Gacor Quant
Istirahat (12:00-13:30 WIB) IDX Edge PRO Tentang Gacor

Apexindo Pratama Duta Tbk.

APEX · analisa Selasa, 27 Oktober 2026

model analisa ag/gemini-3.8-flash-high

Sell

141 rupiah per lembar · -4,09% · -

Net broker seluruhnya 412,2 jt rupiah. Kapitalisasi 553,4 M.

Ringkasan

Empat hal yang menentukan. Laporan penuh ada di bawah.

Putusan
Sell. Jual seluruh posisi APEX.JK di 147. Alokasi pangkas ke 0%. Pasang stop loss sisa posisi di 139. Antisipasi harga tembus 133,07 menuju 120.
Aliran dana
IC beli 126,8 jt
Posisi harga
-18,3% terhadap SMA50, asing -9,9% dari volume 20 sesi
Rencana
belum masuk daftar beli, lihat keputusan akhir
VWAP
143
rata-rata berbobot volume
Nilai transaksi
562,0 jt
rupiah, sesi -
Frekuensi
345
kali transaksi
Volume
3,9 jt
lembar

Siapa yang membeli, di harga berapa

10 broker terbesar dari 12, 2020-01-06 sampai 2026-10-27. Positif berarti akumulasi.

BrokerNamaNetNet volumeBeliJual
IC INTEGRITY CAPITAL SEKURITAS 126,8 jt 850,0 rb 126,8 jt -
YP MIRAE ASSET SEKURITAS INDONESIA 109,4 jt 748,1 rb 181,0 jt 71,6 jt
OD BRI DANAREKSA SEKURITAS 69,7 jt 454,2 rb 70,6 jt 888,0 rb
CC MANDIRI SEKURITAS 64,5 jt 448,7 rb 119,2 jt 54,8 jt
NI BNI SEKURITAS 24,0 jt 152,0 rb 31,4 jt 7,3 jt
XC AJAIB SEKURITAS ASIA 6,2 jt 40,0 rb 27,9 jt 21,8 jt
CP KB VALBURY SEKURITAS 5,4 jt 37,0 rb 5,9 jt 447,0 rb
TP OCBC SEKURITAS INDONESIA 1,5 jt 9,9 rb 1,5 jt -
PD INDO PREMIER SEKURITAS 1,4 jt 10,0 rb 3,5 jt 2,1 jt
DH SINARMAS SEKURITAS 1,3 jt 9,1 rb 1,5 jt 134,3 rb

Akumulasi terjadi di level ini

Rata-rata beli di bawah penutupan berarti pembeli masuk lebih murah dari harga sekarang.

BeliHarga rata-rataNilaiJualHarga rata-rataNilai
YP 149 181,0 jt XL 150 417,9 jt
XL 152 172,1 jt AT 150 76,9 jt
IC 149 126,8 jt YP 153 71,6 jt
CC 148 119,2 jt CC 154 54,8 jt
OD 153 70,6 jt ZP 151 50,9 jt
ZP 152 36,3 jt BK 151 33,4 jt
NI 155 31,4 jt SQ 149 28,6 jt
XC 154 27,9 jt KK 147 27,3 jt

Direksi membeli di harga ini

8 dari 122 catatan terakhir.

TanggalNamaJabatanAksiPerubahanHarga
2026-10-19 UOB KAY HIAN - Private_Placement 0 0
2026-10-19 ASERRA CAPITAL - Private_Placement 0 0
2026-10-19 HSBC HOLDINGS PLC - Cross +218,090,317 325
2026-10-19 AUGUSTA INVESTMENTS I PTE.LTD. - Private_Placement 0 0
2026-10-07 ASERRA CAPITAL - Buy +24,876 0
2025-07-25 BNYM RE ACP II TRADING - Sell -155,648 0

Keputusan akhir

205 kata

Rating: Sell

Executive Summary: Jual seluruh posisi APEX.JK di 147. Alokasi pangkas ke 0%. Pasang stop loss sisa posisi di 139. Antisipasi harga tembus 133,07 menuju 120. Hindari beli baru.

Investment Thesis: Tren makro hancur. Death cross SMA 50 (179,94) potong bawah SMA 200 (182,02). Candle marubozu kunci penutupan di low harian 147. MACD -8,64 melebar turun. Volatilitas harian tinggi, ATR 10,89 (7,4%). Likuiditas kering, turnover 0,00148. Broker asing BK dan ZP distribusi 168.600 lembar ke ritel YP dan OD. Crossing harga 325 restrukturisasi private placement utang Aserra Capital dan Augusta Investments, bukan akumulasi pasar reguler.

Fundamental rapuh. Pendapatan Q2 anjlok 27,4% QoQ ke Rp245,19 miliar. Arus kas bersih Q2 minus Rp36,92 miliar. Utang bank Rp1,72 triliun bebani neraca, liabilitas Rp3,23 triliun (DER 2,52x). Defisit retained earnings minus Rp2,59 triliun, dividen nihil. Kas Rp501,70 miliar terikat jaminan kreditur. Capex Rp8,58 miliar minim untuk rig Rp2,91 triliun menua.

Argumen Neutral Analyst gugur. Kas dan P/E 5,2x semu. Laba bersih naik cuma efek beban bunga turun pasca bayar pokok Rp132,19 miliar. Rencana spekulasi beli di 133 salah fatal, RSI 38,26 belum jenuh jual (<30).

Batal tesis jual jika harga tutup tembus atas EMA 10 (153,77) bawa volume akumulasi institusi besar.

Price Target: 120.0

Time Horizon: 1-3 bulan

Rencana trader

65 kata

Action: Sell

Reasoning: Harga tutup marubozu bearish 147 di low harian. Death cross SMA 50 tembus bawah SMA 200, MACD negatif konfirmasi tren turun kuat. Distribusi asing broker BK dan ZP konsisten buang barang ke ritel. Beban utang Rp1,72 triliun tindih kas dan pendapatan Q2 anjlok tajam.

Entry Price: 147.0

Stop Loss: 139.0

Position Sizing: 0% dari portofolio (jual seluruh posisi)

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: SELL

Rencana investasi

230 kata

Recommendation: Sell

Rationale: Bear menang telak. Argumen Bull gugur total.

Valuasi kas Bull semu. Kas Rp501,70 miliar kalah telak lawan utang bank Rp1,72 triliun dan total liabilitas Rp3,23 triliun (DER 2,52x). Kas terikat jaminan kreditur, bukan kas bebas pemegang saham. Saldo laba minus Rp2,59 triliun, dividen nihil.

Operasional rapuh. Pendapatan Q2 2026 anjlok 27,4% QoQ dan 22,6% YoY ke Rp245,19 miliar. Laba bersih naik semu cuma akibat beban bunga turun pasca bayar utang pokok Rp132,19 miliar. Perubahan kas bersih Q2 minus Rp36,92 miliar. Capex rendah Rp8,58 miliar buat rig Rp2,91 triliun menua tanpa peremajaan.

Crossing Rp325 terbukti restrukturisasi utang private placement Aserra Capital dan Augusta Investments, bukan akumulasi tunai pasar reguler. Broker asing BK dan ZP konsisten distribusi ke ritel lokal.

Teknikal hancur. Candle marubozu tutup di harga terendah 147. Konfirmasi death cross valid (SMA 50 di 179,94 lintas bawah SMA 200 di 182,02). MACD -8,64 makin melebar turun. Saham tidak likuid (turnover 0,00148). Bahaya jebakan likuiditas.

Strategic Actions: Jual seluruh posisi APEX.JK. Pangkas alokasi jadi 0% dari standar portofolio. Hindari beli baru.

Eksekusi:

  1. Jual posisi aktif di harga pasar reguler Rp147 atau antre jual Rp147 - Rp150.
  2. Stop loss ketat sisa posisi belum keluar di bawah Rp139. Antisipasi penurunan tembus batas bawah Bollinger Band 133,07 menuju area Rp120.
  3. Batalkan tesis jual hanya jika harga tutup harian tembus atas EMA 10 (Rp153,77) bawa volume akumulasi institusi besar.

Analisa teknikal dan aliran dana

579 kata

Ringkasan Pasar & Indikator Terpilih

Data snapshot terverifikasi per 2026-10-27 untuk APEX.JK:

  • Open: 156 | High: 159 | Low: 147 | Close: 147 (-6.37%)
  • Volume: 5.582.300 | Nilai: Rp841.117.100 | Frekuensi: 661
  • Net Foreign: -168.600 lembar (distribusi asing)

8 Indikator Terpilih:

  1. close_10_ema (153,77): Pantau resistansi dinamis cepat. Harga 147 ada di bawah garis. Tren mikro turun.
  2. close_50_sma (179,94): Tolok ukur tren menengah. Posisi harga jauh di bawah. Struktur bearish menengah.
  3. close_200_sma (182,02): Filter tren jangka panjang. Terjadi death cross bertahap (SMA50 di bawah SMA200). Bearish makro valid.
  4. rsi (38,26): Ukur momentum pelemahan. Belum oversold ekstrem (<30), tekanan jual masih dominan.
  5. macd (-8,64): Ukur kekuatan tren negatif. Berada di area minus dalam. Sinyal bearish kuat.
  6. macdh (-0,56): Cek percepatan momentum. Histogram negatif melebar tipis dari -0,5607 (2026-10-26) ke -0,5636 (2026-10-27). Rebound gagal lanjut.
  7. boll (162,60): Garis tengah Bollinger. Rentang pita: boll_lb 133,07 dan boll_ub 192,13. Harga dekati pita bawah.
  8. atr (10,89): Ukur volatilitas harian riil. Rentang fluktuasi harian ~Rp11 per lembar (7,4% dari harga pasar).

Analisis Tren & Price Action

  • Tren utama turun curam. Dari level 208 (2026-09-08) turun ke 147 (2026-10-27).
  • Upaya pullback tertahan. Rebound 135 (2026-10-19) ke 158 (2026-10-23) patah hari ini. Candle 2026-10-27 tutup marubozu bearish di harga terendah (Low = Close = 147).
  • Support terdekat: level swing low 135 (2026-10-19) dan boll_lb 133,07.
  • Resistansi terdekat: close_10_ema 153,77 dan pivot 155-159.

Analisis Bandarmologi & Arus Dana

  • Broker Summary 2026-10-27:
    • Top buyers lokal: IC (Rp126,8M), YP (Rp109,4M), OD (Rp69,7M), CC (Rp64,5M).
    • Top sellers: XL (-Rp245,8M), AT (-Rp72,5M), BK/J.P. Morgan (-Rp33,4M), ZP/Maybank (-Rp14,7M).
  • Asing jualan. Net foreign -168.600 lembar. Broker asing (BK & ZP) konsisten distribusi.
  • Ritel lokal tampung barang buangan (YP, OD, CC). Distribusi bersih dominan dari XL dan broker asing.
  • Data get_accumulation_history dan get_order_flow_detail tidak catat tick/tren akumulasi lanjutan.

Evaluasi Vendor Verdict

  • IDX Edge PRO catat status: WASPADA (Skor 35/75), Rekomendasi: AVOID.
  • Uji historis pola APEX: pantulan RSI dan kondisi asing jual hasilkan win rate buruk (35,4% - 38,7%) dengan probabilitas stop loss tinggi (>56%).
  • Kesimpulan selaras: jangan spekulasi tangkap pisau jatuh.

Rating: BEARISH

FINAL TRANSACTION PROPOSAL:

  • Rekomendasi: WAIT / AVOID (Jangan beli).
  • Alasan: Close di titik terendah (147), distribusi broker asing aktif, seluruh moving average di atas harga.
  • Target pelemahan lanjut: 135 - 133.
  • Level pantau entry jika terbentuk pola pembalikan valid: 133 - 135.
  • Stop Loss acuan posisi lama: 139.

Ringkasan Parameter Kunci APEX.JK

Parameter Nilai (2026-10-27) Implikasi Pasar
Harga Terakhir Rp147 (-6,37%) Tutup di harga terendah, tekanan jual mutlak
Level Resistansi Terdekat Rp153,77 - Rp159,00 close_10_ema & High harian
Level Support Kritis Rp135,00 - Rp133,07 Low 2026-10-19 & boll_lb
Status MA (10/50/200) 153,77 / 179,94 / 182,02 Bearish alignment lengkap
MACD / MACDH -8,64 / -0,56 Tren momentum turun solid
RSI 38,26 Belum jenuh jual ekstrem, ruang jatuh ada
Volatilitas (ATR) Rp10,89 Risiko fluktuasi harian tinggi (7,4%)
Net Foreign -168.600 lembar Outflow berlanjut
Broker Penjual Utama XL (-Rp245,8M), BK (-Rp33,4M) Distribusi kuat dari ritel besar & asing
Tindakan Trader AVOID / WAIT Hindari tangkap pisau jatuh sebelum support 133 teruji

Analisa fundamental

709 kata

Laporan fundamental APEX.JK (PT Apexindo Pratama Duta Tbk) per 27 Oktober 2026.

Profil & Valuasi Pasar

  • Harga terakhir: Rp141,0 (-4,09%). VWAP: Rp143,36.
  • Kapitalisasi pasar: Rp553,39 miliar.
  • Jumlah saham beredar: 3.764.556.978 lembar.
  • Rasio perputaran (turnover ratio): 0,00148. Likuiditas pasar relatif tipis.

Kinerja Laba Rugi (Kuartal II 2026 vs Kuartal I 2026 & Historis)

  • Pendapatan Q2 2026: Rp245,19 miliar. Turun 27,4% QoQ vs Q1 2026 (Rp337,71 miliar). Turun 22,6% YoY vs Q2 2025 (Rp316,62 miliar). Kontraksi aktivitas operasional/penyewaan rig.
  • Beban pokok/penjualan Q2 2026: Rp144,65 miliar. Beban umum dan administrasi: Rp45,81 miliar.
  • Beban keuangan Q2 2026: Rp9,83 miliar (turun dari Rp14,00 miliar di Q1 2026 dan Rp26,19 miliar di Q4 2025). Beban bunga mengecil seiring pelunasan utang.
  • Rugi selisih kurs Q2 2026: Rp12,00 miliar (dampak volatilitas valuta asing).
  • Laba bersih Q2 2026: Rp26,39 miliar. Naik 41,5% QoQ vs Q1 2026 (Rp18,64 miliar). Melonjak 433% YoY vs Q2 2025 (Rp4,95 miliar).
  • EPS Q2 2026: Rp7 per saham (TTM 4 kuartal terakhir membukukan laba kumulatif Rp100,69 miliar; EPS TTM ~Rp27). Price-to-Earnings Ratio TTM rendah (~5,2x).

Posisi Neraca & Kesehatan Finansial (Q2 2026)

  • Kas dan setara kas: Rp501,70 miliar. Posisi likuiditas kas tebal (11,1% dari total aset).
  • Total aset: Rp4.523,18 miliar. Aset tetap mendominasi: Rp2.914,13 miliar (rig dan peralatan pengeboran).
  • Total liabilitas: Rp3.238,09 miliar. Liabilitas jangka pendek: Rp276,70 miliar. Liabilitas jangka panjang: Rp2.961,38 miliar (terutama utang bank Rp1.721,92 miliar).
  • Total ekuitas: Rp1.285,09 miliar. Saldo laba belum ditentukan: minus Rp2.592,47 miliar (defisit historis belum tertutup).
  • Rasio solvabilitas: Debt-to-Equity Ratio (DER) ~2,52x. Rasio lancar (Current Ratio) ~4,48x (aset lancar Rp1.241,19 miliar vs liabilitas lancar Rp276,70 miliar). Likuiditas jangka pendek aman, leverage jangka panjang masih tinggi.

Arus Kas (Q2 2026)

  • Arus kas operasi: +Rp111,06 miliar. Positif dan kuat. Penerimaan pelanggan Rp315,39 miliar melebihi beban operasional tunai.
  • Arus kas investasi: -Rp8,58 miliar. Belanja modal (capex) aset tetap terkendali (Rp9,34 miliar).
  • Arus kas pendanaan: -Rp139,41 miliar. Fokus alokasi kas untuk bayar utang bank pokok (Rp132,19 miliar) dan bunga (Rp7,22 miliar).
  • Perubahan kas bersih Q2 2026: -Rp36,92 miliar. Kas terserap untuk deleveraging utang.

Transaksi Orang Dalam & Aksi Korporasi Terkini

  • 19 Oktober 2026: Transaksi crossing saham skala besar via HSBC Holdings PLC sebanyak 218.090.317 lembar pada harga premium Rp325 per saham (jauh di atas harga pasar reguler Rp141).
  • 19 Oktober 2026: Pencatatan restrukturisasi saham private placement (Aserra Capital, UOB Kay Hian, Augusta Investments).
  • 7 Oktober 2026: Pembelian minor oleh pengendali lokal Aserra Capital (+24.876 lembar).
  • Tren: Pemegang saham pengendali dan institusi pertahankan posisi, restrukturisasi permodalan perkuat basis ekuitas.

Pola Musiman (Seasonality)

  • Data musiman bulanan historis bursa untuk APEX tidak mencatat data return konsisten signifikan.
Parameter Fundamental Q2 2026 Q1 2026 Q4 2025 Catatan Analisis
Pendapatan Usaha Rp245,19 M Rp337,71 M Rp344,85 M Tren pendapatan menurun
Laba Bersih Rp26,39 M Rp18,64 M Rp42,51 M Laba bersih konsisten positif
Kas & Setara Kas Rp501,70 M Rp511,54 M Rp450,03 M Posisi kas stabil di atas Rp500 M
Total Liabilitas Rp3.238,09 M Rp3.250,99 M Rp3.233,99 M Utang bank jangka panjang dominan
Total Ekuitas Rp1.285,09 M Rp1.195,56 M Rp1.154,24 M Ekuitas bertumbuh, defisit menyusut
Arus Kas Operasi +Rp111,06 M +Rp115,02 M +Rp121,36 M Arus kas operasional konsisten kuat
Pembayaran Utang Bank -Rp132,19 M -Rp21,55 M -Rp21,49 M Pelunasan pinjaman bank agresif
Current Ratio 4,48x 4,03x 3,95x Likuiditas jangka pendek sangat kuat
DER 2,52x 2,72x 2,80x Tren leverage membaik bertahap
Transaksi Institusi Cross buy @ Rp325 - - Cross trade premium (19 Okt 2026)

Rating: BUY

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: BUY APEX.JK di rentang harga Rp138 - Rp143. Target take profit Rp175. Stop loss di bawah Rp128. Rasio valuasi P/E rendah, arus kas operasi tebal, pelunasan utang bank agresif kurangi risiko solvabilitas, transaksi crossing institusi di Rp325 beri sinyal undervaluation tajam.

Analisa sentimen

261 kata

Overall Sentiment: Neutral (Score: 5.0/10) Confidence: Low

1. Rincian Sumber Data

  • Yahoo Finance (Berita Institusional): Data kosong. Status DATA_UNAVAILABLE. Nol artikel APEX.JK rentang 2026-10-20 hingga 2026-10-27. Sinyal institusional nihil.
  • StockTwits (Sentimen Ritel Cepat): Data gagal muat. Status HTTPError. Nol pesan masuk. Rasio Bullish/Bearish tidak terbentuk.
  • Reddit (Diskusi Komunitas): Pencarian gagal. API Reddit hanya sediakan data terbaru, arsip periode 2026-10-20 hingga 2026-10-27 tidak ada. Nol postingan r/wallstreetbets, r/stocks, r/investing.

2. Divergensi dan Keselarasan Antar-Sumber

  • Divergensi nol. Semua sumber seragam: tanpa data.
  • Tidak ada tabrakan opini ritel lawan institusi. Ketiga kanal konfirmasi ketiadaan sinyal publik aktif pada periode pantau.

3. Tema Narasi Dominan

  • Tema narasi nihil. APEX.JK tidak masuk radar perbincangan platform global.
  • Instrumen minim sorotan ritel luar negeri. Emiten lokal energi/jasa pengeboran Indonesia jarang dibahas di StockTwits atau Reddit global tanpa pemicu luar biasa.

4. Katalis dan Risiko

  • Katalis: Tidak terdeteksi. Informasi kontrak rig baru, laporan keuangan, atau aksi korporasi absen dari arus data.
  • Risiko: Ketiadaan visibilitas pasar (information blackout). Trader ambil posisi tanpa panduan sentimen. Likuiditas rendah dan risiko pergerakan liar tanpa konfirmasi volume berita.

5. Tabel Ringkasan Sinyal Sentimen

Sinyal Sentimen Arah Sumber Bukti Pendukung
Liputan Berita Neutral Yahoo Finance DATA_UNAVAILABLE. Nol artikel APEX.JK ditemukan.
Percakapan Ritel Neutral StockTwits HTTPError. Feed tidak dapat diakses, nol pesan.
Diskusi Komunitas Neutral Reddit Pencarian historis rentang tanggal gagal. Nol data.

Analisa berita

275 kata

Data makro FRED dan Polymarket tidak tersedia (keterbatasan API dan vintage 2026-10-27). Berita global dominan sektor teknologi (AI, komputasi awan, infrastruktur edge). Katalis global sektor migas dan jasa pengeboran lepas pantai nihil.

Kondisi pasar domestik IDX (Sesi 1, 2026-10-27):

  • Arus dana keluar dari saham berkapitalisasi besar. BMRI turun 2.33%, TLKM turun 4.21%, BBRI turun 1.73%, TPIA turun 5.89%.
  • Saham sumber daya dan energi tertekan kuat. BUMI anjlok 6.25%, DEWA merosot 6.62%. Hanya BBCA bertahan naik 3.57%.
  • Spekulasi retail beralih ke saham mikro (MKNT +162.5%, KOPI +26.84%). Sentimen pasar condong risk-off.

Status APEX.JK:

  • Berita spesifik APEX.JK nihil di vendor berita sepekan terakhir.
  • Screener IDX Edge PRO tidak deteksi APEX.JK. Tidak ada sinyal akumulasi broker maupun momentum teknikal.
  • Sektor jasa pengeboran migas terimbas sentimen lesu komoditas energi lokal. Likuiditas minim.

Rekomendasi taktis:

  • Hindari posisi beli baru. Katalis pendorong absen. Tekanan jual sektor energi membayangi.
  • Tunggu konfirmasi volume transaksi dan kembalinya arus dana institusi.
Komponen Status / Nilai Dampak ke APEX.JK Tindakan Trader
Katalis Berita APEX.JK Tidak ada rilis data baru Netral / Tanpa arah Tahan posisi, jangan spekulasi
Sentimen Sektor Energi IDX BUMI (-6.25%), DEWA (-6.62%) turun tajam Negatif Waspada limpasan tekanan jual
Screener Akumulasi IDX APEX.JK tidak masuk radar (hanya PIPA, BLES, IMPC) Negatif Tidak ada konfirmasi dana masuk
Likuiditas Pasar IDX Tekanan jual melanda blue chip; dana lari ke penny stocks Negatif Batasi risiko, hindari illiquid trap

Rating: Neutral

FINAL TRANSACTION PROPOSAL: HOLD