga rasio Bullish/Bearish, ukuran sampel, dan tag pengguna tidak dapat dihitung. Sinyal retail jangka pendek untuk HMSP.JK pada periode ini kosong.
3. Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing) Nol posting yang menyebut HMSP.JK dalam rentang 2026-10-20..2026-10-27. Ketiga subreddit diam — tidak ada diskusi substantif yang bisa dinilai. Karena feed tidak membawa jumlah vote/komentar, tidak ada pula yang bisa disimpulkan soal keterlibatan komunitas.
Tidak dapat dinilai. Divergensi hanya bermakna bila minimal dua sumber memiliki isi; di sini ketiganya kosong atau gagal.
Tidak ada tema yang muncul. Tidak ada narasi berulang lintas sumber (misalnya soal cukai, pangsa pasar vs kompetitor, migrasi ke produk alternatif, atau dampak kurs) yang bisa diidentifikasi dari data yang tersedia.
Tidak ada katalis atau risiko yang terdeteksi dari data ini. Untuk emiten tembakau Indonesia, perhatian biasanya tertuju pada keputusan tarif cukai tahunan, rilis laba kuartalan, dan tren volume penjualan — namun semuanya di luar cakupan bukti yang diberikan. Saya tidak dapat mengonfirmasi atau membantah relevansinya di periode ini.
| Arah | Sumber | Bukti pendukung | Bobot |
|---|---|---|---|
| Netral (tanpa data) | Yahoo Finance news | DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag HMSP.JK |
Tidak ada sinyal |
| Netral (tanpa data) | StockTwits | Sumber gagal dimuat (HTTPError); rasio & sampel tidak tersedia | Tidak ada sinyal |
| Netral (tanpa data) | Reddit (WSB / stocks / investing) | Nol posting menyebut HMSP.JK pada 2026-10-20..2026-10-27 | Tidak ada sinyal |
Implikasi praktis: Jika dibutuhkan pembacaan sentimen yang dapat dipertanggungjawabkan untuk HMSP.JK, perlu pengambilan ulang data (terutama StockTwits dan sumber berita) atau penambahan cakupan media lokal. Hingga saat itu, sinyal sentimen harus dianggap tidak ada, dan keputusan sebaiknya bersandar pada fundamental serta teknikal.
Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Laporan Riset Berita & Makro — HMSP.JK (PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk) Periode: 20–27 Oktober 2026 | Consumer Defensive / Tobacco | Bursa: JKT
| Sumber | Status | Implikasi |
|---|---|---|
| Berita spesifik HMSP.JK | Tidak tersedia — tidak ada vendor yang menyediakan artikel bertag HMSP.JK (Yahoo Finance tidak punya entri) | Tidak ada katalis idiosinkratik yang bisa diverifikasi dari berita minggu ini |
| Data makro FRED (CPI, fed funds, dll.) | Tidak tersedia — API key FRED tidak dikonfigurasi | Analisis suku bunga/Inflasi AS tidak bisa di-ground ke angka aktual; hanya memakai sinyal pasar prediksi |
| Berita global (7 hari) | Tersedia, namun sangat tech/AI-sentris | Relevansi langsung ke HMSP rendah |
| Pasar prediksi (Polymarket) | Tersedia | Dapat dipakai untuk ekspektasi kebijakan Fed & risiko resesi |
| Breadth / screener IHSG | Kuota harian habis (429) | Sentimen pasar domestik tidak dapat diukur hari ini |
Saya tidak mengestimasi atau mengarang angka apa pun untuk kolom yang gagal. Kesimpulan di bawah secara eksplisit dipisahkan antara yang didukung data dan yang merupakan inferensi.
Kebijakan Fed — pasar memposisikan "tidak ada pemangkasan" sebagai skenario dasar.
Risiko resesi AS rendah.
Berita global minggu ini tidak relevan secara langsung. Arus berita didominasi tema AI, IBM/Oracle/Intel, tokenisasi saham, dan sektor teknologi. Tidak ada item mengenai tembakau, cukai, regulator Indonesia, atau harga komoditas daun tembakau dalam feed global — jadi tidak ada katalis makro/global yang bisa dipakai untuk menaikkan atau menurunkan tesis HMSP minggu ini.
Karena berita spesifik emiten kosong, berikut adalah risiko struktural historis HMSP yang harus diuji ulang setelah data tersedia — saya menandainya jelas sebagai hipotesis:
| Kategori | Temuan / Data | Sumber | Arah dampak ke HMSP.JK |
|---|---|---|---|
| Berita emiten (7 hari) | Tidak tersedia (tidak ada artikel bertag HMSP.JK) | get_news | Netral / tidak diketahui |
| Katalis makro global 7 hari | Dominan tech/AI; tidak ada tembakau/cukai/Indonesia | get_global_news | Netral |
| Ekspektasi Fed 2026 | 96% tanpa pemangkasan (vol $9,2 jt, -1,0 pp/7hr) | Polymarket | Negatif ringan (higher-for-longer, tekanan Rupiah & outflow) |
| Skenario 1 pemangkasan Fed | 2% (+1,0 pp) | Polymarket | Negatif (skenario dasar bukan pelonggaran) |
| Risiko resesi AS 2026 | 8% (vol $2,37 jt) | Polymarket | Netral (soft landing) |
| Resesi Jepang / Inggris 2026 | 8% (+4,5 pp) / 5% (-1,0 pp) | Polymarket | Netral / tidak material |
| Inflasi, suku bunga, PCE AS | Tidak tersedia (FRED key tidak ada) | get_macro_indicators | Tidak dapat dinilai |
| Breadth / screener IHSG | Tidak tersedia (kuota 429) | get_market_breadth | Tidak dapat dinilai |
| Risiko regulasi cukai 2027 | Belum terverifikasi minggu ini | — (hipotesis) | Risiko utama, arah tidak diketahui |
| Posisi yang disarankan | Tunggu konfirmasi berita emiten & kebijakan cukai | Analisis | Hold / netral |
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD