Gacor Quant
Sesi 1 berlangsung (09:00-12:00 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Aman Agrindo Tbk.

GULA · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa cb-flash

Sell

745 rupiah per lembar · -1,33% · -

Net broker seluruhnya 4,2 M rupiah. Kapitalisasi 808,1 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Jual habis GULA.JK harga pasar 755. Pangkas alokasi jadi 0%. Pasang stop loss 789.2 atas SMA 50. Target turun 665 lanjut 546.75 level SMA 200.
Aliran dana
LS beli 1,9 M
Posisi harga
-4,3% terhadap SMA50, asing -1,7% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
744
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
1,8 M
rupiah, sesi -
Frekuensi
99
kali transaksi
Volume
2,4 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2022-08-03 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
LS RELIANCE SEKURITAS INDONESIA TBK. 1,9 M 2,5 jt 1,9 M -
IH INDO HARVEST SEKURITAS 533,2 jt 703,7 rb 706,7 jt 173,5 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 379,5 jt 500,2 rb 923,8 jt 544,3 jt
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 359,1 jt 475,9 rb 409,6 jt 50,5 jt
ID ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA 279,2 jt 370,0 rb 631,2 jt 352,1 jt
SH ARTHA SEKURITAS INDONESIA 244,2 jt 323,5 rb 244,2 jt -
PC FAC SEKURITAS INDONESIA 227,3 jt 298,1 rb 466,5 jt 239,3 jt
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 81,5 jt 107,7 rb 89,0 jt 7,4 jt
FZ WATERFRONT SEKURITAS INDONESIA 80,8 jt 106,1 rb 370,6 jt 289,8 jt
YB YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS 72,5 jt 96,0 rb 75,5 jt 3,0 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
LS 755 1,9 M XA 757 2,6 M
BR 759 1,4 M BR 758 1,8 M
AR 757 1,1 M BK 756 1,1 M
XA 759 1,1 M AR 759 1,1 M
AZ 757 923,8 jt IU 759 989,5 jt
IU 758 722,0 jt CC 759 730,3 jt
IH 757 706,7 jt AK 755 664,5 jt
BK 760 667,5 jt AZ 756 544,3 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 115 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-23 AMAN RESOURCES INDONESIA - Transfer +10,000,000 -
2026-10-23 AMAN RESOURCES INDONESIA - Transfer -10,000,000 -
2026-10-22 AMAN RESOURCES INDONESIA - Transfer -165,500,000 -
2026-10-22 AMAN RESOURCES INDONESIA - Transfer +165,500,000 -
2026-10-19 IRSYAD HANIF - Buy +14,358,620 550
2026-10-19 AMAN RESOURCES INDONESIA - Sell -14,358,620 -

Keputusan akhir

198 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Jual habis GULA.JK harga pasar 755. Pangkas alokasi jadi 0%. Pasang stop loss 789.2 atas SMA 50. Target turun 665 lanjut 546.75 level SMA 200. Horizon waktu 1-3 bulan.

Investment Thesis: Fundamental rusak parah. Utang bank jangka pendek 74.99 miliar tindih kas sisa 12.31 miliar. Quick ratio 0.17x bahaya gagal bayar. Beban pokok gerus 95.12% pendapatan. Beban bunga 3.39 miliar telan 67.2% laba kotor. Laba bersih H1 2026 cuma 34.84 juta, Q2 rugi 1.65 juta. Arus kas operasi boncos 29.40 miliar. PBV 5.56x kemahalan lawan BVPS 133.96. Pengendali buang barang murah harga 364 sampai 550.

Teknikal konfirmasi ambruk. Harga 755 bawah EMA 10 (773.88) dan SMA 50 (789.20). Asing AK dan BK buang bersih 2.394.200 lembar ke ritel LS. MACD -8.22 bawah sinyal -3.54, histogram -4.68 tebal negatif. RSI 39.05 belum oversold. Ruang banting harga terbuka menuju SMA 200 di 546.75. Opsi kubu netral tunggu pantulan bahaya, risiko likuiditas macet. Rencana sergap beli kubu agresif nekat tangkap pisau jatuh. Likuidasi modal prioritas mutlak.

Kondisi ubah pandangan: arus kas operasi berbalik positif, utang jangka pendek terbayar lunas, harga tutup konsisten atas SMA 50 (789.20) disertai volume akumulasi valid.

Price Target: 546.75

Time Horizon: 1-3 bulan

Rencana trader

73 kata

Action: Sell

Reasoning: Harga 755 bawah EMA 10 (773.88) dan SMA 50 (789.20). Asing AK dan BK buang barang masif, MACD bearish melebar, RSI 39.05 belum oversold. Fundamental kritis karena utang jangka pendek enam kali lipat kas dan laba bersih tipis. Jual seluruh posisi di 755, hindari risiko jatuh ke support 665 dan SMA 200 (546.75).

Entry Price: 755.0

Stop Loss: 789.2

Position Sizing: 0% dari portofolio (likuidasi penuh)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

209 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang mutlak. Bull banggakan omzet Q2 2026 loncat 300% YoY jadi Rp103,40 miliar. Fakta finansial bantah telak: beban pokok gerus 95,12% pendapatan. Laba kotor sisa 4,88%. Beban bunga bank Rp3,39 miliar telan 67,2% laba kotor. Laba bersih H1 2026 cuma Rp34,84 juta. Klaim arus kas positif Q2 semu; CFO H1 boncos Rp29,40 miliar. Kas anjlok 73,1% sisa Rp12,31 miliar. Likuiditas darurat, quick ratio 0,17x. Utang jangka pendek Rp74,99 miliar enam kali lipat kas. PBV 5,56x gelembung untuk BVPS Rp133,96 margin tipis. Pengendali lepas saham masif harga obral Rp364 - Rp550. Asing AK dan BK distribusi 2,39 juta lembar ke broker ritel lokal. Teknikal jebol bawah EMA 10 (773,88) dan SMA 50 (789,20). MACD histogram negatif melebar. Deviasi +38,1% dari SMA 200 (546,75) picu risiko jatuh dalam. Sisi Bear bawa bukti tak terbantahkan.

Strategic Actions: Jual dan hindari GULA.JK. Alokasi standar turunkan ke nol persen (0%). Portofolio ada barang: keluar segera di harga pasar 755 atau manfaatkan retest EMA 10 (774). Buka posisi short atau hindari beli: pasang stop loss ketat tutup harian atas SMA 50 (789,20). Target penurunan: target 1 di support 665, target 2 di area mean reversion SMA 200 (546,75). Abaikan akumulasi broker lokal. Lindungi modal dari risiko gagal bayar utang jangka pendek.

Analisa teknikal dan aliran dana

702 kata

Data Pasar Terverifikasi (GULA.JK — 2026-10-27)

Sumber data primer: snapshot terverifikasi pasar 2026-10-27.

  • Open: 765
  • High: 765
  • Low: 750
  • Close: 755
  • Volume: 15.149.300 lembar
  • Turnover: Rp11.474.016.500
  • Frekuensi: 911 kali
  • Net Foreign: -2.394.200 lembar (distribusi asing)

Seleksi 8 Indikator Teknikal & Evaluasi

  1. close_10_ema (773.88): Tren mikro turun. Harga 755 bawah EMA 10. Indikasi momentum jual aktif.
  2. close_50_sma (789.20): Tren menengah patah. Harga jebol bawah SMA 50 sejak pertengahan Oktober 2026. Berfungsi jadi resistance dinamis.
  3. close_200_sma (546.75): Tren jangka panjang makro masih naik. Gap harga terhadap garis 200 hari lebar (+38.1%). Sinyal ruang koreksi lanjutan terbuka luas.
  4. macd (-8.22): Momentum bearish dominan. Garis MACD jauh bawah garis sinyal (-3.54). Histogram negatif (-4.68) melebar.
  5. rsi (39.05): Momentum turun curam. Belum sentuh batas ekstrem oversold (30). Ruang pelemahan harga masih ada. (Diskrepansi data: vendor klaim RSI 27 oversold, data terverifikasi tunjukkan RSI 39.05; gunakan 39.05 sebagai fakta mutlak).
  6. boll (786.25): Mid Bollinger Band. Arah melandai turun. Batas atas (boll_ub) 831.66, batas bawah (boll_lb) 740.84. Harga 755 mendekati pita bawah.
  7. atr (31.79): Volatilitas harian Rp31.79 (~4.2% harga saham). Patokan jarak stop loss dan target realistis.
  8. vwma (784.61): Volume Weighted MA 20 hari di 784.61. Harga jauh bawah harga rata-rata bobot transaksi. Konfirmasi pembeli bayar harga lebih rendah dari rata-rata pasar.

Bandarmologi & Arus Dana Broker

  • Pola Flow: Distribusi terorganisir broker asing & institusi besar ke broker ritel lokal.
  • Top Penjual Net:
    • XA (NH Korindo): -Rp1,54 miliar (-2.031.600 lembar) avg 757.
    • CC (Mandiri Sekuritas): -Rp727,0 juta (-958.000 lembar) avg 759.
    • AK (UBS Sekuritas - Asing): -Rp632,9 juta (-838.400 lembar) avg 755.
    • BK (J.P. Morgan - Asing): -Rp439,1 juta (-584.600 lembar) avg 756.
  • Top Pembeli Net:
    • LS (Reliance): +Rp1,89 miliar (+2.500.000 lembar) avg 755.
    • IH (Indo Harvest): +Rp533,2 juta (+703.700 lembar) avg 757.
    • AZ (Sucor): +Rp379,5 juta (+500.200 lembar) avg 757.
  • Foreign Flow Net: -2.394.200 lembar. Broker asing tier-1 (AK, BK) buang muatan. Penampung mayoritas broker ritel/lokal. Sinyal bahaya akumulasi semu lokal.

Evaluasi Vendor Verdict & Analisis Risiko

  • Vendor IDX Edge PRO beri status AVOID / NETRAL (Skor 25/75). Alasan: harga bawah SMA 20, volume stabil, asing jual deras, broker distribusi.
  • Temuan selaras: tekanan jual asing (AK, BK) nyata.
  • Perbedaan: vendor anggap RSI 27 (oversold), snapshot riil hitung RSI 39.05 (belum oversold). Tekanan jual riil belum capai klimaks jenuh. Risiko jebol support bawah makin tinggi.

Skenario & Rencana Transaksi

  • Support Kunci: 750 (Low hari ini), 740 (Lower Bollinger Band), 665 (Low jarum 16 Oktober 2026).
  • Resistance Kunci: 774 (EMA 10), 786 (Mid Bollinger), 789 (SMA 50).
  • Keputusan: Jangan tangkap pisau jatuh. Tunggu pullback reversal atau hindari sepenuhnya.

Tabel Ringkasan Analisis

Parameter Nilai / Kondisi Keterangan
Harga Terakhir Rp755 (-1,31%) Rentang harian 750 - 765
Tren Jangka Pendek Bearish Bawah EMA 10 (773.88) & VWMA (784.61)
Tren Jangka Menengah Bearish Bawah SMA 50 (789.20) & Mid BB (786.25)
Tren Jangka Panjang Bullish Makro Jauh atas SMA 200 (546.75)
Momentum (MACD) Bearish Melebar Line -8.22, Signal -3.54, Hist -4.68
Indeks Kekuatan (RSI) 39.05 Menurun, belum oversold
Volatilitas (ATR 14) Rp31.79 Risiko fluktuasi 4.2%
Pita Bollinger (BB) 740.84 - 831.66 Harga dekat batas bawah (740.84)
Arus Broker (Bandar) Distribusi Bersih Asing (AK, BK) & XA jual masif ke LS, IH, AZ
Foreign Net -2.394.200 lembar Outflow berlanjut
Area Cut Loss Disarankan < Rp740 Bawah batas bawah Bollinger

Rating: BEARISH

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Aksi: AVOID / JUAL SEMENTARA. Posisi baru: Jangan beli sekarang. Harga dalam fase distribusi institusi asing (AK, BK, CC). Tunggu konfirmasi base support solid di area 700 - 740 dengan volume beli kembali. Posisi lama: Exit / cut loss jika tembus bawah Rp740 untuk amankan modal dari risiko retest area swing low Rp665. Target pantulan teknikal terbatas hanya di Rp774 - Rp786 jika terjadi dead-cat bounce.

Analisa fundamental

853 kata

Analisis fundamental GULA.JK (PT Aman Agrindo Tbk) per 27 Oktober 2026:

Profil dan Ringkasan Pasar

  • Entitas: PT Aman Agrindo Tbk (GULA.JK).
  • Sektor: Agribisnis, perdagangan gula.
  • Harga pasar terakhir: IDR 745 (-1,33%).
  • Nilai kapitalisasi pasar: IDR 808,12 miliar.
  • Jumlah saham tercatat: 1.070.362.500 lembar.
  • Nilai buku per saham (BVPS): IDR 133,96.
  • Valuasi: PBV 5,56x. Valuasi sangat premium untuk emiten komoditas margin tipis.

Kinerja Laba Rugi (Income Statement)

  • Pendapatan Q2 2026: IDR 103,40 miliar. Naik tajam dibanding Q1 2026 (IDR 40,92 miliar) dan Q2 2025 (IDR 25,80 miliar).
  • Beban pokok penjualan Q2 2026: IDR 98,36 miliar (95,12% pendapatan). Laba kotor tipis IDR 5,04 miliar (margin kotor 4,88%).
  • Beban bunga & keuangan Q2 2026: IDR 3,39 miliar. Beban bunga menguras 67,2% laba kotor.
  • Beban operasional (penjualan + umum & adm): IDR 1,28 miliar.
  • Laba/Rugi bersih Q2 2026: Rugi bersih IDR 1,65 juta. H1 2026 laba bersih kumulatif IDR 34,84 juta. Margin laba bersih mendekati 0%.
  • Tren historis: Margin tipis konsisten (Q3 2025 rugi kotor IDR 2,13 miliar dan rugi bersih IDR 5,55 miliar; Q4 2025 laba bersih didorong manfaat pajak IDR 1,82 miliar).

Neraca dan Solvabilitas (Balance Sheet)

  • Total aset (Q2 2026): IDR 219,69 miliar.
  • Kas dan setara kas: IDR 12,31 miliar. Turun 73,1% dari IDR 45,79 miliar per akhir 2025.
  • Persediaan: IDR 64,99 miliar (naik 105,4% dari IDR 31,64 miliar per akhir 2025). Kas tersedot ke persediaan.
  • Uang muka aset tetap: IDR 32,28 miliar.
  • Aset tetap: IDR 89,99 miliar.
  • Total liabilitas: IDR 76,31 miliar.
  • Utang bank jangka pendek: IDR 74,99 miliar (98,27% total liabilitas).
  • Total ekuitas: IDR 143,39 miliar.
  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,53x. Utang bank mendominasi kewajiban lancar.
  • Current Ratio: 1,26x. Quick Ratio: 0,17x. Risiko likuiditas tinggi jika perputaran persediaan macet.

Arus Kas (Cash Flow)

  • Arus kas operasi (CFO) Q2 2026: IDR +1,45 miliar. Tertolong penerimaan pelanggan IDR 103,86 miliar.
  • Arus kas operasi kumulatif H1 2026: IDR -29,40 miliar (Q1 2026 defisit operasi IDR 30,85 miliar akibat pembelian persediaan).
  • Arus kas investasi (CFI) H1 2026: IDR -6,14 miliar untuk uang muka dan perolehan aset tetap.
  • Arus kas pendanaan (CFF) H1 2026: IDR +2,07 miliar (pinjaman bank berputar aktif).
  • Perubahan kas bersih H1 2026: Penurunan bersih kas IDR 33,48 miliar. Posisi kas tertekan.

Transaksi Orang Dalam (Insider Transactions)

  • 23 Oktober 2026: PT Aman Resources Indonesia transfer internal 10.000.000 lembar.
  • 22 Oktober 2026: PT Aman Resources Indonesia transfer internal 165.500.000 lembar.
  • 19 Oktober 2026: Aman Resources Indonesia lepas 14.358.620 lembar ke Irsyad Hanif pada harga IDR 550. Diskon 26,2% terhadap harga pasar saat ini (IDR 745).
  • 7-9 September 2026: Irsyad Hanif akumulasi total 40.000.000 lembar (@ IDR 364 & crossing IDR 0). Ciptadana Sekuritas tampung 123.020.380 lembar dari Aman Resources Indonesia.
  • Pengendali melepas kepemilikan signifikan pada harga diskon di bawah harga pasar. Sinyal distribusi internal.

Evaluasi Fundamental dan Risiko

  • Kelemahan margin: Gross margin <5%. Laba operasional tergerus beban bunga bank pinjaman jangka pendek (IDR 3,39 miliar per kuartal).
  • Beban utang bank jangka pendek: IDR 74,99 miliar jatuh tempo dalam 1 tahun, kas riil hanya IDR 12,31 miliar.
  • Valuasi tidak wajar: PBV 5,56x dengan ROE mendekati 0% (H1 2026 laba tahunan < IDR 70 juta). Saham overvalued.
  • Disparitas harga transaksi insider: Pemindahan saham pengendali terjadi pada IDR 364 - IDR 550, pasar bertransaksi di IDR 745.

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: Jual / hindari instrumen GULA.JK. Kinerja laba bersih riil stagnan near-zero. Beban bunga utang bank menggerus margin. Valuasi PBV 5,56x terlampau mahal untuk bisnis komoditas bergulir utang tinggi. Transaksi insider terjadi jauh di bawah harga pasar.

Parameter Fundamental Metrik / Posisi Finansial Keterangan & Implikasi
Harga Terakhir / Market Cap IDR 745 / IDR 808,12 Miliar Kapitalisasi pasar kecil (small cap IDX)
Nilai Buku (BVPS) & PBV IDR 133,96 / 5,56x Sangat overvalued dibanding sektor komoditas
Pendapatan Usaha (Q2 2026) IDR 103,40 Miliar Volume naik tajam dibanding Q1 2026 (IDR 40,92 M)
Laba Kotor & Gross Margin IDR 5,04 Miliar / 4,88% Margin sangat tipis, rentan fluktuasi harga gula
Beban Bunga Keuangan (Q2 2026) IDR 3,39 Miliar Menguras 67,2% dari total laba kotor
Laba / (Rugi) Bersih (Q2 2026) -IDR 1,65 Juta Breakeven/rugi, H1 2026 total laba cuma IDR 34,8 Juta
Kas & Setara Kas (Q2 2026) IDR 12,31 Miliar Merosot dari IDR 45,79 Miliar di akhir 2025
Utang Bank Jangka Pendek IDR 74,99 Miliar Menekan likuiditas kas (utang jangka pendek 6x kas)
Quick Ratio & Current Ratio 0,17x / 1,26x Likuiditas ketat, kas tertahan di persediaan (IDR 65 M)
Arus Kas Operasi (H1 2026) -IDR 29,40 Miliar Arus kas operasional negatif terbebani modal kerja
Aktivitas Orang Dalam Jual/Transfer pengendali @ 364-550 Distribusi saham pengendali di bawah harga pasar

Analisa sentimen

210 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian per Sumber Data

  • Yahoo Finance: Data tidak tersedia (DATA_UNAVAILABLE). Nol berita untuk GULA.JK periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Sinyal institusional nihil.
  • StockTwits: Galat sistem (HTTPError). Pesan nol. Rasio Bullish/Bearish tidak ada. Sinyal ritel nihil.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Mesin pencari tidak melayani arsip periode terkait (Reddit search unavailable). Postingan nol. Diskusi komunitas nihil.

2. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber

Ketiga sumber kosong serentak. Tidak ada divergensi. Tidak ada keselarasan. Basis komparasi nihil.

3. Tema Narasi Dominan

Tema narasi pasar tidak ada. Ketiadaan data total menutup pembacaan tren opini publik atau institusi terhadap PT Aman Agrindo Tbk (GULA.JK).

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Nihil. Tidak ada berita pendapatan, aksi korporasi, atau ekspansi terlacak.
  • Risiko: Blind spot informasi sentimen. Emiten minim liputan ritel global dan media Yahoo Finance. Trader wajib abaikan sinyal sentimen sosial, fokus analisis teknikal dan keterbukaan informasi IDX.

5. Ringkasan Sinyal Sentimen

Sumber Arah Bukti Pendukung
Yahoo Finance Netral DATA_UNAVAILABLE, 0 artikel ditemukan
StockTwits Netral HTTPError, 0 data sentimen ritel
Reddit Netral Penelusuran arsip tidak tersedia, 0 postingan

Analisa berita

332 kata

Analisis berita dan makro GULA.JK (PT Aman Agrindo Tbk) periode 20-27 Oktober 2026.

1. Berita Spesifik Emiten (GULA.JK)

  • Data berita spesifik emiten kosong. Vendor data berita tidak miliki arsip artikel terindeks untuk GULA.JK rentang 20-27 Oktober 2026.
  • Katalis aksi korporasi nihil. Laporan kinerja baru atau intervensi manajemen belum muncul di pasar.

2. Sentimen Makro & Global

  • Berita global dominasi sektor teknologi, AI kesehatan, infrastruktur edge computing (laporan pasar Microsoft, IBM, Cisco).
  • Sentimen komoditas agrikultur/gula global sepi eksposur media arus utama.
  • Data makro FRED tidak tersedia (kunci API absen). Data pasar prediksi ditahan untuk tanggal 2026-10-27 guna cegah bias pasca-kejadian.

3. Posisi Pasar IDX & Breadth

  • Screener IDX V5.2 tanggal 27 Oktober 2026 catat saham akumulasi lain (PIPA, BLES, IMPC). GULA.JK tidak masuk daftar skrining teknikal maupun akumulasi broker.
  • Breadth IDX Sesi 1 terbuka bervariasi. Nilai transaksi puncaki perbankan besar (BBCA transaksi Rp747 miliar, naik +3,06%), namun tekanan jual landa saham konglomerasi dan energi (BMRI -1,56%, TLKM -3,74%, ENRG -6,54%, BUMI -2,35%).
  • GULA.JK tidak masuk jajaran top gainer, loser, atau frekuensi transaksi bursa. Minat transaksi pasar pada saham ini rendah.

4. Implikasi Perdagangan

  • Likuiditas minim sinyal akumulasi. Tanpa berita pendorong atau sentimen harga gula domestik, saham rentan stagnan atau pergerakan spread lebar.
  • Sikap: Disiplin modal. Jangan tangkap pisau jatuh atau spekulasi tanpa volume masuk.
Parameter Status / Temuan Implikasi Pasar
Berita Emiten GULA.JK Data nihil (20-27 Okt 2026) Tidak ada katalis penggerak harga
Screener IDX V5.2 GULA.JK tidak lolos radar Akumulasi broker besar nihil
Sentimen Global Rotasi ke saham teknologi/AI Komoditas pangan kurang dilirik
Market Breadth IDX Sesi 1 campur, defensif ke BBCA Saham lapis 2 & 3 tertekan likuiditas
Tindakan Trader Hindari posisi agresif Risiko likuiditas tinggi

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD / WAIT AND SEE