Gacor Quant
Market tutup (weekend) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Bank Aladin Syariah Tbk.

BANK · analisa Jumat, 30 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

190 rupiah per lembar · +9,20% · 2026-10-30

Net broker seluruhnya 769,6 jt rupiah. Kapitalisasi 2,8 T.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. BANK.JK: SELL. Ketiga analis risiko (Agresif, Konservatif, Netral) sepakat arah — tidak ada dissent soal arah, hanya soal eksekusi.
Aliran dana
FS beli 720,6 jt · BQ jual 1,5 jt
Keyakinan
C51 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-20,7% terhadap SMA50, asing -33,7% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C51

Skor 50.7 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 21/25

net 769,6 jt dari bruto 847,9 jt, 8/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-20,7% vs SMA50, return 20 sesi -20,8%

Likuiditas 0/15

rata-rata 310,6 jt rupiah per hari

Volatilitas 12/15

ATR 6.9% lebar, stop jadi mahal

VWAP
178
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
876,0 jt
rupiah, sesi 2026-10-30
Frekuensi
565
kali transaksi
Volume
4,9 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2021-02-01 sampai 2026-10-30. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
FS YUANTA SEKURITAS INDONESIA 720,6 jt 4,1 jt 720,6 jt -
AK UBS SEKURITAS INDONESIA 19,8 jt 109,8 rb 22,2 jt 2,5 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 16,0 jt 87,4 rb 28,7 jt 12,7 jt
PP ALDIRACITA SEKURITAS INDONESIA 8,4 jt 44,0 rb 8,4 jt -
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 5,5 jt 26,6 rb 25,8 jt 20,3 jt
BK J.P. MORGAN SEKURITAS INDONESIA 2,4 jt 13,9 rb 2,4 jt -
LG TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. 119,0 rb 700 119,0 rb -
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 18,5 rb 100 18,5 rb -
AG KIWOOM SEKURITAS INDONESIA -119,0 rb -700 - 119,0 rb
XA NH KORINDO SEKURITAS INDONESIA -190,0 rb -1,0 rb - 190,0 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
FS 177 720,6 jt KZ 177 323,1 jt
XL 180 46,9 jt XL 176 191,1 jt
CC 184 28,7 jt CP 174 102,6 jt
XC 182 25,8 jt GR 190 57,0 jt
AK 179 22,2 jt NI 185 56,6 jt
PP 190 8,4 jt PD 181 37,6 jt
YP 187 7,9 jt XC 176 20,3 jt
PD 167 5,5 jt YP 181 17,8 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 30 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-03-03 ALADIN GLOBAL VENTURES - Sell -2,841,134 0
2026-01-29 ALADIN GLOBAL VENTURES - Warrant_Exercise 0 0
2026-01-27 ALADIN GLOBAL VENTURES - Warrant_Exercise 0 0
2026-01-26 ALADIN GLOBAL VENTURES - Warrant_Exercise 0 0
2026-01-23 ALADIN GLOBAL VENTURES - Warrant_Exercise 0 0
2026-01-21 ALADIN GLOBAL VENTURES - Warrant_Exercise 0 0

Keputusan akhir

1039 kata

Rating: Sell

Executive Summary: BANK.JK: SELL. Ketiga analis risiko (Agresif, Konservatif, Netral) sepakat arah — tidak ada dissent soal arah, hanya soal eksekusi. Belum punya posisi: nol, tidak entry di 190. Sudah punya: potong 50% segera via limit 190–193, sisa 50% limit 205–211, keluar pasar bila 211 tak tersentuh 10 sesi. Stop keras close harian di bawah 163 berlaku untuk seluruh sisa posisi. Jangan average down. Re-entry 1,5–2% hanya bila tiga syarat konfirmasi terpenuhi bersamaan.

Investment Thesis: Sebelas poin bukti, semua dari berkas ini:

  1. Tangga resistensi utuh, nol direbut: close 190 < VWMA 191,82 < BB mid 210,95 < SMA50 239,5 < SMA200 422,33. Reclaim 10-EMA 189,45 adalah level tercepat dan terlemah — satu bar, pertama sejak ~15 Okt. Death-cross intact. Turun ~70% dari 635 (7 Mei 2026).

  2. R/R negatif sebelum biaya: +20,95 ke target pertama (210,95) vs −27 ke stop (163) = 0,78. Agresif dan Konservatif sama-sama hitung angka ini; tidak ada kubu yang membantah.

  3. Momentum melambat, belum berbalik: MACD −18,64 vs signal −16,81, belum cross. Histogram −1,82 menyempit dari −4,80 = jual melambat, bukan beli dimulai. RSI 33,30 naik dari 12,87 ekstrem tapi masih <50, tanpa divergensi bullish teruji.

  4. Flow melawan: asing net −1.609.000 lembar (32,7% volume), jual 5/5 hari. CLSA (KZ) distribusi −Rp323,1 jt di 177. Penyerap FS/Yuanta +Rp720,6 jt (avg 177), XC, XL = broker ritel-berat. UBS +19,8 jt dan JP Morgan +2,4 jt = noise, bukan akumulasi institusi.

  5. Statistik vendor: 45/75 WATCH/AVOID. Empat pilar bull semuanya berlabel JEBAKAN historis — volume 2–5x WR 43,5% PF 0,72; RSI oversold WR 39,9% PF 0,78; asing jual kuat WR 39,9% PF 0,77; top broker akumulasi WR 38,2% PF 0,83. PF<1 = taruhan rata-rata rugi. Bobot sedang, bukan nol: sampel 46–631 heterogen dan estimasi titik tanpa interval kepercayaan (poin Netral yang valid).

  6. Fundamental buta pada variabel kritis: NPF, CAR, FDR, arus kas operasi tidak terbaca. Yang terbaca justru negatif: laba komprehensif −Rp4,81 M, OCI −Rp19,87 M, ekuitas tergerus. Laba bersih +Rp15,06 M dan net revenue margin 15,9% menunjukkan mesin bagi hasil berjalan — ini poin Bull yang diakui Konservatif dan Netral — tapi ekuitas tergerus adalah batas ekspansi kredit. P/E ~90x tidak bisa dibela saat pertumbuhan tidak terverifikasi.

  7. Insider/principal: Aladin Global Ventures jual bertahap sejak Des 2023, nol pembelian pasar terbuka dalam ~3 tahun. Tindakan berulang lebih informatif daripada narasi insentif.

  8. Makro: Fed hold 97% = tanpa pemotongan, cost of funds tetap tinggi, paling menekan bank kecil tanpa buffer. MSCI downgrade Indonesia ke Frontier 14%, tren naik 1,5pp/minggu — paling menghantam small-cap likuiditas tipis. Tidak ada kubu yang membantah kedua ini.

  9. Yang diakui pro-Bull tapi tidak cukup: volume 4,93 juta lembar (3,4x rata 20d, 565 frekuensi, Rp876 juta) bersama close 190 > open 174 adalah partisipasi nyata, bukan satu print block. Tapi close tetap di bawah VWMA — pembeli kalah agregat hari itu. OCI negatif adalah mark-to-market surat berharga syariah, bukan kerugian operasional (poin Konservatif, benar dan saya terima).

KEPUTUSAN EKSEKUSI — di sini ketiga kubu berbeda, dan saya menimbang:

Netral menang atas Konservatif soal timing: "bertahap" bukan "aman" bila likuiditas tipis. ATR 12,67 = 6,7% harian; satu sesi buruk bisa menghapus seluruh jarak ke stop 163 sebelum limit 205–211 kena. Menunda ke area penyerap 177–184 justru merealisasikan kerugian lebih besar di bawah harga sekarang. Konservatif tidak pernah menyebut di mana penyerap itu — Netral benar.

Netral menang atas Agresif soal motif: rotasi ke "nama lain 30–40%" tidak punya satu pun data di berkas ini. Itu afirmasi, bukan tesis, dan melanggar diversifikasi di tengah risiko MSCI yang naik. Alasan jual yang sah adalah risiko BANK.JK sendiri, bukan janji upside yang tidak terdokumentasi.

Konservatif menang pada satu hal: limit order, bukan market order. Likuiditas Rp876 juta/hari dan slippage nyata membuat market order merusak harga sendiri. Ini sudah tertulis di rencana Research Manager dan saya pertahankan.

Yang saya tolak dari Netral: syarat fundamental tambahan (Q3 2026 terbaca, OCI tidak negatif berulang) sebagai prasyarat re-entry absolut. Itu memperpanjang periode buta tanpa batas waktu. Saya jadikan syarat pemantauan wajib, bukan gerbang mutlak — bila NPF tinggi atau CAR menipis, turunkan ke Sell penuh tanpa menunggu level teknikal. Konservatif juga benar bahwa konfirmasi teknikal saja tanpa neraca terbaca bukan dasar untuk kembali ke 2% penuh — sizing re-entry maksimum 1,5% sampai neraca terbaca, baru 2% setelahnya.

KEPUTUSAN: Sell, bukan Underweight. Alasan: Underweight menyiratkan eksposur inti yang layak dipertahankan; BANK.JK tidak memenuhi itu. Nol konfirmasi dari tiga syarat, R/R 0,78, flow asing negatif 5/5, fundamental buta dengan ekuitas tergerus, dan statistik vendor miring ke AVOID. Saya juga tidak memilih Sell berkonviksi tinggi (bukan jual panik total hari ini) — Konservatif benar soal risiko eksekusi. Jadi: Sell dengan eksekusi terbelah dua, bukan keluar serentak.

SIZING (bisa diterapkan pemanggil ke posisinya sendiri):

  • Satelit spekulatif maksimum 2% portofolio, bukan posisi inti.
  • Belum punya posisi: 0%. Tidak entry di 190. Tidak mengejar.
  • Sudah punya posisi: potong 50% eksposur segera, limit 190–193 (jangan market order). Sisa 50% limit 205–211. Bila 211 tidak tersentuh dalam 10 sesi, keluar sisa di pasar. Target akhir eksposur 0,5–0,75% portofolio (~60–75% pengurangan dari eksposur sekarang).
  • Stop keras seluruh sisa posisi: close harian di bawah 163 (alternatif 2xATR ≈ 164,7). Tanpa pengecualian, tanpa "tunggu satu bar lagi".
  • Jangan average down meski FS/Yuanta beli besar. FS broker ritel-berat, penyerapan bukan sponsorship.

APA YANG MENGUBAH CALL INI: Re-entry ke 1,5% (2% hanya setelah neraca terbaca) hanya bila ketiganya bersamaan: (a) close harian di atas VWMA 191,82 dua sesi berturut-turut; (b) histogram MACD positif DAN garis MACD di atas signal; (c) asing net beli minimal dua hari berturut-turut. Bila (a)+(b) terpenuhi tapi (c) tidak, masuk hanya 0,5% dengan stop di bawah low bar konfirmasi. Target bila konfirmasi datang: 210,95 (BB mid) lalu 239,5 (SMA50); kurangi di setiap target. SMA200 422,33 bukan target realistis dalam horizon ini.

Pemantauan wajib — data tidak ada di berkas ini: NPF, CAR, FDR, arus kas operasi, tren OCI kuartalan. Neraca, laporan Q3 2026, dan data likuiditas/order book detail (selain Rp876 juta/hari dan turnover 0,000333) tidak tersedia; kesimpulan soal penyerap 177–184 berasal dari aliran broker, bukan dari data order book langsung.

Kalender risiko: kurangi eksposur SEBELUM pengumuman MSCI Indonesia, jangan sesudahnya.

Price Target: 210.95

Time Horizon: 1-10 sesi untuk eksekusi exit bertahap; re-entry hanya setelah konfirmasi teknikal + neraca terbaca

Rencana trader

359 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan = Underweight = Sell. Setuju penuh, bobot sedang-bukan-panik.

Struktur harga menolak: close 190 < VWMA 191,82 < BB mid 210,95 < SMA50 239,5 < SMA200 422,33. Tangga resistensi utuh, nol direbut. Reclaim 10-EMA 189,45 = level tercepat, terlemah, satu bar, pertama sejak ~15 Okt. Death-cross intact. Turun ~70% dari close 635 (7 Mei 2026).

R/R negatif sebelum biaya: 190 ke target pertama 210,95 = +20,95; stop 163 = −27. R/R 0,78. ATR 12,67 (6,7%) — volatilitas tinggi, band lebar bukan kompresi. Stop 2xATR ≈ 164,7 sejalan zona low 163-165.

Momentum melambat, belum berbalik. MACD −18,64 vs signal −16,81, belum cross. Histogram −1,82 menyempit dari −4,80 = jual melambat. RSI 33,30 dari 12,87 ekstrem = oversold terlepas, tanpa divergensi bullish teruji, masih <50.

Flow melawan. Asing net −1.609.000 lembar (32,7% volume), jual 5/5 hari. Penyerap FS/Yuanta +Rp720,6 jt (avg 177), XC, XL = broker ritel-berat. CLSA (KZ) distribusi −Rp323,1 jt di harga sama 177. UBS +19,8 jt, JP Morgan +2,4 jt = noise. Pola retail catch falling knife, bukan sponsorship institusi. Jangan average down alasan FS besar.

Volume 4,93 juta (3,4x rata 20d) bareng harga = satu-satunya sinyal konstruktif. Diakui, tapi harga tetap di bawah VWMA — pembeli kalah agregat hari itu.

Statistik vendor: 45/75 WATCH/AVOID. Empat pilar bull (volume 2-5x WR 43,5% PF 0,72; RSI oversold WR 39,9% PF 0,78; asing jual kuat WR 39,9% PF 0,77; top broker akumulasi WR 38,2% PF 0,83) semua JEBAKAN historis. PF<1 = taruhan rata-rata rugi. Sampel kecil, jadi bobot sedang — bukan nol.

Fundamental buta: NPF, CAR, FDR, arus kas tak terbaca. Terbaca: laba komprehensif −Rp4,81 M, OCI −Rp19,87 M, ekuitas tergerus. P/E ~90x tak terbelanja. Ekuitas tergerus = batas ekspansi kredit.

Konfirmasi balik belum ada satu pun dari tiga syarat. Belum punya posisi: lewat. Sudah punya: kurangi.

Entry Price: 190.0

Stop Loss: 163.0

Position Sizing: Satelit spekulatif maks 2% portofolio. Belum punya: 0% (no entry). Sudah punya: potong ke 0,5-0,75% dari total portofolio (~60-75% eksposur sekarang). Jual 50% di 190-193 limit, sisa 50% limit 205-211, sisa keluar pasar bila 211 tak tersentuh 10 sesi. Re-entry 1,5-2% hanya bila 3 syarat konfirmasi terpenuhi bersamaan.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

781 kata

Recommendation: Underweight

Rationale: Bear menang tipis-sedang, bukan telak. Alasan utama: (1) Bull inkonsisten — menyebut tesis "beli hanya setelah konfirmasi" tapi memberi label Buy di 190 yang belum konfirmasi; syaratnya sendiri belum terpenuhi satu pun. (2) Aritmetika R/R Bull kalah oleh angka Bull sendiri: 190 ke target pertama BB mid 210,95 = +20,95, stop 163 = −27, jadi R/R 0,78. Ini bukan asimetri positif; ini ekspektasi negatif sebelum biaya. (3) Bull tidak membantah poin paling keras: close 190 < VWMA 191,82. Secara agregat volume-tertimbang, pembeli masih kalah hari itu. (4) Tangga resistensi (190 < VWMA 191,82 < BB mid 210,95 < SMA50 239,5 < SMA200 422,33) tidak satu pun direbut; reclaim 10-EMA 189,45 adalah level tercepat dan terlemah, satu bar, pertama sejak ~15 Okt. (5) MACD −18,64 vs signal −16,81 belum cross; histogram menyempit = momentum jual melambat, bukan momentum beli dimulai. RSI 33,3 masih <50, tanpa divergensi bullish teruji. (6) Flow: asing net jual −1.609.000 lembar, 5/5 hari; penyerap utama FS/Yuanta, XC, XL adalah broker ritel-berat sementara CLSA (KZ) distribusi −Rp 323 juta di harga sama 177. UBS +Rp 19,8 juta dan JP Morgan +Rp 2,4 juta terlalu kecil untuk disebut akumulasi institusi. (7) Fundamental buta: neraca, NPF, CAR, FDR, arus kas tidak terbaca. Yang terbaca justru laba komprehensif −Rp 4,81 M (OCI −19,87 M) — ekuitas tergerus kuartal ini. P/E ~90x tidak bisa dibela dengan "kurva pertumbuhan" saat pertumbuhan itu sendiri tidak terverifikasi. (8) Insider/principal menjual bertahap sejak Des 2023 tanpa pembelian pasar terbuka; tindakan berulang 3 tahun lebih informatif daripada narasi insentif. (9) Statistik vendor: empat pilar tesis Bull (volume ideal, RSI oversold, asing jual kuat, top broker akumulasi) berlabel JEBAKAN historis, skor 45/75 WATCH, PF 0,72–0,83. Bull membalik logika WR 39,9% — WR rendah + PF<1 berarti taruhan ini rata-rata rugi, bukan "60% tidak jatuh". (10) Bull cherry-pick katalis: Fed hold 97% (tanpa pemotongan suku bunga = cost of funds tetap tinggi bagi bank kecil) tidak dibahas; tren probabilita MSCI downgrade naik 1,5pp/minggu justru paling menghantam small-cap likuiditas tipis. Namun bear tidak menang telak: bull benar bahwa volume 4,93 juta lembar (3,4x rata 20 hari, 565 frekuensi, Rp 876 juta) bersama close di atas open 174 adalah partisipasi nyata, bukan satu print block; RSI naik dari 12,87 ekstrem; OCI negatif adalah mark-to-market surat berharga syariah, bukan kerugian operasional; laba bersih +Rp 15,06 M dan net revenue margin 15,9% menunjukkan mesin bagi hasil berjalan; dan label "JEBAKAN" bersifat deskriptif historis dengan sampel kecil (46, 153, 286). Jadi bukan Sell berkonviksi tinggi — tapi juga tidak seimbang. Tren turun 5 bulan −70% dari 635, death-cross intact, nol konfirmasi, R/R<1, dan flow asing negatif 5/5 hari membuat mempertahankan eksposur penuh tidak terjustifikasi. Keputusan: kurangi eksposur, jangan tambah, jangan average down — dengan rencana eksplisit untuk kembali konstruktif bila konfirmasi muncul.

Strategic Actions: Ukuran terhadap alokasi standar: perlakukan BANK.JK sebagai posisi satelit spekulatif maksimum 2% dari portofolio (bukan posisi inti). Rekomendasi: potong ke 0,5–0,75% (kurangi ~60–75% dari eksposur saat ini).

  1. Belum punya posisi: NO ENTRY di 190. Jangan kejar. Tidak ada satu pun dari tiga syarat konfirmasi terpenuhi. Biarkan lewat.

  2. Sudah punya posisi: trimming bertahap, bukan jual panik. Jual 50% segera di pasar (limit 190–193, jangan market order — likuiditas tipis, slippage nyata). Sisa 50% dipasangi limit jual di 205–211 (BB mid 210,95). Jika 211 tidak tersentuh dalam 10 sesi, keluar sisa di pasar.

  3. Stop keras pada seluruh sisa posisi: close harian di bawah 163 (low siklus; alternatif 2xATR ≈ 164,7). Ini batas kerugian, bukan saran. Disiplin tanpa pengecualian — jangan "tunggu satu bar lagi".

  4. Jangan average down meski FS/Yuanta beli besar. FS broker ritel-berat, bukan institusi strategis; itu penyerapan, bukan sponsorship.

  5. Pemicu untuk kembali konstruktif (re-entry ke 1,5–2%). Ketiga syarat harus terpenuhi bersamaan, bukan sebagian: a. Close harian di atas VWMA 191,82 selama dua sesi berturut-turut; b. Histogram MACD berbalik positif DAN garis MACD di atas signal; c. Asing net beli minimal dua hari berturut-turut. Bila (a)+(b) terpenuhi tapi (c) tidak, masuk hanya 0,5% dan stop di bawah low bar konfirmasi.

  6. Target jika konfirmasi datang: 210,95 (BB mid) sebagai target pertama, 239,5 (SMA50) target kedua. Kurangi di setiap target; jangan tunggu SMA200 422,33 — itu bukan target realistis dalam horizon ini.

  7. Pemantauan wajib (data yang tidak ada di brief): NPF, CAR, FDR, arus kas operasi, dan tren OCI kuartalan. Ekuitas tergerus (laba komprehensif −Rp 4,81 M) adalah batasan ekspansi kredit, bukan opsi. Jika NPF tinggi atau CAR menipis, turunkan ke Sell penuh tanpa menunggu level teknikal.

  8. Kalender risiko: hasil keputusan MSCI Indonesia (probabilitas downgrade ke Frontier 14%, tren naik 1,5pp/minggu) dan jalur suku bunga Fed (hold 97% = tanpa pemotongan, cost of funds tetap tinggi). Kurangi eksposur sebelum pengumuman MSCI, jangan sesudahnya.

Analisa teknikal dan aliran dana

1149 kata

BANK.JK — Laporan Analisis, 30 Okt 2026

Snapan terverifikasi (IDX Edge PRO): Close 190, Open 174, High 193, Low 163, Vol 4.927.600 lembar, Nilai Rp876.005.500, Freq 565, Asing net −1.609.000 lembar.

1. Struktur tren — rusak berat, belum berbalik

  • Close 190 vs close_200_sma 422,33 dan close_50_sma 239,5. Harga jauh di bawah dua MA panjang. Death-cross intact.
  • Puncak siklus: close 635 (7 Mei 2026). Sesi 30 Okt = 190. Kerusakan struktur ~70% dari puncak.
  • Rantai penurunan Mei: 600 (8 Mei) → 510 (12 Mei) → 418 (18 Mei) → 342 (20 Mei) → 284 (25 Mei) → 238 (29 Mei). Volume eksplosif (25 Mei 254,57 juta; 29 Mei 85,29 juta; 23 Jun 234,58 juta; 25 Jun 265,23 juta — semua outlier data, kemungkinan aksi korporasi/block tape, flag kehati-hatian).
  • Juli–Sep: sideways melemah 300 → 228. 16 Okt gap turun: 238 → 204. 19 Okt 190 (range satu harga, vol 277.200). Low siklus 163 di 28–30 Okt.
  • 30 Okt rebound: low 163 → close 190 (+16 dari penutupan 174, +9,2%). Tutup di atas close_10_ema 189,45 untuk pertama kali sejak ~15 Okt. Satu bar belum tren.

2. Momentum

  • RSI 33,30 (snapshot). Riwayat RSI: 12,87 (28 Okt) → 14,31 (29 Okt) → 33,30 (30 Okt). Ekstrem oversold terlepas. Pantulan dari area jenuh jual, bukan divergensi bullish teruji.
  • MACD −18,64, signal −16,81, histogram −1,82. Histogram turun dalam ke −4,80 (21 Okt), kini menyempit ke −1,82. MACD line belum potong signal. Momentum jual melambat, arah belum berubah.
  • Catatan diskrepansi: vendor verdict menulis RSI 21, snapshot 33,3. Pakai snapshot. Vendor juga tulis "asing −2 jutа lembar", snapshot −1,609.000. Pakai snapshot.

3. Volatilitas

  • ATR 12,67 (=6,7% harga close). Rentang sesi 30 Okt 163–193 = Rp30 (17,2% — dari vendor, konsisten dengan OHLC snapshot).
  • Bollinger: mid 210,95, upper 268,57, lower 153,33. Close 190 di bawah mid. Band lebar = volatilitas tinggi, bukan kompresi.
  • Stop ATR-berbasis: 190 − 2×12,67 ≈ 164,7. Berada tepat di zona low 163–165.

4. Volume / aliran

  • 30 Okt vol 4,93 juta vs rata 20d ~1 juta (vendor: rasio 3,4x). Volume naik bersama harga — satu-satunya sinyal konstruktif hari ini.
  • VWMA 191,82 vs close 190. Harga masih di bawah VWMA meski rebound besar — pembeli volume belum menang agregat.
  • Asing: net jual 5/5 hari terakhir (rata −920 rb lembar/hari per vendor). 30 Okt −1,609 juta (32,7% volume). Tidak ada akumulasi asing.

5. Bandarmologi (IDX, berlaku)

  • Net beli: FS/Yuanta Rp +720,6 juta (avg 177), AK/UBS +19,8 juta (179), CC/Mandiri +16,0 juta (184), PP/Aldiracita +8,36 juta (190), XC/Ajaib +5,49 juta (182), BK/JP Morgan +2,43 juta (175).
  • Net jual: KZ/CLSA −Rp323,1 juta (177), XL/Stockbit −144,2 juta, CP/KB Valbury −102,6 juta (174), GR/Panin −57,0 juta (190), NI/BNI −56,3 juta (185), PD/Indo Premier −32,1 juta, DH/Sinarmas −17,7 juta.
  • Pola: domestik ritel-berat (FS Yuanta, XC Ajaib, XL Stockbit) + satu akumulator besar FS di 177, sementara CLSA (KZ) distribusi −Rp323 juta di harga sama 177 dan rumah lokal lain (KB Valbury, Panin, BNI) ikut jual. UBS net beli kecil (ekuitas asing riil ~Rp19,8 juta) — tidak signifikan. JP Morgan kecil +Rp2,4 juta — noise.
  • Kesimpulan bandarmologi: asing (CLSA) distribusi + lokal distribusi vs satu broker ritel besar menyerap. Pola "retail catch falling knife", bukan akumulasi institusi.
  • Vendor 5-hari: KZ jual 5/5, AK beli 5/5, CC jual 4/5, NI beli 4/5 — campuran, tak ada tangan besar konsisten.
  • get_accumulation_history kosong; get_order_flow_detail (30 Okt) 0 tick. Tidak bisa verifikasi detail order flow. Market breadth: pasar tutup weekend, data kosong.

6. Pilihan indikator (8) close_50_sma (tren menengah: hambatan 239,5), close_200_sma (benchmark tren panjang: 422,33), close_10_ema (momentum cepat: 189,45 — close baru saja reclaim), macdh (percepatan momentum: −1,82 menyempit dari −4,80), rsi (jenuh: 33,30 dari 12,87), boll_lb/mid (band: 153,33 / 210,95 = zona risiko dan target pertama), atr (12,67 untuk sizing stop), vwma (191,82 = konfirmasi volume; harga masih di bawah). RSI+MACD komplementer (level vs akselerasi), MA+BOLL komplementer (arah vs rentang), ATR+VWMA menangani risiko dan likuiditas.

7. Dasar keputusan

  • Bull case: RSI ekstrem terlepas (12,87→33,30), histogram MACD menyempit, close reclaim 10EMA, volume 3,4x, FS serap Rp720 juta di 177.
  • Bear case: close 190 < VWMA 191,82 < BB mid 210,95 < SMA50 239,5 < SMA200 422,33 — berlapis, semua di bawah. Asing jual 5/5. CLSA distribusi. MACD belum cross. Vendor personality: pola "volume ideal 2–5x" WR 43,5% PF 0,72 (sample 46), "RSI oversold" WR 39,9% PF 0,78 (sample 153), "asing jual kuat" WR 39,9% PF 0,77 (sample 286), "top broker akumulasi pekat" WR 38,2% PF 0,83 (sample 631) — keempatnya berlabel JEBAKAN HISTORIS. Vendor score 45/75, AVOID.
  • Rebound 30 Okt kemungkinan dead-cat: tanpa foreign inflow, tanpa cross MACD, tanpa konfirmasi VWMA. Satu sesi tidak membatalkan tren turun 5 bulan.

8. Aksi trader

  • Belum punya: skip. Tidak ada setup beli terkonfirmasi. Tunggu (a) close > VWMA 191,82 dua sesi, (b) histogram MACD posistif + MACD > signal, (c) asing net beli ≥2 hari.
  • Sudah punya: kurangi di kekuatan, terutama 193–211 (BB mid). Stop keras < 163 (low siklus 28–30 Okt). Level ATR stop 164,7 sejalan.
  • Target bounce bila terjadi: 210,95 (BB mid) lalu 239,5 (SMA50). Risk dari 190 ke stop 163 = Rp27, reward ke 211 = Rp21 — R/R < 1. Tidak memadai. Pakai hanya untuk mengurangi, bukan menambah.
  • Jangan average down meski FS beli besar. FS (Yuanta) profilnya broker ritel/likuiditas, bukan institusi strategis.

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Aspek Data (30 Okt 2026) Baca
Close 190 (O174 H193 L163) Rebound +16 dari 174
close_10_ema 189,45 Close di atas, pertama sejak ~15 Okt
close_50_sma 239,5 Hambatan jangka menengah
close_200_sma 422,33 Tren panjang bearish
RSI 33,30 (dari 12,87) Oversold terlepas
MACD / Signal / Hist −18,64 / −16,81 / −1,82 Belum cross, hist menyempit dari −4,80
Boll mid / lb 210,95 / 153,33 Close di bawah mid
ATR 12,67 (6,7%) Volatilitas tinggi
VWMA 191,82 Harga masih di bawah
Volume 4,93 juta (3,4x rata 20d) Surge bareng harga
Asing −1,609.000 lembar; jual 5/5 hari Distribusi berlanjut
Broker beli FS +Rp720,6 jt (177), AK +19,8 jt, CC +16,0 jt Satu ritel besar serap
Broker jual KZ/CLSA −Rp323,1 jt (177), XL −144,2 jt, CP −102,6 jt Asing+lokal distribusi
Pola bandarmologi Ritel FS serap vs CLSA jual Retail catch knife
Vendor score 45/75 WATCH; semua pola "JEBAKAN" Cross-check bearish
Stop < 163 (atau 2×ATR ≈ 164,7) Hard stop
Target bounce 210,95 → 239,5 R/R < 1 dari 190
Aksi Skip; holder kurangi Tidak ada konfirmasi beli

Analisa fundamental

979 kata

Laporan Fundamental BANK.JK — PT Bank Aladin Syariah Tbk

Perhatian data: tool get_balance_sheet, get_income_statement, get_cashflow hanya balik indeks file (Q1 2024–Q2 2026), bukan isi angka. Isi neraca/laba-rugi/arus kas tidak bisa dibaca. Satu-satunya angka rincian dari get_fundamentals (Q2 2026). Laporan dibagi: fakta terverifikasi vs tidak tersedia.

1. Identitas & Profil

  • Nama: PT Bank Aladin Syariah Tbk. Ticker BANK.JK, bursa IDX (JKT).
  • Sektor: Financial Services / Banks - Regional. Bank syariah digital.
  • Saham beredar: 14.793.174.908 lembar.
  • Market cap: Rp 2,81 triliun.
  • Harga terakhir: Rp 190 (naik 16, +9,2%; VWAP 177,78). Sumber 2026-10-30, market tutup weekend.
  • Turnover ratio: 0,000333 (sangat tipis).
  • Nilai transaksi harian: Rp 876 juta, 49.276 lot, 565 frekuensi. Likuiditas tipis.

2. Kinerja Q2 2026 (dari fundamentals, angka as filed)

Satuan rupiah. Diduga angka kumulatif semester (perlu konfirmasi — format filing IDX biasanya YTD).

Pos Nilai (Rp)
Pendapatan pengelolaan dana sbg mudharib 222.636.000.000
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer -187.243.000.000
Pendapatan operasional neto (bagi hasil) 35.393.000.000
Laba operasional 13.067.000.000
Pendapatan non-operasional 144.000.000
Laba sebelum pajak 13.211.000.000
Beban/pendapatan pajak 1.850.000.000 (tanda positif, dugaan manfaat pajak/nilai tercatat apa adanya)
Laba bersih 15.061.000.000
Penghasilan komprehensif lain (OCI) -19.873.000.000
Laba komprehensif -4.812.000.000

Baca:

  • Bank profit di level laba bersih. NIM syariah (net revenue margin) = 35,39/222,64 = 15,9% dari pendapatan dana.
  • Efisiensi: laba operasional/revenue neto = 36,9%. Beban operasional ≈ 22,33 M (implied 35,393 − 13,067).
  • Jebakan: OCI −19,87 M bikin laba komprehensif minus. Dugaan dari revaluasi surat berharga/EFEK (mark-to-market). Volatilitas ekuitas tinggi. Pajak tanda positif aneh; jangan percaya buta.
  • Tidak ada P/E valid: laba rendah vs market cap 2,81 T. P/E tahunan bila laba semester 15 M disetahunkan (30 M) ≈ 93x. Mahal.

3. Neraca, Laba-Rugi Tahunan, Arus Kas

Tidak tersedia. Tool cuma balik daftar periode, bukan angka. Tidak bisa hitung:

  • Total aset, DPK (dana pihak ketiga), pembiayaan/FDR.
  • NPF (non-performing financing), CAR, BOPO tahunan tren.
  • Ekuitas, book value, P/BV.
  • Arus kas operasi, CASA, rasio likuiditas.

Tanpa ini, penilaian kualitas aset dan solvabilitas = kosong. Trader jangan ambil posisi besar atas dasar ini saja.

4. Insider & Pemegang Saham Utama

Sumber: IDX Edge PRO, 15 dari 30 transaksi.

  • Aladin Global Ventures (pemegang besar): sisa 7.442.260.935 lembar setelah jual 2.841.134 lembar (2026-03-03). Masih ~50% saham.
  • 2026-01-20 s/d 2026-01-29: 6 record WARRANT_EXERCISE, posisi tetap 7.445.102.069 (delta 0). Artinya pelaksanaan waran tak tambah saham tercatat, atau data delta tidak akurat. Perlu cek rasio waran.
  • 2024-10-04: BUY +5.841.689.569 lembar (lonjakan 1,63 M → 7,47 M). Dugaan konversi/penambahan dari rights atau waran, bukan beli pasar.
  • Pola jual kecil berulang sejak 2023-12 (Des 2023, Mar, Apr, Agu, Sep, Okt, Nov 2024, Mar 2026). Jual kecil terus-menerus = sinyal negatif ringan. Tidak ada insider beli di pasar terbuka dalam 2 tahun terakhir.

Baca: pemegang utama terus kurangi kepemilikan sedikit-sedikit, tidak pernah beli. Bearish lembut.

5. Seasonality

Tidak ada baris data. Tidak ada edge musiman. Abaikan.

6. Penilaian

Kuat:

  • Sudah untung di level laba bersih (Q2 2026: +15,06 M). Turnaround dari periode rugi.
  • Bank syariah digital, cerita pertumbuhan, market cap 2,81 T.

Lemah:

  • Laba komprehensif minus (OCI -19,87 M). Ekuitas tergerus.
  • Valuasi mahal (P/E ~90x disetahunkan, asumsi).
  • Likuiditas saham sangat tipis (turnover 0,00033). Sulit masuk/keluar tanpa gerak harga.
  • Pemegang utama jual bertahap, tak ada insider beli.
  • Neraca, NPF, CAR, BOPO, arus kas tidak bisa dibaca. Buta risiko kredit & solvabilitas.
  • Harga lompat +9,2% di volume tipis = rawan reversal.

Actionable:

  • Tunggu laporan Q3 2026 dan neraca lengkap (FDR, NPF, CAR, ekuitas). Tanpa itu, posisi kecil saja.
  • Pantau OCI: kalau minus berulang, laba bersih tak sampai ke ekuitas.
  • Pantau transaksi Aladin Global Ventures. Jual makin besar = keluar.
  • Entry spekulatif hanya dengan stop ketat karena spread/likuiditas tipis.

Rating: Hold

Rangkuman

Kategori Item Nilai / Status Baca
Identitas Nama PT Bank Aladin Syariah Tbk Bank syariah digital
Identitas Ticker BANK.JK / IDX —
Pasar Harga Rp 190 (+9,2%) Naik di volume tipis
Pasar Market cap Rp 2,81 T —
Pasar Saham beredar 14,79 M lembar —
Pasar Turnover 0,000333 Sangat tipis
Pasar Nilai harian Rp 876 juta Likuiditas rendah
Q2 2026 Pendapatan dana (mudharib) Rp 222,64 M —
Q2 2026 Bagi hasil pihak ketiga -Rp 187,24 M —
Q2 2026 Pendapatan neto Rp 35,39 M Margin 15,9%
Q2 2026 Laba operasional Rp 13,07 M Efisiensi 36,9%
Q2 2026 Laba bersih Rp 15,06 M Profit
Q2 2026 OCI -Rp 19,87 M Negatif besar
Q2 2026 Laba komprehensif -Rp 4,81 M Ekuitas tergerus
Valuasi P/E (disetahunkan) ~90x Mahal
Neraca Aset, DPK, NPF, CAR Tidak tersedia Tool gagal isi
Arus kas Operasi/investasi/financing Tidak tersedia Tool gagal isi
Insider Aladin Global Ventures 7,44 M lembar (~50%) Pemegang utama
Insider Pola Jual kecil berulang, tak beli Bearish lembut
Insider Waran 6 exercise Jan 2026, delta 0 Perlu cek rasio
Seasonality Data Kosong Tak ada edge
Rating — Hold Tunggu Q3 + neraca

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa sentimen

347 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan BANK.JK — 2026-10-23 s/d 2026-10-30

Tidak ada data sentimen. Ketiga sumber kosong. Skor 5 = netral karena senyap, bukan karena sinyal.

Sumber per sumber

Sumber Status Isi
Berita (Yahoo Finance) Tidak tersedia DATA_UNAVAILABLE — tidak ada vendor berita bisa layani get_news. Yahoo Finance tak punya artikel bertag BANK.JK
StockTwits Tidak tersedia HTTPError — feed gagal, nol pesan terambil
Reddit Tidak ada kueri Tidak ada diskusi dikueri untuk BANK.JK

Divergensi antar sumber

Tidak bisa dinilai. Nol sumber aktif = tidak ada pembanding. Divergensi butuh ≥2 sumber.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Tak satu pun sumber memuat teks yang bisa dibaca.

Katalis dan risiko

Tidak teridentifikasi dari data ini. Tidak ada berita laba, aksi korporasi, peluncuran produk, atau ancaman kompetitif dalam materi yang diberikan. Jangan simpulkan katalis dari judul kosong.

Batasan data — baca ini detail

  • Kegagalan News dan StockTwits adalah kegagalan vendor/HTTP, bukan sinyal bearish atau bullish tentang BANK.JK. Absennya data tidak sama dengan absennya minat pasar.
  • Confidence low. Sample size nol di semua sumber. Rasio Bullish/Bearish StockTwits tidak bisa dihitung, jadi tidak ada pemakaian aturan 70/30 atau risiko over-extension ≥90/10.
  • BANK.JK (PT Bank Aladin Syariah Tbk, Sektor Keuangan / Bank Regional, BEI) adalah nama likuiditas tipis. Platform ritel berbahasa Inggris seperti StockTwits biasanya memang miskin cakupan untuk nama IDX — nol pesan di sini kurang informatif dibanding nol pesan pada nama besar.
  • Untuk sinyal yang berguna, ambil ulang data. Prioritas: sumber berita berbahasa Indonesia (kontan, bisnis.com, IDX disclosure), lalu komunitas lokal.

Tabel sinyal kunci

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak diketahui Berita Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE, nol artikel
Tidak diketahui StockTwits HTTPError, nol pesan
Tidak diketahui Reddit Tidak dikueri

Kesimpulan: Tidak ada dasar sentimen. Perlakukan sebagai blank slate, bukan konfirmasi netralitas pasar. Bobotkan analisis fundamental dan teknikal; sentimen belum bicara.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

659 kata

Laporan Riset Berita — BANK.JK (PT Bank Aladin Syariah Tbk)

Periode: 23–30 Okt 2026 · Data status: sebagian besar tidak tersedia

1. Berita emiten — TIDAK TERSEDIA

  • get_news gagal di rentang 7 hari dan 30 hari: vendor Yahoo Finance tidak punya artikel bertag BANK.JK. Bukan sinyal negatif soal emiten — sekadar tidak ada liputan yang terindeks.
  • Implikasi: tidak bisa konfirmasi rilis laba Q3 2026, pertumbuhan pembiayaan syariah, rasio FDR/NPF, kabar rights issue, atau aksi korporasi. Jangan ambil posisi berdasarkan asumsi.

2. Makro — TIDAK TERSEDIA

  • FRED gagal (FRED_API_KEY tidak di-set). Tidak ada angka CPI, core PCE, unemployment, fed funds, 10y Treasury, atau yield curve. Tidak ada estimasi pengganti.

3. Sinyal pasar terukur (tersedia)

Kebijakan Fed (Polymarket, volume tinggi — andal):

  • "No Fed rate cuts in 2026" = 97% ($9,3 jt volume, +0,3pp/minggu). Pasar mengunci sikap hold sepanjang 2026.
  • Probabilitas 1 potong = 0,85%; 2 potong = 0,45%. Praktis nol.
  • Artinya: likuiditas global tidak jadi tailwind. Untuk bank syariah kecil seperti BANK.JK, biaya dana tetap tinggi, ekspansi kredit mahal, dan spread margin tertekan.

Risiko resesi:

  • Resesi AS akhir 2026 = 6% (turun 1,0pp/minggu). Risiko makro global rendah → sentimen risk-on, tapi bukan pendorong spesifik untuk BANK.JK.

Indonesia:

  • MSCI turunkan Indonesia ke Frontier Market sebelum 30 Nov = 14% (naik 1,5pp/minggu). Ini risiko nyata untuk seluruh IDX: outflow pasif, likuiditas menyusut, dan saham small cap seperti BANK.JK paling kena.
  • Prabowo berhenti jadi Presiden sebelum 31 Des 2026 = 5% (stabil). Risiko politik jangka pendek rendah.
  • Gempa 6,0+ bulan ini = 45% (naik 21,5pp). Relevan untuk asuransi/klaim, bukan langsung ke bank.

Mikrostruktur IDX:

  • Screener IDX V5.2 (30 Okt, data segar): hanya BEKS, MGLV, WBSA, MARK muncul. BANK.JK tidak ada di bucket mana pun → tidak ada akumulasi broker/asing terdeteksi.
  • Pasar tutup (weekend), buka Senin 09.00 WIB. Movers kosong.

4. Interpretasi trading

  1. Tidak ada katalis emiten — tidak bisa build thesis fundamental. Posisi harus kecil atau nol.
  2. Latar makro negatif-lembut: Fed hold 97% → tidak ada ekspektasi penurunan suku bunga, tekanan pada margin bank kecil. Positifnya, risiko resesi rendah.
  3. Risiko IDX-wide (MSCI 14%) adalah faktor paling actionable: kalau probabilitas naik >25%, kurangi eksposur small cap IDX termasuk BANK.JK.
  4. Likuiditas jadi batas utama — tanpa akumulasi broker/asing di screener, slippage tinggi. Gunakan limit order, hindari market order.
  5. Langkah berikutnya: cek rilis keuangan Q3 2026 langsung (laporan IDX/website emiten) dan pantau kurs USD/IDR serta BI Rate sebelum ambil posisi. Data ini tidak bisa diambil dari tool saat ini.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Tabel Ringkasan

Kategori Item Data / Probabilitas Arah untuk BANK.JK Keandalan
Emiten Berita BANK.JK 7h & 30h Tidak tersedia (vendor kosong) Netral, informasi —
Makro CPI / PCE / unemployment / fed funds / 10y Tidak tersedia (FRED key absen) Tidak diketahui —
Fed Tidak ada pemotongan suku bunga 2026 97% Negatif (biaya dana tinggi, margin tertekan) Tinggi ($9,3 jt vol)
Fed 1 pemotongan suku bunga 2026 0,85% Praktis nol Tinggi
Resesi Resesi AS akhir 2026 6% (−1,0pp/mgg) Positif lembut (risk-on) Sedang
Indonesia MSCI downgrade ke Frontier <30 Nov 14% (+1,5pp/mgg) Negatif — outflow, likuiditas turun Rendah-sedang
Indonesia Prabowo berhenti sebelum 31 Des 2026 5% (−0,1pp) Netral Rendah
Indonesia Gempa 6,0+ bulan ini 45% (+21,5pp) Netral (bukan sektor bank) Rendah
Mikrostruktur Bucket screener IDX BANK.JK tidak muncul Netral — tidak ada akumulasi Sedang
Pasar Status IDX Tutup (weekend), buka Senin 09.00 WIB Eksekusi tertunda Tinggi
Keputusan — — Hold, ukuran posisi kecil, limit order —