Gacor Quant
Istirahat (12:00-13:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Dyandra Media International Tbk.

DYAN · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Buy

71 rupiah per lembar · -1,39% · -

Net broker seluruhnya 119,1 jt rupiah. Kapitalisasi 307,7 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Buy. Rating: Buy. Akumulasi beli bertahap DYAN.JK rentang Rp70 - Rp72 pakai antrean pasif. Cegah slippage likuiditas mini Rp235 juta.
Aliran dana
CC beli 68,9 jt
Posisi harga
-14,1% terhadap SMA50, asing 2,2% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
71
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
92,3 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
180
kali transaksi
Volume
1,3 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 68,9 jt 948,2 rb 69,5 jt 601,4 rb
NI BNI SEKURITAS 19,6 jt 271,0 rb 21,1 jt 1,5 jt
PD INDO PREMIER SEKURITAS 11,7 jt 167,6 rb 29,6 jt 17,9 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 11,6 jt 155,1 rb 11,8 jt 182,5 rb
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 2,2 jt 30,0 rb 2,2 jt -
YU CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI 1,5 jt 20,0 rb 1,5 jt -
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 1,3 jt 17,7 rb 8,4 jt 7,1 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 934,6 rb 13,3 rb 4,0 jt 3,0 jt
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 720,0 rb 10,0 rb 720,0 rb -
AT PHINTRACO SEKURITAS 243,3 rb 3,5 rb 370,8 rb 127,5 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
CC 73 69,5 jt XL 74 102,5 jt
XL 74 56,5 jt EP 72 55,5 jt
PD 73 29,6 jt MG 71 20,6 jt
NI 72 21,1 jt PD 75 17,9 jt
EP 74 16,1 jt AK 73 13,2 jt
CP 75 11,8 jt HD 73 7,1 jt
HD 73 8,4 jt YP 74 6,5 jt
AK 74 4,7 jt GR 74 3,7 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 47 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-19 MONDIAL INVESTAMA INDONESIA - Buy +281,626,964 -
2026-08-31 MONDIAL INVESTAMA INDONESIA - Buy +56,522,000 230
2026-03-31 YULIE SEKURITAS INDONESIA - Buy +400,000 0
2026-03-27 YULIE SEKURITAS INDONESIA - Buy +40,000 83
2026-03-27 YULIE SEKURITAS INDONESIA - Buy +20,000 86
2026-03-27 YULIE SEKURITAS INDONESIA - Buy +30,000 85

Keputusan akhir

192 kata

Rating: Buy

Executive Summary: Rating: Buy. Akumulasi beli bertahap DYAN.JK rentang Rp70 - Rp72 pakai antrean pasif. Cegah slippage likuiditas mini Rp235 juta. Batasi ukuran posisi 50% alokasi standar. Pasang batas rugi Rp65 penutupan harian. Target jual Rp84 dan Rp104. Horizon waktu 3-6 bulan.

Investment Thesis: Tesis Bull menang mutlak. Valuasi salah harga ekstrem. Kas Rp314,55 miliar lampaui kapitalisasi pasar Rp307,65 miliar. Kas bersih Rp199,92 miliar. EV negatif. PBV 0,41x diskon aset 59%. Risiko insolvensi nol.

Operasional pulih riil. Laba H1 2026 capai Rp43,18 miliar, naik dari H1 2025 Rp32,40 miliar. CFO Q2 surplus Rp122,22 miliar. Utang bank lunas Rp133,10 miliar. Saldo laba berbalik positif Rp49,97 miliar, hapus defisit lalu.

Sinyal orang dalam kuat. Pengendali Mondial borong 281,63 juta lembar Oktober 2026. Direksi serok 2 juta lembar. Broker lokal CC serap buangan ritel XL dan EP.

Argumen Bear ditolak. Penurunan teknikal dampak likuiditas harian mini Rp235 juta, bukan kerusakan bisnis. Hambatan teknikal bawah EMA 10 Rp75,08 dan SMA 50 Rp83,78 diredam taktik beli pasif dan ukuran posisi ketat.

Kondisi ubah tesis: harga jebol bawah batas rugi Rp65 penutupan harian atau saldo kas bersih tergerus signifikan.

Price Target: 84.0

Time Horizon: 3-6 bulan

Rencana trader

72 kata

Action: Buy

Reasoning: Valuasi salah harga ekstrem dengan EV negatif dan kas bersih Rp199,92 miliar bentengi risiko insolvensi. Pengendali serta direksi akumulasi masif saat laba H1 2026 pulih kuat capai Rp43,18 miliar. Tekanan teknikal cermin likuiditas tipis pasar sepi bukan kerusakan fundamental bisnis. Akumulasi pasif lindungi modal dari slippage dengan batas henti ketat bawah support.

Entry Price: 72.0

Stop Loss: 65.0

Position Sizing: 50% dari alokasi posisi standar

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: BUY

Rencana investasi

195 kata

Recommendation: Buy

Rationale: Tesis Bull menang telak. Valuasi DYAN.JK salah harga ekstrem. Kas tunai Rp314,55 miliar lampaui kapitalisasi pasar Rp307,65 miliar. Kas bersih Rp199,92 miliar. EV negatif. Risiko insolvensi nol. PBV 0,41x diskon aset 59%. Operasional pulih nyata. Laba bersih H1 2026 capai Rp43,18 miliar, lompat dari H1 2025 (Rp32,40 miliar). CFO Q2 2026 surplus Rp122,22 miliar. Perusahaan bayar utang bank Rp133,10 miliar. Saldo laba positif Rp49,97 miliar, hapus defisit lalu. Sinyal insider valid. Pengendali Mondial serok 281,63 juta lembar Oktober 2026. Direksi tambah muatan 2 juta lembar. Broker institusi CC tampung buangan ritel. Argumen Bear tolak. Pelemahan teknikal cermin likuiditas harian mini Rp235 juta, bukan kegagalan bisnis. Penurunan laba Q2 QoQ dampak siklikalitas MICE wajar. Target jual Bear Rp68 abaikan margin keamanan tebal neraca. Peluang naik jauh lampaui risiko jatuh.

Strategic Actions: Akumulasi beli bertahap (scale-in) DYAN.JK. Batasi alokasi 50% dari ukuran posisi standar. Likuiditas tipis Rp235 juta per hari rawan slippage. Pasang antrean beli pasif rentang Rp70 - Rp72. Dilarang hajar kanan (market order). Pasang target jual 1 Rp84 uji SMA 50 dan SMA 200. Pasang target jual 2 Rp104 penyesuaian PBV 0,6x. Eksekusi stop loss jika harga tembus bawah Rp65 penutupan harian.

Analisa teknikal dan aliran dana

797 kata

Ringkasan Pasar & Data Verifikasi DYAN.JK (2026-10-27)

Data terverifikasi snapshot pasar per 2026-10-27:

  • Harga Buka: Rp75
  • Harga Tertinggi: Rp76
  • Harga Terendah: Rp71
  • Harga Tutup: Rp72 (-2,70% dari Rp74)
  • Volume: 3.207.400 lembar
  • Nilai Transaksi: Rp235.171.300
  • Frekuensi: 463 kali
  • Asing Bersih: +68.500 lembar (~Rp5 juta)

Likuiditas harian turun tajam dibanding lonjakan September 2026 (722M lembar). Pasar sepi. Tekanan jual harian dominan.


Pemilihan 8 Indikator Teknis & Analisis

Indikator dipilih saling melengkapi, cegah redundansi:

  1. close_10_ema (Rp75,08)

    • Fungsi: Pengukur tren jangka pendek & resisten dinamis.
    • Kondisi: Harga (Rp72) di bawah EMA 10. Resisten jangka pendek gagal ditembus. Tren turun aktif.
  2. close_50_sma (Rp83,78)

    • Fungsi: Tolok ukur tren jangka menengah.
    • Kondisi: SMA 50 melandai turun dari Rp86,06 (awal Oktober) ke Rp83,78. Harga jauh di bawah garis. Konfirmasi bearish menengah.
  3. close_200_sma (Rp83,68)

    • Fungsi: Tolok ukur tren jangka panjang.
    • Kondisi: SMA 50 (Rp83,78) mendekati SMA 200 (Rp83,68). Risiko death cross terbentuk jika tren turun lanjut. Struktur harga makro rapuh.
  4. macd (-3,03)

    • Fungsi: Pengukur momentum arah tren.
    • Kondisi: Nilai jauh di bawah garis nol. Garis MACD di bawah sinyal (-2,70). Tekanan jual kuasai struktur harga.
  5. macdh (-0,32)

    • Fungsi: Kekuatan percepatan momentum.
    • Kondisi: Histogram bertahan di teritori negatif. Tidak ada divergensi bullish valid.
  6. rsi (39,94)

    • Fungsi: Indikator jenuh beli/jual (momentum).
    • Kondisi: RSI berada di 39,94. Belum masuk zona oversold ekstrem (<30). Ruang pelemahan harga masih terbuka.
  7. boll (Rp78,20)

    • Fungsi: Penanda batas volatilitas & tren 20 hari.
    • Kondisi: Garis tengah di Rp78,20, batas atas (boll_ub) Rp87,99, batas bawah (boll_lb) Rp68,41. Harga (Rp72) meluncur ke arah lower band. Tren ekspansi negatif.
  8. atr (Rp6,04)

    • Fungsi: Volatilitas absolut penentu batasan risiko (stop loss).
    • Kondisi: Nilai ATR Rp6,04 (8,38% dari harga penutupan). Volatilitas tinggi untuk saham lapis tiga. Risiko fluktuasi besar dengan likuiditas tipis.

Analisis Bandarmologi & Arus Dana Broker

Data broker summary DYAN.JK (2026-10-27):

  • Top Pembeli: CC (Mandiri Sekuritas, net beli Rp68,91 juta / 948.200 lembar, avg Rp73), NI (BNI Sekuritas, net beli Rp19,62 juta / 271.000 lembar, avg Rp72), PD (Rp11,74 juta, avg Rp73).
  • Top Penjual: XL (Stockbit Sekuritas, net jual Rp45,99 juta / 618.800 lembar, avg Rp74), EP (MNC Sekuritas, net jual Rp39,42 juta / 553.100 lembar, avg Rp72), MG (Semesta Indovest, net jual Rp20,60 juta, avg Rp71), AK (UBS Sekuritas, net jual Rp8,56 juta, avg Rp73).
  • Arus Asing & Institusi: Broker asing AK (UBS) buang muatan. Aliran asing neto nominal mini (+Rp5 juta). Akumulasi broker lokal (CC, NI) tidak cukup kuat imbangi distribusi ritel dan asing. Nilai transaksi total sangat kecil (Rp235 juta), mudah digoyang.

Evaluasi Independen & Putusan Vendor

  • Vendor Verdict: Skor 45/75 (WATCH), rekomendasi AVOID (Personality Trap). Win rate historis pola pantulan RSI DYAN.JK hanya 11,8% dengan rasio kena cut loss 76,5%.
  • Sintesis Analisis: Sinyal vendor searah dengan data objektif teknikal. Struktur Moving Average turun berurutan (EMA 10 < SMA 50 < SMA 200). Volume transaksi menyusut drastis. Pantulan teknis berisiko jadi jebakan harga (bull trap).

Tabel Ringkasan Analisis DYAN.JK

Kategori Parameter Nilai / Kondisi Implikasi Pasar
Harga Terverifikasi Penutupan (2026-10-27) Rp72 (-2,70%) Pelemahan harian, cetak low baru dalam 5 sesi
Level Kunci Support 1 / Support 2 Rp70 / Rp68 Area uji penopang harga terdekat
Level Kunci Resisten 1 / Resisten 2 Rp75 (EMA 10) / Rp78 (Boll Mid) Titik pasok jual terdekat
Tren Jangka Pendek close_10_ema Rp75,08 Bearish; harga berada di bawah garis resisten cepat
Tren Jangka Menengah close_50_sma Rp83,78 Bearish; lereng MA menurun
Tren Jangka Panjang close_200_sma Rp83,68 Ancaman death cross dengan SMA 50
Momentum MACD / Histogram -3,03 / -0,32 Momentum negatif kuat, dominasi seller
Oversold Gauge RSI (14) 39,94 Lemah, belum jenuh jual
Volatilitas & Risiko ATR (14) / Bollinger Bands Rp6,04 / Lower Band Rp68,41 Rentang ayunan 8,38%; target pelemahan Rp68
Bandarmologi Broker Netflow CC net buy Rp68,9M; XL & AK net sell Broker asing buang barang; pasar sepi

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Action: SELL / AVOID
  • Instrument: DYAN.JK
  • Entry Range (Sell on Strength): Rp74 - Rp76 (uji resisten EMA 10)
  • Target Price 1: Rp68 (area Bollinger Lower Band & Support 2)
  • Target Price 2: Rp64
  • Stop Loss: Rp79 (penembusan kembali ke atas Bollinger Middle Line)
  • Timeframe: Swing short-term (1 - 2 minggu)
  • Risk Note: Transaksi tipis (turnover harian rendah Rp235 juta). Eksekusi bertahap wajib guna hindari slippage.

Analisa fundamental

659 kata

Laporan fundamental DYAN.JK per 27 Oktober 2026.

Profil & Valuasi Pasar

  • Entitas: PT Dyandra Media International Tbk (DYAN.JK).
  • Sektor: Industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) & event organizer.
  • Harga saham: 71,0 IDR (-1,39%).
  • Saham beredar: 4,27 miliar lembar.
  • Kapitalisasi pasar: 307,65 miliar IDR.
  • Ekuitas induk (Q2 2026): 741,50 miliar IDR.
  • Nilai buku per saham (BVPS): ~173,5 IDR.
  • PBV: ~0,41x (diskon dalam terhadap aset bersih).
  • TTM Laba bersih induk (Q3 2025 - Q2 2026): 45,90 miliar IDR.
  • TTM EPS: ~10,74 IDR.
  • P/E rasio: ~6,6x.
  • Likuiditas harian: Sangat rendah (turnover ratio 0,00075).

Kinerja Keuangan & Profitabilitas

  • Pendapatan Q2 2026: 370,12 miliar IDR (+27,07% YoY vs Q2 2025: 291,28 miliar IDR).
  • Laba kotor Q2 2026: 87,32 miliar IDR (Gross profit margin: 23,59%).
  • Laba bersih entitas induk Q2 2026: 12,78 miliar IDR (EPS 3 IDR).
  • Laba bersih entitas induk Q1 2026: 30,40 miliar IDR (EPS 7 IDR).
  • Total laba bersih H1 2026: 43,18 miliar IDR (lonjakan signifikan dibanding H1 2025: 32,40 miliar IDR).
  • Pemulihan retained earnings: Saldo laba berbalik positif total 49,97 miliar IDR di Q2 2026, hapus akumulasi defisit masa lalu.

Neraca & Likuiditas (Balance Sheet)

  • Kas & setara kas Q2 2026: 314,55 miliar IDR.
  • Kas melebihi kapitalisasi pasar (Kas 314,55 miliar IDR > Market Cap 307,65 miliar IDR).
  • Total liabilitas berbunga (bank & leasing): ~114,63 miliar IDR (utang bank jangka pendek 81,14 miliar IDR + utang jangka panjang 28,60 miliar IDR + pembiayaan konsumen 4,89 miliar IDR).
  • Posisi kas bersih (Net Cash): ~199,92 miliar IDR.
  • Enterprise Value (EV) bernilai negatif. Struktur modal sangat sehat, risiko insolvensi minimal.

Arus Kas (Cash Flow)

  • Arus kas operasi (CFO) Q2 2026: Positif kuat +122,22 miliar IDR. Penerimaan pelanggan capai 396,07 miliar IDR.
  • Arus kas investasi (CFI) Q2 2026: -15,65 miliar IDR (belanja modal aset tetap terkontrol).
  • Arus kas pendanaan (CFF) Q2 2026: -61,52 miliar IDR (pelunasan pinjaman bank agresif 133,10 miliar IDR).
  • Posisi kas naik dari 247,83 miliar IDR (akhir 2025) jadi 314,55 miliar IDR (Q2 2026).

Aktivitas Insider & Kepemilikan

  • Mondial Investama Indonesia borong agresif: akumulasi masif tercatat Oktober 2026 (+281,63 juta lembar) dan Agustus 2026 (+56,52 juta lembar @ 230 IDR).
  • Yulie Sekuritas Indonesia beli akumulasi jutaan lembar rentang 79 - 87 IDR pada Maret 2026.
  • Direksi/Afiliasi (Handi Irawan Djuwadi) beli akumulatif 2 juta lembar Januari 2026.
  • Sinyal keyakinan pemegang saham pengendali sangat tebal.

Risiko Utama

  • Likuiditas saham tipis. Sulit keluar masuk posisi besar tanpa gerakkan harga.
  • Siklisitas bisnis event/MICE. Kuartal akhir terkadang catat beban operasional bengkak (contoh rugi bersih Q4 2025).

Parameter Fundamental Data DYAN.JK (Q2 2026 / TTM) Implikasi Bagi Trader
Harga Saham 71 IDR Area support kuat, valuasi terdiskon
Kapitalisasi Pasar 307,65 Miliar IDR Small-cap, diskon ekstrem dibanding kas
Kas & Setara Kas 314,55 Miliar IDR Kas riil > Market Cap, Net Cash ~200 Miliar IDR
PBV / BVPS 0,41x / 173,5 IDR Margin of safety sangat lebar (diskon 59%)
P/E Rasio (TTM) ~6,6x Valuasi laba murah
Laba Bersih H1 2026 43,18 Miliar IDR Kinerja operasional solid, laba bertumbuh
Arus Kas Operasi Q2 +122,22 Miliar IDR Kualitas laba riil berbasis kas
Aksi Insider Beli akumulatif besar (Mondial, Yulie) Sinyal bottoming & proteksi nilai jangka panjang
Likuiditas Saham Turnover ratio 0,00075 Wajib cicil masuk, batasi lot sizing

Rating: BUY

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Aksi: BUY bertahap (akumulasi) DYAN.JK di rentang harga 70 - 72 IDR.
  • Target take profit: 95 - 110 IDR (penyesuaian PBV menuju 0,6x).
  • Stop loss ketat / invalidasi: Penutupan harian di bawah 65 IDR. Alokasi modal kecil/sedang akibat likuiditas rendah.

Analisa sentimen

291 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

  1. Rincian per sumber data:
  • Berita Yahoo Finance: Data tidak tersedia (DATA_UNAVAILABLE). 0 artikel terindeks untuk DYAN.JK periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Sinyal institusional formal nol.
  • StockTwits: Gagal akses (HTTPError). Volume pesan 0. Rasio Bullish/Bearish nihil. Sinyal sentimen ritel cepat tidak terlacak.
  • Reddit: Gagal penarikan data (fetch failed pada r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing). Volume posting 0. Diskusi substansial komunitas tidak terdeteksi.
  1. Divergensi dan konsensus lintas sumber: Divergensi tidak terbentuk. Konsensus arah nihil. Seluruh sumber gagal sediakan data mentah. Tidak ada perbedaan pandangan antara ritel dan institusi karena ketiadaan sinyal simultan.

  2. Tema narasi dominan: Hampa narasi. DYAN.JK (PT Dyandra Media International Tbk) saham lapis bawah Bursa Efek Indonesia. Platform sosial pasar global (StockTwits, sub-Reddit umum) dan agregator berita Yahoo Finance tidak memantau instrumen ini dalam rentang waktu evaluasi.

  3. Katalis dan risiko teridentifikasi:

  • Katalis: Data nihil. Tidak ada informasi jadwal laporan keuangan, dividen, kontrak baru pameran/MICE, atau aksi korporasi lain.
  • Risiko: Kebutaan informasi pasar (information blindspot). Trader tanpa indikator sentimen eksternal. Bahaya likuiditas rendah dan manipulasi lokal tidak terdeteksi radar global. Analisis sentimen wajib dialihkan ke keterbukaan informasi IDX dan forum domestik.
  1. Tabel ringkasan sinyal sentimen:
Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Liputan Media Institusional Neutral Yahoo Finance 0 artikel ditemukan; status DATA_UNAVAILABLE
Sentimen Ritel Cepat Neutral StockTwits Akses gagal (HTTPError); 0 pesan; rasio sentimen nol
Diskusi Komunitas Global Neutral Reddit (WSB/Stocks/Investing) Penarikan data gagal (fetch failed); 0 posting tercatat
Konfirmasi Katalis Fundamental Neutral Seluruh Sumber Data absen total; tidak ada rumor atau rilis resmi

Analisa berita

330 kata

Rating: NEUTRAL

Laporan riset berita dan sentimen makro instrumen DYAN.JK per 27 Oktober 2026:

Sentimen Spesifik DYAN.JK

  • Berita spesifik DYAN.JK (PT Dyandra Media International Tbk) tidak tersedia di pangkalan data saat ini. Tidak ada rilis pers, keterbukaan informasi, atau sentimen korporasi langsung terdeteksi.
  • Screener teknikal dan akumulasi broker IDX edisi 27 Oktober 2026 tidak mencantumkan DYAN.JK. Saham yang memicu sinyal hanya PIPA, BLES, dan IMPC. Minat broker institusi terhadap DYAN.JK minim.

Pasar Domestik (IDX)

  • Pasar saham domestik sesi 1 tertekan. Sebagian besar saham pendorong nilai transaksi melemah tajam: BMRI (-2.33%), BUMI (-6.25%), TLKM (-4.21%), BBRI (-1.73%), TPIA (-5.89%), DEWA (-6.62%).
  • Penguatan hanya bertumpu pada BBCA (+3.57%). Sentimen pasar umum defensif, arus dana fokus likuiditas perbankan utama.
  • Penggerak persentase keuntungan tertinggi didominasi saham lapis tiga bervolume rendah (MKNT, KOPI, XCIS). Volatilitas spekulatif tinggi.

Konteks Global dan Makro

  • Berita pasar global didominasi belanja infrastruktur AI, perangkat lunak enterprise, dan regulasi tokenisasi aset. Tidak ada sentimen global relevan sektor MICE atau pariwisata.
  • Data makro FRED dan data pasar prediksi forward-looking Polymarket tidak tersedia untuk titik tanggal ini.

Implikasi Trading

  • Sektor MICE sensitif terhadap aktivitas bisnis domestik dan belanja korporasi. Ketiadaan katalis berita membuat likuiditas DYAN.JK rawan kering.
  • Risiko beli tinggi akibat tekanan jual pada indeks acuan. Tunggu konfirmasi volume transaksi signifikan atau rilis laporan keuangan kuartalan sebelum ambil posisi.
Parameter Status / Data Implikasi untuk DYAN.JK
Berita Emiten DYAN.JK DATA_UNAVAILABLE Minim katalis penggerak harga jangka pendek
IDX Screener Nihil sinyal akumulasi Tidak ada akumulasi broker terdeteksi
Breadth IDX (Sesi 1) Defensif / Mayoritas big cap melemah Sentimen pasar umum membebani saham lapis bawah
Fokus Global Adopsi AI & infrastruktur teknologi Tidak berdampak langsung ke sektor MICE
Rekomendasi Tindakan Sikap defensif / Wait and see Hindari akumulasi agresif tanpa volume