BANK · analisa Jumat, 30 Oktober 2026
model analisa cb/deepseek-v4.1-flash
Sell
Net broker seluruhnya 769,6 jt rupiah. Kapitalisasi 2,8 T.
Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.
Skor 50.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.
2 dari 3 lapis sepakat
net 769,6 jt dari bruto 847,9 jt, 8/12 broker net beli
-20,7% vs SMA50, return 20 sesi -20,8%
rata-rata 310,6 jt rupiah per hari
ATR 6.9% lebar, stop jadi mahal
10 broker terbesar dari 12, 2021-02-01 sampai 2026-10-30. Positif berarti akumulasi.
| Broker | Nama | Net | Net volume | Beli | Jual |
|---|---|---|---|---|---|
| FS | YUANTA SEKURITAS INDONESIA | 720,6 jt | 4,1 jt | 720,6 jt | - |
| AK | UBS SEKURITAS INDONESIA | 19,8 jt | 109,8 rb | 22,2 jt | 2,5 jt |
| CC | MANDIRI SEKURITAS | 16,0 jt | 87,4 rb | 28,7 jt | 12,7 jt |
| PP | ALDIRACITA SEKURITAS INDONESIA | 8,4 jt | 44,0 rb | 8,4 jt | - |
| XC | AJAIB SEKURITAS ASIA | 5,5 jt | 26,6 rb | 25,8 jt | 20,3 jt |
| BK | J.P. MORGAN SEKURITAS INDONESIA | 2,4 jt | 13,9 rb | 2,4 jt | - |
| LG | TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. | 119,0 rb | 700 | 119,0 rb | - |
| TP | OCBC SEKURITAS INDONESIA | 18,5 rb | 100 | 18,5 rb | - |
| AG | KIWOOM SEKURITAS INDONESIA | -119,0 rb | -700 | - | 119,0 rb |
| XA | NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA | -190,0 rb | -1,0 rb | - | 190,0 rb |
Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.
| Beli | Harga rata-rata | Nilai | Jual | Harga rata-rata | Nilai |
|---|---|---|---|---|---|
| FS | 177 | 720,6 jt | KZ | 177 | 323,1 jt |
| XL | 180 | 46,9 jt | XL | 176 | 191,1 jt |
| CC | 184 | 28,7 jt | CP | 174 | 102,6 jt |
| XC | 182 | 25,8 jt | GR | 190 | 57,0 jt |
| AK | 179 | 22,2 jt | NI | 185 | 56,6 jt |
| PP | 190 | 8,4 jt | PD | 181 | 37,6 jt |
| YP | 187 | 7,9 jt | XC | 176 | 20,3 jt |
| PD | 167 | 5,5 jt | YP | 181 | 17,8 jt |
8 dari 30 catatan terakhir.
| Tanggal | Nama | Jabatan | Aksi | Perubahan | Harga |
|---|---|---|---|---|---|
| 2026-03-03 | ALADIN GLOBAL VENTURES | - | Sell | -2,841,134 | 0 |
| 2026-01-29 | ALADIN GLOBAL VENTURES | - | Warrant_Exercise | 0 | 0 |
| 2026-01-27 | ALADIN GLOBAL VENTURES | - | Warrant_Exercise | 0 | 0 |
| 2026-01-26 | ALADIN GLOBAL VENTURES | - | Warrant_Exercise | 0 | 0 |
| 2026-01-23 | ALADIN GLOBAL VENTURES | - | Warrant_Exercise | 0 | 0 |
| 2026-01-21 | ALADIN GLOBAL VENTURES | - | Warrant_Exercise | 0 | 0 |
Rating: Sell
Executive Summary: BANK.JK: SELL. Ketiga analis risiko (Agresif, Konservatif, Netral) sepakat arah — tidak ada dissent soal arah, hanya soal eksekusi. Belum punya posisi: nol, tidak entry di 190. Sudah punya: potong 50% segera via limit 190–193, sisa 50% limit 205–211, keluar pasar bila 211 tak tersentuh 10 sesi. Stop keras close harian di bawah 163 berlaku untuk seluruh sisa posisi. Jangan average down. Re-entry 1,5–2% hanya bila tiga syarat konfirmasi terpenuhi bersamaan.
Investment Thesis: Sebelas poin bukti, semua dari berkas ini:
Tangga resistensi utuh, nol direbut: close 190 < VWMA 191,82 < BB mid 210,95 < SMA50 239,5 < SMA200 422,33. Reclaim 10-EMA 189,45 adalah level tercepat dan terlemah — satu bar, pertama sejak ~15 Okt. Death-cross intact. Turun ~70% dari 635 (7 Mei 2026).
R/R negatif sebelum biaya: +20,95 ke target pertama (210,95) vs −27 ke stop (163) = 0,78. Agresif dan Konservatif sama-sama hitung angka ini; tidak ada kubu yang membantah.
Momentum melambat, belum berbalik: MACD −18,64 vs signal −16,81, belum cross. Histogram −1,82 menyempit dari −4,80 = jual melambat, bukan beli dimulai. RSI 33,30 naik dari 12,87 ekstrem tapi masih <50, tanpa divergensi bullish teruji.
Flow melawan: asing net −1.609.000 lembar (32,7% volume), jual 5/5 hari. CLSA (KZ) distribusi −Rp323,1 jt di 177. Penyerap FS/Yuanta +Rp720,6 jt (avg 177), XC, XL = broker ritel-berat. UBS +19,8 jt dan JP Morgan +2,4 jt = noise, bukan akumulasi institusi.
Statistik vendor: 45/75 WATCH/AVOID. Empat pilar bull semuanya berlabel JEBAKAN historis — volume 2–5x WR 43,5% PF 0,72; RSI oversold WR 39,9% PF 0,78; asing jual kuat WR 39,9% PF 0,77; top broker akumulasi WR 38,2% PF 0,83. PF<1 = taruhan rata-rata rugi. Bobot sedang, bukan nol: sampel 46–631 heterogen dan estimasi titik tanpa interval kepercayaan (poin Netral yang valid).
Fundamental buta pada variabel kritis: NPF, CAR, FDR, arus kas operasi tidak terbaca. Yang terbaca justru negatif: laba komprehensif −Rp4,81 M, OCI −Rp19,87 M, ekuitas tergerus. Laba bersih +Rp15,06 M dan net revenue margin 15,9% menunjukkan mesin bagi hasil berjalan — ini poin Bull yang diakui Konservatif dan Netral — tapi ekuitas tergerus adalah batas ekspansi kredit. P/E ~90x tidak bisa dibela saat pertumbuhan tidak terverifikasi.
Insider/principal: Aladin Global Ventures jual bertahap sejak Des 2023, nol pembelian pasar terbuka dalam ~3 tahun. Tindakan berulang lebih informatif daripada narasi insentif.
Makro: Fed hold 97% = tanpa pemotongan, cost of funds tetap tinggi, paling menekan bank kecil tanpa buffer. MSCI downgrade Indonesia ke Frontier 14%, tren naik 1,5pp/minggu — paling menghantam small-cap likuiditas tipis. Tidak ada kubu yang membantah kedua ini.
Yang diakui pro-Bull tapi tidak cukup: volume 4,93 juta lembar (3,4x rata 20d, 565 frekuensi, Rp876 juta) bersama close 190 > open 174 adalah partisipasi nyata, bukan satu print block. Tapi close tetap di bawah VWMA — pembeli kalah agregat hari itu. OCI negatif adalah mark-to-market surat berharga syariah, bukan kerugian operasional (poin Konservatif, benar dan saya terima).
KEPUTUSAN EKSEKUSI — di sini ketiga kubu berbeda, dan saya menimbang:
Netral menang atas Konservatif soal timing: "bertahap" bukan "aman" bila likuiditas tipis. ATR 12,67 = 6,7% harian; satu sesi buruk bisa menghapus seluruh jarak ke stop 163 sebelum limit 205–211 kena. Menunda ke area penyerap 177–184 justru merealisasikan kerugian lebih besar di bawah harga sekarang. Konservatif tidak pernah menyebut di mana penyerap itu — Netral benar.
Netral menang atas Agresif soal motif: rotasi ke "nama lain 30–40%" tidak punya satu pun data di berkas ini. Itu afirmasi, bukan tesis, dan melanggar diversifikasi di tengah risiko MSCI yang naik. Alasan jual yang sah adalah risiko BANK.JK sendiri, bukan janji upside yang tidak terdokumentasi.
Konservatif menang pada satu hal: limit order, bukan market order. Likuiditas Rp876 juta/hari dan slippage nyata membuat market order merusak harga sendiri. Ini sudah tertulis di rencana Research Manager dan saya pertahankan.
Yang saya tolak dari Netral: syarat fundamental tambahan (Q3 2026 terbaca, OCI tidak negatif berulang) sebagai prasyarat re-entry absolut. Itu memperpanjang periode buta tanpa batas waktu. Saya jadikan syarat pemantauan wajib, bukan gerbang mutlak — bila NPF tinggi atau CAR menipis, turunkan ke Sell penuh tanpa menunggu level teknikal. Konservatif juga benar bahwa konfirmasi teknikal saja tanpa neraca terbaca bukan dasar untuk kembali ke 2% penuh — sizing re-entry maksimum 1,5% sampai neraca terbaca, baru 2% setelahnya.
KEPUTUSAN: Sell, bukan Underweight. Alasan: Underweight menyiratkan eksposur inti yang layak dipertahankan; BANK.JK tidak memenuhi itu. Nol konfirmasi dari tiga syarat, R/R 0,78, flow asing negatif 5/5, fundamental buta dengan ekuitas tergerus, dan statistik vendor miring ke AVOID. Saya juga tidak memilih Sell berkonviksi tinggi (bukan jual panik total hari ini) — Konservatif benar soal risiko eksekusi. Jadi: Sell dengan eksekusi terbelah dua, bukan keluar serentak.
SIZING (bisa diterapkan pemanggil ke posisinya sendiri):
APA YANG MENGUBAH CALL INI: Re-entry ke 1,5% (2% hanya setelah neraca terbaca) hanya bila ketiganya bersamaan: (a) close harian di atas VWMA 191,82 dua sesi berturut-turut; (b) histogram MACD positif DAN garis MACD di atas signal; (c) asing net beli minimal dua hari berturut-turut. Bila (a)+(b) terpenuhi tapi (c) tidak, masuk hanya 0,5% dengan stop di bawah low bar konfirmasi. Target bila konfirmasi datang: 210,95 (BB mid) lalu 239,5 (SMA50); kurangi di setiap target. SMA200 422,33 bukan target realistis dalam horizon ini.
Pemantauan wajib — data tidak ada di berkas ini: NPF, CAR, FDR, arus kas operasi, tren OCI kuartalan. Neraca, laporan Q3 2026, dan data likuiditas/order book detail (selain Rp876 juta/hari dan turnover 0,000333) tidak tersedia; kesimpulan soal penyerap 177–184 berasal dari aliran broker, bukan dari data order book langsung.
Kalender risiko: kurangi eksposur SEBELUM pengumuman MSCI Indonesia, jangan sesudahnya.
Price Target: 210.95
Time Horizon: 1-10 sesi untuk eksekusi exit bertahap; re-entry hanya setelah konfirmasi teknikal + neraca terbaca
Action: Sell
Reasoning: Plan = Underweight = Sell. Setuju penuh, bobot sedang-bukan-panik.
Struktur harga menolak: close 190 < VWMA 191,82 < BB mid 210,95 < SMA50 239,5 < SMA200 422,33. Tangga resistensi utuh, nol direbut. Reclaim 10-EMA 189,45 = level tercepat, terlemah, satu bar, pertama sejak ~15 Okt. Death-cross intact. Turun ~70% dari close 635 (7 Mei 2026).
R/R negatif sebelum biaya: 190 ke target pertama 210,95 = +20,95; stop 163 = −27. R/R 0,78. ATR 12,67 (6,7%) — volatilitas tinggi, band lebar bukan kompresi. Stop 2xATR ≈ 164,7 sejalan zona low 163-165.
Momentum melambat, belum berbalik. MACD −18,64 vs signal −16,81, belum cross. Histogram −1,82 menyempit dari −4,80 = jual melambat. RSI 33,30 dari 12,87 ekstrem = oversold terlepas, tanpa divergensi bullish teruji, masih <50.
Flow melawan. Asing net −1.609.000 lembar (32,7% volume), jual 5/5 hari. Penyerap FS/Yuanta +Rp720,6 jt (avg 177), XC, XL = broker ritel-berat. CLSA (KZ) distribusi −Rp323,1 jt di harga sama 177. UBS +19,8 jt, JP Morgan +2,4 jt = noise. Pola retail catch falling knife, bukan sponsorship institusi. Jangan average down alasan FS besar.
Volume 4,93 juta (3,4x rata 20d) bareng harga = satu-satunya sinyal konstruktif. Diakui, tapi harga tetap di bawah VWMA — pembeli kalah agregat hari itu.
Statistik vendor: 45/75 WATCH/AVOID. Empat pilar bull (volume 2-5x WR 43,5% PF 0,72; RSI oversold WR 39,9% PF 0,78; asing jual kuat WR 39,9% PF 0,77; top broker akumulasi WR 38,2% PF 0,83) semua JEBAKAN historis. PF<1 = taruhan rata-rata rugi. Sampel kecil, jadi bobot sedang — bukan nol.
Fundamental buta: NPF, CAR, FDR, arus kas tak terbaca. Terbaca: laba komprehensif −Rp4,81 M, OCI −Rp19,87 M, ekuitas tergerus. P/E ~90x tak terbelanja. Ekuitas tergerus = batas ekspansi kredit.
Konfirmasi balik belum ada satu pun dari tiga syarat. Belum punya posisi: lewat. Sudah punya: kurangi.
Entry Price: 190.0
Stop Loss: 163.0
Position Sizing: Satelit spekulatif maks 2% portofolio. Belum punya: 0% (no entry). Sudah punya: potong ke 0,5-0,75% dari total portofolio (~60-75% eksposur sekarang). Jual 50% di 190-193 limit, sisa 50% limit 205-211, sisa keluar pasar bila 211 tak tersentuh 10 sesi. Re-entry 1,5-2% hanya bila 3 syarat konfirmasi terpenuhi bersamaan.
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
Recommendation: Underweight
Rationale: Bear menang tipis-sedang, bukan telak. Alasan utama: (1) Bull inkonsisten — menyebut tesis "beli hanya setelah konfirmasi" tapi memberi label Buy di 190 yang belum konfirmasi; syaratnya sendiri belum terpenuhi satu pun. (2) Aritmetika R/R Bull kalah oleh angka Bull sendiri: 190 ke target pertama BB mid 210,95 = +20,95, stop 163 = −27, jadi R/R 0,78. Ini bukan asimetri positif; ini ekspektasi negatif sebelum biaya. (3) Bull tidak membantah poin paling keras: close 190 < VWMA 191,82. Secara agregat volume-tertimbang, pembeli masih kalah hari itu. (4) Tangga resistensi (190 < VWMA 191,82 < BB mid 210,95 < SMA50 239,5 < SMA200 422,33) tidak satu pun direbut; reclaim 10-EMA 189,45 adalah level tercepat dan terlemah, satu bar, pertama sejak ~15 Okt. (5) MACD −18,64 vs signal −16,81 belum cross; histogram menyempit = momentum jual melambat, bukan momentum beli dimulai. RSI 33,3 masih <50, tanpa divergensi bullish teruji. (6) Flow: asing net jual −1.609.000 lembar, 5/5 hari; penyerap utama FS/Yuanta, XC, XL adalah broker ritel-berat sementara CLSA (KZ) distribusi −Rp 323 juta di harga sama 177. UBS +Rp 19,8 juta dan JP Morgan +Rp 2,4 juta terlalu kecil untuk disebut akumulasi institusi. (7) Fundamental buta: neraca, NPF, CAR, FDR, arus kas tidak terbaca. Yang terbaca justru laba komprehensif −Rp 4,81 M (OCI −19,87 M) — ekuitas tergerus kuartal ini. P/E ~90x tidak bisa dibela dengan "kurva pertumbuhan" saat pertumbuhan itu sendiri tidak terverifikasi. (8) Insider/principal menjual bertahap sejak Des 2023 tanpa pembelian pasar terbuka; tindakan berulang 3 tahun lebih informatif daripada narasi insentif. (9) Statistik vendor: empat pilar tesis Bull (volume ideal, RSI oversold, asing jual kuat, top broker akumulasi) berlabel JEBAKAN historis, skor 45/75 WATCH, PF 0,72–0,83. Bull membalik logika WR 39,9% — WR rendah + PF<1 berarti taruhan ini rata-rata rugi, bukan "60% tidak jatuh". (10) Bull cherry-pick katalis: Fed hold 97% (tanpa pemotongan suku bunga = cost of funds tetap tinggi bagi bank kecil) tidak dibahas; tren probabilita MSCI downgrade naik 1,5pp/minggu justru paling menghantam small-cap likuiditas tipis. Namun bear tidak menang telak: bull benar bahwa volume 4,93 juta lembar (3,4x rata 20 hari, 565 frekuensi, Rp 876 juta) bersama close di atas open 174 adalah partisipasi nyata, bukan satu print block; RSI naik dari 12,87 ekstrem; OCI negatif adalah mark-to-market surat berharga syariah, bukan kerugian operasional; laba bersih +Rp 15,06 M dan net revenue margin 15,9% menunjukkan mesin bagi hasil berjalan; dan label "JEBAKAN" bersifat deskriptif historis dengan sampel kecil (46, 153, 286). Jadi bukan Sell berkonviksi tinggi — tapi juga tidak seimbang. Tren turun 5 bulan −70% dari 635, death-cross intact, nol konfirmasi, R/R<1, dan flow asing negatif 5/5 hari membuat mempertahankan eksposur penuh tidak terjustifikasi. Keputusan: kurangi eksposur, jangan tambah, jangan average down — dengan rencana eksplisit untuk kembali konstruktif bila konfirmasi muncul.
Strategic Actions: Ukuran terhadap alokasi standar: perlakukan BANK.JK sebagai posisi satelit spekulatif maksimum 2% dari portofolio (bukan posisi inti). Rekomendasi: potong ke 0,5–0,75% (kurangi ~60–75% dari eksposur saat ini).
Belum punya posisi: NO ENTRY di 190. Jangan kejar. Tidak ada satu pun dari tiga syarat konfirmasi terpenuhi. Biarkan lewat.
Sudah punya posisi: trimming bertahap, bukan jual panik. Jual 50% segera di pasar (limit 190–193, jangan market order — likuiditas tipis, slippage nyata). Sisa 50% dipasangi limit jual di 205–211 (BB mid 210,95). Jika 211 tidak tersentuh dalam 10 sesi, keluar sisa di pasar.
Stop keras pada seluruh sisa posisi: close harian di bawah 163 (low siklus; alternatif 2xATR ≈ 164,7). Ini batas kerugian, bukan saran. Disiplin tanpa pengecualian — jangan "tunggu satu bar lagi".
Jangan average down meski FS/Yuanta beli besar. FS broker ritel-berat, bukan institusi strategis; itu penyerapan, bukan sponsorship.
Pemicu untuk kembali konstruktif (re-entry ke 1,5–2%). Ketiga syarat harus terpenuhi bersamaan, bukan sebagian: a. Close harian di atas VWMA 191,82 selama dua sesi berturut-turut; b. Histogram MACD berbalik positif DAN garis MACD di atas signal; c. Asing net beli minimal dua hari berturut-turut. Bila (a)+(b) terpenuhi tapi (c) tidak, masuk hanya 0,5% dan stop di bawah low bar konfirmasi.
Target jika konfirmasi datang: 210,95 (BB mid) sebagai target pertama, 239,5 (SMA50) target kedua. Kurangi di setiap target; jangan tunggu SMA200 422,33 — itu bukan target realistis dalam horizon ini.
Pemantauan wajib (data yang tidak ada di brief): NPF, CAR, FDR, arus kas operasi, dan tren OCI kuartalan. Ekuitas tergerus (laba komprehensif −Rp 4,81 M) adalah batasan ekspansi kredit, bukan opsi. Jika NPF tinggi atau CAR menipis, turunkan ke Sell penuh tanpa menunggu level teknikal.
Kalender risiko: hasil keputusan MSCI Indonesia (probabilitas downgrade ke Frontier 14%, tren naik 1,5pp/minggu) dan jalur suku bunga Fed (hold 97% = tanpa pemotongan, cost of funds tetap tinggi). Kurangi eksposur sebelum pengumuman MSCI, jangan sesudahnya.
BANK.JK — Laporan Analisis, 30 Okt 2026
Snapan terverifikasi (IDX Edge PRO): Close 190, Open 174, High 193, Low 163, Vol 4.927.600 lembar, Nilai Rp876.005.500, Freq 565, Asing net −1.609.000 lembar.
1. Struktur tren — rusak berat, belum berbalik
2. Momentum
3. Volatilitas
4. Volume / aliran
5. Bandarmologi (IDX, berlaku)
6. Pilihan indikator (8) close_50_sma (tren menengah: hambatan 239,5), close_200_sma (benchmark tren panjang: 422,33), close_10_ema (momentum cepat: 189,45 — close baru saja reclaim), macdh (percepatan momentum: −1,82 menyempit dari −4,80), rsi (jenuh: 33,30 dari 12,87), boll_lb/mid (band: 153,33 / 210,95 = zona risiko dan target pertama), atr (12,67 untuk sizing stop), vwma (191,82 = konfirmasi volume; harga masih di bawah). RSI+MACD komplementer (level vs akselerasi), MA+BOLL komplementer (arah vs rentang), ATR+VWMA menangani risiko dan likuiditas.
7. Dasar keputusan
8. Aksi trader
Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL
| Aspek | Data (30 Okt 2026) | Baca |
|---|---|---|
| Close | 190 (O174 H193 L163) | Rebound +16 dari 174 |
| close_10_ema | 189,45 | Close di atas, pertama sejak ~15 Okt |
| close_50_sma | 239,5 | Hambatan jangka menengah |
| close_200_sma | 422,33 | Tren panjang bearish |
| RSI | 33,30 (dari 12,87) | Oversold terlepas |
| MACD / Signal / Hist | −18,64 / −16,81 / −1,82 | Belum cross, hist menyempit dari −4,80 |
| Boll mid / lb | 210,95 / 153,33 | Close di bawah mid |
| ATR | 12,67 (6,7%) | Volatilitas tinggi |
| VWMA | 191,82 | Harga masih di bawah |
| Volume | 4,93 juta (3,4x rata 20d) | Surge bareng harga |
| Asing | −1,609.000 lembar; jual 5/5 hari | Distribusi berlanjut |
| Broker beli | FS +Rp720,6 jt (177), AK +19,8 jt, CC +16,0 jt | Satu ritel besar serap |
| Broker jual | KZ/CLSA −Rp323,1 jt (177), XL −144,2 jt, CP −102,6 jt | Asing+lokal distribusi |
| Pola bandarmologi | Ritel FS serap vs CLSA jual | Retail catch knife |
| Vendor score | 45/75 WATCH; semua pola "JEBAKAN" | Cross-check bearish |
| Stop | < 163 (atau 2×ATR ≈ 164,7) | Hard stop |
| Target bounce | 210,95 → 239,5 | R/R < 1 dari 190 |
| Aksi | Skip; holder kurangi | Tidak ada konfirmasi beli |
Perhatian data: tool get_balance_sheet, get_income_statement, get_cashflow hanya balik indeks file (Q1 2024–Q2 2026), bukan isi angka. Isi neraca/laba-rugi/arus kas tidak bisa dibaca. Satu-satunya angka rincian dari get_fundamentals (Q2 2026). Laporan dibagi: fakta terverifikasi vs tidak tersedia.
BANK.JK, bursa IDX (JKT).Satuan rupiah. Diduga angka kumulatif semester (perlu konfirmasi — format filing IDX biasanya YTD).
| Pos | Nilai (Rp) |
|---|---|
| Pendapatan pengelolaan dana sbg mudharib | 222.636.000.000 |
| Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer | -187.243.000.000 |
| Pendapatan operasional neto (bagi hasil) | 35.393.000.000 |
| Laba operasional | 13.067.000.000 |
| Pendapatan non-operasional | 144.000.000 |
| Laba sebelum pajak | 13.211.000.000 |
| Beban/pendapatan pajak | 1.850.000.000 (tanda positif, dugaan manfaat pajak/nilai tercatat apa adanya) |
| Laba bersih | 15.061.000.000 |
| Penghasilan komprehensif lain (OCI) | -19.873.000.000 |
| Laba komprehensif | -4.812.000.000 |
Baca:
Tidak tersedia. Tool cuma balik daftar periode, bukan angka. Tidak bisa hitung:
Tanpa ini, penilaian kualitas aset dan solvabilitas = kosong. Trader jangan ambil posisi besar atas dasar ini saja.
Sumber: IDX Edge PRO, 15 dari 30 transaksi.
Baca: pemegang utama terus kurangi kepemilikan sedikit-sedikit, tidak pernah beli. Bearish lembut.
Tidak ada baris data. Tidak ada edge musiman. Abaikan.
Kuat:
Lemah:
Actionable:
Rating: Hold
Rangkuman
| Kategori | Item | Nilai / Status | Baca |
|---|---|---|---|
| Identitas | Nama | PT Bank Aladin Syariah Tbk | Bank syariah digital |
| Identitas | Ticker | BANK.JK / IDX | — |
| Pasar | Harga | Rp 190 (+9,2%) | Naik di volume tipis |
| Pasar | Market cap | Rp 2,81 T | — |
| Pasar | Saham beredar | 14,79 M lembar | — |
| Pasar | Turnover | 0,000333 | Sangat tipis |
| Pasar | Nilai harian | Rp 876 juta | Likuiditas rendah |
| Q2 2026 | Pendapatan dana (mudharib) | Rp 222,64 M | — |
| Q2 2026 | Bagi hasil pihak ketiga | -Rp 187,24 M | — |
| Q2 2026 | Pendapatan neto | Rp 35,39 M | Margin 15,9% |
| Q2 2026 | Laba operasional | Rp 13,07 M | Efisiensi 36,9% |
| Q2 2026 | Laba bersih | Rp 15,06 M | Profit |
| Q2 2026 | OCI | -Rp 19,87 M | Negatif besar |
| Q2 2026 | Laba komprehensif | -Rp 4,81 M | Ekuitas tergerus |
| Valuasi | P/E (disetahunkan) | ~90x | Mahal |
| Neraca | Aset, DPK, NPF, CAR | Tidak tersedia | Tool gagal isi |
| Arus kas | Operasi/investasi/financing | Tidak tersedia | Tool gagal isi |
| Insider | Aladin Global Ventures | 7,44 M lembar (~50%) | Pemegang utama |
| Insider | Pola | Jual kecil berulang, tak beli | Bearish lembut |
| Insider | Waran | 6 exercise Jan 2026, delta 0 | Perlu cek rasio |
| Seasonality | Data | Kosong | Tak ada edge |
| Rating | — | Hold | Tunggu Q3 + neraca |
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low
Tidak ada data sentimen. Ketiga sumber kosong. Skor 5 = netral karena senyap, bukan karena sinyal.
| Sumber | Status | Isi |
|---|---|---|
| Berita (Yahoo Finance) | Tidak tersedia | DATA_UNAVAILABLE — tidak ada vendor berita bisa layani get_news. Yahoo Finance tak punya artikel bertag BANK.JK |
| StockTwits | Tidak tersedia | HTTPError — feed gagal, nol pesan terambil |
| Tidak ada kueri | Tidak ada diskusi dikueri untuk BANK.JK |
Tidak bisa dinilai. Nol sumber aktif = tidak ada pembanding. Divergensi butuh ≥2 sumber.
Tidak ada. Tak satu pun sumber memuat teks yang bisa dibaca.
Tidak teridentifikasi dari data ini. Tidak ada berita laba, aksi korporasi, peluncuran produk, atau ancaman kompetitif dalam materi yang diberikan. Jangan simpulkan katalis dari judul kosong.
| Arah | Sumber | Bukti pendukung |
|---|---|---|
| Tidak diketahui | Berita Yahoo Finance | DATA_UNAVAILABLE, nol artikel |
| Tidak diketahui | StockTwits | HTTPError, nol pesan |
| Tidak diketahui | Tidak dikueri |
Kesimpulan: Tidak ada dasar sentimen. Perlakukan sebagai blank slate, bukan konfirmasi netralitas pasar. Bobotkan analisis fundamental dan teknikal; sentimen belum bicara.
Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
Periode: 23–30 Okt 2026 · Data status: sebagian besar tidak tersedia
get_news gagal di rentang 7 hari dan 30 hari: vendor Yahoo Finance tidak punya artikel bertag BANK.JK. Bukan sinyal negatif soal emiten — sekadar tidak ada liputan yang terindeks.FRED_API_KEY tidak di-set). Tidak ada angka CPI, core PCE, unemployment, fed funds, 10y Treasury, atau yield curve. Tidak ada estimasi pengganti.Kebijakan Fed (Polymarket, volume tinggi — andal):
Risiko resesi:
Indonesia:
Mikrostruktur IDX:
Rating: Hold
FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD
| Kategori | Item | Data / Probabilitas | Arah untuk BANK.JK | Keandalan |
|---|---|---|---|---|
| Emiten | Berita BANK.JK 7h & 30h |
Tidak tersedia (vendor kosong) | Netral, informasi | — |
| Makro | CPI / PCE / unemployment / fed funds / 10y | Tidak tersedia (FRED key absen) | Tidak diketahui | — |
| Fed | Tidak ada pemotongan suku bunga 2026 | 97% | Negatif (biaya dana tinggi, margin tertekan) | Tinggi ($9,3 jt vol) |
| Fed | 1 pemotongan suku bunga 2026 | 0,85% | Praktis nol | Tinggi |
| Resesi | Resesi AS akhir 2026 | 6% (−1,0pp/mgg) | Positif lembut (risk-on) | Sedang |
| Indonesia | MSCI downgrade ke Frontier <30 Nov | 14% (+1,5pp/mgg) | Negatif — outflow, likuiditas turun | Rendah-sedang |
| Indonesia | Prabowo berhenti sebelum 31 Des 2026 | 5% (−0,1pp) | Netral | Rendah |
| Indonesia | Gempa 6,0+ bulan ini | 45% (+21,5pp) | Netral (bukan sektor bank) | Rendah |
| Mikrostruktur | Bucket screener IDX | BANK.JK tidak muncul | Netral — tidak ada akumulasi | Sedang |
| Pasar | Status IDX | Tutup (weekend), buka Senin 09.00 WIB | Eksekusi tertunda | Tinggi |
| Keputusan | — | — | Hold, ukuran posisi kecil, limit order | — |