Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Asuransi Ramayana Tbk.

ASRM · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Sell

204 rupiah per lembar · -6,42% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 70,3 jt rupiah. Kapitalisasi 260,7 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. SELL ASRM.JK. Keluar bertahap, bukan likuidasi panik dan bukan penundaan. Ketiga analis risiko sepakat arah; yang saya putuskan hanya derajat eksekusi.
Aliran dana
MU beli 28,3 jt
Keyakinan
C56 · paling kuat Kesepakatan agen, paling lemah Konfirmasi tren
Posisi harga
-24,0% terhadap SMA50, asing 0,6% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C56

Skor 55.9 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 30/30

rating, rencana riset, dan trader sepakat

Akumulasi broker 23/25

net 70,3 jt dari bruto 99,6 jt, 12/12 broker net beli

Konfirmasi tren 0/15

-24,0% vs SMA50, return 20 sesi -24,4%

Likuiditas 0/15

rata-rata 24,7 jt rupiah per hari

Volatilitas 3/15

ATR 9.2% lebar, stop jadi mahal

VWAP
207
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
87,2 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
149
kali transaksi
Volume
420,5 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-09 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
MU MINNA PADI INVESTAMA SEKURITAS TBK 28,3 jt 138,8 rb 28,3 jt -
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 21,7 jt 101,9 rb 23,3 jt 1,6 jt
XL STOCKBIT SEKURITAS DIGITAL 8,2 jt 40,3 rb 19,5 jt 11,3 jt
YU CGS INTERNATIONAL SEKURITAS INDONESI 5,0 jt 24,0 rb 6,5 jt 1,6 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 2,7 jt 13,1 rb 2,7 jt 21,8 rb
IF SAMUEL SEKURITAS INDONESIA 1,6 jt 7,5 rb 1,6 jt -
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 632,4 rb 3,1 rb 632,4 rb -
KK PHILLIP SEKURITAS INDONESIA 616,6 rb 3,0 rb 684,4 rb 67,8 rb
AT PHINTRACO SEKURITAS 520,0 rb 2,5 rb 520,0 rb -
LS RELIANCE SEKURITAS INDONESIA TBK. 501,4 rb 2,3 rb 501,4 rb -

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
MU 204 28,3 jt MG 207 69,2 jt
YP 213 23,3 jt XL 204 11,3 jt
XL 204 19,5 jt PD 216 2,0 jt
YU 210 6,5 jt YU 221 1,6 jt
XC 206 2,7 jt YP 220 1,6 jt
IF 216 1,6 jt AZ 216 626,4 rb
MG 204 1,0 jt DH 208 478,4 rb
KK 207 684,4 rb OD 216 259,2 rb

Direksi membeli di harga ini

5 dari 5 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2025-12-08 RAGAM VENTURINDO - Stock_Dividend 0 0
2025-12-05 RAGAM VENTURINDO - Buy +6,430,007 0
2024-05-28 TURI - Stock_Split +96,450,105 0
2020-10-07 RAGAM VENTURINDO - Sell -10,071,795 0
2020-10-06 RAGAM VENTURINDO - Buy +42,221,830 0

Keputusan akhir

786 kata

Rating: Sell

Executive Summary: SELL ASRM.JK. Keluar bertahap, bukan likuidasi panik dan bukan penundaan. Ketiga analis risiko sepakat arah; yang saya putuskan hanya derajat eksekusi. Bukti teknikal terverifikasi searah dengan fundamental lemah, dan tidak satu pun syarat konfirmasi bull terpenuhi.

Cara bertindak:

  1. Jual dalam 2–3 tranche pakai limit order, jangan market order. Ukuran per order berbasis nilai rupiah, bukan persentase posisi: maksimal ~20% rata-rata nilai transaksi harian (≈Rp17 juta per order). Kalau posisi lebih besar, pecah tranche lagi. Batas slippage 2% dari mid; lewat itu, berhenti dan tunda.
  2. Hindari sesi pembukaan dan penutupan. Kalau spread melebar atau bid tipis, tunda tranche berikutnya ke sesi lain. Modal tertahan sehari lebih murah daripada slippage permanen.
  3. Jangan buka posisi baru di 204, sekecil apa pun. Jangan averaging down.
  4. Stop-loss 188,5 wajib untuk sisa posisi, tanpa pengecualian.
  5. Alokasi acuan maksimum 1,0% portofolio untuk nama ini. Karena holdings/cash pemanggil tidak diketahui, terapkan angka ini relatif ke ukuran posisi Anda sendiri.

Investment Thesis: Empat hal memutuskan kasus ini.

  1. Struktur harga terverifikasi bearish, bukan turunan asumsi. Close 204 tepat di low, range 22 poin, volume 420.500 (5,2x rata-rata 20d), dan harga di bawah seluruh level acuan: 10 EMA 232,95, VWMA 241,31, Bollinger mid 250,40, 50 SMA 268,52, 200 SMA 278,58. MACD histogram melebar −2,70 → −3,86 dengan cross bearish sejak 23 Sep yang belum pernah berbalik. Close di bawah lower band 206,98 saat band melebar = walk-the-band bearish. Ini dasar yang saya pakai, bukan P/E atau label value trap.

  2. Klaim oversold-sebagai-alasan-tahan gugur oleh data ticker sendiri. RSI oversold 27,91 pada 13 Okt; rebound satu hari; lalu 268 → 204 dalam sepuluh sesi. RSI 28,49 sekarang bukan sinyal beli. Poin agresif ini saya terima.

  3. Flow hanya satu snapshot, jadi dipakai sebagai penguat, bukan pemicu urgensi. MG net jual Rp68,13 juta @207 ≈ 78% nilai transaksi harian Rp87,2 juta. Lima broker net buy ≈Rp63 juta (MU +28,3 jt, YP +21,7 jt, XL +8,2 jt, YU +4,9 jt) — masih di bawah Rp68 juta, jadi net-net negatif. Tapi get_order_flow_detail nol tick dan broker summary tidak memisah tanggal, sesuai catatan konservatif dan netral. Karena itu: cukup untuk mengurangi eksposur, tidak cukup untuk short agresif atau keluar secepat mungkin. Ini juga membatalkan framing "berisiko-rendah" dari agresif.

  4. Fundamental searah, dengan pengakuan keterbatasan. Marjin bersih 0,41% (laba Rp1,15 M atas premi bruto Rp278,98 M), pendapatan investasi −Rp1,87 M, beban umum Rp71,2 M (~62x laba bersih; 76,6% premi neto), retensi premi ~33,3%. Penjelasan mekanis: retensi rendah memindahkan risiko ke reasuradur tapi beban operasional tetap di ASRM — struktural, bukan sementara. Saya tidak memakai P/E tiga digit sebagai dasar karena neraca, ekuitas, RBC, dan arus kas tidak tersedia, dan label kumulatif vs kuartalan laba Rp1,15 M tidak jelas. Konservatif dan netral benar soal ini.

Perbedaan yang saya tolak dari kedua sisi: agresif menyebut SELL "jalur berisiko-rendah" dan memakai prediksi 188 sebagai urgensi — keliru, keluar di bid tipis itu sendiri berisiko dan prediksi arah tidak punya dasar. Netral dan konservatif benar bahwa 40% tranche bisa melebihi kapasitas harian; itu saya perbaiki lewat batas rupiah per order. Sebaliknya, konservatif keliru memakai keterbatasan data fundamental sebagai alasan memperlambat, karena dasar keputusan ini teknikal + likuiditas, bukan valuasi.

Argumen bull yang valid dan saya akui: likuiditas Rp87 juta/hari membatasi ukuran posisi; nol insider sell signifikan 5 tahun; Ragam Venturindo menambah 6,43 juta saham. Tapi sinyal insider itu Des 2025, ~10 bulan lalu, di harga sebelum downtrend 29,7% — lemah sebagai pemicu hari ini, dan "terjebak likuiditas" sama masuk akalnya dengan "keyakinan". Tidak cukup membalik arah.

Kenapa Sell, bukan Underweight: momentum, flow, dan fundamental menunjuk arah sama, dan nol dari empat syarat konfirmasi terpenuhi.

Yang mengubah tesis — keempatnya harus terpenuhi sekaligus, bukan sebagian:

  • Close harian > 232,95 dan 10 EMA berhenti turun.
  • MACD histogram menyusut dibanding −3,86, terkonfirmasi minimal 2 sesi.
  • Tembus dan bertahan di atas VWMA 241,31 dengan volume di atas rata-rata (zona overhang — butuh volume, bukan sentuhan harga).
  • Net sell MG berhenti dan net buy beberapa broker bertahan minimal 2 sesi berturut (konsesi saya ke netral/konservatif soal kualitas bukti flow). Jika terpenuhi: entry maksimum 0,5% alokasi, stop minimum 1,5x ATR (~23 poin; alternatif longgar 180,8) di bawah swing low terbaru.

Pemicu fundamental yang bisa menggeser rating ke Underweight lalu Hold: (a) pendapatan investasi kembali positif, (b) beban umum turun relatif ke premi neto, (c) marjin melebar dua periode berturut-turut, (d) kejelasan angka laba kumulatif vs kuartalan.

Keterbatasan data yang harus dinyatakan terbuka: tidak ada harga historis multi-tahun, laporan arus kas, ekuitas, rasio solvabilitas/RBC, rincian portofolio investasi, atau bukti flow multi-hari. Kesimpulan ini hanya berdasarkan bukti yang diberikan.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Price Target: not provided

Time Horizon: 2-3 sesi untuk keluar bertahap; re-entry hanya setelah 4 syarat konfirmasi terpenuhi

Rencana trader

324 kata

Action: Sell

Reasoning: Bear menang semua sumbu. Close 204 = close di low persis, range 22 poin, volume 420.500 (5,2x avg 20d) = distribusi, bukan akumulasi. Harga < 10 EMA 232,95 < VWMA 241,31 < Boll mid 250,40 < 50 SMA 268,52 < 200 SMA 278,58. MACD hist melebar −2,70 → −3,86, cross bearish sejak 23 Sep, belum pernah balik. RSI 28,49 oversold tapi riwayat ticker ini: oversold 13 Okt (27,91), rebound gagal, harga 268 → 204 dalam 10 sesi. Oversold bukan trigger beli di sini. Close 204 di bawah lower band 206,98 saat band melebar = walk-the-band bearish. Flow: MG net jual Rp68,13 jt @207 ≈ 78% nilai transaksi harian Rp87,2 jt; total net buy lima broker ≈ Rp63 jt < Rp68 jt. Net-net negatif, pola distribusi broker besar ke ritel. Foreign net 0, tidak ada penopang asing. Zero bull trigger terpenuhi: tidak ada close > 232,95, hist tidak menyusut, tidak ada reclaim VWMA 241,31. Fundamental searah: marjin bersih 0,41%, pendapatan investasi −Rp1,87 M, beban umum ~62x laba bersih. Sell, tapi bertahap — likuiditas tipis (Rp87 jt/hari), jangan market order. Bukan short agresif: bukti flow cuma satu periode, get_order_flow_detail = 0 ticks, tidak bisa konfirmasi jual MG berlanjut.

Entry Price: 204.0

Stop Loss: 188.5

Position Sizing: Keluar bertahap 2–3 tranche (40%/40%/20%) pakai limit order, slippage max 2% dari mid, jangan sesi pembukaan, per order max ~20% nilai transaksi harian rata-rata. Alokasi acuan maks 1,0% portofolio untuk nama ini; tidak ada posisi baru di 204. Kalau sisa posisi masih ada, stop 188,5 (≈1x ATR 15,47 dari 204) wajib tanpa pengecualian; alternatif longgar 180,8 (1,5x ATR). Jangan averaging down. Masuk kembali hanya bila keempat syarat terpenuhi sekaligus: close > 232,95 + 10 EMA berhenti turun, hist MACD menyusut 2 sesi, tembus & bertahan > VWMA 241,31 dengan volume di atas rata-rata, dan net sell MG berhenti — entry max 0,5% alokasi, stop min 1,5x ATR (~23 poin) di bawah swing low.

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

769 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Debat ini diputuskan oleh empat hal, dan bear menang di hampir semuanya.

  1. Kerangka metrik flow. Bull mengecilkan Rp68 juta net sell MG dengan denominator market cap (0,026%). Bear benar: metrik yang relevan adalah konsentrasi flow — Rp68 juta = ~78% dari total nilai transaksi Rp87,2 juta hari itu. Satu meja menyuplai mayoritas sisi jual. Lebih telak lagi, bear menghitung ulang klaim "lima broker net buy": MU +28,3 jt, YP +21,7 jt, XL +8,2 jt, YU +4,9 jt ≈ Rp63 juta, masih di bawah Rp68 juta MG. Net-net negatif. Bull cherry-pick pembeli tanpa menghitung penjual. Klaim "ada yang menampung di 204" melemah.

  2. Asumsi "seller sudah habis" tidak didukung data. Bull mengakui broker summary bukan flow intraday, lalu tetap bertaruh penjual sudah kering. Bukti yang ada berlawanan: close tepat di low, MACD histogram melebar (−2,70 → −3,86), tidak ada satu pun tanda kelelahan jual. Ini taruhan, bukan analisis.

  3. Konsistensi internal bull rusak di bagian fundamental. Bull membuang P/E karena denominator "tidak berlabel", lalu memakai angka set yang sama (premi bruto Rp278,98 M, laba Rp1,15 M) untuk kredit positif. Tidak bisa buang pembilang, pakai penyebut. Yang tersisa dari angka itu: marjin bersih 0,41%, beban umum Rp71,2 M = ~62x laba bersih, pendapatan investasi −Rp1,87 M. Bull menyebut investasi negatif "sementara" tanpa data pendukung, padahal klaim "yield tinggi bantu aset P&C" justru dibantah hasil perusahaan sendiri. Penjelasan mekanis bear soal rasio klaim 9,8% lebih kuat dan tidak menuduh fraud: retensi ~33% memindahkan risiko ke reasuradur, tapi beban operasional tetap di ASRM — itu sebabnya marjin tipis. Struktural, bukan sementara.

  4. Hitungan risk/reward bull tidak tahan koreksi. Target 232,95 adalah 10 EMA yang sedang turun — reward menyusut tiap hari, dan ada overhang di VWMA 241,31. Stop 188,5 ≈ 1x ATR 15,47 berarti satu candle normal bisa menembus stop (whipsaw), bukan perlindungan. Setup buy di close-low dengan volume distribusi 5,2x dan histogram melebar = menangkap pisau jatuh.

Argumen bull yang valid dan harus diakui: likuiditas Rp87 juta/hari membatasi ukuran posisi (sama-sama diakui bear lewat tesis "illikuiditas memenjarakan pemegang besar"); nol insider sell signifikan 5 tahun; Ragam Venturindo menambah 6,43 jt saham. Tapi sinyal insider itu Des 2025, ~10 bulan lalu, di harga sebelum downtrend 29,7% — lemah sebagai pemicu aksi hari ini, dan penjelasan "terjebak likuiditas" sama masuk akalnya dengan "keyakinan". Bukan cukup untuk membalik arah.

Yang membuat ini Sell, bukan Underweight: tidak hanya momentum dan flow bearish, fundamentalnya (marjin 0,41%, investasi negatif, retensi rendah) juga lemah dan searah dengan harga. Tidak ada satu pun syarat konfirmasi terpenuhi. Namun karena likuiditas sangat tipis dan bukti flow hanya satu hari, keyakinan tidak cukup untuk short agresif — karena itu eksposur yang ada dikeluarkan bertahap, bukan dilempar sekaligus.

Catatan keterbatasan data: label kumulatif/kuartalan pada laba Rp1,15 M tidak jelas; tidak ada data harga historis multi-tahun, laporan arus kas, rasio solvabilitas/RBC, atau rincian portofolio investasi. Kesimpulan ini berdasarkan bukti yang diberikan saja.

Strategic Actions: Ukuran acuan: alokasi standar untuk nama ini maksimum 1,0% dari portofolio, karena nilai transaksi harian hanya ~Rp87 juta dan exit butuh beberapa sesi.

  1. Keluar dari posisi lama, bertahap. Jual dalam 2–3 tranche (mis. 40% / 40% / 20%) memakai limit order, jangan market order. Batas slippage yang dapat diterima: 2% dari mid. Jika satu sesi tidak bisa menyerap, lanjutkan sesi berikutnya — jangan memaksa.

  2. Jangan buka posisi baru di 204, berapa pun kecilnya. Setup bull memerlukan asumsi tak terbukti (seller habis, investasi negatif sementara, marjin 0,41% sehat).

  3. Pemicu masuk kembali (semua harus terpenuhi, bukan sebagian):

    • Close harian > 232,95 (10 EMA) dan 10 EMA berhenti turun.
    • MACD histogram menyusut dibanding −3,86, terkonfirmasi minimal 2 sesi.
    • Tembus dan bertahan di atas VWMA 241,31 dengan volume di atas rata-rata — ini zona overhang, jadi butuh volume, bukan hanya sentuhan harga.
    • Bukti flow: net sell MG berhenti dan net buy beberapa broker bertahan lebih dari satu hari. Jika keempatnya terpenuhi, entry maksimum 0,5% alokasi, stop di bawah swing low terbaru minimal 1,5x ATR (≈23 poin) supaya tidak kena whipsaw.
  4. Batas risiko keras: jika masih ada sisa posisi setelah pengurangan, stop-loss 188,5 bersifat wajib tanpa pengecualian. Jangan menambah ke posisi yang turun.

  5. Pantau laporan berikutnya untuk tiga hal spesifik yang bisa membalik tesis: (a) pendapatan investasi kembali positif, (b) beban umum turun relatif ke premi neto, (c) kejelasan angka laba kumulatif vs kuartalan. Sampai itu muncul, tesis bear tetap berlaku. Jika investasi kembali positif dan marjin melebar dua periode berturut-turut, eskalasi ke Underweight lalu Hold.

  6. Batasan eksekusi: spread di nama ini bisa lebar. Gunakan limit order, hindari sesi pembukaan, dan jangan pernah menempatkan order lebih dari ~20% nilai transaksi harian rata-rata.

Analisa teknikal dan aliran dana

1456 kata

ASRM.JK — Asuransi Ramayana Tbk, Financial Services / Insurance P&C, IDX

Gambaran: downtrend tajam + volume distribusi besar + sinyal oversold. Belum ada bukti reversal. Satu-satunya hal bull: ada akumulasi kecil di level 204 oleh broker ritel/mirae, dan harga tutup tepat di lower band.


1. Price action terverifikasi

Snapshot resmi 2026-10-28: Open 224, High 226, Low 204, Close 204, Volume 420.500 lembar, Value Rp87.245.200, Freq 149. Foreign net 0.

Aksi: buka 224 gap turun dari close 218 (27 Okt), jual terus sampai low 204, tutup di low persis. Range 22 poin (10,1% dari harga). Volume 420.500 vs rata-rata 20 hari ±81.000 (rasio 5,2x dari vendor). Ini penurunan harga + volume raksasa = distribusi/panik seller, bukan akumulasi.

Jalan harga dari puncak observasi: 18 Sep close 290 (intraday spike high 350, volume 2,79 juta — anomali/big print, tetap tutup 290). Turun bertahap: 294 (21 Sep) → 288 (23 Sep) → 280 (24 Sep) → 274 (25 Sep). Pijakan 268-274 sepanjang 29 Sep–9 Okt. Pecah 12 Okt (258), 13 Okt (252), 14 Okt sempat spike ke 300 lalu tutup 268 (volume 440.900, freq 355 — widening). 16 Okt 234, 19 Okt 220, rebound lemah 20-23 Okt (228/240/244/248), lalu gagal: 26 Okt 232, 27 Okt 218, 28 Okt 204.

Hitungan tool: 290 → 204 = −86 poin, −29,7% dari close 18 Sep ke close 28 Okt. Ini data langsung, bukan estimasi.

ATR(14) = 15,47 (7,6% harga). Volatilitas naik terus: 13 Sep 5,63 → 18 Sep 9,80 → 14 Okt 12,28 → 28 Okt 15,47. Tidak ada kompresi. Volatilitas ekspanding + harga jatuh = downtrend sehat-buruk (bearish).


2. Trend — semua timeframe bearish

Level Nilai Posisi harga 204
10 EMA 232,95 di bawah
Boll mid (20 SMA) 250,40 di bawah
50 SMA 268,52 di bawah
200 SMA 278,58 di bawah
VWMA 241,31 di bawah

Susunan MA rapi bearish: 10 EMA < 50 SMA < 200 SMA, dan harga < semua. Tidak ada golden cross; sebaliknya spread 50-200 makin menyempit lalu 50 SMA turun: 275,68 (9 Okt) → 268,52 (28 Okt). 200 SMA turun pelan 290,73 (3 Sep) → 278,58 (28 Okt). Faster MA turun lebih cepat = momentum bearish dominan.

VWMA 241,31 vs harga 204: rata-rata berbobot volume masih ±37 poin di atas harga. Artinya pemegang saham di zona volume besar (Rp241 area) sedang floating loss. Ini bahan resistance/tumpukan seller di rebound.

VWMA lompat 284,19 (17 Sep) → 305,63 (18 Sep) karena volume 2,79 juta @ 290. Setelah itu perlahan turun sampai 241,31 (28 Okt). Ketebalan volume itu di atas harga = overhang berat.


3. Momentum — bearish, belum diverge

MACD: −14,28. Signal: −10,42. Histogram: −3,86. MACD di bawah signal, keduanya negatif, histogram negatif dan melebar lagi (−1,80 pada 23 Okt → −2,70 pada 27 Okt → −3,86 pada 28 Okt). Pelebaran histogram = tekanan turun mempercepat, bukan mengendur. Cross bearish pertama 23 Sep (macdh 21 Sep +0,3795 → 23 Sep −0,0504). Sejak itu tidak ada cross balik.

RSI(14): 28,49. Oversold (<30). Tapi baca hati-hati: RSI turun 43,62 (23 Okt) → 36,98 (26 Okt) → 32,34 (27 Okt) → 28,49 (28 Okt). Oversold di dalam downtrend kuat sering = lanjutan, bukan reversal. Sebelumnya RSI sudah oversold 13 Okt (27,91) lalu rebound 14 Okt (46,10) — dan rebound itu gagal (harga 268 → 204 dalam 10 sesi). Jadi oversold di ticker ini belum terbukti valid sebagai sinyal beli (dua kali oversold, dua kali lanjut turun).


4. Volatilitas & Bollinger

Boll mid 250,40, UB 293,82, LB 206,98. Close 204 = di bawah lower band tipis (2,98 poin). Wide band (UB−LB = 86,8). Price di luar band bawah saat band melebar = walk-the-band bearish klasik. Band bawah turun cepat: 253,11 (14 Okt) → 234,44 (19 Okt) → 206,98 (28 Okt). Band melebar di dua sisi (UB 292→294 lalu turun ke 293,82, LB jatuh) = ekspansi volatilitas turun.

ATR 15,47 = ukuran stop/posisi. Stop manajemen pakai ATR, bukan angka nominal: 204 − 1×ATR ≈ 188,5; 204 − 1,5×ATR ≈ 180,8.


5. Bandarmologi (IDX) — asing praktis absen, lokal distribusi

Foreign net harian = 0 pada 28 Okt. Tidak ada pola akumulasi asing. Sepanjang periode data, ForeignNet mayoritas 0 dengan net kecil (e.g. −14.400 pada 6 Agu, +9.400 pada 6 Okt). Jadi teorema "asing akumulasi, lokal distribusi" TIDAK berlaku di sini. Ini murni fight lokal.

Top net buyers (rupiah): MU (Minna Padi) +28.329.800 / 138.800 lbr; YP (Mirae Asset) +21.694.000 / 101.900; XL (Stockbit) +8.223.600 / 40.300; YU (CGS International) +4.955.000 / 24.000; XC (Ajaib) +2.692.800; IF (Samuel) +1.620.000.

Top net sellers: MG (Semesta Indovest) −68.133.800 / −329.000 lbr — dominan, hampir 2,4x total net buy semua buyer. PD (Indo Premier) −1.831.400; AZ (Sucor) −389.400; OD (BRI Danareksa) −218.200.

Lokasi akumulasi: MU beli rata-rata 204 (Rp28,3 juta), YP rata-rata 213 (Rp23,3 juta), XL rata-rata 204 (Rp19,5 juta) — tapi XL juga jual 204 (Rp11,26 juta) jadi XL net kecil, churn. YU beli 210 (Rp6,5 juta) dan jual 221 (Rp1,59 juta) — beli murah, jual tinggi, bukan akumulator murni. XC beli 206. MG jual rata-rata 207 (Rp69,15 juta) tapi juga beli 204 (Rp1,02 juta) — net seller masif.

Pola jelas: Semesta Indovest (MG) membuang di 207-204, ditampung ritel/toko (Minna Padi, Stockbit, Ajaib) dan sedikit Mirae. Ini pola distribusi broker besar ke ritel, bukan akumulasi institusi. CGS (YU) — satu-satunya nama asing-afiliasi di daftar — net cuma +4,9 juta dan beli 210, tidak agresif.

Caveat: get_accumulation_history = kosong, get_order_flow_detail hari ini = 0 ticks. Tidak bisa konfirmasi apakah penjualan MG berlanjut hari ini secara intraday. Broker summary tidak membedakan tanggal, jadi angka ini akumulasi satu periode, bukan flow khusus 28 Okt. Jangan overklaim "MG jual hari ini".


6. Skenario & level

Support: 204 (low hari ini; tidak valid karena tidak ada konfirmasi bounce). Di bawahnya hanya ekstensi Bollinger/ATR: 197 (S1 vendor), 189 (S2 vendor), lalu ±188 (1×ATR dari 204). Vendor hitung support-resistance sendiri; angka 197/189 bukan perhitungan saya, flag sebagai input vendor.

Resistance: 232,95 (10 EMA), 241,31 (VWMA), 250,40 (Boll mid / SMA20), 268,52 (50 SMA), 278,58 (200 SMA). Prior swing high 248 (23 Okt) dan 244 (22 Okt) adalah harga tertinggi rebound yang gagal — zona 244-248 jadi ceiling praktis terdekat.

Bull trigger (belum terjadi): close > 232,95 (10 EMA) + histogram MACD mengecil 2 hari berturut + volume tetap besar di green candle. Belum ada satu pun. Close di low + histogram melebar = kebalikannya.

Bear confirm: close < 204 = break lower tan tanpa support struktural; target 188-189.


7. Aksi

Tidak beli. Oversold bukan alasan beli di trend down dengan MACD melebar dan broker besar net jual 68 juta.

Punya posisi: 204 adalah close di low, bukan bounce. Aturan jelas: exit/cut jika close di bawah 197 (vendor S1) atau di bawah ±188,5 (1×ATR). Jangan averaging down — MU/YP/XL sudah tangkap di 204-213 dan belum tentu menang; risiko MG masih punya sisa −329.000 lbr distribusi lanjutan.

Watchlist: pantau apakah MU/YP/XL tetap net buy 2-3 sesi berikut dan apakah harga bisa reclaim 232,95 (10 EMA). Kalau reclaim 232,95 dengan histogram MACD mengecil → baru layak dipertimbangkan entry spekulatif kecil, stop 204, size pakai ATR (risiko per posisi dibatasi 1-2× ATR).

Catatan disiplin: semua eksposur harus dikelola dengan stop ketat karena ATR 15,47 (7,6%) berarti satu candle bisa geser 1× ATR. Posisi penuh di nama ilikuid (nilai hari ini Rp87 juta) berisiko slippage; volume 420.500 lbr tidak besar untuk keluar cepat.


Ringkasan

Item Nilai / baca Aksi
Close 28 Okt 204 (−14, −6,42% dari 218) Low = close, bearish
Volume 420.500 (5,2x rata2 20d per vendor) Distribusi, bukan akumulasi
10 EMA 232,95 Harga di bawah
50 SMA 268,52 Harga di bawah
200 SMA 278,58 Harga di bawah
VWMA 241,31 Overhang Rp241
MACD / Signal / Hist −14,28 / −10,42 / −3,86 Bearish, hist melebar
RSI 28,49 Oversold, bukan buy trigger
Boll LB / Mid / UB 206,98 / 250,40 / 293,82 Close di bawah LB
ATR 15,47 (7,6%) Stop: 188,5 (1 ATR) / 180,8 (1,5 ATR)
Bandarmologi MG −68,13 jt jual @207; MU +28,33 jt, YP +21,69 jt, XL +8,22 jt beli @204-213 Distribusi BG ke ritel
Foreign Net 0 Tidak ada pola asing
Trigger bull Close >232,95 + hist MACD mengecil Belum ada
Trigger bear Close <204 Target 188-189

Rating: Sell

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

1252 kata

Laporan Fundamental ASRM.JK — PT Asuransi Ramayana Tbk

Catatan keterbatasan data

Tool neraca/laba-rugi/arus-kas balas hanya metadata file (daftar periode), isi angka tidak terkirim. Rentang tersedia:

  • Neraca: Q1 2024–Q2 2026, FY 2022–FY 2025
  • Laba-rugi: Q2 2023–Q2 2026, FY 2022/FY 2023/FY 2025 (FY 2024 hilang)
  • Arus kas: Q1 2024–Q2 2026, FY 2022–FY 2025

Angka detail per periode tidak bisa dipakai. Analisis kuantitatif di bawah hanya dari get_fundamentals (snapshot terbaru) + insider. Tolong retry statement untuk data lengkap.

1. Profil

  • Nama: Asuransi Ramayana Tbk. | Kode IDX: ASRM | Exchange: JKT
  • Sektor: Financial Services / Insurance – Property & Casualty (asuransi umum)
  • Saham beredar: 1.277.992.036 lembar
  • Harga: 204 (28-10-2026), turun -14 (-6,42%)
  • Market cap: ~Rp260,7 miliar (~Rp261 M)
  • VWAP 207,48 | turnover ratio 0,000329 (sangat tipis) | volume 4.205 lot, nilai Rp87,2 juta
  • State: market closed (belum buka)

2. Kinerja Q2 2026 (dari fundamentals)

Angka pendapatan/laba dalam eksposur Q2 2026. Perhatikan: kemungkinan kumulatif semester (1H) atau kumulatif Jan-Jun. Tidak ada label eksplisit.

Pos Nilai (Rp)
Pendapatan premi asuransi 278.981.738.547
Premi reasuransi -185.985.759.703
Premi neto (premi − reasuransi) 92.995.978.844
Pendapatan bersih investasi -1.872.151.474
Beban klaim -9.088.454.303
Beban umum & administrasi -71.201.307.247
Laba sebelum pajak 2.036.356.579
Pajak -888.168.514
Laba operasi lanjutan 1.148.188.065
Laba bersih 1.148.188.065
Laba komprehensif lain -361.975.082
Laba komprehensif 786.212.983
EBITDA n/a (tool tidak kirim)
Penerimaan ujrah -8.797.709.241

Rasio turunan:

  • Premi retensi: 92,996 / 278,982 = 33,3%. Reasuransi 66,7% — sangat tinggi. Ceder besar.
  • Rasio klaim terhadap premi neto: 9,088 / 92,996 = 9,8%. Sangat rendah. Normal untuk asuransi umum 40–60%. Indikasi: (a) ceder besar → klaim dipindah ke reasuradur, atau (b) reservasi klaim belum diakui / IBNR timing.
  • Rasio klaim terhadap premi bruto: 9,088 / 278,982 = 3,3%.
  • Beban usaha terhadap premi neto: 71,201 / 92,996 = 76,6%. Ini penyerap utama marjin. Nyaris habiskan seluruh premi neto.
  • Marjin laba bersih: 1.148 / 278.982 = 0,41% dari premi bruto. Tapi 1,24% dari premi neto. Tipis sekali.
  • Marjin sebelum pajak: 2,036 / 278.982 = 0,73%.
  • Rasio pajak efektif: 888 / 2.036 = 43,6%. Tinggi.
  • Contribusi investasi: pendapatan investasi bersih negatif (-1,872 M). Ini red flag. Underwriting harus menutup rugi investasi. Kalau tren berlanjut, laba rapuh.

Implikasi trader:

  • Laba Q2/1H 2026 cuma ~Rp1,15 M. EPS = 1.148.188.065 / 1.277.992.036 ≈ Rp0,90 (semester). Annualized kasar ~Rp1,80. P/E trailing ~113x jika disetahunkan. Mahal.
  • Kalau laba full year cuma ~Rp1,15 M, P/E ~227x. Sangat mahal.
  • Tapi kemungkinan Q2 adalah angka kumulatif 1H dengan Q1 juga kecil. Konservatif: P/E 3 digit.

3. Valuasi & risiko likuiditas

  • Market cap Rp261 M vs laba semester Rp1,15 M → P/S ~0,05 (tapi P/S tak relevan untuk asuransi; gunakan P/B, namun neraca tak tersedia).
  • Likuiditas ekstrem tipis: turnover 0,00033/day, volume 4.205 lot (~Rp87 juta). Spread lebar. Slippage tinggi. Posisi besar susah keluar masuk.
  • Harga jatuh -6,42% di hari terakhir — bisa noise tipis-likuid, bukan sinyal fundamental.

4. Insider

  • 2025-12-05 BUY RAGAM VENTURINDO +6.430.007 saham (128.600.140 → 135.030.147). Pemegang besar nambah.
  • 2025-12-08 STOCK_DIVIDEND Ragam Venturindo, jumlah saham tak berubah (135.030.147). Ini dividen saham / bonus, bukan transaksi pasar.
  • 2024-05-28 STOCK_SPLIT TURI: 32.150.035 → 128.600.140. Ini stock split tahun 2024. Catatan: nama berbeda (TURI vs RAGAM VENTURINDO) — kemungkinan entitas hasil restrukturisasi/kepemilikan.
  • 2020-10: sell -10,07 juta lalu buy +42,2 juta. Historis.
  • Tidak ada insider sell signifikan dalam 5 tahun terakhir (kecuali 2020).

Baca: pemilik utama akumulasi kecil Des 2025 lalu tambah via dividen saham. Sinyal positif ringan, tapi tidak agresif.

5. Seasonality

get_seasonality kosong. Tidak ada data pola bulanan. Tidak bisa dipakai.

6. Fundamental history

Tool statement tidak kirim isi angka. Yang bisa disimpulkan:

  • Perusahaan punya 4 tahun neraca & arus kas lengkap (FY2022–FY2025). Konsisten lapor.
  • FY2024 income statement tidak ada di index (berhenti FY2022, FY2023, FY2025). Gap — mungkin keterlambatan ingest, bukan perusahaan tidak lapor.
  • Hitungan kuota tool: 3.272/6.000 sisa. Masih ada ruang untuk retry.

7. Kesimpulan & rekomendasi

Kekuatan:

  • Operating ratio klaim sangat rendah (9,8%).
  • Pemilik utama akumulasi saham.
  • Tetap cetak laba meski tipis.

Kelemahan:

  • Retensi premi rendah (33%), bergantung reasuransi.
  • Beban umum/administrasi 76,6% premi neto — penyerap marjin.
  • Pendapatan investasi negatif — underwriting harus tutup.
  • Marjin laba 0,41% premi bruto. Pajak efektif 43,6%.
  • Likuiditas saham ekstrem tipis, harga jatuh -6,42%.
  • P/E kemungkinan 3 digit (kasar, dari denominator kecil).
  • Data statement tidak lengkap → tidak bisa cek solvency, RBC, ekuitas, book value, dividen historis.

Aksi trader:

  • Jangan masuk ukuran besar — slippage + spread tipis.
  • Tunggu data neraca (ekuitas, RBC) sebelum nilai P/B. Ini kunci asuransi.
  • Cek apakah pendapatan investasi negatif Q2 2026 satu-off atau tren.
  • Cek beban usaha tinggi apakah struktural.
  • Insider buy Des 2025 jadi satu-satunya support bullish, sudah 10 bulan lalu — lemah.

Rating: hold FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Tabel Ringkas

Kategori Item Nilai / Fakta Interpretasi
Identitas Nama PT Asuransi Ramayana Tbk Asuransi umum
Identitas Ticker ASRM.JK IDX
Pasar Harga 204 -14 (-6,42%)
Pasar Market cap Rp260,7 M Mikro-cap
Pasar Turnover 0,000329 Sangat tipis
Pasar Volume 4.205 lot / Rp87,2 jt Likuiditas rendah
Saham Beredar 1.277.992.036 —
Q2-26 Premi bruto Rp278,98 M —
Q2-26 Premi reasuransi -Rp185,99 M Retensi 33,3%
Q2-26 Premi neto Rp93,00 M —
Q2-26 Pendapatan investasi -Rp1,87 M Negatif — red flag
Q2-26 Beban klaim -Rp9,09 M Rasio 9,8% neto
Q2-26 Beban umum/admin -Rp71,20 M Rasio 76,6% neto
Q2-26 Laba sebelum pajak Rp2,04 M Marjin 0,73%
Q2-26 Pajak -Rp0,89 M ETR 43,6%
Q2-26 Laba bersih Rp1,15 M Marjin 0,41% bruto
Q2-26 Laba komprehensif Rp0,79 M OCI negatif
Q2-26 Ujrah -Rp8,80 M —
Valuasi P/E kasar ~113x (annualized) / >200x (no growth) Mahal
Insider BUY Ragam Venturindo +6,43 jt (05-12-2025) Akumulasi ringan
Insider Dividend saham 08-12-2025, jumlah tetap Bukan transaksi pasar
Insider Sell signifikan Tidak ada (kecuali 2020) Netral-positif
Seasonality Data Kosong Tak bisa dipakai
Data Neraca Index ada, angka tak terkirim Perlu retry
Data FY2024 I/S Hilang di index Gap data
Risiko Likuiditas Ekstrem tipis Slippage tinggi
Risiko Ketergantungan reasuransi 66,7% ceder Marjin tertutup
Risiko Investasi negatif Q2-26 Laba rapuh
Aksi Posisi Kecil saja / hindari ukuran besar Slippage
Aksi Tunggu Neraca, RBC, ekuitas Nilai P/B
Rating — hold Data belum cukup untuk buy

Analisa sentimen

323 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Sentiment ASRM.JK — 2026-10-21 s/d 2026-10-28

Semua sumber senyap. Tidak ada data. Skor 5 = netral by default, bukan hasil analisis.

Sumber 1 — Berita (Yahoo Finance, 7 hari)

DATA_UNAVAILABLE. Tidak ada artikel bertag ASRM.JK. Ini kegagalan vendor, bukan sinyal tentang emiten. Tidak ada estimasi, tidak ada fabrikasi.

Sumber 2 — StockTwits

HTTPError. Nol pesan. Rasio Bullish/Bearish tidak bisa dihitung. Tidak ada label pengguna, tidak ada volume sampel.

Sumber 3 — Reddit

Tidak ada query diskusi untuk ASRM.JK. Nol post. Subreddit relevan (r/Indonesia, r/finansial, r/saham) tidak dicek karena tidak diquery. Bukan bukti tidak ada diskusi — hanya tidak ada data.

Divergensi antar-sumber

Tidak bisa dinilai. Tidak ada dua sumber yang bisa dibandingkan.

Tema naratif dominan

Tidak ada. Nol headline, nol post, nol message. Tidak ada tema yang berulang karena tidak ada input.

Katalis & risiko

Tidak teridentifikasi dari data yang ada. Tidak ada info jadwal rilis laporan keuangan, dividen, aksi korporasi, regulasi OJK, atau headline makro dalam dataset ini. Konteks sektor: PT Asuransi Ramayana Tbk, Financial Services / Insurance - Property & Casualty, bursa JKT — karakteristik likuiditas tipis lazim di emiten asuransi kecil, tapi ini asumsi umum, bukan temuan dari data.

Tabel sinyal sentimen

Arah Sumber Bukti pendukung
Tidak tersedia Berita Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel
Tidak tersedia StockTwits HTTPError — tidak ada pesan
Tidak tersedia Reddit Tidak ada query diskusi

Batas data

Total sampel = 0. Tiga dari tiga sumber tidak terjawab. Keyakinan rendah. Band Neutral dipilih karena semua sumber benar-benar senyap, bukan karena sentimen seimbang.

Saran: kalau butuh sinyal nyata, cek harga/volume ASRM.JK langsung, rilis laporan keuangan terbaru, dan berita lokal (IDX, Kontan, Bisnis Indonesia). Sentimen sosial untuk ticker ini kemungkinan sangat tipis secara struktural. Ini bukan panggilan harga.

Rating: Neutral FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

615 kata

Laporan Riset Berita — ASRM.JK (PT Asuransi Ramayana Tbk)

1. Berita emiten: TIDAK TERSEDIA

get_news gagal. Yahoo Finance tak punya artikel bertag ASRM.JK. Ini keterbatasan data, bukan sinyal negatif tentang perusahaan. Jangan estimasi atau karang angka. Konsekuensi: tak ada katalis idiosinkratik terverifikasi minggu ini.

2. Berita global: TIDAK RELEVAN untuk ASRM.JK

Feed global 21–28 Okt 2026 didominasi IBM, tokenisasi saham (OKX-ICE), laporan pasar IT/cloud, emiten tambang Kanada. Nol item soal:

  • sektor asuransi Indonesia / OJK
  • premi properti & casualty, reasuransi
  • yield SBN, IHSG, rupiah

Screener IDX (28 Okt, data segar): hanya PIPA, LUCY, NATO — tak terkait ASRM.JK. Market belum buka (next open Kamis 09:00 WIB). Breadth gainers/losers kosong.

3. Makro AS: grounding gagal

FRED tak bisa diakses (FRED_API_KEY tidak diset). cpi, core_pce, unemployment, fed_funds_rate, 10y_treasury, yield_curve — semua DATA_UNAVAILABLE. Jangan pakai angka karangan.

Yang ada cuma market-implied (Polymarket, likuiditas tebal):

Market Probabilitas Volume Δ 1 minggu
Nol pemotongan Fed sepanjang 2026 96% $9,2 jt −0,9 pp
Tepat 1 pemotongan Fed 2026 2% $3,6 jt +0,5 pp
2+ pemotongan Fed 2026 ≤0,15% — ~0
Resesi AS akhir 2026 8% $2,4 jt —
Resesi Jepang 2026 8% $4,3 rb +4,5 pp
Resesi UK 2026 5% $16 rb +0,5 pp

Bacaan: pasar harga higher-for-longer ekstrem — hampir pasti tak ada pelonggaran tahun ini. Implikasi untuk ASRM.JK (asuransi P&C domestik):

  • Yield global tinggi → tekanan kurs rupiah → BI sulit turunkan suku bunga → biaya dana & discount rate asuransi Indonesia tetap mahal.
  • Kurva yield AS tinggi = aset pendapatan tetap kompetitif vs yield dividen emiten kecil IDX → multiple asuransi kecil tertekan.
  • Resesi AS hanya 8% = skenario soft-landing dasar; risiko kredit/klaim global rendah. Netral-positif untuk underwriting P&C.
  • Pasar Jepang/UK resesi kecil volume, sinyal lemah. Abaikan.

4. Yang harus dicek trader ASRM.JK sebelum entry

  1. Rilis kinerja kuartal III 2026 (premi bruto, rasio klaim, hasil investasi) — belum ada di feed.
  2. Regulasi OJK (batas investasi, RBC, aturan reasuransi) — tak terpantau.
  3. Yield SUN 10Y & kurs USD/IDR — pengganti proksi FRED yang hilang.
  4. Likuiditas: ASRM.JK small-cap, spread lebar. Order besar geser harga.

5. Kesimpulan

Bukti mingguan = nol katalis spesifik. Sinyal makro = suku bunga tinggi persist, resesi rendah. Untuk saham asuransi domestik kecil, kombinasi itu netral sampai negatif ringan (tekanan valuasi, biaya modal mahal), tanpa ancaman klaim/kredit besar. Tanpa data emiten dan tanpa data IDX-makro lokal, tak ada dasar menambah posisi agresif.

Rating: Hold (data emiten & makro kunci tidak tersedia — confidence rendah)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Item Status Bukti Dampak ASRM.JK
Berita emiten 21–28 Okt Tidak tersedia Yahoo tak punya tag ASRM.JK Netral; tak ada katalis terverifikasi
Berita global Ada, tak relevan Dominan IBM, tokenisasi, IT Nihil
FRED makro AS Gagal FRED_API_KEY tak diset Tak bisa ground makro
Prob. nol potong Fed 2026 96% Polymarket $9,2 jt, −0,9 pp/mgg Negatif: dana mahal, valuasi tertekan
Prob. resesi AS akhir 2026 8% Polymarket $2,4 jt Positif ringan: risiko klaim/kredit rendah
Screener IDX Tak ada ASRM.JK Hanya PIPA, LUCY, NATO Tak ada sinyal volume/harga
Breadth pasar Kosong Market tutup, buka Kamis 09:00 WIB Tak ada sinyal arah
Tindakan Hold Tak ada dasar tambah/kurangi Tunggu rilis Q3 & yield SUN/IDR