ERAL · analisa Selasa, 27 Oktober 2026
model analisa cb-flash
Overweight
Net broker seluruhnya 5,2 M rupiah. Kapitalisasi 1,6 T.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
10 broker terbesar dari 12, 2023-08-08 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| PD | INDO PREMIER SEKURITAS | 1,6 M | 5,0 jt | 2,0 M | 432,5 jt |
| GR | PANIN SEKURITAS TBK. | 1,4 M | 4,4 jt | 1,6 M | 209,4 jt |
| KK | PHILLIP SEKURITAS INDONESIA | 1,2 M | 3,9 jt | 1,6 M | 334,7 jt |
| AK | UBS SEKURITAS INDONESIA | 307,9 jt | 975,9 rb | 344,5 jt | 36,6 jt |
| DR | RHB SEKURITAS INDONESIA | 307,4 jt | 1,1 jt | 499,2 jt | 191,8 jt |
| YU | CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI | 137,1 jt | 443,1 rb | 147,5 jt | 10,5 jt |
| AI | KAY HIAN SEKURITAS | 132,6 jt | 423,5 rb | 134,0 jt | 1,4 jt |
| BK | J.P. MORGAN SEKURITAS INDONESIA | 56,0 jt | 131,0 rb | 476,6 jt | 420,6 jt |
| TP | OCBC SEKURITAS INDONESIA | 52,6 jt | 163,8 rb | 73,9 jt | 21,3 jt |
| HP | HENAN PUTIHRAI SEKURITAS | 24,7 jt | 77,8 rb | 43,0 jt | 18,3 jt |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| XL | 308 | 2,3 M | XL | 306 | 4,0 M |
| PD | 315 | 2,0 M | CC | 311 | 2,8 M |
| GR | 306 | 1,6 M | YP | 311 | 718,6 jt |
| CC | 306 | 1,6 M | XC | 309 | 694,2 jt |
| KK | 313 | 1,6 M | NI | 315 | 569,3 jt |
| DR | 290 | 499,2 jt | CP | 303 | 510,8 jt |
| BK | 309 | 476,6 jt | PD | 312 | 432,5 jt |
| AK | 315 | 344,5 jt | BK | 298 | 420,6 jt |
4 dari 4 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025-07-22 | DJOHAN SUTANTO | DIREKTUR | Buy | +1,230,000 | 388 |
| 2025-07-22 | HASAN AULA | KOMISARIS | Buy | +1,230,000 | 388 |
| 2025-07-22 | ANDRE TANUDJAJA | DIREKTUR | Buy | +350,000 | 388 |
| 2023-10-12 | DJOHAN SUTANTO | DIREKTUR | Buy | +350,000 | 312 |
Rating: Overweight
Executive Summary: Limit buy ERAL.JK di zona Rp296–Rp302 saat mean reversion VWMA. Batasi alokasi 5–10% portofolio cegah jebakan turnover kering 0,0078%. Stop loss Rp278, aman di bawah low Rp280 dan rentang ATR 18,39. Target profit Rp322 dan Rp332, horizon 1–3 bulan.
Investment Thesis: Sisi bull menang momentum teknikal dan valuasi. Volume 27 Oktober ledak 40,25 juta lembar, 8,3 kali rata-rata 20 hari. Lilin harian reclaim SMA50 Rp307,44 dan SMA200 Rp312,04. Broker PD, GR, KK serap Rp4,17 miliar dari distribusi ritel XL dan XC. MACD histogram balik positif +0,39 usai oversold RSI 26.
Fundamental murah. Omzet Q2 tembus Rp1,98 triliun. Laba bersih Rp64,8 miliar. Buang pendapatan lain Rp21,4 miliar tetap sisa laba inti Rp48 miliar, P/E wajar ~8,5x. Namun margin tipis 3,22% dan beban bunga Rp9,3 miliar bukti utang nyata. Klaim insider Rp388 basi 15 bulan, bukan pemicu instan.
Analis agresif keliru soal eksekusi dan ukuran posisi. Turnover 0,0078% sangat kering. Alokasi 25–50% bunuh likuiditas portofolio. Stop loss Rp286 cuma 4,6% dari Rp300, pasti tersapu ATR 18,39 (5,8%). Eksekusi wajib antre di Rp296–Rp302 dekat Bollinger mid Rp298,60. Stop loss geser ke Rp278 beri ruang 1,2 ATR.
Tesis batal jika candle harian jebol tutup bawah Rp278 atau volume beli hilang saat tes SMA50.
Price Target: 332.0
Time Horizon: 1-3 bulan
Action: Buy
Reasoning: Fundamental murah P/E 6x, omzet Rp1,98 T, insider beli Rp312-388. Reversal teknikal valid dengan lonjakan volume 40,25 juta lembar dan MACD histogram positif. Harga Rp316 rawan mean reversion ke VWMA Rp293,38, pasang limit buy saat koreksi di Rp300. Stop loss ketat di Rp286 antisipasi jebol SMA50.
Entry Price: 300.0
Stop Loss: 286.0
Position Sizing: 25% alokasi awal, maks 50% portofolio
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: BUY
Recommendation: Overweight
Rationale: Bull menang fundamental dan bandarmologi. Omzet Rp1,98 T kuartal, skala masif. P/E setara ~6x, earning yield 15,5%. Koreksi buang pendapatan lain Rp21,4 M tetap hasilkan laba ~Rp48 M, P/E disesuaikan ~8,5x. Masih murah. Jejak insider valid: tiga direksi/komisaris borong di Rp388 dan Rp312, nol transaksi jual. Harga Rp316 dekat modal insider 2023.
Bear benar soal risiko teknikal dan likuiditas. Reclaim SMA200 (Rp312,04) tipis, hanya Rp3,96 (1,3%). Nilai ATR 18,39 tinggi, rawan false breakout. Harga 7,7% di atas VWMA Rp293,38, potensi mean reversion kuat. Turnover 0,0078% sangat kering.
Volume 40,25 jt lembar terbesar di dataset. Broker PD dan KK agresif serap distribusi XL dan CC. Sisi beli unggul Rp4,17 M vs Rp3,87 M. Tesis bull menang nilai, tapi bear benar soal bahaya kejar pucuk. Solusi: akumulasi bertahap saat koreksi.
Strategic Actions: 1. Ukuran posisi: 50% alokasi standar portofolio. Turnover rendah batasi ukuran posisi. 2. Tranche 1: Pasang limit buy 25% alokasi di zona Rp293–305 (area VWMA Rp293,38 dan SMA50 Rp307,44). Dilarang hajar kanan di Rp316. 3. Tranche 2: Tambah 25% alokasi sisa jika close tembus > Rp322 dengan volume minimal 20 jt lembar. 4. Take profit: TP1 Rp332, TP2 Rp348. Porsi swing jual bertahap. Porsi investasi tahan ke target valuasi Rp400. 5. Stop loss: Cut loss mutlak jika harga close candle harian tembus bawah Rp286 (jebol SMA50). Cicil jual pakai limit order bertahap agar tidak banting bid sendiri.
Tanggal analisis: 27 Oktober 2026 | Sumber harga: IDX Edge PRO (daily bars) | Semua angka OHLCV/indikator di bawah mengacu pada snapshot terverifikasi tanggal 2026-10-27.
ERAL.JK menutup perdagangan 27 Oktober 2026 di Rp316, naik dari Rp278 pada sesi sebelumnya — pergerakan harian +Rp38 (vendor mencatat +13,67%). Yang membuat sesi ini menonjol bukan sekadar kenaikannya, tetapi strukturnya: Open Rp282, Low Rp280, High Rp322, Close Rp316 — artinya penutupan hampir di puncak range harian, dengan volume 40.254.600 lembar dan nilai transaksi Rp12,41 miliar dalam 3.729 transaksi. Vendor mencatat volume ini sekitar 8,3x rata-rata 20 hari. Ini adalah volume terbesar dalam seluruh periode data yang kami tarik (April–Oktober 2026) — lebih dari volume 20 Oktober (14,36 juta lembar) dan 19 Mei (42,07 juta lembar, meski nilai rupiahnya lebih besar saat itu karena harga lebih tinggi).
Namun, ada nuansa penting yang harus disampaikan sejak awal: arah harga jangka menengah masih belum pulih. Close Rp316 masih di bawah SMA50 (Rp307,44 — sudah dilewati), tetapi di bawah SMA200 (Rp312,04 — harga sebenarnya sedikit di atas, Rp316 > Rp312,04), tetapi MACD masih negatif (-5,59) dan baru saja menyeberang kembali di atas signal line (histogram +0,39, dari -2,25 pada 26 Oktober). Ini adalah sinyal crossing awal dari basis negatif, bukan konfirmasi tren naik.
Kesimpulan: konstruktif jangka pendek, belum terkonfirmasi jangka menengah. Entry penuh (full position) belum dibenarkan; akumulasi bertahap dengan disiplin stop adalah pendekatan yang paling proporsional.
Untuk konteks pasar ini — saham IDX dengan volatilitas melonjak (ATR naik dari ~11,8 ke 18,39 dalam 8 sesi), gap tajam, dan volume anomali — saya memilih 7 indikator yang saling komplementer:
| Indikator | Nilai (27 Okt) | Peran dalam konteks ini |
|---|---|---|
| close_50_sma | 307,44 | Tren menengah jangka pendek; baseline yang baru saja direbut kembali |
| close_200_sma | 312,04 | Benchmark tren panjang; garis "perang" utama harga sekarang |
| rsi | 55,75 | Momentum — pulih dari oversold (26,13 pada 19 Okt) tanpa overbought |
| macd / macdh | -5,59 / +0,39 | Konfirmasi momentum shift; histogram flip adalah trigger paling actionable |
| boll (middle) | 298,60 | Dinamika Bollinger; harga melompat dari bawah mid ke atas mid dalam sehari |
| atr | 18,39 | Manajemen risiko; stop harus diskalakan ke volatilitas yang meledak |
| vwma | 293,38 | Konfirmasi volume — volume-weighted cost basis vs harga spot |
Saya sengaja tidak memakai close_10_ema (292,77) secara terpisah karena terlalu dekat fungsinya dengan Bollinger middle dan harga spot, dan tidak memakai boll_ub/lb (335,99 / 261,21) sebagai sinyal primer karena band terlalu lebar untuk gerak 1–2 hari (ATR 18 sudah hampir 6% dari harga) — band hanya dipakai sebagai referensi ekstrem.
Harga berayun di 300–310 sepanjang April dan awal Mei, dengan beberapa sesi volume tinggi tanpa follow-through: 30 April (12,92 juta lembar, tutup 304), 18 Mei (13,53 juta, tutup 298), dan puncak anomali 19 Mei — open 320, high 328, close 298 dari volume 42,07 juta lembar (nilai Rp13,03 miliar). Sesi 19 Mei adalah failed breakout klasik: gap naik di pembukaan lalu dijual habis. Setelah itu harga runtuh: 292 (20 Mei), 288 (21 Mei), hingga puncak penurunan 228 pada 8 Juni (intraday low 220, volume 14,21 juta). Itu adalah drawdown dari 310 (27 April) ke 228 (8 Juni) — sekitar -26% dalam enam minggu.
Dari Juni ke Juli harga merayap di 260–300 dengan volume menyusut drastis. Perhatikan 6 Juli: hanya 567.200 lembar, 10 Juli: 395.100 lembar (nilai Rp111 juta). Fase volume ultra-tipis ini penting: basis akumulasi terbentuk di kisaran 270–290 tanpa penjualan panik, dan itulah zona di mana VWMA kemudian bereaksi. Awal Agustus harga bangkit kembali ke 318 (4 Agustus) — konsisten dengan pola seller exhaustion setelah fase volume tipis.
September menjadi bulan terkuat: 2–3 September harga naik dari 304 → 314 → 330 dengan volume masing-masing 21,44 juta dan 30,91 juta lembar — gap 9,1% pada 3 September. Puncak swing berikutnya: 17 September close 332 dengan volume 9,78 juta dan net buy asing +2,96 juta lembar (pembacaan asing terbaik dalam data). Setelah itu harga bukan runtuh, melainkan meluruh: 318 (21 Sep) → 300 (30 Sep) → 316 pertengahan Oktober.
Kemudian dua shock berturut-turut: 16 Oktober — open 268, low 268, close 268 (dari 314 pada 15 Okt), volume 13,79 juta; 19 Oktober close 250 (volume hanya 4,95 juta, tapi cukup untuk menutup di level terendah). Ini adalah penurunan sekitar 20% dalam dua sesi tanpa berita yang bisa kami verifikasi dari data. RSI menyentuh 26,13 pada 19 Oktober — oversold teknis paling ekstrem dalam periode ini.
Pemulihan pasca-shock bersifat "V" tapi dengan volume berfluktuasi: 20 Oktober low 242 lalu ditutup 282 (kenaikan intraday 40 poin, volume 14,36 juta); kemudian 288, 290, 284, 278. Lalu 27 Oktober meledak ke 316.
| Metrik | Nilai | Relasi ke Rp316 | Interpretasi |
|---|---|---|---|
| close_50_sma | 307,44 | Harga +2,8% di atas | Positif — reversal jangka pendek |
| close_200_sma | 312,04 | Harga +1,3% di atas | Marginal — fresh reclaim, belum diuji |
| boll (mid 20) | 298,60 | Harga +5,8% di atas | Pelarian dari mean; stretched |
| vwma | 293,38 | Harga +7,7% di atas | Spot di atas biaya rata-rata berbobot volume |
VWMA adalah kunci di sini. VWMA turun terus dari 322,9 (18 September) ke 287,78 (26 Oktober) — konsisten dengan tekanan jual beruntun. Kenaikan VWMA ke 293,38 pada 27 Oktober, meski harga naik jauh lebih cepat, menunjukkan bahwa basis biaya volume masih di zona akumulasi 290-an, bukan di 316. Secara praktis: banyak volume yang bertransaksi bulan ini berasal dari pembeli di 270–300, yang kini menikmati cushion keuntungan. Itu posisi yang baik bagi mereka, tapi juga berarti bahwa kenaikan harga yang terlalu cepat di atas level biaya volume cenderung diuji ulang oleh realisasi profit.
Selisih harga terhadap SMA200 (312,04) hanya 3,96 poin — dengan ATR 18,39, itu jauh di dalam satu ATR. Ini bukan reclaim yang kokoh. SMA50 (307,44) berpotensi menjadi support pertama jika terjadi retracement; SMA200 (312,04) menjadi garis pembagi bullish/bearish jangka panjang; Boll mid (298,60) adalah garis pertahanan struktural.
RSI: 55,75 pada 27 Oktober, dari 41,44 sehari sebelumnya. Trajektori menarik: 26,13 (19 Okt) → 42,34 (20 Okt) → 44,79 → 45,61 → 43,51 → 41,44 (26 Okt) → 55,75. Perhatikan bahwa RSI sempat melemah kembali ke 41,44 pada 26 Oktober meski harga 278 masih di atas 250 — tanda bahwa rebound awal ke 290an telah kehilangan tenaga sebelum meledak lagi. Level 55,75 adalah zona netral-atas: ada ruang ke 70 sebelum jenuh beli, tetapi juga berarti belum ada konfirmasi strong trend.
MACD: Baris MACD -5,59 dengan signal -5,97, histogram +0,39. Ini adalah flip pertama dari negatif ke positif setelah puncak negatif histogram -5,36 pada 19 Oktober. Sebelumnya ada flip serupa pada 9 Oktober (histogram +0,07) yang langsung gagal — harga berbalik turun ke 306 pada 12 Oktober. Jadi ada preseden bahwa flip histogram pada saham ini bisa merupakan false start. Namun flip kali ini terjadi dengan konfirmasi volume yang jauh lebih besar (40,25 juta vs ~2,1 juta lembar pada 9 Oktober), yang secara kualitatif membedakannya. Signal line (-5,97) masih jauh di bawah nol; MACD perlu naik hampir 6 poin (sekitar 1/3 ATR) hanya untuk menyentuh nol.
ATR melonjak dari 11,75 (15 Oktober) ke 18,39 (27 Oktober) — kenaikan 56% dalam 8 sesi. ATR 18,39 = sekitar 5,8% dari harga Rp316. Range harian 27 Oktober adalah Rp42 (15,1% dari harga) — salah satu range terlebar dalam data.
Implikasi praktis:
Data broker summary menunjukkan periode cakupan 2023-08-08 hingga 2026-10-27. Ini adalah struktur yang tidak sepenuhnya bersih — dan traders harus melihat detailnya:
Pembeli bersih teratas:
Penjual bersih teratas:
Pola yang terbaca: Ini adalah campuran, bukan gambaran hitam-putih. Di sisi pembeli, ada dua broker ritel/mid-market yang sangat agresif (PD dan KK) dengan rata-rata beli di Rp315 dan Rp313 — artinya mereka membeli di atas harga penutupan sebagian besar sesi Oktober, termasuk di kenaikan 27 Oktober. GR adalah pembeli dengan cost basis lebih rendah (Rp306) dan volume besar — bisa jadi akumulasi, bisa jadi posisi market-making.
Di sisi penjual, dua broker dengan karakter ritel-edukasi (XL dan XC) keluar paling banyak — XL dengan rata-rata jual Rp306, XC di Rp309. Ini bukan pola "asing akumulasi sambil ritel distribusi." Justru sebaliknya: sebagian broker asing (UBS +308 juta di Rp315; CGS +137 juta di Rp310; J.P. Morgan +56 juta di Rp309) ikut membeli, sementara broker ritel (Stockbit, Ajaib, Mirae) menjual. Namun skalanya asimetris: total net seller XL+CC+YP+XC = sekitar Rp3,87 miliar vs net buyer PD+GR+KK = Rp4,17 miliar. Relatif berimbang.
Catatan penting: get_accumulation_history mengembalikan tidak ada baris — jadi kami tidak bisa mengonfirmasi apakah PD/GR/KK konsisten membeli selama beberapa hari terakhir atau hanya di sesi 27 Oktober. Vendor menyebut konteks 5-hari: "AK jual 3/5, BK beli 3/5, CC jual 4/5, NI beli 5/5" — tapi detail broker tersebut tidak tersedia dalam output kami. Ini adalah keterbatasan data yang harus dinyatakan, bukan diabaikan. Kesimpulan bandarmologi: net buying institusional parsial + ritel besar yang keluar, dengan pembeli utama berkomitmen di harga 313–315.
Order flow detail untuk 27 Oktober tidak tersedia ("0 ticks" dikembalikan) — jadi kami tidak bisa mengurai apa yang terjadi intraday pada lonjakan 40 juta lembar. Pembelajaran dari sesi 19 Mei 2026 (volume 42 juta dengan gap up ke 328 lalu tutup 298) adalah bahwa volume lonjakan besar di saham ini belum tentu berarti akumulasi — bisa juga distribusi ke pembeli akhir.
ForeignNet 27 Oktober: +726.900 lembar (1,8% dari volume per vendor). Namun pola 5 hari terakhir tidak konsisten:
| Tanggal | ForeignNet (lembar) | Close |
|---|---|---|
| 20 Okt | -2.007.500 | 282 |
| 21 Okt | -137.000 | 288 |
| 22 Okt | +432.200 | 290 |
| 23 Okt | +330.900 | 284 |
| 26 Okt | -348.700 | 278 |
| 27 Okt | +726.900 | 316 |
Net 5 hari: -1.003.200 lembar net sell. Jadi, beli asing pada 27 Oktober lebih kecil dari total net sell asing empat sesi sebelumnya. Ini mengindikasikan bahwa pembeli 27 Oktober dominan lokal, bukan asing. Untuk konteks strategis, ini lebih lemah dibandingkan skenario "asing akumulasi sambil ritel distribusi."
Sebagai pembanding, pada 2–3 September ketika harga breakout ke 330, foreign net buy adalah +1,89 juta (2 Sep) dan -1,54 juta (3 Sep) — berbalik arah. Sedangkan pada 17 September di puncak 332, foreign net buy +2,96 juta lembar — beli asing tepat di puncak juga tidak menjamin kelanjutan (harga turun ke 306 empat sesi kemudian).
| Metrik | Vendor | Snapshot Resmi | Status |
|---|---|---|---|
| Close 27 Okt | Rp316 | Rp316 | ✅ Sesuai |
| ATR(14) | Rp20 (6,33%) | Rp18,39 | ⚠️ Beda pembulatan/metodologi — pakai 18,39 |
| RSI | 49 | 55,75 | ⚠️ Discrepancy besar — pakai 55,75 (snapshot terverifikasi) |
| SMA5 / SMA20 | 291 / 299 | — (tidak ada di snapshot; boll mid 298,6 ≈ SMA20) | SMA20 298,6 konsisten dengan 299 |
| Buys/sells broker | PD/GR/KK beli; XL/CC/YP jual | Identik | ✅ Sesuai |
| Skor | 55/75 "WATCH" | — | Vendor juga waspada, bukan bullish penuh |
Perbedaan RSI 49 vs 55,75 perlu diwaspadai: jika 49 yang benar, momentum lebih lemah dari yang tampak. Sesuai instruksi, kami memakai 55,75 sebagai nilai resmi, tetapi traders harus sadar bahwa ada ketidakpastian di zona "netral-atas vs. netral."
Selain itu, vendor menyebut "Trend: 🟢 Bullish 🔄 Histogram POSITIF" — ini hanya benar pada level histogram, bukan pada level MACD line (masih -5,59) maupun pada level MA200 (harga baru 1,3% di atas). Kami menandai ini secara eksplisit.
Indeks hari ini: 801 saham bergerak (berdasarkan endpoint movers), sesi 1 masih berlangsung (09:00–12:00 WIB). Pemenang teratas: BPII +23,5%, KOPI +18,1%, BIPP +17,2%. Pecundang teratas: EURO -9,8%, BTEK -8,3%, UDNG -7,2%. Pasar tampak selektif dengan bias small-cap spekulatif — sesuai konteks kenaikan ERAL yang juga bertipe momentum event, bukan re-rating fundamental.
Syarat: (1) Close di atas Rp322 (High 27 Okt) dengan volume ≥ 20 juta lembar; (2) MACD line menyeberangi nol; (3) RSI > 60 stabil selama 2 sesi.
Harga gagal mempertahankan di atas 312 dan kembali ke zona 290–305. Ini normal setelah lonjakan 1 hari tanpa follow-through. Zona 298–303 (Boll mid 298,6 + cluster close awal Oktober 300–302) adalah area buy-the-dip yang paling logis, dengan konfirmasi candle volume dan retest.
Jika harga gagal ke 312–322 dan menutup di bawah Rp290 dengan volume > 15 juta, sinyal bullish gugur. Level referensi: S1 vendor Rp290, S2 Rp264, Low 19 Okt Rp250.
ERAL.JK pada 27 Oktober 2026 menunjukkan reversal teknis yang valid tetapi belum terkonfirmasi secara struktural. Bukti bullish: (a) harga reclaim SMA50 dan SMA200 dalam satu sesi; (b) MACD histogram flip positif; (c) RSI pulih dari 26 ke 55,75; (d) volume 40 juta dengan nilai Rp12,4 miliar; (e) PD, GR, KK, AK, CGS, BK masuk net buy.
Bukti yang menahan: (a) MACD line masih -5,59; (b) net asing 5 hari masih negatif -1 juta lembar; (c) volume lonjakan 27 Oktober memiliki preseden gagal (19 Mei, 9 Oktober); (d) harga sudah 7,7% di atas VWMA; (e) broker ritel besar (XL, XC) menjual agresif; (f) ATR 18,39 membuat stop-loss jarak sempit tidak layak; (g) tidak ada konfirmasi historis akumulasi (data kosong).
Sikap yang tepat adalah akumulasi bertahap dengan konfirmasi, bukan full entry. Pembeli di zona 290–305 memiliki asymmetry lebih baik daripada pembeli di 316. Jika harga bertahan di atas 312 dan volume berlanjut ≥ 15 juta selama 2–3 sesi, ERAL.JK layak naik menjadi beli penuh.
| Aspek | Data / Nilai | Interpretasi | Bias |
|---|---|---|---|
| Close 27 Okt 2026 | Rp316 (prev 278) | +Rp38 hari ini; near high range | 🟢 Bullish sesi |
| Volume / Nilai | 40.254.600 lbr / Rp12,41 M (3.729 transaksi) | ~8,3x rata-rata 20 hari | 🟢 Konfirmasi |
| Range harian | Rp280–322 (Rp42, 15,1%) | Volatilitas sangat tinggi | ⚠️ Risiko |
| close_50_sma | Rp307,44 | Harga +2,8% di atas | 🟢 Positif |
| close_200_sma | Rp312,04 | Harga +1,3% di atas | 🟡 Marginal |
| Boll mid (20) | Rp298,60 | Harga +5,8% di atas mid | 🟡 Stretched |
| Boll UB / LB | Rp335,99 / Rp261,21 | Band lebar (2,5x ATR) | ➖ Referensi ekstrem |
| RSI (14) | 55,75 (dari 41,44 / low 26,13 pd 19 Okt) | Pulih, netral-atas | 🟢 Positif |
| MACD / Signal / Hist | -5,59 / -5,97 / +0,39 | Histogram flip +, garis masih negatif | 🟡 Awal sinyal |
| VWMA | Rp293,38 | Harga +7,7% di atas basis volume | ⚠️ Mean-reversion risk |
| ATR (14) | Rp18,39 (~5,8% harga) | Naik dari 11,75 pd 15 Okt | ⚠️ Stop harus lebar |
| Foreign net 27 Okt | +726.900 lbr | Lebih kecil dari net sell 5 hari (-1,00 jt) | 🟡 Lemah |
| Broker beli teratas | PD +Rp1,59 M (avg 315), GR +Rp1,36 M (306), KK +Rp1,22 M (313) | Net buy lokal besar di 313–315 | 🟢 Konstruktif |
| Broker jual teratas | XL -Rp1,78 M (306), CC -Rp1,24 M (311), YP -Rp0,47 M (311) | Distribusi ritel-mid cap | ⚠️ Pressure |
| Bandarmologi net | Buyer ≈ Rp4,17 M vs Seller ≈ Rp3,87 M | Relatif berimbang, campuran | ➖ Netral |
| Level kunci | Support: 307,4 / 298,6 / 290; Resistance: 322 / 332 / 348 | Gap ATR di atas/bawah | ➖ |
| Konteks pasar | 801 saham bergerak; bias small-cap spekulatif | Sektor kontekstual, bukan fundamental | ➖ |
| Vendor score | 55/75 "WATCH" | Vendor juga waspada | 🟡 |
Rating: Hold (akumulasi bertahap) — bukan Buy penuh; konfirmasi dibutuhkan di atas Rp322 dengan volume ≥ 20 juta lembar.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD — Pertahankan posisi eksisting dengan stop loss di Rp286 (jangka pendek) atau Rp264 (swing); hindari mengejar di Rp316; akumulasi bertahap hanya di zona Rp290–305 dengan konfirmasi volume; naikkan ke BUY jika terjadi breakout terkonfirmasi di atas Rp322.
The statement tools returned only file-list metadata rather than figures, so I'll build the report around the verified data I have.
Tanggal analisis: 27 Oktober 2026
Sebelum masuk ke analisis, penting untuk transparansi:
get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement) mengembalikan hanya indeks berkas/dokumen (12 kuartal: Q3 2023–Q2 2026; 3 tahun buku: FY2023–FY2025) tanpa angka isi. Ketersediaan dokumen menandakan perusahaan rutin melaporkan ke IDX (Q2 2026 diunggah 5 Oktober 2026), tetapi angka historis lengkap tidak tersedia untuk perbandingan YoY.| Item | Nilai |
|---|---|
| Nama | PT Sinar Eka Selaras Tbk |
| Kode | ERAL (IDX) |
| Harga penutupan (close) | Rp316 |
| Harga terakhir / VWAP | Rp308 / Rp308,51 |
| Perubahan harian | −8 (−2,54%) |
| Saham beredar | 5.187.500.000 lembar |
| Kapitalisasi pasar | ±Rp1,64 triliun |
| Turnover ratio | 0,0078% (sangat tipis) |
| Aktivitas | 872 transaksi, 49.817 lot, nilai Rp1,54 miliar |
| Status pasar | Buka (Sesi 1) |
Interpretasi: kapitalisasi ~Rp1,6 triliun dengan harga ~Rp300-an/lembar menempatkan ERAL di segmen small-cap dengan likuiditas sangat rendah (turnover di bawah 0,01%). Ini adalah risiko struktural utama bagi trader: spread lebar, sulit masuk/keluar posisi besar, dan harga rentan pergerakan liar. Perusahaan bergerak di distribusi ritel/otomotif (rantai pasok dan retail produk otomotif/lifestyle), meski detail segmen bisnis tidak terkonfirmasi dalam data yang tersedia.
Dataset melaporkan Q2 2026 sebagai laporan terbaru (satu kuartal, bukan kumulatif 6 bulan — perlu dicatat sebagai asumsi karena tidak ada label periode eksplisit).
| Pos | Nilai (Rp) | % Penjualan |
|---|---|---|
| Penjualan | 1.981.799.508.875 | 100,0% |
| Beban pokok penjualan | (1.632.398.779.704) | 82,4% |
| Laba bruto | 349.400.729.171 | 17,6% |
| Beban penjualan | (184.744.057.123) | 9,3% |
| Beban umum & administrasi | (92.074.464.875) | 4,6% |
| Pendapatan keuangan | 944.200.948 | 0,05% |
| Beban bunga & keuangan | (9.318.785.710) | 0,47% |
| Bagian laba ventura bersama (ekuitas) | (1.911.835.848) | −0,10% |
| Pendapatan lainnya | 21.378.455.377 | 1,08% |
| Beban lainnya | 4.044.854.817 | 0,20% |
| Laba sebelum pajak | 87.719.096.757 | 4,43% |
| Pajak | (23.870.602.888) | 1,20% |
| Laba bersih | 63.848.493.869 | 3,22% |
| — diatribusikan induk | 64.787.512.908 | 3,27% |
| — non-pengendali | (939.019.039) | −0,05% |
| Laba komprehensif | 63.570.989.094 | 3,21% |
EPS kuartalan (induk) approx.: Rp64.787.512.908 ÷ 5.187.500.000 saham = ±Rp12,5/lembar. Disetahunkan kasar (×4, tanpa asumsi musiman) → ±Rp50/lembar, setara P/E ~6,2x pada harga Rp308. Catatan: ini estimasi kasar, bukan panduan; laba Q2 bisa musiman dan tidak ada data seasonality untuk validasi.
Tidak tersedia angka (tool mengembalikan indeks berkas saja). Yang dapat disimpulkan secara tidak langsung:
Implikasi trader: tanpa neraca, tidak mungkin menilai leverage (DER), coverage ratio, atau likuiditas. Keputusan harus memperhitungkan ketidakpastian ini — dalam small-cap berlikuiditas rendah, neraca yang lemah sering jadi sumber kejutan.
| Tanggal | Aksi | Nama | Jabatan | Perubahan Saham | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 22 Jul 2025 | BUY | Djohan Sutanto | Direktur | 350.000 → 1.580.000 (+1.230.000) | Rp388 |
| 22 Jul 2025 | BUY | Hasan Aula | Komisaris | 0 → 1.230.000 | Rp388 |
| 22 Jul 2025 | BUY | Andre Tanudjaja | Direktur | 0 → 350.000 | Rp388 |
| 12 Okt 2023 | BUY | Djohan Sutanto | Direktur | 350.000 → 700.000 | Rp312 |
Interpretasi:
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Data / Temuan | Interpretasi untuk Trader |
|---|---|---|
| Identitas | PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL.JK) | Distribusi/retail skala besar, small-cap |
| Harga | Rp308 (close Rp316); −2,54% hari ini | Di bawah titik beli insider 2025 (Rp388) |
| Kap. pasar | ±Rp1,64 triliun; 5,19 miliar saham | Small-cap |
| Likuiditas | Turnover 0,0078%; nilai hari Rp1,54 miliar | Sangat tipis — risiko eksekusi tinggi |
| Penjualan Q2 2026 | Rp1,98 triliun (kuartal) | Skala besar, model high-volume |
| Margin bruto | 17,6% | Sehat untuk distributor |
| Margin operasi | ±3,7% (EBIT) | Tipis — sensitif terhadap biaya |
| Margin bersih | 3,22% (Rp63,8 miliar) | Rentan terhadap guncangan |
| Laba induk | Rp64,8 miliar; non-pengendali −Rp0,94 miliar | Anak usaha ada yang merugi |
| EPS estimasi | ±Rp12,5/kuartal (×4 → ±Rp50) | P/E kasar ~6x — murah secara nominal |
| Kualitas laba | Pendapatan lainnya Rp21,4 miliar (~33% laba bersih) | Pos berpotensi non-recurring |
| Beban bunga | Rp9,3 miliar; neto negatif | Ada utang berbunga |
| Pajak efektif | ~27,2% | Sedikit di atas tarif 22%, tidak kritis |
| Neraca / Arus kas | Tidak tersedia (indeks dokumen saja) | Leverage & likuiditas tak terverifikasi |
| Pelaporan | Q3 2023–Q2 2026; FY2023–FY2025 tersedia | Kepatuhan pelaporan teratur |
| Insider | 4 transaksi, semua BUY; terbaru Juli 2025 @Rp388 | Sinyal keyakinan manajemen |
| Insider gap | Tidak ada pembelian ~15 bulan, harga −21% | Netral-negatif |
| Seasonality | Tidak ada data | Tidak dapat digunakan |
| Risiko utama | Likuiditas, margin tipis, leverage tak diketahui | Profil risiko tinggi |
| Rating | Hold | Sesuai untuk toleransi risiko tinggi & horizon panjang |
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Ketiga sumber data gagal. Tidak ada sinyal apa pun.
| Sumber | Status | Isi |
|---|---|---|
| News (Yahoo Finance, 7 hari) | DATA_UNAVAILABLE | Tidak ada vendor terkonfigurasi. Yahoo Finance tidak punya artikel bertag ERAL.JK |
| StockTwits | Unavailable (HTTPError) | Nol pesan. Nol tag Bullish/Bearish |
| Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing) | Unavailable (fetch failed) | Nol post |
Placeholder "<unavailable>" berarti alat gagal menjemput data. Jangan dibaca sebagai ketiadaan diskusi. Ketidakhadiran berita bertag ERAL.JK di Yahoo Finance sedikit lebih informatif — emiten dengan likuiditas rendah dan cakupan analis tipis memang sering nol tag — tetapi tetap bukan sinyal arah.
Likuiditas tipis dan cakupan tipis di emiten .JK small-cap berarti sentimen sosial, bila nanti tersedia, cenderung berasal dari sampel sangat kecil. Bobot sinyal rendah.
| Sinyal | Arah | Sumber | Bukti |
|---|---|---|---|
| Berita institusional | Tidak diketahui | Yahoo Finance | DATA_UNAVAILABLE, nol artikel |
| Sentimen retail | Tidak diketahui | StockTwits | HTTPError, nol pesan |
| Diskusi komunitas | Tidak diketahui | Reddit (3 sub) | fetch failed, nol post |
| Divergensi antar-sumber | Tidak terukur | — | Semua sumber kosong |
| Tema naratif | Tidak ada | — | Tidak ada data untuk ekstrak |
Tidak ada input sentimen yang bisa ditimbang. Skor 5 mencerminkan titik netral tanpa informasi, bukan penilaian bullish atau bearish. Tingkat keyakinan rendah.
Bagi trader: abaikan laporan ini untuk keputusan arah. Gunakan fundamental dan teknikal. Ulangi fetch sentimen setelah data tersedia; bila tetap kosong, anggap ERAL.JK sebagai emiten tanpa jejak sentimen publik yang bisa diperdagangkan.
Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Periode: 20 Oktober 2026 – 27 Oktober 2026 | Tanggal analisis: 27 Oktober 2026 | Ticker: ERAL.JK (PT Sinar Eka Selaras Tbk)
Temuan utama: berita spesifik untuk ERAL.JK tidak tersedia pada periode ini. Vendor data (Yahoo Finance) mengembalikan status DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel berita yang ditandai dengan ticker ERAL.JK. Ini bukan sinyal negatif bagi emiten, melainkan keterbatasan cakupan data (emiten kapitalisasi kecil/menengah di IDX sering hanya diliput media lokal berbahasa Indonesia yang tidak masuk feed vendor global). Saya tidak mengestimasi atau mengarang nilai/berita apa pun.
Konsekuensinya, laporan ini disusun dengan pendekatan top-down: kondisi makro global → kondisi pasar IDX (dari data live) → implikasi untuk ERAL.JK sebagai emiten distribusi/perdagangan & logistik di sektor energi industri.
Feed global pekan ini didominasi berita korporat AS di sektor teknologi, khususnya seputar IBM, Oracle, Intel, Nvidia, Salesforce, dan Kyndryl:
Penilaian untuk ERAL.JK: hampir nol relevansi langsung. ERAL.JK bukan emiten teknologi. Yang dapat ditransfer hanyalah sentimen risiko global (risk-on pada small caps) dan tema harga komoditas energi.
Seluruh permintaan data FRED (CPI, core PCE, unemployment, fed funds rate, 10Y Treasury, yield curve) gagal dengan status DATA_UNAVAILABLE karena kredensial API FRED tidak dikonfigurasi. Saya tidak akan mengarang angka. Trader disarankan memverifikasi tingkat Fed Funds, CPI AS terbaru, dan yield 10Y dari sumber primer sebelum eksekusi.
Odds Polymarket untuk topik "Fed rate cut" dan "recession" ditahan (withheld) untuk tanggal vintage 27 Okt 2026, karena hanya odds live yang tersedia dan itu akan memasukkan informasi pasca-keputusan (look-ahead bias). Tidak ada probabilitas yang bisa dikutip secara sah. Ini menurunkan keyakinan pada komponen forward-looking analisis.
Data ini nyata dan fresh, dan lebih informatif daripada feed berita:
Breadth/movers: 801 emiten bergerak. Struktur gainers didominasi small/micro-cap spekulatif (BPII +23,5%, KOPI +18,1%, BIPP +17,2%, KOKA +13,3%, LAPD +12,5%) dengan nilai transaksi sangat tipis (BIPP Rp9,7 miliar, KOPI Rp108 juta). Ini pola pasar ritel bergerak di pinggiran, likuiditas menipis — ciri khas fase trading range dengan minat institusi yang belum kembali.
Screener IDX Edge PRO — dua emiten masuk bucket distribusi negatif:
⚔️ KONFLIK DISTRIBUSI: WR event 70%, potensi +17%, tetapi dengan drawdown -6,0%. Pola volume naik saat harga tertekan → indikasi distribusi. Historis rata-rata event +3,75% (D3 +4,21%) — secara statistik masih positif, namun peringatan konflik membuat ini berisiko tinggi.⚔️ KONFLIK DISTRIBUSI: WR 59,4%, potensi +6%, drawdown -3,0%, volume ideal 2–5x. Profil lebih seimbang tapi tetap distribution-type.🥷 AKUMULASI SENYAP, namun metadata WR/potensi/drawdown kosong (tidak ada data valid). Tidak bisa dinilai secara kuantitatif.Interpretasi: Tidak ada satu pun emiten di bucket akumulasi bersih berkinerja tinggi. Kombinasi distribution flags + thin liquidity + spekulasi micro-cap = pasar IDX sedang dalam fase konsolidasi rentan. Untuk emiten mid/small seperti ERAL.JK, ini lingkungan likuiditas yang tidak mendukung breakout.
Karena tidak ada berita emiten, tesis harus bottom-up dari karakteristik sektor, dengan kejujuran eksplisit tentang tingkat keyakinan yang rendah:
| Faktor | Arah | Dampak ke ERAL.JK |
|---|---|---|
| Rotasi global ke small caps / value (Dow & small caps naik) | Positif lemah | Sedikit mendukung emiten kecil, tapi aliran modal asing ke IDX lebih ditentukan DXY & yield UST yang datanya tidak tersedia |
| Belanja AI/tokenisasi/IBM-Oracle | Netral | Tidak relevan |
| Likuiditas IDX tipis, spekulasi micro-cap | Negatif | ERAL.JK sulit menembus level resistensi tanpa volume institusi |
| Distribution flags (PIPA, BLES) & absennya akumulasi bersih | Negatif | Menandakan pasokan (supply) masih menekan pasar secara umum |
| Data makro (Fed, CPI, yield) tidak tersedia | Ketidakpastian | Tidak bisa menilai sensitivitas terhadap suku bunga & rupiah — gap analitik kritis |
| Berita emiten tidak tersedia | Netral/ketidakpastian | Tidak ada katalis baru; juga tidak ada berita buruk yang terkonfirmasi |
Catatan penting: ERAL.JK (PT Sinar Eka Selaras Tbk) beroperasi di distribusi/trading & layanan penunjang energi industri — sektor cyclical yang sangat sensitif terhadap aktivitas industri dan harga komoditas energi. Data harga komoditas energi, kurs USD/IDR, dan aktivitas industri Indonesia tidak tersedia dari tool yang ada, sehingga saya tidak dapat mengonfirmasi atau menyangkal tesis siklikal ini dengan bukti.
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Temuan | Bukti / Sumber | Arah untuk ERAL.JK | Keyakinan |
|---|---|---|---|---|
| Berita emiten ERAL.JK | Tidak tersedia | get_news → DATA_UNAVAILABLE (tak ada artikel ditag ERAL.JK) |
Netral / tidak ada katalis | Tinggi (atas ketiadaan data) |
| Makro AS (CPI, PCE, Fed, 10Y, unemployment) | Tidak tersedia | get_macro_indicators → FRED_API_KEY tidak dikonfigurasi |
Tidak dapat dinilai | — |
| Odds pasar prediksi (Fed cut, resesi) | Ditahan | get_prediction_markets → withheld (live-only, risiko look-ahead) |
Tidak dapat dinilai | — |
| Tema global pekan ini | AI/spending ROI, tokenisasi saham, rotasi ke small caps | IBM CEO "90% as good"; Oracle/Intel/IBM tolak OKX-ICE; Dow & small caps naik, Nasdaq turun | Netral–positif lemah (sentimen risk-on) | Menengah |
| Breadth IDX | 801 emiten; gainers = micro-cap spekulatif, nilai tipis | BPII +23,5%; KOPI +18,1%; BIPP +17,2% (nilai Rp9,7 M); LAPD +12,5% | Negatif (likuiditas tipis, no institutional bid) | Tinggi |
| Screener PIPA | Konflik distribusi, drawdown -6,0% | WR 70%, potensi +17%, D3 +4,21% historis | Negatif (sinyal distribusi pasar) | Menengah |
| Screener BLES | Konflik distribusi, drawdown -3,0% | WR 59,4%, potensi +6% | Negatif ringan | Menengah |
| Screener IMPC | Akumulasi senyap | Metadata WR/potensi kosong | Tidak dapat dinilai | Rendah |
| Lingkungan makro IDX (BI rate, USD/IDR, komoditas) | Tidak tersedia dari tool | — | Gap analitik | — |
| Kesimpulan | Tidak ada katalis terkonfirmasi + pasar konsolidasi rentan + 3 sumber data kunci hilang | — | Hold, sizing di bawah normal | Sedang-rendah |