Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Fore Kopi Indonesia Tbk.

FORE · analisa Kamis, 29 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

565 rupiah per lembar · -4,24% · 2026-10-29

Net broker seluruhnya 906,5 jt rupiah. Kapitalisasi 5,0 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Sell FORE.JK. Kurangi eksposur bertahap ke 25–30% dari sizing normal dalam 3–5 sesi, jangan satu order besar. Pakai limit order dipecah di bawah 10% volume harian.
Aliran dana
XC beli 396,2 jt
Keyakinan
B62 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-25,1% terhadap SMA50, asing -14,3% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan B62

Skor 61.5 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 23/25

net 906,5 jt dari bruto 1,2 M, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-25,1% vs SMA50, return 20 sesi -28,5%

Likuiditas 0/15

rata-rata 2,1 M rupiah per hari

Volatilitas 8/15

ATR 7.8% lebar, stop jadi mahal

VWAP
566
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
1,8 M
rupiah, sesi 2026-10-29
Frekuensi
994
kali transaksi
Volume
3,2 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2025-04-14 sampai 2026-10-29. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 396,2 jt 691,1 rb 465,5 jt 69,3 jt
KI CIPTADANA SEKURITAS ASIA 353,1 jt 633,4 rb 353,2 jt 112,0 rb
YU CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI 89,7 jt 160,7 rb 89,7 jt -
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 23,0 jt 40,0 rb 23,0 jt -
CP KB VALBURY SEKURITAS 11,4 jt 20,0 rb 12,6 jt 1,1 jt
NI BNI SEKURITAS 10,9 jt 19,3 rb 13,7 jt 2,8 jt
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 7,8 jt 13,7 rb 41,7 jt 33,9 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 5,7 jt 10,1 rb 21,2 jt 15,6 jt
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 3,4 jt 6,0 rb 3,4 jt -
GI WEBULL SEKURITAS INDONESIA 2,2 jt 3,8 rb 2,2 jt -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XC 571 465,5 jt XL 563 838,4 jt
XL 571 383,9 jt PD 568 238,8 jt
KI 558 353,2 jt CC 579 227,3 jt
CC 566 172,6 jt YP 574 118,8 jt
YU 558 89,7 jt XC 560 69,3 jt
YP 563 82,0 jt BK 574 67,9 jt
OD 566 41,7 jt SQ 560 56,7 jt
SQ 560 40,9 jt AK 561 55,8 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 114 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-22 FERRY SUDJONO - Buy +357,000 -
2026-10-20 FERRY SUDJONO - Buy +293,000 -
2026-10-20 FERRY SUDJONO - Buy +93,000 -
2026-10-19 FERRY SUDJONO - Buy +526,000 -
2026-10-19 FERRY SUDJONO - Buy +1,861,100 -
2026-10-15 FERRY SUDJONO - Buy +168,000 -

Keputusan akhir

845 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Sell FORE.JK. Kurangi eksposur bertahap ke 25–30% dari sizing normal dalam 3–5 sesi, jangan satu order besar. Pakai limit order dipecah di bawah 10% volume harian. Jangan short — tidak ada pinjaman, likuiditas tidak dukung. Tidak ada entry baru.

Ketiga analis sepakat Sell; yang diperdebatkan hanya ukuran sisa posisi dan mekanisme stop. Keputusan: eksekusi versi trader dengan dua amandemen dari netral.

  1. Jual bertahap sekarang, mulai dari harga saat ini. Jangan gantung semua di zona 580–600. Netral benar: harga 565, bukan 590. Pantulan ke 580–600 adalah target keluar, bukan jaminan. Trader sendiri menyebutnya "kesempatan keluar, bukan alasan tahan". Jual di setiap tick naik kecil, dan siap skenario tanpa pantulan.
  2. Sisa posisi maksimum 10–15% sizing normal, bukan 25–30%. Konservatif benar: stop keras 528 di saham turnover 0,036%/hari adalah fiksi. Jarak 545 ke 528 bisa dilalui satu sesi tanpa pembeli, slippage 10–15% tidak terhitung di kertas trader.
  3. Ganti stop harga dengan stop waktu + stop ukuran. Tenggat keras 10 sesi bursa, atau sampai Q3 rilis, mana lebih dulu. Lewat tenggat tanpa close >610 + MACD hist positif + asing net beli 3 sesi berturut → jual sisa pakai limit bertahap, bukan market order. Ini menjawab kritik konservatif tanpa membuang opsi Q3 seperti dia mau.
  4. Break 545 dengan volume → percepat sisa jual di 545–548 pakai limit bertahap. Level 532 vendor adalah target, bukan harga eksekusi di order book tipis.
  5. Larangan entry baru sampai tiga syarat terpenuhi bersamaan: close harian >610, MACD histogram positif, asing net beli minimal 3 sesi berturut. Ketiganya belum terpenuhi satu pun.

Investment Thesis:

Yang memutuskan: struktur harga dan aliran satu arah, tanpa satu pun syarat beli terpenuhi.

Close 565 di bawah 10 EMA 609,71, 200 SMA 689,88, dan 50 SMA 754,00 — death-cross stack. 50 SMA turun 796 → 754 dalam 15 hari. VWMA 627,46 di atas harga = posisi terdistribusi, bukan terakumulasi. MACD −55,09 di bawah signal −46,13; histogram −8,96 hanya menyempit dari −21,63. Agresif benar: pelemahan momentum jual bukan pembalikan. Bull hanya punya satu argumen teknis, dan argumen itu masih negatif.

Aritmetika opex bull kontradiktif — poin terkuat konservatif. Asumsi revenue tetap sementara beban penjualan turun 41,9% → 38% tidak masuk akal di kopi ritel: promo adalah biaya akuisisi pelanggan, bukan lemak. Potong promo, revenue turun lebih cepat dari penghematan. Laporan fundamental mencatat ini sebagai risiko nomor tiga. Skenario terbaik bull pun masih menghasilkan P/E ~45x untuk margin 8,4% — masih mahal, dan itu skenario bersyarat, bukan fakta. Trailing P/E ~53,6x, P/S ~4,5x, tanpa dividen, buyback, atau berita.

Valuasi tanpa penopang + katalis tanpa tanggal. Q3 sendiri oleh bull disebut "kemungkinan rilis 1–3 minggu" — tidak ada tanggal terkonfirmasi di dataset. Katalis biner tak terjadwal di saham likuiditas tipis adalah opsi tanpa expiry. Netral benar: itu beban, bukan aset.

Likuiditas sebagai penguat arah keluar, bukan penahan. Turnover 0,036%/hari, volume 29 Okt 3,2 jt lembar, asing net −320.700 lembar = 10% volume hari itu. Rute keluar lebih sempit dari rute masuk. Konservatif benar bahwa ini alasan keluar lebih cepat, bukan lebih lambat.

Insider: sinyal nol, bukan bullish. Ferry jual 6,5 jt (1 Okt, 531–538) lalu beli balik 6,57 jt (6–22 Okt, 540–560), net +65.500 lembar dari posisi 537 jt = 0,0012% float. Agresif menyebutnya "melepas saham", konservatif "naikkan eksposur 1,13%" — keduanya memutar fakta yang sama. Netral paling tepat: secara statistik nol, tidak memberi arah. Saya tidak memakainya sebagai penopang Sell, tapi juga tidak menahannya.

Konflik yang saya selesaikan:

  • Sisa 25–30% (agresif) vs nol (konservatif) vs 10–15% dengan stop waktu (netral). Menang netral — dia satu-satunya yang menyelesaikan masalah stop fiktif tanpa membuang opsi Q3 sepenuhnya.
  • Klaim "distribusi terstruktur 5/5 sesi" (agresif) tidak bisa diverifikasi; get_accumulation_history kosong. Saya pakai snapshot 29 Okt sebagai bukti, bukan tesis lima hari.
  • Argumen makro Polymarket 97% no-cut dipakai kedua kubu untuk arah berlawanan, tidak bisa dibuktikan dari dataset. Saya tidak membangun tesis dari situ.

Di mana bull benar: RSI 26,43 bukan sinyal jual sendiri; likuiditas tipis adalah argumen position sizing; menjual di panic low menyakitkan. Tiga hal ini tidak mengimbangi tren turun penuh, aliran keluar, VWMA sebagai resistance, valuasi penuh, dan nol katalis terkonfirmasi. Bear menang bukan telak, tapi menang.

Keterbatasan yang harus dinyatakan eksplisit: FY2024 hilang dari dataset, sentimen sosial nol (StockTwits gagal, Reddit kosong), Q3 belum ada, tanpa same-store sales atau data pertumbuhan gerai. Dataset tipis — dan ketiadaan data memperkuat kasus mengurangi risiko, bukan mempertahankannya.

Yang mengubah rating:

  • Naik ke Overweight/Hold jika: Q3 rilis dengan 9M revenue >Rp 870 M dan beban penjualan <38%, sekaligus close harian >610, MACD hist positif, dan asing net beli ≥3 sesi berturut. Boleh naikkan kembali ke 60% sizing, target 677 lalu 754.
  • Naik ke sekadar Hold jika: close >610 dengan volume >5x rata-rata 20 hari dan VWMA 627,46 ditembus — berarti resistance gagal.
  • Tetap Sell / keluar penuh jika: Q3 gagal, tanggal rilis molor tanpa penjelasan, atau break 545 dengan volume.

Wajib dipantau: tanggal resmi rilis Q3 di IDX, arus asing harian, dan apakah VWMA 627,46 benar-benar jadi resistance. Ketiganya mengubah rating; sejauh ini tidak ada yang mendukung bull.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana trader

258 kata

Action: Sell

Reasoning: Rencana riset = Sell, teknik setuju. Struktur harga lawan semua beli: close 565 di bawah 10 EMA 609,71, 200 SMA 689,88, 50 SMA 754,00 — death-cross stack. VWMA 627,46 di atas harga = distribusi. Asing net jual 5/5 sesi, −320.700 lbr (10% volume) 29 Okt. Broker: XL STOCKBIT −454,5 jt, PD INDO PREMIER −211,2 jt, BK J.P. MORGAN −67,9 jt, AK UBS −38,8 jt. MACD −55,09 di bawah signal −46,13; hist −8,96 cuma menyempit dari −21,63 — pelemahan momentum jual bukan reversal. RSI 26,43 oversold tapi di trend turun bukan sinyal beli, dan harga 565 belum sentuh Boll LB 497,57. Bull tak punya satu syarat entry terpenuhi (close >610, hist positif, asing beli 3 sesi). Katalis Q3 tanggal tak terkonfirmasi. Valuasi penuh, P/E ~53,6x, tanpa dividen/buyback. Eksekusi: jual bertahap, limit order, pecah kecil di bawah 10% volume harian karena turnover 0,036%/hari. Pantulan ke 580–600 = kesempatan keluar, bukan alasan tahan. Break 545 dengan volume = percepat sisa jual, jangan tunggu 532. Sisa tiket kecil boleh dipertahankan hanya dengan stop keras.

Entry Price: 600.0

Stop Loss: 545.0

Position Sizing: Turunkan ke 25–30% dari sizing normal dalam 3–5 sesi. Normal = 100% sizing; plafon FORE.JK maksimum 50% dari itu (likuiditas tipis). Limit jual bertahap di 580–600 (di bawah VWMA 627,46). Break 545 volume → jual sisa cepat pakai level 532 vendor. Sisa opsional katalis Q3 stop keras 528. No entry baru sampai close >610 + MACD hist positif + asing net beli 3 sesi. Jangan short — tak ada pinjaman, likuiditas tak dukung.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

728 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang pada hampir setiap konflik faktual; bull menang hanya pada retorika.

Yang memutuskan:

  1. Arsitektur tesis bull self-defeating. Bull memberi rating BUY tapi syarat belinya "close > 610 + MACD hist positif + volume > 5x rata-rata". Tidak satu pun terpenuhi. Harga 565, VWMA 627, MACD −55,09 di bawah signal −46,13. BUY yang tidak boleh membeli di harga rekomendasinya sendiri adalah HOLD berlabel bullish. Ini poin terkuat bear dan bull tidak membantahnya, hanya mengakui di catatan penutup.

  2. Aritmetika opex bull kontradiktif. Bull asumsikan revenue tetap sementara beban penjualan turun 41,9% → 38%. Bear benar: di kopi ritel, promo adalah biaya akuisisi pelanggan, bukan lemak. Potong promo, revenue turun lebih cepat dari penghematan. Bull tidak pernah menjawab "kenapa manajemen tidak melakukannya kalau semudah itu".

  3. Moat tidak terbukti. Gross 62% + net 8,4% = seluruh pricing power habis di opex. Bull menyebutnya leverage operasi; bear menyebutnya diferensiasi lemah. Yang terukur hanya net margin 8,4%. Tidak ada data same-store sales, pertumbuhan gerai, atau pangsa pasar di dataset. Klaim "brand lokal mengalahkan franchise asing" tanpa dukungan angka.

  4. Insider net +65.500 lembar. Bull sendiri mengakui ini di dalam prompt-nya ("net +65.500 lembar"). Bear benar bahwa ini wash sale/rebalancing, bukan akumulasi. Pemegang 6,03% yang tidak keluar bisa berarti keyakinan, tapi juga bisa berarti trapped karena likuiditas tipis. Sinyal ambigu, bukan bullish.

  5. Tren dan aliran satu arah. Harga di bawah semua MA, runtuh 1.135 → 565 dalam 5 bulan, asing net jual 5/5 hari, 50 SMA turun 796 → 754 dalam 15 hari, VWMA 627 di atas harga. Bull hanya punya satu argumen teknis — histogram MACD membaik — dan itu pun masih negatif di bawah signal. Pelemahan momentum jual ≠ pembalikan.

  6. Katalis Q3 adalah tebakan kalender. Bull sendiri menulis "kemungkinan rilis 1–3 minggu". Tidak ada tanggal terkonfirmasi di dataset. Bear benar: menaruh seluruh tesis di event biner tak terjadwal, sambil mengakui tidak boleh beli sebelum event, bukan tesis — itu abstain.

  7. Valuasi tanpa penopang. P/E ~53,6x trailing annualized, P/S ~4,5x, tanpa buyback, dividen, atau berita. Bull berargumen P/E bisa turun ke 45x kalau margin membaik — bersyarat, bukan fakta.

Di mana bull benar: RSI 26,43 bukan sinyal jual sendiri; likuiditas tipis adalah argumen position sizing; dan menjual di panic low memang menyakitkan. Tapi tiga hal itu tidak mengimbangi kombinasi tren turun, aliran keluar, VWMA sebagai resistance, valuasi penuh, dan nol katalis terkonfirmasi. Bear lebih kuat, tapi tidak dengan selisih telak — bull tidak kalah karena fakta, melainkan karena tesisnya menuntut konfirmasi yang belum ada.

Catatan keterbatasan: FY2024 hilang, sentimen sosial nol, Q3 belum ada, datanya tipis. Ketiadaan data memperkuat kasus untuk mengurangi risiko, bukan mempertahankannya.

Strategic Actions: Ukur terhadap alokasi standar (asumsikan posisi normal = 100% dari sizing yang diizinkan untuk satu small cap likuiditas tipis; turunkan plafon instrumen ini jadi maksimum 50% dari itu karena turnover 0,036%/hari).

  1. Kurangi eksposur bertahap, jangan blok jual. Target: turunkan posisi ke 25–30% dari sizing normal dalam 3–5 sesi. Jangan satu order besar — likuiditas tipis, spread lebar. Pakai limit order, pecah jadi potongan kecil di bawah 10% volume harian.

  2. Prioritas keluar di pantulan. Pasang limit jual di zona 580–600 (di atas close 565, di bawah VWMA 627). Pantulan ke MA jangka pendek adalah kesempatan keluar, bukan alasan menahan. Jika tidak ada pantulan dan harga tembus 545 dengan volume, percepat sisa penjualan — jangan tunggu 528.

  3. Larangan entry baru. Tidak ada pembelian baru sampai tiga syarat terpenuhi bersamaan: (a) close harian > 610, (b) MACD histogram positif, (c) asing net beli minimal 3 sesi berturut. Sampai itu terjadi, instrumen ini tidak masuk watchlist beli.

  4. Sisa 25–30% sebagai opsi katalis Q3, dengan stop keras di 528. Posisi ini adalah tiket, bukan komitmen. Jika Q3 dirilis dan pendapatan 9M > Rp 870 M dengan beban penjualan < 38%, boleh naikkan kembali ke 60% sizing dengan target 677 lalu 754. Jika Q3 gagal atau tanggal rilis molor tanpa penjelasan, keluar penuh.

  5. Jangan short. Tidak ada instrumen pinjam yang tersedia dan likuiditas tidak mendukung. Ekspresi bearish di sini adalah mengurangi long, bukan membuka short.

  6. Wajib dipantau: tanggal resmi rilis Q3 di IDX, arus asing harian, dan apakah VWMA 627 benar-benar jadi resistance atau ditembus dengan volume > 5x rata-rata 20 hari. Ketiganya mengubah rating; sejauh ini tidak ada yang mendukung bull.

Urutan eksekusi: kurangi dulu (langkah 1–2), lalu putuskan berdasarkan Q3 (langkah 4). Jangan balik urutan.

Analisa teknikal dan aliran dana

895 kata

FORE.JK — Analisis 29 Okt 2026

Ringkas. Tren turun menyeluruh. Harga 565, di bawah semua MA. RSI oversold, tapi flow asing + broker jual. Bukan setup beli.

Catatan data. Snapshot terverifikasi pakai RSI 26,43, ATR 37,17, MACD −55,09. Vendor sendiri tulis RSI 19, ATR 44, SMA20 677 sama. Beda RSI/ATR = metode vendor beda (Windows/lookback beda). Pakai angka snapshot. Vendor SMA50 754 = sama.

Harga & struktur

  • Close 565 (29 Okt). Open 590, high 595, low 555. Range 40 pts. Volume 3,20 jt lembar, nilai Rp1,81 M, 994 transaksi.
  • Puncak 1.135 (8 Mei). Turun → 580 (30 Jun). Rebound 690 (31 Jul) → 850 (28 Agu). Lagi turun.
  • Gap turun 15→16 Okt: close 720 → 615, low 615. Buka 620. Gap belum tertutup.
  • Sejak 16 Okt: 615 → 575 → 600 → 605 → 600 → 605 → 590 → 580 → 590 → 565. Basa lemah, sekarang break bawah lagi.

Indikator (snapshot resmi)

Indikator Nilai Baca
Close 565 —
10 EMA 609,71 harga di bawah
50 SMA 754,00 harga jauh di bawah
200 SMA 689,88 harga di bawah
RSI 26,43 oversold, belum reversal
Boll mid/UB/LB 677 / 856,43 / 497,57 dekat LB lewat mid
MACD / signal / hist −55,09 / −46,13 / −8,96 bearish, hist mulai menyempit
ATR 37,17 ±6,6% harga
VWMA 627,46 di atas harga = distribusi
  • Trend: 50 SMA 754 > 200 SMA 690 > harga 565. Death-cross stack. 50 SMA turun tiap hari (796,3 pada 14 Okt → 754,0). 200 SMA datar naik tipis (687,7 → 689,9).
  • Momentum: MACD di bawah signal sejak 8 Okt (MACD −2,43). Histogram minimum −21,63 (20 Okt), kini −8,96. Pelemahan momentum jual mereda, belum beli.
  • Volatilitas: Boll band melebar drastis. UB 894,67 (20 Okt) vs LB 497,57 (29 Okt). Harga 565 di antara mid 677 dan LB 498. Bukan oversold band.
  • Volume: VWMA 627,46 di atas close 565 → pemegang saham di harga tinggi lebih → tekan. Volume 29 Okt hanya 3,2 jt lembar vs puncak Juli/Agu (25–37 jt).

Bandarmologi (IDX)

  • Pola: lokal + asing distribusi. Bukan akumulasi asing.
  • Net beli: XC AJAIB +Rp396,2 jt (691.100 lbr), KI CIPTADANA +Rp353,1 jt, YU CGS +Rp89,7 jt.
  • Net jual: XL STOCKBIT −Rp454,5 jt (818.400 lbr, retail online), PD INDO PREMIER −Rp211,2 jt, BK J.P. MORGAN −Rp67,9 jt, CC MANDIRI −Rp54,7 jt, AK UBS −Rp38,8 jt, YP MIRAE −Rp36,8 jt, SQ BCA −Rp15,8 jt.
  • Asing jual. Harga beli XC rata-rata 571, KI 558, YU 558. CGS satu-satunya asing net beli, kecil (Rp89,7 jt).
  • Tanda XC beli Rp465,5 jt di 571 tapi juga jual Rp69,3 jt di 560 → beli-jual dua arah.
  • Net asing harian 29 Okt −320.700 lbr (10% volume). Vendor: 5 hari terakhir asing jual 5/5, rata-rata −707K lbr/hari.
  • Vendor catat BK/CC/AK jual 3–4 dari 5 hari. OD beli 4/5.
  • get_accumulation_history kosong → tren akumulasi lintas waktu tidak terverifikasi. Jangan simpulkan titik akumulasi lama.

Level (dari snapshot saja)

  • Support: 555 (low 29 Okt), 545 (low 20 Okt), LB Boll 497,57.
  • Resistensi: 595 (high 29 Okt), 609–610 (10 EMA), 615 (gap 16 Okt), 677 (mid Boll), 754 (50 SMA).
  • Vendor pivot: R2 612 / R1 588 / P 572 / S1 548 / S2 532. Angka proxy vendor, bukan dari hitung sendiri. Konflik kecil dengan 10 EMA 609,7 — pakai rentang 600–615 sebagai zona resistensi.

Rencana

  • Belum punya: lewati. RSI oversold bukan sinyal beli. Trend, flow, VWMA semuanya lawan.
  • Punya posisi: cut / trim. Stop di bawah 545 (low 20 Okt) atau setara 1 ATR dari 565 (≈528).
  • Entry ulang hanya jika: close di atas 10 EMA (609,7) + MACD hist positif + asing net beli 3 hari. Belum ada satu pun.
  • RSI <30 di trend turun sering lanjut turun (catatan umum, bukan klaim backtest).

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Poin Bukti (29 Okt 2026) Aksi
Harga vs MA 565 < 10 EMA 609,71 < 200 SMA 689,88 < 50 SMA 754,00 Bearish, jangan lawan
Momentum MACD −55,09, signal −46,13, hist −8,96 (membaik dari −21,63) Belum beli
RSI 26,43 (vendor tulis 19) Oversold, bukan sinyal beli
Band LB 497,57 / mid 677 / UB 856,43 Harga belum sentuh LB
Volatilitas ATR 37,17 (±6,6%) Stop ≥1 ATR, kecilkan posisi
Volume/massa VWMA 627,46 > harga 565 Distribusi
Asing Net −320.700 lbr hari ini, jual 5/5 hari (vendor) Negatif
Broker XC +396,2 jt / KI +353,1 jt vs XL −454,5 jt, PD −211,2 jt, BK −67,9 jt, AK −38,8 jt Lokal+asing distribusi
Resistensi 595 / 610 / 615 / 677 / 754 Tunggu close >610
Support 555 / 545 / 497,57 Break 545 = lanjut lemah
Vendor Score 25/75, AVOID, SL 532 Cross-check setuju jual
Data kosong Accumulation history, order flow tick Tidak ada klaim dari situ

Analisa fundamental

842 kata

Laporan Fundamental FORE.JK — PT Fore Kopi Indonesia Tbk

Catatan: alat hanya mengembalikan file indeks (daftar periode), bukan isi tiap periode. Satu-satunya angka rinci = Q2 2026 (kumulatif H1) dari get_fundamentals. Periode lain (Q1 2026, Q2 2025, Q3 2025, Q4 2025, FY2022/2023/2025) hanya terkonfirmasi ada, isi tidak terbaca.

Profil

  • Ticker: FORE.JK. Exchange: JKT (IDX).
  • Sektor: Consumer Cyclical / Restaurants (jaringan kedai kopi).
  • Saham beredar: 8.918.359.270.
  • Market cap: Rp 5,039 triliun.
  • Harga 2026-10-29: Rp 565, -25 (-4,24%). VWAP 566,41. Nilai transaksi Rp 1,814 miliar. Turnover ratio 0,000359 = sangat tipis.

Q2 2026 (kumulatif Jan–Jun, rupiah)

Pos Nilai Margin
Pendapatan 560,476,069,928 —
Beban pokok -212,136,923,404 37,85%
Laba bruto 348,339,146,524 62,15%
Beban penjualan -234,825,357,249 41,90%
Beban umum & adm -47,570,312,042 8,49%
Laba operasi (implisit) 65,943,477,272 11,77%
Beban bunga neto -2,736,614,758 —
Laba sebelum pajak 62,928,507,094 11,23%
Pajak -15,871,280,889 ETR 25,2%
Laba bersih 47,057,226,205 8,40%
Laba komprehensif 47,552,023,414 8,48%

Turunan:

  • EPS H1 = 47,057,226,205 / 8.918.359.270 = Rp 5,28. Annualized ~Rp 10,55 → P/E ~53,6x. Mahal.
  • P/S annualized: pendapatan H1 x2 = Rp 1,121 T; P/S ~4,5x.
  • Pendapatan bunga 1,97 M > beban bunga 4,71 M? Tidak — beban bunga neto tetap negatif Rp 2,74 M. Posisi kas masih menutup sebagian bunga.
  • Beban penjualan 41,9% pendapatan = beban promo/iklan/marketing berat. Ini ciri ekspansi agresif; margin bersih tergerus.
  • Gross margin 62% solid untuk F&B. Masalah di opex, bukan HPP.

Sinyal kunci

  • Gross margin 62% vs net margin 8,4% — gap besar. Leverage operasi rendah. Kenaikan penjualan 10% tanpa kenaikan opex bisa lompatkan laba bersih jauh. Sebaliknya, sales melambat = laba bisa runtuh cepat.
  • ETR 25,2% normal, tidak ada pajak aneh.
  • Likuiditas tipis: turnover 0,036% per hari. Order besar bisa geser harga. Slippage risiko tinggi.
  • Harga -4,24% hari ini dengan volume kecil — bisa noise, bukan konviksi jual.

Insider (Ferry Sudjono)

  • 2026-10-01: SELL -6.500.000 (Rp 538,1 M → 531,6 M).
  • 2026-10-06 s.d. 2026-10-22: BUY beruntun 12 transaksi, total +6.565.500 saham. Posisi: 531.614.600 → 537.632.100 (+1,13%).
  • Pola: jual 6,5 jt lalu beli balik 6,57 jt dalam 3 minggu di harga lebih rendah (~Rp 540–560). Net posisi +65.500 saham, basis biaya turun. Bukan akumulasi baru — lebih mirip wash sale / rebalancing untuk turunkan harga rata-rata.
  • Bobot posisi: 537,6 jt / 8,918 jt saham = 6,03% saham beredar. Insider punya skin besar.
  • Baca: netral-positif. Bukan sinyal beli kuat (net cuma +65 rb lembar), tapi juga tidak ada distribusi.

Risiko

  1. Laporan Q3 2026 belum ada di dataset (terakhir Q2, retrieved 2026-10-05). Kemungkinan rilis dalam 1–3 minggu. Katalis besar.
  2. Valuasi 53x P/E trailing untuk bisnis margin 8,4% — premium tinggi, rentan koreksi jika growth melambat.
  3. Beban penjualan 42% pendapatan. Jika manajemen potong promo, pendapatan bisa jatuh lebih cepat dari penghematan.
  4. Pasar likuid. Stop loss dan entry susah dieksekusi.
  5. FY2024 tidak ada di dataset (lompat FY2023 → FY2025). Riwayat tidak lengkap; tidak bisa ukur tren 3 tahun penuh.

Aksi

  • Tunggu Q3 2026. Cek dua hal: (a) pendapatan kumulatif 9M vs 560,5 M H1 — apakah pertumbuhan lanjut; (b) beban penjualan turun dari 41,9%?
  • Jika beban penjualan turun ke <38% dan pendapatan 9M > Rp 870 M → margin bersih bisa >9,5%, P/E turun ke ~45x. Baru masuk.
  • Jika beban penjualan tetap 42%+ atau pendapatan Q3 < Rp 300 M → hindar. Valuasi tidak terdukung.
  • Jangan chase di Rp 565 dengan volume 0,036%. Pakai limit order.
Poin Angka/Fakta Baca
Ticker FORE.JK, IDX Jaringan kedai kopi
Harga Rp 565 (-4,24%) Turun hari ini, volume tipis
Saham beredar 8,918,359,270 —
Market cap Rp 5,039 T —
Turnover ratio 0,000359 Likuiditas sangat rendah
Pendapatan H1 2026 Rp 560,48 M —
Laba bruto H1 2026 Rp 348,34 M (62,15%) Margin kotor kuat
Beban penjualan H1 2026 Rp 234,83 M (41,90% rev) Opex berat
Laba bersih H1 2026 Rp 47,06 M (8,40%) Margin tipis
EPS H1 2026 Rp 5,28 Annualized ~Rp 10,55
P/E annualized ~53,6x Premium, mahal
P/S annualized ~4,5x —
ETR H1 2026 25,2% Normal
Insider net (Okt 2026) Jual 6,5 jt, beli 6,57 jt → +65,5 rb Wash sale, netral-positif
Kepemilikan Ferry Sudjono ~6,03% saham Skin in game besar
Katalis Laporan Q3 2026 belum ada Pantau
Riwayat FY2024 hilang dari dataset Data tidak lengkap

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

362 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan: semua sumber data kosong. Tidak ada sinyal sentimen untuk FORE.JK (PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Consumer Cyclical / Restaurants, BEI) pada periode 2026-10-22 sampai 2026-10-29. Skor 5 = netral murni karena ketiadaan data, bukan karena keseimbangan sinyal bullish/bearish.

Per Sumber

Berita (Yahoo Finance, 7 hari) — TIDAK TERSEDIA. DATA_UNAVAILABLE: no configured vendor could serve get_news right now (Yahoo Finance has no news articles tagged FORE.JK). Ini pernyataan kekosongan data, bukan pernyataan negatif tentang emiten. Tidak ada nilai yang diestimasi.

StockTwits — TIDAK TERSEDIA. Request gagal dengan HTTPError. Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio. Nol observasi, jadi rasio tak bisa dihitung dan lebarnya sampel tak bisa dinilai.

Reddit — KOSONG. Tidak ada penelusuran diskusi untuk FORE.JK. Tidak ada subreddit relevan yang menyebut emiten ini.

Divergensi

Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber aktif; di sini nol sumber aktif.

Tematik Dominan

Tak ada tema. Tidak ada narasi berulang, tidak ada katalis (earnings, ekspansi gerai, aksi korporasi), tidak ada risiko kompetitif yang muncul dari data yang diberikan.

Batasan Data

  • 3 dari 3 sumber kosong atau gagal.
  • Keyakinan low: tanpa satu pun sampel pesan, rasio, atau headline.
  • Satu kemungkinan penjelas (tidak dapat diverifikasi di sini): emiten berkapitalisasi kecil di BEI sering tidak terindeks platform berita/sosial berbahasa Inggris. Ini hipotesis, bukan temuan.
  • Skor 5 jangan dibaca sebagai "pasar netral terhadap FORE.JK". Skor ini berarti "tidak ada informasi". Perlakuan sebagai prior tanpa bukti.

Tabel Sinyal

Arah Sumber Bukti Pendukung
Tak diketahui Berita Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, tanpa artikel bertag FORE.JK
Tak diketahui StockTwits Request gagal, HTTPError, 0 pesan
Tak diketahui Reddit Tidak ada diskusi di-query
Netral (default) Agregat Semua sumber diam, skor 5 dipaksa oleh ketiadaan data

Saran

Perlakukan laporan ini sebagai ketiadaan sinyal, bukan sinyal netral. Bobot utama untuk keputusan harus dari fundamental (laporan keuangan, kinerja same-store sales, margin bahan baku kopi) dan teknikal harga/volume. Cek ulang ketersediaan berita dan StockTwits lain waktu sebelum memakai sentimen sebagai input.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

721 kata

Laporan Riset Berita & Makro Mingguan — FORE.JK (PT Fore Kopi Indonesia Tbk, Consumer Cyclical / Restaurants, JKT)

1. Berita emiten: TIDAK TERSEDIA

  • get_news untuk FORE.JK gagal: "Yahoo Finance has no news articles tagged FORE.JK". Bukan sinyal negatif soal emiten. Cuma artinya tidak ada liputan ter-tag.
  • Konsekuensi: tidak bisa konfirmasi katalis spesifik (ekspansi gerai, laporan laba, rights issue, perubahan pemegang saham). Trader harus cek keterbukaan IDX / RGES langsung.
  • Implikasi likuiditas: tanpa liputan media, kemungkinan besar papan pemantauan khusus / volume tipis. Risiko slippage tinggi.

2. Berita global makro: TIDAK RELEVAN

  • Umpan berita global dominan tech AS (IBM, Oracle, Cisco, ServiceNow), laporan riset pasar GlobeNewswire, logam mulia, TSX. Nol item relevan ke konsumer ritel Indonesia atau kopi/F&B.
  • Satu-satunya sinyal lintas-sektor: McDonald's disebut dalam artikel dividen (24/7 Wall St.) — tanda narasi defensif F&B global masih jalan, tapi tidak actionable untuk FORE.JK.

3. Data makro FRED: TIDAK TERSEDIA

  • cpi, fed_funds_rate gagal karena FRED_API_KEY tidak diset. Tidak ada angka inflasi / suku bunga AS yang bisa dipakai. Jangan karang.

4. Probabilitas pasar (Polymarket, live)

  • "Tidak ada pemotongan Fed di 2026": 97% Yes (volume $9.26 juta, +0.4pp seminggu). Pasar harga hampir pasti tahan tinggi sepanjang 2026.
  • Probabilitas 1 pemotongan: 0.95% (−0.1pp). 2 pemotongan: 0.15% (−0.2pp). Ekor tipis.
  • Resesi AS akhir 2026: 6% Yes (volume $2.39 juta, −2.0pp seminggu) — risiko resesi menurun.
  • Reaksi: likuiditas global ketat bertahan, tapi resesi makin kecil. Mix ini netral-positif untuk risk asset, tapi buruk untuk emiten kecil yang butuh pendanaan murah.

5. Konteks pasar IDX (screener + breadth, data Rabu 28 Okt 2026, market closed)

  • Breadth 867 saham. Top gainers didominasi saham mikro/illikuid: SMCB +158% (frekuensi 1 kali, Rp5.5 miliar), XCIS +28.4%, BEBS +20% (freq 1), MKNT +11% (freq 60). Pola harga "gorengan": volume freak, bukan aliran institusi.
  • Losers ekstrem juga freak: RAFI −72% (freq 3), SMMA −38% (satu order Rp212 miliar), BIKE −25% (freq 1, 4 lot).
  • Screener bucket: PIPA (risiko pantulan, WR 66.7%, potensi 17, drawdown −5), LUCY (sinyal telat, WR 66.7%), NATO (WR 62.5% tapi flag ❌⬇️🔥). Nol sinyal akumulasi bersih. Tidak ada bukti uang pintar masuk ke small cap konsumer.
  • Regime: spekulatif, dispersi ekstrem, likuiditas terkonsentrasi di segelintir nama. Bukan regime di mana F&B mikro ikut naik karena tema.

6. Kesimpulan untuk FORE.JK

  • Fundamental: informasi nol. Tidak ada dasar untuk nilai ulang.
  • Makro ID: tidak ada data yang bisa dipakai. Makro global: suku bunga ketat (97% no cut), resesi turun.
  • Likuiditas: risiko utama. Bila price action FORE.JK tidak punya volume, sinyal teknikal apa pun = noise.
  • Sikap: tidak ada teologi beli. Tunggu konfirmasi (keterbukaan resmi, volume >5x rata-rata, atau berita lokal soal ekspansi/penjualan). Sampai itu ada, hold/tidak menambah.

7. Aksi konkret

  1. Cek IDX keterbukaan resmi FORE.JK 30 hari terakhir (laporan keuangan kuartalan, RUPS, aksi korporasi).
  2. Cek volume harian vs rata-rata 20 hari. Volume <1x = jangan masang order besar.
  3. Pantau rilis data inflasi domestik (BPS) — bukan dari tools ini; FRED gagal.
  4. Red flag: kalau harga melonjak tanpa volume dan tanpa rilis resmi, jangan chase.

Rating: Hold

Kategori Temuan Bukti / Data Aksi Trader
Berita emiten FORE.JK Tidak tersedia Yahoo Finance tidak punya artikel ter-tag FORE.JK Cek keterbukaan IDX/RGES manual
Berita global Tidak relevan sektor Dominan tech AS, GlobeNewswire, logam Abaikan untuk tesis FORE.JK
Inflasi / suku bunga FRED Data gagal FRED_API_KEY tidak diset Jangan estimasi; tunggu BPS
Fed cut 2026 Hampir nol 97% "no cut", +0.4pp/wk, $9.26M vol Asumsi biaya modal tinggi bertahan
Resesi AS 2026 Turun 6% Yes, −2.0pp/wk, $2.39M vol Risiko makro makro mengecil
Breadth IDX Spekulatif, freak SMCB +158% freq 1; RAFI −72% freq 3 Hindari chase saham mikro
Screener IDX Nol sinyal akumulasi PIPA/LUCY/NATO semua flag risiko/telat Tunggu bukan masuk
Likuiditas FORE.JK Risiko utama Nol liputan = kemungkinan volume tipis Order kecil, hindari slippage
Katalis Tidak teridentifikasi Tidak ada data Hold sampai ada rilis resmi
Rating Hold Informasi tidak cukup untuk ubah posisi Review ulang saat ada berita

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD