Gacor Quant
Sesi 1 berlangsung (09:00-12:00 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Dewi Shri Farmindo Tbk.

DEWI · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa cb-flash

Sell

226 rupiah per lembar · +1,80% · -

Net broker seluruhnya 5,5 M rupiah. Kapitalisasi 444,0 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Keluar total dari DEWI.JK: jual seluruh posisi di area Rp 222-226 (manfaatkan retest EMA 10 di 225.73), target alokasi 0% dari bobot standar, dan blokir akumulasi baru.
Aliran dana
BR beli 2,5 M · KK jual 1,4 jt
Posisi harga
+12,6% terhadap SMA50, asing -1,1% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
222
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
5,5 M
rupiah, sesi -
Frekuensi
908
kali transaksi
Volume
25,0 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2022-07-18 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
BR TRUST SEKURITAS 2,5 M 11,4 jt 4,5 M 2,0 M
CP KB VALBURY SEKURITAS 2,4 M 10,7 jt 2,4 M 23,0 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 432,7 jt 2,0 jt 839,1 jt 406,4 jt
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 189,7 jt 852,1 rb 586,0 jt 396,3 jt
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 18,0 jt 80,7 rb 22,2 jt 4,2 jt
HD KGI SEKURITAS INDONESIA 5,3 jt 29,6 rb 114,3 jt 109,0 jt
AG KIWOOM SEKURITAS INDONESIA 4,9 jt 22,9 rb 4,9 jt -
RO PLUANG MAJU SEKURITAS 6,0 rb - 220,0 rb 214,0 rb
QA TUNTUN SEKURITAS INDONESIA -85,8 rb -400 22,2 rb 108,0 rb
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS -88,4 rb -400 21,6 rb 110,0 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
BR 217 4,5 M BR 220 2,0 M
CP 221 2,4 M AT 219 1,9 M
AZ 216 839,1 jt XA 216 1,6 M
DU 222 666,0 jt DU 222 1,1 M
IH 218 605,1 jt IH 218 685,4 jt
MG 218 586,0 jt AZ 216 406,4 jt
BQ 218 255,2 jt MG 216 396,3 jt
XL 219 172,5 jt CC 217 383,7 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 792 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-26 SUJITO NGATIMAN - Sell -3,436,600 -
2026-10-23 SUJITO NGATIMAN - Buy +11,100,000 -
2026-10-22 SUJITO NGATIMAN - Sell -5,291,500 -
2026-10-21 SUJITO NGATIMAN - Buy +10,000,000 -
2026-10-21 SUJITO NGATIMAN - Buy +4,775,800 -
2026-10-20 SUJITO NGATIMAN - Buy +1,000,000 -

Keputusan akhir

629 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Keluar total dari DEWI.JK: jual seluruh posisi di area Rp 222-226 (manfaatkan retest EMA 10 di 225.73), target alokasi 0% dari bobot standar, dan blokir akumulasi baru. Bagi yang belum punya posisi, jangan entry spekulatif di 210-214 maupun breakout 228; bagi yang mempertimbangkan short, batasi ukuran kecil karena likuiditas tipis dan pasang stop cover di Rp 237 (di atas mid Bollinger 236.90). Level invalidasi tesis jual adalah penutupan di atas Rp 237 dengan volume nyata; area Rp 197-202 (SMA 50 / lower Bollinger) hanya relevan sebagai zona evaluasi buyback setelah perbaikan fundamental terbukti, bukan sebagai ajakan beli sekarang. Horizon eksekusi 1-3 bulan.

Investment Thesis: Kasus jual menang telak karena ketiga analis risiko — Aggressive (SELL), Conservative (SELL), dan Neutral (SELL/REDUCE ke 0-1%) — sepakat pada arah yang sama; perbedaan hanya pada framing dan kecepatan eksekusi, bukan pada kesimpulan. Bukti yang menentukan bersifat fundamental dan neraca, bukan sekadar teknikal: kas hanya Rp 6.63 miliar melawan utang bank jangka pendek Rp 27.76 miliar, arus kas operasi Q2 minus Rp 7.35 miliar, dan piutang usaha Rp 67.15 miliar yang lebih dari lima kali penjualan kuartalan Rp 12.68 miliar — kombinasi mismatch likuiditas plus siklus modal kerja macet yang berpotensi berujung penghapusan ekuitas. Kinerja operasional memperkuat tesis: pendapatan Q2 turun 48.06% QoQ, laba bersih anjlok 90.65% QoQ menjadi Rp 226.61 juta, margin tipis 1.79% yang selamat sebagian karena pajak, beban bunga Rp 562.09 juta menggerus laba operasi, sementara valuasi masih P/E TTM 58.70x dan P/B 2.73x terhadap BVPS Rp 82.83 — premium tinggi untuk bisnis yang kasnya terbakar.

Argumen tandingan terkuat datang dari Neutral Analyst, yang benar bahwa neraca total belum berada di zona insolvensi ekstrem (total liabilitas Rp 31.92 miliar vs ekuitas Rp 165.66 miliar, DER utang bank sekitar 0.17x) dan bahwa harga masih di atas SMA 50 di 197.16 serta SMA 200 di 146.20 dengan RSI netral 50.71. Namun ini argumen tentang kecepatan, bukan arah: DER rendah tidak membayar tagihan jatuh tempo dalam dua belas bulan ke depan, dan Neutral sendiri mengakui masalah intinya adalah mismatch likuiditas. Sisa eksposur 0-1% yang ia tawarkan tidak mengubah profil risiko portofolio secara material, tetapi menambah kompleksitas eksekusi dan risiko gap pada emiten tanpa katalis. Argumen Conservative bahwa ambang re-entry harus didasarkan pada perbaikan fundamental (CFO positif, utang pendek turun, perputaran piutang membaik) saya adopsi penuh, menggantikan gagasan invalidasi teknikal semata.

Sisi teknikal dan aliran dana memperkuat, bukan menggantikan, tesis fundamental: harga 222 tertahan di bawah EMA 10 (225.73) dan jauh di bawah mid Bollinger (236.90), MACD 5.29 di bawah signal 10.73 dengan histogram negatif -5.44 (membaik dari -7.47, tetapi itu pelambatan tekanan jual, bukan pembalikan tren), net foreign sell -2.750.600 lembar, distribusi AT -Rp 1.88 miliar dan XA -Rp 1.56 miliar, sementara serapan lokal BR Rp 2.45 miliar dan CP Rp 2.36 miliar lebih konsisten dengan counterparty daripada sponsor, dan insider Sujito Ngatiman melakukan churning beli-jual harian alih-alih akumulasi strategis. ATR 17.22 juga menjelaskan mengapa entry spekulatif 210-214 dengan stop 204 adalah menangkap pisau jatuh: stop berada di dalam noise harian.

Yang akan mengubah pandangan ini: (1) arus kas operasi berbalik positif dan utang bank jangka pendek turun signifikan, (2) perputaran piutang membaik atau ada penurunan piutang Rp 67.15 miliar yang nyata, (3) penutupan di atas Rp 237 dengan volume nyata disertai histogram MACD positif, RSI di atas 55, dan outflow asing melambat — dan itu pun hanya membuka evaluasi ulang berskala kecil (maksimal 0.5-1% portofolio), bukan posisi penuh. Catatan keterbatasan: konteks portofolio pemanggil tidak tersedia, jadi arahan sizing dinyatakan sebagai persentase dari bobot standar, bukan sebagai jumlah nominal atau asumsi posisi saat ini; data valuasi dan neraca yang dipakai adalah yang diajukan para analis dalam debat ini dan tidak diverifikasi ulang melalui alat eksternal.

Price Target: 200.0

Time Horizon: 1-3 bulan (eksekusi); evaluasi ulang hanya setelah perbaikan fundamental terbukti

Rencana trader

58 kata

Action: Sell

Reasoning: Fundamental DEWI.JK rusak parah. Kas Rp6.63 miliar tekor lawan utang bank pendek Rp27.76 miliar dan arus kas operasi minus Rp7.35 miliar. Harga 222 tertahan bawah EMA 10 pada 225.73 bersamaan outflow asing deras. Jual habis seluruh posisi untuk eliminasi risiko likuiditas.

Entry Price: 222.0

Stop Loss: 237.0

Position Sizing: 0% portofolio

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

201 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Fundamental DEWI.JK busuk.

Kas Rp 6.63 miliar tidak cukup bayar utang bank pendek Rp 27.76 miliar. Arus kas operasi Q2 tekor Rp 7.35 miliar. Risiko gagal bayar tinggi.

Piutang Rp 67.15 miliar bengkak 5.3 kali omzet Q2 Rp 12.68 miliar. Tagihan macet total, ancam hapus ekuitas.

Kinerja ambruk. Omzet Q2 anjlok 48%. Laba bersih terjun 90.65% sisa Rp 226.61 juta. Margin 1.79% tipis, selamat cuma karena pajak. Valuasi P/E 58.70x gelembung bahaya.

Insider Sujito bukan akumulasi komitmen. Terbukti trading kilat, buang barang ke ritel.

Teknikal rapuh. Asing buang 2.75 juta lembar. Harga tertahan bawah EMA 10 (225.73). MACD histogram negatif.

Argumen Bull soal siklus dan DER 0.17x runtuh depan fakta krisis likuiditas Bear. Rekomendasi Sell.

Strategic Actions: Eksekusi Sell / Exit total. Alokasi pangkas ke 0% dari alokasi standar.

Langkah eksekusi:

  1. Jual habis posisi ada di rentang Rp 222 - Rp 226 manfaatkan retest EMA 10.
  2. Posisi short pasang stop cover di Rp 237 jika tembus Mid Bollinger Band.
  3. Target beli balik / buyback cover di area Rp 197 - Rp 202 uji SMA 50 dan Lower Bollinger Band.
  4. Blokir akumulasi baru sampai arus kas operasi positif dan utang pendek tuntas.

Analisa teknikal dan aliran dana

587 kata

Ringkasan analisis teknikal dan bandarmologi instrumen DEWI.JK per 2026-10-27:

Pemilihan 8 Indikator Utama

  1. close_10_ema (225.73): Deteksi pivot momentum jangka pendek. Cocok pantau resistance dinamis pasca-koreksi.
  2. close_50_sma (197.16): Validasi tren jangka menengah. Support dinamis utama.
  3. close_200_sma (146.20): Konfirmasi arah tren struktural jangka panjang.
  4. macd (5.29): Pantau pergeseran momentum makro pasca reli September-Oktober.
  5. macdh (-5.44): Ukur laju pelemahan tekanan jual harian.
  6. rsi (50.71): Deteksi titik batas tenaga dorong pembeli dan penjual di area ekuilibrium.
  7. boll (236.90): Sumbu tengah Bollinger Bands (SMA 20) sebagai target mean-reversion.
  8. atr (17.22): Parameter rentang deviasi harian penentu batas toleransi risiko (Stop Loss).

Kondisi Pasar & Verifikasi Data (2026-10-27)

  • OHLCV: Open 218, High 224, Low 210, Close 222 (+0.91%). Volume 49,922,800 lembar. Nilai transaksi Rp10.90 miliar. Frekuensi 5,038 kali.
  • Diskrepansi Data: Vendor verdict klaim RSI(14) 39 (bearish). Verified market snapshot cetak RSI 50.71 (netral). Acuan mutlak: verified snapshot (50.71).
  • Posisi Harga: Harga 222 di bawah close_10_ema (225.73) dan Mid Bollinger (236.90). Masih di atas close_50_sma (197.16) dan close_200_sma (146.20). Tren besar bullish, tren pendek konsolidasi tertekan.
  • Bollinger Bands: Bandwidth membentang boll_lb 201.25 hingga boll_ub 272.55. Rentang volatilitas lebar pasca crash 2026-10-16 dari 250 ke 214.
  • MACD: MACD 5.29 di bawah MACD Signal 10.73. MACD Histogram negatif -5.44. Tekanan turun melambat dari dasar -7.47 (2026-10-21).

Bandarmologi & Arus Dana

  • Asing: Net foreign sell harian -2,750,600 lembar. Broker asing AK (UBS Sekuritas) lepas net -Rp251.31 juta (-1.15M lembar). ZP (Maybank) lepas net -Rp204.81 juta.
  • Lokal: Broker lokal BR (Trust Sekuritas) serap net Rp2.45 miliar (11.39M lembar, avg 217). CP (KB Valbury) serap net Rp2.36 miliar (10.72M lembar, avg 221).
  • Distribusi Dominan: AT (Phintraco) lego net -Rp1.88 miliar (avg 219). XA (NH Korindo) lego net -Rp1.56 miliar (avg 216).
  • Struktur Broker: Ritel dan broker perantara lokal saling tukar barang. Asing keluar bertahap. Belum ada akumulasi institusi asing solid.

Sintesis & Skenario Taktis

  • Harga tertahan rentang konsolidasi 210-228.
  • Konfirmasi penembusan butuh tutup candle di atas 10 EMA (225.73) dan 228.
  • Risiko breakdown di bawah swing low 210 membuka koreksi lanjutan uji S2 vendor di 205 serta Lower Bollinger Band 201.25.

Rating: NEUTRAL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Action: WAIT / AVOID AGGRESSIVE ENTRY
  • Entry Zone: Rp210 - Rp214 (spekulatif uji support) ATAU buy on breakout Rp228
  • Take Profit: Rp236 (Mid Bollinger / SMA 20)
  • Stop Loss: Rp204 (di bawah S2 Rp205 dan boll_lb Rp201.25 buffer)
  • Risk-Reward Ratio: ~1:1.75
Parameter Nilai / Kondisi Keterangan
Ticker DEWI.JK PT Dewi Shri Farmindo Tbk.
Tanggal Analisis 2026-10-27 Data terverifikasi IDX
Close Price Rp222 +0.91% (+Rp2)
Short-term Filter (10 EMA) 225.73 Posisi harga di bawah EMA 10 (Bearish pendek)
Medium-term Support (50 SMA) 197.16 Support dinamis tren menengah
Long-term Benchmark (200 SMA) 146.20 Fondasi bullish struktural utuh
RSI (14) 50.71 Netral (Diskrepansi vendor 39 diabaikan)
MACD Line / Signal / Hist 5.29 / 10.73 / -5.44 Momentum bearish melemah
Bollinger Range 201.25 - 236.90 - 272.55 Harga berada di kuadran bawah
ATR (14) 17.22 Volatilitas harian tinggi
Net Foreign Flow -2,750,600 lembar Outflow berlanjut
Top Accumulator BR (Rp2.45B), CP (Rp2.36B) Serapan lokal
Top Distributor AT (-Rp1.88B), XA (-Rp1.56B) Tekanan jual broker domestik

Analisa fundamental

686 kata

Identitas: PT Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI.JK). Sektor peternakan unggas dan pakan. Harga: Rp 226. Kapitalisasi pasar: Rp 444 miliar. Saham beredar: 2 miliar lembar.

Kinerja Laba Rugi

  • Pendapatan Q2 2026 anjlok. Realisasi Rp 12,68 miliar. Turun 48,06% QoQ dibanding Q1 2026 (Rp 24,42 miliar). Turun 6,33% YoY dibanding Q2 2025 (Rp 13,54 miliar).
  • Laba bruto Q2 2026 sentuh Rp 2,18 miliar. Gross profit margin 17,16%.
  • Laba bersih Q2 2026 jatuh ke Rp 226,61 juta. Anjlok 90,65% QoQ dari Q1 2026 (Rp 2,42 miliar). Net profit margin tipis 1,79%.
  • Laba sebelum pajak cuma Rp 79,82 juta. Beban bunga tinggi (Rp 562,09 juta) gerus laba operasi. Laba bersih tertolong manfaat pajak Rp 146,79 juta.
  • EPS Q2 2026 Rp 0 per saham. Laba bersih TTM (Q3 2025 - Q2 2026) Rp 7,69 miliar. EPS TTM Rp 3,85.

Kondisi Neraca dan Likuiditas

  • Total aset Q2 2026 Rp 197,58 miliar. Aset lancar Rp 111,77 miliar.
  • Kas dan setara kas susut ke Rp 6,63 miliar (turun dari Rp 14,44 miliar akhir 2025). Kas bebas operasional minim.
  • Piutang usaha pihak ketiga bengkak Rp 67,15 miliar. Angka lebih 5x penjualan Q2 2026. Perputaran piutang lambat. Risiko piutang tak tertagih tinggi.
  • Persediaan Rp 27,48 miliar.
  • Utang bank jangka pendek melompat ke Rp 27,76 miliar (Q1 2026: Rp 7,78 miliar). Utang bank jangka panjang habis direklasifikasi ke jangka pendek. Tekanan jatuh tempo utang bank setahun ke depan meningkat masif.
  • Total liabilitas Rp 31,92 miliar. Ekuitas Rp 165,66 miliar. Debt to Equity Ratio (DER) utang bank 0,17x. Nilai buku per saham (BVPS) Rp 82,83.

Arus Kas

  • Arus kas operasi (CFO) Q2 2026 defisit parah: -Rp 7,35 miliar. Operasional kuras kas.
  • Penerimaan kas dari pelanggan (Rp 9,68 miliar) kalah cepat dari pembayaran ke pemasok (Rp 12,68 miliar) dan bunga (Rp 1,01 miliar).
  • Arus kas investasi keluar Rp 477,79 juta untuk perolehan aset tetap.
  • Arus kas pendanaan positif tipis Rp 1,04 miliar. Tarik utang bank Rp 15,41 miliar tutup utang lama Rp 14,38 miliar (refinancing ketat).
  • Penurunan bersih kas semester 1 2026 sebesar Rp 6,79 miliar.

Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)

  • Sujito Ngatiman transaksi agresif bolak-balik:
    • 2026-10-26: SELL 3.436.600 saham (sisa 163.082.100 saham / 8,15%).
    • 2026-10-23: BUY 11.100.000 saham.
    • 2026-10-22: SELL 5.291.500 saham.
    • 2026-10-21: BUY 14.775.800 saham.
    • 2026-10-20: SELL 6.700.000 saham dan BUY 1.000.000 saham.
  • Pola transaksi insider: trading frekuensi tinggi/spekulatif jangka pendek, bukan akumulasi strategis murni.

Valuasi Pasar

  • Price-to-Earnings Ratio (P/E) TTM: 58,70x. Sangat mahal untuk sektor unggas siklikal berpenjualan turun.
  • Price-to-Book Value (P/B): 2,73x. Premium tinggi terhadap nilai buku Rp 82,83.
  • Tidak ada data seasonality historis valid.

Wawasan Aksi Pasar

  • Hindari beli posisi long. Margin laba menipis, kas menyusut drastis, arus kas operasi negatif tebal.
  • Utang bank jangka pendek Rp 27,76 miliar bebankan refinancing segera.
  • Piutang bengkak tanpa arus kas masuk nyata tanda siklus modal kerja macet.
  • Valuasi P/E ~58x tidak cocok dengan laju perlambatan bisnis.
Parameter Metrik / Angka Evaluasi Fundamental
Harga Saham & Kapitalisasi Rp 226 | Rp 444 Miliar Likuiditas terbatas, kapitalisasi kecil
Pendapatan Q2 2026 Rp 12,68 Miliar Turun 48% QoQ, permintaan loyo
Laba Bersih Q2 2026 Rp 226,61 Juta Drop 90,6% QoQ, margin laba mini (1,79%)
P/E Ratio (TTM) 58,70x Overvalued ekstrem untuk komoditas unggas
P/B Ratio & BVPS 2,73x | Rp 82,83 Diperdagangkan premium di atas nilai buku
Kas & Setara Kas Rp 6,63 Miliar Turun tajam dari Rp 14,44 Miliar
Utang Bank Jangka Pendek Rp 27,76 Miliar Beban jatuh tempo membengkak drastis
Piutang Usaha Rp 67,15 Miliar Aset tidak cair tinggi (>5x omzet kuartalan)
Arus Kas Operasi (CFO) -Rp 7,35 Miliar Pembakaran kas operasional berbahaya
Aktivitas Insider Trading aktif harian Churning spekulatif oleh Sujito Ngatiman

Rating: SELL

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL DEWI.JK

Analisa sentimen

233 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian Sumber Data

  • Berita Yahoo Finance: Status DATA_UNAVAILABLE. Nol artikel terkait DEWI.JK periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Liputan institusional nihil.
  • StockTwits: Galat HTTPError. Nol pesan cashtag DEWI.JK. Rasio Bullish/Bearish tidak tersedia. Aktivitas ritel luar negeri kosong.
  • Reddit (r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing): Sistem pencarian tidak melayani rentang tanggal 2026-10-20..2026-10-27. Nol kiriman. Diskusi komunitas nihil.

2. Divergensi dan Keselarasan Lintas Sumber

Ketiga sumber selaras: data tidak ada. Tidak ada divergensi institusi versus ritel. Semua kanal pantauan senyap.

3. Tema Narasi Dominan

Nihil tema narasi. DEWI.JK tidak dibahas dalam radar pantauan pasar global maupun ritel selama jendela waktu observasi.

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Nihil. Data tidak tunjukkan jadwal rilis kinerja, aksi korporasi, atau pemicu pasar lain.
  • Risiko Pasar & Informasi: Buta informasi total (blind spot). Tanpa data sentimen, risiko likuiditas dan volatilitas tinggi khas emiten kecil IDX tidak terpantau. Trader tidak boleh anggap ketiadaan berita sebagai sinyal aman.

5. Tabel Ringkasan Sinyal Sentimen

Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Liputan Berita Institusi Neutral Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE; 0 artikel ditemukan
Sentimen Ritel Cashtag Neutral StockTwits HTTPError; 0 pesan, rasio tidak ada
Diskusi Forum Komunitas Neutral Reddit Pencarian gagal; 0 kiriman tersedia

Analisa berita

226 kata

Data berita DEWI.JK nihil. Vendor tidak catat artikel rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Katalis korporasi tidak tampak.

Berita global fokus teknologi dan AI (infrastruktur edge, korporasi tech AS). Korelasi ke bisnis unggas DEWI.JK nihil.

Data makro FRED (Fed Funds Rate, US 10Y) tidak tersedia. API key tidak terkonfigurasi. Prediksi Polymarket tanggal 2026-10-27 ditahan sistem. Angka makro tidak dibuat-buat.

DEWI.JK absen dari screener IDX Edge PRO 27 Oktober 2026. Screener deteksi PIPA, BLES, IMPC. Breadth IHSG Sesi 1 fokus saham spekulatif lain (BPII, KOPI, BIPP). DEWI.JK tidak masuk daftar top gainer maupun top loser.

Wawasan trading: Katalis fundamental absen. Likuiditas berita rendah. Hindari beli agresif tanpa konfirmasi volume nyata. Pantau order flow domestik sebelum aksi.

Rating: NEUTRAL

Aspek Temuan Implikasi Trading
Berita DEWI.JK Nihil di feed berita (20-27 Okt 2026) Katalis sentimen kosong; hindari spekulasi kabar
Sentimen Global Didominasi isu AI dan infrastruktur komputasi Pengaruh minimal terhadap emiten peternakan lokal
Makro & Prediksi Data FRED & Polymarket tidak tersedia Keputusan makro ditunda; abaikan asumsi suku bunga
IDX Screener DEWI.JK tidak terpilih (fokus: PIPA, BLES, IMPC) Belum ada pola teknikal atau akumulasi terkonfirmasi
Market Breadth Di luar radar movers sesi 1 IHSG Likuiditas pasar mengalir ke emiten lain