Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

BUMA Internasional Grup Tbk.

DOID · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

151 rupiah per lembar · -2,58% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 526,1 jt rupiah. Kapitalisasi 1,2 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Kurangi DOID.JK, jangan keluar total. Eksekusi bertahap dekat 151 (bukan sekali tembak — Rp760 juta/hari dengan turnover 0,0655% terlalu tipis untuk satu penjual) hingga ~50% posisi.
Aliran dana
DP beli 261,5 jt
Keyakinan
C40 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-30,3% terhadap SMA50, asing -1,4% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C40

Skor 40.4 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 22/25

net 526,1 jt dari bruto 804,4 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-30,3% vs SMA50, return 20 sesi -30,1%

Likuiditas 0/15

rata-rata 1,1 M rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 10.8% lebar, stop jadi mahal

VWAP
152
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
760,1 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
645
kali transaksi
Volume
5,0 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
DP DBS VICKERS SEKURITAS INDONESIA 261,5 jt 1,7 jt 261,5 jt -
NI BNI SEKURITAS 72,6 jt 472,8 rb 78,1 jt 5,5 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 70,6 jt 464,7 rb 154,6 jt 84,1 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 41,9 jt 273,7 rb 80,3 jt 38,4 jt
SQ BCA SEKURITAS 23,7 jt 154,9 rb 27,4 jt 3,8 jt
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 22,8 jt 151,0 rb 22,8 jt -
HP HENAN PUTIHRAI SEKURITAS 15,1 jt 100,0 rb 15,1 jt -
GR PANIN SEKURITAS TBK. 10,7 jt 70,0 rb 10,7 jt -
AO ERDIKHA ELIT SEKURITAS 2,3 jt 15,0 rb 2,3 jt -
DH SINARMAS SEKURITAS 2,2 jt 14,7 rb 2,3 jt 45,9 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
DP 150 261,5 jt ZP 152 138,5 jt
CC 153 154,6 jt XL 150 104,1 jt
XC 152 80,3 jt DR 150 92,2 jt
NI 154 78,1 jt OD 152 87,5 jt
SQ 153 27,4 jt CC 153 84,1 jt
YP 153 26,5 jt TP 153 41,3 jt
BQ 151 22,8 jt XC 150 38,4 jt
PD 155 18,8 jt YP 151 35,0 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 584 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-02-23 TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA - Sell -130,000,000 310
2025-11-19 SIX SIS - Sell -945,500 0
2025-09-26 TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA - Sell -4,000,000 0
2025-07-22 TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA - Sell -1,750,000 0
2025-07-09 TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA - Sell -59,000,000 0
2025-05-21 SIX SIS - Buy +945,500 0

Keputusan akhir

601 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Kurangi DOID.JK, jangan keluar total. Eksekusi bertahap dekat 151 (bukan sekali tembak — Rp760 juta/hari dengan turnover 0,0655% terlalu tipis untuk satu penjual) hingga ~50% posisi. Sisa posisi dibatasi hard cap 1% portofolio, dengan dua pintu keluar terdefinisi: close <148 keluar penuh, atau cek manual neraca/jadwal jatuh tempo menunjukkan coverage jauh di bawah 1 → keluar penuh. Jangan tambah di bawah 150 tanpa close >158 dengan volume di atas rata-rata plus MACD histogram positif. Alokasi penuh 2–3% dibatalkan sampai data solvabilitas tersedia.

Investment Thesis:

Keputusan jatuh ke Underweight, bukan Sell penuh. Ketiga analis sepakat arah (SELL), konflik hanya di ukuran sisa posisi — dan di titik itu netral menang, bukan konservatif.

Yang menentukan (menang):

  1. Struktur harga konfirmasi distribusi di semua timeframe. 151 < EMA10 170,46 < VWMA 185,62 < SMA50 216,62 < SMA200 246,72. MACD -17,39 di bawah signal -14,00, histogram -3,39 belum positif. VWMA di bawah SMA50 = bobot volume di harga rendah. RSI 29,17 oversold tidak valid sebagai sinyal beli di downtrend terstruktur — agresif dan konservatif sepakat di sini, dan konservatif secara eksplisit menolak tesis "tunggu bounce".

  2. Solvabilitas tidak terukur, dan itu bukan bukti kerusakan. EBIT ~-Rp88,5 M vs beban bunga Rp400,4 M/semester, coverage tidak ada, neraca/jadwal utang/covenant/kas tidak terbaca. Ini alasan sah untuk membatasi eksposur keras dan membatalkan alokasi 2–3% — dan netral benar bahwa "tidak terbaca" ≠ "ekuitas nol". Konservatif melompat dari tidak terukur ke kemungkinan nol tanpa bukti di prompt; itu asumsi bearish tak terverifikasi, persis kesalahan yang ia tuduhkan ke agresif dengan arah berlawanan.

  3. Sensitivitas margin simetris. Gross margin 3,04%, hanya ~3pp dari nol untuk pendapatan ~Rp14 T. Penurunan BBM, kurs utang USD, atau rate kontrak menghapus seluruh laba bruto. Tidak ada datapun margin sedang berbalik — Q3 belum rilis.

  4. Bandarmologi rapuh. Net top-10 beli-jual hanya ~Rp16 juta. Support 150 bergantung satu nama: DBS Vickers +Rp261,5 juta @150, melawan Maybank -137,6 jt, RHB -87,3 jt, CGS -27 jt, UBS -18,5 jt. Kalau DBS berhenti, support hilang. Net foreign +299.000 saham = noise. Insider net seller 15 bulan (Trimegah -93,75 jt, Northstar -340 jt), exit @310 saat harga 51% lebih tinggi.

  5. Likuiditas memaksa eksekusi bertahap. Nilai transaksi harian Rp760 juta adalah total sesi, bukan kapasitas kita — ukuran portofolio pemanggil tidak diketahui. Bertahap, diukur terhadap volume, bukan persentase posisi.

Yang ditolak:

  • "Opsionalitas gratis" (agresif). P/S 0,08 mem-price pesimisme, tapi opsionalitas punya harga: risiko ekuitas nol. Upside 12,9% ke 170,46 dan 23% ke 185,62 butuh syarat yang nol komponennya terpenuhi hari ini.
  • "Sisa nol sampai coverage diketahui" (konservatif). Itu keputusan lebih besar dari yang trader ambil, tanpa dasar di prompt. Realisasi kerugian penuh di 151, hanya 9,2 poin di atas lower band 141,80, bukan pelestarian aset.
  • Makro Fed 96% nol cut sebagai bukti tambahan bearish (konservatif). DOID kontraktor jasa tambang; transmisi lewat biaya modal dan kurs, bukan permintaan. Tidak cukup untuk memaksa nol posisi.
  • Asumsi refinancing pasti memangkas bunga (agresif). Bisa datang dengan covenant ketat atau dilusi. Mungkin, bukan pasti.

Yang mengubah tesis:

  • Naik ke Hold/Overweight: close >170,46 dengan volume di atas rata-rata, atau MACD histogram berbalik positif, atau refinancing dengan syarat eksplisit (rate, jatuh tempo, dilusi bila ada). Skala penuh hanya setelah neraca, covenant, kas, dan harga Newcastle/HBA terbaca.
  • Turun ke Sell penuh: close harian <148, atau hasil cek manual menunjukkan coverage jauh di bawah 1.

Data yang tidak tersedia dan wajib dicek manual: neraca lengkap, jadwal jatuh tempo utang, covenant, posisi kas, harga Newcastle/HBA terkini, realisasi biaya BBM, kurs USD/IDR, dan ukuran portofolio pemanggil. Tanpa ini, refinancing tetap spekulasi dan skala alokasi tidak bisa ditentukan.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Rencana trader

284 kata

Action: Sell

Reasoning: Rencana Underweight = Sell, bukan Hold. Struktur harga konfirmasi bear di semua timeframe: 151 < EMA10 170,46 < VWMA 185,62 < SMA50 216,62 < SMA200 246,72. MACD -17,39 di bawah signal -14,00, histogram -3,39 belum positif. RSI 29,17 oversold tipis di downtrend kuat — bukan sinyal beli. Harga cuma 9,2 poin di atas lower band 141,80. ATR 14,88 (~9,9%) bikin stop di 150 tidak berguna; pakai close-based 148 dengan buffer.

Bandarmologi tipis: net top-10 beli-jual cuma ~Rp16 juta. Satu nama DBS Vickers +Rp261,5 juta @150 menyerap supply; Maybank -137,6 juta, RHB -87,3 juta, CGS -27 juta, UBS -18,5 juta net jual. Kalau DBS berhenti, support 150 hilang. Net foreign +299.000 saham = noise, empat sesi sebelumnya negatif. Laporan sendiri bilang absorption belum historis — jangan anggap validasi.

Fundamental: EBIT negatif ~-Rp88,5 M vs beban bunga Rp400,4 M/semester, coverage tidak terukur, neraca/jadwal utang/covenant tidak terbaca. Margin bruto hanya 3 poin dari nol untuk pendapatan ~Rp14 T. P/S 0,08 = pesimisme sudah ter-price, itu satu-satunya alasan tidak exit total. Valuasi murah bukan konfirmasi beli.

Eskalasi hanya bila salah satu muncul: close >170,46 dengan volume, MACD histogram positif, atau Q3/refinancing dengan syarat eksplisit. Wajib cek manual: neraca, jadwal jatuh tempo, covenant, kas, harga Newcastle/HBA, biaya BBM dan kurs USD/IDR — data ini tidak ada di prompt, jadi solvabilitas belum terukur. Batas eksposur 1,5% portofolio sampai coverage ratio diketahui.

Entry Price: 151.0

Stop Loss: 148.0

Position Sizing: Kurangi 50% posisi DOID.JK di ~151. Sisa posisi max 1-1,5% portofolio, trailing stop close-based <148, keluar penuh bila close <148. Jangan tambah di bawah 150 tanpa close >158 + volume di atas rata-rata + MACD hist positif. Alokasi penuh (2-3%) ditunda sampai Q3/refinancing/reclaim 170,46.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

603 kata

Recommendation: Underweight

Rationale:

Bull punya satu argumen kuat: P/S ~0,08 dengan pendapatan annualized ~Rp14 T berarti harga 151 sudah memprice-in banyak pesimisme. Itu benar dan tidak bisa dibantah bear.

Bear menang di tiga titik yang menentukan, bukan di retorika:

  1. Pertanyaan pembayaran bunga tidak terjawab. EBIT negatif ~-Rp88,5 M, beban bunga Rp400,4 M/semester, coverage tidak ada, neraca/jadwal utang/covenant tidak terbaca. Bull menjawab dengan skenario 4% rate — angka itu tidak ada di laporan, murni karangan. Menyebut refinancing "katalis terbesar" bukan bukti bahwa kreditor akan menurunkan rate; biasanya syaratnya konversi ekuitas (dilusi) atau haircut. Bull menjual opsi tanpa harga premi.

  2. Sensitivitas margin simetris. Bull klaim margin 3% = opsionalitas. Bear benar: jarak ke gross margin nol hanya 3 poin. Untuk Rp14 T pendapatan, 3pp penurunan (BBM, kurs utang USD, rate kontrak) menghapus seluruh laba bruto. Bull tidak punya satu datapun yang menunjukkan margin sedang berbalik — Q3 belum rilis, harga batubara belum dicek.

  3. Bandarmologi dan teknikal berpihak bear. Bull menangkap DBS +Rp261,5 M @150, tapi mengabaikan: net top-10 beli-jual hanya +Rp16 juta, tujuh nama institusional keluar (Maybank, CGS, UBS, RHB, BRI Danareksa, OCBC, Stockbit), net foreign +299k = 0,0000039% saham beredar (noise), dan laporan sendiri bilang "belum historis, jangan klaim validasi." Support 150 = satu bid yang bisa diangkat. Harga di bawah semua MA, MACD negatif, VWMA < SMA50.

Bull juga kena standar ganda: insider jual @310 diperlakukan multiinterpretasi, tapi DBS beli @150 diperlakukan sebagai informasi asimetris pasti. Fakta net 15 bulan: Trimegah -93,75 jt, Northstar -340 jt, tidak ada insider menambah eksposur.

Kesalahan hitung RR bull juga nyata: stop <150 hanya 1 poin dari harga 151 dengan ATR 14,88 (9,9%) — bisa tembus dengan noise satu hari. Downside riil 20–30 poin (141,8 lalu LB → zona 140/130), upside 19 poin dengan dua syarat belum terpenuhi (volume, MACD).

Yang membuat tidak Sell penuh: bull benar bahwa sentimen "Neutral 5/10" dan "nol berita" bukan bearish, hanya netral — bear tidak boleh memakainya sebagai bukti kejatuhan. Bull juga benar bahwa katalis terdaftar (Q3, refinancing, margin >5%) bisa mengubah tesis secara material. Dan di 151, premium opsi batubara/refinancing relatif murah — tapi murah bukan berarti beli tanpa konfirmasi.

Menang bear, tapi tidak telak: valuasi ekstrem rendah memberi floor psikologis, dan katalis yang bear sendiri akui "terbesar" masih hidup. Karena itu trim, bukan exit total.

Strategic Actions:

Sizing terhadap alokasi standar — misal posisi normal DOID.JK dialokasikan 2–3% portofolio:

  1. Kurangi eksposur 50% dari posisi saat ini, eksekusi di dekat 151 tanpa menunggu. Alokasi turun ke ~1–1,5% portofolio.
  2. Sisa posisi pakai trailing stop close-based <148. Bukan 150 — 150 terlalu dekat dengan ATR 14,88. Batas 148 memberi buffer. Jika close <148, keluar seluruhnya, tanpa pengecualian intraday.
  3. Jangan tambah di bawah 150 tanpa syarat konfirmasi. Syarat tambah (hanya untuk memulihkan ke alokasi 1–1,5%): close >158 (high 28 Okt) dengan volume di atas rata-rata, dan MACD histogram berbalik positif. Dua syarat, bukan satu.
  4. Tunda keputusan alokasi penuh (2–3%) sampai salah satu terpenuhi:
    • Q3 2026 rilis dengan rugi menyempit / margin bruto >5%
    • Pengumuman refinancing dengan syarat eksplisit (rate, jatuh tempo, dilusi bila ada)
    • Reclaim level 170,46 (EMA10) di close
  5. Wajib cek manual sebelum eskalasi apapun — data ini tidak tersedia di prompt dan harus ditutup: neraca lengkap, jadwal jatuh tempo utang, covenant, posisi kas, harga Newcastle/HBA terkini, dan realisasi biaya BBM/kurs USD/IDR. Tanpa ini, refinancing tetap spekulasi dan solvabilitas tidak terukur.
  6. Batasi eksposur maksimum selama coverage ratio tidak diketahui. Jangan pernah melebihi 1,5% portofolio sampai ada satu laporan keuangan dengan neraca terbaca. Risiko solvabilitas yang tidak bisa ditakar tidak boleh dibiayai dengan alokasi normal.

Rating: Underweight FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

1196 kata

DOID.JK — Analisis Teknikal & Bandarmologi (per 2026-10-28)

Ringkas kondisi

Harga tutup 151. Turun dari 236 (2026-09-17) ke 151. Belum ada tanda stabilisasi. Semua MA di atas harga, MACD negatif, RSI 29.17 (oversold tipis). Volume konfirmasi penurunan. Satu-satunya sinyal balik: DBS Vickers beli di 150.

Data terverifikasi (snapshot 2026-10-28)

Field Nilai
Open / High / Low / Close 156 / 158 / 150 / 151
Volume 5,008,000
Nilai transaksi Rp760,055,400
Freq 645
Net foreign +299,000 saham

Trend: turun kuat, multi-timeframe

  • close_10_ema 170.46 > close 151 → harga di bawah short-term MA.
  • close_50_sma 216.62 → di atas harga.
  • close_200_sma 246.72 → jauh di atas harga.
  • VWMA 185.62 (2026-10-28), turun dari 251.42 (2026-09-18).

Susunan bearish penuh: 151 < 170.46 < 185.62 (VWMA) < 216.62 (SMA50) < 246.72 (SMA200). VWMA di bawah SMA50 = volume berbobot di sisi harga lebih rendah daripada rata-rata biasa → distribusi, bukan akumulasi.

Konteks 1 tahun: harga 358 (2025-10-01), sempat puncak lokal ~370 (close 2026-01-15), lalu turun bertahap ke 151. Rangkaian lower high dan lower low. Belum ada higher low sejak Januari.

Momentum

  • MACD -17.39, signal -14.00, histogram -3.39.
  • MACD di bawah signal, histogram negatif → momentum turun masih dominan. Histogram -3.39 lebih tipis dari potensi pelemahan sebelumnya, tapi belum cross ke positif. Belum ada sinyal balik terkonfirmasi.
  • RSI 29.17 → tepat di bawah ambang 30 (oversold tipis). Oversold di trend turun kuat bukan sinyal beli. RSI bisa bertahan <30 lama.

Volatilitas & posisi band

  • Bollinger: mid 190.55, UB 239.30, LB 141.80, lebar band ~97.5.
  • Harga 151 berada dekat lower band (141.80). Jarak 151→141.80 = ~9.2 poin di atas LB. Bukan bounce tervalidasi; pantau saja.
  • ATR 14.88 (≈9.9% dari harga 151). Volatilitas tinggi relatif harga. Stop loss harus lebar; ukuran posisi harus kecil.

Gap 2026-10-15 → 2026-10-16

Close 198 (2026-10-15) → close 170 (2026-10-16). Open 2026-10-16 = 186, low 169. Gap turun besar. Level 186–198 jadi resistance gap; level ini juga di sekitar VWMA. Gagal reclaim 186 = tekanan lanjut.

Level tervalidasi dari tool:

  • Support: low 150.0 (2026-10-28), LB 141.80.
  • Resistance: 158 (high 2026-10-28), 162 (close 2026-10-19), 166/170 (close 2026-10-26 / 2026-10-16), 170.46 (EMA10), 173 (high 2026-10-20, 2026-10-23), ~186–198 (gap), 185.62 (VWMA).

Bandarmologi (broker summary, 2026-10-28)

Top net buyer:

  • DP DBS Vickers +Rp261,495,000 (+1,743,300 saham) — beli rata-rata 150.
  • NI BNI +72,595,600 (+472,800) @ ~154
  • CC Mandiri +70,557,700 (+464,700) @ ~153
  • XC Ajaib +41,920,700 (+273,700) @ ~152
  • SQ BCA +23,656,100 (+154,900) @ ~153
  • BQ Korea Investment +22,801,000 (+151,000) @ ~151
  • HP Henan Putihrai +15,100,000 @ ~151
  • GR Panin +10,710,000 @ ~153

Top net seller:

  • ZP Maybank -Rp137,603,000 (-906,300 saham) — jual rata-rata 152.
  • XL Stockbit -87,360,300 (-584,600) @ ~150
  • DR RHB -87,268,100 (-580,400) @ ~150
  • OD BRI Danareksa -75,297,700 (-494,000) @ ~152
  • TP OCBC -39,134,800 (-256,500) @ ~153
  • YU CGS -27,000,000 (-180,000) @ ~150
  • AK UBS -18,546,700 (-121,200) @ ~153
  • YJ Lotus -12,387,200 @ ~154
  • AZ Sucor -11,325,000 @ ~151
  • YP Mirae -8,435,000 @ ~151

Pola: campuran, cenderung lokal distribusi. Asing/institusi asing keluar jelas — Maybank, CGS, UBS net jual. RHB (asing) net jual. Sisi beli: DBS Vickers (asing) agresif di 150, tapi CC Mandiri muncul dua sisi (beli 154,632,800 @153, jual 84,075,100 @153) → net kecil. Total nilai beli top-10 (~Rp522 miliar kecil? presisi: 261.5+72.6+70.6+41.9+23.7+22.8+15.1+10.7+2.3+2.2 = Rp523,360,200) vs jual top-10 (Rp-507,320,800). Net top-10 positif ~Rp16 juta — tipis, tidak meyakinkan. Dominasi nama: penjualan asing (Maybank -137.6m, CGS -27.0m, UBS -18.5m) vs pembelian asing (DBS +261.5m). DBS satu nama menutup semuanya. Kalau DBS berhenti beli, support 150 hilang.

Absorption 150: DBS beli Rp261m di avg 150, sementara XL/DR/CGS jual di 150. Ini pola satu institusi menyerap supply di level 150 selama satu sesi. Belum historis (get_accumulation_history kosong, order flow 2026-10-28 tanpa tick) → jangan klaim validasi.

Interpretasi

  • Struktur: downtrend kuat, reversal belum terkonfirmasi.
  • Sinyal balik yang harus muncul: close > 170.46 (EMA10) dengan volume > rata-rata, MACD histogram berbalik positif, atau higher low di atas 150.
  • Skenario bearish (prioritas): break 150 → target LB 141.80, lalu area psikologis 140/130 (tidak tervalidasi tool, sebut sebagai zona bukan level).
  • Skenario bullish (alternatif): tahan 150, close > 158 (high 2026-10-28) lalu > 170.46, MA10 cross di atas harga, volume ikut. Entry baru hanya bila dua dari tiga sinyal muncul.

Rencana aksi

  1. Jangan average down. Trend turun, semua MA di atas.
  2. Pemegang posisi: exit bila close harian < 150 dengan volume > rata-rata (ATR stop ~14.88 berarti stop psikologis di 150 terlalu dekat; pakai close-based).
  3. Entry hanya jika: double bottom 150 atau close > 170.46 + MACD histogram > 0. Ukuran posisi: 25–50% normal karena ATR tinggi.
  4. Stop loss: close < 150 atau < 141.80 untuk entry agresif.
  5. Target awal: 170.46 (EMA10), lalu 185.62 (VWMA), lalu 190.55 (Boll mid).
  6. Pantau DBS (DP) net buy harian. Hilang → support 150 rapuh.
  7. Pantau net foreign: 2026-10-28 +299,000 tipis positif, tapi 2026-10-21 s/d 2026-10-27 negatif beruntun (2026-10-27 -1,465,500; 2026-10-26 -1,014,700). Belum reversal.

Discrepancy

Tidak ada konflik angka antara snapshot dan CSV. Snapshot dan get_stock_data konsisten (close 151, volume 5,008,000). VWMA tidak ada di snapshot; nilai 185.62 berasal dari get_indicators, bukan snapshot terverifikasi.

Rating: Sell (Hold dengan bias jual untuk posisi lama; belum ada sinyal beli tervalidasi)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Kategori Indikator / Data Nilai (2026-10-28) Baca
Harga Close 151 Turun dari 236 (2026-09-17)
Trend pendek close_10_ema 170.46 Harga di bawah → bearish
Trend menengah close_50_sma 216.62 Harga jauh di bawah
Trend panjang close_200_sma 246.72 Konfirmasi downtrend
Volume trend VWMA 185.62 Distribusi; turun dari 251.42 (2026-09-18)
Momentum MACD / signal / hist -17.39 / -14.00 / -3.39 Bearish, belum cross
Momentum RSI 29.17 Oversold tipis, bukan sinyal beli
Volatilitas Boll mid / UB / LB 190.55 / 239.30 / 141.80 Harga dekat LB
Volatilitas ATR 14.88 (~9.9%) Volatilitas tinggi; posisi kecil
Support 150 / 141.80 low 2026-10-28 / LB Break = lanjut turun
Resistance 158 / 162 / 170.46 / 185.62 / 190.55 / 186–198 gap 2026-10-15→16 Reclaim 170.46 syarat balik
Bandarmologi beli DP DBS Vickers +Rp261.5m @150 Satu-satunya penyerap besar
Bandarmologi beli NI/CC/XC/SQ +Rp72.6m/+70.6m/+41.9m/+23.7m Lokal, kecil
Bandarmologi jual ZP Maybank -Rp137.6m @152 Asing keluar
Bandarmologi jual XL/DR/OD -Rp87.4m/-87.3m/-75.3m Ritel/institusi lokal keluar
Bandarmologi jual YU CGS / AK UBS -Rp27.0m / -Rp18.5m Asing keluar
Net foreign 2026-10-28 +299,000 saham Tipis; 4 sesi sebelumnya negatif
Rating — Sell Tunggu reclaim 170.46 + hist > 0

Analisa fundamental

1247 kata

DOID.JK — Laporan Fundamental (per 28 Okt 2026)

1. Catatan kualitas data — baca dulu

Tool return indeks file saja, bukan isi laporan keuangan. Neraca, arus kas, laba rugi historis (FY2022–FY2025, Q1–Q4) tidak bisa dibaca isinya. Hanya tersedia:

  • Profil + quote terbaru (get_fundamentals)
  • Laporan laba rugi H1 2026 (posisi Q2 2026)
  • Insider/broker transactions 15 record
  • Seasonality: kosong

Akibat: rasio leverage, likuiditas, arus kas operasi, dan tren multi-tahun tidak terverifikasi. Angka di bawah = hitungan dari data yang ada saja.

2. Identitas & profil

Item Nilai
Nama BUMA Internasional Grup Tbk (dulu Delta Dunia Makmur)
Kode DOID
Sektor Energy / Thermal Coal
Bursa JKT (IDX)
Saham beredar 7.651.007.132
Market cap Rp1,155 triliun
Harga 151 (-4, -2,58%)
VWAP 151,77
Frekuensi/Lot/Value 645 / 50.080 / Rp760,1 juta
Turnover ratio 0,0655%

Model bisnis: kontraktor pertambangan (coal mining services), bukan produsen batu bara murni. Pendapatan terikat volume overburden removal + harga kontrak klien tambang.

3. Laba rugi H1 2026 (posisi Q2 2026) — inti masalah

Pos Rp
Pendapatan usaha 6.994.292.646.633
Beban pokok -6.781.515.382.421
Laba bruto 212.777.264.212
Beban umum & adm -381.737.586.356
Pendapatan keuangan 11.344.493.817
Beban bunga & keuangan -400.431.076.338
Pendapatan lainnya 242.517.606.705
Beban lainnya -162.054.964.835
Laba sebelum pajak -477.584.262.795
Beban pajak -1.596.388.683
Laba bersih -479.180.651.478
— atribusi induk -472.981.806.716
— NCI -6.198.844.762
Laba komprehensif -426.517.832.216

Turunan rasio (H1 2026)

  • Gross margin: 3,04% — tipis, hampir nol. Biaya pokok = 96,96% pendapatan.
  • OPEX ratio (G&A/pendapatan): 5,46% — G&A 1,8x laba bruto.
  • Beban bunga/pendapatan: 5,72%. Beban bunga = 1,88x laba bruto.
  • Bunga/G&A: 1,05x.
  • Net margin: -6,85%.
  • EPS H1 (induk): -472.981.806.716 / 7.651.007.132 = -Rp61,8/saham.
  • Posisi kas bunga: pendapatan+beban lain neto = +80,46 M (233,9-153,4? tidak — pendapatan lain 242,5 - beban lain 162,1 = +80,46 M). Tidak cukup tutup beban bunga 400,4 M.

Diagnosa

  1. Bisnis operasi rugi sebelum bunga. Laba bruto 212,8 M tak cukup tutup G&A 381,7 M. Operating loss ~-169 M, dikoreksi sekali-lain neto +80,5 M, jadi EBIT ~-88,6 M (estimasi: PBT -477,6 + beban bunga 400,4 - pendapatan keuangan 11,3 = -88,5 M).
  2. Utang mahal adalah pembunuh utama. Beban bunga 400,4 M = 84% defisit pra-pajak. Struktur modal berat, biaya pinjaman tinggi.
  3. Margin bruto 3% rapuh: kenaikan biaya BBM, kurs USD/IDR, atau rate kontrak turun langsung bawa ke rugi bruto.

4. Insider & broker flow

Tanggal Aksi Pihak Perubahan Harga
2026-02-23 SELL Trimegah Sekuritas (lokal) 504,58 jt → 374,58 jt (-130 jt) 310
2025-11-19 SELL Six Sis (asing) -945,5 rb n/a
2025-09-26 SELL Trimegah -4 jt n/a
2025-07-22 SELL Trimegah -1,75 jt n/a
2025-07-09 SELL Trimegah -59 jt n/a
2025-05-21 BUY Six Sis +945,5 rb n/a
2025-04-23 SELL Northstar Tambang Persada -340 jt n/a
2025-04-16 SELL/BUY Northstar -1,82 mrd lalu +1,82 mrd n/a
2025-03-26 SELL/BUY Northstar -1,82 mrd lalu +1,82 mrd n/a
2025-03-19 BUY Trimegah +48,98 jt n/a
2025-02-12 BUY Trimegah +52 jt n/a

Pola: net selling dominan 15 bulan terakhir. Trimegah akumulasi Feb–Mar 2025 (101 jt), lalu jual beruntun Jul 2025–Feb 2026 (194,75 jt) → net -93,75 jt. Leg Northstar Mar/Apr 2025 = pasangan SELL+BUY nominal identik, indikasi transfer/block trade bukan sentimen. Six Sis asing hampir nol net.

Sinyal harga: Trimegah jual 130 jt @ 310 pada Feb 2026. Harga kini 151 — turun 51% dari level exit. Penjual tahu posisi.

5. Likuiditas

Turnover 0,0655%, value harian Rp760 juta, hanya 645 frekuensi. Ini saham tipis. Lot besar susah keluar tanpa slippage. Pemain institusional besar = risiko eksekusi.

6. Seasonality

Tidak ada data. Tidak bisa dipakai argumen timing. Ini gap, bukan sinyal netral.

7. Kesimpulan trader

Bearish fundamental. Tiga fakta keras:

  1. Rugi bersih H1 2026 Rp479 M, margin bruto 3%, OPEX + bunga > laba bruto.
  2. Beban bunga 400 M/H1 = ~Rp800 M/tahun run-rate, sementara EBIT negatif. Coverage ratio tidak ada.
  3. Insider net seller; exit Trimegah di 310, harga sekarang 151.

Bull case (lemah, hanya spekulatif): pendapatan H1 Rp6,99 T = basis besar; jika margin bruto naik 1–2 poin (harga kontrak naik / BBM turun), laba bruto bisa 280–350 M dan mendekati break-even operasional. Belum ada bukti arah itu. Market cap 1,15 T vs pendapatan tahunan ~14 T = P/S ~0,08 — harga sudah diskon berat, tapi diskon wajar untuk emiten rugi berbunga besar.

Trigger untuk pantau: (a) rilis Q3 2026 — apakah rugi menyempit; (b) restrukturisasi/refinancing utang (beban bunga turun = katalis terbesar); (c) margin bruto di atas 5%; (d) berhentinya net sell Trimegah.

Risiko eksekusi: likuiditas tipis. Hindari posisi besar.

Catatan: laporan ini dibatasi data yang bisa dibaca. Neraca & arus kas kosong. Sebelum ambil posisi, minta laporan keuangan penuh (utang bank, covenant, kas) — tanpa itu risiko solvabilitas tidak bisa diukur.

Kategori Temuan Angka Dampak
Identitas BUMA Internasional Grup Tbk DOID / IDX / Energy Kontraktor tambang batu bara
Harga 28 Okt 2026 151 (-2,58%), VWAP 151,77 Dekat level terendah
Market cap 7,651 mrd saham Rp1,155 T P/S ~0,08 (murah secara statistik)
Pendapatan H1 2026 Skala besar Rp6,994 T Basis bisnis nyata
Laba bruto Margin tipis Rp212,8 M / 3,04% Rapuh terhadap biaya
G&A Melebihi laba bruto Rp381,7 M (5,46% rev) OPEX ratio 1,8x GP
Beban bunga Pembunuh laba Rp400,4 M (5,72% rev) 1,88x GP, 84% defisit
EBIT estimasi Negatif ~-Rp88,5 M Operasi belum self-funding
Laba bersih H1 2026 Rugi -Rp479,2 M (margin -6,85%) -Rp61,8/saham
Atribusi Induk / NCI -472,98 M / -6,20 M NCI kecil
Komprehensif Rugi -Rp426,5 M (OCI +52,7 M) OCI tidak menyelamatkan
Insider Trimegah Jual 130 jt Feb 2026 @ 310, sisa 374,58 jt Harga kini 51% di bawah exit
Insider net 15 bulan Net seller Trimegah -93,75 jt net Sinyal negatif
Northstar SELL+BUY identik Mar/Apr 2025 ±1,82 mrd Block trade, bukan sentimen
Likuiditas Tipis Turnover 0,0655%, Rp760 jt/hari Risiko slippage
Seasonality Tidak ada data — Gap data
Neraca/Arus kas Tidak terbaca — Risk solvabilitas tak terukur
Katalis Q3 2026, refinancing, GP>5% — Trigger re-rating
Rating ringkas Bearish fundamental Rugi, bunga tinggi, insider jual Hindari posisi besar

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa sentimen

339 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentimen DOID.JK — 2026-10-21 s/d 2026-10-28

Identitas tervalidasi: PT Buma Internasional Grup Tbk, sektor Energi / Batubara Termal, bursa JKT.

Status per sumber

Berita (Yahoo Finance, 7 hari): DATA UNAVAILABLE. Tidak ada vendor terkonfigurasi yang bisa melayani get_news; Yahoo Finance tidak punya artikel bertag DOID.JK. Ini bukan sinyal negatif terhadap instrumen — murni kegagalan data. Tidak ada estimasi atau fabrikasi angka.

StockTwits: Unavailable (HTTPError). Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio. Tidak ada dasar untuk membaca posisi retail.

Reddit: Tidak ada diskusi yang di-query untuk DOID.JK. Tidak ada subreddit yang dibaca, tidak ada body post untuk dinilai.

Divergensi antar sumber

Tidak bisa dinilai. Ketiga sumber kosong/error. Tidak ada divergensi yang bisa diidentifikasi.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Zero headline, zero post, zero message. Tidak ada katalis atau risiko yang muncul dari sumber mana pun. Kandidat katalis untuk DOID.JK yang relevan secara struktural (harga batubara termal, volume produksi/kontrak jasa tambang, beban utang, hasil kuartalan) tidak dikonfirmasi oleh data yang tersedia — jangan dikutip sebagai temuan.

Keterbatasan data

Semua cakupan sentimen hilang. Band "Neutral" di sini berarti semua sumber diam, bukan keseimbangan bullish-bearish. Skor 5 merefleksikan absennya informasi, bukan konsensus netral. Confidence low karena sampel = 0 pada ketiga sumber.

Sinyal Arah Sumber Bukti pendukung
Berita institusional Tidak tersedia Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag DOID.JK
Sentimen retail Tidak tersedia StockTwits HTTPError; 0 pesan, rasio bullish/bearish tidak dapat dihitung
Diskusi komunitas Tidak tersedia Reddit Tidak ada query; 0 post
Divergensi antar sumber Tidak dapat diukur — Ketiga sumber kosong
Katalis / risiko Tidak teridentifikasi — Tidak ada bukti dari sumber mana pun

Catatan untuk trader

Sentimen tidak memberi sinyal apa pun untuk DOID.JK pekan ini. Bobotkan sepenuhnya pada fundamental dan teknikal. Jangan tafsirkan skor 5 sebagai "netral terkonfirmasi".

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

604 kata

Laporan Riset Berita — DOID.JK (PT Buma Internasional Grup Tbk, Energy / Thermal Coal, JKT)

Status data

  • Berita spesifik DOID.JK: UNAVAILABLE. Vendor Yahoo Finance tidak punya artikel bertag DOID.JK. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi.
  • Berita global: tersedia, tapi mix-nya didominasi IBM/tech — tidak ada item batu bara, China demand, HBA Indonesia, atau harga batubara.
  • Makro FRED (10Y, fed_funds_rate, CPI, unemployment): UNAVAILABLE. FRED_API_KEY tidak diset. Tidak pakai angka karangan.
  • Market breadth IDX: kosong (0 gainers / 0 losers), bursa tutup — "Market belum buka", buka Kamis 09:00 WIB.
  • Prediction markets: tersedia.

Temuan langsung untuk DOID.JK

  1. Tidak ada katalis idiosinkratik minggu ini. Nol item berita perusahaan. Risiko terbesar trader DOID saat ini = gap informasi, bukan berita negatif. Jangan baca "no news" sebagai bullish.
  2. Liquidity/efficiency DOID rendah. Banyak saham batubara kecil Indonesia tipis volume; tanpa berita, harga mudah digerakkan order kecil. Position sizing harus konservatif.

Makro AS (dari prediction markets, bukan FRED)

  • Pasar pricing nol pemotongan Fed sisa 2026: 96% ($9,2M volume, turun 0,9pp dalam seminggu). Hanya 2% untuk 1 cut, 0,15% untuk 2 cut. Artinya: suku bunga AS tinggi bertahan sampai akhir tahun.
  • Implikasi untuk DOID: dolar AS kuat / biaya utang USD tinggi = negatif untuk emiten batubara berutang USD; tapi permintaan energi defensif tetap ada.
  • Resesi AS akhir 2026: hanya 8% ($2,4M volume). Basis case = soft landing. Kurang tekanan pada harga komoditas dari sisi demand AS.
  • Resesi Jepang 2026: 8%, naik 4,5pp dalam seminggu — sinyal lemah tapi perlu dipantau karena Jepang pembeli batubara thermal besar.

Kerangka trading DOID.JK

  • Driver utama DOID bukan makro AS, melainkan: harga Newcastle/ICI batubara, HBA Indonesia, permintaan China/India, cuaca (La Niña/hujan = gangguan produksi & angkutan), dan kontrak jasa tambang (overburden removal).
  • Tidak ada data harga batubara di tool ini. Harus cek manual sebelum eksekusi: Newcastle futures, HBA bulanan, produksi batu bara China.
  • Suku bunga AS bertahan tinggi = biaya modal tinggi = valuasi multiple batubara tertekan, tetapi cash flow tinggi bisa menopang dividend yield.

Rekomendasi aksi

  • Jangan ambil posisi besar di DOID.JK dengan hanya basis laporan ini. Informasi berita perusahaan = nol.
  • Tunggu harga batubara dan pengumuman kontrak/kinerja sebelum entry.
  • Pantau pembukaan bursa Kamis 09:00 WIB; pakai opening breadth IDX sebagai konfirmasi arah sektor.
  • Risiko utama: gap harga saat buka tanpa berita penjelas (informasi asimetris).
Kategori Item Nilai / Status Arah untuk DOID.JK
Berita perusahaan DOID.JK tagged news 21–28 Okt 2026 UNAVAILABLE (0 artikel) Netral; gap informasi
Makro FRED 10Y, fed_funds, CPI, unemployment UNAVAILABLE (no FRED_API_KEY) Tidak bisa dipakai
Prediction market Nol rate cut Fed sisa 2026 96% Yes (±0,9pp WoW) Negatif ringan (biaya USD, dolar kuat)
Prediction market 1 rate cut 2026 2% Yes —
Prediction market Resesi AS akhir 2026 8% Yes ($2,4M vol) Netral-positif (demand stabil)
Prediction market Resesi Jepang 2026 8% Yes (+4,5pp WoW) Watch — permintaan batubara Jepang
Breadth IDX Gainers / Losers 0 / 0, bursa tutup Tidak ada sinyal; buka Kamis 09:00 WIB
Berita global Dominasi IBM/tech, 0 item batubara Bias sampel Tidak informatif untuk DOID
Data belum dicek Newcastle, HBA, produksi China Belum tersedia Wajib cek manual
Aksi Ukuran posisi Kecil / tunggu katalis Jangan entry besar

Rating: Hold (informasi tidak cukup untuk Buy atau Sell; nol berita perusahaan)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD