Gacor Quant
Market belum buka IDX Edge PRO Tentang Gacor

Asuransi Bintang Tbk.

ASBI · analisa Rabu, 28 Oktober 2026

model analisa cb/deepseek-v4.1-flash

Underweight

360 rupiah per lembar · +2,86% · 2026-10-28

Net broker seluruhnya 33,9 jt rupiah. Kapitalisasi 125,4 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Underweight. ASBI.JK: Underweight, bukan Sell penuh. Arah bear menang, tapi tidak telak — tiga analis (Aggressive, Conservative, Neutral) semuanya memberi Sell, dan Research Manager sudah menetapkan Underweight.
Aliran dana
MG beli 26,0 jt · YP jual 1,3 jt
Keyakinan
C41 · paling kuat Akumulasi broker, paling lemah Likuiditas
Posisi harga
-7,7% terhadap SMA50, asing 0,0% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir

Tingkat keyakinan C41

Skor 40.9 dari 100, disusun dari lima pemeriksaan terpisah. Tidak ada angka yang berasal dari kalimat model sendiri.

Kesepakatan agen 18/30

2 dari 3 lapis sepakat

Akumulasi broker 17/25

net 33,9 jt dari bruto 71,2 jt, 7/12 broker net beli

Konfirmasi tren 2/15

-7,7% vs SMA50, return 20 sesi -8,2%

Likuiditas 0/15

rata-rata 31,1 jt rupiah per hari

Volatilitas 4/15

ATR 8.8% lebar, stop jadi mahal

VWAP
384
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
107,4 jt
rupiah, sesi 2026-10-28
Frekuensi
405
kali transaksi
Volume
279,4 rb
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-02 sampai 2026-10-28. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
MG SEMESTA INDOVEST SEKURITAS 26,0 jt 70,5 rb 29,1 jt 3,1 jt
CC MANDIRI SEKURITAS 8,5 jt 23,1 rb 14,0 jt 5,4 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 523,2 rb 1,5 rb 1,7 jt 1,2 jt
SQ BCA SEKURITAS 365,0 rb 1,0 rb 365,0 rb -
BQ KOREA INVESTMENT AND SEKURITAS INDON 224,8 rb 600 262,8 rb 38,0 rb
HP HENAN PUTIHRAI SEKURITAS 74,8 rb 200 74,8 rb -
DR RHB SEKURITAS INDONESIA 36,0 rb - 402,0 rb 366,0 rb
DH SINARMAS SEKURITAS -26,2 rb - 439,0 rb 465,2 rb
AG KIWOOM SEKURITAS INDONESIA -37,0 rb -100 - 37,0 rb
AZ SUCOR SEKURITAS -41,0 rb -100 - 41,0 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
XL 398 46,2 jt XL 381 51,3 jt
MG 371 29,1 jt NI 372 9,4 jt
CC 376 14,0 jt KK 370 8,2 jt
XC 391 5,7 jt XC 398 7,7 jt
EP 377 3,2 jt PD 418 5,5 jt
YP 390 3,0 jt CC 388 5,4 jt
CP 365 1,7 jt YP 394 4,3 jt
PD 368 1,4 jt EP 389 3,7 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 32 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2024-06-19 HASTANTO SRI MARGI WIDODO DIREKTUR Sell -2,300 835
2024-06-07 HASTANTO SRI MARGI WIDODO DIREKTUR Sell -4,900 850
2024-05-03 WARISAN KASIH BUNDA - Buy +6,215,000 0
2024-05-02 WARISAN KASIH BUNDA - Buy +6,215,000 850
2024-02-12 HASTANTO SRI MARGI WIDODO DIREKTUR Sell -323,300 0
2024-02-06 HASTANTO SRI MARGI WIDODO DIREKTUR Sell -50,000 0

Keputusan akhir

884 kata

Rating: Underweight

Executive Summary: ASBI.JK: Underweight, bukan Sell penuh. Arah bear menang, tapi tidak telak — tiga analis (Aggressive, Conservative, Neutral) semuanya memberi Sell, dan Research Manager sudah menetapkan Underweight. Saya pertahankan Underweight karena bukti harga mengalahkan bukti fundamental, tetapi fundamental inti yang masih sehat mencegah exit total.

Tindakan: potong eksposur ASBI.JK ke maksimum 2 unit (2% portofolio) dari posisi saat ini. Jangan average down di zona 322–360. Stop keras 320. Tambah kembali hanya bila trigger terkonfirmasi. Jangan beli sekarang.

Investment Thesis: Bukti yang memutuskan (bear menang):

  1. Reward/risk rusak secara aritmetika. Dari 360: downside 38 poin ke 322 (10.5%), upside 30 poin ke 390 (8.3%). Reward/risk <1. Angka ini tidak dibantah siapa pun di perdebatan — Aggressive justru mengonfirmasi ("reward/risk di 360 cacat", "kurang dari satu banding satu"). Tidak ada analis yang membela posisi beli di 360.

  2. Close 360 di bawah VWMA 362.91. Pembeli hari itu rugi rata-rata. Bull hanya bisa menunjuk 10EMA 358.03 sebagai garis hijau satu-satunya. VWMA lebih berat secara definisi karena mencerminkan uang riil hari itu.

  3. Candle 2026-10-28 distributif. Open 350, high 426, close 360. Upper wick 66 poin, volume 3.9x rata-rata, gagal close di atas VWMA. Ini bukan shakeout akumulatif — shakeout akumulatif ditutup dekat high. Conservative memberi contoh konkret: "Ada orang yang beli di 426 hari itu."

  4. Beban bukti bull tidak terpenuhi. Trigger buy sendiri — close > 372.90 dengan volume + > VWMA — masih 3.6% di atas harga. Mengajukan BUY sambil syaratnya sendiri belum aktif adalah kontradiksi internal.

  5. Kerapuhan laba. Combined ratio 97% = margin underwriting 3% saja. Pendapatan investasi Rp14.7 miliar = 6.3x laba sebelum pajak. Laba bergantung pada portofolio investasi, bukan mesin inti. Kedua sisi debat sepakat soal angka ini; hanya tafsirnya berbeda.

  6. Kebutaan informasi dua arah. Nol liputan media, nol sampel sentimen, tiga sumber berita gagal, FRED_API_KEY tidak diset (tidak ada yield, durasi, atau komposisi obligasi). Gap-down 400→344 pada 16 Oktober tidak punya penjelasan yang terverifikasi. Neutral benar menyebut ini ketidakpastian, bukan peluang (koreksi Aggressive) dan bukan tuduhan kebocoran (koreksi Conservative).

Bukti yang mencegah Sell penuh (bull menang di sini):

  • Underwriting masih profitable: combined ratio 97%, retensi premi 69.2%. Tipis, tidak rusak. Angka 107.6% ala Conservative menghitung recovery reasuransi sebagai beban penuh — Neutral benar bahwa metode standar adalah 97%.
  • Laba bersih positif Rp1.996 miliar, OCI +Rp232 juta, arus kas operasi tidak ada tanda distress yang dilaporkan.
  • Dua pemegang saham ~59% tidak keluar; tidak ada transaksi insider sejak Juni 2024.
  • Harga -57% dari level insider sell 2024 — banyak downside sudah terealisasi.
  • Trigger bull hanya 3.6% jauhnya. Kalau aktif dengan volume, gambaran berubah cepat.

Yang ditolak dari kedua ekstrem: Aggressive membaca flow broker MG (Rp26 juta @ 371) dan CC (Rp8.5 juta @ 376) sebagai bukti edge — keduanya sekarang floating loss dan laporan riset sendiri menyebut flow tidak material (0.25x volume harian) dengan get_accumulation_history kosong. Conservative membaca gap-down sebagai sinyal informasi tersembunyi — tidak ada bukti insider, dan tidak ada transaksi insider sejak Juni 2024. Keduanya overreach. Keduanya juga mengklaim makro no-cut Fed sebagai terukur padahal tidak ada data yield.

Sizing — titik kompromi yang saya ambil: Neutral paling dekat ke bukti. Plafon 3 unit setelah trigger 372.90 terkonfirmasi (bukan 2 unit kaku ala Conservative, bukan 5 unit agresif ala Aggressive). Jalan ke 5 unit hanya dengan tiga syarat Conservative bersamaan: close > 390.12 dengan volume berkelanjutan, Q3 keluar dengan combined ratio < 100%, dan pendapatan investasi tidak merosot. Membangun 5 unit di turnover 0.08%/hari berarti menjadi pasar itu sendiri, dan saat stop 320 kena, kita jadi likuiditas untuk pembeli yang lebih tenang. Neutral benar bahwa cara keluar — pecah 3–4 order kecil di 30 menit pertama — lebih menentukan hasil daripada perdebatan ukuran.

Rencana aksi:

  1. Trim ASBI.JK ke maksimum 2 unit sebelum/saat pembukaan IDX 09:00 WIB. Pecah 3–4 order kecil, likuiditas ~Rp107 juta/hari; hindari satu order besar.
  2. Jangan average down antara 322 dan 360.
  3. Stop keras 320 (di bawah Boll lower 322.08 dan low panik 2026-10-19, ~1.6 ATR dari 360). Volume break = keluar sisa posisi. Jangan geser stop ke bawah.
  4. Re-entry: close harian > 372.90 disertai volume di atas rata-rata DAN close > VWMA. Naikkan ke 3 unit, bukan 5. Alternatif konfirmasi: dua sesi berturut-turut bertahan > 372.90 dengan volume normal.
  5. Tambahan kedua ke 5 unit hanya bila close > 390.12 dengan volume berkelanjutan DAN Q3 combined ratio < 100% DAN pendapatan investasi stabil.
  6. Jangan mengejar gap pembukaan di atas 372.90 — tunggu penutupan konfirmasi.
  7. Re-evaluasi: naik ke Hold bila harga bertahan > 372.90 dua sesi dengan volume normal. Turun ke Sell bila 322 ditembus, atau Q3 keluar dengan combined ratio > 100% atau OCI berbalik negatif — keluar penuh tanpa menunggu stop.

Yang akan mengubah tesis: close terkonfirmasi di atas 372.90 dengan volume dan di atas VWMA; combined ratio Q3 di bawah 100% dengan pendapatan investasi stabil; atau muncul sumber data alternatif (fundamental Q3, neraca, arus kas, RBC) yang saat ini gagal diambil. Sebaliknya, tembusnya 322 dengan volume atau combined ratio Q3 di atas 100% memindahkan rating ke Sell penuh. Data yang hilang dan tidak bisa saya nilai di sini: yield/durasi portofolio obligasi, RBC, cadangan klaim, tren kuartalan pendapatan investasi, dan sentimen/berita — bobot nol untuk penentuan arah.

Price Target: 322.0

Time Horizon: 1–2 sesi untuk trim; 1–2 kuartal untuk re-entry decision

Rencana trader

281 kata

Action: Sell

Reasoning: Plan rekomendasi Underweight, dan PLAN.md rule bilang Underweight = Sell, sized sesuai kekuatan case. Forecast plan cocok dengan struktur harga: reward/risk dari 360 <1 (downside 38 poin ke 322 vs upside 30 poin ke 390), close 360 di bawah VWMA 362.91, candle 2026-10-28 upper wick 66 poin + volume 3.9x tanpa follow-through = distribusi. MACD hist −1.12 menyempit = tekanan jual melemah tapi belum cross, jadi bukan reversal. Fundamental inti (underwriting 97%, laba positif) cegah Sell penuh — maka Sell bertahap/trim, bukan exit total. Likuiditas Rp107 juta/hari tipis: pecah order 3–4 kecil di 30 menit pertama sesi IDX, hindari slippage. Jangan average down 322–360. Re-entry only bila close > 372.90 (boll mid) + volume > rata2 DAN close > VWMA; tambah kedua setelah close > 390.12 (50SMA). Revisi HOLD bila harga bertahan > 372.90 dua sesi volume normal. Revisi SELL penuh bila 322 ditembus atau Q3 combined ratio > 100%.

Catatan absolut: entry/stop di prompt hanya stop 320. Tidak ada harga entry baru yang layak untuk Sell (tidak ada level beli valid sampai trigger 372.90). Posisi eksisting di-trim, bukan dibeli.

Entry Price: omit — tidak ada entry beli valid; trigger beli baru di 372.90 belum terpenuhi. Untuk trim, eksekusi di harga pasar sekitar 360.

Stop Loss: 320 (di bawah support Boll lower 322.08 dan low panik 2026-10-19; ~1.6 ATR dari 360). Tempat di 320 dengan volume = keluar sisa posisi.

Position Sizing: Potong ke maksimum 2% portofolio (2 unit dari max 5 unit mikro-cap) berapa pun posisi saat ini. Jangan kirim satu order besar — pecah 3–4 order kecil, likuiditas ~Rp107 juta/hari. Jangan tambah sampai trigger 372.90 + volume + VWMA terpenuhi; lalu maksimum 3 unit, bukan 5.

Rencana investasi

716 kata

Recommendation: Underweight

Rationale: Bear menang tipis-menengah, bukan telak. Poin yang memutuskan:

  1. Rasio risiko/reward bull salah hitung. Bull bilang "hampir setara", padahal downside 360→322 = 38 poin (10.5%) vs upside 360→390 = 30 poin (8.3%). Dari 360, reward/risk <1. Bull tidak membantah angka ini, hanya menyebut "hampir setara". Kelemahan kuantitatif, bukan selera.

  2. Close 360 di bawah VWMA 362.91. Bull memilih 10EMA 358.03 karena itu satu-satunya garis yang hijau; bear memilih VWMA karena itu harga rata-rata uang riil hari itu. Pembeli hari itu rugi rata-rata. Argumen bear lebih kuat secara definisi.

  3. Candle 28 Oktober: close 360 itu +10 dari open 350 meski sempat 426. Upper wick 66 poin, volume 3.9x, gagal close di atas VWMA. Bull menyebut "shakeout" tapi shakeout akumulatif biasanya ditutup dekat high — ini tidak. Bear menang di pembacaan candle.

  4. Beban bukti. Bull mengajukan BUY tapi syaratnya sendiri (close > 372.90 + volume) belum terpenuhi — 3.6% di atas harga. Itu kontradiksi internal. Di sisi lain, bull benar bahwa P/E 31x adalah annualized kasar dari satu kuartal interim dan tidak boleh dipakai sebagai bukti "mahal" yang pasti. Jadi argumen valuasi bear juga tidak tuntas — 31x tidak terbukti mahal, tapi juga tidak ada metrik nilai alternatif.

  5. Bull menang di beberapa poin, dan ini yang mencegah Sell: underwriting 97% memang profitable (bukan rusak), OCI +232 juta positif, laba bersih Rp 1.996 miliar positif, dua pemegang ~59% tidak keluar, harga −57% dari level insider sell 2024. Bear benar bahwa margin hanya 2.7% dan laba bergantung investasi (6.3x laba sebelum pajak), tapi itu profil asuransi umum tipikal, bukan tanda bisnis rusak.

  6. Argumen likuiditas dua arah valid: float tipis adalah opsi upside DAN risiko exit. Bear benar bahwa bull hanya melihat satu sisi pedang.

Yang tidak bisa dipakai: sentimen. Sampel nol pesan, tiga sumber gagal — bobot nol untuk kedua arah. Bull tidak boleh menyebut "mispricing", bear tidak boleh menyebut "harga efisien". Keduanya overreach.

Kesimpulan: bukan setup beli (trigger belum aktif, reward/risk <1, close di bawah VWMA, candle distributif), tapi juga bukan Sell penuh (fundamental inti sehat, tidak ada katalis negatif, trigger bull hanya 3.6% jauhnya dan akan mengubah gambaran). Posisi yang tepat = kurangi eksposur, bukan keluar total.

Strategic Actions: Ukuran terhadap alokasi standar (asumsikan 1 unit = 1% dari total portofolio, posisi nominal maksimum 5 unit untuk mikro-cap).

  1. TRIM SEKARANG (sebelum/saat pembukaan IDX Kamis 09:00 WIB): potong posisi ASBI.JK ke maksimum 2 unit (2% portofolio), dari posisi saat ini berapa pun. Alasan: reward/risk dari 360 kurang dari 1, close di bawah VWMA 362.91, candle 28 Oktober distributif. Likuiditas Rp 107 juta/hari berarti potongan harus dipecah: jangan kirim satu order besar. Pecah jadi 3–4 order kecil di dalam 30 menit pertama setelah pembukaan, hindari slippage dua digit persen.

  2. JANGAN AVERAGE DOWN di antara 322 dan 360. Tidak ada sinyal beli terverifikasi di zona ini.

  3. STOP LOSS keras di 320 (di bawah support 322, jarak 11% dari 360, sesuai ATR 24.93 — kira-kira 1.6 ATR). Kalau 320 ditembus dengan volume, keluar seluruh sisa 2 unit. Jangan geser stop ke bawah.

  4. RE-ENTRY TRIGGER (hanya menambah kembali bila semua terpenuhi): close harian > 372.90 (boll mid) DENGAN volume di atas rata-rata harian, DAN close > VWMA. Kalau terpenuhi, naikkan kembali ke 3 unit maksimum — jangan langsung ke 5. Tambahan kedua hanya setelah close > 390 (50SMA) terkonfirmasi.

  5. BATAS RISIKO: nilai posisi maksimum 2 unit sampai trigger aktif, karena exit liquidity sangat tipis. Posisi 5 unit di saham ini tidak bisa dilikuidasi dalam satu sesi tanpa menggerakkan harga.

  6. KATALIS YANG DITUNGGU: rilis Q3 (laporan Q2 interim saat ini — annualized P/E 31x belum tervalidasi). Perhatikan combined ratio Q3 dan laba investasi. Combined ratio > 100% atau OCI berbalik negatif = turunkan ke nol, jangan tunggu stop.

  7. APA YANG TIDAK DAPAT DINILAI: sentimen dan berita. Sampel sentimen nol, tiga sumber gagal, laporan berita nol katalis. Jangan bangun keputusan tambahan apa pun di atas data ini sampai ada sumber yang berhasil. Tidak ada metrik valuasi pembanding yang tersedia di data ini — P/E 31x tidak bisa dikonfirmasi murah atau mahal; perlakukan sebagai ketidakpastian, bukan sebagai argumen arah.

  8. REVISI KE HOLD bila harga bertahan di atas 372.90 selama 2 sesi dengan volume normal tanpa perlu breakout besar. Revisi ke SELL bila 322 ditembus atau Q3 menunjukkan combined ratio > 100%.

Analisa teknikal dan aliran dana

816 kata

ASBI.JK — PT Asuransi Bintang Tbk (IDX) — 2026-10-28

Ringkas

Saham rusak. Gap-down 2026-10-16 (400 → 344) + panik 2026-10-19 (low 320) hancurkan struktur. Close verified 360, masih di bawah 10EMA (358.03? tidak—close 360 di atas 10EMA 358.03), di bawah 50SMA 390.12, di bawah 200SMA 414.71. Tren menengah-panjang turun.

Data verified (source of truth: snapshot)

Item Nilai
Close 2026-10-28 360
Open / High / Low 350 / 426 / 350
Volume 279,400 lembar (405 transaksi)
Nilai transaksi Rp107,377,000
10EMA 358.03
50SMA 390.12
200SMA 414.71
RSI 42.89
Boll mid / UB / LB 372.90 / 423.72 / 322.08
MACD / Signal / Hist −12.55 / −11.43 / −1.12
ATR 24.93
VWMA 362.91

Discrepancy flag: vendor verdict bilang RSI 38, ATR Rp32, SMA20 Rp373. Snapshot verified: RSI 42.89, ATR 24.93. Pakai angka snapshot. Vendor SMA20 373 dekat boll mid 372.90 (konsisten), jadi sebagian beda cuma pembulatan — tapi RSI & ATR beda material. Jangan pakai angka vendor.

Indikator dipilih (8)

  1. close_10_ema — respon cepat, cek bounce 2026-10-28.
  2. close_50_sma — tren medium, resistance dinamis pasca-rusak.
  3. close_200_sma — konfirmasi bear jangka panjang.
  4. macd / macds / macdh — momentum negatif, tapi histogram menyempit (−1.12) = tekanan jual melemah.
  5. rsi — 42.89, belum oversold (<30), belum ada divergence terbukti.
  6. boll / boll_ub / boll_lb — close 360 di bawah mid 372.9, band lebar 322–424 = volatilitas tinggi.
  7. atr — 24.93 (≈6.9% harga) untuk sizing stop.
  8. vwma — 362.91, close 360 di bawah VWMA = seller dominan di volume besar.

Tren

  • Tren: turun. Harga 400→360 dalam 9 sesi (2026-10-15 close 400, 2026-10-28 close 360). −40 poin = −10%.
  • Candle 2026-10-28: open 350, high 426, close 360. Long upper wick 66 poin = jual di 426. Close cuma +10 dari open. Bukan breakaway bullish.
  • Volume: 279,400 lembar vs rata2 20d (vendor: 72K) = ~3.9x. Volume naik tapi harga gagal hold high = distribusi di rally.
  • Overhead:
    • 2026-10-15 gap region 394–400 belum terisi penuh (high 426 sementara cuma intradaily).
    • 50SMA 390.12, VWMA 362.91, upper band 423.72.
  • Support: boll lower 322.08, low panik 320 (2026-10-19). Break 320 = target vendor S2 303.

Bandarmologi (IDX, berlaku)

Net broker periode tercatat:

  • Buyers: MG (Semesta Indovest) +Rp26.00M / +70,500 lembar, CC (Mandiri) +Rp8.53M, CP +523K.
  • Sellers: NI (BNI) −Rp9.45M, KK (Phillip) −Rp7.42M, XL (Stockbit) −Rp5.09M, PD −Rp4.08M, KI −Rp2.32M.
  • Foreign net = 0 sepanjang periode (ForeignNet kolom = 0 semua baris). Tidak ada akumulasi asing.

Pola: lokal institusional kecil akumulasi (MG avg buy Rp371) vs retail/online (XL, Stockbit) + BNI/Phillip distribusi. MG beli di 371, CC di 376, CP di 365 — bawah harga sekarang 360? CP avg 365 di atas close 360. Level akumulasi 371–376 = zona sekarang dijual lagi.

Caveat: nilai kecil (MG +26 juta rupiah = ~70K lembar = 0.25x volume hari ini). Flow broker tidak material untuk ukuran saham ini. XL net jual −5.09M tapi XL juga gross buy Rp46.2M @398 dan gross sell Rp51.3M @381 — beli mahal, jual murah? Aneh; jangan over-read. get_accumulation_history kosong → tidak bisa klaim konsistensi multi-hari.

Risiko

  • Likuiditas tipis, ATR 24.93 = stop mudah kena noise.
  • Gap 394–400 belum tutup = resistance magnet sekaligus beban.
  • Histogram MACD menyempit = potensi bottoming, tapi belum cross.
  • RSI 42.89 ruang turun masih ada.

Aksi

  • Belum punya: jangan chase. Tunggu close > 372.9 (boll mid) + volume > rata2, atau close > 390.12 (50SMA) untuk konfirmasi trend flip.
  • Sudah punya: risiko tinggi. Stop di 322 (boll lb) atau 320 (low 2026-10-19). Break 320 = target 303.
  • Ukuran posisi: ATR 24.93, stop jarak ~38 poin → posisi kecil. Risk 1% akun / (38/360) ≈ 9.5% akun max exposure.
Area Nilai Baca
Close 360 di atas 10EMA 358.03, 1 sesi
50SMA 390.12 resistance utama
200SMA 414.71 bear jangka panjang
Boll mid 372.90 trigger flip netral
Boll upper/lower 423.72 / 322.08 range volatil
VWMA 362.91 seller dominan
RSI 42.89 lemah, belum oversold
MACD hist −1.12 (dari −12.55/−11.43) tekanan jual melemah, belum reversal
ATR 24.93 stop sizing
Volume 2026-10-28 279,400 (3.9x avg) surge tanpa follow-through
Broker buyer MG +26.0M, CC +8.5M akumulasi lokal kecil
Broker seller NI −9.4M, KK −7.4M, XL −5.1M distribusi retail/online
Foreign net 0 tidak ada dukungan asing

Rating: Sell FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Analisa fundamental

954 kata

Laporan Fundamental ASBI.JK

Data akses

  • get_fundamentals: dapat penuh. Q2 2026.
  • get_balance_sheet / get_income_statement / get_cashflow: gagal. Tool balas metadata file saja (Q1 2024–Q2 2026, FY 2022–FY 2025), bukan isi angka. Tidak ada data neraca, arus kas, atau seri historis.
  • get_insider_transactions: dapat 15 dari 32 record. Terbaru 2024-06-19.
  • get_seasonality: kosong. Likuiditas ASBI terlalu tipis untuk hitung win rate bulanan.

Konsekuensi: analisis di bawah berbasis satu snapshot Q2 2026 + insiden insider + quote. Tidak bisa hitung tren YoY, ROE, rasio klaim historis, atau solvabilitas. Jangan anggap ini riset lengkap.

Profil

  • PT Asuransi Bintang Tbk. Kode ASBI. Bursa JKT (IDX).
  • Sektor Financial Services / Insurance - Diversified. Asuransi umum, ada lini properti, kendaraan, engineering, marine, A&H.
  • Saham beredar: 348.386.472 lembar.
  • Market cap @ 360: Rp 125,42 miliar. Ini perusahaan mikro di IDX.
  • Harga 28-10-2026: 360, +10 (+2,86%). VWAP 384,31. Artinya harga tutup di bawah rata-rata transaksi hari itu — seller agresif di akhir.
  • Volume: 2.794 lot, nilai Rp 107,38 juta. Turnover ratio 0,0008 (0,08%). Praktis tidak likuid.

Q2 2026 (laporan interim, dalam rupiah)

Pos Nilai Catatan
Premi bruto 72.906.692.000
Premi reasuransi -22.435.608.000 Retensi 69,2%
Pendapatan bersih investasi 14.693.478.000
Beban klaim -46.266.468.000
Klaim reasuransi +7.779.329.000 Klaim neto 38.487.139.000
Beban underwriting lain 44.111.000
Beban akuisisi kontrak -1.018.382.000
Beban umum & administrasi -23.372.828.000
Laba sebelum pajak 2.330.324.000
Pajak -334.089.000
Laba bersih 1.996.235.000
OCI setelah pajak +232.258.000
Laba komprehensif 2.228.493.000
Attribusi induk 1.996.125.000 Non-pengendali 110.000

Rasio turunan (dihitung dari snapshot di atas)

  • Combined ratio kotor = (46.266.468 + 44.111 + 1.018.382 + 23.372.828) / 72.906.692 = 97,0%. Tambah klaim reasuransi neto ke pembilang → 107,6% dari premi bruto. Underwriting murni tipis; profit bergantung pendapatan investasi.
  • Loss ratio = 46.266.468 / 72.906.692 = 63,5%. Cukup tinggi untuk asuransi umum.
  • Expense ratio (akuisisi + G&A) = 24.391.210 / 72.906.692 = 33,5%.
  • Pendapatan investasi / laba sebelum pajak = 14.693 / 2.330 = 6,3x. Inti profit = hasil investasi, bukan underwriting. Risiko: kalau yield turun atau ada mark-to-market negatif, laba bisa hilang.
  • Net margin = 1.996 / 72.907 = 2,7%.
  • EPS Q2 2026 = 1.996.125.000 / 348.386.472 = Rp 5,73. Annualized kasar Rp 11,5.
  • P/E annualized @360 = ~31x. Mahal untuk asuransi mikro dengan margin 2,7%.
  • P/B tidak bisa hitung — neraca tidak tersedia.

Insider / pemegang saham

  • 2024-06-19 DIREKTUR Hastanto Sri Margi Widodo SELL 784.800 → 782.500 @ 835.
  • 2024-06-07 SELL 4.900 @ 850.
  • 2024-02-12 SELL 323.300 (1.113.000 → 789.700). Total direktur jual ~380k lembar sejak Feb 2024.
  • WARISAN KASIH BUNDA BUY 6.215.000 @850 (Mei 2024) — 75,4 jt → 81,65 jt lembar (~23,4% saham).
  • SRIHANA UTAMA BUY 123.522.776 lembar (Agu 2023) — ~35,5% saham baru. Blok besar.
  • Tidak ada transaksi insider sejak Juni 2024. Periode "terbaru" = basi.

Red flags

  1. Likuiditas nyaris nol. Rp 107 jt/hari. Keluar/masuk posisi besar = gerakkan harga 20%+. Risiko slippage ekstrem.
  2. Harga -57% dari level insider sell 850 (2024). Harga sekarang 360. Tidak ada insider buy di harga murah — sinyal negatif.
  3. Laba bergantung investasi, bukan underwriting. Combined ratio 97%, loss ratio 63,5%.
  4. Data keuangan tidak lengkap. Neraca/arus kas gagal diambil. Tidak bisa verifikasi ekuitas, cadangan klaim, atau risk-based capital.
  5. P/E ~31x annualized. Terlalu mahal relatif margin dan ukuran.
  6. Q2 2026 = laporan terakhir. Q3 2026 belum keluar (per 28-10-2026). Katalis berikut = rilis Q3.

Aksi trader

  • Hindari entry baru. Likuiditas + valuasi + insider continue-sell = setup buruk.
  • Kalau sudah pegang: pakai limit order bertahap, jangan market order.
  • Tunggu rilis Q3 2026 + akses neraca (ekuitas, cadangan klaim, RBC). Tanpa itu, no trade.
  • Watch: apakah direktur jual lagi, dan apakah pendapatan investasi turun YoY.

Rating: Hold

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Item Nilai / Status Implikasi
Ticker ASBI.JK (Asuransi Bintang Tbk) Asuransi umum, mikro-cap
Harga 28-10-2026 Rp 360 (+2,86% vs VWAP 384,31) Tutup di bawah VWAP, tekanan jual
Market cap Rp 125,42 miliar Mikro-cap, prakirawan tipis
Likuiditas 2.794 lot / Rp 107,38 jt / turnover 0,08% Sangat tidak likuid, slippage besar
Premi bruto Q2 2026 Rp 72,91 miliar Retensi 69,2%
Pendapatan investasi Rp 14,69 miliar 6,3x laba sebelum pajak = sumber laba utama
Beban klaim (kotor) Rp 46,27 miliar Loss ratio 63,5%
G&A + akuisisi Rp 24,39 miliar Expense ratio 33,5%
Combined ratio 97,0% Underwriting margin tipis
Laba bersih Q2 2026 Rp 1,996 miliar Net margin 2,7%
EPS / P/E annualized Rp 11,5 / ~31x Mahal untuk profil ini
OCI +Rp 232 juta Positif kecil
Neraca & arus kas Gagal diambil Tidak bisa hitung P/B, RBC, ekuitas
Insider terbaru Direktur jual 2024-06-19, tidak ada transaksi sejak Sinyal negatif; data basi
Pemegang besar SRIHANA UTAMA ~35,5%; WARISAN KASIH BUNDA ~23,4% Konsentrasi tinggi
Seasonality Tidak tersedia Likuiditas terlalu tipis
Katalis berikut Rilis Q3 2026 Tunggu sebelum trade
Aksi Hindari entry baru; limit order jika exit Risiko > upside

Analisa sentimen

320 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

Ringkasan Sentimen ASBI.JK — 2026-10-21 s/d 2026-10-28

Semua sumber data kosong. Tidak ada bukti sentimen satu pun. Skor 5 = netral secara default, bukan hasil pembacaan sinyal.

Per Sumber

Sumber Status Bukti Arah
News (Yahoo Finance) Tidak tersedia DATA_UNAVAILABLE — tidak ada artikel bertag ASBI.JK Tidak diketahui
StockTwits Gagal <stocktwits unavailable: HTTPError> Tidak diketahui
Reddit Tidak di-query <no Reddit discussion queried for ASBI.JK> Tidak diketahui

Tidak ada rasio Bullish/Bearish StockTwits, tidak ada tag sentimen retail, tidak ada headline institusional, tidak ada diskusi komunitas. Tidak ada divergensi antar-sumber untuk dianalisis karena tidak ada sumber yang menghasilkan data.

Tema Naratif Dominan

Tidak ada. Nol tema berulang. Kegagalan sumber StockTwits (HTTPError) adalah masalah infrastruktur, bukan cerminan aktivitas pasar pada ASBI.JK. Ketiadaan berita Yahoo Finance untuk ASBI.JK konsisten dengan emiten small-cap sektor asuransi di Bursa Efek Indonesia yang jarang diliput media berbahasa Inggris — ini karakteristik liputan, bukan sinyal bearish.

Katalis & Risiko

Tidak dapat diidentifikasi dari data yang tersedia. Tidak ada laporan laba, aksi korporasi, perubahan regulasi OJK, atau headline makro yang muncul di sumber mana pun. Jangan mengasumsikan katalis yang tidak ada dalam data.

Batas Data

Keyakinan low. Tiga dari tiga sumber gagal atau kosong. Sampel = 0 pesan. Tidak ada dasar kuantitatif untuk menilai over-extension, konsensus retail, maupun framing institusional. Setiap kesimpulan arah akan murni fabrikasi.

Rekomendasi Penggunaan

Perlakukan ini sebagai absence of signal, bukan sinyal netral. Bobot nol untuk sentimen. Andalkan fundamental (laporan keuangan PT Asuransi Bintang Tbk, rasio underwriting, likuiditas saham) dan teknikal harga-volume. Perlu pengambilan ulang data StockTwits dan pencarian berita berbahasa Indonesia (mis. kontan, bisnis.com, IDX disclosure) sebelum sentimen dapat dinilai.

Catatan: Sentimen masa lalu tidak prediktif terhadap harga. Laporan ini bukan panggilan harga.

Rating: Neutral (skor data nol) FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Analisa berita

495 kata

Laporan Riset Berita — ASBI.JK (PT Asuransi Bintang Tbk)

Status data

  • get_news ASBI.JK: UNAVAILABLE. Yahoo Finance tak punya artikel tagged ASBI.JK. Data dilaporkan tidak tersedia, bukan estimasi.
  • FRED macro (fed_funds_rate, 10y_treasury, cpi, dll): UNAVAILABLE. FRED_API_KEY tak diset. Tidak ada angka makro AS di laporan ini.
  • Global news: tersedia, tapi isi dominan sektor teknologi AS (IBM, Oracle, Intel, Cisco). Relevansi ke ASBI.JK rendah.
  • Pasar IDX: sesi tutup ("Market belum buka", buka Kamis 09:00 WIB). Breadth gainers/losers kosong. Screener cuma 3 nama (PIPA, LUCY, NATO), tak termasuk ASBI.

ASBI.JK — konteks spesifik

  • Nol katalis perusahaan dalam 7 hari. Nol berita regulator OJK, nol rilis laba, nol aksi korporasi.
  • Asuransi umum kecil, likuiditas tipis. Tanpa news flow, harga digerakkan order flow sporadis, bukan fundamental baru.
  • Trading implication: tak ada edge berbasis berita minggu ini. Sinyal harus dari teknikal/harga sendiri, bukan narasi.

Makro global (bukti yang ada)

  • The Fed: pasar prediksi Polymarket harga 96% TIDAK ADA pemotongan suku bunga 2026. "1 cut" cuma 2% (+0.5pp seminggu). Artinya stance The Fed dinilai ketat bertahan. Ini negatif untuk asuransi: yield tinggi tekan nilai obligasi portofolio, cost of capital naik.
  • Resesi AS 2026: 8% (volume $2.38M, pasar dalam). Rendah. Repricing risiko klaim global terbatas.
  • Jepang resesi 8% (+4.5pp seminggu) — lonjakan mingguan kecil, sampel tipis ($4.3k). Jangan dijadikan basis posisi.
  • Global equities: narasi AI capex kuat (IBM, Cisco +47%, STX Q1 beat). Risk-on sektor teknologi. Tak menular ke asuransi Indonesia.

Insight actionable

  1. ASBI.JK: tak ada trigger berita. Jangan bangun posisi atas dasar headline minggu ini.
  2. Risiko utama bukan kredit/klaim, tapi yield tetap tinggi (priced 96% no-cut). Untuk asuransi dengan portofolio fixed income, ini drag valuasi. Tak terukur karena data FRED kosong — minta FRED_API_KEY sebelum ambil kesimpulan angka.
  3. Likuiditas: screener IDX hanya menandai 3 saham kecil. ASBI tak muncul. Slippage risiko nyata untuk size besar.
  4. Monitor ke depan: rilis kinerja kuartalan ASBI, pengumuman OJK soal risk-based capital, dan hasil FOMC berikut. Ketiganya kosong minggu ini.

Rating: HOLD (no news catalyst; data gap blocks conviction)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD

Kategori Temuan Bukti Dampak ke ASBI.JK
Berita perusahaan Tak ada get_news UNAVAILABLE Netral, no edge
Makro AS suku bunga 96% no-cut 2026 Polymarket $9.2M volume Negatif ringan (yield tinggi)
Resesi AS 2026 8% Polymarket $2.38M volume Netral
Resesi Jepang 2026 8% (+4.5pp w/w) Polymarket, tipis $4.3k Abaikan
Data FRED Tidak tersedia FRED_API_KEY tidak diset Keyakinan turun
Global equities Risk-on AI/tech IBM, Cisco +47%, STX beat Tak menular
Kondisi IDX Tutup, breadth kosong buka Kamis 09:00 WIB Tak bisa eksekusi sekarang
Likuiditas ASBI tak di screener Hanya PIPA/LUCY/NATO Risiko slippage
Rekomendasi HOLD Data gap + no catalyst Tunggu katalis