DART · analisa Rabu, 28 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Sell
Net broker seluruhnya 74,4 jt rupiah. Kapitalisasi 408,4 M.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Skor 40.9 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.
2 dari 3 lapis sepakat
net 74,4 jt dari bruto 621,7 jt, 12/12 broker net beli
-14,9% vs SMA50, return 20 sesi -14,5%
rata-rata 47,7 jt rupiah per hari
ATR 8.8% lebar, stop jadi mahal
10 broker terbesar dari 12, 2020-01-06 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| XL | STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL | 65,3 jt | 423,4 rb | 228,2 jt | 163,0 jt |
| CC | MANDIRI SEKURITAS | 5,0 jt | 60,6 rb | 68,7 jt | 63,7 jt |
| YP | MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA | 2,9 jt | 26,0 rb | 39,6 jt | 36,6 jt |
| EP | MNC SEKURITAS | 624,0 rb | 4,0 rb | 1,7 jt | 1,1 jt |
| YB | YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS | 285,0 rb | 2,0 rb | 285,0 rb | - |
| DH | SINARMAS SEKURITAS | 161,0 rb | - | 4,8 jt | 4,7 jt |
| LG | TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. | 120,0 rb | - | 3,5 jt | 3,4 jt |
| AZ | SUCOR SEKURITAS | 27,2 rb | 200 | 27,2 rb | - |
| AT | PHINTRACO SEKURITAS | 26,8 rb | 200 | 26,8 rb | - |
| NI | BNI SEKURITAS | 14,6 rb | 100 | 14,6 rb | - |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| XL | 140 | 228,2 jt | XL | 135 | 163,0 jt |
| CC | 132 | 68,7 jt | CC | 139 | 63,7 jt |
| YP | 140 | 39,6 jt | PD | 136 | 46,9 jt |
| PD | 133 | 36,0 jt | YP | 142 | 36,6 jt |
| MG | 136 | 11,7 jt | MG | 143 | 28,9 jt |
| XC | 141 | 9,5 jt | ZP | 143 | 19,2 jt |
| DH | 144 | 4,8 jt | XC | 136 | 10,6 jt |
| BQ | 139 | 4,7 jt | AI | 147 | 8,8 jt |
8 dari 8 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025-02-06 | HARTADI ANGKOSUBROTO | - | Sell | -1,000,000 | 0 |
| 2025-02-05 | HARTADI ANGKOSUBROTO | - | Sell | -27,000,000 | 217 |
| 2025-02-05 | HARTADI ANGKOSUBROTO | - | Sell | -26,000,000 | 0 |
| 2021-09-27 | HARTADI ANGKOSUBROTO | - | Buy | +660,689,134 | 0 |
| 2021-09-27 | HARTADI ANGKOSUBROTO | - | Sell | -660,689,134 | 0 |
| 2020-04-20 | DUTA ANGGADA | - | Buy | +1,171,559,948 | 0 |
Rating: Sell
Executive Summary: Turunkan eksposur DART.JK ke nol untuk mandat standar; maksimum sisa 25% hanya jika trader eksplisit menerima itu sebagai uang risiko yang siap hangus 100%. Jangan tambah posisi sampai minimal satu trigger terverifikasi terpenuhi. Jual 75% secara bertahap: satu tranche per sesi, ukuran tiap order = nilai terkecil dari (10% volume harian rata-rata) dan (sepertiga posisi tersisa per hari); jika volume sesi di bawah rata-rata 20 hari, jeda satu sesi. Semua penilaian neraca bersifat tentatif — neraca DART.JK tidak ter-render, Q3 2026 belum terbit, dan data BI-Rate/inflasi/rupiah tidak tersedia dalam materi ini.
Investment Thesis:
Arah bear menang, dan itu kesepakatan ketiga analis — bukan sekadar hawa. Agresif, konservatif, netral semua berakhir di Sell. Perdebatan bukan soal arah, tapi ukuran dan laju. Karena itu Hold tidak punya dasar: tidak ada analis yang mempertahankan posisi penuh.
Bukti struktural yang tidak dibantah siapa pun. Close 130 < 50SMA 152,76 < 200SMA 150,975; death cross aktif dengan kedua SMA menukik turun. VWMA turun 158,09 → 134,10 selama tiga minggu dan tetap di atas close — distribusi agregat, bukan satu candle. High 150 ditolak 27/10 dan 28/10 dengan volume 8x (3.009.200 vs 362.400) tanpa follow-through. Konservatif bahkan menambah bukti: ZP Maybank dan MG Semesta net jual sementara XL Stockbit ritel net beli +Rp65,25 juta — pola distribusi ke ritel digital. Nilainya kecil (puluhan juta), jadi sinyal lemah, tapi searah.
Fundamental: bisnis defisit sebelum bunga. Operating profit riil ~Rp25,4 M (revenue Rp134,2 M) setelah beban umum & adm Rp32,1 M dan beban penjualan Rp8,0 M; beban bunga Rp72,0 M = 2,8x operating profit. H1: laba bruto Rp65,51 M vs beban bunga Rp71,96 M, rugi bersih Rp55,36 M. Beban bunga ~53,6% revenue. Ini melemahkan tesis bull "masalahnya cuma satu baris bunga".
Valuasi tidak terukur, jadi "murah" tidak terbukti. EPS -Rp17,6 → P/E gugur. Neraca tak ter-render → P/B dan NAV gugur. Klaim "aset > market cap" asumsi murni; ekuitas bisa negatif. Anchor "diskon 40% dari harga insider 217" adalah aritmetika harga, bukan valuasi — konservatif benar membongkar ini.
Insider tidak mengonfirmasi apa pun ke arah positif. Jual 54 juta lembar di Rp217, nol insider buy sejak 2020 (6,5 tahun). Netral benar bahwa sisa kepemilikan ~46,6% berarti ini pengurangan, bukan exit — jadi bukan sinyal "ekuitas akan nol". Tapi arah transaksinya satu: keluar, tidak pernah masuk. Implikasinya: tidak menambah, bukan panik total.
Likuiditas tipis memperkuat urgensi keluar bertahap. Turnover ~0,1%, value ~Rp415,58 juta/hari. Ini bukan alasan menunda (konservatif) dan bukan alasan dumping (agresif) — ini alasan eksekusi berdisiplin dua dimensi seperti di Executive Summary. Netral menang di sini: trader sudah memagari masalah dengan batas 10% volume, yang perlu ditambah hanya batas terhadap ukuran posisi riil.
Makro: bobot kecil, arah memberatkan. Polymarket 96% "no Fed cut 2026" (volume $9,2 juta) relevan karena DART paling sensitif bunga dan paling berleverage, tapi properti Indonesia digerakkan BI-Rate, bukan fed funds. Argumen untuk tidak menambah, bukan untuk mempercepat jual.
Sentimen: nol data, bukan sinyal. News kosong, StockTwits error, Reddit tidak dikueri. Agresif salah menyulap ini jadi "nol pembeli struktural"; konservatif dan netral benar. Tidak diberi bobot.
Dua koreksi wajib atas proposal trader — di sini konservatif dan netral benar. Pertama, stop sisa 124 dan "close < 113 keluar penuh sisa" saling bertabrakan; 124 kena lebih dulu sehingga aturan 113 jadi ilusi disiplin. Pakai satu aturan exit untuk sisa posisi: close < 124. Angka 113 dipakai hanya untuk keputusan sisa itu benar-benar uang risiko. Kedua, sisa 25% bukan opsi — opsi punya strike dan premium pasti; saham tanpa neraca tidak punya lantai. Jadi sisa ditentukan toleransi kerugian riil pemanggil, dinyatakan eksplisit sebelum order pertama, bukan ditemukan sambil jalan.
Kenapa Sell, bukan Underweight: Research Manager berhenti di Underweight karena "ketiadaan neraca bukan bukti neraca buruk". Itu benar secara epistemik, tapi tidak lagi mengikat setelah mempertimbangkan bahwa (a) bisnis sudah defisit operasional sebelum bunga — itu fakta terhitung, bukan ketidaktahuan; (b) tidak ada satu pun metrik valuasi yang lolos verifikasi untuk mendukung level 130; (c) tren menengah, distribusi, dan penolakan 150 solid; (d) insider hanya keluar. Asimetri upside bergantung sepenuhnya pada restrukturisasi/divestasi yang nol tanggal, nol counterparty, nol status kovenan. Ketika upside butuh dokumen yang tidak ada dan downside didukung angka yang ada, mempertahankan 25% sebagai default bukan kehati-hatian — itu taruhan diam-diam. Karena itu rekomendasi penuh = keluar, dengan sisa opsional yang wajib dinyatakan eksplisit sebagai uang risiko.
Yang akan mengubah tesis ini:
Pemantauan mingguan: (a) VWMA vs close; (b) apakah high 150 ditolak ketiga kali; (c) MACD histogram — berhenti mengecil berarti momentum berbalik turun (belum cross signal, butuh > -7,77, hist kini -0,884); (d) pengumuman restrukturisasi/rights issue; (e) laporan insider.
Catatan keterbatasan data: Neraca, arus kas, dan laporan laba rugi DART.JK tidak ter-render pada sesi ini — tidak ada total utang, profil jatuh tempo, kas, ekuitas, atau opini auditor. Q3 2026 belum terbit. BI-Rate, inflasi, dan posisi rupiah tidak tersedia (tidak dikueri atau gagal). Data sentimen ritel/institusional kosong. Semua penilaian neraca tentatif dan harus direvisi begitu laporan tersedia. Prediksi Fed 2026 bukan input keputusan.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Action: Sell
Reasoning: Riset Underweight = Sell sesuai aturan sizing. Kualitas argumen bear menang; strukturnya cocok.
Bukan Sell total karena risiko turun dari 130 sebagian sudah terealisasi, stop 113 vs target 106,92 terukur, dan ketiadaan neraca bukan bukti neraca buruk. Tapi itu argumen ukuran, bukan arah. Arah = kurangi.
Entry Price: 130 (harga acuan jual bertahap, close 2026-10-28). Pecah 3–4 tranche, tiap order ≤10% volume harian rata-rata.
Stop Loss: Tidak berlaku untuk sisi jual — stop untuk sisa posisi di 124 (1,5x ATR 11,71 di bawah low 28/10). Close < 113 = keluar penuh sisa.
Position Sizing: Maksimum 25% alokasi standar (Underweight). Dari posisi penuh, jual 75% bertahap. Sisa 25% hanya jika trader terima tesis "opsi restrukturisasi" sebagai posisi berisiko tinggi dan siap rugi 100% dari sisa; jika mandat tidak izinkan posisi spekulatif dengan neraca tak terbaca, turunkan ke 0%.
Dua catatan. Pertama, data hilang: neraca DART.JK tak ter-render, Q3 2026 belum terbit, BI-Rate/inflasi/rupiah tidak tersedia. Semua penilaian neraca tentatif. Kedua, jangan tambah sampai satu trigger terverifikasi: neraca terbaca (ekuitas positif, kas tutup jatuh tempo terdekat), katalis resmi terdokumentasi (divestasi dengan harga+pembeli, atau restrukturisasi dengan tenor+kupon+kovenan), atau close > 142 dengan volume sustained ≥2 sesi — bukan satu spike seperti 28/10. Rights issue = trigger negatif, evaluasi ulang ke nol.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Underweight
Rationale: Bear menang tipis, bukan telak. Yang memutuskan:
Koreksi margin bull tidak terbantah. Bull jual "gross margin 48,8% = bisnis sehat". Bear tunjuk angka yang bull lewati: beban umum & adm Rp32,1 M, beban penjualan Rp8,0 M, operating profit riil Rp25,4 M dari revenue Rp134,2 M (~19%). Beban bunga Rp72,0 M = 2,8x operating profit. Bull tidak menyanggah angka ini. Artinya tesis "masalahnya cuma satu baris bunga" salah: setelah biaya operasional nyata, bisnis sudah defisit sebelum bunga. Itu melemahkan pilar #1 bull paling fundamental.
Katalis bull semuanya belum terverifikasi. Restrukturisasi, refinancing, divestasi aset, penurunan BI-Rate — nol tanggal, nol counterparty, nol status kovenan. Bull sendiri mengakui "entry prematur, tunggu close >142". Rekomendasi Hold-bias-akumulasi sementara trigger masuk belum kena = kontradiksi internal. Bear benar menyebut ini beli terselubung.
Valuasi "murah" tidak terukur. EPS -Rp17,6/saham → P/E gugur. Neraca tak ter-render → P/B dan NAV gugur. Klaim "aset > market cap" murni asumsi; aset properti berutang, ekuitas bisa negatif. Tidak ada satu metrik valuasi terverifikasi yang mendukung 130 itu murah. Argumen "diskon 40% dari harga insider" adalah anchor harga, bukan valuasi.
Insider bidik searah bear. Jual 54 juta lembar di Rp217, nol insider buy sejak 2020 (6,5 tahun) meski harga turun 40%. Bull benar itu bukan exit (sisa 46,6%), tapi framing "masih punya kulit" tidak mengubah arah transaksi. Tidak ada satu pun insider yang mengonfirmasi tesis murah.
Teknikal: bear lebih presisi. Bull benar MACD histogram mengecil, RSI pulih dari 21,87, support 113–116 bertahan dua kali. Tapi bear benar bahwa death cross aktif dengan kedua SMA menukik turun, VWMA jatuh 158,09 → 134,10 selama tiga minggu (distribusi, bukan satu candle), dan high 150 ditolak dua hari berturut dengan volume 8x tanpa follow-through — itu pasokan di 150. Bull juga mencampur net foreign harian +149.100 lembar dengan broker summary kumulatif; bear benar dua basis itu tidak boleh disatukan. Momentum membaik, tapi struktur masih turun.
Makro: bull menang sebagian. Bull benar Fed ≠ BI-Rate, dan prediksi Fed 2026 tidak langsung memindahkan DART. Tapi konsekuensi bull ("rupiah tertekan → likuiditas domestik tetap ada") adalah rantai asumsi tanpa angka; bear lebih dekat kenyataan operasional: emiten dengan beban bunga 53,6% revenue paling terekspos pada biaya refinancing. Poin ini tidak menguntungkan bull.
Likuiditas jadi penguat bear. Turnover ~0,1%, nilai transaksi ~Rp415 juta. Untuk emiten rugi dengan neraca buta, likuiditas tipis = biaya keluar mahal dan tidak ada penopang harga.
Sentimen: nol data, bukan sinyal. Bull sebut "absence of negative news sedikit positif". Itu terlalu murah. News kosong, StockTwits error, Reddit tidak dikueri = tidak ada informasi, bukan informasi positif. Tidak ada dasar memberi bobot apa pun.
Kenapa tidak Sell: bull tidak kalah total. Dua hal berdiri. Pertama, risiko penurunan dari 130 sudah sebagian terealisasi (turun dari 217 / dari 171), dan stop 113 dengan target lower band 106,92 memberi jarak terukur — jadi "jual semua di dasar yang mungkin" punya biaya oportunitas nyata. Kedua, bull benar bahwa ketiadaan neraca bukan bukti neraca buruk; bear hanya bisa membuktikan ketidaktahuan, bukan kerusakan. Ditambah momentum jangka pendek membaik (MACD, RSI, support bertahan) dan asimetri risiko-terhadap-reward belum terbukti negatif secara kuantitatif karena NAV tidak terukur. Jadi bear menang pada kualitas argumen dan risiko struktural, tapi tidak cukup untuk keluar penuh dengan keyakinan tinggi. Karena itu Underweight — kurangi eksposur, jangan tambah sampai ada bukti.
Catatan keterbatasan data: neraca DART.JK tidak ter-render pada sesi ini; tidak ada angka total utang, jatuh tempo, kas, atau ekuitas. Q3 2026 belum terbit. Semua penilaian neraca di sini bersifat tentatif dan harus direvisi begitu laporan tersedia. Data makro domestik (BI-Rate, inflasi, rupiah) dan sentimen ritel/institusional tidak tersedia — tidak dikueri atau gagal. Tidak ada pengecekan di luar materi debat ini.
Strategic Actions: Sizing terhadap alokasi standar (alokasi standar = 100% dari posisi yang dialokasikan untuk ide ini):
Turunkan ke Underweight, bukan nol. Target eksposur maksimum 1/4 dari alokasi standar (≤25%). Jika saat ini di 100%, jual bertahap 75% sisanya — jangan satu blok. Pecah jadi 3–4 tranche pada volume likuiditas lebih baik; turnover ~0,1% berarti order besar menggerus harga. Batasi tiap order ≤10% dari volume harian rata-rata.
Jangan tambah sampai salah satu trigger bear terpenuhi. Larangan menambah posisi berlaku mutlak sampai minimal satu dari tiga ini terjadi, dan harus terverifikasi, bukan rumor:
Stop dan level keluar terukur. Stop di bawah 124 (1,5x ATR, sesuai disiplin bull) untuk sisa posisi. Jika close < 113 (support yang diuji dua kali), keluar penuh dari sisa posisi — bear benar bahwa di bawah 113 target berikutnya lower band ~106,92, dan argumen "130 itu dasar" gugur.
Aturan tahan-untuk-opsi. Sisakan ≤25% hanya jika trader secara eksplisit menerima tesis "opsi pada restrukturisasi" sebagai posisi berisiko tinggi, dan siap kehilangan 100% dari sisanya tanpa memengaruhi portofolio. Jika mandat tidak mengizinkan posisi spekulatif dengan neraca tak terbaca, turunkan ke 0% (setara Sell).
Antisipasi Q3 2026 (~akhir Okt/Nov). Sebelum rilis: jangan di posisi penuh, jangan pakai leverage/margin. Setelah rilis: jika tetap rugi DAN utang jangka pendek besar terkonfirmasi, naikkan rekomendasi ke Sell dan keluar total. Jika rugi menyempit dan ada bukti penurunan beban bunga, boleh naik ke Hold dengan sizing ≤50%.
Pemantauan wajib mingguan, murah dan spesifik: (a) VWMA vs close — jika VWMA tetap di atas close, distribusi berlanjut; (b) apakah high 150 ditolak ketiga kali; (c) MACD histogram — berhenti mengecil = momentum berbalik ke bawah; (d) setiap pengumuman restrukturisasi/rights issue; (e) laporan insider — insider buy pertama sejak 2020 adalah sinyal kualitatif terkuat yang tersedia.
Jangan pakai prediksi Fed 2026 sebagai input keputusan. Bull benar itu makro AS. Tapi jangan juga pakai sebagai pembenaran beli. Sebelum beli, butuh angka BI-Rate dan posisi rupiah — keduanya tidak ada dalam materi ini. Tandai sebagai data yang harus dikumpulkan sebelum menaikkan rating ke Hold atau lebih tinggi.
Data terverifikasi 2026-10-28: O 125 / H 150 / L 124 / C 130, vol 3.009.200, value Rp415,58 jt, freq 972, net foreign +149.100 lembar.
Pola: retail/ritel-digital agresif beli, broker asing + lokal besar jual.
Pembeli bersih teratas:
Penjual bersih teratas:
Interpretasi: bukan setup akumulasi asing. Maybank asing keluar, ritel Stockbit masuk di 135–140. Ini distribusi ke ritel — pola yang secara historis lebih rapuh. Catatan: nilai absolut kecil (puluhan juta rupiah), jadi sinyal bandarmologi lemah/kurang konklusif; jangan dijadikan dasar tunggal.
Kontradiksi wajib dilaporkan: net foreign harian positif +149.100 lbr (28/10), +29.100 (20/10), +157.800 (05/10) — masuk. Sementara broker summary kumulatif menunjukkan Maybank net jual. Dua metrik beda basis (net asing harian vs net per broker kumulatif). Jangan disatukan jadi satu angka.
Harga 130 = tengah zona chop 116–142. Belum breakout, belum breakdown. MACD histogram membaik tapi MACD belum cross signal — entry sekarang = entry prematur.
Cek apakah net foreign harian positif + volume tetap tinggi setelah 28/10 — itu satu-satunya bukti akumulasi nyata. Kalau volume surut ke ratusan ribu lembar dengan close ≤130, rebound gagal.
| Aspek | Bacaan | Bukti (2026-10-28) | Implikasi |
|---|---|---|---|
| Tren menengah | Bearish | Close 130 < 50SMA 152,76 < 200SMA 150,975 (death cross) | Jangan beli karena tren |
| Tren pendek | Rebound | 10EMA 128,97, close 130 di atasnya | Momentum jangka pendek membaik |
| MACD | Bearish melemah | MACD -8,655, hist -0,884 (dari -4,256 tgl 20/10) | Watched cross, belum sinyal |
| RSI | Netral-rendah | 40,79 (dasar 21,87 tgl 19/10) | Belum overbought/oversold |
| Bollinger | Pelebaran | Middle 139,65 / UB 172,38 / LB 106,92 | Ruang gerak besar 2 arah |
| ATR | Naik | 11,71 (9,13 tgl 15/10) | Stop berbasis ATR, posisi kecil |
| VWMA | Bearish | 134,10 > close 130 | Distribusi agregat |
| Bandarmologi | Distribusi ke ritel | XL Stockbit +65,25 jt vs Maybank -17,21 jt | Pola rapuh, nilai kecil |
| Foreign net harian | Masuk | +149.100 lbr (28/10) | Bertentangan dgn broker summary kumulatif — flag |
| Resistance kunci | 140–142 / 150 | XL avg beli 140; high 150 ditolak 27/10 & 28/10 | Trigger breakout >142 |
| Support kunci | 113–116 / 106,92 | Low 20/10 113; LB 106,92 | Falsifikasi <113 |
Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Catatan data: Tool get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement balikin index file saja, isi angka tidak terender. Data numerik cuma tersedia dari get_fundamentals (Q2 2026) + insider + quote. Neraca/arus kas historis = tidak bisa diverifikasi. Lapor apa ada.
| Pos | Rp | % Revenue |
|---|---|---|
| Pendapatan usaha | 134.189.302.000 | 100% |
| Beban pokok | -68.676.566.000 | 51,2% |
| Laba bruto | 65.512.736.000 | 48,8% |
| Beban penjualan | -7.990.068.000 | 6,0% |
| Beban umum & adm | -32.097.145.000 | 23,9% |
| Pendapatan keuangan | 23.290.000 | 0,02% |
| Beban bunga & keuangan | -71.964.481.000 | 53,6% |
| Pendapatan lain | 32.094.000 | 0,02% |
| Beban lain | -2.168.674.000 | 1,6% |
| Laba sebelum pajak | -48.652.248.000 | -36,3% |
| Pajak | -6.707.085.000 | — |
| Rugi bersih | -55.359.333.000 | -41,3% |
| — diatribusikan induk | -55.358.683.000 | — |
| — non-pengendali | -650.000 | — |
Bacaan:
Tidak tersedia via tool (retrieval gagal). Implikasi dari P&L: utang berbunga besar, biaya bunga setahun ~Rp144 miliar jika pace semester berlanjut. Rasio bunga terhadap revenue tinggi. Perlu laporan keuangan langsung (IDX/emiten) untuk lihat total liabilitas, net gearing, LTV aset properti, jadwal jatuh tempo utang.
| Tanggal | Jenis | Nama | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|
| 2025-02-06 | SELL | Hartadi Angkosubroto | -1.000.000 | Rp0 (n/a) |
| 2025-02-05 | SELL | Hartadi Angkosubroto | -27.000.000 | Rp217 |
| 2025-02-05 | SELL | Hartadi Angkosubroto | -26.000.000 | Rp0 |
| 2021-09-27 | BUY/SELL | Hartadi Angkosubroto | ±660.689.134 | Rp0 |
| 2020-04-20 | BUY | Duta Anggada | +1.171.559.948 | Rp0 |
| 2020-02-25 | BUY | Hartadi Angkosubroto | +1.492.409.134 | Rp0 |
Bacaan:
Tool tidak balikin baris. Tidak ada basis statistik musiman. Abaikan klaim musiman.
Rating: Sell
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
| Kategori | Data / Temuan | Arah |
|---|---|---|
| Ticker | DART.JK, PT Duta Anggada Realty Tbk. | — |
| Harga (28-10-2026) | Rp130, +4,84%, VWAP Rp138,1 | Negatif (close < VWAP) |
| Market cap | Rp408,38 miliar | Kecil |
| Saham beredar | 3.141.390.962 | — |
| Likuiditas | Turnover 0,000958, nilai Rp415,6 jt | Sangat tipis |
| Revenue H1 2026 | Rp134,19 miliar | — |
| Laba bruto | Rp65,51 miliar (48,8%) | Positif |
| Beban bunga H1 2026 | Rp71,96 miliar (53,6% revenue) | Sangat negatif |
| Laba sebelum pajak | -Rp48,65 miliar | Negatif |
| Rugi bersih H1 2026 | -Rp55,36 miliar | Negatif |
| EPS H1 2026 (estimasi) | ≈ -Rp17,6 | Negatif |
| Neraca & arus kas | Tidak tersedia via tool | Risiko informasi |
| Insider Feb 2025 | Jual 54 juta saham @Rp217/Rp0, sisa ~46,6% | Negatif |
| Insider buy terakhir | 2020 | Negatif |
| Seasonality | Tidak ada data | Netral |
| Katalis utama | Divestasi aset, restrukturisasi utang | — |
| Trigger pantau | Laporan Q3 2026, jatuh tempo utang, opini auditor | — |
| Rating | Sell | — |
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Ringkas: semua sumber data kosong. Tidak ada bukti sentimen bullish maupun bearish. Skor 5 = netral murni karena ketiadaan data, bukan karena keseimbangan sinyal.
DART.JK. Ini bukan sinyal bearish, hanya ketiadaan cakupan. Tidak ada estimasi atau pengganti angka.DART.JK. Subreddit mana pun (termasuk r/CryptoCurrency, r/CryptoMarkets) tidak relevan dan tidak dikueri; diam sepenuhnya.Tidak bisa dinilai. Tidak ada dua sumber aktif untuk dibandingkan. Tidak ada event vs opini untuk ditimbang.
Kosong. Tidak ada tema berulang. Tidak ada diskusi tentang PT Duta Anggada Realty Tbk. (Real Estate / Real Estate Services, bursa JKT).
Tidak satu pun teridentifikasi dari data yang tersedia. Laporan keuangan, rilis proyek properti, kebijakan suku bunga Indonesia, likuiditas saham — semua di luar cakupan data ini. Jangan mengarang.
| Arah | Sumber | Bukti pendukung |
|---|---|---|
| Tidak ada data | Yahoo Finance news | DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel DART.JK |
| Tidak ada data | StockTwits | HTTPError — 0 pesan, 0 tag |
| Tidak ada data | Tidak dikueri untuk DART.JK |
|
| Netral (karena kosong) | Agregat | Semua sumber diam → skor 5 |
Confidence = low karena sample size nol di semua kanal. Sentimen nol-data tidak bisa dipakai untuk membaca arah harga. Trader harus menimbang sendiri fundamental, likuiditas, dan teknikal DART.JK. Sentimen masa lalu pun bukan prediktor harga.
Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Prediction markets (Polymarket, live):
Implikasi untuk DART.JK: suku bunga AS "higher for longer" berarti ruang pelonggaran bank sentral global sempit. Properti = sektor paling sensitif suku bunga + leverage. Lingkungan ini tidak suportif untuk re-rating sektor properti.
Pertimbangan spesifik DART.JK (struktural, bukan dari tool):
Tak ada bukti baru untuk DART.JK minggu ini. Bukti yang ada (Fed tak turunkan bunga, resesi AS rendah) bersifat makro global dan berdampak netral-negatif pada sektor properti berleverage. Sinyal arah harga DART.JK: nol.
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Temuan | Sumber | Dampak ke DART.JK |
|---|---|---|---|
| Berita emiten | Data tidak tersedia (no vendor coverage) | get_news | Netral — bukan sinyal |
| Berita global | Dominan IBM/Oracle/Intel tech & kripto; nol item Indonesia/properti | get_global_news (7d & 3d) | Tidak relevan |
| Fed 2026 | 96% tak ada cut; 2% satu cut | Polymarket ($9.2M vol) | Negatif untuk properti berleverage |
| Resesi AS 2026 | 8% probabilitas | Polymarket | Netral |
| Inflasi/unemployment/10Y/kurva | Tidak tersedia (FRED_API_KEY absen) | get_macro_indicators | Tak terukur |
| IDX breadth | Market tutup; movers kosong; screener 3 nama, DART absen | get_idx_screener / breadth | Sampel terlalu tipis, tak konklusif |
| Likuiditas emiten | Small cap real estate services, volume tipis | Profil | Risiko slippage tinggi |
| Driver kunci belum terukur | BI-Rate, inflasi ID, rupiah, laba kuartalan, insentif properti | — | Butuh data lokal sebelum ambil posisi |
| Aksi disarankan | Hold; tunggu data BI/laba ID; jangan trade nol-berita | — | — |