Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Gozco Plantations Tbk.

GZCO · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Hold

121 rupiah per lembar · +0,00% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 140,6 jt rupiah. Kapitalisasi 726,0 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Hold. Hold GZCO.JK tanpa perubahan alokasi. Pertahankan eksposur existing apa adanya; jangan tambah, jangan kurangi, jangan buka posisi baru.
Aliran dana
SQ beli 29,0 jt
Keyakinan
C55 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-28,5% terhadap SMA50, asing 7,9% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C55

Skor 54.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 20/25

net 140,6 jt dari bruto 430,3 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-28,5% vs SMA50, return 20 sesi -27,1%

Likuiditas 0/15

rata-rata 846,0 jt rupiah per hari

Volatilitas 5/15

ATR 8.7% lebar, stop jadi mahal

VWAP
119
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
460,5 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
642
kali transaksi
Volume
3,9 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
SQ BCA SEKURITAS 29,0 jt 240,8 rb 29,0 jt -
NI BNI SEKURITAS 20,6 jt 173,7 rb 29,7 jt 9,0 jt
DH SINARMAS SEKURITAS 19,0 jt 160,0 rb 22,6 jt 3,6 jt
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 17,3 jt 144,8 rb 24,1 jt 6,8 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 12,9 jt 117,2 rb 97,3 jt 84,5 jt
AR BINAARTHA SEKURITAS 11,8 jt 100,0 rb 11,8 jt -
YB YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS 11,5 jt 100,0 rb 11,5 jt -
AK UBS SEKURITAS INDONESIA 8,2 jt 70,6 rb 10,1 jt 1,9 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 6,3 jt 52,3 rb 11,8 jt 5,5 jt
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 3,0 jt 26,2 rb 3,6 jt 609,0 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 120 105,0 jt XL 117 145,3 jt
CC 120 97,3 jt CC 121 84,5 jt
YP 118 30,5 jt TP 121 61,5 jt
NI 120 29,7 jt YP 117 45,2 jt
SQ 120 29,0 jt PD 119 19,9 jt
OD 120 24,1 jt HD 119 17,3 jt
DH 119 22,6 jt BK 122 17,2 jt
PD 119 20,5 jt KK 119 13,0 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 25 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-04-02 JAMAL ROSYIDIN HAKKI DIREKTUR Sell -1,000,000 202
2026-04-02 JAMAL ROSYIDIN HAKKI DIREKTUR Sell -4,000,000 200
2023-07-20 NYAMDORJ CHULUUNBAATAR - Buy +400,000 0
2023-03-10 NYAMDORJ CHULUUNBAATAR - Buy +600,000 0
2023-03-09 RUDYANSYAH - Sell -600,000 105
2022-04-26 NYAMDORJ CHULUUNBAATAR - Buy +200,000 0

Keputusan akhir

808 kata

Rating: Hold

Executive Summary: Hold GZCO.JK tanpa perubahan alokasi. Pertahankan eksposur existing apa adanya; jangan tambah, jangan kurangi, jangan buka posisi baru. Tidak ada sisi yang menang secara bukti — bull gagal memenuhi beban pembuktian (margin, neraca, harga CPO spot, arus kas semua absen), bear gagal membuktikan kerusakan (tidak ada bukti margin runtuh, support 114 masih ditahan, akumulasi broker lokal terpusat di 118–120). Yang tersisa adalah ketidakpastian simetris, bukan asimetri. Karena itu Hold di sini adalah keputusan aktif bersyarat, bukan kelambanan: dua gerbang jelas di bawah (114 dengan volume nyata → Underweight) dan di atas (close >134 + volume >6 juta + reclaim VWMA 135,15 → boleh menambah maksimum setengah unit). Batasan eksekusi keras: setiap order dipecah kecil terhadap volume harian Rp460 juta; jangan pasang stop ketat di dalam rentang ATR 10,10 (8,3% harga).

Investment Thesis: Argumen yang menentukan, berurutan.

  1. Klaim upside agresif runtuh pada aritmetika stop. Agresif menjual rasio 4:1 s/d 7:1 dari entry 118 dengan stop close <114. Netral membongkarnya: dengan stop berbasis close, break 114 dengan volume bisa close di 110–108, jadi risiko riil 8–10 poin, bukan 4. Rasio menyusut ke ~1,6:1–3,7:1. Konservatif menambah: ATR 10,10 = 8,3% harga, stop 4 poin lebih sempit dari noise harian, dan di pasar Rp460 juta/hari eksekusi stop terjadi di bid kosong. Ini bukan cacat kecil — ini menghapus seluruh dasar kuantitatif tesis akumulasi agresif.

  2. Statistik overbought/oversold berpihak pada tidak membeli. Pola "RSI oversold" di GZCO.JK: WR 36,4%, PF 0,79, exit CL 61%, sampel 126. Agresif menukar ini dengan konfirmasi silang (MACD histogram −4,65 ke −1,41, akumulasi broker 118–120) yang nol observasi historisnya di ticker ini. Netral benar: menukar bukti buruk dengan ketiadaan bukti bukan peningkatan. MACD masih −13,72 di bawah signal dan di bawah nol sejak 28 Sep tanpa cross; momentum melambat bukan momentum berbalik.

  3. Sinyal akumulasi broker tidak dapat dikonfirmasi multi-hari. get_accumulation_history kosong. Konservatif benar bahwa footprint satu hari (SQ +240,8K/NI +20,63M/DH +19,03M/OD +17,26M/CC +12,86M lawan TP OCBC −49,99M dan XL −40,31M) di pasar turnover 0,06% bukan sinyal berkelanjutan. Netral mengoreksi bahwa net-nya positif tipis (~Rp99M lawan ~Rp90M), tapi koreksi itu memperkuat, bukan melemahkan: masalahnya bukan tipis, masalahnya tidak ada bukti berlanjut.

  4. Katalis Q3 simetris, bukan bullish. Bull hanya menghitung sisi naik. Beban bunga Rp4,568 miliar H1 membuktikan utang berbunga ada, skalanya tidak terverifikasi; neraca, current ratio, kas vs utang, arus kas operasi, harga CPO spot, produksi TBS semua absen. Katalis yang belum terbit tidak boleh dipakai menaikkan rating. Konservatif benar di sini. Tapi Netral juga benar bahwa konservatif memakai simetri yang sama untuk membenarkan diam — itu juga taruhan arah (bahwa risiko > peluang), bukan netralitas.

  5. Insider ambigu, bukan bullish dan bukan bearish terkonfirmasi. Jual 5 juta lembar di Rp200–202 tepat sebelum −40% adalah sinyal informasional nyata; setara >2 hari volume penuh, jadi klaim agresif "pasokan sudah terserap" adalah asumsi tanpa bukti. Tapi klaim konservatif bahwa posisi 0,22% berarti tidak ada lagi tekanan jual juga tidak terverifikasi. Kedua sisi memakai kekosongan data secara selektif; Netral benar menyebut standar ganda itu.

  6. Aliran asing membekukan rating. AK dan BK jual 4 dari 5 hari (BK J.P. Morgan net jual Rp14,66M/120,2K lembar), foreign 5-hari avg −210K, tapi hari ini foreign net +250K dan UBS AK net beli +8,15M/70,6K. Tidak konsisten. Ini konflik nyata, dan sampai konsisten tidak ada dasar menaikkan alokasi.

Kenapa bukan Underweight: bear tidak membuktikan kerusakan, hanya membuktikan bull tidak bisa membuktikan ketahanan. Itu asimetri beban bukti, bukan bukti bearish. Support 114 ditahan (low 114 lalu close 121), anchor holder 9,8% dan 7,3% tidak menjual, likuiditas Rp460 juta/hari membuat pemangkasan paksa merusak harga tanpa manfaat informasi. Tidak ada trigger downgrade yang terpenuhi.

Kenapa bukan Overweight/Buy: trigger upgrade (close >134 + volume >6 juta + reclaim VWMA 135,15) belum terpenuhi; rebound 20–23 Okt 124→134 gagal dan close balik 121 dengan volume 0,6x rata-rata. Membeli di zona 118–120 adalah membayar untuk sinyal yang secara historis rugi dua dari tiga kali di ticker ini.

Yang mengubah keputusan ini. Ke Underweight/Sell: close harian di bawah 114 dengan volume di atas rata-rata — bukan volume sepi 1,13 juta / 0,6x seperti 19 Okt. Itu konfirmasi break support sesungguhnya, bukan noise satu ATR. Ke Overweight: close >134 dengan volume >6 juta lembar DAN reclaim VWMA 135,15, dengan target 145–148, dan hanya bila minimal satu verifikasi kualitatif sudah ada (Q3 dengan margin tidak menyusut dari 32,4% dan beban bunga terbaca, ATAU neraca: kas, utang bersih, current ratio, arus kas operasi). Break 134 dengan volume tipis bukan trigger — itu pengulangan kegagalan 20–23 Okt. Untuk pemanggil tanpa posisi: jangan buka baru di level ini. Untuk pemanggil dengan posisi: pertahankan ukuran, dan perlakukan posisi sebagai tidak likuid dalam perencanaan keluar. Risiko tak terukur yang harus dicatat di risk log: neraca, arus kas operasi, current ratio, kas vs utang, harga CPO spot, produksi TBS, get_accumulation_history kosong.

Price Target: not provided

Time Horizon: 1-3 bulan, sampai Q3 2026 terbit dan neraca terverifikasi

Rencana trader

464 kata

Action: Hold

Reasoning: Rencana bilang Hold. Data teknikal dukung Hold, bukan Buy, bukan Sell.

Alasan tidak Buy:

  1. Tren turun 3 time frame utuh. Harga 121 di bawah 10EMA 130.87, 50SMA 169.20, 200SMA 185.72. SMA50 dan SMA200 masih turun. Belum ada pembalikan.
  2. MACD −13.72, signal −12.30, di bawah nol sejak 28 Sep. Histogram negatif (−1.41) membaik dari −4.65 tapi belum ada cross. Konsolidasi dalam downtrend, bukan reversal.
  3. RSI 30.04 oversold, tapi vendor historis: pola "RSI oversold" di GZCO.JK WR 36.4%, PF 0.79, exit CL 61%. Jebakan. Beli sinyal ini rugi 2 dari 3 kali.
  4. Harga 121 di bawah VWMA 135.15. Volume hari ini 3.87M = 0.6x rata-rata 20d. Rebound 20–23 Okt (124 ke 134) gagal, close balik 121. Tidak ada trigger beli: syarat close >134 + volume >6M belum terpenuhi.
  5. Bull tidak punya data margin, harga CPO spot, neraca. P/E 12.5x dari annualization H1 belum terkonfirmasi; skenario konservatif = 25x.

Alasan tidak Sell:

  1. Support 114–118 ditahan. Low hari ini 114, close 121. Belum break.
  2. Histogram MACD mengecil, tekanan jual melambat.
  3. Broker lokal institusi akumulasi terpusat Rp118–120 (SQ +28.97M, NI +20.63M, DH +19.03M, OD +17.26M, CC +12.86M). Foreign net hari ini +250K.
  4. Likuiditas tipis — exit paksa merusak harga. Turnover 0.06%, nilai Rp460 juta/hari.
  5. Bear tidak buktikan margin runtuh, hanya buktikan bull tidak bisa buktikan margin bertahan. Beban bukti, bukan bukti bearish.

Konflik data: foreign 5 hari avg −210K, AK dan BK jual 4 dari 5 hari. Asing institusional masih keluar. Ini yang menahan rating di Hold, bukan Buy.

Harga level kunci, semua dari laporan teknikal:

  • Resistance: 134 (high 23 Okt), lalu 145–148 (area gap 16 Okt), ekstensi 169.20 (SMA50).
  • Support: 114 (low 28 Okt & 19 Okt), lalu 110, lalu 106.4 (lower Bollinger).
  • Bollinger: mid 144.9, upper 183.4, lower 106.4.
  • ATR 10.10 = 8.3% harga. Stop harus lebar, minimum 1 ATR.

Pemicu downgrade ke Sell: close harian < 114 dengan volume di atas rata-rata (bukan volume sepi 1.13M). Pemicu upgrade ke Buy: close > 134 dengan volume >6 juta lembar, lalu reclaim VWMA 135. Target 145–148.

Blocker: neraca, arus kas operasi, current ratio, kas vs utang, harga CPO spot, produksi TBS, get_accumulation_history kosong. Tidak bisa dinilai. Catat di risk log. Jangan naikkan alokasi sampai terverifikasi.

Tidak bisa sebut entry price dan stop loss absolut yang aman untuk posisi baru tanpa posisi existing diketahui — lihat Position Sizing.

Entry Price: not provided

Stop Loss: not provided

Position Sizing: Pertahankan alokasi existing GZCO.JK apa adanya. Jangan tambah, jangan kurangi. Jika belum punya posisi, jangan buka baru. Jika tetap ingin spekulatif di zona akumulasi broker, maksimum setengah unit normal (ATR 8,3% harga + volume 0,6x rata-rata), entry 118, stop close < 114. Pecah order kecil terhadap volume harian Rp460 juta.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Rencana investasi

690 kata

Recommendation: Hold

Rationale:

Dua sisi sepakat pada satu hal yang menentukan: data belum cukup untuk arah. Saya nilai bull kalah tipis, bukan kalah bersih — maka Hold, bukan Underweight.

Yang memutuskan:

  1. Valuasi bull bersyarat, bukan fakta. P/E 12,5x berasal dari annualization EPS H1 Rp4,85 → Rp9,7. Bull sendiri mengakui "butuh konfirmasi tipe laporan". Skenario konservatif (H1 = enam bulan penuh setahun) menghasilkan P/E 25x — untuk small-cap dengan turnover 0,06%, itu premium tanpa likuiditas, bukan murah. Bear benar: diskon likuiditas tidak bisa di-arbitrase.

  2. Beban bukti bull tidak terpenuhi. Bull tidak punya deret waktu margin (Q1 2026, Q3 2025, FY2025 semua absen), tidak punya harga CPO spot, tidak punya neraca. Beban bunga Rp4,568 miliar H1 membuktikan utang berbunga ada; skalanya tidak terverifikasi. Klaim "margin utuh" berdiri di atas satu snapshot enam bulan.

  3. Sinyal teknikal bull secara historis gagal di ticker ini. Ini argumen bear terkuat. Pola "RSI oversold" punya win rate 36,4%, profit factor 0,79, exit CL 61% — beli sinyal itu rugi dua dari tiga kali di GZCO.JK. Ditambah: MACD masih −13,72 di bawah signal dan di bawah nol sejak 28 September, histogram mengecil tanpa cross = konsolidasi dalam downtrend. Support 114 ditahan dengan volume sepi (1,13 juta pada 19 Okt, 0,6x), bukan support dengan pembeli serius.

  4. Stop bull lebih sempit dari satu ATR. ATR 10,10 = 8,3% harga. Stop close <114 dari 121 = 7 poin. Stop itu dirancang kena noise rutin, bukan konfirmasi bearish. Manajemen risiko yang cacat melemahkan seluruh rencana asimetri 1:7 yang bull klaim.

  5. Insider: bull membalik sinyal, bear membacanya terlalu lurus. Jual 5 juta lembar di Rp200–202 dengan timing tepat sebelum −40% adalah sinyal informasional nyata — bear benar. Tapi argumen bear bahwa "dia sudah keluar, jadi absennya penjualan kedua bukan bullish" juga benar sebagai konsekuensi matematis dari posisi 0,22%. Kedua sisi tidak bisa menang di sini; sinyalnya ambigu, bukan bullish.

  6. Katalis Q3 adalah biner dua arah, bukan bullish. Bull benar bahwa Q3 terbit pekan ini. Bear benar bahwa skenario terbalik sama binernya. Katalis yang belum terbit tidak bisa dipakai untuk menaikkan rating.

Kenapa bukan Underweight: bear menang di kualitas bukti, tapi tesis bear juga bergantung pada data yang tidak ada (harga CPO, neraca, arus kas, get_accumulation_history kosong). Bear tidak membuktikan margin runtuh — hanya membuktikan bull tidak bisa membuktikan margin bertahan. Itu asimetri beban bukti, bukan bukti bearish. Anchor holder 9,8% dan 7,3% memang tidak jual; itu bukan dukungan, tapi juga bukan distribusi. Tidak ada dasar untuk memangkas posisi yang ada.

Yang tidak bisa saya nilai: neraca, arus kas operasi, current ratio, kas vs utang, harga CPO spot, permintaan China/India, produksi TBS, data akumulasi berkelanjutan. Semua absen dari tool. Ini blocker bersama, bukan milik satu sisi.

Strategic Actions:

Terhadap alokasi standar (asumsikan 100% unit posisi):

  1. Pertahankan posisi existing. Jangan tambah, jangan kurangi. Eksposur saat ini dipertahankan apa adanya. Tidak ada penambahan di Rp115–118 seperti diusulkan bull — sinyal entry-nya (RSI oversold, MACD histogram) gagal secara statistik di ticker ini.

  2. Jangan short, jangan exit. Likuiditas Rp460 juta/hari dan turnover 0,06% membuat exit paksa akan menghancurkan harga. Bear benar soal ini: posisi ini tidak bisa keluar cepat. Ukuran posisi harus diasumsikan tidak likuid.

  3. Tiga gerbang sebelum menaikkan ke Overweight — semua harus terpenuhi:

    • Laporan Q3 2026 terbit dengan margin dan beban bunga terbaca, dan margin tidak menyusut dari 32,4%.
    • Neraca terverifikasi: kas, utang bersih, current ratio, arus kas operasi.
    • Harga CPO spot dan arahnya.
  4. Pemicu downgrade ke Underweight: close harian di bawah 114 dengan volume di atas rata-rata (bukan volume sepi). Itu konfirmasi break support yang sesungguhnya, bukan noise satu ATR.

  5. Pemicu upgrade ke Overweight (hanya jika #3 terpenuhi lebih dulu): close >134 dengan volume >6 juta lembar, target 145–148.

  6. Batasan eksekusi: setiap order entry atau exit harus dipecah kecil terhadap volume harian. Jangan pasang stop ketat di dalam rentang ATR 10,10 — stop seperti itu terpicu oleh volatilitas normal, bukan oleh perubahan tesis.

  7. Catat sebagai risiko tak terukur: neraca dan arus kas tidak tersedia. Ini harus ditandai di risk log, bukan diabaikan. Sampai terverifikasi, posisi ini tidak boleh dinaikkan melebihi alokasi saat ini.

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa teknikal dan aliran dana

883 kata

GZCO.JK — Laporan Teknis 28 Okt 2026

Snapshot harga (verified)

  • Close 121, open 120, high 124, low 114. Prev close 121 → flat 0.00%.
  • Volume 3,867,400 lembar; nilai Rp460,482,600; 642 transaksi.
  • Foreign net +250,100 lembar (+6.5% volume hari ini). 5 hari: net −210K rata2 per hari (beli 3/5, jual 2/5) — bukan akumulasi asing konsisten.

Tren

Downtrend multi-timeframe, belum berbalik.

  • close_10_ema 130.87 < close_50_sma 169.20 < close_200_sma 185.72. Harga 121 di bawah ketiganya. Susunan MA condong turun: SMA50 sudah turun dari 177.6 (2 Okt) ke 169.2; SMA200 dari 199.9 (1 Okt) ke 185.7 — long-term trend melemah.
  • MACD −13.72, signal −12.30, hist −1.41. MACD di bawah nol sejak 28 Sep. Histogram negatif, tapi mengecil dari −4.65 (19 Okt) ke −1.41 (28 Okt) — tekanan jual melambat, belum ada cross.
  • RSI 30.04. Sentuh 20.95 (19 Okt) lalu rebound ke 35.9 (23 Okt), turun lagi. Belum ada bullish divergence terkonfirmasi — harga 23 Okt 134 vs 28 Okt 121, RSI 35.9 vs 30.0, keduanya turun searah.

Struktur

  • Gap besar 16 Okt: close 148 (15 Okt) → open 127, close 126, low 126. Gap belum tertutup.
  • 19 Okt: close 118 dengan volume tipis 1,130,100 — hari likuiditas kosong.
  • Rebound 20–23 Okt: 124 → 134. Gagal: 26 Okt close 130, 27 Okt 121, 28 Okt close 121, low 114.
  • Level penting: 114–118 (low 19 Okt & low hari ini), 134 (high 23 Okt), 145–148 (area gap), lalu 169–171 (SMA50).
  • Bollinger: mid 144.9, upper 183.4, lower 106.4. Harga 121 di bawah mid, di atas lower. Band melebar (lower turun dari 169.3 di 17 Sep ke 106.4) — volatilitas ekspansi ke bawah.
  • ATR 10.10 = 8.3% dari harga. Stop harus lebar.

Volume

  • VWMA 135.15 vs close 121. Harga di bawah VWMA — rata2 tertimbang volume menunjukkan jual berat di harga lebih tinggi.
  • Volume 20d trend mengecil (hari ini 3.9M vs 20d avg ~6M, rasio 0.6x). Bearish move tanpa volume besar = sedikit penyerapan, tapi juga tanpa panik. Rebound 20–23 Okt dengan volume 4.8–11.6M — tidak kuat.

Bandarmologi (IDX)

Pola: lokal institusi akumulasi vs retail/asing distribusi — bukan pola ideal.

  • Net beli: SQ (BCA Sekuritas) +Rp28.97M/240.8K, NI +Rp20.63M, DH Sinarmas +Rp19.03M, OD BRI Danareksa +Rp17.26M, CC Mandiri +Rp12.86M, AR +Rp11.75M, YB +Rp11.50M, AK UBS (asing) +Rp8.15M/70.6K.
  • Net jual: TP OCBC −Rp49.99M/408.7K, XL Stockbit −Rp40.31M/366.2K (retail digital), YP Mirae −Rp14.68M, BK J.P. Morgan (asing) −Rp14.66M/120.2K, CP KB Valbury −Rp5.95M, EP MNC −Rp5.13M, HD KGI −Rp4.83M, ZP Maybank −Rp0.98M.
  • Lokasi akumulasi: beli terpusat Rp118–120 (XL 120, CC 120, YP 118, NI 120, SQ 120, OD 120, DH 119, PD 119). Jual di Rp117–122 (TP 121, BK 122, HD/PD 119, XL 117).
  • Kualitas: UBS beli kecil, J.P. Morgan + Maybank jual → asing net jual institusional, tapi hari ini foreign net +250K. Konflik: aliran broker window multi-hari belum mendukung reversal. get_accumulation_history kosong → tidak bisa konfirmasi persistensi multi-hari dari tool. Verdict tool bilang 5-hari: AK jual 4/5, BK jual 4/5 — dua akun asing/institusi masih keluar konsisten.

Konflik data

  • Snapshot RSI 30.04 vs vendor verdict RSI 24. Pakai 30.04. Vendor juga bilang "heavy broker akumulasi" tapi broker asing (AK, BK) terjual 4 dari 5 hari — vendor score 45/75 WATCH, wajar.
  • Vendor historis: pola "asing beli kuat" WR 42.9%, PF 1.16 (sampel 126) — marginal. Pola "RSI oversold" JEBAKAN: WR 36.4%, PF 0.79, exit CL 61%. Oversold saja bukan sinyal beli.

Rencana

  • Pembalikan butuh: close > 134 (high 23 Okt) + volume > 6M, lalu reclaim VWMA 135 → target 145–148 (gap), ekstensi 169 (SMA50).
  • Skenario bearish: break close < 114 (low 28 Okt) buka jalan ke 110, lalu 106.4 (lower BB).
  • Entry spekulatif: 115–118 di zona akumulasi broker, risiko ke 110 = ~4.5x ATR. Posisi kecil.
  • Stop: close < 114.
  • Ukuran: ATR 8.3% harga + volume sepi 0.6x = likuiditas tipis. Position size setengah normal.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Aspek Data Baca
Harga 121 (O120 H124 L114) Flat, bawah semua MA
MA 10EMA 130.87 / 50SMA 169.20 / 200SMA 185.72 Downtrend 3 TF
MACD −13.72 / sig −12.30 / hist −1.41 Bearish, hist membaik
RSI 30.04 Oversold, belum bullish div
Boll mid 144.9 / UB 183.4 / LB 106.4 Di bawah mid, band melebar
ATR 10.10 (8.3%) Stop lebar, size kecil
VWMA 135.15 Harga di bawah VWMA
Volume 3.87M, rasio 0.6x Sepi, rebound lemah
Foreign hari ini +250K; 5h avg −210K Campur, tidak konfirmasi
Broker beli SQ +28.97M, NI +20.63M, DH +19.03M, OD +17.26M, CC +12.86M; UBS +8.15M Lokal institusi akumulasi Rp118–120
Broker jual TP −49.99M, XL −40.31M, YP −14.68M, JPM −14.66M, Maybank −0.98M Retail + asing distribusi
Level R 134 / 145–148 / 169; S 114 / 110 / 106.4 Break 134 = awal reversal
Trigger beli Close >134 + vol >6M Belum terjadi
Aksi Hold. Add hanya 115–118, stop close <114 Risiko likuiditas tinggi

Analisa fundamental

994 kata

Laporan Fundamental GZCO.JK — PT Gozco Plantations Tbk

Profil & Identitas

  • Ticker: GZCO.JK (IDX), sektor Consumer Defensive / Farm Products (perkebunan kelapa sawit, CPO).
  • Harga: Rp121 (28 Okt 2026), perubahan 0,0%. VWAP Rp119,07.
  • Saham beredar: 6.000.000.000 lembar. Market cap: Rp726 miliar.
  • Likuiditas sangat tipis: turnover ratio 0,000645 (0,06%), volume 38.674 lot, nilai transaksi Rp460 juta. Frekuensi 642.

Data Keuangan Terbaru (Q2 2026, kumulatif 6 bulan)

Pos Nilai (Rp) % Penjualan
Penjualan 188,157 m 100,0%
Beban pokok penjualan (127,218 m) 67,6%
Laba bruto 60,939 m 32,4%
Beban penjualan (10,947 m) 5,8%
Beban umum & administrasi (17,086 m) 9,1%
Beban bunga & keuangan (4,568 m) 2,4%
Pendapatan lainnya 7,385 m 3,9%
Beban lainnya (22 m) neg.
Laba sebelum pajak 35,701 m 19,0%
Pajak (6,751 m) 3,6%
Laba neto 28,950 m 15,4%
Atribusi pemilik entitas induk 29,072 m
Kepentingan nonpengendali (122 m)

Catatan: Q2 2026 kemungkinan laporan H1 2026 kumulatif (umum di IDX). Perlu konfirmasi tipe laporan (single-quarter vs YTD) sebelum ekstrapolasi.

Simulasi kinerja

  • Gross margin 32,4%, net margin 15,4%. Sehat untuk CPO.
  • EPS H1 2026 ~Rp4,85/saham (29.072 m / 6.000 m lembar).
  • Harga Rp121 → P/E annualized (×2) ~12,5x. Jika H1 penuh setahun, P/E ~25x.
  • Beban bunga (4,568 m H1) mengindikasikan utang berbunga. Ini 2,4% dari penjualan — ringan, tapi cerita retorik "cash-rich" terbatas.
  • Beban opex (penjualan+umum) 28,0 m = 14,9% penjualan. Margin operasi ~19,6% termasuk pendapatan lain.

Keterbatasan Data Kritis

  • get_income_statement, get_balance_sheet, get_cashflow hanya mengembalikan daftar file, bukan isi baris laporan. Tidak ada angka terverifikasi untuk Q1/Q3/Q4 2023–2026, maupun FY2022–FY2025.
  • Akibatnya: tren pertumbuhan, struktur neraca (kas, utang, ekuitas), arus kas operasi, dan rasio likuiditas tidak bisa dikutip. Trader harus tarik PDF laporan dari IDX atau arjum langsung.
  • get_seasonality: nol data. Pola musiman CPO (puncak produksi Sep–Okt, harga Q4) tidak bisa dikonfirmasi empiris di ticker ini.

Insider & Struktur Pemilik (implikasi dari 25 record)

  • 2 April 2026: Direktur Jamal Rosyidin Hakki jual 5.000.000 saham:
    • 4.000.000 @ Rp200 (18,332 m → 14,332 m)
    • 1.000.000 @ Rp202 (14,332 m → 13,332 m)
    • Sisa kepemilikan 13.332.000 saham (0,22% dari 6,0 miliar).
  • Sinyal: dijual di Rp200–202, kini Rp121. Harga turun ~40% sejak transaksi direktur. Ini satu-satunya insider action dalam ~6 bulan terakhir, dan arahnya negatif.
  • Pemegang besar: Nyamdorj Chuluunbaatar (asing) ~590,9 juta saham (~9,8%), akumulasi bertahap 2022–2023, tidak ada jual sejak 2023. Passif holder.
  • Suwantara Gotama (lokal) ~436,6 juta saham (~7,3%), beli agresif Des 2021–Jan 2022 (408 juta saham baru). Tidak ada aktivitas terbaru.
  • Ritel likuiditas rendah. Satu direktur menjual = pasokan besar relatif terhadap volume harian (Rp460 juta/hari vs penjualan direktur ~Rp1,0 miliar).

Interpretasi untuk Trader

Positif:

  • Margin bruto 32,4%, net 15,4% — solid untuk kebun sawit.
  • P/E ~12,5x jika H1 setahun (annualized) — murah dibanding sektor CPO (umumnya 15–25x).
  • Harga turun 40% dari level jual direktur Rp200 → potensi value trap atau oversold.
  • Pemegang besar asing tidak keluar. Tidak ada panic selling struktural.

Negatif / Risiko:

  • Likuiditas ekstrem tipis. Spread tinggi (VWAP 119 vs close 121). Sulit keluar posisi besar.
  • Direktur jual di puncak harga April 2026 = sinyal informasional negatif (insider tahu kondisi lebih baik dari pasar).
  • Beban bunga ada → utang eksplisit belum terverifikasi.
  • Data historis (neraca, kas, arus kas) tidak tersedia di tool. Tidak bisa nilai utang bersih, current ratio, ROE, atau FCF. Ini blocker analisis.
  • 2023–2025 earnings trend tidak dapat dikutip. Klaim turnaround tidak terbukti maupun tertolak.
  • Laporan Q3 2026 (Sept 2026) belum ada → biasanya terbit akhir Oktober/awal November. Catalyst dekat.

Rekomendasi Aksi

  1. Jangan ambil posisi besar sampai neraca terverifikasi (kas vs utang). Margin bagus tapi struktur modal unknown.
  2. Cek laporan Q3 2026 (harus terbit pekan ini). Fokus: revenue Q3 vs Q2, perubahan beban bunga, arus kas operasi.
  3. Bandingkan net profit H1 2026 (Rp29 m) vs FY2025 — masih perlu data FY2025 isi.
  4. Jika beli: limit order di bawah VWAP (≤Rp119), size kecil (likuiditas), stop-loss ketat.
  5. Watch insider: pengumuman transaksi direktur baru (IDX Keterbukaan Informasi) — jual lanjutan = konfirmasi negatif.

Tabel Ringkasan

Kategori Data Implikasi Sinyal
Ticker GZCO.JK, PT Gozco Plantations Tbk Perkebunan CPO, IDX Netral
Harga Rp121, 28 Okt 2026, chg 0,0% Flat, VWAP 119 Netral
Market cap Rp726 m (6,0 miliar saham) Small-cap Netral
Likuiditas Turnover 0,06%, nilai Rp460 jt Sangat tipis Negatif
Penjualan H1 2026 Rp188,157 m — Netral
Gross margin 32,4% Sehat, sekelas CPO Positif
Net margin 15,4% Kuat Positif
Laba neto H1 2026 Rp28,950 m ~Rp4,85/saham Positif
EPS annualized ~Rp9,7 P/E ~12,5x Positif (murah)
Beban bunga H1 Rp4.568 m Ada utang berbunga Netral-Negatif
Opex ratio 14,9% penjualan Wajar Netral
Neraca / arus kas Tidak tersedia Blocker Negatif (info gap)
Historis FY2022–FY2025 Tidak tersedia Tren tak terverifikasi Negatif (info gap)
Insider Apr 2026 Direktur jual 5 jt @ Rp200–202 Di atas harga kini Negatif
Pemegang asing Nyamdorj ~9,8%, tidak jual Anchor holder Positif
Seasonality Nol data Tidak bisa dipakai Netral
Catalyst dekat Rilis Q3 2026 Cek margin & utang Watch

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

340 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan: tidak ada data sentimen yang tersedia

Ketiga sumber data gagal atau kosong untuk GZCO.JK pada periode 2026-10-21 s/d 2026-10-28. Skor 5,0 (Neutral) bukan hasil pembacaan sentimen — murni titik netral karena nol bukti.

Sumber per sumber

News (Yahoo Finance, 7 hari) Data tidak tersedia. DATA_UNAVAILABLE: tidak ada vendor terkonfigurasi yang bisa melayani get_news; Yahoo Finance tidak punya artikel bertag GZCO.JK. Ini bukan sinyal bearish atau bullish — sekadar tidak ada liputan yang bisa diambil. Tidak ada nilai yang diestimasi.

StockTwits Tidak tersedia. Panggilan mengembalikan HTTPError. Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio bull/bear. Nol sampel — rasio tidak bisa dihitung.

Reddit Tidak ada kueri diskusi untuk GZCO.JK. Tidak ada post, tidak ada subreddit yang disebut. Tidak bisa dinilai substansi atau karakter komunitas.

Divergensi antar sumber

Tidak ada. Untuk divergensi butuh minimal dua sumber aktif; di sini nol.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Tidak ada topik berulang karena tidak ada teks sama sekali.

Katalis dan risiko

Tidak teridentifikasi dari data. Tidak ada berita laba, aksi korporasi, ekspansi kebun, harga CPO, atau risiko kompetitif yang muncul di sumber mana pun. Data yang hilang berarti katalis tidak bisa dibaca dari feed ini, bukan berarti katalis tidak ada.

Tabel sinyal sentimen

Arah Sumber Bukti pendukung
— (netral) Yahoo Finance news Data tidak tersedia; tidak ada artikel bertag GZCO.JK
— (netral) StockTwits Tidak tersedia; HTTPError, nol pesan
— (netral) Reddit Tidak ada diskusi yang dikueri, nol post

Catatan keandalan

Confidence low. Nol observasi di ketiga sumber. Skor 5,0 adalah default tanpa informasi, bukan penilaian. Data ini tidak bisa dipakai untuk menyimpulkan apa pun tentang posisi retail maupun institusional. Gunakan fundamental (PT Gozco Plantations Tbk, Consumer Defensive / Farm Products, BEI) dan teknikal sebagai basis keputusan. Jangan perlakukan skor ini sebagai sinyal trading. Jika feed dipulihkan, ulangi analisis — khususnya StockTwits, karena satu-satunya sumber real-time yang bisa memberi rasa sentimen cepat.

Analisa berita

537 kata

Laporan Riset Berita — GZCO.JK (PT Gozco Plantations Tbk)

Status data: sebagian besar kosong

  • get_news untuk GZCO.JK: DATA_UNAVAILABLE. Vendor tidak punya berita bertag GZCO.JK. Nol artikel 21–28 Okt 2026. Bukan sinyal negatif — murni coverage gap.
  • get_global_news 7 dan 14 hari: hasil tidak relevan. Semua isi soal IBM/tech/quantum/tambang emas Kanada. Nol berita sawit, CPO, Indonesia, IDX, atau emiten agri. Feed berita global vendor terlihat terdegradasi sempit (satu klaster topik).
  • get_macro_indicators (FRED): gagal semua (FRED_API_KEY tidak diset). Nol CPI, core PCE, unemployment, fed funds, 10Y, yield curve. Tidak ada angka yang bisa dipakai — tidak ada estimasi karangan.

Konsekuensi: tidak ada bukti dari tool untuk fundamental GZCO.JK minggu ini. Jangan baca "sunyi" sebagai netral atau bullish.

Yang benar-benar bisa dipakai

Fed beku sepanjang 2026. Polymarket, volume likuid:

  • "No Fed rate cut in 2026": Ya 96% ($9.2M volume, 1 minggu -0.4pp)
  • "1 cut in 2026": Ya 2% (1 minggu +0.5pp)
  • "2 cuts": Ya 0.15%
  • Implikasi: jalur suku bunga AS datar. Tidak ada tailwind pemotongan biaya dana global. Untuk emiten levered di negara berkembang, ini penahan re-rating.

Resesi AS tidak jadi basic case.

  • "US recession by end 2026": Ya 8% ($2.4M)
  • UK 5%, Japan 8% (Japan naik +4.5pp dalam 1 minggu — risiko baru, kecil likuiditasnya)

Tidak ada pasar prediksi sawit/CPO. Polymarket kosong untuk topik ini. Tidak ada probabilitas forward-looking untuk CPO, ekspor Indonesia, atau cuaca El Niño. Gap analitik nyata.

Konsekuensi untuk GZCO.JK

  1. Driver utama GZCO = harga CPO dalam USD + rupiah. Keduanya tidak tercakup tool hari ini. Satu-satunya makro yang terukur (Fed freeze, resesi US rendah) bersifat netral-buruk: dolar cenderung kuat, tidak ada stimulus likuiditas. Compounder sawit kecil biasanya paling sensitif ke CPO spot, bukan Fed.
  2. Sinyal diskon/persistensi tipis. GZCO.JK likuiditas rendah, coverage analis ~nol. Tanpa berita dan tanpa data makro, setiap kesimpulan arah = tebakan.
  3. Aksi: jangan ambil posisi baru berdasarkan laporan ini. Butuh harga CPO Bursa Malaysia, kurs USD/IDR, rilis produksi TBS kuartalan, dan ekspor GAPKI sebelum ada call.

Risiko yang harus ditutup analis lain

  • Harga CPO spot/futures (tidak ada di tool).
  • Kurs USD/IDR dan BI rate (tidak ada di tool).
  • Fundamental GZCO: laba, utang, realisasi harga jual, produksi TBS — tidak dapat ditarik.

Ringkas

Item Nilai/Status Sumber Arah untuk GZCO.JK
Berita GZCO.JK 21–28 Okt Tidak tersedia get_news Netral (gap data)
Berita global relevan Nol (feed hanya IBM/tech/gold) get_global_news 7d & 14d Tidak terpakai
CPI / PCE / unemployment / fed funds / 10Y Tidak tersedia (FRED key absen) get_macro_indicators Tidak terpakai
P(Fed cut 2026) 2% (no-cut 96%) Polymarket $9.2M Negatif untuk re-rating EM
P(resesi AS 2026) 8% Polymarket $2.4M Netral-positif
P(resesi Jepang 2026) 8% (+4.5pp/1mg) Polymarket (tipis) Risiko demand Asia
Pasar prediksi CPO/sawit Tidak ada Polymarket Gap — butuh data harga CPO manual
Kesimpulan Tidak ada sinyal actionable semua sumber Tahan, jangan trading laporan ini

Rating: Hold (data-insufficient — tanpa coverage berita/makro untuk GZCO.JK)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD