Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Global Mediacom Tbk.

BMTR · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

57 rupiah per lembar · +1,79% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 1,4 M rupiah. Kapitalisasi 945,3 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. Underweight pada BMTR.JK — bukan Sell penuh, bukan Hold. Ketiga analis risiko sepakat arah jual, dan bukti kualitas laba, insider selling, serta struktur tren mendukung pengurangan eksposur.
Aliran dana
CC beli 349,8 jt
Keyakinan
C45 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-38,8% terhadap SMA50, asing -3,3% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C45

Skor 45.0 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 21/25

net 1,4 M dari bruto 3,4 M, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-38,8% vs SMA50, return 20 sesi -26,0%

Likuiditas 1/15

rata-rata 5,3 M rupiah per hari

Volatilitas 5/15

ATR 8.6% lebar, stop jadi mahal

VWAP
55
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
2,8 M
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
1.662
kali transaksi
Volume
51,1 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
CC MANDIRI SEKURITAS 349,8 jt 6,4 jt 786,1 jt 436,3 jt
AK UBS SEKURITAS INDONESIA 267,7 jt 5,0 jt 463,1 jt 195,4 jt
RO PLUANG MAJU SEKURITAS 197,4 jt 3,5 jt 197,9 jt 538,8 rb
SQ BCA SEKURITAS 160,7 jt 2,8 jt 171,8 jt 11,1 jt
EP MNC SEKURITAS 159,6 jt 2,9 jt 171,4 jt 11,8 jt
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 133,8 jt 2,4 jt 241,8 jt 108,0 jt
AG KIWOOM SEKURITAS INDONESIA 73,8 jt 1,3 jt 242,2 jt 168,4 jt
NI BNI SEKURITAS 31,4 jt 570,3 rb 33,9 jt 2,5 jt
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 21,3 jt 395,6 rb 45,0 jt 23,7 jt
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 18,1 jt 320,5 rb 18,2 jt 39,3 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
CC 55 786,1 jt ZP 55 674,1 jt
AK 55 463,1 jt CC 56 436,3 jt
AG 55 242,2 jt XL 55 406,5 jt
YP 55 241,8 jt AK 57 195,4 jt
RO 56 197,9 jt PD 55 193,4 jt
SQ 57 171,8 jt AG 55 168,4 jt
EP 56 171,4 jt YP 56 108,0 jt
XL 56 131,4 jt AZ 57 74,2 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 246 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-23 MNC ASIA HOLDING - Sell -32,958,700 -
2026-10-20 MNC ASIA HOLDING - Sell -6,252,100 -
2026-10-13 MNC ASIA HOLDING - Buy +163,649,900 -
2026-10-13 MNC ASIA HOLDING - Sell -103,649,900 -
2026-09-29 MNC ASIA HOLDING - Transfer +81,327,500 0
2026-09-29 MNC ASIA HOLDING - Transfer -81,327,500 0

Keputusan akhir

690 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: Underweight pada BMTR.JK — bukan Sell penuh, bukan Hold. Ketiga analis risiko sepakat arah jual, dan bukti kualitas laba, insider selling, serta struktur tren mendukung pengurangan eksposur. Tindakan: trim bertahap di area 57 (pantulan ke 58-62 dipakai sebagai kesempatan keluar lebih baik, bukan alasan menahan), sisakan maksimal 0,5% portofolio, stop closing basis di 53 (kompromi Netral: potong toleransi kerugian dari ~14% ke ~7%, tetap di bawah zona akumulasi 54-55 dan low 10-28). Eksekusi dipecah, batas 10% rata-rata nilai transaksi harian (~Rp284 juta), jangan satu lelang. Larangan entry baru sampai tiga syarat terpenuhi bersamaan: close > 63, volume > rata-rata 20 hari, MACD cross valid dengan MACD > 0.

Investment Thesis: Yang memutuskan:

  1. Kualitas laba gugur sebagai fondasi bull. Klaim "laba operasi +Rp61,0 M" adalah residual aritmetika (-90,7 + 152,4 - 0,7). Item "lainnya" -Rp460,9 M dan laba/rugi lain -Rp82,2 M tidak dikeluarkan. Laba komprehensif -Rp228,8 M = lebih dari 2x rugi bersih -Rp110,5 M, karena OCI -Rp118,3 M. Tesis "masalah pembiayaan, bukan bisnis" tidak terbukti — bahkan laba operasi bersih belum terkonfirmasi. Ketiga analis setuju di titik ini; ini titik terkuat bear.

  2. Insider selling paling tajam. MNC Asia Holding 6,15 M → 4,62 M saham (-25%) dalam sebulan. Konservatif menambah lapis yang benar: pertanyaannya bukan cuma sinyal harga, tapi siapa yang menyerap 1,53 M lembar — dan jawabannya dari bandarmologi adalah CC/AK/YP yang churn dua arah. Basis pemegang saham melemah, risiko struktural. Netral benar bahwa magnitude data tidak bisa dipakai (anomali 24-09 minus 854 jt vs saldo), jadi bobotnya sedang — tapi arahnya konsisten negatif, cukup untuk melarang penambahan.

  3. Bandarmologi bukan akumulasi institusi. ZP Maybank net jual -Rp652,7 jt melebihi total beli CC+AK. CC jual @56 Rp436,3 jt, AK jual @57 Rp195,4 jt, YP jual @56. Net asing 10-20 jual -115,3 jt; satu hari +15,66 jt tidak membatalkan pola campur.

  4. Katalis refinancing tidak ada. Beban bunga Rp152,4 M/H1 = 7,5% penjualan; Fed no-cut 96% berarti biaya tidak turun. Tidak satu pun pengumuman restrukturisasi di data. Bull meminta investor membayar katalis yang belum ada.

  5. Momentum belum infleksi. Close 57 vs 50 SMA 93,08 vs 200 SMA 125,38 (-54,6%); empat leg low baru 116→94→74→63→56. RSI 26,07 <30 persisten sejak 24-09. MACD -10,14 di bawah nol, gap cross 0,15 belum valid, histogram positif pernah gagal 10-15. Divergence 54 vs 55 = 1 poin, noise.

Di mana Netral menang atas kedua kubu ekstrem: Agresif overclaim keruntuhan lanjutan tanpa satu trigger bearish baru terkonfirmasi minggu ini — volume justru mengering 51,1 jt vs kapitulasi 304/358 jt, yang sama-sama bisa berarti minat mati atau jual kering. Konservatif benar soal likuiditas keluar tapi salah menyarankan "keluar penuh bila likuiditas mengizinkan" — di nilai transaksi Rp2,84 M/hari itu justru menciptakan gap down yang dia takuti. Konservatif juga salah menolak closing basis stop; dengan ATR 5,23 (9,2%/hari), stop intraday hampir pasti kena wick acak. Karena itu Netral menang pada dua titik teknis: stop 53 (bukan 49 yang mentoleransi -14%, bukan 51,79 yang persis Bollinger LB turun) dan sisa 0,5% (bukan 0,75%).

Yang menahan dari Sell penuh: harga sudah -70,5% (dari 193), market cap Rp945 M untuk aset RCTI/MNCTV/GTV/iNews/MNC Pictures, RSI naik 16,50→26,07, histogram MACD positif 3 hari, dan sebagian besar argumen bear adalah ketiadaan bukti (tidak ada rencana restrukturisasi, tidak ada katalis) bukan bukti negatif tambahan. Ekspektasi buruk sudah banyak terhargai dan downside relatif ke 51,79 terbatas. Itu cukup untuk pengurangan terukur, tidak cukup untuk keluar total.

Yang mengubah pandangan: (a) upgrade ke Overweight bila restrukturisasi/refinancing terverifikasi, ATAU laba operasi bersih teraudit positif setelah item non-recurring dikeluarkan, ATAU insider selling berhenti + posisi pengendali stabil dua bulan; (b) keluar total sebelum stop bila pengendali turun lagi, item "lainnya" -Rp460,9 M terkonfirmasi berulang, laba komprehensif H2 tetap negatif dengan OCI negatif, atau Indonesia keluar MSCI emerging (12%, turun 7,5 poin dalam seminggu); (c) tinjau ulang pada laporan H2 2026 atau 30 hari, mana lebih dulu.

Keterbatasan: tidak ada data filing resmi, valuasi PB aktual, jadwal jatuh tempo utang, atau rincian komposisi beban "lainnya" dalam materi ini. Keputusan dibuat hanya dari angka yang disajikan ketiga sisi.

Price Target: not provided

Time Horizon: 30 hari atau sampai laporan H2 2026, mana lebih dulu

Rencana trader

412 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan = Underweight = Sell. Bukti dukung: struktur tren bearish parah, bukan koreksi. Close 57 vs 50 SMA 93,08 vs 200 SMA 125,38 — harga 54,6% di bawah 200 SMA. Runtuh 116→57 (-50,9%) dalam 6 minggu, tiap leg low baru. 50 SMA turun tiap hari, belum balik.

Momentum: RSI 26,07, <30 persisten sejak 24-09. Oversold persisten = ciri downtrend kuat, bukan sinyal beli. MACD -10,14 masih di bawah nol, belum cross signal (gap 0,15 tipis, belum valid). Histogram positif pernah gagal 10-15. Divergence low 54 vs 55 = 1 poin, noise.

Volume: VWMA 61,72 di atas close 57 = distribusi. Volume 51,1 jt turun tajam vs kapitulasi 304/358 jt — dua tafsir (minat mati atau jual kering), keduanya belum konfirmasi. Net asing +15,66 jt satu hari, tapi 10-20 net jual -115,3 jt. Campur, bukan akumulasi bersih.

Bandarmologi: bukan absorpsi institusi. ZP Maybank net jual -Rp652,7 jt > total beli CC+AK. CC jual @56 Rp436,3 jt, AK jual @57 Rp195,4 jt, YP jual @56. Churn dua arah. Insider MNC Asia Holding -25% posisi = sinyal paling tajam, plan benar menyorot.

Riset tegas: laba operasi positif +Rp61,0 M bukan bukti — residual aritmetika, item "lainnya" -Rp460,9 M tidak dikeluarkan. Laba komprehensif -Rp228,8 M. Tesis "masalah pembiayaan bukan bisnis" tidak terbukti.

Alasan bukan Hold: harga murah (-70,5%) dan downside relatif terbatas ke 51,79 bukan dasar beli. Harga bisa tetap murah dan tetap turun. Tidak ada satu pun trigger bullish terpenuhi (close >63, volume, MACD cross). Beli tanpa trigger = beli jatuh, plan eksplisit melarang.

Manajemen risiko: ATR 5,23 = 9,2% harga. Stop 51,79 hanya ~9% dari 57 = satu hari volatilitas normal. Stop ketat akan kena wick acak. Pakai stop closing basis, bukan intraday. Posisi harus kecil.

Konflik minor: momentum jual melemah terukur (RSI 16,50→26,07, histogram positif 3 hari) dan bandarmologi sebagian positif. Cukup untuk Underweight bertahap, tidak untuk Hold — arah tetap turun, trigger konfirmasi belum ada.

Entry Price: 57.0

Stop Loss: 49.0

Position Sizing: Kurangi ke 0,5-0,75% portofolio (dari batas maksimum nama 2,0%; ATR 9,2%/hari + turnover 0,31% paksa batas turun). Entry jual/trim di 57. Stop closing basis di bawah 49,00 (buffer ~1,5x ATR di bawah Boll LB 51,79), bukan stop intraday. Risiko sisa pada 0,5% posisi ~0,10-0,15% portofolio. Larangan entry baru sampai (a) close > 63, (b) volume > rata-rata 20 hari, (c) MACD cross signal valid dengan MACD > 0 — ketiganya bersamaan. Batas likuiditas 10% rata-rata nilai transaksi harian (~Rp284 jt/hari), pecah order.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

797 kata

Recommendation: Underweight

Rationale: Bear menang pada poin-poin yang paling menentukan, meski tidak menang mutlak.

Yang memutuskan:

  1. Klaim "laba operasi positif +Rp61,0 M" gugur. Bear benar: itu residual aritmetika (-90,7 + 152,4 - 0,7), bukan operating profit teraudit. Item "lainnya" -Rp460,9 M dan "laba/rugi lain" -Rp82,2 M tidak dikeluarkan. Laba komprehensif -Rp228,8 M (lebih dari 2x rugi bersih, OCI -Rp118,3 M) menunjukkan neraca tertekan, bukan cuma laba-rugi. Ini menghapus fondasi tesis bull: "masalah pembiayaan, bukan bisnis" — tidak terbukti, karena laba operasi bersih pun belum dikonfirmasi.

  2. Thesis refinancing tanpa bukti. Beban bunga Rp152,4 M/H1 = 7,5% penjualan, dan dengan Fed no-cut 96% serta IDR lemah, refinancing cenderung lebih mahal. Tidak ada satu pun pengumuman restrukturisasi di data. Bull meminta investor membayar untuk katalis yang belum ada.

  3. Bandarmologi bull dipotong setengah tabel. Bear melengkapi: CC jual @56 Rp436,3 jt, AK jual @57 Rp195,4 jt, AG jual @55, YP jual @56; penjual terbesar ZP Maybank -Rp652,7 jt melebihi total beli CC+AK. Itu churn dua arah, bukan absorpsi institusi. Klaim "uang pintar menyerap, retail dijual" tidak berdiri.

  4. Insider selling adalah sinyal paling tajam dan bull hanya menyebutnya "tidak menentukan". MNC Asia Holding 6,15 M → 4,62 M saham (-25%) dalam sebulan, termasuk jual pasar 25-09 (500 jt + 50,8 jt) dan net -144,6 jt pada 28-09. Pengendali melepas seperempat posisi di harga dasar bukan restrukturisasi internal — itu informasi yang tidak dimiliki pasar.

  5. Momentum belum infleksi. MACD masih -10,14 (di bawah nol), belum cross, dan histogram positif pernah gagal pada 10-15. Divergence low 54 vs 55 = 1 poin, noise. RSI <30 sejak 24 September. Bull benar arah tekanan jual melemah; itu bukan sinyal beli.

  6. Manajemen risiko bull cacat secara mekanis. Stop 51,79 berjarak ~9% dari 57, sementara ATR 5,23 = 9,2%/hari. Stop = satu hari volatilitas normal. Rasio 2:1 bull artifisial; risiko realistis 12-15% dengan buffer ATR.

  7. Likuiditas tipis (turnover 0,31%, nilai transaksi Rp2,84 M vs market cap Rp945 M) memperbesar dampak bersyarat outflow MSCI dan membuat entry/exit mahal.

Di mana bull tetap benar dan mengapa bukan Sell penuh: harga sudah -70,5% dari 193, market cap Rp945 M untuk aset RCTI/MNCTV/GTV/iNews/MNC Pictures, laba bersih masih di bawah beban bunga bukan di bawah operasional penuh (belum terbukti sebaliknya), RSI naik dari 16,50 ke 26,07 dan histogram MACD positif 3 hari — pelemahan jual nyata. Volume kapitulasi memang mengering (51,1 jt vs 304/358 jt). Bear benar bahwa ini bisa berarti minat mati, tetapi dua tafsir itu sama-sama belum terkonfirmasi. Pada level ini, downside ke 51,79 terbatas secara relatif, dan ekspektasi negatif sudah banyak terhargai.

Kesimpulan: bukti tidak seimbang — bear lebih kuat pada kualitas laba, katalis, dan perilaku pengendali. Tetapi bear tidak cukup kuat untuk Sell penuh, karena sebagian besar argumennya adalah ketiadaan bukti (tidak ada rencana restrukturisasi, tidak ada katalis) dan bukan bukti negatif tambahan, sementara harga sudah mendiskon banyak hal buruk dan momentum jual melemah secara terukur. Posisi tepat: kurangi eksposur, jangan tambah sampai konfirmasi datang.

Catatan keterbatasan: tidak ada data filing resmi, valuasi PB aktual, jadwal jatuh tempo utang, atau rincian komposisi beban "lainnya" di prompt ini. Keputusan dibuat hanya dari angka yang disajikan kedua sisi.

Strategic Actions: Ukuran terhadap alokasi standar (basis: alokasi normal untuk satu nama small/mid-cap = 3-5% portofolio; karena ATR 9,2%/hari dan turnover 0,31%, batas maksimum nama ini diturunkan ke 2,0% portofolio).

  1. Kurangi ke 0,5-0,75% portofolio (dari posisi normal 2,0%). Jangan menambah di 54-57. Jangan mengejar bounce.

  2. Jangan pasang stop ketat 51,79 — pada ATR 9,2%/hari itu akan kena wick acak. Jika tetap memegang sisa posisi, gunakan stop closing basis di bawah 49,00 (buffer ~1,5x ATR di bawah Boll LB 51,79), bukan stop intraday. Risiko sisa pada 0,5% posisi = ~0,10-0,15% portofolio.

  3. Larangan entry baru sampai tiga syarat ini terpenuhi bersamaan: (a) close harian > 63 (break high 10-16), (b) volume > rata-rata 20 hari, (c) MACD cross signal valid dengan MACD > 0. Jika ketiganya terpenuhi, boleh naikkan ke 1,0-1,5% portofolio secara bertahap, bukan sekali jalan.

  4. Pemicu keluar total sebelum stop: (a) pengendali (MNC Asia Holding) melaporkan penurunan posisi lagi, (b) terkonfirmasi item "lainnya" -Rp460,9 M bersifat berulang, bukan one-off, (c) laba komprehensif H2 tetap negatif dengan OCI negatif berlanjut, (d) Indonesia keluar dari indeks MSCI emerging (skenario 12%).

  5. Pemicu upgrade ke Overweight (naik ke 1,5-2,0%): pengumuman restrukturisasi/refinancing utang yang konkret dan terverifikasi, ATAU laba operasi bersih teraudit positif setelah item non-recurring dikeluarkan, ATAU insider selling berhenti dan posisi pengendali stabil dua bulan berturut.

  6. Batas likuiditas: maksimum 10% dari rata-rata nilai transaksi harian (Rp2,84 M → ~Rp284 jt per hari). Pecah order, hindari market order; spread dan slippage di nama ini material.

  7. Tinjau ulang setelah laporan H2 2026 keluar atau dalam 30 hari, mana yang lebih dulu. Jangan biarkan posisi ini menggantung tanpa katalis.

Rating: Underweight FINAL TRANSACTION PROPOSAL: UNDERWEIGHT

Analisa teknikal dan aliran dana

1075 kata

BMTR.JK — PT Global Mediacom Tbk (Communication Services / Entertainment, JKT)

1. Snapshot terverifikasi (2026-10-28)

  • OHLC: O 56 / H 58 / L 54 / C 57.
  • Volume 51.147.800 lembar. Nilai Rp2.836.615.400. 1.662 transaksi.
  • Net asing +15.658.800 lembar (beli).
  • Indikator: 10 EMA 62,03; 50 SMA 93,08; 200 SMA 125,38; RSI 26,07; Boll mid 68,50; UD 85,21; LD 51,79; MACD -10,14; Signal -10,29; Hist +0,15; ATR 5,23.
  • Nonaktif: boll_ub hanya ada di snapshot (85,21), bukan dari tool indikator. Tidak ada konflik angka dengan output indikator lain.

2. Struktur tren: downtrend parah

  • Close 57 di bawah 50 SMA 93,08 dan 200 SMA 125,38. Harga 54,6% di bawah 200 SMA — jauh, bukan koreksi normal.
  • Runtuh dari 116 (2026-09-17) ke 57 (2026-10-28): -50,9% dalam 6 minggu. Puncak lokal lebih awal: 193 (2026-04-22) → 57 = -70,5%.
  • Fase kejatuhan: 116→94 (2026-09-24), 94→74 (2026-09-28), 74→63 (2026-10-16), 63→56 (2026-10-27). Setiap leg menghasilkan low baru.
  • 50 SMA turun tiap hari (103,88 pada 10-14 → 93,08 pada 10-28). 200 SMA juga turun (129,32 → 125,38). Death cross terjadi jauh sebelumnya; keduanya belum membalik.

3. Momentum: bearish ekstrem, tapi ada taprox pelemahan

  • RSI 26,07. Tetap <30 sejak 2026-09-24 (kecuali sentuhan 30,22 pada 10-13 dan 31,97 pada 10-14). Oversold persisten = ciri downtrend kuat, bukan sinyal beli.
  • RSI terendah 16,50 (2026-09-28). Sekarang 26,07 — sedikit naik. Divergence positif awal: harga low 54 (10-28) vs low 55 (10-20) hampir sama, RSI 26,07 vs 21,36 sedikit lebih tinggi. Divergence lemah, belum konfirmasi.
  • MACD -10,14 masih dalam. Namun histogram positif: +0,15 (10-28), +0,09 (10-26), +0,03 (10-27). Histogram sempat positif 10-15 (+0,16) lalu kembali negatif — sinyal pertama gagal. MACD belum cross signal (-10,14 vs -10,29) — gap 0,15 sangat tipis, cross belum valid.
  • MACD turun dari -0,005 (09-17) ke -10,97 (10-21), lalu dasar. MACD membaik dari -10,97 ke -10,14 = pelemahan momentum berhenti. Cross MACD-Signal belum terjadi.

4. Volatilitas

  • ATR 5,23 = 9,2% dari harga 57. Volatilitas ekstrem. Stop 1×ATR terlalu lebar untuk posisi normal; ukuran posisi harus kecil.
  • Bollinger: close 57 sedikit di atas LD 51,79, jauh di bawah mid 68,50. Band melebar drastis (LD 51,79 vs UD 85,21 = rentang 33,4 poin). Squeeze bukan — ini expansion. Harga tidak menempel LD hari ini (10-27 close 56 sudah di atas LD 53,30 saat itu).
  • Band bawah turun (56,99 pada 10-22 → 51,79). LD masih turun walau harga stabil — band mengejar harga. Belum ada pijakan.

5. Volume dan aliran asing

  • VWMA 61,72 > close 57. Harga di bawah rata-rata berbobot volume = distribusi, vol besar terjadi di harga tinggi.
  • Volume kapitulasi: 304.597.000 lembar (2026-09-24), 304.093.500 (09-28), 288.769.900 (09-29), 358.280.300 (10-20), 241.672.000 (10-21). Volume 10-28 turun ke 51.147.800 — jauh di bawah rata-rata panik.
  • Net asing hari ini +15,66 juta lembar. Asing beli pada penurunan. Tapi ini satu hari; pola multi-hari: 10-20 net jual -115.343.100 (kapitulasi besar), 10-21 net beli +75.963.700, 10-27 +533.700, 10-28 +15.658.800. Asing menyerap di 55-60.
  • Pengecualian: 10-07 net jual -26.395.500, 09-24 -77.512.300. Aliran asing campur, bukan akumulasi bersih konsisten.

6. Bandarmologi (IDX)

Pola dominan: asing/institusi besar beli, ritel lokal jual — positif.

Net buyer:

  • CC MANDIRI SEKURITAS +Rp349.796.100 (6.396.800 lbr)
  • AK UBS SEKURITAS INDONESIA +Rp267.725.200 (4.952.700 lbr) — asing
  • RO PLUANG MAJU +Rp197.408.700
  • SQ BCA SEKURITAS +Rp160.739.900
  • EP MNC +Rp159.632.200
  • YP MIRAE ASSET +Rp133.815.500

Net seller:

  • ZP MAYBANK SEKURITAS -Rp652.690.000 (-11.928.600 lbr) — seller terbesar
  • XL STOCKBIT -Rp275.068.200 (ritel)
  • PD INDO PREMIER -Rp154.805.100
  • AZ SUCOR -Rp74.185.500
  • TP OCBC -Rp64.934.600

Catatan penting: UBS (asing) beli, tapi Maybank (asing) jual lebih besar. Net asing broker besar negatif. Pola bukan "asing akumulasi bersih vs ritel distribusi" — melainkan institusi domestik + UBS vs Maybank + ritel Stockbit. Level akumulasi: mayoritas di 55 (CC beli Rp786.057.300 @55; AK @55 Rp463.126.700; AG @55 Rp242.232.900; YP @55 Rp241.797.900). Ini zona pembelian institusi domestik 54-55, tepat di sekitar low 54 hari ini. Catatan kontradiksi: CC juga seller @56 Rp436.261.200, AK seller @57 Rp195.401.500, AG seller @55 Rp168.391.200, YP seller @56 Rp107.982.400 — broker besar bolak-balik (churn), bukan akumulasi sekali jalan.

7. Skenario dan level

  • Level kunci support: 54 (low 10-28), 51,79 (Boll LB), 55 (zona akumulasi bandarmologi).
  • Resistansi: 58 (high 10-28), 62,03 (10 EMA), 63 (close 10-16/10-23), 68,50 (Boll mid).
  • Bullish trigger: close > 63 (mematahkan high 10-16) + volume > rata-rata + MACD cross signal. Target pertama 68-70 (Boll mid), berikutnya 76.
  • Bearish kelanjutan: close < 54 (low 10-28) → 51,79 (LB), lalu area 45-47 (proyeksi ATR, bukan level terverifikasi).
  • RSI <30 persisten + 50 SMA turun = belum ada dasar. Divergence lemah + histogram MACD positif = tanda awal, belum cukup.
  • Aksi: jangan beli jatuh. Tunggu candle konfirmasi (close di atas 63) atau tunggu cross MACD-Signal. Jika sudah punya posisi, stop di bawah 51,79 (di bawah Boll LB) — risiko ~9% dari 57.

Rating: Sell (bias bearish; potensi speculative bounce belum terkonfirmasi)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Item Nilai/Level Makna
Close (2026-10-28) 57 -50,9% dari 116 (09-17), -70,5% dari 193 (04-22)
10 EMA 62,03 Harga jauh di bawah — jangka pendek turun
50 SMA 93,08 Turun setiap hari; resistansi dinamis
200 SMA 125,38 Turun; tren jangka panjang bearish
RSI 26,07 Oversold persisten; divergence awal lemah
MACD / Signal / Hist -10,14 / -10,29 / +0,15 Histogram positif 3 hari; cross belum valid
Boll mid / LB 68,50 / 51,79 Close di atas LB; band melebar
ATR 5,23 (9,2% harga) Volatilitas ekstrem; kecilkan posisi
VWMA 61,72 Di atas close = distribusi
Volume 10-28 51.147.800 Jatuh tajam vs volume panik 09-24 s/d 10-21
Net asing 10-28 +15.658.800 lbr Beli, tapi tidak konsisten multi-hari
Broker net beli CC +349,8 jt; AK(UBS) +267,7 jt Institusi domestik + UBS beli di 55
Broker net jual ZP(Maybank) -652,7 jt; XL(Stockbit) -275,1 jt Asing besar + ritel jual
Trigger bullish Close > 63 + volume Baru sah bila terjadi
Trigger bearish Close < 54 Target 51,79
Stop < 51,79 Di bawah Boll LB

Analisa fundamental

945 kata

Laporan Fundamental BMTR.JK — PT Global Mediacom Tbk

Status data: tool statement balikkan hanya indeks file (header periode), isi angka gagal di-parse. Angka rinci hanya dari get_fundamentals (Q2 2026) + insider. Sisanya: identitas, rasio turunan, interpretasi. Tidak ada angka karangan.

1. Profil

  • Nama: PT Global Mediacom Tbk. Ticker: BMTR.JK. Bursa: JKT (IDX).
  • Sektor: Communication Services / Entertainment.
  • Holding media/content: TV (RCTI, MNCTV, GTV, iNews), konten (MNC Pictures), pay-TV/OTT, digital, aset media. Anak usaha publik: MNCN. Afiliasi MNC Group.
  • Saham beredar: 16.583.997.586. Market cap: Rp945,3 miliar (≈Rp0,95 T) — kecil relatif aset.

2. Harga & likuiditas (28-10-2026)

  • Close: 57 (Rp). Perubahan: +1 (+1,79%). VWAP 55,46.
  • Value transaksi: Rp2,84 miliar. Lot 511.478. Frekuensi 1.662. Turnover 0,31%.
  • Harga 57 = level sangat rendah. Saham "gocap-an" + market cap <Rp1 T = likuiditas tipis, rawan.

3. Laba rugi Q2 2026 (kumulatif, per filing)

Pos Rp (miliar)
Penjualan 2.030,4
Beban program & siaran -1.426,3
Beban lainnya -460,9
Laba/rugi lain -82,2
Pendapatan bunga 0,7
Beban bunga & keuangan -152,4
Laba sebelum pajak -90,7
Pajak -19,8
Laba bersih -110,5
Laba komprehensif -228,8

Turunan:

  • Gross-ish margin (setelah beban program): (2.030,4-1.426,3)/2.030,4 = 29,8%.
  • Setelah beban lainnya + item lain: EBIT ≈ -90,7 + 152,4 - 0,7 = +61,0 (positif tipis). Artinya kerugian pra-pajak murni karena beban bunga Rp152,4 miliar > laba operasi.
  • Net margin: -5,4%.
  • Beban bunga = 7,5% penjualan. Ini akar masalah.
  • Laba komprehensif -228,8 vs laba bersih -110,5: selisih -118,3 dari OCI (kemungkinan selisih kurs/valuasi aset). OCI negatif > laba bersih = tekanan neraca tambahan.
  • Atribusi: induk -82,3, NCI -28,2.

Penting: field ini tampak kumulatif-6-bulan (filing Q2, "penjualan 2.030,4 M"), bukan satu kuartal. Jangan annualisasi dengan ×4.

4. Neraca / arus kas

Angka rinci tidak tersedia (tool balikkan indeks saja). Tidak dikarang. Yang bisa disimpulkan:

  • Beban bunga Rp152,4 M per H1 vs laba operasi tipis ⇒ utang berbunga besar relatif EBITDA. Neraca kemungkinan levered. Belum bisa hitung DER/Net debt/EBITDA tanpa angka.
  • Tidak ada angka kas operasi. Bila OCF positif dan menutup bunga, risiko turun. Bila negatif, risiko likuiditas naik. Perlu cek langsung laporan Q2.

5. Histori

Tersedia periode: tahunan FY2022–FY2025, kuartalan Q3 2023–Q2 2026 (12 periode). Isi angka tidak terbaca tool. Histori tersedia tapi tidak bisa dikutip. Tidak ada tren laba/rata-rata pertumbuhan yang bisa dikuantifikasi.

6. Insider / pemegang saham pengendali

MNC Asia Holding aktif. Pola 23-09-2026 s/d 23-10-2026:

  • 24-09: beli 358,2 jt + 51,4 jt + 47,3 jt; jual 854,5 jt → net -397,6 jt saham.
  • 25-09: jual 500 jt + 50,8 jt → net -550,8 jt.
  • 28-09: beli 81,4 jt, jual 226,0 jt → net -144,6 jt.
  • 29-09: transfer dua arah 81,3 jt (net 0).
  • 13-10: jual 103,6 jt, beli 163,6 jt → net +60,0 jt.
  • 20-10: jual 6,25 jt. 23-10: jual 33,0 jt.
  • Total periode: dominan SELL. Posisi turun dari ±6,15 miliar (24-09) ke 4,62 miliar (23-10).
  • Tapi catatan: angka jual 24-09 (-854,5 jt) tidak konsisten dengan saldo -545,4 jt. Kemungkinan data multi-rekening/agregasi. Perlakukan arah (net seller) sebagai sinyal, bukan nominal presisi.
  • Banyak transaksi @0 = transfer antar rekening/afiliasi, bukan pasar. Jangan diartikan sinyal harga.
  • Pembacaan: pengendali mengurangi eksposur ~25% posisi dalam sebulan. Ini sinyal negatif, meski bisa jadi restrukturisasi internal.

7. Seasonality

Tidak ada data. Tidak ada kesimpulan.

8. Sintesis & aksi trader

  • Bull case: harga 57, PB kemungkinan sangat rendah vs aset media. Laba operasi masih positif tipis. Potensi rebound bila bunga turun/refinancing.
  • Bear case: rugi bersih, rugi komprehensif 2× laba bersih, beban bunga 152 M > laba operasi, pengendali net seller, likuiditas tipis, tidak ada katalis positif terbaca.
  • Trigger beli: (a) OCF H1 positif dan menutup bunga, (b) net debt/EBITDA turun <3x, (c) pengendali kembali net buy, (d) penjualan H2 stabil/tumbuh.
  • Trigger jual/hindar: OCF negatif, utang jatuh tempo dekat, insider lanjut jual.
  • Posisi: spekulatif. Size kecil. Stop ketat. Tidak untuk portofolio inti.

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Kategori Data / Temuan Bacaan
Identitas PT Global Mediacom Tbk, BMTR.JK, IDX, Media/Entertainment Holding media MNC Group
Harga 57 (+1,79%), VWAP 55,46 Level sangat rendah
Market cap Rp945,3 M; 16,58 M lembar <Rp1 T, saham gocap
Likuiditas Value Rp2,84 M, turnover 0,31% Tipis
Penjualan H1 2026 Rp2.030,4 M Basis pendapatan
Beban program -Rp1.426,3 M (70,2% penjualan) Margin kotor 29,8%
Beban bunga -Rp152,4 M (7,5% penjualan) Akar rugi
Laba operasi (est.) +Rp61,0 M Positif tipis
Laba bersih -Rp110,5 M (margin -5,4%) Rugi
OCI -Rp118,3 M Tekanan neraca
Laba komprehensif -Rp228,8 M 2x rugi bersih
Atribusi Induk -82,3 M; NCI -28,2 M NCI ikut rugi
Neraca/kas Angka tidak terbaca tool Perlu cek filing Q2
Histori FY2022–FY2025, Q3 2023–Q2 2026 ada Angka tidak terparse
Insider MNC Asia Holding net SELL, posisi 6,15 M → 4,62 M (24-09 s/d 23-10) Sinyal negatif
Seasonality Tidak ada data Netral
Key risk Bunga > laba operasi, insider jual, likuiditas tipis Hindari/hindari inti
Buy trigger OCF positif, net debt/EBITDA <3x, insider net buy Sebelum itu, jual

Analisa sentimen

368 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment BMTR.JK (2026-10-21 s/d 2026-10-28)

Status data: ketiga sumber kosong. Tidak ada dasar untuk membaca arah sentimen.

1. News (Yahoo Finance) — TIDAK TERSEDIA

DATA_UNAVAILABLE: tidak ada vendor terkonfigurasi yang bisa melayani get_news. Yahoo Finance tidak punya artikel bertag BMTR.JK. Ini bukan sinyal negatif soal emiten; ini murni kegagalan cakupan data. Tidak ada nilai yang diestimasi atau dikarang.

2. StockTwits — TIDAK TERSEDIA

<stocktwits unavailable: HTTPError>. Tidak ada pesan, tidak ada tag Bullish/Bearish, tidak ada rasio. Tidak bisa membaca sinyal retail sama sekali.

3. Reddit — TIDAK ADA PERMINTAAN

no Reddit discussion queried for BMTR.JK. Feed tidak pernah dijalankan. Tidak ada diskusi komunitas untuk dibaca, jadi tidak ada penilaian substansi post, tema, atau engagement (dan engagement tetap tidak boleh diinferensi meski ada).

Divergensi antar-sumber

Tidak bisa dinilai. Divergensi butuh minimal dua sumber yang berisi.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol headline, nol post retail, nol thread Reddit. Tidak ada tema, katalis, atau risiko yang bisa diidentifikasi dari data ini.

Katalis & risiko

Tidak teridentifikasi dari sumber mana pun yang disediakan. Perlu dicatat: BMTR.JK adalah PT Global Mediacom Tbk, sektor Communication Services / Entertainment di Bursa Efek Indonesia — konteks sektor ini adalah latar identitas emiten, bukan sinyal sentimen.

Tabel sinyal kunci

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak diketahui News (Yahoo Finance) DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag BMTR.JK
Tidak diketahui StockTwits HTTPError — tidak ada pesan terambil
Tidak diketahui Reddit Tidak ada query dijalankan
Tidak diketahui Cross-source Tidak ada divergensi yang bisa diuji

Catatan keterbatasan

Keyakinan low. Bukan karena sentimen datar, tapi karena data benar-benar kosong. Skor 5 = titik netral mekanis, bukan hasil pembacaan pasar. Band Neutral dipilih karena semua sumber senyap/mati, sesuai aturan; bukan Mixed karena tidak ada dua arah yang saling bertentangan — tidak ada arah sama sekali.

Rekomendasi bagi trader: jangan anggap ini konfirmasi netral. Ini blackout informasi. Sebelum memakai sinyal sentimen apa pun untuk BMTR.JK, jalankan ulang pengambilan data (news, StockTwits, Reddit) dan andalkan fundamental serta teknikal sampai feed hidup kembali.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

682 kata

Laporan Riset Berita — BMTR.JK (PT Global Mediacom Tbk)

Tanggal: 2026-10-28 | Sektor: Communication Services / Entertainment | Bursa: JKT

1. Berita spesifik BMTR.JK

DATA TIDAK TERSEDIA. Vendor berita tidak punya artikel bertag BMTR.JK (Yahoo Finance kosong). Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi. Baca: bukan sinyal negatif/positif — murni blind spot data.

Konsekuensi trading: tidak ada katalis idiosinkratik terverifikasi minggu ini. Driver harga BMTR.JK harus dibaca lewat (a) makro Indonesia, (b) likuiditas global, (c) sentimen klaster emiten Grup MNC.

2. Makro global — data

FRED tidak dapat diakses (FRED_API_KEY tidak diset). Indicator fed_funds_rate, cpi, 10y_treasury = DATA TIDAK TERSEDIA. Jangan pakai angka inventif. Gunakan market-implied saja.

3. Market-implied (Polymarket, live)

Event Prob Yes Volume Δ 1 minggu
Tidak ada pemotongan Fed di 2026 96% $9.20M -0.4pp
Tepat 1 pemotongan Fed di 2026 2% $3.63M +0.5pp
2+ pemotongan Fed di 2026 0.15% $3.49M -0.2pp
Resesi AS akhir 2026 8% $2.38M —
MSCI turunkan Indonesia ke Frontier (30 Nov) 12% $1.39k -7.5pp
Prabowo berhenti jadi Presiden s/d 31 Des 2026 6% $71.7k -0.1pp

Bacaan:

  • Regime = no-cut. Fed tidak turun 2026. Artinya rupiah tetap di bawah tekanan, spread US-ID yield lebar, biaya modal tinggi. Negatif untuk nama ber-leverage tinggi seperti BMTR.JK.
  • Risiko MSCI downgrade turun tajam (12%, -7.5pp/minggu). Aliran dana pasif keluar IDX kalau terjadi. BMTR.JK likuid, kapitalisasi besar = rentan outflow indeks.
  • Resesi AS rendah (8%) → risiko risk-off ekstrem rendah jangka pendek.

4. Berita global relevan (7 hari)

Feed global didominasi earnings chip/teknologi AS (IBM, AMD, STX, Cisco, Accenture). Tidak ada tautan langsung ke BMTR.JK. Nada pasar: volatilitas Nasdaq mendingin, earnings chip kuat. Artinya risiko makro global bukan ancaman utama minggu ini — risiko datang dari domestik: rupiah + sentimen indeks.

5. Kondisi pasar

  • IDX: sesi ditutup — "Market belum buka", buka Kamis 09:00 WIB. Movers kosong (suspend data intraday).
  • Screener IDX: 3 nama aktif saja (PIPA, LUCY, NATO). Tidak ada signal untuk BMTR.JK. Tidak ada konfirmasi technical dari tool.

6. Insight actionable

  1. Tidak ada katalis idiosinkratik untuk BMTR.JK minggu ini → trade = beta IDX + FX, bukan cerita perusahaan. Jangan klaim thesis berbasis berita yang tidak ada.
  2. Watch rupiah/USD dan yield UST 10Y. Regime no-cut 96% = DXY kuat, IDR lemah. BMTR.JK sensitif ke kurs (biaya konten/iklan lokal, tapi valuasi diskon ke yield).
  3. Watch kalender MSCI (rebalancing/announcement jelang 30 Nov). Peluang downgrade 12% walau sedang turun. Trigger keluar: cross di atas ~20%.
  4. Watch klaster MNC: harga BMTR.JK bergerak bersama MNCN/EMTK-type peers. Tanpa data BMTR, peer sebagai proxy.
  5. Ukuran posisi kecil. Data kosong di dua sisi (berita + makro) = asimetri informasi. Jangan longgar stop.
  6. Aksi: tunggu konfirmasi harga saat buka Kamis 09:00 WIB + verifikasi volume; jangan entry pra-pasar dengan asumsi.

7. Key points table

Item Data Implikasi untuk BMTR.JK
Berita BMTR.JK 7 hari Tidak tersedia (vendor kosong) Tanpa katalis terverifikasi; jangan fabrikasi thesis
FRED (CPI, Fed rate, UST10Y) Tidak tersedia (API key absen) Pakai market-implied, bukan angka FRED
Fed no-cut 2026 96% (Δ -0.4pp) Biaya modal tinggi; IDR tertekan; negatif valuasi
Peluang 1 cut 2026 2% (Δ +0.5pp) Kenaikan kecil — monitor, belum tentu
Resesi AS akhir 2026 8% Risk-off ekstrem rendah
MSCI Indonesia → Frontier 12% (Δ -7.5pp) Risiko outflow pasif turun, tetap wajib monitor
Global equity tone Earnings chip kuat, vol Nasdaq turun Risiko eksternal rendah minggu ini
IDX status Tutup, buka Kamis 09:00 WIB Entry setelah konfirmasi harga
Screener IDX Tidak ada sinyal BMTR.JK Netral, tanpa konfirmasi teknikal
Arah bias Netral-bearish taktis (makro FX/rate) Posisi kecil, stop ketat, tunggu volume

Rating: Hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD