Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO ⚡ Temp Mail Tentang Gacor

Berlina Tbk.

BRNA · analisa Senin, 2 November 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Hold

510 rupiah per lembar · -1,92% · 2026-11-02

Net broker seluruhnya 330,8 jt rupiah. Kapitalisasi 696,3 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Hold. Hold BRNA.JK. Jangan entry di 510. Posisi yang sudah ada dipotong ke maksimum 1% portofolio, jual sebagian di setiap rebound 525–540, sisakan porsi kecil dengan stop close-based (dua close harian berturut-turut di bawah 486).
Aliran dana
YU beli 237,4 jt · PD jual 1,1 jt
Keyakinan
B61 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-15,9% terhadap SMA50, asing 21,6% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan B61

Skor 60.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 20/25

net 330,8 jt dari bruto 380,1 jt, 8/12 broker net beli | NeoBDM 5d: Bandar +28.2%, Asing +29.4%

Konfirmasi tren 0/15

-15,9% vs SMA50, return 20 sesi -25,0%

Likuiditas 0/15

rata-rata 185,4 jt rupiah per hari

Volatilitas 10/15

ATR 7.2% lebar, stop jadi mahal

VWAP
490
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
377,6 jt
rupiah, sesi 2026-11-02
Frekuensi
95
kali transaksi
Volume
770,0 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-11-02. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
YU CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI 237,4 jt 485,6 rb 237,4 jt -
DH SINARMAS SEKURITAS 82,6 jt 167,5 rb 82,6 jt -
CC MANDIRI SEKURITAS 9,0 jt 18,5 rb 9,0 jt -
NI BNI SEKURITAS 2,5 jt 5,0 rb 2,5 jt -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 198,6 rb 400 247,6 rb 49,0 rb
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 148,9 rb 300 249,4 rb 100,5 rb
MU MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS TBK 101,0 rb 200 101,0 rb -
YB YAKIN BERTUMBUH SEKURITAS 600 - 49,0 rb 48,4 rb
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA - - 21,1 jt 21,1 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS -9,6 rb - 833,0 rb 842,6 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
YU 489 237,4 jt XL 489 259,6 jt
DH 493 82,6 jt PI 493 29,1 jt
XA 484 21,1 jt RO 493 27,0 jt
XL 516 10,1 jt XA 484 21,1 jt
IU 495 9,9 jt IU 507 16,4 jt
CC 486 9,0 jt OD 490 9,5 jt
NI 510 2,5 jt PC 492 6,4 jt
OD 484 2,2 jt AZ 492 4,9 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 23 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-27 KOMODO FUND - Right_Issue 0 -
2026-10-27 DWI SATRYA UTAMA - Right_Issue 0 -
2026-10-20 DWI SATRYA UTAMA - Right_Issue 0 0
2026-10-16 KOMODO FUND - Right_Issue 0 0
2026-10-16 DWI SATRYA UTAMA - Right_Issue 0 0
2026-10-15 DWI SATRYA UTAMA - Right_Issue 0 0

Keputusan akhir

834 kata

Rating: Hold

Executive Summary: Hold BRNA.JK. Jangan entry di 510. Posisi yang sudah ada dipotong ke maksimum 1% portofolio, jual sebagian di setiap rebound 525–540, sisakan porsi kecil dengan stop close-based (dua close harian berturut-turut di bawah 486). Jangan average down. Batas absolut 3% portofolio, tapi itu plafon bukan target. Arah bersih condong negatif; belum Underweight hanya karena flow bandar/asing masih net positif dan support 484 belum pecah. Pemanggil tidak menyediakan holdings/cash, jadi semua angka relatif terhadap portofolio sendiri: kalau belum punya posisi, tidak ada aksi beli sama sekali — hanya aturan masuk yang berlaku; kalau sudah punya, batas 1% plus exit bertahap yang berlaku.

Investment Thesis:

Bear menang pada kualitas argumen, Bull menang di satu variabel sempit. Itu hasil penimbangan, bukan alasan Hold otomatis — Hold di sini adalah konsekuensi dari satu-satunya data yang mendukung arah atas, sementara bobot bukti lain jelas ke bawah.

  1. Klaim akumulasi institusional Bull tidak tahan absolut. Net foreign 5 hari ~159K lembar/hari ≈ Rp80 juta/hari di emiten market cap Rp696 miliar. Satu broker CGS Rp237 juta = 63% nilai transaksi harian; total 95 transaksi, nilai Rp377,6 juta, flag likuiditas False. Itu konsentrasi, bukan bukti horizon institusional. Aggressive memberi label "akumulasi" pada snapshot satu hari; Neutral benar bahwa data broker tidak menyatakan horizon pemegang.

  2. Bukti harga berlawanan dengan narasi penyerapan. Volume 2,5x rata-rata, net foreign +65% volume, %Bandar +33,3%, tapi harga turun 1,92% dan close 510 < VWMA 527,60 < 10 EMA 529,97 < 50 SMA 606,12 < 200 SMA 642,18. Pembeli rata-rata hari itu rugi. Aggressive menyebut "bad news tidak menurunkan harga" — itu salah faktanya: harga turun, hanya belum pecah support. Conservative benar membedakan "bertahan" dari "belum pecah".

  3. Risk-reward Bull adalah aritmetika tanpa probabilitas. Stop 5,1% versus ATR 37,38 (7,3%) = stop kena noise. Target 565 adalah mid Bollinger (band lebar 250 poin), bukan level dagang; 606 harus menembus empat lapis resistance dalam downtrend. Zona exit 525–540 milik trader adalah satu-satunya level yang benar-benar bisa dieksekusi.

  4. Fundamental titik terlemah, dan Bull menghindarinya. EBT margin 1,5% (5,136/334,7), beban bunga Rp22 miliar = 77% EBIT, laba bersih Rp7,9 miliar bergantung manfaat pajak +2,757 miliar, EBT yield 0,74%, P/E ~90x, laba komprehensif −Rp28,0 miliar dengan pajak atas OCI −Rp38,568 miliar (anomali tak terjawab Bull). Neraca dan arus kas TIDAK TERSEDIA di tool — jadi klaim covenant tertekan (Conservative) juga inferensi, bukan fakta. Ini memperkuat kehati-hatian tanpa memberi dasar Sell.

  5. Right issue = harapan, bukan analisis. Rasio, harga pelaksanaan, jumlah dana, alokasi tidak diketahui. Aggressive menyebut ketidaktahuan sebagai alasan entry awal; itu terbalik — parameternya variabel yang mengubah nilai per lembar secara tak terbatas. Neutral benar menempatkan ini sebagai masalah sizing, bukan timing: posisi kecil sampai parameter jelas.

  6. Sentimen nol data, dan minyak/FX saling meniadakan. Skor 5 = "tidak tahu". Jalur minyak-turun ke resin positif, jalur rupiah-lemah ke biaya impor dan utang valas negatif; keduanya butuh konfirmasi laporan kuartalan dan spot PP/HDPE. Tidak boleh jadi bobot ke arah mana pun. Aggressive dan Conservative sama-sama selektif di sini.

Mengapa bukan Underweight/Sell: flow bandar/asing net positif 5 hari dengan flag CLEAN, tidak ada bukti outflow, low 484 belum pecah, close masih di atas support ~486. Tidak ada seller besar terverifikasi dan tidak ada data insolvensi. Turun ke Sell sambil mengabaikan flow positif = mengabaikan data yang ada. Tidak ada posisi baru yang perlu dicegah secara paksa, jadi tidak perlu rating lebih rendah dari Hold hari ini.

Mengapa bukan Buy: tidak ada satu pun syarat masuk terpenuhi. Entry 510 berada di atas support 486 dan di bawah empat resistance — zona risk-reward terburuk. Usul Aggressive mempertahankan 2% dan tranche 486–492 dengan stop dua close di bawah 486 berarti stop kurang dari setengah ATR: itu undian, bukan disiplin.

Apa yang mengubah rating:

  • Ke Underweight/Sell: 484 pecah dengan volume > rata-rata 20 hari, ATAU %Bandar/%Foreign berbalik negatif dua hari berturut-turut, ATAU CGS/Sinarmas berubah net jual. Target breakdown: 486 → 462 → 440 (BB lower); keluar penuh di 462.
  • Ke Overweight/Buy (butuh SEMUA): (a) parameter right issue terkonfirmasi IDX — rasio, harga pelaksanaan, jumlah dana, alokasi penggunaan dana terutama untuk pelunasan utang berbunga; (b) neraca Q3 lengkap — total utang, covenant, jadwal jatuh tempo, operating cash flow positif, plus penjelasan anomali pajak OCI; (c) close > 565 dengan volume > rata-rata 20 hari DAN net foreign/bandar masih positif. Jika (a) atau (b) gagal, batal permanen — jangan kompromikan dengan alasan flow. Setelah itu, bangun maksimum 2% dalam tiga tranche, tranche pertama hanya setelah close > 565.

Monitoring harian, empat angka saja: (i) net %Bandar 5 hari, (ii) net %Foreign 5 hari + flag CLEAN/UNKNOWN, (iii) close versus VWMA dan 484, (iv) status pengumuman right issue IDX. Abaikan narasi. Alokasi yang belum terpakai jangan dianggurkan menunggu entry — kandidat screener (DSSA, ASPR, SMIL; win rate 55–57%, potensi +7% s/d +11%, drawdown −3% s/d −5%) lebih layak sampai BRNA.JK memenuhi syarat.

Keterbatasan yang harus diakui: neraca, arus kas, dan tick-level order flow tidak tersedia. Setiap penambahan posisi sebelum (a) dan (b) terpenuhi adalah keputusan tanpa dasar solvabilitas.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Rencana trader

290 kata

Action: Hold

Reasoning: Bear menang kualitas argumen. Fundamental lemah (EBT margin 1,5%, bunga 77% EBIT, P/E ~90x), struktur MA berlapis bearish (510 < VWMA 527,60 < 10 EMA 529,97 < 50 SMA 606,12 < 200 SMA 642,18), lower high 680 → 540 → 510 terkonfirmasi.

Tapi bukan Sell. Flow bandar/asing net positif 5 hari (foreign +500.600 lbr = 65% volume, %Bandar +33,3%), flag CLEAN. Low 484 belum pecah. Tidak ada bukti outflow. Menurunkan ke Sell sambil flow positif abaikan data yang ada.

Bukan Buy. Volume 2,5x rata tapi close turun 1,92% di bawah VWMA = penyerapan gagal. Entry 510 = zona risk-reward terburuk, di antara support 486 dan resistance terdekat 527,60.

Kesimpulan: jangan entry. Hold posisi, kecilkan. Bias turun jika 484 pecah atau flow berbalik.

Entry Price: Tidak ada entry di 510. Zona beli hanya jika close > 565 (di atas VWMA dan mid Bollinger), volume > rata 20 hari, net foreign/bandar tetap positif, plus right issue terkonfirmasi IDX dan neraca Q3 lengkap. Tanpa semua itu, tidak beli.

Stop Loss: 484 (low 2 Nov) — pakai stop close-based: keluar jika dua close harian berturut-turut di bawah 486. Stop harga tunggal di 484 kena noise, ATR 37,38 (7,3% harga). Keluar penuh jika 484 pecah volume tinggi atau flow bandar/asing negatif dua hari berturut.

Position Sizing: Posisi ada — kurangi ke maks 1% portofolio. Jual sebagian tiap rebound ke 525–540, bukan tunggu 606. Jangan average down. Maks absolut BRNA.JK = 3% portofolio karena likuiditas tipis (Rp377,6 jt/hari, turnover 0,056%/hari, flag False). Jika aturan masuk terpenuhi nanti, bangun maks 2% dalam tiga tranche, tranche pertama hanya setelah close > 565.

Catatan keterbatasan: neraca, arus kas, dan tick-level order flow TIDAK tersedia. Holdings/cash pemanggil tidak diketahui — angka di atas relatif terhadap portofolio sendiri.

Rencana investasi

1223 kata

Recommendation: Hold

Rationale: Bull kalah pada hampir semua poin terukur, tapi Bear tidak cukup kuat untuk menurunkan rating ke Underweight/Sell. Skor akhir: Hold, dengan bias peringatan ke bawah.

ARGUMEN YANG MENENTUKAN:

  1. Klaim "akumulasi institusional" Bull runtuh di angka absolut. Net foreign 5 hari rata 159K lembar/hari di pasar bernilai Rp377,6 juta sehari = sekitar Rp80 juta/hari, pada emiten market cap Rp696 miliar. Itu bukan aliran institusi global; itu bisa satu akun broker (CGS/Sinarmas, keduanya retail-heavy domestik). Tidak ada JPM/UBS/Macquarie di top broker, Maybank net minus. Bull menyebut CGS "bandar asing" tanpa bukti — itu label, bukan data. Liquidity flag False dan order flow kosong, jadi klaim Bull bahwa net foreign beli "di low 484" tidak terverifikasi. Bull sendiri mengakui tidak punya tick data.

  2. "Cross-flow ritel ke bandar" adalah cermin, bukan sinyal. YU beli 485.600 vs XL jual 511.500 di avg ~489 memang pasangan, tapi itu hanya membuktikan ada transaksi silang, bukan bahwa pembeli punya informasi superior. Bukti keras yang tidak bisa dibantah siapa pun: volume 2,5x rata-rata, net foreign +65% volume, bandar +33% flow, DAN harga tetap turun 1,92% dan close 510 di bawah VWMA 527,60. Kombinasi itu berarti 67% flow bukan akumulasi, dan pembeli rata-rata hari itu rugi. Bull tidak pernah menjelaskan ini; ia hanya menggeser ke "lihat dari low". Penyerapan yang gagal menutup di atas VWMA bukan penyerapan kuat.

  3. Struktur harga jelas bearish berlapis. Close 510 < 10 EMA 529,97 < VWMA 527,60 < 50 SMA 606,12 < 200 SMA 642,18. Sequence 680 → 505 → 540 → 510 = lower high terkonfirmasi. Bull membaca 680→510 sebagai "sudah turun 25%, kehabisan tenaga"; fakta MACD histogram masih negatif (−2,14) dan RSI 35,67 belum oversold ekstrem. Itu pelemahan berlanjut, bukan reversal terkonfirmasi.

  4. Risk-reward 1:4 Bull adalah aritmetika tanpa probabilitas. Stop 5,1% di bawah 510 versus ATR 7,3% harian = stop kena noise, bukan breakdown. Reward 19% ke 606 harus menembus empat lapis resistance (VWMA, 10 EMA, 50 SMA, 200 SMA) dalam downtrend. Probabilitas menembus semuanya rendah. Sebaliknya jalur 486/462/440 lebih pendek dan lebih mungkin. Bear benar: rasio itu menguntungkan bandar di 489, bukan pembeli di 510.

  5. Fundamental adalah titik terlemah Bull, dan di sini Bull memang menghindar. Marjin EBT 9M = 5,136/334,7 = 1,5%. Beban bunga Rp22 miliar = 77% EBIT. Laba bersih Rp7,9 miliar bergantung manfaat pajak +2,757 miliar; tanpa itu jadi ~Rp5,1 miliar. EBT yield 0,74% terhadap market cap Rp696 miliar. P/E ~90x. Laba komprehensif negatif −Rp28,0 miliar. Ini bukan emiten yang layak dinilai "setelah neraca diperbaiki" ketika neraca dan arus kas TIDAK TERSEDIA di tool.

  6. Argumen right issue Bull adalah harapan, bukan analisis. Bull menyatakan right issue "pasti" memotong beban bunga dan "laba langsung lompat". Tidak ada satu pun angka terverifikasi: rasio, harga pelaksanaan, jumlah dana, alokasi penggunaan dana — semuanya tidak diketahui. Emiten bisa memakai dana untuk modal kerja atau menambal OCI. Menilai upside dengan asumsi 100% dana ke pelunasan utang adalah asumsi tak terverifikasi. Bear benar di sini.

  7. Anomali pajak OCI tidak terjawab Bull. OCI sebelum pajak +2,678 miliar tetapi pajak atas OCI −38,568 miliar. Itu bukan efek kurs normal. Bull menyebut OCI "murni akuntansi, bukan kas" lalu berhenti — padahal justru anomali pajak itulah pertanyaan terbesar, karena ia menyentuh kredibilitas manfaat pajak yang menopang laba bersih positif. Bull tidak memberi penjelasan alternatif; ia mengabaikan.

  8. Makro: jalur minyak-ke-resin adalah asumsi transmisi, tanpa data harga resin PP/HDPE. Sementara risiko FX punya jejak di neraca (utang valas, sumber OCI negatif). Asimetri makro condong ke Bear, bukan Bull.

  9. Sentimen = nol data (news gagal, StockTwits gagal, Reddit kosong). Skor 5 berarti "tidak tahu", bukan "seimbang". Tidak ada konfirmasi untuk kedua sisi.

MENGAPA BUKAN UNDERWEIGHT/SELL:

  • Kedua sisi sepakat jangan beli di 510. Tidak ada posisi baru yang perlu dicegah secara paksa.
  • Tidak ada bukti outflow bandar/asing. Bandar dan asing NET BELI (M-score/flow positif 5 hari, flag CLEAN). Aturan IDX menuntut: jangan abaikan akumulasi yang mendukung. Menurunkan rating ke Sell sambil flow masih positif akan mengabaikan data yang ada.
  • Tidak ada bukti breakdown: low 484 belum pecah, close masih di atas support 486-ish.
  • Bear tidak bisa membuktikan seller besar (mengakui sendiri tidak ada tick data), dan tidak punya neraca/arus kas untuk membuktikan insolvensi.
  • Bukti terlalu tipis untuk arah bawah yang tegas. Hold bukan kompromi; ini konsekuensi data yang benar-benar tidak konklusif pada arah, tapi konklusif pada "jangan entry".

Penilaian siapa menang: Bear menang pada kualitas argumen (fundamental, struktur harga, verifikasi data, risk-reward). Bull menang pada satu hal sempit, yaitu flow bandar/asing net positif. Karena flow adalah satu-satunya variabel yang mendukung Bull dan fundamental/teknikal mendukung Bear, arah bersihnya negatif — tetapi tanpa konfirmasi breakdown dan tanpa outflow, Underweight belum terjustifikasi hari ini. Jika flow berbalik negatif ATAU 484 pecah dengan volume, bias turun ke Underweight/Sell jadi tepat.

Strategic Actions: Untuk BRNA.JK, ukuran terhadap alokasi standar 100% (posisi maksimum BRNA.JK di 3% dari portofolio karena likuiditas Rp377,6 juta/hari dan turnover 0,056%/hari).

  1. POSISI BARU: TIDAK ADA. Jangan entry di 510. Titik 510 berada di atas support 486 dan di bawah semua resistance (VWMA 527,60; 10 EMA 529,97; 50 SMA 606,12; 200 SMA 642,18). Ini zona risk-reward terburuk.

  2. POSISI YANG SUDAH ADA: kurangi ke maksimum 1% portofolio. Jika posisi saat ini di atas 1%, jual sebagian pada setiap rebound ke 525-540 (di bawah VWMA dan 10 EMA), bukan menunggu 606. Jangan tambah, jangan average down.

  3. STOP LOSS: hard stop di bawah 484 (low 2 Nov), tapi perlakukan sebagai referensi saja. Dengan ATR 7,3%, stop harga tunggal akan kena noise. Gunakan stop close-based: keluar jika dua close harian berturut-turut di bawah 486. Itu mengurangi whipsaw tanpa menambah risiko nyata.

  4. ATURAN MASUK (butuh SEMUA terpenuhi, tidak ada pengecualian): a. Right issue terkonfirmasi dari IDX: rasio, harga pelaksanaan, jumlah dana, dan alokasi penggunaan dana — khususnya berapa persen untuk pelunasan utang berbunga. b. Neraca Q3 lengkap: total utang, covenant, jadwal jatuh tempo, dan operating cash flow positif. c. Close > 565 (di atas VWMA dan mid Bollinger) dengan volume > rata-rata 20 hari DAN net foreign/net bandar masih positif. Jika (a) atau (b) gagal, batal permanen — jangan kompromikan ini dengan alasan flow.

  5. ATURAN KELUAR TOTAL (turun ke Underweight/Sell): jika 484 pecah dengan volume > rata-rata 20 hari, ATAU %Bandar/%Foreign berbalik negatif dua hari berturut-turut, ATAU CGS/Sinarmas berubah net jual. Target jika breakdown: 486 → 462 → 440 (BB lower). Keluar penuh di 462, jangan tunggu 440.

  6. SIZING POSISI MASA DEPAN: jika aturan masuk terpenuhi, bangun maksimum 2% portofolio dalam tiga tranche. Tranche pertama hanya setelah close > 565; jangan isi penuh di breakout pertama. Batas absolut 3% karena satu posisi Rp500 juta setara lebih dari satu hari volume.

  7. OPPORTUNITY COST: alokasi yang belum terpakai di BRNA.JK jangan dianggurkan sebagai antisipasi entry. Kandidat yang lolos screener (DSSA, ASPR, SMIL) punya statistik terukur 55-57% win rate, +7% s/d +11% potensi, drawdown -3% s/d -5%. Prioritaskan modal ke sana sampai BRNA.JK memenuhi syarat.

  8. MONITORING HARIAN, empat angka saja: (i) net %Bandar 5 hari, (ii) net %Foreign 5 hari dan flag CLEAN/UNKNOWN, (iii) close versus VWMA dan 484, (iv) status pengumuman right issue di IDX. Abaikan narasi; hanya perubahan angka ini yang mengubah rating.

  9. KETERBATASAN DATA YANG HARUS DIAKUI: neraca, arus kas, dan tick-level order flow TIDAK tersedia. Setiap keputusan menambah posisi sebelum (a) dan (b) terpenuhi adalah keputusan tanpa dasar solvabilitas. Jangan biarkan flow positif menggantikan data yang hilang.

Analisa teknikal dan aliran dana

1063 kata

BRNA.JK — PT Berlina Tbk, 2 Nov 2026

Rating: Hold

Harga terverifikasi (snapshot): O 515 / H 530 / L 484 / C 510, vol 770.000 lbr, nilai RP377,6 jt, 95 trx. Foreign net +500.600 lbr.

1. Struktur tren

  • Close 510 di bawah 10 EMA 529,97, di bawah 50 SMA 606,12, di bawah 200 SMA 642,18. Tiga lapis trend bearish.
  • VWMA 527,60. Close < VWMA = volume tertimbang berada di harga lebih tinggi, jual tekanan.
  • Puncak lokal 680 (5–8 Okt, close 680). Runtuh 16 Okt (close 505 dari 575, low 490). Belum pulih.
  • Reversal kecil 20 Okt (close 540 dari low 490) gagal lanjut. Range 505–540 dua minggu terakhir, ditutup turun ke 510.
  • Di atas 200 SMA sejak kapan tak bisa dipastikan dari data terbatas, tapi jarak 200 SMA 642 vs close 510 = diskon 20,6%.

2. Momentum

  • MACD −30,94, signal −28,80, hist −2,14. Hist masih negatif tapi tipis. Belum ada golden cross.
  • RSI 35,67. Mendekati 30 tapi belum oversold. Vendor sebut RSI 30. Diskrepansi: hitungan saya dari snapshot 35,67. Selisih kemungkinan panjang periode/basis data. Pakai 35,67.
  • MACD bearish dengan hist menipis = pelemahan momentum mulai berhenti, bukan reversal. Butuh close di atas 565 (mid Boll) untuk konfirmasi.

3. Volatilitas & level

Level Sumber
R2 554 vendor
R1 532 vendor
Pivot 508 vendor
S1 486 vendor
S2 462 vendor
BB upper 690,4 / mid 565,3 / lower 440,2 snapshot
ATR 37,38 (≈7,3% harga) snapshot

ATR 37 = 7,3% harga. Stop harus lebar. Bolling band lebar 250 poin = volatilitas tinggi, band tidak berarti banyak untuk entry. Mid 565 = magnet, jarak 10,8% dari close.

4. Volume

  • 770.000 lbr hari ini = 2,5x rata 20 hari (vendor: 303K). Volume naik, harga turun 2%. Ini distribusi di permukaan.
  • Tapi net foreign +500.600 = 65% volume. Jadi pembeli utama hari ini asing.
  • Tidak ada data tick (order flow kosong). Tidak bisa pastikan apakah net foreign beli di 484 (low) atau di 530 (high).

5. Bandarmologi (IDX)

Pola: bandar/asing beli, ritel lokal jual.

Beli:

  • YU (CGS International) +RP237,36 jt / +485.600 lbr, avg 489
  • DH (Sinarmas) +RP82,61 jt / +167.500 lbr, avg 493
  • CC (Mandiri) +RP8,99 jt avg 486
  • XA avg 484 +RP21,05 jt (tapi juga jual avg 484 −RP21,05 jt, net ≈0)
  • NI +RP2,55 jt avg 510

Jual:

  • XL (Stockbit, retail digital) −RP249,58 jt / −511.500 lbr, avg 489
  • PI (Magenta) −RP29,09 jt avg 493
  • RO (Pluang, retail) −RP26,97 jt avg 493
  • OD (BRI Danareksa) −RP7,33 jt avg 490
  • IU, PC, AZ masing-masing −RP4,9 s/d −6,5 jt

Cocok volume silang: YU beli 485.600 vs XL jual 511.500 di avg ~489. Ini cross-flow langsung CGS ↔ Stockbit. Ritel lempar ke bandar asing di 484–489.

Flow engine: %Bandar +33,3% hari ini, +28,2% 5 hari. %Foreign +28,3% hari ini, +29,4% 5 hari. %Non-retail cuma +2,7%. Flag CLEAN. Liquidity flag False — likuiditas tipis, slippage besar.

Maybank (ZP) net hampir nol (−RP10.800). Tidak ada JPM/UBS/Macquarie di top list. Pembeli institusi = CGS + Sinarmas.

Catatan: get_accumulation_history kosong, tidak bisa klaim konsistensi multi-hari from that tool. Vendor bilang CC beli 3/5 hari, NI 3/5, YP 4/5.

6. Tafsiran

Dua sisi:

  • Bull: asing net beli 5 hari berturut (vendor: 5 beli / 0 jual, rata 159K/hari). Bandar CGS+Sinarmas akumulasi di 484–493 = zona bottom. RSI mendekati oversold. MACD hist menipis.
  • Bear: semua MA di atas harga. Puncak 680 gagal. Reversal 20 Okt gagal. Volume tinggi tapi harga tetap lemah. Ritel Stockbit/Pluang jual besar tetapi bandar yang menyerap juga bisa jadi pihak yang sama keluar nanti.

Pola asing akumulasi + ritel distribusi = biasanya setup positif jangka menengah. Tapi harga belum konfirmasi. Akumulasi tanpa breakout = mungkin dead-cat continuasi.

Risiko: likuiditas false. Volume harian rata 300K lbr, nilai RP150–200 jt. Posisi besar susah keluar. ATR 7,3%.

Rencana

  • Belum punya: jangan entry di sini. Tunggu close harian di atas 540 (area 20 Okt) dan di atas 10 EMA (529,97). Konfirmasi bearish trend patah butuh close > 565 (mid Boll).
  • Sudah punya: hold. Stop di bawah 484 (low 2 Nov) atau 462 (S2). Jarak dari 510 = 5,1% / 9,4%.
  • Add hanya kalau: close > 532 (R1) dengan volume > rata 20 hari, atau retest 486–490 bertahan dengan net foreign tetap positif.
  • Target: 554 (R2), lalu 565 (mid Boll), lalu 606 (50 SMA) kalau tren berbalik.
  • Cancel setup: close di bawah 484 dengan volume tinggi, atau net foreign balik negatif besar.

Tabel

Aspek Nilai terverifikasi Bacaan
Close 510 −1,92% vs 520
OHLC 2 Nov 515 / 530 / 484 / 510 Range 8,8%, wick bawah panjang
10 EMA 529,97 Harga di bawah (bear)
50 SMA 606,12 Harga di bawah (bear)
200 SMA 642,18 Harga di bawah (bear)
VWMA 527,60 Harga di bawah VWMA (jual tekan)
RSI 35,67 Lemah, belum oversold. Vendor bilang 30 — diskrepansi
MACD / signal / hist −30,94 / −28,80 / −2,14 Bear, momentum melemah tapi belum cross
Boll mid / ub / lb 565,3 / 690,4 / 440,2 Harga di bawah mid
ATR 37,38 (7,3%) Volatilitas tinggi, stop harus lebar
Volume 770.000 lbr 2,5x rata 20 hari
Foreign net +500.600 lbr 65% volume, 5 hari beli
%Bandar flow +33,3% (hari), +28,2% (5 hari) Akumulasi
Net beli broker YU/CGS +RP237,4 jt, DH/Sinarmas +RP82,6 jt Bandar + asing
Net jual broker XL/Stockbit −RP249,6 jt, PI −RP29,1 jt, RO/Pluang −RP27,0 jt Ritel lokal distribusi
Zona akumulasi 484–493 Bandar beli di low
Support 486 (S1), 462 (S2) Zona stop
Resistance 532 (R1), 554 (R2), 565 (mid Boll) Zona target
Likuiditas Flag False Slippage besar, posisi kecil
Sinyal vendor 55/75 WATCH, akumulasi-konfirmasi Sepakat tunggu konfirmasi

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa fundamental

1015 kata

Laporan Fundamental BRNA.JK (PT Berlina Tbk) — 2 Nov 2026

Catatan data

  • get_balance_sheet, get_cashflow, get_income_statement balikin indeks file saja, angka tidak terkirim. Hanya ringkasan Q3 2026 dari get_fundamentals yang lengkap.
  • Seasonality kosong (tidak ada baris).
  • Karena itu: neraca, arus kas, riwayat FY 2022–2025 tidak bisa dikutip. Jangan pakai angka yang tidak ada. Ambil laporan langsung dari IDX / annual report FY2025.

Profil

  • Nama: PT Berlina Tbk, kode IDX BRNA. Emiten plastik/packaging (kemasan rigid, tube, botol).
  • Saham beredar: 1.365.340.107 lembar.
  • Harga 510 (2 Nov 2026), turun 10 (-1,92%). VWAP 490,39. Frekuensi 95, lot 7.700, nilai transaksi Rp377,6 juta.
  • Market cap: Rp696,3 miliar. Turnover ratio 0,056% → likuiditas sangat tipis.
  • Volume 7.700 lot = 770.000 lembar, setara ~0,056% saham beredar. Pergerakan harga gampang digoyang order kecil. Slippage tinggi. Position size harus kecil.

Laba rugi Q3 2026 (9 bulan, ytd)

Item Rp miliar % penjualan
Penjualan 334,692 100,0%
Beban pokok -272,875 -81,5%
Laba bruto 61,817 18,5%
Beban penjualan -19,882 -5,9%
Beban umum & administrasi -13,625 -4,1%
Pendapatan keuangan -0,019 ~0
Beban bunga & keuangan -21,998 -6,6%
Pendapatan lainnya 2,557 0,8%
Beban lainnya -3,714 -1,1%
Laba sebelum pajak 5,136 1,5%
Beban pajak +2,757 (manfaat pajak)
Laba 7,893 2,4%
  • Laba bersih atribusi induk: Rp7,622 miliar. Non-pengendali: Rp270,8 juta.
  • POIN KRITIS: laba bersih positif cuma karena manfaat pajak +Rp2,757 miliar. Bandingkan laba sebelum pajak positif cuma 5,136. Pajak ternyata menambah laba, jadi kemungkinan ada aset pajak tangguhan. Tanpa itu, laba sebelum pajak cuma 1,5% dari penjualan.
  • EPS kasar: 7,622 miliar ÷ 1,365 miliar lembar ≈ Rp5,6/tahun-ish (9 bulan). P/E diam-diam ~91x kalau disetahunkan (7,5 miliar). Terlalu mahal untuk marjin 2%.
  • Rasio kunci Q3 2026:
    • Marjin bruto 18,5%
    • Marjin operasi (EBIT) = 61,817 − 19,882 − 13,625 = 28,310 miliar = 8,5%
    • Marjin EBT 1,5%
    • Bom bunga: beban bunga 21,998 miliar = 77% dari EBIT 28,310. Hampir semua laba operasi dimakan bunga. Ini masalah leverage/kredit.
    • Beban penjualan + adm 33,5 miliar = 10% penjualan, lebih besar dari EBT.

Laba komprehensif — flag besar

  • Laba lain komprehensif sebelum pajak: +2,678 miliar
  • Pajak atas OCI: -38,568 miliar (berat, tidak wajar untuk OCI normal)
  • OCI setelah pajak: -35,890 miliar
  • Laba komprehensif: -27,997 miliar — padahal laba bersih +7,893 miliar.
  • Atribusi induk: laba komprehensif -28,268 miliar. Non-pengendali +0,271.
  • Artinya ekuitas kemungkinan turun tajam di kuartal ini. Bisa dari revaluasi aset, efek kurs utang valas, atau item pajak terkait. Risiko: OCI negatif ini bisa menggerus equity → naikkan debt-to-equity → tekan covenant. Ini yang harus dicek di laporan keuangan Q3 lengkap.

Insider / aksi korporasi

  • Rangkaian RIGHT_ISSUE (penawaran umum terbatas/HMETD) 15, 16, 20, 27 Okt 2026.
  • Dua pemegang besar: DWI SATRYA UTAMA (534.252.162 lembar, dominan) dan KOMODO FUND (102.414.000 lembar, asing). Posisi tidak berubah (0) di setiap record. Artinya hak (right) yang diumumkan bukan dari pembelian sekunder; kemungkinan konfirmasi kepemilikan atas HMETD. Detail harga/hak (ratio, harga pelaksanaan) tidak ada.
  • Riwayat 2022–2023: Dwi Satrya bolak-balik beli/jual blok kecil (39 juta, 66 juta, 104,65 juta lembar). Terakhir 2023-08-24 beli. Tidak ada lagi transaksi pasar sejak itu. Tidak ada sinyal beli manajemen baru.
  • Own check: right issue Okt 2026 = pasokan saham baru berpotensi keluar → dilusi / tekanan harga. Cek rasio & harga pelaksanaan sebelum entry.

Harga & valuasi

  • 510 vs market cap 696 miliar. BUKU (NBV) tidak tersedia dari tool.
  • Laba 9M cuma 7,6 miliar → yield laba ~1,1% terhadap market cap. Tipis.
  • Free float terkonsentrasi di Dwi (534 jt = 39%) + Komodo (102 jt = 7,5%) → ~46% di dua tangan besar.
  • Turnover 0,056%/hari → butuh hari/minggu untuk keluar posisi tanpa menggeser harga.

Kesimpulan trading

  • Fundamental lemah: marjin tipis, bunga menggerus EBIT, laba bergantung pada manfaat pajak (non-recurring), OCI negatif -28 miliar menggerus ekuitas.
  • Ada event right issue aktif (Okt 2026) → risiko dilusi/overhang. Harga sudah turun sedikit.
  • Likuiditas minim → jangan aku tahan posisi lama. Stop loss wajib, ketat.
  • Belum ada data neraca/arus kas untuk cek solvency. Wajib ambil laporan Q3 lengkap dari IDX sebelum menambah posisi.

Rating: hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Tabel ringkasan

Kategori Data / Temuan Implikasi
Emiten PT Berlina Tbk (BRNA), plastik/packaging Sektor manufaktur
Harga (2 Nov 2026) Rp510, -1,92% Turun tipis
Market cap Rp696.323.454.570 Mikro cap
Saham beredar 1.365.340.107 —
Turnover ratio 0,000564 Likuiditas sangat rendah
Nilai transaksi hari Rp377.602.000 Tipis, slippage besar
Penjualan Q3 2026 (9M) Rp334.691.993.000 —
Laba bruto Rp61.817.152.000 (18,5%) Marjin bruto moderat
EBIT (hitung) Rp28.310.017.000 (8,5%) —
Beban bunga Rp21.998.254.000 = 77% EBIT, beban leverage tinggi
Laba sebelum pajak Rp5.136.151.000 (1,5%) Tipis
Manfaat pajak +Rp2.756.838.000 Laba bersih tergantung item pajak
Laba bersih Rp7.892.989.000 (2,4%) Atribusi induk Rp7.622.157.000
EPS kasar (9M) ~Rp5,6/lembar —
P/E implisit ~90x (disetahunkan ~Rp7,5 miliar) Mahal untuk marjin 2%
OCI setelah pajak -Rp35.890.429.000 Ekuitas berisiko turun
Laba komprehensif -Rp27.997.440.000 Berlawanan arah dengan laba bersih
Insider Dwi Satrya Utama 534.252.162 (39%), Komodo Fund 102.414.000 (7,5%) Kepemilikan terkonsentrasi
Aksi korporasi RIGHT_ISSUE Okt 2026 (15,16,20,27) Overhang/dilusi, cek rasio & harga
Insider buy/sell terakhir Beli Dwi 2023-08-24 Tidak ada sinyal baru
Seasonality Tidak ada data —
Neraca/arus kas/riwayat FY Tidak terkirim dari tool Wajib ambil laporan IDX

Analisa sentimen

355 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment report BRNA.JK (PT Berlina Tbk) — 2026-10-26 s/d 2026-11-02

Kesimpulan: semua sumber data gagal. Tidak ada bukti sentimen sama sekali. Skor 5 = netral karena ketiadaan data, bukan karena keseimbangan sinyal.

Per sumber

1. News (Yahoo Finance, 7 hari) — TIDAK TERSEDIA. Error: YFDataException saat request Yahoo Finance. Vendor tidak bisa serve get_news. Tidak ada headline, tidak ada framing institusional. Ini tidak menyatakan apa pun tentang BRNA.JK — murni kegagalan infrastruktur data.

2. StockTwits — TIDAK TERSEDIA. Error: HTTPError. Tidak ada pesan, tidak ada rasio Bullish/Bearish, tidak ada label user. Sample size efektif = 0. Tidak bisa hitung rasio 70/30 vs 90/10, tidak bisa ukur over-extension kontrarian.

3. Reddit — TIDAK DI-QUERY. Placeholder: <no Reddit discussion queried for BRNA.JK>. Nol post. Tidak ada diskusi komunitas untuk dibaca substansinya.

Divergensi antar sumber

Tidak bisa dinilai. Tidak ada dua sumber yang menghasilkan data, jadi tidak ada perbandingan institusional vs retail.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol tema berulang teridentifikasi karena nol item data.

Katalis & risiko

Tidak ada yang teridentifikasi dari data. Tidak ada sinyal earnings, peluncuran produk, ancaman kompetitor, atau headline makro yang terdeteksi. Trader harus cek langsung: jadwal rilis laporan keuangan BRNA.JK, pengumuman IDX/keterbukaan informasi emiten, dan likuiditas perdagangan (BRNA.JK dikenal tipis) — semuanya di luar cakupan prompt ini.

Tabel sinyal sentimen

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak tersedia News (Yahoo Finance) YFDataException — request gagal
Tidak tersedia StockTwits HTTPError — 0 pesan
Tidak tersedia Reddit Tidak ada query — 0 post
Tidak ada dasar Agregat Tidak ada satu pun item data untuk diagregasi

Batasan data

Read ini tidak robust sama sekali. Ketiga sumber null. Skor 5 bukan hasil analisis — itu titik default saat sinyal absen. Jangan perlakukan sebagai indikasi stabilitas harga atau konsensus pasar. Rekomendasi: ulangi pengambilan data (news + StockTwits) sebelum ambil keputusan berbasis sentimen untuk BRNA.JK.

Peringatan: laporan ini bukan saran investasi dan bukan panggilan harga. Sentimen historis tidak prediktif.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

848 kata

Laporan Riset Berita — BRNA.JK (PT Berlina Tbk), per 2 November 2026

Status data — penting dibaca dulu:

  • get_news untuk BRNA.JK UNAVAILABLE (vendor Yahoo gagal, YFDataException). Dicoba window 7 hari dan 1 bulan. Tidak ada berita spesifik emiten. Tidak diestimasi, tidak dikarang.
  • get_macro_indicators UNAVAILABLE (FRED_API_KEY tidak diset). Tidak ada CPI/PCE/unemployment/10Y. Tidak diisi angka fiktif.
  • get_prediction_markets WITHHELD untuk 2026-11-02 (hanya odds live, tidak ada vintage historis). Tidak ada probabilitas odds.
  • get_market_breadth return kosong (gainers=[], losers=[], count=0), market closed, buka berikutnya Selasa 09:00 WIB. Artefak pre-open, bukan sinyal.

Karena itu laporan ini berbasis: (1) ISI berita global yang benar-benar terambil, (2) screener IDX, (3) inferensi struktural BRNA.JK. Semua inferensi ditandai.

1. Emiten BRNA.JK

  • Tidak ada katalis berita terdeteksi minggu ini. Absen berita = tidak ada sinyal event-driven, bukan kabar baik.
  • Profil struktural: packaging/pet kemasan (plastic closure, tube, bottle). Driver = harga resin (polypropylene, HDPE), biaya energi, FX USD/IDR, permintaan FMCG domestik, belanja konsumen.
  • Liquidity note: BRNA small cap, turnover tipis. Slippage tinggi, bid-ask lebar. Posisi besar sulit keluar.
  • Kesimpulan: risiko asimetris ke event makro lebih besar daripada ke berita perusahaan.

2. Makro global yang relevan (dari berita yang terambil)

  • Logam mulia jatuh: perak buka di level terendah sejak 7 Nov 2025 (Yahoo Finance, 2 Nov). Emas pulih di atas $3.900 setelah selloff Oktober. Artinya risk appetite pulih, safe haven dilepas. Namun: "jika emas tembus turun, investor cari safe-haven currency" (Investing.com). Ini warning: pelemahan emas bisa jadi sinyal risiko FX, bukan hanya risk-on.
  • Minyak turun (WSJ, "Gold Futures Recover Some Ground on Oil-Price Drop"). Minyak turun = biaya energi & logistik turun = margin positif untuk manufaktur kemasan. Ini satu-satunya jalur transmisi langsung ke BRNA.JK yang bisa dibaca dari data tersedia.
  • Basic Materials roundup (WSJ) ada, isi tidak ter-parse ke teks. Tidak diklaim.
  • Sektor teknologi/kripto kuat: CRWD/PANW/OKTA +100% YTD, chip earnings power naik, Oracle naik pada guidance FY2030 $225B, bitcoin tetap dipegang Kevin O'Leary. Risk appetite global = konstruktif. Relevansi ke BRNA.JK: indirektif, lewat arus modal ke pasar berkembang (IDX).
  • Volatilitas Nasdaq "cools midweek" = kondisi pasar global lebih tenang pekan ini.

3. Pasar domestik IDX

  • Kandidat screener V5.2 (fresh, umur ~24 jam): DSSA (Sinyal Senyap, WR 55.4%, potensial +7.0%, DD -3.0%), ASPR (Sinyal Telat, WR 57.1%, potensial +11.0%, DD -5.0%), SMIL (Akumulasi Senyap).
  • BRNA.JK TIDAK muncul di screener. Tidak ada sinyal broker, tidak ada akumulasi asing, tidak ada breakout teknikal terdeteksi.
  • Interpretasi: pasar lokal punya kandidat lain dengan statistik lebih baik. Opportunity cost jadi tinggi untuk BRNA.JK.

4. Sinyal trading actionable

  1. Tidak ada basis fundamental/prediktif baru untuk BRNA.JK minggu ini. Semua tool inti gagal. Jangan trading atas dasar laporan ini saja.
  2. Hanya 1 driver yang bisa dipakai: biaya input (resin/energi) mengikuti minyak yang turun. Jika konsisten, ekspektasi margin BRNA membaik. Konfirmasi wajib: cek laporan keuangan kuartalan terbaru (gross margin, beban energi), lalu spot harga PP/HDPE. Tanpa itu, jangan aksi.
  3. Watch safe-haven FX. Jika emas tembus turun dan rupiah ikut lemah (kemungkinan per Investing.com), BRNA.JK terpukul dua kali: biaya impor resin naik + beban utang USD. Ini risiko utama, bukan reward.
  4. Liquidity risk: posisi besar = risiko exit. Batasi size. Pakai limit order, bukan market order.
  5. Rerun tools: FRED_API_KEY dan window berita BRNA.JK harus dibereskan sebelum analisis lanjutan. Tanpa itu, analisis hanya spekulasi.

Catatan integritas: semua rentang harga, odds, dan angka makro tidak tersedia untuk tanggal ini. Jangan pakai sebagai dasar valuasi.

Kategori Temuan Bukti Arah BRNA.JK Aksi
Berita emiten Tidak ada get_news UNAVAILABLE (YFDataException) Netral (buta informasi) Tidak perdagangan berbasis berita
Harga minyak Turun WSJ: "Gold Futures Recover on Oil-Price Drop" Positif (biaya energi) Cek margin kuartalan + harga PP/HDPE
Logam mulia Perak terendah sejak Nov 2025; emas pulih >$3.900 Yahoo Finance, InvestorsHub, 2 Nov 2026 Netral-positif (risk-on) Monitor rerating risiko global
Warning FX Analis: safe-haven currency jika emas tembus turun Investing.com, 2 Nov 2026 Negatif jika rupiah lemah Hedge/limit size; monitor USD/IDR
Basic materials Roundup ada, isi tidak terbaca WSJ Tidak diklaim Detail tersedia, tidak dipakai
Sektor tech/kripto Kuat; Nasdaq vol mereda Stocktwits, CNW, MO, TheStreet, Barchart Positif indirektif (aliran dana EM) Tidak driver langsung
Screener IDX DSSA, ASPR, SMIL lolos; BRNA tidak IDX Edge PRO v5.2, 2 Nov 2026 Negatif relatif (opportunity cost) Bandingkan vs kandidat screener
Breadth IDX Kosong, market closed movers count=0, next open Selasa 09:00 WIB Netral (artefak pre-open) Ulangi setelah buka
Makro (FRED) Tidak tersedia FRED_API_KEY tidak diset Tidak ada sinyal Set API key, rerun
Prediction market Withheld Tanpa vintage historis Tidak ada odds Tidak dipakai

Rating: Hold (data terbatas; tidak ada katalis emiten terdeteksi, watak margin tertekan FX — tanpa konfirmasi fundamental tidak layak klaim Buy/Sell) FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD