Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Natura City Developments Tbk.

CITY · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

129 rupiah per lembar · -4,44% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 132,9 jt rupiah. Kapitalisasi 697,3 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Rating: Sell Jual CITY.JK. Target eksposur 0% dari alokasi. Tidak ada entry beli, termasuk di zona 126–129 — itu low terbaru yang sedang diuji, bukan support teruji.
Aliran dana
CC beli 65,3 jt
Keyakinan
C48 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-22,7% terhadap SMA50, asing -4,7% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C48

Skor 48.1 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 18/25

net 132,9 jt dari bruto 1,6 M, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-22,7% vs SMA50, return 20 sesi -20,4%

Likuiditas 0/15

rata-rata 108,8 jt rupiah per hari

Volatilitas 0/15

ATR 11.4% lebar, stop jadi mahal

VWAP
150
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
1,0 M
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
2.343
kali transaksi
Volume
6,9 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 65,3 jt 456,3 rb 179,2 jt 113,9 jt
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 52,6 jt 273,0 rb 530,7 jt 478,0 jt
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 4,4 jt 42,7 rb 111,0 jt 106,7 jt
AZ SUCOR SEKURITAS 3,8 jt 29,4 rb 4,3 jt 574,2 rb
NI BNI SEKURITAS 3,7 jt 23,9 rb 12,3 jt 8,6 jt
AT PHINTRACO SEKURITAS 1,1 jt 8,5 rb 1,2 jt 120,3 rb
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 798,2 rb 5,6 rb 5,0 jt 4,2 jt
DH SINARMAS SEKURITAS 455,0 rb - 5,5 jt 5,0 jt
EP MNC SEKURITAS 348,5 rb 2,2 rb 409,3 rb 60,8 rb
QA TUNTUN SEKURITAS INDONESIA 264,7 rb - 3,8 jt 3,5 jt

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 152 530,7 jt XL 148 478,0 jt
CC 147 179,2 jt CC 149 113,9 jt
YP 153 111,0 jt YP 157 106,7 jt
BQ 154 50,6 jt KK 151 90,4 jt
CP 154 28,2 jt BQ 154 52,0 jt
PD 145 27,3 jt PD 153 42,3 jt
MG 152 20,1 jt XC 153 36,7 jt
KK 136 19,3 jt CP 154 29,1 jt

Direksi membeli di harga ini

1 dari 1 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2023-09-05 SAKTI GENERASI PERDANA - Buy +1,115,000,000 50

Keputusan akhir

964 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Rating: Sell

Jual CITY.JK. Target eksposur 0% dari alokasi. Tidak ada entry beli, termasuk di zona 126–129 — itu low terbaru yang sedang diuji, bukan support teruji. Untuk posisi lama, keluar bertahap di sisi bid dengan limit order, dipecah per tranche dan dibatasi partisipasi volume per sesi; jangan market order di pasar setipis ini.

Ketiga analis risiko (agresif, konservatif, netral) sepakat pada arah Sell. Perbedaan mereka soal tempo eksekusi dan mekanisme stop, bukan soal arah. Itu perbedaan taktis, bukan perpecahan tesis, jadi tidak menurunkan keyakinan pada call.

Konteks portofolio tidak diberikan — saya tidak tahu posisi atau kas pemanggil. Karena itu arah dan ukuran dinyatakan dalam istilah yang bisa diterapkan ke posisi sendiri, bukan dalam lembar atau rupiah.

Sizing:

  • Jika belum punya posisi: tidak ada aksi beli. Eksposur 0%.
  • Jika sudah punya: kurangi ke 0%. Jenis posisi menentukan resep: posisi kecil relatif volume harian (Rp 1,03 mrd/hari, 2.343 transaksi) bisa diselesaikan lebih cepat; posisi material butuh beberapa sesi. Kecepatan eksekusi ditentukan oleh kedalaman bid milik pemanggil, bukan pilihan gaya.
  • Jika ada constraint memaksa pegang (mandat, pajak, lock-up): batasi maksimum 1/4 sizing normal, perlakukan sebagai posisi warisan tanpa tesis aktif, dan tetap jangan menambah.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Investment Thesis: Yang menentukan: tiga blok bukti yang tak terbantah, plus satu klaim yang harus dibuang.

  1. Struktur harga bearish berlapis, terverifikasi semua vendor. Close 129 < EMA10 140,44 < SMA50 166,86 < SMA200 192,94; VWMA 143,45 di atas harga. Lower high berantai 218 → 206 → 189 → 178 → 174 → 165, dan high 165 gagal lagi. MACD −9,79 melebar dari −8,40, histogram −1,53. RSI 30,79 sudah gagal dua kali (24,15 → 37,64 → turun; 33,87 → 30,79) tanpa divergence terkonfirmasi. Oversold di trend turun kuat bukan sinyal beli — ini titik di mana analis agresif benar dan tidak dibantah siapa pun.

  2. Distribusi intraday, bukan akumulasi. Bar 28 Okt: open 138, high 165 (+19,6% vs open), close 129 — range 39 poin, hampir 3x ATR 14,40 — dengan volume tertinggi sejak 8 Sep (6,86 jt lembar). Akumulasi CC Mandiri (avg 147) dan XL Stockbit (avg 152) kini underwater 12–15%; KK Phillip jual avg 151; UBS jual; foreign net −244.800. Tidak ada bukti akumulasi baru di 126–140. Pembeli ritel menampung barang yang dilepas institusi.

  3. Makro satu arah, dan variabelnya dipilih benar. "No Fed rate cut 2026" 96% menekan permintaan properti lewat KPR mahal — volume presale developer kecil, bukan beban bunga emiten. Ini koreksi tajam atas kerangka yang salah variabel. Resesi AS 8% berarti bukan pemicu crash, jadi ini tekanan bertahap, bukan jadwal longsor. Analis netral benar di sini dan saya pakai koreksinya.

Yang saya buang dari sisi agresif: klaim "harga sudah mendiskon ketidaktahuan". Itu asumsi efisiensi pasar mikro-cap yang tidak terverifikasi — persis jenis klaim tanpa bukti yang agresif sendiri tolak pada laba Rp 6,77 mrd. Konservatif dan netral benar menohok ini. Arah Sell tidak bergantung padanya. Sebaliknya, saya juga membuang pembingkaian "downside −17% ke 107" sebagai hasil yang diharapkan; stop adalah pagar, bukan prediksi. Skenario atas ke 140,44 tidak nol.

Yang menyelesaikan Sell, bukan sekadar "tidak bisa dinilai": fundamental memang tidak terbaca — neraca kosong, arus kas operasi kosong, pajak efektif 0,3% tak dijelaskan (lampu kuning keras untuk developer properti), SG&A 42,9% pendapatan memakan margin bruto 57,8%, P/E 25,8x di turnover 0,13%. Ketidakpastian laba itu simetris (bisa overstated, bisa understated karena pengakuan pendapatan proyek bergeser antar kuartal), jadi dasar jual bukan "mahal" — melainkan tidak bisa dinilai + tidak likuid + nol katalis positif. Berita kosong, screener IDX tidak memuat CITY, divergence tidak ada, akumulasi baru tidak ada. Tantangan agresif "sebutkan satu katalis yang membenarkan HOLD" tidak terjawab oleh siapa pun. Data nol bukan bukti netral — itu ketiadaan bukti, dan itu membenarkan pengurangan eksposur, bukan HOLD.

Celah yang hanya netral tangkap dan saya adopsi: pemegang 20,6% punya basis biaya 50 (insider 2023, 1,115 mrd lembar), masih untung >150% di 129. Di float tipis itu overhang nyata — alasan kuat untuk tidak pernah menambah dan menjaga eksposur kecil. Bukan alasan jual dramatis, tapi memperkuat arah.

Eksekusi — di sini kedua ekstrem salah, dan saya ambil posisi netral yang diperbaiki. Agresif ("3–5 tranche, keluar cepat sebelum pintu menutup") mengabaikan mekanika pasar tipis: di Rp 1,03 mrd/hari, Anda menjadi tekanan jual terhadap diri sendiri. Konservatif ("pelan, terukur", tanpa angka, dan menolak stop sama sekali) mengabaikan gap risk: kalau harga gap turun dua hari sebelum tranche kedua, batas partisipasi volume tidak menghentikan apa pun — hanya level harga yang menghentikan. Jawabannya dua lapis, bukan pilih satu:

  • Lapis utama: exit bertahap di sisi bid, limit order, tranche dibatasi porsi kecil dari volume harian, tanpa market order.
  • Lapis kedua: level 122,24 (Bollinger bawah) yang tersentuh close memicu sisa posisi keluar berapa pun sisanya. Stop 122 dari basis 129 hanya 0,5 ATR — di dalam noise, tidak berguna. Stop 107 (1,5 ATR) bukan kerugian yang diterima lebih dulu; itu pagar untuk posisi spekulatif sisa, bukan pengganti exit.

Apa yang membatalkan tesis ini (tinjau ulang, jangan entry otomatis):

  • Close harian > 140,44 (EMA10) dan MACD histogram positif dan volume konfirmasi di atas rata-rata — tiga syarat bersamaan.
  • MACD histogram mengecil dua sesi berturut-turut disertai higher low di atas 129.
  • Laporan keuangan dengan arus kas operasi positif terverifikasi plus penjelasan pajak efektif 0,3%. Tanpa CFO, laba tidak dihitung.

Data yang wajib dicari sebelum tesis apa pun dihidupkan kembali — tidak tersedia di debat ini dan tidak bisa saya ambil: neraca penuh (utang bank jangka pendek, liabilitas kontrak, persediaan), laporan arus kas Q2 2026, penjelasan pajak efektif, riwayat marketing sales kuartalan, transaksi insider terkini (yang ada hanya 2023). Sampai itu ada, tidak ada dasar untuk Buy maupun Overweight.

Price Target: not provided

Time Horizon: Keluar dalam beberapa sesi bertahap; tinjau ulang bila konfirmasi reversal atau laporan keuangan lengkap muncul

Rencana trader

338 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan bear menang. Struktur harga konfirmasi semua poin.

Trend berlapis turun: close 129 < EMA10 140,44 < SMA50 166,86 < SMA200 192,94. VWMA 143,45 di atas harga. Lower high berantai 218 → 206 → 189 → 178 → 174 → 165. Momentum belum balik: MACD -9,79 melebar dari -8,40, hist -1,53. RSI 30,79 oversold tapi sudah gagal dua kali (24,15 → 37,64 → turun), tanpa divergence terkonfirmasi. Oversold di trend turun kuat bukan sinyal beli.

Bar 28 Okt = distribusi. Open 138, high 165 (+19,6% vs open), close 129. Rejeksi spike, volume tertinggi sejak 8 Sep 6,86 jt lembar. Akumulasi CC/XL di avg 147–153 kini underwater 12–15%. Tidak ada bukti akumulasi baru di 126–140. Foreign net -244.800. UBS dan Phillip jual.

Risk/reward terbalik. Stop 122 hanya 0,5 ATR dari 129 — kena whipsaw satu sesi. ATR 14,40. Stop disiplin 1,5 ATR ≈ 22 poin = ~107. Downside -17%, upside ke 140 cuma +8,5%. Bull pakai trigger bear 140,44 sebagai target keluar, tidak konsisten.

Makro "no Fed rate cut 2026" 96% tekan volume permintaan properti lewat KPR mahal. Developer kecil paling rentan.

Fundamental tidak terverifikasi — neraca, arus kas, penjelasan pajak efektif 0,3% tidak ada. Laba Rp 6,77 mrd tanpa CFO bukan bukti kas. P/E 25,8x di turnover 0,13% = mahal, tidak likuid, tidak terverifikasi.

Catatan: portfolio context tidak diberikan. Tidak tahu posisi atau kas caller — arah dan sizing harus diterapkan ke posisi sendiri.

Entry Price: Tidak ada entry beli. Hindari limit buy 126–129 — itu low terbaru, bukan support teruji.

Stop Loss: Tidak ada stop posisi baru. Untuk posisi lama yang masih dipegang, exit bertahap; jika ada posisi spekulatif tersisa, stop minimal 1,5 ATR = 107 dari basis 129. Jangan pakai 122 — di dalam noise.

Position Sizing: Target eksposur CITY.JK = 0% dari alokasi. Jika constraint paksa pegang (mandat, pajak, lock-up), maksimum 1/4 sizing normal, perlakukan sebagai posisi warisan. Exit dipecah 3–5 tranche, limit order sisi bid, jangan market order — likuiditas tipis, spread dan slippage besar.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

653 kata

Recommendation: Sell

Rationale:

Bull kalah pada tiga titik yang menentukan.

  1. Risk/reward bull runtuh saat stop dihitung benar. Bull klaim 2:1 dengan stop 122 (7 poin dari 129). ATR 14,40 — stop itu 0,5 ATR, kena whipsaw satu sesi normal. Stop disiplin 1,5 ATR ≈ 22 poin, yaitu ~107. Dari 129 ke 107 = −17%, reward ke 140 cuma +8,5%. Risk/reward jadi 0,5:1, terbalik. Bull juga memakai trigger masuk bear (140,44) sebagai target keluar — tidak konsisten. Asimetri yang jadi fondasi tesis bull tidak ada.

  2. Fundamental bull tidak terverifikasi, bukan pendukung. Neraca dan arus kas tidak terbaca — bull sendiri mengakuinya. Laba Rp 6,77 mrd tanpa CFO bukan bukti kas; di properti, pengakuan pendapatan bertahap bisa menahan kas di piutang/uang muka. Beban bunga Rp 96,8 jt hanya bukti satu pos laba-rugi, bukan bukti neraca ringan. Pajak efektif 0,3% tidak dijelaskan siapa pun — margin 16,4% bisa tidak berulang. P/E 25,8x dibangun dari satu kuartal berkualitas belum dicek, pada turnover 0,13%. Mahal, tidak likuid, tidak terverifikasi — tiga-tiganya melawan bull.

  3. "Domestik beli = akumulasi" salah baca. CC Mandiri (avg 147) dan XL Stockbit (avg 152) beli di 147–153, close 129 — rugi 12–15% dalam hitungan hari. Volume tertinggi sejak 8 Sep (6,86 jt lembar) terjadi bersamaan penolakan dari high 165. Itu pola distribusi dengan ritel sebagai penampung, bukan akumulasi. Akumulasi sejati meninggalkan jejak harga bertahan di atas basis biaya; yang ada justru sebaliknya.

Poin bull yang gugur: RSI oversold sudah gagal dua kali (24,15 → 37,64 → turun; 33,87 → 30,79), tanpa divergence terkonfirmasi, dan MACD melebar negatif (−8,40 → −9,79). "Support 126 ditahan" salah — 126 adalah low baru, bukan support teruji. Trend stack penuh bearish: close 129 < EMA10 140,44 < SMA50 166,86 < SMA200 192,94; VWMA 143,45 di atas harga. Lower high berantai 218 → 206 → 189 → 178 → 174 → 165, dan high 165 gagal lagi hari ini.

Satu koreksi ke bull: sentimen kosong memang bukan sinyal bearish. Tapi itu juga berarti nol katalis pendukung tesis beli — tidak ada berita, disclosure, maupun pembalikan teknikal. Ketiadaan alasan buruk bukan alasan membeli.

Makro memperkuat bear: "no Fed rate cut 2026" 96% menekan volume permintaan properti lewat KPR mahal, bukan beban bunga. Bull salah pilih variabel. Developer kecil paling rentan pada volume penjualan.

Bear menang jelas, bukan tipis. Karena itu Sell, bukan Underweight — tapi dengan catatan likuiditas di Strategic Actions.

Strategic Actions:

  1. Keluar dari posisi yang ada. Jika memegang CITY.JK, jual bertahap. Likuiditas tipis (turnover 0,13%, volume 6,86 jt lembar di hari teraktif) — pecah exit jadi 3–5 tranche, pakai limit order di sisi bid, jangan market order. Jangan jual seluruhnya di pembukaan; spread dan slippage besar.

  2. Jangan masuk posisi baru. Tidak ada limit buy di 126–129. Zona itu bukan support teruji, hanya low terbaru.

  3. Ukuran terhadap alokasi standar. Target eksposur CITY.JK = 0% dari alokasi. Jika ada constraint yang memaksa tetap pegang (mandat, pajak, lock-up), batasi maksimum 1/4 dari sizing normal dan perlakukan sebagai posisi warisan, bukan tesis aktif.

  4. Level yang membatalkan tesis bear (bila muncul, tinjau ulang, jangan entry otomatis):

    • Close harian > 140,44 (EMA10) dan MACD histogram positif dan volume konfirmasi di atas rata-rata — tiga syarat bareng, bukan salah satu.
    • MACD histogram mengecil dua sesi berturut-turut disertai higher low di atas 129.
    • Rilis laporan keuangan dengan arus kas operasi positif terverifikasi dan penjelasan pajak efektif abnormal. Tanpa CFO, laba tidak dihitung.
  5. Data yang wajib dicari sebelum tesis apa pun dihidupkan kembali (sekarang tidak tersedia di debat ini): neraca penuh (utang bank jangka pendek, liabilitas kontrak), laporan arus kas Q2 2026, penjelasan pajak efektif 0,3%, riwayat marketing sales kuartalan, dan data insider/transaksi terkini (yang ada hanya 2023). Sampai itu ada, tidak ada dasar untuk Buy maupun Overweight.

  6. Jangan pakai stop 122. Di ATR 14,40, level itu di dalam noise. Jika kelak ada posisi spekulatif, stop riil minimal 1,5 ATR.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa teknikal dan aliran dana

859 kata

CITY.JK — Analisis Teknikal & Bandarmologi (28 Okt 2026)

Snapshot terverifikasi (sumber kebenaran)

Close 129, Open 138, High 165, Low 126. Volume 6.860.800 lbr (tertinggi sejak 08 Sep 2026: 21,24 jt). Turnover Rp 1,03 M, 2.343 transaksi. Foreign net -244.800 lbr.

Trend — bearish berlapis

  • Close 129 < close_10_ema 140,44 < close_50_sma 166,86 < close_200_sma 192,94. Stack penuh bearish. Tidak ada level MA bawah, semua di atas harga.
  • close_50_sma turun konsisten sejak puncak 176,26 (25 Sep) → 166,86. close_200_sma 192,94 = jauh; death cross jangka panjang sudah lama terjadi.
  • VWMA 143,45. Close 129 di bawah VWMA → penjualan bermuatan volume menekan harga. VWMA turun dari 195,16 (17 Sep) ke 143,45 = erosi bertahap.
  • Rangkaian lower high: 218 (8 Sep) → 206 (9 Sep) → 189 (16 Sep) → 178 (25 Sep) → 174 (12 Okt) → 165 (28 Okt). Struktur turun.

Momentum

  • MACD -9,79, signal -8,26, hist -1,53. MACD sudah negatif sejak 23 Sep, dan melebar lagi: -8,40 (20 Okt) → -9,79 (28 Okt). Histogram kembali negatif melebar = momentum turun menguat, bukan memudar.
  • RSI 30,79. Turun dari 33,87 (27 Okt), dari 36,70 (21–26 Okt). Sentuh oversold. Catatan: RSI sudah 24,15 (19 Okt), rebound ke 37,64 (20 Okt), lalu gagal dan balik turun. Oversold bukan sinyal beli di trend turun kuat.

Volatilitas

  • ATR 14,40 (naik dari 12,51 pada 27 Okt). Range hari ini 126–165 = 39 poin, ~3x ATR. Volatilitas meledak.
  • Bollinger: mid 151,35, upper 180,46, lower 122,24. Close 129 di kuartal bawah band, belum break lower.
  • Whipsaw bar: open 138, high 165 (+19,6% vs open), close 129 (-6,5% vs open). Spike lalu ditolak = distribusi intraday.

Bandarmologi (IDX) — pola yang muncul

Net buyer terbesar: CC Mandiri Sekuritas +Rp 65,26 jt, XL Stockbit +Rp 52,64 jt (retail digital), YP Mirae +Rp 4,39 jt, AZ Sucor +Rp 3,76 jt, NI BNI +Rp 3,66 jt. Net seller: KK Phillip -Rp 71,10 jt, XC Ajaib -Rp 23,84 jt, DR RHB -Rp 16,67 jt, PD Indo Premier -Rp 14,97 jt, AK UBS -Rp 2,69 jt, BQ Korea -Rp 1,44 jt, CP KB Valbury -Rp 0,91 jt.

Pola: domestik ritel/lokal membeli, broker asing (UBS) dan Phillip menjual. Bukan pola akumulasi asing. Nilai asing kecil (UBS -2,69 jt) — asing pasif, bukan penggerak utama.

Level akumulasi: XL beli avg 152 (Rp 530,68 jt) vs jual avg 148 (Rp 478,04 jt) — net beli, tapi di harga jauh di atas close 129. CC beli avg 147 vs jual avg 149. KK jual avg 151. Akumulasi terbesar terjadi di 147–153, sekarang harga 129 = semua posisi itu underwater. Tidak ada bukti akumulasi baru di 126–140.

Foreign net harian: -244.800 (28 Okt), -232.000 (21 Okt), -111.100 (20 Okt). Aliran keluar asing sejak 16 Okt.

Discrepancy / keterbatasan

  • Order flow detail 28 Okt: 0 tick (tidak tersedia). Broker summary agregat, bukan per tanggal.
  • Accumulation history: kosong. Tidak bisa konfirmasi apakah CC/XL konsisten menambah.
  • Data konflik? Tidak ada konflik harga antara snapshot dan get_stock_data.

Aksi

  • Hindari beli. Tidak ada konfirmasi pembalikan: MACD hist melebar negatif, RSI oversold tanpa divergence terkonfirmasi, lower high berlanjut.
  • Posisi lama: cut jika close 129 dipertahankan breakdown di bawah 122,24 (boll_lb).
  • Jika mau spekulasi oversold: tunggu close > 140,44 (10 EMA) + MACD hist positif + volume konfirmasi. Tanpa itu, riska.
  • Stop disiplin: ATR 14,4 → stop minimal 1,5 ATR (~22 poin) dari entry. Position size kecilkan 3x karena volatilitas naik.
  • Level kunci: support 126 (low 28 Okt), 122 (boll_lb), 119 (low 20 Okt). Resist 140 (cluster 21–26 Okt close), 143 (VWMA), 151 (boll mid), 165 (high 28 Okt).
Item Nilai / Bacaan Tafsir
Close 28 Okt 129 Terendah sejak 20 Okt, tekan rendah
Close 10 EMA 140,44 Harga di bawah = tekanan jangka pendek
Close 50 SMA 166,86 Turun terus, bearish
Close 200 SMA 192,94 Jauh di atas, trend panjang turun
VWMA 143,45 Volume menekan harga turun
MACD / Signal / Hist -9,79 / -8,26 / -1,53 Momentum turun melebar
RSI 30,79 Oversold, tanpa divergence terkonfirmasi
ATR 14,40 Volatilitas naik; range 28 Okt 39 poin
Bollinger 180,46 / 151,35 / 122,24 Close di kuartal bawah
Volume 28 Okt 6.860.800 Tertinggi sejak 8 Sep
Foreign net 28 Okt -244.800 lbr Keluar
Broker: asing (UBS AK) -Rp 2,69 jt Asing jual
Broker: Phillip KK -Rp 71,10 jt Net seller terbesar
Broker: Mandiri CC +Rp 65,26 jt Lokal beli
Broker: Stockbit XL +Rp 52,64 jt Ritel digital beli
Level akumulasi 147–153 Posisi beli kini underwater
Support 126 / 122 / 119 Breakdown 122 = bahaya
Resist 140 / 143 / 151 / 165 Close > 140,44 = sinyal pertama

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

765 kata

CITY.JK — Analisa Fundamental

Catatan keterbatasan data: get_balance_sheet, get_income_statement, get_cashflow hanya balikin daftar periode (header saja), isi angka tidak terbaca. Hanya laporan laba-rugi Q2 2026 dari get_fundamentals yang tersedia. Neraca, arus kas, dan historis tahunan tidak bisa dianalisa. Jangan ambil keputusan posisi besar tanpa ambil laporan asli di IDX/website emitmen.

Profil

  • Nama: PT Natura City Developments Tbk (CITY)
  • Papan: IDX (JKT). Sektor: Real Estate / Real Estate - Development
  • Saham terdaftar: 5.405.188.966 lembar
  • Market cap: Rp 697,3 miliar
  • Harga 28-10-2026: 129 (‑6, ‑4,44%). VWAP 150,24. Frekuensi 2.343, lot 68.608, nilai Rp 1,03 miliar. Market state: closed / belum buka
  • Turnover ratio: 0,001269 (0,13%). Likuiditas tipis

Laba-rugi Q2 2026 (rupiah, sesuai filing)

Pos Nilai % pendapatan
Penjualan & pendapatan usaha 41.247.541.270 100%
Beban pokok penjualan ‑17.393.655.760 42,2%
Laba bruto 23.853.885.510 57,8%
Beban penjualan ‑6.961.129.984 16,9%
Beban umum & administrasi ‑10.728.397.842 26,0%
Pendapatan keuangan 631.336.600 1,5%
Pendapatan lainnya 96.242.041 0,2%
Beban lainnya ‑194.009.469 0,5%
Laba sebelum pajak 6.794.750.426 16,5%
Beban pajak ‑21.174.000 0,05%
Laba bersih 6.773.576.426 16,4%
— ke entitas induk 6.771.069.382
— kepentingan nonpengendali 2.507.044

Beban bunga & keuangan: Rp 96.823.570 (sangat kecil relatif laba operasi). Pajak efektif 0,3% — cek apakah karena aset pajak tangguhan atau pos final; sangat rendah untuk emiten properti.

Rasio turunan

  • Margin bruto 57,8% — bagus untuk developer. Harga jual kuat atau tanah murah (nilai historis)
  • Beban usaha total 42,9% pendapatan → laba usaha ± 14,9%. SG&A makan margin bruto
  • Margin bersih 16,4%
  • EPS Q2 2026 ≈ Rp 1,25/lembar. P/E tahunan sederhana (×4) ≈ 25,8x di harga 129
  • P/B tidak bisa dihitung (neraca tidak tersedia)
  • Skala kecil: pendapatan kuartalan Rp 41 miliar; laba kuartalan Rp 6,8 miliar

Historis & data lain

  • Neraca/arus kas FY2022–FY2025 dan kuartalan Q3 2023–Q2 2026: ada, tapi konten gagal diambil. Tidak ada dasar untuk nilai persediaan, utang bank, kas, atau arus kas operasi. Ini kunci untuk properti
  • Insider: 1 transaksi saja. SAKTI GENERASI PERDANA BELI 1.115.000.000 lembar (0 → 1,115 mrd) @ 50, 2023-09-05. Itu ~20,6% saham, tapi tanggal lama 3 tahun lalu — bukan sinyal baru
  • Seasonality: tidak ada data

Baca untuk trader

  • Harga 129 vs VWAP 150 dan ‑4,44% hari ini → tekanan jual. Range transaksi tipis, satu order bisa gerakin harga
  • Fundamental Q2 positif: laba bersih 6,8 mrd, margin bersih 16,4%, bunga kecil
  • Tapi tanpa neraca & arus kas tidak bisa nilai kualitas laba. Properti dapat laba akuntansi tanpa kas (piutang/uang muka) — arus kas operasi wajib dicek sebelum beli
  • Tanpa histoikuartalan, tak bisa lihat apakah Q2 2026 outlier atau tren
  • Valuation: P/E ~26x di tengah likuiditas sangat tipis — mahal relatif risiko ketidakpastian

Langkah lanjut: ambil laporan keuangan Q2 2026 lengkap (neraca + arus kas) dari IDX atau website Natura City; cek persediaan, utang bank, dan CFO.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Kategori Temuan Dampak
Identitas PT Natura City Developments Tbk, IDX, Real Estate Development Sesuai ticker CITY.JK
Harga 129, ‑4,44%, VWAP 150,24 Tren turun jangka pendek
Market cap Rp 697,3 mrd; 5.405.188.966 saham Small cap
Likuiditas Turnover 0,13%; Rp 1,03 mrd/hari Sangat tipis, slippage tinggi
Pendapatan Q2 2026 Rp 41,247 mrd Kecil, belum ada pembanding
Laba bruto Rp 23,854 mrd (57,8%) Margin kuat
SG&A Rp 17,690 mrd (42,9% pendapatan) Beban berat, gerus margin
Laba bersih Rp 6,774 mrd (16,4%) Positif
Beban bunga Rp 96,8 jt Sangat kecil, utang kemungkinan ringan
Pajak efektif 0,3% Abnormal, perlu verifikasi
EPS Q2 ±Rp 1,25; P/E annualized ±25,8x Valuasi mahal vs peer properti
Neraca & arus kas Tidak tersedia (tool balikin header saja) Analisa kualitas laba terbatas
Historis FY2022–FY2025 Tidak tersedia Tren tidak bisa diukur
Insider Beli 1,115 mrd lembar @50 (2023-09-05) Lama, bukan sinyal aktif
Seasonality Kosong Tidak ada edge musiman
Rekomendasi Hold, tunggu laporan lengkap Beli hanya setelah cek CFO & neraca

Analisa sentimen

405 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Laporan Sentimen CITY.JK — 2026-10-21 s/d 2026-10-28

PT Natura City Developments Tbk (Real Estate / Real Estate - Development, IDX)

Status data per sumber

Sumber Status Detail
Berita Yahoo Finance Tidak tersedia Vendor gagal; tidak ada artikel tagged CITY.JK. Nol nilai — bukan sinyal negatif.
StockTwits Tidak tersedia Galat HTTPError. Nol pesan, nol tag Bullish/Bearish.
Reddit Tidak tersedia Tidak ada kueri diskusi CITY.JK. Nol post.

Breakdown

Berita (institusional): nol data. Tidak ada framing institusional, tidak ada headline peristiwa. Tidak bisa menakar arah slow-moving signal.

StockTwits (ritel): nol data. Rasio Bullish/Bearish tidak bisa dihitung. Tidak ada over-extension maupun ketakutan ritel terbaca. Kemungkinan besar efek ukuran sampel: CITY.JK ticker lapis tiga, jarang di-cashtag.

Reddit: kosong. Tidak ada diskusi komunitas. Tidak ada subreddit relevan menyebut emiten ini.

Divergensi antarsumber

Tidak ada. Ketiga sumber senyap bersamaan — mustahil deteksi mismatch news vs retail.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol headline, nol opini, nol diskusi. Tidak bisa menyimpulkan narasi apa pun (proyek properti, penjualan marketing sales, likuiditas, dsb) dari data.

Katalis & risiko

  • Katalis: tidak teridentifikasi dari sumber yang tersedia.
  • Risiko: tidak teridentifikasi dari sumber yang tersedia.
  • Catatan struktural tanpa dukungan data: CITY.JK tergolong emiten properti kecil dengan likuiditas tipis. Absennya jejak sosial konsisten dengan kondisi itu, tapi ini inferensi karakteristik pasar, bukan temuan dari data.

Tabel ringkasan sinyal

Sinyal Arah Sumber Bukti
Framing institusional Tidak ada data Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel
Sentimen ritel Tidak ada data StockTwits HTTPError — nol pesan
Diskusi komunitas Tidak ada data Reddit Tidak ada kueri
Divergensi Tidak bisa dinilai — Semua sumber senyap
Narasi dominan Tidak ada — Nol teks untuk dianalisis

Kesimpulan

Bukan "Bullish", bukan "Bearish". Nol sinyal di ketiga sumber. Band Neutral hanya karena semua sumber benar-benar senyap, sesuai definisi. Skor 5 = titik netral murni, bukan timbangan bukti.

Confidence low: nol sampel, tiga galat vendor, tidak ada teks untuk dianalisis. Jangan ambil posisi berdasarkan laporan ini. Arahkan keputusan ke fundamental dan teknikal. Butuh sumber alternatif (IDX disclosure, laporan keuangan, berita lokal berbahasa Indonesia) sebelum ulang evaluasi.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

510 kata

Laporan Riset Berita — CITY.JK (PT Natura City Developments Tbk, Real Estate - Development, JKT) — 28 Okt 2026

Status data — baca dulu:

  • Berita CITY.JK: UNAVAILABLE. Yahoo Finance tak punya artikel bertag CITY.JK. Bukan sinyal negatif, murni kosong data. Tidak ada katalis spesifik emiten terverifikasi minggu ini.
  • Makro FRED (cpi, core_pce, fed_funds_rate, 10y_treasury, yield_curve): UNAVAILABLE, FRED_API_KEY belum diset. Tidak ada angka makro dinilai. Tak ada fabrikasi.
  • Screener IDX: IDX Edge PRO hidup, tapi PIPA/LUCY/NATO saja. CITY tak muncul di 3 bucket teratas = tak ada sinyal teknikal/broker aktif.
  • Market breadth: market tutup, next open Kamis 09:00 WIB.

Yang bisa dipakai (prediction market, likuid):

  • "No Fed rate cuts in 2026" = 96% (vol $9.2jt, -0.9pp seminggu). Pasar harga suku bunga AS tahan tinggi sepanjang 2026. Ini buruk untuk developer properti: biaya utang tinggi, rate-sensitive demand lemah, risk premium sektor tertekan.
  • "1 rate cut 2026" cuma 2% (+0.5pp 1 minggu). Tepi pemangkasan tipis.
  • Resesi AS s/d akhir 2026 = 8% (vol $2.4jt). Baseline "soft landing / no landing" masih dominan, jadi bukan katalis crash tapi juga bukan katalis easing.

Implikasi untuk CITY.JK:

  1. Suku bunga global tinggi = Rupiah tertekan, ruang BI turunkan rate sempit, KPR bunga tetap mahal. Presale developer kecil (CITY kapitalisasi mikro, likuiditas tipis) paling rentan.
  2. Tanpa berita emiten + tanpa sinyal screener, tidak ada alasan teknikal/fundamental baru untuk masuk.
  3. Risiko likuiditas: saham mikro IDX, spread lebar, mudah gap. Posisi besar tak bisa keluar cepat.
  4. Jendela kamis 09:00 WIB: pantau pembukaan. Kalau tak ada volume, noise.

Aksi:

  • Tidak ada dasar baru membeli. Tahan atau hindari sampai muncul katalis terverifikasi (laporan keuangan, berita korporasi, atau breakout volume).
  • Kalau sudah pegang: patuhi stop loss keras, ukuran posisi kecil, karena tak ada berita penopang.
  • Cek ulang berita CITY.JK setelah vendor tersedia. Cek ulang makro setelah FRED_API_KEY diset.

Rating: Hold (neutral, data-limited)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Item Data / Isi Sinyal Dampak CITY.JK
Berita emiten CITY.JK UNAVAILABLE (tak ada artikel tertag) Netral (kosong) Tak ada katalis; risiko info-asimetri
Makro FRED (CPI, PCE, Fed, 10Y) UNAVAILABLE (FRED_API_KEY kosong) Tak dinilai Tak bisa dikutip; jangan pakai angka karangan
Prediction market: no cut 2026 96% (vol $9,2jt, -0,9pp/7h) Hawkish Negatif — biaya utang & KPR mahal
Prediction market: 1 cut 2026 2% (+0,5pp/7h) Tepi tipis Sedikit harapan easing
Recession AS s/d 2026 8% (vol $2,4jt) Risk-on ringan Bukan katalis crash, bukan katalis easing
Screener IDX PIPA/LUCY/NATO saja; CITY absen Netral Kokoh tanpa sinyal teknikal/broker
Breadth IDX Market tutup, buka Kamis 09:00 WIB Netral Pantau volume saat buka
Sektor Real Estate - Development mikro-cap, likuiditas tipis Risiko Spread lebar, gap risk tinggi
Rating Hold (data-limited) — —
Transaksi HOLD — Tahan; beli hanya jika katalis terverifikasi